Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan ibadah salat Iduladha 1447 hijriyah serta penyembelihan 13 ekor sapi dan 8 ekor kambing di Masjid Ulul Albab, Kampus Sekaran, Kota Semarang, Rabu (27/05/2026). Seluruh daging kurban tersebut langsung disalurkan kepada masyarakat dan warga yang berada di sekitar lingkungan kampus sebagai bentuk kepedulian sosial.
Rektor UNNES, Prof. Dr. S Martono, M.Si., menegaskan hal ini wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian civitas akademika UNNES terhadap lingkungan sekitar.
“Kurban ini merupakan momentum untuk berbagi, peduli, dan merawat kebersamaan. Secara rutin UNNES menyelenggarakan salat Id dan kurban yang melibatkan seluruh warga UNNES. Kami juga membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin berkurban melalui Masjid Ulul Albab UNNES,” tegasnya
Sementara itu, Dokter Hewan sekaligus dosen prodi Kedokteran Hewan UNNES, drh. Irma Dian Nurani, S.K.H., M.Sc., menjelaskan untuk menjamin kualitas dan keamanan daging yang dibagikan, proses penyembelihan ini dikawal langsung oleh tim dokter ahli.
“Kami dari tim Kedokteran Hewan UNNES, yang terdiri dari dosen-dosen ahli berpengalaman serta para mahasiswa, turun langsung melakukan pemeriksaan di berbagai titik penyembelihan yang tersebar di Kota Semarang, termasuk salah satu fokus utamanya di internal kampus UNNES sendiri,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan meliputi pengecekan kesehatan hewan sebelum disembelih hingga pemeriksaan daging dan organ dalam setelah disembelih.
“Hal ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar aman, sehat, dan layak konsumsi. Kemudian mengasah keterampilan klinis mahasiswa dalam mengenali penyakit hewan, serta melatih kesiapan mereka untuk terjun menjadi dokter hewan yang profesional di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Salah satu mahasiswa internasional UNNES, Rana Sharjeel Akhtar, mengaku terkesan dengan tradisi Iduladha di Indonesia yang menurutnya memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan dengan di negara asalnya.
“Alhamdulillah sudah selesai salat dan saya sangat senang di sini. Banyak hewan kurban disembelih dan saya sangat menikmati suasana di Indonesia,” kata Rana.
Ia mengatakan bahwa suasana Iduladha di Indonesia dan Pakistan pada dasarnya memiliki kesamaan, terutama dalam tradisi penyembelihan hewan kurban seperti kambing maupun domba. (Satria)




