Semangat membangun tata kelola perguruan tinggi yang inklusif dan partisipatif terus diperkuat melalui ruang dialog antara pimpinan dan mahasiswa. Upaya tersebut diwujudkan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui kegiatan Sarasehan FMIPA, yang mempertemukan unsur pimpinan fakultas dengan mahasiswa dalam forum komunikasi terbuka berbasis aspirasi.
Kegiatan yang diselenggarakan pada Mei 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara pimpinan FMIPA dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA. Sarasehan menjadi ruang komunikasi yang mengedepankan pendekatan berbasis akar rumput (grassroot), dengan mahasiswa dan pimpinan fakultas hadir sebagai mitra dalam membangun lingkungan akademik yang lebih responsif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Sarasehan dihadiri Dekan FMIPA, Wakil Dekan I, II, III, dan IV, para Koordinator Program Studi, Kepala Subbagian, Kepala Laboratorium, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi.
Dalam forum tersebut, BEM FMIPA berperan sebagai penghubung aspirasi mahasiswa, sementara pimpinan fakultas membuka ruang seluas-luasnya untuk menerima berbagai masukan, kritik, saran, dan keluhan yang berkembang di lingkungan akademik.
Berbagai isu yang dibahas meliputi layanan administrasi, fasilitas pembelajaran dan laboratorium, kegiatan kemahasiswaan, hingga pengembangan kebijakan yang berdampak langsung terhadap proses pendidikan.
Dialog berlangsung secara terbuka sehingga mahasiswa dapat menyampaikan pandangan mereka secara langsung. Di sisi lain, pimpinan fakultas memberikan penjelasan, klarifikasi, serta tindak lanjut terhadap berbagai persoalan yang disampaikan.
Suasana sarasehan mencerminkan hubungan yang setara antara mahasiswa dan pimpinan fakultas dalam membangun tata kelola akademik yang lebih baik. Kehadiran seluruh unsur pimpinan bersama BEM FMIPA dalam satu forum menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat budaya komunikasi yang konstruktif, transparan, dan kolaboratif.
Pendekatan tersebut juga menegaskan bahwa pengembangan fakultas tidak hanya dilakukan melalui kebijakan dari pimpinan, tetapi juga melalui aspirasi dan pengalaman langsung mahasiswa sebagai bagian penting dari ekosistem akademik FMIPA UNNES.
Kegiatan Sarasehan FMIPA sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) yang menekankan pentingnya membangun institusi yang inklusif, akuntabel, dan partisipatif. Forum dialog antara pimpinan fakultas dan mahasiswa menjadi implementasi pengambilan keputusan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara setara.
Kolaborasi antara BEM FMIPA dan pimpinan fakultas juga mencerminkan semangat kemitraan internal dalam mendukung tata kelola pendidikan tinggi yang lebih demokratis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan sivitas akademika. Melalui sarasehan ini, FMIPA UNNES terus memperkuat komunikasi terbuka sebagai fondasi dalam mewujudkan lingkungan akademik yang harmonis dan berkelanjutan.




