Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi melepas 1.786 mahasiswa peserta LANTIP 8 pada Kamis (10/09/2026) di Gedung Auditorium. Acara pelepasan ini dihadiri oleh Wakil Rektor, pimpinan lembaga, jajaran dekan seluruh fakultas, hingga koordinator dosen pembimbing untuk melepas mahasiswa yang akan diterjunkan ke 97 sekolah mitra di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kudus, dan Demak.
Program LANTIP 8 ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan langsung pengalaman mengajar di sekolah. Selama program berlangsung, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengasah cara mengajar di kelas, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan menjaga etika sebagai calon pendidik.
Dalam laporan Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LPPP) UNNES, Prof. Dr. Rodiyah, S.Pd., S.H., M.Si. menyampaikan bahwa seluruh peserta sudah mengikuti pembekalan selama tiga hari. Pembekalan tersebut berisi materi tentang etika mahasiswa, penerapan deep learning, pendidikan inklusif, hingga materi khusus dari masing-masing fakultas.
Ketua LPPP juga memberikan peringatan khusus. “Sebanyak 1.786 mahasiswa yang berangkat, kami doakan semuanya selamat, tetap hati-hati di jalan, mempersiapkan materi pembelajaran dengan penuh tanggung jawab, dan sukses hingga akhir kegiatan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Umum, Sumber Daya Manusia (SDM), dan Keuangan UNNES, Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D. mengingatkan bahwa mahasiswa membawa nama baik kampus selama bertugas. Ia menekankan agar mahasiswa bisa menjaga sikap karena di sekolah mereka dipandang sebagai figur seorang guru.
“Di sekolah, para mahasiswa bukan lagi dipandang sekadar mahasiswa, melainkan sebagai guru yang akan dinilai oleh murid dan masyarakat,” tuturnya.
Selain meminta mahasiswa membuat pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, ia juga mewanti-wanti soal keselamatan di jalan raya. “Saya ingin 1.786 mahasiswa yang diterjunkan ke sekolah, pulang utuh 1.786! Tidak boleh berkurang dan tidak boleh bertambah,” tegasnya.





