40 PT Luar dan Dalam Negeri Ikuti UNNES’ University Presidents Forum (UPF) 2017

Rabu, 29 Maret 2017 | 14:57 WIB


40 PT Luar dan Dalam Negeri Ikuti UNNES’ University Presidents Forum (UPF) 2017

Lebih dari lima puluh delegasi kampus peserta UPF 2017 hadir di Ruang Amartha Grand Candi Hotel, Semarang (29/3). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka oleh Direktur Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kemenristek DIKTI Dr Totok Prasetyo BEng MT,

Dalam sambutannya, Dr Totok menyampaikan pentingnya membangun jejaring di kalangan pergaulan internasional antar perguruan tinggi sebagai satu bagian yang tak terpisahkan untuk menuju reputasi world class university.

“Jaringan pergaulan internasional akan membawa pengaruh positif untuk pengembangan pendidikan di masing-masing kampus peserta, lewat forum ini pula kerja sama international yang sudah terjalin akan semakin erat dan dapat terus dikembangkan di kemudian hari,” Ujar Dr Totok.

Prof Dr YL Sukestiyarno, PhD dalam laporan ketua panitia menyampaikan perwakilan yang hadir dalam kegiatan tersebut hampir diwakili dari berbagai berbagai negara, mulai dari Australia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Jepang, hingga Amerika.

“Masing-masing peserta terdiri dari 18 universitas luar negeri dan 22 universitas dalam negeri. Kesemuanya hadir untuk mempresentasikan potensi masing-masing kampus, sehingga diharapkan sinergitas dari program-program yang memang terkait dapat terjalin lewat forum ini,” Papar Prof. YL Sukestiyarno.

Rektor Universitas Negeri Semarang, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, menyampaikan terima kasih atas kedatangan seluruh peserta, diharapkan UPF 2017 ini akan menjadi agenda yang akan terus berlanjut dan menjadi satu helatan penting bagi jejaring pergaulan internasional antar kampus.


Penulis: Sihono Dibaca : 450 kali

Dua Medali Emas Karate, Kado Terindah Dies Natalis ke-52 UNNES

Rabu, 29 Maret 2017 | 11:22 WIB


Dua Medali Emas Karate, Kado Terindah Dies Natalis ke-52 UNNES

Tim karateka Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih dua medali emas, satu perak, dan enam perunggu dalam kejuaraan Southeast Asian University Karate Championship 2017. Dalam kejuaraan yang berlangsung di Gelanggang Olah Raga Sritex Solo, 24-26 Maret itu, UNNES mengirimkan 12 karateka.

Dua medali emas bagi kontingen UNNES dipersembahkan karateka Anggoro Kriswanto di nomor kumite perorangan putra 67 Kg dan kumite beregu putra bersama Winda Setyo, Tegar Bagus S, Dodik Prakoso, Septian W Utomo, Singgih Haryo Wibisono, dan Naga Wisageni. Medali ini dipersembahkan untuk UNNES yang sedang merayakan dies natalis ke-52.

“Kami bersyukur telah mempersembahkan kado terindah sekaligus mengharumkan nama UNNES sebagai Universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional,” tutur Anggoro mahasiswa jurusan PKLO Fakultas Ilmu Keolahragaan ini kepada unnes.ac.id, Selasa (28/3).

Manager/pelatih tim karate UNNES Muhammad Muhibbi SPd mengatakan, kejuaraan karate antarmahasiswa se-Asia Tenggara itu diikuti 595 atlet. Tak hanya perwakilan seluruh universitas di Indonesia, tetapi juga dari Timor Leste, Brunai Darussalam, Malaysia dan Singapore.

“Hasil ini akan dipersiapkan dalam kejuaran POMNAS yang akan datang, ” tandasnya.

Dimintai tanggapannya, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, mengatakan prestasi yang berhasil diraih tim karate UNNES ini makin melengkapi prestasi yang didapat sebelumnya.

“Di berbagai event nasional maupun internasional, atlet-atlet UNNES selalu bisa menunjukkan prestasi terbaiknya,” tegasnya.

 


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 433 kali

Tingkatkan Promosi, Pengelola Kampung Budaya Siaran di RRI

Rabu, 29 Maret 2017 | 10:55 WIB


Tingkatkan Promosi, Pengelola Kampung Budaya Siaran di RRI

Pengelola Kampung Budaya Universitas Negeri Semarang (UNNES) gencar mempromosikan berbagai kegiatan kebudayaan dan keunggulan yang dimiliki kampus. Pada Senin, 27 Maret 2017 melalui Pro 4 RRI Semarang, pengelola Kampung Budaya Bintang Hanggoro Putro dan Suseno melakukan siaran langsung di stasiun radio yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Kota Semarang itu.

“Mulai pukul 08.00—08.50 kami siaran dalam acara Galeri Budaya Pro 4 RRI Semarang untuk mempromosikan berbagai kegiatan dan keunggulan Kampung Budaya,” kata Bintang. Dosen Prodi Seni Tari Fakultas Bahasa dan Seni UNNES itu menjelaskan, Kampung Budaya merupakan laboratorium budaya dan pusat eduwisata yang dimanfaatkan oleh civitas akademika sebagai wadah berkreativitas dalam bidang budaya.

Meski demikian, Bintang mengatakan Kampung Budaya juga membuka diri untuk kegiatan kebudayaan yang diselenggarakan masyarakat umum. Kampung Budaya yang berlokasi di kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, bisa dimanfaatkan masyarakat, seperti halnya gedung UTC milik UNNES di Jalan Kelud Raya.

“Namun, penggunaan Kampung Budaya tetap dalam koridor aktivitas kebudayaan, bukan yang bermuatan politis,” kata Bintang. Selama ini, aktivitas yang sudah berjalan di tempat tersebut antara lain paket-paket eduwisata, seperti Ceria Seni, yang memfasilitasi kunjungan siswa maupun masyarakat umum untuk belajar musik dan tari dalam waktu 50 menit.

Selain itu, Sanggar Tari Kampung Budaya diselenggarakan setiap Minggu pukul 08.00—10.00 yang terbuka untuk umum. Kegiatan rutin bulanan lainnya adalah sarasehan budaya Selasa Legen UNNES yang penyelenggaraannya sudah berjalan lebih dari lima tahun.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 180 kali

Peringati Dies Natalis ke-52, Takmir Masjid Ash-Shiddiqi Adakan Khataman Al-Quran

Rabu, 29 Maret 2017 | 9:09 WIB


Peringati Dies Natalis ke-52, Takmir Masjid Ash-Shiddiqi Adakan Khataman Al-Quran

Bertempat di Masjid Ash-Shiddiqi Universitas Negeri Semarang (UNNES) meyelenggarakan Khataman Al-Quran, Rabu (29/3). Kegiatan yang diprakarsai oleh Takmir Masjid Ash-Shiddiqi ini merupakan rasa syukur warga UNNES pada Dies Natalis Ke-52.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum menyambut baik acara ini, Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita pada Tuhan Yang Maha Esa terkait bertambahnya usia UNNES dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat.

Prof Rustono berharap, kampus UNNES selain belajar sains dan teknologi juga bisa menjadi kampus yang shaleh yang mampu membentuk individu-individu yang shaleh dan shalehah.

Melalui pengajian ini ketua Panitia Drs Anwar Haryono MPd menjelaskan, Kami mengajak warga UNNES dari berbagai unit bergandengan tangan lakukan untuk Khataman Qur’an pagi ini. Dan dalam rangka Dies Natalies ke-52, sudah sepantasnya kita tunjukkan rasa syukur doa dan harapan dalam pengajian ini.

Tampak hadir pada acara ini Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga, dan Pejabat dilingkungan UNNES


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 191 kali

Berjasa Besar, Nama Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih Dijadikan Nama Gedung

Selasa, 28 Maret 2017 | 18:25 WIB


Berjasa Besar, Nama Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih Dijadikan Nama Gedung

Dua tokoh pendahulu Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan diabadikan namanya untuk dijadikan sebagai nama gedung. Keduanya adalah pasangan suami istri Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih.

Nama Prof Satmoko akan digunakan sebagai nama gedung Laboratorium LPTK Terpadu. Adapun nama Prof Retno Sriningsih akan diabadikan sebagai nama gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan berpendapat kedua tokoh itu memiliki sumbangsih besar dalam mengembangan UNNES sehingga menjadi universitas besar seperti saat ini.

Ia menyampaikan hal itu saat bersilaturahmi dengan keluarga Prof Satmoko dan Prof Retno Sri Ningsih di rumah keluarga besar Prof Satmoko di Jalan Kelud, Kota Semarang, Selasa (28/3). Rektor datang bersama Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Dekan, dan unsur pimpinan lain.

Prof Satmoko dinilai berjasa mengembangkan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) yang menjadi landasan perkembangan UNNES menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Prof Retno Sri Ningsih juga dinilai berjasa dalam gagasan yang berharga dalam membesarkan UNNES. Ia juga berjasa membesarkan Program Studi Doktor Manajemen Pascasarjana UNNES.

Tradisi memberi nama gedung dengan nama tokoh pendahulu telah dilakukan UNNES sejak beberapa tahun lalu. Selain memperkenalkan dengan generasi setelahnya, pengabadian nama-nama tersebut dilakukan agar semangat, kreativitas, dan integritas tokoh tersebut dapat diteladani generasi saat ini.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 364 kali

Ke Malaysia, Dua Mahasiswa FT Ikuti Konferensi Internasional dan Temu Aktivis Muda Dunia

Selasa, 28 Maret 2017 | 15:18 WIB


Ke Malaysia, Dua Mahasiswa FT Ikuti Konferensi Internasional dan Temu Aktivis Muda Dunia

Dua Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang (UNNES )  akan bertolak ke Malaysia untuk mengikuti Global Summit on Education 2017 . Acara tahunan itu diselenggarakan di Malaysia Berjaya Times Square Kuala lumpur.

Global Summit on Education dijadwalkan berlangsung selama 2 hari, Senin dan Selasa (27 dan 28/3) . Konferensi internasional ini diikuti oleh para peneliti berbagai negara di dunia baik mahasiswa, dosen, maupun praktisi.

Dua mahasiswa yang mengikuti GSE Malaysia merupakan mahasiswa yang memiliki prestasi. Muslim Nuryogi adalah Mahasiswa Berprestasi Fakultas  Teknik (FT) 2016/2017 dan Kepala Biro Research and Development BEM KM Unnes 2017 . Adapun Dieta Wahyu Asry Ningtias adalah Staf EneRC FT UNNES  dan Mapres 2 FT UNNES 2017.

Mereka berdua akan berkolaborasi dalam mempresentasikan karya tulisnya mengenai konservasi lingkungan berbasis pendidikan di bidang teknik “Learning media to preserving the Enviroment in urban areas” tujuannya adalah menciptakan generasi-generasi muda yang peduli terhadap lingkungan hidup di sekitar dan menciptakan kader-kader konservasi.

Global Summit on Education 2017 akan menjadi pertemuan sekaligus konferensi para peneliti dari berbagai negara di dunia. Pada acara itu, semua delegasi dari seluruh yang hadir akan mempresentasikan terkait Trends and Challanges Education.

Selain itu, kegiatan konferensi internasional juga ada pertemuan khusus dengan aktivis dari mahasiswa Malaysia yang akan saling diskusi dan sharing mengenai kemahasiswaan dan  akademik sehingga menjadi kolaborasi karya yang saling menguntungkan dan bisa diimplementasikan di Indonesia khususnya UNNES.

Wakil Dekan bidang kemahasiswaan FT Dr Wirawan Sumbodo MT berharap dua perwakilan mahasiswa FT Unnes dapat belajar banyak di Malaysia dan nantinya dapat berbagi pengalaman kegiatan International tersebut agar mahasiswa UNNES yang lainnya termotivasi untuk bereputasi Internatonal.

Demikian juga Dekan FT Dr Nur Qudus MT berharap agar selain mengikuti acara tersebut, mahasiswa bisa mendapatkan akses untuk studi lanjut di negara yang didambakan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 278 kali

UNNES Selenggarakan UNNES University Presidents Forum Tahun 2017

Senin, 27 Maret 2017 | 16:57 WIB


UNNES Selenggarakan UNNES University Presidents Forum Tahun 2017

Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan UNNES University Presidents Forum Tahun 2017, Rabu (29/3) di Grand Candi Hotel Semarang Jalan Sisingamangaraja Semarang.

UNNES University Presidents Forum yang merupakan salah satu agenda dalam Dies Natalis ke 52 UNNES ini merupakan forum untuk menguatkan dan memperluas kerja sama UNNES dengan universitas mitra di seluruh dunia, dalam rangka mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah global melalui pengembangan dan penguatan kerja sama di bidang pendidikan.

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Kelembagaan Kemenristekdikti Dr Totok Prasetyo BEng MT, Senior Researcher dari QS Asia Quacquarelli Symonds (QS World University Rankings), dan Asisstant Cultural Attace, US Embassy sebagai keynote speaker. Diikuti oleh 18 (tujuh belas) perguruan tinggi luar negeri dan 22 (dua puluh) PTN/S dalam negeri.


Penulis: Sihono Dibaca : 565 kali

Bazar dan Pameran Unggulan LP2M UNNES Gratis untuk Umum dan Berhadiah

Senin, 27 Maret 2017 | 13:03 WIB


Bazar dan Pameran Unggulan LP2M UNNES  Gratis untuk Umum dan Berhadiah

Dalam rangka Dies Natalis ke-52 Universitas Negeri Semarang (UNNES) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNNES menyelenggarakan bazar dan pameran produk unggulan untuk umum selama dua hari Kamis-Jumat (30-31 Maret 2017) pukul 08.00-16.00 WIB di Kampung Budaya Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kepala Pusat Studi Unggulan IPTEK LP2M UNNES Drs Suyoto MSi menyampaikan, kegiatan ini diikui 32 stand bazar dan 20 stand pameran, jadi seluruhnya ada 52 stand sesuai dengan Dies Natalis ke-52.

Bazar dan pameran ini bertujuan untuk mempromosikan kegiatan-kegiatan unggulan yang telah dilakukan UNNES baik melalui hilirisasi produk riset, Desa binaan, UKM binaan, dan kerjasama dengan mitra yang akan meningkatkan reputasi UNNES.

Selain itu, juga dimeriahkan produk unggulan lannya diantaranya batik, kerajinan, teknologi, dan kuliner. Kemudian, tiga produk Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) yaitu Mobil Listrik, Tulang daun, dan produk-produk unggulan hilirisasi produk.

Hadir Desa dan UKM binaan UNNES diantaranya Desa Kandri, Plalangan, Kenteng, Bandungan, Nyatnyono, Tambak lorok, UKM New Istichomah, dan UKM Iwak Nyuzz. Kemudian, Dharma Wanita di lingkungan UNNES, KPRI Handayani UNNES, dan LP2M UNNES.

Sedangkan Mitra UNNES yang turut memeriahkan yakni HIPMI, Perbankan, Suara Merdeka, PT Garuda, Masmoco, It’s Milk.

Sunyoto berharap bazar dan pameran produk unggulan ini mampu mengharumkan nama baik UNNES dan membawa UNNES bereputasi dunia.

Sunyoto menambahkan, bazar dan pameran ini gratis untuk umum dan dapatkan door prize berupa televisi handphone, sepeda, kompor gas, dan puluhan hadiah menarik lainnya dari mitra dan sponsor.


Penulis: Sihono Dibaca : 409 kali

FIK Goes To Public Special Edition Hadir di CFD Jalan Pahlawan

Minggu, 26 Maret 2017 | 17:52 WIB


FIK Goes To Public Special Edition Hadir di CFD Jalan Pahlawan

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) adakan FIK Goes to Public Special Edition hadir pada Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (26/3).  Sesuai tagline-nya, ada beragam hal spesial dalam kesempatan tersebut.

Kegiatan ini berlangsung  sejak jam 06.00, dari mulai pemeriksaan kesehatan, pijat kebugaran, uji kekuatan fisik, senam aerobic bersama, festival olahraga tradisional, juggling dribbling, bavos, street workout, pemutaran film dan masih banyak kegiatan lainnya.

Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah festival olahraga tradional, dimana pengunjung dapat belajar bermain egrang. Egrang merupakan alat permainan tradisional yang terbuat dari 2 batang bambu dengan ukuran selengan orang dewasa, sedangkan untuk tumpuan bawah bambunya agak besar.

Permainan egrang sendiri sudah ada sejak dahulu kala dan merupakan permainan yang membutuhkan ketrampilan dan keseimbangan tubuh.

Saat membuka acara ini Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, Kegiatan ini ingin mengubah presepsi perguruan tinggi terkesan hanya pencetak lulusan mahasiswa, tetapi sebenarnya juga peduli dengan segala permasalahan yang ada di masyarakat. Hal ini sesuai dengan tridarma perguruan tinggi yang dianut universitas yaitu pengabdian masyarakat.

Ribuan pengunjung hadir dalam acara ini, dan memanfaatkan layanan yang diberikan secara gratis diantaranya Pijat Kebugaran, Uji Kesehatan dan Uji Kekuatan Fisik.

Dekan FIK UNNES Prof Tandio Rahayu menambahkan, Kegiatan ini sudah yang kedua dilakukan, kita hadir disini untuk masyarakat dan silahkan gunakan layanan yang kita sediakan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 284 kali

Pelopori Forum Pengembang Bisnis, UNNES Hadirkan Unit Pengelola Bisnis se-Indonesia

Jumat, 24 Maret 2017 | 16:29 WIB


Pelopori Forum Pengembang Bisnis, UNNES Hadirkan Unit Pengelola Bisnis se-Indonesia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) selama dua hari Kamis sampai Jumat (23-24/3) menyelenggarakan Workshop Implementasi Kerja Sama Operasional (KSO) bagi Satker BLU di UTC Semarang Jalan Kelud Raya.

Ketua panitia Ikhwa Wahyudi ST MTi melaporkan, kegiatan diikuti 103 orang se-Indonesia terdiri atas 15 perguruan tinggi, 6 Rumah Sakit, Kemenristekdikti, dan Swasta, diantaranya dari Sumatera, Riau, Bengkulu, Jambi, Palembang, Padang, Makasar, Manado, Sulawesi, Gorontalo, Malang, Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, salah satu alasan UNNES memilih model KSO dalam pengelolaan UTC yakni karena praktis dan efisien. Secara income generating juga memadai.

Sebab tujuan KSO yakni meningkatkan penyediaan pelayanan umum kepada masyarakat, mengoptimalkan daya guna dan hasil guna Aset BLU, dan meningkatkan pendapatan BLU yang dapat digunakan langsung untuk membiayai belanja BLU sesuai Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA).

Kepala Biro Hukum Sekjen Kementerian Keuangan Rina Widiyani Wahyuningdyah menyampaikan, lahirnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 136/PMK.05/2016 tentang pengelolaan aset BLu menjadi payung bagi BLU untuk menambah income genarating BLU. PMK ini menjadi manual book dalam penyelenggaraan KSO. KSO diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pelayanan dalam tugas fungsi BLU.

Kepala Seksi PPK BLU II-A Direkturat PPK BLU Kemenkeu Heran Subagio menyampaikan, pengelola BLU tidak hanya bertugas mengelolan keuangan, tetapi juga mengelola aset. Jadi pengelola BLU wajib memahami aturan terkait dengan penyelenggaraan KSO.

Kepala Biro Keuangan dan Umum Sekretariat Jenderal Kemenristekdikti Moch Wiwin Darwina SE MSi menyampaikan, Pengelolaan Aset pada Badan Layanan Umum.

Ketua ULP UNNES Untoro Nugroho ST MT menyampaikan pengadaan mitra KSO dilakukan dengan mengikuti prosedur pengadaan barang dan jasa. Jangan sampai keluar dari koridor aturan yang ada.

Pembicara terakhir Staf Ahli Rektor Bidang Hukum UNNES Dr Ali Masyhar mursyid SH MH menyampaikan perjanjian kontrak KSO sudah diatur secara umum dalam permenkeu No. 136/PMK.05/2016 tentang pengelolaan aset BLu. Namun demikian aturan umum dan asas-asas perjanjian harus menginduk kepada KUH Perdata. Perjanjian/ kontrak menjadi aturan yang harus ditaati oleh para pihak

Salah satu peserta Sulhan dari Universitas Tadulako menanyakan mekanisme yang tepat pengelolaan aset. Apa kelebihan dari permenkeu No. 136/PMK.05/2016 tentang pengelolaan aset BLU dibanding dengan model biasa dalam pengelolaan aset.

Yani dari RSU Palembang menanyakan siapa yang menentukan perlu tidaknya pengelolaan aset dilakukan dengan KSO atau sewa biasa.


Penulis: Sihono Dibaca : 612 kali

71 PKM UNNES Didanai Dikti

Jumat, 24 Maret 2017 | 16:15 WIB


71 PKM UNNES Didanai Dikti

Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Pendidikan Tinggi telah melakukan seleksi proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk pendanan tahun angaran 2017.

Sebanyak 71 proposal PKM mahasiswa UNNES dinyatakan lolos dan didanai Dikti. Secara rinci berikut jenis PKM UNNES yang lolos PKM-Kewiwausahaan 21, PKM-Pengabdian masyarakat 16, PKM-Penelitian Eksakta 12, PKM-Penelitian Sosial Humaniora 14.

Berdasarkan jumlah proposal yang lolos tersebut, UNNES masuk Peringkat ke-15 tingkat nasional diantara Perguruan Tinggi (PT) lain.

Staff Ahli Bidang Kemahasiswaan UNNES Tommi Yuniawan SPd MHum menjelaskan, kegiatan konsolidasi ini merupakan suatu tahapan awal untuk memberikan motivasi dan arahan sebelum pelaksanaan kegiatan agar realisasi nanti yang dilakukan sistematis dan berjalan lancar, Jumat (24/03) di Dekanat FMIPA UNNES kampus Sekaran.

Kepala UPT Konservasi UNNES Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi, juga memberikan arahan dan tips-tips agar PKM yang didanai dapat tembus ke Pimnas di Universitas Muslim Indonesia di makasar mendatang.

Prof Amin menegaskan, ada enam kunci sukses untuk meraih tiket dan memenangi pimnas yakni proposal harus berkualitas dan memiliki nilai yang tinggi, pelaksanaan dan pelaporan yang berkualitas dan tepat waktu, saat monev dapat menunjukan dan menampilkan secara aktraktif hasil pelaksanaan PKM lengkap dengan bukti riil.

Kemudian, laporan akhir dan artikel sesuai dengan prosedur dan berkualitas, saat Pimnas memberikan suguhan presentasi yang menarik dan memukau juri, dan poster harus sesuai dan berkualitas. (Angga Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 336 kali

FH Adakan Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional

Jumat, 24 Maret 2017 | 15:39 WIB


FH Adakan Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional

Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional Konservasi III, merupakan sebuah Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional (National Moot Court Competition) yang diadakan setia tahun sekali oleh UKM Unit Peradilan Semu Mahasiswa Fakultas Hukum (FH), Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Diikuti oleh 8 delegasi Universitas,  Universitas Pelita Harapan Medan,  UPN Veteran Jakarta,  Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Universitas Islam Nusantara Bandung,  Universitas Tri sakti Jakarta, Universitas Bengkulu, Universitas Merdeka Malang, Universitas Tujuh Belas Agustus Jakarta dan 2 Observer dari Universitas Islam Malang, Universitas Jaya Baya Jakarta.

Parameter penilaian praktik peradilan semu konstitusi ini terdiri atas dua yakni kelengkapan berkas dengan bobot 20 persen dan penguasaan materi (substansi) dengan bobot 80 persen termasuk penampilan (performance). Kelengkapan berkas meliputi format berkas permohonan, keterangan saksi dan ahli termasuk penyusunan alat bukti.

Ketua Panitia Dyah Ayu Adiningtyas menyampaikan, Lomba dua tahunan ini akan berlangsung selama 2 hari 25-26 Maret di Pengadilan Negeri Semarang dan juri lomba ini dari Kejati, Kejari, Advokat, dan Akademisi.

Saat membuka acara ini Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberi apresiasi kegiatan ini, Semangat mahasiswa FH luar biasa, kegiatan cerdas ini harus terus dikembangkan untuk menumbuhkan daya saing. Kegiatan ini merupakan cara berpraktik hukum menjadi esensial untuk dipelajari agar setelah lulus dari kampus hukum para mahasiswa tak gagap dalam menghadapi realitas dunia hukum.

Penutupan kegiatan ini akan dilakukan pada, Senin (27/3) dengan menebar benih bandeng di pantai Maerokoco, komplek Jateng Fair, Semarang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 253 kali

Mahasiswa Thailand Ikuti Sports Students Exchange di UNNES

Jumat, 24 Maret 2017 | 15:01 WIB


Mahasiswa Thailand Ikuti Sports Students Exchange di UNNES

Sebanyak 14 mahasiswa jurusan Physical Education dan Public Health dari 3 Universitas di Thailand mengikuti program Sports Students Exchange (SSE) di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Program ini diadakan selama dua minggu mulai (24/3).

Ke-14 mahasiswa tersebut adalah Kawin Bosuwan, Tanaphat Chueathai, Somrak Kanthasak, Kawinpat Achirasiraroj, dan Apichaya Wisaphan Ku dari Kasertsart University Bangkhen Campus; Yothakan Lret Jaroensawat, Thipaya Hoisakul, Kanwara Soisirikul dan Disayapong Reeruck dari Srinakharinwirot University; serta Chutarat Thanchonnang, Khajohn Intisan, Dteesarak Srisonde, Kittiya Sodawat, dan Arnon Viriyapattananukul dari Masarakham University.

Dalam program SSE tersebut, mahasiswa Thailand tersebut akan mengikuti proses pembelajaran di kelas bilingual jurusan PJKR UNNES dan kelas Internasional jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Selain itu, mereka juga akan mengikuti program FIK Goes to Public, city tour di objek wisata terkenal sekitar Semarang dan Jawa Tengah.

Didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES Prof YL Sukestiyarno MS PhD, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES Prof Dr Tandiyo Rahayu, dan Kepala International Office UNNES Intan Permata Hapsari SPd MPd, mereka disambut oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman di ruang rektor kampus Sekaran Gunungpati, Jumat (24/3).

Dalam sambutannya, Prof Fathur Rokhman berpesan kepada mahasiswa tersebut untuk menikmati setiap program yang mereka jalani, mulai dari pembelajaran bersama mahasiswa dan city tour keliling Semarang.

Rektor menambahkan, Ketika kembali ke Thailand, katakan pada teman-teman dan keluarga kalian bahwa UNNES adalah salah satu Universitas dengan program pendidikan terbaik di Indonesia. (Cesar Abdul Rizal, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 193 kali

Kebersamaan Rektor UNNES Makan Siang Bersama Petugas Kebersihan

Jumat, 24 Maret 2017 | 13:24 WIB


Kebersamaan Rektor UNNES Makan Siang  Bersama Petugas Kebersihan

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Fathur Rokhman menyatakan kegembiraan dan kersamaan dengan petugas cleaning service yang ikut membangun citra UNNES sebagai Universitas Konservasi yang Bereputasi Internasuonal.

Prof Fathur menyampaikan hal itu saat makan siang bersama ratusan tenaga kebersihan di auditorium UNNES, Jumat (23/03). Ia menyampaikan merasa berbahagia dapat berkumpul dengan petugas kebersihan yang telah ikut mewujudkan lingkungan UNNES yang bersih, tertib dan aman.

Rektor yang didampingi Kepala BUHK Sutikno MSi menyampaikan, visi UNNES sebagai universitas konservasi telah demikian populer di tengah-tengah keluarga besar UNNES. Para petugas cleaning service pun rasa-rasanya tak ada yang tidak tahu tentang Reputasi yang Hebat.

Bukan hanya itu, kita harus ramah sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Sikap ramah mereka menjadi bagian dari upaya meningkatkan layanan universitas. Cara itu sekaligus untuk membangun citra universitas sebagai Universitas Konservasi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 223 kali

LEPRID Beri Anugerah, Atas 20 Gagasan Inovatif Doktor FMIPA

Kamis, 23 Maret 2017 | 15:35 WIB


LEPRID Beri Anugerah, Atas 20 Gagasan Inovatif Doktor FMIPA

Gagasan Inovatif Doktor Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES)  berhasil mencatatkan Rekor di Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID), Kamis (23/3).  Rekor yang dicatat yaitu Pemrakarsa dan Penyelenggara Kegiatan Pekan Promosi Gagasan Inovatif 20 Doktor FMIPA UNNES dilaksanakan sebagai rangkaian Dies Natalis ke-52.

Paulus Pangka selaku Direktur Utama LEPRID mengapresiasi FMIPA UNNES atas Gagasan Inovasi 20 Doktor yang sudah di presentasikan tadi.

Ia terpukau dengan presentasi salah satu Doktor dari FMIPA UNNES, Dr Sri Kadarwati dengan judul “Indonesia Mandiri Energi Dengan Paket Teknologi Hijau Dalam Eksplorasi Sumber Energi Terbarukan Berbasis Biomassa”, Ini luar biasa, teknologi hijau yang sejalan dengan universitas konservasi ini melakukan penelitian terkait dengan bio minyak dari tanaman yang diharapkan nanti sebagai pengganti minyak fosil yang kita gunakan saat ini.

Selain itu juga tampil Dr Ian Yulianti SSi MEng yang menampilkan presentasinya dengan tema “Sensor Fiber Optik untuk Aplikasi Monitoring Lingkungan”.

Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan, FMIPA sebagai Rumah Ilmu akan terus melakukan promosi pemikiran akademik bagi dosen sebagai salah satu upaya mewujudkan suasana atmosfir akademik dilingkungan kampus. Kegiatan ini juga sebagai upaya meningkatkan mutu penelitian bagi mahasiswa baik dalam memilih tema penelitian untuk skripsi serta tema kegiatan kreativitas mahasiswa.

Anugerah ini diserahkan langsung Direktur Utama LEPRID kepada Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 678 kali

WR II: Jadi Koordinator Prodi Harus Punya Ide dan Kreatif

Kamis, 23 Maret 2017 | 10:41 WIB


WR II: Jadi Koordinator Prodi Harus Punya Ide dan Kreatif

Menjadi Koordinator program studi (prodi) dalam menjalankan amanah baru harus mempunyai ide dan kreatif jangan sekadar menunggu pekerjaan rutinitas.

Dengan memunculkan ide dan kreatif itu diharapkan bisa untuk mengembangan lembaga, ini selaras dengan UNNES 2017 sebagai universitas bereputasi.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr Martono menyampaikan itu saat memberi pengarahan pada penyerahan Surat Keputusan (SK) Rektor kepada Dr Erni Suharini MSi dosen Fakultas Ilmu Sosial (FIS) sebagai Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi S2 Pascasarjana UNNES dan Andy Suryadi SPd MPd dosen FIS sebagai Koordinator Program Studi Ilmu Sejarah Antarwaktu Jurusan Sejarah FIS, Kamis (23/3) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Tugas seorang koordinator Prodi yakni melayani. Melayani kepada mahasiswa, pimpinan, dan lembaga. Kunci dalam menjalankan amanah ini yakni berkomunikasi dan berkoordinasi kepada pimpinan. Untuk itu mari mengembangkan Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini bersama-sama dengan bekerja baik, ikhlas, dan tuntas.


Penulis: Sihono Dibaca : 347 kali

Vika dan Sofi, Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Sosial UNNES 2017

Kamis, 23 Maret 2017 | 9:00 WIB


Vika dan Sofi, Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Sosial UNNES 2017

Fakultas Ilmu Sosial UNNES menyelenggarakan seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tahun 2017, rabu (22/3) di gedung Dekanat C7 lantai 3 FIS, kampus sekaran UNNES.
Setelah melalui tahap seleksi berkas, karya tulis ilmiah, dan focus group dIsccusion (FGD), terpilih Nuzulul Vikadan Sofi Mardiyati sebagai Mahasiswa Berprestasi 1 dan 2 Fakultas Ilmu Sosial UNNES tahun 2017.

Keduanya mengungguli delapan peserta lain yang telah mengikuti proses pemilihan secara ketat. Kini Vika dan Sofi mengemban tugas untuk mewakili fakultas dalam seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres)tingkat universitas.

Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) FIS UNNES tahun ini melibatkan 25 peserta yang berasal dari empat jurusan dan satu program studi. Setelah melewati tahap penilaian berkas, terpilih sepuluh delegasi dari masing-masing jurusan dan program studi. Sepuluh delegasi inilah yang akan mengikuti grand final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Fakultas Ilmu Sosial UNNES tahun 2017.

Turut hadir Dekan Fakultas Ilmu Sosial Drs Moh Solehatul Mustofa MA, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Drs Ngabiyanto MSi, dan Dewan Juri dari masing masing-masing jurusan dan program studi.
Dalam sambutannya, Drs Moh Solehatul Mustofa MAmenyampaikan pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pencapaian mahasiswa baik di bidang keilmiahan, penalaran, pengadian, organisasi maupun lainnya.Melalui kompetisi ini, mahasiswa diharapkan termotivasi untuk terus berinovasi, berkarya dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat.

Ia berharap, dengan terpilihnya Nuzulul Vika dan Sofi Mardiyati sebagai Mahasiswa Berprestasi 1 dan 2 Fakultas Ilmu Sosial UNNES tahun 2017 bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Selain itu, keduanya diharapkan bisa menampilkan performa terbaiknya saat mewakili fakultas ditingkat universitas nantinya. (Student Staff / Dwi Hermawan)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 443 kali

Morgan Oey, Berikan Kulian Umum Kepada Mahasiswa UNNES

Rabu, 22 Maret 2017 | 16:40 WIB


Morgan Oey, Berikan Kulian Umum Kepada Mahasiswa UNNES

Artis peran Morgan Oey jadi pembicara dalam kuliah umum untuk mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan tema “Membudayakan Memberi dalam Harmonisasi NKRI”, Rabu (22/3) di Auditorium.

Morgan dalam kesempatan ini memberikan motifasi kepada mahasiswa UNNES seperti kisah yang diceritakan dalam film terbaru yang ia bintangi “Moon Cake Story. Film arahan Garin Nugroho ini bercerita Cerita pada 2 karakter utama bernama David (Morgan Oey) dan Asih yang diperankan oleh Bunga Citra Lestari.

Seorang pengusaha muda bernama David yang sedang menikmati kesuksesannya. Namun kehidupannya berubah drastis setelah ia ditimpa berbagai musibah seperti sang istri meninggal, hingga ia divonis menderita Alzheimer.

Suatu ketika David bertemu dengan wanita bernama Asih yang berprofesi sebagai joki 3 in 1. David yang dalam proses kehilangan ingatannya justru semakin larut dalam kenangan masa kecilnya.

Terlebih lagi ia melihat Asih seperti sosok ibunya saat ia masih kecil. Ibu tunggal yang perkasa yang mampu menafkahi dan merawatnya di tengah kemiskinan dengan prinsip-prinsip hidup tentang manusia dan kerja.

Setelah bercerita banyak Morgan menyampaikan, Dengan adanya acara ini saya berharap pesan dan tujuan dari film ini bisa tersampaikan.

Saya juga berharap mahasiswa UNNES bisa mengikuti perkembangan perfilman Indonesia yang semakin baik dari tahun ke tahun. Dengan mencintai film nasional juga akan menumbuhkan rasa cinta tanah air.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 833 kali

Tidak Mustahil 2020 UNNES Bebas Dari Sampah

Rabu, 22 Maret 2017 | 16:00 WIB


Tidak Mustahil 2020 UNNES Bebas Dari Sampah

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembang Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Workshop Blue Print Pengelolaan Sampah UNNES yang bertempat di Ruang Borobudur Gedung LP2M lantai 3.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPT Pengembangan Konservasi Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi, Rabu (22/3), yang bertepatan dengan hari Air Sedunia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan para pengambil kebijakan di bidang pengelolaan sampah meliputi Wakil Dekan II Tiap Fakultas, Kasubag RT di unit kerja lingkungan Unnes serta peserta lain dalam acara ini adalah tim UPT Konservasi, Gugus Konservasi Unit, staf ahli rektor, perwakilan mahasiswa dari UKM Mahapala, Menwa, SAR, Baksos dan pengurus rumah kompos serta dosen pemerhati lingkungan guna memberikan masukan terkait blue print pengelolaan sampah yang akan disusun.

Di awal acara, dipaparkan materi oleh Eko Febrianto SPd, memberikan gambaran pengelolaan sampah di kawasan lingkungan kampus UNNES pada saat ini.

Pembicara pada workshop ini Dr Masturi SPd MSi memaparkan, Penelitiannya yang sudah dilakukan pada tahun ketiga ini terkait inovasi sampah daun untuk menjadi material komposit.

Ia menambahkan, pada skala percobaan ini material komposit yang berhasil dibuat memiliki range nilai perkerasan setara dengan bata, dolomite, dan bahkan batu.

Tidak ketinggalan, para peserta juga terlibat aktif untuk mengisi lembar instrumen penelitian terkait pengelolaan sampah di lingkungan kerja masing-masing dan dalam memberikan masukan. Beberapa masukan datang dari WD 2 FIS, WD 2 FIP, Staff ahli kemahasiswaan, Ka Bangvasi sebelumnya dan mahasiswa.

Di akhir acara, ketua kegiatan sekaligus moderator acara Rudatin Windraswara ST MSc memberikan rangkuman bahwa target UNNES Bebas Sampah (Zero Waste)  2020 adalah tidak mustahil sepanjang ada kebijakan yang mendukung, infrastruktur, dukungan dana, regulasi yang jelas dan partisipasi dari seluruh civitas akademika UNNES.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 236 kali

Pimpinan UNNES Audiensi dengan Pimpinan Kemenristekdikti

Rabu, 22 Maret 2017 | 14:04 WIB


Pimpinan UNNES Audiensi dengan Pimpinan Kemenristekdikti

Jajaran pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan audiensi dengan Pimpinan Kemenristekdikti di Jakarta pada hari Rabu ini (22/3). Pada kesempatan ini Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. bermaksud untuk melaporkan perkembangan terkini mengenai prestasi UNNES dan menyerahkan secara langsung undangan Dies Natalis UNNES yang ke-52 kepada Menteri Ristekdikti dan pimpinan lain di lingkungan Kemenristekdikti. Delegasi dari UNNES diterima langsung oleh Prof. Ainun Na’im, Ph.D, M.B.A. Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Pada kesempatan tersebut Rektor menyampaikan bahwa prestasi UNNES pada tahun 2016 cukup membanggakan salah satunya dengan terbitnya Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi UNNES dengan predikat A (Unggul). Rektor juga melaporkan bahwa proyek pembangunan UNNESyang dibiayai dengan dana IDB telah selesai pada bulan Desember 2016. Dengan selesainya proyek tersebut, Rektor berharap pada Kementerian agar UNNES dapat mengajukan proposal IDB atau sejenis untuk program pengembangan UNNES selanjutnya.

Terkait dengan acara puncak Dies Natalis UNNES ke-52 yang akan diadakan pada hari Kamis, 30 Maret 2017, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti menyampaikan akan menjadwalkan kehadiran Bapak Menteri beserta jajaran. Sekjen Kemenristekdikti mengapresiasi prestasi UNNES yang telah diraih. Untuk pengajuan proyek dengan dana luar negeri, kementerian akan segera mengkaji lebih lanjut pagu Kementerian di tahun ini dan tahun mendatang. Jika pagu memungkinkan maka proyek UNNES dapat diikutsertakan pada rencana proyek yang dibiayai menggunakan dana hibah atau pinjaman luar negeri.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 283 kali

Bila Konduktor “Menari” di Atas Komposisi Musik

Rabu, 22 Maret 2017 | 8:44 WIB


Bila Konduktor “Menari” di Atas Komposisi Musik

Memukau. Itulah padanan kata yang cocok untuk disematkan pada konser orkestra mahasiswa pendidikan seni musik yang diinisiasi oleh HIMA Sendratasik. Konser  terselenggara pada hari minggu di Gedung pertunjukan B6 FBS Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Untuk pertama kalinya, konser tunggal yang dikemas dalam 11 nomor dibagi menjadi 3 sesions antara lain; wind orchestra, chamber string, dan orchestra mahasiswa Unnes layak untuk diapresiasi. Tak kurang dari 300 penonton memadati gedung B6 FBS UNNES, mereka melahap nomor demi nomor dengan khidmad bahkan tak berpaling ketika alunan musik berlangsung.

3 konduktor; Arif, Riky, Belly; saling  bergantian sesi demi sesi memimpin jalannya peristiwa bunyi. Reksada Belly Pradana, mahasiswa seni musik semester 8 yang pada awalnya sedikit canggung, akhirnyapun meliak-liuk dengan baton yang terletak di ujung jari memberikan kode dan instruksi kepada pemain musik. Ia membawakan 3 repertoar musik yang  diaransemen ulang yaitu Mahameru, Amerland, Candra Buana.

Candra Buana, ciptaan Ismail Marzuki, lagu yang dipopulerkan Titiek Puspa  menceritakan keindahan malam purnama dilengkapi dengan indahnya alam dan dewi-dewi yang bergementang sutera ungu terungkap lewat harmonisasi aransemen Belly. Bangunan struktur musik ia tampilkan lugas, mengisi disetiap relung kompositoris, menawarkan denyut birama tanpa memberi kesan berbeda atas lagu tersebut.

Pemanfaatan instrumen tiup yang lihai melalui poliritme tak terduga, tahap demi tahap tampak mencuri perhatian penonton atas bunyi yang dihasilkan. Belly mengendali orkes 70 orang ini dengan cara yang mengesankan. Gerakan tangan dan seluruh tanda-tanda yang ia berikan terasa sangat jelas, mudah ditangkap dan diikuti secara efektif.

Raut muka, mata yang berkedip di balik kacamata minus, senyum dan guncangan-guncangan seluruh anggota tubuhnya menjadi bagian daripada tafsir musiknya. Orkesnya pun juga nampak loyal dan patuh mengikuti seluruh gerak pikiran, perasaan, dan naluri musiknya. Detik demi detik,  akhirnya selesailah Candra Buana ditangan Belly.

Ketua Jurusan Sendratasik, Dr. Udi Utomo, M.Si., menyatakan bangga atas diselenggarakannya konser mahasiswa. Harapannya, konser ini tidak hanya dilaksanakan sekali saja, tetapi dalam kesempatan yang lain tetap di pentaskan dalam bentuk yang berbeda.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 390 kali

Siswa TK Labscool UNNES Memenangi Lomba Mewarnai se-Jateng

Selasa, 21 Maret 2017 | 12:45 WIB


Siswa TK Labscool UNNES Memenangi Lomba Mewarnai se-Jateng

Lomba mewarnai yang digelar dalam rangka Festival Buah Jawa Tengah 2017, akhirnya melahirkan Kinanti Fayra, Alif Al Hafidz, dan Nayla Fitri Aulia dari TK Labscool Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai juara favorit. Lomba yang digelar Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah itu melibatkan ratusan anak-anak TK se-Jawa Tengah.

“Selamat untuk para pemenang. Lomba mewarnai itu kan supaya daya kreativitas anak-anak bisa terus tumbuh,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Halaman Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan No 9, Semarang, Minggu (5/3).

Selain lomba mewarnai gambar untuk anak-anak TK, berbagai kegiatan seperti lomba ukir buah dan lomba buah unggulan juga ikut memeriahkan acara yang bertajuk Mendorong Peningkatan Konsumsi dan Daya Saing Produk Buah Lokal di Pasar Global.  Festival dibuka langsung oleh Ganjar Pranowo.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 307 kali

Sosialisasikan Pasar Modal, Unssaf FE UNNES Raih Juara 3 YNS Flashmob

Selasa, 21 Maret 2017 | 12:02 WIB


Sosialisasikan Pasar Modal, Unssaf FE UNNES Raih Juara 3 YNS Flashmob

Tren menabung saat ini tidak hanya di perbankan, tetapi juga di pasar modal. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun tengah gencar melakukan kampanye ‘Yuk Nabung Saham’ (YNS). Kampanye pun dilakukan dengan cara yang unik, salah satunya melalui kompetisi nasional YNS Flashmob.

Para komunitas yang bergerak di bidang pasar modal diberikan tantangan untuk melakukan cover dance dari jingle YNS yang diluncurkan oleh BEI. Antusias terlihat dari para komunitas berupaya menampilkan konsep video yang seunik mungkin. Para komunitas ini bersaing untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp 50 juta.

Setelah melalui masa penilaian juri, terpilihlah karya dari UNNES Stock Exchange Study Forum (Unssaf) FE UNNES sebagai juara 3 terkreatif pilihan para dewan juri. Untuk itu, Unssaf FE UNNES berhak atas hadiah sejumlah uang tunai. Keberhasilan ini merupakan bentuk cerminan bahwa belajar berinvestasi itu tidak hanya dilakukan melalui kelas tatap muka saja, namun bisa melalui cara lain yang unik, seperti melalui nyanyian ataupun tarian.

Tujuan dari program YNS sendiri adalah untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap pasar modal dan ketertarikan masyarakat dalam berinvestasi dengan mekanisme nabung saham. Selain itu, juga untuk merubah kebiasaan masayarakat Indonesia dari gemar menabung menjadi gemar berinvestasi.

Bagi warga UNNES yang ingin berinvestasi dengan cara menabung saham, Fakultas Ekonomi telah menyediakan wahana belajar baik teori maupun praktik, yakni melalui Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia yang terletak di Gedung L3 lantai 1 FE UNNES dan Terbuka Untuk Umum.


Penulis: Sihono Dibaca : 224 kali

Rektor UNNES: Berbudaya Lulus Tepat Waktu, Berprestasi, dan Publikasi

Senin, 20 Maret 2017 | 16:23 WIB


Rektor UNNES: Berbudaya Lulus Tepat Waktu, Berprestasi, dan Publikasi

Harum luhurnya UNNES ini adalah tergantung pada kita semua, salah satunya yakni Pascasarjana UNNES meluhurkan para mahasiswa untuk cepat lulus tetap waktu, berprestasi, dan publikasi. Jadi UNNES berkomitmen mendorong mahasiswa lulus tepat waktu untuk S2 lulus empat semester dan S3 lulus tujuh semester.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat menjadi Keynote Speaker pada Kuliah Umum Penulisan Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa Pascasarjana UNNES, Senin (20/3) di kampus Pascasarjana UNNES Jalan Kelud Semarang.

Selain itu, UNNES juga berprestasi yakni UNNES memperoleh akreditasi unggul (A) artinya prestasi di UNNES diatas standar nasional. Misalnya nasional menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, UNNES sudah menerapkan. Karena UNNES di atas standar nasional maka punya keunggulan yakni kurikulum berbasis kompetensi dan konservasi.

Kemudian, semua dosen UNNES wajib melakukan penelitian, karya ilmiah, dan jangan sampai ada profesor yang mengeluh dengan permendikti Nomor 20 Tahun 2017. UNNES akan memfasilitasi para profesor untuk bisa menulis.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof Intan Ahmad PhD saat menjadi nara sumber menyampaikan bahwa pendidikan tinggi di Inonesia sangat komplek yakni jumlahnya 4.492 perguruan tinggi/24.966 program studi, dan dosen 237.837 orang.

Situasi publikasi di Indonesia (versi Scopus 19/03/17) pada urutan pertama diduduki oleh Institut Teknologi Bandung, kedua Universitas Indonesia, ketiga Universitas Gajah Mada, keempat Institut Pertanian Bogor, kelima Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan UNNES pada urutan ke 41.

Jadi banyaknya dosen di perguruan tinggi itu belum tentu publikasinya banyak. Ini tergantung pada banyaknya dosen yang aktif menulis artikel. Untuk itu mari di UNNES ini dibudayakan menulis artikel supaya lebih baik lagi.

Belajar menulis artikel sebenarnya sangat mudah dilakukan bagi setiap orang, hanya terkadang orang sering terbentur dengan hal-hal sepele yang justru menghambat proses belajar menulisnya. Untuk itu perbanyaklah membaca.

Sebelum memutuskan untuk memulai menulis sebuah artikel, ada beberapa tips diantaranya cari waktu khusus untuk menulis ini penting sekali, hindari plagiarism, dan minta kolega atau rekan untuk membaca manuskrip anda.

Sebelumnya Direktur Pascasarjana Prof Dr Achmad Slamet menyampaikan, kegiatan ini diikuti 292 mahasiswa dari S2 dan S3 Pascasarjana UNNES, serta dosen.


Penulis: Sihono Dibaca : 351 kali

FIS UNNES Adakan Seminar Nasional Korps Bela Negara bersama Kemenhan

Senin, 20 Maret 2017 | 14:44 WIB


FIS UNNES Adakan Seminar Nasional Korps Bela Negara bersama Kemenhan

Sebanyak 250 mahasiswa perwakilan seluruh fakultas di Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Seminar Nasional Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Negara di Lingkungan Pendidikan, Rabu (15/3) di gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial (FIS) kampus Sekaran.

Seminar dengan bertema Meningkatkan Semangat Bela Negara dalam Rangka Mewujudkan Pertahanan Negara yang Tangguh. Menghadirkan nara sumber Drs Ngabiyanto MSi mewakili Rektor UNNES, Dra Atiek Surniati MSi mewakili Gubernur Jawa Tengah, dan Kolonel Kav Puji Setiono selaku Asisten Teritorial Kasdam IV/Diponegoro sebagai perwakilan dari Kementrian Pertahanan Jawa Tengah (Kemenhan). Kegiatan dimoderatori oleh Rudi Salam SPd MPd.

Dalam acara tersebut, Ngabiyanto membuka seminar dengan materi partisipasi publik, khususnya mahasiswa UNNES dalam usaha bela negara. Ia mempertegas bahwa UNNES akan memfasilitasi segala hal yang berkaitan dengan pemupukan jiwa nasionalisme pada setiap mahasiswa.

Kemudian, Atiek menjadi pemateri berikutnya dengan materi penguatan ideologi bangsa. Ia menjelaskan, penguatan jiwa kebangsaan dapat dilakukan dengan jalan mencegah adanya proxy war sebagai penebar isu kebencian yang membuat kekisruhan di Indonesia.”Dengan adanya seminar ini, ia berharap bahwa peserta yang hadir dapat menjadi kader konservasi mental yang baik di masa depan.

Nara sumber berikutnya, Kolonel Kav Puji Setiono menyampaikan lima nilai dasar bela negara yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan pancasila sebagai falsafah dan ideologi bangsa, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara secara fisik dan non fisik.

Selain itu, juga mengapresiasi adanya seminar ini bahwa merupakan sebuah kebanggaan bagi UNNES sebagai mitra Kemenhan untuk mengadakan kegiatan penguatan bela negara ini. Kemudian, ia menjelaskan dalam paparan materinya bahwa Kemenhan akan melibatkan UNNES pada setiap program pemerintah yang berhubungan langsung dengan bela negara. (Aegyari Mukti Wibowo FIS)


Penulis: Sihono Dibaca : 203 kali

27 Mahapala UNNES Pelatihan Manajemen Organisasi

Senin, 20 Maret 2017 | 13:27 WIB


27 Mahapala UNNES Pelatihan Manajemen Organisasi

Sebanyak 27 Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Negeri Semarang (Mahapala UNNES) mengikuti Pelatihan Managemen Organisasi dengan tema Lejitkan Potensi Diri, Menuju Mahapala UNNES yang Siap Bersaing di Tahun Reputasi.

Ketua panitia Fauzul Muna menyampaikan, ke-25 peserta ini terdiri atas 15 orang anggota baru (angkatan 37) dan 12 orang anggota aktif selama dua hari Sabtu sampai dengan Minggu (18-19/3) di ruang Kenanga auditorium UNNES kampus Sekaran.

Ketua Mahapala UNNES Faris Wicaksono menyampaikan, kegiatan ini betujuan untuk melatih soft skill anggota dalam berorganisasi, dan meningkatkan pengetahuan tentang Mahapala UNNES.

Serangkaian kegiatan itu antara lain AD/ART, sejarah Mahapala, leadership, lobbying, negosiasi, administrasi persuratan dan proposal, serta MBTI untuk mengetahui karakter dari anggota Mahapala UNNES. Kemudian dilanjutkan dengan outbond.

Dosen pembina Mahapala UNNES Dr Kustiono MPd menyampaikan, Selain kegiatan petualang, sebagai organisasi Mahapala UNNES juga perlu meningkatkan skill organisasi untuk anggota agar dapat bersaing di tahun reputasi.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 134 kali

Penerima Beasiswa Bidikmisi Ikuti “Achievement Motivation Training”

Sabtu, 18 Maret 2017 | 18:53 WIB


Penerima Beasiswa Bidikmisi Ikuti “Achievement Motivation Training”

Sebanyak 1.500, orang mahasiswa perwakilan penerima Bidikmisi Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti bimbingan dan pembinaan dari Kementerian Ristek, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Sabtu (18/03) di Auditorium UNNES.

Pelaksanaan pembinaan yang dikemas dalam Achievement Motivation Training mengangkat tema “Prestasi Bidikmisi untuk Meraih Reputasi” bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan semangat bagi mahasiswa Bidikmisi dalam menempuh pendidikan di UNNES.

Dalam kesempatan ini hadir Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Direktur Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Ismet Yusputra menyampaikan, Beasiswa Bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara financial tetapi memiliki prestasi dan kemampuan di bidang akademik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Ia menjelaskan salah satu tujuan dari program beasiswa Bidikmisi adalah melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu tujuan dari program beasiswa Bidikmisi adalah menghidupkan harapan bagi masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi namun mempunyai potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan sampai kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain itu, memberikan kesempatan bagi masyarakat tidak beruntung secara ekonomi, tapi memiliki potensi yang baik untuk ikut serta dalam peningkatan daya saing bangsa di era kompetisi global, untuk menghadapi masyarakat ekonomi asean (MEA).

Staff Ahli Bidang Kemahasiswaan Parmin MPd menyebutkan, Untuk tahun 2016 UNNES menerima sebanyak 1.252 orang mahasiswa melalui beasiswa Bidikmisi.

Ia berpesan kepada penerima Bidikmisi, Teruslah bersemangat dalam menggapai impian dan cita-cita dan juga berprestasi baik dibidang akademik maupun dibidang lain. Dan UNNES akan selalu mendampingi serta menfasilitasi guna meraih prestasi. Karena dengan berprestasi secara tidak langsung akan membuat orang tua merasa bahagia dan bangga serta juga mengharumkan nama universitas.

Dalam kesempatan ini Ismet Yusputra menyerahkan bantuan berupa printer kepada 3 mahasiswa yang mempunyai IPK terbaik guna menunjang kegiatan perkuliahan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 346 kali

Labshcool UNNES: Open House Gandeng Komunitas Difabel

Sabtu, 18 Maret 2017 | 17:24 WIB


Labshcool UNNES: Open House Gandeng Komunitas Difabel

Gandeng Komunitas Difabel dan Olahraga Tradisional, Labschool UNNES Adakan Open House Labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan acara Open House, Sabtu (18/3).

Acara ini memiliki tema “Ayo Bermain dan Bereksplorasi bersama Labschool UNNES Mewujudkan Anak Indonesia Berkarakter Kebangsaan”. Program tahunan Labschool UNNES ini dihadiri oleh Dr Abdurrahman, MPd selaku kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES, Hj Siti Suseno, selaku ketua PPPKK Kota Semarang, Drs. Bunyamin MPd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Ririn Widayanti SPd menyatakan bahwa program ini berisi festival karya anak-anak, wahana permainan tradisional, membatik bersama anak difabel, dan lomba non-akademik bagi siswa usia balita hingga sekolah dasar. Keseluruhan kegiatan tersebut diharapkan dapat menstimulus anak-anak agar dapat memiliki kecintaan pada budaya lokal sejak dini dan meningkatkan toleransi pada sesama.

Kepala LP3 UNNES mengapresiasi acara yang diadakan oleh Labschool, Program ini sesuai dengan pengembangan pendidikan sebagai revolusi mental saat ini. Siswa dari usia dini membutuhkan pembinaan karakter yang berfokus pada lima hal, yakni religious, kebangsaan, mandiri, gotong royong, serta integritas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang  berharap, Dengan adanya acara tahunan ini, Labschool UNNES dapat menjadi sekolah percontohan atau sekolah model di kota Semarang dan kegiatan yang menghubungkan antara pemerintah, kalangan masyarakat umum, serta orang tua murid.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 405 kali

Tim UNNES Berjaya dalam LPTK Cup

Sabtu, 18 Maret 2017 | 1:34 WIB


Tim UNNES Berjaya dalam LPTK Cup

Tim Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang berlaga di LPTK Cup 2017 meraih sejumlah prestasi. UNNES antara lain menjadi juara 1 ganda atas nama Donny Wira Yudha dan Agus Raharjo. Selain itu UNNES juga menjadi  Juara 1 ganda executive B atas nama Hermawan Pamot dan Eko Raharjo.

Dalam pertandingan yang digelar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu, kelompok prestasi mengalahkan Universitas Negeri Makasar. Adapun tim ganda executif B mengalahkan tuan rumah UNY. LPTK Cup 2017 dilaksanakan di UNY 15-18 Maret 2017.

Kontributor: Agung Ristanto


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 276 kali

Workshop Implementasi Kerja Sama Operasional

Jumat, 17 Maret 2017 | 14:25 WIB


Workshop Implementasi Kerja Sama Operasional

Proyek Pengembangan Kerja Sama Operasional (KSO) Perguruan Tinggi Negeri dan Rumah Sakit Satuan Kerja BLU.

Kerja operasional merupakan alternatif menjanjikan untuk revenue generating dan peningkatan Badan Layanan Umum (BLU), serta pendapatan negara.

Untuk itu, Badan Pengembang Bisnis Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan Workshop Implementasi KSO 2017. Kegiatan berlangsung selama dua hari Kamis – Jumat (23-24 Maret) di UNNES Training Center (UTC) Jalan Kelud Raya Semarang.

Hadir sebagai pembicara Drs Djoko Hendratto MBA (Direktur PPK BLU Kemenkeu), Moch Wiwin Darwina SE MSi (Kepala Biro Keuangan dan Umum Kemenristekdikti), dan Prof Dr Fathur Rokhman MHum (Rektor UNNES).

Peserta memperoleh seminar kit, sertifikat, makan dan coffee break, serta penginapan UTC (2 orang untuk satu kamar).

Informasi lebih lanjut hubungi (024) 331 494 39, 0812 2552 5270 (Beni), Email:bpb.unnes@mail.com, dan KLIK INI.


Penulis: Sihono Dibaca : 239 kali

Perkuat Internasionalisasi, UNNES Selenggarakan “UNNES University Presidents Forum”

Jumat, 17 Maret 2017 | 7:24 WIB


Perkuat Internasionalisasi, UNNES Selenggarakan “UNNES University Presidents Forum”

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai Universitas Berwawasan Konservasi saat ini telah mencapai akreditasi unggul (A).  Capaian tersebut menjadi tantangan besar sekaligus landasan awal agar UNNES dapat memperkuat kapasitasnya dalam mewujudkan visinya sebagai perguruan tinggi unggul yang bereputasi internasional.

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, penguatan kerja sama internasional senantiasa ditingkatkan baik melalui kerja sama bidang akademik maupun nonakademik.  Salah satunya dengan menyelenggarakan UNNES University Presidents Forum Tahun 2017 pada Rabu 29/3 di Grand Candi Hotel Semarang, Jl. Sisingamangaraja Semarang.

UNNES University Presidents Forum yang merupakan salah satu agenda dalam Dies Natalis ke 52 UNNES ini merupakan forum untuk menguatkan dan memperluas kerja sama UNNES dengan universitas mitra di seluruh dunia, dalam rangka mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah global melalui pengembangan dan penguatan kerja sama di bidang pendidikan.

Dengan menghadirkan Direktur Kelembagaan, Kemenristek dan Dikti, Senior Researcher dari QS Asia Quacquarelli Symonds (QS World University Rankings), dan Asisstant Cultural Attace, US Embassy sebagai keynote speaker, kegiatan ini diikuti oleh 17 (tujuh belas) perguruan tinggi luar negeri dan 20 (dua puluh) PTN/S dalam negeri.

Diharapkan forum ini dapat memberikan manfaat bagi perguruan tinggi dalam rangka menaikkan rangking serta reputasi universitas di tingkat global.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 764 kali

Kerjasama dengan Unissula, Pusat Karier UNNES selenggarakan Workshop Carcentos

Kamis, 16 Maret 2017 | 14:56 WIB


Kerjasama dengan Unissula, Pusat Karier UNNES selenggarakan Workshop Carcentos

Pusat Pengembangan Karier dan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Karier Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menyelenggarakan Workshop Career Center OS (Carcentos) Kamis (16/3) di Gedung Laboratorium Terpadu LPTK UNNES.

Hadir Kepala LP3 Dr Abdurrahman MPd, Kepala Pusat Pengembangan Karier dan Bimbingan Konseling Dr Eko Supraptono MPd, dan perwakilan dari Pusat Pengembangan Karier Unissula Drs Suseno.

Kegiatan workshop ini menghadirkan dua pembicara yaitu Nur Hadi dari Indonesian Career Center Network (ICCN) dan Ir Tutus Kusuma dari Career Center UGM. Materi yang diberikan adalah pengenalan Carcentos sebagai aplikasi pengembangan pusat karier di perguruan tinggi.

“Pengembangan aplikasi memiliki manfaat untuk mengatasi permasalahan website pusat karier yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai media interaksi antara universitas dengan mahasiswa dan alumninya. Kemudian, juga dapat membantu perguruan tinggi untuk mempermudah akses ke perusahaan ataupun sebaliknya”, kata Nur Hadi.

Selanjutnya, materi disambung dengan pelatihan langsung yang dipandu oleh Ir Tutus Kusuma untuk mengembangkan Carcentos di website Pusat Karier masing-masing perguruan tinggi.

Ketua panitia Eko Supraptono melaporkan, pusat karier perlu mengembangkan kapasitas karier mahasiswa melalui pengembangan website. Oleh karena itu, UNNES bekerjasama dengan Unissula menyelenggarakan workshop Carcentos bagi pengembangan pusat karier kedua perguruan tinggi ini.

Kegiatan selain diikuti dari UNNES dan Unissula, juga dari perguruan tinggi lain diantaranya Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Pandanaran (Unpand), dan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). (Angga Novian Pratama, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 345 kali

Pencanangan Zona Integritas UNNES Disaksikan Wakil Ketua KPK, Irjen dan Dewas

Rabu, 15 Maret 2017 | 11:11 WIB


Pencanangan Zona Integritas UNNES Disaksikan Wakil Ketua KPK, Irjen dan Dewas

Universitas Negeri Semarang (UNNES) percaya bahwa mencanangkan zona integritas menjadi langkah strategis agar pencegahan, penanganan, dan pengawasan korupsi di UNNES lebih efektif. Usaha ini bertujuan agar UNNES menjelma menjadi wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Hal itu dikatakan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHUm saat  penandatanganan pencanangan zona integritas yang disaksikan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Prof Dr Jamal Wiwoho SH MM, dan Dewan Pengawas UNNES Dr Muhson di gedung Rektorat Kampus Sekaran, Rabu (15/7).

Zona integritas ini mendasari sikap wajib pejabat UNNES yang harus pro aktif dalam memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme. Pejabat UNNES diharapkan lebih transparan, jujur, taat aturan, dan vokal dalam menyampaikan bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh pejabat atau pegawai lain.

Pada saat memberikan sambutan Jamal Wiwoho menyampaikan, pencanangan zona integritas integritas ini luar biasa, dan UNNES  Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pertama yang melakukan hal ini. Kami berharap PTN lain segera mengikuti untuk menjadikan PTN itu mempunyai zona integritas terbebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Wakil Ketua KPK menegaskan, Zona Integritas merupakan wadah institusi untuk berbagi pemikiran dalam meningkatkan daya saing institusi tersebut. KPK melihat upaya ini sebagai salah satu cara meningkatkan kualitas penyidikan. Zona integritas akan memastikan keterlibatan semua pihak baik dari mahasiswa hingga profesor untuk memberantas korupsi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 428 kali

Bupati Kudus: Memimpin dan Berbuat dengan Hati

Rabu, 15 Maret 2017 | 11:00 WIB


Bupati Kudus: Memimpin dan Berbuat dengan Hati

Anda adalah orang-orang pilihan untuk membangun negeri ini dengan hati, pikiran, dan tindakan yang nyata. Kalian juga kader pemimpin masa depan. Menjadi pemimpin itu harus tangguh dan mempunyai keberanian yakni berani untuk memustuskan dan mengambil resiko.

Itulah kalimat pematik yang diucapkan Bupati Kudus, H Mustofa SE MM saat memberikan kuliah umum kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rabu (15/3) di gedung K3 FH UNNES.

H Mustofa menyampaikan, UNNES merupakan perguruan tinggi yang mencetak pemimpin-pemimpin dan orang-orang yang hebat di masa depan . Oleh karena itu kita harus mempunyai sikap sebagai seorang pemimpin yang baik.

Ia menjelaskan, untuk menjadi pemimpin harus bisa membaca zaman, peka waktu, tempat, melibatkan diri secara langsung, dan dekat dengan rakyat. Untuk menjadi seorang pemimpin yang baik itu ada 3M kuncinya sederhana yaitu mau mendengar, mau melihat, dan mau melaksanakan.

“Integritas adalah kunci dari sebuah kepemimpinan seseorang. Oleh karena itu, kita harus membangun integritas pribadi yang jujur, amanah, berani, cerdas, dan peduli. Pemimpin yang baik juga pemimpin yang memberikan teladan, memotivasi orang lain dan menjadi inspirasi di lingkungan”,tegasnya.

Ia juga mengajak kepada mahasiswa untuk membangun jaringan sejak dini, merintis mimpi sejak muda, dan perbanyak untuk membaca dan mendengar. (Angga Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 382 kali

Undang Dosen Tamu, Prodi Ilmu Politik UNNES Selenggarakan Prodipol Public Lecture

Rabu, 15 Maret 2017 | 10:35 WIB


Undang Dosen Tamu, Prodi Ilmu Politik UNNES Selenggarakan Prodipol Public Lecture

Program Studi Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan kuliah dosen tamu bertajuk Prodipol Public Lecture Series #2, Selasa (14/3) di Gedung C4 Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Kuliah tamu kali ini menghadirkan Andy Bangkit Setiawan PhD dari Associate Professor Education and Human Development, Nagoya University.

Andy menyampaikan paparan terkait budaya dan kebijakan publik. Materi ini penting disampaikan karena terkait bagaimana kebudayaan itu jika disampingkan dengan kebijakan publik di masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat memiliki dua pilihan antara harus mengubah kebudayaan sosial untuk dapat mengembangkan kebijakan publik atau menyesuaikan dan merekonstruksi antara kebijakan politik dan pengembangan budaya sosial. Hanya masalah waktu hingga masyarakat sadar sepenuhnya dengan kedua pilihan tersebut.

Lulusan doktor dari Hiroshima University tersebut, menambahkan masyarakat perlu mengetahui sejauh mana kebudayaan mereka berkembang untuk dapat mempengaruhi kebijakan politik yang akan ditetapkan.

Kuliah umum dengan tema “Positioning Kebudayaan dalam Kebijakan Pembangunan : Intelectual History dalam ranah praktik” ini diikuti dengan antusias oleh lebih dari 120 mahasiswa baik dari jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKN) maupun jurusan lain.

Dosen Program studi Ilmu Politik FIS UNNES, Cahyo Seftyono Ssos MA berharap mahasiswa dapat memperoleh manfaat akademis melalui kajian ilmiah yang dipaparkan narasumber tersebut. (Students Staff, Dwi Hermawan)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 259 kali

Tim LPTK Cup UNNES Pamitan Rektor, Buat se-Happy Mungkin

Selasa, 14 Maret 2017 | 16:32 WIB


Tim LPTK Cup UNNES Pamitan Rektor, Buat se-Happy Mungkin

Sebanyak 32 orang tim LPTK Cup Universitas Negeri Semarang (UNNES) pamitan kepada Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Selasa (14/3) di rektorat kampus Sekaran.

Drs Eko Raharjo MHum menyampaikan, tim LPTK Cup UNNES ini akan berlangsung selama 7 hari mulai 14 sampai dengan 19 Maret di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yakni tim tenis dan batminton.
Prof Fathur menyampaikan, buatlah dalam pertandingan di UNY nanti se-Happy mungkin, menang-kalah tidak masalah yang penting gembira.

Dan yang lebih penting lagi yakni berteman dengan LPTK lain sebanyak mungkin, sebab dengan mempunyai banyak teman LPTK lain bisa menambah nilai plus bagi universitas tercinta ini untuk perkembangan ke depan.

Manfaat itu diantaranya untuk menjalin kerjasama tri dharma perguruan tinggi. Selain itu juga pada seminar dan kegiatan lainya.


Penulis: Sihono Dibaca : 319 kali

Optimalkan Layanan Kesehatan, LP3 UNNES Gandeng FKG UNIMUS

Selasa, 14 Maret 2017 | 16:06 WIB


Optimalkan Layanan Kesehatan, LP3 UNNES Gandeng FKG UNIMUS

Dalam rangka mengoptimalkan layanan kesehatan bagi anak didik di bawah naungan Lab school, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Universitas Negeri Semarang ( LP3 UNNES) bersama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang (FKG UNIMUS) lakukan penandatanganan MoU, Selasa (14/3), di Kampus Sekaran. Pihak UNNES diwakili oleh Sekretaris LP3 Dr Sugianto MSi dan UNIMUS diwakili oleh Wakil Dekan I FKG drg Bawa Adiwinarno.

Kerja sama ini didasarkan atas semangat kebersamaan dalam penguatan kelembagaan dan pelayanan kesehatan bagi anak didik Kelompok Bermain, Taman Kanak-Kanak, dan Sekolah Dasar Lab school UNNES

Selain itu, untuk meningkatkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam batas kemampuan masing-masing pihak melalui pelayanan kesehatan.

Ruang lingkup dari nota kesepahaman tersebut meliputi penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pemerisaan, penyuluhan kesehatan, tindakan pelayanan kesehatan, dan rujukan.

“Ini merupakan langkah yang baik untuk menciptakan dasar hukum yang kuat dalam melakukan kerjasama untuk penguatan kelembagaan dan pelayanan kesehatan,” kata drg Bawa.

Sekretaris LP3 menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya peserta didik dibawah naungan Lab Scool UNNES perlu menerima pelayanan kesehatan. “Hal itu tentu harus dilakukan dengan kerjasama seperti ini”, katanya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 298 kali

Silaturahmi ke Rektor UNNES ke-3 dan ke-4, Rektor UNNES dan Jajaran Pimpinan Dapat Masukan Buka Kedokteran

Selasa, 14 Maret 2017 | 14:54 WIB


Silaturahmi ke Rektor UNNES ke-3 dan ke-4, Rektor UNNES dan Jajaran Pimpinan Dapat Masukan Buka Kedokteran

Selain ziarah ke makam para pendiri dan sesepuh Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama jajaran pimpinan melakukan silaturahmi ke Rektor UNNES ke-3 Prof Retmono dan Rektor UNNES ke-4 Prof Rasdi Eko Siswoyo, Selasa (14/3).

Prof Fathur menyampaikan, setiap tahun Rektor bersama jajaram pimpinan UNNES selalu melakukan silaturahmi kepada sesepuh UNNES. Silaturahmi ini merupakan komitmen para pimpinan UNNES kepada sesepuh yang telah merintis dan mebuat UNNES besar seperti sekarang.

Untuk itu, kami yang diberi amanah untuk memimpin UNNES ini mohon kepada Bapak Rasdi (maaf tidak mau dipanggil Prof-Red) memberikan arahan agar dalam menjalankan amanah ini terasa ringan dan berkah dunia menembus akherat.

Bapak Rasdi menyampaikan, UNNES sekarang sudah besar perlu pembenahan diantaranya kedepan harus memikirkan program studi (prodi) psikologi dijadikan fakultas. Selain itu, juga menggagas membuka prodi baru yakni kedokteran.

Pak Rasdi memberi contoh bahwa, sudah banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta sudah membuka prodi kedokteran. Untuk itu UNNES harus memikirkan untuk membuka prodi itu sebab animo masyarakat mulai dulu sampai sekarang masih tinggi.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 465 kali

Pimpinan UNNES Silaturahmi ke Gus Lukman dan Keluarga Besar Pesantren Az Zuhri

Selasa, 14 Maret 2017 | 12:55 WIB


Pimpinan UNNES Silaturahmi ke Gus Lukman dan Keluarga Besar Pesantren Az Zuhri

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Biro, dan Wakil Dekan bersilaturahmi ke Gus Lukman dan Keluarga besar Pesantren Az Zuhri Semarang. Rombongan diterima oleh Gus Lukman Hakim putra Abah Saiful (Almarhum) di Ketileng Semarang.

Prof Fathur menyampaikan, silaturahmi Ini merupakan sebuah rangkaian dan ziarah dalam rangka Dies Natalis ke-52 UNNES. Semoga berkah dalam meraih Reputasi UNNES yang mendunia dan menembus akhirat.

Gus Lukman Hakim menyampaikan, menyambung tali silaturahmi itu sangat bagus ada pepatah mengatakan bahwa ‘Ojo Lali Purwo Duksino’ artinya sebagai anak jangan lupa kepada orang tua itu manjadi durhaka.

Sudah seharus bahwa para pimpinan UNNES ini harus ingat kepada para pemimpin UNNES sebelumnya, sebab UNNES tidak bisa besar seperti ini jika tidak ada para pemimpin terdahulu yang bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas.

Silaturahmi, diakhiri dengan doa bersama oleh Gus Lukman dan dilanjutkan ziarah ke makam Abah Saiful sebagai tokoh yang berjasa kepada UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 363 kali

Loma Lari 11K UNS, Menwa UNNES Delegasikan 10 Personil

Selasa, 14 Maret 2017 | 11:57 WIB


Loma Lari 11K UNS, Menwa UNNES Delegasikan 10 Personil

Sebanyak 10 Resimen mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES) ikut andil pada lomba 11 K di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Minggu (12/3).

Lomba dalam rangka Dies Natalis ke-41 UNS itu dibuka oleh Wakil Walikota Surakarta Dr H Achmad Purnomo Apt dan start dipimpin oleh Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi.

Ke-10 delegasi Menwa UNNES yakni Novian Alaik R, Trimo, M Rafi B, Maula Hikam P, Dian Rahman S, Divo Gumara, Ahmad Mahardika, Tri Darmaji, Pandu Widatama, dan Haristi Susanti sebagai official.

Haristi Susanti menjelaskan, ada 6 kategori pada lomba lari ini yakni untuk umum putra, umum putri, pelajar putra, pelajar putri, TNI/POLRI, dan Menwa.

Pada event kategori Menwa ini yang diikuti 194 peserta, Menwa UNNES baru berhasil meraih juara harapan II. Walau pada lomba tahun ini tim Menwa UNNES baru memperoleh juara harapan tetap merasa bersyukur. Ini sebagai instropekdi diri untuk giat melakukan latihan lagi, mudah-mudahan tahun depan bisa ditingkatkan prestasinya meraih yang terbaik.


Penulis: Sihono Dibaca : 314 kali

Prof AT Soegito: Bekerjalah dengan Kebersamaan

Senin, 13 Maret 2017 | 16:06 WIB


Prof AT Soegito: Bekerjalah dengan Kebersamaan

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama jajaran pimpinan bersilaturahmi ke Rektor UNNES ke-5 Prof AT Soegito, Senin (13/3) di rumahnya Jalan Surtikanti Semarang.

Prof Fathur menyampaikan, setiap tahun Rektor bersama jajaram pimpinan UNNES selalu melakukan silaturahmi kepada sesepuh UNNES. Silaturahmi ini merupakan komitmen para pimpinan UNNES kepada sesepuh yang telah merintis dan mebuat UNNES besar seperti sekarang. Untuk itu mohon “Susur Sembur” supaya UNNES bisa lebih baik dan sejajar dengan universitas lain.

Prof AT Soegita menyampaikan, UNNES sekarang sudah besar dengan jumlah mahasiswa puluhan ribu. Karena itulah, tuasg pengelola semakin berat. Ia berpesan kepada pengelola sekarang agar bekerja dengan kebersamaan.

“Dengan bekerja secara kebersamaan dan partisipatif dengan siapa saja, insya Allah UNNES akan tumbuh dan berkembang,” katanya.

Prof AT Soegito menambahkan, selama bekerja di UNNES setidaknya mengenang dua peristiwa yang tidak terlupakan yakni peristiwa gedung ‘Wa Ing’ di SMA 5 dan peralihan IKIP Semarang menjadi UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 440 kali

Rektor dan Pimpinan Ziarah ke Makam Pendahulu UNNES

Senin, 13 Maret 2017 | 15:02 WIB


Rektor dan Pimpinan Ziarah ke Makam Pendahulu UNNES

Keluarga besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) berziarah ke makam Mochtar mantan Presidium Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang, Senin (13/3), di makam Bergota Semarang. Rombongan diterima Atyoso Mochtar dan keluarga lainnya.

Atyoso Mochtar mengucapkan terima kasih bahwa semua pimpinan UNNES setiap Dies Natalis UNNES melakukan ziarah ke makam leluhur para pimpinan UNNES termasuk ayah saya (red- Bapak Mochtar).

Untuk itu kami sekeluarga mengucapkan selamat Dies Natalis ke-52, semoga UNNES berdiri tegak dan sukses seperti apa yang telah dicita-citakan.

Hadir pula Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Rustono, Dr S Martono (WR II), Dr Bambang BR (WR III), Prof Sukestiyarno (WR IV), Direktur Pascasarjana Prof Achmad Slamet, para dekan, Wakil dekan, ketua lembaga, dan pejabat UNNES lainnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, UNNES bisa berkembang besar seperti sekarang tak lepas dari jasa para tokoh pendahulu. Itulah kenapa, keluarga besar UNNES tak boleh melupakan jasa-jasa para perintis.

Selain menziarahi makam almarhum Mochtar, rombongan juga berziarah ke makam Hari Mulyono (mantan Rektor IKIP Semarang), Moch Umar (mantan PR I IKIP Semarang), Suhartono (mantan PR I IKIP Semarang), Prof Soegijono (mantan PR II IKIP Semarang), Sunu Waluyo (mantan PR II IKIP Semarang), Humar Sahman (mantan PR III IKIP Semarang), L Sumarto Umar (mantan PR I IKIP Semarang), Prof Hartono Kasmadi (mantan PR I IKIP Semarang).

Kemudian, Prof Abdul Malik (mantan PR II IKIP Semarang), Sriyadi (mantan PR III IKIP Semarang), Prof Satmoko (sesepuh pendidikan), dan Prof Sriningsih Satmoko (sesepuh pendidikan).


Penulis: Sihono Dibaca : 292 kali

Pelajari Sejarah, Siswa MA Ma’ahid Kudus Kunjungi Museum Mini Jurusan Sejarah UNNES

Senin, 13 Maret 2017 | 14:53 WIB


Pelajari Sejarah, Siswa MA Ma’ahid Kudus Kunjungi Museum Mini Jurusan Sejarah UNNES

Sebanyak 42 siswa dan guru MA Ma’ahid Kudus mengunjungi Museum Mini Jurusan Sejarah Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (13/3) di Gedung C5 Fakultas Ilmu Sosial Kampus Sekaran, Gunungpati.

Rombongan dipimpin oleh guru pembimbing Nurdin Rahmawan SSos diterima Kepala Laboraturium Jurusan Sejarah Drs R Suharso MPd didampingi Dosen Jurusan Sejarah Syaiful Amin SPd MPd.

Nurdin menyampaikan, kunjungan ini untuk memberikan pembelajaran sejarah secara langsung dan mendalam di luar sekolah serta memberikan pandangan bahwa belajar sejarah itu menarik.

Kunjungan ini juga untuk mengenalkan kepada siswa mengenai kegiatan pembelajaran di dalam kampus, sebab setelah kunjungan ini siswa-siswi ditugasi untuk membuat laporan dan makalah dari apa yang didapat dari kunjungan ini.

Syaiful Amin menjelaskan, kegunaan museum mini sebenarnya sebagai media dan tempat pembelajaran sejarah kepada mahasiswa. Selain itu, juga sebagai ruang display bagi karya-karya dosen dan mahasiswa yang ditampung dan layak untuk ditampilkan.

Syaiful Amin juga mengemukakan, dalam museum ini terdapat berbagai replika peninggalan-penginggalan sejarah seperti candi-candi di Indonesia yang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kepada siswa SMA sederajad.

Saat kunjungan ke museum, rombongan dipandu oleh mahasiswa sejarah sendiri sebagai pembelajaran menjadi Tour Guide. Siswa-siswi dipandu untuk mengelilingi museum dan setelah itu siswa-siswi diajak menonton film dokumenter.

Selain mengunjungi museum sejarah dan nonton film dokumenter, para siswa juga diajak mengunjungi laboraturium Geografi, Padepokan Karakter PKN, dan Laboraturium Sosiologi dan Antropologi UNNES.

Kontributor: Angga Novian Pratama (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 545 kali

Kepedulian Prof Wuryanto dengan Kampus yang Pernah Dipimpinnya

Senin, 13 Maret 2017 | 10:57 WIB


Kepedulian Prof Wuryanto dengan Kampus yang Pernah Dipimpinnya

Rektor pertama IKIP Semarang Prof Dr Wuryanto memiliki perhatian besar terhadap kemajuan IKIP Semarang, bahkan jauh setelah ia pensiun. Pada masa purnatugasnya, Prof Wuryanto kerap berkunjung ke kampus untuk menyapa warga kampus dan menyampaikan sejumlah harapan.

Dalam salah satu kunjungan, ia menyampaikan harapan agar lulusan IKIP Semarang menjadi guru yang berkepribadian unggul. Dalam kunjungan lain, ia menyampaikan harapan agar auditorium IKIP Semarang di Jalan Kelud diperbaiki kualitas akustiknya.

“Beliau sering ke kampus. Seperti orang tua kebanyakan, beliau senang bercerita. Saya salah satu dosen muda yang betah mendengarkan beliau,” kata Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman.

Jauh hari sebelum itu, ia juga pernah menyampaikan agar UNNES Sekaran dikembangkan menjadi kampus yang sejuk dan hijau.

Selain kepedulian, Rektor mengingatkan, ada dua jasa besar Prof Wuryanto yang patut selalu diingat keluarga besar Unnes. Pertama, ia memantapkan organisasi dari Kusus B, IKIP Yogyakarta Cabang Semarang menjadi lembaga yang mandiri bernama IKIP Semarang.

Kedua, Prof Wuryanto mendirikan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Saat ia memimpin, jumlah fakultas bertambah dari lima menjadi enam.

Rektor menyampaikan hal itu saat memimpin rombongan ziarah ke makam Prof Wuryanto di Astana Giri Bangun, Surakarta, Minggu (12/3). Selain ziarah ke makam Prof Wuryanto, rombongan juga berziarah ke makam Mayjend (Purn) Moenadi di Makam Pahlawan Kusuma Bhakti, Surakarta.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 310 kali

Selesaikan Masalah Pendidikan UNNES Gandeng PT Charoen Pokphand Jaya

Senin, 13 Maret 2017 | 10:48 WIB


Selesaikan Masalah Pendidikan UNNES Gandeng PT Charoen Pokphand Jaya

Pendidikan yang diupayakan pemerintah sebagai usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun, dirasakan belum optimal jika melihat masih banyak anak di Desa Parereja Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes yang putus sekolah.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) DR Isti Hidayah mengatakan hal itu ketika berkunjung di Desa Parereja, Sabtu (11/03). Selain tim LP2M UNNES, hadir pula tim Corporate social responsibility (CSR) PT Charoen Pokphand Jaya.

Menurutnya, UNNES akan berupaya memecahkan secara estafet, karena semua butuh proses yang harus diikuti. “Mudah-mudahan bisa berhasil terutama untuk usulan intervensi UNNES dengan melibatkan Perguruan Tinggi di Brebes dan pihak CSR PT Charoen Pokphand Jaya,” kata Isti.

Menanggapi hal itu, Manager di PT Charoen Pokphand Endang Fuad mengatakan, siap bersama-sama dengan UNNES memajukan Desa Parereja.

“Desa ini adalah wewenang CSR kami, sehingga jika ada usulan terbaik untuk kemajuan masyarkat desa, kami siap menindaklanjuti,” ujarnya.

Menurut Kepala Desa Parereja Wakim, masih adanya anak yang tidak sekolah dalam usia sekolah di Desa Parereja ini  menjadi sebuah persoalan kompleks. “Oleh sebab itu perlu adanya kegiatan yang mendukung upaya tuntas wajib belajar pendidikan dasar di Desa Parereja ini,” jelasnya .

 


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 284 kali

Sukamtono Dipromosikan Kabag, Dyah Karen Sitoresmi Kasubag

Senin, 13 Maret 2017 | 9:05 WIB


Sukamtono Dipromosikan Kabag, Dyah Karen Sitoresmi Kasubag

Sebanyak 5 Orang pejabat di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Senin (13/3) di Gedung Rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni  Sukamtono SPd semula Kasubag Keuangan LP3 dilantik sebagai Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha FE,  Dyah Karen Sitoresmi ST diangkat menjadi Kepala Sub Bagian (Kasubag)  Pelaporan Keuangan di BPK.

Rolling Kepala Sub Bagian

Unang Setiawati SE yang semula menjabat Kasubag Keuangan di Pelaporan Keuangan BPK diangkat menjadi Kasubag Keuangan di LP3, Suharyanta SPd yang semula menjabat Kasubag Program dan Akutansi LP2M diangkat menjadi Kasubag Keuangan Pascasarjana, dan Tugiman Susyanto SPd semula menjabat Kasubag Keuangan Pascasarjana diangkat menjadi Kasubag Program dan Akutansi LP2M.

Saat Pelantikan Rektor UNNES menyampaikan, Para pejabat yang dilantik untuk meluruskan barisan yakni ketika menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ia menambahkan, Mari kita bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab atas kinerja yang kita lakukan, tingkatkan komunikasi, koordinasi dan sinergi karena kekuatan dari sebuah tim adalah ketika bersinergitas.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 507 kali

Besok, Enam Dalang UNNES Unjuk Kebolehan

Senin, 13 Maret 2017 | 8:38 WIB


Besok, Enam Dalang UNNES Unjuk Kebolehan

Enam dalang wayang kulit yang terdiri atas dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), bakal unjuk kebolehan membawakan dua lakon di gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (14 Maret 2017), mulai pukul 08.00.

Keenam dalang tersebut adalah Ki Teguh Supriyanto, Ki Widodo, Ki Sayuti Anggoro, dan Ki Didik Supriadi yang merupakan dosen di Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa. Sedangkan Ki Yossi Oktavianto dan Ki Nugrohasto, yang merupakan mahasiswa di jurusan yang sama, juga bakal membawakan lakon.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Widodo mengatakan, lakon yang dibawakan adalah Wirata Parwa, yang bakal dibawakan oleh Ki Didik, Ki Yossi, dan Ki Nugrohasto. Sedangkan tiga dalang lainnya bakal menyuguhkan Kresna Duta. Lakon Wirata Parwa bakal dibawakan dengan konsep pakeliran padat dengan durasi satu jam mulai pukul 08.00. Setelah itu, Kresna Duta akan dibawakan dengan durasi yang lebih panjang.

“Pergelaran wayang ini untuk tasyakuran FBS memperingati Dies Natalis ke-52 UNNES sekaligus menyambut tahun ajaran semester genap 2016/2017,” kata Widodo.

Ia mengatakan pergelaran sengaja dilaksanakan pada pagi hingga siang hari agar bisa mengakomodasi civitas akademika UNNES yang ingin mengapresiasi. Meski demikian, pergelaran wayang ini juga terbuka untuk umum.

Widodo menjelaskan, seluruh pengrawit (penabuh gamelan) dan sinden yang mengiringi jalannya pergelaran wayang berasal dari unsur dosen, karyawan, dan mahasiswa UNNES. “Acara terbuka untuk umum. Berita ini sekaligus undangan,” ujarnya.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 350 kali

FT UNNES Juara Di Bali Creative Industry Centre

Sabtu, 11 Maret 2017 | 18:21 WIB


FT UNNES Juara Di Bali Creative Industry Centre

Dua Tim Fakultas Tenik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapat Juara pada Lomba Desain Mobil Desa Nasional

Tim mobil desa serba guna FT UNNES yang terdiri dari Muhammad Irvandi, Muchamad Tri Pujiyanto, dengan Dosen pembimbing Ahmad Mustamil Khoiron MPd berhasil memperoleh juara 2 dalam lomba desain mobil desa tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian RI dan Institut Otomotiv Indonesia (IOI).

Selain tim Mobil desa nasional FT UNNES yang terdiri dari Burhanudin Yusuf,
Muhammad Shofiudin, Dosen pembimbing Ahmad Roziqin MPd memperoleh juara harapan 1.

Lomba tersebut diselenggarakan di “Bali Creative Industry Centre”, dari tanggal 8-11 maret 2017. Adapun sebagai Juara 1 direbut oleh tim ITS, sedangkan juara 3 dari tim Undip.

Wakil Dekan III FT Dr Wirawan Sambodo menyampaikan terima kasih pada kedua tim yang telah berjuang dari proses pendaftaran hingga menang lomba.

Ia juga menyampaikan, Kreativitas mahasiswa FT akan selalu diapresiasi untuk diikutkan dalam berbagai lomba baik nasional maupun international.

Dekan FT Dr Nur Qudus berharap agar prestasi mahasiswa FT dapat ditingkatkan untuk dapat meraih prestasi yang terbaik.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 657 kali

Ikuti Kampus Nusantara Mengaji, Rektor : UNNES Siap Mengembangkan Kampus Bernuansa Pondok Pesantren

Sabtu, 11 Maret 2017 | 15:36 WIB


Ikuti Kampus Nusantara Mengaji, Rektor : UNNES Siap Mengembangkan Kampus Bernuansa Pondok Pesantren

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama 39 Kampus se-Indonesia serentak menggelar khataman Alquran dalam kegiatan bertajuk Kampus Nusantara Mengaji, jumat (10/3).

Kegiatan tersebut merupakan program dari Kemenristekdikti bekerjasama dengan Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia.

Kegiatan berpusat di Universitas Sebelas Maret (UNS) yang dipimpin langsung oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir. Menteri mengomando dimulainya kegiatan khataman Alquran di 40 kampus melalui teleconference.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengemukakan jika UNNES siap menjadi kampus bernuansa pondok pesantren.

Dia menjelaskan, dewasa ini radikalisme dikalangan remaja dan mahasiswa semakin marak dan merajalela sehingga perlunya upaya pembinaan karakter bagi mahasiswa yang bernuansa pondok pesantren.

Kegiatan Kampus Nusantara Mengaji yang diselengarakan di gedung rektorat Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini, dihadiri oleh pimpinan dilingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan melibatkan 58 mahasiswa hafiz dan hafizah.

Rektor berharap, kegiatan Nusantara Mengaji tersebut ke depan akan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan bisa mempupuk nilai-nilai karakter mahasiswa.

Ia menambahkan, UNNES selalu memberikan apresiasi kepada siswa yang memiliki bakat istimewa. Salah satunya adalah siswa penghafal Al-Quran atau hafiz. Melalui jalur ini, siswa yang hafiz dapat diterima di UNNES tanpa tes bahkan akan dibebaskan dari pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Sebagai rumah ilmu, UNNES menghargai siapa pun yang memiliki komitmen mengembangkan ilmu pengetahuan. Bukan hanya ilmu pengetahuan modern, UNNES sangat menghargai siswa yang memiliki ilmu dalam bidang agama. (Students Staff, Dwi Hermawan)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 407 kali

Sri Hapsarining Rochyani Istri Rektor ke-6 UNNES Berpulang

Jumat, 10 Maret 2017 | 15:35 WIB


Sri Hapsarining Rochyani Istri Rektor ke-6 UNNES Berpulang

Sri Hapsarining Rochyani, istri Rektor ke-6 Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Sudijono Sastroadmodjo MSi, meninggal dunia dengan tenang, Jumat 10 Maret 2017.

Keluarga Duka mengabarkan hal itu melalui sistem maklumat singkat (SMS) kepada redaksi unnes.ac.id, Jumat (10/8) pukul 13.00.

“Insya Allah almarhum akan dimakamkan pada sabtu (11/3) pukul 10.00 di pemakaman Kalisegoro Gunungpati, Semarang. Rumah duka di Jalan Kendeng Barat no. 43 Semarang.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHUm, atas nama keluarga besar UNNES, dirinya menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya. “Semoga Almarhum diterima di sisi Allah Swt.”


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 1.772 kali

SD Patra Dharma Balikpapan Studi Banding ke SD Labschool UNNES

Jumat, 10 Maret 2017 | 10:00 WIB


SD Patra Dharma Balikpapan Studi Banding ke SD Labschool UNNES

Yayasan Patra Dharma Mandiri (YPDM) Balikpapan melakukan studi banding ke SD Labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Jalan Menoreh Tengah X No.04, Sampangan, Rabu (8/3).

Rombongan berjumlah 22 orang diketuai Drs Pramono. Mereka terdiri atas personalia YPDM dan guru dari SD Patra Dharma 1 dan 3 Balikpapan diterima Kepala Pusat PPL dan Sekolah Laboratorium Drs Bambang Priyono MPd didampingi Kepala Sekolah Muhammad Mukhlas SPd dan para guru.

Ketua rombongan Drs Pramono menyampaikan, kunjungan kita serombongan ini ingin mengetahui informasi banyak hal yang ingin digali dari Labschool UNNES sebagai acuan yayasan kami diantaranya bagaimana pengelolaan SD Labshool UNNES ini dalam bidang kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, kehumas, pendidik dan tenaga kependidikan, ekstra kurikuler, serta laboratoriumnya.

Bambang Priyono menjelaskan, sekolah Labschool ini mulai berdiri 2008 berada di daerah Kelud, Semarang, di gedung eks IKIP Semarang. Kemudian 2012 pindah di daerah Menoreh ini. “Alhamdulillah berkat perhatian dari pihak UNNES sampai sekarang ini kegiatan belajar mengajar berlangsung lancar dan menempati gedung seperti ini.

Sementara itu, Kepala SD Lasbchool UNNES Muhammad Mukhlas SPd mengatakan, SD Labschool UNNES mempunyai 216 orang murid yang terbagi dalam 12 kelas. Mukhlas berharap setelah kunjungan ini jangan berhenti di tempat antara Labschool UNNES dan SD Patra Dharma senantiasa tetap menjalin komunikasi supaya bisa bertukar informasi sehingga terjalin interaksi yang positif.


Penulis: Sihono Dibaca : 295 kali

Ikatan Mahasiswa UNNES Temanggung Selenggarakan Basket ‘Kobe Cup’

Jumat, 10 Maret 2017 | 8:34 WIB


Ikatan Mahasiswa UNNES Temanggung Selenggarakan Basket ‘Kobe Cup’

Ikatan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) Kabupaten Temanggung menyelenggarakan turnamen basket “Kobe Cup” antar SMA/SMK/MA/sederajat se-Kabupaten Temanggung di GOR Bambu Runcing Temanggung.

Turnaman berlangsung dua hari Sabtu dan Minggu (4-5 Maret) dibuka oleh Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi dengan shoot bola kedalam ring bola basket.

Ketua Panitia Shaka Bianda Prakasa mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) menjelaskan “Kobe” adalah nama organisasi mahasiswa daerah yang berasal dari gabungan kata “Konservasi Bersenyum” yakni UNNES sebagai universitas konservasi dan Temanggung mempunyai slogan Bersenyum.

Dalam rangka mencapai tujuan organisasi untuk mewadahi pelajar Temanggung berkompetisi dalam bidang olahraga, “Kobe” menyelenggarakan turnamen basket antar SMA/SMK/MA/sederajat se-Kabupaten Temanggung.

Sebab, banyak peminat dari olahraga ini terutama siswa SMA/SMK/MA sederajat, namun minat dan bakat mereka hanya dapat dikompetisikan dalam wadah pertandingan yang diadakan oleh Dinas terkait seperti persatuan bola basket seluruh Indonesia (Perbasi). Untuk itu “Kobe” mencoba memfasilitasi memberikan kesempatan bagi para atlet bola basket yang ada di Temanggung.

Hal ini sejalan dengan tema yang diambil dalam event pertama kali ini yaitu “ Junjung Tinggi Sportivitas dan Persaudaraan”.

Kompetisi ini diikuti 12 tim putra dan 8 tim putri, didudung oleh Bupati Temanggung dan Perbasi Temanggung.

Keluar sebagai juara untuk putra, juara I SMKN 1 Temanggung, juara II SMAN 3 Temanggung, juara III SMAN 2 Temanggung, dan juara Most Valuable Player SMKN 1 Temanggung.

Kemudian, untuk putri, juara I SMAN 3 Temanggung, juara II SMAN 1 Temanggung, juara III SMKN 1 Temanggung, juara Most Valuable Player SMAN 3 Temanggung, dan Best Supporter SMKN 1 Temanggung.
Ketua Kobe Aji Risma mahasiswa Fakultas Ekonomi berharap semoga kegiatan ini bisa berdampak positif dan menjadi wadah siswa untuk berprestasi.

Sedangkan dari sisi mahasiswa, kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk melakukan aksi yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Semoga UNNES selalu melakukan kegiatan yang positif bagi masyarakat sekitar.


Penulis: Sihono Dibaca : 466 kali

Tertarik Aplikasi Silkados, Untidar Studi Banding Ke UNNES

Kamis, 9 Maret 2017 | 21:22 WIB


Tertarik Aplikasi Silkados, Untidar Studi Banding Ke UNNES

Universitas Tidar Magelang (Untidar) Studi banding ke UPT TIK Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Rombongan dipimpin langsung oleh Ka UPT TIK Untidar, Sigit Joko Purnomo ST MT dan rombongan diterima Ka UPT TIK UNNES Mona Subagya, Rabu (8/3) di gedung TIK UNNES.

Menurut Joko, Untidar sangat tertarik dengan sistem aplikasi yang dikembangkan oleh tim TIK UNNES, salah satu diantaranya sistem yang digunakan oleh UNNES untuk menilai beban kerja dosen dan beasiswa.

Ia menambahkan, kami berterima kasih dengan tim TIK UNNES yang sangat terbuka dan mau mengenalkan sistem aplikasi yang akan kami butuhkan dan akan kami kembangkan di kampus kami.

Di akhir acara Mona menjelaskan, kami tim TIK UNNES terbuka dengan siapa saja yang mau belajar dengan kami. Sistem Laporan Kinerja Dosen (Silkados) yang kami kembangkan sangat membantu pada saat menghitung beban kerja dosen guna meningkat kinerja dosen.

Untuk itu tidak ada salahnya jika tim TIK Untidar mengembangkan Sistem aplikasi yang seperti Silkados ini.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 310 kali

Diskusi UNNES-ITB: Akreditasi Internasional adalah Keniscayaan

Kamis, 9 Maret 2017 | 14:25 WIB


Diskusi UNNES-ITB: Akreditasi Internasional adalah Keniscayaan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) tidak langsung berpuas diri setelah berhasil mendapatkan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi A. Sesuai dengan rekomendasi asesor dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, UNNES gencar untuk meraih status PTN-Badan Hukum dan pemeringkatan internasional QS-Star. Dalam rangka percepatan langkah tersebut, UNNES berinisiatif belajar dari salah satu universitas terbaik di Indonesia yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) pada hari Kamis (9/3) di Bandung. Tim percepatan PTN Badan Hukum UNNES melakukan kunjungan dinas di Kampus ITB dan disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Ir. Bermawi Priyatna Iskandar, M.Sc.,Ph.D., Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi dan Kemitraan, Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto Trilaksono dan Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Organisasi, Prof. Dr. Irawati, MS. Dalam kesempatan ini Ketua Satuan Pengawas Internal ITB, Prof. Dr. Asep Gana Suganda, Ketua Satuan Penjamin Mutu, Dr. Pepen Arifin, Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari, Ir. Mary Handoko Wijoyo, M.Sc dan Direktur Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa Prof. Mindriany Syafila, MS, Ph.D hadir untuk membagikan ilmunya pada bidang masing-masing.

Jumlah Mahasiswa ITB hanya 22.000 sedangkan jumlah dosen adalah 1300. Jumlah Prodi S1 di ITB 49 dan Prodi S2 sejumlah 52. Sudah ada beberapa prodi yang terakreditasi internasional yaitu dari JABEE, KAAB, RSC, ASIIN, AUN-QA dan ABET. Jumlah prodi yang sudah terakreditasi A mencapai 83%. Untuk menjaga kualitas yang berkesinambungan, pimpinan ITB secara rutin mengevaluasi diri dalam rapat rutin setiap hari Selasa. ITB pada prinsipnya hanya mau membuka prodi yang unggul dan diminati dunia. Saat ini, ITB sangat fokus pada rekognisi internasional. Banyak universitas di luar negeri ingin bekerja sama dengan ITB karena akreditasi yang didapat dari lembaga internasional menjadi magnet yang efektif. Langkah strategis ITB termasuk mengevaluasi Prodi dan Dosen setiap semester dengan menggunakan sistem portofolio.

Efek baik dari akreditasi internasional adalah laboratorium jadi lebih terjaga kondisi dan kualitasnya karena akreditasi dapat mendiagnosis kekurangan yang dimiliki lab. Untuk keluar dari comfort zone, dosen ITB harus sering diberikan tantangan baru secara akademis. Biaya yang dibutuhkan untuk memperbarui laboratorium sangat tinggi maka ITB harus kreatif dalam mencari pendanaan. Alumni ITB juga sangat aktif menyumbang bagi almamaternya. Salah satu konsekuensi yang tidak terhindarkan, ITB juga membuka sejumlah kelas internasional. Pemasukan dari kelas internasional dapat digunakan untuk membayar visiting Professor.

Tim Delegasi dari UNNES dipimpin langsung oleh Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. Tim delegasi UNNES terdiri atas Wakil Rektor Bidang Akademik, Kepala UPT Pusat Humas, Kepala dan Sekretaris Badan Penjamin Mutu, Ketua Senat, Kabiro BAKK, Kepala Unit Layanan Pengadaan dan Staf Rektor. Rektor menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya pada pimpinan ITB yang telah membagikan ilmu yang begitu komprehensif. Rektor menyampaikan bahwa best practice yang ada di ITB akan ditransformasikan dalam bentuk rekomendasi kebijakan dan program bagi UNNES.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 766 kali

Empat Hal untuk Mengembangkan Diri Menjadi Lebih Berkualitas

Kamis, 9 Maret 2017 | 14:16 WIB


Empat Hal untuk Mengembangkan Diri Menjadi Lebih Berkualitas

Pengalaman magang di instansi pemerintah dan perusahaan sangat berguna untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa. Begitu pula bagi mahasiswa yang diterima menjadi student staff di sejumlah unit kerja di Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Dosen Bahasa Indonesia UNNES Surahmat SPd MHum menyampaikan, ada empat kesempatan yang bisa diraih student staff, yaitu kesempatan mengembangkan kecakapan intelektual, kecakapan sosial, finansial, dan simbolik.

Ia mengatakan hal itu itu saat menjadi narasumber Pelatihan Kemampuan Pendukung Reputasi UNNES bagi student staff, Kamis (9/3) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati. Pelatihan diikuti 20  student staff.

Menurut Surahmat, kecakapan intelektual mencakup pola pikir, kecerdasan, dan wawasan luas. Kecakapan sosial meliputi kemampuang membangun relasi, cara berkomunikasi, dan bekerja sama dengan orang lain.

Kemudian, modal yang ketiga yakni modal finansial yang merupakan modal pendukung untuk memaksimalkan potensi. Adapun modal simbolik yaitu kemampuan membangun makna dengan memanfaatkan hal-hal yang bersifat simbolik.

Setiap modal ini saling berkaitan dan dapat berakumulasi untuk mewujudkan keseluruhan modal. Student staff diharapkan dapat belajar dan mengeksplorasi semua pengalaman itu sehingga berkembang menjadi pribadi yang baik.

Narasumber kedua, Suhro Enikmah SE, student staff bidang rotokoler 2015 UNNES menyampaikan, untuk menjadi pribadi yang baik dan menarik student staff harus fokus pada tugas, ramah, penuh hormat, tampil percaya diri, berpenampilan rapi, komunikatif, semangat, dan selalu menjaga nama naik.

Sedangkan narasumber ketiga Rochsid Tri Hanggoro Putro SPd dari UPT TIK UNNES menjelaskan tentang penggunaan TIK secara bijak. Setiap mahasiwa khususnya student staff harus bijak dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, media sosial seharusnya digunakan untuk memberikan info dan pengetahuan UNNES ke pihak luar. Dalam kesempatan ini, juga diluncurkan blog untuk menginformasikan kegiatan student staff dilaman studentstaff.unnes.ac.id.

Kontributor : Nur Adha Choiriyah (student staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 313 kali

Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang Study Banding Remunerasi Ke UNNES

Kamis, 9 Maret 2017 | 13:26 WIB


Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang Study Banding Remunerasi Ke UNNES

Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri BLU yang telah menerapkan remunerasi sejak tahun 2014, UNNES menjadi rujukan bagi perguruan tinggi BLU lainnya untuk sharing informasi dan berbagi pengalaman dalam implementasi remunerasi.

Salah satunya yang kemudian berkunjung adalah Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Semarang yang dipimpin Wakil Direktur II Warijan SPd AKep MKes beserta 6 orang anggota tim remunerasi diterima Kepala Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK) UNNES Drs Sutikno MSi, Selasa (07/3) di rektorat kampus Sekaran.

Warijan MKes menyampaikan Poltekkes Kemenkes Semarang sebagai Satker BLU yang baru 6 bulan melaksanakan remunerasi dengan cara manual banyak kendala yang kami temui. Untuk itu kami serombongan ingin belajar mengenai sistem remunerasi di lingkungan UNNES yang sudah didukung oleh sistem teknologi dan informasi yang optimal dan handal.

Mendengan keinginan dari Warijan MKes itu, Sutikno MSI menyampaikan selama tiga tahun menerapkan remunerasi, Alhamdulillah UNNES sekarang sudah mampu melakukan pengelolaan remunerasi dengan baik. Mudah-mudahan melalui kunjungan ini, Poltekkes Kemenkes Semarang dapat mengaplikasikan sistem remunerasinya menjadi lebih baik.

Selesai sambutan dan penyerahan cendera mata, kemudian dilanjutkan dengan presentasi oleh tim remunerasi UNNES mengenai konsep dan mekanisme pembayaran remunerasi. (Ricky Dermawan Fauzi Sub Bagian Hukum dan Tata Laksana )


Penulis: Sihono Dibaca : 227 kali

UNNES Kembali Laksanakan Program “Profesor Go to School”

Rabu, 8 Maret 2017 | 15:43 WIB


UNNES Kembali Laksanakan Program “Profesor Go to School”

Universitas Negeri Semarang (UNNES)  kembali melaksanakan program profesor mengajar di sekolah atau yang dulu akrab disebut Profesor Go to School. Rapat penentuan waktu pelaksanaan dengan kepala kekolah dilakukan pada, Rabu (08/3), di Gedung LP3 UNNES.

Koordinator  Program Profesor Go to School, Prof Dr Mungin Eddy Wibowo mengatakan, program ini dilaksanakan untuk mencurahkan gagasan ke sekolah, untuk kemajuan murid dan guru dalam proses belajar mengajar. UNNES sebagai salah satu LPTK mempunyai tanggung jawab untuk hal tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan Ketua BP2MK dari 5 kabupaten/kota, yaitu Kendal, Batang, Kota Semarang, Kabupaten Semarang serta para professor  UNNES.

Program Profesor Goes to School akan dimulai pada bulan Maret 2017. Prof Mungin menyampaikan, profesor di UNNES akan melakukan pendampingan dalam bentuk fasilitasi, pelatihan, dan pemodelan. Oleh para guru, mereka juga dijadikan teman berkonsultasi dan diskusi untuk membangun strategi pembelajaran, etika dan moral sekolah.

Saat membuka acara Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menambahkan, program ini telah dilaksanakan pada awal tahun ajaran 2013/2014 di sejumlah wilayah di Jawa Tengah, yakni Kota dan Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Demak.

Menurutnya program ini tidak hanya melakukan pendampingan terhadap proses belajar mengajar tetapi juga akan melakukan pendampingan kepada kepala sekolah untuk membangun manajemen sekolah yang lebih baik.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang dalam hal ini diwakili Seksi SMA, SMK dan SLB Hari Puryanto , pihaknya memuji langkah UNNES dalam mengawal peningkatan mutu pendidikan yang lebih baik. Menurutnya, inovasi pembelajaran yang mempunyai metodologi bagus akan fokus pada peningkatan mutu Guru dan Siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah.

ketua LP3 UNNES Dr Abdurahman  menjelaskan, para profesor yang mengajar ke sekolah akan mendorong para guru untuk berpikir terbuka, sesuai dengan tujuan pelaksanaan pembelajaran yang kreatif dan inovatif.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 394 kali

Obin Robin, Sebagai Pengendali Acara di UNNES MC Harus Tenang

Rabu, 8 Maret 2017 | 12:55 WIB


Obin Robin, Sebagai Pengendali Acara di UNNES MC Harus Tenang

Antusiasme peserta pelatihan peningkatan kompetensi master of ceremony (MC) dan tenaga protokoler fakultas di Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang digelar oleh UPT Pusat Humas, ternyata tak juga berkurang. Lebih-lebih ketika sampai pada praktik. Tak urung, hal itu membuat seorang narasumber menyampaikan pujiannya kepada para peserta.

“Sebagai pengendali acara, MC harus mempunyai sikap tenang, kepercayaan diri, dan kredibilitas yang kuat,” kata praktisi dan penyiar radio Obin Robin saat menjadi narasumber pada acara itu, Rabu (8/3) di kampus Sekaran.

MC yang baik, imbuh dia, harus memiliki suara yang enak didengar, alamiah, vokal yang jelas dan powerfull, serta memperhatikan intonasi, aksentuasi, dan artikulasi. “Tentu saja seorang MC harus lancar berbicara, yaitu ringkas, langsung ke inti, tidak bertele-tele, jelas, langsung dimengerti, tidak membingungkan, pengucapan kata demi kata dilakukan dengan jelas, dapat didengar dengan baik, dengan kekuatan penuh, lancar, dan mengalir,” kata MC yang sekarang eksis di dunia standup comedy.

Sebelumnya, Kepala UPT Pusat Humas UNNES Hendi Pratama MA mengatakan, MC berperan penting dalam penyelenggaraan sebuah acara. Tidak sekadar mengatur skenario acara, MC kerap jadi “ruh” dalam sebuah event. “MC-lah yang bisa membuat acara hidup, khidmat, atau hidup sesuai konsep yang telah ditentukan,” ujarnya dihadapan 50 pesereta.

Pembicara lain, praktisi keprotokolan UPT Pusat Humas Ratih Widyastuti SPsi menegaskan, yang perlu diperhatikan dan disiapkan dalam keprotokolan adalah urutan jabatan, susunan acara, tempat pelaksaan, pakaian, naskah-naskah pelantikan, dan perlengkapan upacara.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 873 kali

Punya Usaha Beromzet 1 Miliar, Mahasiswa UNNES Bagikan Seribu Gelas Susu Saat Wisuda

Selasa, 7 Maret 2017 | 13:18 WIB


Punya Usaha Beromzet 1 Miliar,  Mahasiswa UNNES Bagikan Seribu Gelas Susu Saat Wisuda

Memiliki usaha yang sukses membuat Mohamad Faisal Hidayat bersyukur. Berkat usahanya, mahasiswa D3 Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini bisa membiayai kuliah hingga selesai. Faisal juga membeli empat mobil keluarga dambaannya. Untuk mengungkapkan rasa syukur itu Faisal membagikan seribu gelas susu kepada wisudawan lain dan keluarganya saat diwisuda pada Selasa (7/3).

Faisal memulai usaha penjualan susu pada awal 2013. Dengan uang Rp1,3 juta ia nekat menyewa kios di Jalan Cempaka, Sekaran, tidak jauh dari kampusnya. Tak disangka, usaha penjualan susu dengan merek Its Milk itu sukses. Pada bulan pertama saja ia bisa mengantongi keuntungan Rp5 juta. Keuntungan itulah yang digunakannya untuk melunasi sewa kios.

“Saat nego saya bilang ke pemilik kios, kalau bulan depan tidak bisa bayar saya siap diusir. Tapi saya bersyukur, ternyata saya bisa dapat lima juta. Uang itu yang saya pakai buat lunasi sewa kios,” katanya.

Sukses dengan satu outlet tak membuat Faisal berpuas diri. Ia berusaha membangun outlet Its Milk lain. Hasilnya, dalam 3,5 tahun saja ia telah memiliki 15 outlet di 13 kabupaten/kota yang tersebar di lima provinsi. Selain di Jawa Tengah, ia membuka outlet di Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Lombok (NTB). Jika dirata-rata ia bisa membuka satu outlet baru per dua setengah bulan.

Dengan 15 outlet yang dimilikinya, omzet bisnisnya semakin besar. Dalam sebulan, omzetnya bisa lebih dari Rp1 miliar. Satu outlet dengan outlet lain mengumbang omzet yang beragam. Outlet yang sepi hanya beromzet Rp30 juta, tapi outletnya yang ramai omzetnya bisa mencapai Rp400 juta. Faisal menolak mengatakan jumlah keuntungan bersihnya. Tapi ia memberi ancer-ancer: “Kurang lebih sepertiganya,” katanya.

Namun, tidak semua keuntungan itu masuk ke rekening pribadinya. Sejak awal ia berkomitmen untuk mengembalikan keuntungan yang diraih untuk diinvestasikan kembali. Karena itulah cabang usahanya bertambah dalam waktu singkat.

Keluarga Pernah Bangkrut

Dengan usaha itu, Faisal tak hanya sukses membiayai kuliahnya. Ia juga bisa menyekolahkan adik terakhirnya. Dan yang membuatnya bangga, ia bisa membeli mobil keluarga seperti yang diinginkannya sejak lama. Bukan hanya satu, tapi empat. Tiga mobil digunakan sebagai operasional satu mobil digunakan pribadi olehnya.

Keinginan Faisal membeli mobil berangkat dari pengalaman yang tak mengenakkan. “Keluarga saya bukan keluarga kaya, keluarga biasa saja. Kalau bepergian saat lebaran kami harus numpang mobil om atau pakdhe. Mama dan adik-adik numpang om, saya dan bapak numpang pakdhe. Terpisah. Saya sedih. Sejak saat itu saya bertaked pengin bisa beli mobil keluarga sendiri,” kata anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Faisal bukan berasa dari keluarga berada. Orang tuanya pernah usaha kecil-kecilan, dari berdagang tamiya, buka rental playstation, jual beras, ikan, bahkan pernah jualan tampah. Bapaknya juga pernah jadi pemborong tempat pelelangan ikan. Tapi usaha itu belum membuahkan hasil karena ditipu.

Menurut Faisal, kondisi ekonomi keluarganya kurang sehat sejak terjadi krisi moneter. Akibatnya, keluarganya harus berpindah-pindah. Tidak kuat tinggal di Bekasi, mereka sempat pindah ke Klaten sebelum akhirnya kembali pindah ke Brebes.

Kondisi ekonomi itulah yang sempat membuat Faisal sempat pesimis bisa kuliah. Tapi ketika ia diterima di Program D3 Teknik Elektro UNNES, ia memberanikan diri untuk merantau ke Semarang.

“Saat itu bisa dibilang modalnya zero. Mama gak kasih uang saat itu. Mama pesan supaya saya berusaha sendiri supaya kuliah dan menghidupi diri di Semarang,” kenangnya.

Dalam situasi sulit itu Faisal merintis usaha. Dengan gerobak ia membuka usaha sate aci. Dengan gerobak pula ia pernah jualan olos dan coklat. Semua usaha itu dilakukan di sekitar kampus. Meskipun tidak rugi, usaha-usaha itu hanya memberinya sedikit keuntungan. Hanya cukup untuk bertahan hidup. Karena itulah ia putar otak lebih keras supaya bisa temukan usaha yang lebih menjanjikan.

Pada semester ketiga, ia memperoleh bantuan usaha melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Modal sebesar Rp5 juta itu ia gunakan untuk riset pasar dan tersisa hanya Rp1,3 juta. Dengan uang sisa itulah ia memulai usaha Its Milk.

Saat usahanya mulai naik, ia merekrut dua teman kuliah untuk mengelola usahanya. Karena tak bisa memberi gaji, Faisal menjanjikan saham kepada keduanya. Kebetulan, salah satu temannya adalah pacar Faisal sendiri.

Kuliah dan Organisasi Tetap Jalan

Sukses berbisnis tak membuat Faisal abai pada kuliahnya. Ia masih bisa mendapatkan indeks prestasi di atas tiga. Kegiatan organisasi pun tak ia tinggalkan. Saat kuliah ia aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa. Bahkan pada 2013 lalu ia terpilih menjadi salah satu menteri di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) universitas. Kegiatan ekstrakuliernya di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Semarang juga tak ia tinggalkan.

“Harus pintar-pintar bagi waktu memang. Kadang kuliah saya tinggalkan, kadang organisasi yang saya tinggal, kadang Its Milk saya tinggal juga,” katanya.

Bahkan, setelah diwisuda dari UNNES, ia berencana melanjutkan pendidikan. “Mungkin saya akan ambil S1 supaya jadi sarjana teknik. Tapi mungkin juga sampai S2,” kata Faisal.

Ia mengaku bersyukur dengan berbagai pencapaiannya. Ia berharap ceritanya dapat menginspirasi orang lain. Oleh karena itu, ia ikhlas berbagi susu, jenis minuman yang membuatnya bisa seperti sekarang. Dengan membagikan seribu gelas susu ia ingin menginspirasi seribu orang agar senantiasa semangat meraih cita-citanya.

Tidak hanya wisudawan, dalam wisuda di auditorium UNNES Selasa (7/3) itu, Rektor UNNES prof Dr Fathur Rokhman. Rektor mengajak Wakil Rektor dan Dekan untuk  mencoba minuman yang dibuat Faisal. Dengan toga masih melekat di badan Faisal membagikan susu-susu itu.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 56.523 kali

The Power of The Dream Menggema di Acara Wisuda UNNES

Selasa, 7 Maret 2017 | 12:22 WIB


The Power of The Dream Menggema di Acara Wisuda UNNES

Lagu The power of the dream yang pernah dipopulerkan Celine Dion menggema di acara wisuda periode I tahun 2017 Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (7/3), di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati.

Diiringi orkestra Voice Of Conservation (VOC) UNNES, Martinda Intan Permata Hati wisudawan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni itu itu sukses tampil luar biasa memukau.

Wisuda kali ini diikuti 1.506 mahasiswa, terdiri atas 13 Doktor, 180 Magister, 1.303 Sarjana, dan 10 10 Diploma III.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyatakan kegembiraannya atas keberhasilan dan kesuksesan dalam menyelesaikan studi.

“Saya yakin bahwa saudara-saudara adalah putera dan puteri terbaik, dan mampu memposisikan sebagai warga negara global yang bertanggung jawab untuk senantiasa menghadirkan kemaslahatan bagi warga dunia,” kata Prof Fathur saat memberi sambutan.

Unnes, lanjut Rektor, perlu mengorganisir diri untuk terlibat dalam cara yang lebih strategis dan fundamental dalam pembangunan berkelanjutan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan ramah terhadapperkembangan teknoloigi baru.

“Pada saatnya nanti warga dunia akan mengenal UNNES karena reputasi sivitas akademiknya di kancah pergaulan global,” kata Prof Fathur.

Rektor juga memberikan apresiasi kepada wisudawan terbaik. Sejumlah wisudawan menunjukkan capaian yang membanggakan pada periode ini.

Aji Sofanudin yang menempu studi pada Program Program Doktor di PPs mendapatkan IPK 4,00,  Himmah Taulani pada Program Magister (4,00), Zam Zam Masrurun dari Program Sarjana (3,50), dan Aisyah Juniar Rakhmah dari Program Diploma (3,22).

Pada periode ini, lanjut Rektor, wisudawan terbaik mencapai IPK sangat baik. Dari standar maksimal 4,0, wisudawan terbaik dari Program Pascasarjana mencapai IPK 3,92, pada jenjang S-3 (4,00).

“Ini menunjukkan bahwa lulusan UNNES adalah lulusan yang berkualitas,” kata profesor sosiolinguistik itu.

 


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 1.914 kali

Tulis Kamus Arab-Turki, Gadis Turki Jadi Salah Satu Wisudawan Terbaik Unnes

Selasa, 7 Maret 2017 | 10:58 WIB


Tulis Kamus Arab-Turki, Gadis Turki Jadi Salah Satu Wisudawan Terbaik Unnes

Pilihan Esma Akin (24) untuk belajar bahasa Arab di Universitas Negeri Semarang (Unnes) berbuah manis. Gadis asal Ayden, Turki, ini  merasa menemukan dua hal yang dicarinya: lingkungan yang religius dan dosen hebat. Dia berhasil lulus S1 dalam waktu 7 semester dengan melahirkan kamus Arab-Turki.

Keinginan untuk kuliah di Indonesia pertama kali muncul saat ia masih belajar di Madrasah Aliyah (MA) di Ayden. Ia dan keluarganya sepakat agar kuliah di negara yang religius. Pilihannya jatuh kepada Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Alasan itu pula yang membuatnya tak memilih Eropa. Adapun negara-negara Arab tak ia pilih karena adanya potensi konflik politik.

Setelah memilih Indonesia, ia kemudian memilih Semarang.  Esma memilih kota ini karena relatif lebih nyaman, bebas macet. Setelah bertanya kepada teman-temannya, ia memilih Unnes. Terlebih, sejumlah mahasiswa Turki juga pernah kuliah yang dikenal sebagai Universitas Berwawasan Konservasi ini.

Dari Mus ke Ayden

Esma lahir di Kota Mus, kota di wilayah timur Turki. Saat anak-anak keluarganya pindah ke Ayden, kota di wilayah barat. Keluarganya adalah Muslim yang sangat taat. Ayahnya, Aydin Anadolu, yang bekerja sebagai mandor distributor bahan bangunan, selalu berpesan agar ia mempelajari Islam dengan serius. Nasihat itulah yang membuatnya memilih Indonesia sebagai tempat kuliah.

Sejak remaja ia sudah mantap ingin menjadi guru bahasa Arab. “Saya seorang Muslim, saya ingin mempelajari Al-Quran dengan baik. Ingin mempelajari isinya, ingin mengamalkannya. Karena itulah saya harus belajar bahasa Arab,” katanya, Senin (27/2). “Saya juga ingin jadi guru. Guru itu keren. Kalau jadi guru saya bisa bekerja, bisa jadi ibu, bisa jadi apa saja,” kata gadis kelahiran Januari 1992 ini.

Lantaran belum pernah ke Indonesia, pilihan Esma ke Indonesia sebenarnya sempat dikhawatirkan teman-temannya. Tetapi  sejak menginjakkan kaki di Indonesia, kekhawatiran teman-temannya tak terbukti. Terlebih, ia menemukan lingkungan religius seperti yang dicarinya.

“Selama kuliah saya tinggal di asrama. Semua teman-teman saya salat berjamaah. Setelah itu mereka juga ngaji. Saya meniru itu. Kalau setelah salat saya ngaji, menghapal Al-Quran sedikit demi sedikit. Ini membuat saya semakin taat kepada Islam. Di tempat saya, hal-hal seperti itu  belum tentu ada,” katanya. Ia juga merasa dimudahkan karena banyak makanan lezat yang halal.

Selain lingkungan religius, Esma juga senang karena bertemu dengan dosen-dosen hebat. Sebagian dosennya adalah lulusan Mesir yang menurutnya sangat baik dalam mengajar bahasa Arab. Mereka juga membimbing Esma dengan tekun.

Kamus Arab-Turki

Dosennya pula yang menyarankan Esma untuk mengembangkan kamus Arab-Turki. Ide penulisan kamus itu berasal dari Esma karena datang ke Indonesia tanpa kamus. Di negaranya sudah ada kamus, tetapi sangat tebal. Kamus itu sulit untuk dibawa ke mana-mana. Kalau yang tipis, lazimnya hanya kamus tematik.

Esma menulis kamus itu selama lima bulan. Ia mendata kata-kata dari bahasa Arab untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Turki. Yang membuat kamusnya berbeda, Esma juga menyertakan contoh kalimat. “Kalau ada contohnya, orang bisa lebih paham cara memakai kosa kata itu,” katanya.

Esma akan membawa pulang kamus yang disusunnya. Setelah bekerja jadi guru kelak, ia akan menggunakannya sebagai bahan ajar. “Akan saya kembangkan jadi dua kali lipat. Kalau yang sekarang dari 25 bidang. Saya ingin kembangkan jadi 50 bidang,” kata anak kedua dari empat bersaudara ini.

Setelah belajar selama tujuh semester, Esma akan diwisuda pada Selasa (7/2). Menurutnya, wisuda itu akan jadi momen yang menyenangkan sekaligus menyedihkan baginya. Menyenangkan karena studinya selesai sangat cepat. Teman-temannya juga akan hadir menemaninya. Terlebih, ia terpilih menjadi salah satu dari tiga wisudawan terbaik. Tetapi itu juga akan membuatnya sedih karena kedua orang tuanya tak bisa datang.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 8.742 kali

67 Fungsionaris UKM Penelitian UNNES Dilantik

Senin, 6 Maret 2017 | 12:00 WIB


67 Fungsionaris UKM Penelitian UNNES Dilantik

Sebanyak 67 Fungsionaris Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bidang Penelitian Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2017 dilantik.

Pelantikan oleh Wakil Dekan III Prof Dr Sudarmin MSi, Sabtu (4/3) di Gedung E11 Fakultas Teknik (FT) UNNES Kampus Sekaran. Acara dengan tema Akselerasi Dalam Karya Untuk Indonesia yang Lebih Baik dihadiri perwakilan dari Forum Ilmiah Mahasiswa Tingkat Fakultas Se-UNNES.

Prof Sudarmin menyampaikan agar UKM Penelitian UNNES dapat menyebarkan semangat dalam berkarya di bidang keilmiahan kepada mahasiswa UNNES serta memberi semangat untuk terus berkarya tanpa mengenal lelah dan menyerah. Diharapkan banyak yang berkontribusi dalam karya ilmiah dan publikasi ilmiah.

Selain itu, UKM Penelitian akan mencanangkan program untuk memfasilitasi publikasi jurnal kreativitas mahasiswa.

Setelah pelantikan, dilanjutkan dengan pemaparan program kerja tiap departemen dan biro terkait pelaksanaan dalam satu periode ke depan. (Nuriyanti Student Staff )


Penulis: Sihono Dibaca : 318 kali

PCMI Jawa Tengah Gelar Sosialisasi Pertukaran Pelajar Antarnegara di UNNES

Senin, 6 Maret 2017 | 11:59 WIB


PCMI Jawa Tengah Gelar Sosialisasi Pertukaran Pelajar Antarnegara di UNNES

Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Jawa Tengah mengadakan road show dan sosialisasi di Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang dilaksanakan Senin (6/3), di Gedung H Rektorat UNNES, Kampus Sekaran.

pertukaran pelajar antar negara (PPAN) merupakan program tahunan hasil kerjasama Pemerintah Republik Indonesia dengan negara-negara sahabat dan telah diadakan sejak 1973. Program ini dikelola oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) Republik Indonesia.

Ada enam program pertukaran yang tergabung dalam PPAN sebagai berikut Progaram Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada (ICYEP), Progaram Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia (AIYEP), Progaram Kapal Pemuda ASEAN-Jepang (SSEAYP), Progaram Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia (IMYEP), Progaram Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea (IKYEP), Progaram Pertukaran Pemuda Indonesia-China (ChIYEP).

Staff Ahli Bidang Kemahasiswaan Tommi Yuniawan SPd MHum menyampaikan, PPAN merupakan sebuah kesempatan untuk mengeksplorasi diri, Mahasiswa UNNES yang memenuhi persyaratan boleh mendaftarkan diri.

Saat ini, PCMI Jawa Tengah dan Dinas Pemuda dan Olah raga Jawa Tengah masih menunggu keputusan resmi dari Kemenpora RI mengenai kuota program dan pelaksanaan seleksi PPAN 2017. Namun, anda sudah dapat menyiapkan syarat kelengkapan mulai dari saat ini bisa di cek pada situs https://pcmijateng.wordpress.com/ (Nuriyanti Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 255 kali

Coffee Morning di FH, Rektor UNNES Ajak Tingkatkan Budaya Mutu

Senin, 6 Maret 2017 | 9:16 WIB


Coffee Morning di FH, Rektor UNNES Ajak Tingkatkan Budaya Mutu

Dengan semangat kebersamaan, seluruh warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) bisa mencapai berbagai prestasi telah diraih. Sebab, kebersamaan dapat menumbuhkan rasa kecintaan kepada lembaga dan meningkatkan budaya mutu.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan arahan itu tentang reputasi perguruan tinggi dan budaya mutu serta pelayanan prima pada Coffee Morning di Fakultas Hukum, Senin (6/3).

Prof Fathur juga mengemukakan, penguatan budaya mutu itu diantaranya dosen mengunggah rencana pembelajaran semester dan bahan ajar, monitoring awal perkuliahan, melaksanakan tugas dengan baik, dan melaksanakan tridarma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat).

Kemudian, publikasi ilmiah, pengembangan SDM, layanan prima yakni mahasiswa lulus tepat waktu dan berkarakter, serta kerjasama yang luas.


Penulis: Sihono Dibaca : 279 kali

Setelah Raih Akreditasi A, UNNES Siap Jadi Universitas Bereputasi Internasional

Sabtu, 4 Maret 2017 | 12:38 WIB


Setelah Raih Akreditasi A, UNNES Siap Jadi Universitas Bereputasi Internasional

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan workshop tindak lanjut hasil rekomendasi AIPT UNNES 2017 pada hari Sabtu (4/3) di Semarang. Kegiatan ini dihadiri dua pembicara utama yaitu Direktur Kelembagaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dr. Totok Prasetyo, B.Eng.MT, dan Kasi Penilaian Kinerja Perguruan Tinggi, Muhammad Dian Indra, SH.MM.

Pada workshop tersebut Rektor, Wakil Rektor dan seluruh tim AIPT UNNES hadir untuk mendengarkan penjelasan dari kedua narasumber utama tersebut. Direktur Totok Prasetyo menekankan menjaga kualitas standara universitas yang telah mendapatkan akreditasi A. Menurut peraturan yang ada saat ini, universitas yang telah mendapatkan AIPT dapat sewaktu-waktu dapat diturunkan peringkatnya apabila gagal menjaga mutu secara konsisten.

Direktur juga mengingatkan bahwa universitas beperingkat AIPT unggul masih memiliki banyak ruang untuk peningkatan. Langkah logis selanjutnya yang dapat diambil oleh UNNES adalah berupaya masuk ke jajaran universitas bereputasi internasional.

UNNES dapat mengadopsi kriteria yang dipakai oleh QS Star maupun Times Higher Education Ranking. Sumber Daya Manusia yang dimiliki UNNES pun harus semakin mumpuni. Baik Dosen dan Mahasiswa UNNES harus memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh AIPT A utamanya di bidang penelitian dan publikasi pada jurnal bereputasi.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman mengucapkan terima kasih atas kehadiran kedua narasumber. Menurut Bapak Rektor, presentasi yang disampaikan oleh Direktur Kelembagaan menjadi pelecut usaha UNNES untuk mewujudkan visi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Kegiatan ini juga untuk memberikan apresiasi kepada seluruh tim AIPT UNNES yang telah bekerja keras selama beberapa bulan untuk mewujudkan AIPT A.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 557 kali

SNMPTN UNNES, hingga Jumat Siang 15.000 Calon Mahasiswa Mendaftar

Jumat, 3 Maret 2017 | 16:14 WIB


SNMPTN UNNES, hingga Jumat Siang 15.000 Calon Mahasiswa Mendaftar

Hingga Jumat (3/3) pukul 14.00, Universitas Negeri Semarang (UNNES) diminati oleh sebanyak 15.051 calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Program Studi Manajemen paling banyak diminati dengan jumlah pendaftar sebanyak 1.249.

Wakil Rektor I Rustono mengatakan, secara rinci, calon mahasiswa yang memilih Prodi Manajemen sebagai pilihan pertama sebanyak 681, sedangkan yang menjadikan prodi ini sebagai pilihan kedua sejumlah 568. Adapun prodi dengan peminat terbanyak kedua dari sebanyak 93 prodi yang ada di kampus ini adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan jumlah pendaftar 1.127.

”Secara keseluruhan, hingga saat ini jumlah pendaftar Unnes melalui jalur SNMPTN sebanyak 15.051. Sedangkan 4.225 di antaranya mendaftar beasiswa Bidikmisi,” kata Rustono, di kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang.

Rustono mewanti-wanti kepada calon pendaftar untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, mengingat pendaftaran SNMPTN bakal ditutup Senin (6/3) besok.

Prodi yang terbilang masih sepi peminat yaitu Pendidikan Seni Tari yang baru diminati 10 pendaftar, disusul Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (11), Ilmu Keolahragaan (13), dan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (16). Hasil seleksi SNMPTN 2017 akan diumumkan pada 26 April mendatang.

Pada penerimaan mahasiswa tahun 2017, UNNES akan menerima 6.788 mahasiswa dengan komposisi 30% atau sebanyak 1.997 mahasiswa untuk SNMPTN, 40% (2.658) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan 30% (2.135) untuk Seleksi Mandiri.

Menurut Rustono, persentase SBMPTN sengaja dibuat paling besar karena dari hasil penelitian, mahasiswa yang masuk melalui jalur ini lebih berkualitas. Ada dua program studi baru yang dibuka di kampus ini, yaitu Ilmu Gizi dan Teknik Elektro. Ilmu Gizi akan menerima 80 mahasiswa, sedangkan Teknik Elektro 40 mahasiswa. Hingga waktu yang sama, Ilmu Gizi telah diminati oleh 258 calon mahasiswa, sedangkan Teknik Elektro sebanyak 113 pendaftar.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 1.297 kali

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Kerja Sama dengan Dua Perguruan Tinggi Belanda

Jumat, 3 Maret 2017 | 9:41 WIB


Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Kerja Sama dengan Dua Perguruan Tinggi Belanda

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang menandatangani kerja sama dengan Leiden University dan Utrech University, dua perguruan tinggi terkemuka di Belanda, Jumat (3/3).

Penandatangan dilakukan Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Dr Haryadi MPd, Wikker Jansen dari Leiden Universtity, dan RW Timmermans dari Utrecht University.

Kerja sama antaruniversitas itu ditekankan pada bidang pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA).

Sebagai negara dengan hubungan sejarah yang panjang, masyarakat Indonesia dan Belanda memiliki kedekatan. Kedekatan itulah yang membuat bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa yang diminati di Negeri Kincir Angin itu.

Ketua Program Studi Sastra Indonesia Uum Qomariyah SS MHum menyebutkan, bahasa Indonesia menjadi salah satu dari 10 bahasa terpopuler di dunia. Peminat bahasa Indonesia semakin bertambah dari waktu ke waktu. Jurusan Bahasa Indonesia juga telah dibuka di sejumlah negara.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FBS Prof Dr M Jazuli berharap, kerja sama dalam penyelangaraan BIPA dapat memicu terjalinnya relasi keilmuan warga lintas negara. Ia mendorong mahasiswa agar membangun relasi keilmuan seluas-luasnya.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 696 kali

LP3 UNNES Selenggarakan Pelatihan Persiapan Karier Mahasiswa

Kamis, 2 Maret 2017 | 13:47 WIB


LP3 UNNES Selenggarakan Pelatihan Persiapan Karier Mahasiswa

Guna menyiapkan lulusan yang matang, berkualitas, dan siap kerja, Pusat Karier dan Bimbingan Konseling Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Pelatihan Persiapan Karier, Rabu (2/3) di Gedung Lab. Terpadu LPTK Lantai 2 UNNES kampus Sekaran.

Ketua LP3 UNNES Dr Abdurahman MPd menuturkan, mahasiswa harus berani ke luar kandang, tidak hanya berkutat dalam daerah sendiri. Jelajahi daerah luar jawa bahkan luar negeri yang punya banyak lowongan kerja.

Mahasiswa harus tekun dan bersungguh-sungguh dalam menjalani pekerjaan apapun. Karena sejatinya kesuksesan berawal dari hal kecil yang ditekuni.

Acara yang bertajuk “Tantangan dan Kendala Menuju Sukses Karier” ini diadakan dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja sejak dini perihal persiapan dokumen, tips, dan trik. Kegiatan yang diadakan setiap menjelang acara wisuda ini diikuti sekitar 200 peserta. Tidak hanya mahasiswa yang akan lulus, tapi juga mahasiswa aktif kuliah dan telah lulus.

Hadirkan pembicara dari PT Adi Sarana Armada TbK (Assa) dan Lucia Trisni SPSi MPsi Lembaga Karier UNIKA, acara ini memberikan gambaran tentang dunia kerja baik kiat-kiat dalam menghadapi dunia kerja, tantangan, dan kendalanya.
Pelatihan persiapan karier ini merupakan acara ke empat yang diselenggarakan LP3. Selanjutnya juga akan diadakan Campus Hiring sebagai wadah mahasiswa untuk melanjutkan karier. Mengenai informasi pengembangan karier, mahasiswa dapat mengakses di www.karir.unnes.ac.id

Kontributor : Nur Adha Choiriyah (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 322 kali

Mahapala UNNES Berhasil Petakan Sungai Bodri

Rabu, 1 Maret 2017 | 11:59 WIB


Mahapala UNNES Berhasil Petakan Sungai Bodri

Tim mahasiswa pecinta alam Universitas Negeri Semarang (Mahapala UNNES) yang terdiri atas 11 mahasiswa, 1 orang alumni, dan 2 orang warga setempat berhasil memetakan jeram sungai Bodri Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal Jawa Tengah.

Ketua Mahapala UNNES Faris Wicaksono menyampaikan, sungai Bodri merupakan sungai yang belum pernah di arungi dengan perahu karet sehingga misi pemetaan jeram harus dilakukan untuk mengetahui karakter sungai dan potensi sungai.

Misi pemetaan dilakukan mulai anak sungai Bodri yaitu sungai Ringin. Tim menyusuri tepian sungai sejauh 9,3 kilometer dan dibagi menjadi lima bagian (section) selesai dalam waktu dua hari, 25 sampai 26 Februari.

Tim berhasil memetakan sepanjang 7,25 kilometer yakni menelaah posisi batuan, rintangan, lebar sungai, kecepatan arus sungai, kedalaman sungai, dan bentukan berbahaya dari masing masing jeram.

Ketua pelaksana Rochatul Mu’asyaroh menyatakan, jeram jeram yang berhasil di identifikasi memiliki tingkat kesulitan rata rata 3 dari skala 1-6, diantaranya ada jeram yang memiliki grade 4+, dan grade 2.

Menurut Rochatul Mu’asyaroh, sungai Bodri memiliki karakter continuous atau memiliki banyak jeram di sepanjang sungai dengan jarak antar jeram relatif dekat /berkesinambungan di section awal, dan di section akhir mempunyai Standing Wave (gelombang) tinggi serta berarus cepat.

Hasil pengamatan ini menjadi data penting untuk bahan pertimbangan tim dalam menentukan jalur perahu, teknik pengendalian perahu, dan langkah pengamanan (rescue).

Selain mengetahui medan pengarungan, informasi lain yang bisa digali dari misi pemetaan ini yakni pengamatan potensi wisata yang ada di sekitar wilayah sungai Bodri.

Hasil pemetakan ini juga diserahkan kepada Pemerintah Desa Singorojo yang sudah di rencanakan sungai Bodri akan di gunakan sebagai wisata.


Penulis: Sihono Dibaca : 401 kali

Pelantikan dan Musker UKM Riptek UNNES

Rabu, 1 Maret 2017 | 8:29 WIB


Pelantikan  dan Musker UKM Riptek UNNES

Sebanyak 55 orang Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Rekayasa Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (UKM Riptek) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Periode 2016/2017 dilantik, Sabtu (25/02) di PKMU lantai 2 UNNES kampus Sekaran.

Pelantikan dan pengangkatan sumpah/janji oleh Koordinator UKM Bidang Minat dan Teknologi UNNES Dr Wirawan Sumbodo MT.

Kegiatan dengan tema Menjalin Keluarga RIPTEK Untuk Menyongsong Inovasi Teknologi Berwawasan Konservasi Bereputasi Internasional. Hadir perwakilan dari UKM lain dan Sunardi alumni sekaligus pendiri UKM Riptek.

Ketua Riptek 2017, Dedi Priyatno dalam sambutannya mengajak para pengurus UKM Riptek untuk tetap berprestatif meski aktif berorganisasi dan juga akademik.

Alumni yang sekaligus founder Riptek Sunardi menyampaikan, Indonesia khususnya para mahasiswa memiliki kesempatan yang sama dalam berinovasi di bidang teknologi.

Dr Wirawan Sumbodo berpesan agar pengurus Riptek 2017 ini mampu memberikan warna baru melalui inovasi teknologi yang dapat mengharumkan nama almamater baik di kancah nasional maupun internasional.

Setelah pelantikan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja (Musker), masing-masing bidang dari UKM RIPTEK – PH, PSDM, PTI, Kominfo, Technopreneur dan Robotika memaparkan usulan program kerja menyepakati 45 program kerja baik skala lokal maupun nasional.

Acara terakhir yakni penentuan nama Kabinet. Melalui mufakat peserta Musker periode 2017 menyepakati yakni RIPTEK GENIUS.

Ketua Riptek Dedi Priyatno menyampaikan filosofi dari GENIUS yaitu UKM RIPTEK diharapkan mampu memberikan edukasi dan menjadi pelopor UKM bidang teknologi untuk menjadi UKM yang membanggakan almamater.


Penulis: Sihono Dibaca : 389 kali

Dosen UNNES Sosialisasikan Bahasa Indonesia bagi Tenaga Kerja Asing

Selasa, 28 Februari 2017 | 16:48 WIB


Dosen UNNES Sosialisasikan Bahasa Indonesia bagi Tenaga Kerja Asing

Tim pengajar Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyosialisasikan pengggunaan bahasa Indonesia bagi tenaga kerja asing di Jepara, Selasa (28/2) di Aula Disnaker Jepara.  Kegiatan ini dilakukan untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) terutama  ketika tenaga kerja asing ke Indonesia semakin banyak. Pada sisi lain, terdapat regulasi yang mengatur supaya tenaga kerja asing harus dapat menggunakan bahasa Indonesia.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Jepara ini disambut baik oleh para penglola sumber daya manusia di perusahaan yang mengurusi proses administrasi perpanjangan izin tinggal terbatas (ITAS) para tenaga kerja asing di Indonesia.

“Dengan berlakunya kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) maka arus tenaga kerja asing di Indonesia semakin deras. Untuk itu perlu adanya filter bagi para TKA yang bekerja di Jawa Tengah,” demikian disampaikan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Unnes Dr Abdurrahman MPd.

“Melalui Kebijakan Gubernur Jawa Tengah yang mensyaratkan kemampuan berbahasa Indonesia bagi TKA untuk berkomunikasi dan alih teknologi maka kompetensi bahasa Indonesia bagi TKA sangat diperlukan,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Pusat Pelatihan dan Pelayanan Bahasa UNNES Amir Sisbiyanto, MHum mengatakan bahwa UNNES dipercaya menjadi penyelenggara untuk uji kompetensi Bahasa Indonesia bagi TKA di Jawa Tengah.

Selain sosialisasi bahasa Indonesia dari Tim Unnes ada juga sosialisasi dari Kantor Imigrasi Kabupaten Jepara yang memaparkan mengenai kebijakan-kebijakan yang berkait dengan Peraturan Keimigrasian tentang Pemberian Izin tinggal kepada orang asing di Indonesia. Salah satu syaratnya adalah memiliki sertifikat bahasa Indonesia.

Hal itu dimaksudkan dengan tujuan lebih terjalinnya komunikasi antara tenaga kerja asing dengan tenaga kerja Indonesia untuk alih teknologi. Tidak kalah penting, ini merupakan strategi memartabatkan bangsa Indonesia melalui bahasa.

Selain Ketua LP3 Kepala Pusat Pelatihan dan Pelayanan Bahasa UNNES, hadir pula Pengelola BIPA UNNES, Yusro Edy Nugroho, SS MHum dan Wati Istanti SPd MPd.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 386 kali

KSR PMI Unit UNNES Raih Juara 2 Youth Volunteer Competition

Selasa, 28 Februari 2017 | 15:38 WIB


KSR PMI Unit UNNES Raih Juara 2 Youth Volunteer Competition

Tim Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih juara II dalam Youth Volunteer Competition ke-IV (YVC) kategori Lomba Pertolongan Pertama KSR Perguruan Tinggi Se-Kota Semarang, yang diselenggarakan Universitas PGRI Semarang (Upgris), Minggu (26/2) di kampus itu.

Meraka yakni Candra Dewi (Pendidikan Fisika angkatan 2013), Mila Arum Kartika (Pendidikan Matematika/2014), dan Ayu Dwi Haryati (Ilmu Kesehatan Masyarakat/2015).

Juara I diraih oleh KSR PMI Unit Universitas Diponegoro (Undip), dan juara III diraih KSR PMI Unit Universitas Katolik Soegiyapranata (Unika).

Komandan KSR PMI Unit UNNES Syafrudi menyampaikan, kegiatan YVC ini terdiri atas lomba kepalangmerahan tingkat PMR Wira Se-Jawa Tengah dan lomba pertolongan pertama tingkat KSR perguruan tinggi se-Kota Semarang. diikuti 29 tim PMR Wira dan 9 tim KSR perguruan tinggi yakni KSR PMI Unit UNNES, Undip, FKM Undip, Unika, Upgris, USM, UIN Walisongo, Poltekkes, dan Stikes Karya Husada.

Materi yang diujikan meliputi perdarahan, cidera kepala, dan syok yang diberi waktu 15 menit dengan 3 penolong dan 3 korban. Dalam waktu singkat, peserta diharuskan menangani korban dengan cepat dan tepat.

Syafrudi berharap, KSR PMI Unit UNNES dapat terus memberikan kontribusi lebih kepada universitas konservasi ini. Sukses itu bukan kewajiban, yang menjadi kewajiban adalah berusaha untuk sukses.


Penulis: Sihono Dibaca : 279 kali

UNNES, Penguatan Kelembagaan Berbasis Program Studi

Selasa, 28 Februari 2017 | 11:48 WIB


UNNES, Penguatan Kelembagaan Berbasis Program Studi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat ini mencanangkan penguatan kelembagaan berbasis program studi (Prodi). Prodi itu unit terkecil bagi UNNES tapi memegang peranan sangat penting. Sebab Prodi adalah yang mengurusi akreditasi.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi pengarahan pada penyerahan Surat Keputusan Rekor kepada Dr Sri Wardhani MSi sebagai Koordinator Program Studi Prndidikan Kimia S2 Pascasarjana UNNES dan Septina Sulistyaningrum SPd MPd sebagai Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Antarwaktu Fakultas Bahasa dan Seni, Selasa (28/2) di rektorat kampus Sekaran.

Menurut Prof Fathur standar akreditasi nasional adalah B, untuk itu mohon semua prodi yang ada di UNNES harus diatas standar nasional yakni A.

Prof Fathur menambahkan, tugas Dekan dan Direktur Pascasarjana adalah mengontrol standar mutu prodi dan melakukan penguatan prodi. Selain itu, juga mengontrol betul dalam melayani mahasiswa supaya lulus tepat waktu dan berkarakter.

Kebijakan baru ini dilakukan dalam rangka merintis UNNES menuju Perguruan Tinggi berstatus Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN BH).


Penulis: Sihono Dibaca : 411 kali

Tiga PNS UNNES Pensiun

Selasa, 28 Februari 2017 | 10:44 WIB


Tiga PNS UNNES Pensiun

Setelah mengabdi lebih dari 38 tahun, dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (FIP UNNES), Sutji Wardhayani SPd MKes mengakhiri masa kerjanya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau purna tugas.

Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Selasa (28/2) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Selain Sutji Wardhayani, dalam waktu yang bersamaan dilepas pula Drs Marimin SPd MPd dosen Fakultas Ekonomi, dan Drs Sarwitri Haryono Kabag Tata Usaha Fakultas Ekonomi.

Hadir Dekan FIP Prof Dr Fakhruddin MPd, Wakil Dekan 2 FE, Kabag Kepegawaian, Kabag Keuangan, Ketua KORPRI, Ketua perkumpulan Wredatama, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Dr S Martono berharap, saat menjalani masa pensiun tetap menjaga silaturahmi dengan lembaga. Meskipun hubungan kedinasan berakhir, hubungan kekeluargaan dengan UNNES akan terus terjalin.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono. Menurutnya, jumlah anggota Wredatama sampai Desember ini sebanyak 620 orang. Ada berbagai forum yang dapat digunakan anggota wredatama UNNES untuk saling sapa, dan menjaga hubungan baik.

Selain halal bihalal yang rutin dilaksanakan usai Idul Fitri, anggota wredatama juga memiliki agenda rutin menggelar silaturahmi dalam rangkaian dies natalis.

Diakhir pelepasan diserahkan kartu anggota wredatama sebagai tanda resmi menjadi anggota.


Penulis: Sihono Dibaca : 754 kali

Perkuat Reputasi Internasional, Dosen FMIPA UNNES Diskusi Bersama Pakar NUS di Singapura

Selasa, 28 Februari 2017 | 8:39 WIB


Perkuat Reputasi Internasional, Dosen FMIPA UNNES Diskusi Bersama Pakar NUS di Singapura

Sejumlah Dosen Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kunjungan ke National University of Singapore (NUS) Selasa, 21 Februari 2017.

Prof Dr Andrew Wee sebagai Assistant President bidang kerjasama menerima rombongan di ruang kerjanya. Cepi Kurniawan PhD sebagai ketua delegasi UNNES menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini untuk inisiasi kerjasama bidang riset dan student mobility.

Prof Andrew sangat mengapresiasi kunjungan ini karena telah memilih NUS sebagai calon mitra kerjasama.

Prof Andrew menyampaikan, pada dasarnya NUS sangat terbuka dalam berbagai bentuk kerja sama dengan skema pendanaan yang jelas. Hanya saja, saat ini pihaknya tidak bisa menjamin bentuk kerja sama yang tertuang melalui MoU (U to U) untuk program riset dan student mobility karena belum ada skema dari Universitas. Sangat disarankan, kerja sama dilakukan terlebih dahulu antar-staff, demikian pula dengan student mobility.

Menurut Prof Andrew, ada beberapa laboratorium yang menerima mahasiswa luar NUS untuk magang penelitian yang juga harus dikomunikasikan secara personal dengan Professor di laboratorium tujuan.

Lebih lanjut, untuk staff dan student mobility mahasiswa program studi kependidikan kimia, Prof Andrew menyarankan untuk menjajaki National Institute of Education (NIE) Singapura.

Sementara itu Dr Cepi Kurniawan menyampaikan bahwa dalam kegiatan The 12th Joint Conference on Chemistry (JCC-12) 2017 telah mengundang salah satu staff dari NIE yakni Prof Dr Subramaniam Ramanathan sebagai salah satu pembicara utama. Diharapkan dapat menginisiasi program kerja sama akademik dan student mobility di bidang Pendidikan Kimia.

Kunjungan ke NUS diakhiri dengan mengunjungi beberapa laboratorium di Jurusan Kimia dan Fisika. Kelengkapan instrumentasi sintesis dan analisis material menjadi salah satu unggulan dua program studi tersebut di NUS.

Prof Andrew akan membantu memfasilitasi komunikasi personal dengan Professor pada bidang yang relevan dengan bidang riset di Jurusan Kimia UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 235 kali

Promosi Lulusan Melalui Workshop Digitalisasi Personal Branding

Selasa, 28 Februari 2017 | 8:30 WIB


Promosi Lulusan Melalui Workshop Digitalisasi Personal Branding

Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling UNNES adakan workshop digitalisasi personal branding pada Selasa (28/2) di gedung LPTK UNNES. Kegiatan ini diikuti oleh para lulusan UNNES yang telah diwisuda dua periode ke belakang dan dua periode mendatang.

Hadir pada acara ini dua nara sumber dari Career Center UGM dan Digital Production Multi Media Yogyakarta.
Ir Tutus Kusuma, selaku pembicara pertama, menyampaikan materi tentang bagaimana cara menggali kemampuan dan keterampilan peserta.

Kemudian, Ilman Hidayat, selaku pembicara kedua, menyampaikan materi mengenai personal branding lulusan dengan menggunakan bantuan media.

Dr Eko Supraptono, selaku ketua Pusat Pengembangan Karir UNNES menyampaikan, kegiatan ini dapat membantu para lulusan mempromosikan diri melalui web karir universitas sehingga diharapkan menjadi semacam broadcasting for personal branding ke perusahaan nasional, multinasional, bahkan internasional. (Cesar Abdul Rizal, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 226 kali

Prognosa Lengkapi Fitur Di Sikeu

Senin, 27 Februari 2017 | 16:12 WIB


Prognosa Lengkapi Fitur Di Sikeu

Bidang Biro Perencanaan dan Keuangan Universitas Negeri Semarang (UNNES) meluncurkan Sub Sistem Pragnosa dari Sistem Informasi Keuangan (Sikeu).

Sistem ini merupakan pelengkap dari Sikeu, yang digunakan khusus untuk rencana pelaksanaan kegiatan. Sub sistem ini mempunyai beberapa fungsi yaitu untuk mencocokkan pelaksanaan yang akan dilakukan dengan perencaaan serta mengetahui jadwal pelaksanaan secara detail.

Pada saat membuka acara Bimbingan Teknis Implementasi Fitur Prognosa Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan S Martono menyampaikan, Sistem ini dibuat untuk mendeteksi hambatan yang akan ditemui dalam pelaksanaan kegiatan. Diharapkan semua kegiatan akan sistematis sesuai dengan biaya serta gambaran pelaksanaan kegiatan secara menyeluruh.

Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Heri Kismaryono menghimbau, Kepada peserta semua unit untuk lebih sistematis dalam mengelola anggaran.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 197 kali

Lanjutkan Tradisi WTP, Dewan Pengawas Review Laporan Keuangan UNNES

Senin, 27 Februari 2017 | 12:52 WIB


Lanjutkan Tradisi WTP, Dewan Pengawas Review Laporan Keuangan UNNES

Dewan Pengawas Universitas Negeri Semarang (UNNES) me-review laporan keuangan 2016 dan rencana bisnis anggaran (RBA) 2017, Senin (27/2). Review diharapkan dapat kembali membawa UNNES memperoleh predikat tertinggi dalam tata kelola keuangan yakni wajar tanpa pengecualian (WTP) dari kantor akuntan publik.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, selama lima tahun berturut-turut mulai 2010 sampai 2015  UNNES memperoleh predikat tertinggi dalam tata kelola keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari kantor akuntan publik.

Ia berharap 2016 yang sedang proses UNNES akan kembali memperoleh predikat yang sama. Untuk itulah pihaknya mohon masukan dan tanggapan dari Dewan Pengawas.

Kegiatan diikuti 30 orang dari Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, BPK, Kabag, Kasubbag, dan Sekretaris Lembaga dipandu oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono.

Ketua Badan Pengawas Internal Drs Sukirman MSi CRMP QIA memaparkan tentang laporan keuangan UNNES di antaranya analisis komparasi, analisis rasio keuangan, hasil review RAB 2017, dan kesimpulan serta rekomendasi.

Staf Ahli Bidang Relevansi dan Produktivitas Menristekdikti Dr Ir Agus Puji Prasetyono MEng menyampaikan, anggaran UNNES ini sudah dilaksanakan dengan baik yakni sudah melakukan evaluasi keuangan 2016 dan rencana bisnis anggaran (RBA) 2017. Selain itu juga sudah melaksanakan sesuai dengan tujuan dan fungsinya untuk bisa maju dan berkembang serta efisien.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Drs Muhson MA  juga mengapresiasi kondisi keuangan UNNES yang secara keseluruhan baik. Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya WTP selama 5 tahun berturut turut.


Penulis: Sihono Dibaca : 267 kali

Teliti Kinerja Pemasaran PTS, Drs H Muhsin MSi Raih Doktor

Senin, 27 Februari 2017 | 12:17 WIB


Teliti Kinerja Pemasaran PTS, Drs H Muhsin MSi Raih Doktor

Dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Drs H Muhsin MSi meraih Doktor setelah mengikuti ujian promosi doktor Manajemen Kependidikan, Jumat (24/2) di kampus Kelud Pascasarjana UNNES.

Muksin lulus setelah mempertahankan disertasinya berjudul Pengaruh Orientasi Pemasaran Terhadap Kinerja Pemasaran Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kopertis Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah.
Kebaruan yang ada di dalam disertasi yang dipertahankan oleh Promovendus adalah dikembangkannya sebuah model untuk meningkatkan kinerja pemasaran PTS di koordinator wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, dengan menganalisis bagaimana pengaruh tiap-tiap variable exogenous terhadap variable endogenous.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metodekuan titatif, populasi sebanyak 214 PTS, diambil sampel sebanyak 155 PTS. Yang dilakukan adalah melakukan pengujian terhadap variable-variabel yang mempengaruhi strategi marketing mix, keunggulan bersaing berkelanjutan, keunggulan posisional, citra unggul organisasi serta implikasinya terhadap peningkatan kinerja pemasaran PST koordinator wilayah VI Jawa Tengah.

Drs Muhsin MSi yang juga menjabat Kepala UPT Kearsipan UNNES sukses meraih gelar Doktoral dengan promotor Prof Dr Achmad Slamet MSi, kopromotor Prof Dr Maman Rachman MSc, dan anggota promotor Dr Agus Wahyudin MSi.


Penulis: Sihono Dibaca : 244 kali

Walikota Semarang Ceramah pada Pengajian Rutin UNNES

Minggu, 26 Februari 2017 | 20:25 WIB


Walikota Semarang Ceramah pada Pengajian Rutin UNNES

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, SE, MM., menghadiri pengajian rutin Universitas Negeri Semarang (UNNES) sekaligus menjadi pengisi tausyiah pada kegiatan tersebut (26/2). Walikota menyampaikan bahwa UNNES telah menjadi salah satu ikon kota Semarang. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya tamu dari luar kota bahkan luar negeri ke Semarang memang untuk mengunjungi UNNES. Pemerintah kota Semarang berharap bahwa UNNES selalu mendukung program pemerintah.

Dalam tausyiahnya, Walikota mengingatkan bahwa persatuan bangsa adalah tanggung jawab bersama termasuk tanggung jawab UNNES. Jangan sampai negara ini terpecah belah karena isu SARA.

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Walikota Semarang.
Pengajian rutin ini sudah dilaksanakan oleh UNNES secara istiqomah selama 10 tahun. Pengajian ini juga merupakan bukti bahwa UNNES tidak hanya mengincar reputasi internasional tapi juga reputasi akhirat, seloroh Prof Fathur.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 330 kali

Menuju Universitas Bertaraf Internasional, Dekan FH Buat Draf RTL Permenristekdikti

Minggu, 26 Februari 2017 | 10:30 WIB


Menuju Universitas Bertaraf Internasional, Dekan FH Buat Draf RTL Permenristekdikti

Badan kerja sama fakultas hukum (BKS FH) perguruan tinggi negeri (PTN) se Indonesia, menyepakati dekan FH Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Rodiyah untuk membuat draf pembahasan rencana tindak tanjut  (RTL) sebagai solusi pelaksanaan Permenristekdikti No 20 Tahun 2017.

Dr Rodiyah berpendapat, BKS FH dan Kemenristekdikti adalah anak kandung yang harus bersinergis dalam melaksanakan dan mencari solusi produktif mengawal kebijakan.

” Sehingga langkah yang di tempuh adalah contacting lobbying dan saling memperkuat kemajuan  pendidikan tinggi di Indobesia menuju Universitas bertaraf Internasional ” ujarnya saat rapat kerja pengurus nasional BKS FH PTN se Indonesia, Jumat-Sabtu (24-25/2), di Klub Bunga Batu Malang Jawa Timur.

Dikatakan Ketua Umum BKS FH Prof Dr R Benny  Riyanto SH MHum CN, rapat kerja ini sebagian besar membicarakan bidang pembahas rencana tindak lanjut  Permenristek Dikti No 20 Tahun 2017, serta penyusunan kurikulum program vokasi dan program magister profesi pada pendidikan tinggi hukum.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 619 kali

Tim Mobil Listrik Pandawa Kembali Berlaga Di SEM Asia

Sabtu, 25 Februari 2017 | 11:13 WIB


Tim Mobil Listrik Pandawa Kembali Berlaga Di SEM Asia

Setelah menjadi yang terfavorit beberapa waktu yang lalu di Shell Eco Maraton (SEM) di Okinawa, Jepang, Mobil listrik Pandawa ini akan berlaga dalam ajang Shell Eco Marathon Asia di Cangi-Singapura diselenggarakan 15-19 Maret 2017.

Dekan Fakultas Tenik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Nur Qudus MT menjelaskan, Tim ini akan berkompetisi dengan 100 tim lain dari Asia dan 34 tim dari Indonesia. Mobil ini didesain secara aerodinamis, bergaya, bodi berbahan ringan.

Sebagai manager tim Wisno Adi Winoto menambahkan, Mobil ini semua sudah otomatis dengan msnggunakan sensor yang sudah lama kembangkan oleh tim Pandawa.

Ia jelaskan pula, Meskipun dengan persiapan waktu yang sangat pendek, kita terus kembangkan teknologi yang ada di mobil listrik Pandawa berdasarkan pengalaman saat berlaga di Jepang.

Dan Tim Pandawa UNNES optimis akan menjadi yang terbaik di SEM Asia di Singapura mendatang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 327 kali

Menwa UNNES Ikuti Upacara Penutupan Diksar Di Magelang

Jumat, 24 Februari 2017 | 14:56 WIB


Menwa UNNES Ikuti Upacara Penutupan Diksar Di Magelang

Resimen mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Menwa UNNES) bersama 537 mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta se Jawa Tengah mengikuti upacara penutupan pendidikan dasar (Diksar) resimen mahasiswa mahadipa yudha ke-40 di lapangan Rindam IV Diponegoro Magelang(23/2).

Dalam sambutannya Komandan Rindam IV Diponegoro Kol Inf Susilo yang diwakili oleh Wakil Komandan Rindam Letkol Inf Ariful Mutaqin selaku inspektur upacara menyampaikan, menjadi anggota resimen mahaiswa merupakan panggilan jiwa yang harus dilaksanakan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Kegiatan dilanjutkan dengan tradisi pemberian baret kepada siswa yang telah mengikuti pendidikan dasar selama 12 hari, mulai tanggal 12-23 Februari.

Pemasangan baret dilakukan secara simbolis oleh Komandan Menwa Mahadipa Jawa Tengah Indriyanto. Pemasangan baret ini sebagai tanda bahwa peserta Diksar telah resmi menjadi anggota Menwa Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 277 kali

Kementerian Pertahanan RI melalui Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Jajaki Kerjasama dengan UNNES

Jumat, 24 Februari 2017 | 9:19 WIB


Kementerian Pertahanan RI melalui Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Jajaki Kerjasama dengan UNNES

Dalam rangka penguatan kerja sama di bidang pertahanan negara melalui program bela negara, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah mendatangi Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kunjungan dari Kementerian Pertahanan RI Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah diwakili oleh Kepala Kantor Pertahanan Kolonel Infanteri Haryadi SIp diterima Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR MSi, Kamis (23/3) di Rektorat UNNES kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Hadir Parmin SPd MPd Staf Ahli Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Rudi Salam SPd MPd Pembina Korps Mahasiswa Bela Negara Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Kunjungan diisi presentasi dan diskusi kedua belah pihak. Akhir kegiatan disepakati dalam bentuk kegiatan tridarma perguruan tinggi dalam beberapa kegiatan. Diantaranya seminar pertahanan negara, pembinaan kader bela negara, dan kegiatan lainnya yang mendukung program kedua belah pihak.

Kesepakatan lebih lanjut akan ditetapkan dalam Memorandum of Understanding (MoU), yang akan dilakukan oleh kedua belah pihak.


Penulis: Sihono Dibaca : 279 kali

FMIPA UNNES Tambah Satu Doktor

Kamis, 23 Februari 2017 | 12:03 WIB


FMIPA UNNES Tambah Satu Doktor

Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Drs Mohammad Asikin MPd meraih Doktor setelah mengikuti ujian promosi doktor pendidikan, Senin 20 Februari 2017 di kampus Kelud Pascasarjana UNNES.

Di bawah bimbingan promotor Prof Dr Wiyanto MSi, kopromotor Prof YL Sukestiyarno MS PhD, dan anggota promotor Prof Dr Madyo Ekosusilo MPd.

Dosen jurusan Pendidikan Matematika ini lulus setelah mempertahankan disertasinya berjudul Pengembangan Model Pelatihan Innomatis untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Matematika.

Keberadaan guru yang berkualitas merupakan syarat mutlak hadirnya sistem dan praktek pendidikan berkualitas. Akan tetapi, hasil uji kompetensi guru (UKG) memberikan fakta, guru yang telah mengikuti dan lulus pelatihan model Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG) belum optimal dalam perolehan skor kompetensi pedagogi maupun kompetensi profesionalnya.

Selain itu, berdasarkan hasil diskusi diklat guru matematika di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) diperoleh informasi, pada pelaksanaan pembelajaran matematika, guru masih menggunakan metode ceramah, akibatnya, siswa cenderung pasif dan kurang memahami objek-objek matematika.

Menghadapi kenyataan itu, perlu dikembangkan model pelatihan guru matematika SMP yang memenuhi kriteria valid, praktis, efektif, dan mempunyai karakteristik solutif, mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.

Model pelatihan innomatis ini ketika diimplementasikan pada UKG, diperoleh nilai rata-rata 81,30. Sedangkan sebelum diimplementasikan diperoleh nilai rata-rata 64,45. Sehingga terjadi kenaikan sebelum dan sesudah implementasi model sebesar 16,85.

Artinya, pelatihan dengan model innomatis dapat meningkatkan profesional guru matematika di Kota Semarang.

Simpulannya, model pelatihan innomatis yang mempunyai karakteristik solutif, inovatif, mandiri serta berkelanjutan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Selanjutnya disarankan untuk perlu mengadakan sinkronisasi program pelatihan yang diadakan dari berbagai komunitas guru matematika.


Penulis: Sihono Dibaca : 429 kali

Pelantikan Anggota Baru Angkatan XXXI KSR PMI Unit UNNES

Kamis, 23 Februari 2017 | 11:32 WIB


Pelantikan Anggota Baru Angkatan XXXI KSR PMI Unit UNNES

Sebanyak 47 anggota baru angkatan XXXI KSR PMI Unit UNNES dilantik, Rabu (22/2). Pelantikan oleh Koordinator Dosen Pembina UKM Minat dan Kegemaran Drs Kusmuriyanto MSi di halaman Wall Climbing kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kusmuriyanto MSi berharap anggota yang baru dilantik ini supaya cepat menyesuaikan diri dan dapat berkarya mengabdi khususnya dibidang kepalangmerahan serta selaras dengan nilai -nilai konservasi.

Hadir Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Wirawan Sumbodo MT Fakultas Teknik, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Hukum Tri Sulistiyono SH MH, BEM UNNES, DPM UNNES, perwakilan UKM dilingkungan UNNES diantaranya UKM Bakti Sosial, UKM Pramuka, UKM Menwa, UKM SAR, UKM Mahapala, UKM Gerhana, dan REM FM.

Selain itu, juga hadir KSR Markas PMI Kota, KSR UIN Walisongo, KSR FKM UNDIP, KSR Polines, KSR PGSD UNNES Ngaliyan, dan KSR PGSD UNNES Tegal.

Komandan KSR PMI Unit UNNES Syafrudi disela-sela pelantikan berharap dengan dilaksanakan Diklatsar dan Pelantikan Anggota Angkatan XXXI ini dapat membentuk insan akademis yang berjiwa kepalangmerahan, terampil dan loyal yang berlandaskan solidaritas.


Penulis: Sihono Dibaca : 291 kali

7.177 Bidikmisi UNNES Ikuti Monev Dan Pendampingan Tutor Sebaya

Kamis, 23 Februari 2017 | 10:49 WIB


7.177 Bidikmisi UNNES Ikuti Monev Dan Pendampingan Tutor Sebaya

Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (UNNES)  melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dengan 7.177 penerima bantuan pendidikan Bidikmisi,  Kamis (23/2) di Auditorium kampus Sekaran.

Acara yang rutin diadakan setiap semester ini mengusung tema “Penguatan Karakter dan Prestasi di Tahun Reputasi”. Hal ini dilakukan untuk memotivasi mahasiswa penerima Bidikmisi.

Saat memberikan sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR menyampaikan, Mahasiswa Bidikmisi harus menjadi mahasiswa yang luar biasa tidak yang biasa-biasa saja. Beberapa evaluasi yang bisa menjadi contoh, Raeni mahasiswa Bidikmisi UNNES dengan IPK tinggi yang mendapatkan beasiswa dari presiden yang sudah lulus S2, di University of Birmingham,  Inggris yang sekarang menjadi dosen di Fakultas Ekonomi UNNES

Ia menjelaskan,  Bidikmisi adalah amanah yang harus kalian jaga dan pertanggungjawabkan.  Kalian harus ukir prestasi untuk mengharumkan negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga UNNES.

Acara ini ditutup dengan penularan semangat (Tutor Sebaya) oleh kakak semester yang berprestasi kepada adik semester agar berprestasi ini akan berlangsung selama dua hari.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 335 kali

Asesor BAN PT Visitasi Pendidikan IPA UNNES

Kamis, 23 Februari 2017 | 10:32 WIB


Asesor BAN PT Visitasi Pendidikan IPA UNNES

Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) datang ke Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka melaksanakan visitasi pada Program Studi Pendidikan IPA Terpadu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Visitasi dilaksanakan tanggal 23-24 Februari 2017.

Tim Asesor yang terdiri atas Prof Dr Djukri MS dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr Barnas Holil MSc dari Institut Teknologi Bandung (ITB) diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono didampingi Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri SE MSi AKt dan Koordinator Program Studi Pendidikan IPA.

Prof Rustono menyampaikan selamat datang di UNNES, Semoga kedatangan Tim Asesor untuk visitasi FMIPA ini membawa berkah bagi UNNES.

Prof Djukri selaku Ketua Tim menyampaikan kami utusan dari BAN PT bertugas melakukan verifikasi data faktual dari borang yang sudah dikirim. Kami hanya ingin mendapatkan keterangan yang lebih jelas di lapangan. Jika ada hal-hal yang sudah baik, kami akan mendorong untuk ditingkatkan. Akan tetapi, jika ada yang kurang, kami akan luruskan sehingga ke depan menjadi lebih baik.


Penulis: Sihono Dibaca : 238 kali

KSR UNNES Simulasi Tanggap Darurat Bencana

Kamis, 23 Februari 2017 | 10:24 WIB


KSR UNNES Simulasi Tanggap Darurat Bencana

Sebanyak 45 anggota baru KSR UNNES melakukan pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) Simulasi Tanggap Darurat Bencana, Minggu (19/2) di kampus UNNES Sekaran.

Ketua panitia Achmad Muslichun melaporkan simulasi tanggap darurat bencana ini meliputi materi dasar yakni assesment (pendataan), watsan (perencanaan sanitasi air), administrasi, posko, shelter, dapur umum, pelayanan kesehatan, evakuasi, dan pencarian keluarga korban yang hilang.

Achmad Muslichun berharap setelah simulasi ini KSR PMI Unit UNNES siap siaga bencana karena sudah menguasai ketrampilan pertolongan pertama jika sewaktu waktu terjadi bencana.

Danang BA dari PMI Kota Semarang saat mendampingi dan mengevaluasi kegiatan simulasi menyampaikan, setelah mengikuti teori dan praktik materi dasar kepalangmerahan ini peserta bisa meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana dan menerapkan ilmunya secara langsung di lapangan yang didapat selama 10 hari diklatsar sebagai tolak ukur seberapa besar ilmu yang telah diserap.


Penulis: Sihono Dibaca : 276 kali

Ikatan Mahasiswa Kebumen UNNES Bersihkan Sampah di Pantai Setrojenar

Rabu, 22 Februari 2017 | 15:31 WIB


Ikatan Mahasiswa Kebumen UNNES Bersihkan Sampah di Pantai  Setrojenar

Ikatan Mahasiswa Kebumen (Imake) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan bersih pantai di pantai Setrojenar atau yang lebih dikenal dengan pantai Bocor, Kamis (16/2). Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka hari bebas sampah yang diperingati tanggal 21 Februari.

Ketua panitia Aegyari mukti wibowo menyampaikan, kegiatan ini sebagai langkah membantu program pemerintah yang mencanangkan tahun 2020 Indonesia bebas sampah. Selain itu kegiatan ini jugan untuk menunjukan eksistensi Imake sebagai salah satu organisasi daerah yang berperan aktif untuk Kebumen.

Kegiatan yang diikuti 60 orang ini bekerja sama dengan panitia bersih pantai untuk melakukan gerakan pungut sampah di sepanjang bibir pantai Setrojenar dan mendapat apresiasi dari pengurus tempat wisata pantai Setrojenar.

Pembina Imake UNNES Rudi Salam menyampaikan, sebagai mahasiswa yang diharapkan menjadi kader konservasi sesuai dengan visi UNNES yaitu menjadi Universitas berwawasan konservasi dan bereputasi Internasional. Jadi hal ini merupakan kegiatan positif yang tepat untuk mengisi liburan semester 4.

Menurut Rudi Salam, sudah saatnya kita untuk menjadi generasi pemberi solusi serta penggiat aksi, bukan menjadi generasi penghujat dan pencaci maki.

Rudi Salam berharap dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangkitkan kegiatan positif yang lain yang berguna bagi kabupaten Kebumen.


Penulis: Sihono Dibaca : 429 kali

Tingkatkan Layanan Prima, FIS Luncurkan SIPAPRI

Rabu, 22 Februari 2017 | 14:39 WIB


Tingkatkan Layanan Prima, FIS Luncurkan SIPAPRI

Untuk meningkatkan layanan, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengembangkan Sistem Pelayanan Akademik Prima (SIPAPRI). Layanan itu disosialisakan kepada civitas academika FIS, Rabu (22/2).

SIPAPRI merupakan sistem pelayanan akademik bagi civitas akademika FIS  yang di dalamnya terdapat fitur-fitur layanan digital. Terdapat pilihan layanan yang dapat diakses oleh mahasiswa, yaitu: 1) permohonan KTM hilang, 2) pengurusan Surat Keterangan Lulus (SKL), 3) permohonan pengajuan beasiswa, 4) mendaftar wisuda fakultas, 5) penerbitan izin penelitian skripsi, observasi, tugas perkuliahan, dan 6) legalisasi online.

Dekan FIS Drs M Solehatul Mustofa MA mengungkapkan, SIPAPRI adalah sistem layanan digital yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi civitas akademika dalam kepengurusan administrasi akademik.

Selain itu, SIPAPRI juga untuk mengoptimalkan keunggulan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan akademik. Semua itu dilakukan dalam rangka memberi layanan prima bagi mahasiswa yang selanjutnya bermuara menuju peningkatkan reputasi institusi melalui modernisasi pelayanan akademik.

SIPAPRI dapat diakses melalui laman fis.unnes.ac.id dan kemudian mengklik ikon SIPAPRI yang terdapat pada beranda. Agar dapat menggunakan SIPAPRI, pengguna dapat mengakses dengan akun Sistem Akademik Terpadu (SIKADU) yang sudah dimiliki oleh setiap mahasiswa.

Kewajiban Akademik Dosen

Selain menyosialisasikan SIPAPRI, dalam kesempatan yang sama FIS juga menyosialisasikan kewajiban akademik dosen. Wakil Dekan Bidang Akademik FIS Prof Dr Wasino MHum menyampaikan kewajiban akademik dosen yang tercakup dalam tri dharma perguruan tinggi. Dalam hal ini, dosen harus melakukan persiapan matang sebelum dimulainya perkuliahan perdana semester genap tahun 2017 dengan mengunggah Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan bahan ajar secara tepat waktu.

WD I FIS juga mengingatkan agar dosen dapat menghasilkan karya-karya ilmiah sehubungan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Risetdikti (Permenristekditi) Nomor 20 Tahun 2017 dalam rangka peningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah di Indonesia.

Dalam pasal 4 disebutkan bahwa, dosen yang memiliki jabatan akademik Lektor Kepala harus menghasilkan minimal tiga karya ilmiah yang diterbitkan dalam junal nasional terakreditasi, atau minimal satu karya ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal internasional, paten, atau karya seni monumental/desain monumental.

Pada momentum yang sama, terbitnya Permenristekdikti Nomor 20 tahun 2017 juga merupakan tantangan bagi para professor untuk dapat menunjukkan eksistensi diri di kancah internasional melalui menulis jurnal karya ilmiah. Hal demikian adalah salah satu upaya untuk meningkatkan reputasi institusi sesuai dengan visi yang dicanangkan UNNES tahun 2017 sebagai Tahun Reputasi.

Kontributor: Khoirul Anwar


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 271 kali

Mahasiswa UiTM Malaysia Studi Banding ke Seni Rupa UNNES

Rabu, 22 Februari 2017 | 14:29 WIB


Mahasiswa UiTM Malaysia Studi Banding ke Seni Rupa UNNES

Tiga mahasiswa Universiti Teknologi Malaya (UiTM) yang mengikuti program International Internship di Suara Merdeka, Semarang, melakukan kunjungan ke Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang, Selasa (21/2).

Tiga mahasiswa tersebut berasal dari Prodi Teknigrafika diantaranya Izzudin bin Sunar, Ikhwan bin Zari, dan Amir Hamzah bin Muhamed. Ketiga mahasiswa yang didampingi oleh Adi Susanto, Manajer Operasional Suara Merdeka, tersebut disambut oleh kepala International Office Universitas Negeri Semarang, Intan Permata Hapsari SPd, MPd.

Adi,  pendamping dan inisiator program internasional internship tersebut menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan mempersiapkan mahasiswa tingkat akhir ke dunia kerja. Selain itu, studi banding yang mereka lakukan di UNNES dilakukan untuk menunjukkan bahwa pendidikan seni rupa, khususnya desain komunikasi visual (DKV) di Indonesia tidak kalah dengan yang ada di Malaysia.

Kontributor: Cesar Abdul Rizal, Student Staff


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 159 kali

Pelantikan Pengurus Hipmi Perguruan Tinggi UNNES

Rabu, 22 Februari 2017 | 14:16 WIB


Pelantikan Pengurus Hipmi Perguruan Tinggi UNNES

Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Universitas Negeri Semarang (UNNES) periode 2017 – 2018 resmi dilantik oleh Ketua Hipmi Kota Semarang Aditya Pratomo. Terpilih sebagai Ketua Hipmi UNNES Rendi Pradipta, Rabu (22/2) di Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Pelantikan disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Tengah Kukrit Suryo Wicaksono.

Prof Sukestiyarno menyampaikan, setelah dilantik Hipmi Perguruan Tinggi UNNES ini harus mempunyai target program yang harus dilakukan. Tanpa ada target yang jelas maka selama satu tahun kepengurusan tidak ada artinya. Untuk itu target suatu organisasi harus betul-betul solid dan dijalankan.

Sementara itu Kukrit Suryo Wicaksono menyampaikan, dengan dilantiknya Hipmi UNNES ini paling tidak para anggotanya selangkah lebih maju untuk menjadi entrepreneur dibandingkan dengan mahasiswa lainnya.

“Tidak perlu galau Kadin, Hipmi, dan Iwapi akan membantu mendampingi Hipmi UNNES supaya menjadi entrepreneurship yang handal,” tegas Kukrit Suryo Wicaksono.


Penulis: Sihono Dibaca : 272 kali

UNNES Perkuat Kerjasama Dengan Kadin Dan Suara Merdeka Network

Rabu, 22 Februari 2017 | 13:45 WIB


UNNES Perkuat Kerjasama Dengan Kadin Dan Suara Merdeka Network

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Suara Merdeka Network melakukan kerjasama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Kerjasama pertama antara UNNES dan Kadin yang ditandatangani Rektor UNNES dengan Ketua Kadin Kukrit Suryo Wicaksono. Kedua kerjasama antara UNNES dengan Suara Merdeka Network yang ditanda tangani oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof YL Sukestiarno dengan CEO Suara Merdeka Network Kukrit Suryo Wicaksono.

Saat memberikan sambutan Prof Fathur menyampaikan, Saya mengapresiasi penghargaan kepada berbagai media massa yang telah membantu publikasi  kegiatan di UNNES.

Dijelaskan Rektor, Melalui kerjasama ini diharapkan dapat memberikan berkah sehingga ke depan pengelolaan kedua institusi PTN ini dapat lebih bermutu dan berkualitas sehingga mampu memberikan layanan prima dan sukses mewujudkan UNNES menuju tahun Reputasi.

Ketua Kadin dan juga CEO Suara Merdeka Network Kukrit Suryo Wicaksono menambahkan, Suara Merdeka tetap berkomitmen akan mendorong UNNES menuju Universitas yang bereputasi internasional dan universitas yang berbadan hukum.

Selain itu ia juga menyatakan, Kerjasama dengan UNNES ini bertujuan untuk mengembangkan bidang pendidikan, pelatihan dan vokasi. Selain itu Kadin Jawa Tengah juga bisa menimba ilmu dari UNNES yang merupakan ikon pendidikan di Jawa Tengah, sehingga training center Kadin Jawa Tengah bisa maju.

Acara ini dihadiri oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Suara Merdeka Hendro Basuki, Pemred Wawasan Gunawan Permadi, Pemred Suara Merdeka Cyber Setiawan Hendra Lelana dan Pengurus Kadin Jawa Tengah.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 195 kali

Rektor Dukung para Profesor Berkarya Ilmiah yang Mendunia dan Berdimensi Akhirat

Rabu, 22 Februari 2017 | 9:35 WIB


Rektor Dukung para Profesor Berkarya Ilmiah yang Mendunia dan Berdimensi Akhirat

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut positif adanya Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017.

“Kami menyambut baik adanya Permenristekdikti 20 Tahun 2017 tersebut, karena memberi dorongan pada guru besar dan lektor kepala untuk produktif dalam melakukan penelitian,” ujar Prof Fathur saat Sosialisasi / Dialog Peraturan Menteri Ristekdikti (Permenristekdikti) Nomor 20 Tahun 2017, Selasa (21/2).

Dikatakan Prof Fathur, semangat Kemeristekdikti dalam upaya peningkatan produktivitas dosen terutama profesor dalam berkarya ilmiah, perlu disambut dengan kesungguhan dan langkah-langkah yang strategis untuk menciptakan atmosfir akademik pergguruan tinggi dalam pelaksanaan Tridharma.

“Dengan komitmen peningkatan mutu berkelanjutan, ayo para profesor berkarya ilmiah yang mendunia (tentu pula berdimensi akhirat)”, ajak profesor sosiolinguistik itu

Direktur Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Dr Muhammad Dimyati mengatakan, menulis jurnal bagi dosen dan profesor dapat mendorong kenaikan jabatan fungsional.

“Menulis jurnal, nanti ada penilaiannya dan mendorong kenaikan jabatan fungsional,” katanya.

Untuk diketahui, Permenristekdikti No 20 Tahun 2017 pada pasal 4 disebutkan, bahwa Lektor Kepala harus menghasilkan paling sedikit tiga karya ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal nasional terakreditasi atau paling sedikit satu karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional dalam kurun waktu tiga tahun.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 637 kali

UNNES Serahkan 2.983 Sertifikat Pendidik Profesional PLPG Tahun 2016

Selasa, 21 Februari 2017 | 15:51 WIB


UNNES Serahkan 2.983 Sertifikat Pendidik Profesional PLPG Tahun 2016

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Rustono MHum secara simbolik menyerahkan sertifikat kepada 2.983 guru profesional, Selasa, (21/2) di Gedung LPTK Kampus UNNES Sekaran, Gunungpati.

Turut hadir Ketua LP3 UNNES Dr Abdurrahman MPd dan Dr Sugianto Msi selaku ketua pelaksana Program Sertifikasi Guru (PSG) Rayon 112 Universitas Negeri Semarang.
Dalam sambutannya, Prof Rustono berpesan penerima sertifikat agar terus mengedepankan profesionalitas dalam mengemban tugas karena sertifikasi ini bertujuan untuk menyiapkan guru professional, meningkatkan kinerja profesi guru yang berkelanjutan.

Prof Rustono menambahkan, Kedepan, pendidik harus selalu meningkatkan kualitas dan kinerjanya untuk bisa memberikan pelayanan prima bagi peserta didik dan dunia pendidikan.
Selain UNNES, Program Sertifikasi Guru (PSG) Rayon 112 Universitas Negeri Semarang juga menaungi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Selanjutnya, UNNES menjadi pengelola dan penanggung jawab PSG Rayon 112 Universitas Negeri semarang.

Program Sertifikasi Guru (PSG) ini sesuai dengan rancangan reformasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yakni memberikan sertifikasi guru sesuai dengan ukuran-ukuran kinerja, pembinaan guru berkelanjutan dan upaya revitalisasi LPTK. (Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 495 kali

249 Mahasiswa UNNES Dapat Beasiswa dari Rumal Amal Laziz

Selasa, 21 Februari 2017 | 13:35 WIB


249 Mahasiswa UNNES Dapat Beasiswa dari Rumal Amal Laziz

Sebanyak 249 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) dari delapan fakultas dan Pascasarjana UNNES memperoleh beasiswa dari Rumah Amal Lazis UNNES.

Beasiswa diberikan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fatur Rokhman MHum dalam hal ini diwakili  Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR didampingi Ketua Rumah Amal Lazis Dr Edy Purwanto, Selasa (21/2) di dekanat Fakultas Ilmu pendidikan UNNES kampus Sekaran Gunungpati.

Dr Bambang BR menyampaikan, Sasaran program ini adalah mahasiswa yang ekonominya kurang mampu, memiliki prestasi akademik baik dan motivasi belajar yang tinggi.

Ia menambahkan, Beasiswa ini hasil bergotong royong dari Dosen dan Karyawan UNNES, hal ini merupakan kesadaran warga UNNES, bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi adalah tanggung jawab kita semua.

Dalam kesempatan ini Edy Purwanto melaporkan, pendaftar beasiswa ini sebanyak 1031 mahasiswa setelah diseleksi yang lolos sebanyak 249 mahasiswa. Ke 249 mahasiswa itu terdiri atas 43 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), 39 mahasiswa (FBS), 26 mahasiswa (FIS), 37 mahasiswa (FMIPA), 30 mahasiswa (FT), 23 mahasiswa (FK), 37 mahasiswa (FE), 11 mahasiswa (FH), dan 3 mahasiswa (Pascasarjana).


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 471 kali

80 Orang Dosen dan Karyawan UNNES Terima SK

Selasa, 21 Februari 2017 | 12:51 WIB


80 Orang Dosen dan Karyawan UNNES Terima SK

Sebanyak 80 orang tenaga pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan (karyawan) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima surat keputusan (SK) Kenaikan Pangkat, Jabatan fungsional pendidik, tenaga kependidikan, dan SK PNS.

Mereka adalah 62 Dosen kenaikan pangkat, 9 karyawan kenaikan pangkat, dan 9 karyawan terima SK PNS.

Penyerahan SK oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono MSi, Selasa (21/2) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Dr Martono menyampaikan, pimpinan UNNES wajib menyerahkan SK ini kepada yang bersangkutan, sebab ada tanggung jawab dan konskuensi.

“Penyerahan SK seperti ini harus yang bersangkutan yang menerima langsung supaya dikemudian hari tidak ada alasan belum menerima SK,” tegas Dr Martono.

Selain itu, Dr Martono berpesan bagi penerima SK ini merupakan bentuk amanah yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Oleh karena itu penerima harus meningkatkan layanan yang prima dan adanya SK ini dibuat sebagai dasar untuk giat dan semangat dalam bekerja.

Kontributor : Angga Novian Pratama (Sudent Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 372 kali

Teliti Batik Semarang, Syakir Dosen UNNES Raih Doktor

Selasa, 21 Februari 2017 | 12:21 WIB


Teliti Batik Semarang, Syakir Dosen UNNES Raih Doktor

Dosen Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) Drs Syakir MSn meraih Doktor, Jumat (17/2) di Pascasarjana UNNES.

Syakir dibawah bimbingan promotor Prof Dr Tjetjep Rohendi Rohidi MA, kopromotor Prof Dr Totok Sumaryanto MPd, dan anggota promotor Prof Dr Mudjahirin Thohir MA, ia berhasil mempertahankan disertasinya berjudul Konstruksi Identitas dalam Arena Produksi Kultural Seni Perbatikan Semarang.

Potensi seni batik Semarang sebagai medium penegas identitas telah menempuh sejarah yang panjang. Di balik itu, batik Semarang juga pernah tenggelam akibat pergolakan pada jaman kolonial.

Hal ini berimplikasi pada eksistensi perbatikan Semarang matisuri selama puluhan tahun. Kebangkitannya kembali dalam kurun waktu 10 tahun ini merupakan fenomena yang menarik sebagai bentuk konstruksi identitas.

Untuk memahami dan menjelaskan bentuk konstruksi identitas itu, perlu dilakukan kajian berbagai aspek yang tercakup dalam eksistensi dan ekspresi dalam arena produksi kultural pada seni perbatikan Semarang.


Penulis: Sihono Dibaca : 253 kali

Dua Peraturan Rektor Terbit tentang Tahun Reputasi dan Spirit Konservasi

Selasa, 21 Februari 2017 | 11:47 WIB


Dua Peraturan Rektor Terbit tentang Tahun Reputasi dan Spirit Konservasi

Sesuai dengan rekomendasi Asesor Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT), Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) disarankan untuk segera menerbitkan peraturan dan keputusan Rektor untuk setiap kebijakan yang berhubungan dengan tata kelola universitas. Sesuai dengan rekomendasi tersebut Rektor menerbitkan dua peraturan Rektor mengenai “Kebijakan Tahun Reputasi” dan ” Spirit Konservasi Universitas Negeri Semarang”.

Peraturan Rektor Nomor 5 Tahun 2017 tentang Kebijakan Tahun Reputasi memiliki tujuan untuk menjabarkan kebijakan prioritas Rektor pada tahun 2017 sebagai tahun Reputasi. Kebijakan prioritas tersebut adalah: penguatan kapasitas kelembagaan, penguatan akreditasi program studi nasional dan regional, pengembangan reputasi akademik internasional, integrasi konservasi dalam tri darma perguruan tinggi, revitalisasi LPTK, peningkatan layanan prima dan manajemen risiko, peningkatan produktifitas dan efisiensi sumber daya, pengembangan prestasi internasional dan karakter mahasiswa, pengembangan implementasi kerja sama di tingkat regional dan peningkatan income generating university yang bersumber pada kegiatan akademik dan non-akademik.

Peraturan Rektor Nomor 6 Tahun 2017 tentang Spirit Konservasi Universitas Negeri Semarang diterbitkan dengan maksud menjabarkan spirit konservasi dan lambang spirit konservasi. Menurut peraturan tersebut spirit konservasi UNNES adalah arum luhuring pawiyatan ing astanira. Spirit tersebut memiliki makna rumah ilmu pengembang peradaban unggul. Spirit konservasi diwakili dengan lambang konservasi yang ada di puncak tugu konservasi UNNES. Lambang tersebut hanya dapat digunakan untuk keperluan: (1) tugu konservasi dan (2) replika tugu konservasi untuk pemberian penghargaan konservasi. Spirit konservasi ditopang tiga pilar yaitu: nilai dan karakter, seni dan budaya, serta sumber daya alam dan lingkungan.

Selain dua peraturan rektor di atas, Rektor juga mengeluarkan Keputusan Rektor Nomor 68 /U/2017 tentang Mars Universitas Negeri Semarang. Berikut adalah tautan untuk ketiga dokumen tersebut.

http://unnes.ac.id/wp-content/uploads/170221115955_0001.pdf

http://unnes.ac.id/wp-content/uploads/170221115923_0001.pdf

http://unnes.ac.id/wp-content/uploads/170221115836_0001.pdf

 

 

 


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 290 kali