SEMARANG – Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengenalkan edukasi kesehatan reproduksi yang ramah anak melalui program BIESA (Belajar Interaktif Edukasi Seksual Anak). Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk membantu anak memahami tubuh, pubertas, privasi, dan batasan pergaulan melalui media digital interaktif yang menarik, santun, dan sesuai usia.
Kegiatan bertajuk “Upaya Pembentukan Karakter Generasi Muda dengan BIESA” dilaksanakan pada 16 Juli 2025 di SD IT Mutiara Hati, Patemon, Gunungpati, Kota Semarang. Tim pengabdian melibatkan dosen lintas bidang keilmuan, yaitu apt. Ranita Rahmaniar, M.Pharm.Sci., Bd. Maria Ulfa Nur Hidayanti, M.Keb., Prima Novitasari, M.Si., Rinta Amalia, M.Gz., dan Bagus Winarko Nugroho, M.Kom.
Dalam pelaksanaannya, siswa belajar menggunakan media digital dengan karakter Bibi dan Sasa yang memandu mereka mengenal tubuh dan perubahan saat pubertas. Materi disajikan melalui animasi, pengenalan organ tubuh, penjelasan siklus menstruasi, serta kuis mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku aman. Bagus Winarko Nugroho, perancang platform BIESA, menjelaskan bahwa desain visual yang menarik mendorong siswa lebih aktif mengikuti pembelajaran dan mengajukan pertanyaan.
Selain edukasi langsung, guru SD IT Mutiara Hati menerima salinan media pembelajaran interaktif agar materi dapat dimanfaatkan kembali. Koordinator tim pengabdian, apt. Ranita Rahmaniar, menyampaikan bahwa penyediaan media tersebut menjadi bagian dari upaya melanjutkan edukasi di lingkungan sekolah. Sementara itu, Bd. Maria Ulfa Nur Hidayanti berharap siswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan membagikannya kepada teman sebaya. Antusiasme siswa dalam diskusi dan kuis menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dapat menjadi alternatif untuk membahas kesehatan reproduksi secara terbuka dan sesuai usia.
Melalui BIESA, UNNES mendorong penguatan literasi kesehatan reproduksi sekaligus pemahaman anak mengenai privasi dan perlindungan diri di tengah derasnya arus informasi digital. Edukasi yang tepat sejak pendidikan dasar diharapkan membantu anak mengenali perubahan tubuh, memahami batasan yang sehat, dan mengetahui pentingnya menjaga keselamatan diri. Program ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
#SDGs3 #SDGs4



