Mahapala UNNES Kolaborasi dengan SMPN 23 Semarang Lakukan Penanaman di Goa Kiskenda

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 16:00 WIB


Mahapala UNNES Kolaborasi dengan SMPN 23 Semarang Lakukan Penanaman di Goa Kiskenda

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahapala Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Kelompok Pelajar Pecinta Alam(KPPA) SMPN 23 Kota Semarang  mengadakan Child Adventure Conservation (CAC), Sabtu (21/10), di Wana Wisata Goa Kiskenda Kabupaten Kendal.

Kegiatan yang bertajuk, “Jelajah Alam Akademik” yang diikuti oleh 60 pelajar anggota KPPA melakukan penanaman pohon jati, mahoni dan glodogan tiang.

Kepala Sekolah SMPN 23 Semarang, Nining Sulistyaningsih SPd MPd
yang didampingi Pembina KPPA, Turut Prambudi SPd menyampaikan, dengan kegiatan kolaborasi ini kami  berharap, siswa SMPN 23 mampu menjadi generasi yg religius, cinta alam, friendship, dan cerdas.

Ia menjelaskan, kerjasama Mahapala UNNES dengan SMPN 23 Semarang kedepan harus terus dikembangkan agar siswa kami mengerti. Jika siswa kami sudah menanamkan sikap untuk berempati terhadap lingkungan sekitar, bukan tidak mungkin saat dewasa mereka akan turut serta dalam menyelamatkan lingkungan.

Koordinator UKM Mahapala UNNES, Rochatul Muasyaroh, sangat senang melaksanakan kolaborasi dengan KPPA SMPN 23. Kegiatan ini sinergi dengan visi UNNES yaitu universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Selain itu juga, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Mahapala berdasarkan Tridarma Perguruan Tinggi dan kode etik pencinta alam. Dimana ini adalah salah satu bentuk pengabdian Mahapala untuk kampus dan masyarakat.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 103 kali

Parmin, Dosen UNNES Wisudawan Terbaik UNS

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 15:42 WIB


Parmin, Dosen UNNES Wisudawan Terbaik UNS

Dosen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) Dr Parmin SPd MPd meraih predikat sebagai Wisudawan Terbaik Program Doktor pada Wisuda Universitas Sebelas Maret (UNS) periode V tahun 2017, Sabtu (21/10), di Auditorium UNS. Parmin lulus program studi Doktor Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam dengan nilai Indeks Prestasi tertinggi 4,00 dengan predikat kelulusan sangat terpuji.

Sekretaris Senat UNNES itu lulus dengan disertasi yang berjudul Pengembangan Model Science Integrated Learning (SIL) untuk Meningkatkan Kemandirian Kerja Ilmiah pada Materi Etnosains Program Studi Pendidikan IPA.

Menurut Dr Parmin, model SIL sebagai model baru untuk merekonstruksi pengetahuan asli masyarakat menjadi pengetahuan ilmiah, karena tidak semua pengetahuan asli masyarakat secara ilmiah dapat diuji kebenarannya. Melalui model yang dikembangkan, dipastikan semakin banyak yang direkonstruksi pengetahuan asli masyarakat yang pada saat ini terancam punah karena pengaruh modernisasi gaya hidup masyarakat.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat. Prof Fathur berharap, setelah lulus doktor mereka harus dapat berinovasi mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kemajuan UNNES sebagai rumah ilmu, dan masyarakat luas.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 494 kali

UPT Humas UNNES Adakan Kunjungan Kerja Ke Universitas Brawijaya

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 13:26 WIB


UPT Humas UNNES Adakan Kunjungan Kerja Ke Universitas Brawijaya

Peningkatan kinerja layanan dan benchmarking performa kerja dengan perguruan tinggi lain merupakan bagian dari kebutuhan suatu lembaga Pendidikan dalam meningkatkan reputasi dan kualitas layanan. Hal tersbutlah yang menjadi latar belakang Unit Pelaksana Teknis Hubungan Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UPT Humas UNNES) menyeenggarakan kunjungan kerja ke Biro Kearsipan dan Kehumasan Universitas Brawijaya (UB), Malang pada Jumat (21/10).

Kunjungan kerja kali ini dipimpin oleh Kepala UPT Humas Hendi Pratama MA yang didampingi oleh jajaran staf Humas UNNES. Saat menyambut kunjungen kerja, Kepala Biro Umum dan Kepegawaian Universitas Brawijaya, Drs Syarif Hutomo MM didampingi oleh Kasubag Humas, Kasubag Protokoler, Perwakilan dari UBTV, serta Pejabat Dokumentasi Informasi dan Keluhan.

Dalam kunjungan kerja UPT Humas kali ini, terdapat beberapa poin penting yang disampaikan oleh pihak UB, yakni pengenalan universitas, pemberitahuan mengenai pusat informasi terpadu, pengenalan UBTV, serta prosedur kerja Humas UB.

Pertama, materi mengenai pengenalan UB diberikan oleh Syarif Hutomo. Dalam hal ini, beliau menyampaikan mengenai logo dan maskot universitas, dilanjutkan dengan profil biro pelayanan mahasiswa UB beserta perencanaan branding UB kedepannya.

Kedua, UB juga mengenalkan mengenai pentingnya keberadaan Pejabat Dokumentasi Informasi dan Keluhan. Sebagai universitas negeri yang menjadi penyedia jasa kependidikan, UB akan memberikan pelayanan yang terbaik pada mahasiswanya. Adanya PDIK ini penting untuk menjadi mediator penyampaian keluhan mahasiswa ke pejabat universitas.

Ketiga, untuk menyosialisasikan informasi mengenai UB, terdapat pula platform berupa saluran TV lokal yang disebut sebagai UBTV. Saluran inilah yang menyiarkan kegiatan penting di sekitar kampus UB selama 14 jam di wilayah Malang dan sekitarnya.

Keempat, materi ditutup dengan pemberian informasi teknis mengenai kehumasan di UB. Informasi yang diberikan berkaitan dengan bermacam-macam prosedur, antara lain, prosedur pemberitaan, prosedur pengelolaan website dan koran universitas, serta prosedur press conference dan press release.

Diskusi ditutup dengan pemberian cinderamata dan oleh-oleh dari pihak UNNES dan pemberian buletin PRASETYA dari pihak UB. Acara dilanjutkan dengan survei ke studio UBTV.

Ditanya mengenai kunjungan kerja kali ini, Hendi menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk bahwa UPT Humas UNNES selalu melangkah ke depan untuk meningkatkan reputasi Universitas. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran pada UNNES mengenai prosedur kehumasan dari universitas negeri lain sebagai refleksi peningkatan kinerja UPT Humas di masa depan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 84 kali

Seminar Nasional Grografi UNNES; KKP Kembangkan Pulau Kecil Terluar

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 8:31 WIB


Seminar Nasional Grografi UNNES; KKP Kembangkan Pulau Kecil Terluar

Staf Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Dr Miftahul Huda MSi berharap agar pemerintah daerah meningkatkan integritas dalam mengelola anggaran untuk mencapai keberhasilan pembangunan masyarakat daerah dan optimalisasi operasional pemerintah itu sendiri.

Harapan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada seminar Nasional Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES), Jumat (20/10), di Gedung C7 Lantai 3 FIS Kampus Sekaran.

Dr Miftah berpendapat, bangsa Indonesia harus memiliki keteguhan hati dalam menjaga integritas. Ia mengatakan, bangsa dan pemerintah yang lemah akan mudah digoyang oleh kekuatan-kekuatan besar yang terus datang bertubi-tubi untuk menghancurkan integritas yang telah dibangun bangsa. Ia mencontohkan beberapa kebijakan KKP yang sering mendapat tantangan dari luar.

Dihadapan 200-an  mahasiswa dan dosen Jurusan Geografi FIS UNNES, Dr Miftah juga memaparkan tentang pemanfaatan ruang laut diatur oleh KKP dan pemerintah daerah sesuai kewenangan masing-masing. Saat ini kementerian KKP sedang intensif mengembangkan pulau-pulau kecil dan terluar untuk menjalin kedaulan laut Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Panitia seminar Dr Erni Suharini MSi melaporkan kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan pemahaman kemaritiman Indonesia. Indonesia, lanjut Erni, adalah negara kepulauan yang batas negaranya didominasi oleh perairan bukan daratan. Oleh karena itu, penting untuk diingat bahwa sistem keamanannya harus dimulai dari perairan bukan dari daratan.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 76 kali

Asesor BAN-PT: Jika Tak Dikelola Kontinu, Prodi Bisa Ditutup

Jumat, 20 Oktober 2017 | 14:37 WIB


Asesor BAN-PT: Jika Tak Dikelola Kontinu, Prodi Bisa Ditutup

Pengelola program studi perguruan tinggi dituntut mengelola lembaganya secara berkesinambungan. Pengelolaan yang optimal merupakan hal mendasar dan akan berdampak pada kualitas prodi yang mampu menghasilkan lulusan mumpuni.

Demikian dijelaskan asesor Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Dr Pujiharto, sejenak sebelum melakukan visitasi akreditasi di Prodi Pendidikan Bahasa Jawa Universitas Negeri Semarang, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Kamis, 19 Oktober 2017. “Jika pengelolaan tak bisa kontinu, program studi bisa saja ditutup. Misalnya, terkait manajemen prodi yang buruk dan mahasiswa yang terus berkurang,” kata Pujiharto yang dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu.

Menurut Pujiharto, dalam pengelolaan, prodi mesti mengikuti standar yang telah jelas ditentukan. Standar tersebut menuntut capaian-capaian pengelolaan yang mesti dipatuhi pengelola. Dalam hal ini, pengelolaan tak samata berurusan dengan administrasi, namun juga capaian. “Misalnya, dalam setahun prodi hanya terlibat beberapa kegiatan ilmiah, padahal memiliki dosen dengan jumlah belasan. Secara capaian, hal itu memperlihatkan prodi tidak berkembang,” ujarnya.

Pujiharto mengatakan, akreditasi bertujuan untuk melakukan pengecekan lapangan terkait pengelolaan dan capaian yang tertulis dalam borang. Kelengkapan yang bersifat administratif, seperti kelengkapan dokumen dan perawatan sarana, menjadi bukti jika sistem pengelolaan berjalan semestinya.

Selain Pujiharto, asesor BAN-PT yang juga hadir melakukan visitasi adalah Dr Aris Badara, dosen Universitas Halu Oleo, Kendari. Hadir pula mendampingi visitasi akreditasi, Dekan FBS Prof Agus Nuryatin MHum, Wakil Dekan I Prof M Jazuli MHum, Wakil Dekan II Dr Sri Rejeki Urip MHum, Wakil Dekan III Syahrul Syah Sinaga MHum, Sekretaris Badan Penjaminan Mutu Agung Yulianto, Kepala Pusat Penjaminan Mutu Eksternal Diah Vitri Widayanti DEA, Koordinator Penjaminan Mutu FBS Nas Haryati Setyaningsih MPd, dan Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Profesi Guru dan Sertifikasi Profesi Agus Yuwono MPd.

Akreditasi Unggul

Rektor Prof Fathur Rokhman MHum yang menyambut kedua asesor menyatakan, melalui Badan Penjamin Mutu, pihaknya terus mendorong prodi memiliki akreditasi unggul. Pada akhir 2016, UNNES meraih akreditasi institusi A. UNNES kini memiliki 87 prodi dengan sebaran 68 prodi diploma dan sarjana, 14 program magister, dan lima program doktor. Sebanyak 41 di antaranya telah mengantongi akreditasi A. Jumlah tersebut terus bertambah mengingat saat ini terdapat puluhan prodi yang sedang mengajukan akreditasi dan menunggu visitasi oleh BAN-PT.

Koordinartor Prodi Pendidikan Bahasa Jawa, Widodo mengatakan, pihaknya tidak hanya merespons perkembangan zaman melalui penyesuaian matakuliah, namun juga berupaya menjadi market leader. Sejumlah matakuliah yang diselenggarakan berdasar kebutuhan lapangan, antara lain panatacara, karawitan, tembang, dan drama. Meski demikian, prodinya tetap mengdepankan matakuliah keilmuan, sesuai dengan visi “Menjadi pusat pengembangan dan penerapan ilmu pendidikan bahasa Jawa.”

Widodo menjelaskan, dalam konteks tri dharma perguruan tinggi, prodinya menunjukkan progres, baik dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian. “Prodi Pendidikan Bahasa Jawa juga berupaya menjadi pilar konservasi budaya Jawa,” katanya.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 165 kali

Inilah Pengumuman Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Tahun 2017

Jumat, 20 Oktober 2017 | 13:11 WIB


Inilah Pengumuman Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Tahun 2017

Berikut kami sampaikan jadwal, lokasi, dan tata tertib pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun 2017. Harap pelamar membaca dengan teliti. Pelamar diharapkan selalu memantau laman http://cpns.ristekdikti.go.id/ untuk mendapatkan informasi terkini terkait proses Seleksi CPNS Kemristekdikti Tahun 2017.

Lampiran berkas:
1. Pengumuman Pelaksanaan SKD
2. Lampiran I Jadwal dan Tempat Pelaksanaan SKD
3. Lampiran II Lokasi SKD
4. Lampiran III Sesi Ujian SKD
5. Tata Tertib Peserta SKD


Penulis: Sihono Dibaca : 229 kali

Mahasiswi Ilmu Komputer UNNES Raih Juara Best Paper dan Best Presentation di Thailand

Jumat, 20 Oktober 2017 | 8:35 WIB


Mahasiswi Ilmu Komputer UNNES Raih Juara Best Paper dan Best Presentation di Thailand

Mahasiswi Universitas Negeri Semarang (UNNES) yaitu Erlin Mega Priliani dari jurusan Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) berhasil membawa predikat juara Best Paper dan Best Presentation dalam acara YES4SDG Youth Summit di Thailand.

Acara yang berlangsung pada 10-14 Oktober 2017 ini merupakan serangkaian kegiatan yang membahas mengenai pembangunan berkelanjutan dari PBB atau lebih dikenal dengan Sustainable Development Goals (SDG), yang diikuti oleh sekitar 90 partisipan dari Indonesia dan Thailand, yaitu dari kalangan para ahli di bidangnya, dan mahasiswa.

Untuk mengikuti kegiatan ini, partisipan dipilih berdasarkan proses seleksi yang cukup ketat yaitu dengan menulis essay mengenai salah satu SDG yang diminati. Kemudian setelah lolos, peserta diarahkan untuk membentuk kelompok dan membuat paper yang nantinya akan dipresentasikan.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut diantaranya yaitu, kunjungan ke Asia Pacific Development Center on Disability (APCD), kemudian ke Southest Asian Fisheries Development Center (SAFDC).

Selain itu, kegiatan yang dilakukan adalah simposium di Kasetsart University.  Inti dari acara ini yaitu kompetisi presentasi yang dilaksanakan di gedung PBB Thailand, yaitu di United Nations Conference Center (UNCC).

Erlin dan timnya yang terdiri dari Aditya Parama, Agrian Ratu, dan Carly Scheffer Sumampouw memperesentasikan tentang “Empirical Study of Wheatberries and Wheatgrass” di gedung UNCC.

Kompetisi yang dinilai oleh 3 orang juri dari Thailand ini, menobatkan Erlin dan timnya berhasil memperoleh juara kategori Best Paper dan Best Presentation.
Erlin mengaku sangat bersyukur dapat memperoleh juara di ajang kompetisi international, dan berharap generasi muda ikut serta berperan aktif dalam membantu mewujudkan 16 tujuan pembangunan berkelanjutan yang diusung oleh PBB tersebut.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 268 kali

Ketua Pengembang Bisnis UNNES Sumbang Pemikiran pada Rancangan Awal Rencana Strategis Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng Tahun 2018-2023

Jumat, 20 Oktober 2017 | 8:24 WIB


Ketua Pengembang Bisnis UNNES Sumbang Pemikiran pada Rancangan Awal Rencana Strategis Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng Tahun 2018-2023

Untuk mendukung kinerja Pembangunan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah dalam upaya pemantapan kemandirian, kedaulatan, dan ketahanan pangan di Jawa Tengah, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengadakan FGD pada tanggal 16 Oktober 2017 di Hotel C3 Ungaran.

Tim kelompok kerja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang terdiri dari Prof Dr Budi Widianarko MSc (Perwujudan Kedaulatan Pangan yang Berdaya Saing dengan Memperhatikan Kelestarian Alam), Prof Dr Sucihatiningsih DWP MSi (Pengembangan Sistem Logistik Daerah), Dr Ir Rohadi MP (Pengembangan Pangan Lokal), dan Staf Ahli Gubernur Ir Whitono MSi berbicara tentang Pemantapan Regulasi Daerah terkait Pembangunan Ketahanan Pangan.

Prof Dr Sucihatiningsih DWP MSi yang juga Ketua Pengembang Bisnis UNNES, menjelaskan tentang Pengembangan Sistem Logistik Daerah, pada kesempatan ini dijelaskan kondisi eksisting tetapi Nilai Tukar Petani (NTP) di Jateng Fluktuatif artinya petani belum sejahtera bahkan pada tahun 2016, terdapat 7 bulan NTP di bawah 100, artinya mereka rugi. Harga beras cenderung stabil tetapi NTP petani rendah patut diduga ada permasalahan terkait sistem logistik dan distribusi beras.

Pada kesempatan itu pula, Prof Suci juga menjelaskan kondisi ideal yang ada di Jateng terdapat pasar induk untuk mengontrol pergerakan jumlah dan harga beras, menerbitkan ijin untuk distributor, sehingga memudahkan untuk melakukan kontrol, pengawasan, dan yang paling penting mencegah praktik penimbunan.

Seluruh distributor wajib berizin lakukan survey mendalam untuk mengetahui berapa hasil panen yang presisi. Bukan angka perkiraan. Melalui metode penginderaan jauh dan melibatkan penyuluh pertanian kebijakan het beras ditujukan untuk menstabilkan harga bukan meningkatkan kesejahteraan petani.

Adapun rekomendasi yang di kemukakan Prof Suci untuk pengembangan sistem logistik daerah Dinas Ketahanan Pangan antara lain Pemetaan rantai pasok dan saluran distribusi pangan dari tingkat produksi hingga tingkat konsumsi, penyiapan infrastruktur logistik berbasis komoditas, pengembangan infrastruktur cold chain, termasuk pembangunan gudang berpendingin dan penyediaan plugging reefer disimpul-simpul distribusi/transportasi.

Kemudian, peningkatan kemampuan dan jaringan penyedia jasa logistik pangan, sistem informasi komoditas melalui model Tracking & Tracing yang mudah diakses dan diadaptasi oleh seluruh user dan pengembangan sinergi antarlembaga pemerintah daerah dan pusat dalam pengelolaan logistik pangan.


Penulis: Sihono Dibaca : 110 kali

UTM Malaysia Kunjungi FMIPA UNNES

Kamis, 19 Oktober 2017 | 21:04 WIB


UTM Malaysia Kunjungi FMIPA UNNES

Dekan Fakulti Sains Universiti Teknologi Malysia (UTM) Prof Dr Norsarahaida BT Saidina Amin, Rabu (18/10) melakukan audiensi dengan segenap Pimpinan FMIPA dan Ketua Jurusan di lingkungan FMIPA UNNES.

Materi yang dibahas mencakup kurikulum transfer kridit antara FMIPA UNNES dengan Fakulti Sains UTM. Disamping itu dibahas pula, visiting lecture/prfesor riset collaborative dan joint publication.

Hadir pada pertemuan tersebut Prof. Fahrul Zaman Huyub PhD WCP Jurusan Biologi dengan Fakulti Bioteknologi UTM.

Dekan FMIPA, Prof Dr Zaenuri SE MSiAkt menyambut gembira atas kedatangan Dekan Fakulti Sains UTM dan berharap kerjasama kedua fakultas dapat lebih ditingkatkan untuk masa mendatang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 128 kali

Divisitasi, Prodi Pendidikan Bahasa Jawa Targetkan Akreditasi A

Kamis, 19 Oktober 2017 | 14:02 WIB


Divisitasi, Prodi Pendidikan Bahasa Jawa Targetkan Akreditasi A

Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa divisitasi asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Kamis (19/10). Dua asesor yang bertugas adalah  Dr Pujiharto MHum dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan Dr Aris Badara MHum dari Universitas Halu Oleo (UHO).

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum manargertkan program studi Pendidikan Bahasa Jawa mendapat akreditasi unggul, yaitu A.

Akreditasi program studi adalah bagian dari upaya UNNES menjamin pendidikan yang berkualitas. Rektor menjadikan akreditasi program studi sebagai salah satu prioritas kerjanya.

Setelah berhasil membawa UNNES meraih akreditasi institusi A, ia terus mendorong pengelola program studi agar terus memperbaiki akreditasi program studinya. Akreditasi yang baik merupakan hal penting dan berkaitan dengan kepentingan langsung mahasiswa dan alumni.

 

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 261 kali

19 Mahasiswa UNNES Ikuti Program Pertukaran Mahasiswa ke 6 Universitas Ternama dalam Negeri

Kamis, 19 Oktober 2017 | 12:19 WIB


19 Mahasiswa UNNES Ikuti Program Pertukaran Mahasiswa ke 6 Universitas Ternama dalam Negeri

19 mahasiswa dari 6 fakultas di Universitas Negeri Semarang (UNNES) lolos dalam program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air (Permata) Batch II. Pada program ini, ke-19 mahasiswa tersebut akan melakukan program perkuliahan selama 3 bulan di enam universitas negeri tujuan.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja sama Prof Sukestiyarno melaporkan, enam perguruan tinggi tersebut antara lain, Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (Unibraw), dan Universitas Udayana.

Perlu diketahui, 19 mahasiswa tersebut terpilih setelah melalui proses seleksi. Sebelumnya, terdapat 38 mahasiswa yang berebut untuk mendapatkan tempat pada program ini. Mereka harus melalui seleksi administratif yang berupa kelengkapan berkas, seperti surat aktif mahasiswa, IPK min. 2.75, bebas sanksi akademik, surat izin orang tua, menandatangani formulir Permata, surat keterangan sehat, asuransi kesehatan, dan LoA dari perguruan tinggi tujuan.

Berkaitan dengan program ini, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, selaku Rektor UNNES mengapresiasi pengiriman mahasiswa ini sebagai bentuk kerjasama antar universitas dan peningkatan prestasi mahasiswa.

Prof Fathur menyatakan bahwa program kredit transfer ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas UNNES sebagai perguruan tinggi yang unggul di Indonesia. Hal ini dilakukan dengan cara memberikan kesempatan bagi mahasiswa UNNES untuk belajar di universitas terbaik di dalam negeri. Sebagai tambahan, iapun menghimbau pada bagian kerjasama untuk dapat mengirimkan mahasiswa, bukan hanya ke universitas dalam negeri, namun juga pada universitas luar negeri.

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 246 kali

UNNES Narasumber Jurnal di UGM

Kamis, 19 Oktober 2017 | 11:53 WIB


UNNES Narasumber Jurnal di UGM

Reputasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk meloloskan jurnal ilmiahnya untuk terindeks Scopus telah dikenal di Indonesia. Reputasi itu menjadi pertimbangan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengundang dua ahli pengelolaan jurnal dari UNNES untuk menjadi narasumber pada hari Rabu kemarin (18/10). Dua narasumber tersebut adalah M. Yasir Alimi PhD selaku Ka. UPT Perpustakaan UNNES dan Dr. Parmin selaku pengelola Jurnal Pendidikan IPA Indonesia yang telah terindeks Scopus. Di hadapan para pengelola jurnal UGM, dua narasumber dari UNNES menyampaikan langkah-langkah yang diambil UNNES dalam mengelola Jurnal Pendidikan IPA Indonesia sampai akhirnya terindeks oleh pengindeks abstrak dan jurnal bereputasi dunia Scopus.

Saat ini Jurnal Pendidikan IPA Indonesia UNNES bertengger di peringkat 11 nasional pada kategori S1 oleh SINTA (Science and Technology Index). SINTA sendiri adalah teknologi indeksasi jurnal yang dikembangkan oleh Kemenristekdikti. Kategori S1 adalah kategori tertinggi pada sistem SINTA, oleh karena itu saat ini dpaat dikatakan bahwa Jurnal Pendidikan IPA Indonesia UNNES adalah jurnal terbaik nomor 11 di Indonesia. Tahun depan, pengelola jurnal tersebut menargetkan Jurnal Pendidikan IPA Indonesia untuk masuk 10 besar Indonesia.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 447 kali

Ratusan Siswa SD Labschool UNNES Ikuti Pemerikasaan Gigi

Rabu, 18 Oktober 2017 | 18:39 WIB


Ratusan Siswa SD Labschool UNNES Ikuti Pemerikasaan Gigi

Ratusan siswa SD Labschool Unnes ikuti pemerikasaan gigi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNIMUS pada Selasa (17/10). Acara ini dilakukan dalam rangka tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Labschool Unnes dengan FKG UNIMUS.

Kegiatan diawali dengan sosialiasi cara menyikat gigi yang benar oleh mahasiswa FKG pada setiap kelas, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi kepada siswa.

Menurut Risyandi Anwar, salah satu dosen FKG Unimus, pemeriksaan gigi atau Oral Hygiene Index (OHI), bertujuan untuk mengetahui tingkat kebersihan mulut pasien melalui pengukuran debris indeks dan calculus indeks.

“Anak-anak akan kita cek pada 2 gigi belakang dan 1 gigi depan, atas maupun bawah untuk menilai tingkat kebersihan mulut dan gigi. Dari situ kita bisa tahu apakah kebersihan gigi dan mulutnya sudah baik atau belum. Sehingga kita bisa tindak lanjuti dengan tindakan promotif, yaitu cara menyikat gigi yang baik”, katanya.

Saat melakukan penyuluhan, mahasiswa FKG Unimus menyampaikan materi pentingnya gosok gigi, anatomi gigi dan teknik menyikat gigi yang benar. Menurut Fattan, mahasiswa yang ikut memberi penyuluhan, respon dari anak-anak sangat bagus dalam mengikuti setiap materi.

“Seperti saat saya menyampaikan materi tentang anatomi gigi, anak-anak menanggapi dengan berbagai pertanyaan yang menarik. Begitu pula saat kita bertanya, mereka dapat menjawab dengan antusias,” imbuhnya.

Awalnya anak-anak merasa takut ketika akan dipriksa giginya, karena mereka pikir akan dicabut gigi-gigi yang sudah rusak. Salah satunya adalah Iola. Dia nampak tidak mau membuka mulut ketika akan dipriksa. Namun dengan memberi pengertian, akhirnya dia mau dipriksa.

Kegiatan diakhiri dengan gosok gigi bersama oleh siswa-siswi SD Labschool Unnes.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 129 kali

Rektor UNNES: Jadi Guru Profesional Harus Miliki Empat Kompetensi

Rabu, 18 Oktober 2017 | 13:49 WIB


Rektor UNNES: Jadi Guru Profesional Harus Miliki Empat Kompetensi

Guru merupakan jabatan atau profesi yang membutuhkan keahlian khusus. Pekerjaan sebagai guru ini tidak bisa dilakukan oleh seseorang tanpa mempunyai keahlian sebagai guru. Untuk itu menjadi seorang guru profesional harus memiliki empat kompetensi.

Keempat kompetensi itu yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat membuka kegiatan Orientasi Perkuliahan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pra Jabatan Bersubsidi Tahap I 2017, Rabu (18/10/2017) di gedung Prof Satmoko (Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi UNNES).

Prof Dr Fathur menjelaskan, karakteristik guru profesional diantaranya menguasai kurikulum, menguasai materi yang di ajarkan, terampil menggunakan multi metode pembelajaran, mempunyai prilaku yang baik, disiplin, dan berberkomunikasi dengan baik.

Sebelumnya, Kepala Pusat Program Pendidikan Profesi Guru dan Sertifikasi UNNES Drs Agus Yuwono MSi MPd melaporkan, Orientasi PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahap I ini dilaksanakan selama tiga hari diikuti 55 peserta dari Teknik Otomotif 25 peserta, Teknik Mesin 14 peserta, dan Teknik Kimia 16 peserta.

Para peserta akan menumpuh 36-38 SKS selama dua semester (1 tahun) dengan rincian 58% lokakarya, 39% Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), dan 3% praktik serta seminar hasil PTK. Di akhir perkuliahan nanti peserta akan menempuh Uji Kompetensi yakni meliputi uji pengetahuan dengan skor kelulusan 80 dan Uji Kinerja.


Penulis: Sihono Dibaca : 297 kali

Presiden Jokowi Apresiasi Capaian UNNES

Rabu, 18 Oktober 2017 | 7:27 WIB


Presiden Jokowi Apresiasi Capaian UNNES

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memuji prestasi Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang sudah mendunia. Selain maju dalam dunia pendidikan, juga di bidang riset dan teknologi.

Demikian dikemukakan Presiden pada Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman saat menghadiri peringatan Dies Natalis Universitas Dipongoro (UNDIP) ke 60 di Stadion UNDIP Tembalang, Selasa (17/10).

Jokowi juga mengapresiasi sangat tinggi capaian oleh UNNES baik di bidang riset, publikasi, dan prestasinya yang mendunia. Juga budaya kampus UNNES yang selalu dijaga dan konsisten sebagai kampus berwawasan konservasi bereputasi internasional.

Kepada Presiden, Rektor UNNES menjelaskan bahwa konservasi merupakan sebuah tantangan sekaligus visi yang harus diwujudkan secara berkelanjutan, bahkan perlu dengan percepatan. Prof Fathur berujar, UNNES akan terus tingkatkan mutu dan prestasi membangun reputasi untuk Indonesia.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 388 kali

Haryono Suyono Bekali 3.675 Mahasiswa KKN Tematik

Rabu, 18 Oktober 2017 | 7:23 WIB


Haryono Suyono Bekali 3.675 Mahasiswa KKN Tematik

Bertempat di Auditorium Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Haryono Suyono memberikan pembekalan Kuliah Kerja Nyata Lokasi Tahap II Tahun 2017 Prodi Pendidikan, Selasa (17/10).

Saat memberikan sambutan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Rustono Mhum menyampaikan, KKN tahap II tahun 2017 ini merupakan KKN Tematik yang didalamnya ada kegiatan POSDAYA, sehingga program kerja mahasiswa KKN merupakan program kerja bidang garapan yang mengacupada human development index (HDI) yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, linkungan dan infrastruktur.

Pada saat memberikan pembekalan Prof Haryono menjelaskan, peran KKN tematik Posdaya dalam pemberdayaan keluarga. Dalam hal ini program pertama dalam KKN adalah bagaimana mengantar keluarga-keluarga di pedesaan dalam mengentaskan kemiskinan.

Ia menambahkan, saya yakin mahasiswa akan menjadikan peningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan MDG’s tercapai. Program ini juga disertai aksi yang sifatnya pemberdayaan masyarakat. Selain itu yang paling penting adalah mahasiswa KKN juga harus membuat keluarga di pedesaan saling peduli.

Selain itu juga disampaikan, perguruan tinggi mempunyai kewajiban melaksanakan Tri Dharma dan pelaksanaan KKN adalah tanggung jawab sosial perguruan tinggi terhadap masyarakat yang dilakukan dengan komitmen dan partisipasi tinggi. Untuk terjun ke masyarakat saat ini kita harus mengerti keadaannya karena seperti yang kita tahu masyarakat sekarang sudah jauh berbeda dengan masyarakat 70 tahun lalu, masyarakat sekarang menunjukkan kemajuan dengan kecerdasan yang mereka miliki. Perguruan Tinggi harus mampu memadukan antara pendidikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 3.675 mahasiswa mengikuti kegiatan ini dan selanjutnya mereka akan diterjunkan di 5 kabupaten (Kabupaten Magelang, Kendal, Batang,Pelalongan dan Kabupaten Tegal). Untuk KKN alternatif dilaksanakan di Kabupaten Semarang dan Kota Semarang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 263 kali

FMIPA Tingkatkan Kerjasama dengan UTM

Rabu, 18 Oktober 2017 | 7:22 WIB


FMIPA Tingkatkan Kerjasama dengan UTM

Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) merealisasi kerjasama, melalui kunjungan ini Dr Roswanira Abdul Wahab (MMC) Coordinator of Postgraduate (Research) Dept.of Chemistry Faculty of Science Universiti Teknologi Malaysia ke Prodi Kimia Jurusan Kimia FMIPA UNNES, Rabu (11/10).

Kegiatan ini dilakukan serangkaian agenda yang meliputi pertemuan dan pembicaraan mengenai program kerjasama yang memungkinkan dapat dilaksanakan, seperti pertukaran mahasiswa, dosen, kolaborasi riset, maupun joint publication atau program lainya yang bermanfaat bagi kedua pihak antara Departemen Kimia UTM Malaysia dengan Program Studi Kimia FMIPA UNNES.
Peserta meliputi Pengurus Jurusan (Kajur, Koordinator prodi, Kalab dan Sekjur), Dosen dan mahasiswa Program Studi Kimia.

Selain pembicaraan program kerjasama di hari pertama, pada hari kedua dilakukan Workshop “How to begin writing a good Research Paper” untuk mahasiswa dan “Statistical Optimization for Chemistry Research using Response Surface Methodology – A way to publishing quality research” untuk Dosen Program Studi Kimia.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 110 kali

Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES adakan Seminar Pendidikan Multikultural

Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:41 WIB


Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES adakan Seminar Pendidikan Multikultural

Arus globalisasi menuntut pendidikan untuk membuat manusia mampu beradaptasi pada peradaban global. Bukan hanya bisa berkomunikasi dengan orang asing, manusia juga dituntut untuk membuka diri dengan budaya dari berbagai negara yang ada. Oleh karena itu, pendidikan multikultur dalam pendidikan tinggi menjadi hal penting untuk dilakukan.

Itulah yang menjadi tujuan diadakannya seminar Multicultural Education (Pendidikan Multikultur) oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris pada Selasa (17/10) di Gedung Bundar, Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES).

Acara yang diadakan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris ini adalah penutup dari serangkaian program hibah Ristekdikti, World Class Professor. Program ini diikuti oleh kalangan dosen, baik dari FBS UNNES, Universitas Stikubank (Unisbank), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), dan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

Seminar kali ini menghadirkan tiga pembicara, yakni Prof Elizabeth Rata, selaku Profesor dari University of Auckland, Prof Dr  Agus Nuryatin, MHum, selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, serta Hendi Pratama, MA, selaku Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES.

Membuka sesi materi seminar, Hendi memberikan materi tentang posisi pendidikan multikultur di masyarakat melalui bahasa. Ia menjelaskan bahwa pragmatis dalam bahasa digunakan manusia untuk bisa berkomunikasi dengan manusia lainnya sesuai dengan tujuan yang diinginkan berdasarkan budayanya. Pemahaman penggunaan bahasa dari budaya yang berbeda inilah yang harus dikenalkan pada anak sejak dini.

Sesi seminar dilanjutkan dengan materi Prof Elizabeth mengenai ilmu pengetahuan dan universitas. Dalam penjelasannya, universitas disebut sebagai tempat di mana ilmu dibentuk. Bukan hanya satu buah ilmu, melainkan terdiri dari banyak disiplin ilmu yang saling melengkapi satu sama lain.

Kaitannya dengan pendidikan multikultur, Elizabeth menjelaskan bahwa terdapat dasar yang sama dari semua ilmu yang berbeda di dunia. Sebagai contoh, setiap negara memiliki pemahaman yang berbeda mengenai musik, namun, terdapat standar dasar yang sama mengenai not, irama, dan lainnya. Hal dasar inilah yang harus tetap dijaga untuk dikembangkan oleh universitas.

Di sesi terakhir, Prof Agus memberikan materi mengenai usaha yang telah dilakukan oleh FBS UNNES untuk meraih visi universitas sebagai universitas konservasi. Dalam hal ini, FBS UNNES sebagai fakultas humanis melakukan konservasi dengan mempertahankan budaya yang telah ada ataupun mengembangkan budaya tersebut.

Usaha mempertahankan budaya dilakukan dengan mulai menerapkan penggunaan tulisan aksara jawa pada tanda pengenal dekan dan beberapa nama ruangan yang ada di FBS. Sedangkan, pelestarian budaya dengan pengembangan dilakukan pada kesenian tari yang dilakukan oleh jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik).

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 135 kali

PSGA UNNES Fasilitasi Terbentuknya FORKOM PUSPA Jateng

Selasa, 17 Oktober 2017 | 11:12 WIB


PSGA UNNES Fasilitasi Terbentuknya FORKOM PUSPA Jateng

Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasilitasi pembentukan forum partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak (FORKOM PUSPA) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jumat (13/20), di hotel Griya Persada Bandungan Semarang.

FORKOM PUSPA Jateng, menurut Ketua PSGA UNNES Evi Widowati MKes, sebagai wadah berkumpulnya berbagai lapisan masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen publik, yaitu organisasi profesi, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, akademisi/lembaga riset, dunia usaha, dan media dalam rangka menyikapi maraknya permasalahan yang terjadi terhadap perempuan dan anak yang cenderung meningkat.

Saat memonitor, Asisten Deputi Partisipasi Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Dra Maydian Werdiastuti MSi berharap, kegiatan ini dapat menghasilkan komitmen, persepsi, serta pemahaman publik yang benar mengenai berbagai isu perempuan dan anak.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat UNNES Prof Dr Totok Sumaryanto Florentinus sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, UNNES akan terus bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 157 kali

50 Calon Menwa UNNES Ikuti Pra Diksar

Selasa, 17 Oktober 2017 | 8:43 WIB


50 Calon Menwa UNNES Ikuti Pra Diksar

Sebanyak 50 calon Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Pra Pendidikan Dasar (Pradiksar) Keprajuritan Yudha XLI Resimen Mahasiswa Mahadipa Batalyon 902, Minggu (15/10/2017) di Dekanat FIP kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Koordinator UKM Minat dan Bakat Drs Kusmuriyanto MSi saat menjadi Inspektur Upacara mengajak kepada seluruh peserta upacara untuk pertahankan dengan sepenuh hati melaksanakan dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa, dan bernegara. Semoga kalian menjadi Kader Pancasila dan Kader Pemimpin bangsa.

Upacara pembukaan diikuti 100 orang terdiri atas tamu undangan diantaranya pejabat UNNES, Muspika Muspida Jawa Tengah, Alumni Menwa 902, Anggota Aktif Menwa 902, dan Menwa dari Universitas di Semarang.

Selesai pembukaan kegiatan dilanjutkan paparan materi oleh Gunadi SPd (alumni Menwa UNNES) dan Dr Indriyanto SS SH MHum (Komandan Menwa Mahadipa Jawa Tengah) tentang Kemenwaan.


Penulis: Sihono Dibaca : 150 kali

Apel di FBS, Rektor Ingatkan Civitas UNNES Mesti Satu Visi

Senin, 16 Oktober 2017 | 8:55 WIB


Apel di FBS, Rektor Ingatkan Civitas UNNES Mesti Satu Visi

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi pembina apel pagi di Fakultas Bahasa dan Seni, Senin, 16 Oktober 2017. Dalam amanatnya, Rektor mengajak segenap civitas academica untuk menyatukan visi.

“Seluruh komponen Universitas Negeri Semarang mesti memahami visi yang telah menjadi tujuan bersama. Visi kita adalah menjadi universitas yang bereputasi internasional. Untuk itu, kinerja kita harus profesional dan melihat ke depan,” ujarnya.

Menurut Rektor, visi itu tidak tercapai jika setiap dosen dan tenaga kependidikan tidak terus belajar dan bekerja secara sungguh-sungguh. Tanpa belajar dan kerja keras, lembaga akan mengalami kemandekan.

Ia juga mengajak para dosen muda untuk mengembangkan keilmuan dan memiliki kinerja yang lebih baik. Sebab, akan rugi jika mereka yang lebih muda memiliki kinerja yang sama dengan para pendahulunya. “Yang muda harus memiliki keilmuan dan kinerja yang lebih,” kata Prof Fathur.

Apel diikuti oleh Dekan dan Wakil Dekan FBS, dosen, pengelola program studi, dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas tersebut.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 250 kali

Gelar GNMF 2017, Piala Rektor UNNES Kembali Diperebutkan

Minggu, 15 Oktober 2017 | 20:38 WIB


Gelar GNMF 2017, Piala Rektor UNNES Kembali Diperebutkan

Piala Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali diperebutkan dalam ajang kompetisi Great National Moslem Festival (GNMF) tahun 2017 pada Minggu (15/10) berpusat di Gedung K3 Aula Fakultas Hukum UNNES.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kerohanian Islam Fakultas Ilmu Sosial (KIFS) ini merupakan agenda rutin tahunan yang banyak diminati oleh mahasiswa dan siswa dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES Drs Ngabiyanto MSi mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Ia berharap, GNMF dapat berjalan dengan lancar dan menambah kajian keilmuan sekaligus sebagai sarana dakwah.

“Secara akademik, kegiatan ini tentu menambah khasanah dan kajian keilmuan. Sementara jika dikaitan dengan keagamaan, ini merupakan salah satu inovasi sarana dakwah. Hal ini menjadi bukti bahwa UNNES memang universitas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” jelas Ngabi.

Kegiatan ini, tambahnya, tak hanya soal kompetisi saja namun juga sarana mengembangkan karakter keagamaan, sehingga jelas bahwa UNNES tak hanya berorientasi pada keduniawian semata, tapi juga akhirat.

Menurut dosen pendamping KIFS Ruhadi SPd MPd, dakwah tak selalu tentang berbicara dari satu tempat ke tempat lainnya. Lebih dari itu, dakwah dapat dilakukan melalui cara-cara yang kreatif dan inovatif, asalkan tetap bernilai ibadah.

“Selama dapat memupuk nilai-nilai keislaman, mengapa tidak? Dakwah bisa melalui media sosial dan kompetisi semacam ini,” jelasnya.

Ketua Panitia Mohammad Syifauddin melaporkan, kegiatan GNMF ke-enam ini terdiri dari lomba Cipta Puisi Mahasiswa tingkat Nasional, lomba Qiroah Mahasiswa tingkat Jateng & DIY, lomba Dai & Daiah Muda dan lomba Kaligrafi Pelajar SMA/SMK/ sederajat se-Jawa Tengah.

“Ada empat jenis lomba dengan total ratusan peserta untuk GNMF tahun ini. Pesertanya beragam, ada yang berasal dari solo, jogja, bandung, bahkan dari sumatera pun ada. Tahun ini, kami mengusung tema Menapaki Jejak Rasulullah Menuju Insan yang Beradab. Tema ini dipilih karena memang sebagai umat islam, kita harus meneladani sifat dan sikap Rasulullah,” jelas Syifa.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan piala bergilir Rektor UNNES kepada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kendal sebagai juara umum Great National Moslem Festival (GNMF) tahun 2017.

Dwi Hermawan (Student Staff)

 


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 447 kali

Olimpiade IPS di UNNES, SMP 2 Semarang Juara

Minggu, 15 Oktober 2017 | 19:57 WIB


Olimpiade IPS di UNNES, SMP 2 Semarang Juara

Iftina Ika Rahmawati, siswa SMP Negeri 2 Semarang berhasil menjadi juara pertama Olimpiade IPS Tingkat Nasional ke-9 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Sabtu (14/10), di Gedung C7 FIS Kampus Sekaran.

Selain memboyong piala bergilir Dekan FIS dan tropi tetap juara Olimpiade ini, Ithfina juga berhak memperoleh hadiah uang pembinaan 7 juta rupiah. Juara II Iqbal Rakha Ferdiyan dari SMP IT Nurhidayah Surakarta mendapat uang pembinaan 5 juta rupiah. dan Juara tiga Taufik Irawan dari SMP Tulungagung mendapat uang pembinaan 3 juta rupiah.

Adapun untuk Juara harapan I diraih Nirmala Putri SMP Negeri 3 Mranggen mendapat uang pembinaan 1,5 juta rupiah dan harapan 2 Isa Putra Buana dari SMP 1 Purwodadi mendapat uang pembinaan 1 juta rupiah.

Dekan FIS UNNES Drs Moh Solehatul Mustofa MA berharap agar peserta olimpiade IPS berlomba secara sportif. Menurutnya,  juara itu penting tetapi yang paling penting adalah semangat dan sportifitas dalam lomba.

Ketua panitia olimpiade IPS, Fredy Hermanto SPd MPd mengungkapkan, olimpiade ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa dan sekolah dalam menghadapi Olimpiade Sains Nasional.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 69 kali

Kearifan Jawa dalam Berbagai Bidang

Minggu, 15 Oktober 2017 | 9:22 WIB


Kearifan Jawa dalam Berbagai Bidang

Makna filosofis dalam kebudayaan Jawa tersimpan dalam berbagai produk kultural dan perilaku masyarakat pendukungnya. Di tengah berbagai permasalahan bangsa, seperti isu radikalisme, intoleransi, korupsi, dan semangat kebangsaan yang mesti terus dipupuk, kearifan Jawa menjadi penting untuk tidak sekadar diingat kembali, namun juga dihayati dan menjadi perilaku.

Demikian latar belakang penyelenggaraan Seminar Nasional “Kearifan Jawa” oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang bekerja sama dengan Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Jawa Tengah, Kamis, 2 November 2017. Seminar bertempat di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni UNNES ini akan menghadirkan pembicara Guru Besar Filsafat Jawa yang juga Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof Dr Sutrisna Wibawa MPd; Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Dr Sri Puryono; dosen Universitas Indonesia yang juga Ketua ATL Pusat, Dr Pudentia MPSS; dan dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES, Bambang Indiatmoko PhD.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES Widodo mengatakan, kearifan Jawa dalam perkembangannya telah membaur dalam berbagai bidang. Selain bahasa, sastra, dan seni, kearifan Jawa ada di hampir setiap sendi kehidupan masyarakat, seperti teknologi, sains, olahraga, pertanian, pariwisata, kesehatan, hingga hukum. “Untuk itu, kearifan Jawa perlu dihadirkan dalam berbagai perspektif. Seminar ini diharapkan mampu menampung berbagai pemikiran sebagai upaya untuk tidak sekadar mengingat, tetapi juga berupaya mewujudkannya dalam perilaku positif,” ujarnya.

Widodo mengatakan seminar terbuka untuk dosen, mahasiswa, guru, staf dinas, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap isu-isu kebudayaan. Selain menjadi peserta, siapa pun dapat menjadi menjadi pemakalah. Hasil dari makalah yang dipresentasikan akan dimuat dalam prosiding ber-ISSN.

Ia mengungkapkan, seminar kearifan Jawa akan menjadi titik temu dari berbagai disiplin ilmu. Untuk itu, siapa pun dapat menulis makalah terkait kearifan Jawa dalam bidangnya masing-masing.

“Ini sekaligus upaya untuk berkontribusi dan lebih jauh memetakan pemikiran dan makna filosofis dalam kebudayaan kita. Sebab, sangat mungkin konsep-konsep kebudayaan yang selama ini kita yakini sekarang bergeser makna dan penerapannya. Hal itu mengingat masyarakat pendukungnya bergerak dinamis sejalan prinsip-prinsip globalisasi,” ujarnya.

Info dan liflet seminar melalui TAUTAN INI.

Pendaftaran seminar melalui Sandra (0895338523587).


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 228 kali

UNNES Jalin Kerjasama Pendidikan dengan KBRI Kuala Lumpur

Jumat, 13 Oktober 2017 | 21:14 WIB


UNNES Jalin Kerjasama Pendidikan dengan KBRI Kuala Lumpur

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, menandatangi MoU kerjasama pendidikan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Ari Purbayanto MSc Penandatanganan MoU tersebut merupakan bentuk kerjasama dalam meningkatkan kualitas kompetensi pendidikan bagi mahasiswa UNNES. Hadir juga sebagai saksi Kepala SIKL Drs Agustinus Suharto MPd. Selain penandantangan MoU, pada kesempatan yg sama ditandatangani juga MoA antara LP3 UNNES dengan Kepala SIKL.

Prof Ari Purbayanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas dan tanggung jawab Atdikbud KBRI Kuala Lumpur mencakup pelayanan PAUD, pendidikan dasar hingga menengah, dan bahkan pendidikan masyarakat serta perguruan tinggi.

Layanan pendidikan dasar menjadi perhatian utama karena jumlah anak-anak Indonesia di Malaysia yang memerlukan layanan pendidikan dasar lebih dari 50 ribu anak. Mereka tersebut yang telah mendapatkan akses pendidikan sekitar 35 ribu anak. Sementara itu, layanan pendidikan tinggi diberikan kepada 8000 mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Malaysia dan 1000 mahasiswa UT. Kami juga membuka pelayanan pendidikan untuk masyarakat seperti ujian kejar paket A, B, C dan pendidikan Universitas Terbuka (UT).

Melalui jalinan kerjasama yang baru saja ditandatangani bersama dengan UNNES, KBRI Kuala Lumpur akan siap membantu dan memfasilitasi pelaksanaan kerja sama pendidikan dasar dan menengah melalui penyelenggaraan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yg di kelola oleh LP3 UNNES. “Termasuk memfasilitasi kerja sama dengan 5 universitas unggulan di Malaysia (UM, UKM, USM, UPM dan UTM) dan institusi Majelis Profesor Negera (MPN) Malaysia,” jelas Prof Ari.

Ditambahkannya, bahwa dibuka peluang bagi mahaiswa UNNES selain fakultas pendidikan untuk melakukan program magang di KBRI Kuala Lumpur.

Sementara itu, Rektor UNNES, Prof Fathur Rokhman menyampaikan terima kasih kepada KBRI Kuala Lumpur yang memberikan fasilitas dan kesempatan kepada UNNES untuk meningkatkan kompetensi pendidikan melalui MoU dan MoA. Peluang dan kerjasama internasional ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin.

Hal ini sangat penting agar UNNES kedepan nantinya dapat menjadi universitas yang berprestasi memasuki pasar global.

Rektor UNNES berharap Prof Ari sebagai Atdikbud bukan hanya menjadi guest lecture tetapi juga bersedia menjadi penguji di sidang ujian mahasiswa Pascasarjana, agar pengalaman internasional yang dimiliki oleh Prof Ari dapat di kontribusikan untuk meningkatkan kompetensi intlektual mahasiswa UNNES.

Lebih lanjut Prof Fathur berkeinginan agar Prof Ari sebagai Atdikbud KBRI Kuala Lumpur dapat ikut andil menjadi pengarah dan rujukan bagi UNNES dalam mengembangkan kerjasama Internasional dengan perguruan tinggi di Malaysia maupun dengan negara lainnya.

Acara penandatanganan MoU telah dilaksanakan di Restoran Pesta Kebun Semarang pada Rabu malam 11 Oktober 2017. Acara dihadiri oleh pimpinan UNNES, Direktur Pascasarjana dan jajarannya serta staf manajemen UNNES.

Keesokan harinya, Atdikbud menyampaikan Kuliah Umum dihadapan 600 mahasiswa Pascasarjana UNNES. Kuliah umum yang akan disampaikan berjudul Peningkatan kompetensi lulusan perguruan tinggi di era MEA melalui pengembangan kerja sama luar negeri.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 200 kali

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Raih Juara 2 (SNEC) 2017

Jumat, 13 Oktober 2017 | 20:32 WIB


Mahasiswa Fakultas Ekonomi Raih Juara 2 (SNEC) 2017

Arum Triasih, mahasiswa jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi sukses meraih juara 2 dalam ajang bergengsi Soedirman National Economic Competition (SNEC) pada tanggal 8 Oktober lalu. SNEC merupakan suatu ajang kompetisi di bidang ekonomi Nasional yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Banyumas – Jawa Tengah. Acara yang terdiri dari konferensi nasional dan lomba essay ini bertema SDGs (Suistanable Development Goals).

Arum mempresentasikan essay-nya yang berjudul “Entrepreneur House for Homeless Child (Hoci-Preneur): Strategi Peningkatan Kesejahteraan Kaum Marjinal Melalui Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Kearifan Lokal”. Essay tersebut merupakan sebuah gagasan yang dilatarbelakangi oleh adanya berbagai permasalahan sosial yang menimpa kaum marjinal.

Soedirman National Economic Competition (SNEC) 2017 ini diikuti oleh 15 peserta yang datang dari berbagai universitas seperti UGM, UI, ITS, UNDIP, Unnes, Politeknik Negeri Jember, IPB, UNPAD, UNSIL, UNSOED, IAIN Jember, dan Telkom University. Setelah melalui proses seleksi administrasi dan presentasi, keluarlah mahasiswa dari UI sebagai juara 1, UNNES juara 2, dan ITS juara 3.

Arum mengatakan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga setelah mengikuti kegiatan ini. “Semoga ide-ide yang mahasiswa sampaikan dapat benar-benar terlaksana dan mahasiswa tidak hanya bisa mengkritisi tapi juga memberikan solusi.” tuturnya.

Fakultas Ekonomi berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan bakat dan minatnya. Harapannya, semua prestasi yang telah ditorehkan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi untuk terus berprestasi.

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 201 kali

Robot Buatan Mahasiswa UNNES Siap Terbang di Langit Pasuruan

Jumat, 13 Oktober 2017 | 14:14 WIB


Robot Buatan Mahasiswa UNNES Siap Terbang di Langit Pasuruan

Mohinder Vtail, robot terbang yang diciptakan tim Robotika Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan diikutsertakan dalam Kontes Robot Terbang Indonesia 2017.  Kepastian itu diperoleh setekah Mohinder Vtail berhasil lolos ke babak 20 besar fixed wings.

Tim yang beranggotakan 6 mahasiswa (Rizky Purnomo Aji, Amarullah, Septiandi Budi Triantino, Rifki Lukman Satria, Panji Bagas Prakoso dan Muchammad Rofiq Fajar S) ini akan menerbangkan robotnya di Detasemen TNI AU Raci, Pasuruan, Jawa Timur.

Kompetisi Robot Terbang Indonesia (KRTI) merupakan event tahunan yang sudah berjalan sejak tahun 2013. Tahun ini KRTI Divisi Fixed Wing mengangkat tema “Monitoring dan Mapping Area Konstruksi”.

Robot terbang jenis fixed wing didesain khusus untuk monitoring area melalui udara. Fungsi utama dari wahana (robot) terbang yang dibuat adalah untuk mengambil video secara live dan mengambil gambar.

Robot harus mampu terbang secara autonomous sesuai dengan area dan track yang telah ditentukan. Setelah menampilkan data realtime yang dapat di-monitoring dari ground segment, hasil pengambilan gambar selanjutnya akan digunakan sebagai bahan untuk membuat  mapping area yang telah dilalui robot tersebut.

Pada kompetisi ini setiap tim dari divisi fixed wing diberi kesempatan sekitar 40 menit untuk menyelesaikan suatu misi di lapangan dan diberikan waktu 20 menit untuk mengolah data di pitstop.

Ketua Tim Robotika Unnes, Dimas Juniyanto, menyampaikan kompetisi ini dapat menjadi riset awal untuk teknologi robot terbang di masa depan seperti untuk mengawasi perbatasan, monitoring lautan, dan monitor bencana alam.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR yang didampingi Wakil Dekan FT Dr Wirawan Sambodo mengajak,  mahasiswa UNNES untuk selalu berkarya dan mempunyai inovasi yang kreatif.

Ia berharap, pesawat ini harus terus dikembangkan hingga fungsinya lengkap sebagai robot pengambil gambar dan video.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 629 kali

Selain Mengajar, Mahasiswa PPL di Vietnam Juga Berdayakan Masyarakat

Jumat, 13 Oktober 2017 | 13:34 WIB


Selain Mengajar, Mahasiswa PPL di Vietnam Juga Berdayakan Masyarakat

Tujuh mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) sedang mengikuti  Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Vietnam. Di sana mereka tidak hanya belajar mengajar. Ketujuh mahasiswa tersebut juga terlibat dalam organisasi nirlaba skala internasional yang berfokus pada pemberdayaan  masyarakat setempat. Empat dari mereka diturunkan di kota Ho Chi Minh, sementara tiga mahasiswa lain berada di Hanoi.

Tim evaluator Dr. Eko Supraptono dan Drs. Bambang Priyono, M.Pd  menjelaskan  bahwa kehadiran mahasiwa bersama relawan negara-negara lain di Vietnam  turut membangun program  peningkatkan kualitas masyarakat  berbasis ilmu pengetahun.

Pemerintahan lokal mengoptimalkan  fungsi dan peran masyarakat internasional dalam tutut mendorong masyarakat setempat melaksanakan program pembangunan yang sederajat dengan negara-negara maju lainnya.

Executive Director Volunteers for Peace Vietnam (VPV) Mr. Nguyen Doan Coung menyatkan, program-program internasional diarahkan untuk aktivitas tujuan utama, tetapi juga melaksanakan kegitan tambahan.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama dengan para relawan dari pelbagai negara Eropah, Afrika dan Asia Timur. Menurut Cuong, kebersamaan dengan pelbagai bangsa merupakan  salah satu konsep mendasar dalam memandang hubungan masayarakat global yang lebih harmonis dan damai secara nyata.

Lebih jauh dijelaskan,  kegiatan di tengah-tengah masyarakat Vietnam difokuskan untuk mengenalkan seni dan budaya dari negara relawan, mengajarkan percakapan bahasa Inggris, memberi pengetahuan yang bersifat praktis, memberi infromasi pendidikan, politik dan dasar-dasar negera dan pemerintahan, mengenalkan keunggulan wisata dan produk perdagangan yang bisa diperoleh, dan meningkatkan wawasan pembangunan ekonomi dunia.

Hal ini dinilai sangat urgen dalam rangka memberikan kesadaran masyarakat setempat bersemangat untuk mencapai kemajuan sebagaimana negara lain.

Sementara itu, para mahasiswa praktikan PPL mendapatkan pujian dari Kepala Sekolah Senior  High School,  Mr. Thay Trurong Van Bi dan tokoh masyarakat.

Menurutnya, perilaku, tindak-tanduk serta cara berkomunikasi menunjukkan budaya yang menjunjung etika. Dalam membangun hubungan dengan masyarakat dan peserta didik, mahasiswa praktikan cukup mengesankan, akrab dan mudah mengenal situasi.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 438 kali

Peserta Joint Summer Course 2017 dari Denmark di UNNES Berakhir, Mereka Ingin Kembali Studi Lanjut

Jumat, 13 Oktober 2017 | 13:18 WIB


Peserta Joint Summer Course 2017 dari Denmark di UNNES Berakhir, Mereka Ingin Kembali Studi Lanjut

Sebenarnya saya ingin tinggal lebih lama di Indonesia, sebab masih banyak budaya dan keanekaragaman yang ada di Indonesia belum saya pelajari lebih luas. Untuk mewujudkan keinginan itu saya akan kembali ke Indonesia lagi khususnya di Universitas Negeri Semarang (UNNES) di lain waktu untuk mengikuti program pertukaran pelajar lain agar saya bisa merasakan kembali kebudayaan Indonesia.

Mia Hausgaard Yde salah satu peserta Joint Summer Course 2017, Program Hibah Penguatan Kelembagaan Kantor Urusan Internasional UNNES 2017 menyampaikan itu saat pelepasan setelah berakhirnya program yang dijalaninya, Kamis (12/10) di rektorat UNNES kampus Sekaran Gunungpati.

Hal yang sama juga diucapkan Mads Mathias Kjeldsen bahwa ketika datang pertama kali di Indonesia, Mads sangat kaget terutama tentang makanan kebanyakan terlalu manis rasanya dan kemacetan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, dia malah sangat menyukai makanan Indonesia, terlebih Rendang dan Gongso.

Selain itu, mereka juga menyaksikan sendiri bagaimana Islam di Indonesia berkembang dan hidup berdampingan dengan agama lain secara harmonis. Karena menurut mereka Islam sangat identik dengan teroris, tetapi apa yang mereka lihat dan rasakan sendiri di Indonesia adalah sebaliknya.

Mereka bertiga Mia Hausgaard Yde, Mads Mathias Kjeldsen, dan Patrick Berndt Pedersen berasal dari VIA College Denmark sudah selesai melakukan program Joint Summer Course 2017 selama 2 bulan di mulai dari 25 Agustus – 13 Oktober 2017.

Selama di UNNES mereka belajar banyak hal diantaranya Bisnis, Speaking for General Purposes, Batik, Pencak Silat, Ilmu Pendidikan, Matematika, Geguritan, dan Bavos (olah raga campuran Basket, Voli, dan sepak bola).

Selain itu, juga mengikuti kegiatan di luar seperti FIK Goes to Public, Community Service di Lab School UNNES, dan mengunjungi salah satu pesantren di Pemalang.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono saat melepas menyampaikan, alhamdulillah peserta program Joint Summer Course dengan Denmark telah berakhir. Peserta dari Denmark masih betah di UNNES dan ingin studi lebih lanjut.

Prof Rustono berpesan, setelah pulang sampai di Denmark informasikan pengalaman baik yang telah kalian peroleh tentang Indonesia, dan promosikan khususnya UNNES ditingkat internasional.


Penulis: Sihono Dibaca : 163 kali

Wisuda Periode IV UNNES Diundur Jadi Kamis 26 Oktober

Kamis, 12 Oktober 2017 | 12:35 WIB


Wisuda Periode IV UNNES Diundur Jadi Kamis 26 Oktober

Upacara Wisuda Periode IV Tahun 2017 Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan dilaksanakan, Kamis 26 Oktober 2017 di Gedung Prof Wuryanto (Auditorium) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAKK) UNNES Drs H Anwar Haryono MPd selaku ketua panitia wisuda menyampaikan, pelaksanaan upacara wisuda Periode IV tahun 2017 UNNES yang semula akan dilaksanakan Rabu 25 Oktober 2017, diundur menjadi Kamis 26 Oktober 2017.

Pengunduran pelaksanaan ini dikarenakan Rektor dan Wakil Rektor pada tanggal 25 Oktober 2017 ada agenda rapat dengan Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir PhD Ak di Jakarta.

Anwar Haryono menjelaskan, tempat upacara wisuda masih tetap sama yakni di Gedung Prof Wuryanto (Auditorium) UNNES Sekaran. Dengan pengunduran jadwal upacara wisuda tersebut maka jadwal gladi bersih akan dilaksanakan Rabu 25 Oktober 2017.


Penulis: Sihono Dibaca : 398 kali

Diseminasi Penerapan Tata Kelola Energi Listrik ke Unit Kerja se UNNES

Kamis, 12 Oktober 2017 | 10:20 WIB


Diseminasi Penerapan Tata Kelola  Energi Listrik ke Unit Kerja se UNNES

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Penerapan Tata Kelola Energi Listrik ke Unit Kerja di lingkungan UNNES yang dipusatkan di rektorat kampus Sekaran Gunungpati, Rabu (11/10).

Koordinator Teknologi dan Inovasi Konservasi UNNES Drs Said Sunardiyo MT sebagai nara sumber menyampaikan, Diseminasi Penerapan Tata Kelola Energi Listrik ke Unit Kerja se UNNES ini merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian kegiatan sebelumnya yakni Survei dan Identifikasi Konsumsi Energi Listrik di seluruh area Kampus UNNES, Workshop Tata Kelola Energi Listrik di Kampus, Penyusunan blueprint Tata Kelola Energi, dan Finalisasi dokumen berupa Standard Operasional Prosedur (SOP) tentang Tata Kelola Energi di Kampus.

Dihadapan kurang lebih 50 peserta mulai dari Kepala Biro, Kabag Rumah Tangga, serta perwakilan unit-unit kerja se UNNES Said Sunardiyo menyampaikan secara rinci SOP Tata Kelola Energi di Kampus UNNES yang mencakup Sistem Tata Udara, Sistem Penerangan, Komputer, Printer, LCD, Lift, Modifikasi Selubung Bangunan, Sistem Kelistrikan, Multi media (Audio Video), dan Pengembangan Energi Baru Terbarukan.

Melalui penerapan SOP tersebut diharapkan memberikan pedoman secara teknis bagaimana melakukan efisiensi dan konservasi energi bagi warga kampus di masing-masing unit kerja.

Pada pertemuan tersebut juga dikaji teknis efisiensi dan konservasi energi listrik di bangunan gedung melalui penerapan teknologi smart building diantaranya penggunaan otomatisasi sensor lampu menggunakan PIR (Passive Infra Red Receiver)/sensor gerak, sensor cahaya LDR (Light Dependent Resistor) dan pemanfaatan modul surya sebagai sumber energi.

Said berharap, untuk lebih membumikan budaya perilaku hemat energi ini perlu adanya pelatihan teknis efisiensi dan konservasi energi yang berkesinambungan bagi warga kampus, dan kampanye hemat energi di seluruh unit-unit kerja sehingga menunjang keberhasilan program H-BAT (Hijau, Bersih, dan sehat) di lingkungan kampus.


Penulis: Sihono Dibaca : 163 kali

Dongkrak Ekonomi Kreatif, Seni Rupa UNNES Siap Jadi Penyedia SDM Berkualitas

Rabu, 11 Oktober 2017 | 20:22 WIB


Dongkrak Ekonomi Kreatif, Seni Rupa UNNES Siap Jadi Penyedia SDM Berkualitas

Industri kreatif merupakan industri pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu. Untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan yang mampu menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu, Indonesia harus memiliki basis Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni bagi pengembangan ekonomi kreatif.

Hal tersebutlah yang disampaikan oleh Ketua Jurusan Seni Rupa UNNES Dr Syakir MSn saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pameran Seni Rupa dan Desain Potensi Ekonomi Kreatif (EKRAF) 2017 di Galeri Seni Rupa Gedung B9 Fakultas Bahasa dan Seni UNNES, Selasa (10/10).

Dalam kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Bulan Bahasa dan Seni (BBS) , ia menilai, sektor ekonomi kreatif memiliki kontribusi positif yang tidak kalah dibandingkan sektor lainnya.

“Saat ini, ekonomi kreatif menempati posisi ke-3 dari 10 sektor ekonomi nasional, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 12,9 persen atau senilai 873,89 triliun rupiah,” tambah Syakir.

Indonesia memiliki 16 sub-sektor industri kreatif yang menjadi salah satu penunjang basis perekonomian rakyat. Sub-sub sektor tersebut meliputi Desain Komunikasi Visual (DKV), periklanan, arsitektur, pasar barang seni, kerajinan, desain, fesyen, video, film dan fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan peranti lunak, televisi dan radio, riset dan pengembangan, serta kuliner.

Syakir berharap, kedepan Jurusan Seni Rupa UNNES yang didalamnya terdapat program studi (prodi) Pendidikan Seni Rupa, Seni Rupa, dan Desain Komunikasi Visual (DKV) menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif nasional.

Melalui pameran ini, Jurusan Seni Rupa UNNES semakin mengukuhkan posisinya sebagai penyedia Sumber Daya Manusia (SDM) kreatif yang memiliki kompetensi, keterampilan (skill), kreativitas dan sikap (attitude) yang unggul dan berkarakter.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 183 kali

FT Kembali Gelar “Engineering International Conference 2017”

Rabu, 11 Oktober 2017 | 18:40 WIB


FT Kembali Gelar “Engineering International Conference 2017”

Fakultas Teknik (FT), Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Engineering International Conference 2017 dengan tema “Education, Concept, and Aplication of Green Technology” yang diikuti oleh 107 peserta dari beberapa negara, Rabu, (11/10) di Hotel Grand Candi Semarang.

Adi Kusuma Hastuti, Ketua Panitia mengatakan, tujuan seminar untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang teknologi lingkungan dan pendidikan kejuruan. Nantinya peserta juga akan dibagi menjadi lima kelas, seperti Teknik Mesin, Tekinik Sipil, Teknik Kimia, Teknik Elektro, dan Teknik dari Pendidikan Kejuruan.

Ia menambahkan, pembicara dan peserta berasal dari, Australia, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Setelah pemaparan dari pengisi materi, nantinya peserta akan dibagi kelas-kelas pararel. Seperti yang sudah disebutkan tadi, Teknik Mesin, Kimia, Sipil, Elektro, dan lain-lain.

Selain itu juga dijelaskan, publikasikan hasil seminar di AIP Conference Proceedings, Jurnal Physical Science (sains), Internasional Journal Of Inovation and Learning, dan Jurnal pendidikan IPA Indonesia.

Harapan kedepan, kegiatan ini dapat memberikan tambahan wawasan, dan diskusi, bertukar informasi antara peneliti, akademisi, mahasiswa dan praktisi dibidang industri.

Saat menjadi keynote speaker Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum mengungkapkan, kegiatan Seminar Internasional ini merupakan bagian dari upaya UNNES untuk mencapai visi Universitas yang bereputasi Internasional.

Karena, Reputasi itu adalah sebuah kepercayaan, citra universitas di mata internasional, salah satu yang kami kembangkan adalah akademik. Pengembangan akademik kami upayakan untuk bisa sejajar dengan perguruan tinggi ditingkat dunia.

Pembicara dalam kegiatan ini antara lain, Prof Feliciano B Alagao PhD dari Mindanao State University, Dian Tjondronegoro PhD dari Queensland University of Technology, Prof Dr Abdul Latif Ahmad dari Universiti Sains Malaysia, Chonlatee Photong PhD dari Mahasarakham University, dan Dr Trisnani Widowati MSi dari UNNES.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 193 kali

Mahasiswa Manajemen FE UNNES Kenalkan Budaya Indonesia di Kolombia

Rabu, 11 Oktober 2017 | 13:12 WIB


Mahasiswa Manajemen FE UNNES Kenalkan Budaya Indonesia di Kolombia

Indonesia memiliki keberagaman budaya yang luar biasa indah. Memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Indonesia sendiri maupun kepada masyarakat luar Indonesia dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Rendy Irawan, mahasiswa Jurusan Manajemen FE UNNES.

Rendy memperkenalkan budaya Indonesia di Kolombia dalam acara “La Feria Multicultural” yang di selenggarakan di Universidad Santo Tomas. Ia mengajak mahasiswa Kolombia yang ada di sana untuk berfoto mengenakan pakaian tradisional Indonesia.

Beruntung, Rendy membawa cukup banyak kain batik yang bisa digunakan untuk berfoto. Terlihat bahwa mahasiswa Kolombia sangat tertarik dan begitu antusias untuk mengenakan kain batik karena keunikan motifnya.

Saat berita ini ditulis, Rendy sudah dua bulan berada di Kolombia. Ia berhasil mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kolombia untuk belajar Bahasa Spanyol selama satu semester. Di Kolombia, ia juga sempat disambut oleh Presiden dan Menteri Luar Negeri Kolombia di Istana Kepresidenan yang berada di Bogota bersama seluruh penerima beasiswa lainnya.

Rendy bersama enam kontingen Indonesia lainnya juga sempat bertemu dan mendapat pesan dari Duta Besar RI untuk Kolombia agar selalu menjaga nama baik bangsa dan ikut serta membantu pemerintah dalam mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

Nantinya, sebelum kembali ke Indonesia, Rendy akan mengikuti tes keahlian Bahasa Spanyol untuk mendapatkan pengakuan dalam berbahasa Spanyol.

Prestasi ini tentunya semakin menguatkan jati diri UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional yang mampu menciptakan mahasiswa berprestasi dan berkarakter yang diakui di kancah internasional.


Penulis: Sihono Dibaca : 260 kali

Promosi Jabatan, Bagian dari Tata Kelola Universitas yang Baik

Rabu, 11 Oktober 2017 | 11:45 WIB


Promosi Jabatan, Bagian dari Tata Kelola Universitas yang Baik

Arumawan Mei Saputra SE MSi staf Biro Perencanaan dan Keuangan (BPK) dan Wiwik Widayati SPd staf Pascasarjana dipromosikan menjadi Kepala Sub Bagian (Kasubbag) di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Pelantikan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rabu (11/10) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.
Arumawan dipromosikan menjadi Kasubbag Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) dan Wiwik dipromosikan menjadi Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum (FH).

Selain mempromosikan kedua Kasubbag baru, Rektor UNNES juga mengalihtugaskan Wakimin SE yang semula menjabat Kasubbag Akuntansi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) menjadi Kasubbag Akuntansi FBS, dan Evita Septiana Tyas Utami SE yang semula Kasubbag Akuntasi FE menjadi Kasubbag Akuntansi FIS.

Rektor menyampaikan, jabatan tersebut merupakan amanah, maka para pejabat diharapkan melaksanakan tugas sebaik baiknya dan cepat menyesuaikan diri dengan unit kerja yang baru. Rotasi jabatan dan promosi jabatan adalah bagian dari tata kelola universitas yang baik (good university governance).

Rektor juga mengingatkan kepada pejabat yang dilantik bahwa, setelah  mengucapkan sumpah/janji untuk memegang teguh rahasia dan jabatan maka pelanggaran sumpah/janji akan membuat integritas pejabat yang bersangkutan jatuh. Pelanggaran tersebut juga dapat dikenai sanksi administratif.

Selain mengucapkan sumpah/janji, pejabat terlantik juga menandatangani Pakta Integritas dengan  disaksikan oleh pimpinan UNNES. Rektor akhirnya berpesan untuk para pejabat terlantik untuk bekerja dengan jujur, ikhlas, dan cerdas.


Penulis: Sihono Dibaca : 593 kali

Pansel Umumkan Tiga Nama Calon Kepala BAKK UNNES

Selasa, 10 Oktober 2017 | 19:16 WIB


Pansel Umumkan Tiga Nama Calon Kepala BAKK UNNES

Seluruh tahapan Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAKK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah berakhir.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 19/UN37.PANSEL/2017 tanggal 2 Oktober 2017, Panitia Seleksi mengumumkan tiga nama yang salah satunya akan dipilih menjadi Pimpinan Tinggi Pratama Kepala BAKK UNNES.

Dari ketiganya, Deddy Rustiono SE MSi meraih pringkat I, menyusul Drs Adhi Setiyanto MPd peringkat II, dan Junjung Sugiyat SIP Peringkat III.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNNES Dr S Martono selaku panitia seleksi, melalui suratnya menyatakan, tiga nama tersebut telah diusulkan/dilaporkan sebagai calon Pimpinan Tinggi Pratama Kepala BAKK UNNES ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 697 kali

Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti: Tracer Study Berperan Penting dalam Pengembangan Perguruan Tinggi

Selasa, 10 Oktober 2017 | 13:26 WIB


Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti: Tracer Study Berperan Penting dalam Pengembangan Perguruan Tinggi

Keberadaan Pusat Karir di perguruan tinggi itu mencerminkan tanggung jawab dan layanan perguruan tinggi bagi lulusan mahasiswanya.

Tracer study merupakan studi pelacakan jejak lulusan atau alumni yang dilakukan dua tahun setelah lulus. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja, situasi kerja terakhir, keselarasan, dan aplikasi kompetensi di dunia kerja. Dengan demikian, Tracer Study berperan penting dalam pengembangan perguruan tinggi.

Direktur Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Dr H Didin Wahidin MPd menyampaikan itu saat menjadi nara sumber Workshop Tracer Study di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (10/10/2017).

Didin Wahidin menegaskan, keberhasilan lulusan perguruan tinggi dalam memasuki dunia kerja merupakan salah satu indikator outcome pembelajaran dan relevansi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Untuk itu, perguruan tinggi bertanggung jawab tidak hanya untuk melengkapi lulusan dengan kompetensi tertentu (output pembelajaran) tetapi juga wajib memfasilitasi dan menjembatani lulusan memasuki dunia kerja.

Selain itu, Tracer study juga dapat menyediakan informasi untuk kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi dan selanjutnya dapat digunakan untuk penyempurnaan dan penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi bersangkutan, serta menjadi salah satu syarat kelengkapan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).


Penulis: Sihono Dibaca : 204 kali

Proses Internasionslisasi FMIPA UNNES Terus Digalakan

Selasa, 10 Oktober 2017 | 13:15 WIB


Proses Internasionslisasi FMIPA UNNES Terus Digalakan

Proses internasionalisasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sampai saat ini terus digalakkan. Salah satunya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing fakultas, baik dalam skala nasional maupun internasional.

Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt mengungkapkan hal itu usai menandatangani kesepahaman Memorandum of Agreement (MoA) antara FMIPA UNNES dengan Faculty of Education and Development Science, Kasetsart University Thailand, Jumat (6/10). Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FMIPA dan Dekan Faculty of Education and Development Science, Kasetsart University Assoc Prof Dr Bunjob Piromkam.

Menurut Prof Zaenuri, ini sesuai dengan program UNNES yang telah mencanangkan tahun 2018 sebagai tahun Internasionalisasi.

Gugus Kerjasama Internasional FMIPA UNNES Dr Niken Subekti SSi MSi yang ikut mendampingi Prof Zaenuri berujar, jurusan Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi FMIPA UNNES telah siap melakukan transfer kredit, Student exchange dan PKL antar bangsa.  Niken berharap, peningkatan kerjasama di lingkungan FMIPA UNNES akan lebih erat dengan menambah kegiatan kerjasama co supervisor, collaboration research, publikasi internasional.

Joint internasional conference, imbuh Niken, juga telah disepakati dengan pengiriman delegasi dan keynote speaker di kedua belah pihak.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 309 kali

Rektor: Konferensi Bahasa dan Sastra Tawarkan Solusi Masalah Literasi

Selasa, 10 Oktober 2017 | 8:48 WIB


Rektor: Konferensi Bahasa dan Sastra Tawarkan Solusi Masalah Literasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi penyelenggaraan Konferensi Bahasa dan Sastra II yang diselenggarakan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Ia berharap konferensi itu dapat menyodorkan solusi bagi berbagai permasalah literasi di Tanah Air.

Tema “Membangun Budaya Literasi” dalam konferensi itu, menurutnya, relevan dengan tantangan masyarakat saat ini.

Berbagai survei, baik yang dilakukan lembaga nasional maupun internasional, menunjukkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia masih rendah. Kondisi demikian membawa sejumlah konskuensi turuan.

Literasi yang rendah menyebabkan distribusi pengetahuan tidak progresif, produktivitas rendah, bahkan dalam banyak kasus juga menyebabkan hubungan sosial menjadi tegang akibat beredarnya berita bohong (hoaks).

Rektor berharap, melalui forum ini akan muncul perspektif keilmuan baru yang bisa menjadi solusi bagi permasalahan literasi. Kajian yang dihasilkan melalui forum KBS II diharapkan dapat menjadi panduan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program literasi.

Sebanyak 34 pemakalah dijadwalkan menyampaikan gagasan dan temuannya pada Konferensi Bahasa dan Sastra II. Mereka akan akan menyampaikan gagasan itu hingga pukul 16.00 WIB sore ini.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 240 kali

Dekan Waseda University School of Law Akan Jadi Pembicara Seminar di FH UNNES

Senin, 9 Oktober 2017 | 14:11 WIB


Dekan Waseda University School of Law Akan Jadi Pembicara Seminar di FH UNNES

Dean Waseda University Shcool of Law Prof Kurumisawa Yoshiki sepakat menjadi salah satu pembicara dalam 2nd  CLE international  conference  di Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang akan dilaksanakan pada Maret 2018.

Kesepakatan itu muncul usai penandatanganan kerjasama antara FH UNNES dengan Waseda University Shcool of Law Jepang, Jumat (6/10), di Kampus universitas swasta terbaik kedua di Jepang itu. Pada kesempatan yang sama, Dekan FH UNNES Dr Rodiyah SPd SH MSi dan Dean Faculty of Law Ritsumeikan University Kyoto Jepang Prof Masahisa Deguchi juga mendatangani perjanjian kerjasama.

Adapun fokus kerjasama yang dibangun meliputi penyebaran informasi hukum yang berlaku di masyarakat Jepang dan sebaliknya informasi hukum masyarakat Indonesia, kolaborasi dan publikasi riset bersama, student exchange dan praktek kerja lapangan (PKL) antar bangsa, serta program pertukaran.

Dekan FH UNNES mengaku senang terlaksananya kerjasama ini yang menurutnya akan memberikan kontribusi bagi kedua negara, terutama dalam hal pendidikan ilmu hukum. Dekan yang dalam kunjungannya didampingi Gugus Kerjasama FH Windiahsari MPd itu juga berharap kerjasama ini akan meningkatkan kompetensi lulusan hukum dalam menghadapi dibukanya era perdagangan bebas.

Menanggapi kerjasama tersebut, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menegaskan kerjasama ini akan meningkatkan pengetahuan yang luas bagi mahasiswa nantinya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 272 kali

Lemhannas RI-UNNES Bersinergi

Senin, 9 Oktober 2017 | 13:40 WIB


Lemhannas RI-UNNES Bersinergi

Peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI Tahun 2017, Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) berkunjung ke Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka kunjungan lapangan pelaksanaan kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN).

Kegiatan dengan tema Peran Pancasila Dalam Memperkokoh NKRI diikuti 70 orang terdiri atas 27 pejabat Lemhanas, 12 pejabat Polda Jateng, 21 pejabat UNNES (Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Ketua Senat, Ketua Majelis Rektor), dan 10 mahasiswa, Senin (9/10) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Wakil Gubernur Lemhannas RI Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito SE MM diwakili pimpinan rombongan Marsekal Muda TNI Yoyok Yekti Setiyono didampingi Tenaga Ahli Prof Dr Ir Dadan Umar Daihani DEA menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk membekali para peserta PPSA Lemhannas RI agar memiliki cakrawala berpikir yang lebih komprehensif dan integral tentang kondisi objektif dari suatu daerah yang merupakan bagian integral dari NKRI, terutama tentang kearifan lokal pelaksanaan pembangunan nasional di daerah serta kondisi ketahanan nasional daerah/provinsi tersebut.

Selain itu, juga mempertajam kemampuan peserta untuk menemukan isu-isu strategis di daerah yakni untuk mengambil keputusan dalam arti memberikan saran/rekomendasi kebijakan, serta memprediksi implementasi dari rekomendasi kebijakan yang disarankan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat paparan menyampaikan, UNNES sudah menjalin kerjasama dengan Lemhannas sejak 2015 lalu. Kerjasama ini perlu ditingkatkan lagi.

Prof Fathur juga mengemukakan, UNNES tetap konsisten masih menyelenggarakan Pendidikan Pancasila walau pun perguruan tinggi lain menghapusnya, karena mata kuliah ini pernah dihapus dalam kurikulum perguruan tinggi pada tahun 2006.

UNNES merupakan Perguruan Tinggi Negeri Unggul yakni Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul (A) dari 4.500 perguruan tinggi di Indonesia.

Publikasi Internasional, jurnal UNNES terindeks Scopus 1 jurnal, terakreditasi nasional (9 jurnal), terindeks DOAJ (83 jurnal), terindeks google scholar (119 jurnal), dan artikel terindeks scopus (319 artikel).

Selain itu, di UNNES dijuga melakukan Deklarasi dari Semarang untuk Indonesia yakni menjunjung tinggi NKRI berdasarkan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa dan UUD 1945, menjaga semboyan Bhineka Tunggal Ika, anti radikalisme/terorisme, anti narkoba/obat terlarang, cinta tanah air dan bela negara.


Penulis: Sihono Dibaca : 212 kali

Perkuat Reputasi, FMIPA UNNES Kunjungi UTM Malaysia

Minggu, 8 Oktober 2017 | 20:12 WIB


Perkuat Reputasi, FMIPA UNNES Kunjungi UTM Malaysia

Perkuat Reputasi Internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) Kunjungi Universitas Teknologi Malaysia (UTM), beberapa waktu yang lalu.

Dalam kunjungan itu, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt didampingi gugus Internasional FMIPA Dr Niken Subekti MSi diterima Prof Dr Madzian Aziz mewakili Rektor UTM didampingi Prof Dr Md Rahim Sahar Ketua Jabatan Fisik UTM dan Prof Dr Norsarahaida Saidina Amin dekan Faculty sains UTM.

Kerja sama yang dibangun meliputi student exchange dan praktek kerja lapangan (PKL) antar bangsa, pembuatan proposal bersama dan publikasi, serta pengiriman delegasi dan keynote speaker di kedua belah pihak.

Dekan FMIPA berharap, kerja sama yang dituangkan dalam Memorandum of Agreement (MoA) ini akan dapat memberikan manfaat positif bagi kedua lembaga.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 208 kali

BEM FIK Inisiasi Seminar Nasional Olahraga dan Kesehatan

Minggu, 8 Oktober 2017 | 12:04 WIB


BEM FIK Inisiasi Seminar Nasional Olahraga dan Kesehatan

Kunci dari sebuah keberhasilan adalah disiplin dan kerja keras, karena mimpi tidak akan terwujud hanya dengan tidur terus menerus. Sakit, lelah dan membosankan saat latihan terbayar ketika menjadi juara dan berprestasi.

Mantan juara dunia kelas bulu versi Asosiasi Tinju Dunia (WBA) Chris John  mengatakan hal itu saat menjadi pembicara National Conference on Sports and Health  (NACOSH), di auditorium Prof Wuryanto Universitas Negeri Semarang (UNNES), Sabtu (7/10).

Mantan petinju yang juga atlet wushu ini menyarankan kepada ratusan peserta seminar untuk memilih olahraga yang disukai, apapun itu. Bila ingin lebih serius lagi, Chris John menyatakan mencari pelatih yang bisa sejalan dengan target yang diinginkan.

Senada dengan Chris John, mantan petenis peringkat 19 Dunia yang juga sebagai anggota DPR RI KOMISI X Yayuk Basuki menambahkan, mimpi itu sesuatu yang harus diperjuangkan melalui usaha yang maksimal, dan prestasi terbaik akan bisa diraih asalkan fokus dan terus semangat dalam berlatih.

Seminar Nasional yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (BEM FIK) UNNES ini, menurut ketua panitia Lia Diah Kumalasari, memang ditujukan untuk memberi pemahaman bagi masyarakat tentang olahraga dan kesehatan.

Pemimpin redaksi harian Suara Merdeka Amir Mahmud, dan Profesor Ilmu Keolahragaan FIK UNNES Prof Dr Soegiyanto Ms juga ikut sebagai  pembicara pada acara yang dibuka oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi.

Dalam sambutannya, Bambang BR mengatakan kegiatan ini merupakan langkah yang dilakukan BEM FIK sesuai dengan visi UNNES, yakni menjadikan universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 336 kali

Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES kembali Gelar ELTLT

Sabtu, 7 Oktober 2017 | 10:39 WIB


Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES kembali Gelar ELTLT

Dalam rangka Bulan Bahasa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2017, jurusan Bahasa dan Sastra Inggris mengadakan seminar internasional tahunan ke – 6, yaitu English Language Teaching, Literature, and Translation (ELTLT) dengan tema ‘Beyond 21st Century Education in ELT, Literature, and Translation: Linking Theories to Contextualized Practices’ pada Sabtu-Minggu (07-08/10), di Hotel Aston Semarang.

Kegiatan ini menghadirkan lima keynote speakers yakni Prof Dr Dr hc Juliane House dari Hamburg University Germany; Prof Said M Shiyan PhD dari Kent State University USA; Prof Leslie Barrat PhD dari Rajhabat Roi Et University and Indiana State University USA; Aslam Khan bin Samahs Khan PhD dari Institute of Teacher Education Malaysia; dan Rochayah Machali PhD dari University of New South Wales Australia.

Dalam seminar internasional tahunan ini, terdapat tiga agenda utama meliputi plenary session, parallel session, dan workshop. Kegiatan dihadiri oleh 156 presenters dan 34 participants yang berasal dari berbagai negara.

Arif Suryo Priyatmojo SPd MPd selaku ketua panitia mengungkapan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kegiatan akademis di bidang pendidikan, sastra, penerjemahan dan linguistik bahasa Inggris. Selain itu, diharapkan juga dapat menguatkan kerja sama UNNES di bidang internasional.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 253 kali

Dzikro 2017 Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Resmi Dibuka

Jumat, 6 Oktober 2017 | 11:50 WIB


Dzikro 2017 Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Resmi Dibuka

Dzikro yang diselenggarakan program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi dibuka oleh Koordinator Prodi PBA Hasan Busri SPd MSI, Jumat (6/10) di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon sebanyak 130 buah. Turut hadirpada pembukaan ini Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Asing (BSA) Koordinator prodi BSA, Dosen PBA, dan selurh mahasiswa PBA.

Hasan Busri saat membuka berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan, agar bahasa Arab semakin tahun semakin diketahui oleh masyarakat luas. Selain itu, Hasan Busri juga berpesan kepada seluruh mahasiswa UNNES terus meningkatkan prestasi dan berkarakter.

Setelah pelepasan balon, dilanjutkan dengan kirab akbar keliling kampus UNNES dimulai dari FBS menuju FIP terus ke FH, FE, FIS dan kembali lagi ke FBS. Kemudian dilanjutkan dengan perlombaan oleh intern mahasiswa PBA diantaranya lomba kaligrafi diikuti 9 mahasiswa, lomba Cerdas Cermat Bahasa Arab diikuti 12 mahasiswa, dan lomba menyanyi diikuti oleh 12 mahasiswa se-UNNES.

Hari kedua Sabtu (7/10) diselenggarakan lomba berbahasa Arab tingkat MA/SMA/SMK se-Jawa Tengah meliputi lomba puisi, bercerita, debat, qiroatul kutub (Qirtub), pidato, kaligrafi, dan olimpiade nahwu sorof (ONS).


Penulis: Sihono Dibaca : 506 kali

BPK UNNES Selenggarakan Sharing Session Implementasi Perdirjen Nomor PER-12/PB/2017

Kamis, 5 Oktober 2017 | 11:48 WIB


BPK UNNES Selenggarakan Sharing Session Implementasi Perdirjen Nomor PER-12/PB/2017

Dalam rangka mempersiapkan berakhirnya Tahun Anggaran 2017, Biro Perencanaan dan Keuangan Universitas Negeri Semarang (BPK UNNES) menyelenggarakan Sharing Session Implementasi Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-12/PB/2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara Akhir Tahun Anggaran 2017, Rabu (5/10) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua Panitia Suprapti SPd MM melaporkan, kegiatan ini diikuti 124 orang dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Staf PPK, Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP), Operator Sistem Keuangan, tim teknis ULP, dan Penguji di lingkungan UNNES.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang sama terhadap suatu aturan agar proses penyerapan anggaran dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka menyampaikan, kegiatan ini merupakan kegiatan untuk menopang pilar pilar UNNES yang sehat dari aspek keuangan.

Kita bersyukur, UNNES alhamdulillah tujuh tahun berturut turut ini mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini merupakan sebuah predikat yang sangat penting bagi sebuah unit atau organisasi di Indonesia agar mendapatkan predikat yang sehat.

Tujuh tahun berturut turut ini harus kita jaga terus menerus sebab muaranya ke integritas dalam tata kelola keuangan yang bersih.

Bersih dalam arti keuangan itu harus dikelola sesuai dengan standar dan sistem yang ada yakni peraturan dan sistem sekarang ini. Tidak bisa dikelola dengan cara sistem dua tahun yang lalu, tegas Prof Fathur.

Sharing Session Implementasi Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-12/PB/2017 ini menghadirkan Kepala Kantor KPPN Semarang 1 Bambang Hartono dan Zahrotun Nafisah.


Penulis: Sihono Dibaca : 207 kali

Mahasiswa FMIPA Menjadi PesertaTerbaik di Youcan Global Heroes

Rabu, 4 Oktober 2017 | 20:22 WIB


Mahasiswa FMIPA Menjadi PesertaTerbaik di Youcan Global Heroes

Selama seminggu di Kathmandu, Nepal untuk melakukan berbagai macam kegiatan, Erlin Mega Priliani mahasiswi ilmu komputer FMIPA UNNES berhasil mendapatkan predikat sebagai peserta terbaik divisi Pendidikan.

Youcan Global Heroes dilaksanakan di Conference Hall Hotel Seto Gunan. Acara ini membahas mengenai Nepal dan kondisinya saat ini, bersama dengan Young Professional Society Development Nepal (YPSDN) dan CEO dari Kanti Cultural Center.

Erlin bercerita, kegiatan ini, kami dibagi menjadi 3 divisi yaitu divisi Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi.
Program pertama yaitu dari divisi pendidikan. Kegiatannya yaitu memberikan pelajaran mengenai mimpi, cita-cita, serta harapan mereka untuk diri sendiri dan negaranya untuk siswa-siswi di Niharika school. Pengajaran di sekolah tersebut menggunakan bahasa Inggris, sehingga tidak sulit untuk berkomunikasi dengan siswa SD hingga SMA.

Tema tentang mimpi dan cita-cita serta harapan diberikan karena untuk memotivasi mereka agar tidak terpuruk dalam kesedihan pasca bencana gempa bumi yang dahsyat 2015 lalu.

Untuk divisi kesehatan, memberikan pengajaran Pola Hidup Bersih dan Sehat kepada siswa-siswi SD di Bhanubhakta School. Kemudian memberikan medical check up untuk guru serta karyawan disekolah tersebut.

Hari keempat yaitu dari divisi Ekonomi, memberikan pelatihan serta kompetisi untuk mempromosikan wisata di Nepal (selain Mount Everest) melalui sosial media Instagram. Kegiatan ini diikuti oleh kalangan remaja di Nepal. Akhirnya kelompok dari salah satu SMP di Nepal menjadi pemenangnya.

Hari terakhir yaitu Cultural Show. Kami harus menampilkan kesenian khas Indonesia di Kanti Cultural Center. Selain itu, kami menyanyikan lagu Indonesia Raya dan beberapa lagu nasional lainnya. Acara ditutup dengan memberikan penghargaan kepada para delegasi yang terbagi dalam beberapa kategori diantaranya yaitu peserta terbaik setiap divisi.

Ia berharap, tinggal di Nepal cukup menarik dilihat kondisi, culture, dan habit yang sangat berbeda dengan negara sendiri, memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Saya berharap teman-teman tetap setia mempertahankan serta komitmen untuk mewujudkan mimpi-mimpinya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 318 kali

Kunjungan Benchmarking ULM di Pusat Karir dan BK UNNES

Rabu, 4 Oktober 2017 | 8:55 WIB


Kunjungan Benchmarking ULM di Pusat Karir dan BK UNNES

Tim Pengelola Pusat Pengembangan Layanan Bimbingan Karir Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Kalimantan Selatan (PPLBK ULM), baru-baru ini mengadakan kunjungan Benchmarking ke Pusat Pengembangan Karir dan BK Unnes, Rabu, 27 September 2017.

Tim yang terdiri dari 6 orang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan,  Ir. Abrani Sulaiman, MSc, PhD. Pada kesempatan itu pula, mereka diterima secara terpisah oleh Ketua LP3, Dr. Abdurrahman, MPd, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Bambang BR, M.Si.

Dalam sambutan penerimaan, jajaran pimpinan UNNES tersebut menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih atas keinginan dan harapan rombongan yang berniat saling bertukar pengalaman dan konsep program yang sama-sama bisa dimanfaatkan. Dalam  diskusi pengalaman mengelola kemahasiswan dan kelembagaanpun, baik kiat, kendala dan potensi kedua universitaspun disampaikan dengan suasana hangat dan  akrab. Pertemuan para petinggi kampuspun diselingi dengan acara wisata kampus.

Dalam kesempatan ini, Kepala Pusbang Karir dan BK, Dr. Eko Supraptono, M.Pd didampingi oleh tim akademik dan para Tutor Sebaya menjelaskan pengelolaan program yang bermuara pada pelayanan mahasiswa untuk pencapaian  Catur Sukses Mahasiswa, dan layanan pengentasan masalah non akademik mahasiswa. Disampaikan juga oleh Kampus Karir, bahwa unitnya berada dalam posisi yang strategis utamanya dalam menjembatani antara mahasiswa aktif dan para alumni  dengan Dunia Kerja dan Industri maupun Lembaga Pendidikan.

Pertemuan diakhiri dengan mengunjungi Laboratorium Jurusan BK FIP UNNES yang selama ini menjadi pendukung pelayanan Pusbang Karir dan BK. Keduabelah pihakpun saling bertukar cinderamata, dan di kesempatan mendatang diutarakan keinginan untuk kunjungan balasan. Semoga tim ULM dapat memetik manfaat bagi penguatan program-programnya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 276 kali

UNNES Selenggarakan Sosialisasi Beasiswa dan Studi di New Zealand

Selasa, 3 Oktober 2017 | 16:24 WIB


UNNES Selenggarakan Sosialisasi Beasiswa dan Studi di New Zealand

International Office Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Beasiswa dan Studi di New Zealand pada Selasa (03/10) di Ruang 405, Gedung Rektorat UNNES. Acara ini diikuti oleh kalangan mahasiswa dan dosen yang khususnya ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Pada kesempatan kali ini, UNNES menghadirkan pembicara utama yaitu Ms. Victoria McEniery yang didatangkan langsung dari Unversity of Otago, Dunedin, New Zealand.

Dalam kesempatannya, Victoria menjelaskan alasan memilih Negara New Zealand sebagai pilihan lokasi studi dan khususnya kelebihan dari Otago University. Ia mengungkapkan New Zealand merupakan negara peringkat pertama yang paling aman dan damai. Sedangkan Otago University merupakan Universitas paling tua di New Zealand. Fakta lain adalah 80% dari mahasiwa Otago University merupakan mahasiswa internasional dari berbagai negara di dunia. Selain itu, Ia menceritakan tentang berbagai fasilitas menarik di Otago University.

Ia juga memberikan informasi mengenai berbagai program di Otago University misalnya untuk Program Master dapat ditempuh selama 2 tahun (tahun pertama untuk Coursework dan tahun kedua untuk penelitian) dan Program Doktor dapat ditempuh selama 3 tahun. Waktu pendaftaran Program Master untuk semester satu yaitu pada tanggal 31 Oktober dan semester dua pada tanggal 30 April sedangakan Program Doktor dibuka tanpa ada batas waktu. Untuk informasi persyaratan bisa di akses lebih lanjut di laman http://otago.ac.nz .

Turut memberikan iniformasi, Nurdina Prasetyo, mahasiswa Program Doktor Jurusan Pariwisata di Otago University memberikan tips dan pengalaman untuk bisa studi di luar negeri dengan beasisiwa. Pertama, jangan pernah patah semangat dalam berusaha untuk mendapatkan beasiswa. Kedua,  harus mempersiapkan persyaratan dengan baik terutama persyaratan bahasa inggris dan pengurusan administrasi. Ketiga,  berinisiatif dan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang beasiswa dan universitas yang diinginkan.

Selain itu, Nurdina mengungkapkan bahwa banyak sekali beasiswa Post Graduated yang bisa didapat di Otago University antara lain  beasiswa LPDP, Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI), New Zealand Asean Scolarship, 20 beasiswa Coursework Master Otago University, 10 beasiswa International Master, dan 180 beasiswa Program Doktor di Otago University.

(Angga, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 173 kali

Kembangkan Rumusan Kurikulum Terbaik, Jurusan Bahasa Inggris UNNES adakan Workshop Kurikulum

Selasa, 3 Oktober 2017 | 14:32 WIB


Kembangkan Rumusan Kurikulum Terbaik, Jurusan Bahasa Inggris UNNES adakan Workshop Kurikulum

Seiring perkembangan jaman, bahasa internasional dikembangkan bukan lagi untuk meningkatkan kepintaran manusia, melainkan untuk perkembangan kemampuan komunikatif dan sosial dalam berkomunikasi pada konteks global dan profesional. Hal tersebut membuat pemerintah dan para ahli sibuk untuk merancang rumusan kurikulum pembelajaran bahasa asing yang terbaik untuk menghadapi tantangan tersebut.

Latar belakang inilah yang membuat Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengadakan workshop kurikulum dalam rangkaian acara World Class Professor pada Selasa, (03/10) di Ruang Setengah Bundar, Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni, Kampus UNNES Sekaran, Semarang.

Acara ini diikuti oleh kalangan Dosen Fakultas Bahasa dan Seni serta Dosen dari Universitas Islam Sultan Agung dan Universitas Dian Nuswantoro. Adapun pembicara dalam acara ini antara lain, Helena IR Agustien, MA, PhD dan Dr Rudi Hartono MPd, dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, serta Prof Elizabeth Rata dari University of Auckland.

Workshop diawali dengan materi dari Helena mengenai ketidaksesuaian antara kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan kurikulum pelajaran bahasa Inggris di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia menyimpulkan bahwa terdapat kepentingan untuk mengubah kurikulum program Pendidikan Bahasa Inggris untuk mengembangkan kemampuan yang telah didapat ketika jenjang SMA.

Di sesi berikutnya, Rudi memberikan presentasi tentang pengembangan kurikulum program Sastra Inggris untuk kelas internasional. Dalam kurikulum yang ia kembangkan, ia mencantumkan prasyarat calon mahasiswa yang ingin masuk ke kelas tersebut serta daftar mata kuliah (wajib dan pilihan). Ia berharap bahwa kurikulum tersebut dapat diterapkan pada Prodi Sastra Inggris pada semester berikutnya.

Prof Elizabeth memberikan rekomendasi dan saran bagi untuk pengembangan kurikulum bagi Program Studi Sastra Inggris dengan penambahan dan pengurangan mata kuliah.

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 220 kali

Tim Pandawa UNNES Ikuti Kontes Mobil Hemat Energi di ITS

Selasa, 3 Oktober 2017 | 13:24 WIB


Tim Pandawa UNNES Ikuti Kontes Mobil Hemat Energi di ITS
Tim Pandawa Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengikuti  Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2017 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada tanggal 6-11 November.
Pandawa UNNES sendiri mengirimkan tiga tim yakni Tim Urban Ice (Gasoline), Proto Ice (Gasoline), dan Proto Listrik. Mereka akan berkompetisi dengan 89 tim lain dari berbagai universitas di Indonesia.
Ketiga tim tersebut berpamitan kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum pada Selasa (2/10) di Sekaran.
Rektor mengapresiasi sekaligus memberikan dukungan kepada seluruh Tm Pandawa untuk berjuang. Menurutnya ini merupakan inovasi penting pada ilmu pengetahuan karena sebagai Universitas Konservasi, UNNES harus melakukan riset yang dapat digunakan sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 337 kali

Lima Mahasiswa FMIPA UNNES Ikuti Kegiatan Akademik Internasional

Selasa, 3 Oktober 2017 | 12:24 WIB


Lima Mahasiswa FMIPA UNNES Ikuti Kegiatan Akademik Internasional

Partisipasi mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam kegiatan akademik internasional semakin meningkat.  Salah satunya dibuktikan dengan partisipasi mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dalam pertukaran mahasiswa dan penelitian bersama di Malaysia dan Thailand.

Empat mahasiswa yakni Susanti dan Alfath Fanidya dari program studi (prodi) Biologi, serta Yenny Ayu Rahmawati dan Beauty Febrianty dari prodi Fisika akan mengikuti program pertukaran mahasiswa selama dua minggu, penelitian bersama selama satu bulan, dan pratik kerja lapangan selama satu bulan.

Sedangkan Erlin Mega Priliani dari Prodi Ilmu Komputer akan melakukan Konference Yesasde Youth Summit 2017 di United Nations Conference Center Thailand.

Sebelumnya, Septia Nurkhalisa prodi Pendidikan IPA juga sudah diberangkatkan terlebih dahulu untuk mengikuti transfer kredit selama enam bulan di Kaserstat Universiti Thailand.

Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan FMIPA Prof Zainuri dan dosen pendamping Dr Niken Subekti MSi, Selasa (3/10) di rektorat UNNES kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menyampaikan, kegiatan ini merupakan kegiatan positif serta inovatif dan harus dilandasi dengan nilai keimanan. Untuk itu manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya untuk belajar karena kalian menjadi duta UNNES sekaligus duta Indonesia.

UNNES sebagai rumah ilmu peran mahasiswa menjadi sangat strategis sebagai pelopor dan pencipta inovasi yang unggul melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang akan menambah khazanah etalase rumah ilmu sebagai pengemban peradaban.


Penulis: Sihono Dibaca : 313 kali

Pomnas 2017 di Makassar, UNNES Kirimkan 71 Atlet

Selasa, 3 Oktober 2017 | 12:20 WIB


Pomnas 2017 di Makassar, UNNES Kirimkan 71 Atlet

Atlet Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendominasi jumlah atlet yang dikirimkan kontingen Jawa Tengah dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2017 di Makassar.

Universitas Berwawasan Konservasi itu mengirimkan 71 atlet dari total 173 atlet yang dikirimkan kontingen Jawa Tengah.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Bambang BR menyebutkan, atlet Unnes diunggulkan meraih medali di sejumlah cabang, seperti cabang sepak takraw, petang, atletik, renang, dan pencak silat.

Dengan banyaknya atlet UNNES yang berprtisipasi, atlet UNNES diharapkan menjadi tulang punggung agar kontingen Jawa Tengah mempertahankan prestasinya. Kontingan Jateng sendiri menargetkan posisi tiga besar seperti yang diraih dua tahun sebelumnya di Aceh.

Kontingan Jawa Tengah akan diberangkatkan secara bertahap mulai 8 Oktober 2017. Secara berangsur-angsur, tim dari cabang lain akan menyusul pada 13, 15 dan 16 Oktober.  Pomnas 2017 sendiri dijadwalkan dibuka pada 14 Oktober dan ditutup pada 21 Oktober 2017.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 214 kali

Zulkifli Hasan, Pentingnya Implementasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi Mahasiswa

Senin, 2 Oktober 2017 | 15:51 WIB


Zulkifli Hasan, Pentingnya Implementasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi Mahasiswa

MPR RI kembali melakukan safari sebagai salah satu upaya menanamkan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES). Sosialisasi dilakukan oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Senin (2/10), di audit Prof Wuryanto UNNES.

Ia menyampaikan, pentingnya implementasi empat pilar dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika menjadi kunci pedoman dalam membangun karakter bangsa.

Tetapi, untuk mencapai hal tersebut, sosialisasi harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Dengan begitu, kita tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal buruk, seperti terorisme dan radikalisme.

Membangun karakter bangsa itu tidak ada habisnya, pembangunan karakter akan terus berlanjut sepanjang zaman. Oleh sebab itu, pendekatan yang berbeda diperlukan untuk menghadapi perubahan.

Diakhir acara beliau berpesan kepada mahasiswa UNNES, jika pilar-pilar ini diimplementasikan secara benar, maka Indonesia akan menjadi negara yang damai dan makmur. Bahkan, tindakan korupsi pun bisa diberantas.

Saat memberikan sambutan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, UNNES mempertahankan Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah untuk mendukung pembangunan karakter mahasiswa.

Prof Fathur menegaskan, dari dulu sampai sekarang, Pendidikan Pancasila tetap menjadi mata kuliah dasar umum di UNNES. Artinya, Pendidikan Pancasila menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa di seluruh fakultas dan program studi yang ada di universitas konservasi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 346 kali

Upacara Kesaktian Pancasila, Wujudkan UNNES Bereputasi Internasional

Senin, 2 Oktober 2017 | 15:48 WIB


Upacara Kesaktian Pancasila, Wujudkan UNNES Bereputasi Internasional

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila digelar di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (2/10). Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menjadi inpsektur upacara ini.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum khusus dalam memaknai Pancasila sebagai Ideologi.
Di tempat upacara berlangsung terdapat 10 foto pahlawan revolusi. Diantaranya adalah Jenderal Ahmad Yani, Mayjen Soeprapto, dan Mayjen Haryono.

Rektor UNNES mengatakan, bahwa mahasiswa UNNES harus berprestasi dan berkarakter serta mempunyai semangat kerja bersama berlandaskan Pancasila mewujudkan UNNES bereputasi internasional untuk Indonesia.

Upacara yang bersamaan dengan hari batik, maka atas seluruh peserta upacara menggunakan batik.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 241 kali

Tiga Dosen dan Dua Tendik UNNES Purna Tugas

Senin, 2 Oktober 2017 | 13:53 WIB


Tiga Dosen dan Dua Tendik UNNES Purna Tugas

Tiga dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) yakni Dr Sri Iswidayati MHum dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS} , Dra Hanna Lestari Santoso MSi, dan Drs Agus Purwanto keduanya dari Fakultas Teknik mulai 1 Oktober memasuki purna tugas.

Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Wakil Rektor IV Prof Sukestiyarno, Senin (2/10) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Pada waktu yang bersamaan dilepas pula dua tenaga kependidikan (Tendik) yakni Muhtar Lutfi SPd Kasubbag Akuntansi FBS, dan Haryanto Bagian Tata Usaha LP3.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan banyak terima kasih atas pengabdiannya di UNNES rata 35 tahun lebih dan mohon maaf selama ini masih kurang dalam melayaninya.

Dengan pengabdian yang begitu lama itu banyak menyumbangkan karya emas bagi mahasiswa untuk berprestasi dan berprestasi, kata Prof Fathur.


Penulis: Sihono Dibaca : 359 kali

Tingkatkan Reputasi, Jurusan Bahasa Inggris UNNES Inisiasi Kerjasama dengan University of Southern Queensland

Senin, 2 Oktober 2017 | 12:09 WIB


Tingkatkan Reputasi, Jurusan Bahasa Inggris UNNES Inisiasi Kerjasama dengan University of Southern Queensland

Dalam rangka meraih predikat sebagai universitas bereputasi internasional, seluruh elemen dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) harus menambah jaringan dengan institusi internasional. Mulai dari tingkat universitas, jurusan, hingga program studi yang ada.

Begitu pula cara yang dilakukan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES. Program kerjasama dilakukan oleh Jurusan Bahasa Inggris dengan pertemuan perencanaan serta penandatanganan Minutes of Meeting dengan University of Southern Queensland pada Senin, (02/10) di Gedung B8, Kampus UNNES Sekaran, Semarang.

Turut hadir dalam acara tersebut Dr Rudi Hartono, SS, MPd, selaku Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Dr Ann Dashwood, selaku perwakilan dari University of Southern Queensland, Intan Permatahapsari SPd, MPd, selaku Ketua International Office UNNES, serta kalangan dosen Jurusan Bahasa Inggris.

Menurut Dr Ann Dashwood, kerjasama ini akan berlaku antara Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES dengan program Master dan Doktor jurusan TESOL and Applied Linguistics di USQ. Adapun fokus kerjasama yang ia tawarkan antara lain, joint-master program, master degree, undergraduate double degree, student mobility program (program pertukaran), visiting lecturer (kunjungan dosen), kolaborasi penelitian, serta hal lain yang berkaitan dengan studi Linguistik Terapan.

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 151 kali

Hari Batik Nasional, Rektor Imbau Pegawai UNNES Pakai Pakaian Batik

Minggu, 1 Oktober 2017 | 22:51 WIB


Hari Batik Nasional, Rektor Imbau Pegawai UNNES Pakai Pakaian Batik

Memeringati hari batik nasional, sekaligus meneguhkan visi Universitas Negeri Semarang (UNNES) berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Semua pimpinan, tenaga pendidik, dan tenaga kependidiikan dilingkungan UNNES diimbau untuk memakai pakain batik pada Senin 2 Oktober besok. Imbauan ini disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum kepada reporter unnes.ac.id Minggu (1/10).

Adapun batik yang dimaksud, menurut Prof Fathur dapat berupa batik konservasi Rumah Ilmu warna kuning, batik konservasi hijau atau batik nasional.

Pada kesempatan ini, Prof Fathur juga memberikan ucapan selamat Hari Batik Nasional. Rektor mengaku UNNES bangga batik menjadi kebudayaan asli Indonesia.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 167 kali

Ucapkan Selamat Kesaktian Pancasila, Rektor Wujudkan UNNES Bereputasi Dunia Untuk Indonesia

Minggu, 1 Oktober 2017 | 13:15 WIB


Ucapkan Selamat Kesaktian Pancasila, Rektor Wujudkan UNNES Bereputasi Dunia Untuk Indonesia

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman Mhum mengucapkan selamat hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober. Profesor bidang sosiolingustik Fakultas Bahasa dan Seni itu menilai 1 Oktober memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Itu sebabnya UNNES akan terus mempertahankan Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah untuk mendukung pembangunan karakter mahasiswa. Artinya, imbuh rektor pada reporter Unnes.ac.id Minggu (1/10), pendidikan Pancasila menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa di seluruh fakultas dan program studi yang ada di universitas berwawasan konservasi berreputasi intrnasionsl ini.

Prof Fathur juga menjelaskan, melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini bisa menjadi momentum yang tepat untuk terus meningkatkan semangat kerja bersama berlandaskan pancasila mewujudkan UNNES berreputasi dunia untuk Indonesia.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 125 kali

Mahasiswa Bidikmisi UNNES Harus Mempunyai Semangat Berprestasi

Minggu, 1 Oktober 2017 | 12:02 WIB


Mahasiswa Bidikmisi UNNES Harus Mempunyai Semangat Berprestasi

Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dengan 6.511 penerima bantuan pendidikan Bidikmisi, Minggu (1/10) di auditorium kampus Sekaran.

Acara yang bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila ini bertema “Menguatkan Karakter Mahasiswa untuk Mencapai Prestasi Unggul menuju UNNES Bereputasi Internasional”.

Saat membuka acara Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menegaskan, mahasiswa UNNES harus menjadi mahasiswa yang berprestasi dan berkarakter serta mempunyai semangat kerja bersama berlandaskan Pancasila mewujudkan UNNES bereputasi internasional untuk Indonesia.

Ia menjelaskan, Bidikmisi adalah amanah yang harus kalian jaga dan pertanggungjawabkan. Kalian harus ukir prestasi untuk mengharumkan Negara dikancah internasional. Banyak alumni Bidikmisi UNNES dengan kondisi ekonomi yang kurang beruntung tetapi mampu berprestasi.

Contoh yang bisa kalian lihat “Raeni”, dia mempunyai prestasi akademik yang luar bisa mendapatkan beasiswa S2 untuk menempuh pendidikan di Inggris. Dan saat ini dia sedang menyiapkan studi lanjut ke S3 juga ke Inggris.

Ketua panitia Dr Parmin MPd melaporkan, kegiatan ini sangat positif sebagai inspirasi kepada penerima dana bantuan Bidikmisi untuk memacu prestasi untuk meraih cita-cita dan memutus rantai kemiskinan.

Selain kegiatan monev kami pengelola Bidikmisi UNNES akan selalu mendampingi guna meningkatkan prestasi melalui Tutor Sebaya. Dimana mahasiswa penerima dana pendidikan Bidikmisi yang mempunyai keunggulan akan menularkan ilmu kepada temannya.

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES menyerahkan secara simbolis buku tabungan dari BTN sebagai rekening bantuan biaya hidup yang diberikan 650 ribu setiap bulannya kepada penerima dana bantuan Bidikmisi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 187 kali

Bela Negara, Mahasiswa UNNES Harus Mampu Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Minggu, 1 Oktober 2017 | 2:49 WIB


Bela Negara, Mahasiswa UNNES Harus Mampu Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Mahasiswa harus memperkuat Wawasan Kebangsaan dan meningkatkan kesadaran Bela Negara guna mengembangkan kemampuan diri di lingkungan masyarakat, ketika mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) terjun ke masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dr Parmin Mpd saat mendampingi Bela Negara Mahasiswa di Dodik Bela Negara Diponegoro, (29/9) di Magelang.

Ia juga menyampaikan, bahwa kegiatan Bela Negara sangat penting diberikan kepada para mahasiswa untuk menghadapi permasalahan terorisme, radikalisme. Mahasiswa harus cerdas dalam ilmu pengetahuan dan memiliki ideologi serta rasa cinta NKRI dan orang tuanya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial, Drs Ngabiyanto MSi saat mendampingi mahasiswa mengingatkan, sebentar lagi kita memperingati hari kesaktian Pancasila. Dengan Bela Negara ini saya kembali mengingatkan mahasiswa, bahwa Pancasila adalah sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia.

Ngabiyanto berharap, setelah kegiatan ini mahasiswa mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Bela Negara Periode 4 ini berlangsung mulai tanggal 28 September dan akan berakhir pada 30 September 2017.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 205 kali

Beri Sapaan Kampus Nusantara Mengaji, Menristekdikti Pilih UNNES Pertama

Jumat, 29 September 2017 | 23:43 WIB


Beri Sapaan Kampus Nusantara Mengaji, Menristekdikti Pilih UNNES Pertama

Menteri Riset, Teknologi  dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohammad Nasir PhD memberikan sapaan pertama diantara Perguruan Tinggi lain melalui telekonferensi kepada sivitas akademika Universitas Negeri Semarang (UNNES), saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kampus Nusantara Mengaji (KNM) 2017, Jumat (29/9).

Kegiatan berpusat di Universitas Mulawarman yang dipimpin langsung oleh Menristekdikti Mohammad Nasir. Ia memberikan komando dimulainya kegiatan khataman Alquran di 55 kampus secara serentak.

Dalam sambutannya, Nasir mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama generasi muda khususnya mahasiswa untuk ikut menjaga perdamaian di Indonesia. Menurutnya, situasi negara Indonesia saat ini kerap diterpa isu yang bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Maka dari itu, saya sangat mendukung adanya kegiatan Kampus Nusantara Mengaji. Dengan ini mampu meredam situasi Indonesia yang sedang tercabik dalam berbangsa dan bernegara” ungkap Nasir saat memberikan sambutan di Masjid Al Ma’ruf , Samarinda, Kalimantan Timur.

Nasir mengatakan, melalui kegiatan ini masyarakat juga bisa memahami isi Alquran dengan baik sehingga bisa diterapkan dalam berperilaku sehari-hari dan memberikan rahmat bagi kelangsungan hidup masyarakat di negeri ini.

Sementara itu, penyelenggaraan Kampus Nusantara Mengaji di gedung rektorat Universitas Negeri Semarang (UNNES) berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh unsur pimpinan dilingkungan UNNES bersama 40 mahasiswa hafiz dan hafizah.

Dalam sambutannya, menggantikan Rektor UNNES yang berhalangan hadir, Kepala Biro Akademik & Kemahasiswaan (BAKK) Drs Anwar Haryono MPd berharap kegiatan Kampus Nusantara Mengaji ke depan akan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan bisa mempupuk nilai-nilai karakter mahasiswa.

“Mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini, mereka melantunkan ayat-ayat Alquran dengan sangat indah” jelas Anwar yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 771 kali

Atlet Petanque UNNES Raih Perak di Bali

Jumat, 29 September 2017 | 16:04 WIB


Atlet Petanque UNNES Raih Perak di Bali

Atlet Petanque Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam Tim Petanque Jawa Tengah ikuti Kejuaraan Nasional Petanque di Bali pada tanggal 20-30 September 2017. Dengan mempertandingkan 13 nomor, Kejuaraan Nasional ini diikuti oleh 20 provinsi se Indonesia.

Tim Petanque Jawa Tengah mengirimkan 5 atlet putra dan 3 atlet putri, Hari ke 2 dalam kejuaraan ini mahasiswa unnes atas nama Feiv Hidayat, memperoleh medali perak di Ganda Mix setelah mengalahkan kontingen dari provinsi Sulawesi Selatan dengan skor 13-1. Sedangkan dua Dosen Unnes, Sri Haryono MOr, dan Rivan Saghita Pratama MOr juga menyumbangkan medali perak. Pasangan ini melaju ke final setelah mengalahkan pasangan dari provinsi Bali dengan Skor 13-12.

Manager tim sekaligus Ketua Umum Pengprov Jawa Tengah Dr Taufiq Hidayah MKes menyampaikan kepada tim untuk tetap fokus di hari ke 3 dan ke 4 agar pundi-pundi medali untuk tim Petanque Jateng terus bertambah. Kejuaraan ini juga menjadi dasar untuk mendulang prestasi di POMNAS Makasar bulan Oktober mendatang, melihat banyak mahasiswa Unnes yang bergabung dalam Tim Petanque Jawa Tengah.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 166 kali

Dr Niken Subekti Menjadi Staf Ahli Rektor, Prof Aburrachman Faridi Kaprodi S2

Jumat, 29 September 2017 | 15:47 WIB


Dr Niken Subekti Menjadi Staf Ahli Rektor, Prof Aburrachman Faridi Kaprodi S2

Dr Niken Subekti SSi MSi, dosen Jurusan Biologi Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (Unnes), diangkat menjadi Staff Ahli Rektor Bidang Internasionalisasi Publikasi Ilmiah, Kamis (28/9), di kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang. Dia menggantikan Prof Dr Abdurrachman Faridi MPd yang diangkat menjadi Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S2) Pascasarjana Antarwaktu UNNES.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya mengatakan, tantangan UNNES ke depan sangat besar, yaitu mencanangkan sebagai tahun internasionalisasi. Untuk menjawab tantangan tersebut, UNNES harus memaksimalkan seluruh dosen dan mahasiswanya untuk mengangkat reputasi dalam publikasi ilmiah di kancah internasional.

Menurut Prof Fathur, Kewajiban publikasi untuk S2 di jurnal terakreditasi nasional, dan S3 Publikasi Internasional bereputasi diberlakukan bulan Desember 2017.

Bersamaan dengan itu, diangat pula beberapa Koordinator Program Studi PPs UNNES.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 366 kali

Enam Mahasiswa UNNES Joint Degree ke Jepang

Jumat, 29 September 2017 | 14:24 WIB


Enam Mahasiswa UNNES Joint Degree ke Jepang

Sebanyak enam mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Jepang Fakulatas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) keliah ke Jepang selama dua semester dengan program Joint Degree.

Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono MHum, Jumat (29/9) di rektorat UNNES.

Prof Rustono menyampaikan, rektor mohon maaf tidak bisa melepas secara langsung karena ada kegiatan di Magelang. Untuk itu, ketika sesampainya di Jepang cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kebudayaan di negara tersebut.

Selain melepas, pada waktu yang bersamaan pula Prof Rustono juga menerima kembali enam mahasiswa UNNES yang telah selesai melakukan Joint Degree di perguruan tinggi yang sama.

Keenam mahasiswa tersebut didampingi oleh dosen pendamping Chevy Kusumah Wardhana SPd MPd sampai tujuan.
Chevy menerangkan, mereka akan melakukan perkuliahan selama satu tahun mulai Oktober 2017 sampai Agustus 2018 di Seifu Institute of Information Technology (i-Seifu) Osaka Jepang.

Enam mahasiswa yang melakukan Program Joint Degree tahun ke 3 yakni Dyah Retno Arianti, Shielvo Elisa Anggiana, Gilang Aldilla Eva, Rudi Sulistiyanto, M Ricty Nabila Basil, dan Galang Rambu Atmaja.

Selama di Jepang mahasiswa akan belajar bahasa dan budaya Jepang serta bisa mengikuti program Arubaito (kerja paruh waktu).

Chevy menambahkan, selain Program Joint Degree ada juga progran lain yang diikuti diantaranya yakni beasiswa Japanese Language Education Capacity Building Southeast Asian Theachers Training College Course diselenggarakan oleh The Japan Foundation Kansai Center, Program Internship di Okinawa dan Hokkaido, Program Oversea Students Internship Program, Beasiswa pemerintah Jepang, dan program internship kerja sama dengan Minori.


Penulis: Sihono Dibaca : 260 kali

Puncak Penganugerahan Pemenang Lomba Video #dariUNNESuntukIndonesia

Kamis, 28 September 2017 | 18:24 WIB


Puncak Penganugerahan Pemenang Lomba Video #dariUNNESuntukIndonesia

Lomba video “dari UNNES untuk Indonesia” akhirnya telah sampai pada puncaknya. Puncak penganugerahan kompetisi ini dilakukan pada Kamis (28/9) di Gedung Dekanat Fakultas Teknik, Kampus UNNES Sekaran, Semarang.
Acara penganugerahan ini turut dihadiri oleh Prof Dr Fathur Rokhman MHum, selaku Rektor UNNES beserta kalangan pejabat yang ada di Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Terkumpul video dari 19 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, dan staf karyawan UNNES. Dalam babak penjurian, semua peserta tersebut kemudian dibagi lagi menjadi 6 finalis yang memperebutkan posisi utama.
Adapun hasil dari penjurian lomba yakni, Juara I diraih oleh Suningsih dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Juara II diraih oleh Wahyu Purwanto dari Fakultas Teknik, Juara III diraih oleh Irfan Dwi Setiadi dari Fakultas Teknik, Juara Harapan I adalah Adi Ahmad Aripin dari Fakultas Bahasa dan Seni, Juara Harapan II adalah Yureza Rian Wibowo, dan Juara Harapan III adalah Thomi Setiawan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan.
Dalam sambutannya, Prof Fathur mengapresiasi adanya lomba ini sebagai ajang kreativitas untuk meningkatkan reputasi UNNES. Kreativitas ini akan memberikan citra yang baik pada masyarakat bahwa UNNES dapat berkontribusi pada kebhinnekaan yang ada di Indonesia.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 269 kali

Membangun Bangsa melalui Kebebasan Akademik

Kamis, 28 September 2017 | 9:04 WIB


Membangun Bangsa melalui Kebebasan Akademik

Catatan sejarah menunjukkan, sejarah perjalanan bangsa berbanding lurus dengan sejarah gerakan mahasiswa. Hingga saat ini mahasiswa menjadi pelopor karena potensi-potensi yang mereka miliki.

Namun yang perlu diperhatikan dilihat dari sisi psikologis mahasiswa yakni belum dikatakan dewasa sehingga dalam hal politik belum memperhatikan kalkulatif (tidak memperhatikan risiko).

Dr Nur Hidayat Sardini SSos MSi dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (Undip) menyampaikan itu saat menjadi nara sumber Studium Generale yang diselenggarakan Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES, Rabu (27/9/2017) di Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Untuk itu, pola pikir, pola tindak, dan pola sikap mahasiswa masih perlu diperbaiki serta ditingkatkan, pesan Dr Nur Hidayat Sardini di hadapan 176 mahasiswa baru Jurusan Politik dan Kewarganegaraan FIS UNNES.

Perkembangan informasi dan komunikasi secara tidak langsung dapat mengubah pola relasi antarindividu, antarkelompok sehingga mengakibatkan adanya perubahan perspektif politik.

Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut diperlukan paradigma akademik dari mahasiswa dengan penguatan karakter akademik dan menguatkan kebernalaran kepada para mahasiswa.

Selain dua paradigma tersebut, lebih lanjut Sardini menyampaiakan bahwa diperlukan upaya pemerintah untuk merancang politik “politik bonus demografi”, yang menyebar dan memiliki efek positif ke kalangan luas dan terutama mahasiswa, sehingga mahasiswa semakin antisipatoris terhadap masa depannya.

Acara yang dimoderatori oleh Puji Lestari SPd MSi ini berlangsung menarik, beberapa peserta mengajukan pertanyaan terkait dengan perkembangan informasi dan komunikasi yang saat ini mempengaruhi kehidupan politik di Indonesia.

Sebelumnya, Stadium General ini dibuka oleh Prof Wasino MHum selaku Wakil Dekan Bidang AkademikFIS didampingi Ketua Panitia Martien Herna Susanti SSos MSi.


Penulis: Sihono Dibaca : 184 kali

Teknik Mesin UNNES Adakan Servis JIMAT Bekerjasama Dengan Toyota

Rabu, 27 September 2017 | 20:04 WIB


Teknik Mesin UNNES Adakan Servis JIMAT Bekerjasama Dengan Toyota

Servis JIMAT Mobil AutoCare With Nasmoco kembali diselenggarakan selama dua hari, pada tanggal 27-28 September 2017 bertempat di Jalan Samping FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kegiatan ini meski dinamakan service autocare with Nasmoco, tetapi service jimat mobil ini bukan hanya untuk mobil Toyota saja, tetapi juga untuk segala jenis mobil.

Paket yang di sediakan juga ada dua yang pertama paket Oli+Tune Up seharga 450 ribu sedangkan paket yang kedua yaitu Oli+Tune Up+Rem seharga 525 ribu harga tersebut dijamin lebih murah dari service di bengkel-bengkel biasanya, untuk teknisi juga dari Nasmoco dan Mahasiswa Teknik Mesin UNNES.

Terbukti antusias masyarakat begitu besar selama dua hari pada tahun 2015 dapat menservis mobil sebanyak 47 ,dan pada tahun 2016 dapat menservis mobil sebanyak 36.

Harapannya di tahun ini HIMPRO TM UNNES dapat meningkatkan customer untuk dapat menservis mobil pada acara tersebut.

Dekan FT UNNES Dr Nur Qudus MT menyambut senang kegiatan ini, saya akan dukung terus kreatifitas mahasiswa yang seperti ini. Karena dengan kegiatan seperti ini, mahasiswa bisa menerapkan Ilmu yang selama ini diperoleh untuk diterapkan bersama-sama dengan praktisi dari Nasmoco.

Ia juga menyampaikan, semoga kerjasama ini bisa ditingkatkan tidak hanya dengan kegiatan bengkel jimat mobil ini saja, melainkan pada pengembangkan teknologi otomorif terkini.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 257 kali

Sosialisasikan Beasiswa Kelas Internasional, UNNES Gandeng KBRI Bangkok

Rabu, 27 September 2017 | 13:46 WIB


Sosialisasikan Beasiswa Kelas Internasional, UNNES Gandeng KBRI Bangkok

Untuk menyosialisasikan 55 beasiswa di 11 program studi internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjalin kerja sama dengan KBRI Bangkok. Melalui atase pendidikan, beasiswa itu diharapkan dapat disosialisasikan kepada pelajar di Negeri Gajah Putih itu.

Tim internasionalisasi yang berangkat adalah Dr. Ratna Dewi Kusumaningtyas, Fidia Fibriana, M.Sc. dan Ariyani Widyastuti, S.E. Mereka diterima atase pendidikan dan kebudayaan KBRI Bangkok Prof. Mustari.

Selain melalui KBRI, sosialisasi juga dilakukan ke Kasetsart University (KU), salah satu perguruan tinggi yang telah lama bermitra dengan UNNES.

Di KU, tim diterima oleh Assist. Prof. Naroon Waramit, Acting Assistant to the President for Academic and International Affairs Kamphaeng Saen Campus dan Dr. Kulthida Nugultham, Acting Assistant to the Dean for International Affairs and Special.  

Baik di KBRI maupun KU, tim menyosialisasikan 55 beasiswa yang akan ditawarkan Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. di 11 program studi internasional. Beasiswa tersebut akan mulai diberikan pada tahun 2018.

Sejalan dengan itu, tim internasionalisasi juga merintis kerja sama dengan KU. Kerja sama yang dijajaki adalah PPL Antarbangsa.

Sebelumnya, UNNES dan KU telah menyepakati dan menjalankan kerja sama dalam bidang akademik.  Kedua universitas itu menjalin kerja sama dalam program transfer kredit, joint research program, PKL antar bangsa dan kerja sama akademik lainnya.

Pada hari kedua, tim internasionalisasi juga berkunjung ke Santichon Islamic School Bangkok untuk promosi kelas internasional. Tim disambut dengan sangat baik oleh Prasert Mussari, President of Santichon Islamic School dan Dr. Manat Boonchorn, Director of Santichon Islamic School.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 342 kali

Dosen Teknik Kimia menjadi Presenter Konferensi Internasional di Imperial College London

Rabu, 27 September 2017 | 12:15 WIB


Dosen Teknik Kimia menjadi Presenter Konferensi Internasional di Imperial College London

22nd on International Conference Researches in Science & Technology (ICRST 2017), London, United Kingdom di Universitas rangking urutan ke-8 di QS World University Rangkings yaitu South Kensington Campus, Imperial College London (13/9).

Konferensi ini merupakan konferensi internasional yang menjadi pusat intelektual untuk diskusi akademis dan para peserta yang telah menemukan penelitian baru, bertukar informasi dan mendiskusikan isu terkini. Konferensi ini memperbaiki perkembangan pengetahuan di bidang sain dan teknologi Konferensi Akademik Internasional mempromosikan penyebaran pengetahuan dan pengembangan persaudaraan akademis lintas nasional secara internasional.

Peserta berasal dari berbagai latar belakang dan negara yaitu USA, Indonesia, Saudi Arabia, Nigeria, India, Turki, Algeria, Malaysia, Perancis, Colombia, Polandia, Maroco, Iran, Pakistan, dan Mesir. Peserta yang diundang mereka yang telah dinyatakan lolos tahap seleksi makalah yang dilakukan oleh tim reviewer dan mendapatkan pernyataan diterima untuk mengikuti konferensi.

Salah satu dosen Teknik Kimia adalah Dr Wara Dyah Pita Rengga ST MT, merupakan perwakilan dari Fakultas Teknik yang mempresentasikan makalahnya dengan judul Adsorption/Oxidation of Formaldehyde by Silver Nano-particles attached on Activated Carbon.

Pada acara itu ia menjelaskan, pengurangan jumlah formaldehida (polutan berbahaya penyebab kanker nasofaring) dengan cara penjerapan formaldehida dan pelepasan CO2 pada karbon aktif yang dimodifikasi nanopartikel perak.

Dekan FT Dr Nur Qudus MT menyampaikan, saya merasa bangga dan senang dengan kegiatan yang terkait dengan UNNES yang bertekad untuk mengembangkan diri menjadi rumah ilmu pengembang peradaban unggul.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 233 kali

UNNES Punya Peran Strategis Bentuk Pribadi Anak Bangsa

Rabu, 27 September 2017 | 7:00 WIB


UNNES Punya Peran Strategis Bentuk Pribadi Anak Bangsa

Universitas Negeri Semarang (UNNES) punya peran strategis membentuk pribadi anak bangsa menjadi generasi yang nasionalis, toleran dan solider.

Hal itu dikatakan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat menghadiri deklarasi aksi kebangsaan perguruan tinggi se-Indonesia melawan radikalisme, di Nusa Dua Convension Center, Bali, Senin (25/9). Aksi deklarasi itu diikuti 3.000 rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia, serta beberapa tokoh pendidikan termasuk Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (MentistekDikti) Prof Drs Muhammad Nasir MSi Ak PhD CA.

Kegiatan ini menurut Prof Fathur, adalah momentum kebangsan yang harus jadi inspirasi untuk merawat kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lantaran itulah, Rektor terus mengupayakan agar UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini mampu tampil sebagai kekuatan moral dan intelektual yang dapat diandalkan bagi Indonesia.

Pada acara penutupan, Selasa (26/9), Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo mengingatkan, perguruan tinggi adalah sumber pengetahuan dan pencerahan. Oleh karena itu Presiden menekankan, sangat berbahaya bila perguruan tinggi dimanfaatkan segelintir pihak sebagai medan infiltrasi ideologi radikalisme terorisme.

Lebih lanjut Jokowi menegaskan, perguruan tinggi harus mengambil sikap jelas dan tegas dalam mencegah dan melawan radikalisme. Perguruan Tinggi juga harus mengambil peran nyata dalam membela Pancasila dan NKRI sebagai wujud kepedulian kepada bangsa dan negara Indonedia.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 234 kali

Wisuda Periode III, UNNES Kampus yang Mempunyai Daya Saing

Selasa, 26 September 2017 | 14:41 WIB


Wisuda Periode III, UNNES Kampus yang Mempunyai Daya Saing

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewisuda 1.466 mahasiswa pada wisuda periode III tahun 2017, Selasa (25/9). Wisudawan tersebut terdiri dari 12 doktor, 122 magister, 1.322 sarjana, dan 10 ahli madya lulusan diploma III.

Kepada para wisudawan, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan,
peran para wisudawan menjadi sangat strategis sebagai pelopor dan pencipta inovasi yang unggul melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang akan menambah khazanah etalase rumah ilmu sebagai pengemban peradaban.

Ia menambahkan, wisudawan UNNES ini laksana generasi rumah ilmu yang selalu bersinar terang menghadirkan inovasi dan inspirasi dengan ilmu, pengetahuan dan ketrampilan serta bekal hidup yang memadai yang dididik dan ditempa penuh rasa asah, asih, asuh.

Salah satu wisudawan dari Turki yang belajar Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Morve Boyaci merasa senang bisa kuliah di UNNES dan bisa mengikuti wisuda diperiode ini.

Morve menjelaskan, saya suka belajar di UNNES, karena kwalitas pendidikan disini tidak kalah dengan universitas lain di luar negeri. Itu mengapa saya memilih kuliah di UNNES. Banyak juga teman-teman saya yang belajar di UNNES mengatakan hal yang sama dengan yang saya katakan. Dan saya yakin dalam beberapa tahun lagi UNNES akan menjadi universitas yang bertaraf internasional.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 385 kali

World Class Professor Asah Kemampuan Dosen UNNES dalam Menulis Proposal Penelitian Kompetitif Tingkat Nasional dan Internasional

Selasa, 26 September 2017 | 12:00 WIB


World Class Professor Asah Kemampuan Dosen UNNES dalam Menulis Proposal Penelitian Kompetitif Tingkat Nasional dan Internasional

Melanjutkan serangkaian program World Class Professor, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Semarang (UNNES) adakan seminar Proposal Writing for National and International Competitive Research pada Selasa (26/9) di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Kampus UNNES Sekaran, Semarang.

Peserta seminar kali ini terdiri dari 25 dosen FBS UNNES. Kemudian, materi seminar kali ini berfokus pada materi yang dibawakan oleh dua pembicara, yakni Prof Elizabeth Rata, dari Auckland University dan Prof Dr Totok Sumaryanto MPd, selaku kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNNES.

Prof Elizabeth membuka seminar dengan materi mengenai International Research Grant Application. Materi sesi ini memiliki lingkup dalam pendanaan riset tingkat internasional.

Beliau menjelaskan bahwa terdapat tiga poin penting dalam mendapatkan pendanaan penelitian tingkat internasional, antara lain: pendanaan (asal dana, tujuan pendanaan, transparansi dana), latar belakang penelitian (kesiapan penelitian, tujuan penelitian, level penelitian, bidang penelitian), dan lamaran pengajuan penelitian (proposal penelitian, prosedur EOI).

Dalam presentasi berikutnya, Prof Totok menyampaikan materi mengenai Preparation of National Competitive Research Proposal. Penjelasan presentasi bagian ini berkutat dengan persiapan proposal penelitian kompetitif di tingkat nasional.

Menurut Dr Rudi Hartono, selaku kepala Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES, seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman praktis bagi para peserta. Oleh karena itu, mereka diberikan tugas untuk membuat proposal penelitian dalam 4-5 halaman yang akan dibimbing secara langsung oleh Prof Elizabeth Rata dan dapat berubah menjadi penelitian yang dapat dipublikasikan nantinya.
(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 187 kali

Jurusan Kimia UNNES Gelar 12th Joint Conference of Chemistry

Selasa, 26 September 2017 | 8:26 WIB


Jurusan Kimia UNNES Gelar 12th Joint Conference of Chemistry

Jurusan Kimia FMIPA UNNES sukses menyelenggarakan Seminar Internasional yakni 12th Joint Conference of Chemistry (JCC 2017), Selasa (19/9) di Aston Hotel and Convention Centre. Tema yang diusung kali ini “Contributions of chemical sciences, engineering, education, and technology in solving global challenges”.

Joint Conference of Chemistry atau JCC merupakan bentuk kerjasama lima universitas dalam bentuk konsorsium bidang Kimia Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). JCC dilaksanakan setiap tahun dan Jurusan Kimia UNNES bertindak penyelenggara pada tahun ini.

Pelaksanaan JCC oleh Jurusan Kimia UNNES ini bertepatan dengan dilaksanakannya Seminar Internasional oleh FMIPA UNNES yakni 4th International Conference on Mathematics, Science and Education (ICMSE 2017) di tempat yang sama pada tanggal 18-19 Septermber 2017.

Tampil sebagai narasumber (Keynote Speaker) yakni Prof. David Harding (Walailak University, Thailand), Prof. Gouping Chen (University of Tsukuba, Jepang), Prof. Hadariah Bahron (Universiti Teknologi MARA, Malaysia), Prof. Subramaniam Ramanathan (National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapura), Prof. Hajime Hirao (City University of Hong Kong), sedangkan dari dalam negeri adalah Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih (Universitas Airlangga Surabaya, Indonesia), serta Prof. Kasmadi Imam Supardi (Universitas Negeri Semarang).

Ketua panitia JCC 2017 Cepi Kurniawan PhD menyampaikan, selain 7 narasumber internasional, hadir pula 94 pemakalah dan 22 peserta pendengar, yakni dari berbagai afiliasi antara lain dari UNNES, UNDIP, UNS, UNSOED dan UKSW, UI, UPI, UGM, Akademi Farmasi Nusaputera, Universitas Gunadarma, Universitas Islam Indonesia (UII), BATAN, Universitas Lampung, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Universitas Jambi, Universitas Riau, Universitas Muslim Indonesia Makasar (UMI), PT. Dexa Medica, Universitas Mulawarman, MaChung University, Universitas Teknologi MARA Malaysia, dan Universitas Teknologi Malaysia.

Saat membuka acara ini Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menjelaskan, tema ini selaras dengan upaya UNNES dalam rangka menjadi Universitas Bertaraf Internasional dengan mengedepankan bidang ilmu pengetahuan, teknik, pendidikan dan teknologi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 182 kali

Gugus Pengembang Konservasi FE Adakan Workshop Pengelolaan Sampah

Senin, 25 September 2017 | 13:43 WIB


Gugus Pengembang Konservasi FE Adakan Workshop Pengelolaan Sampah

Gugus pengembang Konservasi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan workshop pengelolaan sampah, Minggu (17/9) di FE.

Kegiatan ini dihadiri mahasiswa semester satu lintas jurusan di lingkungan FE UNNES dan tujuh mahasiswa dari komunitas putra putri kampus dan kader penggerak konservasi.

Acara ini dihadirkan pembicara Sri Ismiyati seorang praktisi pengelolaan sampah. Pada acara tersebut, pembicara mengungkapkan pentingnya konsep pengelolaan sampah secara kreatif dan berkesinambungan.

Ia juga memaparkan, model pengelolaan sampah dengan konsep reduce, re use, recycle.

Ketua panitia penyelenggara sekaligus ketua gugus pengembang konservasi Dr Amin Pujiati MSi menyatakan, pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai konservasi di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu dipilihlah mahasiswa semester satu serta komunitas putra putri kampus dan kader penggerak konservasi.

Harapannya, mahasiswa dan komunitas kader konservasi akan semakin menginternalisasi nilai luhur dan budaya konservasi dalam aktivitas sehari-hari. Adapun tujuan kedua adalah, perlunya gerakan masif dan kampanye pemanfaatan sampah. Mengingat permasalahan sampah saat ini dirasakan masih memerlukan penanganan lebih lanjut.

Beberapa mahasiswa yang mengikuti kegiatan workhsop ini mengaku bahwa mereka benar-benar mendapatkan ilmu baru dan semakin termotivasi untuk dapat berperan lebih dalam pengelolaan sampah agar dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Ke depan mereka juga berharap agar kegiatan serupa makin sering digalakan dengan tema lain terkait konservasi serta mampu melibatkan lebih banyak mahasiswa.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 185 kali

Besok, Selasa UNNES Selenggarakan Wisuda Periode III

Senin, 25 September 2017 | 13:40 WIB


Besok, Selasa UNNES Selenggarakan Wisuda Periode III

Universitas Negeri Semarang (UNNES) besok pagi (Selasa 26 September) akan menyelenggarakan wisuda program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode III tahun 2017 di Gedung Prof Wuryanto (Auditorium) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mahasiswa yang diwisuda periode ini sebanyak 1.466 orang lulusan yang berasal dari 8 fakultas dan pascasarjana. Rincian lulusan tersebut terdiri atas 12 Doktor, 122 Magister, 1.322 Sarjana, dan 10 Ahli Madya.


Penulis: Sihono Dibaca : 360 kali

Pengajar Queensland Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia di UNNES

Senin, 25 September 2017 | 11:48 WIB


Pengajar Queensland Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia di UNNES

Bahasa merupakan alat komunikasi yang paling efektif untuk menyampaikan gagasan, pikiran, maksud dan tujuan kepada orang lain. Selain itu bahasa merupakan salah satu aspek dari kebudayaan. Oleh karena itu, sangatlah menarik untuk mempelajari bahasa sekaligus bertukar budaya. Misal orang Indonesia belajar bahasa dan budaya negara lain atau sebaliknya orang dari negara lain mempelajari bahasa dan budaya Indonesia.

Hal itu merupakan yang mendasari terjalinnya kerjasama antara Pemerintah Queensland dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kerjasama ini diwujudkan dalam kegiatan “Teacher Exchange” yaitu pertukaran pengajar dari kedua negara untuk saling belajar tentang bahasa dan budaya Indonesia. Pengajar Indonesia yang belajar ke Queensland ataupun sebaliknya.
Pada kesempatan ini, enam Pengajar Bahasa Inonesia dari Queensland yang belajar ke Indonesia untuk mempelajari bahasa Indonesia dan budayanya. Mereka antara lain Peta Elise Swan, Kym Hall, Peter Lloyd, Julia Bates, Sumadi, dan Simon Brigas.

Keenam pengajar itu akan belajar tentang bahasa, batik, dan tari selama dua minggu dari tanggal 25 September hingga 5 Oktober 2017 di Universitas Negeri Semarang (UNNES). UNNES menjadi pihak yang dipercaya untuk mengajarkan bahasa dan budaya Indonesia tersebut.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES Prof Dr YL Sukestiyarno PhD menyambut rombongan tersebut di Ruang Rektor UNNES (25/9). Prof Sukes berharap kegiatan ini dapat meningkatkan jalinan silaturahmi dan persahabatan antar kedua negara. Selain itu, dapat bertukar pikiran sehingga mampu meningkatkan kemampuan cara mengajar Bahasa Indonesia yang baik.
Ikut hadir Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Kepala Humas, Kepala Internasional Office UNNES, Pemerintah Provinsi Jateng, dan para pejabat yang lain.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 297 kali

Sambut Bulan Muharram, Pengajian Rutin UNNES Ingatkan Jamaah untuk Sebarkan Kebaikan

Minggu, 24 September 2017 | 23:32 WIB


Sambut Bulan Muharram, Pengajian Rutin UNNES Ingatkan Jamaah untuk Sebarkan Kebaikan

Maraknya Hoax dan ujaran kebencian semakin menarik perhatian banyak orang. Bukan hanya pada konten informasinya yang tidak benar dan subjektif, namun hal ini juga berkaitan dengan efeknya yang mampu merugikan banyak orang secara riil atau materiil.

Hal ini pula yang menjadi fokus yang diangkat dalam pengajian rutin UNNES pada Minggu (24/9) di Rumah Dinas Rektor, Semarang. Dalam acara ini, turut hadir Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman, selaku pemberi sambutan, Kepala Biro Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Drs Supriyono MM, sebagai pemberi tausiyah, dan Gus Lukman Hakim.

Dalam sambutannya, Prof Fathur menjelaskan bahwa kita sebagai akademisi harus menjaga kesantunan dalam menggunakan media sosial. Sebagai penggunanya, kita tidak boleh memasukkan informasi yang tidak benar dan memprovokasi banyak orang. Seharusnya, kita memberikan informasi mengenai kabar baik universitas melalui prestasi universitas di tingkat nasional ataupun internasional.

Selain itu, beliau berpesan bahwa dengan menyampaikan banyak kebaikan, keberkahan akan muncul setelahnya. Sehingga, ketika ada kabar buruk yang menimpa, akan tertutupi dengan kebaikan yang telah dilakukan.

Masuk ke materi tausiyah, Gus Supriyono menyatakan kekhawatirannya pada kabar burung dari media sosial yang selama ini menyebar. Menurutnya, adanya teknologi media sosial, sebaiknya digunakan untuk memberikan informasi yang baik, bukan yang buruk. Hal ini karena masalah kabar tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk selalu mengingatkan masyarakat akan hal tersebut.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi adanya inisiatif UNNES untuk mengadakan pengajian Ahad Pahing ini. Beliau mengatakan bahwa adanya pengajian ini dapat menjadi refleksi di kalangan pejabat dan pegawai institusi untuk memfilter berita yang bertebaran di masyarakat. Sehingga, ia berniat untuk mengaplikasikan langkah ini di kalangan pemerintah provinsi Jawa Tengah. (Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 180 kali

Dekan FH UNNES, Jangan Ada Kekerasan pada Kegiatan Mahasiswa Baru

Minggu, 24 September 2017 | 18:43 WIB


Dekan FH UNNES, Jangan Ada Kekerasan pada Kegiatan Mahasiswa Baru

Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) Dr Rodiyah SPd SH MSi melepas mahasiswa yang akan mengkuti kegiatan keakraban keluarga mahasiswa baru FH 2017, di gedung dekanat FH, Sabtu (23/9). Sebanyak 399 mahasiswa baru FH akan mengikuti program ini di perkemahan agrowisata D’Emmerick Salatiga, selama 2 hari.

Dalam sambutannya, Dr Rodiyah mengatakan, kegiatan keakraban digelar sebagai bentuk upaya kampus untuk memperkenalkan diri dengan mahasiswa baru agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan teman-teman baru.

Dekan perempuan ke dua di UNNES ini juga memberikan pesan agar kegiatan ini dapat berlangsung aman, lancar, tertib dan jangan ada kekerasan sama sekali, serta harus sesuai dengan aturan yang ada.

Sementara itu Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Tri Sulistiyono SH MH menjelaskan kegiatan ini berguna untuk menjalin keakraban dan menggali potensi prestasi dan kreatifitas mahasiswa, serta untuk memotivasi mahasiswa baru agar giat mengikuti perkuliahan.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 169 kali

Kerja Sama Lima Universitas, Jurusan Kimia UNNES Sukses Gelar Joint Conference of Chemistry

Minggu, 24 September 2017 | 18:24 WIB


Kerja Sama Lima Universitas, Jurusan Kimia UNNES Sukses Gelar Joint Conference of Chemistry

Bekerja sama dengan empat universtas lain, Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang sukses menyelenggarakan seminar internasional yakni 12th Joint Conference of Chemistry (JCC 2017) Selasa (19/9) di Aston Hotel and Convention Centre.

Tema yang diusung kali ini adalah contributions of chemical sciences, engineering, education, and technology in solving global challenges.

Tema ini selaras dengan upaya UNNES dalam rangka menjadi Universitas Bertaraf Internasional dengan mengedepankan bidang ilmu pengetahuan, teknik, pendidikan, dan teknologi.

Joint Conference of Chemistry atau JCC merupakan bentuk kerjasama lima universitas dalam bentuk konsorsium bidang Kimia Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

JCC dilaksanakan setiap tahun dan Jurusan Kimia UNNES bertindak penyelenggara pada tahun ini. Pelaksanaan JCC oleh Jurusan Kimia UNNES ini bertepatan dengan dilaksanakannya Seminar Internasional oleh FMIPA UNNES yakni 4th International Conference on Mathematics, Science and Education (ICMSE 2017) di tempat yang sama pada tanggal 18-19 Septermber 2017.

Ketua panitia JCC 2017 Cepi Kurniawan, Ph.D sukses mengundang para pakar kimia internasional dalam JCC 2017 sebagai narasumber.

Mereka adalah Prof. David Harding (Walailak University, Thailand), Prof. Gouping Chen (University of Tsukuba, Jepang), Prof. Hadariah Bahron (Universiti Teknologi MARA, Malaysia), Prof. Subramaniam Ramanathan (National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapura), Prof. Hajime Hirao (City University of Hong Kong), sedangkan dari dalam negeri adalah Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih (Universitas Airlangga), serta Prof. Kasmadi Imam Supardi (Universitas Negeri Semarang).

Selain 7 narasumber internasional, hadir pula 94 pemakalah dan 22 peserta pendengar.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 149 kali

Mahasiswa UNNES Jaga Keutuhan NKRI Dengan Prestasi

Minggu, 24 September 2017 | 10:06 WIB


Mahasiswa UNNES Jaga Keutuhan NKRI Dengan Prestasi

Kalian semua sudah tepat memilih manjadi mahasiswa UNNES, oleh sebab itu gunakanlah sebagai pijakan mencapai sukses dengan meningkatkan ketekunan, kesungguhan, dan kerja keras dalam melakukan studi di UNNES ini, hingga pada akhirnya dapat menyelesaikan studi lulus tepat waktu.

Pesan itu disampaikan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, saat memberi kuliah umum bagi mahasiwa baru UNNES 2017, di Gedung Prof Wuryanto UNNES Kampus Sekaran, Sabru (23/9).

Rektor berpendapat, mahasiswa UNNES adalah generasi yang selalu bersinar terang menghadirkan inovasi dan inspirasi dengan ilmu, pengetahuan, dan ketrampilan, yang bertekad mengembangkan  UNNES menjadi rumah ilmu pengembang peradaban unggul. Selain merupakan insan perubahan yang harus mendapat pemahaman secara benar tentang nilai-nilai kebangsaan.

Prof Fathur juga berharap, mahasiswa UNNES yang terdiri dari berbagai kalangan dari suku, ras dan agama dari seluruh Indonesia dapat menjadi garda terdapan bahkan dapat mengedukasi masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan ditengah maraknya isu radikal yang berkembang belakangan ini.

Lantaran itulah,  Prof Fathur mengajak peran aktif seluruh mahasiswa universitas berwawasan konservasi berreputasi internasional ini untuk tetap menjaga perdamaian, persatuan, dan persaudaraan dengan saling menghargai, menghormati, dan gotong royong.

Kepada 6.500 mahasiswa baru 2017, profesor bidang sosiolingustik itu juga memberikan pesan, teruslah berjuang dengan terus kobarkan semangat konservasi membangun generasi yang cinta NKRI dengan karakter, kompetensi dan literasi rumah ilmu pengembang peradaban unggul.

Senada dengan Rektor, Ketua komisi X DPR RI yang juga alumni IKIP Semarang  H Abdul Fikri Faqih MM, menegaskan kedaulatan dan keutuhan NKRI tidak perlu dibahas dalam berbagai seminar atau diskusi, tapi diejawentahkan dengan banyak prestasi.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 190 kali

Pelatuk dan Green Community Biologi UNNES Juara di Kompetisi Pengamat Burung

Sabtu, 23 September 2017 | 6:14 WIB


Pelatuk dan Green Community Biologi UNNES Juara di Kompetisi Pengamat Burung

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) merupakan salah satu taman nasional yang terletak di Jawa Timur dengan mengedepankan pesona alam serta budaya ‘Tengger‘ nya yang sangat menawan. Ranu Darungan merupakan area wisata baru yang mulai di buka untuk kegiatan wisata, terletak di kecamatan Pronojiwo, Malang.

Untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada, TNBTS mengadakan sebuah kegiatan birdwatching competition yang bila dibahasakan adalah lomba pengamatan burung yang memiliki tujuan untuk menarik minat para pemerhati burung untuk berkunjung ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan menambah database perjumpaan jenis burung khususnya dokumentasi jenis-jenis burung yang ada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Dalam acara birdwatching competition yang diselenggarakan pada tanggal 15-16 September 2017 tersebut sebanyak 60 tim telah terdaftar dengan dominasi tim berasal dari pulau Jawa sedangkan sisanya dari Bali dan Lombok.

Lomba yang baru diselenggarakan pertama kali di TNBTS ini diikuti oleh tim perwakilan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) yaitu kelompok studi Pelatuk dan Green Community dengan rincian tim Pelatuk 1, Pelatuk 2, Pelatuk 4, Pelatuk 5, Bondol Haji, GC mamen, GC Rhynocypha dan GC new.

Setelah satu hari berlomba akhirnya ditetapkanlah juara 1 dan juara harapan 3 adalah perwakilan dari UNNES yaitu Tim pelatuk 2 yang diwakili oleh Panji, Ratih Perwitasari dan Habsari Diah sebagai juara 1 dan Tim GC mamen yang diwakili oleh Firman Heru, Fathurahman S. dan M. Syarif sebagai juara harapan 3.

Kemenangan ini merupakan kemenangan pertama dimana sebanyak 2 tim dari UNNES mampu mendapatkan dua gelar sekaligus dalam satu ajang perlombaan burung.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 175 kali

Kepala PSGA UNNES Narasumber Utama Pelatihan ASIA

Jumat, 22 September 2017 | 12:40 WIB


Kepala PSGA UNNES Narasumber Utama Pelatihan ASIA

Perencanaan yang baik harus berbasis pada data dan analisis yang kuat untuk menentukan skala prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNNES, Evi Widowati SKM Mkes, mengungkapkan hal itu saat menjadi narasumber utama dalam  pelatihan analisis situasi ibu dan anak (ASIA) tahap 2 di ruang rapat Bappeda Kabupaten Grobogan, Selasa dan Rabu (19-20/9).

Dosen Ilmu Kesehatan Masyarskat UNNES itu juga menjelaskan tentang pengantar ASIA antara paradigma lama dan baru, 7 langkah analisis ASIA dan bagaimana integrasi ASIA dalam perencanaan dan penganggaran di Pemerintah Daerah.

Narasumber lain pada kegiatan ini Kepala Bidang Perlindungan Anak Kabupaten Grobogan Lestari Ningsih SPd SH MM.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 270 kali

PT Cement Conch Indonesia Kembali Adakan Rekrutmen di UNNES

Jumat, 22 September 2017 | 11:21 WIB


PT Cement Conch Indonesia Kembali Adakan Rekrutmen di UNNES

Pusat Karir dan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali fasilitasi alumni untuk rekrutmen ke perusahaan. Perusahaan yang diundang kali ini adalah PT Cement Conch Indonesia yang berkantor di Kalimantan Selatan. Perekrutan ini diadakan pada Jumat (22/9) di Gedung Prof. Satmoko, Kampus UNNES Sekaran, Semarang. Seleksi ini turut dihadiri oleh Sun Cheng Fei, kepala cabang dari PT Cement Conch di Kalimantan Selatan.

Menurut Cheng, kedatangan PT Cement Conch ke UNNES untuk perekrutan kerja sekarang adalah kali yang kedua. Pada tahun sebelumnya, PT Cement Conch telah merekrut 7 pekerja alumni dari UNNES yang menurutnya memiliki kinerja yang memuaskan. Hal ini membuat pihaknya tertarik untuk kembali merekrut pekerja dari UNNES

Perlu diketahui, seleksi yang dilakukan oleh PT Cement Conch ini dilakukan dalam one-day service. Para alumni akan diperkenalkan terlebih dahulu dengan profil perusahaan. Kemudian, mereka akan masuk ke tahap tes dan interview setelahnya.

(Cesar Abdul, Student Staf)


Penulis: Sihono Dibaca : 243 kali

Rektor UNNES Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H

Kamis, 21 September 2017 | 19:14 WIB


Rektor UNNES Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum siden menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah kepada seluruh warga UNNES.

Rektor sekaligus mengajak seluruh warga UNNES  untuk menggunakan momentum tahun baru Islam 1439 Hijriah untuk mengintrospeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dan berkarakter.

“Selamat Tahun Baru Islam 1439 Hijriah. Kesempatan yang baik bagi kita untuk introspeksi dan mawas diri”, ajak Rektor, Kamis (21/9).

Rektor ingin semua warga Unnes bersama-sama mengembangkan UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul melalui pelayanan prima tri dharma perguruan tinggi.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 177 kali

Mahasiswa dan Taruna Ikuti Pelatihan Bela Negara di Akmil

Rabu, 20 September 2017 | 18:38 WIB


Mahasiswa dan Taruna Ikuti Pelatihan Bela Negara di Akmil

Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Akademi Militer (Akmil) kembali mengadakan seminar nasional  Implementasi Managemen Sumber Daya Manusia sebagai Aset dalam Mendukung Pertahanan Negara “Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Pembentukan Karakter Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Ketahanan Nasional”, Rabu (20/9), di lAkmil Magelang.

Saat membuka acara Gubernur Akmil, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Arip Rahman menjelaskan, Mahasiswa dan Taruna dari Akademi Militer Darat, Laut, Udara dan Kepolisian merupakan agen perubahan dalam mewujudkan gerakan bela negara.

Ia berharap, Bela Negara penting karena salah satu kunci untuk melawan derasnya tantangan era globalisasi yang telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan dengan segala dampak positif maupun negatif yang dibawanya.

Tampil sebagai pembicara kunci Prof Dr Ir Purnomo Yugiantoro MSc MA PhD, Co-Founder Universitas Pertahanan dan Guru Besar di Institute Teknologi Bandung menyampaikan, ancaman suatu negara di dunia menjadi sangat kompleks terutama ancaman non militer yang kedepan akan terus meningkat terutama di bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya. 

Melihat hal diatas, peran Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan tertinggi di negara ini mempunyai kedudukan yang strategis dan diharapkan berperan aktif membentuk insan bangsa yang terdidik dan terlatih.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang bertindak sebagai narasumber menekankan, pembangunan karakter merupakan elan vital bagi SDM Indonesia utk melakukan discruptin inovation pada era revolusi industri.

Menurutnya, dengan karakter yang kuat akan berpengaruh pada ketahanan nasional yg makin mantap pula. Adapun, strategi penguatan karakter di perguruan tinggi dilakukan dengan cara diantaranya menyiapkan SDM yang cerdas dan berkarakter, membentuk atmosfir akademik dalam pengembangan keilmuan, dan mewujudkan kampus yg kondusif dalam implementasi tridharma Perguruan Tinggi.

Selain Rektor UNNES tampil sebagai narasumber  Prof Dr Armaidy Armawi MSi dari UGM, Dr Connie  Rahakundini  Bakrie MSi pengamat Intelejen dan Militer.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 247 kali

Seminar Nasional Teknik Kimia UNNES Bekerjasama dengan Konsorsium Halal Jawa Tengah

Rabu, 20 September 2017 | 13:52 WIB


Seminar Nasional Teknik Kimia UNNES Bekerjasama dengan Konsorsium Halal Jawa Tengah

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Uniersitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Seminar Nasional Teknik Kimia UNNES dan Seminar Safety dan Halal 2017 dengan tema “Inovasi Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia menuju Efisiensi Energi Global dan Implementasi Makanan Halal”, Rabu (20/9) di Hotel Grasia Semarang.

Kegiatan ini menghadirkan tiga pembicara yang berkompeten pada bidangnya masing-masing yaitu Prof Ir Wahyudi Budi Setiawan yang merupakan Guru Besar departemen Teknik Kimia Universitas Gajah Mada (UGM), David Hari Tjahjono Vice President Head of Manufacturing Services PT Nestle Indonesia, dan Ir Edi Sartono yang merupakan Kepala Subdirektorat Penerapan Teknologi Konservasi Energi Direktorat Konservasi Energi.

Prof Wahyudi menyampaikan mengenai tahapan pengembangan pabrik kimia berbasis penelitian. Ia memaparkan bahwa seorang chemical engineer harus mampu merancang pabrik melalui teknik dan proses yang benar serta dipadukan dengan ilmu matematika dan ilmu alam yang diperoleh dari study pengalaman dan pelatihan.

Ir David Hari Tjahjono memaparkan mengenai inovasi untuk perkembangan dan keberlanjutan industri serta implementasi pada makanan halal.

Sedangkan pembicara ketiga, Ir Edi Sartono menyampaikan mengenai kebijakan efisiensi energi.

Ketua Panitia Dr Dewi Selvia Fardhyanti ST MT menyampaikan bahwa tema seminar selaras dengan misi UNNES yang berwawasan konservasi. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan adanya forum untuk dapat mewadahi diskusi mengenai ide dan konsep untuk menyelesaikan masalah yang ada di era globalisasi.

Pada saat membuka kegiatan ini, Dekan FT, Dr Nur Qudus berharap kegiatan ini dapat mendatangkan kemanfaatan dan keberkahan bagi semua peserta.

Turut hadir pada kegiatan ini Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr I Made Sudana MPd, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Dr Sucipto MT, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr Wirawan Sumbodo MT. (Pramesti Ariandani, Student Staff).


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 163 kali

Kembangkan Potensi dan Kompetensi Wisudawan di Dunia Kerja, Pusat Karir UNNES adakan Pelatihan Persiapan Karir

Rabu, 20 September 2017 | 11:48 WIB


Kembangkan Potensi dan Kompetensi Wisudawan di Dunia Kerja, Pusat Karir UNNES adakan Pelatihan Persiapan Karir

Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan para calon lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan dunia industri. Dengan persiapan tersebut, mahasiswa tidak akan canggung dalam mengembangkan karir mereka di lapangan nantinya.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi Pusat Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengadakan pelatihan persiapan karir pada Rabu (20/9) di Gedung Prof Satmoko, Kampus UNNES Sekaran, Gunungpati. Mengusung tema “Mengelola Potensi dan Investasi Menuju Sukses Karir”, acara ini diikuti oleh Wisudawan Periode III UNNES serta mahasiswa.

Dalam sambutannya, Dr H Eko Supraptono, selaku Kepala Pusat Karir UNNES menyatakan bahwa acara ini adalah bentuk pengelolaan potensi karir masa depan mahasiswa dan wisudawan. Adapun pengelolaan tersebut adalah bentuk investasi diri menuju jenjang baru mereka di dunia kerja.

Kegiatan pelatihan ini turut mengundang dua pembicara dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNNES, yakni Luthfi Fathan Dahriyanto, SPsi, MA, dan Binti Isrofin, SPd, MPd.

Masuk ke dalam materi, Luthfi memberikan ceramah mengenai mengasah kompetensi diri di era modern. Ia menghubungkan kompetensi diri dengan persiapan kemampuan yang dibutuhkan mahasiswa untuk menghadapi persaingan di dunia kerja di masa kini.

Kemudian, materi kedua dari Binti Isrofin berkaitan dengan perencanaan karir dalam lima tahapan. Kelima tahapan tersebut antara lain, evaluasi diri mahasiswa, eksplorasi bakat pada peluang kerja, kemampuan membuat keputusan, pemilihan tujuan hidup, dan implementasi dari cara untuk mencapai tujuan tersebut.

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 185 kali

FGD Klaster Inovasi Platform Mobil Pedesaan Jembatani Pemerintahan dan Industri

Selasa, 19 September 2017 | 22:04 WIB


FGD Klaster Inovasi Platform Mobil Pedesaan Jembatani Pemerintahan dan Industri

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan FGD Klaster Inovasi dengan tema “Inisiasi dan Pengembangan Klaster Inovasi Platform Mobil Pedesaan” Selasa (19/9) di Hotel Patra Semarang.

Hadir dalam acara ini, Pemerintah Jawa Tengah, dan dari Industri otomotif yang ada di Jawa Tengah.

Mobil Pedesaan merupakan produk inovasi unggul yang mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Hal tersebut disampaikan oleh  Wihatmoko Waskitoaji  dari Direktorat Sistem Inovasi Kemristekdikti saat menghadiri FGD ini.

Ia juga yakin, bahwa impian mobil pedesaan akan diproduksi masal akan segera terwujud. Karena mobil ini sudah teruji dan sudah menjadi produk Riset yang unggul di Kemristekdikti. Tinggal bagaimana melakukan pendekatan dengan industri terkait yang ada di Jawa Tengah.

Senada dengan Wihatmoko, Wakil Rektor Bidang IV UNNES, Prof Dr YL Sukestiarno menjelaskan , UNNES sebagai pengembang desain dan platform akan terus mengembangkan mobil pedesaan ini.

Selain pengembangan UNNES juga akan menjadi leader yang akan menjembatani antara UNNES sebagai pengembang desain dan platform, Pemerintah Provinsi, dan Industri terkait yang ada di Jawa Tengah, agar mobil pedesaan ini bisa diproduksi secara masal.

Widya Aryadi dosen Fakultas Tenik UNNES selaku pengembang mobil pedesaan ini menerangkan, mobil tersebut sangat cocok sekali digunakan di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya, mengingat masyarakat saat ini lebih membutuhkan mobil yang handal yang cocok disegala medan.

Widya menegaskan, Mobil ini cocok sekali untuk medan yang terjal sebagai mobil niaga yang multifungsi. Mobil ini dilengkapi dengan transmisi 4WD seperti mobil yang pergunakan untuk offroad. Bahkan uji coba Mobil Desa tersebut juga sudah dilakukan dengan melintasi jalan hingga 100 ribu kilometer di berbagai medan berat.

Adapun untuk harga Mobil Desa Semarang ini kemungkinan akan dijual ke pasar lokal dengan harga dibawah Rp. 100 juta.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 253 kali

Kompetisi Perkantoran Pendidikan Ekonomi UNNES diikuti Siswa SMK se-Jateng dan DIY

Selasa, 19 September 2017 | 11:22 WIB


Kompetisi Perkantoran Pendidikan Ekonomi UNNES diikuti Siswa SMK se-Jateng dan DIY

Kompetisi Perkantoran yang diadakan Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) diikuti oleh siswa SMK se-Jateng dan DIY. Siswa SMK ini berkompetisi secara berkelompok mewakili sekolahnya masing-masing merebutkan piala kejuaraan dan uang pembinaan.

Kompetisi yang mengangkat tema ‘Menyiapkan Tenaga Administrasi Perkantoran yang Terampil dan Unggul’ ini diselenggarakan Selasa (19/9) di Gedung FE UNNES. Kompetisi ini terdiri atas dua babak yaitu babak penyisihan dan babak grandfinal.

Dekan FE Dr Wahyono MM mengapresiasi kompetisi ini. Diharapkan dengan adanya kompetisi ini, dapat memberikan bekal untuk siswa SMK dalam bekerja secara kelompok/tim dengan baik.

“Kegiatan ini juga dapat  memberikan motivasi untuk meningkatkan ilmu pengetahuan sehingga siswa SMK siap bersaing ketika memasuki dunia kerja yang membutuhkan tenaga profesional”, tambah Wahyono ketika memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

Acara ini dibuka simbolis dengan pengalungan kartu peserta dan penyerahan lembar penilaian pada dewan juri.

Kepala Jurusan Pendidikan Ekonomi Dr Ade Rustiana MSi berharap agar Jurusan Pendidikan Ekonomi dapat berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan generasi muda khususnya di Jateng dan DIY sehingga kompetisi dapat dimiliki secara utuh.

Ketua panitia Agung Kuswantoro mengucapkan terimakasih atas partisipasi dari peserta SMK se-Jateng dan DIY dan selamat berjuang. Semoga tahun selanjutnya dapat terselenggara dengan lebih baik lagi.

(Nur Adha Choiriyah, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 328 kali

Tampilkan Ajang Unjuk Bakat 57 UKM dan Komunitas, UNNES Fair Kembali Digelar

Selasa, 19 September 2017 | 10:37 WIB


Tampilkan Ajang Unjuk Bakat 57 UKM dan Komunitas, UNNES Fair Kembali Digelar

Dalam rangka ajang unjuk bakat dan pengenalan komunitas mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada mahasiswa baru, UNNES Fair kembali digelar pada Selasa dan Rabu (19-20/9/2017) di pelataran Hutan Mini UNNES, Sekaran. Pada gelaran UNNES Fair kali ini, terdapat 57 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan komunitas yang mengikuti acara ini.

UKM dan komunitas tersebut antara lain UKM Resimen Mahasiswa, Woodball, Senam, Teater SS, REM FM, Riptek, EDS, Kesenian Jawa, Clic, UKKI, UKKK, Tim Pandawa, Reptil, dan lain sebagainya.

Acara yang diselenggarakan oleh Forum UKM UNNES ini mengusung tema “Gelora Edukatif Karya Nyata UNNES Reputasi”. Terdapat dua panggung terbuka yang disediakan oleh panitia untuk menampilkan kebolehan dari setiap UKM secara bergantian.

Selain diisi dengan stand UKM, acara UNNES Fair kali ini juga diisi dengan stand food court bagi mahasiswa yang ingin mencicipi sajian kuliner khas sekitar UNNES dan fashion store. Terdapat pula bintang tamu grup band lokal, Young Generation, yang akan memberikan hiburan di hari kedua acara ini. Yang berbeda dalam gelaran UNNES Fair kali ini adalah adanya band competition yang dapat diikuti oleh mahasiswa UNNES.

Disambut oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr Bambang Budi Raharjo, beliau mengapresiasi acara ini sebagai bentuk penyaluran bakat dari mahasiswa baru. Diharapkan para mahasiswa dapat mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa yang sesuai dengan bakat dan minatnya, sehingga dapat berprestasi untuk meningkatkan reputasi UNNES.

(Cesar Abdul, Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 298 kali

LP2M UNNES Gelar Gebyar Kecamatan Getasan 2017

Selasa, 19 September 2017 | 10:00 WIB


LP2M UNNES Gelar Gebyar Kecamatan Getasan 2017

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyararkat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Gebyar Kecamatan Getasan 2017 di halaman kecamatan Getasan, Minggu (17/9).

Kegiatan ini merupakan puncak acara kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa UNNES Tahap pertama. Kegiatan gebyar ini juga merupakan penutupan dari kegiatan KKN yang akan ditarik secara resmi tanggal 20 September. UNNES menempatkan 130 mahasiswa non pendidikan selama 45 hari untuk 13 desa di kecamatan Getasan. Berkolaborasi dengan Karang Taruna Abhinaya Karya Kecamatan Getasan, mengadakan ekspo umkm unggulan getasan dan lomba drumblek.

Camat Getasan mengucapkan terima kasih kepada UNNES atas pelaksanaan KKN UNNES yang baru pertama ini. Ia juga menyampaikan, kecamatan getasan siap menerima KKN UNNES di tahun mendatang.

Sementara itu, Ketua LP2M Prof Totok Sumaryanto menyatakan apresiasi nya terhadap kinerja mahasiswa kkn di lokasi, termasuk dalam menyelenggarakan lomba kesenian tradisional sungguh luar biasa mahasiswa KKN dalam mengimplementasikan wawasan konservasi.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 128 kali

BEM FT Adakan Aksi Galang Dana untuk Rohingya

Selasa, 19 September 2017 | 6:36 WIB


BEM FT Adakan Aksi Galang Dana untuk Rohingya

Aksi solidaritas untuk korban kekerasan yang menimpa Etnis Rohingya di Myanmar terus mendapatkan perhatian dari semua pihak. Salah satunya BEM Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES), dengan melakukan aksi galang dana yang juga bekerjasama dengan mahasiswa baru Fakultas Teknik, Minggu (18/9) di Dekanat FT.

Dari hasil galang dana yang dilakukan mencapai Rp. 3.157.700,00. Hasil galang dana yang diperoleh diserahkan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FT, Dr Wirawan Sambodo kepada perwakilan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Semarang untuk disalurkan kepada korban muslim Rohingya.

Dekan FT UNNES Dr Nur Qudus MT menyampaikan, mudah-mudahan sumbangan ini dapat membantu Etnis Rohingya di Myanmar yang mengalami krisis kemanusiaan. Kita juga mendoakan masalah di Rohingya cepat selesai dan mereka yang menjadi korban diberikan keteguhan, kekuatan, ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 184 kali

ICMSE Ke-4 Kembali Digelar FMIPA UNNES

Senin, 18 September 2017 | 14:33 WIB


ICMSE Ke-4 Kembali Digelar FMIPA UNNES

4th International Conference of Mathematics, Science and Education 4th International Conference of Mathematics, Science and Education (ICMSE) kembali diadakan dengan tema “Peran Penelitian Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam Pertumbuhan Industri Berbasis Sumber Daya Alam yang Berkesinambungan”, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mengadakan, Senin (18/9) di Aston Hotel.

Seminar ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Saat membuka acara ini Rektor menyampaikan, untuk mendukung usaha konservasi, kami memerlukan reputasi internasional.

Rektor juga menjelaskan, salah satunya adalah melakukan beberapa usaha dalam mendapatkan pengakuan Internasional. Tahun ini UNNES membuka 10 program internasional dan juga mengikuti banyak program pertukaran pelajar dan meningkatkan publikasi dan penelitian Internasional termasuk dukungan dana.

Selain itu juga disampaikan, UNNES selalu melakukan kolaborasi dengan partner diantaranya, Auckland, Vietnam National University of Ho Chi Minh City, Kanazawa University, Hiroshima Univerity, Chulalongkorn University. SEIFU Institute of Information Technology, Sultan Sharif Ali Islamic University, Universiti Teknologi Mara, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Srinakharinwirot University, Mahasarakham University, University Teknologi Malaysia, Kasetsart University, Ohio State University, Mindanao State University, and University Malaysia Pahang.

Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Zaenuri menambahkan, kerjasama akademik dilakukan untuk fakultas dan juga demi kemajuan mahasiswa, menambah wawasan mahasiswa dalam menghadapi berbagai masalah menggunakan berbagai pendekatan.

Sementara penelitian diharapkan, dapat mendukung pertumbuhan sumber daya alam yang berkesinambungan. Dalam Konferensi yang diselenggarakan oleh FMIPA ini fokus membahas Peran Penelitian Matematika dan IPA dalam pertumbuhan Industri yang berbasis Sumberdaya Alam. Manfaat dari peningkatan penelitian di FMIPA dipaparkan dalam ICMSE ke 4 yang merupakan agenda tahunan.

Seminar ini menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri diantaranya Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. Direktur pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Reset,Teknologi dan Perguruan Tinggi, Prof. Dr. Young Jun Chang Universitas Seoul, Korea Selatan, Prof. Dr. Francis Q. Brearley, Manchester Metropolitan University, United Kingdom, Prof. Dr. Uda Hashim, Universiti Malaysia Perlis, Malaysia (Univ.Perlis Malaysia), Prof. Dr. Ngurah Dewa Suprapta, Faculty of Agriculture, Udayana University, Indonesia (Fakultas Pertanian Univ.Udayana Bali), Prof. Dr. Duraisamy Sambasivam Sankar, Universiti Teknologi Brunei, Brunei Darussalam.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 255 kali

Bahas Literasi, UNNES Datangkan Pakar dari Tiga Negara

Senin, 18 September 2017 | 10:55 WIB


Bahas Literasi, UNNES Datangkan Pakar dari Tiga Negara

Literasi menjadi persoalan yang sangat penting bagi masyarakat informasi saat ini. Persoalan literasi tidak terbatas lagi pada kemelekaksaraan, tetapi juga kemelekan terhadap informasi. Lebih luas lagi, literasi juga berkaitan dengan bahasa, media, bahkan media sosial, termasuk hoaks.

Untuk mengulas pengembangan program literasi di berbagai bidang itu, Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan Konferensi Bahasa dan Sastra dengan pakar dari tiga negara, yaitu Indonesia, India, dan Vietnam.

Para pakar dari Indonesia antara lain, Prof Dr Fathur Rokhman (pakar sosiolinguistik), Prof Dr Subyantoro (pakar psikolinguistik), Prof Dr Rustono (pakar pragmatik), dan Prof Dr Agus Nuryatin (pakar sastra).

Selain itu, akan hadir  pula Satgas Gerakan Literasi Sekolah Kemdikbud RI Dr. Dewi Utama Fauziah, M.Pd dan Prof Dr Endry Bouriswati MPd, guru besar Pendidikan Bahasa di Universitas Negeri Jakarta.

Pakar dari India adalah Gautam Kumar Jha, asisten profesor pada Jawaharlal Nehru University, India. Sejak lama ia menekuni kajian tentang China dan Asia Tenggara pada School of Language Literature and Culture Studies.

Adapun pakar dari Vietnam adalah Ketua Jurusan Bahasa Indonesia di Vietnam National University Dr. Nguyen Thanh Tuan.

Seminar literasi direncanakan akan digelar pada Selasa, 10 Oktober 2017 di Hotel MG Suites, Jalan Gajah Mada, Semarang.

Informasi lebih lengkap mengenai seminar ini dapat diperoleh melalui 0857 2621 9145 (Meina) dan 0856 2888 262 (Diyamon Prasandha).


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 401 kali

Rektor UNNES Ingatkan Akademisi Tidak Gampang Terprovokasi

Minggu, 17 September 2017 | 19:27 WIB


Rektor UNNES Ingatkan Akademisi Tidak Gampang Terprovokasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Fathur Rokhman MHum mengingatkan agar akademisi tidak mudah terprovokasi berita di sosial media (sosmed) yang tidak jelas kebenaran dan sumbernya. Hal ini ia sampaikan karena berita dan informasi dari sosmed yang tidak jelas kebenarannya dapat memicu kebohongan, kebencian, dan fitnah.

Oleh karena itu, akademisi harus bijak menggunakan sosmed. Ajakan itu disampaikan Prof Fathur saat membuka International Conference on Art and Culture (ICONARC) di Hotel Grasia Semarang berapa waktu lalu.

Kepada akademisi, Prof Fathur juga mengajak agar sosmed dipergunakan untuk hal-hal positif, yaitu untuk kebaikan dan kemuliaan, salah satu di antaranya adalah sebagai moral guide, bagaimana kita menempatkan media sosial itu dalam kerangka moral.

Pada kegiatan yang menghadirkan pembicara asing yaitu Prof Dr Cua Soo pong dari China, Prof Halim dan Prof Ahamad (Malaysia), Prof Mouro Gaia (Italia), dan Prof Tjetjep Rohendi Rohidi (Indonesia) itu, Ketua Panitia seminar ICONARC Dr Syakir MSn berharap, isu-isu kekinian yang bersumber dari medsos dapat direspon melalui bidang seni dan budaya.


Penulis: Dwi Sulistiawan Dibaca : 227 kali

Produk Inovasi UNNES Tampil Di PPI Jawa Tengah

Sabtu, 16 September 2017 | 9:32 WIB


Produk Inovasi UNNES Tampil Di PPI Jawa Tengah

Pameran Produk Inovasi (PPI) merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh Provinsi Jawa Tengah. Tahun ini PPI diselenggarakan di GOR Jetayu Kota Pekalongan berlangsung 15-17 Sepetember 2017.

Kegiatan ini sekaligus untuk memeriahkan hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-22. Tema PPI tahun 2017 ” Inovasi IPTEK untuk daya saing bangsa, Ayo Inovasi, Kita Kreatif, Kita Mandiri”. Peserta kegiatan PPI adalah Kementerisn/Badan, OPD Provinsi Jawa Tengah, 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, BUMN, BUMD, Perguruan Tinggi, SMK, SMA, Swasta Nasional dan UKM Mandiri.

Berbagai produk teknologi inovasi karya dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) ikut tampil dalam PPI. Produk tersebut adalah hasil berbagai program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang didanai Kemenristekdikti, yaitu Program Klaster Inovasi Teknologi, CPPBT (Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi), dan PPBT-PT (Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi-Perguruan Tinggi).

Stand LP2M UNNES banyak menarik minat para pengunjung PPI karena menampilkan berbagai produk inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Produk tersebut antara lain Mobil Desa, teknologi vacuum frying, mesin kristalisasi serbuk instan, low temperature high pressure cooker, perangkat lunak Gravsys, nano ekstract kopi hijau (Green Coffee), Hydroseeding dan taman pracetak hijau, bumbu racik herbal, degrasept pengurai limbah, dan berbagai software aplikasi untuk perusahaan (E-Company, sim-accounting, sim-kasir, E-file).

Bagi UNNES, tujuan mengikuti pameran ini antara lain: mengenalkan inovasi teknologi yang dilakukan perguruan tinggi kepada pengguna atau masyarakat masyarakat luas, menciptakan peluang usaha atau peluang kerja dengan memanfaatkan karya atau inovasi teknologi, dan memberikan informasi dan motivasi kepada generasi muda dan masyarakat untuk senantiasa berkarya demi kemajuan bangsa.

Partisipasi dalam kegiatan ini secara langsung atau tidak langsung juga merupakan sarana promosi yang efektif bagi UNNES. Melalui berbagai produk inovasi teknologi yang dipamerkan, diharapkan dapat meingkatkan reputasi UNNES karena mampu menciptakan berbagai produk riset yang bermanfaat nyata bagi masyarakat dan sejalan dengan program hiliriasi dan komersialisasi teknologi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 258 kali

Dua Dosen UNNES Presentasi di Kokushikan University Jepang

Jumat, 15 September 2017 | 23:52 WIB


Dua Dosen UNNES Presentasi di Kokushikan University Jepang

Dua Dosen Jurusan Kimia FMIPA UNNES, Dr Jumaeri MSi dan Dr F Widhi Mahatmanti MSi menjadi pemakalah oral dalam “6th International on Engineering and Innovative Materials” (ICEIM 2017) di Setagaya Campus, Kokushikan University, Tokyo, Jepang.

Dengan mengangkat tema Materials Science and Engineering, Materials properties, Measuring Methods and Applications, methodology of Research and Analysis and Modeling serta Materials Manufacturing and Processing” kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari, (3-5 September 2017).

Diikuti 20 negara seperti Jepang, Cina, Rusia, Amerika, Australia, Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Arab Saudi, dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang. Sebanyak 79 paper dipresentasikan secara oral dan 7 paper poster. Konferensi dimulai dengan pembukaan, presentasi dari speaker 1 sampai 10, dilanjutkan presentasi session parallel dari session 1 sampai 10.

Selain presentasi makalah, dua dosen UNNES juga melakukan pembicaraan awal tentang kemungkinan peluang kerjasama penelitian smart material “Carbon Nanotube” yang dikembangkan di Center of Nanotecnology King Abdulaziz University. Beberapa kegiatan lainnya meliputi kunjungan ke tempat-tempat wisata dan museum sain yang ada di Tokyo.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 376 kali

Tim Inkubator LP2M UNNES Latih 30 Tendik Calon Purna Tugas

Jumat, 15 September 2017 | 12:57 WIB


Tim Inkubator LP2M UNNES Latih 30 Tendik Calon Purna Tugas

Sebanyak 30 orang Tenaga Kependidikan (Tendik) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang akan purna tugas diberi pelatihan tentang keterampilan kewirausahaan.

Ketua tim Inkubator Unit Bisnis Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNNES Dra Margunani MP dan Dra Rosida MSi (Tim Ahli) menyampaikan, pelatihan ini untuk membekali keterampilan calon tendik yang akan memasuki purna tugas sehingga saat purna tugas nanti sudah mempunyai keterampilan kewirausahaan, Jumat(15/9/2017) di LP2M UNNES.

Pelatihan ini meliputi teori dan praktik, diantaranya membuat Widaran Keju, Onde-Onde Ketawa, Cheese Stik, Kue Untir-Untir, Bolu Lapis Pelangi, dan Onde-Onde Isi Kumbu Kacang Hijau.

Tim Inkubator ini sebagai pelatih pendampingan dan mentor. Adapun output dari kegiatan pelatihan ini diharapkan peserta memiliki keteramplilan kewirausahaan dengan memanfaatkan peralatan yang sudah ada di dapur masing-masing.

Selain itu, juga peserta memiliki pemahaman dan keterampilan memproduksi 6 jenis snack sehat yang dipraktikkan tanpa menggunakan bahan pengawet, perasa, dan pewarna (3P).

Peserta juga diharapkan memiliki keterampilan menentukan siapa konsumennya, menetapkan harga jual, dan merencanakan omset penjualan.
Kemudian, peserta dapat memulai usahanya dengan menitipkan hasil produksinya di Kedai Konservasi LP2M UNNES.

Peserta dapat memulai sebagai start-up untuk berlatih bisnis sembari mendapatkan mentoring dan pendampingan (produksi, branding, legalitas, dan pemasaran) dari tim Inkubator. Kelak setelah purna tugas jika rintisan usaha sudah berjalan, selain memiliki kesibukan yang membahagiakan dan menghasilkan pendapatan.

(Widya Amalia – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 309 kali

Di Acara Hitam Putih, Ulfa Tampil Menawan dan Ispiratif

Jumat, 15 September 2017 | 4:04 WIB


Di Acara Hitam Putih, Ulfa Tampil Menawan dan Ispiratif

Kuliah sambil bekerja bukan hal mudah, namun bila dikerjakan dengan tekun semua usaha tidak akan sia-sia dan akan berbuah manis.

Hal itu yang dialami oleh Ulfa Nurjanah, lulusan terbaik Jurusan Managemen Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini. Di UNNES Ulfa tercatat salah satu dari 7.500 mahasiswa penerima dana bantuan Bidikmisi.

Dia sekarang sibuk dengan usahanya Cumi Krispi (Mr Cuki) yang mempunyai omset 90 juta perbulan.

Kisah ispiratif tersebut yang membuat tim Hitam Putih, Trans 7 memanggil Ulfa sebagai bintang tamu diprogram yang dipandu Deddy Combuzier ini.

Ulfa tampil menarik menceritakan kisah saat kuliah di UNNES dan menjalankan usaha hingga sukses seperti saat ini. Dari acara Hitam Putih Tans 7 ini, kisah Ulfa diharapkan bisa menjadi ispirasi mahasiswa dipelosok negeri.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 916 kali
X