SEMARANG – Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES), mengenalkan profesi apoteker dan penggunaan obat yang benar kepada siswa sekolah dasar melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Apoteker Cilik (APOCIL). Kegiatan ini mengintegrasikan edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) serta TANYA 5O untuk membangun literasi kesehatan sejak usia dini.
Program berlangsung pada 30 Juni–3 Juli 2025 di empat sekolah di Kota Semarang, yakni SDN 01 Gajah Mungkur, SDN Bendan Ngisor, SDN Sampangan 01, dan SDN Petompon 2. Kegiatan melibatkan dosen dan mahasiswa Farmasi UNNES serta menyasar siswa kelas V dan VI. Pengabdian masyarakat ini diketuai Dr. apt. Willy Tirza Eden, M.Sc.
Rangkaian kegiatan meliputi pre-test, pengenalan profesi apoteker, praktik peracikan dan pelipatan obat puyer, penyuluhan DAGUSIBU dan TANYA 5O, kuis interaktif, serta permainan edukatif. Siswa juga mendapat penyematan gelar Apoteker Cilik sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran. Pendekatan praktik dan permainan digunakan untuk membantu siswa memahami materi secara lebih menarik dan mudah diingat.
Dalam edukasi TANYA 5O, siswa diperkenalkan pada lima pertanyaan penting sebelum menggunakan obat, yaitu nama dan kandungan obat, kegunaannya, dosis, cara penggunaan, serta kemungkinan efek samping. Sementara itu, prinsip DAGUSIBU mengajarkan cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara benar. Antusiasme siswa terlihat melalui keaktifan dalam sesi tanya jawab dan praktik. Perwakilan kepala sekolah SDN 01 Gajah Mungkur juga mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar teori sekaligus praktik langsung.
Melalui program APOCIL, Farmasi FK UNNES berupaya memperkuat literasi kesehatan anak sekaligus memperkenalkan peran apoteker dalam menjaga kesehatan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk menerapkan perilaku penggunaan obat yang tepat, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Inisiatif ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
#SDGs3 #SDGs4




