Sebanyak 219 mahasiswa semester pertama FISIP mengikuti kegiatan penanaman pohon di lingkungan kampus, Jumat (7/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya FISIP mendukung program konservasi dan pelestarian lingkungan kampus hijau.
Ketua Gugus Konservasi FISIP, Rudi Salam, menyampaikan bahwa total ada 50 bibit pohon yang ditanam dalam kegiatan ini. “Jenis pohon yang ditanam terdiri dari 30 pohon mangga dan 20 pohon petai,” ujarnya.
Penanaman 50 pohon ini dilaksanakan di lingkungan Kampus FISIP UNNES dengan cakupan area penghijauan sekitar 0,2 hektare atau 2.000 m². Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penghijauan kampus dan konservasi lingkungan untuk mewujudkan lingkungan FISIP yang hijau dan berkelanjutan. Penanaman pohon juga diharapkan dapat memperkuat keberadaan vegetasi di lingkungan kampus sekaligus menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan.
Salah satu peserta, Marsya Dita Aulia, mahasiswa Program Studi Sosiologi dan Antropologi, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. “Menanam pohon pete mudah, dan menyenangkan. Lubang sudah disiapkan, bibitnya tinggal ditanam dan ditimbun dengan tanah. Harapannya bisa tumbuh baik dan berbuah untuk lalapan,” tuturnya sambil tersenyum.
Senada dengan itu, Naufal Izza, mahasiswa Ilmu Sejarah, menyebut bahwa kegiatan ini memberi pengalaman baru sekaligus rasa tanggung jawab terhadap lingkungan kampus. “Tidak susah menanam pohon. Harapannya pohonnya berkembang. Setelah kelas, kami berencana untuk sesekali melihat pertumbuhannya. Semoga nanti buahnya bisa dinikmati bersama,” katanya.

Dekan FISIP UNNES, Prof. Arif Purnomo, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol ikatan emosional antara mahasiswa dan lingkungan kampus. “Kegiatan ini diharapkan menjadi kenangan terindah bagi mahasiswa yang menanam. Selama pohon itu tumbuh, kalian akan mendapat keberkahan dari pohon tersebut,” ujarnya.
Penanaman pohon di lingkungan FISIP ini merupakan bagian dari komitmen UNNES sebagai kampus konservasi untuk mewujudkan lingkungan hijau dan berkelanjutan.




