Semarang, 29 Juni 2026 – Dalam upaya memastikan pelaksanaan UNNES LANTIP 7 Tahun 2026 berjalan optimal, Pusat Pengembangan Praktik Pengalaman Lapangan (Pusbang PPL) Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LPPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Workshop Persamaan Persepsi Koordinator Dosen Pembimbing (Dosbing) pada Senin (29/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Perkuliahan Lantai 2 Gedung LPPP UNNES ini diikuti oleh para koordinator dosen pembimbing sebagai bagian dari persiapan implementasi program praktik lapangan mahasiswa.
Workshop ini menjadi forum strategis untuk menyamakan pemahaman, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan UNNES LANTIP 7. Kesamaan persepsi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembimbingan sekaligus meminimalkan berbagai kendala yang pernah terjadi pada pelaksanaan program sebelumnya.
Membuka kegiatan, Sekretaris LPPP UNNES, Mohamad Ikhwan Rosyidi, S.S., M.A., menyampaikan bahwa UNNES LANTIP merupakan wahana pembelajaran autentik bagi mahasiswa, khususnya program studi kependidikan, untuk mengembangkan kompetensi profesional melalui pengalaman langsung di satuan pendidikan.
“UNNES LANTIP bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu, membangun karakter sebagai calon pendidik, serta mengasah kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Beliau menegaskan bahwa peran koordinator dosen pembimbing sangat menentukan keberhasilan program. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk memberikan pembinaan yang komprehensif kepada mahasiswa, baik dari aspek akademik, etika, maupun profesionalisme.
“Kami berharap Bapak/Ibu dapat memberikan penegasan kepada mahasiswa agar senantiasa menjaga sikap, penampilan, etika, dan nama baik Universitas Negeri Semarang selama menjalankan UNNES LANTIP. Evaluasi pada pelaksanaan sebelumnya menunjukkan masih terdapat beberapa mahasiswa yang harus ditarik dari lokasi praktik akibat pelanggaran tertentu. Hal tersebut tentu menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali,” jelasnya.
Selain itu, Sekretaris LPPP juga menyampaikan pesan dari Ketua LPPP UNNES yang berhalangan hadir, bahwa seluruh koordinator dosen pembimbing diharapkan senantiasa menjunjung tinggi komitmen, integritas, serta tanggung jawab dalam mengawal pelaksanaan UNNES LANTIP 7 Tahun 2026 sehingga program dapat berlangsung secara tertib, berkualitas, dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh pihak.
Memasuki sesi inti, Kepala Pusbang PPL Dr. Soedjatmiko, S.Pd., M.Pd. memaparkan perkembangan persiapan pelaksanaan UNNES LANTIP 7 Tahun 2026. Disampaikan bahwa seluruh tahapan telah berjalan sesuai rencana, baik untuk program reguler maupun internasional. Mahasiswa telah memasuki proses pemesanan dan pendaftaran lokasi praktik melalui sistem yang memungkinkan mereka memilih sekolah tujuan secara terstruktur dan transparan.
Dalam paparannya juga ditekankan pentingnya sinergi antara Pusbang PPL, koordinator dosen pembimbing, sekolah mitra, dan mahasiswa agar seluruh tahapan pelaksanaan dapat berjalan efektif. Koordinator dosen pembimbing diharapkan aktif melakukan pendampingan, monitoring, serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang mungkin muncul selama mahasiswa menjalankan praktik lapangan.
Melalui workshop ini, LPPP UNNES berharap seluruh koordinator dosen pembimbing memiliki pemahaman yang selaras mengenai mekanisme pelaksanaan UNNES LANTIP 7 Tahun 2026, sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran lapangan yang lebih berkualitas, profesional, dan berdampak bagi peningkatan kompetensi calon pendidik. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen LPPP UNNES dalam terus meningkatkan mutu penyelenggaraan praktik lapangan sebagai bagian dari pengembangan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia pendidikan.





