Related to SDGs



Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperkuat ketahanan masyarakat pesisir di Kabupaten Kendal melalui dua program pengabdian masyarakat berbasis edukasi lingkungan dan kesiapsiagaan bencana. Program pertama bertajuk “Peningkatan Literasi Lingkungan Siswa dalam Mendukung Budaya Ramah Lingkungan” dilaksanakan di SMP Negeri 2 Cepiring pada 18 Juli 2026. Tim pengabdi ini diketuai oleh Abdul Jabbar, S.Si., M.Ling., bersama Prof. Dr. Parmin, M.Pd., Risa Dwita Hardianti, M.Pd., Ayu Rahayu, M.Pd., dan Dr. Andin Vita Amalia, M.Sc., serta diikuti oleh 160 siswa kelas VII. Sementara itu, program kedua bertajuk “Sinergi Edukasi Sains dan Kepedulian Pesisir: Membangun Ketangguhan Siswa SD terhadap Dampak Perubahan Iklim” berlangsung di SD Negeri 2 Bleder, Kecamatan Patebon, pada 22 Juli 2026. Kegiatan tersebut diketuai oleh Rizki Nor Amelia, S.Pd., M.Pd., bersama Trida Ridho Fariz, S.Si., M.Sc., Muhammad Ahganiya Naufal, S.Si., M.Si., Dr. Novi Ratna Dewi, S.Si., M.Pd., dan Dr. Muhammad Taufiq, M.Pd.
Bentuk intervensi di kedua sekolah dirancang khusus sesuai dengan tingkat risiko bencana kawasan setempat berdasarkan Rencana Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Provinsi Jawa Tengah. Di SMPN 2 Cepiring yang berada di wilayah berisiko banjir sedang, pengabdian difokuskan pada penguatan literasi lingkungan, pengelolaan dan pemilahan sampah organik serta anorganik, pembuatan poster kampanye, hingga penyerahan tempat sampah terpisah. Sementara di SDN 2 Bleder yang langganan terdampak banjir pasang surut (rob), pelatihan diarahkan pada kesiapsiagaan bencana dengan pendekatan Place-Based Disaster STEAM dan 3H (Head, Heart, and Hands). Tim FMIPA UNNES menekankan bahwa pemahaman mengenai pemilahan sampah dan mitigasi bencana sejak dini sangat penting untuk menjaga kesehatan lingkungan serta membentuk sikap tanggap bencana warga pesisir.
Pelaksanaan dua program edukasi lingkungan ini sejalan dengan upaya pencapaian tiga pilar utama Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pertama, kegiatan ini mendukung Pendidikan Berkualitas (SDG 4) melalui penyediaan kurikulum serta media pembelajaran kebencanaan dan lingkungan yang kontekstual bagi siswa sekolah. Kedua, program ini mendorong Penanganan Perubahan Iklim (SDG 13) dengan memperkuat kesiapsiagaan dan adaptasi masyarakat pesisir terhadap ancaman banjir rob. Terakhir, inisiatif ini berkontribusi pada Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan (SDG 11) melalui pembiasaan budaya ramah lingkungan serta tata kelola sampah yang berkelanjutan di kawasan pesisir.



