UNNES Juara 3, Universitas Brawijaya 2, dan ITS 1 pada Lomba LKTIN GSC 2017

Rabu, 24 Mei 2017 | 11:58 WIB


UNNES Juara 3, Universitas Brawijaya 2, dan ITS 1 pada Lomba LKTIN GSC 2017

Tim mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) walapun menjadi tuan rumah, harus puas diurutan ke 3 pada kejuaraan lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Green Scientific Competition (LKTIN GSC) 2017, Minggu (21/5).

Ketua panitia Dwi Saputro menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga keilmiahan Engineering Research Club (EneRC) FT UNNES ini, Tim UNNES diketuai oleh Muhammad Iqbal Fahrian, beranggotakan Selamet Aprilian dan Dania Ayu Wulandari berhasil menjadi juara 3 dengan judul “No Smooking Virtual Shirt sebagai Media Sosialisasi Menarik dan Intraktif tentang Bahaya Merokok untuk Remaja”.

Kemudian, juara 2 diraih Tim Universitas Brawijaya (UB) dengan karya tulisnya berjudul “Marine Farming System: Rekontruksi Sistem Pertanian Lokal Berbasis Kemaritiman dalam Mendobrak Produktivitas Petani Indonesia”, dan juara 1 diraih Tim Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dengan judul “NAVITAC: Penerapan Pembangkit Listrik Alternatif dengan Sistim Kombinasi Turbin HeLix dan Kincir Savonius pada Selat-selat di Indonesia.

Dwi Saputro menjelaskan, kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Wirawan Sumbodo MT. Sebelumnya, tahap awal para tim dari masing-masing universitas mengirimkan makalahnya kemudian diseleksi oleh panitia diambil 10 besar terbaik.

Ke-10 besar finalis itu diundang ke UNNES untuk presentasi. Mereka dari perguruan tinggi Universitas Mulawarman (Kalimantan Timur), Universitas Brawijaya (Malang), Institut Teknologi Sepuluh November (Surabaya),Universitas Gajah Mada (Yogyakarta), Universitas Airlangga (Surabaya), Universitas Diponegoro (Semarang), Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (Bali), Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung), dan Universitas Negeri Semarang (Semarang).


Penulis: Sihono Dibaca : 60 kali

Memasuki Ramadan, Rektor Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Rabu, 24 Mei 2017 | 10:00 WIB


Memasuki Ramadan, Rektor Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi bagi umat Islam yang menjalanankannya. Ucapan itu disampaikan berkaitan akan segera datangnya bulan suci Ramadan dalam waktu dekat ini.

Prof Fathur berharap melalui ibadah puasa pada bulan Ramadan, warga UNNES dapat meningkatkan keimanan dan pengendalian diri.

“Karena sebentar lagi memasuki bulan Ramadan, selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga ibadah kita diterima Allah SWT,” kata Prof Fathur, di ruang kerjanya kampus Sekaran Gunungpati, Rabu (24/5).

Selain itu, Prof Fathur juga menyampaikan harapan di bulan yang dianggap suci oleh umat Islam di seluruh dunia ini, para pimpinan universitas konservasi dan para pandega rumah ilmu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk bisa menjalani ibadah puasa ramadan dan mendapatkan berkah serta rahmat Allah untuk mendapatkan derajat kemuliaan dalam ketakwaan.

“Tetapi, untuk diketahui pemerintah sendiri belum menentukan 1 Ramadan 1438Hijriah, jatuh pada tanggal dan hari apa. Sebab, masih menunggu hasil sidang isbat” Terimakasih atas toleransi bapak, ibu, dan sahabat agama lain untuk saling menghormati, “ katanya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 148 kali

Sambut Ramadhan, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES adakan Kuliah Umum Keajaiban Berpuasa

Rabu, 24 Mei 2017 | 6:47 WIB


Sambut Ramadhan, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES adakan Kuliah Umum Keajaiban Berpuasa

Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Semarang mengadakan kuliah umum Ramadhan Academy pada Selasa (6/2) di Masjid Ulul Albab, UNNES. Acara yang diikuti oleh segenap mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1438 H. Program ini diawali dengan shalat maghrib berjamaah, kemudian mendengarkan kuliah umum, dan dilanjutkan dengan shalat isya berjamaah.
Adapun pembicara dari kuliah umum kali ini adalah Rohani, SPd, MA, dosen jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Beliau menyampaikan tausiyah dengan tema “The Scientific Miracles of Ramadhan”. Di dalam materi kuliah umum tersebut, beliau menyampaikan berpuasa di bulan Ramadhan adalah ibadah wajib yang dapat meningkatkan ketakwaan dari setiap manusia. Sehingga, ibadah tersebut akan membuat manusia mendapatkan surga.
Materi perkuliahan kali ini juga menjelaskan, berpuasa memiliki keajaiban bagi fisik maupun mental manusia. Dalam hal ini, penelitian membuktikan bahwa kebiasaan berpuasa membuat manusia memiliki keinginan yang rendah untuk makan. Dengan keinginan yang rendah tersebut, manusia akan terhindar dari penyakit pencernaan. Karena, zat asam dalam lambung semakin menurun. Hal ini berbeda dengan hari biasa, di mana manusia memiliki keinginan untuk makan yang membuat proses zat asam dalam lambung bekerja secara terus menerus. Di sisi lain, berpuasa juga bagus bagi kejiwaan manusia. Dari sifat buruk dan baik manusia, manusia diberi kesempatan untuk melatih hawa nafsunya dengan berusaha membatasi diri dari nafsu mulai dari subuh hingga adzan maghrib datang. Proses selama satu bulan tersebut akan memberikan dampak positif bagi manusia.
Di luar dari tausiyah, acara yang dilakukan sepenuhnya dengan bahasa Inggris ini dihadiri pula oleh Dr Rudi Hartono, SS, MPd, selaku Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris beserta jajaran. Kepada unnes.ac.id, Rudi berkata bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme dari mahasiswa dalam menyambut bulan Ramadhan. Ia berharap bahwa program ini akan menjadi role model bagi jurusan lain yang ada di UNNES, sehingga jurusan lain bisa beramai-ramai menyebarkan kebaikan bagi mahasiswanya di bulan suci tersebut.
(Cesar, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 108 kali

Lomba Macapat Tingkat Nasional di UNS, Ini Capaian UNNES

Rabu, 24 Mei 2017 | 0:51 WIB


Lomba Macapat Tingkat Nasional di UNS, Ini Capaian UNNES

Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Lomba Macapat Mahasiswa Tingkat Nasional 2017 di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Selasa (23/5/2017). Lomba memperingati Dies Natalis ke-41 UNS itu diikuti sebanyak 17 perguruan tinggi negeri maupun swasta dari Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Delegasi UNNES membawa pulang enam dari 12 piala yang diberikan panitia untuk dua kategori lomba, yaitu putra dan putri. Pengumuman dilakukan Selasa sekitar pukul 18.30 setelah seluruh peserta yang berjumlah 96 mahasiswa unjuk kebolehan di hadapan juri dan peserta lain di kampus UNS, Kentingan, Jebres, Surakarta. Dari dua kategori putra dan putri, masing-masing diambil  10 dan 15 peserta terbaik untuk melaju ke babak final.

Masing-masing peserta diwajibkan membawakan materi wajib Dhandhanggula Panglejar, Pelog Nem dan Dhandhanggula Buminatan, Slendro Sanga. Sedangkan untuk materi pilihan, peserta disilakan membawakan satu buah macapat bebas.

Pada kategori putri, mahasiswa Jurusan Bahasa Sastra Jawa UNNES, Nanik, meraih juara I. Nanik menjadi juara bertahan setelah tahun lalu juga menjadi juara pada kategori yang sama. Juara II kategori ini diraih oleh mahasiswa UNS, juara III oleh Diana Elvira (Seni Musik UNNES).

Kategori putri juara harapan I diraih Yuliani Asriningsih (Bahasa dan Sastra Jawa UNNES), harapan II oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dan juara III oleh mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Pada kategori putra, juara I diraih oleh Noor Kholis (Bahasa dan Sastra Jawa UNNES), juara II oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan juara III oleh Roni Bagus Priyono (Bahasa dan Sastra Jawa UNNES). Harapan I diraih mahasiswa UNS, harapan II Yossy Oktaviandoko (Bahasa dan Sastra Jawa UNNES), dan harapan III oleh mahasiswa Unesa.

Aspek penilaian meliputi dasar suara, teknik, penghayatan, dan penampilan. Juri terdiri atas sejumlah dosen ISI Surakarta, antara lain Darsono, Waluyo, dan Sri Suparsih.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman melalui pesan singkat, Selasa malam, menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa yang telah membawa nama harum lembaga dalam kancah nasional. Menurut Rektor, prestasi tak mungkin tercapai tanpa proses pembimbingan yang intensif. “Saya sampaikan apresiasi atas bimbingan yang luar biasa,” ujarnya.

Turut mendampingi lomba di UNS, antara lain, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Seni Syahrul Syah Sinaga, Pendamping UKM Panembrama Indrawan Nur Cahyono, dan Pendamping Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Widodo.

Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Bambang Budi Raharjo, melalui pesan singkat. Ia menilai prestasi turut mendorong ketercapaian visi UNNES sebagai kampus yang Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

Baca Juga: Mahasiswa Pamit untuk Lomba Macapat, Rektor: Tembang Sarat Pitutur


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 184 kali

Mahasiswa UNNES Sumbang Medali Pada Islamic Solidarity Games

Selasa, 23 Mei 2017 | 19:10 WIB


Mahasiswa UNNES Sumbang Medali Pada Islamic Solidarity Games

4th Islamic Solidarity Games yang berlangsung tanggal 12-22 Mei 2017 di Baku, Azerbaijan telah berlangsung. Multievent negara-negara muslim yang diikuti oleh 54 negara Federasi Solidaritas Islam dari empat benua ini ditutup secara meriah di Stadion Olimpiade Baku Senin malam.

Pada event ini Indonesia meraih peringkat ke 8 dengan perolehan medali 6 Emas, 29 Perak dan 23 Perunggu.

Dua mahasiswa Univeritas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menyumbang 2 perunggu di cabor Wushu. Mereka adalah Yusuf Widianto di nomor 56 kilogram dan Puja Riyaya di nomor 70 kilogram. Baik Yusuf maupun Puja memastikan minimal mendapatkan perunggu bersama setelah mampu masuk semifinal. Yusuf melawan Eminov Elchin dan Puja bertemu Karamov Vugar.

Saat mendengar berita dari Azerbaijan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan, Saya bangga pada capaian Mas Yusuf, mahasiswa FIK UNNES atlit Wushu Indonesia. Tahun 2015 meraih juara dunia . Dan di Hari Kebangkitan Nasional 2017, kembali meraih prestasi dunia. Dari UNNES untuk Indonesia.

Di ajang 4th Islamic Solidarity Games yang berlangsung di Baku Azerbaijan, 2 mahasiswa UNNES berlaga bagi Indonesia, mempersembahkan 2 medali perunggu cabor Wushu. Medali emas dan perak diraih atlit dari Iran dan Azerbaijan. Semoga kedepan lebih baik dan dapat menjadi motivasi untuk mahasiswa yang lain untuk berprestasi.
Dalam event ini tuan rumah Azarbaijar tampil sebagai juara umum, diikuti oleh Turki dan Iran.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 139 kali

Jumat Tarawih Perdana di Masjid Ulul Albab UNNES

Selasa, 23 Mei 2017 | 18:50 WIB


Jumat Tarawih Perdana di Masjid Ulul Albab UNNES

Ketua Badan Amalan Islam (BAI) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Drs Anwar Haryono mengajak semua warga muslim UNNES dan sekitarnya untuk mengikuti salat Tarawih bersama.

“Mari salat tarawih perdana bersama di Masjid Ulul Albab (MUA) UNNES kampus Sekaran Gunungpati, Jumat (26/5) pukul 18.30”, katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAI UNNES itu diawali salat Isya kemudian dilanjutkan salat Tarawih dan diakhiri fitir.

Ketua Ta’mir MUA Dr Sulaiman MPd bertindak sebagai imam, sedangkan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ustadz H Iskandar SAg MSi akan menjadi pembicara.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 142 kali

Mahasiswa UNNES Sebarkan Pesan Perdamaian Melalui PKM

Selasa, 23 Mei 2017 | 18:49 WIB


Mahasiswa UNNES Sebarkan Pesan Perdamaian Melalui PKM

Mahasiswa PGSD Tegal Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendalangkan lakon dan karakter wayang perdamaian ke beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kota Tegal pada Selasa (23/5).

Dialah Maulida Nur Laeli, mahasiswa PGDS Tegal UNNES yang menyebarkan pesan perdamaian melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Dengan memadukan unsur lokal dan kebudayaan daerah, Ia menggunakan media wayang golek untuk mengajarkan nilai-nilai perdamaian.

“Kami mendesain tokoh dan karakter sendiri. Kami ingin memunculkan nilai-nilai perdamaian yang menarik untuk disaksikan” jelas Ida.

Menurutnya, kota Tegal memiliki tingkat keberagaman yang tinggi. Hal tersebut ditandai dengan adanya keberagaman agama, suku, dan ras. Sehingga perlu ditanamkan nilai-nilai perdamaian dalam aspek pendidikannya.

Selain mendalang ke Sekolah Dasar (SD) di Kota Tegal, Ida dan tim beberapa kali pernah mendapatkan undangan mengisi kegiatan.

“Kami pernah menjadi bintang pembuka di acara Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Tegal dan beberapa kali menghadiri undangan untuk mendalang di PAUD sekitar kota dan kabupaten Tegal” tambah Ida.

Selain Ida, tim pengabdian terdiri dari Nisa Hadaina Ariefastuti, Ismet Maulana, Dewi Wulandari, dan Muhammad Hasbi Assidqi.

Ida berharap, kegiatan ini akan menumbuhkan karakter cintai damai di kalangan peserta didik yang nantinya akan membentuk komunitas agent of peace cilik di Kota Tegal untuk menyebarkan virus virus perdamaian.

(Dwi Hermawan, Students Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 134 kali

LP2M UNNES Adakan Workshop HKI-Patent

Selasa, 23 Mei 2017 | 17:09 WIB


LP2M UNNES Adakan Workshop HKI-Patent

Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pentingnya produk untuk dipatenkan, Lembaga Penelitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) adakan Workshop Penyusunan HKI-Hak Cipta Penelitian dan Pengabdian, Selasa, (22/5) di Gedung Sri Retnoningsih Satmoko.
Kegiatan yang menghadirkan pembicara Direktur Paten, Dtlst, dan Rahasia Dagang Ir Timbul Sinaga ini dibuka umum bagi peneliti/pengabdi baik dosen maupun mahasiswa.
Pada saat membuka acara Sekretaris LP2M UNNES berharap, Setelah mengikuti Workshop ini para peneliti UNNES dapat mempunyai patent atau hak cipta. Ini penting karena pemilik hak cipta akan terlindungi kekayaan intelektual bisa menggunakan instrumen-instrumen hukum yang ada.
Semisal hak cipta, yaitu hak untuk melindungi karya intelektual di bidang seni, sastra, dan ilmu pengetahuan. Sedangkan paten merupakan hak paten untuk bidang teknologi.
Dalam kesempatan ini Timbul Sinaga menyampaikan, Hak atas Kekayaan Intelektual atau yang biasa di sebut HKI merupakan hal terpenting dalam melindungi suatu karya dan kreatifitas seseorang. HKI merupakan penghargaan berupa hak ekslusif yang diberikan oleh Negara kepada seseorang atau kelompok orang yang merupakan perlindungan atas penemuan ciptaan di bidang seni, sastra, ilmu pengetahuan, desain, teknologi dan pemakaian simbol atau lambang dagang.
Ia menambahkan, Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-Undang Hak Cipta yaitu Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam melindungi kekayaan intelektual bisa menggunakan instrumen-instrumen hukum yang ada. Semisal hak cipta, yaitu hak untuk melindungi karya intelektual di bidang seni, sastra, dan ilmu pengetahuan. Sedangkan paten merupakan hak paten untuk bidang teknologi.
Diharapkan acara ini dapat lebih meningkatkan pengetahuan peserta terkait pentingnya HKI bagi tiap-tiap hasil karya yang diciptakan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 89 kali

Sepuluh Anggota Baru MAHAPALA UNNES Peroleh ‘Syal Merah’

Selasa, 23 Mei 2017 | 15:24 WIB


Sepuluh Anggota Baru MAHAPALA UNNES Peroleh ‘Syal Merah’

Sepuluh orang Anggota Baru Angkatan XXXVII mahasiswa pecinta alam Universitas Negeri Semarang (MAHAPALA UNNES) memperoleh ‘Syal Merah’ berlogo MAHAPALA UNNES.

Kesepuluh anggota baru itu terdiri atas sembilan orang putri dan satu orang putra. Mereka tidak mudah untuk memperoleh ‘Syal Merah’ yakni harus berjalan long march dari Kampus UNNES menuju Candi Gedong Songo dan kembali lagi ke kampus UNNES.

Ketua Panitia Muftian Adi Pratomo menyampaikan, kegiatan ini dikemas dalam Lintas Medan Tradisi Mahapala (LMTM) merupakan rutin dilaksanakan sebagai pendidikan lanjut bagi anggota baru untuk mendapatkan ‘Syal Merah’.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar untuk mendapatkan atribut Syal Merah saja, tetapi juga untuk memupuk solidaritas satu angkatan sebagai tahap untuk meningkatkan kedewasaan dalam berorganisasi.

Koordinator UKM Bidang Minat dan Kegemaran Drs Kusmuriyanto MSi saat menyematkan Syal Merah di Gedong Songo menyampaikan, tidak ada hal yang tidak mungkin dilakukan, termasuk jalan kaki dari UNNES sampai di Gedong Songo. Semoga nilai pantang menyerah dan totalitas tertanam pada Anggota Baru ini, Minggu (21/5).

Selama long march mereka didampingi oleh 12 anggota aktif selama 3 hari pada Sabtu sampai Senin (20-22 Mei 2017) dan tiba di UNNES kembali Senin pukul 01.00 WIB.


Penulis: Sihono Dibaca : 97 kali

Menwa UNNES Raih Pretasi Gemilang pada Lomba Gerakan Merah Putih

Selasa, 23 Mei 2017 | 14:50 WIB


Menwa UNNES Raih Pretasi Gemilang pada Lomba Gerakan Merah Putih

Resimen Mahasiswa(Menwa) Universitas Negeri Semarang(UNNES) berhasil meraih prestasi gemilang pada lomba Gerakan Merah Putih yang diselenggarakan oleh Menwa Universitas PGRI Semarang, Sabtu (20/5) di kampus IV itu Jalan Raya Gajah.

Komandan Batalyon Dwi Triswanto menyampaikan, lomba ini diikuti pelajar tingkat SMA dan Menwa se-Jawa Tengah. Alhamdulillah Tim A Menwa UNNES yang terdiri atas delapan orang berhasil memboyong 3 piala yakni kategori juara 1 Formasi Terbaik, juara 2 Pengibaran Terbaik, dan Juara Umum 1.

Dengan peroleh ini kita boleh berbangga, namun tidak sombong tetap menunjukan prestasi, dedikasi, dan loyalitas kepada almamater serta Batalyon 902 sendiri untuk melanjutkan tradisi juara, tutur Dwi Triswanto.

Upacara pembukaan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Drs Soepriyono Purwo Saputra MHum. Ia menyampaikan bahwa bertanding dalam lomba tidak hanya mencari juara namun sebagai sarana pembelajaran untuk selalu siap dalam bela Negara.


Penulis: Sihono Dibaca : 147 kali

Rektor UNNES Silaturahmi ke Fakultas Ekonomi

Selasa, 23 Mei 2017 | 14:11 WIB


Rektor UNNES Silaturahmi ke Fakultas Ekonomi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr Martono, dan WR III Dr Bambang BR melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan anggota senat Fakultas Ekonomi (FE), dosen, tenaga kependidikan, Selasa (23/5) di ruang rapar 3 FE kampus Sekaran Gunungpati.

Dalam kunjungan kali ini yang dipandu oleh Dekan FE Dr Wahyono, Prof Fathur Rokhman diantaranya menyampaikan dua hal yakni kunci sukses peningkatan kualitas dan tradisi UNNES berprestasi.

Prof Fathur juga mengemukakan, UNNES sekarang sudah berubah menjadi institusi kependidikan dengan akreditasi unggul (A) untuk itu mari keunggulan itu dijaga supaya tetap unggul jangan sampai turun menjadi B lagi yakni dengan cara kebersamaan, integritas, dan kerja nyata.

Selain itu, untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu serta layanan lembaga, terdapat beberapa cara yakni mengimplementasikan konservasi dalam tridharma perguruan tinggi, percepatan studi mahasiswa, pengembangan sumber daya manusia dalam hal ini untuk Doktor dan Profesor, meningkatkan publikasi internasional, melampaui standar nasional, memberikan layanan prima dan mengambil keputusan berbasis data.


Penulis: Sihono Dibaca : 103 kali

Pusat Karier UNNES Ajak Mahasiswa Kenali dan Kembangkan Potensi Diri

Selasa, 23 Mei 2017 | 13:45 WIB


Pusat Karier UNNES Ajak Mahasiswa Kenali dan Kembangkan Potensi Diri

Dalam rangka mengembangkan potensi daya serap kerja mahasiswa, Pusat Karier dan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang (PKBK UNNES) menyelenggarakan Workshop Student Self Development, Selasa (23/5) di gedung Prof Satmoko, UNNES.

Workshop bertema “Cerdas Memahami Potensi Diri Menuju Pribadi yang Unggul dan Berkarakter” menghadirkan pembicara Ouys Alkharani MM MPsi dari Lembaga Psikologi Terapan Semarang. Kegiatan diikuti 200 mahasiswa UNNES dari berbagai jurusan.

Kepala Pusat Karier UNNES Dr H Eko Supraptono MPd menyampaikan, kegiatan ini bertujuan membuka wawasan serta mengelola bakat dan minat mahasiswa. Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan lifeskill mahasiswa agar dapat diterima oleh dunia kerja.

Ouys Alkharani, menjelasan mengenai pentingnya mengembangkan softskill dan potensi diri dari setiap individu untuk diterima di lapangan kerja. Ia menyatakan bahwa mahasiswa itu harus bukan hanya menjadi orang pintar, namun juga memiliki softskill dengan bersikap cerdas dan kritis pada hal – hal yang ia dapatkan.

Menurut Ouys Alkharani, pengembangan potensi diri dapat dilakukan dengan beberapa cara yakni memperjuangkan mimpi, mengenali kelebihan dan kekurangan, merencanakan karier, dan mulai menentukan parameter kesuksesan mereka. (Cesar magang Humas)


Penulis: Sihono Dibaca : 93 kali

Memasuki Ramadhan, UNNES Sesuaikan Jam Kerja

Selasa, 23 Mei 2017 | 10:15 WIB


Memasuki Ramadhan, UNNES Sesuaikan Jam Kerja

Memasuki bulan suci Ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 25 Mei 2017 mendatang, Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penyesuaian jam kerja dan kegiatan perkuliahan selama bulan Ramadhan.

“Hal tersebut bertujuan agar pelayanan yang diberikan UNNES kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik meskipun dalam kondisi berpuasa”, ujar Kepala Bagian Kepegawaian UNNES Mulyo Widodo MM, Selasa (23/5) di ruang kerjanya Kampus Sekaran Gunungpati.

Mulyo mengungkapkan, kebijakan ini berdasar pada surat Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan UNNES nomor 4967/UN37/KP/2017 tanggal 19 Mei 2017 tentang jam kerja bulan Ramadan di lingkungan UNNES.

Jam masuk kerja pegawai UNNES yang sebelumnya dimulai pukul 07.00, selama Ramadan diundur setengah jam menjadi pukul 07.30. “Demikian juga untuk pulang, yang semula pukul 16.00, dimajukan menjadi pukul 15.00, kecuali hari Jumat pulang pukul 12.00. Apel pagi dan senam kesehatan jasmani ditiadakan,” katanya.

Dengan diberlakukannya ketentuan tersebut, Mulyo berharap para pegawai tidak ada yang terlambat, pulang lebih cepat, apalagi membolos dengan alasan menjalankan ibadah puasa


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 415 kali

Dampingi Warga, Mahasiswa UNNES Lestarikan Tari Barongan

Selasa, 23 Mei 2017 | 7:44 WIB


Dampingi Warga, Mahasiswa UNNES Lestarikan Tari Barongan

Empat mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berinisiatif menggelar pelatihan tari barongan dan tari jaranan di Desa Seso, Kecamatan Jepon, Blora. Inisiatif itu mereka ambil agar dua jenis tarian rakyat itu bisa dikuasai oleh anak-anak muda sehingga bisa lestari.

Latihan digelar selama dua bulan, yaitu pada April hingga Mei 2017. Setelah proses latihan dijalankan mereka juga menyiapkan pentas bagi anak-anak tersebut. Pentas digelar pada Sabtu (20/5) di balai desa setempat.

Ketua tim, Rahmatika Rizqi Utami, menuturkan bahwa tari barongan dan jaranan di daerah tersebut mati suri. Di desa itu terdapat grup penari barongan, tetapi sudah lama tidak beraktivitas. Pelatihan yang diselenggarakannya diharapkan membuat ketertarikan masyarakat setempat terhadap tari barongan kembali tumbuh.

“Anak-anak Desa Seso Kecamatan Jepon menjadi mitra tim program ini. Mulai dari anak SD hingga SMP yang turut serta dalam kegiatan ini. Kegiatan dilakukan pada setiap hari Sabtu sore dan Minggu pagi,” kata Rahmatika.

Inisiatif ini diapresiasi oleh warga setempat, termasuk Kepala Desa Seso, Ngatmin. Menurutnya,  pelatihan ini akan berdampak positif karena dapat mengarahkan anak-anak di desa untuk terus melestarikan budaya.

Pementasan pada Sabtu malam tersebut berlangsung sukses. Warga antusias dengan pementasan ini. Seratusan warga berkumpul di halaman balai desa untuk menyaksikan pentas ini.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 80 kali

Dosen UNNES Berikan Guest Lecture di Dua Universitas Ternama di Tiongkok

Senin, 22 Mei 2017 | 11:04 WIB


Dosen UNNES Berikan Guest Lecture di Dua Universitas Ternama di Tiongkok

Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan guest lecture di Central China Normal University (CCNU) dan Huazhong Science and Technology (HUST) Wuhan, China (16-17 Mei 2017) yang lalu.

Mereka yakni Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas ST MT (Staf Ahli Rektor bidang Kerja Sama dan Internasionalisasi, yang juga dosen Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik) dan Farid Ahmadi SKom MKom PhD Jurusan PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Guest lecture yang pertama kedua dosen tersebut berbicara di depan seluruh mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Kegiatan guest lecture diikuti oleh hampir 50 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok Cabang Wuhan. Dengan topik menggapai kesuksesan dan bagaimana mendapatkan beasiswa dari seluruh penjuru dunia, para peserta guest lecture sangat antusias dan secara interaktif mereka banyak mendiskusikan berbagai hal terkait dengan beasiswa.

Hari berikutnya Dr Ratna melaksanakan guest lecturer di Huazhong Science and Technology (HUST) di hadapan para professor, peneliti, dan mahasiswa doktor/ master yang tergabung dalam grup riset “China-EU Institute for Clean and Renewable Energy (ICARE)” dengan topik “Advances in Biodiesel Production Using Reactive Distillation”.

Kegiatan guest lecture di HUST ini diselenggarakan oleh International Office di kampus tersebut. Melalui kegiatan guest lecture tersebut diharapkan UNNES semakin menguatkan tagline-nya menjadi universitas yang bereputasi di tingkat Internasional, khususnya dalam bidang riset dan akademik.

Selain memberikan guest lecture, kedua dosen tersebut juga mengunjungi laboratory school yang berafiliasi pada CCNU untuk melakukan observasi mengenai pembelajaran, fasilitas, manajemen, dan berbagai aspek penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di sekolah setingkat SD tersebut.

Observasi ini dilakukan untuk dapat memberikan gambaran mengenai komparasi Laboratory School di Indonesia dan di China dalam rangka pelaksanaan program revitalisasi LPTK.

Jajaki Kerja Sama
Kunjungan ke China juga dimaksudkan untuk melakukan penjajakan kerja sama di beberapa universitas ternama di Kota Wuhan China, yaitu di Central China Normal University (CCNU), Huazhong University of Science & Technology (HUST), dan Huazhong Agricultural University (HZAU).

Inisiasi kerja sama ini menghasilkan rencana implementasi kerja sama dalam bentuk program dual degree antara UNNES dengan CCNU, joint research dan program dual degree antara UNNES dengan HUST, student exchange dan joint research antara UNNES dengan HZAU.

Rencana kegiatan kerja sama ini akan dilanjutkan dengan penandatangan MoU dan pembahasan terperinci mengenai kesepakatan implementasi kerja sama yang akan dilaksanakan antara kedua belah pihak.


Penulis: Sihono Dibaca : 326 kali

Awal Ramadan Rektor Imbau Warga UNNES Tingkatkan Ibadah

Senin, 22 Mei 2017 | 10:31 WIB


Awal Ramadan Rektor Imbau Warga UNNES Tingkatkan Ibadah

Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 907 kali

Mahasiswa Pamit untuk Lomba Macapat, Rektor: Tembang Sarat Pitutur

Senin, 22 Mei 2017 | 9:36 WIB


Mahasiswa Pamit untuk Lomba Macapat, Rektor: Tembang Sarat Pitutur

Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan maju pada Lomba Nembang Macapat Mahasiswa Tingkat Nasional di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Selasa (23/5/2017). Mereka berpamitan kepada Rektor dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan di Rektorat kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Senin.

Rektor Prof Fathur Rokhman mengatakan, tembang macapat memiliki nilai luhur yang mesti diketahui generasi muda. Sebagai karya sastra Jawa, tembang macapat menjadi sarana para pujangga untuk  menyampaikan nilai itu.

Rektor juga mengapresiasi sejumlah dosen UNNES yang hingga sekarang masih sering menyampaikan pitutur melalui tembang macapat. “Beberapa dosen sering mengirim pesan berisi tembang macapat yang sarat pesan-pesan kehidupan,” kata Prof Fathur.

Selain mendorong mahasiswa untuk mempraktikkan, Prof Fathur juga meminta mereka agar mengkaji, baik dalam bentuk jurnal ilmiah maupun skripsi yang akan dibuat, maupun mengembangkan macapat. Dengan cara itu, mahasiswa akan menjadi bagian dari pengembangan keilmuan.

Lomba diselenggarakan memperingati Dies Natalis ke-41 UNS. Pendamping Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Widodo, mengatakan tahun lalu mahasiswa UNNES yang mengikuti lomba macapat di UNS meraih lima piala untuk kategori putra dan putri. Ia mengatakan lomba akan diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Dari UNNES, mahasiswa yang bakal mengikuti berasal dari berbagai program studi yang bernaung di bawah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Panembrama yang dibimbing oleh Indrawan Nur Cahyono.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bambang Budi Raharjo, berharap delegasi menyuguhkan performa maksimal. Ia optimistis mereka bakal menyajikan yang terbaik. “Jaga nama baik diri dan universitas di hadapan peserta lain,” kata dia.


Penulis: Sihono Dibaca : 367 kali

Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Indonesia Bangkit di Era Digital

Senin, 22 Mei 2017 | 8:13 WIB


Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Indonesia Bangkit di Era Digital

Senin (22/5), Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan upacara gabungan tiga fakultas guna memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke 109 di lapangan Fakultas Ilmu Sosial. Upacara ini diikuti oleh pengelola, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa dari fakultas ilmu sosial, fakultas ekonomi dan fakultas hukum. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.

Pada kesempatan kali ini, Rektor membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Hari kebangkitan nasional 109 tahun yang lalu ditandai dengan berdirinya Budi Utomo. Pada saat itu seluruh informasi dan pemikiran masih dimanipulasi dan dikontrol dengan ketat oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Dengan berdirinya organisasi Budi Utomo, Indonesia bangkit menggugat untuk menyampaikan gagasan mengenai cikal bakal kemerdekaan.

Pada tahun 2017 ini, kebangkitan Indonesia harus bertransformasi menjadi kebangkitan digital. Saat ini jaya atau hancurnya sebuah negara dapat ditentukan oleh mampu atau tidaknya negara itu mengelola sumber daya teknologi informasi. Rektor menegaskan bahwa pidato Menkominfo kali ini memiliki nilai strategis pada peneguhan kesatuan NKRI dan kebangkitan bangsa Indonesia melalui transformasi digitalisasi.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 340 kali

Seminar Nasional Smartpen, Toni: LPDP Masih Jadi Incaran

Minggu, 21 Mei 2017 | 18:22 WIB


Seminar Nasional Smartpen, Toni: LPDP Masih Jadi Incaran

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Seminar Nasional Smartpen pada Sabtu (20/5) di Gedung Prof Retno Sriningsih LP2M UNNES.

“Hingga saat ini, Beasiswa LPDP masih menjadi beasiswa favorit bagi mahasiswa Indonesia”

Hal tersebutlah yang disampaikan oleh Toni Dwi S PhD saat memberikan paparan materi Seminar Nasional Smartpen.
Beasiswa LPDP lanjut Toni, merupakan beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan berada dibawah naungan Kementerian Keuangan.

LPDP memiliki fungsi untuk mengelola dana abadi pendidikan dengan tujuan menyiapkan pemimpin masa depan dan mendorong inovasi bagi Indonesia sejahtera.

“Saat ini, LPDP memiliki dana kelolaan mencapai Rp 22,5 triliun dan telah menyalurkan beasiswa kepada total sebanyak 16.293 orang, yang terdiri atas 8.404 penerima beasiswa dalam negeri dan 7.889 penerima beasiswa luar negeri” jelas Toni.

Ia menghimbau, untuk mendapatkan beasiswa LPDP membutuhkan perjuangan dan perencanaan yang matang. Hal utamanya adalah minat dan tekad, dibarengi doa dan usaha.

Selain Toni, kegiatan ini juga menghadirkan Dr Ian Yulianti SSi MEng. Ia menyampaikan terkait tips dan trik menjadi pemakalah dalam sebuah konferensi terutama International Conference.

Ketua Panitia Riko Hermanto melaporkan kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta.

“Seminar ini diharapkan dapat menambah kajian akademik mahasiswa, terutama tentang publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah merupakan usaha mahasiswa dalam melaksanakan salah satu tridharma perguruan tinggi yakni penelitian” tambah Riko.

Riko berharap akan lebih banyak mahasiswa yang berminat melakukan penelitian dan mempublikasikannya.

Kontributor: Rizky Ajie Aprilianto

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 233 kali

Hari Kebangkitan Nasional, Mahasiswa UNNES Juara Umum POM Rayon I

Minggu, 21 Mei 2017 | 16:02 WIB


Hari Kebangkitan Nasional, Mahasiswa UNNES Juara Umum POM  Rayon I

POM Rayon I Jawa Tengah (Jateng) telah usai, penutupan dilakukan di Universitas Ngudi Waluyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (20/5). Pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Rayon I Jateng yang dilaksanakan pada 10-20 Mei.

Acara yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional menggelorakan semangat mahasiswa untuk terus berprestasi dan tetap menjaga NKRI. Hal itu di sampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Bambang BR.

Ini adalah bukti bahwa mahasiswa UNNES terus berprestasi di tahun reputasi ini, dengan menyandang juara umum di POM Rayon I dengan perolehan medali sebanyak 34 dari 11 cabor.

Ia menambahkan, juara 1,dan 2 POM Rayon I ini nantinya akan mewakili Jateng pada POMNAS di Makasar mendatang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 176 kali

UGM Juarai Debat Politik Tingkat Mahasiswa Nasional di UNNES

Sabtu, 20 Mei 2017 | 23:44 WIB


UGM Juarai Debat Politik Tingkat Mahasiswa Nasional di UNNES

Universitas Gadjah Mada (UGM) menjuarai Debat Politik Mahasiswa tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKN) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Disusul juara II oleh Universitas Udayana Bali. Masing-masing juara memperoleh plakat penghargaan dan uang pembinaan, Sabtu (20/5) di gedung Prof Satmoko Laboratorium LPTK Terpadu. Dalam kompetisi ini juga menganugerahkan best essay kepada tim dari UGM dan best speaker kepada Defila Priana Falarima dari UGM.

Kompetisi diikuti oleh 16 tim dari 14 Universitas. Mereka adalah Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta), Universitas Negeri Surabaya (Surabaya), Universitas Negeri Semarang (Semarang), Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin), Universitas Indonesia (Depok), dan Universitas Pattimura (Ambon).

Kemudian Universitas Padjajaran (Bandung), Universitas Sumatera Utara (Medan), Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta), Universitas Syah Kuala (Banda Aceh), Universitas Udayana (Bali), Universitas Jember (Jember), Universitas Panca Sakti (Tegal), dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (Yogyakarta).

Mosi yang diusung dalam babak final adalah tugas pokok dan fungsi KPK di Indonesia. Perdebatan menjadi sangat menarik karena menggunakan sistem debat Asian Parliamentary. Sistem ini memberikan kesempatan kepada tim lawan untuk melakukan interupsi ketika argumentasi sedang dilakukan.

Salah seorang Juri Debat Erisandi Arditama SIP MA menjelaskan, sebagai kaum akademisi kita harus memiliki bekal yang cukup yakni data, teori, dan konsep.

Stand Out nya itu dari data, teori, dan konsep. Itu penting terutama dalam kompetisi debat ilmiah semacam ini” jelas Sandi.

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Drs Ngabiyanto MSi mengapresiasi kegiatan ini.
Menurut Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan ini, debat merupakan bagian dari pengembangan penalaran mahasiswa. Kompetisi debat semacam ini akan melatih kemampuan berpikir kritis, membangun argumen, dan menghargai lawan debat.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 453 kali

Tumbuhkan Motivasi Mahasiswa, FT UNNES Gelar Seminar Nasional Teknologi Kreatif

Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:48 WIB


Tumbuhkan Motivasi Mahasiswa, FT UNNES Gelar Seminar Nasional Teknologi Kreatif

Populasi generasi muda yang berlebih, harus diikuti dengan SDM yang dimilikinya. Karena itulah, Seminar Nasional yang diadakan di UNNES pada Sabtu (20/05/2017) bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan motivasi mahasiswa Fakultas Teknik untuk dapat berkreasi dan berinovasi. Seminar yang bertajuk “Kreatif dalam Teknologi, Bersama Membangun Indonesia Mandiri” menghadirkan tiga pembicara hebat pada bidangnya masing-masing yaitu Ilham A. Habibie yang merupakan Presiden Direktur PT. LITHABI REKATAMA, Malik Khidir CEO Stechoq Robotika, dan Razi Thalib yang merupakan CEO dan founder dari setipe.com.

Ilham A. Habibie menyampaikan mengenai projek pesawat R-80 yang merupakan lanjutan dari projek pesawat N2-50 sebelumnya. Pria kelahiran 16 Mei 1963 itu memaparkan bahwa pesawat R-80 yang akan diselesaikan pada tahun 2019 merupakan pesawat buatan Indonesia mulai dari bentuk dan fungsinya, walaupun mesin masih membutuhkan bantuan dari luar negeri seperti Canada dan Rusia. Kebanggaan seharusnya belumlah cukup, SDM di Indonesia harus bisa berpartisipasi dalam kemajuan teknologi. Pak Ilham berharap dapat menginspirasi dan menginisiasi generasi muda khususya mahasiswa untuk berfikir kreatif dan inovatif dalam bidang energi dan teknologi.

Malik Khodir yang merupakan inisiator dari pembuatan robot kapal selam menyampaikan lima hal pokok untuk dapat meraih keberhasilan yaitu niat, gerak, kolaborasi, sampaikan karyamu pada dunia dan yang terakhir adalah berjamaah dalam berkarya. Malik berpesan kepada mahasiswa untuk percaya dengan potensi yang ada pada diri sendiri karena mulai dari sanalah berbagai inovasi dan kreasi akan muncul.

Seminar Nasional ini juga merupakan penutupan dari rangkaian acara pada Gelar Teknik Terpadu tahun 2017. Ahmad Wildan selaku ketua panitia berharap semoga mahasiswa dapat termotivasi dengan adanya seminar nasional ini guna menuju pada Indonesia yang maju dibidang teknologi dan ekonomi. (Ryan, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 136 kali

Rayakan Dies Natalis ke-11, Fakultas Ekonomi Siap Dukung Visi UNNES

Sabtu, 20 Mei 2017 | 8:50 WIB


Rayakan Dies Natalis ke-11, Fakultas Ekonomi Siap Dukung Visi UNNES

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) merayakan puncak Dies Natalis of Economics (Dinamics) ke-11 pada Jumat malam (19/5) di lapangan belakang gedung L Fakultas Ekonomi.

Menjadi bagian dari Universitas Negeri Semarang, Fakultas Ekonomi siap mendukung visi UNNES untuk menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi Drs Kusmuriyanto MSi menjelaskan, Fakultas Ekonomi siap mendukung dan menjadi garda terdepan mendorong UNNES meraih visi dan misinya.

Ia berharap, Dies Natalis kali ini merupakan langkah lanjutan untuk mewujudkan Fakultas Ekonomi yang brilian dengan berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

“Dies Natalis kali ini, kita kemas dalam berbagai bentuk kegiatan. Ada kegiatan ilmiah, olahraga, kewirausahaan dan prestasi. Kegiatan semacam inilah yang diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan membentuk karakter warga UNNES” tambahnya.

Ketua Panitia Waras Danar Rizky melaporkan rangkaian kegiatan Dinamics tahun ini mengambil tema “Economics in Outer Space” dengan tujuan agar mahasiswa Fakultas Ekonomi dapat terus mengembangkan diri dan keluar dari zona atau ruang nyaman.

“Ada sebelas kegiatan yang menjadi rangkaian Dinamics tahun ini, seperti Grand Opening, Kompetisi Perebutan Piala Dekan, Seminar Nasional, Workshop Media, Ekspo, Voice of Economics, dan lain sebagainya” jelas Danar.

Kepanitiaan merupakan gabungan dari Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Badan Semi Otonom (BSO). Masing-masing LK dan BSO memegang tanggungjawab terhadap satu kegiatan dengan tetap berkoordinasi dengan panitia lainnya.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 126 kali

Rektor UNNES/Ketua BKS: Perguruan Tinggi Kompak Jaga NKRI

Jumat, 19 Mei 2017 | 17:14 WIB


Rektor UNNES/Ketua BKS: Perguruan Tinggi Kompak Jaga NKRI

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak pimpinan perguruan tinggi negeri lain agar segera menyiapkan program untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ajakan itu disampaikan Prof Fathur dalam pertemuan Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Perguruan Tinggi Negeri – Kopertis Jawa Tengah dan DIY dalam pertemuan BKS di Magelang, Jumat (19/5).

Selain mewakili UNNES, Prof Fathur adalah Ketua BKS PTN-Kopertis Jawa Tengah dan DIY.

Menurut Prof Fathur, ada gerakan radikal yang menjadikan mahasiswa sebagai kader. Dalam ukuran tertentu, gerakan itu dikhawatirkan dapat merongrong NKRI. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antarperguruan tinggi yang lebih kompak.

Rektor UPN Veteran Yogyakarta menyambut baik usulan tersebut. Pihaknya mengaku siap menjadi pelopor gerakan bela negara dengan mengimplementasikannya dalam tri dharma perguruan tinggi. Ia juga mengapresiasi UNNES yang telah mengambil sejumlah inisiatif menjalankan program bela negara.

Pertemuan BKS diikuti oleh 25 pimpinan perguruan tinggi negeri dan 2 Koordinator Kopertis di dua provinsi tersebut.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 193 kali

Peringatan Hari Buku: UPT Perpustakaan Adakan Bedah Buku Dan Temu Novelis

Jumat, 19 Mei 2017 | 16:49 WIB


Peringatan Hari Buku: UPT Perpustakaan Adakan Bedah Buku Dan Temu Novelis

Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan bedah novel Setengah Cahaya Surga karya Aguk Irawan NM, seorang novelis dari Yogyakarta, di gedung perpustakaan pusat UNNES, Jumat (19/5).

Dalam kegiatan tersebut, Aguk juga menyampaikan kiat-kiat untuk menulis. “Untuk menulis, membaca sangatlah penting. Kebanggan menulis bukan karena karyanya yang terjual, tetapi bisa membuat orang terinspirasi”, jelasnya.
Ketua Panitia Retma Inayati SS menyampaikan secara khusus tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kecintaan pemustaka, khususnya mahasiswa UNNES terhadap hasil karya sastra.

Selain itu, meningkatkan kesadaran pentingnya budaya membaca melalui novel di kalangan pemustaka baik mahasiswa, dosen, maupun karyawan UNNES.
Salah satu peserta, Dwi Ayu Susilowati, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan setiap tahun guna menambah wawasan mengenai dunia sastra.

Kepala UPT Perpustakaan UNNES, Moh Yasir Alimi Sag Ma PhD sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi peserta yang hadir. (Pramesti Ariandani, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 125 kali

Pascarsarjana UNNES Syukuran Dies Natalis ke-20

Jumat, 19 Mei 2017 | 12:15 WIB


Pascarsarjana UNNES Syukuran Dies Natalis ke-20

Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan syukuran hari jadi ke-20, Jumat (19/5) di kampus Kelud Pascasarjana UNNES. Syukuran tersebut dihadiri oleh Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman Mhum, berserta jajaran Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana Prof Achmad Slamet Msi, pimpinan UNNES dan tenaga kependidikan di lingkungan Pascasarjana.

Syukuran diawali senam pagi oleh segenap tamu undangan dan dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Rektor Unnes dan Direktur Pascasarajan Unnes.

Direktur Pascasarjana Unnes mengungkapkan rasa syukurnya atas hari jadi Pascasarjana Unnes ke-20. Pasacasarjana Unnes pertama kali didirikan pada tahun 1997 yang berlokasi di kampus Bendan Ngisor, dan pada Februari 2017 lalu resmi berpindah ke gedung baru di kampus Kelud Utara III.
“Saya memohon restu agar Pascasarjana dapat meningkatkan reputasi internasional melalui publikasi jurnal Internasional,” katanya.

Rektor Unnes turut menyampaikan rasa syukur karena menjadi bagian dari warga Pascasarjana. Ia berharap, Pascasarjana dapat meningkatkan kinerjanya sehingga menjadi Pascasarjana yang berwawasan konservasi dan bereputasi Internasional. “Peningkatan tersebut sudah terlihat di bidang akademik, diantaranya mewajibkan mahasiswa untuk publikasi di jurnal nasional maupun Internasional, bertambahnya program studi yang mengantongi akreditasi A,” katanya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 133 kali

Dua Dosen MIPA UNNES Presentasi di Kuching, Sarawak Malaysia

Jumat, 19 Mei 2017 | 10:33 WIB


Dua Dosen MIPA UNNES Presentasi di Kuching, Sarawak Malaysia

Dua dosen Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Margareta Rahayuningsih MSi dan Ir Nur Rahayu Utami menjadi salah satu delegasi Indonesia sebagai pemakalah oral dalam Konferensi Internasional Hornbill (IHC) ke 7 tahun 2017 di Kuching Sarawak, Malaysia.

Satu lagi pemakalah poster atas nama Jamaludin Dahlan (alumni Biologi UNNES) yang saat ini masih menjadi asisten Kriya Tulang Daun di Lab Biologi tetapi Jamaludin berhalangan hadir karena bersamaan dengan tugas sebagai enumerator Rikhus Vektora 2017 dan diwakili langsung oleh Dr Margareta Rahayuningsih sebagai co author pemakalah poster. Konferensi diselenggarakan selama 3 hari (16-18 Mei), dengan mengambil tema Hornbills: Fly Free, Fly High.

Hornbill di Indonesia disebut juga dengan kelompok burung rangkong, julang, atau enggang. Konferensi ini mewadahi forum diskusi pertemuan ilmiah khususnya Hornbill bagi para akademisi, peneliti, mahasiswa, NGO, perusahaan, kementrian terkait, konservasionis, dan pemerhati Hornbill.

Topik yang dipresentasikan berkaitan dengan biologi, ekologi, habitat, konservasi, status, dan ancaman Hornbill di seluruh dunia.

Peserta Konferensi berasal dari 14 negara dengan jumlah total peserta sebanyak 350 orang. Sebanyak 36 judul paper dipresentasikan oral dan 20 paper poster. Dalam kesempatan ini delegasi Indonesia diwakili 7 orang yaitu Dr Nurul Winarni (UI), Dr Margareta Rahayuningsih dan Ir Nur Rahayu Utami MSi (UNNES), Juralis MSi (Universitas Bengkulu), Fernando Dharma SSi (Universitas Andalas), Gilang Fajar Ramadhan (PT Astra Agro Lestari Oil Palm Company), dan Feri S (Burung Indonesia).


Penulis: Sihono Dibaca : 143 kali

Empat Mahasiswa Libya Lulus S2 Bahasa Inggris UNNES

Jumat, 19 Mei 2017 | 9:52 WIB


Empat Mahasiswa Libya Lulus S2 Bahasa Inggris UNNES

Empat mahasiswa asal Libya baru saja menyelesaikan pendidikan S2 Bahasa Inggris di Universitas Negeri Semarang (UNNES).  Mereka lulus setelah menempuh kuliah selama empat semester.

Selain lulus dengan durasi kuliah yang realtif singkat, keempat mahasiswa dapat meraih indeks prestasi yang baik. Abdulghani Mohamed Emran Adalah (3,56), Abdelbaset Mohamed Wajej (3,56), Abdussalam Ahadi A Sweba (3,47), dan Ali Mohamed Ali Astinaiba (3,64).

Keempat mahasiswa asal Libya itu memilih belajar bahasa Inggris ke UNNES karena mendapat rekomendasi dari sejumlah seniornya.

Sebelumnya, ada sejumlah mahasiswa Libya yang menyelesaikan kuliah di Unnes. Alumni tersebut merekomendasikan UNNES kepada siswa lainnya.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 177 kali

Teguhkan Nilai Konservasi, Mahasiswa Ilmu Sejarah Adakan Seminar Konservasi Kesejarahan

Jumat, 19 Mei 2017 | 9:45 WIB


Teguhkan Nilai Konservasi, Mahasiswa Ilmu Sejarah Adakan Seminar Konservasi Kesejarahan

Mahasiswa Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2014 mengadakan kegiatan Seminar Konservasi Kesejarahan, Kamis (18/5). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Eks Kawedanan Parakan dengan mengambil tema “Romantisme Stasiun Parakan dan Pledoi Cagar Budaya”.

Kegiatan seminar tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan dosen Universitas Negeri Semarang, masyarakat Parakan, siswa-siswi SMA/sederajat se-Parakan, Komunitas Nata Para’an Luwes, dan Komunitas Kota Toea Magelang.

Acara diisi dengan diskusi mengenai sejarah Stasiun Parakan dengan pemateri Ir Sutrisno Murtiyoso MT dari Universitas Taruma Negara dan Ir Widya Wijayati MPH MURP dari Tim Ahli Cagar Budaya Kota Semarang.

Selain itu, materi juga disampaikan oleh Didik Nuryanta dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Temanggung, dan Arifah Wahyuning Tyas sebagai penyaji mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang.

Syaiful Amin SPd MPd selaku pemibimbing mata kuliah Konservasi Kesejarahan menyampaikan Seminar Konservasi Kesejarahan merupakan bagian tugas akhir dari mata kuliah Konservasi Kesejarahan. Dalam mata kuliah ini mahasiswa ditugaskan untuk mengkaji dan mengadvokasi bangunan bersejarah atau bangunan cagar budaya yang kondisinya sudah tidak terawat.

Didik Nuryanta, perwakilan dari Disbudpar Kabupaten Temanggung menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Temanggung menyambut baik acara ini. “kami menyambut baik kegiatan ini, silakan beri masukan kepada kami untuk kemajuan Temanggung”, imbuhnya.

Kontributor : Angga Novian Pratama (Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 162 kali

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tambah Doktor

Jumat, 19 Mei 2017 | 9:03 WIB


Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tambah Doktor

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) menambah jumlah dosen berkualifikasi doktor setelah Dr Wagiran dinyatakan lulus ujian terbuka pada Kamis (18/5).

Dr Wagiran berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Sistem Evaluasi Komprehensi Hasil Belajar Bahasa Indonesi di SMP” di depan promotor Prof Dr Dandan Supratman, kopromotor Prof Dr Fathur Rokhman, dan penguji Prof Dr Rustono.

Kelulusan ahli evaluasi pembelajaran ini diharapkan semakin memperkuat Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) unggul.

Secara terpisah, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman mengungkapkan bahwa kualifikasi pendidikan dosen adalah salah satu perhatiannya. Sebab, kualitas dosen memiliki dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran.

Pihaknya menargetkan, pada akhir 2018 minimal 25 persen dosen UNNES telah berkualifikasi doktor. Oleh karena itu, ia mendorong dosen yang sedang tugas belajar S3 segera menyelesaikan pendidikannya. Adapun dosen yang berpendidikan S2 diharapkan segera melanjutkan ke jenjang doktor.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 152 kali

Siswa-Siswi Labschool UNNES Dilatih Jadi Dokter Gigi Kecil

Jumat, 19 Mei 2017 | 8:44 WIB


Siswa-Siswi Labschool UNNES Dilatih Jadi Dokter Gigi Kecil

Siswa-siswi Labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) pelatihan menjadi dokter gigi kecil bekerjasama dengan dokter gigi dan mahasiswa kedokteran gigi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) selama dua hari, Selasa dan Rabu (16-17/5) di Sekolah Labschool UNNES Jalan Menoreh Tengah X No. 4, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang Jawa Tengah.

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang sudah terjalin antara Labschool UNNES dengan Unimus. Kerjasama tersebut antara lain rekam medis tahunan kesehatan gigi, pembentukan dokter gigi kecil, parenting, bakti sosial, dan penanaman tanaman obat herbal untuk kesehatan gigi.

Menurut Prigel, Mahasiswa FKG Unimus, pelatihan dokter gigi kecil ini merupakan bentuk implementasi secara langsung ke masyarakat. Pembelajaran Unit Kegiatan Gigi Sekolah yang merupakan upaya promotif dan preventif terhadap peningkatan kesehatan gigi dan mulut untuk anak-anak usia sekolah dasar.

Pelatihan ini diikuti 24 anak terdiri atas siswa siswi kelas 3 dan 4 yang sebelumnya telah mengikuti proses seleksi. Saat pelatihan mereka dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok 6 siswa dan setiap kelompok didampingi 1 guru, 1 dokter gigi, dan 6 mahasiswa.

Para siswa diajak menonton video tentang kesehatan, mengenal anatomi gigi, cara menggosok gigi yang benar, makanan yang baik untuk kesehatan gigi, dan menanam tanaman obat herbal untuk sakit gigi.

Anak-anak nampak sangat antusias, karena selama proses pelatihan, mereka diajak untuk menonton video serta diberikan hadiah bagi yang aktif menjawab pertanyaan.

“Aku senang dapat belajar menggosok gigi yang benar, menanam tanaman toga, dan dapat hadiah juga,” tutur Aila siswi kelas 3.

Drg Grandis berharap siswa siswi yang dilatih ini bisa menjadi dokter gigi kecil, yang nantinya dapat bermanfaat bagi teman-temannya menjelaskan tentang bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut.


Penulis: Sihono Dibaca : 106 kali

Kuatkan Reputasi, Tokoh Senior Apresiasi Pencapaian Prestasi UNNES

Kamis, 18 Mei 2017 | 20:57 WIB


Kuatkan Reputasi, Tokoh Senior Apresiasi Pencapaian Prestasi UNNES

Sejumlah tokoh senior menyampaikan gagasan dan penguatan agar Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus maju  menjadi salah satu universitas terbaik di Indonesia. Mereka berharap, berbagai prestasi yang sudah diraih UNNES dijadikan modal meningkatkan lembaga menjadi universitas bereputasi internasional.

Beberapa tokoh yang hadir adalah mantan rektor Prof Dr Rasdi Ekosiswoyo dan Prof Dr Ari Tri Soegito. Dua tokoh senior lain yang hadir adalah Prof Mursid Saleh dan Prof Edi Astini, keduanya adalah profesor emeretis dari Jurusan Bahasa Inggris dan Jurusan Bahasa Asing. Selain itu, rapat koodinasi juga diikuti ketua dan anggota senat.

Prof Rasdi Ekosiswoyo mengapresiasi kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen UNNES yang semakin unggul. Hal itu ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah dosen berkualifikasi doktor.

Menurutnya, dosen harus memiliki keunggulan keilmuan. Hal itu sangat penting karena berimplikasi langsung terhadap kualitas pembelajaran.

Sejak menjadi Rektor, Prof Rasdi mendorong setiap dosen mengembangkan keilmuan dengan melanjutkan pendidikan. Upaya demikian terus dilakukan hingga saat ini

Kepemimpinan Transformatif

Sementara itu, Prof Dr AT Soegito berharap pimpinan Unnes menjadi pemimin transformatif. Salah satu sifat kepemimpinan transformasi adalah adanya pembaruan. Selain itu, kepemimpinan transformatif mengutamakan prestasi.

Pria yang akrab disapa Prof AT ini mengaku senang melihat perkembangan UNNES selama ini. Sebagai salah satu tokoh yang turut mengubah IKIP Semarang menjadi universitas, ia melihat perkembangan ini UNNES saat ini sangat menggembirakan hatinya.

Akreditasi A sebagai Modal

Rektor Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, pihaknya menargetkan pada 2018 minimal 25 persen dosen UNNES berkualifikasi doktor. Selain itu, ia akan menjadikan akreditasi A yang telah diraih UNNES sebagai awal mengembangkan lembaga menjadi lebih hebat.

Oleh karena itu, ia berharap setiap civitas academica terus merapatkan barisan melaksanakan tugas masing-masing.

Sebagai catatan, dalam data.unnes.ac.id tercatat sebanyak 242 dosen telah berkualifikasi doktor. Sementara itu, puluhan dosen lainnya kini sedang menyelesaikan tugas belajar menempuh pendidikan doktor, baik di dalam maupun di luar negeri.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 311 kali

Gelar Karya Mahasiswa, Ketika Imajinasi Membuahkan Inovasi

Kamis, 18 Mei 2017 | 14:22 WIB


Gelar Karya Mahasiswa, Ketika Imajinasi Membuahkan Inovasi

Ada banyak event bagus yang diselenggarakan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), baik di bidang seni, ilmiah, maupun olahraga. Dari sekian banyak itu, Gelar Karya adalah salah satunya.

Gelar Karya adalah acara tahunan yang digelar mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT).

Melalui acara ini, mahasiwa Tata Busana, Tata Kecantikan, dan Tata Boga memamerkan kreasinya masing-masing. Tahun ini, tema Gelar Karya adalah Kreasi Hitam Putih.

Salah satu yang membuat event ini patut mendapat perhatian adalah kreativitas mahasiswa benar-benar tampak. Karya busana, kecantikan, dan boga menunjukkan kebaruan yang kerap kali di luar dugaan.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menyebut, bahwa Gelar Karya adalah bukti bahwa imajinasi bisa membuahkan inovasi.

Menurutnya, perkuliahan yang ditempuh mahasiswa PKK tidak hanya membuat mereka terampil secara teknis, tetapi berkembang kepekaan estetisnya. Dari  imajinasi itulah kerap lahir produk-produk yang baru.

Jika kondisi demikian terus dikembangkan, kata Rektor, kreativitas mahasiswa PKK akan berkembang menjadi prestasi yang membanggakan. Bukan hal yang sulit jika kreasi itu mengantarkan mereka ke industri fesyen, kecantikan, dna kuliner yang lebih menjanjikan.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 397 kali

Lomba Guru Unggul Inovatif, Cara Unnes Tingkatkan Kualitas Guru

Kamis, 18 Mei 2017 | 12:11 WIB


Lomba Guru Unggul Inovatif, Cara Unnes Tingkatkan Kualitas Guru

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Lomba Guru Unggul Inovatif Tingkat SMA/MA Se-Jawa Tengah. Kegiatan digelar di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES, Kamis (18/5).

Dari 122 pendaftar, ada 5 finalis yang hadir untuk mempertunjukan kemampuan mengajarnya pada babak final. Mereka adalah Bayu Wijanarko (SMA Science Baitul Quran Sragen), Niansari Susapto Putri (SMA N 1 Karangkobar Banjarnegara), Upik Hastuti (SMA 2 Purbalingga), Wiranto (SMA 1 Wonosegoro), Wiyanto (SMA Karangturi Semarang)

Wakil Rektor bidang Akademik Prof Rustono MHum mengatakan, lomba itu merupakan bagian dari usaha Unnes menjaga dan meningkatkan kulitas guru. Ia bersyukur karena kegiatan ini mendapat tanggapan positif. Ia berharap sang juara bisa menjadi inspirasi untuk para guru, karena seorang guru harus hebat untuk dapat menciptakan murid yang hebat

Sementara itu, Ketua LP3 Dr Abdurrahman MPd menyampaikan LP3 menyadari bahwa guru merupakan komponen penting yang harus diperhatikan. Ia mengatakan, salah satu upaya untuk memacu peningkatan kualitas adalah penyelenggaran ajang lomba guru.

Abdurrahman menambahkan, melalui kegiatan kompetitif ini, LP3 berharap mendapatkan sosok guru unggul dan inovatif yang layak menjadi teladan bagi mahasiswa prodi kependidikan, alumni dan sesama guru.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 175 kali

KSR PMI UNNES Toreh Prestasi Dalam Berbagai Lomba di Yogya

Kamis, 18 Mei 2017 | 10:51 WIB


KSR PMI UNNES Toreh Prestasi Dalam Berbagai Lomba di Yogya

Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai lomba pada Invitasi Keterampilan Relawan Antar KSR PMI se-Jawa tahun 2017, Minggu, (14/5) di Lantai 3 Aula Gedung Student Center Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

KSR PMI UNNES yang menurunkan dua tim, yaitu tim A yang beranggotakan Ana Ariani (Akuntansi/ 2014), Suparno (Teknik Mesin/2015), Ayu Dwi Haryati (IKM/2015) dan Putri Miladia Ishlahia Rosyid (IPA terpadu/2016), dan Tim B Salbiah (Akuntansi/2014), Musaropah (Teknik Elektro/2014), Afif Sa’roni (IKM/2015) dan Maulana Farhan Najib (Ilmu Komputer/2015), berhasil meraih Juara I dan III Lomba pertolongan pertama, Juara I dan II Lomba Pemetaan, dan Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah.

Kegiatan yang diiniasi UNY ini, diikuti 16 tim KSR diantaranya KSR PMI UNNES tim A dan tim B, PGSD UNNES UPP Tegal, FKM Undip, UM tim A dan tim B, UNAIR tim A dan tim B, UTIDAR, KSR PMI Markas Surakarta, UNY tim A dan tim B, UPN tim A dan tim B, Universitas Sanata Dharma, dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Komandan KSR PMI Unit UNNES, Syafrudi berharap, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi lebih kepada UNNES, universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional ini.

“Mereka yang berprestasi adalah mereka yang melakukan lebih. Lebih dalam doa, maupun dalam usaha. Semangat Berprestasi!!, ujarnya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 181 kali

Asesor BAN PT Lakukan Asesmen Prodi Sastra Perancis UNNES

Kamis, 18 Mei 2017 | 10:13 WIB


Asesor BAN PT Lakukan Asesmen Prodi Sastra Perancis UNNES

Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) datang ke Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka melaksanakan asesmen lapangan pada Program Studi (Prodi) Sarjana (S1) Sastra Perancis Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

Mereka yakni Dr Roswita MHum Tobing Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr Yuliarti Mutiarsih MPd dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono didampingi Dekan FBS Prof Agus Nuryatin dan pejabat terkait.

Prof Rustono menyampaikan selamat datang di UNNES, Semoga kedatangan Tim Asesor untuk visitasi FBS ini membawa berkah bagi UNNES.

Dr Roswita MHum Tobing menyampaikan kami utusan dari BAN PT bertugas melakukan verifikasi data faktual dari borang yang sudah dikirim. Kami hanya ingin mendapatkan keterangan yang lebih jelas di lapangan. Jika ada hal-hal yang sudah baik, kami akan mendorong untuk ditingkatkan. Akan tetapi, jika ada yang kurang, kami akan luruskan sehingga ke depan menjadi lebih baik.


Penulis: Sihono Dibaca : 166 kali

Mahasiswa Asal Vietnam: Saya Bangga Kuliah di UNNES

Kamis, 18 Mei 2017 | 8:02 WIB


Mahasiswa Asal Vietnam: Saya Bangga Kuliah di UNNES

Ialah Tran Le Minh Thao bersama sembilan orang lainnya yang mengikuti pelepasan mahasiswa asing program beasiswa Darmasiswa tahun 2016 pada Rabu malam (17/5) di Kampung Laut, Semarang.

Tran merasa bangga dapat menimba ilmu di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Ia merasa mendapatkan banyak hal di UNNES, mulai dari akademik hingga teman baru.

“UNNES itu ramah, saya bangga bisa menimba ilmu disini. Saya menjadi punya banyak teman baru di Indonesia” ucap Tran.

Selain Tran Le Minh Thao (Vietnam), terdapat sembilan mahasiswa lain yakni Keisuke Yoshizaki (Jepang), Daniela Ficova (Slovakia), Johanna Ernst (Jerman), Ankita Chakraborty (India), Choi Jihye (Korea Selatan), Lee Joeseb (Korea Selatan), Ramiadrarinirin A Riantoa (Madagaskar), Randrianirina Linjo (Madagaskar), dan Tanjonirina Hasina Jhonny (Madagaskar).

Koordinator Program Darmasiswa UNNES Yusro Edy Nugroho MHum menjelaskan di tahun 2016, UNNES menerima mahasiswa asing program beasiswa Darmasiswa dari pemerintah Republik Indonesia sejumlah sepuluh mahasiswa.

“Mereka telah megikuti perkuliahan di UNNES selama satu tahun (2 semester) dan belajar tentang bahasa dan budaya Indonesia. Diantaranya membatik, menari, melukis, cara menabuh gamelan, dan menyanyi keroncong. Di UNNES mereka tidak hanya sekadar tahu tentang budaya tetapi mereka akan belajar melakukan langsung” jelas Yusro.

Turut hadir, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno MSi PhD dan Kepala International Office Intan Permata Hapsari SPd MPd.

Setelah menyelesaikan kurikulum pendidikan pada Mei 2017, direncanakan kesepuluh mahasiswa tersebut akan berkeliling Indonesia dan mengunjungi beberapa destinasi wisata.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 262 kali

UNNES Akan Gelar Tes Uji Coba Seleksi Mandiri 2017

Rabu, 17 Mei 2017 | 15:19 WIB


UNNES Akan Gelar Tes Uji Coba Seleksi Mandiri 2017

UPT Pusat Humas Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan uji coba tes Seleksi Mandiri UNNES, Sabtu 10 Mei 2017, di Gedung Auditorium Prof Wuryanto UNNES, Kampus Sekaran, Semarang. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 20 Mei sampai dengan 7 Juni 2017.

Kepala UPT Pusat Humas UNNES Hendi Pratama mengatakan kegiatan ini terbuka untuk siswa SMA/sederajat yang bakal meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi. Mereka yang lulus pada 2015 pun bisa mengikuti tes, seperti disyaratkan dalam pendaftaran SBMPTN. Tiap peserta tes uji coba dikenakan biaya sebesar Rp 60 ribu. “Uji coba ini menjadi ajang menyiapkan diri sebelum menghadapi Seleksi Mandiri UNNES,” kata Hendi, di kampus Sekaran, Gunungpati, Rabu (17/5).

Secara teknis, tes akan dilakukan dengan cara paper based testing, yaitu tes tertulis dengan mengisi lembar jawaban. Untuk kelengkapan mengerjakan tes, peserta diimbau untuk membawa pensil 2B, penghapus, dan alas. Adapun hasil tes uji coba ini akan diumumkan lima jam setelah tes selesai dilaksanakan, pada laman unnes.ac.id.

Peserta bisa mendaftar dengan cara mengunduh formulir pendaftaran dan mengkorfirmasi melalui telepon ke UPT Pusat Humas UNNES, kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang. Peserta bisa mendaftar secara individu maupun kolektif.

Sebagai informasi, pendaftaran online Pendaftaran Seleksi Mandiri UNNES dibuka mulai 10 Mei 2017 – 24 Juni 2017. Tes tertulis akan dilaksanakan 8 Juli 2017.

Informasi lebih lanjut silahkan telepon ke UPT Humas UNNES di 024.8508093 atau 082242749470 Sesar (jam kerja).

Untuk formulir pendaftaran silahkan klik disini


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 759 kali

Jurusan Bahasa Jawa UNNES dan UI Matangkan Draf UKBJ

Rabu, 17 Mei 2017 | 14:18 WIB


Jurusan Bahasa Jawa UNNES dan UI Matangkan Draf UKBJ

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang (UNNES) tengah mematangkan draf Uji Kompetensi Bahasa Jawa (UKBJ) bersama Prodi Sastra Jawa Universitas Indonesia (UI). Pertemuan awal kedua pihak dalam bentuk diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk membahas UKBJ dilakukan di kampus UI, Depok, Rabu, 17 Mei 2017.

Diskusi membahas sejumlah hal yang kemudian menjadi poin penting dalam merealisasikan UKBJ. Ketua Prodi Sastra Jawa UI, Dwi Puspitorini, mengatakan tahun ini prodinya memadatkan perkuliahan dari enam semester menjadi empat semester. “Selama empat semester diharapkan sudah terukur kemahiran berbahasa dalam berbagai aspek pada tingkat tertentu.  Jika bahasa Inggris punya TOEFL, maka sudah waktunya bahasa Jawa juga memiliki model tes yang sepadan,” kata dia.

Dari Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES, hadir antara lain Ermi Dyah Kurnia (Ketua Prodi Sastra Jawa), Ucik Fuadhiyah (sekretaris jurusan), Hardyanto, Yusro Edy Nugroho, Eka Yuli Astuti, Widodo, Sungging Widagdo, dan Dhoni Zustiyantoro. Mereka diterima sejumlah dosen Sastra Jawa UI, antara lain Darmoko, Karsono H Saputra, dan Widyasmara Murti.

UKBJ kelak mencakup berbagai aspek kemampuan berbahasa, meliputi membaca, menyimak, berbicara, dan menulis. Selain itu, terdapat enam tingkatan tes, mulai dari A1 hingga C2. Masing-masing tes mensyaratkan peserta mesti menempuh pembelajaran bahasa Jawa dengan jam minimal yang telah ditentukan. Ragam bahasa yang digunakan dimulai dari tataran ngoko hingga krama.

Menurut Yusro Edy Nugroho, diskusi menyepakati sejumlah hal penting terkait draf awal pembuatan UKBJ. Upaya ini, di sisi lain, merupakan upaya menjalin kerja sama dengan UI dalam bidang keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengatakan, ke depan, terbuka pula bagi lembaga lain yang bakalikut terlibat dalam pembuatan UKBJ ini. “Diskusi akan diwujudkan dalam langkah-langkah yang sudah terprogram, meliputi pembuatan kisi-kisi dan soal UKBJ,” kata Yusro.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 165 kali

2.547 Peserta SBMPTN 2017 Ikuti Uji Keterampilan

Rabu, 17 Mei 2017 | 13:20 WIB


2.547 Peserta SBMPTN 2017 Ikuti Uji Keterampilan

Pemilih jurusan seni dan olahraga mengikuti Uji Keterampilan pada (17-18/05).  Uji Keterampilan dilakukan di 2 tempat yakni di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) untuk jurusan Keolahragaan dan di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) untuk jurusan seni.

Peserta yang memilih program studi (prodi) seni musik akan mengikuti ujian berupa tes musikalitas dan tes praktik instrumen. Sementara peserta jurusan seni drama menjalani tes praktik monolog dan tes kreativitas. Adapun masing-masing peserta dari keempat cabang ilmu seni tersebut sama-sama mengerjakan tes pengetahuan dan wawasan seni.

Sama halnya dengan ilmu seni, para peserta SBMPTN 2017 pada bidang keolahragaan juga akan menjalani serangkaian tes. Pertama, yakni pemeriksaan kesehatan yang terdiri atas pengukuran antropometri (tinggi badan berdiri, tinggi badan duduk, berat badan, indeks massa tubuh/BMI), pemeriksaan postur dan anggota gerak (tangan dan kaki), pemeriksaan jantung, pemeriksaan fungsi pernapasan, dan pemeriksaan indera.

Tes kedua pada Uji Keterampilan 2017 adalah mengenai keterampilan motorik dengan cara vertical jump satu menit, sit-up satu menit, dan push-up satu menit. Kemudian peserta juga akan mengikuti tes kelincahan (illinois agility run test) berupa koordinasi mata tangan 30 detik, dan lari 1.600 meter.

Uji Keterampilam ini diikuti oleh 2.547 peserta yang terdiri dari Bidang Olahraga 1.524, Bidang Seni Rupa 659, Bidang Seni Tari 155 dan Bidang Seni Musik 209.

Hadir mengunjungi Uji keterampilan ini Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi guna memantau kegiatan ini. Pada kesempatan ini ia menyampaikan, saya melihat semangat peserta Uji Keterampilan ini luar biasa semangatnya.

Yang menarik pada Uji Keterampilan di UNNES ini Transparan penilaiannya, langsung score dimunculkan dan semuanya bisa melihat. Harapan kedepan Universitas lain dapat meniru UNNES saat melakukan ujian semacam ini.

Hal senada disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat monitoring Uji Keterampilan di FIK UNNES, Uji Keterampilan ini salah satu cara untuk mencari bibit unggul di bidang seni dan olahraga. Kami akan benar-benar Transparan agar seluruh peserta melihat nilai yang berhasil diraih.

Selain mengikuti rangkaian Uji Keterampilan SBMPTN 2017, para peserta juga wajib melakukan pemeriksaan kesehatan. Proses tersebut dilaksanakan oleh tenaga kesehatan di tempat layanan kesehatan resmi se-Indonesia sejak dua hari sebelum sampai dengan hari pelaksanaan ujian ketrampilan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 245 kali

Menwa UNNES Bersinergi dengan SMP Empu Tantular

Rabu, 17 Mei 2017 | 13:00 WIB


Menwa UNNES Bersinergi dengan SMP Empu Tantular

Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES) selama tiga hari mulai Jumat sampai dengan Minggu (12-15 Mei) bersinergis dengan 178 peserta kemah akhir tahun kelas 7 SMP Empu Tantular.

Menwa menjadi instruktur serangkaian kegiatan diantaranya dengan materi kepemimpinan, bela negara, keselamatan lapangan, dan outbond dasar kepramukaan. Malam puncak kegiatan kemah adalah dengan dilaksanakannya upacara api unggun yang dirangkai dengan penampilan dari masing – masing regu.

Upacara penutupan dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat Win Yunarwi SPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak anak harus mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah diajarkan oleh anggota Menwa dalam lingkungan sekolah.


Penulis: Sihono Dibaca : 97 kali

Dorong Reputasi, FIS UNNES Selenggarakan Workshop PKM

Rabu, 17 Mei 2017 | 11:37 WIB


Dorong Reputasi, FIS UNNES Selenggarakan Workshop PKM

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Rabu (17/5) di gedung C7 Dekanat Fakultas Ilmu Sosial.

Menuju Universitas bereputasi internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mendorong raihan prestasi mahasiswa.

Hal tersebutlah yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Sosial melalui Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Dalam sambutannya, Wakil Dekan bidang kemahasiswaan Drs Ngabiyanto MSi menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Fakultas Ilmu Sosial. Harapannya, ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa FIS untuk mengembangkan ide dan gagasannya melalui proposal PKM.

Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara, Sandi Arief SPd MSc dari Fakultas Ekonomi dan Syaiful Amin SPd MPd dari Fakultas Ilmu Sosial.

“Mencari ide bagi mahasiswa itu terkesan sulit. Padahal tidak demikian, kita bisa memanfaatkan sumber-sumber yang ada seperti internet, otoritas suatu lembaga, hasil penelitian sebelumnya, dan lain sebagainya” jelas Sandi.

Sementara itu pembicara kedua, Syaiful Amin SPd MPd menjelaskan terkait perlunya kerja keras dalam membuat proposal PKM.

“Saya selama tiga tahun berturut-turut mengikuti Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS). Selama tiga tahun tersebut saya yakin bahwa kerja keras dan tekad yang kuat menentukan keberhasilan mengikuti PIMNAS” tegas Syaiful.

Workshop yang diikuti oleh lebih dari 150 peserta ini, berlangsung dengan interaktif antara pembicara dan peserta workshop.

Setelah mengikuti workshop, peserta akan dikumpulkan berdasarkan jurusan untuk membahas lebih lanjut terkait penulisan proposal PKM.

(Dwi Hermawan, Students Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 118 kali

Pembekalan Calon Maba UNNES, Rektor Beri Motovasi Agar Berprestasi dan Berkarakter

Selasa, 16 Mei 2017 | 10:56 WIB


Pembekalan Calon Maba UNNES, Rektor Beri Motovasi Agar Berprestasi dan Berkarakter

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengajak mahasiswanya menghindari penyalahgunaan narkoba dan berbagai paham radikalisme yang cenderung mengancam keamanan dan ketertiban bangsa dan negara.

“Kami secara tegas melarang mahasiswa terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan paham radikalisme apapun bentuknya,” kata Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum ketika memberi sambutan pada pembekalan calon mahasiswa baru (maba) UNNES yang secara resmi diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Selasa (16/5) di Gedung Prof Wuyanto Kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menambahkan, Indonesia sebagai negara Pancasila mesti dipahami secara benar oleh kalangan generasi muda utamanya mahasiswa sebagai kalangan intelektual. “Pancasila itu dasar, paham-paham yang cenderung merongrong Pancasila sebaiknya dihindari dan jangan dibiarkan berkembang di Indoneia,” imbuhnya.

Mahasiswa UNNES, kata Prof Fathur, merupakan insan perubahan yang harus mendapat pemahaman secara benar tentang nilai-nilai kebangsaan.

“Bisa dibayangkan jika mahasiswa UNNES yang merupakan kelompok intelek terlibat berbagai paham radikalisme? bisa rusak masa depan bangsa ini,” kata Profesor bidang Sosiolinguistik itu.

Selain itu, pihaknya berharap mahasiswa UNNES yang terdiri dari berbagai kalangan dari suku, ras dan agama dari seluruh Indonesia dapat menjadi garda terdapan bahkan dapat mengedukasi masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan ditengah maraknya isu radikal yang berkembang belakangan ini.

Menurut Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAAKK) UNNES Drs Anwar Haryono MPd, pembekalan kali ini diikuti 1.951 calon maba yang diterima melalui jalur SNMPTN.

“Apabila ada calon maba yang tidak mengikuti pembekalan ini, secara otomatis kehilangan haknya sebagai mahasiswa Unnes”, jelas Anwar.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 907 kali

Rektor UNNES Lakukan Monitoring SBMPTN 2017

Selasa, 16 Mei 2017 | 10:54 WIB


Rektor UNNES Lakukan Monitoring SBMPTN 2017

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum meninjau langsung pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di kampus Sekaran Selasa (16/5).

Tinjauan Rektor adalah tempat ujian yang berada di seluruh Fakultas yang ada di UNNES, yang merupakan tempat ujian untuk bidang Saintek.

Dalam kesempatan ini Prof Fathur melakukan monitoring peserta dengan menggunakan tes Paper Base Test (PBT) maupun Computer Base Test (CBT).

Rektor mengecek kesiapan panitia mulai dari dokumen-dokumen yang diperlukan, serta kesiapan sarana penunjang yaitu ruang ujian dan perangkat elektronik yang digunakan. Jumlah peserta yang mengikuti tes di kampus sekaran sebanyak 6.820.

Ia menyampaikan, Kesiapan panitia sudah cukup baik, kesiapan tim di lapangan untuk mengatur peserta juga sudah bagus. UNNES juga menyiapkan untuk uji keterampilan pada tanggal 17-18 nanti untuk jurusan seni dan olahraga.

Ujian Keterampilan di ikuti oleh 2.547 peserta yang terbagi menjadi 1.547 bidang Olahraga, 659 bidang Seni Rupa, 155 bidang Seni Tari dan 209 bidang Seni Musik .

Pada SBMPTN ini UNNES mempunyai daya tamping sebanyak 2.658 dan masih ada 1 jalur untuk Seleksi Mandiri yang informasi lengkap di penerimaan.unnes.ac.id.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 388 kali

Tes SBMPTN, Pengendara Diimbau Tak Hanya Lewat Sampangan

Selasa, 16 Mei 2017 | 9:21 WIB


Tes SBMPTN, Pengendara Diimbau Tak Hanya Lewat Sampangan

Ribuan calon mahasiswa mengikuti tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Negeri Semarang (UNNES), kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Selasa (16/5).

Menurut pantauan unnes.ac.id, seperti hari Senin sore (15/5) dan Selasa (16/5) pagi dari arah Jalan Kelud Raya menuju kampus UNNES Sekaran padat merayap sepanjang 8 kilometer. Titik penyebab kemacetan ada di jembatan besi, pasar sampangan, dan perempatan masjid Dewi Sartika, Sampangan. Puluhan petugas dari kepolisian dikerahkan untuk mengurai kemacetan supaya lancar kembali.

Untuk itu, pengendara kendaraan bermotor baik yang akan menuju arah kota maupun yang akan menuju UNNES kampus Sekaran, diimbau untuk memilih jalur lain. Pengendara bisa melewati Pudakpayung yang melewati Jalan Pramuka, atau melewati Manyaran menuju arah Gunungpati melewati Waduk Jatibarang/ Goa Kreo.

Konsekuensinya, pengendara mesti menempuh jarak lebih jauh. “Namun selisih waktu tidak lebih dari 30 menit. Ini bisa menjadi solusi daripada terjebak macet di Sampangan yang bisa berjam-jam,” kata Kepala UPT Pusat Humas UNNES, Hendi Pratama.

Hari ini Selasa (16/5) di kampus UNNES ada kegiatan besar yakni tes Selaksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Saintek dan Verifikasi data siswa yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sejumlah 9.000 orang.


Penulis: Sihono Dibaca : 382 kali

Dua Mahasiswa UNNES Presentasi di Nepal, Pamit Rektor

Senin, 15 Mei 2017 | 16:15 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Presentasi di Nepal, Pamit Rektor

Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewakili Indonesia akan melakukan presentasi di Nepal bersama tiga negara lain yakni Nepal, Spanyol, dan Macedonia.

Mereka yakni Sri Febriyani mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Ano Johan mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Dia akan mempresentasikan bekerjasama dengan Dejavato Foundation terkait dalam program Eramus+ dengan tema Pals Web TV-Youth Empowerment Community Reporting and Peers Learning tanggal 20-28 Mei 2017 di Nepal.

Sri Febriyani menyampaikan, Presentasi ini terkait dengan video reporting dan editing tentang sosial, budaya, ekonomi, dan budaya di empat negara yakni Indonesia, Nepal, Spanyol, dan Macedonia. Selain presentasi juga, mengikuti city tour and culture event.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat menerima menyampaikan, saya sangat mengapresiasi kepada mahasiswa Unnes yang berprestasi, Senin (15/5) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

UNNES merupakan PTN unggul selalu mendorong mahasiswa berprestasi dan berkarakter sehingga mampu berkompetisi dengan perguruan tinggi dan negara lain yang bisa membawa reputasi UNNES.

berlomba-lombalah dalam kebaikan untuk peningkatan daya saing dan seraplah ilmu yang diberikan sebanyak mungkin, kemudian bawalah pulang untuk ditularkan kepada mahasiswa UNNES lain.


Penulis: Sihono Dibaca : 1.266 kali

Mahasiswa Manajemen UNNES Menjadi Juara I Marketing Debate Competition

Senin, 15 Mei 2017 | 16:15 WIB


Mahasiswa Manajemen UNNES Menjadi Juara I Marketing Debate Competition

Tiga mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menjadi jawara dalam Marketing Debate Competition yang diadakan oleh Century, Komunitas Mahasiswa Wirausaha, Institut Pertanian Bogor (IPB), Jumat hingga Sabtu (12-14/05).

Tim yang beranggotakan Mukhammad Khazim, Anisa Kusumasuci, dan Muhammad Shohibur Rida tersebut berhasil menjadi Juara I setelah mengalahkan ttim uan rumah, IPB.

Perjalanan tim mahasiswa Jurusan Manajemen tersebut untuk menuju panggung juara memanglah ketat. Sebelum menjadi finalis pada babak debat, mereka harus bersaing dengan ratusan tim lain dari perguruan tinggi se-Indonesia dalam seleksi esai terlebih dahulu. Usaha mereka pun akhirnya membuahkan hasil.

Esai mereka yang berjudul “Brand K-I-A-D Strategic: Loyalitas dan Disrupsi Persaingan melalui Digital Marketing” membuat mereka lolos bergabung dengan 12 besar finalis yang maju ke babak berikutnya.

Dalam babak debat, tim yang beranggotakan mahasiswa angkatan 2015 ini berhasil mengalahkan tim  Telkom University di babak perempatfinal dan Universitas Negeri Yogyakarta di babak semifinal.

Pada babak final, mereka berhasil menjatuhkan argumen – argument tim IPB selaku tim pro pada mosi yang membahas mengenai pemuda Indonesia harus fokus pada sektor pengolahan pangan untuk memajukan pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Kontributor: Cesar Abdul (Student Staff)


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 381 kali

Rektor UNNES: Junjung Tinggi Kejujuran, SBMPTN Lancar

Senin, 15 Mei 2017 | 16:02 WIB


Rektor UNNES: Junjung Tinggi Kejujuran, SBMPTN Lancar

Kita harus mengawal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) ini supaya berjalan lancar, selain itu kita juga harus menjunjung tinggi kejujuran dalam seleksi ini.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan hal ini saat koordinasi dengan Penganggung Jawab Lokasi (PJL) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di Gedung Prof Retnosriningsih Satmoko Kampus Sekaran, Senin (15/5).

SBMPTN akan digelar mulai besok 16-18 Mei serentak seluruh Indonesia. Di Semarang, tes SBMPTN akan diadakan di 30 lokasi seperti SMA dan Universitas di Semarang. Sedangkan di UNNES sendiri, akan digelar 11 lokasi, yakni di gedung Fakultas dan gedung lembaga di UNNES


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 213 kali

Berkompetisi Dengan Prestasi, SAC FIS UNNES Menjuarai Palu Orienteering Course

Senin, 15 Mei 2017 | 14:43 WIB


Berkompetisi Dengan Prestasi, SAC FIS UNNES Menjuarai Palu Orienteering Course

Berkompetisi dengan prestasi, Social Adventure Club (SAC) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) menjuarai Palu orienteering course, di Tetena Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.

Pada event yang di selenggarakan Celebes orienteering course Palu, 11 – 14 Mei 2017 ini, SAC UNNES yang dimotori oleh Alvin Fauzi dan Pujo Nur Salam harus puas mencapai peringkat tiga tepat dibawah Bocor mo Bocor Lalimppala Universitas Tadaluko peringkat 2 dan MOC Surabaya Marinir peringkat 1.

Sistem lomba sendiri menggunakan sistem etape. Etape Pertama diselenggarakan di wilayah Tentena sulawesi Tengah (12/5), menggunakan sistem cross country, dan etape ke dua di perbukitan danau poso (13/5) menggunakan sistem score orienteering.

“Penentuan juara dilakukan dengan sistem peringkat akumulasi hasil dari etape pertama dan etape ke dua”, ujar Alfin mahasiswa geografi angkatan 2011 ini.

Dia berharap, melalui event di palu ini bisa mengenal luaskan SAC FIS UNNES di ranah orineteering nasional, selain memberi motivasi kepada semuanya untuk berani berkompetisi dan mengharumkan nama UNNES secara luas dengan prestasi.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 222 kali

Mahasiswa BK Universitas Negeri Malang Kunjungi BK FIP UNNES

Senin, 15 Mei 2017 | 13:46 WIB


Mahasiswa BK Universitas Negeri Malang Kunjungi BK FIP UNNES

Sebanyak 93 mahasiswa S1 Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (FIP UM) didampingi 2 dosen pendamping melaksanakan kunjungan ke Universitas Negeri Semarng (UNNES) dalam rangka kuliah kerja lapangan, Senin (15/5) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Ketua Jurusan BK FIP UM Dr Adi Atmoko MSi menyampaikan ingin ngangsu kawruh terutama pelaksanaan Pendidikan Profesi Konselor di UNNES. Selama ini pembinaan kemahasiswaan dan lomba-lomba kemahasiswaan sudah terjalin sangat baik antara BK UM dan BK UNNES, untuk itu perlu ditingkatkan lagi.

Adi yang juga alumni IKIP Semarang ini, juga mengundang mahasiswa BK UNNES untuk mengikuti Olimpiade Bimbingan dan Konseling di BK UM pada bulan September mendatang.

Adi menambahkan, salah satu kegiatan penguatan perilaku kecendekiawanan yang dilakukan mahasiswa BK UM adalah BK Cinta Qur’an yakni setiap mahasiswa membaca Qur’an di rumah masing-masing kemudian melaporkan yang sudah khatam Qur’an.

Ketua Jurusan BK FIP UNNES Drs Eko Nusantoro MPd Kons saat menerima menyampaikan, kegiatan akademik di UNNES dengan pelayanan mutu prima. Salah satu contoh jaminan mutu pada akhir semester ketika mahasiswa mau yudisium mahasiswa harus mengisi instrumen kepuasan pelanggan terlebih dahulu. Persepsi mahasiswa terhadap dosen sebagai indikatior tingkat kepuasan dari pelayanan yang diberikan.

Eko juga mengemukakan, Jurusan BK di UNNES memiliki level 6,7,8,9 KKNI yakni mempunyai Program S1 BK (Level 6 KKNI) , S2 BK (Level 8 KKNI) , S3 BK (Level 9 KKNI), Pendidikan Profesi Konselor dan Program Pendidikan Guru (Level 7 KKNI).


Penulis: Sihono Dibaca : 282 kali

Mahasiswa PGSD Dampingi ABK Untuk Berkarya

Minggu, 14 Mei 2017 | 8:30 WIB


Mahasiswa PGSD Dampingi ABK Untuk Berkarya

Penanaman karakter Cinta budaya sudah sepantasnya ditanamkan sejak dini. Siapapun orangnya, apapun keadaanya memiliki hak yang sama untuk memeroleh pendidikan budaya. Tak terkecuali mereka para anak penyandang kebutuhuhan khusus (ABK ) atau dengan istilah lain bisa disebut sebagai anak difabel.

ABK merupakan anak berkebutuhan khusus yakni anak yang berbeda karena memiliki perbedaan interpersonal maupun intrapersonal sehingga ia mengalami kesulitan dalam berinteraksi dan memerlukan layanan khusus. Sedangkan istilah difabel merupakan singkatan dari difference ability yakni seseorang yang memiliki kemampuan berbeda dengan orang normal lain.

Walaupun mereka berbeda mereka juga berhak mendapat pendidikan budaya. Namun, hal tersebut masih banyak dihiraukan. Pendidikan budaya masih menjadi hal nomor dua yang harus ditanamkan kepada siswa setelah pengetahuan atau kognitif. Apalagi bagi mereka para ABK, masih banyak anggapan bahwa potensi ABK untuk berprestasi itu merupakan sebuah hal yang mendekati ketidakmungkinan. Untuk bisa mendapat pengetahuan kognitif saja sudah untung, masalah afektif itu hal belakangan.

Melihat hal tersebut, mahasiswa Universitas Negeri Semarang merasa tergerak untuk bersama-sama memberikan upaya penanaman karakter Cinta budaya kepada mereka para difabel. Melalui kegiatan Pekan Seni dan Budaya Inspiratif yang diadakan di SLB N Kota Tegal, mahasiswa-mahasiswa ini memberikan upaya penanaman karakter Cinta budaya Jawa kepada para siswa difabel melalui kegiatan pelatihan seni.

Kegiatan ini dilakukan setiap hari jumat pagi. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang diadakan. Terdapat 3 bentuk pelatihan yang diajarkan, hal tersebut disesuaikan dengan kondisi anak. Pelatihan tari kreasi tradisional diajarkan kepada mereka para penyandang difabel kategori B dan C (tuna rungu wicara dan tuna grahita). Sedangkan untuk anak kategori A (tuna Netra) mereka mendapat pelatihan vokal berupa menyanyi tembang dolanan serta geguritan. Selain kedua pelatihan tersebut, para mahasiswa juga mengajarkan pelatihan keterampilan seperti menggambar batik, wayang, membuat bingkai rumah djoglo, dan lain sebagainya.

Ketua kegitan Mulki Adilah Hartiana Mahasiswa PGSD berharap, melalui kegiatan berseni anak-anak difabel dapat mengenal budayanya (budaya Jawa) dan ke depannya mereka akan mencintai dan turut melestarikan budaya yang mereka miliki ini.

Dan bukti bawa ABK bisa berkarya akan ditunjukkan pada puncak acara pementasan seni dan budaya oleh siswa SLB Kota Tegal dan SDN Kalinyamat Kulon 3(SD Inklusi) pada 13 Juni 2017.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 209 kali

UKM Seni Rupa dan Desain UNNES: Merajut Warna Kebhinnekaan Melalui WPAP

Sabtu, 13 Mei 2017 | 16:11 WIB


UKM Seni Rupa dan Desain UNNES: Merajut Warna Kebhinnekaan Melalui WPAP

Setelah sukses dengan Artfact #1 tahun lalu, UKM Seni Rupa dan Desain Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Artfact #2 bertajuk “Bhinneka Warna WPAP” pada Sabtu (13/5) di Gedung Prof Retno Sriningsih LP2M UNNES.

Keberagaman menjadi kekayaan tersendiri bagi Bangsa Indonesia. Di tangan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Rupa dan Desain ini, keberagaman tersebut menjadi sesuatu yang menarik.

Bersama dengan Komunitas WPAP Semarang, mereka menyelenggarakan workshop dan pelatihan membuat WPAP dengan tema Bhinneka.

Workshop dan pelatihan ini, menghadirkan Ryan Biantoro dan Annas Nur Aziz dari Komunitas WPAP Semarang. WPAP sendiri merupakan salah satu seni pop art yang berbasis tracing (menjiplak) foto untuk kemudian dibuat bidang – bidang yang tidak memakai kurva (garis lengkung).

Pemaparan materi terbagi dalam dua sesi. Pada Sesi pertama, Ryan menjelaskan terkait sejarah, langkah pembuatan, dan tips unik dari WPAP.

Selanjutnya pada sesi kedua, Annas memberikan paparan terkait step by step pembuatan WPAP dari dasar hingga menjadi sebuah karya yang menarik.

“Membuat WPAP memang terlihat mudah, tetapi jika di praktikkan tidaklah semudah yang kita kira. Jika kita mengerjakannya dengan teliti dan telaten maka tidak akan membohongi hasil dari proses itu sendiri” jelas Annas.

Saat ini, WPAP sangat populer dikalangan remaja sebagai karya berbasis digital yang unik dan menarik. WPAP dapat digunakan untuk menyampaikan sebuah potret wajah dari sisi dan bentuk visual yang berbeda.

(Alviryan Asef, Dwi Hermawan – Students Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 305 kali

Diluncurkan, Desa Binaaan UNNES dan Indonesia Power Di Gunungpati

Sabtu, 13 Mei 2017 | 8:00 WIB


Diluncurkan, Desa Binaaan UNNES dan Indonesia Power Di Gunungpati

Kampung Malon, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang diluncurkan sebagai desa Binaan PT Indonesia Power  dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Peluncuran dilakukan di kawasan Kampung Malon Semarang, Jumat (12/5) ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan tirai oleh Sekda Kota Semarang Adi Tri Hananto,  Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, dan General Manager Indonesia Power Rudy Rahmanto.

PT Indonesia Power dan UNNES memberikan bantuan berupa dana untuk pengadaan peralatan membatik seperti canting, kompor, wajan dan peralatan membatik lainnya. Selain itu, juga dilakukan perbaikan infrastruktur berupa pembuatan Gapura, penataan kampung untuk menjadikan Kampoeng Alam Malon menjadi kampung eduwisata.

Saat memberikan sambutan Rektor UNNES menyampaikan, UNNES siap bergandengtangan, bersinergi untuk mengembangkan Desa binaan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Ia menambahkan Dengan kegiatan ini diharapakn dapat tercipta kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat, sehingga terciptanya suatu kesinambungan hubungan yang baik antara masyarakat dan mahasiswa serta menyehatkan masyarakat sekitar kampus UNNES.

Hal senada disampaikan Setda Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang menyambut baik kegiatan ini. Semoga kedepan Kampoeng Alam Malon ini menjadi kampung eduwisata yang diminati masyarakat, sehingga akan menambah pendapatan bagi masyarakat setempat.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 310 kali

Alat Peraga Matematika Penting Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

Jumat, 12 Mei 2017 | 1:27 WIB


Alat Peraga Matematika Penting Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengundang Kepala Dinas Pendidikan dari Kabupaten dan Kota se-Jateng untuk diberi pendidikan dan pelatihan pembelajaran matematika pendidikan dasar berbasis saintifik dengan bantuan alat peraga di Gedung Prof Retno Sriningsih LP2M, Rabu (10/5).

Kegiatan tersebut merupakan pemaparan hasil penelitian yang dilakukan oleh empat dosen dari UNNES yaitu Dr Isti Hidayah MPd, Dra Margunani MP, Dr Dwijanto MS, dan Drs Sugiarto MPd.

Mereka menciptakan alat peraga matematika yang dapat merangsang dalam proses belajar dan menumbuhkan motivasi belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan.

Selain itu alat peraga juga dapat menjadi alat komunikasi antara guru dan siswa saat penyampaian pesan kepada siswa.

Saat membuka acara Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum menyampaikan, instrument audio maupun visual yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran matematika akan menjadi menarik apabila menggunakan alat peraga karena akan membangkitkan minat siswa dalam mendalami suatu materi.

Ia menambahkan, Penelitian ini mendorong UNNES sebagai LPTK yang meningkatkan kualitas pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Ketika memberikan paparan Dr Isti Hidayah MPd menjelaskan, Alat peraga pengajaran merupakan alat yang digunakan guru ketika mengajar untuk membantu memperjelas materi pelajaran yang disampaikannya kepada siswa. Selain itu, menggunakan alat peraga dalam proses belajar mengajar yang akan membuat siswa gembira dan senang karena mereka merasa tertarik dan mengerti pelajaran yang disampaikan.

Dalam acara ini Drs Sugiarto MPd berkempatan memperagakan hasil penelitiannya dihadapan 35 Kepala Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan kedepan alat peraga yang sudah tercipta akan dapat diproduksi secara masal oleh industri terkait dan bisa bermanfaat untuk penguasaan materi pembelajaran Matematika ditingkat SD dan SMP.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 323 kali

Kabupaten Jepara Gandeng PSGA LP2M UNNES dalam Training Fasilitator dan Pendalaman Analisis Gender

Rabu, 10 Mei 2017 | 14:51 WIB


Kabupaten Jepara Gandeng PSGA LP2M UNNES dalam Training Fasilitator dan Pendalaman Analisis Gender

Kabupaten Jepara Gandeng PSGA LP2M UNNES dalam Training Fasilitator dan Pendalaman Analisis Gender

Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan membangun komitmen bersama dalam Pengarustamaan Gender (PUG) di Kabupaten Jepara, Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menyelenggarakan Training bagi fasilitator dan pendalaman analisis gender bagi Forum Kesetaraan dan Keadilan Gender (FKKG) Kabupaten Jepara Hari Jumat sampai Minggu, Tanggal 5-7 Mei 2017 di Hotel D’Season Karimunjawa.

FKKG yang hadir pada kegiatan ini berasal dari organisasi perempuan dan media pers yang ada di wilayah Kabupaten Jepara. PSGA LP2M UNNES melalui Kepala PSGA (Evi Widowati SKM MKes) menjadi narasumber tunggal selama 3 hari pelaksanaan kegiatan ini.

Dalam pertemuan ini Evi Widowati menjelaskan terkait konsep umum Analisis Situasi Ibu dan Anak (ASIA) dalam implementasi perencanaan dan pembangunan desa melalui pendekatan berperspektif gender dan responsif hak anak.

Hal ini sangat penting dilakukan karena FKKG ada mitra pemerintah yang sangat strategis baik dalam kegiatan yang bersifat advokatif, fasilitatif, konsultatif ataupun pendampingan terhadap program dan kegiatan OPD.

Diharapkan setelah peningkatan kapasitas dari forum ini langkah selanjutnya forum ini mampu melakukan pendampingan perencanaan dan penganggaran yang berperspektif gender dan responsif anak hingga ditingkat desa.


Penulis: Sihono Dibaca : 259 kali

Vivi Ayuning Tyas Mahasiswa FE Raih The King Of Investor di Universitas Brawijaya Malang

Rabu, 10 Mei 2017 | 14:16 WIB


Vivi Ayuning Tyas Mahasiswa FE Raih The King Of Investor di Universitas Brawijaya Malang

Vivi Ayuning Tyas mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) meraih The King of Investor pada ajang Brawijaya Capital Market Contest (BLAST) 2017 tingkat nasional.

Anhar Fadli Direktur UNNES Stock Exchange Study Forum (Unssaf) FE 2017) menyampaikan, banyak anggota Unssaf FE UNNES yang mengikuti kompetisi ini. Dari tahap seleksi awal yaitu online trading dan pembuatan paper, terpilihlah 24 besar finalis yang diundang ke Universitas Brawijaya untuk mengikuti tahapan lomba selanjutnya.

Dari 24 finalis, Unssaf berhasil meloloskan 4 anggotanya ke babak final yakni Anhar Fadli (Direktur Unssaf 2017), Vivi Ayuning Tyas (Staffpro Education Dept 2017), Atik Ul Mussanadah (Staffpro SIM Dept 2017) dan Ratna Purna Sari (Staffpro Investment Dept 2017).

Tahapan lomba yang berdurasi 4 hari, terhitung dari tanggal 1-4 Mei 2017 ini pada babak final kompetisi individu terdapat beberapa tahapan lomba seperti tes tertulis, lomba cerdas cermat, dan debat.

Selain memperebutkan Juara 1, 2, dan 3, para finalis juga memperebutkan Gelar The King Of Investor. Gelar tersebut diberikan kepada peserta yang mendapat nilai tertinggi saat mengerjakan running questions yang terdiri dari 60 butir soal tentang ekonomi dan pasar modal dan harus dikerjakan dalam waktu 60 menit.

Pada saat pengumuman juara, perwakilan dari UNNES atas nama Vivi Ayuning Tyas berhasil meraih Gelar The King Of Investor. Prestasi ini tentunya sangat membanggakan mengingat kompetisi ini merupakan kompetisi tingkat nasional dan mayoritas peserta dari universitas lain merupakan mahasiswa semester atas.

Namun, Vivi yang masih semester empat jurusan Akuntansi ini berhasil membuktikan kemampuannya dengan prestasi tersebut dan menjadi satu-satunya wanita yang berhasil angkat piala pada BLAST 2017.


Penulis: Sihono Dibaca : 308 kali

Oki Sadma Mahasiswa UNNES Jadi Delegasi Indonesia dalam Asean Youth Summit 2017 di Manila, Philipines

Rabu, 10 Mei 2017 | 13:46 WIB


Oki Sadma Mahasiswa UNNES Jadi Delegasi Indonesia dalam Asean Youth Summit 2017 di Manila, Philipines

Oki Sadma Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terpilih menjadi Delegasi Indonesia untuk mengikuti Asean Youth Summit (AYS) 2017 bersama 150 pemuda Se-Asean.

Asean Youth Summit 2017 ini diselenggarakan di Manila, Philipines selama 5 hari mulai 23-27 April 2017 dengan tema “Strenght in Diversity , Building One Asean Community”. Konferensi ini diikuti oleh para pemuda dari negara se-Asean yaitu Indonesia, Singapore, Malaysia, Philipines, Brunei Darussalam, Myanmar, Laos, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.

Pemuda yang kerap disapa oki ini merupakan mahasiswa yang memiliki prestasi. Ia merupakan Ketua Himpunan mahasiswa jurusan Akuntansi 2015, penerima beasiswa Djarum Foundation serta Grand finalis Putra- putri lingkungan hidup Kota semarang 2017.

Pada ajang ini Oki mengikuti konferensi pemuda global yang diintegrasikan dengan simulasi konferensi Asean. Dimana pada ajang ini para delegasi diajak untuk memahami ASEAN, bertukar gagasan, dan membahas isu utama yang menjadi perhatian di ASEAN mulai dari keamanan, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Selain itu kegiatan ini juga disertai dengan coaching session, networking session, cultural night, dan manila fieldtrip.

Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali dalam memperkaya wawasan ASEAN dan kepemudaan serta memperluas jaringan relasi internasional, apa lagi saat ini kita telah memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), jelas oki.

Ia berharap akan lebih banyak lagi ajang yang serupa yang dapat memberi kesempatan pada pemuda lainnya khususnya mahasiswa UNNES untuk memperkaya pengalamanya di tingkat internasional.


Penulis: Sihono Dibaca : 451 kali

Kejar Impian, Ratusan Siswa SMA 1 Karangdowo Klaten Berkunjung ke UNNES

Rabu, 10 Mei 2017 | 12:27 WIB


Kejar Impian, Ratusan Siswa SMA 1 Karangdowo Klaten Berkunjung ke UNNES

Melanjutkan pendidikan ke Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi salah satu rencana para siswa di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat usai lulus dari bangku sekolah. Tidak heran, jika mereka pun mulai mencari-cari informasi seputar UNNES.

Hal itu terbukti dari antusiasme siswa dari berbagai sekolah. Salah satunya seratuslimapuluhan siswa dan guru pendamping SMA Negeri 1 Karangdowo Klaten yang berkunjung ke UNNES, Rabu (10/5) di Gedung H Kampus Sekaran Gunungpati.

Dalam kesempatan tersebut, mereka menanyakan jalur masuk, cara mendaftar, hingga kuota yang disediakan dalam penerimaan mahasiswa baru. Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAAKK) Unnes, Drs Anwar Haryono MPd pun memberikan informasi seputar proses seleksi tersebut.

“Tahun ini, UNNES menyediakan 6.788 kursi dalam penerimaan mahasiswa baru. Kuota tersebut akan diperebutkan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri (SM),” ungkapnya.

Lebih lajut Anwar menjelaskan, pada jalur SNMPTN, seleksi tidak melalui tahap tes tertulis. Karena penilaian didasarkan pada hasil rapor selama sekolah. Siswa tidak dikenakan biaya pendaftaran sama sekali. Sementara untuk jalur SBMPTN dan SM didasarkan pada Tes Tulis dan Uji Keterampilan untuk jurusan seni dan olahraga.

Unnes juga menawarkan penerimaan mahasiswa melalui proses seleksi prestasi atau kejuaraan yang telah diikuti oleh pelajar SMA selama bersekolah. “Prestasi atau kejuaraan yang dimaksud harus diperoleh saat menjadi siswa SMA, baik kejuaraan bidang olahraga, seni, olimpiade, atau kejuaraan lain. Bagi yang mampu menghafal 30 juz Alquran juga langsung diterima dan diperbolehkan mengambil prodi apa pun yang diminati “, jelasya.

Melalui jalur SNMPTN, imbuh Anwar, akan menerima 1.997 mahasiswa atau 30 persen dari kuota keseluruhan. Sisanya, 2.658 orang (40 persen) akan diterima melalui SBMPTN dan 2.135 orang (40 persen) melalui seleksi mandiri, “mereka akan diterima di 90 program studi yang tersebar di delapan fakultas,” pungkasnya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 267 kali

PT XL Axiata Adakan Pelatihan Kepemimpinan

Selasa, 9 Mei 2017 | 21:59 WIB


PT XL Axiata Adakan Pelatihan Kepemimpinan

PT XL axiata bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UNNES mengadakan pelatihan kepada mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka ingin menyiapkan pemuda-pemudi Indonesia menjadi pemimpin bagi bangsa Indonesia maupun dunia.

Kegiatan dibuka oleh pembina BEM KM UNNES Drs Ngabiyanto Msi pada Selasa (9/5) di gedung (PKMU) UNNES.

Saat membuka acara Drs Ngabiyanto menyampaikan, terima kasih atas kunjungan PT XL axiata di kampus UNNES dan berharap mahasiswa memperoleh ilmu tentang kepemimpinan.

Salah satu anggota dari PT XL axiata Ichsan Gifar menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya ingin memberikan pelatihan tetapi juga menawarkan beasiswa kepada mahasiswa UNNES. Beasiswa yang diberikan bukan berupa uang tunai melainkan berupa pelatihan soft skill selama dua tahun. (Pramesti, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 176 kali

BEM FIS UNNES bersama Trax FM Semarang Selenggarakan Trax Workshopaholic

Selasa, 9 Mei 2017 | 15:10 WIB


BEM FIS UNNES bersama Trax FM Semarang Selenggarakan Trax Workshopaholic

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial ( BEM FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Trax FM Semarang menyelenggarakan Trax Workshopaholic, Selasa (9/5) di Gedung C7 lantai 3 FIS UNNES.

Kegiatan Workshop dengan tema “How To Create Travelling Video On Social Media” ini menghadirkan tiga orang pembicara yakni Agus Ahmad Muzahid Operation Manager Trax FM, Riska Inki Fitria dari Kementerian Pariwisata, dan Febrian yaitu seorang travel enthusiast.

Pembicara pertama, Agus Ahmad Muzahid menyampaikan pentingnya media dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. Ia memberikan contoh media radio dan beberapa konten Trax FM yang ikut mengkampanyekan pesona dan pariwisata Indonesia.

Pembicara kedua, Riska Inki Fitria menjelaskan strategi pemasaran pariwisata Indonesia dan program-program yang dilakukan Kementerian Pariwisata. Ia mengajak anak muda sebagai generasi penerus untuk mempromosikan berbagai wisata Indonesia. Tidak hanya mempromosikan, tetapi Riska juga ngengajak untuk terus menjaga agar destinasi-destinasi wisata di Indonesia tidak rusak.

“Destinasi wisata sangat penting karena dapat membantu perekonomian setempat maupun Indonesia pada umumnya. Kementerian Pariwisata saat ini sedang membuat dan menjalankan berbagai program yang tidak hanya untuk menjunjang sumber daya alam saja tetapi juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya”, imbuhnya.

Pembicara ketiga, Febrian menjelasakan bahwa setiap media sosial memiliki karakteristik masing-masing. Ia juga mengajak untuk membuat konten media sosial yang positif dan menunjang promosi pariwisata Indonesia. Diakhir, Febrian memberikan tips-tips untuk mengemas video trip yang menarik.

Selain itu, kegiatan Trax Workshopaholic juga mengadakan kompetisi video tentang pesona destinasi Jawa Tengah. Kompetisi ini berhadiah paket wisata ke Belitung, Sumatera untuk dua orang. Video trip di unggah sampai akhir Mei ke instagram dengan mention @indtravel dan @traxfmsmg dengan hastag #Jelajahilebihjauh #PesonaIndonesia #Traxworkshopaholic #PesonaJawaTengah.

Kontributor : Angga Novian Pratama (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 216 kali

Pelantikan: Gilir Utami Kabag, Nur Cahyo Nugroho Kasubbag

Selasa, 9 Mei 2017 | 11:02 WIB


Pelantikan: Gilir Utami Kabag, Nur Cahyo Nugroho Kasubbag

Sebanyak 6 Orang pejabat di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dilantik. Pelantikan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Selasa (9/5/2017) di Rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni Gilir Utami SPd MPd semula Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dilantik sebagai Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) dan Nur Cahyo Nugroho SE diangkat menjadi Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Kepegawaian Fakultas Teknik (FT).

Sakimin SPd MM yang semula menjabat Kabag TU FH dipindahkan menjadi Kabag TU FIP, Moh Yamin SPd yang semula menjabat Kabag TU LP2M dipindahkan menjadi Kabag TU FH.

Kemudian, Dra Endah Wulansari SH yang semula menjabat Kasubag Umum dan Kepegawaian FT dipindahkan menjadi Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana, dan Isna Nuryati SPd yang semula menjabat Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana dipindahkan menjadi Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan FIP.

Setelah penandatanganan pelantikan, para pejabat yang dilantik juga menandatangani Pakta Integritas kepada atasannya langsung yang disaksikan oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan, dan para undangan lainnya.

Prof Fathur Rokhman saat memberi sambutan mengajak para pejabat yang dilantik untuk meluruskan barisan yakni ketika menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, juga mengajak untuk bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab atas kinerja yang dilakukan, meningkatkan komunikasi, koordinasi, bersinergi.


Penulis: Sihono Dibaca : 454 kali

Silaturahmi ke FBS, Rektor Ingatkan untuk Menjaga Mutu dan Tradisi UNNES Berprestasi

Selasa, 9 Mei 2017 | 11:00 WIB


Silaturahmi ke FBS, Rektor Ingatkan untuk Menjaga Mutu dan Tradisi UNNES Berprestasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Rustono, WR II Dr Martono, WR III Dr Bambang BR, dan WR IV Prof Sukestiyarno melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan anggota senat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Selasa (9/5) di Dekanat Kampus Sekaran Gunungpati.

Dalam kunjungan kali ini yang dipandu oleh Dekan FBS Prof Agus Nuryatin, Fathur Rokhman menekankan pada dua hal, yakni kunci sukses peningkatan kualitas serta tradisi UNNES berprestasi.

UNNES yang saat ini berubah menjadi institusi kependidikan dengan akreditasi A, memiliki tiga kunci kesuksesan, yakni kebersamaan, integritas, dan kerja nyata. Demi mempertahankan dan meningkatkan mutu dan layanan lembaga, terdapat beberapa cara, yakni meningkatkan kedisiplinan, menjaga koordinasi, mematuhi pakta integritas, melampaui standar nasional, memberikan layanan prima, dan mengambil keputusan berbasis data.

Mempertahankan usaha – usaha tersebut akan membuat UNNES lebih berprestasi. Hal ini terbukti dengan prestasi yang telah diraih oleh universitas ini. Pada tahun ini, UNNES telah berhasil mendapatkan Akreditasi A, memiliki pakta integritas, dan merumuskan naskah deklarasi dari Semarang untuk Indonesia guna menjaga keutuhan negara.

Penyampaian kedua hal tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, diharapkan dari acara koordinasi pimpinan dengan lingkup fakultas ini dapat terjaga demi meraih visi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. (Cesar, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 220 kali

SAC FIS UNNES Sukses Gelar Orienteering Competition

Senin, 8 Mei 2017 | 15:46 WIB


SAC FIS UNNES Sukses Gelar Orienteering Competition

Social Adventure Club (SAC) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang UNNES kembali menyelenggarakan Pandawa KSG Orienteering Competition 2, di perkebunan PTPN 9 Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, Sabtu – Minggu (6-7/5). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari event Orienteering yang dilangsungkan sebelumnya pada 2014, melalui kerja sama dengan Bataltyon Infantri (Yonif) Mekanis 411 / Pandawa.

Ketua panitia SAC FIS UNNES Ziky Faturrohman mengatakan, pada event yang diikuti 114 partisipan ini terdapat empat kelas kategori yang dikompetisikan yakni, senior putra, junior putra, senior putri dan junior putri. Olahraga ini menggunakan otak untuk membaca dan mencari titik poin yang tersebar pada peta, serta kekuatan fisik untuk mencapai rute yang telah ditentukan.

“Titik poin penanda pada lomba ini berupa bendera kontrol, yang didalamnya terdapat alat khusus yaitu sport ident”, kata mahasiswa semester 8 jurusan Geografi itu.

Kompetisi dimenangkan Mohammad Asep Sumardi dari YPR328 DMO sebagai juara kategori senior putra dengan catatan waktu 01:26:54, Khoirul Budiyanto ( OSM ) junior putra dengan catatan waktu 01:40:57. Adapun kategori senior putri diraih Pebti Feriyanti ( Akademi Militer ) dengan catatan waktu 01:45:03 dan junior putri Eliesya Fitri Wulandari dari METALA FEB UMS dengan catatan waktu 01:38:01.

Komandan Yonif Mekanis 411 / Pandawa, Letnan Kolonel Inf Ryzaldy Syahrazzy Themba Ssos sangat mengapresiasi kompetisi yang diikuti darei berbagai kalangan, diantaranya siswa, mahasiswa. “Kami berharap acara semacam ini dapat dijadikan agenda rutin tahunan”, pungkasnya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 338 kali

Enam Dosen FMIPA UNNES Presentasi di Asia International Multidisciplinary Conference UTM Malaysia

Senin, 8 Mei 2017 | 15:05 WIB


Enam Dosen FMIPA UNNES Presentasi di Asia International Multidisciplinary Conference UTM Malaysia

Enam dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) menjadi pemakalah pada seminar internasional Asia International Multidisciplinary Conference (AIMC 2017) di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Johor Bharu, Malaysia.

Mereka yakni Novi Ratna Dewi SSi MPd, Indah Urwatin Wusqo MPd, Stephani Diah Pamelasari SS MHum, Muhamad Taufiq MPd dari Jurusan IPA Terpadu, dan Prof Dr Priyantini Widiyaningrum, Dr Ning Setiati dari Jurusan Biologi.
Seminar internasional ini dilaksanakan selama dua hari yaitu 1-2 Mei 2017 di Universiti Teknologi Malaysia, Johor Bharu, Malaysia.

Seminar internasional ini berlangsung dua hari Senin-Selasa (1-2 Mei) bertujuan untuk membawa semua pemangku kepentingan termasuk praktisi, pendidik, dan profesional di satu platform dari seluruh dunia untuk berbagi perkembangan terakhir dan mentransfer pengetahuan akademis dan tacit multidisiplin untuk menyelesaikan masalah guna membangun masyarakat yang lebih baik. Selain itu, juga mengembangkan ilmu pengetahuan melalui riset.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk diseminasi hasil penelitian yang bermuara pada publikasi di Jurnal Internasional yang terindeks Scopus. Selain itu, juga mewadahi para pemakalah untuk berdiskusi dan mengembangkan jejaring untuk kesempatan riset kolaborasi yang saling menguntungkan dan dapat diimplementasikan di Indonesia, khususnya UNNES.

Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt berharap dosen FMIPA UNNES yang berangkat dan menjadi pemakalah dapat belajar banyak di Malaysia dan nantinya dapat berbagi pengalaman kegiatan internasional tersebut kepada dosen dan mahasiswa di lingkungan FMIPA UNNES supaya termotivasi untuk mendukung visi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Selain itu, Dekan juga berharap supaya dosen-dosen yang masih bergelar magister bisa mendapatkan akses informasi untuk studi lanjut di Malaysia khususnya di UTM.


Penulis: Sihono Dibaca : 509 kali

Diskusi Nasional PKN UNNES, Rektor: Kegiatan Berbeda

Senin, 8 Mei 2017 | 11:29 WIB


Diskusi Nasional PKN UNNES, Rektor:  Kegiatan Berbeda

Ini merupakan kegiatan yang berbeda, karena tidak banyak orang yang bersedia mengadakan kajian ilmiah seperti ini dengan menggunakan pendanaan pribadi.

Hal tersebutlah yang disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka kegiatan Diskusi Panel Nasional PKN 2017 pada Senin (8/5) di gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa PPKn angkatan tahun 2014 ini, mulai dari pendanaan hingga pelaksanaan, mendapat apresiasi dari Rektor sebagai upaya menambah kajian tentang Integrasi Nasional.

“Tema diskusi kali ini tentang Integrasi Nasional: Strategi Melawan Konflik SARA untuk Memperkukuh Kebhinnekatunggalikaan. Tema yang diusung merupakan topik yang hangat ditengah masyarakat saat ini. Indonesia sebagai bangsa yang besar, antar warganya harus saling berintegrasi dan hidup harmonis.” jelas Rektor.

Selain itu, Rektor menjelaskan bahwa kampus UNNES harus memiliki atmosfer akademik yang baik dengan didasarkan pada kajian empiris dan fakta.

Sebagai Universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional, kedepan UNNES harus mampu menjadi pioneer bagi universitas lainnya.

Diskusi panel ini dimoderatori oleh Martien Herna Susanti SSos MSi dengan empat pembicara yakni Kombes Pol Susilo Teguh R, Drs Ilyas Mag, Sujiwo Tejo, dan Prof Dr Maman Rachman MSc.

Selain Rektor UNNES, turut hadir Dekan Fakultas Ilmu Sosial Drs Muh Solehatul Mustofa MA, Ketua Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKN) Drs Tijan MSi, dosen jurusan PKN, dan lebih dari 150 peserta.
(Dwi Hermawan – Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 403 kali

Tingkatkan Iman dan Taqwa dengan Mensyukuri Nikmat di Bulan Sya’ban

Minggu, 7 Mei 2017 | 22:56 WIB


Tingkatkan Iman dan Taqwa dengan Mensyukuri Nikmat di Bulan Sya’ban

Bersyukur akan nikmat yang dikaruniai oleh Allah SWT merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam. Melalui nikmat tersebut kita bisa menjadi hamba Allah yang lebih baik. Begitulah pesan dari Dr Nur Qudus MT, selaku Dekan FT dan penceramah pada pengajian rutin UNNES yang dilakukan pada Minggu (7/5) di Rumah Dinas Rektor UNNES.

Di dalam poin-poin ceramahnya, Nur Qudus menekankan pada tiga poin penting cara membuat kita selalu bersyukur. Yang pertama, sebagai makhluk sosial, kita harus melihat orang yang masih memiliki kekurangan di sekitar kita. Dari kekurangan tersebut, kita dapat mensyukuri bahwa hidup kita masih lebih baik. Hal ini memotivasi kita untuk dapat berderma pada orang – orang tersebut.

Kedua, kita harus mengingat betapa besarnya nikmat yang diberikan oleh Allah SWT yang tak terhitung dan tak terhingga. Sebagai analogi, udara yang kita hirup dan kesehatan yang kita dapatkan merupakan hal yang membuat kita masih bisa hidup selama ini. Kita harus mengingat bahwa nikmat tersebut berasal dari Allah SWT, bukan yang lain. Hal ini mengingatkan kita bahwa kita harus menaati aturannya dan menjauhi larangannya.

Ketiga, bersyukur akan nikmat Allah dapat diwujudkan dengan menyalurkan zakat. Zakat yang kita berikan pada orang lain dengan jumlah 2,5% dari penghasilan kita akan membersihkan dan mensucikan diri kita dari dosa. Sehingga, kita dapat menjadi lebih dekat pada Yang Maha Kuasa.

Setelah tausiyah dari Nur Qudus, pengajian dilanjutkan dengan pembacaan kitab oleh Gus Lukman dan diakhiri dengan Khataman Kitab Suci Al-Quran. (Cesar, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 336 kali

Menristekdikti Resmikan Gedung Pusat Pengembangan Kewirausahaan UNNES

Sabtu, 6 Mei 2017 | 15:12 WIB


Menristekdikti Resmikan Gedung Pusat Pengembangan Kewirausahaan UNNES

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohamad Nasir meresmikan Gedung Pusat Pengembangan Kewirausahaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Sekaran Kampus UNNES, Sabtu (6/5).

Prof Nasir mengatakan, ini merupakan era kompetisi, kita harus menjaga betul agar Perguruan Tinggi bisa menjadi lebih unggul dan berkualitas, salah satunya dengan meningkatan fasilitas. Saya berharap, dengan adanya gedung baru ini UNNES dapat menjadi lebih baik.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan, Gedung Pusat Pengembangan Kewirusahaan UNNES ini akan digunakan sebagai Pusat pengembangan inkubator bisnis mahasiswa, pusat layanan kesehatan, pusat official merchandise UNNES, pusat kebugaran profesional, pusat museum, pusat layanan terpadu, pusat hospitality dan akomodasi.

Rektor juga menambahkan, dengan adanya gedung baru diharapkan UNNES mampu mendukung visi Kemenristekdikti.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 495 kali

Di UNNES, Menristekdikti dan Pimpinan Perguruan Tinggi Tandatangani Deklarasi

Sabtu, 6 Mei 2017 | 12:11 WIB


Di UNNES, Menristekdikti dan Pimpinan Perguruan Tinggi Tandatangani Deklarasi

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Moh Nasir PhD, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta ribuan mahasiswa menandatangani Deklarasi antinarkoba, antiradikalisme, antiterorisme, serta menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Gedung Prof Wuryanto Kampus UNNES Sekaran Gunungpati, Sabtu (6/5).

Deklarasi ini menyepakati penolakan terhadap penyalahgunaan narkoba, dan segala bentuk paham radikalisme, dan terorisme yang membahayakan Pancasila dan keutuhan NKRI.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, deklarasi ini sangat penting. Selain sebagai bentuk keprihatinan, penegasan ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk melawan dan menolak paham dan gerakan yang melemahkan sendi-sendi nasionalisme.

“UNNES dan Pimpinan Perguruan Tinggi se Jateng dan DIY berjanji untuk melarang penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila, dan anti-NKRI, radikal dalam keberagamaan, serta terorisme. NKRI harga mati,” tandas Prof Fathur.

Selaras dengan deklarasi tersebut, ketika memberikan kuliah umum Prof Moh Nasir mengajak seluruh perguruan tinggi yang berada di bawah kewenangannya untuk terus mengkampanyekan antinarkoba, antiradikalisme, antiterorisme, dan NKRI harga mati, Pancasila, dan UUD 1945 sebagai pandangan hidup masyarakat di Indonesia.

“Yang harus dipahami, kalau terjadi radikalisme, berarti kita tidak menerima perbedaan. Di Indonesia tidak bisa seperti itu karena kita hidup di antara keberagaman. Jadi, mari bersama-sama kita tangkal paham yang bisa merusak generasi bangsa di masa depan,” tandas mantan Rektor Universitas Diponegoro itu.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius MH menyatakan paham radikalisme sudah menyusup ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Ia pun meminta pengelola perguruan tinggi untuk semakin meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas mahasiswa.

“Radikalisme bukan hanya karena kemiskinan, kebodohan, kekecewaan, ketidakadilan. Karena saat ini radikalisme sudah terpapar di kaum intelektual,” katanya.

Acara bertajuk deklarasi semangat bela negara dari Semarang Untuk Indonesia ini juga dihadiri Dirjen Belmawa Prof Intan Ahmad PhD, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, dan Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 680 kali

Pastikan Bidikmisi Tepat Sasaran, Kemristekdikti Lakukan Survey Lapangan

Jumat, 5 Mei 2017 | 18:42 WIB


Pastikan Bidikmisi Tepat Sasaran, Kemristekdikti Lakukan Survey Lapangan

Direktur Kemahasiswaan dan Penyiapan Karier Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi  (Kemristekdikti) Dr Didin Wahidin didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (UNNES),  Dr Bambang Br serta Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Ismet Yusputra melakukan kunjungan di rumah calon penerima Beasiswa Bidikmisi dari UNNES, Jumat (5/5).

Kali ini yang dikunjungi Rokhayani calon mahasiswa Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial yang tinggal di Plalangan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Didin Wahidin memastikan beasiswa full study yang dikucurkan oleh kementerian itu tak salah sasaran. Sebab, beasiswa yang mulai diluncurkan 2010 lalu ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang berprestasi namun berasal dari keluarga tak mampu secara ekonomi. Penerimanya terbebas dari segala biaya selama empat tahun kuliah dan memperoleh biaya hidup Rp600 ribu per bulan.

Ia menyampaikan, penerima bantuan pendidikan Bidikmisi harus tepat sasaran. Tidak ada lagi siswa SMA yang ingin melanjutkan studi lanjut ke Perguruan Tinggi Negeri terhalang oleh kemiskinan. Pemerintah melalui Kemristek akan hadir untuk memutus rantai kemiskinan tetapi harus tetap mengedepankan prestasi.
Di rumah yang berlantai tanah dan berdinding bata, Didin Wahidin menyampaikan beberapa pertanyaan, “Pak Suprapto (ayah Rokhyani) keseharian pekerjaanya apa ?. Supraptono menjawab “saya tukang sadap di perkebunan karet pak,” jawabnya.

Kemudian dilanjutkan dengan satu pertanyaan lagi, “berapa pendapatan bapak dalam sehari?. Ia menjawab,”pendapatan saya hanya Rp 37 Ribu setiap harinya pak.

Setelah bertanya Didin Wahidin berpesan kepada Rokhayani,”setelah diterima sebagai penerima bantuan dana pendidikan Bidikmisi nanti, kamu harus terus berprestasi dan tunjukan bahwa kemiskinan bukan halangan untuk berprestasi”.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 358 kali

Mahasiswa Jurusan Sejarah UNNES KPS di Mojokerto-Malang

Jumat, 5 Mei 2017 | 13:38 WIB


Mahasiswa Jurusan Sejarah UNNES KPS di Mojokerto-Malang

Sebanyak 200 mahasiswa jurusan Sejarah Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan tahun 2015 dan 2016 mengikuti Kajian Peninggalan Sejarah (KPS) selama empat hari sejak Selasa (2/5) hingga Jumat (5/5) di Mojokerto dan Malang.

Kegiatan tahunan ini merupakan salah satu kegiatan perkuliahan lapangan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa dalam melakukan kajian terhadap objek-objek sejarah.

Pada KPS kali ini, objek kajian ditentukan di daerah Mojokerto dan Malang. Setiap rombongan belajar (rombel) memiliki satu objek kajian utama untuk diteliti. Objek kajiannya meliputi Candi Brahu, Candi Tikus, Makam Troloyo, Candi Singosari, Candi Jago, Museum Brawijaya, dan Museum Bentoel.

Menariknya, hasil dari kajian tersebut tidak hanya membuat laporan penelitian saja, tetapi juga membuat film dokumenter, poster sejarah, dan katalog. Diakhir, peserta harus mempertanggungjawabkan kajiannya dengan seminar serta pemutaran hasil film dokumenter yang dibuat.

Ketua panitia Syaiful Amin MPd menjelaskan, melalui kegiatan ini mahasiswa sejarah diharapkan dapat mengaplikasikan teori-teori yang dipelajari kedalam kegiatan nyata. Dengan demikian, mahasiswa bisa lebih mencintai sejarah beserta peninggalannya.

(Angga Novian Pratama – Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 111 kali

LP2M Adakan Sosialisasi Panduan Penelitian dan Pengabdian bagi Tenaga Akademik dari Menristekdikti

Jumat, 5 Mei 2017 | 13:28 WIB


LP2M Adakan Sosialisasi Panduan Penelitian dan Pengabdian bagi Tenaga Akademik dari Menristekdikti

Sebagai Universitas berwawasan konservasi, sudah selayaknya Universitas Negeri Semarang mengembangkan fokus pada tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian). Untuk mendukung tujuan ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNNES mengadakan workshop sosialisasi panduan penelitian dan pengabdian berdasar kebijakan direktorat riset dan pengabdian 2018 dari Menristekdikti pada Jumat (5/5) di Ruang Borobudur, Gedung LP2M UNNES. Dengan tema “Arah Kebijakan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2018 dan Sosialisasi Panduan Edisi XI), program ini diikuti oleh jajaran pimpinan, staf akademik, staf kependidikan, dan dosen.

Acara ini diawali dengan sambutan dari rektor UNNES, Prof Dr Fatkhur Rokhman MHum. Dalam sambutannya, Fatkhur Rokhman, berpesan bahwa informasi dari narasumber dalam workshop ini merupakan hal yang penting yang menjadi tolak ukur hibah penelitian dan pengabdian bagi para dosen. Ia juga menganjurkan bahwa semua dosen UNNES wajib melakukan penelitian dan mempublikasikannya untuk dapat menjadi dosen yang unggul.

Narasumber dalam workshop ini adalah Prof Dr Ocky Karna Radjasa MSc, selaku Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti. Fokus materi yang ia berikan berupa Kebijakan Riset dan Reformasi Regulasi. Di dalam presentasi materi, beliau menekankan pada sedikitnya jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen dan staf kependidikan. Hal ini diperparah dengan sedikitnya jumlah penelitian yang berindeks internasional dari para dosen tersebut. Oleh karena itu, ia menghimbau para dosen untuk meningkatkan produksi penelitian berindeks internasional guna meningkatkan reputasi universitas dan negara secara keseluruhan.

Materi dilanjutkan dengan pemberian panduan penelitian dan pengabdian dosen Edisi XI. Dalam hal ini, materi dikembangkan mulai dari informasi biaya hibah penelitian, jenis penelitian, klaster penelitian dan pengabdian, serta isu-isu terkini yang memiliki potensi tinggi untuk mendapatkan hibah penelitian. (Cesar, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 228 kali

Bulan Pendidikan: Menebar Inspirasi untuk Meraih Reputasi

Jumat, 5 Mei 2017 | 12:17 WIB


Bulan Pendidikan: Menebar Inspirasi untuk Meraih Reputasi

Bulan Pendidikan ini merupakan refleksi FIP, inovasi dan gelar karya, serta reputasi. Rangkaian kegiatan Bulan Pendidikan diantaranya seminar nasional, lomba debat nasional, lomba poster nasional, tabligh akbar, tari kolosal, ziarah leluhur FIP, dan expo akademik.

Saat membuka acara Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, reputasi perlu ditebarkan diseluh Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk internasionalisasi. Untuk itu mari bersama-sama menebarkan hal-hal yang baik termasuk memosting di media sosial.

Prof Fathur juga menjelaskan, sekarang perusahaan jika merekrut karyawan baru sudah menelusuri facebook yang melamar perusahaannya. Dari facebook itu pihak perusahaan sudah mengetahui karakter si pelamar dari mengunggah postingan mereka.

Untuk itu, sebarkanlah inspirasi kebaikan untuk meraih reputasi. Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan senam pagi bersama dan jalan sehat mengelilingi kampus.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 246 kali

Tingkatkan UNNES Unggul, Rektor Koordinasi dengan Fakultas

Kamis, 4 Mei 2017 | 16:07 WIB


Tingkatkan UNNES Unggul, Rektor Koordinasi dengan Fakultas

Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2012 berakreditasi B, kemudian Desember 2016 meningkat menjadi akreditas unggul (A), ada tiga kunci sukses dalam bekerja yakni kebersamaan, integritas, dan kerja nyata.

Rektor Dr Prof Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono menyampaikan itu saat berkoordinasi dengan pimpinan dan anggota senat di Fakultas Teknik (FT), Kamis (4/5) di Dekanat FT kampus Sekaran. Selain di FT pada hari yang sama Rektor juga melakukan hal yang sama di Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

Untuk itu mari bersama-sama kita tingkatkan keunggulan tersebut dengan mengimplementasikan wawasan konservasi dalam tridharma perguruan tinggi, percepatan studi mahasiswa, pengembangan SDM (S2 melanjutkan ke S3, dan yang sudah S3 ke Doktor, terus Profesor).

Kemudian, peningkatan publikasi internasional, dan peningkatan kerjasama internasional.

Rektor UNNES mengajak para anggota senat baik di FT maupun di FIS untuk menyampaikan inspirasi untuk kemajuan UNNES bersama.

Didik dosen FT menyampaikan, membuat grup penelitian agar mudah berkoordinasi, Ratna menyampaikan meningkatkan kerjasama internasional, diantaranya membuka warung perancis sehingga mahasiswa bisa mendapatkan informasi tentang peracis.

Hal yang sama juga diusulkan oleh dosen FIS diantaranya Arif menyampaikan kekurangan dosen program studi IPS berlatar belakang akuntansi, Erni mengusulkan di FIS di pasang lift untuk naik ke gedung tingkat tiga karena ada sebagian dosen yang sudah tua, Hamdan mengusulkan apel hari senin diganti dengan koordinasi dosen, dan Bayu mengusulkan SDM staf tata usaha ditingkatkan.


Penulis: Sihono Dibaca : 387 kali

Puluhan Dosen dan Mahasiswa UNNES Ikuti Strategi Lolos Beasiswa LPDP

Kamis, 4 Mei 2017 | 13:14 WIB


Puluhan Dosen dan Mahasiswa UNNES Ikuti Strategi Lolos Beasiswa LPDP

Puluhan dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti pelatihan penulisan proposal disertasi, strategi untuk lolos beasiswa LPDP (Lembaga Penyalur Dana Pendidikan), serta tips dan trik untuk berhasil mendapatkan beasiswa Perguruan Tinggi dalam maupun luar negeri, di Gedung H Kampus Sekaran, Kamis (4/5).

Kepala International Office UNNES, Intan Permata Hapsari MPd mengatakan, Pelatihan yang dikemas dalam Workshop on Academic Writing and Scholarship Applications for Lecturers and Students ini sangat penting bagi dosen dan mahasiswa UNNES, terutama mereka yang berminat untuk mendapatkan dana hibah yang disediakan LPDP.

“Ini juga dilakukan berdasarkan misi UNNES yaitu universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional”, tandasnya.

Workshop ini menghadirkan Kepala Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro dan reviewer LPDP Dr Hadianto sebagai pemateri yang membahas How to Write Research Proposal for Dissertation and Get Supervisor serta Strategy to Win LPDP Scholarshi.

Selain itu, kepala International Office UGM, I Made Andi Arsanda, PhD yang memaparkan materi tentang How to Win Scholarship for Graduate Study (Writing Application and Interview Strategy.(Cesar, Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 423 kali

Anwar Haryono Ketua BAI UNNES

Rabu, 3 Mei 2017 | 14:36 WIB


Anwar Haryono Ketua BAI UNNES

Drs Anwar Haryono MPd diangkat menjadi Ketua Pengurus Badan Amalan Islam Periode 2017-2020 Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Wakil Ketua Bidang Takmir Dr Zaim Elmubarok MAg, Wakil Ketua Bidang Dakwah Dr H Noor Hudallah MT, Wakil Ketua Bidang Peringatan Hari Besar Islam Dr H Achmad Rifai RC MPd, Wakil Ketua Bidang Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Drs H Heri Yanto MBA PhD.

Kemudian, Sekretaris Dr Rudi Hartono SS MPd, Wakil Sekretaris I Muchlisin Nawawi Lc MPdI, Wakil Sekretaris II H Zikkri MPd. Bendahara Dr H Muhammad KHafid SPd MSi, dan Wakil Bendahara M Azil Maskur SH MH.

Penyerahan Surat Keputusan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Selasa (2/5) di Masjid Ulul Albab UNNES kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur saat memberi pengarahan mengajak kepada kita semua untuk bersyukur kepada Allah SWT bahwa kepengurusan sebelumnya sudah berakhir 2013 lalu. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pengurus lama yang telah menjalankan amanah dengan tulus dan baik walaupun sudah berakhir.

Untuk itu, mari bersama-sama memakmurkan masjid, sebab memakmurkan masjid merupakan bukti keimanan kita. Selain itu, orang yang memakmurkan masjid di hari kiamat nanti akan berada di bawah naungan Allah.


Penulis: Sihono Dibaca : 441 kali

Gagal SNMPTN, Masih Ada 2 Jalur Masuk UNNES

Rabu, 3 Mei 2017 | 14:00 WIB


Gagal SNMPTN, Masih Ada 2 Jalur Masuk UNNES

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Rustono MHum melakukan sosialisasi Seleksi Mandiri (SM) di SMAN 1 Bae Kudus, Rabu (2/5). Tujuan kegiatan ini adalah mengenalkan SM UNNES kepada Siswa SMAN 1 Bae Kudus.

Saat memberikan arahan Prof Rustono menyampaikan, Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 sudah diumumkan Rabu (26/4). Meski ada yang tidak lolos di SNMPTN jangan kecil hati. Sebab, masih ada 2 jalur lain untuk melanjutkan studi UNNES. Apa saja?

Ikut SBMPTN

Kesempatan menuju UNNES masih terbuka lebar melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Saat ini, pendaftaran SBMPTN masih dibuka sampai 5 Mei 2017. Para peserta akan diseleksi berdasarkan hasil tes yang akan diselenggarakan secara serentak pada 16 Mei mendatang.

Ikut SM

Selain SNMPTN dan SBMPTN, jalur berikutnya adalah Seleksi Mandiri (SM). Tak usah khawatir, kuota SM tahun ini cukup besar, yakni maksimal 40 persen dari daya tampun. Untuk itu, cek informasi lengkap di https://penerimaan.unnes.ac.id

Selain itu juga dijelaskan terkait beasiswa yang ada di UNNES salah satunya adalah beasiswa Bidikmisi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 680 kali

203 Siswa dan Guru SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang Tangerang Kunjungi UNNES

Rabu, 3 Mei 2017 | 11:50 WIB


203 Siswa dan Guru SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang Tangerang Kunjungi UNNES

Sebanyak 203 orang SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang Tangerang Selatan terdiri atas 174 siswa dan 29 guru pendamping mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Rombongan dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Musanif SSosI diterima Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAKK) diwakili Kepala Bagian Akademik UNNES Drs Mulyadi MM, Rabu (3/5) di rektorat UNNES kampus Sekaran Gunungpati.

Musanif SSosI menyampaikan siswa yang berkunjung ini kelas XI pertama bersilaturahmi dan kedua ingin menggali informasi tentang UNNES untuk bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Bagian Akademik UNNES Drs Mulyadi MM didampingi Kepala Sub Bagian Registrasi dan Statistik Zikkri SPd menyampaikan, di UNNES ini mempunyai delapan fakultas yakni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), FBS, FIS, FMIPA, FT, FIK, FE, FH, dan Pascasarjana.

Kemudian, Mulyadi juga menerangkan tentang tiga jalur penerimaan mahasiswa baru UNNES, beasiswa-beasiswa, prodi-prodi, dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di UNNES.

Mulyadi berharap dengan paparan ini siswa SMA Muhammadiyah 25 Pamulang Tangerang mendapatkan gambaran tentang profil UNNES, jalur penerimaan mahasiwa baru, jenis beasiswa, dan UKM untuk menyalurkan bakat dan minat siswa.


Penulis: Sihono Dibaca : 188 kali

Olimpiade Pancasila UNNES, SMKN 7 Semarang Juara LCC

Rabu, 3 Mei 2017 | 11:36 WIB


Olimpiade Pancasila UNNES, SMKN 7 Semarang Juara LCC

SMK Negeri 7 Semarang berhasil menjadi juara Olimpiade Pancasila dan UUD 1945 tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (Hima PKn) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) di Gedung C7 Kampus Sekaran, beberapa waktu yang lalu.

Setelah mengungguli dua tim lainnya yakni SMAN 1 Boyolali dan SMKN 7 Semarang (tim A) dalam babak final, SMKN 7 Semarang (tim B) berhasil keluar sebagai juara 1 LCC Pancasila dan UUD 1945.

Kegiatan ini diikuti 52 tim setingkat sekolah menengah atas dari tiga provinsi yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Terbagi atas dua cabang lomba yaitu LCC Pancasila dan UUD 1945, dan Orasi Pancasila.

Pada cabang lomba orasi Pancasila, juara 1 diraih oleh SMA Taruna Nusantara, disusul SMAN 2 Jepara dan MAN Banyumas sebagai juara 2 dan 3.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Drs Moh Solehatul Mustofa MA mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya pengembangan nilai-nilai Pancasila.

Ia berharap, siswa tak hanya paham dan tahu tentang Pancasila dan UUD NRI 1945 namun juga mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Olimpiade Pancasila merupakan rangkaian kegiatan Bulan Pancasila yang diagendakan secara rutin tiap tahun untuk memperingati kelahiran Pancasila.

Selain Olimpiade Pancasila, rangkaian kegiatan Bulan Pancasila 2017 juga dimeriahkan dengan beberapa kegiatan seperti debat politik, bazar buku, aksi sosial donor darah, dan sebagainya.

(Dwi Hermawan/Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 199 kali

PSGA UNNES Ketua PSW Jateng, UNSOED Sekretaris

Rabu, 3 Mei 2017 | 11:17 WIB


PSGA UNNES Ketua PSW Jateng, UNSOED Sekretaris

Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Negeri Semarang (PSGA UNNES) terpilih sebagai Ketua Pusat Studi Wanita/Gender/Anak (PSW/G/A) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) periode 2017-2019, dan PSGA UNSOED Sekretaris.

Terpilihnya PSGA UNNES ini setelah dilakukan Pertemuan Fasilitator Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) se Jateng, beberapa waktu yang lalu, di Hotel C3 Ungaran.

Kepala PSGA UNNES Evi Widowati MKes berharap kepengurusan PSW/G/A Jawa Tengah dapat membangun kerjasama yang strategis dengan lembaga, kementerian terkait dan pemerintah dalam menangani isu-isu perempuan, gender, anak dan keluarga dengan pendekatan yang menyeluruh.

“Semoga PSW/G/A Jateng juga dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap mitra-mitranya, khususnya dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi,“ kata Evi.

Pada kegiatan ini juga disharingkan beberapa informasi penting terkait dunia gender, anak dan perempuan antara lain terkait PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) dari UIN Walisongo, Sunat Perempuan dari UIN Walisongo, Sekolah Pelopor Keadilan dari Unika, One Student Save One Family (OSSOF) dari Unsoed, dan implementasi KKN tematik desa ramah anak sebagai salah satu manifestasi dari program PATBM dan OSSOF oleh UNNES.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 187 kali

Peringati Hari Pendidikan, 122 PNS UNNES Peroleh Penghargaan

Selasa, 2 Mei 2017 | 16:16 WIB


Peringati Hari Pendidikan, 122 PNS UNNES Peroleh Penghargaan

Bertepatan dengan peringatan hari Pendidikan Nasional, Selasa (2/5) 2017, sebanyak 122 pegawai negeri sipil (dosen, karyawan) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperoleh penghargaan.

Penghargaan itu yakni tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Mereka yakni telah mengabdi kepada negara untuk kategori 30 tahun sebayak 43 orang, 20 tahun (43 orang), dan 10 tahun (36 orang).

Penyematan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Bidang Akademik (WR I) Rektor Prof Rustono, WR II Dr Martono, dan WR IV Prof YL Sukestiyarno. di halaman rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya secara simbolis kategori 30 Tahun Dr Bambang Budi Raharjo, Dra Ida Iryani Kristanti (20 Tahun), dan dr Mahalul Azam MKes (10).


Penulis: Sihono Dibaca : 360 kali

Rektor Ajak Civitas Akademika Tingkatkan Kedisiplinan

Selasa, 2 Mei 2017 | 14:42 WIB


Rektor Ajak Civitas Akademika Tingkatkan Kedisiplinan

Di hari pendidkan nasional, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersilaturahmi dengan 230 Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa, (2/5) di Dekanat FIP kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Rektor mengatakan, FIP merupakan fakultas cikal bakal UNNES. Rektor berharap semua civitas akadika selalu menjaga kekompakan untuk saling membangun UNNES dengan keberagaman, karena UNNES harus menjadi perguruan tinggi yang unggul untuk kemajuan kita dan Indonesia.

Selain itu, rektor juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kedisiplinan, meningkatkan koordinasi, memberikan layanan prima (pemahaman visi, SOP, manajemen resiko, dan kepuasan stake holder), dan selalu memberikan keputusan yang berbasis data.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 272 kali

UNNES Resmikan Gedung Prof Wuryanto dan Drs Hari Mulyono

Selasa, 2 Mei 2017 | 14:18 WIB


UNNES Resmikan Gedung Prof Wuryanto dan Drs Hari Mulyono

Keberhasilan Universitas Negeri Semarang (UNNES) tidak lepas dari jasa para pendahulunya, oleh karena itu pada kesempatan yang berbahagia ini UNNES memberikan nama gedung-gedung strategis dengan nama para Rektor pendahulun.

Gedung yang pertama yakni gedung Auditorium UNNES diresmikan menjadi “Gedung Prof Wuryanto”. Prof Wuryanto merupakan Rektor pertama IKIP Semarang Periode 1967-1977.

Gedung kedua yakni Joglo Kampung Budaya UNNES yang menjadi pusat laboratorium budaya dan eduwisata UNNES diresmikan menjadi “Gedung Drs Hari Mulyono”. Drs Hari Mulyono merupakan Rektor kedua IKIP Semarang Periode 1977-1986.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan tentang penamaan gedung tersebut kepada dr Djoko Trihadi putra pertama Prof Wuryanto, dan drH Rumi Damayanti MSc putri pertama Drs Hari Mulyono.


Penulis: Sihono Dibaca : 313 kali

Selamatkan Arsip Bernilai Historis

Selasa, 2 Mei 2017 | 13:44 WIB


Selamatkan Arsip Bernilai Historis

Dalam rangka melaksanakan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, UPT Kearsipan UNNES telah menyelenggarakan akuisisi arsip dari Biro Umum, Hukum, dan Kepegawaian (BUHK) – khususnya dari sub Tata Usaha. Arsip yang diserahkan adalah arsip-arsip statis.

Agung Kuswantoro, selaku koordinator layanan dan sistem kearsipan kepada Humas mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka menyelamatkan asip-arsip yang bernilai historis atau kesejarahan mengenai UNNES atau IKIP Semarang.

Arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai kesejarahan, telah habis retensinya dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi oleh lembaga kearsipan, ujar Agung Kuswantoro. UPT Kearsipan lahir sejak Desember 2015 sebagai lembaga kearsipan Perguruan Tinggi secara Undang-Undang Nomor 43 tahun 2009 berkewajiban menyelamatkan arsip-arsip statis perguruan tinggi.

Di usia yang masih baru 17 bulan, UPT Kearsipan sudah melakukan beberapa kegiatan. Salah satu fokus di tahun 2017 adalah melakukan akuisisi arsip statis di UNNES ini, mulai dari biro-biro hingga unit-unit di lingkungan UNNES. Langkah yang paling awal dari BUHK. Kemudian, pendampingan penataan arsip dinamis di unit-unit kerja.

Adapun pengelolaan arsip statis ini meliputi akuisisi, pengolahan, preservasi, pemanfaatan, pendayagunaan, dan pelayanan publik. Oleh karenanya akuisisi adalah tahap pertama dalam pengelolaan arsip statis. Masih diperlukan perjalanan yang panjang hingga arsip dapat “dinikmati” oleh publik. Semoga UPT Kearsipan dapat melaksanakan ini dengan baik sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 ini.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 244 kali

Meniti Karir Menjadi Management Trainee di WOM Finance

Selasa, 2 Mei 2017 | 13:11 WIB


Meniti Karir Menjadi Management Trainee di WOM Finance

Wom Finance bersama dengan Pusat Karir dan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang adakan Campus Hiring and Recruitment Selasa (2/5) di Gedung Prof Satmoko kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Acara yang bertema “Menggapai Tantangan Karir Bersama WOM Finance” ini diikuti oleh 50 pendaftar dari UNNES serta PT lain, seperti Undip, UNS, dan UII.

Program ini dibuka oleh Sekretaris LP3 UNNES Dr Sugiyanto MSi, dalam sambutannya mengatakan bahwa campus hiring adalah cara yang efektif dalam menyalurkan mahasiswa menuju lapangan kerja secara langsung. Hal ini dikarenakan perusahaan langsung datang ke kampus untuk melakukan one-day service recruitment.

Acara ini diawali dengan pembukaan dari Eka Yuliana Sunu, perwakilan dari Wom Finance Pusat. Beliau memberikan motivasi bagi mahasiswa terkait performa kerja sebagai indikator utama seseorang untuk dapat sukses di perusahaan.

Kemudian, dilanjutkan dengan arahan dari Hansi Kristiadi dari bagian Human Capital Wom Finance regional Jawa Tengah dan DIY. Beliau memberikan perkenalan pada mahasiswa mengenai Wom Finance.

Wom Finance Sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang refinance atau pembiayaan bagi pembeli motor dan mobil. Perusahaan yang berdiri tahun 1984 ini berencana merekrut Management Trainee dari acara yang diadakan pada hari pendidikan nasional ini.

Perekrutan dilakukan dengan uji psikotes dan wawancara yang dilakukan dalam sistem one-day service. Nantinya, para Management Trainees yang diterima akan diberikan pelatihan untuk mendapatkan peningkatan pada empat keterampilan penting, yakni marketing, credit, collection, dan operation. (Cesar Student)


Penulis: Sihono Dibaca : 302 kali

Dua Dosen Kasetsart University Thailand Beri Kuliah Umum di FMIPA

Selasa, 2 Mei 2017 | 12:49 WIB


Dua Dosen Kasetsart University Thailand Beri Kuliah Umum di FMIPA

Dr Witat Fakcharoenphol dan Assist Prof Dr Nantarat Kruea-In dari Faculty of Education and Development Science, Kasetsart University Thailand memberi kuliah umum di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat (28/4) lalu di Gedung D12 Lantai 3 FMIPA kampus Sekaran Gunungpati. Kegiatan dibuka oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

“Studium Generale FMIPA UNNES” yang diselenggarakan oleh FMIPA UNNES ini diikuti oleh 90 mahasiswa FMIPA dari kelas bilingual dan rintisan kelas bilingual Jurusan Matematika, Jurusan Fisika, Jurusan Kimia, Jurusan Biologi, dan Jurusan IPA Terpadu. Para mahasiswa mengikuti kuliah dengan antusias. Mereka berpartisipasi dengan aktif.

Dr Witat Fakcharoenphol menyampaikan kuliah tentang praktikum Fisika Dasar dengan menggunakan sebuah alat sensor all in one IOLab. IOLab ini adalah sebuah lab dalam genggaman. Alat IOLab memiliki sensor untuk mengukur gaya, kecepatan, akselerasi, medan magnet, rotasi, cahaya, suara, suhu, tekanan, dan voltasi hingga skala μV. Beliau menyampaikan bahwa dengan menggunakan alat ini, mahasiswa dapat dengan mudah melakukan pengukuran tanpa harus menggunakan alat yang rumit seperti yang ada di laboratorium konvensional.

Setelah Dr Witat memberikan materi Fisika, Assist. Prof Dr Nantarat Kruea-In menyampaikan materi Biologi tentang golongan darah dan mempraktikkan uji golongan darah menggunakan Science kit for kids yang beliau desain sedemikian rupa menggunakan bahan-bahan yang aman. Kit uji golongan darah ini aman karena tidak memerlukan darah manusia (biasanya siswa takut untuk diambil darahnya untuk praktikum golongan darah-red). Beliau juga mengajak mahasiswa untuk mengerjakan lembar kerja golongan darah sehingga mahasiswa dapat menarik kesimpulan mengenai hasil praktikum.

Mahasiswa sangat senang dan bersemangat mengikuti materi perkuliahan, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan dan masing-masing mahasiswa yang aktif diberi reward oleh Dr Nantarat sebuah pulpen OK yang sengaja beliau bawa dari Thailand.
Kuliah umum dengan mendatangkan dosen tamu dari Thailand ini memunculkan atmosfer akademik yang berbeda bagi mahasiswa. Mahasiswa menjadi tertantang untuk menggunakan kemampuan berbahasa Inggris mereka terutama Bahasa Inggris IPA yang selama ini mereka pelajari.

Harapan FMIPA kedepan adalah mempererat kerjasama dengan Faculty of Education and Development Science Kasetsart University Thailand supaya dapat saling bertukar dosen serta mahasiswa untuk berbagi dan menimba ilmu. Hal ini diharapkan dapat terealisasi guna mendukung dan mewujudkan visi UNNES sebagai Universitas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.


Penulis: Sihono Dibaca : 190 kali

UNNES Bersholawat: “NKRI Harga Mati Bukan Basa Basi”

Senin, 1 Mei 2017 | 11:25 WIB


UNNES Bersholawat: “NKRI Harga Mati Bukan Basa Basi”

Serangkaian Kegiatan Dies Natalis ke 52 Universitas Negeri semarang (UNNES) diperingati dengan meriah, telah berlangsung sejak bulan Februari diakhiri dengan kegiatan doa bersama yang bertajuk UNNES Bersholawat “NKRI Harga Mati Bukan Basa Basi”, Sabtu (29/40) di Auditorium UNNES Sekaran.

Berbagai kalangan hadir dalam kegiatan tersebut, Seluruh Warga UNNES, Habib, Kiai, Ulama, Tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, dan warga masyarakat sekitar.

Saat memberi sambutan Rektor UNNES Prof Dr Fatkhur Rohman MHum mengajak seluruh mahasiswa untuk bereputasi dunia maupun diakhirat. Acara ini merupakan acara doa bersama untuk UNNES dan Indonesia, serta sebagai penutupan Dies Natalis ke 52. Semoga selain bereputasi dunia, kita juga bereputasi diakhirat.

Yang tak kalah menarik dalam acara ini hadir Romo Aloysius Budi Purnomo, Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang sebagai Tokoh Lintas Agama.

Romo Aloysius Budi Purnomo mengaku mendapatkan berkat dapat hadir bersama dikegiatan UNNES Bersholawat , Luar biasa, saya belajar banyak dari UNNES, baik untuk mengisi berbagai kegiatan budaya, maupun kerohanian bagi mahasiswi, mahasiswa, dosen.

Ia menegaskan, Universitas ini sungguh multikultur untuk menjaga NKRI harga mati. Sebagai wujud bahagia ia menyanyikan lagu berjudul Rahmat yang mengagungkan dengan Saksofonnya.

Sebagai tanda selesaiannya rangkaian Dies Natalis Ke-52 UNNES Dekan Fakultas Ilmu keolahragaan Prof Tandiyo Rahayu menyerahkan  kembali kepada Rektor dan Rektor meneruskan kepada Dekan Fakultas Ekonomi Dr Wahyono MM sebagai pelaksana Dies Natalis UNNES Ke-53.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 331 kali

Pengajar Profesional Kunci Keberhasilan Pendidikan

Minggu, 30 April 2017 | 19:08 WIB


Pengajar Profesional Kunci Keberhasilan Pendidikan

Berbagai inovasi dalam pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran harus diupayakan dalam rangka membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki reputasi yang baik di kancah nasional maupun internasional.

Inovasi, penelitian dan pembelajaran adalah kunci keberhasilan dalam membangun reputasi yang baik dan mendunia. Tuntutan bereputasi internasional menjadi momentum yang baik untuk melakukan perbaikan-perbaikan pada pendidikan di Indonesia agar mampu menghasilkan SDM yang inovatif, kreatif, terampil, dan memiliki daya saing tinggi.

Dalam rangkaian Dies Natalis ke-52 UNNES Jurusan IPA Terpadu Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII) menyelenggarakan seminar nasional IPA VIII dengan tema “Inovasi Penelitian dan Pembelajaran IPA Berwawasan Konservasi” untuk dosen, guru, mahasiswa, praktisi, pengurus/anggota PPII, dan pemerhati pendidikan, Sabtu (29/4) di Hotel Grasia Semarang.

Tampil sebagai narasumber Associate Prof Dr Melor MD Yunus (Deputy Dean of Research and Innovation Universiti Kebangsaan Malaysia), Kulthida Nugultham PhD (Science Education Kasetstar University Thailand), dan Prof Nathan Hindarto PhD (Head of Science Education Postgraduate Program Universitas Negeri Semarang).

Saat membuka seminar ini Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum menyampaikan, Pendidikan bukan hanya sebuah kewajiban, lebih dari itu yakni pendidikan merupakan sebuah kebutuhan. Pendidikan adalah salah satu modal penting untuk membangun sumber daya manusia yang kompetitif dan inovatif.

Ia juga menyampaikan, Inovasi dalam pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran harus diupayakan dalam rangka membangun sumber daya manusia (SDM) yang memiliki reputasi yang baik di kancah nasional maupun internasional.

Terpisah Dekan FMIPA Prof Zaenuri menjelaskan, FMIPA akan selalu berkontribusi melakukan Inovasi penelitian dan pembelajaran guna keberhasilan pendidikan di negeri ini.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 226 kali

Meriahkan Dies Natalis UNNES, Unfest hadirkan Naif Dan Payung Teduh

Minggu, 30 April 2017 | 15:39 WIB


Meriahkan Dies Natalis UNNES, Unfest hadirkan Naif Dan Payung Teduh

Sukses dengan kegiatan tahun lalu, Universitas Negeri Semarang kembali menyelenggarakan Unnes Night Festival (Unfest) 2017 pada Jumat malam (28/4) di lapangan Prof Dumadji, Universitas Negeri Semarang.

Kegiatan yang bertajuk “Manus Ex Masino” yang berarti kolaborasi budaya dan teknologi ini, menghadirkan grup band Naif dan Payung Teduh sebagai bintang tamu utama.

Koordinator Humas Unfest, Limmar Alfi menyampaikan pemilihan bintang tamu utama didasarkan pada popularitas dan kesesuaian tema Unfest tahun ini. Band Naif sebagai representasi band yang melegenda dan tetap eksis melalui industri musik di indonesia. Sementara itu, Payung Teduh dianggap sebagai representasi kebudayaan terhadap musik melayu.

Naif membawakan beberapa lagu andalan seperti lagu berjudul “Mobil Balap” dan “Piknik”. Sementara itu, grup band asal Jakarta Payung Teduh menampilkan delapan lagu di antaranya “Kita Adalah Sisa-sisa Keikhlasan yang Tak Diikhlaskan”, “Kucari Kamu”, dan “Berdua Saja”.

Selain Band, Acara yang dihadiri oleh lebih dari 3.000 penonton ini juga menyuguhkan penampilan tari dan musik kolaborasi tiga budaya Indonesia. Penampilan tersebut menggambarkan keberagaman Indonesia bagian barat, Indonesia bagian tengah, dan Indonesia bagian timur.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi ajang ekspresi bagi mahasiswa UNNES dan menjadi kegiatan rutin tahunan yang memeriahkan rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Negeri Semarang. (Dwi Hermawan / Student Staff)


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 318 kali

Metro TV Hadirkan NSI Exposed “Say No To Hoax”

Sabtu, 29 April 2017 | 19:52 WIB


Metro TV Hadirkan NSI Exposed “Say No To Hoax”

UNNES menjadi tuan rumah dalam acara NSI Exposed tahun 2017 pada Jumat, 28 April 2017. Seperti beberapa acara Metro TV sebelumnya seperti Kick Andy dan Mata Najwa on Campus, acara ini juga mengundang antusias ribuan mahasiswa dari beberapa universitas di semarang dan masyarakat umum.

Guna memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai maraknya berita palsu atau hoax yang menyebar dengan mudah, maka Metro TV mengangkat tema Say No to Hoax pada road show NSI Esposed kali ini.

Pada kesempatan ini, Aviani Malik menjadi pembawa acara utama. Wanita 32 tahun ini merupakan presenter senior yang saat ini bekerja di Metro TV. Avi disambut tepukan meriah penonton saat memasuki panggung.

Tak lama setelah itu Ia mengundang narasumbernya naik keatas panggung. Narasumber yang diundang untuk naik dan berbincang dengan Avi sore itu antara lain Deputi I Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, Direktur Marketing Detik.com Lukman Luthfie, dan komposer kreatif Eka Gustinawa. Selain itu ada narasumber kejutan yang hadir pada talk show ini yaitu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Penonton langsung berteriak saat Gubernur 48 tahun ini menampakan dirinya di depan pintu masuk dan memberikan salam khas “rocker”-nya.

Dalam talk show yang bertajuk Say No to Hoax, Lukman menyampaikan bahwa 80% masyarakat masih tidak bisa membedakan mana yang berita hoax dan mana yang tidak.

Hal ini menunjukan bahwa kemampuan masyarakat dalam memilah berita masih sangat rendah. Ia juga menyampaikan bahwa ciri-ciri kalimat hoax biasanya mengandung kata-kata ajakan. Selain itu, terkadang iklan-iklan hoax juga bertujuan untuk mengakses media sosial korban dan menyebarkan berita-berita hoax lainnya (pishing).

Ia berharap bahwa dalam bermedia sosial digital haruslah positif dan menyebarkan berita-berita yang kreatif.

Mayjen TNI Abdul Rahman Karim menyinggung masalah radikalisasi terkait maraknya berita hoax. Banyak informasi yang mengajak seseorang untuk bergabung kedalam suatu organisasi dimana organisasi tersebut tidak jelas maksud dan tujuannya. “Pemuda Indonesia seharusnya pandai menganalisis informasi yang berhubungan dengan rekruitmen yang biasanya dibungkus dalam berita hoax”, tambahnya.

Komposer kreatif Eka Gustinawa berpesan bahwa tidak perlu menjadi terkenal dengan cara menyebarkan berita hoax karena akan menimbulkan berbagai dampak negatif kedepannya. “kalau mau jadi aktif di media sosial jadilah penyebar berita yang positif, sadar dan cinta Indonesia” tutur pria 27 tahun ini. (Ryan, Magang)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 290 kali

Buka HTD 2017, MPR: Sosialisasi 4 Pilar Lewat Beragam Cara

Sabtu, 29 April 2017 | 12:35 WIB


Buka HTD 2017, MPR: Sosialisasi 4 Pilar Lewat Beragam Cara

Peringatan Hari Tari Dunia 2017 di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dibuka Sabtu pagi, 29 April 2017, di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang. Peringatan HTD di kampus yang memiliki visi Berwawasan Konservasi Bereputasi Internasional tahun ini merupakan hasil kerja sama dengan Sekretariat Jenderal MPR RI.

“Peringatan Hari Tari Dunia ini menjadi bentuk sosialisasi nilai luhur bangsa yang terkandung dalam empat pilar MPR RI, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal MPR RI, Siti Fauziyah, dalam sambutannya.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain anggota DPR Mujib Rohmat dan Moh Arwani Thomafi, dan anggota MPR yang juga anggota DPD Jawa Tengah Bambang Sadono. Dari UNNES, hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof Sukestiyarno, Dekan FBS Prof Agus Nuryatin, sejumlah pimpinan, dosen, dan mahasiswa. Teknis penyelenggaraan HTD UNNES ditangani oleh Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik).

Pembukaan dimulai dengan arak-arakan tamu kehormatan dari luar gedung menuju kursi di depan panggung. Setelah disajikan tarian penyambutan dan seremonial, acara dilanjutkan dengan pertunjukan sejumlah tarian Nusantara secara beruntun. Di akhir acara pembukaan, seluruh tamu diberi sampur (selendang) sebelum diajak bersama menarikan sebuah tarian sederhana.

HTD UNNES 2017 bertema “Kebhinekaan Tari Nusantara Menginspirasi Dunia” ini melibatkan 126 kelompok penari yang membawakan jenis 106 tari. Jumlah penari yang terlibat tercatat tidak kurang dari 1.000 orang. Mereka secara bergiliran membawakan tari di tiga titik kampus, yaitu di Gedung B6, panggung terbuka, dan Kampung Budaya, mulai pukul 06.00—18.00. Atas banyaknya keragaman tari yang dibawakan itu, Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) mencatatnya sebagai rekor pergelaran yang menampilkan keragaman tari paling banyak. Penyerahan plakat penghargaan oleh Leprid dilakukan di sela pembukaan acara.

Siti Fauziyah mengatakan, sosialisasi empat pilar selama ini dilakukan melalui beragam cara dengan menyesuaikan audiens. Untuk kalangan pelajar, misalnya, sosialisasi dilakukan melalui cerdas cermat, untuk masyarakat umum, sosialisasi bisa diselipkan melalui pergelaran wayang kulit.

“Baru pertama kali ini kami bekerja sama dengan UNNES dalam hal seni dan budaya. Ini menjadi upaya reaktualisasi dan internasionalisasi, sebagai bentuk apresiasi dan langkah nyata. Seni dan budaya tradisi mungkin banyak yang sudah melupakan, tetapi kami melihat UNNES berkomitmen melestarikan dan mengembangkannya,” kata Siti.

Bambang Sadono mengatakan, karya seni menyimpan makna filosofis yang mendalam. Bambang mencontohkan, dalam tari bambangan cakil, tokoh Arjuna sebagai simbol kesatria dalam perangnya tidak menyentuh musuhnya yang berwujud buto atau raksasa. Namun, Arjuna cukup menyalurkan energinya melalui kibasan sampur dan mampu membuat musuh tumbang. Di akhir perang, kebaikan selalu mengalahkan angkaramurka. Dengan demikian, seni, menurut dia, mampu menyimbolkan peperangan yang kejam dalam bentuk yang halus. “Pesan ini yang mesti kita ketahui bersama,” kata Bambang.

Prof Sukestiyarno menyampaikan, kampusnya konsisten mewujudkan kampus yang menjadikan konservasi budaya sebagai salah satu pilar konservasi. Budaya Nusantara, menurut dia, menjadi modal kuat untuk mendorong kampus bereputasi internasional. “Penyelenggaraan Hari Tari Dunia ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari tujuan tersebut,” ujarnya.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 307 kali

FE Jadikan Mahasiswa Insan Yang Jujur Dan Makmur

Sabtu, 29 April 2017 | 9:25 WIB


FE Jadikan Mahasiswa Insan Yang Jujur Dan Makmur

Bertema “Tahun Reputasi Wujudkan Ekonom Mandiri”, keluarga besar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti serangkaian acara pembukaan Dies Natalis Ke-11 FE, Jumat (28/4), di kampus Sekaran Gunungpati.

Sebagai Grand Opening diawali penyerahan secara simbolis sebagai bakti konservasi oleh Dekan FE Dr Wahyono MSi diserahkan kepada perwakilan mahasiswa angkatan 2016.

Pohon yang dipilih dalam kegiatan penanaman adalah pohon Gaharu yang melambangkan kemakmuran dan Manggis yang melambangkan kejujuran. Dengan harapan mahasiswa FE menjadi insan yang makmur dan jujur.

Saat memberikan sambutan, Dekan FE berharap, Ke depan FE menjadi lebih maju, lebih baik, lebih berprestasi menuju kualitas internasional yang unggul.

Ia juga menyampaikan, Kita mendorong agar keluarga besar FE selalu menjadi yang terdepan menyatakan kesiapan dalam menaati asas yang telah ditentukan oleh UNNES.

Kegiatan menanam akan dilakukan diwilayah kecamatan Gunungpati dan sekitarnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 203 kali

Ikuti Kejuaraan Hockey Piala Menpora, Tim UNNES Raih Medali Emas

Sabtu, 29 April 2017 | 6:50 WIB


Ikuti Kejuaraan Hockey Piala Menpora, Tim UNNES Raih Medali Emas

Tim Hockey Indoor Putri Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses memperoleh medali emas dalam Kejuaraan Hockey Ruangan Mahasiswa XII Piala Bergilir Menpora tahun 2017 di Jakarta, 24-28 April 2017.

Selain meraih emas, dalam kejuaraan tersebut dua atlet UNNES memperoleh penghargaan. Zulita Dwi Aprilia dari Ilmu Keolahraga mendapat penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak. Sementara  Putri Krismonita dari PJKR memperoleh penghargaan sebagai pemain terbaik.

Tim Unnes tampil gemilang sejak babak penyisihan hingga babak final. Mereka berhasil mengalahkan tim lain sehingga memperoleh penghargaan tim dan individual sekaligus.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Prof Dr Tandiyo Rahayu mengabarkan, dengan emas dan dua penghargaan tersebut, UNNES berhasil menyapu bersih semua penghargaan.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 178 kali

Peringatan HTD Dibuka Sabtu Pagi, UNNES Gandeng MPR

Jumat, 28 April 2017 | 22:03 WIB


Peringatan HTD Dibuka Sabtu Pagi, UNNES Gandeng MPR

Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali memperingati Hari Tari Dunia 2017, Sabtu, 29 April 2017, di area kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang. Acara akan melibatkan 126 kelompok penyaji dengan jumlah tari yang dibawakan sebanyak 108. Jumlah penari yang terlibat tak kurang dari 1.000 orang.

Tahun ini, bekerja sama dengan Sekretariat Jenderal MPR RI, penyelenggaraan HTD Unnes yang teknisnya ditangani Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) mengambil tema  “Kebhinekaan Tari Nusantara Menginspirasi Dunia”. Para penampil merupakan sanggar, paguyuban, lembaga, maupun perorangan yang sebelumnya mendaftar dan melakukan temu teknis dengan panitia.

Pembukaan akan dilakukan pukul 06.00 di Gedung B6 FBS kampus Sekaran. Setelah itu, penari akan bergiliran membawakan berbagai jenis dan bentuk tarian di panggung terbuka FBS dan Kampung Budaya. Acara rutin tahunan ini akan berlangsung hingga pukul 18.00.

Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) bakal mencatat rekor untuk keragaman tari yang dibawakan dalam HTD Unnes 2017. Tari yang dibawakan peserta HTD ini antara lain berasal dari Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Bali, hingga Jawa. Dijadwalkan, Direktur Leprid Paulus Pangka bakal menyerahkan langsung plakat penghargaan di sela acara ini.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 225 kali

LP2M UNNES dan Indonesia Power Panen Bandeng Bersama

Jumat, 28 April 2017 | 18:29 WIB


LP2M UNNES dan Indonesia Power Panen Bandeng Bersama

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama PT Indonesia Power memanen ikan bandeng di kelurahan Tanjung Mas dan kelurahan Tugu, Jumat (28/4). Kegiatan ini dalam rangka Program Penguatan Produksi Budidaya Ikan Bandeng bersama masyarakat Kelompok Tani Sido Rukun.

Dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Akademik Prof Rustono MHum, Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja sama Prof YL Sukestiyarno PhD, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof Totok Sumaryanto dan General Manager PT Indonesia Power Roedi Rachmanto.

Prof Rustono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan UNNES kepada masyarakat secara langsung dan hasil panen ini juga bermanfaat kepada masyarakat secara langsung. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Indonesia Power yang telah menjalin kerja sama dengan UNNES sejak 2011.

Prof Rustono menambahkan, dengan pendampingan tambak bandeng ini, akhirnya masyarakat bisa mengembangkan ke sektor lain, seperti wisata susur pantai, panen ikan untuk wisata keluarga.

Sementara itu, General Manager Indonesia Power Roedi Rachmanto menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk perwujudan Indonesia Power berkontribusi dalam pembinaan lingkungan. Ia berharap ini akan membawa manfaat kepada masyarakat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 144 kali

Rakor Pengarusutamaan Gender Tingkat Kota Semarang Tahun 2017 Gandeng PSGA LP2M UNNES

Jumat, 28 April 2017 | 16:08 WIB


Rakor Pengarusutamaan Gender Tingkat Kota Semarang Tahun 2017 Gandeng PSGA LP2M UNNES

Rapat Koordinasi (RAKOR) Pengarusutamaan Gender (PUG) Tingkat Kota Semarang, mengundang Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (LP2M Unnes) Evi Widowati SKM MKes sebagai nara sumber, Kamis (27/4/2017).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Semarang ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik dari Dinas-Dinas ataupun Kecamatan yang ada di lingkungan Kota Semarang.

Evi Widowati yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Studi Wanita dan Gender Indonesia (ASWGI) Provinsi Jawa Tengah menyampaikan tentang konsep umum gender, konsep kesetaraan dan keadilan gender, konsep Pengarusutamaan Gender (PUG), strategi implementasi PUG dalam perencanaan pembangunan dan best practices yang telah dilakukan untuk memberikan gambaran riil kepada peserta dalam implementasi PUG di OPD nya masing-masing.

Dalam rakor ini dihasilkan rekomendasi untuk segera melakukan reorganisasi Pokja PUG di Kota Semarang dan peningkatan kualitas kemitraan dengan perguruan tinggi bersama dengan stakeholder lain untuk bersama-sama mendukung implementasi PUG di Kota Semarang.


Penulis: Sihono Dibaca : 145 kali

Mahasiswa Pendidikan IPS UNNES Kuliah di Suara Merdeka

Jumat, 28 April 2017 | 15:34 WIB


Mahasiswa Pendidikan IPS UNNES Kuliah di Suara Merdeka

Menyandang gelar mahasiswa merupakan suatu kebanggaan sekaligus tantangan. Betapa tidak, ekspektasi dan tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa begitu besar. Mahasiswa adalah Seorang agen pembawa perubahan, menjadi seorang yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh suatu masyarakat.

Untuk itu sebanyak 52 mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial dan tiga Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan tiga dosen pendamping yaitu Rudi Salam MPd, Ferani Mulianingsih MPd, serta Noviani Ahmad Putri MPd mengadakan kuliah di kantor harian Suara Merdeka Jalan Raya Kaligawe KM 5 Semarang, Kamis (27/4).

Kepala Desk Solo Metro Suara Merdeka menyampaikan, untuk mendorong peran mahasiswa memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh suatu masyarakat, salah satunya dengan berlatih menulis di media.

Sri Syamsiyah juga menuturkan, Suara Merdeka memberi ruang yang sangat terbuka bagi mahasiswa untuk belajar menulis di media. Menurutnya, fungsi menulis di media adalah sebagai sarana informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial.

Sri Syamsiyah menegaskan, menjadi mahasiswa harus banyak membaca, kalau tidak banyak membaca maka sulit pula untuk menulis.

Selain itu, juga rajin mengirim tulisan yang berkaitan dengan isu-isu aktual meskipun tidak memberi batas waktu secara ketat redaksi lebih memilih tulisan aktual dan jangan pernah bosan menulis walupun tidak dimuat di media.


Penulis: Sihono Dibaca : 242 kali

Lima Warga UNNES Purna Tugas

Jumat, 28 April 2017 | 13:56 WIB


Lima Warga UNNES Purna Tugas

Sebanyak lima warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasuki purna tugas. Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono, Jumat (28/4) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni Dra Chasnah Dosen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Dra Yustina Sri Aminah dosen Pendidikan Ekonomi (FE), Drs Suhardo MM Kabag Tata Usaha (FIP), Saimun (BPK), dan Bambang Santoso (BUHK).

Hadir Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Dekan II FIP Dra Sinta Saraswati MPd Kons, Kepala BUHK Drs Sutikno MSi, Ketua KORPRI, Ketua paguyuban Wredatama, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Prof Fathur Rokhman mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdiannya yang telah membesarkan UNNES ini dan mohon maaf atas segala kekurangannya dalam melayani Bapak/Ibu semua.

Prof Fathur harap, saat menjalani masa pensiun tetap menjaga silaturahmi dengan lembaga. Memang hubungan secara kedinasan telah berakhir, namun hubungan kekeluargaan dengan UNNES terus terjalin.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedyhartono yakni paling tidak ada dua pertemuan besar dengan lembaga yaitu halal bihalal dan temu kangan dengan unsur pimpinan UNNES dalam rangka Dies Natalis.


Penulis: Sihono Dibaca : 239 kali

Dosen Biologi FMIPA UUNNES Beri Kuliah Kepakaran di Universitas Sebelas Maret

Jumat, 28 April 2017 | 12:39 WIB


Dosen Biologi FMIPA UUNNES Beri Kuliah Kepakaran di Universitas Sebelas Maret

Dosen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) Dr Niken Subekti SSi MSi menjadi Guest Lecture di Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Rabu (26 April 2017) di Ruang 1 Kampus Pascasarjana.

Kegiatan ini merupakan salah satu unsur dalam mempromosikan UNNES sebagai kampus Konservasi di tahun Reputasi. Kuliah kepakaran diikuti oleh 50 Mahasiswa Pascasarjana khususnya Program studi Biosains. Hadir juga Ketua Program Studi Biosaint Dr Ari Susilowati MSi.

Dalam kuliahnya, Dr Niken Subekti memberikan Topik : Rayap sebagai agen Biologi: Tantangan dan Pengendaliannya, dipandu oleh moderator Farida Hikmawati SPd.

Acara tersebut Tampak peserta sangat antusias sekali dalam diskusi tentang perkembangan ilmu serangga, khususnya rayap, peluang penelitian dan tantangannya.

Selain Guest Lecture diharapkan kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat antara UNNES dengan UNS akan meningkatkan Kerjasama antar Perguruan Tinggi.


Penulis: Sihono Dibaca : 193 kali

Siswa SMA Islam Cendekia Nganjuk Antusias Gali Info Jadi Mahasiswa UNNES

Jumat, 28 April 2017 | 11:13 WIB


Siswa SMA Islam Cendekia Nganjuk Antusias Gali Info Jadi Mahasiswa UNNES

Rombongan SMA Islam Cendekia Baitul Izzah Kab. Nganjuk melakukan kunjungan akademik ke Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat (28/4). Kunjungan yang  diikuti oleh 32 siswa kelas X dan 8 guru ini diterima oleh pihak Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAKK) UNNES di Ruang 405 Rektorat Kampus UNNES.

Kepala SMA Insan Cendekia Dra Saidah Mardiana mengungkapkan kunjungan ini bertujuan untuk silaturahmi dan mengenal UNNES lebih dalam khususnya mengetahui info tentang penerimaan mahasiswa baru UNNES. Selain itu, agar SMA Insan Cendekia yang baru berdiri dapat dikenal oleh UNNES.

Kepala Bagian Akademik UNNES Drs Mulyadi MM menerangkan tentang profil UNNES, jalur penerimaan mahasiswa baru UNNES, beasiswa-beasiswa, dan prodi-prodi yang ada di UNNES.

“Semoga setelah ini siswa SMA Insan Cendekia mendapatkan gambaran tentang penerimaan mahasiwa baru UNNES dan dapat lebih mempersiapkan diri,” tambah Mulyadi.

Dalam sesi tanya jawab, terdapat beberapa siswa dan guru yang mengajukan pertanyaan tentang persyaratan beasiswa bidikmisi dan mekanisme Seleksi Mandiri Prestasi UNNES. Acara ini ditutup dnegan penyerahan plakat dari kedua belah pihak sebagai kenang-kenangan.

Kontributor : Nur Adha Choiriyah (Student Staff)

Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 153 kali

Labschool UNNES dan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia Gelar Penyuluhan

Kamis, 27 April 2017 | 15:57 WIB


Labschool UNNES dan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia Gelar Penyuluhan

Kanker bisa menyerang pada semua orang tidak pandang bula baik anak, remaja, maupun dewasa, meyadari pentingnya hal itu sekolah Labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Bank Woori Saudara menyelenggarakan sosialisasi kanker pada anak sejak dini, Jumat (21/4/2017) lalu di SD Labschool UNNES Jalan Pegandan Semarang.

Sosialisasi dengan tema Ayo Hidup Sehat Cegah Kanker Sejak Dini itu dihadiri seluruh guru, karyawan dan orang tua murid dari KB, TK dan SD Labschool UNNES.

Rahmi nara sumber dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia menyampaikan materi antara lain perbedaan antara tumor dan kanker, cara mengenali gejala kanker, langkah pengobatan saat dinyatakan menderita kanker serta mengenal salah satu jenis pengobatan kanker.

Rahmi menegaskan, untuk itu orang tua sangat perlu mengetahui dan mewaspadai gejala kanker sejak dini.

Mukhlas wakil dari pihak Labschool UNNES berharap dari kegiatan ini seluruh peserta bisa memahami tentang bahaya kanker sehingga dapat menghindari kemungkinan terkena kanker dan bisa memulai hidup sehat, serta seimbang.


Penulis: Sihono Dibaca : 194 kali