Pusat Pengembangan Praktik Pengembangan Lapangan (Pusbang PPL) LPPP UNNES melaksanakan kegiatan Pembekalan Lantip Internasional tahun 2026 kepada mahasiswa yang lolos menjadi peserta Lantip Internasional 2026 pada Jumat (24/04/2026) bertempat di Ruang Perkuliahan Lantai 2 Gedung LPPP UNNES. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para peserta Lantip Internasional sebelum berangkat melaksanakan program ke negara tujuan masing-masing. Pada tahun ini, terdapat 6 negara yang menjadi tujuan program lantip internasional 2026, yaitu Malaysia, Filipina, Thailand, Australia, Mesir, dan Arab Saudi.
Dalam pembukaan acara, Sekretaris LPPP UNNES Mohamad Ikhwan Rosyidi, S.S., M.A. menyampaikan bahwa mahasiswa yang bisa berangkat untuk melaksankan program lantip internasional harus berkomitmen dan bertanggung jawab terhadap program ini, mahasiswa diharuskan mempersiapkan diri sebaik mungkin, jangan sampai justru ketika akan berangkat terjadi hal yang tidak diinginkan. Beliau juga menegaskan bahwa, peserta dipastikan akan berangkat dan tidak perlu banyak memikirkan hal lain.
“Untuk program ini, kami pastikan kalian berangkat, ini sudah takdirnya bahwa kalian akan berangkat ke luar negeri, ketika sudah ditakdirkan, maka kalian tidak perlu overthinking, jalani saja sesuai alur yang ada” tuturnya.
Setelah acara dibuka, memasuki kegiatan inti yakni penyampaian materi oleh narasumber, materi yang disampaikan meliputi Penyampaian Batch Peserta Lantip Internasional, Etika Akademik, Administrasi, dan Pengisian Sistem Informasi Kerjasama UNNES. Materi pertama terkait penyampaian batch keberangkatan disampaikan oleh Ketua Pusbang PPL LPPP UNNES Dr. Soedjatmiko, S.Pd., M.Pd. Beberapa mahasiswa dibagi dalam beberapa batch, tetapi dalam kesempatan hari ini hanya disampaikan batch 1 saja, yang akan diberangkatkan di sekitar bulan Juli – Agustus. Selain itu beliau menuturkan bahwa seluruh mahasiswa program lantip internasional, harus mempersiapkan berbagai kebutuhan dari jauh jauh hari sebelum keberangkatan.
“Sebelum keberangkatan, pastikan kalian sudah mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk keberangkatan, terutama persyaratan, selain itu seperti tiket pesawat juga harus kalian siapkan” tegasnya.
Materi kedua selanjutnya disampaikan oleh Ketua LPPP UNNES Prof. Dr. Rodiyah, S.Pd., S.H., M.Si. Beliau menyampaikan materi terkait Etika Akademik, terkhusus jika berada di luar negeri. Mahasiswa haruslah menjunjung tinggi etika dalam melaksanakan program ini, diantaranya kejujuran, disiplin waktu, integritas, dan tanggung jawab. Yang terpenting adalah mahasiswa UNNES ketika berada disana harus menjunjung nama baik diri sendiri dan juga UNNES.
“Kalian semua ini ketika melaksanakan program ini di luar negeri adalah Brand Ambassador nya UNNES, jadi jagalah nama baik UNNES, kalian juga adalah mahasiswa terpilih dari 10.000 mahasiswa di angkatan kalian, maka kalian haruslah berkomitmen untuk hal itu” tegasnya.
Dua materi terakhir selanjutnya disampaikan oleh Ketua Gugus Kerjasama LPPP UNNES Akbar Syamsul Arifin S.Pd., M.Pd.I dan Sekretaris Kantor Urusan Internasional UNNES (KUI) Girindra Putri Dewi Saraswati , S.Pd., M.A. Masing masing menyampaikan materi yang berkaitan dengan administratif. Diawali dengan penyampaian materi tentang apa saja yang harus dilakukan oleh mahasiswa lantip internasional selama program berlangsung, seperti mempersiapkan materi, pengisian laporan, pembuatan proposal, dan kegiatan lainnya.
Setelahnya, mahasiswa disampaikan materi berkaitan dengan pengisian Sistem Informasi Kerjasama UNNES (SIM KS), mahasiswa harus mengisi agar dapat tercatat bahwa sedang melakukan students mobility dalam hal ini adalah Program Lantip Internasional, selain itu juga disampaikan tentang karakteristik masing masing negara yang punya ciri khas tersendiri, sehingga mahasiswa lantip internasional harus banyak mempelajari hal hal tersebut.
Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama narasumber dan sedikit penegasan kembali dari Kepala Pusbang PPL LPPP UNNES agar mahasiswa mempersiapkan berkas berkas yang diperlukan untuk program lantip internasional tahun 2026.
Pelaksanaan Pembekalan Lantip Internasional 2026 ini sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Semarang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kompetensi global calon pendidik, Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kesiapan profesional mahasiswa di tingkat internasional, serta Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring kerja sama pendidikan lintas negara. Program ini diharapkan mampu melahirkan pendidik berdaya saing global yang adaptif, berintegritas, dan mampu membawa nilai-nilai pendidikan Indonesia ke kancah internasional.





