Semarang — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menunjukkan kontribusi strategisnya di tingkat nasional. Koordinator Program Studi (Korprodi) PPG UNNES resmi menjadi bagian dari pengurus Forum Penyelenggara PPG Nasional dengan mengemban amanat sebagai anggota bidang penjaminan mutu.
Perubahan kepengurusan Forum Penyelenggara PPG Nasional terjadi pada akhir tahun 2025, ditandai dengan transisi kepemimpinan dari Prof. Dr. Agusti Thamrin (UNS) kepada Dr. Fatkurahman Kafrawi dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam rapat kerja nasional yang dihadiri oleh seluruh korprodi PPG atau perwakilan dari berbagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), pemilihan ketua forum berlangsung secara aklamasi, menetapkan Dr. Fatkurahman Kafrawi sebagai ketua baru.
Forum Penyelenggara PPG Nasional memiliki posisi yang sangat strategis dalam pengembangan pendidikan profesi guru di Indonesia. Forum ini berperan sebagai mitra Direktorat PPG dalam merumuskan dan mengawal implementasi berbagai kebijakan. Dalam praktiknya, anggota forum seringkali dilibatkan dalam diskusi awal sebelum suatu kebijakan nasional diberlakukan, sehingga memastikan kebijakan tersebut relevan dengan kondisi lapangan.
Sebagai bagian dari kepengurusan baru, UNNES melalui Korprodi PPG mendapatkan tanggung jawab penting dalam bidang penjaminan mutu. Amanat ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem kualitas penyelenggaraan PPG secara nasional.
Langkah awal yang akan dilakukan dalam fungsi penjaminan mutu adalah penertiban dan integrasi data penyelenggaraan PPG dari berbagai LPTK. Selain itu, pengumpulan data yang komprehensif serta pemetaan kondisi riil pelaksanaan PPG di seluruh Indonesia menjadi prioritas utama. Upaya ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy).
Ke depan, bidang penjaminan mutu dalam Forum Penyelenggara PPG Nasional berpotensi mengembangkan sejumlah program kerja strategis, antara lain:
- Standarisasi Sistem Penjaminan Mutu PPG Nasional, termasuk penyusunan indikator mutu yang seragam antar LPTK.
- Pengembangan Dashboard Data PPG Nasional, sebagai pusat data terintegrasi untuk monitoring dan evaluasi.
- Audit Mutu Internal Berkala, guna memastikan kesesuaian pelaksanaan PPG dengan standar nasional.
- Penguatan Kapasitas SDM Pengelola PPG, melalui pelatihan dan workshop penjaminan mutu.
- Pengembangan Instrumen Evaluasi Berbasis Evidence, untuk meningkatkan kualitas asesmen peserta PPG.
- Kolaborasi dengan Direktorat PPG, dalam merancang kebijakan berbasis hasil evaluasi dan temuan lapangan.
Dengan peran barunya ini, UNNES diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG secara nasional, sekaligus memperkuat posisi LPTK sebagai pilar utama dalam mencetak guru profesional di Indonesia.
berikut SK kepengurusan Forum Penyelanggaran PPG nasional
