Labschool UNNES secara konsisten mempertegas komitmennya dalam penguatan jejaring kemitraan global melalui implementasi International Teaching Internship Program. Upaya strategis ini diwujudkan melalui penerimaan kunjungan delegasi akademisi dan mahasiswa dari Walailak University College, Thailand, yang diselenggarakan secara luring pada hari Rabu, 8 April 2026. Bertempat di Aula Labschool UNNES, prosesi penerimaan ini dirancang sebagai forum kolaboratif untuk memfasilitasi pertukaran pedagogis lintas budaya dalam rangka pelaksanaan International Teaching Internship Program.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pendidik yang berkomitmen penuh terhadap kualitas pembelajaran, antara lain Dr. Indah Anisykurlillah, S.E., M.Si., Akt., CA selaku Kepala Pusat Pengembangan Labschool UNNES; Anindhyta Putri Pradipta, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SD Labschool UNNES; Dhiana Binantari, S.Pd.,M.Pd dan Sri Wiji Handayani, S.Pd, M.Pd. selaku guru PAUD Labschool UNNES, serta Rizky Sania,S.Pd., M.Pd. dan Shinta Aisa Damayanti, S.Pd. selaku teacher-mentor SD Labschool UNNES, serta lima mahasiswa dari Thailand yang mengikuti program magang internasional. Kehadiran para pendidik ini mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung proses pembelajaran yang inklusif dan berwawasan global.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan melalui implementasi International Teaching Internship Program, yang dirancang untuk memberikan pengalaman pedagogis lintas budaya bagi mahasiswa calon pendidik. Dalam forum tersebut, Dr. Treenuch C., selaku representasi akademik dari Walailak University College, Thailand, memaparkan secara komprehensif mengenai prosedur operasional program serta target capaian pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi profesional. Program ini melibatkan lima mahasiswa yang terbagi ke dalam beberapa unit spesifik: dua mahasiswa dari program studi Early Childhood Education yang akan melaksanakan praktik di PAUD Labschool, serta tiga mahasiswa lainnya yang terdiri dari dua mahasiswa jurusan Physical Education dan satu mahasiswa jurusan English Education yang ditempatkan di SD Labschool UNNES hingga tanggal 6 Mei 2026.
Sinergitas ini diproyeksikan sebagai media bagi para peserta magang untuk melakukan studi komparatif mengenai struktur kurikulum serta manajemen pengelolaan pembelajaran di lingkungan Labschool UNNES yang adaptif dan inovatif. Sebaliknya, kehadiran mahasiswa internasional ini diharapkan menjadi sarana diseminasi praktik baik (best practices) sistem pendidikan Thailand kepada tenaga pendidik di UNNES. Melalui pendekatan yang berpusat pada peserta didik, program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengajar secara teknis, tetapi juga memperdalam pemahaman kontekstual terhadap dinamika pendidikan di kedua negara.
Secara strategis, inisiatif ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen institusi dalam mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education) melalui kecemerlangan pendidikan (educational excellence). Dengan mengintegrasikan standar global ke dalam praktik lokal, program ini mendorong terciptanya ekosistem akademik yang inklusif dan berkualitas tinggi. Pertukaran pengetahuan antarnegara ini berkontribusi langsung pada peningkatan kompetensi pendidik yang berwawasan global, memastikan bahwa kualitas instruksional tetap berada pada garda terdepan inovasi. Keberlanjutan kemitraan strategis antara Walailak University College dan Labschool UNNES ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap internasionalisasi institusi serta pengembangan mutu pendidikan yang kompetitif di kancah global demi menciptakan akses pembelajaran yang transformatif bagi semua peserta didik.





