Lebaran, Menteri Keuangan Napak Tilas di UNNES

Selasa, 27 Juni 2017 | 1:56 WIB


Lebaran, Menteri Keuangan Napak Tilas di UNNES

Menteri Keuangan (Menkeu)  Republik Indonesia Dr Sri Mulyani Indrawati MEc, melakukan napak tilas di Gedung Prof Satmoko dan Gedung Prof Dr Retno Sriningsih Universitas Negeri Semarang (UNNES), pada lebaran kedua, senin (26/6). Kedua gedung laboratorium tersebut diketahui merupakan nama orangtua Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengungkapkan rasa bangganya pada UNNES, karena kedua orang tuanya ikut membesarkan UNNES sehingga menjadi universitas besar seperti saat ini.

Menkeu berharap, pemberian nama-nama tokoh itu sebagai motivasi agar masyarakat dapat meneladani karya-karya mereka.

Ia juga berharap kampus UNNES terus memelihara nilai-nilai luhur kebangsaan, persatuan dan kebinekaan Indonesia berdasarkan Pancasila.

Menurut Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, kegiatan ini adalah cara unik yang dapat menjadi inspirasi bagi kalangan akademisi.

Prof Fathur juga mengatakan, kedua tokoh itu memiliki sumbangsih besar dalam membangun tradisi keilmuan di kampus IKIP Semarang yang saat ini bernama kampus UNNES, Universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional.

Napak tilas ini juga diikuti 12 saudara kandung Sri Mulyani beserta anak, menantu dan seluruh keponakan serta cucu-cucunya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 913 kali

Rektor dan Jajaran Pimpinan Ucapkan Selamat Idul Fitri 1438H

Sabtu, 24 Juni 2017 | 12:07 WIB


Rektor dan Jajaran Pimpinan Ucapkan Selamat Idul Fitri 1438H

Idul Fitri 1438H hanya menunggu satu kali matahari terbit lagi. Rektor UNNES mengajak seluruh warga UNNES menjadikan Idul Fitri sebagai spirit bersama untuk meraih kemuliaan. Alangkah indahnya jika kita semua memanfaatkan momen Idul Fitri untuk saling bersilaturahmi dan saling memaafkan serta mempererat persahabatan dan persaudaraan.

Sejatinya, Idul Fitri merupakan sebuah hari raya yang memberi kesempatan bagi kita untuk mengkonservasi budaya dan nilai-nilai kebangsaan. Telah diajarkan oleh Rasulullah bahwa dalam merayakan hari kemenangan yang hakiki, kita wajib menghargai perbedaan dan merekat persaudaraan sesama anak bangsa.

Akhir kata, Rektor dan seluruh jajaran pimpinan UNNES mengucapkan Selamat Idul Fitri 1438H. Selamat merayakan hari kemenangan. Mohon maaf lahir dan batin.

 


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 272 kali

Rektor: Petugas Kebersihan Bagian tak Terpisahkan dari UNNES

Kamis, 22 Juni 2017 | 18:10 WIB


Rektor: Petugas Kebersihan Bagian tak Terpisahkan dari UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menggelar acara buka puasa bersama dengan petugas kebersihan, petugas keamanan dan pengemudi UNNES di Gedung H Rektorat UNNES Kampus Sekaran, Kamis (22/6).

Rektor dalam sambutannya mengatakan bahwa petugas kebersihan, petugas keamanan mempunyai peran penting bagi kemajuan UNNES, Lingkungan menjadi aman dan bersih. Rektor juga berharap, masing-masing pihak untuk menjaga perannnya.

Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir. Ia berharap momentum berbuka puasa bersama dapat menjadi perekat tali silaturahim.

“Saya menyambut senang dengan suasana kebersamaan seperti ini. Insya Allah dan mudah-mudahan kita semua mendapatkan keberkahan serta ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT,” katanya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 230 kali

Penelitian Mahasiswa UNNES: Perjanjian Sewa Rusunawa di Semarang Masih Kurang Memuaskan

Rabu, 21 Juni 2017 | 13:54 WIB


Penelitian Mahasiswa UNNES: Perjanjian Sewa Rusunawa di Semarang Masih Kurang Memuaskan

Kebutuhan akan hunian bagi masyarakat kian meningkat dengan lahan yang makin terbatas membuat pemerintah menawarkan solusi dengan menjadikan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai tempat tinggal. Semakin menjamurnya Rusunawa mendorong empat mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Laelatul Fitri, Devi Rosalia, Wahyu Mutia Artati, dan Audra Yoga Vidiana, untuk meneliti proses pemenuhannya di masyarakat. Keempat mahasiswa tersebut tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian Sosial Humaniora (PKM PSH).
Dari hasil penelitian yang mereka dapat, mereka menemukan adanya ketidaksesuaian pelaksanaan perjanjian sewa menyewa Rusunawa di kota Semarang. Menurut analisis mereka, ketidaksesuaian tersebut berada pada prosedur kepemilikan, di mana terdapat banyak penghuni Rusunawa di Kota Semarang, khususnya Rusunawa Kaligawe tidak mendapatkan unit hunian secara langsung dari pemerintah kota, padahal, dalam ketentuan yang ada ditegaskan bahwa setalah berakhirnya perjanjian, maka penghuni harus menyerahkan hak atas huniannya tersebut kepada pemerintah kota. Faktanya, banyak penghuni Rusunawa Kaligawe hanya melimpahkan haknya atas hunian tersebut/diperjual-belikan tanpa sepengatuan UPTD Rusunawa Kota Semarang.
Menurut Tri Andari Dahlan SH MKn, Dosen Bagian Hukum Perdata Fakultas Hukum Unnes, keempat mahasiswa tersebut berhasil mencari lebih jauh ketidaksesuaian pelaksanaan perjanjian sewa menyewa Rusunawa Kaligawe dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Baik mahasiswa maupun Tri Andari Dahlan, sama-sama berharap bahwa dari hasil penelitian ini akan memberikan saran bagi Pemerintah Kota Semarang dalam membenahi berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Rusunawa sekaligus membangun fasilitas Rusunawa dengan lebih baik.
Perlu diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, bahwa sejak kurun waktu 2008 hingga 2012, sedikitnya ada 2533 unit Rusunawa yang telah dibangun. Di Semarang sendiri, adanya Rusunawa diatur di bawah Peraturan Walikota Semarang Nomor 7 Tahun 2009. (Cesar, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 483 kali

16 Dosen UNNES Terima Sertifikat Pendidik

Rabu, 21 Juni 2017 | 12:48 WIB


16 Dosen UNNES Terima Sertifikat Pendidik

Sebanyak 16 dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima Sertifikat Pendidik. Penyerahan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Dr Abdurrahman MPd dan Kepala Pusat Pengembangan Profesi Guru dan Sertifikasi PPG Drs Agus Yuwono MPd MSi, Rabu (21/6) di Rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Agus Yuwono MPd MSi melaporkan tahun 2016 dosen UNNES yang diusulkan sebagai peserta sertifikasi sebanyak 28 orang, dari jumlah tersebut yang dinyatakan lolos 16 orang. Penyebab ketidak lolosan diantaranya sakit, studi lanjut di luar negeri, nilai gabungan tidak memenuhi skor minimal kelulusan, dan tidak bisa melengkapi diskripsi diri dengan lengkap.

Dengan bertambahnya jumlah dosen yang lolos sertifikasi tahun 2016 ini maka secara keseluruhan jumlah dosen UNNES yang telah tersertifikasi sebanyak 865 orang. Sedangkan yang belum tersertifikasi 162 orang. Pada tahun 2017 ini UNNES pada tahap pertama telah mengusulkan 23 dosen untuk mengikuti proses sertifikasi.

Rektor Prof Fathur Rokhman menyampaikan, setelah menerima sertifikat pendidik ini maka dosen yang bersangkutan disebut dosen profesional. Untuk itu menjadi dosen profesional harus mengerti dalam makna luas diantaranya mengerti tugas dosen, mengenal diri sendiri, dan bagaimana menjadi dosen profesional.

Dosen yang cepat memperoleh kualifikasi dan jabatan tertinggi disuatu lembaga yakni dosen yang profesional di tri darma perguruan tinggi dan berbasis riset. Kuncinya seorang dosen cepat menjadi profesor yakni melakukan penelitian, karena meneliti nilainya tinggi.

Untuk itu, mari semua dosen UNNES berlomba lomba untuk meningkatkan kualifikasi. Dengan meningkatnya kualifikasi UNNES bisa menjulang tinggi.


Penulis: Sihono Dibaca : 453 kali

Animo Masyarakat Tinggi, UNNES Perpanjang Waktu Pendaftaran

Selasa, 20 Juni 2017 | 13:40 WIB


Animo Masyarakat Tinggi, UNNES Perpanjang Waktu Pendaftaran

Animo masyarakat untuk mengikuti Seleksi Mandiri (SM) UNNES 2017 sangat tinggi. Data terakhir menunjukkan jumlah pendaftar SM UNNES 2017 sampai tanggal 20 Juni 2017 pukul 12.00 WIB sebanyak 16.303.

Merespons antusiasme tersebut, pendaftaran SM UNNES 2017  diperpanjang sampai dengan 1 Juli 2017. Perpanjangan waktu yang semula pendaftaran diakhiri tanggal 21 Juni 2017 ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Universitas Negeri Semarang (UNNES) terhadap masyarakat yang memiliki semangat untuk berkuliah di UNNES.

Wakil Rektor Bidang Akademik menyampaikan, dengan adanya perpanjangan waktu pendaftaran ini, masyarakat yang belum mendaftar dan ingin berkuliah di UNNES bisa segera mendaftar.

Untuk informasi lengkap dapat dilihat di unnes.ac.id dan untuk yang bermaksud mendaftar sekarang juga silakan daftar.unnes.ac.id⁠⁠⁠⁠


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 1.412 kali

Lebaran Mendekat, Pimpinan UNNES Ucapkan Selamat Idul Fitri

Selasa, 20 Juni 2017 | 12:13 WIB


Lebaran Mendekat, Pimpinan UNNES Ucapkan Selamat Idul Fitri

Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1438 H, layanan Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan cuti bersama pada 23 dan 27-30 Juni. Cuti bersama dilanjutkan libur nasional Idul Fitri pada 25 – 26 Juni. Bila ditambah dengan libur akhir pekan, maka jumlah keseluruhan libur Lebaran menjadi sepuluh hari.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan segenap jajaran pimpinan menyampaikan ucapan selamat idul fitri kepada keluarga besar UNNES dan masyarakat pada umumnya.

Rektor berharap Idul Fitri menjadi momentum yang sangat baik untuk merekatkan tali persaudaraan di antara keluarga besar UNNES serta UNNES dengan masyarakat. UNNES ada karena masyarakat, dan untuk masyarakat pula UNNES dipersembahkan.

Kepada segenap warga masyarakat, Rektor tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas segala dukungan kepada UNNES selama ini. Mohon doa restu agar UNNES makin berguna bagi masyarakat, negara-bangsa, dan dunia.

Dikatakan juga, keluarga besar UNNES akan menggelar halal bihalal pada Kamis, 6 Juli. Selain dihadiri oleh semua unsur pimpinan, pada acara dengan pembicara dosen UIN Walisongo Fachrur Rozi Mag itu juga dihadiri tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 739 kali

Dua Mahasiswa UNNES Presentasi di Italia

Selasa, 20 Juni 2017 | 11:36 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Presentasi di Italia

Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewakili Indonesia akan melakukan presentasi dan berkolaborasi dengan pemuda di Italia.Dia akan mempresentasikan bekerjasama dengan Dejavato Foundation terkait dalam program Eramus+ dalam program European Voluntary Service  tanggal 30 Juni 2017.

Mereka yakni Afifa Setya Himawati Mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Aulia Denaya Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan.

Aulia menyampaikan, Dia di Italia nanti selain promosi tentang Indonesia juga akan mempresentasikan Budaya, Pendidikan, dan UNNES tentunya. Selain presentasi juga, mengikuti city tour and culture event.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat menerima menyampaikan, saya sangat mengapresiasi kepada mahasiswa Unnes yang berprestasi, Senin (15/5) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Mahasiswa UNNES harus seperti mata uang, dua sisi yang berbeda tetapi tidak bisa di pisahkan, yaitu prestasi dan karakter.

UNNES akan selalu memfasilitasi mahasiswa yang mempunyai prestasi dan mahasiswa harus berlomba meraih prestasi untuk mengharumkan nama bangsa maupun lembaga.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 629 kali

Mahasiswa FE UNNES Jadi Delegasi di Makau

Selasa, 20 Juni 2017 | 11:08 WIB


Mahasiswa FE UNNES Jadi Delegasi di Makau

Mahasiswi kelas bilingual Pendidikan Akuntansi terpilih untuk mengikuti International Workcamp di Macau. Uswatun Hasanah mahasiswi semester 2 melakukan proyek bersama dengan 15 sukarelawan internasional dari Macau, Jepang, Taiwan, China, Malaysia, Indonesia, Thailand, Korea, Cambodia, Philippines dan beberapa negara lainnya di seluruh dunia di bawah Tema “Macau International Workcamp 2017: The Feast of Na-Tcha in the Historic Centre of Macau.”

 

Proyek 10 hari ini dimulai dari 6 – 16 Juni 2017 dengan pendanaan dari Associacao de Nova Juventude Chinesa de Macau. Tahun ini fokus kegiatan tentang pelestarian budaya tradisional dan promosi warisan budaya, melalui serangkaian lokakarya, seminar, konferensi pers, gerakan bersih kota, tur warisan budaya dan partisipasi dalam parade budaya. Dengan demikian, ini memberikan kesempatan yang sangat baik bagi generasi muda untuk untuk mengenal beragam budaya, merasakan budaya “East meets west” yang unik saat bekerja sama dengan masyarakat setempat. Sebagai peserta termuda dalam acara ini, Uswatun sudah mempersiapkan diri dengan baik. Dalam sesi lokakarya, Uswatun akan mempresentasikan penelitian tentang “Jepara Kota Ukir” sebagai salah satu cara untuk melestarikan budaya lokal dan dia akan menampilkan tarian tradisional “Maumere” dalam parade budaya.

 

Proyek ini sejalan dengan visi universitas yaitu nilai konservasi salah satunya adalah pelestarian budaya. Menurut Sandy Arief, SPd MSc sebagai Koordinator Program Bilingual/Internasional menyampaikan bahwa Uswatun akan menjadi duta jurusan dan universitas yang baik di Macau. Dia sudah siap untuk mengikuti kegiatan ini setelah sebelumnya mengikuti ‘pre-departure orientation’ yang diselenggarakan oleh Tim kelas bilingual/internasional. Kisah sukses ini menambah prestasi besar lainnya yang dibuat oleh mahasiswa kelas bilingual/internasional. Pada awal Mei 2017, Sari Lestari dan Puji Novita Sari terpilih sebagai juara ketiga untuk kategori Best Paper pada International Students Discussion Forum 2017 yang diselenggarakan di UKSW Salatiga. Setelah kembali dari Macau, Uswatun akan berbagi pengalamannya di “IUP talks” untuk semua mahasiswa kelas bilingual.


Penulis: Sihono Dibaca : 393 kali

UNNES Kembali Buka Kelas Internasional

Senin, 19 Juni 2017 | 13:02 WIB


UNNES Kembali Buka Kelas Internasional

Sebagai wujud visi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini, UNNES kembali membuka kelas khusus menggunakan kurikulum Internasional.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, memaparkan untuk tahun ini ada sepuluh program studi kembali membuka rombel Internasional, yaitu Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1), Pendidikan IPS (S2), Teknik Kimia (S1), dan Pendidikan Olahraga (S3). Selain itu juga dibuka kelas internasional pada prodi Pendidikan Matematika (S1), Ilmu Hukum (S1), Sastra Jawa (S1), Geografi (S1), Ekonomi Pembangunan (S1), serta PG PAUD (S1).

Kelas internasional ini diperuntukkan bagi mahasiswa Indonesia yang berprestasi dan mahasiswa Internasional yang memenuhi syarat. Rombel internasional menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran sehari-hari, serta menerapkan kurikulum Internasional yang telah dikaji dan divalidasi oleh Massey University New Zealand.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 454 kali

Imbauan Rektor: Mahasiswa Bijak Saat Mudik

Senin, 19 Juni 2017 | 3:35 WIB


Imbauan Rektor: Mahasiswa Bijak Saat Mudik

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., mengimbau agar mahasiswa UNNES yang melakukan kegiatan mudik harus selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. Rektor menyampaikan imbauan ini Hari Raya Idul Fitri 1438H sudah sangat dekat dan ribuan mahasiswa UNNES akan kembali ke kampung halaman pada waktu yang cukup bersamaan. Rektor berharap mahasiswa yang mudik dapat lebih memanfaatkan transportasi umum seperti Bus, Travel, Pesawat Udara atau Kereta Api daripada menggunakan sepeda motor sendiri.

Apabila memang mahasiswa mudik memang terpaksa harus menggunakan kendaraan pribadi, Rektor berharap mahasiswa dapat beristirahat setiap dua jam sekali. Dengan cara itu, kelelahan dan rasa kantuk dapat dihindarkan. Selain itu, sebelum perjalanan jauh, kendaraan harus dipastikan dalam kondisi yang baik. Prof. Fathur juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak melakukan konvoi atau kebut-kebutan pada kondisi jalan yang kemungkinan besar akan sangat padat pada saat mudik.

Mudik adalah sebuah kegiatan yang syarat nilai relijius dan kearifan lokal, oleh karena itu Rektor berpesan untuk para mahasiswa mempererat tali silaturahmi dengan orang tua dan sanak saudara. Kegiatan konsumtif jangan dijadikan prioritas di Hari Raya. Perbanyak rasa syukur di hari kemenangan dan setelah satu bulan lamanya melatih diri dengan ibadah dan kedisiplinan di bulan Ramadhan, mahasiswa diharapkan dapat melanggengkan kualitas yang baik tersebut di kehidupan sehari-hari di luar bulan Ramadhan.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 1.131 kali

Ukur Kemampuan Pendaftar SM UNNES, UPT Humas Adakan Tes Uji Coba

Sabtu, 17 Juni 2017 | 13:05 WIB


Ukur Kemampuan Pendaftar SM UNNES, UPT Humas Adakan Tes Uji Coba

UPT Humas Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah mengadakan tes uji coba Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES), Sabtu, (17/5) di Gedung Rektorat UNNES Sekaran.

Acara ini diikuti peserta dari berbagai wilayah dan berbagai asal sekolah. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan untuk menghadapi tes SM UNNES yang akan berlangsung tanggal 09 Juli Tes Tulis dan 10 Juli Uji Keterampilan mendatang.

Kepala UPT Humas UNNES Hendi Pratama MPd MA menyampaikan, UNNES ditahun 2017 ini menerima mahasiswa baru dari jalur SM sebanyak 2.215 di 8 Fakultas, gunakan waktu sebaik mungkin mengingat waktu pendaftaran UNNES akan berakhir pada 21 Juni. Pendaftaran dapat diakses melalui daftar.unnes.ac.id dan informasi lengkap di penerimaan.unnes.ac.id.

Ia berharap, untuk pendaftar yang belum melengkapi data secara online, segeralah melengkapi dan yang belum mendaftar segeralah mendaftar karena waktu pendaftaran tinggal beberapa waktu.

Untuk melihat hasil tes uji coba SBMPTN silakan unduh di sini.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 781 kali

UNNES dan BPP Kemendagri Kembangkan Desa Cerdas

Jumat, 16 Juni 2017 | 23:32 WIB


UNNES dan BPP Kemendagri Kembangkan Desa Cerdas

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Drs Moh Solehatul Mustofa M didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Prof Wasino MHum, dan Dosen Jurusan Ilmu Plolitik dan Kewarganegaraan Martien Hena Susanti berkunjung ke BPP Kemendagri dan diterima oleh Kapus Litbang Inovasi Daerah Rochayati Basra untuk Menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya mengenai pengembangan grand design smart village (desa cerdas), Jumat (16/6)

Dalam kesempatan tersebut UNNES meminta dukungan dari BPP termasuk Kapuslitbang Inovasi Daerah terkait rancangan program smart village tersebut. Menurut Solehatul smart village saat ini masih dalam tahap pengembangan model serta diharapkan menjadi percontohan di masa mendatang.

“Kalau hanya pengembangan model, kita belum bisa publikasi sebagai percontohan. Nah, melalui pertemuan kali ini kami berharap ada sinergi antara BPP dan UNNES terkait pengembangan inovasi perdesaan tersebut,” kata Solehatul.

Selain inovasi perdesaan, UNNES juga menyarankan kerja sama pengelolaan publikasi ilmiah (jurnal). Pasalnya UNNES melihat perkembangan Jurnal Bina Praja yang dikelola BPP Kemendagri yang cukup pesat. Menurut Wasino pengelolaan jurnal ilmiah merupakan hal yang ringan namun bisa memberi dampak yang besar. Menurutnya saat ini pihaknya juga tengah mengelola tiga buah jurnal ilmiah, salah satunya adalah Jurnal Komunitas yang akan menjadi jurnal internasional.

“Saat ini kami megelola tiga buah jurnal ilmiah, di antaranya Paramita: Historical Studies Journal, JIP (Jurnal Ilmu Politik), dan Jurnal Komunitas, Jurnal Bina Praja sangat penting mengingat keberadaannya akan sangat bermanfaat bagi para dosen,” ujar Prof Wasino.

Pengelola Jurnal Bina Praja Moh Ilham A Hamudy mengatakan hal itu tentu menjadi salah satu kehormatan bagi Jurnal Bina Praja. “Terima kasih sebelumnya. Untuk diketahui bersama, Jurnal Bina Praja sampai bisa seperti ini karena belajar dari cara pengelolaan Jurnal Komunitas UNNES,” ucap Ilham.

Terahir pihak UNNES berharap komunikasi bersama BPP Kemendagri bisa terus berlanjut dan bisa menghasilkan output yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. (MSR)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 228 kali

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Mahapala UNNES Ajak SD Binaan dan LK UKM Peduli Terhadap Lingkungan

Jumat, 16 Juni 2017 | 13:01 WIB


Peringati Hari Lingkungan Hidup, Mahapala UNNES Ajak SD Binaan dan LK UKM Peduli Terhadap Lingkungan

Hari Lingkungan Hidup yang diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni di seluruh dunia ini demi meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan lingkungan yang positif bagi perlindungan alam dan planet.
Begitu juga, mahasiswa pecinta alam (MAHAPALA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan penyuluhan dan buka bersama dengan sekolah binaan SD N Kalisegoro.

Selain itu, juga mengadakan diskusi konservasi dengan Lembaga Kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa (LK-UKM) bersama UPT Konservasi UNNES untuk lebih peduli terhadap lingkungan Konservasi yang ada di UNNES. Selasa (13/6)

Ketua panitia Mochammad Sekar menyampaikan tema Hari Lingkungan Hidup 2017 yaitu ”Connecting People to Nature” atau ”Menyatu dengan Alam” yang ditetapkan oleh Badan Lingkungan Hidup Dunia.

Mochammad Sekar menjelaskan, kegiatan ini merupakan aksi nyata kepedulian Mahapala terhadap kader konservasi, selain itu Siswa SD N Kalisegoro sangat antusias terhadap kegiatan lingkungan, hal ini yang mendorong kerjasama antara Mahapala dan SD N Kalisegoro.

Dalam kegiatan yang bernama Ngabuburit Aksi Cinta Lingkungan (Ngacil) ini Mahapala UNNES mengajarkan para siswa untuk berperilaku cinta lingkungan dirumahnya masing-masing, memanfaatkan barang bekas di sekitar mereka dengan membuat pupuk kompos dari sisa sayuran, dan menghias botol bekas yang nantinya akan jadikan media tanam di depan kelas mereka.

ST Hartono Kepala Sekolah SD N Kalisegoro menyampaikan terima kasih kepada Mahapala UNNES yang telah membimbing anak didik kami dan telah menjadikan SD N Kalisegoro sebagai Sekolah binaan. Semoga kerjasama ini terus berlanjut dan menumbuhkan kader cinta lingkungan.


Penulis: Sihono Dibaca : 157 kali

Peringatan Nuzulul Quran UNNES: Karakter UNNES Karakter Qurani

Jumat, 16 Juni 2017 | 11:13 WIB


Peringatan Nuzulul Quran UNNES: Karakter UNNES Karakter Qurani

Untuk memperingati Nuzulul Qur’an di bulan Ramadhan 1438H ini, UNNES menyelenggarakan pengajian akbar pada Kamis, (16/6) bertempat di Rumah Dinas Rektor UNNES jalan Kelud Raya Semarang. Kegiatan ini diawali dengan Salat Tarawih berjamaah dan dilanjutkan dengan tausiyah dari Habib Anis Soleh.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman, M.Hum, selaku tuan rumah berpesan kepada seluruh peserta pengajian bahwa Al Quran adalah petunjuk seluruh umat manusia yang bisa menjawab seluruh permasalahan umat manusia.

Rektor menekankan bahwa Nuzulul Quran merupakan sarana bagi sivitas akademika UNNES untuk melakukan akselerasi diri menuju pribadi yang Qurani. Dalam hal ini, sebagai rumah ilmu pengembang peradaban, seluruh warga UNNES harus merapatkan shaf untuk meningkatkan reputasi. Peningkatan reputasi dalam bentuk prestasi adalah usaha untuk membumikan Al Qur’an. Insya Allah, hal tersebut akan memberikan berkah yang luar biasa bagi UNNES.

Melalui tausiyah ini, Habib Anis Soleh menerangkan bahwa Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar merupakan hal yang saling berkaitan. Nuzulul Quran ialah hari turunnya Al Quran, dan Lailatul Qadar ialah proses aktivasi Al Quran ke dalam raga Nabi Muhammad SAW. Dalam hal ini, kita sebagai manusia dapat memaksimalkan diri untuk mencari Lailatul Qadar dalam rangka mengaktivasi sifat Qurani tersebut.

Menurut Habib Anis Soleh, terdapat empat sifat Qurani yang dimiliki Nabi Muhammad, yakni; Sidiq, berperilaku benar di jalan Allah SWT; Amanah, dapat dipercaya dalam setiap kesempatan; Tabligh, menyampaikan wahyu Allah SWT seutuhnya; Fathonah, kecerdasan dalam ilmu yang dimiliki secara maksimal.

Sebagai informasi tambahan, kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan staf ahli di Universitas Negeri Semarang serta kalangan Unit Kegiatan Mahasiswa.

(Cesar, Student Staff disunting oleh Hendi Pratama)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 208 kali

Puluhan Sineas dari Bebagai Daerah Ikuti “Oengoe Film Challange”

Jumat, 16 Juni 2017 | 7:12 WIB


Puluhan Sineas dari Bebagai Daerah Ikuti “Oengoe Film Challange”

Tantangan “Oengoe Film Challange 2017” yang dibuat oleh Oengoe Cinema  Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES mendapat perhatian luas dari pegiat film dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka ramai-ramai mengirimkan karya terbaiknya untuk mengikuti tantangan  ini.

“Oengoe Film Challange” awalnya dibuat untuk seneas film lokal di sekitar Semarang. Tetapi begitu diumumkan, sineas-sineas lain turut berpartisipasi. Akhirnya, event yang awal digagas kecil-kecilan ini menjadi event besar yang nyaris menasional. Peserta berasal dari berbagai kota seperti Jakarta, Bogor, Surabaya, Bali, dan Banjarmasin.

Dosen pendamping Oengoe Cinema Suseno MA menjelaskan, terdapat empat kategori yang dilombakan yaitu video Instagram (durasi maksimal 1 menit), foto Instagram, film Fiksi (maks 20 menit), dan film dokumenter (maks 20 menit).

Karya yang terkirim itu dilakukan penjurian pada Selasa (13/6) lalu di Gedung C1 Fakultas Ekonomi (FE) UNNES.

Sebelumnya, Oengoe menyelenggarakan workshop pembuatan film. Workshop dilaksanakan dua hari. Hari pertama digunakan sebagai pembekalan teori dan kedua digunakan untuk praktik pembuatan film.

“Dengan alat sederhana dan waktu pengerjaan yang amat singkat, para peserta bisa membuat film yang menarik, sejak menulis skrip sampai editing,” kata Suseno.

Sebagai informasi, Oengoe Cinema adalah badan semi otonom mahasiswa di lingkungan FBS Unnes yang mewadahi para penggiat film. Ruang ini dimanfaatkan sebagai inkubator film mahasiswa. Sejumlah seniman muda dalam bidang perfilman lahir dari komunitas ini.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 225 kali

Rektor, Seleksi Mandiri Kesempatan Terakhir Masuk UNNES

Kamis, 15 Juni 2017 | 12:40 WIB


Rektor, Seleksi Mandiri Kesempatan Terakhir Masuk UNNES

Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 sudah diumumkan, Selasa (13/6). Bagi mereka yang lulus, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat.

Bagaimana dengan yang tidak lulus?

Jangan berkecil hati, menurut Rektor, Seleksi Mandiri Universitas Negeri Semarang (SM-Unnes), akan menjadi kesempatan terakhir bagi lulusan SMA atau yang sederajat meraih kursi di universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini.

“Jangan sia-siakan kesempatan, daftarkan segera diri Anda di Kampus UNNES, PTN Unggul, berwawasan konservasi bereputasi internasional”, ajak Prof Fathur.

Rektor mengungkapkan, SM-UNNES adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru jenjang D3 dan S1 yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNNES dalam bentuk ujian tertulis dan/atau ujian keterampilan seni/olahraga.

“Yang bisa mengikuti seleksi ini lulusan SMA/MA/SMK atau yang sederajat tahun 2015, 2016, dan 2017,” ungkap Prof Fathur, di Rektorat Kampus UNNES Sekaran, Kamis (15/6).

Dikemukakan juga, pendaftaran secara online sudah dimulai 17 Mei sampai dengan 21 Juni melalui laman http://daftar.unnes.ac.id. Calon peserta dapat memilih salah satu kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), atau Campuran (Saintek dan Soshum).

”Peserta berhak memilih maksimum dua program studi untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, dan maksimum tiga program studi (Saintek dan Soshum) untuk kelompok ujian Campuran,” paparnya.

Biaya seleksi peserta SM-UNNES Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, dan Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian Campuran.

“Adapun peserta yang memilih program studi yang mensyaratkan ujian keterampilan seni/olahraga, membayar biaya uji keterampilan sebesar Rp 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah).” ujar Profesor Sosiolinguistik itu.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 865 kali

Salat Tarawih BAI Jateng, Rektor: Jujur, Nilai Konservasi UNNES

Kamis, 15 Juni 2017 | 8:40 WIB


Salat Tarawih BAI Jateng, Rektor: Jujur, Nilai Konservasi UNNES

Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyelenggarakan Salat Tarawih Keliling pada Rabu malam (14/6) bertempat di Gedung Prof Wuryanto Auditorium Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Salat Tarawih Ramadan hari ke-20 yang dihadiri oleh lebih dari 400 jemaah ini, berlangsung dengan khidmat dan penuh nuansa keislaman.

Dalam kegiatan bertema “ Jujur dan Amanah dalam Konteks Al-Quran” ini, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan bahwa tema yang diusung merupakan salah satu nilai konservasi UNNES.

“Jujur merupakan salah satu nilai konservasi UNNES. Semua hal berawal dari kejujuran. Kejujuran merupakan sendi dari segala perbuatan” jelas Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

Ia juga menghimbau agar di bulan yang penuh berkah ini, tidak hanya diisi dengan bermalas-malasan.

Menurutnya, Ramadan ini bulan penuh berkah. Jika tidur saja berpahala, apalagi bila beraktivitas dan beramal baik. Jangan sampai menciderai bulan ini dengan membuang-buang waktu, terlebih membagikan berita hoax.

Adapun bertindak sebagai imam Drs H Taslim PS MSi, dan penceramah Dr H Muh In’amuz Zahidin Mag.

Dalam ceramahnya, Zahidin berpesan kepada para Jamaah untuk senantiasa manjaga amanah dan belaku jujur.

“Ramadan yang suci ini, merupakan langkah yang tepat untuk membangun silaturahim. Salah satu caranya adalah menjaga amanah dan kejujuran. Dua hal tersebut bisa kita teladani dari Uswatun Khasanah Baginda Rasulullah SAW” jelasnya.

Menurutnya, ada tiga hal yang perlu dilakukan untuk mampu berlaku jujur. Pertama, mencari komunitas dan orang-orang yang senantiasa bersikap jujur. Kedua, niatkan dalam hati untuk bertindak jujur dan tidak berdusta. Ketiga, selalu merasa diawasi oleh Allah SWT, dimanapun dan kapanpun.

Turut hadir Komisaris Besar Polisi Tri Sukamto, Unsur Pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Tengah, Unsur Pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Pimpinan PTN/PTS serta mahasiswa dilingkungan provinsi Jawa Tengah.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 215 kali

Bermain Bersama Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini Lewat Festival Anti Korupsi UNNES

Rabu, 14 Juni 2017 | 13:01 WIB


Bermain Bersama Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini Lewat Festival Anti Korupsi UNNES

Mahasiswa mata kuliah antikorupsi dari Fakultas Ilmu Sosial adakan Festival Anti Korupsi pada Rabu (14/6) di Lapangan Terbuka Fakultas Ilmu Sosial. Acara yang bertema “Masa Depan Indonesia tanpa Korupsi” ini diikuti oleh 440 peserta dari kalangan siswa SD, MI, SMA, ataupun mahasiswa perguruan tinggi. Selain itu, acara ini dibuka oleh Drs Moh Solehatul Mustofa MA Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES. Turut hadir pula, Dian Rahmawati, selaku perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi.

 

Dalam sambutan pembukanya, Solehatul Mustofa mengingatkan kembali pada bahaya korupsi. Ia mengatakan bahwa korupsi adalah hal yang merugikan negara. Korupsi diibaratkan seperti rayap yang memakan kayu dari dalam, yang membuat kayu terlihat kuat di luar, namun keropos di dalam. Oleh karena itu, pendidikan antikorupsi merupakan hal yang penting. Selebihnya, terkait acara ini, ia mengapresiasi penuh sebagai media penanaman antikorupsi dari kalangan siswa SD hingga mahasiswa perguruan tinggi.

 

Selanjutnya, Dian Rahmawati, juga memberikan beberapa pesan. Ia menyatakan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya menangkap pelaku saja, namun juga mengawasi jalannya pemerintahan dan melaporkan adanya kemungkinan kasusnya. Ia juga menjelaskan tentang pentingnya menanamkan 9 nilai antikorupsi, yakni Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung Jawab, Kerja Keras, Sederhana, Berani, dan Adil.  Nilai-nilai tersebut tidak hanya diucapkan namun harus dilakukan sehari-harinya untuk menanggulangi niat korupsi dari setiap pribadi.

 

Setelah sambutan dari para tamu undangan, acara dilanjutkan dengan tiga permainan antikorupsi yang dilakukan oleh peserta. Permainan tersebut diharapkan dapat menanamkan nilai antikorupsi pada peserta.


Penulis: Sihono Dibaca : 370 kali

Diumumkan Hari Ini, 52.908 Peserta SBMPTN UNNES Tereliminasi

Selasa, 13 Juni 2017 | 13:00 WIB


Diumumkan Hari Ini, 52.908 Peserta SBMPTN UNNES Tereliminasi

Sebanyak 52.908 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang mendaftarkan diri ke Universitas Negeri Semarang (UNNES) dinyatakan tidak diterima. Pengumuman peserta yang dinyatakan diterima disampaikan Selasa (13/6) ini pukul 14.00 WIB melalui laman http://penerimaan.unnes.ac.id.

“Pada laman itu juga dimuat pengumuman tentang registrasi calon mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang UNNES hasil SBMPTN 2017,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES Prof Dr Rustono MHum, di Kampus Sekaran, Selasa (13/6).

Menurut Prof Rust, dari 55.965 pendaftar ke UNNES, hanya 3.057 yang dinyatakan diterima. Jumlah tersebut telah memenuhi 40 persen dari kuota total mahasiswa baru UNNES yaitu 6.868 orang. Sisanya, 1.997 orang (30 persen) sudah diterima melalui SNMPTN dan 2.135 orang (30 persen) melalui seleksi mandiri. “Ini merupakan jumlah pendaftar pada urutan ke-7 di antara perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia”, kata Prof Rust.

Dari yang diterima sebanyak itu, lanjut Prof Rust, 1.109 orang merupakan calon penerima beasiswa Bidikmisi. Namun demikian UNNES masih akan melakukan verifikasi lapangan dan akan diterima sesuai dengan kuota bidikmisi UNNES peserta SBMPTN sebesar 660 orang.

“Dengan melibatkan mahasiswa penerima Bidikmisi tahun sebelumnya, kami akan mengecek langsung ke rumah-rumah pemohon. Jika ternyata pemohon bukan berasal dari keluarga tidak mampu, maka statusnya sebagai calon penerima Bidikmisi dibatalkan,” tandas Prof Rust, panggilan akrab Prof Rustono.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 5.333 kali

Jaga Silaturahim, UNNES FGD Bersama Masyarakat Lingkar Kampus

Senin, 12 Juni 2017 | 19:20 WIB


Jaga Silaturahim, UNNES FGD Bersama Masyarakat Lingkar Kampus

Dalam rangka menjaga hubungan silaturahim dengan masyarakat sekitar, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Masyarakat Lingkar Kampus di lingkungan Universitas Negeri Semarang pada Senin sore (12/6) bertempat di Gedung H Rektorat UNNES Sekaran.

Membangun hubungan baik dengan lingkungan sekitar merupakan hal penting bagi berkembangan suatu lembaga. Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang UNNES dalam menyelenggarakan FGD kali ini.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan terima kasih kepada Masyarakat Lingkar Kampus yang terus mendorong tercapainya visi dan misi UNNES.

“Berbagai prestasi yang telah diraih oleh UNNES, tidak terlepas dari dorongan Masyarakat Lingkar Kampus sekitar. Eksistensi UNNES hingga saat ini tetap terjaga karena peran serta dari masyarakat” jelas Rektor.

Pada Focus Group Discussion (FGD) yang bertema “Penguatan Reputasi UNNES sebagai Kampus Berwawasan Konservasi melalui Harmonisasi dengan Masyarakat Lingkar Kampus” ini, Rektor menghimbau agar semua semua pihak dapat bersinergi dan menjaga kampus UNNES.

“UNNES milik dan untuk kita bersama, mari kita jaga UNNES dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab“ pungkas Profesor bidang Sosisolinguistik itu.

Selain Unsur Pimpinan UNNES, turut hadir Komandan Rayon Militer (Danramil) Gunungpati Mayor Kavaleri Triyono, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Gunungpati Bagiyo Prayitno SH, KH Drs Muhammad Masroni dan unsur masyarakat lainnya.

Seperti halnya Rektor UNNES, Triyono juga menghimbau kepada masyarakat untuk turut serta menjaga lingkungan sekitar.

“Kita bisa memulainya dari menjaga diri sendiri dan keluarga. Yang terpenting adalah kita harus tetap waspada dan mawas diri” jelasnya.

Sementara itu dalam ceramah singkatnya, KH Drs Muhammad Masroni menyampaikan terkait pentingnya menjaga silaturahim.

“Ibadah yang paling cepat dan mudah adalah silaturahim. Saya sangat berterima kasih kepada UNNES, yang telah memfasilitasi penyelenggaraan acara silaturahim ini” jelas Masroni.

Menurutnya, semua agama pasti setuju bahwa silaturahim itu penting, termasuk agama Islam.

“Islam itu indah. Dalam agama islam, tidak ada caci maki. Semua umat islam saling mendoakan selama 24 jam melalui salat” pungkas pengasuh Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawi Gunungpati tersebut.

Kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 337 kali

UNNES dan Malaysia Bahas Persiapan Sukmalindo 2017

Senin, 12 Juni 2017 | 16:44 WIB


UNNES dan Malaysia Bahas Persiapan Sukmalindo 2017

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama dengan Bahagian Sukan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia dan Direktorat Kemahasiswaan Kemenristekdikti menadakan rapat koordinasi Persiapan Sukan Malaysia Indonesia (Sukmalindo) yang ke-10 di Kampus UNNES Sekaran, Senin (12/6).

Sukmalindo ialah forum silaturahmi antara Perguruan Tinggi Malaysia dan
Indonesia dalam bentuk pertandingan olahraga, yang diselenggarakan setiap tahun dengan penyelenggara
bergantian antara Indonesia dan Malaysia.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, diselenggarakannya kegiatan ini bertujuan untuk menjalin persahabatan antara Perguruan Tinggi Indonesia dan Malaysia
melalui pertandingan olahraga antar mahasiswa. “Ini event selain meningkatkan prestasi olahraga Indonesia dan malaysia, juga akan mempererat kedua negara”, tambah Prof Fathur.

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2017 di Kampus UNNES dengan mempertandingkan beberapa cabang olahraga (cabor) seperti sepaktakraw, bulu tangkis, panahan, voli,  futsal, dan driving golf.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 242 kali

Pentaskan Lakon “Tangis”, Teater Usmar Ismail Menggebrak Semarang

Senin, 12 Juni 2017 | 11:50 WIB


Pentaskan Lakon “Tangis”, Teater Usmar Ismail Menggebrak Semarang

Keriuhan ratusan orang di gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni Unnes mendadak menjadi hening ketika tiba-tiba ruangan berubah gelap dan terdengar suara tangisan yang misterius.

Rupanya tangisan itu merupakan teror yang melanda Juragan Abiyoso, pemilik perusahaan batik termasyur di kotanya. Sejak meninggalnya Muspro, perlahan namun pasti perusahaan batik milik Abiyoso semakin mendekati kebangkrutan.

Sahabat sekaligus manager perusahan batik Abiyoso ini ditemukan tewas gantung diri karena malu atas kegagalan dalam proses kerja sama. Selama ini Muspro dinilai sangat baik dalam mengelola dan mengembangkan perusahaan. Sayangnya, kemalangan menimpanya. Spekulasi yang dilakukan Muspro kelewat berani hingga ia tertipu.

Prasojo, anak Muspro dipilih sebagai penggantinya karena ia dinilai telah mampu untuk memegang kepercayaan ini. Sedangkan Pangajab yang merupakan anaknya hanya dijadikan mandor. Konfik dalam keluarga tak terhindarkan lagi hingga pada akhirnya perusahaan batik dibakar. Terkuak alasan kenapa Prasojo dipilih sebagai penerus perusahaan adalah ia merupakan anak biologis dari Abiyoso dan istri Muspro.

Cuplikan cerita tersebut merupakan gambaran dari naskah “Tangis” tulisan Agus Noor berdasarkan dua naskah Heru Kesawa Murti yaitu “Juragan Abiyoso” dan “Tangis” yang telah berhasil dipentaskan oleh Teater Usmar Ismail, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Unnes.

Konflik perebutan kekuasaan, harta, intrik politik uang, hasutan, fitnah, cinta mampu dikemas dengan manis dalam setting perusahaan batik yang sedikit banyak mampu mengangkat hasil mahakarya nusantara.

Belajar dari pementasan tahun lalu ketika penonton membludak, maka tim produksi Usmar Ismail pada tahun ini memutuskan untuk melakukan pementasan selama dua hari berturut-turut pada 16 dan 17 Mei 2017 demi kenyamanan dan kepuasan penonton.

Sesuai harapan, total 1.500 lebih penonton mampu menikmati pementasan dengan nyaman di gedung B6 FBS, Unnes. Penonton terdiri dari mahasiswa Unnes sendiri, komunitas teater di Kota Semarang serta kota-kota sekitar Jawa Tengah dan DIY. Bahkan salah satu pegiat teater dari Surabaya, Mbah Tohir pun turut mengapresi pementasan ini di hari pertama pementasan.

Imam Turmudzi selaku sutradara cukup berani menggarap lakon ini menjadi drama musikal. Meski berat karena belum mempunyai kecakapan dalam bermusik dengan baik serta kemampuan bernyanyi masing-masing akor yang berbeda, penggarap mampu menyajikan pada penonton sebuah pementasan yang luar biasa.

“Ini merupakan gebrakan baru dan pertama kali di Semarang, pementasan dengan kemasan drama musikal yang diiringi musik gabungan dari tradisonal dan modern,” komentar Bekti salah satu pegiat Teater Gema, UPGRIS yang turut menyaksikan pentas itu.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 256 kali

Rabu Malam, Salat Tarawih Keliling BAI Jateng di UNNES

Jumat, 9 Juni 2017 | 12:02 WIB


Rabu Malam, Salat Tarawih Keliling BAI Jateng di UNNES

Mari salat tarawih bersama di Auditorium Universitas Negeri Semarang (UNNES) kampus Sekaran Gunungpati, Rabu14 Juni pukul 18.30.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) itu diawali salat Isya kemudian dilanjutkan salat Tarawih dan diakhiri fitir.

Bertindak sebagai imam Drs H Taslim PS MSi, dan penceramah Dr H Muh In’amuz Zahidin MAg, dengan tema Jujur dan Amanah dalam Konteks Al-Quran.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak semua warga muslim UNNES dan sekitarnya untuk mengikuti salat Tarawih bersama.


Penulis: Sihono Dibaca : 370 kali

Rektor Lepas 22 Mahasiswa FIK ke 5 Universitas di Thailand

Jumat, 9 Juni 2017 | 12:00 WIB


Rektor Lepas 22 Mahasiswa FIK ke 5 Universitas di Thailand

22 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES) dilepas oleh Rektor, Prof Dr Fathur Rokhman MHum untuk mengikuti program outbound ke 5 Universitas di Thailand, Jumat (9/6) di rektorat kampus UNNES Sekaran.

Hadir Dekan FIK Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, Kepala International Office UNNES Intan Permata Hapsari SPd MPd.

Ke-22 mahasiswa tersebut untuk mengikuti dua program yakni 5 orang untuk Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan 14 orang untuk program Sport Student Exchange.
Adapun 5 mahasiswa yang melakukan PKL dikirim ke Laboratorium Olahraga Chulalongkorn University, Thailand. Mereka adalah Ahmad Fajri Widodo, Reno Hilmi Raisal, Suyatman, Slamet Alamsyah, dan Wulandari dari jurusan Pendidikan Kepelatihan Olah Raga.
Kemudian, 14 mahasiswa yang mengikuti program Sport Student Exchange dikirim ke tiga universitas dalam waktu yang berbeda. Mereka adalah Nur Haniffa, Farah Hutami Nurhafizhoh, Atika Aulia, Susi Buryanti, dan Magistia Ramadhani ke Masarakham University pada 1-25 Juli 2017.

Nurul Julinar, Muhammad Zalazar, Sultoni, dan Oka Anantasari ke Kasertsart University pada 14 Agustus-12 September 2017.

Kemudian, Anggit Kartikaning Ismi, Monika Laras Ratri Ardiana, Ihsanul Hanif Adi Prasetya, Wykan Andriawan, Ayuningtyas Yanusman, Alma Saske Amidar, Farida Nurjanati Hardanis, dan Widya Amalia Pangestu ke Srinakharinwirot University pada 21 Agustus – 15 Oktober 2017.

Prof Fathur Rokhman sangat mengapresiasi program ini sebagai bentuk akselerasi peningkatan mutu UNNES.
“Memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin, kabarkanlah tentang UNNES, Indonesia karena kalian merupakan duta UNNES dan Indonesia,” kata Prof Fathur. Sehingga, ketika sudah kembali ke UNNES tularkanlah pengalaman dan ilmu yang kamu dapat dari Thailand kepada mahasiswa UNNES. (Cesar, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 615 kali

DPM KM UNNES Siap Mengawal Kemajuan Mahasiswa

Kamis, 8 Juni 2017 | 23:12 WIB


DPM KM UNNES Siap Mengawal Kemajuan Mahasiswa

Pengurus baru Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM KM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan audiensi dengan Rektor UNNES hari ini (8/6) di Gedung H Rektorat UNNES Kampus Sekaran. Audiensi tersebut bertujuan untuk menguatkan funngsi DPM KM sebagai salah satu komponen penting lembaga kemahasiswaan di UNNES.

Ketua DPM KM UNNES tahun 2017, Muhamad Abdul Azizul Hakim, menyampaikan kepada Rektor tentang fungsi pokok DPM KM sebagai legislator sah lembaga kemahasiswaan UNNES. DPM KM juga memiliki hak dan wewenang untuk melakukan kontrol dan monitoring terhadap Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UNNES. DPM KM juga memiliki wewenang untuk menyusun rancangan Undang-undang yang digunakan untuk mengatur jalannya pemerintahan yang ada di Keluarga Mahasiswa UNNES. Hakim mengabarkan bahwa pada waktu yang tidak lama lagi, DPM KM dan BEM KM beserta unsur kemahasiswaan yang lain akan melakukan evaluasi semester pertama bagi pemerintahan BEM KM 2017. Pada kesempatan itu, DPM KM akan mendengarkan laporan pertanggungjawaban kinerja BEM KM selama periode tersebut.

Rektor UNNES, Prof. Fathur Rokhman, M.Hum, menyambut baik audiensi perwakilan DPM KM. Rektor berpesan agar DPM KM dapat menjadi penyeimbang kekuasaan BEM KM dan mampu menjadi korektor kebijakan BEM KM apabila diperlukan. Keberadaan DPM KM dapat menjadi balancer dalam pemerintahan keluarga mahasiswa yang ada di UNNES. Rektor menutup pertemuan itu dengan mengingatkan bahwa DPM KM perlu melakukan sosialisasi besar-besaran melalui media sosial dan media lainnya karena masih banyak mahasiswa yang belum memahami keberadaan DPM KM. Rektor akan terus mendukung DPM KM dalam mengawal kemajuan mahasiswa melalui legislasi KM yang lebih baik.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 445 kali

International Office UNNES dan Alfalink adakan Sosialisasi Studi Lanjut di Deakin University

Kamis, 8 Juni 2017 | 21:53 WIB


International Office UNNES dan Alfalink adakan Sosialisasi Studi Lanjut di Deakin University

Menggandeng Alfalink, International Office Universitas Negeri Semarang adakan sosialisasi studi lanjut Deakin University, Australia pada Kamis (8/6), di Ruang 404, Rektorat Universitas Negeri Semarang. Acara ini diikuti oleh kalangan mahasiswa dan dosen yang khususnya ingin melanjutkan studi. Dalam sosialisasi kali ini, turut hadir Lina Darliana, perwakilan dari Deakin University sebagai pemateri. Sebagai tambahan, acara ini turut diisi dengan panduan studi lanjut dan tips lolos beasiswa dari Imam Santosa, selaku perwakilan dari Alfalink.
Dalam materi sosialisasi, Lina menyatakan bahwa Deakin University adalah salah satu universitas terbaik di Australia dengan titel “Research University”. Ia menyatakan bahwa akses untuk menjadi mahasiswa di universitas ini semakin mudah karena telah terdaftar dalam beasiswa LPDP.
Kemudian, pada sesi berikutnya, Imam mengatakan bahwa ada prioritas hal-hal yang harus dilakukan mahasiswa untuk melanjutkan studi mereka dengan beasiswa. Prioritas tersebut diawali dengan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris untuk persiapan IELTS, mencari Unconditional Letter of Offer dari universitas yang diinginkan, serta melengkapi syarat beasiswa.
Deakin University sendiri adalah Universitas Australia yang terletak di kota Melbourne. Informasi lebih lanjut mengenai studi di universitas tersebut dapat diakses melalui website www.deakin.edu.au atau datang langsung ke kantor Alfalink, Study Abroad Semarang di alamat Perumahan Kartini kav 7, Jl. Kartini Raya (Pasar Burung). (Cesar, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 356 kali

5 Tenant Startup Inkubator Unit LP2M UNNES Ikuti Startup Technology Training Camp 2017

Kamis, 8 Juni 2017 | 19:55 WIB


5 Tenant Startup Inkubator Unit LP2M UNNES Ikuti Startup Technology Training Camp 2017

5 tenant startup dari Inkubator Unit Bisnis LP2M UNNES ikuti pelatihan “Startup Technology Training Camp” yang diadakan oleh Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi pada Senin – Jumat (22-26/05) di Balairung Kirana Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Inkubator Unit Bisnis LP2M UNNES yang dikepalai oleh Dra. Margunani., M.P. tersebut diresmikan berdasarkan Keputusan Rektor UNNES No. 319/O/2016 pada tanggal 4 Mei 2016.
Kelima perusahaan Startup tersebut antara lain : CV. Plantamor Semarang (Taman Pracetak Hijau dan Produksi Gebalan Rumput Lanscaping), Sekar Teckno (Low Temperature High Presure Cooker (LTPC) untuk Produksi Makanan Presto Bergizi), CV. Kokoh Degrasept (Degrasept 25 EC Pengurai Limbah dan Bioreaktivitas Mikrobia Berbasis Teknologi EBPR), (CV. Dukun masak) Bambu Racik Herbal Siap Saji, dan CV. Sahara (Mesin Kristalisasi Serbuk Hemat Energi). Sebagai tambahan, perusahaan-perusahaan tersebut berdasar pada riset yang dilakukan dosen-dosen UNNES yang dilanjutkan pada dunia industri dengan pendanaan lebih dari 1,5 milyard rupiah.
Menristekdikti, Mohamad Nasir menyampaikan dalam arahannya bahwa terdapat 7 prioritas yang harus ada dalam PPBT ditambah dengan sosial dan humaniora yang telah di setujui oleh Presiden Joko Widodo. Diharapkan melalui program tersebut akan menghasilkan swasembada pangan, obat-obat, teknik industri berbasis produk dalam negeri yang tidak lagi tergantung pada impor serta tumbuh inovasi baru dalam bidang teknologi informasi dengan kenaikan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai diatas 80 %. Lebih lanjut Mohammad Nasir mengharapkan, dalam pengembangan inovasi, Kemristekdikti akan terus memberikan pendampingan terhadap PPBT, hingga menghasilkkan inovasi dalam pengembangan teknologi yang dapat dibanggakan Bangsa Indonesia di mata dunia internasional.
Kepada unnes.ac.id, sekretaris Inkubator Unit Bisnis (IUB) LP2M UNNES Eka Yuli Astuti, MA. menyampaikan, pelatihan ini diberikan agar tenant memiliki pengetahuan dan kemampuan menjalankan sebuah perusahaan. Ia menambahkan, bahwa rangkaian pelatihan selama lima hari ini diharapkan seluruh tenant dan inkubator mendapatkan pengetahuan yang dibutuhkan untuk membesarkan bisnisnya.
Mengenai pelatihan ini, terdapat 506 peserta dari program IBT dan PPBT Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia yang terdiri dari 253 pengusaha pemula dan 253 mentor bisnis. Adapun materi yang disampaikan selama acara berlangsung antara lain mempelajari sebuah alat ekselerasi bisnis, ilmu internet marketing, ilmu hak, dan paten produk serta ilmu perencanaan keuangan. Sedangkan untuk mentor bisnis perwakilan dari berbagai inkubator, pelajaran akan ditambahkan dengan ilmu business coaching serta bagaimana mengelola inkubator.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 177 kali

Tim Engineering Research Club Mahasiswa FT UNNES Didanai Kemenristek Dikti

Kamis, 8 Juni 2017 | 12:53 WIB


Tim Engineering Research Club Mahasiswa FT UNNES Didanai Kemenristek Dikti

Tim Engineering Research Club (EneRC) Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) memperoleh pendanaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) pada Program Hibah Bina Desa (PHBD) 2017 sebesar Rp 35 juta.

Tim ini terdiri atas 7 mahasiswa yakni Rikza Septian Hidayatuloh Pendidikan Teknik Otomotif (ketua tim), dan 6 nggota meliputi Faizal Fatkhurohman, Yulianto Eko Prasetyo, Muhammad Rofiq Fajar Setiawan, Dede Wasiatun Mahasiswa, Khoridatus Sulwa, Chika Agnes Palupi, dan Kriswanto SPd MT sebagai dosen pembimbing.

Ketua Tim Rikza Septian Hidayatuloh menjelaskan, Tim EneRC UNNES ini memperoleh pendanaan dari Dikti bersama 75 tim perguruan tinggi lain melalui web phbd.ristekdikti.go.id mengumumkan hasil seleksi tahap lll (presentasi) Program Hibah Bina Desa (PHBD) 2017 tanggal 29 Mei lalu.

Kami memilih subtema Pengentasan Kemiskinan, dengan judul Pemberdayaan Petani dan Masyarakat melalui Pengolahan Pasca Panen Tanaman Rimpang untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Limbangan Kabupaten Kendal.

Ada empat mendasar yang melatarbelakangi Tim untuk memilih subtema ini yakni potensi tanaman rimpang yang melimpah di Desa Limbangan, minimnya pemberdayaan sumber daya manusia, minimnya teknologi, dan minimnya mitra usaha.

Tujuannya yakni memberdayakan petani dan perempuan bukan petani Desa Limbangan dalam pengolahan hasil tanaman rimpang menjadi minuman kesehatan serbuk instan melalui pelatihan dan pendampingan, menerapkan teknologi mesin kristalisator dengan kapasitas 5kg/proses dan maksimal 1% granula, dan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dan pengusaha melalui pendampingan perguruan tinggi dalam usaha pengolahan dan pemasaran minuman kesehatan serbuk instan bahan rimpang secara triple helic.

Adapun manfaat bagi masyarakat sasaran yaitu meningkatkan pendapatan keluarga, meningkatkan pengetahuan, keterampilan petani, dan perempuan bukan petani dalam mengolah tanaman rimpang menjadi minuman serbuk, terjadi peningkatan pengetahuan pada masyarakat akan pentingnya minuman dari hasil tanaman rimpang untuk kesehatan.

Kemudian, memberdayakan ibu-ibu rumah tangga Desa Limbangan menjadi wirausaha, menerapkan IPTEK berupa mesin kristalisator serbuk kepada masyarakat petani dan perempuan untuk mengatasi permasalahan pengolahan hasil tanaman rimpang, dan menjalin kerjasama secara triple helic dalam pengembangan usaha masyarakat pengolahan hasil tanaman rimpang menjadi minuman kesehatan serbuk instan.


Penulis: Sihono Dibaca : 328 kali

Rektor UNNES: Tugas Koordinator Prodi Hanya Satu, Akreditasi

Selasa, 6 Juni 2017 | 10:41 WIB


Rektor UNNES: Tugas Koordinator Prodi Hanya Satu, Akreditasi

Tugas seorang Koordinator Program Studi (Prodi) itu saya sederhanakan yakni mengurusi meningkatkan akreditasi Prodi supaya akreditasinya unggul (A).

Jika suatu prodi itu terakreditasi B diupayakan naik menjadi A, dan jika prodi itu sudah terakreditasi A harus dipertahankan akreditasinya sebab akreditasi itu sangat penting untuk lulusan.

Selain itu, juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan publikasi baik publikasi nasional untuk S2, dan publikasi internasional untuk S3.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Rektor tentang pengangkatan Koordinator dan Sekretaris Prodi Pascasarjana UNNES, Selasa (6/6) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mereka yang mendapatkan SK yaitu Prof Dr Januarius Mujiyanto MHum diangkat menjadi Koordinator Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa S3 dan Dr Hari Bakti Mardikantoro MHum diangkat menjadi Sekretaris Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa S3.

Kemudian, Dr Ida Zulaeha MHum diangkat menjadi Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia S2, dan Drs Ahmad Sofwan MA PhD diangkat menjadi Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Inggris S2 (tidak hadir karena sakit).

Sebelum menerima SK yang bersangkutan melakukan penandatanganan Pakta Integritas dihadapan Rektor UNNES disaksikan oleh Direktur Pascasarjana Prof Dr H achmad Slamet MSi, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, Wakil Rekor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Prof Agus Nuryatin, dan Kepala Biro Umum Hukum dan Kepegawaian Sutikno MSi.


Penulis: Sihono Dibaca : 660 kali

Catatan Ramadan Rektor: Jangan Lelah Berlari dan Melompat

Senin, 5 Juni 2017 | 0:26 WIB


Catatan Ramadan Rektor: Jangan Lelah Berlari dan Melompat

Ada yang berbeda saat saya selesai bertarawih malam tadi. Memang seminggu kemarin saya melaksanakan tarawih di Masjidil Haram atau di Masjid Nabawi dan malam tadi saya bertarawih di lingkungan rumah saya, namun bukan itu yang membuat berbeda. Usai tarawih malam tadi, saya tiba-tiba tenggelam dalam pikiran dan doa mengenai UNNES kita yang tercinta ini. Saya mulai berpikir mengenai kawan-kawan pengelola UNNES dan seluruh warga UNNES yang selalu saya cintai.

Pertanyaan utama dalam yang bergelayut di pikiran saya adalah ‘apa esensi prestasi dan reputasi UNNES?’. Walaupun sulit untuk dijawab secara komprehensif, namun saya mulai berpikir bahwa esensi prestasi dan reputasi UNNES terletak pada perubahan apa yang telah kita usahakan bersama selama empat tahun terakhir ini.

Kalau kita renungkan bersama, ternyata banyak perubahan positif yang terjadi selama 4 tahun terakhir ini. Misalnya saja yang paling jelas, akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) UNNES pada tahun 2013 adalah B, sedang pada 2017 UNNES meraih predikat unggul A. Pada tahun 2013, hanya 20% prodi UNNES yang terakreditasi A, namun tahun 2017 ini prodi UNNS yang terakreditasi A sudah mencapai 40%. Tahun 2013, jumlah publikasi internasional UNNES terdiri atas 25 judul sedang di tahun 2017 melambung menjadi 300 judul. Pada tahun 2013, UNNES hanya mendapat 5 gedung baru dari pembiayaan APBN, sedang pada tahun 2017 UNNES sudah menyelesaikan 11 gedung baru dengan biaya IDB, 4 gedung baru dengan biaya GOI, renovasi 5 gedung dengan dana GOI dan 5 gedung baru dengan dana APBN. Tahun 2013, hanya 12% dosen UNNES yang bergelar doktor, sedangkan saat ini tahun 2017, dosen bergelar doktor berjumlah 24%. Bahkan di FMIPA, jumlah ini mencapai 60%.

2013

2017

AIPT

B

A

Persentase Prodi Terakreditasi A

20 %

40%

Publikasi Internasional

25 Judul

300 Judul

Gedung Baru

5 gedung baru dari pembiayaan APBN

 

11 gedung baru dengan biaya IDB, 4 gedung baru dengan biaya GOI, renovasi 5 gedung dengan dana GOI dan 5 gedung baru dengan dana APBN

 

Persentase dosen bergelar Doktor

12%

24%

Perubahan tersebut hanyalah sebagian kecil indikator yang bisa disajikan dalam renungan singkat ini. Masih banyak indikator-indikator lain yang menunjukkan trend yang sama baiknya. Perubahan-perubahan positif tersebut pada dasarnya tanda bahwa UNNES sebagai sebagai sebuah institusi sedang BERLARI dan MELOMPAT. Kita dapat melihat dari data bahwa larinya UNNES adalah lari yang cepat dan lompatan UNNES adalah lompatan yang tinggi. Kita boleh berbangga namun kita tidak boleh sombong dan lengah. Karena saat kita berlari, universitas lain juga sedang berusaha lari lebih kencang. Saat kita melompat, universitas lain sedang melakukan kuda-kuda untuk lompatan yang lebih tinggi. Untuk itu, saya selaku Rektor siap untuk melibatkan SDM UNNES yang setia dan profesional serta menambah fasilitas serta pendanaan untuk penguatan kelembagaan khususnya publikasi ilmiah nasional dan internasional yang berbasis pada penelitian dosen dan mahasiswa. Semoga seluruh usaha ini dapat dipahami oleh seluruh warga UNNES dan diridhai oleh Allah Swt.

Untuk itu, saya selaku Rektor siap untuk melibatkan SDM UNNES yang setia dan profesional serta menambah fasilitas serta pendanaan untuk penguatan kelembagaan khususnya publikasi ilmiah nasional dan internasional yang berbasis pada penelitian dosen dan mahasiswa. Semoga seluruh usaha ini dapat dipahami oleh seluruh warga UNNES dan diridhai oleh Allah Swt.

Sebagai penutup, renungan akhir tarawih saya tadi malam saya akhiri dengan doa yang tulus dari lubuk hati saya sebagai pemimpin UNNES: “Ya Allah, Tuhan Pencipta Alam, berikanlah kekuatan bagi hamba dan kawan-kawan hamba untuk tidak lelah berlari lebih kencang dan melompat lebih tinggi meraih ridaMU memajukan dan memuliakan UNNES yang kami cintai. Amin

Fathur Rokhman

Semarang, 9 Ramadan 1438H


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 594 kali

Teliti Pemikiran Habib Luthfi, Begini Temuan Mahasiswa UNNES

Jumat, 2 Juni 2017 | 14:29 WIB


Teliti Pemikiran Habib Luthfi, Begini Temuan Mahasiswa UNNES

Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik dan Kewargenagaraan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Ines Fiera Wijayanti meneliti pemikiran Habib Luthfi Bin Yahya mengenai nasionalisme, baru-baru ini.

Berdasarkan penelitian itu, Ines mengungkapkan bahwa nasionalisme Habib Luthfi Bin Yahya sangat berkaitan dengan berbagai bidang kehidupan. Selain itu, nasionalisme yang dikampanyekan Habib Luthfi memiliki dasar argumentasi yang sangat kuat dalam agama Islam. Karena itulah, Habib Luthfi bin Yahya sangat getol mempromosikan nasional kepada masyarakat.

Dari penelitian itu terungkap bahwa menurut Habib Luthfi nasionalisme merupakan hak warga negara  dan merupakan sesuatu yang sah karena merasa memiliki tanah air yang diberi oleh Yang Maha Kuasa untuk setiap bangsa.

Nasionalisme yang cinta tanah air, diartikan dengan hubbul wathon minal iman (cinta kepada negara adalah sebagian dari iman) menjadikan para jama’ah bersatu padu mewujudkan cinta tanah air sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Sebegai peneliti, Ines  berhasil menggali  pemikiran nasionalisme Habib Luthfi bin Yahya dalam kaitannya dengan sejumlah bidang, yaitu ekonomi, budaya,politik, agama, dan pendidikan.

Dalam bidang ekonomi pemikiran Habib Luthfi bin Yahya adalah menggali sumber daya di daerah masing-masing untuk menjadi komoditas sehingga dapat mengangkat ekonomi daerah. Wujud dari pemikiran Habib Luthfi dalam bidang ekonomi adalah menggagas berdirinya IBC (International Batik Center) di Kota Pekalongan.

Dalam bidang budaya pemikiran Habib Luthfi bin Yahya memadukan antara karakter yang berbasis budaya dengan karakter yang berbasis nasionalisme. Beliau mengemasnya dalam bentuk seni serta syair-syair yang penuh dengan nasihat sehingga masyarakat dengan mudah menerimanya.

Dalam bidang politik Habib Luthfi bin Yahya menjalin silaturahmi dengan berbagai kalangan, silaturahmi dengan Ulama, Pemerintahmaupun TNI-POLRI. Wujud dari pemikiran Habib Luthfi dalam bidang politik adalah diadakannya acara-acara yang semua kalangan ikut berpartisipasi dan bahkan menjadi panitia dalam acara tersebut.

Dalam bidang agama, Habib Luthfi meyakini walaupun banyak agama tetapi Tuhan tetap tunggal, seperti yang sudah tertulis didalam sila pertama Pancasila, yaitu “Ketuhanan yang Maha Esa”.

Maka sebagai umat beragama harus bisa toleransi kepada agama lain, karena walaupun berbeda agama tetap satu jua dan tetap sama sebagai warga negara Indonesia. Wujud dari pemikiran Habib Luthfi dalam bidang agama adalahdengan menyelenggarakan kegiatan maulid Nabi yang diisi dengan orasi-orasi kebangsaan, pemasangan-pemasangan bendera merah putih, mengadakan doa lintas agama yang didasari dari hablumminallah (hubungan baik antara manusia dengan Allah) dan hablumminannas (hubungan baik antara manusia dengan manusia) yang menganjurkan seseorang untuk menghargai oranglain.

Adapun dalam bidang pendidikan Habib Lutfi berkeyakinan bahwa  nasionalisme harus diberikan sejak dini baik melalui pendidikan informal (keluarga) dan pendidikan formal maupun nonformal mulai dari usia dini.

Dari pemikiran itulah Habib Luthfi memprakarsai pembentukan Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) yang merupakan organisasi tarekat untuk kalangan  mahasiswa yang merupakan implementasi dari pendidikan bagi generasi muda.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 48.564 kali

IKA UNNES Berkomitmen Jaga NKRI Dengan Semangat Pancasila

Jumat, 2 Juni 2017 | 10:51 WIB


IKA UNNES Berkomitmen Jaga NKRI Dengan Semangat Pancasila

Segenap Pengurus Dewan Pengurus  Pusat Ikatan Alumni UNNES (DPP IKA UNNES) Menyatakan  sikap setia kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan Sikap dibacakan bersamaan dengan kegiatan Saresehan memperingati hari lahirnya Pancasila di Rumah Makan Selasih, Kamis (01/06).

Dengan Semangat  Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2017, IKA UNNES berkomitmen menjaga NKRI berdasarkan ideologi Pancasila sudah final sehingga tidak perlu lagi mengubahnya dengan ideologi lain.

Ketua Umum DPP IKA UNNES Dr Drs Budiyanto SH MHum menyampikan, mencermati perkembangan situasi bangsa serta masa depan Indonesia, DPP IKA UNNES memandang penting agar peneguhan kembali dan konsolidasi demokrasi. Peneguhan demokrasi tersebut perlu dilakukan dengan mengacu pada nilai-nilai yang menjadi prinsip jati diri bangsa, yakni Pancasila.

Ia menambahkan, Terlebih Alumni UNNES yang mayoritas adalah guru yang mempunyai kewajiban mencerdaskan anak bangsa. Guru mempunyai tanggungjawab untuk mempersiapkan generasi muda agar menjadi manusia yang cerdas dan bermoral.

Pernyataan Sikap dibacakan oleh Ketua UMUM DPP IKA UNNES Dr Drs Budiyanto SH MHum berisi 7 pernyataan, yaitu komitmen IKA UNNES untuk terus menjaga keutuhan negara berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menyadari eksistensi Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017, kami DPP Pusat IKA UNNES menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga tetap tegaknya NKRIyang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 serta memantapan persatuan dan kesatuan bangsa dari beragam suku bangsa demi menjaga keutuhan wilayah NKRI dan kelangsungan hidup NKRI
  2. Mendukung upaya Pemerintah Republik Indonesia dalam menguatkan ideologi Pancasila melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2016 tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila
  3. Mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan tuntutan perilaku dalam keseharian hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
  4. Mengimbau kepada Pemerintah menyikapi fenomena akhir-akhir ini, untuk bertindak tegas terhadap kelompok atau golongan tertentu yang berupaya menggoyang ideologi Pancasila melalui berbagai kegiatan sosial, ekonomi, budaya, dan politik secara massif, terstruktur dan sistematis
  5. Bersama-sama seluruh elemen bangsa untuk selalu mewaspadai serta menangkal tumbuh dan berkembangnya Radikalisme Kanan (Raka), Radikalisme Kiri (Raki)  dan Radikalisme Lainnya (Rala), termasuk terorisme dengan deteksi dini, cegah dini, dan lapor cepat kepada aparat yang berwenang
  6. Bersama-sama elemen bangsa mewujudkan penegakkan dan kepastian hukum serta keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
  7. Mengimbau seluruh elemen bangsa untuk kembali memahami, meyakini, dan mengaktualisasikan Nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 375 kali

Rektor UNNES, Saya Indonesia Saya Pancasila

Kamis, 1 Juni 2017 | 18:56 WIB


Rektor UNNES, Saya Indonesia Saya Pancasila

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman Mhum mengucapkan selamat hari lahirnya Pancasila 1 Juni. Pada kesempatan ini Prof Fathur juga menyerukan semboyan “Saya Indonesia Saya Pancasila”.

Seruan ini, menurut Prof Fathur, sebagai komitmen bersama untuk melawan dan menolak paham dan gerakan yang melemahkan sendi-sendi nasionalisme.

“UNNES akan terus mengkampanyekan antiradikalisme, antiterorisme, dan NKRI harga mati, Pancasila, dan UUD 1945 sebagai pandangan hidup masyarakat di Indonesia”, tegasnya melalui WhatsApp yang dikirim dari Tanah Suci kepada Unnes.ac.id (1/6).

Melalui momentum kelahiran Pancasila, Rektor mengajak peran aktif seluruh keluarga besar universitas berwawasan konservasi berreputasi internasional ini untuk tetap menjaga perdamaian, persatuan, dan persaudaraan dengan saling menghargai, menghormati, dan gotong royong.

“ Jadi, mari bersama-sama kita tangkal paham yang bisa merusak generasi bangsa di masa depan,”tandas Rektor yang saat ini sedang melaksanakan Ibadah Umroh.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 579 kali

Fakultas Ilmu Sosial UNNES Selenggarakan Sarasehan Pancasila

Kamis, 1 Juni 2017 | 17:59 WIB


Fakultas Ilmu Sosial UNNES Selenggarakan Sarasehan Pancasila

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Sarasehan Pancasila pada Kamis sore (1/6) bertempat di Gedung C7 Lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Ketua panitia Noorochmat Isdaryanto SS MSi menjelaskan sarasehan ini, mengkaji persoalan Pancasila perihal heterogenitas tafsir, heterogenitas sumber, dan cara memahami Pancasila.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Drs Moh Solehatul Mustofa MA mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya menambah kajian akademik tentang Pancasila.

“Diskusi kali ini sangat menarik, Karena akan dibedah melalui dua pendekatan utama yakni Sejarah dan Filsafat. Simpang siur hari lahirnya Pancasila harus dijelaskan, mengapa ada dan seperti apa itu“ Jelas Dosen jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut.

Kegiatan sarasehan kali ini, menghadirkan dua pembicara yakni Prof Dr Wasino MHum dan Prof Dr Suyahmo MSi.

“Polemik yang timbul dari peringatan hari lahirnya Pancasila adalah kapan terjadinya. Jika mendasarkan pada pidato Bung Karno 1 Juni 1945 maka benar bahwa Pancasila lahir pada tanggal tersebut. Namun perlu kita ingat, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) lahir pada 17 Agustus 1945” jelas Prof Wasino.

Ia menambahkan, UNNES sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) yang membidangi aspek pendidikan termasuk Pendidikan Pancasila harus mampu memberikan kajian dan menemukan kebenaran dari hari lahirnya Pancasila.

Sementara itu, Prof Suyahmo memberikan penjelasan terkait perbedaan penetapan hari lahir Pancasila dari masa ke masa.

“Pada era Soekarno, penetapan hari lahir Pancasila adalah 1 Juni. Sementara era Soeharto memperingati hari lahirnya Pancasila pada 18 Agustus. Jelas bahwa beda era juga beda tanggal. Bahkan sekarang ini pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, peringatan hari lahir Pancasila itu kembali pada tanggal 1 Juni” tambah Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial UNNES tersebut.

Diskusi yang dimoderatori oleh Drs Ngabiyanto MSi ini, berlangsung hangat dengan diikuti oleh tanya jawab antara pembicara dan peserta.

Turut hadir Unsur pimpinan, Dosen, dan perwakilan aktivis mahasiswa dari Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Badan Semi Otonom (BSO) di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial.

Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan kajian-kajian ilmiah melalui Pusat Pengkajian Pancasila dan Karakter Bangsa (P3KB) UNNES yang terintegrasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan sarasehan diakhiri dengan doa bersama dan buka puasa bersama.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 376 kali

Tujuh Warga UNNES Purna Tugas

Rabu, 31 Mei 2017 | 10:22 WIB


Tujuh Warga UNNES Purna Tugas

Sebanyak tujuh warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasuki purna tugas terhitung mulai tanggal 1 Januari 2016 dan 1 Juni 2027.

Mereka yakni Dra Endang Setyaningsih (1 Januari 2016) dosen Pendidikan Tata Kecantikan Fakultas Teknik (FT), Drs I M Jimmy De Rosal MPd dosen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Drs Sugiarto MPd dosen Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Kemudian, Dr Antonius Tri Widodo dosen Pendidikan Kimia (FMIPA), Dra Siti Khanafiyah MSi dosen Pendidikan Fisika (FMIPA), Nurseto tenaga kependidikan bagian Akademik dan Kemahasiswaan (FMIPA), dan Sardim SPd tenaga kependidikan bagian Umum dan Kepegawaian (FIK).

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono menyampaikan salam dari Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, beliau menyampaikan minta maaf karena tidak bisa melepas secara langsung karena baru menunaikan ibadah Umroh
Rabu (31/5) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati

Hadir Dekan FIS Moh Solehatul Mustofa MA , Wakil Dekan 2 FIK, Wakil Dekan 2 FMIPA, Wakil Dekan 2 FT Kabag Kepegawaian, Kabag Keuangan, Ketua KORPRI, Ketua perkumpulan Wredatama, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Dr S Martono berharap, saat menjalani masa purna tugas tetap menjaga silaturahmi dengan UNNES. Meskipun hubungan kedinasan berakhir, namun hubungan kekeluargaan dengan UNNES terus terjalin.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono. Menurutnya, jumlah anggota Wredatama sampai Desember ini sebanyak 629 orang. Ada berbagai forum yang dapat digunakan anggota wredatama UNNES untuk saling sapa, dan menjaga hubungan baik.

Selain halal bihalal yang rutin dilaksanakan usai Idul Fitri, anggota wredatama juga memiliki agenda rutin menggelar silaturahmi dengan pimpinan UNNES dalam rangkaian dies natalis.

Diakhir pelepasan diserahkan kartu anggota wredatama sebagai tanda resmi menjadi anggota paguyuban.


Penulis: Sihono Dibaca : 634 kali

Doa dan Salam Cinta Rektor dari Tanah Suci untuk Mahasiswa UNNES

Selasa, 30 Mei 2017 | 12:44 WIB


Doa dan Salam Cinta Rektor dari Tanah Suci untuk Mahasiswa UNNES

Rektor Universitas negeri Semarang (UNNES) Prof Dr H Fathur Rokhman MHum melaksanakan ibadah umroh salah satunya untuk mendoakan mahasiswa UNNES.

Melalui akun facebook-nya, Senin (29/5), Prof Fathur mendoakan seluruh mahasiswa UNNES agar selalu mendapatkan kemuliaan Allah di bulan yang penuh berkah ini.

“Yang sedang skripsi semoga dapat menyelesaikanya dengan baik, yang mau ujian skripsi semoga lulus berprestasi. Yang lagi galau semoga sirna segala risau. Yang mempunyai masalah semoga mendapatkan jalan terbaik”, pinta Prof Fathur di depan Ka`bah yang dipercaya akan ijabah.

Menurut Rencana Rektor akan melaksanakan ibadah umroh sampai dengan tanggal 3 Juni.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 700 kali

Anak Tukang Sadap itu Resmi Menjadi Mahasiswa UNNES Dengan Bidikmisi

Selasa, 30 Mei 2017 | 11:54 WIB


Anak Tukang Sadap itu Resmi Menjadi Mahasiswa UNNES Dengan Bidikmisi

Beasiswa Bantuan Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) yang mewujudkan impian Rochayani untuk melanjutkan pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES), di Fakultas Ilmu Sosial, Jurusan Soasiologi dan Antropologi.

Dari pekerjaan sebagai penyadap pohon karet dengan pendapatan Rp 37 ribu sudah dipastikan orang tua Rochayani akan sulit untuk membiayai kuliah. Hal itu disampaikan oleh Suprapto (ayah Rochayani) saat mengantar anaknya registrasi di gedung Auditorium Prof Wuryanto, Kampus UNNES Sekaran, Selasa (30/5).

Ia merasa senang anaknya bisa menikmati bangku kuliah dengan Beasiswa Bantuan Pendidikan Bidikmisi. “Saya tidak menyangka anak saya bisa kuliah, dan saya berterima kasih kepada UNNES dan Pemerintah yang sudah membantu mewujudkan cita-cita anak saya untuk menjadi guru”.

Hal serupa juga dirasakan Rochayani setelah menerima Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) UNNES, karena dia sudah resmi menjadi mahasiswa UNNES. “Saya senang sekarang sudah menjadi mahasiswa UNNES, dan saya akan bersungguh-sungguh dalam kuliah. Saya harus punya berprestasi karena itu merupakan pertanggungjawaban saya kepada pemerintah yang telah memberikan Beasiswa Bantuan Pendidikan”.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Bambang BR menyampaikan, UNNES sangat memperhatikan anak yang berprestasi tapi kurang beruntung secara ekonomi. Tahun ini UNNES mempunyai kuota Beasiswa Bantuan Pendidikan Bidikmisi sebanyak 1.200 dan akan ada penambahan kuota dari Kemristekdikti beberapa bulan kedepan.

Harapan selanjutnya, penerima Beasiswa Bantuan Pendidikan Bidikmisi ini harus terus berprestasi baik akademik maupun non akademik. UNNES akan memberikan perhatian besar serta memfasilitasi mahasiswa berprestasi untuk dapat berkarya di kancah internasional.

Penerima Beasiswa Bantuan Pendidikan Bidikmisi akan mendapatkan biaya hidup sebanyak Rp 650 ribu perbulannya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 832 kali

Kenakan Baju Adat Indonesia di Polandia, Dosen UNNES dilirik Pelukis Ternama Bogusław Lustyk

Senin, 29 Mei 2017 | 14:31 WIB


Kenakan Baju Adat Indonesia di Polandia, Dosen UNNES dilirik Pelukis Ternama Bogusław Lustyk

Bertepatan dengan tanggal 1 Ramadhan 1438 H atau 27 Mei 2017 diselenggarakan acara Festival Saska Kępa di Warsawa dengan mengusung tema “Your Youth” yang mendatangkan beberapa budayawan, seniman, dan artis terkemuka di Polandia dan sekitarnya. Berbagai pertunjukan musik diiringi oleh musisi ternama lulusan Art Schools seperti Grzegorz Paczkowski, Mariusz Oziu Orzechowski, dan Piotr Dąbrówka. Acara ini dimulai dengan parade tradisional dengan menyanyikan hymn Saska Kępa“Małgorzata” dilanjutkan beberapa inagurasi budaya dan seni.

Jalur lalulintas protokol sepanjang jalan Rondo Washington hingga Prom Culture Saska Kepa di Rondo Wolframa atau sekitar 11.5 Km ditutup untuk menggelar acara tahunan ini. Terdapat banyak seniman yang memamerkan hasil karyanya baik lukisan, patung, keramik, serta berbagai macam kerajinan tangan dan barang-barang unik yang tidak bisa didapatkan di toko. Iringan live music Mozart, blues, dan jazz menambah semarak kemeriahan festival. Seperti pada penyelenggaraan festival pada umumnya, banyak para chef handal tidak ketinggalan untuk menjual produk makanan dan minuman yang langsung bisa dijajakan ditempat maupun dibawa pulang.

Pada tahun ke 12 diselenggarakannya Festival Saska Kępa kali ini, Indonesian Diaspora & PPI berkerjasama dengan KBRI Polandia ikut berpartisipasi memberikan ruang informasi budaya dan pariwisata yang ada di Indonesia. Lulu April Farida dosen Bahasa Inggris UNNES yang sedang melaksanakan program Scheme Academic Mobility Exchange dari Kemenristek Dikti mengenakan salah satu pakaian Adat Indonesia untuk ikutan didalam mendukung program Wonderful Indonesia. Beruntung, hal tersebut tidak hanya menarik perhatian pengunjung untuk sekadar berfoto dan mencari tahu tentang baju adat serta negara Indonesia pada dirinya, namun menarik perhatian seorang Pelukis yang telah dibesarkan di Amerika dan kini kembali ke tanah kelahirannya Warsawa. Bogusław Lustyk dengan hormat mengajak Dosen UNNES ke stand miliknya dan meminta Lulu sebagai objek lukisannya.

Lulu tak perlu merogoh kocek untuk mendapatakan sketsa dari goresan tangannya sementara pengunjung yang lain harus mengeluarkan duaratus ribu rupiah hingga jutaan untuk mendapatkan lukisannya. Pemilik Lustyk Art Studio ternyata telah mengenal nama UNNES dari profil lukisan TRR yang di kampus kita dikenal dengan panggilan Prof Tjetjep. Tentu hal ini membuktikan semakin bereputasi nama UNNES dikancah Internasional. Lustyk juga menuturkan akan menyempatkan berkunjung ke Kampung Budaya UNNES sesaat sebelum dia menyelenggarakan pameran di Ubud Bali tahun mendatang.


Penulis: Sihono Dibaca : 1.671 kali

Mengajar di Queensland, Dosen UNNES Inisiasi Kerja Sama

Minggu, 28 Mei 2017 | 12:19 WIB


Mengajar di Queensland, Dosen UNNES Inisiasi Kerja Sama

Dosen dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unnes, Wati Istanti SPd MPd mendapatkan kesempatan mengajarkan bahasa dan budaya Indonesia di Cairn School of Distance Education, Queensland, Australia, Senin-Jumat (22-26/5).

Selain mengajarkan bahasa Indonesia, Wati juga mengajarkan budaya Indonesia seperti tari, lagu daerah, dan permainan tradisional.

Cairns School of Distance Education merupakan sekolah di Queensland yang memiliki program Bahasa Indonesia. Sebelumnya, dua guru dari sekolah tersebut sebelumnya telah belajar Bahasa dan Budaya Indonesia pada Oktober 2016 yang lalu bersama 4 guru dari Kota lain di Queensland.

Program tersebut merupakan program dari Dinas Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah mempercayakan Unnes sebagai tempat penyelenggaraan program Bahasa dan Budaya Indonesia bagi guru-guru Queensland.

Rektor Unnes menyambut baik program tersebut sebagai langkah untuk semakin menginternasionalisasikan bahasa dan budaya Indonesia di kancah internasional. Program ini juga mendukung Dinas Provinsi Jawa Tengah dalam memperkenalkan Jawa Tengah khususnya di Queensland Australia.

Ketua Kantor Urusan International UNNES Intan Permata Hapsari SPd MPd berharap kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan kerja sama desk to desk antara pihak Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS dengan Sekolah di Queensland.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 524 kali

Pengajian Tarawih Perdana UNNES: “Berpuasalah, Maka kamu Akan Sehat”

Jumat, 26 Mei 2017 | 23:19 WIB


Pengajian Tarawih Perdana UNNES: “Berpuasalah, Maka kamu Akan Sehat”

Dalam menyambut bulan Ramadhan 1438 Hijriyah, Masjid Ulul Albab UNNES kembali mengadakan Shalat Tarawih Berjamaah pada Jumat (26/5). Dalam Tarawih perdana kali ini, bertindak sebagai Imam adalah Dr Zaim El Mubarok MAg. Kemudian, terdapat pula tausiyah dari H Iskandar Chang, SAg, MSi, selaku dosen IAIN Salatiga.

Pada kesempatan kali ini, Iskandar memberikan tausiyah bertema “Berpuasalah, maka Kamu akan Sehat”. Terdapat satu poin penting mengenai kesehatan yang didapatkan oleh umat muslim ketika berpuasa. Selama satu bulan berpuasa, umat muslim dapat meningkatkan lima kesehatan, yakni kesehatan fisik dan mental, intelektual, finansial, sosial, dan spiritual.

Kesehatan fisik dan mental berkaitan dengan efek berpuasa pada metabolisme manusia. Kemudian, dalam kesehatan intelektual, Iskandar kembali mengingatkan umat untuk banyak membaca dan memahami arti Al-Quran. Pada poin berikutnya, untuk mencapai kesehatan finansial, sosial, dan spiritual, umat islam diajak untuk bersedekah kepada fakir miskin. Dengan ini, umat dapat mengelola zakat tepat pada sasaran.

Rangkaian Tarawih Perdana kali ini ditutup dengan pesan dari Rektor UNNES, Prof. Fathur Rokhman, MHum melalui rekaman langsung dari Madinah. Rektor yang saat ini sedang beribadah Umrah mengucapkan, “Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, semoga Allah melimpahkan rahmat, berkah, dan kemuliaan pada kita semua, serta menjadikan kita sebagai orang-orang yang muttaqin.”

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 383 kali

Sambut Dies, Pascasarjana Selenggarakan Seminar Internasional Dengan 7 Universitas

Rabu, 24 Mei 2017 | 16:26 WIB


Sambut Dies, Pascasarjana Selenggarakan Seminar Internasional Dengan 7 Universitas

Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) sambut perayaan Dies Natalis Pascasarjana ke-20 dan Unnes ke-52 dengan kolaborasi The 3nd International Seminar on Educational Technology (ISET), Rabu 24 Mei 2017 di auditorium kampus Sekaran Unnes.

Seminar itu akan disiarkan secara live di auditorium kampus Sekaran dan diintegrasikan di  tujuh universitas secara streaming, antara lain Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan Universitas Negeri Makasar (UNM).

Seminar bertema “Pendidikan Global melalui Jaringan Pembelajaran” menghadirkan peneliti, praktisi di sektor industri, pemangku kepentingan publik dan swasta, serta pendidik dari berbagai bidang yang datang dari berbagai negara untuk bertukar dan berbagi pengetahuan yakni, Jonan Donaldson, Ph.D (United States of America), Prof. Dr. Che-Hua Yang (National Taipei University of Technology-Taiwan), Assoc. Prof. Dr. Prasong Tanpuchai (Kasetsart University-Thailand), dan Dr. Nor Fadhilah Mohd. Amin (Universiti Teknologi Malaysia-Malaysia).

Saat membuka acara ini Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, Di Tahun Reputasi ini UNNES harus mempunyai inovasi yang bertaraf internasional. Dengan inovasi, kampus bisa menciptakan lingkungan ekonomi, sosial bahkan budaya yang akan meningkatkan reputasi.

Untuk memperkuat karakter sumber daya manusia UNNES, kita harus menggunakan prinsip Speed of Trust. Rektor mengutip Stephen R Covey bahwa sumber daya yang bereputasi

Direktur Pascasarjana UNNES, Prof Dr H Achamd Slamet MSi mengemukakan, Bahwa saat ini kemajuan teknologi dan percepatan inovasi teknologi memberikan manfaat besar pada kehidupan dan penghidupan. Hidup menjadi lebih mudah dan lebih praktis, baik dari segi industri, ekonomi, bahkan pendidikan.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi yang tidak bertanggung jawab menimbulkan kerusakan lingkungan, degradasi nilai-nilai budaya, dan yang lebih penting, mempengaruhi karakter manusia ke arah negatif. Apalagi jika terjadi pada generasi penerus bangsa.

Ia juga menyampaikan, ISET  dapat memberikan percepatan inovasi tekonologi yang berpotensi mempercepat kemajuan industri dan ekonomi, menyelesaikan krisis multidimensional, dan merevolusi pendidikan di Indonesia.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 451 kali

Mobil Patroli UNNES Tingkatkan Keamanan Kampus

Rabu, 24 Mei 2017 | 16:10 WIB


Mobil Patroli UNNES Tingkatkan Keamanan Kampus

Satuan Pengaman (Satpam) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapat fasilitas mobil patroli kampus guna peningkatan kualitas layanan. Disaksikan oleh seluruh anggota Satpam mobil patroli deserahkan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi.

Saat penyerahan Dr S Martono menyampaikan, Fasilitas yang diberikan ini adalah untuk meningkatkan keamanan, dan ketertiban di lingkungan kampus UNNES. Dengan meningkatnya keamanan dan ketertiban diharapkan rasa nyaman baik itu mahasiswa, dosen, karyawan maupun tamu akan nyaman berada di UNNES.

Gunakanlah mobil ini dengan sebaik mungkin, dan sekarang Satpam sudah punya markas baru bersama Polisi dan Menwa di belakang gedung kewirausahaan. Semoga dengan adanya markas tersebut koordinasi semakin mantap dan dapat meningkatkan pelayanan dalam bidang keamanan, ketertiban dan kebersihan.

Selain acara penyerahan mobil juga diadakan workshop tentang Strategi Pengamanan Kampus yang Humanis.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 521 kali

UNNES Juara 3, Universitas Brawijaya 2, dan ITS 1 pada Lomba LKTIN GSC 2017

Rabu, 24 Mei 2017 | 11:58 WIB


UNNES Juara 3, Universitas Brawijaya 2, dan ITS 1 pada Lomba LKTIN GSC 2017

Tim mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) walapun menjadi tuan rumah, harus puas diurutan ke 3 pada kejuaraan lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Green Scientific Competition (LKTIN GSC) 2017, Minggu (21/5).

Ketua panitia Dwi Saputro menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga keilmiahan Engineering Research Club (EneRC) FT UNNES ini, Tim UNNES diketuai oleh Muhammad Iqbal Fahrian, beranggotakan Selamet Aprilian dan Dania Ayu Wulandari berhasil menjadi juara 3 dengan judul “No Smooking Virtual Shirt sebagai Media Sosialisasi Menarik dan Intraktif tentang Bahaya Merokok untuk Remaja”.

Kemudian, juara 2 diraih Tim Universitas Brawijaya (UB) dengan karya tulisnya berjudul “Marine Farming System: Rekontruksi Sistem Pertanian Lokal Berbasis Kemaritiman dalam Mendobrak Produktivitas Petani Indonesia”, dan juara 1 diraih Tim Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dengan judul “NAVITAC: Penerapan Pembangkit Listrik Alternatif dengan Sistim Kombinasi Turbin HeLix dan Kincir Savonius pada Selat-selat di Indonesia.

Dwi Saputro menjelaskan, kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Wirawan Sumbodo MT. Sebelumnya, tahap awal para tim dari masing-masing universitas mengirimkan makalahnya kemudian diseleksi oleh panitia diambil 10 besar terbaik.

Ke-10 besar finalis itu diundang ke UNNES untuk presentasi. Mereka dari perguruan tinggi Universitas Mulawarman (Kalimantan Timur), Universitas Brawijaya (Malang), Institut Teknologi Sepuluh November (Surabaya),Universitas Gajah Mada (Yogyakarta), Universitas Airlangga (Surabaya), Universitas Diponegoro (Semarang), Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (Bali), Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung), dan Universitas Negeri Semarang (Semarang).


Penulis: Sihono Dibaca : 396 kali

Memasuki Ramadan, Rektor Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Rabu, 24 Mei 2017 | 10:00 WIB


Memasuki Ramadan, Rektor Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi bagi umat Islam yang menjalanankannya. Ucapan itu disampaikan berkaitan akan segera datangnya bulan suci Ramadan dalam waktu dekat ini.

Prof Fathur berharap melalui ibadah puasa pada bulan Ramadan, warga UNNES dapat meningkatkan keimanan dan pengendalian diri.

“Karena sebentar lagi memasuki bulan Ramadan, selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga ibadah kita diterima Allah SWT,” kata Prof Fathur, di ruang kerjanya kampus Sekaran Gunungpati, Rabu (24/5).

Selain itu, Prof Fathur juga menyampaikan harapan di bulan yang dianggap suci oleh umat Islam di seluruh dunia ini, para pimpinan universitas konservasi dan para pandega rumah ilmu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk bisa menjalani ibadah puasa ramadan dan mendapatkan berkah serta rahmat Allah untuk mendapatkan derajat kemuliaan dalam ketakwaan.

“Tetapi, untuk diketahui pemerintah sendiri belum menentukan 1 Ramadan 1438Hijriah, jatuh pada tanggal dan hari apa. Sebab, masih menunggu hasil sidang isbat” Terimakasih atas toleransi bapak, ibu, dan sahabat agama lain untuk saling menghormati, “ katanya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 398 kali

Sambut Ramadhan, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES adakan Kuliah Umum Keajaiban Berpuasa

Rabu, 24 Mei 2017 | 6:47 WIB


Sambut Ramadhan, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES adakan Kuliah Umum Keajaiban Berpuasa

Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Semarang mengadakan kuliah umum Ramadhan Academy pada Selasa (6/2) di Masjid Ulul Albab, UNNES. Acara yang diikuti oleh segenap mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1438 H. Program ini diawali dengan shalat maghrib berjamaah, kemudian mendengarkan kuliah umum, dan dilanjutkan dengan shalat isya berjamaah.
Adapun pembicara dari kuliah umum kali ini adalah Rohani, SPd, MA, dosen jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Beliau menyampaikan tausiyah dengan tema “The Scientific Miracles of Ramadhan”. Di dalam materi kuliah umum tersebut, beliau menyampaikan berpuasa di bulan Ramadhan adalah ibadah wajib yang dapat meningkatkan ketakwaan dari setiap manusia. Sehingga, ibadah tersebut akan membuat manusia mendapatkan surga.
Materi perkuliahan kali ini juga menjelaskan, berpuasa memiliki keajaiban bagi fisik maupun mental manusia. Dalam hal ini, penelitian membuktikan bahwa kebiasaan berpuasa membuat manusia memiliki keinginan yang rendah untuk makan. Dengan keinginan yang rendah tersebut, manusia akan terhindar dari penyakit pencernaan. Karena, zat asam dalam lambung semakin menurun. Hal ini berbeda dengan hari biasa, di mana manusia memiliki keinginan untuk makan yang membuat proses zat asam dalam lambung bekerja secara terus menerus. Di sisi lain, berpuasa juga bagus bagi kejiwaan manusia. Dari sifat buruk dan baik manusia, manusia diberi kesempatan untuk melatih hawa nafsunya dengan berusaha membatasi diri dari nafsu mulai dari subuh hingga adzan maghrib datang. Proses selama satu bulan tersebut akan memberikan dampak positif bagi manusia.
Di luar dari tausiyah, acara yang dilakukan sepenuhnya dengan bahasa Inggris ini dihadiri pula oleh Dr Rudi Hartono, SS, MPd, selaku Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris beserta jajaran. Kepada unnes.ac.id, Rudi berkata bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme dari mahasiswa dalam menyambut bulan Ramadhan. Ia berharap bahwa program ini akan menjadi role model bagi jurusan lain yang ada di UNNES, sehingga jurusan lain bisa beramai-ramai menyebarkan kebaikan bagi mahasiswanya di bulan suci tersebut.
(Cesar, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 293 kali

Lomba Macapat Tingkat Nasional di UNS, Ini Capaian UNNES

Rabu, 24 Mei 2017 | 0:51 WIB


Lomba Macapat Tingkat Nasional di UNS, Ini Capaian UNNES

Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Lomba Macapat Mahasiswa Tingkat Nasional 2017 di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Selasa (23/5/2017). Lomba memperingati Dies Natalis ke-41 UNS itu diikuti sebanyak 17 perguruan tinggi negeri maupun swasta dari Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Delegasi UNNES membawa pulang enam dari 12 piala yang diberikan panitia untuk dua kategori lomba, yaitu putra dan putri. Pengumuman dilakukan Selasa sekitar pukul 18.30 setelah seluruh peserta yang berjumlah 96 mahasiswa unjuk kebolehan di hadapan juri dan peserta lain di kampus UNS, Kentingan, Jebres, Surakarta. Dari dua kategori putra dan putri, masing-masing diambil  10 dan 15 peserta terbaik untuk melaju ke babak final.

Masing-masing peserta diwajibkan membawakan materi wajib Dhandhanggula Panglejar, Pelog Nem dan Dhandhanggula Buminatan, Slendro Sanga. Sedangkan untuk materi pilihan, peserta disilakan membawakan satu buah macapat bebas.

Pada kategori putri, mahasiswa Jurusan Bahasa Sastra Jawa UNNES, Nanik, meraih juara I. Nanik menjadi juara bertahan setelah tahun lalu juga menjadi juara pada kategori yang sama. Juara II kategori ini diraih oleh mahasiswa UNS, juara III oleh Diana Elvira (Seni Musik UNNES).

Kategori putri juara harapan I diraih Yuliani Asriningsih (Bahasa dan Sastra Jawa UNNES), harapan II oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dan juara III oleh mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Pada kategori putra, juara I diraih oleh Noor Kholis (Bahasa dan Sastra Jawa UNNES), juara II oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan juara III oleh Roni Bagus Priyono (Bahasa dan Sastra Jawa UNNES). Harapan I diraih mahasiswa UNS, harapan II Yossy Oktaviandoko (Bahasa dan Sastra Jawa UNNES), dan harapan III oleh mahasiswa Unesa.

Aspek penilaian meliputi dasar suara, teknik, penghayatan, dan penampilan. Juri terdiri atas sejumlah dosen ISI Surakarta, antara lain Darsono, Waluyo, dan Sri Suparsih.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman melalui pesan singkat, Selasa malam, menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa yang telah membawa nama harum lembaga dalam kancah nasional. Menurut Rektor, prestasi tak mungkin tercapai tanpa proses pembimbingan yang intensif. “Saya sampaikan apresiasi atas bimbingan yang luar biasa,” ujarnya.

Turut mendampingi lomba di UNS, antara lain, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Seni Syahrul Syah Sinaga, Pendamping UKM Panembrama Indrawan Nur Cahyono, dan Pendamping Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Widodo.

Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Bambang Budi Raharjo, melalui pesan singkat. Ia menilai prestasi turut mendorong ketercapaian visi UNNES sebagai kampus yang Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

Baca Juga: Mahasiswa Pamit untuk Lomba Macapat, Rektor: Tembang Sarat Pitutur


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 339 kali

Mahasiswa UNNES Sumbang Medali Pada Islamic Solidarity Games

Selasa, 23 Mei 2017 | 19:10 WIB


Mahasiswa UNNES Sumbang Medali Pada Islamic Solidarity Games

4th Islamic Solidarity Games yang berlangsung tanggal 12-22 Mei 2017 di Baku, Azerbaijan telah berlangsung. Multievent negara-negara muslim yang diikuti oleh 54 negara Federasi Solidaritas Islam dari empat benua ini ditutup secara meriah di Stadion Olimpiade Baku Senin malam.

Pada event ini Indonesia meraih peringkat ke 8 dengan perolehan medali 6 Emas, 29 Perak dan 23 Perunggu.

Dua mahasiswa Univeritas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menyumbang 2 perunggu di cabor Wushu. Mereka adalah Yusuf Widianto di nomor 56 kilogram dan Puja Riyaya di nomor 70 kilogram. Baik Yusuf maupun Puja memastikan minimal mendapatkan perunggu bersama setelah mampu masuk semifinal. Yusuf melawan Eminov Elchin dan Puja bertemu Karamov Vugar.

Saat mendengar berita dari Azerbaijan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan, Saya bangga pada capaian Mas Yusuf, mahasiswa FIK UNNES atlit Wushu Indonesia. Tahun 2015 meraih juara dunia . Dan di Hari Kebangkitan Nasional 2017, kembali meraih prestasi dunia. Dari UNNES untuk Indonesia.

Di ajang 4th Islamic Solidarity Games yang berlangsung di Baku Azerbaijan, 2 mahasiswa UNNES berlaga bagi Indonesia, mempersembahkan 2 medali perunggu cabor Wushu. Medali emas dan perak diraih atlit dari Iran dan Azerbaijan. Semoga kedepan lebih baik dan dapat menjadi motivasi untuk mahasiswa yang lain untuk berprestasi.
Dalam event ini tuan rumah Azarbaijar tampil sebagai juara umum, diikuti oleh Turki dan Iran.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 259 kali

Jumat Tarawih Perdana di Masjid Ulul Albab UNNES

Selasa, 23 Mei 2017 | 18:50 WIB


Jumat Tarawih Perdana di Masjid Ulul Albab UNNES

Ketua Badan Amalan Islam (BAI) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Drs Anwar Haryono mengajak semua warga muslim UNNES dan sekitarnya untuk mengikuti salat Tarawih bersama.

“Mari salat tarawih perdana bersama di Masjid Ulul Albab (MUA) UNNES kampus Sekaran Gunungpati, Jumat (26/5) pukul 18.30”, katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAI UNNES itu diawali salat Isya kemudian dilanjutkan salat Tarawih dan diakhiri fitir.

Ketua Ta’mir MUA Dr Sulaiman MPd bertindak sebagai imam, sedangkan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ustadz H Iskandar SAg MSi akan menjadi pembicara.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 218 kali

Mahasiswa UNNES Sebarkan Pesan Perdamaian Melalui PKM

Selasa, 23 Mei 2017 | 18:49 WIB


Mahasiswa UNNES Sebarkan Pesan Perdamaian Melalui PKM

Mahasiswa PGSD Tegal Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendalangkan lakon dan karakter wayang perdamaian ke beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kota Tegal pada Selasa (23/5).

Dialah Maulida Nur Laeli, mahasiswa PGDS Tegal UNNES yang menyebarkan pesan perdamaian melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Dengan memadukan unsur lokal dan kebudayaan daerah, Ia menggunakan media wayang golek untuk mengajarkan nilai-nilai perdamaian.

“Kami mendesain tokoh dan karakter sendiri. Kami ingin memunculkan nilai-nilai perdamaian yang menarik untuk disaksikan” jelas Ida.

Menurutnya, kota Tegal memiliki tingkat keberagaman yang tinggi. Hal tersebut ditandai dengan adanya keberagaman agama, suku, dan ras. Sehingga perlu ditanamkan nilai-nilai perdamaian dalam aspek pendidikannya.

Selain mendalang ke Sekolah Dasar (SD) di Kota Tegal, Ida dan tim beberapa kali pernah mendapatkan undangan mengisi kegiatan.

“Kami pernah menjadi bintang pembuka di acara Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Tegal dan beberapa kali menghadiri undangan untuk mendalang di PAUD sekitar kota dan kabupaten Tegal” tambah Ida.

Selain Ida, tim pengabdian terdiri dari Nisa Hadaina Ariefastuti, Ismet Maulana, Dewi Wulandari, dan Muhammad Hasbi Assidqi.

Ida berharap, kegiatan ini akan menumbuhkan karakter cintai damai di kalangan peserta didik yang nantinya akan membentuk komunitas agent of peace cilik di Kota Tegal untuk menyebarkan virus virus perdamaian.

(Dwi Hermawan, Students Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 200 kali

LP2M UNNES Adakan Workshop HKI-Patent

Selasa, 23 Mei 2017 | 17:09 WIB


LP2M UNNES Adakan Workshop HKI-Patent

Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pentingnya produk untuk dipatenkan, Lembaga Penelitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) adakan Workshop Penyusunan HKI-Hak Cipta Penelitian dan Pengabdian, Selasa, (22/5) di Gedung Sri Retnoningsih Satmoko.
Kegiatan yang menghadirkan pembicara Direktur Paten, Dtlst, dan Rahasia Dagang Ir Timbul Sinaga ini dibuka umum bagi peneliti/pengabdi baik dosen maupun mahasiswa.
Pada saat membuka acara Sekretaris LP2M UNNES berharap, Setelah mengikuti Workshop ini para peneliti UNNES dapat mempunyai patent atau hak cipta. Ini penting karena pemilik hak cipta akan terlindungi kekayaan intelektual bisa menggunakan instrumen-instrumen hukum yang ada.
Semisal hak cipta, yaitu hak untuk melindungi karya intelektual di bidang seni, sastra, dan ilmu pengetahuan. Sedangkan paten merupakan hak paten untuk bidang teknologi.
Dalam kesempatan ini Timbul Sinaga menyampaikan, Hak atas Kekayaan Intelektual atau yang biasa di sebut HKI merupakan hal terpenting dalam melindungi suatu karya dan kreatifitas seseorang. HKI merupakan penghargaan berupa hak ekslusif yang diberikan oleh Negara kepada seseorang atau kelompok orang yang merupakan perlindungan atas penemuan ciptaan di bidang seni, sastra, ilmu pengetahuan, desain, teknologi dan pemakaian simbol atau lambang dagang.
Ia menambahkan, Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-Undang Hak Cipta yaitu Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam melindungi kekayaan intelektual bisa menggunakan instrumen-instrumen hukum yang ada. Semisal hak cipta, yaitu hak untuk melindungi karya intelektual di bidang seni, sastra, dan ilmu pengetahuan. Sedangkan paten merupakan hak paten untuk bidang teknologi.
Diharapkan acara ini dapat lebih meningkatkan pengetahuan peserta terkait pentingnya HKI bagi tiap-tiap hasil karya yang diciptakan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 129 kali

Sepuluh Anggota Baru MAHAPALA UNNES Peroleh ‘Syal Merah’

Selasa, 23 Mei 2017 | 15:24 WIB


Sepuluh Anggota Baru MAHAPALA UNNES Peroleh ‘Syal Merah’

Sepuluh orang Anggota Baru Angkatan XXXVII mahasiswa pecinta alam Universitas Negeri Semarang (MAHAPALA UNNES) memperoleh ‘Syal Merah’ berlogo MAHAPALA UNNES.

Kesepuluh anggota baru itu terdiri atas sembilan orang putri dan satu orang putra. Mereka tidak mudah untuk memperoleh ‘Syal Merah’ yakni harus berjalan long march dari Kampus UNNES menuju Candi Gedong Songo dan kembali lagi ke kampus UNNES.

Ketua Panitia Muftian Adi Pratomo menyampaikan, kegiatan ini dikemas dalam Lintas Medan Tradisi Mahapala (LMTM) merupakan rutin dilaksanakan sebagai pendidikan lanjut bagi anggota baru untuk mendapatkan ‘Syal Merah’.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar untuk mendapatkan atribut Syal Merah saja, tetapi juga untuk memupuk solidaritas satu angkatan sebagai tahap untuk meningkatkan kedewasaan dalam berorganisasi.

Koordinator UKM Bidang Minat dan Kegemaran Drs Kusmuriyanto MSi saat menyematkan Syal Merah di Gedong Songo menyampaikan, tidak ada hal yang tidak mungkin dilakukan, termasuk jalan kaki dari UNNES sampai di Gedong Songo. Semoga nilai pantang menyerah dan totalitas tertanam pada Anggota Baru ini, Minggu (21/5).

Selama long march mereka didampingi oleh 12 anggota aktif selama 3 hari pada Sabtu sampai Senin (20-22 Mei 2017) dan tiba di UNNES kembali Senin pukul 01.00 WIB.


Penulis: Sihono Dibaca : 163 kali

Menwa UNNES Raih Pretasi Gemilang pada Lomba Gerakan Merah Putih

Selasa, 23 Mei 2017 | 14:50 WIB


Menwa UNNES Raih Pretasi Gemilang pada Lomba Gerakan Merah Putih

Resimen Mahasiswa(Menwa) Universitas Negeri Semarang(UNNES) berhasil meraih prestasi gemilang pada lomba Gerakan Merah Putih yang diselenggarakan oleh Menwa Universitas PGRI Semarang, Sabtu (20/5) di kampus IV itu Jalan Raya Gajah.

Komandan Batalyon Dwi Triswanto menyampaikan, lomba ini diikuti pelajar tingkat SMA dan Menwa se-Jawa Tengah. Alhamdulillah Tim A Menwa UNNES yang terdiri atas delapan orang berhasil memboyong 3 piala yakni kategori juara 1 Formasi Terbaik, juara 2 Pengibaran Terbaik, dan Juara Umum 1.

Dengan peroleh ini kita boleh berbangga, namun tidak sombong tetap menunjukan prestasi, dedikasi, dan loyalitas kepada almamater serta Batalyon 902 sendiri untuk melanjutkan tradisi juara, tutur Dwi Triswanto.

Upacara pembukaan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Drs Soepriyono Purwo Saputra MHum. Ia menyampaikan bahwa bertanding dalam lomba tidak hanya mencari juara namun sebagai sarana pembelajaran untuk selalu siap dalam bela Negara.


Penulis: Sihono Dibaca : 211 kali

Rektor UNNES Silaturahmi ke Fakultas Ekonomi

Selasa, 23 Mei 2017 | 14:11 WIB


Rektor UNNES Silaturahmi ke Fakultas Ekonomi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr Martono, dan WR III Dr Bambang BR melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan anggota senat Fakultas Ekonomi (FE), dosen, tenaga kependidikan, Selasa (23/5) di ruang rapar 3 FE kampus Sekaran Gunungpati.

Dalam kunjungan kali ini yang dipandu oleh Dekan FE Dr Wahyono, Prof Fathur Rokhman diantaranya menyampaikan dua hal yakni kunci sukses peningkatan kualitas dan tradisi UNNES berprestasi.

Prof Fathur juga mengemukakan, UNNES sekarang sudah berubah menjadi institusi kependidikan dengan akreditasi unggul (A) untuk itu mari keunggulan itu dijaga supaya tetap unggul jangan sampai turun menjadi B lagi yakni dengan cara kebersamaan, integritas, dan kerja nyata.

Selain itu, untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu serta layanan lembaga, terdapat beberapa cara yakni mengimplementasikan konservasi dalam tridharma perguruan tinggi, percepatan studi mahasiswa, pengembangan sumber daya manusia dalam hal ini untuk Doktor dan Profesor, meningkatkan publikasi internasional, melampaui standar nasional, memberikan layanan prima dan mengambil keputusan berbasis data.


Penulis: Sihono Dibaca : 143 kali

Pusat Karier UNNES Ajak Mahasiswa Kenali dan Kembangkan Potensi Diri

Selasa, 23 Mei 2017 | 13:45 WIB


Pusat Karier UNNES Ajak Mahasiswa Kenali dan Kembangkan Potensi Diri

Dalam rangka mengembangkan potensi daya serap kerja mahasiswa, Pusat Karier dan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang (PKBK UNNES) menyelenggarakan Workshop Student Self Development, Selasa (23/5) di gedung Prof Satmoko, UNNES.

Workshop bertema “Cerdas Memahami Potensi Diri Menuju Pribadi yang Unggul dan Berkarakter” menghadirkan pembicara Ouys Alkharani MM MPsi dari Lembaga Psikologi Terapan Semarang. Kegiatan diikuti 200 mahasiswa UNNES dari berbagai jurusan.

Kepala Pusat Karier UNNES Dr H Eko Supraptono MPd menyampaikan, kegiatan ini bertujuan membuka wawasan serta mengelola bakat dan minat mahasiswa. Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan lifeskill mahasiswa agar dapat diterima oleh dunia kerja.

Ouys Alkharani, menjelasan mengenai pentingnya mengembangkan softskill dan potensi diri dari setiap individu untuk diterima di lapangan kerja. Ia menyatakan bahwa mahasiswa itu harus bukan hanya menjadi orang pintar, namun juga memiliki softskill dengan bersikap cerdas dan kritis pada hal – hal yang ia dapatkan.

Menurut Ouys Alkharani, pengembangan potensi diri dapat dilakukan dengan beberapa cara yakni memperjuangkan mimpi, mengenali kelebihan dan kekurangan, merencanakan karier, dan mulai menentukan parameter kesuksesan mereka. (Cesar magang Humas)


Penulis: Sihono Dibaca : 173 kali

Memasuki Ramadhan, UNNES Sesuaikan Jam Kerja

Selasa, 23 Mei 2017 | 10:15 WIB


Memasuki Ramadhan, UNNES Sesuaikan Jam Kerja

Memasuki bulan suci Ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 25 Mei 2017 mendatang, Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penyesuaian jam kerja dan kegiatan perkuliahan selama bulan Ramadhan.

“Hal tersebut bertujuan agar pelayanan yang diberikan UNNES kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik meskipun dalam kondisi berpuasa”, ujar Kepala Bagian Kepegawaian UNNES Mulyo Widodo MM, Selasa (23/5) di ruang kerjanya Kampus Sekaran Gunungpati.

Mulyo mengungkapkan, kebijakan ini berdasar pada surat Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan UNNES nomor 4967/UN37/KP/2017 tanggal 19 Mei 2017 tentang jam kerja bulan Ramadan di lingkungan UNNES.

Jam masuk kerja pegawai UNNES yang sebelumnya dimulai pukul 07.00, selama Ramadan diundur setengah jam menjadi pukul 07.30. “Demikian juga untuk pulang, yang semula pukul 16.00, dimajukan menjadi pukul 15.00, kecuali hari Jumat pulang pukul 12.00. Apel pagi dan senam kesehatan jasmani ditiadakan,” katanya.

Dengan diberlakukannya ketentuan tersebut, Mulyo berharap para pegawai tidak ada yang terlambat, pulang lebih cepat, apalagi membolos dengan alasan menjalankan ibadah puasa


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 645 kali

Dampingi Warga, Mahasiswa UNNES Lestarikan Tari Barongan

Selasa, 23 Mei 2017 | 7:44 WIB


Dampingi Warga, Mahasiswa UNNES Lestarikan Tari Barongan

Empat mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berinisiatif menggelar pelatihan tari barongan dan tari jaranan di Desa Seso, Kecamatan Jepon, Blora. Inisiatif itu mereka ambil agar dua jenis tarian rakyat itu bisa dikuasai oleh anak-anak muda sehingga bisa lestari.

Latihan digelar selama dua bulan, yaitu pada April hingga Mei 2017. Setelah proses latihan dijalankan mereka juga menyiapkan pentas bagi anak-anak tersebut. Pentas digelar pada Sabtu (20/5) di balai desa setempat.

Ketua tim, Rahmatika Rizqi Utami, menuturkan bahwa tari barongan dan jaranan di daerah tersebut mati suri. Di desa itu terdapat grup penari barongan, tetapi sudah lama tidak beraktivitas. Pelatihan yang diselenggarakannya diharapkan membuat ketertarikan masyarakat setempat terhadap tari barongan kembali tumbuh.

“Anak-anak Desa Seso Kecamatan Jepon menjadi mitra tim program ini. Mulai dari anak SD hingga SMP yang turut serta dalam kegiatan ini. Kegiatan dilakukan pada setiap hari Sabtu sore dan Minggu pagi,” kata Rahmatika.

Inisiatif ini diapresiasi oleh warga setempat, termasuk Kepala Desa Seso, Ngatmin. Menurutnya,  pelatihan ini akan berdampak positif karena dapat mengarahkan anak-anak di desa untuk terus melestarikan budaya.

Pementasan pada Sabtu malam tersebut berlangsung sukses. Warga antusias dengan pementasan ini. Seratusan warga berkumpul di halaman balai desa untuk menyaksikan pentas ini.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 111 kali

Dosen UNNES Berikan Guest Lecture di Dua Universitas Ternama di Tiongkok

Senin, 22 Mei 2017 | 11:04 WIB


Dosen UNNES Berikan Guest Lecture di Dua Universitas Ternama di Tiongkok

Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan guest lecture di Central China Normal University (CCNU) dan Huazhong Science and Technology (HUST) Wuhan, China (16-17 Mei 2017) yang lalu.

Mereka yakni Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas ST MT (Staf Ahli Rektor bidang Kerja Sama dan Internasionalisasi, yang juga dosen Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik) dan Farid Ahmadi SKom MKom PhD Jurusan PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Guest lecture yang pertama kedua dosen tersebut berbicara di depan seluruh mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Kegiatan guest lecture diikuti oleh hampir 50 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok Cabang Wuhan. Dengan topik menggapai kesuksesan dan bagaimana mendapatkan beasiswa dari seluruh penjuru dunia, para peserta guest lecture sangat antusias dan secara interaktif mereka banyak mendiskusikan berbagai hal terkait dengan beasiswa.

Hari berikutnya Dr Ratna melaksanakan guest lecturer di Huazhong Science and Technology (HUST) di hadapan para professor, peneliti, dan mahasiswa doktor/ master yang tergabung dalam grup riset “China-EU Institute for Clean and Renewable Energy (ICARE)” dengan topik “Advances in Biodiesel Production Using Reactive Distillation”.

Kegiatan guest lecture di HUST ini diselenggarakan oleh International Office di kampus tersebut. Melalui kegiatan guest lecture tersebut diharapkan UNNES semakin menguatkan tagline-nya menjadi universitas yang bereputasi di tingkat Internasional, khususnya dalam bidang riset dan akademik.

Selain memberikan guest lecture, kedua dosen tersebut juga mengunjungi laboratory school yang berafiliasi pada CCNU untuk melakukan observasi mengenai pembelajaran, fasilitas, manajemen, dan berbagai aspek penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di sekolah setingkat SD tersebut.

Observasi ini dilakukan untuk dapat memberikan gambaran mengenai komparasi Laboratory School di Indonesia dan di China dalam rangka pelaksanaan program revitalisasi LPTK.

Jajaki Kerja Sama
Kunjungan ke China juga dimaksudkan untuk melakukan penjajakan kerja sama di beberapa universitas ternama di Kota Wuhan China, yaitu di Central China Normal University (CCNU), Huazhong University of Science & Technology (HUST), dan Huazhong Agricultural University (HZAU).

Inisiasi kerja sama ini menghasilkan rencana implementasi kerja sama dalam bentuk program dual degree antara UNNES dengan CCNU, joint research dan program dual degree antara UNNES dengan HUST, student exchange dan joint research antara UNNES dengan HZAU.

Rencana kegiatan kerja sama ini akan dilanjutkan dengan penandatangan MoU dan pembahasan terperinci mengenai kesepakatan implementasi kerja sama yang akan dilaksanakan antara kedua belah pihak.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 374 kali

Awal Ramadan Rektor Imbau Warga UNNES Tingkatkan Ibadah

Senin, 22 Mei 2017 | 10:31 WIB


Awal Ramadan Rektor Imbau Warga UNNES Tingkatkan Ibadah

Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 1.012 kali

Mahasiswa Pamit untuk Lomba Macapat, Rektor: Tembang Sarat Pitutur

Senin, 22 Mei 2017 | 9:36 WIB


Mahasiswa Pamit untuk Lomba Macapat, Rektor: Tembang Sarat Pitutur

Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan maju pada Lomba Nembang Macapat Mahasiswa Tingkat Nasional di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Selasa (23/5/2017). Mereka berpamitan kepada Rektor dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan di Rektorat kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Senin.

Rektor Prof Fathur Rokhman mengatakan, tembang macapat memiliki nilai luhur yang mesti diketahui generasi muda. Sebagai karya sastra Jawa, tembang macapat menjadi sarana para pujangga untuk  menyampaikan nilai itu.

Rektor juga mengapresiasi sejumlah dosen UNNES yang hingga sekarang masih sering menyampaikan pitutur melalui tembang macapat. “Beberapa dosen sering mengirim pesan berisi tembang macapat yang sarat pesan-pesan kehidupan,” kata Prof Fathur.

Selain mendorong mahasiswa untuk mempraktikkan, Prof Fathur juga meminta mereka agar mengkaji, baik dalam bentuk jurnal ilmiah maupun skripsi yang akan dibuat, maupun mengembangkan macapat. Dengan cara itu, mahasiswa akan menjadi bagian dari pengembangan keilmuan.

Lomba diselenggarakan memperingati Dies Natalis ke-41 UNS. Pendamping Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Widodo, mengatakan tahun lalu mahasiswa UNNES yang mengikuti lomba macapat di UNS meraih lima piala untuk kategori putra dan putri. Ia mengatakan lomba akan diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Dari UNNES, mahasiswa yang bakal mengikuti berasal dari berbagai program studi yang bernaung di bawah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Panembrama yang dibimbing oleh Indrawan Nur Cahyono.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bambang Budi Raharjo, berharap delegasi menyuguhkan performa maksimal. Ia optimistis mereka bakal menyajikan yang terbaik. “Jaga nama baik diri dan universitas di hadapan peserta lain,” kata dia.


Penulis: Sihono Dibaca : 431 kali

Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Indonesia Bangkit di Era Digital

Senin, 22 Mei 2017 | 8:13 WIB


Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Indonesia Bangkit di Era Digital

Senin (22/5), Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan upacara gabungan tiga fakultas guna memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke 109 di lapangan Fakultas Ilmu Sosial. Upacara ini diikuti oleh pengelola, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa dari fakultas ilmu sosial, fakultas ekonomi dan fakultas hukum. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.

Pada kesempatan kali ini, Rektor membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Hari kebangkitan nasional 109 tahun yang lalu ditandai dengan berdirinya Budi Utomo. Pada saat itu seluruh informasi dan pemikiran masih dimanipulasi dan dikontrol dengan ketat oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Dengan berdirinya organisasi Budi Utomo, Indonesia bangkit menggugat untuk menyampaikan gagasan mengenai cikal bakal kemerdekaan.

Pada tahun 2017 ini, kebangkitan Indonesia harus bertransformasi menjadi kebangkitan digital. Saat ini jaya atau hancurnya sebuah negara dapat ditentukan oleh mampu atau tidaknya negara itu mengelola sumber daya teknologi informasi. Rektor menegaskan bahwa pidato Menkominfo kali ini memiliki nilai strategis pada peneguhan kesatuan NKRI dan kebangkitan bangsa Indonesia melalui transformasi digitalisasi.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 381 kali

Seminar Nasional Smartpen, Toni: LPDP Masih Jadi Incaran

Minggu, 21 Mei 2017 | 18:22 WIB


Seminar Nasional Smartpen, Toni: LPDP Masih Jadi Incaran

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Seminar Nasional Smartpen pada Sabtu (20/5) di Gedung Prof Retno Sriningsih LP2M UNNES.

“Hingga saat ini, Beasiswa LPDP masih menjadi beasiswa favorit bagi mahasiswa Indonesia”

Hal tersebutlah yang disampaikan oleh Toni Dwi S PhD saat memberikan paparan materi Seminar Nasional Smartpen.
Beasiswa LPDP lanjut Toni, merupakan beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan berada dibawah naungan Kementerian Keuangan.

LPDP memiliki fungsi untuk mengelola dana abadi pendidikan dengan tujuan menyiapkan pemimpin masa depan dan mendorong inovasi bagi Indonesia sejahtera.

“Saat ini, LPDP memiliki dana kelolaan mencapai Rp 22,5 triliun dan telah menyalurkan beasiswa kepada total sebanyak 16.293 orang, yang terdiri atas 8.404 penerima beasiswa dalam negeri dan 7.889 penerima beasiswa luar negeri” jelas Toni.

Ia menghimbau, untuk mendapatkan beasiswa LPDP membutuhkan perjuangan dan perencanaan yang matang. Hal utamanya adalah minat dan tekad, dibarengi doa dan usaha.

Selain Toni, kegiatan ini juga menghadirkan Dr Ian Yulianti SSi MEng. Ia menyampaikan terkait tips dan trik menjadi pemakalah dalam sebuah konferensi terutama International Conference.

Ketua Panitia Riko Hermanto melaporkan kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta.

“Seminar ini diharapkan dapat menambah kajian akademik mahasiswa, terutama tentang publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah merupakan usaha mahasiswa dalam melaksanakan salah satu tridharma perguruan tinggi yakni penelitian” tambah Riko.

Riko berharap akan lebih banyak mahasiswa yang berminat melakukan penelitian dan mempublikasikannya.

Kontributor: Rizky Ajie Aprilianto

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 278 kali

Hari Kebangkitan Nasional, Mahasiswa UNNES Juara Umum POM Rayon I

Minggu, 21 Mei 2017 | 16:02 WIB


Hari Kebangkitan Nasional, Mahasiswa UNNES Juara Umum POM  Rayon I

POM Rayon I Jawa Tengah (Jateng) telah usai, penutupan dilakukan di Universitas Ngudi Waluyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (20/5). Pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Rayon I Jateng yang dilaksanakan pada 10-20 Mei.

Acara yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional menggelorakan semangat mahasiswa untuk terus berprestasi dan tetap menjaga NKRI. Hal itu di sampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Bambang BR.

Ini adalah bukti bahwa mahasiswa UNNES terus berprestasi di tahun reputasi ini, dengan menyandang juara umum di POM Rayon I dengan perolehan medali sebanyak 34 dari 11 cabor.

Ia menambahkan, juara 1,dan 2 POM Rayon I ini nantinya akan mewakili Jateng pada POMNAS di Makasar mendatang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 221 kali

UGM Juarai Debat Politik Tingkat Mahasiswa Nasional di UNNES

Sabtu, 20 Mei 2017 | 23:44 WIB


UGM Juarai Debat Politik Tingkat Mahasiswa Nasional di UNNES

Universitas Gadjah Mada (UGM) menjuarai Debat Politik Mahasiswa tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKN) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Disusul juara II oleh Universitas Udayana Bali. Masing-masing juara memperoleh plakat penghargaan dan uang pembinaan, Sabtu (20/5) di gedung Prof Satmoko Laboratorium LPTK Terpadu. Dalam kompetisi ini juga menganugerahkan best essay kepada tim dari UGM dan best speaker kepada Defila Priana Falarima dari UGM.

Kompetisi diikuti oleh 16 tim dari 14 Universitas. Mereka adalah Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta), Universitas Negeri Surabaya (Surabaya), Universitas Negeri Semarang (Semarang), Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin), Universitas Indonesia (Depok), dan Universitas Pattimura (Ambon).

Kemudian Universitas Padjajaran (Bandung), Universitas Sumatera Utara (Medan), Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta), Universitas Syah Kuala (Banda Aceh), Universitas Udayana (Bali), Universitas Jember (Jember), Universitas Panca Sakti (Tegal), dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (Yogyakarta).

Mosi yang diusung dalam babak final adalah tugas pokok dan fungsi KPK di Indonesia. Perdebatan menjadi sangat menarik karena menggunakan sistem debat Asian Parliamentary. Sistem ini memberikan kesempatan kepada tim lawan untuk melakukan interupsi ketika argumentasi sedang dilakukan.

Salah seorang Juri Debat Erisandi Arditama SIP MA menjelaskan, sebagai kaum akademisi kita harus memiliki bekal yang cukup yakni data, teori, dan konsep.

Stand Out nya itu dari data, teori, dan konsep. Itu penting terutama dalam kompetisi debat ilmiah semacam ini” jelas Sandi.

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Drs Ngabiyanto MSi mengapresiasi kegiatan ini.
Menurut Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan ini, debat merupakan bagian dari pengembangan penalaran mahasiswa. Kompetisi debat semacam ini akan melatih kemampuan berpikir kritis, membangun argumen, dan menghargai lawan debat.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 514 kali

Tumbuhkan Motivasi Mahasiswa, FT UNNES Gelar Seminar Nasional Teknologi Kreatif

Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:48 WIB


Tumbuhkan Motivasi Mahasiswa, FT UNNES Gelar Seminar Nasional Teknologi Kreatif

Populasi generasi muda yang berlebih, harus diikuti dengan SDM yang dimilikinya. Karena itulah, Seminar Nasional yang diadakan di UNNES pada Sabtu (20/05/2017) bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan motivasi mahasiswa Fakultas Teknik untuk dapat berkreasi dan berinovasi. Seminar yang bertajuk “Kreatif dalam Teknologi, Bersama Membangun Indonesia Mandiri” menghadirkan tiga pembicara hebat pada bidangnya masing-masing yaitu Ilham A. Habibie yang merupakan Presiden Direktur PT. LITHABI REKATAMA, Malik Khidir CEO Stechoq Robotika, dan Razi Thalib yang merupakan CEO dan founder dari setipe.com.

Ilham A. Habibie menyampaikan mengenai projek pesawat R-80 yang merupakan lanjutan dari projek pesawat N2-50 sebelumnya. Pria kelahiran 16 Mei 1963 itu memaparkan bahwa pesawat R-80 yang akan diselesaikan pada tahun 2019 merupakan pesawat buatan Indonesia mulai dari bentuk dan fungsinya, walaupun mesin masih membutuhkan bantuan dari luar negeri seperti Canada dan Rusia. Kebanggaan seharusnya belumlah cukup, SDM di Indonesia harus bisa berpartisipasi dalam kemajuan teknologi. Pak Ilham berharap dapat menginspirasi dan menginisiasi generasi muda khususya mahasiswa untuk berfikir kreatif dan inovatif dalam bidang energi dan teknologi.

Malik Khodir yang merupakan inisiator dari pembuatan robot kapal selam menyampaikan lima hal pokok untuk dapat meraih keberhasilan yaitu niat, gerak, kolaborasi, sampaikan karyamu pada dunia dan yang terakhir adalah berjamaah dalam berkarya. Malik berpesan kepada mahasiswa untuk percaya dengan potensi yang ada pada diri sendiri karena mulai dari sanalah berbagai inovasi dan kreasi akan muncul.

Seminar Nasional ini juga merupakan penutupan dari rangkaian acara pada Gelar Teknik Terpadu tahun 2017. Ahmad Wildan selaku ketua panitia berharap semoga mahasiswa dapat termotivasi dengan adanya seminar nasional ini guna menuju pada Indonesia yang maju dibidang teknologi dan ekonomi. (Ryan, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 187 kali

Rayakan Dies Natalis ke-11, Fakultas Ekonomi Siap Dukung Visi UNNES

Sabtu, 20 Mei 2017 | 8:50 WIB


Rayakan Dies Natalis ke-11, Fakultas Ekonomi Siap Dukung Visi UNNES

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) merayakan puncak Dies Natalis of Economics (Dinamics) ke-11 pada Jumat malam (19/5) di lapangan belakang gedung L Fakultas Ekonomi.

Menjadi bagian dari Universitas Negeri Semarang, Fakultas Ekonomi siap mendukung visi UNNES untuk menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi Drs Kusmuriyanto MSi menjelaskan, Fakultas Ekonomi siap mendukung dan menjadi garda terdepan mendorong UNNES meraih visi dan misinya.

Ia berharap, Dies Natalis kali ini merupakan langkah lanjutan untuk mewujudkan Fakultas Ekonomi yang brilian dengan berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

“Dies Natalis kali ini, kita kemas dalam berbagai bentuk kegiatan. Ada kegiatan ilmiah, olahraga, kewirausahaan dan prestasi. Kegiatan semacam inilah yang diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan membentuk karakter warga UNNES” tambahnya.

Ketua Panitia Waras Danar Rizky melaporkan rangkaian kegiatan Dinamics tahun ini mengambil tema “Economics in Outer Space” dengan tujuan agar mahasiswa Fakultas Ekonomi dapat terus mengembangkan diri dan keluar dari zona atau ruang nyaman.

“Ada sebelas kegiatan yang menjadi rangkaian Dinamics tahun ini, seperti Grand Opening, Kompetisi Perebutan Piala Dekan, Seminar Nasional, Workshop Media, Ekspo, Voice of Economics, dan lain sebagainya” jelas Danar.

Kepanitiaan merupakan gabungan dari Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Badan Semi Otonom (BSO). Masing-masing LK dan BSO memegang tanggungjawab terhadap satu kegiatan dengan tetap berkoordinasi dengan panitia lainnya.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 165 kali

Rektor UNNES/Ketua BKS: Perguruan Tinggi Kompak Jaga NKRI

Jumat, 19 Mei 2017 | 17:14 WIB


Rektor UNNES/Ketua BKS: Perguruan Tinggi Kompak Jaga NKRI

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak pimpinan perguruan tinggi negeri lain agar segera menyiapkan program untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ajakan itu disampaikan Prof Fathur dalam pertemuan Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Perguruan Tinggi Negeri – Kopertis Jawa Tengah dan DIY dalam pertemuan BKS di Magelang, Jumat (19/5).

Selain mewakili UNNES, Prof Fathur adalah Ketua BKS PTN-Kopertis Jawa Tengah dan DIY.

Menurut Prof Fathur, ada gerakan radikal yang menjadikan mahasiswa sebagai kader. Dalam ukuran tertentu, gerakan itu dikhawatirkan dapat merongrong NKRI. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antarperguruan tinggi yang lebih kompak.

Rektor UPN Veteran Yogyakarta menyambut baik usulan tersebut. Pihaknya mengaku siap menjadi pelopor gerakan bela negara dengan mengimplementasikannya dalam tri dharma perguruan tinggi. Ia juga mengapresiasi UNNES yang telah mengambil sejumlah inisiatif menjalankan program bela negara.

Pertemuan BKS diikuti oleh 25 pimpinan perguruan tinggi negeri dan 2 Koordinator Kopertis di dua provinsi tersebut.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 224 kali

Peringatan Hari Buku: UPT Perpustakaan Adakan Bedah Buku Dan Temu Novelis

Jumat, 19 Mei 2017 | 16:49 WIB


Peringatan Hari Buku: UPT Perpustakaan Adakan Bedah Buku Dan Temu Novelis

Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan bedah novel Setengah Cahaya Surga karya Aguk Irawan NM, seorang novelis dari Yogyakarta, di gedung perpustakaan pusat UNNES, Jumat (19/5).

Dalam kegiatan tersebut, Aguk juga menyampaikan kiat-kiat untuk menulis. “Untuk menulis, membaca sangatlah penting. Kebanggan menulis bukan karena karyanya yang terjual, tetapi bisa membuat orang terinspirasi”, jelasnya.
Ketua Panitia Retma Inayati SS menyampaikan secara khusus tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kecintaan pemustaka, khususnya mahasiswa UNNES terhadap hasil karya sastra.

Selain itu, meningkatkan kesadaran pentingnya budaya membaca melalui novel di kalangan pemustaka baik mahasiswa, dosen, maupun karyawan UNNES.
Salah satu peserta, Dwi Ayu Susilowati, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan setiap tahun guna menambah wawasan mengenai dunia sastra.

Kepala UPT Perpustakaan UNNES, Moh Yasir Alimi Sag Ma PhD sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi peserta yang hadir. (Pramesti Ariandani, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 166 kali

Pascarsarjana UNNES Syukuran Dies Natalis ke-20

Jumat, 19 Mei 2017 | 12:15 WIB


Pascarsarjana UNNES Syukuran Dies Natalis ke-20

Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan syukuran hari jadi ke-20, Jumat (19/5) di kampus Kelud Pascasarjana UNNES. Syukuran tersebut dihadiri oleh Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman Mhum, berserta jajaran Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana Prof Achmad Slamet Msi, pimpinan UNNES dan tenaga kependidikan di lingkungan Pascasarjana.

Syukuran diawali senam pagi oleh segenap tamu undangan dan dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Rektor Unnes dan Direktur Pascasarajan Unnes.

Direktur Pascasarjana Unnes mengungkapkan rasa syukurnya atas hari jadi Pascasarjana Unnes ke-20. Pasacasarjana Unnes pertama kali didirikan pada tahun 1997 yang berlokasi di kampus Bendan Ngisor, dan pada Februari 2017 lalu resmi berpindah ke gedung baru di kampus Kelud Utara III.
“Saya memohon restu agar Pascasarjana dapat meningkatkan reputasi internasional melalui publikasi jurnal Internasional,” katanya.

Rektor Unnes turut menyampaikan rasa syukur karena menjadi bagian dari warga Pascasarjana. Ia berharap, Pascasarjana dapat meningkatkan kinerjanya sehingga menjadi Pascasarjana yang berwawasan konservasi dan bereputasi Internasional. “Peningkatan tersebut sudah terlihat di bidang akademik, diantaranya mewajibkan mahasiswa untuk publikasi di jurnal nasional maupun Internasional, bertambahnya program studi yang mengantongi akreditasi A,” katanya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 165 kali

Dua Dosen MIPA UNNES Presentasi di Kuching, Sarawak Malaysia

Jumat, 19 Mei 2017 | 10:33 WIB


Dua Dosen MIPA UNNES Presentasi di Kuching, Sarawak Malaysia

Dua dosen Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Margareta Rahayuningsih MSi dan Ir Nur Rahayu Utami menjadi salah satu delegasi Indonesia sebagai pemakalah oral dalam Konferensi Internasional Hornbill (IHC) ke 7 tahun 2017 di Kuching Sarawak, Malaysia.

Satu lagi pemakalah poster atas nama Jamaludin Dahlan (alumni Biologi UNNES) yang saat ini masih menjadi asisten Kriya Tulang Daun di Lab Biologi tetapi Jamaludin berhalangan hadir karena bersamaan dengan tugas sebagai enumerator Rikhus Vektora 2017 dan diwakili langsung oleh Dr Margareta Rahayuningsih sebagai co author pemakalah poster. Konferensi diselenggarakan selama 3 hari (16-18 Mei), dengan mengambil tema Hornbills: Fly Free, Fly High.

Hornbill di Indonesia disebut juga dengan kelompok burung rangkong, julang, atau enggang. Konferensi ini mewadahi forum diskusi pertemuan ilmiah khususnya Hornbill bagi para akademisi, peneliti, mahasiswa, NGO, perusahaan, kementrian terkait, konservasionis, dan pemerhati Hornbill.

Topik yang dipresentasikan berkaitan dengan biologi, ekologi, habitat, konservasi, status, dan ancaman Hornbill di seluruh dunia.

Peserta Konferensi berasal dari 14 negara dengan jumlah total peserta sebanyak 350 orang. Sebanyak 36 judul paper dipresentasikan oral dan 20 paper poster. Dalam kesempatan ini delegasi Indonesia diwakili 7 orang yaitu Dr Nurul Winarni (UI), Dr Margareta Rahayuningsih dan Ir Nur Rahayu Utami MSi (UNNES), Juralis MSi (Universitas Bengkulu), Fernando Dharma SSi (Universitas Andalas), Gilang Fajar Ramadhan (PT Astra Agro Lestari Oil Palm Company), dan Feri S (Burung Indonesia).


Penulis: Sihono Dibaca : 183 kali

Empat Mahasiswa Libya Lulus S2 Bahasa Inggris UNNES

Jumat, 19 Mei 2017 | 9:52 WIB


Empat Mahasiswa Libya Lulus S2 Bahasa Inggris UNNES

Empat mahasiswa asal Libya baru saja menyelesaikan pendidikan S2 Bahasa Inggris di Universitas Negeri Semarang (UNNES).  Mereka lulus setelah menempuh kuliah selama empat semester.

Selain lulus dengan durasi kuliah yang realtif singkat, keempat mahasiswa dapat meraih indeks prestasi yang baik. Abdulghani Mohamed Emran Adalah (3,56), Abdelbaset Mohamed Wajej (3,56), Abdussalam Ahadi A Sweba (3,47), dan Ali Mohamed Ali Astinaiba (3,64).

Keempat mahasiswa asal Libya itu memilih belajar bahasa Inggris ke UNNES karena mendapat rekomendasi dari sejumlah seniornya.

Sebelumnya, ada sejumlah mahasiswa Libya yang menyelesaikan kuliah di Unnes. Alumni tersebut merekomendasikan UNNES kepada siswa lainnya.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 215 kali

Teguhkan Nilai Konservasi, Mahasiswa Ilmu Sejarah Adakan Seminar Konservasi Kesejarahan

Jumat, 19 Mei 2017 | 9:45 WIB


Teguhkan Nilai Konservasi, Mahasiswa Ilmu Sejarah Adakan Seminar Konservasi Kesejarahan

Mahasiswa Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2014 mengadakan kegiatan Seminar Konservasi Kesejarahan, Kamis (18/5). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Eks Kawedanan Parakan dengan mengambil tema “Romantisme Stasiun Parakan dan Pledoi Cagar Budaya”.

Kegiatan seminar tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan dosen Universitas Negeri Semarang, masyarakat Parakan, siswa-siswi SMA/sederajat se-Parakan, Komunitas Nata Para’an Luwes, dan Komunitas Kota Toea Magelang.

Acara diisi dengan diskusi mengenai sejarah Stasiun Parakan dengan pemateri Ir Sutrisno Murtiyoso MT dari Universitas Taruma Negara dan Ir Widya Wijayati MPH MURP dari Tim Ahli Cagar Budaya Kota Semarang.

Selain itu, materi juga disampaikan oleh Didik Nuryanta dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Temanggung, dan Arifah Wahyuning Tyas sebagai penyaji mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang.

Syaiful Amin SPd MPd selaku pemibimbing mata kuliah Konservasi Kesejarahan menyampaikan Seminar Konservasi Kesejarahan merupakan bagian tugas akhir dari mata kuliah Konservasi Kesejarahan. Dalam mata kuliah ini mahasiswa ditugaskan untuk mengkaji dan mengadvokasi bangunan bersejarah atau bangunan cagar budaya yang kondisinya sudah tidak terawat.

Didik Nuryanta, perwakilan dari Disbudpar Kabupaten Temanggung menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Temanggung menyambut baik acara ini. “kami menyambut baik kegiatan ini, silakan beri masukan kepada kami untuk kemajuan Temanggung”, imbuhnya.

Kontributor : Angga Novian Pratama (Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 199 kali

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tambah Doktor

Jumat, 19 Mei 2017 | 9:03 WIB


Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tambah Doktor

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) menambah jumlah dosen berkualifikasi doktor setelah Dr Wagiran dinyatakan lulus ujian terbuka pada Kamis (18/5).

Dr Wagiran berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Sistem Evaluasi Komprehensi Hasil Belajar Bahasa Indonesi di SMP” di depan promotor Prof Dr Dandan Supratman, kopromotor Prof Dr Fathur Rokhman, dan penguji Prof Dr Rustono.

Kelulusan ahli evaluasi pembelajaran ini diharapkan semakin memperkuat Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) unggul.

Secara terpisah, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman mengungkapkan bahwa kualifikasi pendidikan dosen adalah salah satu perhatiannya. Sebab, kualitas dosen memiliki dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran.

Pihaknya menargetkan, pada akhir 2018 minimal 25 persen dosen UNNES telah berkualifikasi doktor. Oleh karena itu, ia mendorong dosen yang sedang tugas belajar S3 segera menyelesaikan pendidikannya. Adapun dosen yang berpendidikan S2 diharapkan segera melanjutkan ke jenjang doktor.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 184 kali

Siswa-Siswi Labschool UNNES Dilatih Jadi Dokter Gigi Kecil

Jumat, 19 Mei 2017 | 8:44 WIB


Siswa-Siswi Labschool UNNES Dilatih Jadi Dokter Gigi Kecil

Siswa-siswi Labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) pelatihan menjadi dokter gigi kecil bekerjasama dengan dokter gigi dan mahasiswa kedokteran gigi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) selama dua hari, Selasa dan Rabu (16-17/5) di Sekolah Labschool UNNES Jalan Menoreh Tengah X No. 4, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang Jawa Tengah.

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang sudah terjalin antara Labschool UNNES dengan Unimus. Kerjasama tersebut antara lain rekam medis tahunan kesehatan gigi, pembentukan dokter gigi kecil, parenting, bakti sosial, dan penanaman tanaman obat herbal untuk kesehatan gigi.

Menurut Prigel, Mahasiswa FKG Unimus, pelatihan dokter gigi kecil ini merupakan bentuk implementasi secara langsung ke masyarakat. Pembelajaran Unit Kegiatan Gigi Sekolah yang merupakan upaya promotif dan preventif terhadap peningkatan kesehatan gigi dan mulut untuk anak-anak usia sekolah dasar.

Pelatihan ini diikuti 24 anak terdiri atas siswa siswi kelas 3 dan 4 yang sebelumnya telah mengikuti proses seleksi. Saat pelatihan mereka dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok 6 siswa dan setiap kelompok didampingi 1 guru, 1 dokter gigi, dan 6 mahasiswa.

Para siswa diajak menonton video tentang kesehatan, mengenal anatomi gigi, cara menggosok gigi yang benar, makanan yang baik untuk kesehatan gigi, dan menanam tanaman obat herbal untuk sakit gigi.

Anak-anak nampak sangat antusias, karena selama proses pelatihan, mereka diajak untuk menonton video serta diberikan hadiah bagi yang aktif menjawab pertanyaan.

“Aku senang dapat belajar menggosok gigi yang benar, menanam tanaman toga, dan dapat hadiah juga,” tutur Aila siswi kelas 3.

Drg Grandis berharap siswa siswi yang dilatih ini bisa menjadi dokter gigi kecil, yang nantinya dapat bermanfaat bagi teman-temannya menjelaskan tentang bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut.


Penulis: Sihono Dibaca : 147 kali

Kuatkan Reputasi, Tokoh Senior Apresiasi Pencapaian Prestasi UNNES

Kamis, 18 Mei 2017 | 20:57 WIB


Kuatkan Reputasi, Tokoh Senior Apresiasi Pencapaian Prestasi UNNES

Sejumlah tokoh senior menyampaikan gagasan dan penguatan agar Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus maju  menjadi salah satu universitas terbaik di Indonesia. Mereka berharap, berbagai prestasi yang sudah diraih UNNES dijadikan modal meningkatkan lembaga menjadi universitas bereputasi internasional.

Beberapa tokoh yang hadir adalah mantan rektor Prof Dr Rasdi Ekosiswoyo dan Prof Dr Ari Tri Soegito. Dua tokoh senior lain yang hadir adalah Prof Mursid Saleh dan Prof Edi Astini, keduanya adalah profesor emeretis dari Jurusan Bahasa Inggris dan Jurusan Bahasa Asing. Selain itu, rapat koodinasi juga diikuti ketua dan anggota senat.

Prof Rasdi Ekosiswoyo mengapresiasi kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen UNNES yang semakin unggul. Hal itu ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah dosen berkualifikasi doktor.

Menurutnya, dosen harus memiliki keunggulan keilmuan. Hal itu sangat penting karena berimplikasi langsung terhadap kualitas pembelajaran.

Sejak menjadi Rektor, Prof Rasdi mendorong setiap dosen mengembangkan keilmuan dengan melanjutkan pendidikan. Upaya demikian terus dilakukan hingga saat ini

Kepemimpinan Transformatif

Sementara itu, Prof Dr AT Soegito berharap pimpinan Unnes menjadi pemimin transformatif. Salah satu sifat kepemimpinan transformasi adalah adanya pembaruan. Selain itu, kepemimpinan transformatif mengutamakan prestasi.

Pria yang akrab disapa Prof AT ini mengaku senang melihat perkembangan UNNES selama ini. Sebagai salah satu tokoh yang turut mengubah IKIP Semarang menjadi universitas, ia melihat perkembangan ini UNNES saat ini sangat menggembirakan hatinya.

Akreditasi A sebagai Modal

Rektor Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, pihaknya menargetkan pada 2018 minimal 25 persen dosen UNNES berkualifikasi doktor. Selain itu, ia akan menjadikan akreditasi A yang telah diraih UNNES sebagai awal mengembangkan lembaga menjadi lebih hebat.

Oleh karena itu, ia berharap setiap civitas academica terus merapatkan barisan melaksanakan tugas masing-masing.

Sebagai catatan, dalam data.unnes.ac.id tercatat sebanyak 242 dosen telah berkualifikasi doktor. Sementara itu, puluhan dosen lainnya kini sedang menyelesaikan tugas belajar menempuh pendidikan doktor, baik di dalam maupun di luar negeri.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 358 kali

Gelar Karya Mahasiswa, Ketika Imajinasi Membuahkan Inovasi

Kamis, 18 Mei 2017 | 14:22 WIB


Gelar Karya Mahasiswa, Ketika Imajinasi Membuahkan Inovasi

Ada banyak event bagus yang diselenggarakan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), baik di bidang seni, ilmiah, maupun olahraga. Dari sekian banyak itu, Gelar Karya adalah salah satunya.

Gelar Karya adalah acara tahunan yang digelar mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT).

Melalui acara ini, mahasiwa Tata Busana, Tata Kecantikan, dan Tata Boga memamerkan kreasinya masing-masing. Tahun ini, tema Gelar Karya adalah Kreasi Hitam Putih.

Salah satu yang membuat event ini patut mendapat perhatian adalah kreativitas mahasiswa benar-benar tampak. Karya busana, kecantikan, dan boga menunjukkan kebaruan yang kerap kali di luar dugaan.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menyebut, bahwa Gelar Karya adalah bukti bahwa imajinasi bisa membuahkan inovasi.

Menurutnya, perkuliahan yang ditempuh mahasiswa PKK tidak hanya membuat mereka terampil secara teknis, tetapi berkembang kepekaan estetisnya. Dari  imajinasi itulah kerap lahir produk-produk yang baru.

Jika kondisi demikian terus dikembangkan, kata Rektor, kreativitas mahasiswa PKK akan berkembang menjadi prestasi yang membanggakan. Bukan hal yang sulit jika kreasi itu mengantarkan mereka ke industri fesyen, kecantikan, dna kuliner yang lebih menjanjikan.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 437 kali

Lomba Guru Unggul Inovatif, Cara Unnes Tingkatkan Kualitas Guru

Kamis, 18 Mei 2017 | 12:11 WIB


Lomba Guru Unggul Inovatif, Cara Unnes Tingkatkan Kualitas Guru

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Lomba Guru Unggul Inovatif Tingkat SMA/MA Se-Jawa Tengah. Kegiatan digelar di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES, Kamis (18/5).

Dari 122 pendaftar, ada 5 finalis yang hadir untuk mempertunjukan kemampuan mengajarnya pada babak final. Mereka adalah Bayu Wijanarko (SMA Science Baitul Quran Sragen), Niansari Susapto Putri (SMA N 1 Karangkobar Banjarnegara), Upik Hastuti (SMA 2 Purbalingga), Wiranto (SMA 1 Wonosegoro), Wiyanto (SMA Karangturi Semarang)

Wakil Rektor bidang Akademik Prof Rustono MHum mengatakan, lomba itu merupakan bagian dari usaha Unnes menjaga dan meningkatkan kulitas guru. Ia bersyukur karena kegiatan ini mendapat tanggapan positif. Ia berharap sang juara bisa menjadi inspirasi untuk para guru, karena seorang guru harus hebat untuk dapat menciptakan murid yang hebat

Sementara itu, Ketua LP3 Dr Abdurrahman MPd menyampaikan LP3 menyadari bahwa guru merupakan komponen penting yang harus diperhatikan. Ia mengatakan, salah satu upaya untuk memacu peningkatan kualitas adalah penyelenggaran ajang lomba guru.

Abdurrahman menambahkan, melalui kegiatan kompetitif ini, LP3 berharap mendapatkan sosok guru unggul dan inovatif yang layak menjadi teladan bagi mahasiswa prodi kependidikan, alumni dan sesama guru.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 217 kali

KSR PMI UNNES Toreh Prestasi Dalam Berbagai Lomba di Yogya

Kamis, 18 Mei 2017 | 10:51 WIB


KSR PMI UNNES Toreh Prestasi Dalam Berbagai Lomba di Yogya

Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai lomba pada Invitasi Keterampilan Relawan Antar KSR PMI se-Jawa tahun 2017, Minggu, (14/5) di Lantai 3 Aula Gedung Student Center Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

KSR PMI UNNES yang menurunkan dua tim, yaitu tim A yang beranggotakan Ana Ariani (Akuntansi/ 2014), Suparno (Teknik Mesin/2015), Ayu Dwi Haryati (IKM/2015) dan Putri Miladia Ishlahia Rosyid (IPA terpadu/2016), dan Tim B Salbiah (Akuntansi/2014), Musaropah (Teknik Elektro/2014), Afif Sa’roni (IKM/2015) dan Maulana Farhan Najib (Ilmu Komputer/2015), berhasil meraih Juara I dan III Lomba pertolongan pertama, Juara I dan II Lomba Pemetaan, dan Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah.

Kegiatan yang diiniasi UNY ini, diikuti 16 tim KSR diantaranya KSR PMI UNNES tim A dan tim B, PGSD UNNES UPP Tegal, FKM Undip, UM tim A dan tim B, UNAIR tim A dan tim B, UTIDAR, KSR PMI Markas Surakarta, UNY tim A dan tim B, UPN tim A dan tim B, Universitas Sanata Dharma, dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Komandan KSR PMI Unit UNNES, Syafrudi berharap, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi lebih kepada UNNES, universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional ini.

“Mereka yang berprestasi adalah mereka yang melakukan lebih. Lebih dalam doa, maupun dalam usaha. Semangat Berprestasi!!, ujarnya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 223 kali

Asesor BAN PT Lakukan Asesmen Prodi Sastra Perancis UNNES

Kamis, 18 Mei 2017 | 10:13 WIB


Asesor BAN PT Lakukan Asesmen Prodi Sastra Perancis UNNES

Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) datang ke Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka melaksanakan asesmen lapangan pada Program Studi (Prodi) Sarjana (S1) Sastra Perancis Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

Mereka yakni Dr Roswita MHum Tobing Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr Yuliarti Mutiarsih MPd dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono didampingi Dekan FBS Prof Agus Nuryatin dan pejabat terkait.

Prof Rustono menyampaikan selamat datang di UNNES, Semoga kedatangan Tim Asesor untuk visitasi FBS ini membawa berkah bagi UNNES.

Dr Roswita MHum Tobing menyampaikan kami utusan dari BAN PT bertugas melakukan verifikasi data faktual dari borang yang sudah dikirim. Kami hanya ingin mendapatkan keterangan yang lebih jelas di lapangan. Jika ada hal-hal yang sudah baik, kami akan mendorong untuk ditingkatkan. Akan tetapi, jika ada yang kurang, kami akan luruskan sehingga ke depan menjadi lebih baik.


Penulis: Sihono Dibaca : 205 kali

Mahasiswa Asal Vietnam: Saya Bangga Kuliah di UNNES

Kamis, 18 Mei 2017 | 8:02 WIB


Mahasiswa Asal Vietnam: Saya Bangga Kuliah di UNNES

Ialah Tran Le Minh Thao bersama sembilan orang lainnya yang mengikuti pelepasan mahasiswa asing program beasiswa Darmasiswa tahun 2016 pada Rabu malam (17/5) di Kampung Laut, Semarang.

Tran merasa bangga dapat menimba ilmu di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Ia merasa mendapatkan banyak hal di UNNES, mulai dari akademik hingga teman baru.

“UNNES itu ramah, saya bangga bisa menimba ilmu disini. Saya menjadi punya banyak teman baru di Indonesia” ucap Tran.

Selain Tran Le Minh Thao (Vietnam), terdapat sembilan mahasiswa lain yakni Keisuke Yoshizaki (Jepang), Daniela Ficova (Slovakia), Johanna Ernst (Jerman), Ankita Chakraborty (India), Choi Jihye (Korea Selatan), Lee Joeseb (Korea Selatan), Ramiadrarinirin A Riantoa (Madagaskar), Randrianirina Linjo (Madagaskar), dan Tanjonirina Hasina Jhonny (Madagaskar).

Koordinator Program Darmasiswa UNNES Yusro Edy Nugroho MHum menjelaskan di tahun 2016, UNNES menerima mahasiswa asing program beasiswa Darmasiswa dari pemerintah Republik Indonesia sejumlah sepuluh mahasiswa.

“Mereka telah megikuti perkuliahan di UNNES selama satu tahun (2 semester) dan belajar tentang bahasa dan budaya Indonesia. Diantaranya membatik, menari, melukis, cara menabuh gamelan, dan menyanyi keroncong. Di UNNES mereka tidak hanya sekadar tahu tentang budaya tetapi mereka akan belajar melakukan langsung” jelas Yusro.

Turut hadir, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno MSi PhD dan Kepala International Office Intan Permata Hapsari SPd MPd.

Setelah menyelesaikan kurikulum pendidikan pada Mei 2017, direncanakan kesepuluh mahasiswa tersebut akan berkeliling Indonesia dan mengunjungi beberapa destinasi wisata.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 843 kali

UNNES Akan Gelar Tes Uji Coba Seleksi Mandiri 2017

Rabu, 17 Mei 2017 | 15:19 WIB


UNNES Akan Gelar Tes Uji Coba Seleksi Mandiri 2017

“PENGUMUMAN KEPADA SELURUH PESERTA TEST UJI COBA SELEKSI MANDIRI UNNES, YANG PELAKSANAAN PADA AWALNYA AKAN DILAKUKAN TANGGAL 10 JUNI 2017, AKAN DIUNDUR MENJADI TANGGAL 17 JUNI 2017. SEHUBUNGAN HAL DIATAS KAMI SELURUH PANITIA MOHON MAAF BENGAN ADANYA PERUBAHAN JADWAL.”

UPT Pusat Humas Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan uji coba tes Seleksi Mandiri UNNES, Sabtu 17 Juni 2017, di Gedung Auditorium Prof Wuryanto UNNES, Kampus Sekaran, Semarang. Pendaftaran DIPERPANJANG hingga 16 Juni 2017.

Kepala UPT Pusat Humas UNNES Hendi Pratama mengatakan kegiatan ini terbuka untuk siswa SMA/sederajat yang bakal meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi. Mereka yang lulus pada 2015 pun bisa mengikuti tes, seperti disyaratkan dalam pendaftaran SBMPTN. Tiap peserta tes uji coba dikenakan biaya sebesar Rp 60 ribu. “Uji coba ini menjadi ajang menyiapkan diri sebelum menghadapi Seleksi Mandiri UNNES,” kata Hendi, di kampus Sekaran, Gunungpati, Rabu (17/5).

Secara teknis, tes akan dilakukan dengan cara paper based testing, yaitu tes tertulis dengan mengisi lembar jawaban. Untuk kelengkapan mengerjakan tes, peserta diimbau untuk membawa pensil 2B, penghapus, dan alas. Adapun hasil tes uji coba ini akan diumumkan lima jam setelah tes selesai dilaksanakan, pada laman unnes.ac.id.

Peserta bisa mendaftar dengan cara mengunduh formulir pendaftaran dan mengkorfirmasi melalui telepon ke UPT Pusat Humas UNNES, kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang. Peserta bisa mendaftar secara individu maupun kolektif.

Sebagai informasi, pendaftaran online Pendaftaran Seleksi Mandiri UNNES dibuka mulai 10 Mei 2017 – 21 Juni 2017. Tes tertulis akan dilaksanakan 9 Juli 2017.

Informasi lebih lanjut silahkan telepon ke UPT Humas UNNES di 024.8508093 atau 082242749470 Cesar (jam kerja).

Untuk formulir pendaftaran silahkan klik disini


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 6.247 kali

Jurusan Bahasa Jawa UNNES dan UI Matangkan Draf UKBJ

Rabu, 17 Mei 2017 | 14:18 WIB


Jurusan Bahasa Jawa UNNES dan UI Matangkan Draf UKBJ

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang (UNNES) tengah mematangkan draf Uji Kompetensi Bahasa Jawa (UKBJ) bersama Prodi Sastra Jawa Universitas Indonesia (UI). Pertemuan awal kedua pihak dalam bentuk diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk membahas UKBJ dilakukan di kampus UI, Depok, Rabu, 17 Mei 2017.

Diskusi membahas sejumlah hal yang kemudian menjadi poin penting dalam merealisasikan UKBJ. Ketua Prodi Sastra Jawa UI, Dwi Puspitorini, mengatakan tahun ini prodinya memadatkan perkuliahan dari enam semester menjadi empat semester. “Selama empat semester diharapkan sudah terukur kemahiran berbahasa dalam berbagai aspek pada tingkat tertentu.  Jika bahasa Inggris punya TOEFL, maka sudah waktunya bahasa Jawa juga memiliki model tes yang sepadan,” kata dia.

Dari Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES, hadir antara lain Ermi Dyah Kurnia (Ketua Prodi Sastra Jawa), Ucik Fuadhiyah (sekretaris jurusan), Hardyanto, Yusro Edy Nugroho, Eka Yuli Astuti, Widodo, Sungging Widagdo, dan Dhoni Zustiyantoro. Mereka diterima sejumlah dosen Sastra Jawa UI, antara lain Darmoko, Karsono H Saputra, dan Widyasmara Murti.

UKBJ kelak mencakup berbagai aspek kemampuan berbahasa, meliputi membaca, menyimak, berbicara, dan menulis. Selain itu, terdapat enam tingkatan tes, mulai dari A1 hingga C2. Masing-masing tes mensyaratkan peserta mesti menempuh pembelajaran bahasa Jawa dengan jam minimal yang telah ditentukan. Ragam bahasa yang digunakan dimulai dari tataran ngoko hingga krama.

Menurut Yusro Edy Nugroho, diskusi menyepakati sejumlah hal penting terkait draf awal pembuatan UKBJ. Upaya ini, di sisi lain, merupakan upaya menjalin kerja sama dengan UI dalam bidang keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengatakan, ke depan, terbuka pula bagi lembaga lain yang bakalikut terlibat dalam pembuatan UKBJ ini. “Diskusi akan diwujudkan dalam langkah-langkah yang sudah terprogram, meliputi pembuatan kisi-kisi dan soal UKBJ,” kata Yusro.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 207 kali

2.547 Peserta SBMPTN 2017 Ikuti Uji Keterampilan

Rabu, 17 Mei 2017 | 13:20 WIB


2.547 Peserta SBMPTN 2017 Ikuti Uji Keterampilan

Pemilih jurusan seni dan olahraga mengikuti Uji Keterampilan pada (17-18/05).  Uji Keterampilan dilakukan di 2 tempat yakni di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) untuk jurusan Keolahragaan dan di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) untuk jurusan seni.

Peserta yang memilih program studi (prodi) seni musik akan mengikuti ujian berupa tes musikalitas dan tes praktik instrumen. Sementara peserta jurusan seni drama menjalani tes praktik monolog dan tes kreativitas. Adapun masing-masing peserta dari keempat cabang ilmu seni tersebut sama-sama mengerjakan tes pengetahuan dan wawasan seni.

Sama halnya dengan ilmu seni, para peserta SBMPTN 2017 pada bidang keolahragaan juga akan menjalani serangkaian tes. Pertama, yakni pemeriksaan kesehatan yang terdiri atas pengukuran antropometri (tinggi badan berdiri, tinggi badan duduk, berat badan, indeks massa tubuh/BMI), pemeriksaan postur dan anggota gerak (tangan dan kaki), pemeriksaan jantung, pemeriksaan fungsi pernapasan, dan pemeriksaan indera.

Tes kedua pada Uji Keterampilan 2017 adalah mengenai keterampilan motorik dengan cara vertical jump satu menit, sit-up satu menit, dan push-up satu menit. Kemudian peserta juga akan mengikuti tes kelincahan (illinois agility run test) berupa koordinasi mata tangan 30 detik, dan lari 1.600 meter.

Uji Keterampilam ini diikuti oleh 2.547 peserta yang terdiri dari Bidang Olahraga 1.524, Bidang Seni Rupa 659, Bidang Seni Tari 155 dan Bidang Seni Musik 209.

Hadir mengunjungi Uji keterampilan ini Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi guna memantau kegiatan ini. Pada kesempatan ini ia menyampaikan, saya melihat semangat peserta Uji Keterampilan ini luar biasa semangatnya.

Yang menarik pada Uji Keterampilan di UNNES ini Transparan penilaiannya, langsung score dimunculkan dan semuanya bisa melihat. Harapan kedepan Universitas lain dapat meniru UNNES saat melakukan ujian semacam ini.

Hal senada disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat monitoring Uji Keterampilan di FIK UNNES, Uji Keterampilan ini salah satu cara untuk mencari bibit unggul di bidang seni dan olahraga. Kami akan benar-benar Transparan agar seluruh peserta melihat nilai yang berhasil diraih.

Selain mengikuti rangkaian Uji Keterampilan SBMPTN 2017, para peserta juga wajib melakukan pemeriksaan kesehatan. Proses tersebut dilaksanakan oleh tenaga kesehatan di tempat layanan kesehatan resmi se-Indonesia sejak dua hari sebelum sampai dengan hari pelaksanaan ujian ketrampilan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 280 kali

Menwa UNNES Bersinergi dengan SMP Empu Tantular

Rabu, 17 Mei 2017 | 13:00 WIB


Menwa UNNES Bersinergi dengan SMP Empu Tantular

Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES) selama tiga hari mulai Jumat sampai dengan Minggu (12-15 Mei) bersinergis dengan 178 peserta kemah akhir tahun kelas 7 SMP Empu Tantular.

Menwa menjadi instruktur serangkaian kegiatan diantaranya dengan materi kepemimpinan, bela negara, keselamatan lapangan, dan outbond dasar kepramukaan. Malam puncak kegiatan kemah adalah dengan dilaksanakannya upacara api unggun yang dirangkai dengan penampilan dari masing – masing regu.

Upacara penutupan dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat Win Yunarwi SPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak anak harus mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah diajarkan oleh anggota Menwa dalam lingkungan sekolah.


Penulis: Sihono Dibaca : 132 kali

Dorong Reputasi, FIS UNNES Selenggarakan Workshop PKM

Rabu, 17 Mei 2017 | 11:37 WIB


Dorong Reputasi, FIS UNNES Selenggarakan Workshop PKM

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Rabu (17/5) di gedung C7 Dekanat Fakultas Ilmu Sosial.

Menuju Universitas bereputasi internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mendorong raihan prestasi mahasiswa.

Hal tersebutlah yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Sosial melalui Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Dalam sambutannya, Wakil Dekan bidang kemahasiswaan Drs Ngabiyanto MSi menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Fakultas Ilmu Sosial. Harapannya, ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa FIS untuk mengembangkan ide dan gagasannya melalui proposal PKM.

Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara, Sandi Arief SPd MSc dari Fakultas Ekonomi dan Syaiful Amin SPd MPd dari Fakultas Ilmu Sosial.

“Mencari ide bagi mahasiswa itu terkesan sulit. Padahal tidak demikian, kita bisa memanfaatkan sumber-sumber yang ada seperti internet, otoritas suatu lembaga, hasil penelitian sebelumnya, dan lain sebagainya” jelas Sandi.

Sementara itu pembicara kedua, Syaiful Amin SPd MPd menjelaskan terkait perlunya kerja keras dalam membuat proposal PKM.

“Saya selama tiga tahun berturut-turut mengikuti Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS). Selama tiga tahun tersebut saya yakin bahwa kerja keras dan tekad yang kuat menentukan keberhasilan mengikuti PIMNAS” tegas Syaiful.

Workshop yang diikuti oleh lebih dari 150 peserta ini, berlangsung dengan interaktif antara pembicara dan peserta workshop.

Setelah mengikuti workshop, peserta akan dikumpulkan berdasarkan jurusan untuk membahas lebih lanjut terkait penulisan proposal PKM.

(Dwi Hermawan, Students Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 149 kali

Pembekalan Calon Maba UNNES, Rektor Beri Motovasi Agar Berprestasi dan Berkarakter

Selasa, 16 Mei 2017 | 10:56 WIB


Pembekalan Calon Maba UNNES, Rektor Beri Motovasi Agar Berprestasi dan Berkarakter

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengajak mahasiswanya menghindari penyalahgunaan narkoba dan berbagai paham radikalisme yang cenderung mengancam keamanan dan ketertiban bangsa dan negara.

“Kami secara tegas melarang mahasiswa terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan paham radikalisme apapun bentuknya,” kata Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum ketika memberi sambutan pada pembekalan calon mahasiswa baru (maba) UNNES yang secara resmi diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Selasa (16/5) di Gedung Prof Wuyanto Kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menambahkan, Indonesia sebagai negara Pancasila mesti dipahami secara benar oleh kalangan generasi muda utamanya mahasiswa sebagai kalangan intelektual. “Pancasila itu dasar, paham-paham yang cenderung merongrong Pancasila sebaiknya dihindari dan jangan dibiarkan berkembang di Indoneia,” imbuhnya.

Mahasiswa UNNES, kata Prof Fathur, merupakan insan perubahan yang harus mendapat pemahaman secara benar tentang nilai-nilai kebangsaan.

“Bisa dibayangkan jika mahasiswa UNNES yang merupakan kelompok intelek terlibat berbagai paham radikalisme? bisa rusak masa depan bangsa ini,” kata Profesor bidang Sosiolinguistik itu.

Selain itu, pihaknya berharap mahasiswa UNNES yang terdiri dari berbagai kalangan dari suku, ras dan agama dari seluruh Indonesia dapat menjadi garda terdapan bahkan dapat mengedukasi masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan ditengah maraknya isu radikal yang berkembang belakangan ini.

Menurut Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAAKK) UNNES Drs Anwar Haryono MPd, pembekalan kali ini diikuti 1.951 calon maba yang diterima melalui jalur SNMPTN.

“Apabila ada calon maba yang tidak mengikuti pembekalan ini, secara otomatis kehilangan haknya sebagai mahasiswa Unnes”, jelas Anwar.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 957 kali

Rektor UNNES Lakukan Monitoring SBMPTN 2017

Selasa, 16 Mei 2017 | 10:54 WIB


Rektor UNNES Lakukan Monitoring SBMPTN 2017

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum meninjau langsung pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di kampus Sekaran Selasa (16/5).

Tinjauan Rektor adalah tempat ujian yang berada di seluruh Fakultas yang ada di UNNES, yang merupakan tempat ujian untuk bidang Saintek.

Dalam kesempatan ini Prof Fathur melakukan monitoring peserta dengan menggunakan tes Paper Base Test (PBT) maupun Computer Base Test (CBT).

Rektor mengecek kesiapan panitia mulai dari dokumen-dokumen yang diperlukan, serta kesiapan sarana penunjang yaitu ruang ujian dan perangkat elektronik yang digunakan. Jumlah peserta yang mengikuti tes di kampus sekaran sebanyak 6.820.

Ia menyampaikan, Kesiapan panitia sudah cukup baik, kesiapan tim di lapangan untuk mengatur peserta juga sudah bagus. UNNES juga menyiapkan untuk uji keterampilan pada tanggal 17-18 nanti untuk jurusan seni dan olahraga.

Ujian Keterampilan di ikuti oleh 2.547 peserta yang terbagi menjadi 1.547 bidang Olahraga, 659 bidang Seni Rupa, 155 bidang Seni Tari dan 209 bidang Seni Musik .

Pada SBMPTN ini UNNES mempunyai daya tamping sebanyak 2.658 dan masih ada 1 jalur untuk Seleksi Mandiri yang informasi lengkap di penerimaan.unnes.ac.id.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 437 kali

Tes SBMPTN, Pengendara Diimbau Tak Hanya Lewat Sampangan

Selasa, 16 Mei 2017 | 9:21 WIB


Tes SBMPTN, Pengendara Diimbau Tak Hanya Lewat Sampangan

Ribuan calon mahasiswa mengikuti tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Negeri Semarang (UNNES), kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Selasa (16/5).

Menurut pantauan unnes.ac.id, seperti hari Senin sore (15/5) dan Selasa (16/5) pagi dari arah Jalan Kelud Raya menuju kampus UNNES Sekaran padat merayap sepanjang 8 kilometer. Titik penyebab kemacetan ada di jembatan besi, pasar sampangan, dan perempatan masjid Dewi Sartika, Sampangan. Puluhan petugas dari kepolisian dikerahkan untuk mengurai kemacetan supaya lancar kembali.

Untuk itu, pengendara kendaraan bermotor baik yang akan menuju arah kota maupun yang akan menuju UNNES kampus Sekaran, diimbau untuk memilih jalur lain. Pengendara bisa melewati Pudakpayung yang melewati Jalan Pramuka, atau melewati Manyaran menuju arah Gunungpati melewati Waduk Jatibarang/ Goa Kreo.

Konsekuensinya, pengendara mesti menempuh jarak lebih jauh. “Namun selisih waktu tidak lebih dari 30 menit. Ini bisa menjadi solusi daripada terjebak macet di Sampangan yang bisa berjam-jam,” kata Kepala UPT Pusat Humas UNNES, Hendi Pratama.

Hari ini Selasa (16/5) di kampus UNNES ada kegiatan besar yakni tes Selaksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Saintek dan Verifikasi data siswa yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sejumlah 9.000 orang.


Penulis: Sihono Dibaca : 417 kali

Dua Mahasiswa UNNES Presentasi di Nepal, Pamit Rektor

Senin, 15 Mei 2017 | 16:15 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Presentasi di Nepal, Pamit Rektor

Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewakili Indonesia akan melakukan presentasi di Nepal bersama tiga negara lain yakni Nepal, Spanyol, dan Macedonia.

Mereka yakni Sri Febriyani mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Ano Johan mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Dia akan mempresentasikan bekerjasama dengan Dejavato Foundation terkait dalam program Eramus+ dengan tema Pals Web TV-Youth Empowerment Community Reporting and Peers Learning tanggal 20-28 Mei 2017 di Nepal.

Sri Febriyani menyampaikan, Presentasi ini terkait dengan video reporting dan editing tentang sosial, budaya, ekonomi, dan budaya di empat negara yakni Indonesia, Nepal, Spanyol, dan Macedonia. Selain presentasi juga, mengikuti city tour and culture event.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat menerima menyampaikan, saya sangat mengapresiasi kepada mahasiswa Unnes yang berprestasi, Senin (15/5) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

UNNES merupakan PTN unggul selalu mendorong mahasiswa berprestasi dan berkarakter sehingga mampu berkompetisi dengan perguruan tinggi dan negara lain yang bisa membawa reputasi UNNES.

berlomba-lombalah dalam kebaikan untuk peningkatan daya saing dan seraplah ilmu yang diberikan sebanyak mungkin, kemudian bawalah pulang untuk ditularkan kepada mahasiswa UNNES lain.


Penulis: Sihono Dibaca : 1.340 kali

Mahasiswa Manajemen UNNES Menjadi Juara I Marketing Debate Competition

Senin, 15 Mei 2017 | 16:15 WIB


Mahasiswa Manajemen UNNES Menjadi Juara I Marketing Debate Competition

Tiga mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menjadi jawara dalam Marketing Debate Competition yang diadakan oleh Century, Komunitas Mahasiswa Wirausaha, Institut Pertanian Bogor (IPB), Jumat hingga Sabtu (12-14/05).

Tim yang beranggotakan Mukhammad Khazim, Anisa Kusumasuci, dan Muhammad Shohibur Rida tersebut berhasil menjadi Juara I setelah mengalahkan ttim uan rumah, IPB.

Perjalanan tim mahasiswa Jurusan Manajemen tersebut untuk menuju panggung juara memanglah ketat. Sebelum menjadi finalis pada babak debat, mereka harus bersaing dengan ratusan tim lain dari perguruan tinggi se-Indonesia dalam seleksi esai terlebih dahulu. Usaha mereka pun akhirnya membuahkan hasil.

Esai mereka yang berjudul “Brand K-I-A-D Strategic: Loyalitas dan Disrupsi Persaingan melalui Digital Marketing” membuat mereka lolos bergabung dengan 12 besar finalis yang maju ke babak berikutnya.

Dalam babak debat, tim yang beranggotakan mahasiswa angkatan 2015 ini berhasil mengalahkan tim  Telkom University di babak perempatfinal dan Universitas Negeri Yogyakarta di babak semifinal.

Pada babak final, mereka berhasil menjatuhkan argumen – argument tim IPB selaku tim pro pada mosi yang membahas mengenai pemuda Indonesia harus fokus pada sektor pengolahan pangan untuk memajukan pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Kontributor: Cesar Abdul (Student Staff)


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 438 kali

Rektor UNNES: Junjung Tinggi Kejujuran, SBMPTN Lancar

Senin, 15 Mei 2017 | 16:02 WIB


Rektor UNNES: Junjung Tinggi Kejujuran, SBMPTN Lancar

Kita harus mengawal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) ini supaya berjalan lancar, selain itu kita juga harus menjunjung tinggi kejujuran dalam seleksi ini.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan hal ini saat koordinasi dengan Penganggung Jawab Lokasi (PJL) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di Gedung Prof Retnosriningsih Satmoko Kampus Sekaran, Senin (15/5).

SBMPTN akan digelar mulai besok 16-18 Mei serentak seluruh Indonesia. Di Semarang, tes SBMPTN akan diadakan di 30 lokasi seperti SMA dan Universitas di Semarang. Sedangkan di UNNES sendiri, akan digelar 11 lokasi, yakni di gedung Fakultas dan gedung lembaga di UNNES


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 253 kali

Berkompetisi Dengan Prestasi, SAC FIS UNNES Menjuarai Palu Orienteering Course

Senin, 15 Mei 2017 | 14:43 WIB


Berkompetisi Dengan Prestasi, SAC FIS UNNES Menjuarai Palu Orienteering Course

Berkompetisi dengan prestasi, Social Adventure Club (SAC) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) menjuarai Palu orienteering course, di Tetena Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.

Pada event yang di selenggarakan Celebes orienteering course Palu, 11 – 14 Mei 2017 ini, SAC UNNES yang dimotori oleh Alvin Fauzi dan Pujo Nur Salam harus puas mencapai peringkat tiga tepat dibawah Bocor mo Bocor Lalimppala Universitas Tadaluko peringkat 2 dan MOC Surabaya Marinir peringkat 1.

Sistem lomba sendiri menggunakan sistem etape. Etape Pertama diselenggarakan di wilayah Tentena sulawesi Tengah (12/5), menggunakan sistem cross country, dan etape ke dua di perbukitan danau poso (13/5) menggunakan sistem score orienteering.

“Penentuan juara dilakukan dengan sistem peringkat akumulasi hasil dari etape pertama dan etape ke dua”, ujar Alfin mahasiswa geografi angkatan 2011 ini.

Dia berharap, melalui event di palu ini bisa mengenal luaskan SAC FIS UNNES di ranah orineteering nasional, selain memberi motivasi kepada semuanya untuk berani berkompetisi dan mengharumkan nama UNNES secara luas dengan prestasi.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 263 kali

Mahasiswa BK Universitas Negeri Malang Kunjungi BK FIP UNNES

Senin, 15 Mei 2017 | 13:46 WIB


Mahasiswa BK Universitas Negeri Malang Kunjungi BK FIP UNNES

Sebanyak 93 mahasiswa S1 Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (FIP UM) didampingi 2 dosen pendamping melaksanakan kunjungan ke Universitas Negeri Semarng (UNNES) dalam rangka kuliah kerja lapangan, Senin (15/5) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Ketua Jurusan BK FIP UM Dr Adi Atmoko MSi menyampaikan ingin ngangsu kawruh terutama pelaksanaan Pendidikan Profesi Konselor di UNNES. Selama ini pembinaan kemahasiswaan dan lomba-lomba kemahasiswaan sudah terjalin sangat baik antara BK UM dan BK UNNES, untuk itu perlu ditingkatkan lagi.

Adi yang juga alumni IKIP Semarang ini, juga mengundang mahasiswa BK UNNES untuk mengikuti Olimpiade Bimbingan dan Konseling di BK UM pada bulan September mendatang.

Adi menambahkan, salah satu kegiatan penguatan perilaku kecendekiawanan yang dilakukan mahasiswa BK UM adalah BK Cinta Qur’an yakni setiap mahasiswa membaca Qur’an di rumah masing-masing kemudian melaporkan yang sudah khatam Qur’an.

Ketua Jurusan BK FIP UNNES Drs Eko Nusantoro MPd Kons saat menerima menyampaikan, kegiatan akademik di UNNES dengan pelayanan mutu prima. Salah satu contoh jaminan mutu pada akhir semester ketika mahasiswa mau yudisium mahasiswa harus mengisi instrumen kepuasan pelanggan terlebih dahulu. Persepsi mahasiswa terhadap dosen sebagai indikatior tingkat kepuasan dari pelayanan yang diberikan.

Eko juga mengemukakan, Jurusan BK di UNNES memiliki level 6,7,8,9 KKNI yakni mempunyai Program S1 BK (Level 6 KKNI) , S2 BK (Level 8 KKNI) , S3 BK (Level 9 KKNI), Pendidikan Profesi Konselor dan Program Pendidikan Guru (Level 7 KKNI).


Penulis: Sihono Dibaca : 323 kali

Mahasiswa PGSD Dampingi ABK Untuk Berkarya

Minggu, 14 Mei 2017 | 8:30 WIB


Mahasiswa PGSD Dampingi ABK Untuk Berkarya

Penanaman karakter Cinta budaya sudah sepantasnya ditanamkan sejak dini. Siapapun orangnya, apapun keadaanya memiliki hak yang sama untuk memeroleh pendidikan budaya. Tak terkecuali mereka para anak penyandang kebutuhuhan khusus (ABK ) atau dengan istilah lain bisa disebut sebagai anak difabel.

ABK merupakan anak berkebutuhan khusus yakni anak yang berbeda karena memiliki perbedaan interpersonal maupun intrapersonal sehingga ia mengalami kesulitan dalam berinteraksi dan memerlukan layanan khusus. Sedangkan istilah difabel merupakan singkatan dari difference ability yakni seseorang yang memiliki kemampuan berbeda dengan orang normal lain.

Walaupun mereka berbeda mereka juga berhak mendapat pendidikan budaya. Namun, hal tersebut masih banyak dihiraukan. Pendidikan budaya masih menjadi hal nomor dua yang harus ditanamkan kepada siswa setelah pengetahuan atau kognitif. Apalagi bagi mereka para ABK, masih banyak anggapan bahwa potensi ABK untuk berprestasi itu merupakan sebuah hal yang mendekati ketidakmungkinan. Untuk bisa mendapat pengetahuan kognitif saja sudah untung, masalah afektif itu hal belakangan.

Melihat hal tersebut, mahasiswa Universitas Negeri Semarang merasa tergerak untuk bersama-sama memberikan upaya penanaman karakter Cinta budaya kepada mereka para difabel. Melalui kegiatan Pekan Seni dan Budaya Inspiratif yang diadakan di SLB N Kota Tegal, mahasiswa-mahasiswa ini memberikan upaya penanaman karakter Cinta budaya Jawa kepada para siswa difabel melalui kegiatan pelatihan seni.

Kegiatan ini dilakukan setiap hari jumat pagi. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang diadakan. Terdapat 3 bentuk pelatihan yang diajarkan, hal tersebut disesuaikan dengan kondisi anak. Pelatihan tari kreasi tradisional diajarkan kepada mereka para penyandang difabel kategori B dan C (tuna rungu wicara dan tuna grahita). Sedangkan untuk anak kategori A (tuna Netra) mereka mendapat pelatihan vokal berupa menyanyi tembang dolanan serta geguritan. Selain kedua pelatihan tersebut, para mahasiswa juga mengajarkan pelatihan keterampilan seperti menggambar batik, wayang, membuat bingkai rumah djoglo, dan lain sebagainya.

Ketua kegitan Mulki Adilah Hartiana Mahasiswa PGSD berharap, melalui kegiatan berseni anak-anak difabel dapat mengenal budayanya (budaya Jawa) dan ke depannya mereka akan mencintai dan turut melestarikan budaya yang mereka miliki ini.

Dan bukti bawa ABK bisa berkarya akan ditunjukkan pada puncak acara pementasan seni dan budaya oleh siswa SLB Kota Tegal dan SDN Kalinyamat Kulon 3(SD Inklusi) pada 13 Juni 2017.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 255 kali

UKM Seni Rupa dan Desain UNNES: Merajut Warna Kebhinnekaan Melalui WPAP

Sabtu, 13 Mei 2017 | 16:11 WIB


UKM Seni Rupa dan Desain UNNES: Merajut Warna Kebhinnekaan Melalui WPAP

Setelah sukses dengan Artfact #1 tahun lalu, UKM Seni Rupa dan Desain Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Artfact #2 bertajuk “Bhinneka Warna WPAP” pada Sabtu (13/5) di Gedung Prof Retno Sriningsih LP2M UNNES.

Keberagaman menjadi kekayaan tersendiri bagi Bangsa Indonesia. Di tangan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Rupa dan Desain ini, keberagaman tersebut menjadi sesuatu yang menarik.

Bersama dengan Komunitas WPAP Semarang, mereka menyelenggarakan workshop dan pelatihan membuat WPAP dengan tema Bhinneka.

Workshop dan pelatihan ini, menghadirkan Ryan Biantoro dan Annas Nur Aziz dari Komunitas WPAP Semarang. WPAP sendiri merupakan salah satu seni pop art yang berbasis tracing (menjiplak) foto untuk kemudian dibuat bidang – bidang yang tidak memakai kurva (garis lengkung).

Pemaparan materi terbagi dalam dua sesi. Pada Sesi pertama, Ryan menjelaskan terkait sejarah, langkah pembuatan, dan tips unik dari WPAP.

Selanjutnya pada sesi kedua, Annas memberikan paparan terkait step by step pembuatan WPAP dari dasar hingga menjadi sebuah karya yang menarik.

“Membuat WPAP memang terlihat mudah, tetapi jika di praktikkan tidaklah semudah yang kita kira. Jika kita mengerjakannya dengan teliti dan telaten maka tidak akan membohongi hasil dari proses itu sendiri” jelas Annas.

Saat ini, WPAP sangat populer dikalangan remaja sebagai karya berbasis digital yang unik dan menarik. WPAP dapat digunakan untuk menyampaikan sebuah potret wajah dari sisi dan bentuk visual yang berbeda.

(Alviryan Asef, Dwi Hermawan – Students Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 365 kali

Diluncurkan, Desa Binaaan UNNES dan Indonesia Power Di Gunungpati

Sabtu, 13 Mei 2017 | 8:00 WIB


Diluncurkan, Desa Binaaan UNNES dan Indonesia Power Di Gunungpati

Kampung Malon, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang diluncurkan sebagai desa Binaan PT Indonesia Power  dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Peluncuran dilakukan di kawasan Kampung Malon Semarang, Jumat (12/5) ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan tirai oleh Sekda Kota Semarang Adi Tri Hananto,  Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, dan General Manager Indonesia Power Rudy Rahmanto.

PT Indonesia Power dan UNNES memberikan bantuan berupa dana untuk pengadaan peralatan membatik seperti canting, kompor, wajan dan peralatan membatik lainnya. Selain itu, juga dilakukan perbaikan infrastruktur berupa pembuatan Gapura, penataan kampung untuk menjadikan Kampoeng Alam Malon menjadi kampung eduwisata.

Saat memberikan sambutan Rektor UNNES menyampaikan, UNNES siap bergandengtangan, bersinergi untuk mengembangkan Desa binaan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Ia menambahkan Dengan kegiatan ini diharapakn dapat tercipta kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat, sehingga terciptanya suatu kesinambungan hubungan yang baik antara masyarakat dan mahasiswa serta menyehatkan masyarakat sekitar kampus UNNES.

Hal senada disampaikan Setda Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang menyambut baik kegiatan ini. Semoga kedepan Kampoeng Alam Malon ini menjadi kampung eduwisata yang diminati masyarakat, sehingga akan menambah pendapatan bagi masyarakat setempat.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 352 kali

Alat Peraga Matematika Penting Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

Jumat, 12 Mei 2017 | 1:27 WIB


Alat Peraga Matematika Penting Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengundang Kepala Dinas Pendidikan dari Kabupaten dan Kota se-Jateng untuk diberi pendidikan dan pelatihan pembelajaran matematika pendidikan dasar berbasis saintifik dengan bantuan alat peraga di Gedung Prof Retno Sriningsih LP2M, Rabu (10/5).

Kegiatan tersebut merupakan pemaparan hasil penelitian yang dilakukan oleh empat dosen dari UNNES yaitu Dr Isti Hidayah MPd, Dra Margunani MP, Dr Dwijanto MS, dan Drs Sugiarto MPd.

Mereka menciptakan alat peraga matematika yang dapat merangsang dalam proses belajar dan menumbuhkan motivasi belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan.

Selain itu alat peraga juga dapat menjadi alat komunikasi antara guru dan siswa saat penyampaian pesan kepada siswa.

Saat membuka acara Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum menyampaikan, instrument audio maupun visual yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran matematika akan menjadi menarik apabila menggunakan alat peraga karena akan membangkitkan minat siswa dalam mendalami suatu materi.

Ia menambahkan, Penelitian ini mendorong UNNES sebagai LPTK yang meningkatkan kualitas pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Ketika memberikan paparan Dr Isti Hidayah MPd menjelaskan, Alat peraga pengajaran merupakan alat yang digunakan guru ketika mengajar untuk membantu memperjelas materi pelajaran yang disampaikannya kepada siswa. Selain itu, menggunakan alat peraga dalam proses belajar mengajar yang akan membuat siswa gembira dan senang karena mereka merasa tertarik dan mengerti pelajaran yang disampaikan.

Dalam acara ini Drs Sugiarto MPd berkempatan memperagakan hasil penelitiannya dihadapan 35 Kepala Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan kedepan alat peraga yang sudah tercipta akan dapat diproduksi secara masal oleh industri terkait dan bisa bermanfaat untuk penguasaan materi pembelajaran Matematika ditingkat SD dan SMP.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 367 kali

Kabupaten Jepara Gandeng PSGA LP2M UNNES dalam Training Fasilitator dan Pendalaman Analisis Gender

Rabu, 10 Mei 2017 | 14:51 WIB


Kabupaten Jepara Gandeng PSGA LP2M UNNES dalam Training Fasilitator dan Pendalaman Analisis Gender

Kabupaten Jepara Gandeng PSGA LP2M UNNES dalam Training Fasilitator dan Pendalaman Analisis Gender

Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan membangun komitmen bersama dalam Pengarustamaan Gender (PUG) di Kabupaten Jepara, Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menyelenggarakan Training bagi fasilitator dan pendalaman analisis gender bagi Forum Kesetaraan dan Keadilan Gender (FKKG) Kabupaten Jepara Hari Jumat sampai Minggu, Tanggal 5-7 Mei 2017 di Hotel D’Season Karimunjawa.

FKKG yang hadir pada kegiatan ini berasal dari organisasi perempuan dan media pers yang ada di wilayah Kabupaten Jepara. PSGA LP2M UNNES melalui Kepala PSGA (Evi Widowati SKM MKes) menjadi narasumber tunggal selama 3 hari pelaksanaan kegiatan ini.

Dalam pertemuan ini Evi Widowati menjelaskan terkait konsep umum Analisis Situasi Ibu dan Anak (ASIA) dalam implementasi perencanaan dan pembangunan desa melalui pendekatan berperspektif gender dan responsif hak anak.

Hal ini sangat penting dilakukan karena FKKG ada mitra pemerintah yang sangat strategis baik dalam kegiatan yang bersifat advokatif, fasilitatif, konsultatif ataupun pendampingan terhadap program dan kegiatan OPD.

Diharapkan setelah peningkatan kapasitas dari forum ini langkah selanjutnya forum ini mampu melakukan pendampingan perencanaan dan penganggaran yang berperspektif gender dan responsif anak hingga ditingkat desa.


Penulis: Sihono Dibaca : 302 kali

Vivi Ayuning Tyas Mahasiswa FE Raih The King Of Investor di Universitas Brawijaya Malang

Rabu, 10 Mei 2017 | 14:16 WIB


Vivi Ayuning Tyas Mahasiswa FE Raih The King Of Investor di Universitas Brawijaya Malang

Vivi Ayuning Tyas mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) meraih The King of Investor pada ajang Brawijaya Capital Market Contest (BLAST) 2017 tingkat nasional.

Anhar Fadli Direktur UNNES Stock Exchange Study Forum (Unssaf) FE 2017) menyampaikan, banyak anggota Unssaf FE UNNES yang mengikuti kompetisi ini. Dari tahap seleksi awal yaitu online trading dan pembuatan paper, terpilihlah 24 besar finalis yang diundang ke Universitas Brawijaya untuk mengikuti tahapan lomba selanjutnya.

Dari 24 finalis, Unssaf berhasil meloloskan 4 anggotanya ke babak final yakni Anhar Fadli (Direktur Unssaf 2017), Vivi Ayuning Tyas (Staffpro Education Dept 2017), Atik Ul Mussanadah (Staffpro SIM Dept 2017) dan Ratna Purna Sari (Staffpro Investment Dept 2017).

Tahapan lomba yang berdurasi 4 hari, terhitung dari tanggal 1-4 Mei 2017 ini pada babak final kompetisi individu terdapat beberapa tahapan lomba seperti tes tertulis, lomba cerdas cermat, dan debat.

Selain memperebutkan Juara 1, 2, dan 3, para finalis juga memperebutkan Gelar The King Of Investor. Gelar tersebut diberikan kepada peserta yang mendapat nilai tertinggi saat mengerjakan running questions yang terdiri dari 60 butir soal tentang ekonomi dan pasar modal dan harus dikerjakan dalam waktu 60 menit.

Pada saat pengumuman juara, perwakilan dari UNNES atas nama Vivi Ayuning Tyas berhasil meraih Gelar The King Of Investor. Prestasi ini tentunya sangat membanggakan mengingat kompetisi ini merupakan kompetisi tingkat nasional dan mayoritas peserta dari universitas lain merupakan mahasiswa semester atas.

Namun, Vivi yang masih semester empat jurusan Akuntansi ini berhasil membuktikan kemampuannya dengan prestasi tersebut dan menjadi satu-satunya wanita yang berhasil angkat piala pada BLAST 2017.


Penulis: Sihono Dibaca : 358 kali

Oki Sadma Mahasiswa UNNES Jadi Delegasi Indonesia dalam Asean Youth Summit 2017 di Manila, Philipines

Rabu, 10 Mei 2017 | 13:46 WIB


Oki Sadma Mahasiswa UNNES Jadi Delegasi Indonesia dalam Asean Youth Summit 2017 di Manila, Philipines

Oki Sadma Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terpilih menjadi Delegasi Indonesia untuk mengikuti Asean Youth Summit (AYS) 2017 bersama 150 pemuda Se-Asean.

Asean Youth Summit 2017 ini diselenggarakan di Manila, Philipines selama 5 hari mulai 23-27 April 2017 dengan tema “Strenght in Diversity , Building One Asean Community”. Konferensi ini diikuti oleh para pemuda dari negara se-Asean yaitu Indonesia, Singapore, Malaysia, Philipines, Brunei Darussalam, Myanmar, Laos, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.

Pemuda yang kerap disapa oki ini merupakan mahasiswa yang memiliki prestasi. Ia merupakan Ketua Himpunan mahasiswa jurusan Akuntansi 2015, penerima beasiswa Djarum Foundation serta Grand finalis Putra- putri lingkungan hidup Kota semarang 2017.

Pada ajang ini Oki mengikuti konferensi pemuda global yang diintegrasikan dengan simulasi konferensi Asean. Dimana pada ajang ini para delegasi diajak untuk memahami ASEAN, bertukar gagasan, dan membahas isu utama yang menjadi perhatian di ASEAN mulai dari keamanan, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Selain itu kegiatan ini juga disertai dengan coaching session, networking session, cultural night, dan manila fieldtrip.

Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali dalam memperkaya wawasan ASEAN dan kepemudaan serta memperluas jaringan relasi internasional, apa lagi saat ini kita telah memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), jelas oki.

Ia berharap akan lebih banyak lagi ajang yang serupa yang dapat memberi kesempatan pada pemuda lainnya khususnya mahasiswa UNNES untuk memperkaya pengalamanya di tingkat internasional.


Penulis: Sihono Dibaca : 636 kali