Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Kelompok 36 bersama Tim Giat 16 Kesehatan melaksanakan program pemeriksaan jentik nyamuk di Desa Kadengan sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan diawali pada 27 Juli 2026 dengan pemeriksaan jentik nyamuk di 3 rumah sampel pada masing-masing dari 8 dukuh di Desa Kadengan. Pemeriksaan dilakukan secara berkala setiap satu minggu sekali selama tiga minggu untuk memantau keberadaan jentik sekaligus mengevaluasi efektivitas upaya pemberantasan sarang nyamuk.
Pada minggu kedua, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai gerakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang/Memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk) sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan jentik secara rutin serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari DBD.
🌱 Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya promotif dan preventif dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue.
SDG 6 – Air Bersih dan Sanitasi Layak, dengan mendorong pengelolaan tempat penampungan air yang baik agar tidak menjadi sarang nyamuk.
SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan aman dari penyakit berbasis lingkungan.
✨ Satu jentik yang dimusnahkan hari ini adalah satu langkah untuk melindungi keluarga dan lingkungan kita dari DBD.





