Teknik mencetak motif alami pada kain, atau yang dikenal dengan ecoprint, menjadi fokus utama dalam pelatihan keterampilan yang digelar bagi ibu-ibu Dasawisma Tulip, Kelurahan Sukorejo.
Dengan metode steam, peserta dikenalkan cara memanfaatkan daun dan tumbuhan sekitar untuk menciptakan motif unik di atas kain natural, menghasilkan produk bernilai estetika sekaligus ekonomis.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh tim Pengabdian Masyarakat Kemitraan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai bagian dari dukungan terhadap 10 Program Pokok PKK.
Melalui pengenalan dan praktik langsung, kegiatan ini bertujuan membekali para peserta dengan keterampilan seni berbasis lingkungan yang dapat dikembangkan menjadi usaha kreatif mandiri.
Tim pengabdian terdiri dari Prof. Dr. Margareta Rahayuningsih, Dra. Widowati, M.Pd., Karsinah, S.E. MS., Ir. Nur Rahayu Utami, M.Si., Dante Alighiri, S.Pd M.Sc. dan Suwarti, S.Pd M.Pd.
Mereka menjelaskan pelatihan ini bukan sekadar kegiatan kerajinan tangan, melainkan langkah awal untuk menumbuhkan ekonomi kreatif di tingkat dasawisma.
Peserta yang berjumlah 20 orang tampak antusias mengikuti setiap tahap kegiatan.
Mulai dari pengenalan konsep ecoprint, pemilihan bahan alami, hingga praktik pembuatan hijab dan syal dengan motif tumbuhan.
Setiap peserta diberi kesempatan menyusun daun pilihan mereka, menggulung kain, lalu mengukusnya hingga warna alami tercetak di permukaannya.
Hasilnya pun beragam dan memuaskan. “Saya baru tahu ternyata daun bisa jadi motif sebagus ini,” ujar salah satu peserta sambil memamerkan hasil karyanya.
Bagi tim pelaksana, kegiatan ini diharapkan menjadi cikal bakal terbentuknya unit usaha mikro berbasis keterampilan ecoprint, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memiliki daya jual tinggi.
Kegiatan ditutup dengan refleksi dan diskusi ringan, di mana peserta berbagi pengalaman sekaligus ide pengembangan produk.
Semangat dan optimisme terpancar dari wajah-wajah ibu rumah tangga yang kini tak hanya menjadi pengurus keluarga, tetapi juga calon pelaku usaha kreatif lokal.




