“Hujan turun membawa cerita, cerita tentang dunia yang terluka.”
Lirik lagu Hujan mengalun dari suara Pradikta Wicaksono, yang dikenal sebagai Dikta, di lapangan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Sekaran, Gunungpati. Tak lama setelah lagu itu dibawakan, hujan benar-benar mengguyur lapangan dan menghentikan penampilannya.
Sebelum hujan turun, Dikta sempat menyampaikan harapannya agar hujan juga datang ke Kalimantan dan Sumatera.”Semoga huja juga turun di Kalimantan, Sumatera, dan di tempat lainnya,” kata Dikta di sela penampilannya dalam rangkaian Semarak FISIP 2026, Rabu, 28 Oktober, 2026.
Lagu Hujan yang diciptakan Dikta bukan sekadar bercerita tentang air yang jatuh dari langit. Liriknya mengajak pendengar merenungkan hubungan manusia dengan alam, termasuk bagaimana manusia kerap lupa bahwa bumi bukan hanya milik mereka.
“Dunia ini bukan cuma tentang kita, kadang kita suka lupa kita siapa,” demikian penggalan lirik lagu tersebut.
Pesan itu terasa berbeda ketika hujan sungguhan turun di tengah konser. Guyuran air membuat penampilan Dikta harus berakhir setelah ia membawakan lima lagu. Meski singkat, penampilannya tetap menghibur ratusan mahasiswa yang memadati lapangan.
Mengenakan kaus hitam, mantan vokalis Yovie & Nuno itu tidak hanya membawakan lagu ciptaannya sendiri. Ia juga menyanyikan dua lagu milik mendiang Chrisye dalam konser yang didukung oleh minuman Oronamin C tersebut.
Bagi Salsabila Nityasa, mahasiswa Ilmu Komunikasi, kesempatan melihat Dikta secara langsung menjadi pengalaman yang menyenangkan. Selama ini, ia lebih sering menikmati penampilan sang penyanyi melalui layar. “Seru banget sih bisa nonton Dikta, apalagi bisa lihat sedekat itu. Gantengnya kelihatan maksimal banget. Lagu-lagu yang dibawain juga oke parah. Gokil deh pokoknya,” ujar Salsabila.
Ayu Ihtirom, mahasiswa Ilmu Sejarah, juga mengaku senang dapat menyaksikan Dikta secara langsung.“Senang bisa melihat langsung, biasanya melihatnya di TV atau di handphone. Walaupun sudah berumur 40 tahun, tetapi masih terlihat muda,” kata Ayu.
Semarak FISIP 2026 berlangsung selama tiga hari, dari Selasa hingga Kamis. Di hari ketiga, acara tahunan ini akan ditutup dengan kegiatan pemilihan Duta FISIP.




