ABKIN Kota Tegal dan UNNES Gelar Visiting Lecture Penguatan Kompetensi Guru BK dalam Pemanfaatan AI

Universitas Negeri Semarang/Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi/Berita/BK/ABKIN Kota Tegal dan UNNES Gelar Visiting Lecture Penguatan Kompetensi Guru BK dalam Pemanfaatan AI

Tegal, 1 September 2026 – Pengurus Cabang Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Kota Tegal bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Visiting Lecture bertema “Empowering School Counselors with Artificial Intelligence: Penguatan Kompetensi Guru BK melalui Pemanfaatan AI yang Efektif, Efisien, dan Bertanggung Jawab”. Kegiatan yang dilaksanakan di SMKN 3 Kota Tegal ini dihadiri oleh 88 Guru BK dari seluruh Kota Tegal.

Rangkaian pembukaan kegiatan dipandu oleh Widya Ayu Marlina, M.Pd.Kons., sebagai pembawa acara, kemudian diawali dengan laporan kegiatan oleh Ketua ABKIN Kota Tegal, Lina Kusumaningrum, S.Pd. Kegiatan ini juga mendapatkan sambutan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI yang diwakili oleh Bapak Purwanto, M.Pd., serta sambutan Kepala SMK Negeri 3 Tegal yang diwakili oleh Bapak Heri Pramono, M.Pd., M.T.

Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas bagi Guru BK dalam memahami perkembangan Artificial Intelligence (AI), mencoba pemanfaatannya secara praktis, serta menilai batas etik penggunaannya dalam layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah. Melalui kegiatan ini, para Guru BK diajak melihat AI sebagai alat bantu profesional yang dapat meningkatkan efisiensi kerja, namun tetap harus berada di bawah kendali, verifikasi, dan tanggung jawab manusia.

Materi transformasi peran Guru BK di era AI disampaikan oleh Mulawarman, S.Pd., M.Pd., Ph.D. Dalam paparannya, Mulawarman menjelaskan bahwa peserta didik saat ini hidup dalam lingkungan digital yang cepat, personal, dan terhubung dengan media sosial. Kondisi tersebut membawa peluang sekaligus tantangan, mulai dari akses informasi yang luas, distraksi digital, cyberbullying, hingga tekanan sosial yang makin kompleks.

Mulawarman menekankan bahwa layanan BK abad ke-21 menuntut Guru BK memiliki literasi digital dan AI, kemampuan membaca data, kompetensi etis, serta keterampilan komunikasi yang tetap humanis. AI diposisikan sebagai co-pilot atau augmentative tool yang dapat membantu penyusunan materi, administrasi, asesmen awal, screening, monitoring, dan tindak lanjut. Namun, Guru BK tetap menjadi penentu keputusan, penjaga kerahasiaan, dan penanggung jawab profesional layanan.

Materi praktik pemanfaatan AI dalam layanan BK disampaikan oleh Cristin Mutiara Damanik, S.Pd., M.Pd. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada berbagai bentuk penggunaan AI yang realistis untuk mendukung tugas Guru BK, seperti membantu administrasi layanan, menyusun materi psikoedukasi, membuat rancangan layanan klasikal, mengembangkan pertanyaan refleksi, merapikan dokumentasi, serta tempat brainstorming.

Cristin juga memperkenalkan formula PROMPT, yaitu Peran, Ruang Lingkup, Objective, Material/Konteks, Prosedur, dan Tampilan Output, agar Guru BK mampu memberikan instruksi yang lebih jelas kepada AI. Dengan prompt yang terstruktur, hasil AI diharapkan lebih relevan, mudah diperiksa, dan tidak keluar dari tujuan layanan. Pada saat yang sama, peserta diingatkan bahwa hasil AI tetap merupakan draf yang perlu diverifikasi oleh Guru BK sebelum digunakan.

Dalam praktiknya, Cristin menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap hallucination, bias, kebocoran privasi, diagnostic overreach, dan risiko tergesernya relasi manusia. Oleh karena itu, setiap output AI perlu diperiksa kembali melalui prinsip human-in-the-loop dengan mempertimbangkan akurasi, relevansi, kesesuaian dengan prinsip BK, keamanan etik, serta integritas data.

Materi etika pemanfaatan AI dalam layanan BK disampaikan oleh Sigit Hariyadi, S.Pd., M.Pd. Sigit menegaskan bahwa penggunaan AI dalam BK harus dibangun di atas prinsip perlindungan data pribadi, kerahasiaan konseli, keselamatan, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap otonomi peserta didik.

Dalam paparannya, Sigit menguraikan risiko yang perlu diwaspadai, seperti pengumpulan data berlebihan, penggunaan data untuk tujuan lain, akses pihak ketiga, kebocoran keamanan, inferensi data sensitif, penyimpanan tanpa batas, identifikasi ulang, dan penggunaan lintas tujuan. Ia juga menyoroti potensi bias data, bias pelabelan, bias pengukuran, bias algoritmik, bias penerapan, bias otomatisasi, bias interaksi, serta bias akses digital.

Sigit menekankan bahwa transparansi, persetujuan yang diinformasikan, keadilan, inklusivitas, integritas profesional, dan evaluasi berkala menjadi fondasi tata kelola AI di sekolah. Pertanyaan pentingnya bukan hanya seberapa pintar AI, melainkan seberapa bertanggung jawab AI digunakan dalam layanan BK.

Selain memperkuat pemahaman mengenai transformasi, praktik, dan etika AI, kegiatan ini juga memperkenalkan Model AIAC (Artificial Intelligence-Assisted Counseling) kepada para Guru BK. Model AIAC dikembangkan sebagai model konseling berbantuan kecerdasan buatan yang tetap menempatkan Guru BK sebagai pengambil keputusan utama. Pengenalan ini sekaligus menjadi ruang untuk memohon dukungan dan partisipasi Guru BK Kota Tegal dalam pengembangan media yang dapat membantu kinerja Guru BK, khususnya dalam layanan konseling individual.

Melalui kegiatan ini, Guru BK diharapkan semakin siap menjadi pendidik dan konselor sekolah yang AI-capable sekaligus AI-critical: mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas kerja, namun tetap kritis dalam membatasi, memverifikasi, atau menolak output AI ketika tidak sesuai dengan konteks konseli, prinsip profesi, maupun etika layanan.

Kegiatan Visiting Lecture ini menegaskan bahwa pemanfaatan AI dalam layanan BK bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan bagian dari upaya membangun layanan yang lebih responsif, efisien, aman, dan bertanggung jawab bagi peserta didik. Dengan kolaborasi ABKIN Kota Tegal dan UNNES, penguatan kompetensi Guru BK diharapkan terus berlanjut sehingga inovasi teknologi benar-benar mendukung kualitas layanan konseling di sekolah tanpa menghilangkan nilai utama profesi BK: empati, kerahasiaan, kehadiran, dan tanggung jawab profesional.

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy

At unnes.ac.id, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information that is received and collected by unnes.ac.id and how it is used.

Log Files

Like many other Web sites, unnes.ac.id makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, type of browser, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies

unnes.ac.id uses cookies to store information about visitors’ preferences, to record user-specific information on which pages the site visitor accesses or visits, and to personalize or customize our web page content based upon visitors’ browser type or other information that the visitor sends via their browser.

Third-party ad servers or ad networks use technology in their respective advertisements and links that appear on unnes.ac.id and which are sent directly to your browser. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by our site’s third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertising campaigns and/or to personalize the advertising content that you see on the site.

unnes.ac.id has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. unnes.ac.id’s privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers’ respective websites.

Consent

By using our website, you hereby consent to our privacy policy and agree to its terms.

Update

This Privacy Policy was last updated on: 2023-02-14. Should we update, amend or make any changes to our privacy policy, those changes will be posted here.

Contact Us

If you have any questions, comments, or concerns about our Privacy Policy or our practices with regards to your personal information, please feel free to contact us through the contact form on our website or by emailing us at humas[at]mail.unnes.ac.id.

This Privacy Policy is intended as a general guide to our practices in collecting and using information. If there is any inconsistency between this Privacy Policy and the terms of the Service Agreement or any other terms that may apply to specific services you use, then those specific service terms shall apply.

Terms of Use

By using our website, you agree to abide by this Privacy Policy. If you do not agree with this Privacy Policy, please do not use our website. We reserve the right to update this Privacy Policy from time to time without prior notice. Please review our Privacy Policy periodically to check for changes. Your continued use of our website following the posting of changes to this Privacy Policy means that you accept the changes.

Thank you for reading our Privacy Policy. We are committed to protecting the privacy of our website visitors and will continue to update our Privacy Policy to ensure optimal protection.