Semarang – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan akademik yang berkualitas melalui penyelenggaraan Program Magang Berdampak. Program ini merupakan implementasi nyata pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang mengedepankan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik. Melalui program ini, FEB UNNES memastikan setiap mahasiswa memperoleh kesempatan yang setara untuk mengembangkan kompetensi sesuai bidang keilmuannya melalui pembelajaran di luar kampus bersama berbagai mitra strategis.
Bagi mahasiswa program studi nonkependidikan, Program Magang Berdampak dilaksanakan di berbagai instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), lembaga keuangan, dunia usaha, dunia industri, serta berbagai organisasi yang telah menjalin kemitraan dengan FEB UNNES. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam lingkungan kerja nyata sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan profesionalisme sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Sementara itu, mahasiswa program studi kependidikan melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar kampus melalui Program UNNES LANTIP (Latihan Terpadu Pendidikan) atau Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yang dikembangkan oleh Pusat Pengembangan PLP di bawah Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LPPP) UNNES. Program ini memberikan pengalaman autentik kepada mahasiswa dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi, dan merefleksikan proses pembelajaran di sekolah mitra sehingga mampu membentuk calon pendidik yang profesional, inovatif, adaptif, dan berintegritas.
Dekan FEB UNNES, Prof. Dr. Amir Mahmud, M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi mahasiswa menjadi prioritas utama fakultas dalam menyiapkan lulusan yang unggul, berdaya saing global, sekaligus memiliki karakter yang berintegritas.
“Mahasiswa harus memiliki kompetensi yang utuh, tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata di dunia kerja maupun dunia pendidikan. Program Magang Berdampak menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional, kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta etika kerja sehingga siap menghadapi tantangan global. Ini merupakan bentuk komitmen FEB UNNES dalam memberikan pelayanan akademik terbaik kepada seluruh mahasiswa melalui tata kelola yang berintegritas dan kolaborasi yang berkelanjutan dengan berbagai mitra.”
Beliau menambahkan bahwa keberhasilan Program Magang Berdampak tidak terlepas dari dukungan jejaring kemitraan yang terus diperluas oleh FEB UNNES. Hingga saat ini, fakultas telah menjalin kerja sama dengan berbagai kementerian, pemerintah daerah, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, lembaga keuangan, sekolah, organisasi profesi, perguruan tinggi, serta berbagai institusi nasional maupun internasional. Kemitraan tersebut tidak hanya menjadi tempat belajar bagi mahasiswa, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Pelaksanaan Program Magang Berdampak juga mencerminkan implementasi nilai-nilai Zona Integritas di lingkungan FEB UNNES. Seluruh proses mulai dari perencanaan, penempatan mahasiswa, pendampingan, monitoring, hingga evaluasi dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa serta mitra. Melalui budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima, FEB UNNES terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan tinggi yang diberikan.
Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program Magang Berdampak berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis pengalaman yang meningkatkan kompetensi lulusan. Penguatan kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), sedangkan sinergi dengan dunia usaha, dunia industri, dan sektor publik memperkuat implementasi SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Lebih jauh, pembangunan Zona Integritas yang diwujudkan melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, bebas dari praktik korupsi, serta berorientasi pada pelayanan publik menjadi implementasi nyata SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Adapun kolaborasi yang terus dibangun dengan berbagai mitra di tingkat lokal, nasional, maupun internasional menjadi wujud kontribusi FEB UNNES terhadap SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Melalui Program Magang Berdampak, FEB UNNES menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya diwujudkan melalui reformasi tata kelola kelembagaan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas pelayanan akademik yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan para pemangku kepentingan. Dengan semangat Berintegritas, Bersih, Akuntabel, dan Melayani, FEB UNNES terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, dan siap menjadi agen perubahan bagi pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

