UNNES Tawarkan Program Permata Mandiri kepada UNSRI

Kamis, 14 Desember 2017 | 23:03 WIB


UNNES Tawarkan Program Permata Mandiri kepada UNSRI
Universitas Negeri Semarang (UNNES) mencanangkan tahun 2018 sebagai tahun Internasionalisasi. Salah satu kebijakan UNNES untuk mewujudkan internasionalisasi yakni pengembangan kerja sama di tingkat regional dan internasional. Sebagai universitas yang berkomitmen tinggi, bagian Kerja Sama
terus meningkatkan implementasi kerja sama melalui program yang inovatif, salah satunya adalah Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air (PERMATA) Mandiri UNNES.
Dalam kunjunganya ke Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang pada Rabu 13 Desember, UNNES yang diwakili Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas MT selaku Staf Ahli Rektor dan Tim Kerja Sama sebagai bentuk realisasi kerja sama menawarkan Program PERMATA Mandiri.  Program ini bertujuan untuk membangun dan memperkuat nasionalisme mahasiswa, serta membina hubungan kelembagaan kedua belah pihak.
Rombongan UNNES disambut oleh Wakil Rektor IV UNSRI Dr Muslim beserta Tim Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri UNSRI. Pada saat diskusi juga dibahas pertukaran artikel dan jurnal yang dimiliki masing-masing pihak.
Menurut Dr Muslim, kerja sama ini akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan naskah Perjanjian Kerja Sama. Sebaiknya Program Permata Mandiri dilakukan secara resiprokal. Adapun program kerja sama tentang publikasi, kolaborasi penelitian, kunjungan dosen dan bidang lain diharapkan bisa segera direalisasikan.

Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 40 kali

Wisuda Sang Petarung One Pride MMA

Kamis, 14 Desember 2017 | 14:26 WIB


Wisuda Sang Petarung One Pride MMA

Sebanyak 1.200 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menghadiri proses wisuda periode V tahun 2017, Kamis (14/12). Wisudawan tersebut terdiri dari 9 doktor, 141 magister, 1.188 sarjana, dan 17 diploma III. Satu diantaranya mahasiswa S1 jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Rekretasi (PJKR), Agung Yulianto.

Bagi sebagian orang, bela diri campuran (mix martial art) adalah olahraga keras dan berbahaya. Tetapi bagi Agung, olahraga ini justru menjadi pintu pembuka karir profesionalnya. Nama Agung mulai dikenal luas ketika pertarungannya di One Pride Mix Maertial Art yang ditayangkan TVOne.

Sebagai petarung profesional, Agung menggangap pertarungan MMA bukan semata adu kekuatan. Baginya, pertarungan adalah pertaruhan atas latihan panjangnya. “Saat di oktagon itu puncaknya, tetapi pertarungan yang jauh lebih melelahkan adalah saat harus latihan berat dengan kedisiplinan tinggi,” katanya.

Selama pertandingannya, Agung juga sempat mengalami kekalahan. “Saya mengakui kekalahan terakhir saya karena kurangnya persiapan. Saya mulai latihan September, padahal pertandingannya dilakukan November. Hanya satu bulan untuk latihan. Harusnya latihan sepanjang tahun, supaya fisik tetap prima,” tambahnya.

Pertandingan melawan pemegang sabuk juara, Arbo Fernandes menjadi salah satu yang paling mengesankan. “Saat itu kepala bagian belakang saya kena sikut. Sempat limbung, tapi saya bisa melanjutkan pertandingan sampai selesai,” katanya.

Sebagai petarung, Agung merasa akrab dengan rasa sakit akibat serangan lawan. Ia merasakanya tiap kali menerima pukulan atau tendangan. Tapi rasa sakit itu justru membuatnya semakin termotivasi untuk latihan lebih keras.

MMA sebenarnya dunia yang relatif baru bagi Agung. Ia menggeluti olahraga ekstrim itu sejak 2015. Sebelumnya, selama bertahun-tahun dia menekuni gulat. Alasan yang membuatnya banting stir ke MMA karena dia ingin keluar dari dunia nyaman dan belajar hal baru.

Untuk melatih diri, Agung bergabung dengan Perguruan Lindu Aji namun kebudian pindah ke Sasana Rambo 4294. Saat ini Agung sedang mempersiapkan diri mengikuti Porprov 2018 dan berencana mengikuti One Pride sesi berikutnya pada Februari 2018.
(Ryan, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 260 kali

Piagam UI Greenmetric Diterima UNNES

Kamis, 14 Desember 2017 | 9:24 WIB


Piagam UI Greenmetric Diterima UNNES

Setelah diumumkan secara resmi oleh Universitas Indonesia pada tanggal 11 Desember 2017 lalu, piagam penghargaan UNNES sebagai kampus terhijau nomor 4 di Indonesia sampai ke UNNES. Piagam fisik tersebut diserahkan langsung oleh Kepala UPT Pengembang Konservasi, Prof. Dr. Amin Retnoningsih, M.Si, kepada Rektor UNNES (13/12) di Rektorat UNNES.

Piagam ini merupakan bukti komitmen UNNES dalam menjalankan visi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi bereputasi Internasional. Prof. Amin menyampaikan bahwa dari ke-enam aspek kampus hijau versi Greenmetric, UNNES mengalami kenaikan di seluruh aspek kecuali di aspek pendidikan yang berkelanjutan. Pada aspek  pendidikan, UNNES perlu mendata judul dan jumlah penelitian yang memiliki kaitan dengan keberlanjutan. Prof. Amin yakin dapat meningkatkan nilai di aspek tersebut tahun depan.

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, berpesan bahwa UNNES harus menjaga reputasi sebagai kampus berwawasan konservasi dengan sebaik-baiknya. Peningkatan di bidang infrastruktur maupun kurikulum yang menunjang konservasi harus selalu dilakukan.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 99 kali

Peran Ganda Ibu pada Era Globalisasi

Rabu, 13 Desember 2017 | 16:43 WIB


Peran Ganda Ibu pada Era Globalisasi

Peran ganda perempuan pada era globalisasi umumnya mengenai peran domestik, sebagai ibu rumah tangga, dan peran publik yang umumnya dalam pasar tenaga kerja ada faktor positif dan negatifnya. Ini harus membutuhkan manalemen yang baik.

Cahya Wulandari SH MH menyampaikan itu saat menjadi nara sumber pada seminar dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan ke 18 Universitas Negeri Semarang, Rabu (13/12/2017) di rektorat UNNES kampus Sekaran Gunungpati.

Faktor positifnya, kata Cahya Wulandari, yakni terhadap kondisi ekonomi keluarga, sebagai pengisi waktu, untuk peningkatan sumber daya manusia, dan lebih percaya diri. Sedangkan faktor negatifnya yakni dalam hal mengurus rumah tangga itu masih ada kekurangan dalam hal mengurus anak, suami juga harus diperhatikan.

Cahya Wulandari menyarankan, idealnya harus seimbang walaupun seorang wanita itu menjadi wanita pekerja atau wanita karir tapi juga harus memposisikan dengan baik di rumah tangganya.

Sebelumnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan UNNES Barokah Isdaryanti SPd MPd menyampaikan, diusianya ke 18 ini, suatu usia yang cukup dewasa untuk mengambil keputusan menuju organisasi yang mandiri, dengan visi menjadi organisasi istri Aparatur Sipil Negara yang profesional untuk memperkuat peran serta perempuan dalam pembangunan bangsa.


Penulis: Sihono Dibaca : 135 kali

Perkuat kerjasama Industri, UNNES kunjungi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang

Rabu, 13 Desember 2017 | 10:28 WIB


Perkuat kerjasama Industri, UNNES kunjungi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang

Perkuat kerjasama di bidang industri , Universitas Negeri Semarang (UNNES) Kunjungi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI), Selasa (12/12).

Dalam kunjungan tersebut, staf ahli Rektor Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas MT didampingi Ketua Jurusan Teknik Kimia Fakutas Teknik (FT) Dr Wara Dyah Pita Rengga, Tim Dosen Teknik Kimia FT Dr Dewi Selvia, gugus kerjasama FT dan Kasubbag kerjasama dalam negeri UNNES, diterima Ir Bob Indiarto A Susatyo Direktur SDM dan Umum Rachmat Hamdani General Manager Operasional.

Potensi Kerja sama yang dibangun meliputi Praktek Kerja lapangan (PKL), magang joint research bidang pengembangan pupuk organik, serta pengiriman SDM di kedua belah pihak.

Bob Indiarto A Susatyo menyampaikan, Pusri siap menerima PKL, magang, pembicara kuliah tamu, dan joint research. “Tapi sebaiknya semua kegiatan dipayungi dengan memorandum of understanding (MoU). Terkait sistem yang ada di UNNES serta PKL mahasiswa bisa segera ditindaklanjuti lebih jauh oleh General Manajer Operasional kami.”

General Manajer SDM menambahkan, secara prinsip Pusri menyambut baik kerjasama dengan UNNES dan kami menyambut dengan tangan terbuka. “Chemistry yg terjalin antara Pusri dan UNNES sudah sehati melalui tagline UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul, sedangkan Pusri sebagai pusat peradaban unggul di bumi sriwidjaja.

Sementara itu, Ratna Dewi berharap inisiasi kerja sama yang dituangkan dalam Memorandum of Meeting (MoM) ini akan dapat memberikan manfaat positif bagi kedua lembaga serta dapat segera diimplementasikan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 164 kali

KPRI Handayani UNNES Kembangkan Bengkel Ahass di Banaran

Selasa, 12 Desember 2017 | 16:41 WIB


KPRI Handayani UNNES Kembangkan Bengkel Ahass di Banaran

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengembangkan sayapnya dengan membaka Bengkel Sepeda Motor ‘Ahass 2’ di Banaran Keluraan Sekaran Gunungpati.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka menyampaikan, bengkel Ahass ini merupakan Bengkel Ahasske 2, dengan dibukanya bengkel baru ini diharapkan bisa melayani masyarakat luas.

Prof Fathur berpesan kepada pengelola Ahass untuk menjaga mutu pelayanan, kebersihan, bersaing dan bersanding dengan bengkel-bengkel lainnya.

Ketua KPRI Handayani Drs Sutikno MSi melaporkan, dengan adanya dibukanya bengkel baru ini diharapkan bisa menambah omzet KPRI Handayani.

Dalam kurun tiga hari mulai dibuka ini bengkel Ahass II memberi kesempatan bagi masyarakat yang menserviskan sepeda motornya tidak dipungut biaya servis.


Penulis: Sihono Dibaca : 250 kali

Pimpinan UNNES Audiensi dengan Walikota Semarang

Selasa, 12 Desember 2017 | 16:15 WIB


Pimpinan UNNES Audiensi dengan Walikota Semarang

Jajaran pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan audiensi dengan Walikota Semarang Hendrar Prihadi di kantor balaikota Semarang, Selasa (12/12).

Pada kesempatan ini Rektor UNNES, Prof Fathur Rokhman MHum bermaksud untuk melaporkan perkembangan terkini mengenai prestasi UNNES, dan juga mengundang untuk kegiatan Dies Natalis UNNES yang ke-53 kepada Walikota dan pimpinan lain di Pemerintah Kota Semarang.

Selain itu, UNNES juga mengajak kepada pemerintah kota semarang dalam memperkuat program bedah rumah yang pernah dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNNES dan program pembangunan embung untuk penangkal banjir dari bagian hulu Kota Atlas tahun 2019.

Tak hanya itu, UNNES juga siap mendampingi pemerintah kota semarang dalam penguatan kegiatan desa wisata Kandri dengan memberdayakan dan mengarahkan masyarakat untuk dapat mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian, perikanan dan eduwisata sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 221 kali

Rektor UNNES: Maju Mundurnya Lembaga Tergantung Sumber Daya Manusia

Selasa, 12 Desember 2017 | 15:54 WIB


Rektor UNNES: Maju Mundurnya Lembaga Tergantung Sumber Daya Manusia

Maju mundurnya suatu organisasi atau lembaga itu tergantung kepada peranan managemen sumber daya manusia (SDM). Sebab kualiatas SDM sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyampaikan itu saat memberi sambutan Pengaangkatan Sumpah/janji kepada 50 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS ) baik dosen dan tenaga kependidikan UNNES, Selasa (12/12/2017) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Dengan kualitas SDM ini UNNES dapat meningkatkan mutu pendidikan agar dapat bersaing di Era Globalisasi ini.

Untuk itu dosen dan tenaga kependidikan harus mendudung laju universitas, tidak ada pimpinan UNNES menghambat dosen untuk meningkatkankualifikasi dan kompetensi,” tegas Prof Fathur.


Penulis: Sihono Dibaca : 239 kali

Empat Mahasiswa UNNES Ikuti Kejuaraan Woodball Internasional di Taiwan

Selasa, 12 Desember 2017 | 14:56 WIB


Empat Mahasiswa UNNES Ikuti Kejuaraan Woodball Internasional di Taiwan

Sebanyak empat mahasiswa dan dua dosen pelatih akan berlaga di ajang bergengsi tingkat internasional dengan tema 9th Asian University Woodball Championship Hsinchu Taiwan 14-20 Desember 2017.

Mereka yakni Muhamad Khadiq, Ahmad Faqih, Rifqi Najmuddin Najib, dan Ahmad Yopi Solpianda. Sedangkan dosen sebagai pelatih Kriswantoro dan Moch Senoadji.

Kriswantoro saat pamitan dengan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Selasa (12/12/2017) di rektorat menyampaikan, mereka akan bertanding dengan sekitar 12 negara diantaranya Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailan, Hongkong, Taiwan, Cina, Korea, Jepang, Mongolia, Uganda, dan India.

Kriswantoro menambahkan, tim UNNES ini akan mengikuti pertandingan cabang single stroke kompetition, tim stroke kompetition, dan singgle Vaerway.

Prof Fathur Rokhman sangat mengapresiasi mahasiswa dan dosen UNNES go internasional. Ini semakin menguatkan posisi UNNES di 2018 nanti sebagai tahun internasionalisasi.

“Tetap semangat jaga kesehatan dan pulang membawa harum nama UNNES dan prestasi di kancah internasional” pesan Prof Fathur.


Penulis: Sihono Dibaca : 168 kali

Prodi Bimbingan dan Konseling S1 UNNES Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Selasa, 12 Desember 2017 | 13:09 WIB


Prodi Bimbingan dan Konseling S1 UNNES Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (FIP UNNES) divisitasi asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Dua Asesor BAN PT itu yakni Dr Adi Atmoko MSi dari Universitas Negeri Malang (UM) dan Dr Seger Handoyo MSi dari Universitas Airlangga.

Kedua Asesor diterima Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan FIP Prof Dr Fakhruddin MPd, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Drs Edy Purwanto MSi, dan Ketua Jurusan BK Drs Eko Nusantoro MPd, Selasa (12/12/2017) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Dr Fathur Rokhman NHum menyampaikan, akreditasi itu salah satu pilar pada penguatan kapasitas berbasis prodi.

Saat ini akreditasi Prodi BK sudah ‘Unggul’ (A), maka akreditasi Prodi BK ini harus dipertahan dalam visitasi akreditasi BAN PT ini.

Semua Prodi yang ada di UNNES ini kita dorong supaya meningkat akreditasinya yakni ‘Unggul’, sebab UNNES menetapkan penguatan kapasitas berbasis Prodi. 2018 nanti, UNNES akan menerapkan penguatan kapasitas berbasis laboratorium.


Penulis: Sihono Dibaca : 218 kali

Rektor UNNES berikan Santunan kepada 51 Anak Yatim

Senin, 11 Desember 2017 | 17:34 WIB


Rektor UNNES berikan Santunan kepada 51 Anak Yatim

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Fathur Rokhman, mengadakan syukuran atas peringatan hari ulangtahunnya yang ke-51 pada Senin (11/12) di Gedung Rektorat UNNES, Kampus UNNES Sekaran.

Pada acara tersebut, Prof Fathur Rokhman memberikan santunan pendidikan kepada 51 anak Yatim Piatu yang berasal dari Panti Asuhan Al-Asror dan Al-Uswah Gunungpati.

“Ulang tahun adalah sesuatu yang tidak harus  dirayakan dengan foya-foya.  Ulang tahun perlu disikapi dengan bijaksana, bukan hanya sekadar mengikuti trend atau budaya saja”, ungkap Rektor.

Rektor menjelaskan, daripada membuang-buang uang untuk merayakan ulang tahun dengan kegiatan yang kurang bermanfaat dan menyusahkan orang lain, maka sebaiknya disedekahkan kepada orang di sekitar kita yang sedang membutuhkan uluran tangan kita.

“Memang tidak seberapa, tapi saya berharap santunan pendidikan tersebut mampu meringankan biaya pendidikan bagi mereka dan keluarga.” Sebagai Rektor, saya juga berharap di ulang tahun kali ini, Allah senantiasa memberikan taufiq, hidayah, inayah, rizki, dan keberkahan ilmu bagi semua warga UNNES”, pungkas Rektor.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 201 kali

UNNES MoU dengan PT Astra Graphia

Senin, 11 Desember 2017 | 15:34 WIB


UNNES MoU dengan PT Astra Graphia

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Negeri Semarang (UNNES) Sama Prof. YL Sukestiyarno M.S, Ph.D. didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. S Martono M.Si menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of undestanding (MoU) dengan Arifin Pranoto Direktur Independen PT Astra Graphia di kampus Sekaran, Senin (11/12). 

Prof Sukestiyarno menyambut baik kesepakatan kerja sama tersebut, dan berharap kesepakatan ini dapat memberi manfaat bagi UNNES dan pihak Astra.

Kerja sama ini mengenai Pengembangan Digital Publishing dan Printing  UNNES Press. PT Astra Graphia merupakan merupakan perusahaan multinasional yang menghasilkan dan memasarkan berbagai macam-macam barang kebutuhan hidup seperti Fuji Xerox, yang memasarkan mesin foto-copy, printer dan scanner.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 163 kali

Dalami Bidang Keilmuan, Mahasiswa Jurusan Seni Rupa UNNES Kunjungi Galeri Seniman Internasional

Senin, 11 Desember 2017 | 14:50 WIB


Dalami Bidang Keilmuan, Mahasiswa Jurusan Seni Rupa UNNES Kunjungi Galeri Seniman Internasional

Mahasiswa Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kunjungan  studi ke beberapa rumah dan galeri seniman internasional di Yogyakarta pada Minggu (10/12).

Kunjungan yang diikuti oleh 43 mahasiswa dan dua dosen pendamping ini, bertujuan untuk  mempelajari  sejarah seni rupa modern yang ada di indonesia.

Ketua panitia pelaksana kegiatan Kelvin Alfi menjelaskan, terdapat empat destinasi rumah dan galeri seni yang akan dikunjungi.

“Kami memilih Kediaman Nasirun sebagai destinasi pertama, kemudian berlanjut ke Pelataran Djoko Pekik untuk sekaligus melakukan foto bersama. Selanjutnya, kami mengunjungi Studio Patung H. Dunadi dan Binale Jogjakarta sebagai destinasi akhir kunjungan studi kali ini”, ungkap mahasiswa semester tiga itu.

Tak hanya mempelajari seni rupa modern, tambah Kelvin, peserta diharapkan juga mendapatkan ilmu tentang manajemen seni, khususnya manajemen kelola seni patung.

“Mendengarkan pengalaman dan catatan hidup mereka, membuat kami termotivasi. Termotivasi untuk terus membuat karya yang lebih baik dan dapat ikut serta mengambil peran bagi perkembangan seni rupa modern di Indonesia” ungkap salah seorang peserta kunjungan Nonik.

Direncanakan, kegiatan kunjungan studi tersebut akan menjadi kegiatan rutin tahunan bagi mahasiswa Jurusan Seni Rupa UNNES.

(Abdul Madjid, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 194 kali

UNNES Kampus Terhijau Nomor Empat Indonesia

Senin, 11 Desember 2017 | 13:41 WIB


UNNES Kampus Terhijau Nomor Empat Indonesia

Kabar bahagia tersiar dari Jakarta pada hari ini (11/12). UNNES saat ini menempati peringkat 4 nasional sebagai kampus terhijau di Indonesia versi UI Greenmetric tahun 2017. Tahun lalu, UNNES sempat bertengger di posisi 6 dan posisi tersebut membuat UNNES harus belajar banyak untuk segera berbenah. Tidak menunggu lama, tahun ini UNNES membuat banyak perbaikan untuk kembali masuk ke lima besar. Hasilnya tidak mengkhianati proses. Pada pengumuman resmi UI Greenmetric di Makara Art Centrum UI, UNNES mendapatkan hasil yang memuaskan. UNNES menempati nomor 4 di Indonesia dan 84 di dunia.

Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, Rektor UNNES, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh warga UNNES khususnya UPT Konservasi yang telah bekerja keras untuk memastikan setiap aspek yang dinilai mendapatkan penilaian yang tertinggi. Program H-BAT (Hijau Bersih Sehat) juga dianggap telah memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap peringkat UNNES.

Prof. Dr. Ir. Amin Retnoningsih MSi. sebagai Kepala UPT Konservasi merasa sangat lega dengan hasil ini. Tim yang dipimpinnya telah menyiapkan borang selama beberapa bulan dan beliau sangat bahagia hasilnya tidak mengecewakan. Prof. Amin berharap tahun depan peningkatan peringkat UNNES akan semakin signifikan.

Sepuluh besar Greenmetric UI tahun 2017 adalah sebagai berikut: (1) UI, (2) IPB, (3) ITS, (4) UNNES, (5) UNS, (6) UNDIP, (7) UB, (8) UII, (9) Universitas TELKOM, dan (10) UNPAD.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 1.295 kali

Perpisahan Mahasiswa Exchange UPSI: “Kami Bangga Menjadi Bagian dari UNNES”

Senin, 11 Desember 2017 | 12:24 WIB


Perpisahan Mahasiswa Exchange UPSI: “Kami Bangga Menjadi Bagian dari UNNES”

Perpisahan simbolik dengan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) menandai akhir program credit exchange delapan mahasiswa Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia (UPSI) di Fakultas Ekonomi UNNES. Acara ini dilakukan pada Senin (11/12) di Ruang Rektor, Gedung Rektorat, Kampus UNNES Sekaran.

Pelepasan ini turut dihadiri oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman, MHum, Dekan Fakultas Ekonomi UNNES, Dr Wahyono MSi, Kepala International Office, Intan Permata Hapsari, SPd, MPd, beserta jajaran pejabat.

Adapun ke-delapan mahasiswa UPSI tersebut antara lain Aina Nabilah binti Mansor, Nor Afifah binti Artawan, Nur Fatin Farzana binti Dzulkifli, Nur Izzatul Aziela binti Shukur, Siti Norzaidah bintih Mohamad Zaidi, Nadhirah binti Mod Mesron, Nur Farhana binti Abdullah, dan Nur Ain binti Idris.

Dalam sambutannya, Prof Fathur menyatakan apresiasi pada Fakultas Ekonomi yang telah melakukan program. Ia menjelaskan bahwa program credit exchange ini dapat menunjukkan mutu pendidikan UNNES dengan adanya perkuliahan dan pemberian nilai diakhir program bagi para mahasiswa.

Selain itu, beliau berpesan bahwa adanya program ini dapat menjaga harmoni hubungan antara Indonesia dan Malaysia. Sehingga, diharapkan mahasiswa tersebut bisa memberikan pesan yang baik mengenai UNNES dan Indonesia pada dosen dan mahasiswa UNNES.

Selaku perwakilan dari delegasi UPSI, Aina Nabilah menyatakan bahwa ia bangga menjadi bagian dari UNNES selama program berlangsung. Sebagai perwakilan dari delegasi UPSI, ia mengaku merasa bahagia telah dilayani dengan fasilitas yang mumpuni, pembelajaran yang nyaman, serta pembelajaran yang berguna bagi mereka untuk terjun di masyarakat.

Perlu diketahui, program credit exchange ini merupakan bentuk kerjasama antara Fakultas Ekonomi UNNES dan UPSI. Hal ini diawali dengan 8 mahasiswa UPSI yang datang ke UNNES untuk melakukan perkuliahan. Selanjutnya, UNNES akan mengirimkan 10 mahasiswa ke UPSI untuk melakukan perkuliahan pada Februari 2018 nantinya.

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 190 kali

Rektor UNNES Terima Sertifikat Pengakuan Bagi Reputasi UNNES dari Konjen RI Jeddah

Sabtu, 9 Desember 2017 | 9:16 WIB


Rektor UNNES Terima Sertifikat Pengakuan Bagi Reputasi UNNES dari Konjen RI Jeddah

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerima sertifikat pengakuan bagi reputasi UNNES dari Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia Jeddah Mohamad Hery Saripudin. Pengakuan itu diberikan setelah Rektor UNNES memberi kuliah umum pada persatuan mahasiswa Indonesia Jedah, Madinah dan Mekah tentang politik bahasa zaman Now, beberapa hati yang lalu.

Konjen juga mengapresiasi sangat tinggi capaian oleh UNNES baik di bidang riset, publikasi, dan prestasinya yang mendunia. Juga budaya kampus UNNES yang selalu dijaga dan konsisten sebagai kampus berwawasan konservasi bereputasi internasional.

Kepada Konjen, Rektor UNNES menjelaskan bahwa konservasi merupakan sebuah tantangan sekaligus visi yang harus diwujudkan secara berkelanjutan, bahkan perlu dengan percepatan. Prof Fathur berujar, UNNES akan terus tingkatkan mutu dan prestasi membangun reputasi untuk Indonesia.

Profesor Sosiolinguistik itu juga berharap kampusnya bisa menjadi lingkungan yang sejuk, religius dan kondusif sebagai tempat menimba ilmu. Selain itu integritas dan loyalitas juga harus bisa melandasi kerja nyata dalam menjalankan amanah.

Ikut serta dalam kunjungan kerja ke Jeddah Kerajaan Arab Saudi, Wakil Rektor bidang Akademik Prof Rustono, Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Dr Martono, Direktur PPs Prof Achmad Slamet, serta Wakil Direktur umum dan kepegawaian PPs Prof Tri Joko Raharjo.

 


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 264 kali

Dewan Guru Besar UPI Silaturahmi ke UNNES

Kamis, 7 Desember 2017 | 14:29 WIB


Dewan Guru Besar UPI Silaturahmi ke UNNES

Sebanyak 10 anggota Dewan Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung melakukan silaturahmi ke Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (7/12/2017) di kampus Sekaran Gunungpati.

Kesepuluh Dewan tersebut adalah Prof Fuad Abdul Hamied MA PhD, Prof Dr Hj Kokom Komalasari MPd, Prof Dr Didi Sukyadi MA, Prof Dr Dasim Budimansyah MSi, Prof Dr Ir Dede Rohmat MT, Prof Dr Hj Ihat Hatimah MPd, Prof Dr H Djam’an Satori MA, Prof Dr Suryana MSi, Prof Dr Hj Tati Narawati SSen MHum, Prof Dr Cecep Darmawan SPd MSi MH, dan Annisa Octavia Koswara SPd.

Rombongan diterima oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama Wakil Rektor, Majelis Profesor, Anggota Senat, Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Pascasarjana, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Prof Fathur Rokhman saat menerima menyampaikan, Visi UNNES yakni Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Selain itu Prof Fathur juga menyampaikan capaian UNNES diantaranya publikasi Internasional jurnal terindeks Scopus sebanyak 1 jurnal, terakreditasi nasional (9 jurnal), terindeks DOAJ (83 jurnal terbanyak di Indonesia), terindeks Google Scholar (119 jurnal), dan Artikel terindeks Scopus (319 artikel).

Prof Fathur berharap silaturahmi seperti ini mudah mudahan bisa membawa kebaikan kedua lembaga.

Ketua rombongan Prof Fuad Abdul Hamied MA PhD menyampaikan, sebetulnya apa yang akan ditanyakan itu sudah ditayangkan semua oleh Pak Rektor UNNES tadi. Prestasi capaian UNNES sangat baik dan perlu dicontoh. Diantaranya Guru Besar berbasis masalah bergeser menjadi Guru Besar berbasis solusi, inovasi, dan prestasi.

Setelah itu, kemudian dilanjutkan tanya jawab diantaranya tentang bagaimana caranya mencari orang yang bisa mengelola jurnal dengan baik, konsep pelaksanaan konservasi, aturan intensif riset, Prof Goes to School, kiat-kiat kinerja akselerasi Profesor, remunerasi, konservasi seni.


Penulis: Sihono Dibaca : 553 kali

Mahasiswa Arsitektur UNNES Pamerkan Hasil KKL Luar dan Dalam Negeri

Kamis, 7 Desember 2017 | 8:36 WIB


Mahasiswa Arsitektur UNNES Pamerkan Hasil KKL Luar dan Dalam Negeri

Sebanyak 47 mahasiswa program studi (Prodi) Arsitektur angkatan 2014 Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) selama tiga hari mulai Rabu-Jumat (6-8/12/2017) di halaman gedung Kewirausahaan (KWU) UNNES melakukan Pameran Hasil Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 2017 Luar dan Dalam Negeri.

Ketua panita Isna Fitriantika menyampaikan, kegiatan pameran ini dibagi menjadi dua kelompok yakni hasil KKL di luar negeri (Singapore, Malaka Malaysia) dan Dalam Negeri (Sumba di Desa Ratenggaro NTT dan Bali).

Karya yang dipamerkan diantaranya buku laporan, pemetakan negara/wilayah, foto dokumen, video, maket bangunan, panel-panel gedung, sketsa kawasan dan lingkungan fisik.

Dekan FT Dr Nur Qudus memyampaikan, pamerah ini hasil karya mahasiswa dalam memepelajari baik itu kebudayaan, model arsitektur, dan tata kelola lingkungan saat melakukan KKL di Singapore, Malaysia, Sumba NTT, dan Bali.

Kemudian, hasilnya dipamerkan supaya masyarakat bisa tahu hasil KKL, kebanyakan saat melakukan KKL itu hanya membuat buku laporan dan disimpan di almari. Mahasiswa proidi Arsitektur FT ini sudah mempunyai tradisi ketika selesai KKL terus menyelenggarakan pameran hasil KKL nya.


Penulis: Sihono Dibaca : 369 kali

UNNES Dapatkan 3 Penghargaan pada Malam Anugerah Kemahasiswaan 2017

Kamis, 7 Desember 2017 | 6:22 WIB


UNNES Dapatkan 3 Penghargaan pada Malam Anugerah Kemahasiswaan 2017

Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi segala bentuk kegiatan Bidang Kemahasiswaan di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk terus berkarya dalam penalaran, kreativitas, minat, bakat, serta mental spiritual mahasiswa, Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan “Malam Anugerah Kemahasiswaan Tahun 2017”, bertempat di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (6/12).

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyampaikan, peningkatan kualitas mahasiswa bukan hanya melalui kegiatan akademik atau pembelajaran di kelas saja, tetapi perlu melalui kegiatan lain seperti pembentukan kemampuan ‘soft skills’ yang dapat dikemas melalui kegiatan kemahasiswaan.

“Ini yang menjadikan kegiatan kemahasiswaan memiliki posisi strategis dalam pembentukan SDM Indonesia di masa mendatang. Kemampuan intelektual yang baik, harus didukung oleh kemampuan soft skills yang baik juga. Bekali mahasiswa untuk menghadapi era milenial seperti sekarang ini,” pesan Nasir.

Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad juga mengatakan betapa pentingnya kegiatan kemahasiswaan dalam menghadapi problematik di abad 21 ini, membentuk kemampuan dalam menguasai sains dan humaniora kemahasiswaan harus terus digalakkan.

“Kita memang telah mempunyai inovasi, sains, dan teknologi, tetapi tanpa dibarengi dengan kegiatan kemahasiswaan yang baik, kita kurang siap untuk memenangkan persaingan di era milenial ini. Mahasiswa harus terus terlatih dan melakukan kolaborasi dengan kegiatan kemahasiswaan yang ada,” tutur Dirjen Intan.

Pada acara ini, turut hadir sebanyak 189 peserta yang terdiri dari Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Bidang Kemahasiswaan, Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Bidang Kemahasiswaan, Penerima Penghargaan, dan Sekretaris Pelaksana Kopertis I-XIV seluruh Indonesia.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Bambang BR bangga dapat memperoleh 3 penghargaan.

Ia menyampaikan, ketiga penghargaan ini merupakan kerja bersama antara pimpinan, pengelola dan mahasiswa. Semoga ini dapat menjadi pemicu mahasiswa UNNES untuk lebih berprestasi dan berkarakter ditahun internasionalisasi.

Berikut para pemenang penghargaan Penganugerahan Bidang Kemahasiswaan Tahun 2017 dalam beberapa kategori, antara lain;

1) Pemenang Kategori Pelaksana Kegiatan Kemahasiswaan;
– Kontes Robot Indonesia (KRI), Universitas Pendidikan Indonesia
– Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN), Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang
– Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Universitas Muslim Indonesia, Makassar
– Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), Universitas Hasanuddin
– Sukan Malaysia Indonesia (SUKMALINDO), Universitas Negeri Semarang
– EXPO Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia, Politeknik Negeri Pontianak
– National University Debate Championship (NUDC), Universitas PGRI Semarang
– Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE), Institut Teknologi Sepeluh Nopember
– Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember
– Pagelaran Mahasiswa Nasional Bid. TIK (GEMASTIK), Universitas Indonesia
– KKN Kebangsaan, Universitas Negeri Gorontalo.

2) Pemenang Kategori Prestasi Kegiatan Internasional;
– Juara Umum Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)
– Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
– Universitas Muhammadiyah Malang
– Peraih First Prize pada Ajang IMC
– Universitas Pelita Harapan
– Peraih Medali Universiade
– Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
– Universitas Negeri Semarang
– Universiatas Negeri Medan

3) Pemenang Pengelola Bidikmisi Terbaik;
– Terbaik I, Universitas Negeri Semarang
– Terbaik II, Universitas Andalas
– Terbaik III, Universitas Malikussaleh

4) Pemenang Pusat Karir Terbaik;
– Universitas Indonesia
– Universitas Airlangga

5) Kategori Punggawa Kemahasiswaan Purna Bhakti (Tahun 2015-2017);
– Dr. Senawi

6) Kategori Lifetime Achievement Bidang Kemahasiswaan;
– Dr. Rudolf W. Matindas
– Dr. Suko Harjono

7) Kategori Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan Terbaik;
– PT Non Politeknik: Universitas Gadjah Mada
– PT Politeknik: Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

8) dan Kategori Lembaga Donor dan Mitra;
– Tanoto Foundation
– OSC Metro TV
– Panasonic
– Pertamina
– Lippo Group
– Mandiri
– BRI
– BNI
– BTN
– BCA
– Yayasan Orbit
– Baznas
– Dompet Dhuafa
– FDR
– Shell
– XL Center
– KONI Pusat


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 2.944 kali

Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Studi Banding ke UNNES

Rabu, 6 Desember 2017 | 13:17 WIB


Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Studi Banding ke UNNES

Dalam upaya peningkatan sistem pendidikan tinggi di bidang transportasi darat yang sesuai dengan tuntutan pasar dan kemajuan teknologi serta pembentukan karakter sumber daya manusia (SDM), maka Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melakukan Studi Banding ke Universitas Negeri Semarang (UNNES). Sebab UNNES sudah tidak diragukan lagi dan berpengalaman dalam bidang standar pendidikan mengajar.

Wakil Direktur 1 Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Ir Herman M Kaharmen MSc menyampaikan itu saat melalukan studi banding di UNNES, Rabu (6/12/2017) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Ir Herman M Kaharmen MSc bersama 24 orang terdiri atas 6 Tim yakni Pusbang Darat, BPPTD Bali, BPPTD Palembang, API Madiun, PKTJ Tegal dan STTD Bekasi.

Untuk itu, kami serombongan ingin belajar banyak dari UNNES tentang standar penilaian pembelajaran dan pedoman penugasan dosen.

Rombongan diterima oleh Kepala Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK) Drs Sutikno MSi didampingi Ka BPK Heri Kismaryono MM, Ka BAKK Deddy Rustiono MSi, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Drs Sutikno MSi menyampaikan selamat datang di UNNES kampus konservasi, dengan visi Universitas Berwawsan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Pada kurikulum pun juga ada mata kuliah konservasi.

UNNES sudah akreditasi ‘Unggul’ (A) mempunyai delapan fakultas dan Pascasarjana, sudah Satuan kerja (Satker) Badan Layanan Umum (BLU) sejak awal 2009, kemudian menerapkan model remunerasi 2014.

Setelah penerimaan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi diantaranya jalur penerimaan mahasiswa baru, beban kerja dosen, prosedur perekrutan seleksi pengangkatan dan pemberhentian dosen, penetapan dan penugasan dosen serta asistennya setiap semester.


Penulis: Sihono Dibaca : 40.899 kali

Buka “Gebyar Jawa”, Dekan FBS Ajak Mahasiswa Jaga Jati Diri lewat Budaya

Rabu, 6 Desember 2017 | 12:35 WIB


Buka “Gebyar Jawa”, Dekan FBS Ajak Mahasiswa Jaga Jati Diri lewat Budaya

Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam tajuk “Gebyar Jawa 2017” di Kampung Budaya, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Rabu, 6 Desember 2017.

Dekan FBS Prof Agus Nuryatin MHum yang membuka kegiatan tersebut mengajak mahasiswa untuk terus menjaga jati diri melalui kebudayaan. Dalam budaya Jawa, misalnya, ada banyak ungkapan yang bisa menjadi pegangan pada zaman global. “Misalnya, aja adigang adigung adiguna, aja rumangsa bisa nanging bisa rumangsa, bisa dihayati untuk menjadi pengingat kita menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Gebyar Jawa 2017 diikuti ratusan peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Selain Dekan, hadir pula dalam kesempatan itu Wakil Dekan III Syahrul Syah Sinaga. Acara yang digelar dalam rangka memperingati ulang tahun Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun.

Dekan juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan dan menggali kembali kekayaan budaya, termasuk budaya pesisir. Sebab, budaya pesisir juga memberi sumbangsih penting bagi perkembangan kebudayaan secara global. Di dalamnya, terdapat percampuran budaya yang dibawa para pendatang yang relatif lebih heterogen ketimbang budaya pedalaman atau keraton.

Sejumlah kegiatan itu antara lain, kirab budaya yang dimulai sekitar pukul 08.00 dari gedung B8 FBS mengelilingi kampus, pementasan kesenian, dan dhuta sinjang yaitu peragaan busana dengan bahan dasar batik. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan masih berlangsung di Kampung Budaya.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 266 kali

CEO Waroeng Spesial Sambal Indonesia Tumbuhkan Semangat Wirausaha Mahasiswa Psikologi

Rabu, 6 Desember 2017 | 7:42 WIB


CEO Waroeng Spesial Sambal Indonesia Tumbuhkan Semangat Wirausaha Mahasiswa Psikologi

Jurusan Psikologi mengadakan seminar yg diikuti sebanyak 140 mahasiswa dengan tema “Peluang, Tantangan, dan Hambatan Kaum Muda Dalam Berwirausaha”. Mengundang pembicara berpengalaman Yoyok Hery Wahyono, CEO Waroeng Spesial Sambal (SS), (2/12) di Gedung Dekanat Lantai 3 Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Di awal penyampaian materi, Yoyok menekankan bahwa ada beberapa hal yang mungkin tidak sama dengan teori yang diberikan pada mata kuliah Kewirausahaan, “Karena dalam berwirausaha kita harus menjadi diri sendiri, cara kerja Yoyok berbeda dengan Bill Gates, Mark Zuckerberg, Yoyok ya Yoyok. Namun, dalam perjalanannya ada inspirasi-inspirasi yang didapat dari tokoh-tokoh tadi.”

Hal ini sejalan dengan sambutan dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan Jurusan Psikologi sekaligus yg menjadi moderator, Stanislaus Sugiyarta, “Harapannya semakin banyak wirausaha-wirausaha muda yang tumbuh dan ulet setelah adanya seminar ini.”

Sekarang Waroeng SS sudah berjalan dengan jumlah 79 cabang yang tersebar di 42 kota di pulau Jawa dan Bali dan total karyawan kurang lebih 3.478 orang.

Mahasiswa sangat antusias akan seminar tersebut ditunjukkan dengan banyaknya tepuk tangan, serta banjir pertanyaan yg diajukan. Masing-masing peserta diberi sertifikat yang akan memperkaya isian SiBima dan Myunnes. Di akhir acara pihak SS memberikan voucher untuk bersantap di waroeng SS.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 247 kali

Antusiasme Siswa di Jedah Kejar Impian Kuliah di UNNES

Selasa, 5 Desember 2017 | 10:47 WIB


Antusiasme Siswa di Jedah Kejar Impian Kuliah di UNNES

Puluhan siswa Sekolah Indonesia Jedah (SIJ) memanfaatkan swafoto bareng Pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang sedang mengadakan program Professors Go to School antarbangsa, Senin (4/12) di Jedah Kerajaan Arab Saudi.

Tanpa canggung pimpinan universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini langsung menerima ajakan siswa SIJ berswafoto. Suasana akrab antara pimpinan UNNES dengan siswa SIJ  pun tercipta lewat sebuah swafoto.

Menurut Rektor UNNES Prof Dr  Fathur Rokhman MHum, UNNES semakin menjadi incaran para siswa SIJ yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Mereka terus mencari informasi seputar universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini.

Bahkan, kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Nur Kamilah, siswa SIJ yang mengaku ibunya asal Indonesia dan bapaknya dari Yaman ini minta dicatat namanya agar bisa di terima di UNNES. Nur yang baru hafal Alquran 20 juz dengan Juz Ama ini juga mengaku ingin melihat tanah airnya yang belum pernah ia lihat, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menjawab hal itu, Rektor yang selalu memimpin UNNES dengan gaya dan cara anak muda ini mengatakan, Insya Allah UNNES akan bangga menerima kalian anak-anak bangsa yang lahir di Luar Negeri dan mencintai Indonesia.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 785 kali

FMIPA UNNES Perkuat Kerjasama dengan Graduate School of Education Hiroshima University, Jepang

Selasa, 5 Desember 2017 | 9:08 WIB


FMIPA UNNES Perkuat Kerjasama dengan Graduate School of Education Hiroshima University, Jepang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mencanangkan tahun 2018 sebagai tahun internasionalisasi. Salah satu kebijakan UNNES untuk mewujudkan internasionalisasi yakni pengembangan kerjasama di tingkat regional dan internasional.

Sebagai fakultas yang berkomitmen tinggi dan mendukung penuh perwujudan internasionalisasi UNNES, FMIPA mempererat kerja sama dengan Graduate School of Education Hiroshima University, Jepang. Penandatanganan MoA, Jumat (1/12/2017) di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Kegiatan penandatanganan MoA ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan konsorsium pendidikan inklusi Indonesia yang dihadiri oleh perwakilan UNNES, UNP, UPI, UNS, UNINUS, P4TK TK dan PLB, UNIMA, UNJ, dan UKM Malaysia.

Dalam kesempatan ini, Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri MSi Akt hadir bersama Prof Dr Ani Rusilowati MPd selaku peneliti bidang pendidikan sain sinklusi dan Fidia Fibriana MSc selaku tim kerjasama internasional UNNES.

Prof Dr Zaenuri, penandatanganan MoA dengan Hiroshima University ini akan mampu mewujudkan nawa target tahun internasionalisasi UNNES yakni peningkatan jumlah mahasiswa asing, mobilitas dosen dan mahasiswa, serta yang paling utama adalah riset dan publikasi internasional dengan pihak Hiroshima University Jepang.

Sebelumnya, diskusi dan penyusunan draft MoA telah dirintis melalui dua kali expert meeting dan satu kali teleconference dengan pihak Hiroshima University, Jepang.

Kegiatan penandatanganan MoA ini merupakan agenda penting untuk mempererat kerja sama antara kedua pihak kejenjang yang lebih tinggi yaitu penandatangananMoU U to U pada tahun 2018.

Isi dari MoA antara FMIPA UNNES dengan Graduate School of Education, Hiroshima University antara lain di bidang penelitian, pertukaran staf peneliti dan staf pengajar, pertukaran mahasiswa, pertukaran informasi akademik dan publikasi bersama, serta kolaborasi dalam konferensi akademik dan kegiatan akademik yang lain.

Sore harinya, dilanjutkan kegiatan expert seminar menampilkan presentasi materi oleh Prof Norimune Kawai dan Prof Kazuhiro Kusahara (Hiroshima University), Dr Sunardi MPd (UPI), dan Dr Mohdmokhtar Tahardari (UKM Malaysia).

Hari kedua, Sabtu (2/12/2017) Seminar sesi panel International Conference on Special Education Needs (ICSEN) Prof Kawai menjadi keynote speaker bersama dengan Kak Seto (Psikolog anak), dan Dr Safani Bari (Chairman SEAMEO SEN).

Setelah seminar selesai, konsorsium peneliti kembali mengadakan pertemuan singkat membahas tentang action plan, rencana penelitian dan tindak lanjut kerja sama, serta pembahasan tentang penandatanganan MoU yang akan dihadiri president/ rektor masing-masing universitas 2018 mendatang.


Penulis: Sihono Dibaca : 350 kali

UNNES Adakan Professors Go to School di Jeddah

Senin, 4 Desember 2017 | 16:50 WIB


UNNES Adakan Professors Go to School di Jeddah

Delegasi dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan kesempatan yang luar biasa untuk bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah (KJRI Jeddah) pada Senin (4/11). Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Jeddah, Mohamad Hery Saripudin mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada delegasi UNNES. Menurut beliau, KJRI Jeddah merupakan KJRI yang istimewa. KJRI Jeddah adalah laboratorium diplomasi pelayanan warga negara Indonesia. Salah satu pelayanan yang unik adalah permasalahan umroh dan haji. Banyak kasus-kasus khusus yang harus dihadapi KJRI Jeddah termasuk perlindungan tenaga kerja Indonesia baik yang legal maupun ilegal. Selain itu, KJRI Jeddah juga menyelenggarakan sekolah Indonesia di Jeddah. Saat ini, terdapat 1327 siswa yang tengah bersekolah di sekolah Indonesia Jeddah.

Pada kesempatan ini, UNNES mengadakan program Professors Go to School antarbangsa. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, Prof. Dr. Rustono, M.Hum, dan Dr. S. Martono, M.Si berbicara pada sesi motivasi dan pemberian semangat kepada siswa sekolah Indonesia di Jeddah untuk menjadi pemimpin di masa depan. Prof. Dr. Achmad Slamet, M.Si dan Prof. Dr. Tri Joko Raharjo, M.Pd. memberikan materi tentang kurikulum 2013 kepada guru-guru di sekolah Indonesia Jeddah. Kerja sama tersebut diakhiri dengan kuliah umum Rektor UNNES di hadapan perkumpulan mahasiswa Indonesia yang belajar di Jeddah, Mekkah dan sekitarnya.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 448 kali

Belajar Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia, UNNES lakukan Benchmarking Pendidikan ke Finlandia

Senin, 4 Desember 2017 | 11:18 WIB


Belajar Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia, UNNES lakukan Benchmarking Pendidikan ke Finlandia

Dalam rangka studi komparatif sistem pendidikan di Finlandia dan Indonesia, konsorsium tiga perguruan tinggi LPTK di Indonesia: UNNES, UNY, dan UNIMED, melakukan benchmarking model dan sistem pendidikan dari Minggu – Kamis (26/11 – 30/11) di Finlandia.

Dengan fokus pada sistem pendidikan dasar, menengah, dan tinggi di Finlandia benchmarking dilakukan dengan beberapa kegiatan. Program yang dilakukan antara lain, kunjungan ke sekolah training guru di Turku dan Tampere; diskusi dengan ahli Finlandia mengenai sistem pendidikan di Finlandia, manajemen dan sistem organisasi guru di Finlandia, serta kunjungan ke perpustakaan kampus di Tampere; workshop di Universitas Finlandia mengenai temuan dan rekomendasi proyek; dan mengunjungi kedutaan Indonesia di Helsinki.

Dari kegiatan yang dilakukan tersebut, terdapat beberapa hal yang dapat menjadi acuan bagi model pendidikan Indonesia. Model pendidikan Finlandia menganut pembelajaran berbasis fenomena (Phenomena-based Learning) dan penilaian kinerja (Performance Assessment). Hal ini mampu meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak didik, sehingga mereka lebih lebih aktif, kreatif, dan produktif.

Kemudian, terdapat tiga skills utama yang harus dikuasai oleh anak didik, yaitu mathematic, reading, dan writing skills. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas SDM guru serta kompetensi konten dan pedagogik, sistem pendidikan di Finlandia telah menetapkan kriteria guru kelas itu harus bergelar master.

Pendidikan di Finlandia mempunyai siklus yang menggambarkan grand design model pendidikan berkualitas yang berorientasi pada pembangunan bangsa yang kuat melalui pendidikan yang dikenal dengan Quality Circle of Education. Model tersebut memiliki lima aspek penting, yakni: Quality of Teachers (kualitas guru); Quality of Learning (kualitas pembelajaran); Improve skill in mathematic, reading, and writing (peningkatan keterampilan pada matematika, membaca, dan menulis); More skillful young citizens for working life (peningkatan sumber daya manusia terampil untuk dunia kerja); dan Success of nation (kesuksesan negara).
Kontributor: Dr. Rudi Hartono, S.S., M.Pd.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 324 kali

Paduan Suara Mahasiswa UNNES Raih 2 Gold Award dan Best Conductor di Hainan, China

Senin, 4 Desember 2017 | 10:30 WIB


Paduan Suara Mahasiswa UNNES Raih 2 Gold Award dan Best Conductor di Hainan, China

Paduan Suara Mahasiswa Voice of Conservation Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih 2 Gold Award di ajang bergengsi Internasional dalam kategori mixed choir dan popular.

Selain perahihan itu juga meraih Best Conductor, Jumat (24/11/2017) di Hainan Center for the Perfoming Arts, China.

Koordinator event, Victo Oktavian Pamungkas saat melapor ke Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR3) UNNES Dr Bambang BR menyampaikan, tim paduan suara terdiri atas 37 Mahasiswa membawakan 9 lagu diantaranya Gelung Prade, Ulan Andung-Andung, Endahe Saduluran (dinyanyikan dengan bahasa mandarin), dan Pelangi Nusantara (medley 9 lagu dari sabang sampai merauke), Senin(4/12/2017) di Rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Victo menjelaskan Paduan Suara Mahasiswa UNNES Voice of Conservation bersaing melawan 11 Negara yakni Amerika,Rusia, New Zealand, Australia, Canada, Pakistan, Jepang, Malaysia, China, dan Indonesia.

WR 3 Dr Bambang BR menyampaikan apresiasi atas berhasilnya meraih prestasi gemilang di ajang Internasional Choir Festival di Hainan, China.

“Ini merupakan prestasi Mahasiswa UNNES yang luar biasa,” kata Dr Bambang BR.

Peraihan prestasi paduan suara di tingkat Internasional (China) ini turut melambungan nama UNNES di kancah Internasional sehingga UNNES bisa bersanding dan sejajar dengan universitas tingkat internasional lain.

Dr Bambang BR berharap prestasi luar biasa seperti ini harap bisa dipertahankan pada tahun-tahun mendatang di kancah Internasional di negara-negara lainnya.


Penulis: Sihono Dibaca : 342 kali

Prodi Teknik Mesin S1 UNNES Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Senin, 4 Desember 2017 | 9:11 WIB


Prodi Teknik Mesin S1 UNNES Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Program Studi (Prodi) Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) divisitasi asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Dua Asesor BAN PT itu yakni Prof Dr Ir Jamasri dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan Prof Dr Ing Ir I Made Londen Balan MEng dari Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Kedua Asesor tersebut diterima oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR didampingi Dekan FT Dr Nur Qudus MT, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Ir I Made Sudana MPd IPM, Ketua Jurusan Tenik Mesin Rusiyanto SPd MT, Koordinator Prodi Samsudin Anis ST MT PhD, dan Ketua Badan Penjaminan Mutu Agung Yulianto SPd MSi, Senin (4/12/2017).

Dr Bambang BR menyampaikan maaf karena Rektor Prof Dr Fathur Rokhman NHum bersama pimpinan lainnya sedang ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan sehingga tidak bisa menerima secara langsung.

Bambang BR menyampaikan, UNNES ini sudah terakreditasi ‘Unggul’, untuk itu Prodi yang divisitasi ini sebaiknya juga ‘Unggul’ sehingga antara prodi universitas dengan Prodi Teknik Mesin S1 sejajar.


Penulis: Sihono Dibaca : 250 kali

Ziarahi Jabal Rahmah, Rektor Doakan Mahasiswa UNNES

Minggu, 3 Desember 2017 | 23:47 WIB


Ziarahi Jabal Rahmah, Rektor Doakan Mahasiswa UNNES

Hari Minggu (3/12) pukul 10.00 waktu Mekah, delegasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan kesempatan berziarah ke Jabal Rahmah di Padang Arafah. Jabal Rahmah merupakan situs penting peninggalan Islam sebagai bukit tempat bertemunya Adam dan Hawa untuk pertama kalinya setelah diturunkan ke bumi. Jabal Rahmah memiliki makna harfiah ‘Gunung Cinta Kasih’ merupakan salah satu tempat paling dijabah untuk memanjatkan doa. Oleh karena itu, Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, diikuti oleh pimpinan lain, menyampaikan doa yang setulus-tulusnya untuk seluruh mahasiswa UNNES.

Doa tersebut berisi sebuah permohonan yang tulus agar seluruh mahasiswa UNNES sukses meraih prestasi dan karakter mulia. Salah satu kelebihan situs Jabal Rahmah ini adalah kelebihannya sebagai tempat khusus untuk berdoa mendapatkan pasangan hidup yang baik. Dengan demikian, Rektor UNNES juga memanjatkan doa untuk seluruh mahasiswa UNNES agar mendapatkan jodoh yang baik. Amin.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 321 kali

Percepat Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Publikasi Internasional, Jurusan Matematika UNNES Selenggarakan Workshop

Jumat, 1 Desember 2017 | 13:50 WIB


Percepat Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Publikasi Internasional, Jurusan Matematika UNNES Selenggarakan Workshop

Dalam rangka Program World Class Professor SKEMA B tahun 2017, Jurusan Matematika Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan beberapa workshop guna meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi internasional (16-30/11), Ruang Seminar Gedung D10 FMIPA UNNES Kampus Sekaran.

Selain menghadirkan pembicara dari Universitas Negeri Semarang, workshop ini juga menghadirkan pembicara utama dari Huanggang Normal Unversity China yaitu Professor Jin Peng PhD dan beberapa pembicara lain dari Universitas Diponegoro dan Universitas Indonesia.

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES Profesor Dr Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan bahwa program World Class Professor (WCP) ini diinisiasi oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Selama tahun 2017 WCP sudah dilaksanakan di FMIPA sebanyak tiga kali yaitu di jurusan Kimia, Biologi dan Matematika. Prof. Zaenuri juga berharap melalui program ini, mahasiswa maupun dosen dapat lebih produktif untuk membuat publikasi internasional.

Dalam beberapa presentasinya, Prof Jin Peng menyampaikan bagaimana membuat artikel yang baik dan bagaimana memulai untuk membuat artikel. Prof Jin Peng juga berharap melalui kegiatan ini akan hadir journal-journal internasional yang dapat memberikan manfaat guna kemajuan ilmu pengetahuan.

Total ada empat workshop yang sudah dilaksanakan, yaitu workshop pertama bertajuk “Strategi dalam Menghadapi Akreditasi AUN-QA”, Rabu (16/11), workshop kedua bertajuk “Academic Writing Untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi”, Kamis(23/11), Workshop ketiga bertajuk “Perkembangan Penelitian Teori Himpunan Fuzzy, Teori Uncertainty, dan Aplikasinya”, Selasa (28/11) dan yang terakhir bertajuk “Menejemen Pengelolaan Jurnal”, Kamis (30/11). (Ryan, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 50 kali

HCMC University of Education Vietnam Undang Dosen dan Mahasiswa FIK UNNES Jadi Dosen Tamu dan Ikuti Sit-in

Jumat, 1 Desember 2017 | 9:17 WIB


HCMC University of Education Vietnam Undang Dosen dan Mahasiswa FIK UNNES Jadi Dosen Tamu dan Ikuti Sit-in

Dekan Department of Physical Education, HO CHI Minh City (HCMC) University of Education Vietnam, Madame Lê Hăng segera mengundang para dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengajar selama beberapa minggu.

Hal tersebut disampaikan saat 4 dosen FIK UNNES menjadi dosen tamu di HCMC University of Education, Kamis, (30/11). Disebutkan pula, universitas ternama di Vietnsm itu juga membuka kesempatan bagi mahasiswa FIK UNNES untuk sit-in di kampusnya selama 2 bulan.

Dekan FIK UNNES Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd mengungkapkan, UNNES menyambut baik tawaran dari HCMC University of Education Vietnam. Diharapkan program yang sudah direncanakan kedua belah pihak dapat berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, Prof Tandiyo menuturkan, UNNES akan terus mempererat kerja sama denga universitas di Vietnam yang sudah terjalin sejak 2012. Ke depan, intensitas dan kualitas kerjasama yang setara dan saling menguntungkan akan ditingkatkan

Empat dosen FIK UNNES yang menjadi dosen tamu di HCMC University of Education Vietnam adalah, Prof Tandiyo yang berbagi pengetahuan tentang Kedudukan pendidikan jasmani dalam sistem pendidikan, Dr Heny Setyawati, psikologi olahraga, Dr Setya Rahayu, penelitian keolahragaan, dan Fatona Suraya MPd tentang jurnalistik olahraga. 


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 220 kali

Kado Istimewa Dies Natalis ke 10, UPS FH UNNES Juarai Kompetisi Peradilan Semu se Indonesia

Kamis, 30 November 2017 | 15:59 WIB


Kado Istimewa Dies Natalis ke 10, UPS FH UNNES Juarai Kompetisi Peradilan Semu se Indonesia

Tim unit peradilan semu Fakultas Hukum (UPS FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menorehkan prestasi gemilang dalam kompetisi peradilan semu Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), di kampus FH Universitas Padjadjaran, Senin sampai Kamis (27–30/11). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pada kompetisi yang diselenggarakan dalam rangka hari ulang tahun BANI ke-40 ini,  tim UPS FH UNNES yang beranggotakan Muhamad bahtiyar, Afada hauna, Sofyan, Eka chandra yuliana, dan Nur muhammad ibrahim berhasil meraih juara 1 setelah menyisihkan Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai juara 2 dan Universitas Gajah Mada (UGM) juara 3.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH UNNES Tri Sulistiyono SH MH mengatakan, perolehan ini tentu saja melalui proses panjang pembinaan yang terprogram, intensif, berlanjut dan berkesinambungan. Capaian ini, tambah Tri, merupakan kado istimewa dies natalis FH UNNES ke10. Apalagi berhasil mengungguli tim dari perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti UI, UII, UNHAS, UGM, Trisakti, UNSRI, UNPAR, dan Universitas Langlangbuana. Namun bukan berarti berpuas diri atas capaian tersebut. Justru akan menjadi evaluasi untuk persiapan pertandingan pada tahun berikutnya.

Dekan FH Unnes Dr Rodiyah SPd SH Msi mengapresiasi capaian gemilang ini. Rodiyah mengungkapkan, ajang ini bukan hanya sebagai uji kemampuan berargumentasi tapi juga sebagai bekal bagi mahasiswa berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara. Termasuk mendorong mahasiswa untuk menjadi sarjana hukum yang tangguh dan cendekiawan.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 547 kali

Fakultas Hukum UNNES Bentuk 8 Klinik Hukum

Kamis, 30 November 2017 | 14:16 WIB


Fakultas Hukum UNNES Bentuk 8 Klinik Hukum

Fakultas Hukum sebagai Fakultas Hukum kedelapan Universitas Negeri Semarang (UNNES) berdiri 30 November 2007 telah genap berumur 10 tahun. Tahun 2017 sebagai tahun reputasi lembaga, Fakultas Hukum membangun dan mengembangkan reputasinya di bidang akademik. Hal ini ditandai dengan dengan dibentuknya program Klinik Hukum.

Dekan Fakultas Hukum UNNES Dr Rodiyah SPd SH MSi meyampaikan itu saat membuka Dies Natalis ke-10 Fakultas Hukum, Rabu (30/11/2017) di dekanat Fakultas Hukum UNNES kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Rodiyah menjelaskan kedelapan Klinik Hukum itu yakni Klinik Hukum dan Pusat Kajian Pendidikan Anti Korupsi, Klinik Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak, Klinik Hukum Lingkungan, Klinik Hukum Pertanahan, Hukum Kekayaan Intelektual.

Kemudian, Klinik Hukum dan Advokasi Hak Asasi Manusia, Hukum Ketatanegaraan, dan Klinik Hukum Perencanaan Perundang-undangan.

Dengan dibentuknya klinik hukum ini mahasiswa dapat mempelajari cara memecahkan masalah dengan menggunakan pengetahuan hukum yang telah diperolehnya selamaperkuliahan. Dengan pengalaman yang diperoleh melalui program ini akan meningkatkan kepekaan para mahasiswa dalam menerapkan hukum terhadap masalah yang terjadi di masyarakat.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat dan sukses untuk FH melalui pesan video dari Arab Saudi. Di usia yang masih relatih muda ini, FH sudah menorehkan prestasinya baik nasional maupun internasional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR mewakili Rektor UNNES menyampaikan, Fakultas Hukum sudah membangun dan mengembangkan reputasinya di bidang akademik ditambah lagi pendidikan karakter. Dengan berkarekter mahasiswa mencintai kedua orang tuanya akhirny a lulus tepat waktu.

Kegiatan diakhiri orasi ilmiah oleh Dr Ali Masyhar SH MH dengan judul Menghilirkan Ilmu Hukum (Pidana) Berketuhanan.


Penulis: Sihono Dibaca : 316 kali

Satu Dosen dan Tiga Tendik UNNES Purnatugas

Kamis, 30 November 2017 | 11:49 WIB


Satu Dosen dan Tiga Tendik UNNES Purnatugas

Dosen Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Dr Ketut Sudarma MM mengakhiri karier sebagai dosen. Ia purna tugas pada Kamis (30/11) setelah mengabdi sebagai dosen sejak 1978.

Ia dilepas oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan (BPK) Drs Heri Kismaryono. Pelepasan Dr Ketut Sudarma dilakukan bersamaan dengan tiga tenaga kependidikan (tendik) yang juga purnatugas, yaitu Nur Ella Listiyani (UPT Perpustakaan), Sudarwati (BUHK), dan Wasido (FIK).

Mewakili Rektor, Heri Kismaryono menyampaikan terima kasih atas dedikasi keempat orang tersebut.


Penulis: Sihono Dibaca : 305 kali

Dalami Kemampuan Diri untuk Persiapan Karier Masa Depan

Rabu, 29 November 2017 | 16:41 WIB


Dalami Kemampuan Diri untuk Persiapan Karier Masa Depan

Pusat Karier dan Bimbingan dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) adakan pelatihan persiapan karir tahap V pada Rabu (29/11) di Gedung LP3 UNNES, Gunungpati, Semarang. Acara yang bertemakan “Knowing Yourselves and Prepare Your Career” ini diikuti oleh kalangan mahasiswa UNNES.

Dalam pembekalan karier kali ini, turut hadir sebagai pembicara ialah dosen Jurusan Pendidikan IPA UNNES Miranita Khusniati dan dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES Siti Nuzuliati.

Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Dr Abdurahman mengapresiasi pelatihan karier ini sebagai bentuk peningkatan kemampuan mahasiswa. Ia berpesan bahwa ketika lulus, para peserta harus bisa berpengaruh di tempat kerjanya. Hal ini karena para mahasiswa tersebut mendapatkan status sebagai cendekia.

Masuk ke dalam materi, pembicara sesi pertama, Siti Nuzuliati, memberikan materi mengenai sukses dalam karir. Materi yang ia berikan berfokus pada pengenalan pribadi mahasiswa untuk menjadi individu yang unggul dalam dunia kerja.

Tujuan dari pemberian materi ini adalah untuk memberikan mahasiswa gambaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan kepribadian yang mumpuni sesuai kebutuhan di dunia kerja.

Kemudian, materi dilanjutkan dengan presentasi dari Miranita mengenai persiapan karier mahasiswa. Miranita menjelaskan bahwa mahasiswa harus memiliki planning ketika mereka lulus. Planning tersebut akan memberikan gambaran bagi mahasiswa untuk meningkatkan karir sesuai yang mereka inginkan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 227 kali

Dosen UNNES Kembangkan Inovasi Energi Terbarukan

Rabu, 29 November 2017 | 13:09 WIB


Dosen UNNES Kembangkan Inovasi Energi Terbarukan

Dua dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengembangkan inovasi energi terbarukan melalui program Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) KemenristekDikti 2017.

Mereka Much Aziz Muslim SKom MKom dan Budi Prasetiyo SSi MKom dengan judul “Inovasi Smart Solar Home System dengan Teknologi Grid Charging untuk mendukung konservasi energi”.

Much Aziz dan Budi Prasetiyo mengatakan, alat ini merupakan solar control dengan teknologi smart grid battery charging control dengan menggunakan tiga baterai, mempunyai tiga fungsi yakni Smart charging, Overcharging control, dan Charging monitor.

Dia menjelaskan, Smart charging yaitu alat ini mampu memilih baterai yang levelnya paling rendah untuk dilakukan pengisian, kemudian Overcharging control menghentikan pengisian baterai jika sudah kondisi penuh sehingga dapat mengoptimalkan umur baterai, dan Charging monitor yakni mampu memonitoring pengisian baterai via layar LED.

Ini masih program pengembangan inovasi akan diterapkan untuk perusahaan listrik tenaga surya baik untuk industri maupun sekala rumah tangga.

Jika diterapkan di kampus UNNES ini sangat cocok sekali untuk inovasi energi karena UNNES merupakan universitaskonservasi mengurangi penggunaan energi yang bersum berdari listrik PLN digantikan dengan tenaga matahari.


Penulis: Sihono Dibaca : 358 kali

Rapim FMIPA UNNES 2017: Evaluasi Kegiatan di Tahun Reputasi, Mantapkan Program di Tahun Internasionalisasi

Rabu, 29 November 2017 | 11:00 WIB


Rapim FMIPA UNNES 2017: Evaluasi Kegiatan di Tahun Reputasi, Mantapkan Program di Tahun Internasionalisasi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES telah menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) di Hotel The Atrium Yogyakarta, 24-26 November 2017.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR 2) Dr S Martono mewakili Rektor, diikuti dekan, wakil dekan, kajur, sesjur, kaprodi, kalab, anggota senat, kabag, dan kasubag.

Dr S Martono saat membuka kegiatan menegaskan Nawa Target di Tahun Internasionalisasi (2018) UNNES yakni Rangking dan Rating Internasional, Akreditasi Internasional, Kelas/Rombel Internasional, Mahasiswa Asing/Internasional.

Kemudian, Mobilitas Internasional Dosen dan Mahasiswa, Riset dan Publikasi Internasional, Buku Internasional, Reputasi dan Prestasi Internasional Mahasiswa, dan Pusat Unggulan Inovasi dan HKI.

Sebelomnya, Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt melaporkan kesiapan fakultas yang dipimpinnya dengan berbagai program di Tahun Internasionalisasi diantara, terkait dengan Riset dan Publikasi Internasional sampai triwulan ketiga 2017 banyaknya publikasi di jurnal internasional terindeks scopus mencapai 78 artikel.

Publikasi di jurnal ini didorong terus meningkat di tahun 2018, karena di tahun 2017 di FMIPA memiliki dua event besar yang potensial yakni ICMSE dan WCP (World Class Professor).

Dari tiga kegiatan WCP, dosen-dosen FMIPA akan mampu menghasilkan joint publication yang terpublikasi di jurnal scopus Q2, bahkan mungkin Q1.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 238 kali

Perkuat Nasionalisme, Ikatan Mahasiswa UNNES Temanggung Selenggarakan Seminar Kebangsaan dan Deklarasi Kesetiaan Terhadap NKRI

Selasa, 28 November 2017 | 19:43 WIB


Perkuat Nasionalisme, Ikatan Mahasiswa UNNES Temanggung Selenggarakan Seminar Kebangsaan dan Deklarasi Kesetiaan Terhadap NKRI

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam organisasi mahasiswa daerah asal Temanggung atau yang lebih dikenal dengan Konservasi Bersenyum menyelenggarakan Seminar Kebangsaan dan Deklarasi Kesetiaan terhadap NKRI pada Sabtu (25/11), bertempat di gedung serba guna KODIM 0706 Temanggung.

Seminar yang bertema “Mewujudkan Pelajar Temanggung yang Berkarakter dengan Semangat Cinta Tanah Air” ini menghadirkan pembicara dari KODIM 0706 Temanggung Letnan Kolonel Arm Yusuf Setiaji MSi (Han), Duta Pariwisata Temanggung Inan Sawitri, Mas Intelegentia Temanggung Ibnu Fajar Prasetyo, dan Mr Teen Jawa Tengah Respresentatif Temanggung Willy Ferdiyanto yang memimpin pembacaan Deklarasi Kesetiaan terhadap NKRI.

Kegiatan yang bertajuk nasionalisme ini, diikuti oleh pelajar SMA/SMK/MA sederajat se Kabupaten Temanggung dan mahasiswa yang berasal dari Temanggung.

Inisiator program Abed Nego Andreanes menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata Mahasiswa UNNES Temanggung atas kepeduliannya terhadap pentingnya semangat nasionalisme bagi pemuda saat ini.

“Seminar Kebangsaan dan Deklarasi Kesetiaan NKRI ini merupakan sebuah harapan dari buramnya generasi masa kini. Harapan itu ada kalau kita mau dan berusaha mewujudkannya,” jelas mahasiswa Fakultas Hukum UNNES tersebut.

Selain menghadirkan narasumber ahli, kegiatan ini juga menghadirkan Alumni Bela Negara Universitas Negeri Semarang dari Fakultas Ilmu Sosial.

Alumni Bela Negara tersebut merupakan wujud nyata dan komitmen UNNES dalam ikut serta membangun generasi muda yang cinta tanah air dan siap memberikan kontribusi pada negara Indonesia.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 572 kali

Mahasiswa KKN UNNES di Kecamatan Brangsong Tanam 5694 Pohon

Selasa, 28 November 2017 | 13:43 WIB


Mahasiswa KKN UNNES di Kecamatan Brangsong Tanam 5694 Pohon

Sebanyak 120 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama masyarakat kecamatan Brangsong menanam pohon sebanyak 5.694.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh pada tanggal 28 November sekaligus menutup program KKN Periode II di daerah tersebut, Selasa (28/11).

Koordinator Mahasiswa Kecamatan Brangsong, Tomihendra Saputra menyampaikan, pohon yang ditanam terdiri atas tanaman keras dan tanaman buah.

Tanaman keras yakni pohon akasia, trembesi, gmelina atau jati putih, dan sengon. Sedangkan untuk tanaman buah yakni sirsak, jambu biji, duwet, dan kelengkeng

Pohon tersebut bantuan dari PT. Rimba Partikel Indonesia sebanyak 5.194 pohon dan 500 pohon dari Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.

Turut menanam Camat Brangsong, Achmad Ircham Chalid SSTP MH, Danramil, Kapolsek, Korcam DPL KKN UNNES kec. Brangsong, masyarakat desa Sidorejo serta siswa SMA NU 05 Brangsong.

Dosen pembimbing sekaligus koordinator lapangan Sandy Arief mengatakan program ini selaras dengan visi UNNES yaitu, Universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. (Ryan, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 425 kali

Silaturahmi dan Doa Bersama, Rektor: Harmoni Kunci Raih Prestasi

Selasa, 28 November 2017 | 12:39 WIB


Silaturahmi dan Doa Bersama, Rektor: Harmoni Kunci Raih Prestasi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Peraihan prestasi itu kuncinya ada pada harmoni yang dibangun antar-civitas akademika.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan hal tersebut saat memberi sambutan Silaturahmi dan Doa Bersama, Selasa (28/11/2017) di Rektorat UNNES kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Hadir Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Rustono, WR II Dr S Martono, WR III Dr Bambang BR, seluruh Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Kepala UPT, dan pejabat lain di lingkungan UNNES.

Prof Fathur juga mengemukakan, dengan banyak perolehan prestasi itu, kita mesti bersyukur dan berdoa agar lebih berprestasi dan berkarakter.

Ia mengatakan, UNNES memperoleh banyak prestasi karena membangun berkarakter dan reputasi. Reputasi sebagai penyalamat bumi dan penyelamat di akhirat nanti. Ini semua bisa tercapai bila dilakukan dengan harmoni. Sebab dengan harmoni menjadi kekuatan untuk berprestasi.


Penulis: Sihono Dibaca : 257 kali

Tim ICHIBOT G-Force UNY Juarai Lomba Robot Tingkat Nasional di UNNES

Selasa, 28 November 2017 | 11:24 WIB


Tim ICHIBOT G-Force UNY Juarai Lomba Robot Tingkat Nasional di UNNES

Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Elektro Fakultas Tenik Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah menyelenggarakan lomba robot tingkat nasional yaitu Robo Line Contest 2017.

Perlombaan berlangsung 18-19 November lalu itu di Gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial UNNES tersebut diikuti 160 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Keluar sebagai juara I tim ICHIBOT G-Force dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 4.000.000, disusul tim Mega Panzer dari Universitas Gajah Mada (UGM) menjadi juara 2 (Rp2.500.000), dan Tim Panzer Ganesha juara 3 (Rp1.500.000), serta Tim dari Bangka Belitung berhasil mendapat Best Design.

Wakil Dekan III FT UNNES Dr Wirawan Sumbodo MT berharap peserta mampu berkompetisi untuk menciptakan robot yang efisien guna menghadapi industri yang kini banyak menggunakan robot.

Acara ini diharapkan dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang mampu mengikuti dan menciptakan robot di era modern ini.


Penulis: Sihono Dibaca : 200 kali

Rektor UNNES, Peneliti dan Pengabdi Harus Memublikasikan di Jurnal Internasional

Senin, 27 November 2017 | 18:28 WIB


Rektor UNNES, Peneliti dan Pengabdi Harus Memublikasikan di Jurnal Internasional

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap kepada seluruh peneliti dan pengabdi UNNES untuk terus menghasilkan luaran yang berkualitas dan mampu memublikasikan dalam jurnal internasional.

Prof Fathur menyampaikan harapan itu saat memonitor seminar hasil penelitian dan pengabdian masyarakat, dan pameran produk unggulan lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) UNNES. Senin (27/11) di Hotel Grasia Semarang.

Profesor Sosiolinguistik ini juga berharap dalam melakukan penelitian harus mempertimbangkan kemanfaatannya bagi masyarakat, karena hasilnya harus memiliki kemanfaatan, termasuk dalam hilirisasi ke dunia industri.

Saat membuka acara, Ketua LP2M UNNES Prof Dr Totok Sumaryanto Florentinus MPd menjelaskan, pada tahun ini penelitian yang didanai berjumlah 116 dan pengabdian masyarakat 130 judul dengan dana dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) UNNES, dan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta kerja sama lainnya.

Pada kegiatan yang akan berlangsung hingga 28 November ini, lanjut Prof Totok, juga dipamerkan beberapa produk hasil calon pengusaha pemula berbasis teknologi, pengusaha pemula berbasis teknologi, dan riset andalan perguruan tinggi dan industri. Kemudian corporate social responsibility mitra UNNES, kuliah kerja nyata, dan pengabdian pada masyarakat hasil binaan LP2M UNNES.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 374 kali

Selenggarakan Semester Antara, UNNES Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

Senin, 27 November 2017 | 17:32 WIB


Selenggarakan Semester Antara, UNNES Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

Universitas Negeri semarang (UNNES) terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa dan pengguna layanan UNNES. Melalui program Semester Antara (SA) yang disosialisasikan pada Senin (27/11), UNNES mendorong mahasiswa untuk dapat lulus tepat waktu.

Sesuai dengan Kalender Akademik UNNES Tahun Akademik 2017/2018 tentang penyelenggaraan Semester Antara Tahun Akademik 2017/2018 yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Rektor Nomor 10018/UN37/SE/2017 tentang Jadwal Penyelenggaraan Semester Antara Tahun Akademik 2017/2018, kegiatan Semester Antara akan dimulai 1 November 2017 diawali dengan penjaringan calon peserta oleh Jurusan/Fakultas.

Penyelenggaraan Semester Antara dalam setahun diselenggarakan satu kali menjelang semester Genap.

“Merujuk pada Peraturan Rektor UNNES Nomor 14 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Semester Antara, mahasiswa setelah semester 3 boleh mengambil mata kuliah semester antara dengan batas maksimal pengambilannya adalah sembilan Sistem Kredit Semester (SKS),” jelas Staf Ahli Rektor Bidang Akademik Dr Eko Handoyo MSi saat memberikan sosialisasi di ruang 405 gedung H Kampus Sekaran UNNES.

Eko menjelaskan penyelenggaraan Semester Antara merupakan upaya UNNES mendorong mahasiswa untuk menyelesaikan studi tepat waktu.

“Semester Antara merupakan usaha UNNES dalam memberikan layanan remediasi  kepada mahasiswa, memberikan pengayaan kepada mahasiswa, mendorong   mahasiswa studi tepat waktu dan membantu mahasiswa untuk mempercepat masa studi, serta meningkatkan prestasi belajar mahasiswa,” ungkap Eko.

Semester Antara, tambah Eko, bagi mahasiswa sifatnya tidak wajib. Sehingga bagi mahasiswa yang mengambil saja yang akan terbebani biaya kuliah Semester Antara. Selain itu, hanya mahasiswa yang tercatat aktif saja yang boleh mengikuti program ini, mahasiswa cuti dan non-aktif tidak diperbolehkan mengambil Semester Antara.

Informasi lebih lanjut tentang Semester Antara, dapat diakses pada laman https://akademik.unnes.ac.id/ atau http://baakk.unnes.ac.id.

 

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 412 kali

Prof Rasdi Ekosiswoyo: Sosok Guru Ideal

Senin, 27 November 2017 | 13:28 WIB


Prof Rasdi Ekosiswoyo: Sosok Guru Ideal

Menjadi guru ideal harus memiliki empat hal yakni mempunyai barang, bisa membikin perencanaan, hebat mengajar, dan bijak dalam menimbang (evaluasi).

Prof Dr Rasdi Ekosiswoyo MSc Rektor ke-4 Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyampaikan itu saat menjadi pembicara pada Sarasehan Pendidikan dalam rangka Hari Guru, Senin (27/11) di Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan dengan tema Sosok Guru Ideal dan Strategi Penyiapannya yang diselenggarakan oleh FIP UNNES diikuti puluhan mahasiswa, dosen, guru, dan pemerhati pendidikan.

Prof Rasdi menjelaskan, menjadi guru ideal harus mempunyai barang artinya, seorang guru harus mempunyai keahlian dibidangnya misalnya guru matematikan, guru kimia, guru fisika.

Kemidian, bisa membikin perencanaan, artinya seorang guru sebelum mengajar harus membuat rencana program pembelajaran. Seorang guru mengajar muridnya tanpa perencanaan bisa menjadi salah satu faktor kesalahan dalam mengajar.

kita semua disebut guru karena punya murid, oleh sebab itu seorang guru harus menyayangi muridnya jangan pilih kasih. Guru yang pilih kasih kepada muridnya namanya guru yang baik. Maka jadilah guru yang cakep sehingga disayangi muridnya.

H Widadi SH Ketua PGRI Jawa Tengah (Jateng) menyampaikan, guru ideal itu ibarat teori “Cermin dan Jendela”. Jika guru mengajar kelasnya gaduh lihatlah cermin, mengapa saat mengajar kok kelasnya menjadi gaduh. Sedangkan ketika guru mengajar sukses bukalah jendela terlihat indahnya alam semesta. Kedua benda tersebut memiliki makna tersendiri sebagai solusi mengajar yang luar biasa.

Hadir pembicara lainnya Drs Gatot Bambang H MPd Kepala Dinas Pendidikan Jateng, dan Mampuono Tomoredjo MPd Sekjen Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jateng.


Penulis: Sihono Dibaca : 261 kali

Pascasarjana UNNES Pacu Internasionalisasi

Senin, 27 November 2017 | 8:14 WIB


Pascasarjana UNNES Pacu Internasionalisasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, menegaskan bahwa internasionalisasi bukanlah suatu hal yang harus ditakutkan. UNNES telah memiliki modal untuk mencapai world class university sesuai dengan masterplan UNNES. Jumlah dosen dan fasilitas yang tersedia dapat menunjang target internasionalisasi UNNES.

Pascasarjana harus mulai berfokus pada output keilmuan mahasiswa sehingga promotor dan dosen pascasarjana mampu mengawal mahasiswanya untuk menulis artikel bereputasi internasional. Pesan tersebut disampaikan di hadapan seluruh pejabat pascasarjana UNNES di gedung Pascasarjana UNNES (27/11).

Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Achmad Slamet, M.Si., mengapresiasi arahan Rektor tentang masa depan UNNES. Pascasarjana telah berbenah diri dan siap berpacu dengan target-target yang telah ditentukan.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 242 kali

Program Studi Pendidikan IPS UNNES Selenggarakan Seminar Nasional Kependidikan

Sabtu, 25 November 2017 | 11:15 WIB


Program Studi Pendidikan IPS UNNES Selenggarakan Seminar Nasional Kependidikan

Program  Studi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Pendidikan, Kamis (23/11) bertempat di Gedung C7 lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Drs Moh. Solehatul Mustofa MA yang didampingi oleh Koordinator Program Studi Pendidikan IPS Arif Purnomo SPd SS MPd dan Ketua Panitia Rudi Salam SPd MPd.

Seminar yang bertema “Isu-isu Mutakhir dalam Pembelajaran IPS” ini, diikuti oleh dosen, peneliti, praktisi pendidikan, dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Rudi Salam SPd MPd menjelaskan latar belakang penyelenggaraan Seminar Nasional Pendidikan tersebut.

“Guru merupakan suatu pekerjaan profesional, yang memerlukan suatu keahlian khusus. Karena keahliannya bersifat khusus, guru memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam kegiatan pembelajaran yang akan menentukan mutu pendidikan suatu satuan pendidikan,” jelas Rudi.

Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), tambahnya, merupakan calon guru IPS yang juga diarahkan memiliki kompetensi  guru IPS. Sebagai calon guru IPS, mereka dituntut untuk memiliki kompetensi penguasaan akan isu-isu mutakhir dalam pembelajaran IPS. Harapnnya dengan penguasaan akan hal tersebut, dapat meningkatkan kompetensi keguruan.

Hadir sebagai narasumber, Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof Zamroni PhD dan Guru Besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Wasino MHum yang dimoderatori oleh Dosen PIPS Khoirul Anwar SPd MPd.

Menurut Prof Zamroni PhD, isu-su mutakhir dalam pembelajaran IPS sangat diperlukan oleh seorang guru IPS.

“Guru IPS bertindak untuk memberikan pencerahan pada diri siswa dalam menghadapi perkembangan masyarakat dan mengajak para siswa untuk membiasakan diri melakukan pengamatan empiris. Hal tersebut, dapat dilakukan secara langsung atas kehidupan masyarakatnya, maupun secara tidak langsung mengamati lewat media massa, khususnya media elektronik. Selanjutnya dengan menghadirkan hasil pengamatan tersebut di ruang-ruang kelas,” jelas Prof Zamroni.

Selain itu, tambahnya, guru PIPS memiliki tanggung jawab untuk membuat siswa merasa perlu memahami dengan benar tentang apa dan bagaimana perkembangan yang terjadi di masyarakat.

“Sehingga dapat kita simpulkan bahwa the primary purpose of social studies is to help young people make informed and reasoned decisions for the public good as citizens of a culturally diverse, democratic society in an interdependent world,” pungkas Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial UNY tersebut.

Kegiatan seminar berjalan dengan lancar dengan diikuti oleh antusias dan sikap proaktif peserta seminar.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 380 kali

Dukung Internasionalisasi UNNES, ERC FIS Selenggarakan International Discussion

Jumat, 24 November 2017 | 19:48 WIB


Dukung Internasionalisasi UNNES, ERC FIS Selenggarakan International Discussion

Kaitannya dengan agama, 95 % penduduk Polandia memeluk agama Katolik. Jadi konflik beragama jarang sekali ditemukan. Beda halnya dengan Indonesia yang memiliki berbagai jenis agama dan aliran kepercayaan. Indonesia sangat berbeda dengan Polandia dalam hal kehidupan keagamaan.

Hal tersebutlah yang dijelaskan oleh mahasiswa asing asal Polandia, Arkadiusz Jan Jodlowski yang tengah menempuh perkuliahan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan skim Darmasiswa saat memandu diskusi dalam kegiatan International Discussion pada Kamis (23/11).

Tak hanya Arkadiusz Jan Jodlowski, kegiatan yang diselenggarakan oleh English and Research Community (ERC) Fakultas Ilmu Sosial ini juga menghadir tiga mahasiswa asing lainnya dari Filipina dan Slovakia.

Hadir sebagai pemantik diskusi, Dosen Jurusan Geografi UNNES Satya Budi Nugraha ST MT MSc dan Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi Asma Luthfi SThI MHum dengan memberikan presentasi tentang isu multikultural, yang dimoderatori oleh Mahasiswa Berprestasi II UNNES 2017 Tubagus Fahmi.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Annisa Maharani menjelaskan terkait topik diskusi yang dipilih dalam International Discussion kali ini.

“Kami mengangkat isu yang terkait dengan multikultural. Isu tersebut tengah hangat dan amat menarik untuk dikaji lebih mendalam. Harapannya, diskusi tak hanya berakhir pada kegiatan ini saja, tapi akan terus berlanjut dan menghasilkan luaran akademik yang dapat menjadi bahan kajian bagi mahasiswa maupun masyarakat umum,” jelas Annisa di tempat kegiatan Ruang Borobudur Gedung Prof Dr Retno Sriningsih Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNNES.

Dosen Pendamping ERC Antari Ayuning Arsi SSos MSi berharap diskusi dapat membuka kepekaan sosial bagi peserta.

“Tema International Discussion kali ini sangat ‘sexy’ untuk menjadi topik diskusi. Diskusi nantinya akan membahas tentang keragaman, dan berbagai macam budaya yang ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem, kebiasaan, cara pandang, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Selain menjadi kegiatan rutin tahunan ERC, tambah Arsi, kegiatan ini merupakan upaya ERC dalam mendukung internasionalisasi UNNES.

“Universitas Negeri Semarang bertekad mewujudkan internasionalisasi universitas pada tahun 2018. Untuk itu, 2018 dicanangkan sebagai tahun internasionalisasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Indonesia, Polandia, Filipina, dan Slovakia dapat bertukar gagasan dan sharing terkait tema yang diangkat,” pungkas Dosen Jurusan Sosiologi dan Antopologi itu.

Diskusi yang berlangsung dengan menggunakan bahasa inggris ini, berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari peserta diskusi. Mereka bersikap proaktif dengan gagasan yang cerdas dan kritis dalam menyikapi isu multikultural.

Sebagai tambahan informasi, International Discussion merupakan rangkaian dari kegiatan ERC Festival. Selain International Discussion, ERC melalui ERC Festival juga menyelenggarakan dua kegiatan lainnya yakni, FIS English Debate Competition, dan Kompetisi Esai Nasional.

Dwi Hermawan (Students Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 1.561 kali

Meriah, Grand Opening KWU Fitness Center FIK to FIT dan Bank BTN

Jumat, 24 November 2017 | 10:10 WIB


Meriah, Grand Opening KWU Fitness Center FIK to FIT dan Bank BTN

Grand Opening KWU Fitness Center FIK to FIT Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Bank BTN di gedung baru Gedung Kewirausahaan (KWU) UNNES meriah.

Pembukaan dimeriahkan dengan senam bersama diikuti 1.500 orang terdiri atas dosen, mahasiswa, karyawan, dan tamu undangan.

Dekan FIK Prof Tandiyo Rahayu melaporkan, mulai hari ini, Jumat (24/11/2017) KWU Fitness Center FIK to FIT dibuka setiap hari mulai Senin dengan Minggu dengan tiga sesi yakni pagi sesi I pukul 08,30, sore sesi II (16.00), dan sesi III (17.00) dengan 21 pelatih.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka menyampaikan, gedung KWU ini untuk bisnis sebagai tambahan income generating lembaga. Untuk itu pengelola pengembang bisnis UNNES bisa memanfaatkan KWU ini sebaik mumgkin.

Ketua Pengembang Bisnis UNNES Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi secara terpisah menambahkan gedung KWU UNNES ini merupakan Center bisnis dan pelayanan untuk seluruh masyarakat berlantai empat.

Lantai 1 sudah penuh ditempati diantaranya ditempati Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes), Samsat Online, Pusat informasi UNNES, Bank BTN, Bistro dan Cafe De’KWU, serta 4 stan pujasera. Lantai 2 FIK to FIT (senam,yoga), dr gigi, Diorama Toko Buku, ATK, dan Marcendais.

Lantai 3 sekolah musik, Fitness, dan seminar center. Sedangkan untuk lantai 4 untuk Dormitory dengan kamar kapsul sehingga harganya terjangkau.


Penulis: Sihono Dibaca : 411 kali

Sukseskan Pemira, BEM DPM dan Tim KPUR UNNES Silaturahmi Rektor

Jumat, 24 November 2017 | 9:59 WIB


Sukseskan Pemira, BEM DPM dan Tim KPUR UNNES Silaturahmi Rektor

Presiden BEM, Ketua DPM, Tim KPUR didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan silaturahmi kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum terkait pelaksanaan Pemilihan Umum Raya (Pemira).

Prof Fathur menyampaikan, Pemira secara online di UNNES ini sudah dilakukan rutin setiap tahun yakni untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Universitas dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).

Untuk itu carilah kekurangannya atau kendalanya apa pada pelaksanaan tahun kemarin untuk dievaluasi supaya pelaksanaan tahun ini lebih baik lagi.

UNNES terus mendorong dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi mahasiswa tahun ini.

Ketua KPUR Julio H menjelaskan, sosialisasi Pemira UNNES ini sudah dilaksanakan diantaranya, 4 November sosialisasi juklak dan juknis, 15-18 November pendaftaran bakal calon Presiden dan Wakil Presiden DPM dan KM, pengumpulan berkas (19-20/11), verivikasi (21-22/11), pengundian dan penetapan nomor urut (22/11), kampanye calon (24-30).

Kemudian, debat di kampus Tegal (24/11), debat di kampus Sekaran (28/11), hari tenang (4/12), dan pelaksanaan pemilihan atau pungutan suara (5/12).


Penulis: Sihono Dibaca : 215 kali

Teguhkan Internasionalisasi, UNNES Bersiap Tingkatkan Kualitas

Kamis, 23 November 2017 | 15:39 WIB


Teguhkan Internasionalisasi, UNNES Bersiap Tingkatkan Kualitas

Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan pertemuan awal dalam rangka melakukan audit mutu internal pada Kamis (23/11) bertempat di Gedung H ruang 405 UNNES Kampus Sekaran.

Dalam pengarahannya, Ketua BPM Agung Yulianto SPd MSi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan standar mutu yang ada di UNNES.

“Hal ini penting, terutama terkait dengan internasionalisasi UNNES nantinya. Kita akan melakukan lompatan yang lebih tinggi untuk standar mutu di UNNES. Kedepan, kita akan berkompetisi dan bersaing dengan perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri, meningkatkan pemeringkatan dan sertifikasi untuk tingkat asia”, jelas Agung.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengemukakan untuk dapat meningkatkan kualitas standar mutu, UNNES dan segala unsur didalamnya perlu berbenah diri seperti penguatan program studi, meningkatkan standar layanan dan mutu UNNES.

“Tak cukup untuk meningkatkan mutu secara kelembagaan. UNNES juga akan terus melakukan penguatan mutu secara kultural diantaranya dengan mengharuskan dosen untuk mengunggah rencana pembelajaran semester dan bahan ajar, memonitoring awal perkuliahan, melaksanakan tugas dengan baik, dan melaksanakan tridarma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat)”, ungkap Rektor.

Kemudian, tambahnya, publikasi ilmiah, pengembangan SDM, layanan prima yakni mahasiswa lulus tepat waktu dan berkarakter, serta kerjasama yang luas.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 262 kali

Mantapkan Standarisasi Layanan Bimbingan Konseling, UIN Walisongo Semarang Kunjungi UNNES

Kamis, 23 November 2017 | 13:14 WIB


Mantapkan Standarisasi Layanan Bimbingan Konseling, UIN Walisongo Semarang Kunjungi UNNES

Pengelola Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan kunjungan Benchmarking ke Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Rombongan terdiri atas 10 orang Kepala Pusat dipimpin oleh Drs Nur Syamsudin MAg selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pengembangan Standar Mahasiswa diterima Ketua LP3 UNNES Dr Abdurrahman MPd dan pejabat terkait dilingkungan UNNES, Selasa (21/11/2017) di Sekaran Gunungpati.

Drs Nur Syamsudin MAg menyampaikan ingin menimba ilmu tentang standarisasi Kelembagaan, Mekanisme, Pola Kerja, Dokumen, dan Instrumen Bimbingan Konseling di UNNES.

Dr Abdurrahman merespon baik apa yang menjadi keinginan dari tim LPM UIN Walisongo yakni tentang standarisasi layanan bimbingan konseling yang sama-sama bisa dimanfaatkan. UNNES siap membantu dan mendampingi proses standarisasi yang sedang dilakukan di lingkungan UIN Walisongo.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi terfokus tentang Kelembagaan, Mekanisme, Pola Kerja dan Dokumen serta Instrumen Bimbingan Konseling di Pusat Pengambangan Karir dan Bimbingan Konseling.

Kepala Pusat Pengambangan Karir dan Bimbingan Konseling UNNES Dr Eko Supraptono MPd didampingi oleh Tim Akademik, Tutor Sebaya, dan mahasiswa PPL Pascasarjana menjelaskan secara detail bahwa pelaksanaan layanan bimbingan konseling telah distandarisasai sebagai proses penjaminan mutu layanan yang bermuara pada pelayanan mahasiswa untuk pencapaian Catur Sukses Mahasiswa, layanan pengentasan masalah akademik dan non akademik mahasiswa, serta optimalisasi peran dosen wali.

Diskusipun berkembang berkaitan saling tukar pengalaman penanganan konseling mahasiswa dengan pendekatan klasik-kontemporer dan pendekatan tasauf religius.


Penulis: Sihono Dibaca : 307 kali

Akan Buka Prodi Kedokteran, UNNES Sambangi UNSOED

Kamis, 23 November 2017 | 7:35 WIB


Akan Buka Prodi Kedokteran, UNNES Sambangi UNSOED

Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan membuka program studi (Prodi) kedokteran. Keseriusan itu dibuktikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberikan tugas pada Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) untuk menyiapkan pembukaan  prodi tersebut.

Dekan FIK Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd sebagai pengarah tim persiapan pembukaan Prodi Kedokteran UNNES mengatakan, semua persiapan telah dilakukan, seperti mencari partner rumah sakit pendidikan, rumah sakit  satelit, sumber daya manusia spesialis dan sebagainya.

Pihaknya juga akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Rabu (22/11). di Rektorat Kampus  UNSOED Purwokerto.

Lebih lanjut, profesor pendidikan olah raga itu memaparkan bahwa dalam urusan ilmu keolahragaan UNNES tentu lebih tua dan berpengalaman. Namun di bidang ilmu kedokteran, masih perlu belajar dari UNSOED, kampus yang telah lama memiliki fakultas kedokteran (FK) dan sudah terakreditasi A.

Rektor UNSOED Dr Ir Achmad Iqbal MSi didampingi Dekan FK dr Fitranto Arjadi MKes siap membantu UNNES dalam penyiapan kurikulum dan pembinaan dosen serta hal lain berkaitan dengan akan dibukanya prodi kedokteran di UNNES.

Menanggapi hal ini, Prof Fathur mengatakan, UNNES mempunyai komitmen tinggi untuk mencetak dan  mencerdaskan putra-putri Indonesia. UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul, menghargai siapa pun yang memiliki komitmen mengembangkan ilmu pengetahuan.

Dengan ilmu pengetahuan itu, Prof Fathur berujar, UNNES siap bersaing dan bersangding di tingkat internasional.

Turut serta audensi, wakil dekan bidang akademik FIK Unnes yang juga penanggung jawab tim persiapan pembukaan prodi kedokteran UNNES, Prof dr Oktia Woro Kismini Handayani MKes, Ketua dr Mahalul Azam MKes, Anggota, dr Ratna Sri Rahayuningsih, PhD, dr Intan Zainafree, dan dr Mardiana MKes.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 1.268 kali

Kuliah Umum FH UNNES, ASEAN 50: Capaian & Tantangan

Rabu, 22 November 2017 | 13:46 WIB


Kuliah Umum FH UNNES, ASEAN 50: Capaian & Tantangan

Sekretaris Ditjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Ashariyadi sebagai keynote speech mengungkapkan berbagai capaian nyata kerja sama ASEAN, diantaranya yakni ekosistem perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara yang berbuah pada peningkatan kesejahteraan, Rabu (22/11) di Fakultas Hukum Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ashariyadi juga menyampaikan, bidang kerja sama ketenagakerjaan, ASEAN telah menetapkan Mutual Recognition Arrangement (MRA) untuk mendukung mobilitas tenaga kerja profesional.

Untuk itu, Pusat Studi ASEAN (PSA) UNNES harus semangat melakukan kajian dan pelatihan bagi para calon lulusannya untuk meningkatkan daya saing sehingga dapat bersing dengan lulusan tenaga kerja dari negara anggota ASEAN lainnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka Kuliah Umum dengan tema “ASEAN 50: Capaian & Tantangan” menyampaikan, UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul, menghargai siapa pun yang memiliki komitmen mengembangkan ilmu pengetahuan.

Dengan ilmu pengetahuan itu, kita berani bersaing dan bersangding di tingkat ASEAN pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Sebelumnya, Dekan FH Dr Rondiyah melaporkan Pusat Studi ASEAN FH baru diresmikan bulan Desember 2015 lalu, pertama kali menyatakan sikap tragedi kemanusian terhadap pengungsi rohingnya di myanmar. Kemudian, diikuti dari perguruan tinggi lain, itu menandakan bahwa PSA UNNES berkomitmen dan peka terhadap isu-isu terkini.

Hadir pembicara Prof Dr FX Adji Samekto SH Guru Besar Fakultas Hukum Undip, dan Saru Arifin SH LLM Peneliti Pusat Studi ASEAN Fakultas Hukum UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 187 kali

UNNES Dorong Kemajuan dan Prestasi Olahraga di Jateng

Selasa, 21 November 2017 | 16:55 WIB


UNNES Dorong Kemajuan dan Prestasi Olahraga di Jateng

Calon Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah, melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Ketua BAPOMI Jawa Tengah (Jateng) DR Bambang BR, untuk mohon doa restu.

Brigjend Purn Subroto, Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran KONI PUSAT mengemukaan, ilmu keolahragaan perlu dikembangkan untuk membina prestasi olahraga. Maka dari itu kedepan saya akan bekerja sama dengan UNNES khususnya Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) untuk mengoptimalkan pembinaan prestasi.

Rektor menjelaskan, peran Perguruan Tinggi dalam pengembangan olahraga sangat strategis karena olahraga prestasi itu berbasis Ilmu. Oleh sebab itu Rektor menyambut baik dan memberikan dukungan untuk memperoleh penghargaan alumni terbaik UNNES th 2016.

Brigjend Purn Subroto MM mennyampaikan maju dalam bursa calon ketua KONPROV Jateng. Harapan ke depan UNNES akan lebih berperan dalam pembinaan prestasi olahraga Jateng dan Nasional.
Dr Bambang BR menyambut baik niat Subroto untnk maju sebagai Calon Ketua KONPROV Jateng mendatang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 275 kali

Dua Mahasiswa UNNES Ikuti International Conference on Innovative in Education 2017 di Thailan

Selasa, 21 November 2017 | 14:36 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Ikuti  International Conference on Innovative in Education  2017 di Thailan

Dirjen Belmawa Kemristekdikti memberikan kesempatan dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) putra putri terbaik alumni Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara (Permata) 2016 untuk mengikuti program International Conference on Innovative in Education (ICIE) 2017 yang diselenggarakan oleh Institute for Innovative Learning, Mahidol University di Thailan selama dua hari (24-25/11/2017).

Mereka yakni Andar Jaya Parotua (Matematika) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Dessy Ratna Puspita (Teknik Kimia) Fakultas Teknik, dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, Selasa (21/11/2017) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir Dekan FT Dr Nur Qudus, Dekan FMIPA Prof Zaenuri, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Prof Rustono berpesan kepada ke-2 mahasiswa tersebut untuk berperan aktif dalam International Conference melalui sesi tanya jawab dan meyerap ilmu yang didapat disana agar dapat ditularkan kepada mahasiswa junior Program Permata 2017 nanti.

Andar Jaya Parotua dan Dessy Ratna Puspita menyampaikan, kami berdua bersama dengan lima mahasiswa lain akan mewakili Indonesia sebagai representative student of Indonesia pada program tersebut. Selama program konferensi tersebut kegiatan yang dilakukan meliputi workshop dan Oral Presentation dengan tema Building Professional Learning Comunity in Improving Science and Technology Education.


Penulis: Sihono Dibaca : 365 kali

Kunjungi UNNES, Siswa SMA 1 Comal Semakin Termotivasi Berprestasi

Selasa, 21 November 2017 | 12:33 WIB


Kunjungi UNNES, Siswa SMA 1 Comal Semakin Termotivasi Berprestasi

Sebanyak 324 siswa SMA Negeri 1 Comal mengunjungi kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (21/11). Bersama 18 guru, mereka mengenali profil dan prestasi Universitas Berwawasan Konservasi ini.

Kunjungan itu sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan motivasi siswa agar semakin berprestasi. Sebab, untuk masuk menjadi mahasiswa UNNES diperlukan prestasi akademik dan nonakademik yang istimewa.

Hafid, salah satu siswa dalam rombongan itu, adalah juara I karate tingkat provinsi Jawa Tengah. Dengan modal itu, Hafid berharap kelak bisa masuk UNNES dan mengembangkan prestasinya lebih lanjut.

Sebagai ruang  publik, UNNES telah menjadi jujugan siswa dari berbagai daerah. Mereka mengunjungi universitas berwawasan konservasi agar lebih kenal dan mengembangkan diri agar lebih berprestasi.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 324 kali

SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang Juarai Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia

Selasa, 21 November 2017 | 11:39 WIB


SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang Juarai Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia

Kampus Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendadak riuh pada Sabtu (18/11). Gelaran Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia yang diselenggarakan di Gedung C7 lantai 3 berhasil menarik antusiasme dari 327 siswa.

Mereka berasal dari 96 SMA/MA di 7 provinsi di Indonesia yang bersiap untuk mengikuti ajang bergengsi ini dan membuktikan siapa yang terbaik.

Dalam sambutan pembukanya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial Drs Moh. Solehatul Mustofa MA berpesan kepada peserta olimpiade untuk tetap menjaga integritas dan menjunjung tinggi kejujuran.

“Tetap jaga sportifitas dalam berkompetisi. Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia ini merupakan ajang pembuktian kompetensi siswa-siswi SMA/MA se-Indonesia. Siapa-siapa yang menguasai konsep-konsep sosiologi, memahami teori dengan baik, mempunyai kemampuan analisis kritis yang baik dan kepedulian sosial yang tinggi, maka dialah yang terbaik, yang akan menjuarai kompetisi ini. Selamat datang di Universitas Negeri Semarang dan selamat berkompetisi”, jelasnya.

Sebagai informasi, ada empat tahapan seleksi dalam Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia diantarnya (1) Tahap Pertama adalah Tes Pilihan Ganda; (2) Tahap Kedua adalah Tes Vote Lock; (3) Tahap Ketiga adalah Lomba Cerdas Cermat; dan (4) Tahap Keempat adalah Lomba Debat. Empat tahapan yang cukup panjang. Sehingga tidak mengherankan jika juara dalam event ini merupakan suatu kebanggaan tersediri baik secara individu maupun kelembagaan.

Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Jurusan Sosiologi dan Antropologi UNNES ini, Juara umum berhasil diraih oleh Patricia Natasha Natio dari SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang. Sedangkan Juara II diraih oleh Alfino Fauzan Deba Rifka dari SMA N 1 Sukoharjo dan Juara III  oleh Aditya Wahyu Saputro dari SMA N 1 Gemolong Sragen.

Adapun untuk Juara harapan I diraih Arlia Natasha Hadi dari SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang, Juara harapan II diraih oleh Josephine Johanna Sitorus dari SMA Unggul Del Laguboti Sumatera Utara dan Juara Harapan III diraih oleh Yoseph Budi Kurniawan dari SMA N 1 Boyolali.

Juara Umum berhak memboyong Piala Bergilir Rektor UNNES yang akan diperebutkan kembali 2 tahun mendatang. Sebelumnya Piala Bergilir dipegang oleh MAN Babat Lamongan (Tahun 2013) dan SMA N 1 Comal (Tahun 2015).

Didi Pramono


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 229 kali

Tak Cukup Terakreditasi, Jurnal Ilmiah UNNES Juga Harus Terindeks Intenasional

Selasa, 21 November 2017 | 10:55 WIB


Tak Cukup Terakreditasi, Jurnal Ilmiah UNNES Juga Harus Terindeks Intenasional

Sejumlah 13 jurnal ilmiah Universitas Negeri Semarang (UNNES) didorong untuk terindeks internasional dan terakreditasi nasional.

Ketua Pengembang Jurnal UNNES Moh Yasir Alimi PhD mengatakan hal itu pada acara monitoring evaluasi asistensi tata kelola jurnal menuju bereputasi internasional tahun 2017, Senin (20/11) di gedung H Kampus UNNES Sekaran.

Yasir berharap seluruh jurnal UNNES untuk segera diinternasionalisasi, mulai artikel berbahasa english, call for paper luar negeri, call for editor luar negeri. Pihaknya berjanji akan selalu siap memfasiltasi indeksasi ke pengindeks bereputasi nasional maupun internasional

Dalam kesempatan menjadi narasumber, Kepala Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Suwitno berharap pengelola jurnal tetap mempertahankan kualitas jurnal dan dukungan maksimal dari petinggi kampus.

Namun demikian, Suwitno merasa bangga terhadap pencapaian UNNES dan para pengelola jurnal yang terus bekerja keras untuk meningkatkan reputasi nasional maupun internasional.

Menanggapi hal ini, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, untuk menjadi jurnal terakreditasi, dibutuhkan kerja keras dan keseriusan dalam pengelolaannya. Menurut Prof Fathur, dalam pengelolaan jurnal memang dibutuhkan orang-orang yang siap untuk bekerja keras.

Selain Suwitno, hadir sebagai narasumber adalah Prof Dr Istadi dan Prof Dr Edy Soewono. Pesrta bukan hanya dari UNNES, dosen dari Universitas Diponegoro, Unika Soegijapranata, dan UIN Walisongo juga ikut sebagai peserta.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 302 kali

Prodi S3 Pendidikan IPA Pascasarjana UNNES Divisitasi Asesor BAN PT

Selasa, 21 November 2017 | 10:27 WIB


Prodi S3 Pendidikan IPA Pascasarjana UNNES Divisitasi Asesor BAN PT

Program Studi (Prodi) S3 Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Senin (20/11).

Dua asesor yang bertugas yakni Prof Djukri MS dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr Mitrayana SSi MSi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat datang di UNNES kampus konservasi, dan selamat menjalankan tugas visitasi prodi S3 Pendidikan IPA sebaik mungkin. Sebab akreditasi yang baik itu merupakan hal penting dan berkaitan dengan kepentingan langsung mahasiswa maupun alumni.

Untuk itu, Prof Fathur terus mendorong pengelola program studi yang ada di UNNES untuk terus memperbaiki akreditasi program studinya.


Penulis: Sihono Dibaca : 164 kali

Selamat, Ini Dia Putra dan Putri Jurusan PKn UNNES 2017

Senin, 20 November 2017 | 21:50 WIB


Selamat, Ini Dia Putra dan Putri Jurusan PKn UNNES 2017

Pemilihan Putra Putri (Papijur) PKn UNNES kembali digelar di tahun 2017. Tahun ini, ajang Papijur terbilang spesial karena menghadirkan penampilan dari Senggol Tromol dan DJ Aldo Nizar.

Setelah melalui tahap seleksi dan proses karantina, terpilih Rahmat Aprison dan Eva Nur Hidayah sebagai Putra dan Putri Jurusan PKn UNNES 2017, pada malam final Pemilihan Papijur di lapangan Fakultas Ilmu Sosial UNNES, Senin (20/11).

Keduanya mengungguli delapan peserta lain, yang telah mengikuti proses pemilihan secara ketat. Mereka ialah Doni Rahmanto, Gustin Restu Pangestu, Nurul Aulia Dewi, dan Moh. Eko Sudibyo. Kemudian Feby Rista Andhiani, Salmanuha Ismawati, Syahrul Hafid, dan Dhandi Iman Setiawan.

Kini Rahmat dan Eva mengemban tugas dalam menjaga nama baik dan martabat Jurusan PKn UNNES sekaligus mewakili jurusan dalam pemilihan putra putri kampus tingkat fakultas nantinya.

Selain Rahmat dan Eva, malam final Pemilihan Putra Putri Jurusan PKn tahun ini juga menobatkan kembali Putri Jurusan terpilih Eva Nur Hidayah dan Finalis Dhandi Iman Setiawan sebagai Putra Putri Jurusan Terfavorit.

Meski terkendala hujan gerimis, hal tersebut tak menyurutkan antusiasme mahasiswa jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) serta mahasiswa dari berbagai fakultas untuk turut memeriahkan kegiatan rutin tahunan ini.

Kegiatan yang bertajuk “Fusion of Passion Invent The Creation” tersebut tak hanya menyuguhkan malam puncak penganugerahan Papijur, penyerahan kejuaraan Pekan Olahraga Civic and Politic (Porcipol), dan hiburan semata, namun juga stan-stan makanan dan jajanan.

“Semua kegiatan tersebut, merupakan rangkaian dari Expression of Civic and Politic (Excipol). Kami berusaha mengemasnya menjadi ajang ekspresi dan aktualisasi, terutama bagi mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn). Bagi mahasiswa yang ingin menunjukkan bakat dan talentanya, kami persilahkan untuk tampil diatas panggung”, jelas Ketua Panitia Gunadi Salim atau yang akrab disapa Aldo.

Aldo berharap, melalui kegiatan ini dapat menjadi ajang bertemu sapa dan pengakraban bagi mahasiswa jurusan PKn, baik lintas program studi maupun lintas angkatan tahun.

“Tentunya, bukan hanya sebagai hiburan saja, namun juga moment kebersamaan. Kedepan, semoga pemilihan Putra Putri Jurusan tahun 2018 akan lebih semarak dan disambut lebih baik oleh segenap warga kampus”, pungkas mahasiswa program studi Ilmu Politik itu.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 413 kali

Survey Layanan UNNES Berhadiah Doorprize dari Badan Penjaminan Mutu UNNES

Senin, 20 November 2017 | 17:38 WIB


Survey Layanan UNNES Berhadiah Doorprize dari Badan Penjaminan Mutu UNNES

Puaskah anda dengan pelayanan yang diberikan oleh UNNES? Adakah saran dan kritik yang ingin anda berikan pada UNNES? atau Ingin bersumbangsih kontribusi ide terbaik untuk memajukan reputasi UNNES?

Oleh karena itu, berpartisipasilah dalam mengisi SURVEY KEPUASAN LAYANAN UNNES. Survey ini ditujukan pada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UNNES. Cara berpartisipasinya adalah buka survey.unnes.ac.id, log in dengan akun sikadu anda.

Pengisian survey dapat dilakukan sampai tanggal 30 November 2017. Dapatkan DOORPRIZE bagi pengisi survey yang beruntung.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 437 kali

Sehat dan Bugar Bersama FIK to FIT

Senin, 20 November 2017 | 13:50 WIB


Sehat dan Bugar Bersama FIK to FIT

Badan Pengembang Bisnis Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES akan mengadakan acara launching program FIK to FIT pada Jumat (24/7) di Gedung KWU UNNES, Kampus UNNES Sekaran. Acara ini akan ditandai dengan dilakukannya Senam Massal.

Program FIK to FIT ini menandai dibukanya pusat kebugaran FIK Fitness Centre dan Rumah Senam Aerobik di lantai 2 dan 3 Gedung KWU UNNES. Layanan tersebut akan dibuka setiap harinya untuk masyarakat umum. Untuk yang berminat menjadi anggota fitness ataupun aerobik, bisa mengunjungi kantor pengembang bisnis di Gedung KWU Lantai 3 atau menghubungi Ayu di nomor telepon 08985902105


Penulis: Sihono Dibaca : 226 kali

Rektor, Civitas Akademika UNNES Harus Mempunyai Integritas

Senin, 20 November 2017 | 8:39 WIB


Rektor, Civitas Akademika UNNES Harus Mempunyai Integritas

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi pembina apel pagi di Fakultas Ilmu Keolahragaan, Senin 20 November 2017. Dalam amanatnya, Rektor mengajak segenap civitas academica untuk meningkatkan integritas.

Rektor menyampaikan, seluruh komponen Universitas Negeri Semarang (UNNES) mesti mempunyai integritas. Integritas akan membuat seseorang membulatkan hati dan tekad demi mencapai sebuah tujuan UNNES menjadi universitas yang bereputasi internasional.

Menurut Rektor,  perwujudan integritas bisa dilakukan dengan banyak cara, diantaranya, memenuhi komitmen, tangguh jawab, terbuka dan rendah hati.

Ia juga mengajak seluruh warga UNNES untuk konsisten dalam menerapkan perilaku jujur dan bertanggung jawab, sehingga integritas tidak lagi dipertanyakan.

Apel diikuti oleh Dekan dan Wakil Dekan FIK, dosen, pengelola program studi, dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas tersebut.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 280 kali

UNNES Susun Strategi Mencapai World Class University

Jumat, 17 November 2017 | 20:36 WIB


UNNES Susun Strategi Mencapai World Class University

Capaian UNNES hingga saat ini sangat membanggakan, kiprahnya dalam dunia pendidikan sangat diperhitungkan. UNNES bukan lagi hanya mengarah sebagai Pusat Pendidikan Unggul  atau Center of Education Excellent tetapi juga sebagai World Class University (WCU).

Hal tersebutlah yang disampaikan oleh Direktur Pembelajaran Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Dr Ir Paristiyanti Nurwardani MP saat memberikan pengarahan kerjasama UNNES dan

Minna Makihonko PhD dari Finlandia University, Jumat (17/11) bertempat di Ruang Kerja Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Menurut Dr Paris, UNNES merupakan salah satu dari tiga universitas yang sangat potensial menjadi pusat penelitian pendidikan di Indonesia.

“Dalam merintis World Class University, UNNES perlu melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk universitas-universitas terbaik di luar negeri”, tambah Dr Paris.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, UNNES selalu berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik.

Sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul, tambah Rektor, UNNES menghargai siapa pun yang memiliki komitmen mengembangkan ilmu pengetahuan temasuk melalui penelitian.

“Prinsipnya ada tiga. Pertama, penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang bereputasi internasional. Kedua, pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dan Joint Research dengan berbagai pihak. Ketiga, mendorong perluasan pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya Profesor goes to school tapi juga Doctor goes to school”,ungkap Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 342 kali

Tim Paduan Suara UNNES Siap Berlaga di Hainan Tiongkok

Jumat, 17 November 2017 | 16:40 WIB


Tim Paduan Suara UNNES Siap Berlaga di Hainan Tiongkok

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam Voice of Conservation atau Paduan Suara (Padus) Konservasi UNNES siap mengibarkan reputasi dalam konser dan lomba paduan suara internasional Hainan Choir Festival 2017 pada Minggu hingga Jumat (19-24/11) di Hainan Tiongkok.

Dalam ajang lomba bergengsi yang diikuti oleh berbagai negara ini, UNNES mendelegasikan 37 penyanyi, satu pengiring, satu konduktor, dan satu official.

Indonesia mendapat undangan untuk konser delegasi kegiatan tersebut, berawal ketika mendapatkan medali emas dalam lomba paduan suara internasional di Bali. Pihak penyelenggara lomba Hainan Choir Festival 2017, tertarik dengan aransemen yang dibawakan oleh paduan suara UNNES, sehingga paduan suara UNNES terpilih menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti ajang International tersebut.

Saat menerima pamitan delegasi, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengimbau kepada tim Paduan Suara Konservasi UNNES untuk tetap menjaga nama baik UNNES dan juga Indonesia.

“Kalian bukan saja wakil UNNES, tapi juga wakil Indonesia dikancah internasional. Jaga nama baik almamater dan jaga juga nama baik bangsa dan negara kita. Selamat berkompetisi dan tetap junjung tinggi sportifitas”, ungkap Rektor UNNES.

Official Tim Paduan Suara Eko Raharjo MHum menyatakan kesiapan Tim Paduan Suara Konservasi UNNES untuk mengikuti festival tersebut.

“Kami telah mengusahakan yang terbaik, sejak perencanaan awal hingga saaat ini. Kami sangat optimis dapat berproses dengan baik untuk menyajikan yang terbaik”, jelas Eko.

Tim Paduan Suara Konservasi UNNES berasal dari berbagai Program Studi dan Fakultas yang ada di UNNES.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 307 kali

Magang di Taiwan, Mahasiswa UNNES Ajarkan Musik Angklung

Jumat, 17 November 2017 | 11:24 WIB


Magang di Taiwan, Mahasiswa UNNES Ajarkan Musik Angklung

Mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) Muhammad Aan Khunaifi kini mengikuti Program Pemuda Magang Luar Negeri (PPMLN) 2017 yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Di sela kegiatan magangnya, Aan mengajar di Chung Yi Elementary School, Taiwan. Di sekolah itu ia mengajarkan musik tradisional angklung dan kepada 90 siswa di sana. Selain angklung, Aan juga memperkenalkan batik sebagai salah satu kekayaan Nusantara.

“Siswa di sana antusias belajar angklung dan batik. Mereka juga antusias saat kami perkenalkan blangkon dan kuda lumping,” katanya.

Aan bersama Ria Rizki Amalia menjadi bagian dari 137 anak muda Indonesia yang dikirimkan pemerintah untuk mengikuti magang ke berbagai negara. Negara tujuan magang antara lain India, Russia, Polandia, Jepang, Turkey, Taiwan, Vietnam, Thailand, Kamboja, Jerman, dan Afrika Selatan.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 261 kali

Akreditasi, Prodi S2 Bimbingan dan Konseling Divisitasi BAN PT

Jumat, 17 November 2017 | 10:27 WIB


Akreditasi, Prodi S2 Bimbingan dan Konseling Divisitasi BAN PT

Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling S2 Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Jumat (17/11/2017).

Tim Asesor terdiri atas Dr Muhammad Nur Wangid MSi dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr Arif Subhan MA dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, Direktur Pascasarjana Prof Dr H Achmad Slamet MSi, Wakil Direktor I Prof Dr rernat Wahyu Hardyanto MSi, dan Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons (Ketua Prodi S2 dan S3) menyambut kehadiran para asesor.

Rektor menyampaikan bahwa tahun 2017 merupakan tahun reputasi bagi UNNES. Setelah berhasil membawa UNNES meraih akreditasi institusi A, Prof Fathur terus mendorong pengelola program studi agar terus memperbaiki akreditasi program studinya.

Prodi yang terakreditasi B didorong dan difasilitasi agar menjadi A. Adapun prodi yang sudah terakreditasi A harus dapat  mempertahankannya.

Prof Fathur Berharap Prodi Bimbingan dan Konseling S2 ini nanti setelah di visitasi oleh Tim BAN PT menjadi lebih baik lagi.


Penulis: Sihono Dibaca : 271 kali

One Day Training, Inovasi UNNES Perkuat Kepemimpinan Bertumbuh

Jumat, 17 November 2017 | 5:31 WIB


One Day Training, Inovasi UNNES Perkuat Kepemimpinan Bertumbuh

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, telah sukses mengadakan one day training for university leaders dengan judul ‘Kepemimpinan Bertumbuh’ di Hotel Ciputra Semarang pada hari Kamis (16/11).

Kepemimpinan Bertumbuh adalah satu set prinsip kepemimpinan yang berpusat pada pengembangan kualitas diri pemimpin dan orang-orang disekitarnya. Prinsip kepemimpinan bertumbuh adalah sebuah hasil kontemplasi pemikiran Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum dan hasil pemikiran tersebut telah dituangkan dalam buku Kepemimpinan Bertumbuh.

Pada kesempatan ini Rektor UNNES menggelar pelatihan intensif bagi 48 peserta yang berasal dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Seluruh materi pelatihan berasal dari Buku Kepemimpinan Bertumbuh.

Pelatihan ini dikemas dengan format yang sangat menarik. Diawali dengan presentasi Prof Fathur tentang strategi dan prinsip kepemimpinan bertumbuh dilanjutkan dengan fasilitasi dan diskusi pembuatan visi, misi, tujuan dan roadmap universitas. Fasilitasi kemudian dilanjutkan dengan praktik menuangkan kepemimpinan bertumbuh dalam usaha promosi reputasi universitas.

Rektor Universitas Muria Kudus, Dr. H. Suparnyo, SH.MS., sebagai salah satu peserta one day training menyatakan kepuasannya terkait penyelenggaraan pelatihan ini. Pelatihan ini memberikan dimensi baru baginya untuk melihat kembali visi universitasnya melalui sudut pandang yang berbeda. Pendapat yang senada juga disampaikan oleh Dr. Bambang Kuncoro, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Tidar dan Prof. Dr. Basri Modding dari Universitas Muslim Indonesia Makassar.

Pelatihan ini berlangsung dari pukul 09.00 sampai pukul 16.30 dan seluruh peserta mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir. Penghargaan peserta terbaik diberikan kepada Drs. Yudi Setiawan, MS, MSc Wakil Rektor Bidang Akademik IST Akprind. Penghargaan peserta dengan pertumbuhan terbaik adalah Prof. Dr. Ir. Sukamto, MS. Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Widyagama Malang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 293 kali

Siap Internasionalisasi, Pascasarjana UNNES Selenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Internasional

Kamis, 16 November 2017 | 22:02 WIB


Dalam tradisi keilmuan, publikasi memegang peranan sangat penting. Dengan publikasi, hasil-hasil penelitian dapat disampaikan kepada masyarakat yang lebih luas, dan akan membuka pintu kemanfaatan yang lebih lebar.

Hal tersebutlah yang mendorong Program Pascasarjana UNNES untuk menyelenggarakan pelatihan penulisan artikel di jurnal ilmiah internasional pada Selasa (14/11) bertempat di gedung Pascasarjana UNNES.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 421 peserta ini, hadir sebagai narasumber Direktur Karier dan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Direktorat Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Prof Dr Bunyamin Maftuh MA PhD.

Prof Bunyamin mengimbau untuk berhati-hati dalam mensubmit artikel kepada lembaga publikasi jurnal ilmiah.

“Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan terkait dengan indikator jurnal internasional bereputasi. Pertama,diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama di dunia atau Perguruan Tinggi atau Penerbit (Publisher) yang terpercaya. Kedua, terindeks oleh pemeringkat internasional atau basis data internasional yang ternama yang alamat jurnalnya dapat ditelusuri.  Ketiga, editor boards dari Jurnal dapat ditelusuri dan tidak ada perbedaan antara editor yang tercantum di edisi cetak dan edisi online”, jelas Prof Bunyamin.

Selain itu, tambahnya, ada dua hal yang tak kalah penting dalam publikasi artikel ilmiah. Perlunya memperhatikan jumlah artikel setiap penerbitan dan format tampilan setiap terbitan tidak berubah-ubah, serta tidak pernah ditemukan sebagai jurnal yang tidak bereputasi atau jurnal meragukan oleh Ditjen Dikti atau Ditjen Sumber Daya dan Iptek.

Direktur Program Pascasarjana UNNES Prof Dr Achmad Slamet MSi menjelaskan pentingnya menyadari dan memahami kualitas suatu karya ilmiah yg dihasilkan oleh seorang mahasiswa jenjang studi magister.

“Mulai bulan Desember 2017, akan diberlakukannya Peraturan Permenristekdikti yang menyatakan tenggang waktu studi bagi mahasiswa jenjang studi S2 maksimal adalah sepuluh semester atau lima tahun. Salah satu kendala dalam implementasi peraturan tersebut adalah artikel ilmiah. Untuk itu mahasiswa harus benar-benar memperhatikan dan mempersiapkan artikel yang berkualitas”, jelas Prof Slamet.

Menurutnya, di era revolusi industri keempat saat ini, ada dua persyaratan yang menjadikan  seseorang dapat hidup didalamnya yakni kreativitas dan inovasi. Sebagai seorang akademisi yg inovatif, hal tersebut  diwujudkan melalui kemampuan untuk mengemukakan pendapat di muka umum, salah satunya melalui artikel ilmiah.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 201 kali

Strategi dalam Menghadapi Akreditasi AUN-QA, Jurusan Matematika UNNES Selenggarakan Seminar

Kamis, 16 November 2017 | 16:22 WIB


Strategi dalam Menghadapi Akreditasi AUN-QA, Jurusan Matematika UNNES Selenggarakan Seminar

Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) menyelenggarakan Seminar dalam rangka Program World Class Professor SKEMA B tahun 2017, Rabu (16/11) di Ruang Seminar Gedung D10 FMIPA UNNES Kampus Sekaran.

Seminar bertajuk “Strategi dalam Menghadapi Akreditasi AUN-QA” menghadirkan tiga pembicara utama yakni Prof Jin Peng PhD dari Huanggang Normal Unversity, Prof Dr Rustono MHum dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Dr Ratnawati MT dari Universitas Diponegoro.

Membuka seminar ini, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES Pro Dr Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari World Class Professor Program (WCP). WCP sendiri diinisiasi oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk mempercepat peningkatan kuantitas dan kualitas dari publikasi internasional di Indonesia. Tahun 2017 sendiri WCP sudah dilaksanakan di FMIPA sebanyak tiga kali yang pertama adalah jurusan Kimia, jurusan Biologi dan disusul oleh jurusan Matematika. Prof. Zaenuri juga berharap kegiatan ini dapat menjadi titik awal untuk memulai kerjasama antara UNNES dengan Huanggang Normal University.

Dalam presentasinya Prof Jin Peng menyampaikan mengenai bagaimana keadaan kurikulum di Mindland China dan Perspektif Masa Depan pada Kurikulum Matematika pada Jenjang Universitas. Diakhir presentasinya, Prof Jin Peng juga menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pendidikan modern di Indonesia telah berkembang pesat seiring dengan prestasi matematika. Sehingga sebagai akademisi dibidang matematika kita dapat memanfaatkannya dengan bijak.

Prof Rustono dalam presentasinya memaparkan materi mengenai Inovasi Kurikulum Prodi Matematika dan Pendidikan Matematika Standar AUN-QA. Didalamnya meyangkut kriteria, kurikulum, dan desain kurikulum. Sedangkan Dr Ratnawati menyampaikan mengenai Self Assessment atau penilaian diri. Beliau menyarankan sebaiknya jurusan melakukan beberapa hal seperti Mendukung dan memfasilitasi semua keperluan yang berkaitan dengan penyusunan dokumen SAR, Menyediakan dan mencarikan data, Selalu memberi semangat kepada tim. (Student Staff, Ryan)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 257 kali

FIK UNNES Inisiasi Pusat Unggulan Ipteks Aquafitness 

Kamis, 16 November 2017 | 13:48 WIB


FIK UNNES Inisiasi Pusat Unggulan Ipteks Aquafitness 

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan workshop bertajuk Aquafiness for Sport Injuries Treatment and Rehabilitations di gedung H Kampus Sekaran (13/12). Peserta workshop di ikuti oleh pelatih olahraga, praktisi, akademisi, atlet dan mahasiswa.

Salah satu anggota inisiator Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Fitness Dr Siti Baitul Mukaromah SSi MSi Med memaparkan, di Indonesia saat ini hanya terdapat 45 PUI, yang berada di 7 Lembaga Litbang Kementerian, 12 Lembaga Litbang Non Kementerian, 6 Lembaga Litbang Badan Usaha, dan 20 di Perguruan Tinggi. PUI Aqua fitness UNNES adalah satu satunya hibah konsorsium yang didanai oleh dikti dalam bidang olahraga.

Menurut Dr Siti, pihaknya akan berkolaborasi dengan Perguruan tinggi dalam dan luar negeri, yaitu, Universitas Negeri Medan,  Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Padjajaran dan dari industri dengan PT Kanaya Cipta Selaras.

Adapun dengan Perguruan Tinggi Luar  Negeri, Universitas Teknologi Malaysia, Chulalongkorn University Thailand, University of Taipei, National Institute of Education Singapore.

Dr Siti berharap, Aquafitness ini menjadi PUI di Indonesia dalam rangkaian hilirisasi hasil penelitian agar bisa diaplikasikan kepada mayarakat umum, dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran dengan media latihan di dalam air.

Dalam kesempatan membuka acara, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, mengingat beratnya capaian yang wajib diupayakan oleh setiap PUI, maka diperlukan kerjasama yang solid antara anggota konsorsium, sehingga PUI Aquafitness ini bisa  memberi manfaat bagi masyarakat.

Selain Dr Siti, atas penugasan Dekan FIK UNNES Prof Dr Tandiyo Rahayu MPD, inisiator PUI Aquafitness adalah Tri Tunggal Setiawan SPd MKes sebagai ketua merangkap anggota dan Ipang Setiawan SPd sebagai anggota.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 306 kali

Kuliah Umum di UMK, Rektor UNNES: Gunakan Bahasa dengan Bijak

Rabu, 15 November 2017 | 16:27 WIB


Kuliah Umum di UMK, Rektor UNNES: Gunakan Bahasa dengan Bijak

Profesor sosiolinguistik yang juga Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak masyarakat menjadi pengguna bahasa yang bijak. Sikap itu harus diambil karena bahasa selalu berdimensi politis dan ideologis. Bahasa digunakan untuk kepentingan penggunanya.

Ajakan itu ia sampaikan saat ia menjadi pembicara dalam kuliah umum Politik Bahasa Penguasa di Universitas Muria Kudus (UMK), Rabu (15/11).

Sebagai alat komunikasi, menurutnya, bahasa digunakan penggunanya untuk memuluskan kepentingan tertentu. Ada kepentingan yang bersifat positif karena membawa kebaikan bagi kebaikan masyarakat luas, tetapi ada kepentingan yang destruktif.

Prof Fathur berpendapat, agar bisa arif menyikapi politik bahasa masyarakat perlu memiliki kesadaran linguistik yang baik. Kesadaran linguistik  dibangun melalui empat pengetahuan dasar. Pertama, pengetahuan mengenai sifat dan penggunaan bahasa. Bahasa bukan alat komunikasi yang bermakna tunggal, tetapi maknanya dinamis dan dialogis,” katanya.

Kedua, pengguna bahasa harus dapat menyusun makna dengan melibatkan konteks. Ketiga, hindari menggunakan bahasa secara ofensif. Adapun keempat, jangan mudah terprovokasi.

Kuliah Politik Bahasa Penguasa diikuti sekitar 200 peserta. Selain mahasiswa, sejumlah pimpinan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi kemasyarakatan hadir dalam acara tersebut.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 233 kali

Tingkatkan Peringkat Green Metric, UPT Konservasi UNNES Adakan Sosialisasi

Rabu, 15 November 2017 | 13:26 WIB


Tingkatkan Peringkat  Green Metric, UPT Konservasi UNNES Adakan Sosialisasi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2016, berdasarkan penilaian UI Green Metric menduduki peringkat 6 nasional, sedangkan untuk tingkat dunia UNNES pada urutan ke 95. Untuk itu, mari bersama sama meningkatkan peringkat Green Metrik UNNES supaya lebih baik lagi.

Kepala UPT Konservasi UNNES Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi menyampaikan itu saat memberi materi Sosialisasi UI Green Metric dalam Menyongsong Tahun Internasionalisasi UNNES 2018, Rabu (15/11/2017) di LP2M kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan diikuti 60 orang dari dari kalangan pejabat UNNES mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Direktur Pascasarjana, WD Pascasarjana, Kepala Bagian, dan Kepala Sub Bagian.

Target UNNES yakni 2018 nanti pada peringkat 3 nasional dan 70 pada peringkat dunia. Ini semua bisa tercapai jika warga UNNES bersama sama mendukung komitmen lembaga tercinta ini.

Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono saat membuka sosialisasi menyampaikan, tujuan pemeringkatan ini yakni untuk berkontribusi dalam wacana berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan penghijauan kampus, mempromosikan universitas sebagai agen perubahan sosial berkaitan dengan tujuan tujuan berkelanjutan.

Kemudian, menjadi alat penilaian diri tentang keberlanjutan kampus untuk institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia, dan menginformasikan kepada pemerintah, badan lingkungan setempat, internasional, dan masyarakat tentang program program berkelanjutan di kampus.

Ada enam komponen yang dinilai yakni penataan dan infrastrukturdengan bobot 15%, energi dan perubahan iklim (21%), limbah (18%), air (10%), transportasi (18%), dan pendidikan (18%).


Penulis: Sihono Dibaca : 204 kali

Fakultas Ekonomi Juarai Kompetisi Kreasi Taman Kampus UNNES 2017

Rabu, 15 November 2017 | 12:00 WIB


Fakultas Ekonomi Juarai  Kompetisi Kreasi Taman Kampus UNNES 2017

Fakultas Ekonomi menjadi juara I pada Kompetisi Kreasi Taman Kampus UNNES 2017 yang diselenggarakan oleh UPT Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kepala UPT Konservasi Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi menyampaikan, setelah diadakan penilaian Kompetisi Kreasi Taman Kampus UNNES 2017 sebagai juara pertama yakni Fakultas Ekonomi (FE) dengan total nilai 608, juara II FH dengan nilai 537, dan juara III FMIPA2 dengan nilai 531. Sedangkan juara Harapan I sampai V berturut-turut yakni FMIPA 1, LP2M, FIS, BUHK, dan FIK.

Juara I memperoleh hadiyah indoor plant senilai 4.500.000, juara II memperoleh indoor plant senilai 3.500.000, dan juara III indoor plant senilai 3.000.000. Untuk juara harapan I sampai V memperoleh indoor plant senilai 1.000.000.

Penyerahan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono didampingi Kepala UPT Konservasi UNNES Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi, Rabu (15/11/2017) di LP2M kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Amin juga mengatakan, kompetisi ini baru dilaksanakan pertama kali untuk kompetisi tahun 2018 nanti diharapkan setiap fakultas dan Unit di UNNES supaya ikut kompetisi. Sebab keasrian lembaga ini termasuk penilaian dalam UI Green Metric supaya UNNES lebih meningkat posisinya.


Penulis: Sihono Dibaca : 287 kali

Lagi, Dua Dosen FIK UNNES Jadi Dosen Tamu di Malaysia

Selasa, 14 November 2017 | 16:39 WIB


Lagi, Dua Dosen FIK UNNES Jadi Dosen Tamu di Malaysia

Jumlah tenaga pendidik Universitas Negeri Semarang (UNNES)  yang menjadi dosen tamu di luar negeri terus meningkat. Kali ini dua dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES menjadi dosen tamu di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Minggu-Kamis (12-15/11).

Dosen jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Donny Wira Yudha Kusuma PhD membagi ilmu tentang mengajar teknologi bulu tangkis, dan dosen jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Anggit Wicaksono MPd tentang teknologi mengajar bola basket.

Diterima oleh pejabat Departement of Physical Education UiTM Malaysia Dr Mawarni, kedua dosen muda itu juga menginisiasi kerjasama antara kedua lembaga. Adapun kerja sama yang dibangun meliputi pertukaran mahasiswa untuk studi, dan penelitian bersama dalam bidang Pendidikan Jasmani dan Olahraga.

Selain untuk memperkuat reputasi Internasional UNNES, Dekan FIK Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd berharap, kerja sama yang diinisiasi generasi baru FIK ini dapat memberikan manfaat positif bagi UNNES dan UiTM Malaysia.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 701 kali

Lantik Pejabat, Rektor: Bekerjalah untuk Kemajuan Bangsa

Selasa, 14 November 2017 | 16:21 WIB


Lantik Pejabat, Rektor: Bekerjalah untuk Kemajuan Bangsa

 

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melantik sejumlah pejabat baru di tingkat ketua lembaga, kepala badan, kepala biro, kepala bagian, dan kepala subbagian, Selasa (14/11) di Ruang 405 Rektorat, Kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang.

Mutasi dan rotasi pejabat ditujukan untuk memberi kepastian pola karier dan mempercepat pencapaian UNNES menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Rektor berharap pejabat baru memegang teguh visi UNNES sebagai cita-cita yang harus diperjuangkan bersama. Menurutnya, mewujudkan visi UNNES adalah bagian dari ikhtiar memajukan bangsa Indonesia.

Sebagai lembaga publik yang sedang bertransformasi, UNNES memerlukan sumber daya unggul. Pejabat yang dilantik diharapkan mengakselerasi prestasi kerjanya.

Ketua Lembaga Hingga Kasubag

Total ada sejumlah delapan belas pejabat yang dilantik, dari tingkat eselon I hingga eselon IV. Pada tingkat eselon 1, dua orang pejabat yang dilantik yaitu Dr Abdurahman MPd sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) dan Prof Dr Totok Sumaryanto MHum sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M).

Dr Sugianto MSi sebagai Sekretaris di LP3 dan Dr Suwito Eko Pramono MPd sebagai Sekretaris LP2M.

Agung Yulianto dilantik sebagai Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) menggantikan Dr Suwito Eko Pramono. Adapun Deddy Rustiono SE MSi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan diangkat menjadi Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAKK) menggantikan Drs Anwar Haryono MPd yang telah purnatugas.

Daftar lengkap pejabat yang dilantik dapat diklik disini

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 844 kali

IKA UNNES Dorong Mahasiswa Berprestasi di Ajang Internasional

Selasa, 14 November 2017 | 13:24 WIB


IKA UNNES Dorong Mahasiswa Berprestasi di Ajang Internasional

Ikatan Alumni Universitas Negeri Semarang (IKA UNNES) sebagai wadah para alumni berkomitmen mendukung mahasiswa UNNES agar terus berprestasi di tingkat internasional.

Salah satu dukungan tersebut diberikan dalam bentuk bantuan kepada Tim Choir UNNES yang akan berlaga di 21 ST Maritime Silk Road Hainan Choir Festival di Hainan, Tiongkok, 18-24 November 2017.

Sebanyak 37 penyanyi, 1 pengiring, 1 konduktor, dan 1 official akan berjuang menjadi juara dalam festival itu.

Ketua IKA UNNES Dr Drs Budiyanto SH MHum menyampaikan, IKA UNNES akan senantiasa mendukung UNNES untuk menjadi universitas yang bertaraf internasional.

Kepada UNNES CHOIR, pihaknya memberikan pendampingan dana sebanyak Rp10 juta.

“Dana ini jumlahnya tidak seberapa tapi bentuk dukungan ini menjadi penting untuk menambah semangat untuk menjadi juara dalam event internasional tersebut,” katanya, Senin (13/11).

Dana diterimakan langsung oleh salah satu wakil peserta Ratna Wahyuningtyas dari Jurusan Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni.

Ratna menyampaikan, dana itu sangat bermanfaat dan menambah semangat untuk kami bertanding. Atas dukungan dan doa dari para alumni kami akan berusaha mempersembahkan juara untuk UNNES tercinta.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 267 kali

Peningkatan Produktivitas Dosen dan Lektor Kepala UNNES melalui Workshop Pengembangan Kinerja

Selasa, 14 November 2017 | 12:59 WIB


Peningkatan Produktivitas Dosen dan Lektor Kepala UNNES melalui Workshop Pengembangan Kinerja

Universitas Negeri Semarang mengadakan Evaluasi dan Workshop “Pengembangan Kinerja Dosen dalam Rangka Peningkatan Produktivitas Profesor dan Lektor Kepala UNNES 2017” pada Selasa, (14/11) di Ruang Senat, Gedung Rektorat Kampus UNNES Sekaran.

Turut hadir dalam acara ini adalah Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta jajaran Wakil Rektor, Majelis Professor, Anggota senat UNNES, Dekan, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES. Bertindak sebagai pembicara adalah Prof Dr Bunyamin Maftuh MPd MA, selaku Direksi Karier dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kemenristekdikti.

Dalam sambutannya, Prof Fathur menyatakan bahwa upaya pembangunan UNNES telah sampai di jalan yang benar, mulai dari prestasi UNNES dalam jajaran peringkat dunia (UI Green Metric, Webometric, dan Akreditasi AUN-QA), akreditasi institusi UNNES yang telah menjadi AIPT A, serta jumlah jurnal yang internasional yang terbanyak se-Indonesia (83).

Meskipun memiliki prestasi tersebut, Prof Fathur menghimbau para Professor dan Lektor untuk bekerja keras meningkatkan jumlah publikasi pada wadah yang dimiliki untuk bisa meningkatkan reputasi universitas.

Selanjutnya, Prof Bunyamin menjelaskan materi mengenai peningkatan produktivitas universitas, khususnya UNNES untuk menjadi World Class University. Dalam penjelasannya, beliau menyayangkan jumlah professor yang masih kurang di beberapa PTN.

Oleh karena itu, beliau menghimbau para dosen, lektor, dan lektor kepala UNNES untuk mampu meningkatkan jumlah publikasi internasional. Dengan peningkatan jumlah publikasi internasional, hal ini tidak hanya akan meningkatkan kinerja pribadi ataupun reputasi universitas, namun juga meningkatkan jumlah professor yang mungkin dapat diajukan oleh universitas.

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 257 kali

Kedatangan Dosen Tamu dari Malaysia, Jurusan Matematika dan Jurusan Ilmu Komputer UNNES Selenggarakan Kuliah Umum

Selasa, 14 November 2017 | 11:32 WIB


Kedatangan Dosen Tamu dari Malaysia, Jurusan Matematika dan Jurusan Ilmu Komputer UNNES Selenggarakan Kuliah Umum

Jurusan Matematika dan Jurusan Ilmu Komputer Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kuliah umum dengan dosen tamu dari Malaysia bertajuk Big Data, Modeling, Computational Platform and Holistic Approaches for the Fourth Industrial Revolution, Selasa (14/11) di Gedung D12 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES

Kuliah umum kali ini menghadirkan Associate Professor Dr. Norma Binti Alias dari Matematik Fakulti Sains Universiti Teknologi Malaysia. Saat ini Prof. Norma merupakan peniliti di Ibnu Sina Institute for Fundamental Science Stidies di UTM yang berfokus pada pengaplikasian antara pengetahuan dasar bidang ilmu fisika, kimia dan biologi dengan matematika untuk kemajuan teknologi lokal. Wanita kelahiran 1968 ini merupkan slah satu peneliti aktif dengan keahlian dibidang Parallel Computing and Numerical Analysis

Pada kuliah umum kali ini, Prof. Norma memberikan materi yang berhubungan dengan data terutama data besar dan juga korelasi bahwa matematikawan sekarang ini dapat lebih memperluas jaringan karena matematika dan teknologi sangat erat kaitannya.

Membukan kuliah umum kali ini, ketua Jurusan Matematika Drs. Arief Agoestanto MSi mengharapkan para peserta kuliah untuk dapat memperoleh manfaat akademis melalui kajian ilmiah yang dipaparkan narasumber tersebut.

(Student Staff, Ryan)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 113 kali

UNNES Susun Standar Pelayanan, Mahasiswa dan Alumni Berikan Masukan

Senin, 13 November 2017 | 12:12 WIB


UNNES Susun Standar Pelayanan, Mahasiswa dan Alumni Berikan Masukan

Mahasiswa dan alumni turut memberikan masukan dalam uji publik rancangan standar pelayanan prosedur yang diselenggarakan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (13/11) di Hotel Gracia, Kota Semarang.

Mahasiswa dan alumni hadir sebagai stakeholder yang dilayani UNNES bersama stakeholder lain seperti orang tua mahasiswa, pemerintah daerah, perbankan, dan pihak lain.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono Msi menyampaikan standar layanan diperlukan supaya UNNES dapat melayani masyarakat dengan prima serta mampu mewujudkan good governance.

“Masukan dari  stakeholder sangat kami perlukan agar kami bisa melayani masyarakat dengan lebih baik,” katanya.

Sejumlah aspek pelayanan dibahas dalam uji publik tersebut, antara lain pelayanan beasiswa, legalisasi ijazah, informasi publik, layanan kerja sama, hingga perizinan.

Kepala UPT Humas Hendi Pratama SPD MA mengungkapkan, sebagai lembaga publik UNNES harus siap menangkap semangat publik yang menghendaki pelayanan prima di segala bidang. Selain itu, pelayanan yang baik juga merupakan amanat undang-undang.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 292 kali

LP3 UNNES selenggarakan Professors go to school di Labschool UNNES

Senin, 13 November 2017 | 11:50 WIB


LP3 UNNES selenggarakan Professors go to school di Labschool UNNES

LP3 UNNES menyelenggarakan acara Professors go to school pada Sabtu, (11/10) di Aula Labschool UNNES. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru SD Kota Semarang. Acara ini diikuti oleh 153 guru-guru SD di Kota Semarang.

Bertindak sebagai pemateri dalam acara ini adalah Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum, pembicara topik Gerakan Literasi Sekolah, dan Prof. Dr. Dewi Liesnoor S, M.Si, untuk Materi Penelitian Tindakan Kelas.

Dalam pemaparan materinya, Subyantoro berpendapat bahwa anak-anak lebih suka bermain game daripada membaca. Anak-anak lebih semangat untuk bermain game karena ada reward, tidak seperti membaca. “Untuk itu salah satu cara untuk menumbuhkan minat baca pada anak adalah dengan memberi contoh dan menciptakan lingkungan yang literat. Peran orang tua di rumah dan guru di sekolah adalah memberi contoh kepada murid-muridnya. Kemudian kita ciptakan lingkungan yang tersedia berbagai sumber bacaan, seperti sudut baca, poster, mading, dsb.” jelasnya.

Setiap guru dituntut harus bisa membuat PTK, karena ini merupakan salah satu syarat untuk kenaikan pangkat, yaitu dengan membuat karya tulis ilmiah, salah satunya berupa PTK.

Menurut Sapto Legowo, Kepala UPTD Kecamatan Gajahmungkur, penilaian angka kredit (PAK) dari guru-guru bisa diukur antara lain melalui pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovasi. “Kegiatan semacam ini tentu sangat bermanfaat bagi guru-guru SD di Kota Semarang ini, yaitu untuk pengembangan diri dan menambah wawasan untuk membuat karya sampai publikasi.” tambahnya.

Beliau berharap setelah kegiatan seminar ini, para guru bisa menindaklanjuti dengan membuat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di sekolah masing-masing.

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 206 kali

Membudayakan Semangat Konservasi di Magelang, Bidikmisi Mengabdi Tanam 3600 Pohon

Minggu, 12 November 2017 | 9:54 WIB


Membudayakan Semangat Konservasi di Magelang, Bidikmisi Mengabdi Tanam 3600 Pohon

Mahasiswa Bidikmisi UNNES yang tergabung dalam Program Bidikmisi Mengabdi menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Sabtu hingga Minggu (11-12/11). Pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari solidaritas dan kebersamaan untuk membudayakan semangat konservasi.

Pengabdian dilakukan dengan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Jawa Tengah untuk melakukan penanaman pohon produktif sebanyak 3600 yang ditanam disekitar delapan dusun di desa tersebut. Selain penanaman, pengabdian juga diisi dengan sosialisasi beasiswa, pemasaran produk lokal, pemeriksaan kesehatan gratis, dan hiburan untuk masyarakat dari Rebana Moderen UNNES.

Hadir dalam kegiatan pengabdian Camat Windusari, Sihabudin SSos , dan Kepala Desa Candisari, Widodo. Camat mengucapkan terima kasih atas kegiatan pengabdian masyarakat dari UKM UNNES sebagai salah satu bentuk tindaklanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor UNNES dengan Bupati Magelang.

Koordinator pendamping kegiatan pengabdian masyarakat yang juga Staf Ahli Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Parmin MPd menjelaskan, semangat mengabdi merupakan bagian dari penguatan karakter konservasi bagi mahasiswa Bidikmisi UNNES sehingga selain membantu masyarakat, menguatkan tradisi gotong royong mahasiswa bersama masyarakat yang membutuhkan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 277 kali

Panahan di Sukmalindo, Mahasiswa FH UNNES Unggul

Sabtu, 11 November 2017 | 14:17 WIB


Panahan di Sukmalindo, Mahasiswa FH UNNES Unggul

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang ( FH UNNES) dalam ajang olahraga bertajuk Sukan Malaysia-Indonesia (Sukmalindo-X), yang diselenggarakan di UNNES, (9-12/11).

Prestasi itu didapat oleh Dwi Ambarwati mahasiswa semester 5 dan Erma Regita semester 3 setelah berhasil mengungguli skor panahan Malaysia di event tahunan kedua negara yang sudah dilaksanakan sejak 2007. Event ini mempertandingkan beberapa cabang olahraga, yaitu badminton beregu, sepak takraw beregu, bola voli, futsal dan panahan.h

Berkali-kali Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Bambang Budi Raharjo memuji keberhasilan pemanah dari FH itu. Menurut Bambang, dirinya sudah terbiasa dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan medalinya, tapi yang ini menjadi luar biasa karena  mahasiswa Fakultas Hukum yang bisa mendapatkan medalinya.

Bambang juga berharap, melalui keberhasilan ini, mahasiswa UNNES dapat terinspirasi untuk berprestasi demi kontribusi nyata kepada kampusnya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 295 kali

Menyoal Hukum Ketatanegaraan, FH UNNES Ikuti KNHTN

Sabtu, 11 November 2017 | 13:31 WIB


Menyoal Hukum Ketatanegaraan, FH UNNES Ikuti KNHTN

Menyoal hukum ketatanegaraan, Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) bersama 600 pendekar hukum tata negara yang tergabung dalam Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) seluruh Indonesia gelar Konferensi Nasional Hukum Tata Negara (KNHTN) ke-4, di Aula Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (10/11/) malam.

Ketua Bagian HTN-HAN FH UNNES Dani Muhtada MPA PhD mengatakan, konferensi bertema penataan regulasi di Indonesia ini, bertujuan untuk menemukan solusi secara akademik. Saat ini, tambah Dani, Indonesia tengah mengalami permasalahan berupa pembentukan jumlah regulasi yang yang tak terkendali.

Akibatnya, percepataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik menjadi terhambat, peraturan perundangundangan yang satu dengan yang lain tidak harmonis, tidak sinkron dan saling tumpang tindih.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MENKUMHAM) Yasonna Hamongan Laoly saat membuka acara, berharap konferensi semacam ini perlu diadakan secara rutin dalam rangka menemukan solusi atas berbagai tantangan kehidupan ketatanegaraan yang setiap saat selalu kita hadapi.

Yasonna mengatakan, KNHTN selalu menjadi agenda wajib yang ia hadiri sejak penyelenggaraannya yang kedua tahun 2015, ketika diselenggarakan di Padang Sumatera Barat.

Mantan dosen FH Universitas HKBP Nommensen Medan ini mengaku senang bisa mendapat kesempatan menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para akademisi HTN-HAN. Sebab, Yasonna merasa seperti kembali kepada komunitas awalnya sebagai pendidik di perguruan tinggi

Dekan FH UNNES Dr Rodiyah SPd SH MSi, sangat mengapresiasi kegiatan dengan narasumber Prof Yuzuru Shimada (Nagoya University), Prof Simon Butt (University of Sydney), dan Dr Harjono (Ketua DKPP) ini. Rodiyah mengakui keikutsertaan FH UNNES dalam konferensi ini penting untuk meneguhkan eksistensi FH UNNES sebagai salah satu institusi unggul di bidang hukum di Indonesia

Selain Yasonna, hadir juga antara lain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Dirjen Peraturan Perundang-undangan Prof Dr Widodo Ekatjahjana, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo, Bupati Jember dr Faida dan Anggota APHTN-HAN seluruh Indonesia.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 203 kali

Bahas Jurnalisme Online, Pers Mahasiswa UNNES Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar

Sabtu, 11 November 2017 | 8:46 WIB


Bahas Jurnalisme Online, Pers Mahasiswa UNNES Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar

Pada Sabtu dan Minggu (11-12/11), Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BP2M) Universitas Negeri Semarang  menggelar Pendidikan Jurnalistik Dasar (PJD) di Lantai 4 Rektorat Unnes, Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Tahun ini, PJD digelar dengan tema besar jurnalisme online. Persoalan itu dinilai aktual, bukan karena jurnalisme online dipandang sebagai jurnalisme mada depan, tetapi karena berkaitan erat dengan persoalan hoaks yang dihadapi masyarakat belakangan ini.

Sejumlah narasumber dipastikan hadir, antara lain dosen Sosiologi Komunikasi Universitas Diponegoro Triyono Lukmantoro, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPI) Jawa Tengah Muhammad Rofiudin, dan Pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang Pratono.

“Kami berharap peserta akan mendapatkan perspektif baru yang lebih komprehensif mengenai persoalan jurnalisme online,” kata ketua Panitia R Aditya Purbaningsih.

Adit menjelaskan, selain ketiga narasumber yang akan berbicara pada sesi panel tersebut, ada sejumlah narasumber lain yang diharapkan menginspirasi peserta mengetahui aspek-aspek dasar jurnalistik. Mereka adalah dosen jurnalistik UPGRIS Zainal Arifin ZA, fotografer lepas Yassir Arafat El-Macoalo, dan dosen Bahasa Indonesia UNNES yang juga Pemimpin Redaksi PortalSemarang.Com, Rahmat Petuguran.

Lebih dari dua ratus mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Semarang hadir mengikuti acara ini.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 210 kali

Menristekdikti, PTN dan PTS Harus Bersinergi Untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa

Sabtu, 11 November 2017 | 1:18 WIB


Menristekdikti, PTN dan PTS Harus Bersinergi Untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mendorong perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) untuk bersinergi demi meningkatkan daya saing bangsa. Hal ini disampaikan Menristekdikti saat membuka acara Rapat Kerja Badan Kerjasama (BKS) PTN-Kopertis Jawa Tengah dan Yogyakarta, di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta (10/17).

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Sekretaris Jenderal Ainun Na’im, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufron Mukti,  Ketua BKS yang juga merupakan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta Sari Bahagiarti, pimpinan PTN  se-Jawa Tengah dan Yogyakarta, Koordinator Kopertis Wilayah V Bambang Supriyadi dan Koordinator Kopertis Wilayah VI Dwi Yuwono Puji Sugiharto, serta tamu undangan lainnya.

Nasir menyambut baik pelaksanaan rapat kerja ini sebagai upaya meningkatkan mutu PTN dan PTS di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta demi meningkatkan daya saing bangsa. Menristekdikti mengatakan banyak peluang kerjasama yang dapat dibangun antara PTN dan PTS. Nasir menjelaskan sinergi dapat dibangun dalam bidang riset, publikasi, magang dosen, pengabdian kepada masyarakat, program kreativitas mahasiswa, inkubator inovasi, pendidikan anti korupsi, dan gerakan anti radikalisme.

“ Sinergi akan meningkatkan mutu perguruan tinggi secara lebih merata, muaranya adalah meningkatnya daya saing bangsa. PTN dan PTS itu sama, bedanya hanya sumber dana pengelolaan. PTS dengan akreditasi A sama nilainya dengan PTN dengan akreditasi A,” tutur Nasir.

Pada kesempatan ini Menristekdikti memberikan apresiasi atas perkembangan positif kualitas perguruan tinggi di Yogyakarta dan Jawa Tengah. “ Yogyakarta memiliki 3 PTN dengan akreditasi A yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta dan UIN Yogyakarta, selain itu ada 5 PTS dengan akreditasi A. Sedangkan di Jawa Tengah ada 4 PTN dengan akreditasi A yaitu Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret dan Politeknik Negeri Semarang. PTS dengan akreditasi A di Jawa Tengah ada 4 PTS,” jelas Nasir.

Rektor UPN mengatakan Rapat Kerja BKS PTN-Kopertis Jawa Tengah dan DIY diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang akan meningkatkan kualitas pengelolaan PTN di wilayah Jawa Tengah dan DIY baik universitas, Institut, Sekolah Tinggi, maupun Politeknik, sehingga pada muaranya akan dapat menjadikan PTN dibawah BKS PTN-Kopertis Jawa Tengah dan DIY menjadi lebih berkualitas, dipercaya oleh masyarakat, serta mampu bersaing dalam kancah internasional. “ Kami selaku panitia yang ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja BKS kali ini sangat bersyukur atas kehadiran Bapak Menteri. Ini adalah kali pertama Rapat Kerja BKS dihadiri Menristekdikti,” ujar Sari Bahagiarti.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum Selaku Ketua BKS Jateng DIY dalam laporannya menyampaikan bahwa BKS Jawa Tengah dan Yogyakarta beranggotakan 23 PTN dan 2 Kopertis. BKS ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kemampuan pengelolaan kelembagaan PTN dan Kopertis di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. “ Perguruan Tinggi dengan mutu baik dan akreditasi A akan memberikan pendampingan kepada perguruan tinggi lainnya, sehingga mampu mencapai akreditasi yang lebih baik,” ujarnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 248 kali

UNNES Tuan Rumah Sukmalindo X Tahun 2017

Jumat, 10 November 2017 | 14:50 WIB


UNNES Tuan Rumah Sukmalindo X Tahun 2017

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi “Tuan Rumah” event pertandingan olahraga persahabatan antara Malaysia dan Indonesia dalam kegiatan Sukan Malaysia Indonesia (Sukmalindo) X Tahun 2017.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Dr Didin Wahidin MPd, Jumat (10/11/2017) di auditorium UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir dari Malaysia, Prof Maya Dr Sopian Bujang (Ketua Delegasi), Prof Dr Nik Wan Bin Omar (Ketua Kontingen), Prof Dato’Dr Abdullah Mohammad Said, Riduan Bin Mohammed Arof, Tony Azman Hassan. Sedangkan dari UNNES Wakil Rektor BIdang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, Dekan FE Dr Wahyono MM, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Kegiatan berlangsung sampai 12 November diikuti 161 peserta terdiri atas 58 atlet dan 11 pelatih untuk Indonesia, serta 64 atlet dan 39 pelatih dan sekretariat untuk Malaysia. Ada 5 cabang yang dilombakan yakni Futsal, Voli, Sepak Takraw, Bulu Tangkis, dan Panahan. Kemudian, ditambah Kebudayaan yakni pentas tari bersama.

Dr Didin Wahidin yang juga Direktur Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaraan dan Mahasiswa (Belmawa) menyampaikan, kegiatan ini sebagai alat pemersatu antara Indonesia dan Malaysia.

Didin Wahidin berharap, Sukmalindo ini diharapkan bisa menjadi alat pemersatu kedua bangsa, agar bia terus terjalin silaturahmi yang baik.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat datang para Delegasi Malaysia di Universitas Negeri Semarang (UNNES) Universitas Konservasi dalam acara yang sangat luar biasa ini yakni Sukan Malaysia-Indonesia (Sukmalindo).

Hari ini tepat 10 November, Hari peringatan Pahlawan artinya yakni para mahasiswa antara Indonesia dan Malaysia adalah penerus perjuangan pahlawan masing masing negara untuk memperjuangkan agar negara Indonesia dan negra Malaysia semakin berjaya.


Penulis: Sihono Dibaca : 310 kali

Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Rektor UNNES Jadi Inspektur Upacara

Jumat, 10 November 2017 | 13:12 WIB


Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Rektor UNNES Jadi Inspektur Upacara

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi Inspektur Upacara pada upacara peringatan Hari Pahlawan, Jumat (10/11/2017) di Fakultas Hukum UNNES kampus Sekaran Gunungpati.

Hadir Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Biro, Asisten Direktur Pascasarja, dosen, karyawan, dan mahasiswa.

Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 ini mengambil tema Perkokoh Persatuan Membangun Negeri.

Prof Fathur Rokhman membacakan amanat Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa. Saat membacakan sambutan Mensos itu, para peserta upacara diajak untuk mengenang para pendahulu, pahlawan, perintis kemerdekaan, dan pendiri Republik Indonesia. Sebab karena perjuangan mereka, bangsa Indonesia bisa menikmati hidup sebagai bangsa yang merdeka.

Sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain, bangsa yang menyadari tugas sejarahnya untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Pada kesempatan yang baik ini kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri,pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini, kata Prof Fathur saat mengakhiri membacakan sambutan Mensos RI.

Rektor menambahkan, Upacara memperingati Hari Pahlawan di Fakultas Hukum UNNES ini berjalan sangat luar biasa, petugas upacara pakai seragam bagus, semoga kita semua menjadi penerus perjuangan para pahlawan kusuma bangsa dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan memperkokoh UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban.


Penulis: Sihono Dibaca : 253 kali

Meningkatkan Paper Jurnal Internasional Dosen FMIPA UNNES Melakukan Diskusi dengan Geogia Tech USA

Jumat, 10 November 2017 | 6:13 WIB


Meningkatkan Paper Jurnal Internasional Dosen FMIPA UNNES Melakukan Diskusi dengan Geogia Tech USA

Profesor dari Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Univeraitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Geogia Tech USA melakukan diskusi keilmuan (9/11) di Dekanat FMIPA.

Hadir dalam diskusi ini Ahmet Erbil, Ph.D., Professor of Physics Georgia Tech, USA dengan para dosen senior FMIPA, seperti Prof Dr Hardi Suyitno, MPd, Prof Dr Nathan Hindarto, Prof Dr Wiyanto, MSi, Prof Dr Ani Rusilawati, MPd, Prof Dr Sutikno, ST, MT, Prof Dr Edy Cahyono, MSi, Prof Dr Sudarmin, MSi, Dr Putut Marwoto, MS dan beberapa doktor muda.

Prof Ahmet Erbil, Ph.D merupakan salah satu ekspert dan pernah menjadi konsultan di berbagai industri di USA, Japan, dan Europe. Dia pernah mengepalai lebih dari 20 project yang disponsori pemerintah maupun korporasi.

Dia berhasil memiliki lebih dari 20 paten, publikasi lebih dari 60 paper di jurnal internasional bereputasi, dan mempresentasikan sekitar 80 makalah pada konferensi tingkat national maupun international.

Dekan FMIPA, Prof Dr Zaenuri, SE, MSi, Akt sangat mengapresiasi kehadiran Prof Ahmet Erbil, Ph.D yang telah membuka wawasan internasionalisasi para profesor dan doktor FMIPA. Diskusi berjalan dengan sangat produktif, dengan penyelaras Dr Niken Subekti, SSi, MSi, International Corner FMIPA UNNES.

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 277 kali

Dorong Dosen Membumikan Teori, UNNES Gelar Pelatihan Menulis Opini

Kamis, 9 November 2017 | 12:39 WIB


Dorong Dosen Membumikan Teori, UNNES Gelar Pelatihan Menulis Opini

Jarak antara teori dan praktis perlu dikikis oleh para akademisi. Salah satu caranya, akademisi didorong memublikasikan temuan dan pemikirannya melalui berbagai saluran. Selain melalui jurnal ilmiah bereputasi, mereka juga diharapkan menyalurkan gagasan melalui media massa.

Menurut Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, tulisan populer di media massa memiliki keunggulan karena dapat menjangkau lebih banyak orang. Dengan jangkauan yang luas, temuan dan gagasan dosen akan bermanfaat bagi lebih banyak orang.

Untuk mendorong dosen dan tenaga kependidikan menulis, UPT Humas dan Protokoler menyelenggarakan pelatihan penulisan artikel populer di media massa, Kamis (9/11).

Redaktur Pelaksana Suara Merdeka Saroni Asikin hadir sebagai mentor pelatihan yang diselenggarakan di lantai 4 Gedung H tersebut. Selain membimbing peserta mengembangkan gagasan dan artikel dari awal hingga usai, Saroni membimbing peserta untuk memperhatikan kaidah kebahasaan.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 293 kali

Rektor UNNES Ikut Mangayubagya Pernikahan Kahiyang dan Bobby

Kamis, 9 November 2017 | 7:51 WIB


Rektor UNNES Ikut Mangayubagya Pernikahan Kahiyang dan Bobby

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum turut berbahagia atas pernikahan putri Presiden Ir Joko Widodo, Kahiyang Ayu, yang disunting Muhammad Bobby Nasution.

Prof Fathur mengatakan, segenap pimpinan dan keluarga UNNES ikut mangayubagya, bergembira dan bersukacita atas pernikahan Kahiyang dan Bobby.

Prof Fathur juga menghaturkan doa agar keluarga Bobby-Kahiyang bahagia, sakinnah, mawaddah dan warahmah.

“Selain itu juga memiliki keturunan yang saleh dan salehah,” pungkas Prof Fathur, di kampus UNNES Sekaran, Kamis (9/11)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 635 kali

Alumni UNNES yang Gonta-ganti Mobil Mewah

Rabu, 8 November 2017 | 16:44 WIB


Alumni UNNES yang Gonta-ganti Mobil Mewah

Anda pernah naik mobil Ferrari? Lamborghini? Aston Martin? Kemungkinan besar belum. Anda pasti berpikir bahwa yang bisa gonta-ganti mobil mewah hanya Raffi Ahmad atau Syahrini. Ternyata alumni Universitas Negeri Semarang (UNNES) juga ada yang hobi gonta-ganti mobil mewah. Namanya adalah Anjar Leksana alumni UNNES angkatan tahun 2007. Bukan karena dia selebritis. Bukan karena dia pengusaha. Tapi karena dia adalah seorang jurnalis di majalah otomotif ternama. Berikut adalah hasil wawancara singkat unnes.ac.id dengan Anjar.

Bagaimana Anda bisa menjadi jurnalis?

Sebetulnya saya tidak pernah berpikir untuk menjadi penulis atau jurnalis. Awalnya lulus dengan gelar Sarjana Pendidikan, saya bersiap untuk berjibaku dengan dunia akademis. Kilas balik singkat saja, sehari setelah lulus, langsung mengirimkan lamaran untuk menjadi guru ke sekitar empat puluh sekolah negeri. Namun nyatanya sampai beberapa waktu hasilnya nihil. Tak ada satu sekolah pun yang menghubungi saya. Padahal IPK saya cukup bagus.

Saat menjelang wisuda iseng-iseng saya buka web unnes.ac.id dan ada link lowongan kerja di media besar, Kompas Gramedia (KG). Singkat cerita, setelah langsung melamar dan melewati serangkaian test saya langsung diterima dan ditugaskan menjadi jurnalis ekonomi. Jujur inilah tempat paling istimewa untuk ‘menggembleng’ saya menjadi jurnalis sesungguhnya.

Kenapa sekarang pindah menjadi jurnalis otomotif?

Sekitar satu tahun lebih belajar dan memahami riuh rendah dunia ekonomi, akhirnya saya memutuskan untuk menjadi jurnalis otomotif dan bergabung di Autocar Magazine Indonesia di awal 2013. Ya, semua itu terjadi lantaran dari kecil memang sudah suka dengan dunia otomotif. Dan Autocar adalah majalah otomotif asal Inggris, yang juga media otomotif tertua di dunia. Mereka memiliki reputasi yang bagus secara global.

Apa saja tugas selama bekerja di majalah otomotif?

Saya menulis banyak berita untuk Autocar. Mulai dari berita ringan, berita feature seputar industri otomotif lokal dan global, hingga menulis hasil test drive berbagai jenis mobil. Dari semua itu paling asyik memang mengajak menari dan berseluncur bersama mobil-mobil ganas di sirkuit dan jalanan. Mungkin kalau dihitung jari ya sudah ratusan mobil yang sudah saya coba. Semakin banyak mencoba (test drive) mobil, semakin banyak pula belajar memahami masing-masing kharakternya.

Bagaimana rasanya menjajal Super Sportscars?

Wow! Itulah satu kata yang terlontar saat menguji supercar. Deru mesin dan decitan ban sungguh membangkitkan gairah untuk berkendara bersamanya. Kalau boleh bilang, rasanya tak perlu kaya raya untuk bersenang-senang bersama mobil keren seperti Ferrari, Maserati, McLaren, Lamborghini, Aston Martin, Porsche dan masih banyak lagi.

Nah salah satu mobil paling gahar yang saya coba adalah menjajal Lamborghini Aventador S, dengan mode ‘Corsa’ yang paling galak. Saat mengaktifkan launch control dan menekan penuh pedal gas (akselerator) rasanya tubuh terlontar ke belakang, adrenalin mengucur deras, linear dengan tenaga besar yang tersalurkan melalui rodanya. Fantastis! Dan membuat ketagihan pastinya.

Untuk menjadi test driver supercar perlu tahapan. Kalau sesuai tradisi di tempat kami, setelah sering melakukan pengetesan mobil penumpang dan sportscar, barulah Pemimpin Redaksi mengizinkan untuk mengetes supercar. Beruntung Autocar sering mengirim saya untuk pelatihan cara memahami dan berinteraksi bersama supercar. Pelatihan lebih sering diselenggarakan di luar negeri dan beberapa kali di Indonesia bersama brand otomotif premium.

Sudah kemanana saja melakukan peliputan otomotif dan paling jauh ke mana?

Alhamdulilah sudah banyak ke luar negeri dan hampir menjelajah seluruh pulau-pulau di Indonesia, minus Papua. Saya sendiri lupa sudah berapa banyak negara yang sudah disinggahi. Yang jelas kalau Asia Pasific sih sudah ‘khatam’. Kemudian kalau liputan paling jauh dan paling berkesan adalah saat menguji Lamborghini Huracan Performante.

Mungkin agak pleonastis. Tapi saya adalah orang desa dan orang Indonesia pertama yang menjajal Lambo Huracan Performante di Italia. Menguji sampai benar-benar puas di Sirkuit Imola. Bahkan saya diizinkan untuk mencoba Lamborghini mengelilingi Kota Bologna sendirian tanpa instruktur dan alat komunikasi. Mereka sepertinya percaya betul dengan saya untuk mengujinya.

Berbeda dengan Jepang. Kalau di sana ngetes mobil jarang sekali diperbolehkan melintas jalan raya. Di Jepang lebih sering di sikuit. Entahlah, sepertinya SIM Internasional dari Indonesia kurang dipercaya di sana.

Apa saja kesibukan saat ini?

Baru-baru ini saya bergabung dengan Majalah Autobild (KG) dan menulis untuk beberapa media online. Masih menulis seputar otomotif. Nah ada tantangan baru. Kalau di Autocar disuruh translate naskah Autocar Inggris menjadi naskah bahasa Indonesia kan biasa. Sekarang tugasnya adalah menterjemahkan naskah dari Autobild Jerman. Dan itu sangat seru dan menantang

Kemudian selain itu, saya juga sedang belajar nge-vlog di Youtube, saya juga sedang ada Video Pilot Project bersama dengan salah satu TV swasta terkemuka. Nantinya kalau project tersebut lolos, bisa menjadi program anyar di TV tersebut. Doakan saja ya.

Pesan Anda kepada mahasiswa dan alumni UNNES?

Sederhana saja. Perbanyaklah tidur dan perbanyaklah makan. Nah kalimat tersebut baiknya jangan dicerna dengan cara pandang sempit. Cobalah dengan cara lain dengan sudut pandang, jarak padang dan sisi pandang yang luas. Sekian dan terimakasih.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 3.607 kali

Dua Mahasiswa UNNES Pamit Rektor ke Taiwan

Rabu, 8 November 2017 | 11:03 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Pamit Rektor ke Taiwan

Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) lolos Program Pemuda Magang Luar Negeri (PPMLN) 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Mereka yakni Muhammad Aan Khunaifi dan Ria Rizki Amalia mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni UNNES.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBS Drs Syahrul Syah Sinaga MHum menyampaikan itu kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat pamitan, Rabu (8/11/2017) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Aan dan Ria (panggilan akrabnya) akan bergabung bersama 137 delegasi dari seluruh Indonesia ke berbagai negara diantaranya India, Russia, Polandia, Jepang, Turkey, Taiwan, Vietnam, Thailand, Kamboja, Jerman, Afrika.

Aan dan Ria menuturkan, ke 137 delegasi ini akan dibagi ke berbagai negara, untuk delegasi dari UNNES ke Taiwan bersama 12 delegasi lainnya pada November-Desember 2017.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan selamat dan berpesan sebagai delegasi bawa nama baik Indonesia dan UNNES serta perluas relasi.

Kemudian, setelah kembali ke Indonesia tularkan pengalamanmu kepada mahasiswa UNNES lainnya.


Penulis: Sihono Dibaca : 319 kali

Siap Internasionalisasi, UNNES Gandeng UTM Malaysia Selenggarakan Workshop Dokumen Transfer Kredit

Rabu, 8 November 2017 | 10:06 WIB


Siap Internasionalisasi, UNNES Gandeng UTM Malaysia Selenggarakan Workshop Dokumen Transfer Kredit

Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan workshop tentang pengembangan dokumen transfer kredit bekerjasama dengan Fakultas Bioscience and Medical Enggineering Universiti Teknologi Malaysia, Selasa (7/11).

Workshop yang diselenggarakan di gedung D6 lt. 3 FMIPA ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan hibah World Class Professor Scheme B yang dikoordinatori oleh Prof Amin Retnoningsih dan Prof Enni Suwarsi Rahayu dari Jurusan Biologi UNNES.

Workshop tentang alih kredit ini dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi yang pertama narasumber yang melakukan presentasi adalah Prof Sukestiyarno MS PhD dan Dr Ratna Dewi.

Dalam pemaparannya, Prof Sukestiyarno menjelaskan beberapa kebijakan Rektor UNNES berkaitan dengan target dan indikator kinerja UNNES untuk mempersiapkan tahun Internasionalisasi.

“Nawa Target yang menjadi prioritas UNNES sebagai universitas yang bereputasi internasional meliputi peningkatan rangking dan rating internasional, akreditasi internasional, kelas internasional, dan mahasiswa internasional”, jelas Prof Sukes yang saat ini tengah menjabat sebagai Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES.

Selain itu, tambahnya, mobilitas dosen dan mahasiswa internasional, riset dan publikasi internasional, buku internasional, reputasi dan prestasi mahasiswa internasional, dan pusat  unggulan inovasi dan H-KI menjadi hal yang sangat UNNES perhatikan.

Sementara, narasumber kedua Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas berbagi pengalaman menarik seputar program kredit transfer yang dikelola oleh UNNES bekerjasama dengan universitas-universitas luar negeri bertaraf internasional.

“Untuk mengikuti program bergengsi seperti ini, kita perlu memperhatikan beberapa hal diantaranya pemilihan mata kuliah yang relevan, sinkronisasi dan ekuivalensi mata kuliah di UNNES dengan universitas mitra”, jelas Dosen Fakultas Teknik tersebut.

Selain membagikan pengalaman akademiknya, Ia juga memberikan tips dan strategi dalam membangun kerjasama dengan universitas di luar negeri untuk kegiatan pertukaran mahasiswa.

Pada sesi kedua, workshop lebih fokus membahas tentang peluang alih kredit antara jurusan Biologi FMIPA UNNES dengan fakultas Bioscience and Medical Engineering UTM.

Prof Fahrul dari Fakultas Bioscience and Medical Engineering UTM memberikan gambaran umum tentang program studi dan struktur kurikulum di fakultas Bioscience and Medical Engineering UTM.

“Di UTM juga terdapat program studi Biologi dan program studi Biologi Industri. Kurikulum yang dikembangkan untuk program studi Biologi didasarkan pada pengintegrasian antara biologi tradisional dan biologi modern sedangkan untuk program studi Biologi Industri, pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengintegrasikan multidisiplin ilmu yang meliputi bioteknologi biru (biotek lingkungan), bioteknologi putih (biotek industri), bioteknologi hijau (biotek pertanian), dan bioteknologi merah (bio farmasi)”, papar Prof Fahrul.

Pada dasarnya, tambah Prof FAHRUL, terdapat banyak kemiripan mata kuliah baik dari segi nama maupun substansinya. Hal ini merupakan modal yang baik dalam program alih kredit pertukaran mahasiswa antara UNNES dan UTM.

Sementara Dr Saiful menjelaskan terkait struktur kurikulum dan mata kuliah yang ada di jurusan biologi UNNES dan beberapa mata kuliah yang berpotensi untuk dialihkreditkan.

“Melalui program ini, UNNES berharap dapat terus bekerjasama dengan UTM. Program transfer kredit ini menjadi langkah UNNES sebagi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional”, pungkas Dr Saiful.

Pada akhir sesi workshop, peserta berdiskusi tentang teknis perencanaan hingga pelaksanaan program alih kredit untuk kedua universitas. Setelah terbentuk dokumen petunjuk teknis alih kredit, maka dapat segera diprogramkan oleh UNNES dan UTM untuk dapat dilaksanakan pada tahun yang akan datang.

Dwi Hermawan (Students Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 240 kali

SMAN 5 Denpasar Juarai Lomba Esai Sejarah Nasional di UNNES

Rabu, 8 November 2017 | 10:01 WIB


SMAN 5 Denpasar Juarai Lomba Esai Sejarah Nasional di UNNES

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2011 oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) Sejarah Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Ketua panitia Aditya Ajeng berharap,  kegiatan ini dapat memberikan  pemahaman bagi para pemuda Indonesia untuk mampu menjadi agent of change yg tidak hanya menuntut adanya perubahan tetapi juga ikut andil dalam memberikan perubahan ke arah yg lebih baik.

“Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Sejarah dihati: Peduli Jati Diri, Cintai NKRI”. Tema tersebut dipilih dengan alasan pentingnya menyadari bahwa pergerakan Bangsa Indonesia tidak lepas dari pemuda dan kaum cendekiawan. Dengan diadakannya Olimpiade Sejarah dan Esai Sejarah Nasional (OSEAN) tingkat SMA sederajat ini, kami berharap dapat  melahirkan para pemuda dan cendekiawan Indonesia yang peduli akan jati diri bangsa dan mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia”, jelas Adit.

OSEAN terbagi atas dua ajang lomba, yakni lomba olimpiade sejarah dan esai sejarah. Cabang lomba olimpiade sejarah diikuti oleh 247 peserta dari 89 sekolah dan lomba esai sejarah diikuti oleh 64 peserta dari 38 sekolah.

“Untuk lomba esai sejarah, juara satu diraih oleh Putu Adnanta Jaya dari SMAN 5 Denpasar Bali. Sementara lomba olimpiade juara satu diraih oleh Robby Furqon dari SMAN 1 Surakarta”, pungkasnya.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 192 kali

Hendrar Prihadi Kunjungi Labschool UNNES

Selasa, 7 November 2017 | 14:22 WIB


Hendrar Prihadi Kunjungi Labschool UNNES

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengunjungi Labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka “Wali Kota Mengajar” di Sampangan Semarang, Selasa (7/11).

“Wali Kota Mengajar” merupakan bentuk kegiatan dalam memperingati hari pahlawan. Seluruh warga sekolah mengenakan pakaian dengan tema pahlawan seperti pakaian dokter, perawat, tentara, polisi, pejuang, ataupun meniru salah satu pahlawan seperti Jendral Soedirman.

Hendrar Prihadi mengatakan, untuk menjadi pahlawan di jaman now,  kalian bisa menjadi anak yang berprestasi, mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional. “Kids jaman now, sering memilih tempat duduk di belakang, padahal ketika guru menjelaskan tidak terdengar, dan jauh dari perhatian guru. Di setiap kesempatan kalian harus memilih tempat duduk di depan, selalu berusaha jadi juara, selalu berusaha jadi orang hebat,” katanya.

Setelah mengajar, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan bersama perwakilan orangtua murid Labschool Unnes. Hendar menyampaikan bahwa keluarga adalah lingkungan pertama dalam penanaman karakter positif pada anak. Orangtua harus menjadi kontrol bagi tumbuh kembang anak, apalagi di jaman modern seperti sekarang ini. Peran media begitu sangat penting. Anak-anak bisa mengetahui dunia luar melalui media sosial.

Hendrar  juga menghimbau kepada para orangtua murid untuk selalu berperan dan mengawasi pergaulan anaknya. “Orangtua seharusnya bisa mengarahkan putra-putrinya dalam memainkan media sosial secara baik, aktualisasi diri harus dengan cara yang positif dan ikut mengawasi peredaran narkoba, yaitu berdiskusi dengan cara yang baik kepada anak-anaknya,” tambahnya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 323 kali

Rektor Serahkan 37 SK Jabatan dan Pangkat

Selasa, 7 November 2017 | 12:46 WIB


Rektor Serahkan 37 SK Jabatan dan Pangkat

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Dr Martono menyerahkan 37 Surat Keputusan (SK) Rektor tentang pengangkatan Pejabat dan Pangkat baru dilingkungan UNNES pada, Selasa (7/11).

Saat memberikan arahan, Rektor mengimbau kepada pejabat baru yang dilantik agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan aturan yang berlaku, bersikap amanah dan selalu menjaga nama baik UNNES.

“Mari bersama-sama kita jaga nama baik UNNES. Jangan sampai ada permasalahan di rumah tangga UNNES, terutama masalah yang bersifat pribadi. Kalaupun ada, harus diselesaikan dengan baik tanpa membuat suasana kampus menjadi keruh dan kacau”, jelas Rektor.

Profesor bidang Sosiolinguistik itu juga mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk meluruskan barisan yakni dengan menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi kejujuran dan bertanggung jawab atas kinerja yang dilakukan, selalu meningkatkan komunikasi dengan rekan lainnya, berkoordinasi, dan bersinergi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 600 kali

Beri Sapaan Kampus Nusantara Mengaji, Menristekdikti Pilih UNNES Pertama

Senin, 6 November 2017 | 22:45 WIB


Beri Sapaan Kampus Nusantara Mengaji, Menristekdikti Pilih UNNES Pertama

Menteri Riset, Teknologi  dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohammad Nasir PhD memberikan sapaan pertama diantara Perguruan Tinggi lain melalui telekonferensi kepada sivitas akademika Universitas Negeri Semarang (UNNES), saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kampus Nusantara Mengaji 2017, Senin (6/11).

Kegiatan berpusat di Universitas Sriwijaya yang dipimpin langsung oleh Menristekdikti Mohammad Nasir. Ia memberikan komando dimulainya kegiatan khataman Alquran di 15 kampus secara serentak.

Dalam sambutannya, Nasir mengajak seluruh masyarakat muslim untuk terus memuliakan, menjaga, dan mengamalkan isi kandungan dalam Alquran.

“Alquran memang seharusnya menjadi primadona bagi setiap muslim. Tidak hanya kebutuhan, tetapi juga pedoman hidup. Untuk memuliakan Alquran yang paling baik adalah dengan menghafal dan mengamalkannya”, jelas Nasir.

Untuk itu, tambah Nasir, Kemenristekdikti sangat mengapresiasi dan mendukung penyelenggaraan Kampus Nusantara Mengaji. Kegiatan ini telah berhasil mengkhatamkan Alquran secara serentak dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.

“Dengan memahami isi Alquran, lantas diterapkan dalam berperilaku sehari-hari, nantinya Allah akan memberikan rahmat bagi kelangsungan hidup masyarakat di negeri ini”, tambah Menristekdikti keduabelas tersebut.

Sementara itu, penyelenggaraan Kampus Nusantara Mengaji di gedung rektorat Universitas Negeri Semarang (UNNES) berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh unsur pimpinan dilingkungan UNNES bersama 100 mahasiswa hafiz dan hafizah.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap kegiatan Kampus Nusantara Mengaji ke depan akan menjadi agenda rutin yang berkelanjutan dan dapat memupuk nilai-nilai karakter mahasiswa.

“Sekarang di Universitas Sriwijaya. Maret 2018 yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-53, UNNES siap menjadi tuan rumah Kampus Nusantara Mengaji”, jelas Rektor.

Rektor juga mengimbau kepada mahasiswa untuk tetap merendahkan hati terutama dalam belajar dan menuntut ilmu.

“Semakin mendaki pengetahuan, kita harus semakin merendahkan hati dengan merasa masih belum berilmu. Seperti halnya padi, semakin berisi pasti akan semakin merunduk. Selain itu, jangan lupa untuk mendoakan bapak ibu dosen karena dengan mendoakan merekalah, ilmu yang anda dapat akan menjadi berkah dan bermanfaat”, pungkas profesor bidang Sosiolinguistik itu.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 382 kali

Menguatkan Pembelajaran Abad 21 dengan Pendidikan Vokasi

Senin, 6 November 2017 | 22:35 WIB


Menguatkan Pembelajaran Abad 21 dengan Pendidikan Vokasi

Pengembangan pendidikan vokasi yang diangkat pada kegitan Profesor go to School di Kab Kendal mendapatkan sambutan hangat dari para peserta yang nota bene adalah guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dua topik diskusi yaitu Pembeljaran Pendidikan Vokasi Abad XXI dan Peran Pendidikan Kejuruan dalam Pembangunan Berkelanjutan merupakan topik yang memiliki keeterkaitan dengan kebijakan nasional revitalisai SMK. Menurut Dr. Eko Supraptono, M.Pd, selaku penanggungjawab program Professor go to School untuk wilayah Kendal, dua topik terpilih tersebut merupakan upaya kepedulian UNNES dalam mendukung kebijakan nasional.

Ketua MKKS Wil Kab Kendal menyatkan bahwa kegiatan Profesor go to School yang diprakasiUNNES sangat relevan dengan upaya Pemerintah Daerah Kendal dalamuaya memajukan sekolah kejuruan yang memilki kebermakaan dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha dan insutri. Ia berjarap para peserta akan dapat memetik hikmah dari topik-topik mutahir yang nantinya dapat diintrodusir ke dalam pembelajaran.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 4 Kendal, Drs. Kusdarmanto selaku tuan rumah mengungkapakan rasa terima kasihnya kepada UNNES yang telah menggelar kegiatan Professor Go to School dengan sasaran para guru kejuruan yang memang sangat mengharapkan dukungan perguruan tinggi dalam penguatan program sekolah. Ia berharap ke depan, UNNES menjadi mitra narasumber pengembangan sekolah untuk memenuhi kebutuhan dan tantangan masyarakat usaha dan industri.

Diskusi diawali dengan materi yang disajikan oleh Prof. Sudarman yang mengangkat tema Peran Pendidikan Kejuruan dalam Pembangunan Lingkungan Bekelanjutan. Ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan semakin parah pada akhir-akhir ini sudah saatnya dihentikan dan ditangani secara komprehensif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Tantagan bagi pendidikan kejuruan adalah bagaimaan turut memberikan solusi penangann lingkungan hidup berbasis ilmu pengethuan yang sesuai dengan core bisnis dan bidang diiplin pendidikan kejuruan. Diskusipun berkembang cukup seru di mana para peserta mengharapkan adanya pelatihan pengolahan limbah di seolah dengan nara sumber dari UNNES yang sudah dikenal sebagai universitas konservasi.

Sementara itu, paparan Prof. Samsudi mengangkat tema pembelajaran abad 21 pendidikan kejuruan uang perlu dilakukan adalah penyelearasan kurikulum SMK dengan DUDI, profesionalisme guru dan tendik, standarisasi dan optimalisasi saran dan prasasrana, tata kelola kelembagaan, kemitraan SMK dengan DUDI/ Stake holder. Ia mengingatkan bahwa lulusan pendidikan kejuruan harus dapat mengantarkan lulusan dapat mengisi formasi kerja, jangan sampai hanya mengjasilkan pengangguran. Untuk itu, diperlukan revitalisasi pendidikan kejuruan secara menyeluruh, termasuk di dalamnya melakukan inovasi pembelajaran berbasis pada teknologi digital, teknologi informasi dan kounikasi. Pada ujungnya, pembelajaran harus mendorong para siswa memiliki keterampilan communication skill, critical thinking, collabortion, dan creativity.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 211 kali

Belmawa Kemristekdikti Mendorong Tumbuhnya Wirausaha Muda Berbasis Keilmuan

Senin, 6 November 2017 | 15:21 WIB


Belmawa Kemristekdikti Mendorong Tumbuhnya Wirausaha Muda Berbasis Keilmuan

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengadakan Monitoring dan Evaluasi, Kopetensi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) di Universitas Negeri Semarang (6/11) di Gedung Rektorat.

Kegiatan ini diikuti oleh Sembila Universitas Swasta dan Negeri di Jawa Tengah antara lain Politeknik Negeri Semarang, Universitas 17 Agustus, Universitas Darul Ulum Islamic Center, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Diponegoro, Universitas Muhamadiyah Semarang, UNNES, Universitas Semarang, dan Universitas Terbuka.

Tujuan dari kegiatan ini adalah, membentuk karakter wirausaha mahasiswa berupa proses pengintegrasian antara hardskill dan softskill sehingga terbentuk kapasitas wirausaha. Selain itu juga mendorong tumbuhnya wirausaha muda berbasis keilmuan. Wirausaha muda ini diharapkan sudah memiliki bekal yang cukup berupa keterampilan dasar berwirausaha yang diperoleh melalui berbagai program kewirausahaan yang diikutinya. Kecukupan ilmu ini memberikan bekal bagi lulusan perguruan tinggi untuk menjalankan usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Salah satu dosen penguji Prof Hanny Wijaya menjelaskan, KBMI pula disampaikannya harus sinergi dengan Kemahasiswaan, PKM-K, Program Belajar Bekerja Terpadu, Kuliah Kerja Usaha), dan Program Kewirausahaan lainnya yang telah diikuti mahasiswa calon penerima modal.

Ia menambahkan, prioritas program ini adalah untuk pengembangan usaha bagi mahasiswa yang sudah memiliki usaha dan ingin mengembangkannya. Adapun komoditi jenis usaha yang diusulkan harus terdiri dari lima kategori yakni makanan atau minuman, jasa dan perdagangan, industri kreatif, teknologi dan produksi budidaya.

Kunjungan Lokasi

Saat melakukan monev, Kasubdit Kesesjahteraan dan Kewirausahaan Kemristekdikti, Ismet Yusputra didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Bambang Br mengunjungi salah satu pengusaha muda dari UNNES yang menerima dana hibah dari Kemristekdikti. Muhammad Hasri Sabila mengembangkan Cafe dengan nama D’CO. Cafe ini berada di sekitar kampus UNNES dan mempunyai cabang di 7 lokasi antara lain, Jember, Palembang, Bulungan Kalimatan Timur, Tangerang, Wonogiri, dan Semarang.

Sabila panggilan akrabnya menceritakan, setelah menerima dana hibah dari Kemristekdikti dirinya dibantu beberapa rekannya mengembangkan usaha cafe ini hingga mempunyai 20 karyawan. Kita akan terus mengembangkan cafe ini menjadi waralaba, sehingga usaha ini terus berkembang tetapi permodalah dapat terbantu dari investor.

Bambang BR pun bangga mempunyai mahasiswa seperti ini, menurutnya kunci sukses dalam usaha adalah, piawai berkomunikasi, bisa bekerjasama, dan cepat dalam menyelesaikan masalah. UNNES pun tidak tinggal diam setiap ada mahasiswa yang kreatif dalam usaha, kita akan melakukan pendampingan dan menjadi narahubung ke Kemristekdikti.

Sudah kita buktikan pengusaha muda dari UNNES yang sukses seperti Ulfa Nurjanah dengan Mr Cuki nya, dan Faesal dengan Its Milk-nya. Mereka begitu lulus kuliah sudah bisa mandiri dan dapat membuka lapangan pekerjaan.

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 397 kali
X