Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat kesiapan layanan internasional melalui Communication Workshop for Frontliners yang digelar di UNNES Digital Center, Jumat (25/9).
Kegiatan ini melibatkan para satpam UNNES sebagai frontliners yang berperan dalam memberikan pelayanan kepada sivitas akademika dan tamu internasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program mahasiswa magang PRIGEL Sastra Inggris yang dilaksanakan bekerja sama dengan Humas UNNES. Workshop dirancang untukmemberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menggunakan bahasa Inggris melalui pembekalan singkat, simulasi, role-play, dan praktik komunikasi bersama mahasiswa internasional.
Tiga mahasiswa internasional, Roslin Chantel dari Mozambik, serta Nurbol Baidyldaev dan Dilnar Almazbekov dari Kyrgyzstan, turut menjadi narasumber sekaligus mitra praktik.
Peserta diajak menghadapi berbagai situasi pelayanan yang umum dijumpai, seperti menyambut tamu, menanyakan keperluan, memberikan informasi dan petunjuk arah, menjawab pertanyaan, hingga menangani situasi komunikasi tertentu.
Melalui praktik secara langsung, peserta tidak hanya mempelajari ungkapan bahasa Inggris, tetapi juga berlatih merespons percakapan secara spontan. Interaksi dengan mahasiswa internasional turut memberikan pengalaman komunikasi lintas budaya sekaligus membangun kepercayaan diri peserta.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris para satpam sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih ramah, profesional, dan responsif.
Selain mendukung kesiapan UNNES sebagai kampus berwawasan internasional, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa magang PRIGEL Sastra Inggris dalam menghadirkan program pembelajaran yang berdampak bagi lingkungan kampus.
Reporter: Fawwaz Zahran Ramadhan




