Sebanyak 263 tenan usaha mahasiswa dari sembilan program studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang meramaikan Expo Kewirausahaan Semarak FISIP 2026. Beragam produk, mulai dari kuliner, jasa fotografi, kerajinan tangan hingga photobooth, ditawarkan mahasiswa di lapangan FISIP UNNES, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tahunan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNNES, Prof. Ngabiyanto. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara di lapangan yang dipenuhi tenan usaha mahasiswa.
Expo kewirausahaan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk sekaligus menguji gagasan bisnis secara langsung. Mahasiswa berhadapan dengan calon pembeli, menentukan harga, mempromosikan produk, dan menghitung hasil penjualan selama kegiatan berlangsung.
Wakil Rektor UNNES Prof. Ngabiyanto mengatakan, kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan alumni seperti Semarak FISIP perlu menjadi inspirasi bagi fakultas lain di lingkungan universitas. “Kegiatan ini akan saya dorong untuk dekan-dekan yang lain mengikuti kegiatan seperti di FISIP, salah satunya menyertakan alumni dalam kegiatan yang ada di fakultas,” ujar Ngabiyanto.
Menurut dia, keterlibatan alumni menjadi salah satu unsur yang dapat dikembangkan dalam kegiatan fakultas. Dengan demikian, hubungan antara kampus dan lulusannya tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Di antara ratusan tenan yang berpartisipasi, usaha photobooth menjadi salah satu pilihan mahasiswa untuk mencari pengalaman sekaligus memperoleh pendapatan. Refan Dwi Adryanto, salah satu peserta, membuka layanan fotografi dengan menawarkan hasil foto cetak maupun berkas digital.

Refan mengatakan, lebih dari 30 orang telah menggunakan layanan fotografi di lapaknya. Selain membeli foto cetak, sejumlah pengunjung juga memilih membeli berkas foto digital.
Bersama timnya, Refan menetapkan harga layanan antara Rp 10.000 dan Rp 15.000. Dari kegiatan tersebut, timnya memperoleh pendapatan sekitar Rp 500.000.
Pengalaman itu memperlihatkan bahwa usaha mahasiswa tidak selalu berbentuk barang yang diproduksi dan dijual. Layanan fotografi juga dapat menjadi peluang bisnis dengan mengandalkan keterampilan, peralatan, dan kreativitas dalam mengemas pengalaman bagi konsumen.
Sementara itu, mahasiswa Program Studi Geografi menawarkan produk minuman berbahan buah berupa smoothies. Aisah Fitriani bersama teman-temannya menjual minuman tersebut dengan menyasar mahasiswa yang ingin menikmati minuman segar sekaligus memperoleh asupan buah.
Aisah mengatakan, sebanyak 50 gelas smoothies telah habis terjual selama kegiatan berlangsung.
Menurut Aisah, usaha tersebut berangkat dari pengamatan bahwa sebagian mahasiswa jarang mengonsumsi buah. Salah satu alasannya adalah keengganan untuk mengupas dan menyiapkan buah sebelum dikonsumsi.
Melalui produk minuman yang lebih praktis, Aisah dan teman-temannya berupaya menawarkan alternatif agar buah lebih mudah dinikmati di tengah kesibukan mahasiswa.
Dua usaha tersebut menunjukkan ragam pendekatan yang dibawa mahasiswa dalam expo. Ada yang mengandalkan jasa dan dokumentasi visual, sementara yang lain menawarkan produk konsumsi dengan mempertimbangkan kebiasaan calon pembeli.

Dekan FISIP UNNES Prof. Arif Purnomo mengatakan, expo kewirausahaan merupakan bagian dari Semarak FISIP 2026 yang dirancang untuk memberikan pengalaman berwirausaha kepada mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan mengenalkan produk kepada masyarakat.
Dalam expo tersebut, tenan terbaik dari masing-masing program studi akan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 750.000. Mahasiswa yang terpilih sebagai pemenang juga akan diikutsertakan dalam kompetisi kewirausahaan tingkat nasional.
Penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada kegiatan penjualan selama expo. Produk dan gagasan bisnis yang dikembangkan berpeluang dilanjutkan serta diperbaiki agar dapat bersaing dalam lingkup yang lebih luas.
Semarak FISIP 2026 berlangsung selama empat hari, hingga Kamis (29/10/2026). Selain expo kewirausahaan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda hiburan dan pengembangan potensi mahasiswa.
Pada Rabu (28/10/2026), acara dijadwalkan menghadirkan penampilan musik Dikta Wicaksono. Sementara itu, Kamis menjadi penutup rangkaian kegiatan melalui Grand Final Pemilihan Duta FISIP 2026.
Melalui ratusan tenan yang dihadirkan, Semarak FISIP 2026 menjadi ruang pertemuan antara kreativitas mahasiswa, praktik kewirausahaan, dan kehidupan kampus. Bagi para peserta, pengalaman menawarkan produk secara langsung menjadi kesempatan untuk mengenali respons pasar sekaligus menguji kemampuan mengelola usaha di luar ruang kelas.



