Related to SDGs



Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar program pemberdayaan pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan bersama kelompok PKK RT 04 RW 08 Kelurahan Genuk, Kota Semarang, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Program bertajuk “Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK RT 04 RW 08 Kelurahan Genuk melalui Inovasi Ecoenzim sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berkelanjutan” ini dipimpin oleh Prof. Dr. F. Widhi Mahatmanti, M.Si., bersama jajaran tim dosen FMIPA UNNES, yaitu Dr. Nuni Widiarti, S.Pd., M.Si., Samuel Budi Wardhana K., Ph.D., dan Dian Sri Asmorowati, M.Pd., serta didukung oleh tiga mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kapasitas warga dalam mereduksi timbulan sampah organik di tingkat rumah tangga.
Rangkaian pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama, yang mencakup edukasi pemilahan sampah dari sumbernya, pengenalan prinsip dasar ecoenzyme, hingga praktik langsung pembuatannya. Para peserta diajarkan mengolah sisa kulit buah dan sampah organik rumah tangga menggunakan campuran gula jawa atau gula aren dan air dengan formula perbandingan 1:3:10. Ketua Tim Pengabdian, Prof. Dr. F. Widhi Mahatmanti, M.Si., menyampaikan pentingnya pendekatan praktis ini bagi kemandirian warga. “Melalui praktik langsung ini, sampah rumah tangga tidak lagi dipandang sebagai material yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali secara mandiri di rumah,” paparnya. Antusiasme peserta terlihat aktif sepanjang diskusi dan praktik, menandai transfer pengetahuan yang efektif antara akademisi perguruan tinggi dan masyarakat lokal.
Inovasi pengelolaan sampah organik ini selaras dengan pencapaian tiga pilar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pertama, kegiatan ini mendukung Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (SDG 12) melalui pembiasaan pemanfaatan kembali sisa bahan organik sebelum dibuang ke sistem pembuangan akhir. Kedua, program ini berkontribusi pada Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan (SDG 11) dengan menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan minim limbah. Terakhir, inisiatif ini mencerminkan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17) lewat kolaborasi sinergis antara perguruan tinggi FMIPA UNNES dan organisasi masyarakat di tingkat tapak.



