SEMARANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali mendorong internasionalisasi pendidikan melalui partisipasi mahasiswa dalam program Lantip Internasional. Mifti Cantika Jannah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) angkatan 2023 dengan nomor induk mahasiswa 2303050043, akan melaksanakan program tersebut di Sekolah Menengah Agama Irshadiah, Batu 26, 36100 Bagan Datoh, Perak, Malaysia, pada 8 November hingga 6 Desember 2026.
Pelepasan mahasiswa dilakukan secara resmi oleh Dekan FISIP UNNES, Prof. Dr. Arif Purnomo, S.Pd., S.S., M.Pd., didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. scient.med. Fadly Husain, S.Sos., M.Si., serta Koordinator Program Studi PPKn, Andi Suhardiyanto, S.Pd., M.Si. Pelepasan ini menjadi bagian dari dukungan fakultas terhadap pengembangan pengalaman akademik mahasiswa melalui kegiatan pendidikan lintas negara.
Selama hampir satu bulan, Mifti Cantika Jannah akan menjalani kegiatan Lantip Internasional di Sekolah Menengah Agama Irshadiah. Penempatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan pendidikan di Malaysia sekaligus memperluas wawasan mengenai praktik pembelajaran, budaya sekolah, dan dinamika pendidikan dalam konteks yang berbeda.
Bagi mahasiswa PPKn, pengalaman tersebut juga menjadi ruang pembelajaran untuk memahami pendidikan kewarganegaraan dalam lingkungan masyarakat yang beragam. Interaksi dengan komunitas sekolah di Malaysia diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa mengenai nilai-nilai kebangsaan, keberagaman, komunikasi lintas budaya, serta tantangan pendidikan di era global.
Program Lantip Internasional merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan kompetensi calon pendidik melalui pengalaman langsung di lingkungan pendidikan internasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan adaptasi, komunikasi, dan pemahaman pedagogis sebagai bekal untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan yang berkualitas.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kompetensi calon pendidik dan perluasan pengalaman belajar dalam lingkungan internasional. Program ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, karena mobilitas akademik lintas negara membuka peluang pertukaran pengalaman dan penguatan hubungan pendidikan antara Indonesia dan Malaysia.
Melalui partisipasi Mifti Cantika Jannah dalam Lantip Internasional, FISIP UNNES terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa. Pengalaman di Sekolah Menengah Agama Irshadiah diharapkan menjadi bekal untuk mengembangkan kapasitas akademik dan profesional sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi global.



