56 UNNES Gemilang Untuk Indonesia Maju

Senin, 8 Maret 2021 | 5:59 WIB


56 UNNES Gemilang Untuk Indonesia Maju

Memasuki usia ke-56 , Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan perayaan Dies Natalis ke-56 secara Daring dan Luring Terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Perayaan Dies Natalis tersebut akan diisi dengan serangkaian kegiatan yang telah dimulai pada tanggal 1 Januari 2021 lalu dengan kegiatan lomba logo Dies Natalis UNNES ke-56. Peringatan Dies Natalis UNNES akan diakhiri dengan upacara puncak pada 30 Maret mendatang.

Ketua panitia Dr Sri Rejeki Urip MHum dalam laporannya menyampaikan Dies Natalis UNNES ke-56 mengusung tema “UNNES Gemilang untuk Indonesia Maju”. Selain itu, Dekan FBS UNNES tersebut juga menyampaikan serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memeriahkan Dies Natalis UNNES ke-56.

Berikut jadwal kegiatan Dies Natalis UNNES ke-56: (1) Lomba Logo Dies Natalis (1-17 Januari 2021); Lomba Film Pendek Reputasi UNNES (2 Februari sd 28 Maret 2021); (3) Khataman Al Quran (5 sd 26 Maret 2021); (4) Semarang International Doodle Festival (7 sd 30 Maret 2021); (5) Pembukaan Dies Natalis (8 Maret 2021); (6) UNNES Bersholawat (11 Maret 2021); (7) International Conference bersama Kedubes Maroco (17 Maret 2021); (8) Pekan Sertifikasi (18 sd 30 Maret 2021); (9) Webinar Nasional Pemberdayaan Perempuan (18 Maret 2021); (10) Pergelaran Wayang Kulit Virtual (27 Maret 2021); (11) University President Forum (29 Maret 2021); (12) Peluncuran Buku 100 Alumni dan Buku Inspirasi Alumni (30 Maret 2021); (13) Agenda Kegiatan Unit (Fakultas, Pascasarjana, Lembaga, 16 Maret sd 26 Juli 2021); serta (14) Upacara Puncak Dies Natalis ke-56 (30 Maret 2021), dengan Pembicara Kunci Presiden RI, Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Orasi Ilmiah  Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, sekaligus akan menerima Anugerah Konservasi.

Untuk rangkaian acara pembukaan Dies Natalis pada hari ini Senin, 8 Maret 2021, yaitu: (1) Pembacaan Ayat Suci Al Quran serentak lebih kurang 5120 mahasiswa sebagai penanda diawalinya pembukaan; (2) Penghargaan Leprid; (3) Pameran virtual seni nasional; (4) Konser virtual seni budaya; serta (5) Doa pembukaan Dies Natalis dan Doa Awal Perkuliahan Semester Genap 2020/2021 (8 Maret 2021) oleh Habib Nauval bin Idrus Al-Muthohar.


Penulis: Fauzan

Anwarullah Qomarudin dan Silvia Yolanda Kristi Terpilih Jadi Duta UNNES Tahun 2020-2022

Sabtu, 6 Maret 2021 | 18:58 WIB


Anwarullah Qomarudin dan Silvia Yolanda Kristi Terpilih Jadi Duta UNNES Tahun 2020-2022

Anwarullah Qomarudin mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) dan Silvia Yolanda Kristi  mahasiswa Fakultas Teknik (FT) terpilih menjadi Duta Universitas Negeri Semarang tahun 2020-2022. Pemilihan Duta UNNES di selenggarakan secara terbatas  di balerom hotel @home dengan protkolol kesehatan yang ketat, Sabtu (6/3).

Anwarullah Qomarudin dan Silvia Yolanda Kristi bersaing dari 32 finalis yang berasal  dari 8 fakultas untuk merebut juara 1 sebagai Duta UNNES dengan beberapa penilaian dari dewan juri.

Dewan juri pada pemilihan Duta kali ini yakni Eko Setyono Sub Koordinator Tata Usaha Humas UNNES, Lailaa listiana Ulya SPsi MPsi, dan Mbak Duta Wisata 2019 Jateng  Sri reseki SKpm.

Ketua panitia Muhammad Nu’man Al Hakim melaporkan pemilihan ini sudah melalui beberapa pembekalan yang dilaksanakan selama beberapa bulan terakhir secara daring.

Ia menambahkan para finalis juga melawati beberapa tes diataranya tes wawancara bahasa inggris, kepribadian, kedutaan, keunnesan hingga pengetahuan umum. Peserta juga akan diseleksi dari total 32 peserta menjadi 16 peserta hingga 6 peserta dan dipilih juara 1.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam kesempatan ini membuka acara pemilihan  grand final Duta UNNES secara Daring.

Selain itu, Prof Fathur menyampaikan,  untuk finalis yang nantinya akan terpilih semoga bisa mengemban amanah hingga menjalankan tugasnya dengan baik dan mengahrumkan nama UNNES kedepannya.

Berikut juara Duta UNNES tahun 2020-2022:

Juara 1 Putra : Anwarullah Qomarrudin (FIK)
Juara 1 Putri : Silvia Yolanda Kristi (FT)
Juara 2 Putra : Nova Erlangga (FH)
Juara 2 Putri : Nafia Insyirah (FIP)
Juara 3 Putra : Nurjaya (FT)
Juara 3 Putri : Noviasari (FIK)

Juara Favorite : Lakshita Akira Zora (FBS)
Juara Kepribadian : Rony Fachrudin (FIP)
Juara Intelegensia : Muhammad Yogi Alfito Valentino (FIS)
Juara Persahabatan : Fakhri Fauzi Suwandi (FT)


Penulis: Fauzan

Indah Anisykurlillah Terpilih Menjadi Sekertaris BPB UNNES

Jumat, 5 Maret 2021 | 10:17 WIB


Indah Anisykurlillah Terpilih Menjadi Sekertaris BPB UNNES

Indah Anisykurlillah SE MSi Akt Dosen Fakultas Ekonomi terpilih menjadi sekretaris Badan Pengembang Bisnis (BPB) Universitas Negeri Semarang melalui Surat Keputusan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Jumat (5/3).

Indah Anisykurlillah SE MSi Akt menggantikan Dr Yusro Edy Nugroho SS MHum dilantik sebagai Kepala Unit Teknis (UPT) Perpustakaan yang baru.

 


Penulis: Fauzan

UNNES Tandatangani MoU dengan KBRI Nairobi

Kamis, 4 Maret 2021 | 16:40 WIB


UNNES Tandatangani MoU dengan KBRI Nairobi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menjalin kerjasama dengan KBRI Nairobi di bidang penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama antara UNNES dan KBRI Nairobi ini tertuang dalam penandatangan Memorandun of Understanding (MoU) dalam pertemuan virtual yang ditandangani langsung oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Duta Besar Republik Indonesia di Nairobi Dr Mohamad Hery Saripudin yang merangkap sebagai Wakil tetap Republik Indonesia untuk UNEP dan UN-Habitat, Kamis (4/3).

Penandatangan MoU ini bertujuan untuk melaksanakan kerja sama pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan Sumber Daya manusia (SDM).

Selain itu, ruang lingkup MoU ini meliputi pendidkan, penyelenggaraan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, penelitian dan publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualitas SDM, penyediaan tenaga ahli, seminar, lokakarya, diskusi dan kelompok terarah, pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi daei wilayah akreditasi KBRI Nairobi , dan penyelenggaraan promosi pendidikan tinggi Indonesia di luar negeri.

Dalam sambutannya Prof Fathur menyampaikan dalam mencapai visi misi UNNES Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional tentu kerja sama harus dilakukan, karena dengan kerja sama berbagai akselerasi akan diperoleh.

“Kami menyambut baik kerja sama antara UNNES dengan KBRI Nairobi. Sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional tentu kerja sama harus dilakukan.Tujuannya agar menciptakan lompatan dan inovasi pendidikan serta mewujudkan UNNES milstone UNNES 2020-2024 mencapai pengembangan riset, Invensi Riset, Alih Teknologi LPTK yang menjadikan Pusat Universitas Unggulan, Hilirisasi & Bisnis Riset menjadi LPTK Pusat Rujukan dan Science Techno Park (STP),” ucap Rektor UNNES.

Sementara itu, Dr Mohamad Hery Saripudin menyatakan kesiapan KBRI Nairobi untuk memfasilitasi kerja sama untuk menguatkan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Acara dilanjutkan dengan diskusi terarah yang dimoderatori Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr Hendi Pratama MA.


Penulis: Fauzan

DWP UNNES Selenggarakan FGD Pemberdayaan Perempuan Dalam Mendukung Tugas Suami

Kamis, 4 Maret 2021 | 15:38 WIB


DWP UNNES Selenggarakan FGD Pemberdayaan Perempuan Dalam Mendukung Tugas Suami

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Focus Group Discussions (FGD) dengan tema “Pemberdayaan Perempuan Dalam Mendukung Tugas Suami Untuk Indonesia Maju”. Kegiatan ini dilaksanakan secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 yang ketat, Kamis (4/3).

Tujuan diselenggarakan acara ini untuk memberi tambahan wawasan terkait dengan peran Perempuan Dalam Mendukung Tugas Suami Untuk Indonesia Maju. Kegiatan FGD ini diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan Badan, Dinas, maupun Instansi di Indonesia.

Sebagai narasumber FGD kali ini yakni Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPD dan Dra Ardina Safitri Firli Bahuri Ketua Ikatan Alumni Bimbingan Konseling UNNES sekaligus Istri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri yang dimoderatori oleh Indira Gustiar Hendi Pratama SS SH MKn Dp.

Dalam kesempatan ini Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanti menyampaikan DWP UNNES sebagai organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan para isti pegawai negeri sipil dilingkungan UNNES harus memegang teguh visi DWP UNNES menjadi organisasi istri Pegawai Negeri Sipil yang kukuh bersatu dan mandiri.

Sementara itu, Dra Ardina Safitri memberikan tips dalam Pemberdayaan Perempuan Dalam Mendukung Tugas Suami dengan menanamkan 9 nilai Integritas dalam keluarga yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

Selain itu, Ketua Ikatan Alumni BK UNNES tersebut juga menyampaikan agar menjadi perempuan yang bahagia, dan penuh cinta, pungkasnya.

 


Penulis: Fauzan

UNNES dan KPK Bersinergi, Adakan Kuliah Umum Pendidikan Antikorupsi

Kamis, 4 Maret 2021 | 14:12 WIB


UNNES dan KPK Bersinergi, Adakan Kuliah Umum Pendidikan Antikorupsi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersinergi menyelenggarakan kuliah umum pendidikan antikorupsi secara Daring, Kamis (4/3).

Narasumber dalam kuliah umum ini yakni Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi RI Dr Wawan Wardiana MT yang dimoderatori Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama MA.

Dalam kesempatan ini, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan UNNES turut memberikan pembinaan nilai karakter pendidikan anti korupsi yang terintegrasi dalam pembelajaran melalui pembinaan mahasiswa secara terpadu.

“Hari ini kita kedatangan pembicara yang luar biasa yaitu Bapak Wawan Wardiana yang akan memberikan pencerahan kepada mahasiswa UNNES mengenai pentingnya pendidikan antikorupsi. Mahasiswa UNNES terus kami bina Pak, secara terpadu yang terintegritas dalam pembelajaran untuk menguatkan karakter antikorupsi,” jelas Prof Fathur.

Prof Fathur menambahkan, UNNES juga memberikan peran strategis dalam Penguatan Pendidikan Antikorupsi yang menjadikan UNNES sebagai Center of Anticorruption Movement & Inovation, dan Implementasi Pendidikan Antikorupsi dalam Mata Kuliah.

“Perkuliahan Pendidikan Antikorupsi sebagai mata kuliah mandiri di UNNES sudah sejak 2010 pada prodi PPKN, dan kami lebarkan untuk semua mahasiswa Pendidikan Anti Korupsi sebagai mata kuliah insersi dalam mata kuliah Pendidikan Konservasi di semua fakultas sejak 2019,” jelas Profesor dalam Bidang linguistik tersebut.

Selain itu, UNNES juga membentukan Pool of Expert / Expert on Call dengan melibatkan beberapa ahli, dan UNNES menerapkan prinsip-prinsip good and clean governance WBK-WBBM, Zona Integritas.

“Alhamdulilah dalam tata kelola keuangan UNNES sudah 10 tahun berturut-turut meraih WTP, UNNES juga meraih terbaik pertama dalam Nilai Kerja Anggaran Tahun 2020 oleh Kemendikbud,” pungkasnya.

Sementara itu, Dr Wawan Wardiana MT menyampaikan perguruan tinggi harus menjadi pusat gerakan akademis pemberantasan korupsi dan mendorong gerakan pemberantasan korupsi baik secara lokal maupun nasional.

“Melalui pendekatan Tri Dharma Perguruan Tinggi kita bersama-sama ciptakan pendidikan antikorupsi, penelitian antikorupsi, dan pengabdian antikorupsi,” ucapnya.

Selain itu,  KPK mendorong Perguruan Tinggi dan Mahasiswa untuk turut memonitoring penyelenggaraan negara dan mengaplikasikan pengetahuan multidisiplin ilmu demi memberantas korupsi dan menyejahterakan masyarakat.

 

 

 


Penulis: Fauzan

UNNES Silaturahmi dengan Plt Bupati Kudus : Pererat Kerja Sama dan Audiensi Kunjungan Kedutaan Besar Maroko ke Kudus

Rabu, 3 Maret 2021 | 19:31 WIB


UNNES Silaturahmi dengan Plt Bupati Kudus : Pererat Kerja Sama dan Audiensi Kunjungan Kedutaan Besar Maroko ke Kudus

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Negeri Semarang  Dr Hendi Pratama MA bersama Tim kerja sama melakukan silaturahmi dengan Plt Bupati Kudus HM Hartopo dalam rangka menguatkan jalinan kerja sama yang sudah pernah dilaksanakan. Tim Kerja Sama UNNES diterima di Pendopo Kabupaten Kudus pada Rabu (4/3).

Dr Hendi Pratama MA menyampaikan, kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk merekatkan kerja sama antara Kabupaten Kudus dengan UNNES. UNNES merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang Unggul (Akreditasi A) memiliki komitmen untuk terus mengembangkan mutu akademik, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

“Terimakasih kepada Bapak HM Hartopo yang telah berkenan menerima kunjungan kami. Kami juga mohon arahan untuk kelanjutan kerja sama yang dapat dikembangkan oleh kedua belah pihak. Potensi sumber daya yang dimiliki UNNES sangat memungkinkan untuk dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengembangan Kab Kudus,” tutur Dr Hendi.

Beliau juga menyampaikan rencana kegiatan Webinar yang melibatkan Kedutaan Besar Maroko untuk Indonesia yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 Maret 2021, kami berharap Bapak dapat berpartisipasi untuk menjadi presenter dengan mengangkat tema sejarah peradaban muslim di Kudus karena Duta Besar maroko cukup tertarik dengan sejarah Wali Sanga dalam penyebaran ajaran Islam di pulau Jawa.

“Duta Besar Maroko dalam kesempatan webinar tersebut juga akan mengunjungi makam Sunan Kudus dan Sunan Muria yang ada di Kudus, kami mohon Bapak berkenan menyambut baik kehadiran Beliau nanti” lanjut Dr Hendi.

Plt. Bupati Kabupaten Kudus, HM Hartopo menyambut baik rencana kelanjutan kerja sama Kab Kudus dengan UNNES karena Kab Kudus juga sangat memerlukan dampingan dari civitas akademisi untuk mengembangkan potensi daerah.

“Harapannya setelah pertemuan ini akan disepakati kerja sama apa saja yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi sumber daya UNNES dan kebutuhan dari pengembangan kabupaten kudus,” ucapnya.

HM Hartopo juga cukup antusias untuk menyambut kedatangan Duta Besar Maroko dalam kunjungannya ke makam para wali. Hal ini merupakan salah satu kebanggaan bagi warga Kudus untuk mengenalkan budaya dan potensi yang dimiliki.

Turut hadir Sudjatmiko selaku Kepala Bapeda Kab Kudus, S Trimo Kabid Pemerintahan serta Tim Kerja Sama UNNES, yaitu Dr Walid MSi (Staf Ahli Rektor Bidang Kerja Sama Dalam Negeri), Lulu Farida April MPd (Staf Ahli Rektor Bidang Kerja Sama Luar Negeri) yang dalam hal ini sebagai Ketua Webinar UNNES dengan kedutaan Maroko serta Ledi Diyanasari MKom (Subkoord Kerja Sama Luar Negeri).


Penulis: Fauzan

Unit Peradilan Semu FH UNNES Raih Juara 1 Pada National Moot Court Competition AML IV

Rabu, 3 Maret 2021 | 18:23 WIB


Unit Peradilan Semu FH UNNES Raih Juara 1 Pada National Moot Court Competition AML IV

Tim Delegasi Unit Peradilan Semu (UPS) Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali memperoleh prestasi Juara 1 dan Penghargaan peran Saksi Ahli terbaik , Penasehat Hukum terbaik, dan Hakim terbaik dalam National Moot Court Competition Anti Money Laundering (AML) VI yang digelar oleh Universitas Trisakti yang dilaksanakan pada tanggal 17-18 Februari 2021 di Pengadilan Militer II-10 Semarang.

National Moot Court Competition atau Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional merupakan kompetisi bergengsi mahasiswa fakultas hukum yang di ikuti oleh Seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia.

Tim Delegasi dari Unit Peradilan Semu FH UNNES berhasil menjuarai NMCC yang biasa mengalahkan tiga delegasi lain yang lolos ke babak final. Juara kedua sendiri diraih oleh Universitas Atmajaya dan Juara Ketiga diraih oleh Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

“Saya sangat bangga dengan mahasiswa FH UNNES yang masih sangat antusias untuk mengukir prestasi walaupun di masa pandemi seperti sekarang ini. Semoga hal ini menjadi pacuan untuk mahasiswa lainnya untuk selalu bersemangat mengukir prestasi” tutur Dekan FH Rodiyah SPd SH MSi.

Hal serupa juga di sampaikan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi prestasi yang diraih dilegasi tim delegasi dari Unit Peradilan Semu FH UNNES.

“Alhamdulillah selamat dan sukses, hebat semua mahasiswa tim delegasi UPS FH UNNES,” ucap Prof Fathur.

Sementara itu, Setyo Dwi Nugroho Ketua Delegasi Tim Unit Peradilan Semu FH UNNES menyampaikan Kompetisi peradilan semu tingkat nasional merupakan kompetisi yang sangat seru dan menantang.

“Kita ditantang untuk bersimulasi sidang layaknya praktisi di persidangan. Dalam kompetisi ini tidak hanya pegalaman yang bisa kami dapatkan namun banyak edukaai yang kami pelajari. Saya sangat bersyukur karena bisa meraih juara ini, awalnya saya tidak menyangka kami bisa mendapatkan penghargaan ini karena bersaing dengan delegasi dari universitas ternama,” ucapnya.

Selain itu, dosen pembina UPS FH UNNES Muhammad Azil Maskur SH MH memberikan apresiasi dan selamat untuk delegasi UPS FH UNNES.

“Selamat dan sukses, semoga UPS FH Unnes semakin jaya,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

UNNES Peringkat PTN Terfavorit ke-4 SNMPTN 2021

Rabu, 3 Maret 2021 | 10:14 WIB


UNNES Peringkat PTN Terfavorit ke-4 SNMPTN 2021

Jumlah pendaftar masuk ke Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui jalur SNMPTN mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2021. Tercatat, sebanyak 40.778 calon mahasiswa mendaftar di Universitas Berwawasan Konservasi ini. Hal tersebut diumumkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) secara Daring, Selasa (2/3).

Dibandingkan dengan tahun 2020 lalu yang berjumlah 24 ribu, jumlah pendaftar naik lebih dari 20 ribu orang.

Secara nasional UNNES berada pada posisi ke-4 sebagai PTN terfavorit nasional. Pada tahun 2020 lalu UNNES berada pada peirngkat ke-5 sebagai PTN terfavorit se-Indonesia.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum merespons kenaikan pendaftar tersebut sebagai bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UNNES.

“Alhamdulillah kepercayaan masyarakat terus meningkat. Insya Allah kepercayaan tersebut akan kami terima sebagai amanah dengan memberikan pelayanan akademik yang prima kepada mahasiswa,” kata Rektor UNNES.

Menurutnya, baik secara kelembagaan maupun pelayanan UNNES terus mengalami peningkatan performa. Dari segi kelembagaan, misalnya, UNNES telah meraik akreditasi institusi unggul (akreditasi A). Adapun jumlah program studi yang terakreditasi A juga terus bertambah. Sejumlah program studi juga telah diakreditasi secara internasional.

Di sisi lain kualitas layanan akademik UNNES juga terus mengalami peningkatan. Dari sisi ketenagaan misalnya, proporsi jumlah profesor dan doktor terus bertambah.

Pelayanan akademik UNNES juga mengalami peningkatan, salah satunya adalah pengembangan sistem informasi akademik.

Ia berharap UNNES dapat menjadi rumah ilmu bagi civitas academica-nya. Sebagai rumah ilmu, UNNES menjadi tempat lahirnya generasi muda berkarakter unggul dan berprestasi cemerlang.

Data LTMPT menyebutkan bahwa secara nasional jumlah siswa yang mendaftar SNMPT sebanyak 595.093.

Secara berturut-turut 10 besar universitas dengan jumlah pendaftar terbanyak adalah:
1. Universitas Padjajaran (Unpad)
2. Universitas Brawijaya (UB)
3. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
4. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
5. Universitas Sumatera Utara (USU)
6. Universitas Gadjah Mada (UGM)
7. Universitas Sebelas Maret (UNS)
8. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
9. Universitas Hasanudin (Unhas)
10. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)


Penulis: Fauzan

Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNNES Jalin Kerja Sama dengan UNRAM dan UNSIL

Selasa, 2 Maret 2021 | 12:35 WIB


Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNNES Jalin Kerja Sama dengan UNRAM dan UNSIL

Dalam mengakselerasi penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjalin kerja sama dengan Universitas Mataram (UNRAM) dan Universitas Siliwangi (UNSIL). Kerja sama antara perguruan tinggi ini tertuang dalam penandatangan Memorandun of Understanding (MoU) yang ditandangani langsung oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rektor UNRAM Prof Dr Lalu Husni SH MHum, dan Rektor UNSIL Rektor Dr H Rudi Priyadi IR MS secara virtual, Selasa (2/3).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut baik kerja sama antara UNNES, UNRAM, dan UNSIL yang meliputi pendidikan, penyelenggaraan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, pelatihan, magang, seminar/ konferensi dan lokarkya, serta penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum kerja sama antara UNNES, UNRAM, dan UNSIL merupakan langkah strategis yang dilakukan dalam memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi. Terlebih dalam melakukan berbagai lompatan akselerasi, UNNES membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Kita tahu bahwa tantangan perguruan tinggi semakin kompleks dengan adanya tantangan global, adanya pandemic, dan adanya indeks inovasi Indonesia yang rendah tentu membutuhkan kapasitas kerja sama yang intensif agar kita bersama-sama mengembangkan prestasi dan reputasi perguruan tinggi. Ini bagus sekali, tanpa kerja sama kita tidak mungkin prestasi meningkat. Apalagi UNNES sudah melakukan kerjasama dan ini kita teruskan,” jelas Prof Fathur.

Selain itu, Prof Fathur menyampaikan melalui kerja sama antara tiga universitas ini untuk menekankan untuk melakukan riset kolaboratif.

“Keyakinan UNNES dalam membangun kapasitas perguruan tinggi melalui dua aras yakni Research University dan Teaching University. Pada tahun 2021 UNNES sampai pada invensi riset. Untuk itu perlu adanya riset kolaboratif untuk mengembangkan kapasitas perguruan tinggi,” pungkas Profesor Bidang Lingusitik tersebut.

Rektor UNRAM Prof Dr Lalu Husni SH MHum dalam sambutannya berkomitmen bersama UNNES dan UNSIL untuk bekerjasama dalam penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya implementasi Merdeka Belakar Kampus Merdeka.

Selain itu, Prof Dr Lalu Husni menyampaikan kekagumannya prestasi yang diraih UNNES yang semakin meneguhkan menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi Internasional.

“UNNES ini luar biasa tiada hari tanpa prestasi. Berbeagai prestasi sudah diraih UNNES baik mahasiswa maupun institusinya. Maka dari itu UNRAM akan mengikuti jejak UNNES baik prestasi mahasiswa UNNES maupun institusinya yang terus mengukir prestasi,” kata Rektor UNRAM.

Sementara itu, Rektor UNSIL Rektor Dr H Rudi Priyadi IR MS kerjasama ini sebagai upaya peningkatan tri dharma perguruan tinggi. Harapanya kerja sama ini dapat mewujudkan pelaksaan kebijakan program Merdeka Belajar dan meningkatkan kompetensi menghadapi era transformasi digital.

“Mari bersama-sama untuk memajukan pendidikan dengan jalinan kerja sama terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” pungkasnya


Penulis: Fauzan

Tim Mahasiswa UNNES Rebut 3 Medali Ajang Internasional AISEEF 2021

Selasa, 2 Maret 2021 | 9:26 WIB


Tim Mahasiswa UNNES Rebut 3 Medali Ajang Internasional AISEEF 2021

Tiga Tim mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) merebut tiga medali di kejuaraan tingkat internasional dalam ajang Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2021 . Dalam perlombaan yang digelar secara virtual oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association) ini, tiga tim mahasiswa UNNES berkolaborasi dari berbagai fakultas dan mendapatkan dua Silver Medal, serta satu Bronze Medal.

Tim pertama terdiri atas Melissa Salma Darmawan, (Pendidikan IPA 2018), Rahma Annisa Izzania, (Pendidikan Kimia 2018), Achmad Rizal Firmansyah, (Teknik Mesin 2018), Naila Khoirina, (Teknik Kimia 2018), dan Futwi Larasati, (Pendidikan Bahasa Inggris 2018) memperoleh Silver Medal yang dibimbing oleh Prasetyo Listiaji SPd MSc dengan judul karya “E-WAK:Fish Drying System Using Solar Panels and Sensor Controller Based Internet of Things as Environmentally Friendly Technology”.

Tim kedua terdiri atas Desy Hikmatul Siami, (5213418004/Teknik Kimia 2018), Achmad Rizal Firmansyah (Teknik Mesin 2018), Misbahul Hadi (Teknik Kimia 2019), Mega Putri Haliza (Teknik Sipil 2019), dan Lenita Eka M (Pend tata kecantikan 2019) memperoleh Silver Medal dengan judul karya “GPM (Geopolymer Mortar) The Utilization of Incinerator Ash Medical Waste as Raw Material for Geopolymer Mortar in Order to Conserve in Indonesia”.

Selain itu, Tim ketiga yakni Muhammad Adnan Bayu Setiawan (Teknik Mesin 2018), Novita Eka Cahyaningrum (Teknik Kimia 2019), Abdul Rachman Al Qudus (Teknik Mesin 2019), Baharudin Priwintoko (Teknik Mesin 2018), Yulfa Arief Bahtiyar (Pend Teknik Mesin 2019) membawakan penelitian berjudul “Smart Eco Exhaust, Air and Sound Free Pollution Innovation with Cooler Safety Material Based on Silica Aerogel and Tamarind (Tamarindus Indica) Fruit Shell Carbon Active”.

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi capaian prestasi Tim mahasiswa UNNES.

“Kita patut berbangga pada mahasiswa yang terus mengukir prestasi. Terima kasih juga kepada para dosen yang selalu membimbing. UNNES akan terus mendorong Prestasi mahasiswa untuk bersanding dan bersaing dikancah nasional dan international,” jelas Rektor.

Capaian prestasi ini, tambah Rektor, semakin meneguhkan UNNES sebagai Perguruan Tinggi yang bereputasi internasional dan memiliki mahasiswa yang berkualitas unggul yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya.

“Tradisi semacam ini harus terus dikembangkan, kita harus selalu siap untuk berkompetisi. Hanya mereka yang memiliki mental yang kuat yang dapat menjadi juara” pungkas Profesor dalam bidang Lingusitik tersebut.


Penulis: Fauzan

Gema Aditya Mahendra Mahasiswa Berprestasi Tahun 2021

Senin, 1 Maret 2021 | 11:50 WIB


Gema Aditya Mahendra Mahasiswa Berprestasi Tahun 2021

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mapres), selalu menjadi kegiatan yang dinanti civitas akademika Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Diawali dengan proses penyaringan Mawapres tingkat jurusan, kemudian finalis dari masing-masing jurusan mengikuti seleksi tingkat Fakultas. Setelah itu masing-masing Mawapres I tingkat fakultas berhak mengikuti seleksi tingkat Universitas yang bertempat di Gedung Rektorat yang dilaksanakan secara Luring dan Daring, Senin (1/3).

Pada pemilihan Mawapres 2021 kali ini, Gema Aditya Mahendra mahasiswa Fakultas Teknik (FT) terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama I Universitas Negeri Semarang (UNNES), Muhammad Fauzi Fitri Andika_FIS Mahasiswa Berprestasi Utama II, dan Natasya Ayu Salsabilla_FBS_Mahasiswa Berprestasi Utama III dan menjadi Best English.

Menjadi Mapres Utama I UNNES, menjadikan Gema Aditya Mahendra sebagai wakil UNNES dalam tahapan seleksi Mapres nasional. Dalam tahap seleksi Mapres nasional, nantinya Gema akan bersaing dengan Mapres dari berbagai kampus di Indonesia.

Rektor UNNES dalam sambutannya mengapresiasi capaian prestasi perwakilan Mapres fakultas, dan Mapres terbaik di tingkat UNNES.

“Saya ucapkan selamat kepada para finalis, khusus untuk Mapres 2021 Gema Aditya Mahendra, Semoga dapat membanggakan dan mengharumkan UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” ungkap Profesor bidang Sosiolinguistik.

Lebih lanjut, Prof Fathur memberi pesan kepada Mapres, persaingan ditingkat Nasional tentu akan lebih kompleks lagi, pesaing-pesaing anda akan lebih hebat lagi, oleh karena itu tingkatkan persiapan untuk menghadapi di tingkat nasional.

Berikut daftar nama mahasiswa berpretasi tahun 2021 tingkat Universitas Negeri Semarang Gema Aditya Mahendra_FT_Mahasiswa Berprestasi Utama I, Muhammad Fauzi Fitri Andika_FIS_Mahasiswa Berprestasi Utama II, Natasya Ayu Salsabilla_FBS_Mahasiswa Berprestasi Utama III ( Best English ).

Melissa Salma Darmawan_FMIPA_Mahasiswa Berprestasi Harapan I (Best Karya Ilmiah), Rahma Annisa Izzania__FMIPA_Mahasiswa Berprestasi Harapan II, Melly Vila Melani_FBS_Mahasiswa Berprestasi Harapan III, Ajeng Oktavia Insani Harita_FIP_Nomine, Riska Yuliani_FE_Nomine, Baharudin Priwintoko_FT_Nomine, Elsa Lutmilarita Amanatin_FIS_Nomine, Abdul Chotib Nasih_FE_Nomine, Noer Azizah Rosita Dewi_FIP_Nomine, Nike Natasya Dewi Sumartono_FH_Nomine, Sherly Mambe_FIK_Nomine, Minda Yustikasari_FIKA_Nomine, Asep Berlian Lesmana_FH_Nomine.


Penulis: Fauzan

Jajaran Pimpinan UNNES Disuntik Vaksin

Senin, 1 Maret 2021 | 9:20 WIB


Jajaran Pimpinan UNNES Disuntik Vaksin

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan jajaran pimpinan di lingkungan UNNES mengikuti vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang, Senin (1/3). Vaksinansi dilaksanakan di rumah sakit William Both.

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa UNNES selalu mendukung program dari Pemerintah, salah satunya yakni vaksinansi. Selain itu Prof Fathur menjelaskan perlunya vaksinansi untuk kesehatan.

“Alhamdulillah jajaran pimpinan UNNES telah mendapatkan vaksin. Vaksinansi ini tidak berbahaya karena telah melalui kajian ilmiah dan sudah diuji di laboratorium. Selain itu vaksinansi ini sangat penting untuk kesehatan kita bersama,” jelas Prof Fathur.

Selain itu, Prof Fathur mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi.

“Masyarakat tidak perlu takut ketika disuntik vaksin. Vaksinansi ini seperti kita menerima suntikan waktu imunisasi. Masyarakat perlu diedukasi bahwa vaksin itu tidak berbahaya dan sangat penting untuk kesehatan semuanya,” Kata Rektor UNNES.

Sebelum divaksin, Rektor dan jajaran pimpinan di lingkungan UNNES terlebih dahulu mengikuti proses screening terhadap jantung, kadar gula darah, dan pemeriksaan kesehatan secara umum.

Lebih lanjut Prof Fathur berpesan agar tetap menjaga kesehatan dan siap mendukung program vaksin ini.

“Meskipun sudah disuntik vaksin, kita tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Insyallah seluruh dosen, tendik mahasiswa, dan alumni serta masyarakat segera mendapat vaksinasi. Semoga dengan ini Indonesia sehat, bahagia, dan produktif,” pungkas Prof Fathur.


Penulis: Fauzan

Majelis Profesor UNNES Serahkan Bantuan Peduli Banjir di Kudus Pati Semarang dan Pekalongan

Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:42 WIB


Majelis Profesor UNNES Serahkan Bantuan Peduli Banjir di Kudus  Pati Semarang dan Pekalongan

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman melepas rombongan Majelis Profesor menyerahkan batuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir di Kudus dan Pati hari ini. Sementara besok akan menyerahkan bantuan bagi warga Genuk Semarang dan Pekalongan. Rombongan  yang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Profesor Prof Mungin Eddy Wibowo, bersama Prof Suci Hatiningsih, Prof Ida Zulaikha, Prof Edi Cahyono, dan Prof Tri joko berangkat ke Kudus dan Pati hari ini, Sabtu, 27/2.

“Alhamdulillah kepedulian warga UNNES untuk turut membantu masyarakat yang terkena banjir cukup tinggi, Hari ini Majelis Profesor menyerahkan ke Kudus dan Pati, besok ke Pekalongan dan Wilayah Semarang,” jelas Prof Fathur Rokhman.

Ketua Majelis Profesor Prof Mungin Eddy Wibowo menyampaikan terima kasih atas partisipasi profesor di UNNES turut membantu korban banjir. Bantuan yang diberikan berbentuk sembako.

“Alhamdulillah terkumpul dana sekitar 46 Juta dari para Profesor UNNES yang kita wujudkan menjadi 350 an paket sembako yang kita bagikan ke Kudus, Pati, Semarang dan Pekalongan. Semoga kegiatan ini juga menginspirasi dan menggugah kita semua untuk saling peduli,” ujar Prof Mungin

Drs Agus Budi Satria selaku asisten pemerintahan dan Kesra didampingi kepala BPBD Kabupaten Kudus Pak Budi Waluyo menyampaikan apresiasi atas kepedulian Majelis Rektor UNNES Peduli yang memberikan bantuan kepada masyarakat Kudus.
“Atas nama pemerintah daerah Kudus menyampaian terima kasih atas bantuan yang bermanfaat bagi warga kami. Semoga bantuan dari Majelis Profesor Peduli dapat meringankan warga yang berdampak banjir dan lonsor,” ujar Drs Agus Budi.

Usai dari Kudus Rombongan Majelis Profesor menuju Pemkab Pati. Dr Muhtar SIP MM selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Pati memyampaikan atas nama pemerintah Kabupaten Pati menyampaikan Terima kasih atas perhatian secara langsung dari Majelis Profesor untuk memberikan bantuan.

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman menyampaikan warga UNNES melalui Badan Amalan Islam dan Lazis telah menyalurkan bantuan pada korban lonsor di Trangkil Semarang.

“Saya juga mengapresiasi gerakan mahasiswa seperti Mahapala, BEM, UKM dan organisasi mahasiswa daerah dalam membantu manyarakat yang terkena musibah,” terang Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Jalin Kerjasama Dengan UNSOED Perkuat MBKM

Jumat, 26 Februari 2021 | 22:00 WIB


UNNES Jalin Kerjasama Dengan UNSOED Perkuat MBKM

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menandatangani perjanjian kerjasama. Kerjsama kali ini dengan Universitas Jendral Sudirman (UNSOED) di Gedung rektorat Unsoed.

Kerjasama ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat Jumat ( 26/2).

Jalinan kerjasama yang akan dibangun oleh UNNES dengan Unsoed ini mencakup kerjasama dalam kegiatan Pemagangan, Praktik Kerja; Pengajaran, Asistensi Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada masyarakat, Peningkatan dan pemberdayaan sumber Daya Manusia.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutanya menyampaikan sebagai lembaga pendidikan tinggi, UNNES terus menciptakan dan membangun inovasi dalam mewujudkan Kampus Merdeka. Rektor menambahkan Inovasi sangat dibutuhkan, untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

” Selama manusia hidup ,selama itu pula kita harus terus berinovasi. Kampus sebagai rumah belajar harus dapat melahirkan ilmu dan pengetahuan. Maka dari itu perlu kerjasama yang erat antar perguruan tinggi untuk mewujudkannya. Apa yang menjadi keunggulan UNNES dan UNSOED kita kolaborasikan dan kita kembangkan bersama untuk menciptakan inovasi, ” ucap Prof Fathur.

Rektor UNNES menjelaskan, UNNES tidak henti-hentinya melakukan berbagai lompatan untuk mendukung inovasi dan prestasi sehingga turut andil dalam pembangunan bangsa dan negara. Hal tersebut dibuktikan dengan pencapaian prestasi UNNES sebagai terbaik pertama dalam nilai kerja anggaran TA 2020.

“Salah satu prestasi UNNES yang baru saja yakni UNNES mendapatkan penganugerahan terbaik pertama dalam nilai kerja anggaran TA 2020 oleh Kemendikbud,” kata Rektor UNNES.

Sementara itu, Rektor UNSOED menyampaikan perjanjian kerjasama bertujuan untuk memfasilitasi para mahasiswa, membantu aspek praktis / skill dan sebagainya sehingga ada link and match antara teori dengan praktek.

“UNNES dalam mengembangkan kapasitas memang tidak diragukan lagi. ini juga menjadi bagian dari tugas bersama, menjalankan kebijakan pemerintah dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yaitu adanya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)”, ungkap Rektor Unsoed.

Dalam kesempatan tersebut pula, Rektor UNNES dan Rektor UNSOED  berharap dengan berjalannya kerja sama yang baik diharapkan bisa bersama-sama memberikan kontribusi yang nyata kepada bangsa dengan mencetak generasi yang inovatif dan unggul dalam prestasi.


Penulis: Fauzan

UNNES Kembali Kukuhkan Tiga Profesor Baru

Kamis, 25 Februari 2021 | 13:50 WIB


UNNES Kembali Kukuhkan Tiga Profesor Baru

Setelah kemarin sukses mengukuhkan Tiga Profesor Baru, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum hari ini juga mengukuhkan tiga profesor dari 6 profoser baru di UNNES. Pengukuhan dilakukan secara Daring dan Luring terbatas Kamis 25 Februari 2020. Tiga Profesor yang dikukuhkan hari ini Prof Dr Muhammad Khafid MSi, Prof Dr Sri Wardani MSi, dan Prof Dr Sri Susilogati Sumarti MSi. Sementara Prof Dr Isti Hidayah MPd, Prof Dr Subiyanto ST MT, dan Prof Dr Erni Suharini MSi telah dilakukakan upacara pengukuhan kemarin.

Prof Dr H Muhammad Khafid MSi lahir di Demak pada 10 Oktober 1975 mengajar pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana UNNES. Suami dari Hj Surantini SPd ini menyelesaikan doktor bidang Ilmu Ekonomi Konsentrasi Akuntansi di Universitas Diponegoro tahun 2012. Selain menjabat Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi S2 Pascasarjana, Prof Muhammad Khafid juga menjadi pengurus Badan Amalan Islam (BAI) dan Dewan Pengawas Lazis UNNES. berbagai karya buku yang telah ditulis dan diterbitkan oleh LPPM dan Unnes Press diantaranya Sustainability Report Tinjauan Teoritis dan Riset (2020), Kinerja Koperasi dan Non Performing Loan (2019), Kewirausahaan Berbasis Sains (2017), dan Akuntansi Penentuan Harga Pokok Produksi (2015). Karnyanya berjudul Program Komputer: Sistem Informasi Mitigasi Kredit Berbasis Credit Score Untuk Menurunkan Kredit Macet Koperasi juga telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Prof Khafid juga aktif pada forum-forum pertemuan ilmiah. Karya ilmiahnya yang diterbitkan di jurnal nasional dan international diantaranya berjudul Does cooperation accountability have influence on financial performance terbit di jurnal Advanced Science Letters (2017), The Effects of Managerial Ownership, Institutional Ownership, and Profitability on Capital Structure: Firm Size as the Moderating Variable, terbit pada jurnal International Journal of Financial Research (2020) dan Analyzing the Determinants of Financial Distress in Indonesian Mining Companies (2019). Prof Muhammad Khafid aktif dalam pengandian masyarakat diantaranya dalam bidang peningkatan literasi keuangan bagi masyarakat, pendampingan pengelolaan pajak dana desa, dan pengembangan pusat industri dan pelatihan kriya tulang daun sebagai upaya penguatan program eduwisata. Orasi ilmiah yang disampaikan pada saat pengukuhan berjudul Masih Layakkah Angka Akuntansi Dipercaya?

Prof Muhammad Khafid menyampaikan angka yang tersaji dalam laporan keuangan merupakan angka yang amat “sakral”. Angka tidak sekedar angka. Angka dalam laporan keuangan memiliki dampak, reaksi, konsekuensi yang luar biasa bagi penilaian para pengguna laporan keuangan terhadap jajaran manajemen perusahaan/entitas. Menurutnya pertanyaan sebagaimana dalam judul orasi ilmiah “Masih layakkah angka akuntansi dipercaya?” menjadi tidak sederhana untuk dijawab. Beberapa faktor kunci seperti keberadaan standar akuntansi, peran akuntan internal (termasuk auditor internal dalam satuan pengawas internal), peran auditor (eksternal), perhatian pemilik, sikap dan orientasi manajemen, dan tekanan publik ikut menentukan kualitas informasi berupa angka akuntansi yang layak dipercaya. Faktor kunci di atas saling berinteraksi dalam sebuah sistem dan mekanisme yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sebagus dan seketat apa pun standar, sistem, mekanisme dibangun, pada akhirnya bergantung pada pelaksananya yaitu manusia. Integritas dan kapabilitas adalah 2 fitur yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain yang harus dimiliki oleh akuntan untuk menghasilkan informasi akuntansi yang reliabel.

Prof. Dr. Sri Wardani, M.Si lahir di Pontianak pada 8 November 1957 merupakan Dosen pada Program studi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan lmu Pengatahuan Alam UNNES. Mata Kuliah Yang diampu diantaranya Strategi Pembelajaran Kimia, Kimia Analitik Instrumen, Praktikum Kimia Analitik dan Inovasi Pembelajaran Kimia. Intri dari Drs Suparwoto ini menyelesaikan doktor (S3) Pendidikan IPA di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung tahun 2013. Prof Sri Suwarni aktif dalam pengabdian masyarakat khususunya dalam pendampingan guru-guru kimia dalam mengimplementasikan kesehatan dan keselamatan kerja dan peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan asesmen berbasis keterampilan proses sains melalui kelompok kerja guru (KKG). Hasil penelitiannya disampaikan pada pertemuan-pertemuan ilmiah dan diterbitkan dalam jurnal nasional dan international. Diantara artikelnya berjudul The utilization of local plants as natural dye Ciwaringin Batik, Cirebon, Indonesia terbit pada jurnal EurAsian Journal of BioSciences (2020), Demand of ICT-based chemistry learning media in the disruptive era terbit di jurnal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) (2019), Pengembangan alat peraga destilasi berbahan limbah untuk meningkatkan psikomotorik siswa terbit pada jurnal Journal of Chemistry in Education (Chemined) (2019). Orasi ilmiah yang disampaikan berjudul Model Pembelajaran Kimia pada Pandemi untuk Menumbuhkan Kecerdasan Inter-Intrapersonal Terinternalisasi Budaya Jawa.

Prof. Dr. Sri Wardani, menyampaikan pembelajaran kimia awalnya dilakukan dengan metode tatap muka (face-to-face) sepenuhnya, di masa pandemic kini diubah menjadi metode pembelajaran jarak jauh, istilah asingnya distance learning, online learning, atau e-learning (electronic learning). Pembelajaran jarak jauh berdampak pada kegiatan praktikum kimia terutama pada keterampilan mahasisw. Untuk itu untuk itu kepuasan mahasiswa dalam menjalani pembelajaran jarak jauh menjadi masukan penting dalam rangka perbaikan proses pembelajaran atau untuk inovasi pembelajaran. Inovasi ataupun pembaharuan/perubahan bagi calon pendidik yang harus disiapkan bisa dalam bentuk metode, model, materi, asesmen, media, dan inovasi bagaimana cara belajar. Salah satu contoh pembelajaran inovatif adalah melalui aktivitas inkuiri laboratorium berbantuan flipped classroom yang dapat mengembangkan kecerdasan Interpersonal, intrapersonal dengan menginternalisasi budaya Jawa. Pembelajaran melalui aktivitas inkuiri laboratorium berbantuan flipped classroom dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk menyiapkan pembelajaran masa pandemi.

Prof Dr Sri Susilogati Sumarti MSi lahir Pati 12 November 1957 merupakan dosen pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Jurusan Kimia yang memiliki bidang keahlian manajemen pendidikan kimia. Kimia anorganik merupakan mata kuliah pokok yang diampunya. Suami dari Bambang Triarso ini menyelesaikan setudi S3 pada Prodi Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Prof Dr Sri Susilogati Sumarti aktif dalam organisasi profesi HKI (Himpunan Kimia Indonesia), PPII (Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia), dan HIPSI (Himpunan Pendidik Seluruh Indonesia). Prof Dr Sri Susilogati Sumarti juga aktif dalam pengabdian masyarakat khususunya pada pelatihan enterpreneurship pembuatan sabun alami, peningkatan nilai tambah rumput laut sargassum menjadi pupuk organik cair dan pelatihan pembuatan varian jamu kemuning sebagai inovasi olahan hasil taman toga. Hasil penelitiannya juga diterbitkan pada jurnal nasional dan international diantaranya berjudul STEM-based Project Based Learning Model to Increase Science Process and Creative Thinking Skill of 5th Grade (2019) terbit pada jurnal Journal of Primary Education, Contribution of Assisted Inquiry Model of E-Module to Students Science Process Skill (2016) terbit pada jurnal Journal Innovative Science Education, dan Chemoentrepreneurship with Cooperative Integrated Process Inquiry Strategy To Increase Entrepreneurial Interest And Learning Motivation (2017) terbit pada jurnal Pendidikan IPA Indonesia. Pada acara pengukuhan Prof Dr Sri Susilogati Sumarti menyampaikan orasi ilmiah berjudul Manajemen Pembelajaran Kimia dalam Penyiapan Wirausahawan Muda.

Prof Dr Sri Susilogati Sumarti menyampaikan fenomena banyaknya pengangguran dan sedikitnya lapangan pekerjaan terkadang dapat memunculkan ide tertentu untuk membangun sebuah usaha atau berwirausaha menciptakan lapangan pekerjaan itu sendiri. Sekarang banyak terlihat generasi muda yang sudah berani melangkah untuk memulai usaha mereka dan tidak sedikit pula yang dapat meraih kesuksesan di usia muda. Banyak kegagalan yang dialami oleh wirausahawan, namun sikap menyerah bukanlah sikap yang bijaksana, karena kendala dan masalah dalam berwirausaha adalah hal yang biasa. Kegagalan berulang ulang hendaknya dijadikan pengalaman untuk lebih ulet dalam berwirausaha. Melalui orasi ilmiahnya Prof Dr Sri Susilogati Sumarti mengajak kita untuk memberikan kontribusi kepada negara dalam mengurangi pengangguran sesuai dengan ilmu yang kita miliki dengan menyiapkan calon wirausahawan muda melalui pembelajaran berbasis wirausaha. Menurutnya dengan manajemen pembelajaran yang baik maka akan muncul wirausahawan wirausahawan muda yang handal.


Penulis: Fauzan

Tiga Profesor Baru UNNES Dikukuhkan, Rektor; Lahirkan Energi Akademik Baru

Rabu, 24 Februari 2021 | 14:01 WIB


Tiga Profesor Baru UNNES Dikukuhkan, Rektor; Lahirkan Energi Akademik Baru

Universitas Negeri Semarang mengukuhkan tiga profesor baru melalui Sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang dilaksanakan secara Daring dan Luring di Gedung Rektorat Sekaran Gunungpati, Rabu (24/2).

Mereka yang dikukuhkan sebagai Profesor yaitu  Prof Dr Isti Hidayah MPd yang akan dikukuhkan sebagai  profesor Bidang Ilmu Pendidikan Matamatika Fakultas Matamatika dan Ilmu Pendidikan Alam, Prof Dr Subiyanto ST MT yang akan dikukuhkan sebagai profesor dalam Bidang Ilmu Teknik Elektro Sistem Cerdas pada Fakultas Teknik, dan Prof Dr Erni Suharini MSi yang akan dikukuhkan sebagai profesor dalam bidang ilmu pendidikan geografi kebencanaan Fakultas Ilmu Sosial.

Pengukuhan ini masih dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Begitu pula  para anggota senat mengikuti pengukuhan secra Daring dan pihak keluarga diizinkan hadir secara terbatas.

Rektor UNNES dalam sambutanya menyampaikan, selamat kepada tiga profesor yang dikukuhkan. Rektor menyebutkan hadirnya tiga profesor baru di UNNES berarti melahirkan energi akademik baru untuk terus meningkatkan kapasitas institusi sehingga visi menjadi universitas berwawasan konservasi dan berputasi internasional akan lebih mudah diwujudkan.

“Pertama saya menyampaikan selamat kepada tiga profesor baru yang hari ini akan dikukuhkan. Saya berharap besar para profesor dapat berperan menjadi lokomatif yang menggerakkan kemajuan akademik universitas ini melalui karya pemikiran, penelitan, dan inovasi. Dengan karya inovatifnya para profesor juga harus menjadi obor yang menjaga semangat keilmuan para mahasiswa tetap menyala sehingga mereka menjadi pribadi yang mencintai ilmu pengetahuan,” ucap Rektor.

Prof Fathur menambahkan, kepakaran profesor ini sangat penting bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Untuk mencapai jabatan akademik ini ketiga profesor bukan hanya harus produktif meneliti dan melakukan publikasi, tetapi juga harus melampui berbagai kendala teknis, psikologis, dan social yang mungkin ada. Selain disyukuri dan dibanggakan, capaian sebagai professor harus dimaknai sebagai sarana baru dalam meningkatkan kualitas dan pengbadian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Setelah dikukuhkan, para profesor harus semakin produktif sehingga mampu menghasilkan pemikiran, gagasan, dan inovasi yang bermanfaat luas,” pungkas Prof Fathur.

Prof Dr Isti Hidayah MPd melalui kepakaran Ilmu Pendidikan Matamatika dapat berkontribusi untuk memecahkan persoalan matematika yang dianggap abstrak dan sulit, pembelajarannya tidak menyenangkan, nilai kurang bagus. Prof Dr Isti menawarkan produk alat peraga matematika dan keberterimaannya oleh pengguna.

“Mata pelajaran matematika disajikan dalam kurikulum pada jenjang pendidikan dasar (SD-SMP) dan pendidikan menengah (SMA, SMK). Kurikulum sekolah menuntut hasil pembelajaran yang berkualitas, menghasilkan generasi yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing. Berbagai inovasi hasil riset dan pengembangan telah diimplementasikan dalam pembelajaran, namun berbagai permasalahan masih dijumpai, matematika abstrak dan sulit, pembelajarannya tidak menyenangkan, nilai kurang bagus, dan lainnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut berbagai inovasi terus dilakukan. Salah satu inovasi dalam pembelajaran matematika adalah penyediaan alat bantu atau media, khususnya pada pembelajaran jenjang pendidikan dasar, sebagai upaya untuk memediasi materi yang abstrak bagi anak usia SD-SMP yang masih berada pada tahapan berpikir operasional konkret,” tutur Prof Isti.

Begitu pula Prof Dr Subiyanto ST MT yang turut menciptakan inovasi dalam sistem cerdas teknologi untuk kemajuan masyarakat. Menurut hasil penelitiannya kecerdasan buatan berperan membantu manusia diberbagai sektor kehidupan masyarakat. Disamping peran dan proyeksi kebermanfaatan untuk memajukan masysrakat, sistem cerdas yang dibagun dari kecerdasan buatan menghadirkan tantangan dan ancaman. Maka dari itu, kita harus mempersiapkan diri mengikuti dan menguasai perkembangan teknologi agar tetap optimis

“Teknologi sistem cerdas telah berkembang pesat, yaitu teknologi yang terinspirasi dari kecerdasan manusia dan alam semesta ciptaan Tuhan. Kecerdasan buatan berperan membantu manusia diberbagai sektor kehidupan masyarakat. Disamping peran dan proyeksi kebermanfaatan untuk memajukan masysrakat, sistem cerdas yang dibagun dari kecerdasan buatan menghadirkan tantangan dan ancaman. Maka dari itu, kita harus mempersiapkan diri mengikuti dan menguasai perkembangan teknologi agar tetap optimis bahwa sistem cerdas bahkan sistem super cerdas akan tetap menjadi pelayan kita,” kata Prof Subiyanto.

Sementara itu, Prof Dr Erni Suharini MSi melalui kepakarannya menawarkan solusi untuk membangun masyarakat tangguh bencana banjir melalui literasi dan partisipasi aktif Generasi milenial, pungkasnya.

 

 

 

 


Penulis: Fauzan

UPT Kearsipan Sosialisasikan Sistem Arsip Digital

Rabu, 24 Februari 2021 | 11:15 WIB


UPT Kearsipan Sosialisasikan Sistem Arsip Digital

Arsip memegang peranan sangat penting bagi suatu organisasi, karena arsip adalah sumber informasi yang autentik. Pada masa revolusi industri 4.0, pengelolaan kearsipan berkembang sangat pesat, salah satunya dengan kehadiran teknologi informasi.

UPT Kearsipan UNNES yang menyelenggarakan kegiatan “ Sosialisasi Sistem Arsip Digital: Dinamis dan Statis Menuju UNNES “Smart Campus”. Acara dilaksanakan pada Rabu, 24 Februari 2021 secara Daring melalui  Zoom Meetings.

Agung Kuswantoro selaku Kepala UPT Kearsipan UNNES –mengatakan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah (1) Mempermudah pencarian dan menemukan kembali arsip sebagai media informasi dengan menggunakan teknologi yang ada seperti era digitalisasi sekarang ini; (2) Mensosialisasikan sestem arsip digital: Arsip Dinamis dan Statis di lingkungan UNNES. Adapun yang dalam kegiatan tersebut adalah semua arsiparis, koordinator, subkoordinator dan pengelola arsip di Fakultas, Lembaga dan Unit Kerja di lingkungan UNNES. Ada sejumlah 44 orang.

Ada dua materi yaitu pengelolaan arsip dinamis dan statis secara digital melalui sistem kearsipan. Pengelolaan arsip dinamis disampaikan oleh Djoko Legowo, S. Pd. Djoko Legowo, S. Pd. menjelaskan dan mempraktikkan secara langsung panduan input data arsip dinamis pada sistem informasi arsip digital. Sedangkan, Rohmadi, S. Kom menyampaikan dan mempraktikkan data arsip statis pada sistem informasi arsip digital UPT Kearsipan UNNES.

Semoga melalui kegiatan ini label UNNES “Smart Campus” dapat segera terwujud dalam bidang kearsipan.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Mahasiswa FH UNNES Raih Juara 1 dan Best Speaker Lomba Debat Nasional Universitas Pendidikan Ganesha

Rabu, 24 Februari 2021 | 10:31 WIB


Mahasiswa FH UNNES Raih Juara 1 dan Best Speaker  Lomba Debat Nasional Universitas Pendidikan Ganesha

Tiga yuris muda Fakultas Hukum Universitas Negri Semarang kembali menorehkan prestasi membangggakan dengan menyabet juara 1 dalam perlombaan yang di gelar di Universitas Pendidikan Ganesha, 23/2.

Ketiga yuris muda tersebut yakni Dina Pramesti Putri, Widia Indriyani, dan Fatimah mahasiswa Fakultas Hukum Angkatan 2020.  Ketiganya merupakan anggota Mahasiswa berprestasi Institute atau biasa dikenal MPI.

Lomba yang dilaksanakan secara online ini diikuti oleh kurang lebih 30 tim debat yang tersebar di seluruh daerah. Menurut penuturan salah satu anggota tim tersebut bahwa mereka tidak menyangka akan mendapatkan juara satu dikarenakan masih banyaknya kekurangan. Lomba yang di selenggarakan di Universitas Ganesha ini memiliki dua tahapan yakni, tahapan pertama para peserta diwajibkan untuk membuat paper yang sub tema yang ditentukan. Selanjutnya baru proses pelaksanaan debat secara online.

“Saya sangat bangga dengan banyaknya mahasiswa yang antusias untuk mengukir prestasi walaupun di masa pandemic seperti sekarang ini. Semoga hal ini menjadi pacuan untuk mahasiswa lainnya agar semangat berprestasi” tutur Ibu Dr. Rodiyah.SPd.SH MSi. Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH Bapak Tri Sulistiyono,S.H.,M.H.

“Dengan adanya wadah seperti MPI ini yang mendorong mahasiswa untuk semangat berprestasi merupakan hal yang sangat bagus” Selain itu, salah satu yuris muda tersebut mendapatkan best speaker dalam lomba debat di Universitas Pendidikan Ganesha.

Fatimah, salah satu mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negri Semarang asal Bekasi meraih juara sebagai best speaker dalam ajang lomba debat yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Ganesha pada Kamis, 11 Februari 2021. Menurut penuturannya ia sangat bahagia dan  juga terkejut ketika ternyata terpilih sebagai best speaker karena menurut dirinya peserta yang lainnya sangat hebat – hebat. Bentuk apresiasi lainnya pun disampaikan oleh Ibu Ayup Suran Ninggsih, SH LLM MH selaku dosen Pembina MPI FH UNNES

“Semoga prestasi ini dapat menjadi pemantik dan penyemangat anggora MPI untuk terus berprestasi”

Dengan mendapatkan juara pada kesempatan kali ini diharapkan dapat  menjadi pacuan, motivasi, dan pengalaman untuk meraih prestasi yang lebih tinggi dan menjadi kebanggaan Fakultas Hukum UNNES.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Wakil Dekan FMIPA UNNES Raih Gelar Doktor

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:52 WIB


Wakil Dekan FMIPA UNNES Raih Gelar Doktor

Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang Dr Dwi Yulianti MSi meraih gelar Doktor bidang Pendidikan IPA dalam Sidang Terbukayang dilaksanakan secara Daring.

Dr Dwi Yulianti MSi berhasil mempertahankan Disertasinya yang berjudul Model Task Action Learning (TAL) sebagai Penguatan Kompetensi Calon Guru Fisika Merancang Pembelajaran Berbasis Science Technology Engineering and Mathematics di hadapan Dewan Penguji.

Dekan FMIPA UNNES Dr Sugianto MSi menyampaikan selamat dan sukses atas Sidang Terbuka Dr Dwi Yulianti MSi di Program S3 Pendidikan IPA UNNES.

Dengan bertambahnya Doktor baru ini semakin menambah motivasi sivitas akademika di FMIPA UNNES serta memperkuat FMIPA Inovatif yang Religius, Unggul, dan Bermakna menuju visi menjadi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam berwawasan konservasi yang bereputasi internasional.

Penguji dipimpin langsung oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Sekretaris Prof Dr Agus Nuryatin M.Hum (UNNES), serta anggota Prof. Dr. Andi Suhandi, S.Pd., M.Si. (UPI), Dr. Sugianto M.Si. (UNNES), Prof. Dr. Edi Cahyono, M.Si. (UNNES), Dr. Sunyoto Eko Nugroho, M.Si. (UNNES), Prof. Dr. Ani Rusilowati, M. Pd. (UNNES), dan Prof. Dr. Wiyanto, M. Si. (UNNES).


Penulis: Fauzan

BEM KM UNNES  Peduli Korban Banjir

Selasa, 23 Februari 2021 | 13:02 WIB


BEM KM UNNES  Peduli Korban Banjir

BEM KM Universitas Negeri Smarang  bersama   BEM se-Semarang Raya mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pembagian sembako ke sejumlah warga di kelurahan Bedono, Sayung, Demak 23/2.

Presiden BEM KM UNNES  Wahyu Suryono Pratama mengatakan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana atas kerjasama yg baik BEM KM UNNES yang tergabung didalam BEM SERA dengan pihak kepolisian POLDA Jawa Tengah dan donatur lainnya. Bergabung bersama rombongan, terdiri Dari Presiden BEM KM Wahyu Suryono Pratama didampingi oleh Nuhab Mujtaba Mahfuzh (Menteri Koordinator Eksternal BEM KM UNNES) serta Imalailla Christina Muliana (Menteri Sosial Masyarakat BEM KM UNNES) mengunjungi Bapak Agus Salim tokoh masyarakat setempat.

Wahyu Suryono selaku Presiden BEM KM UNNES Menyampaikan kegiatan pembagian sembako berupa beras 50 kantong @2,5 kg, gula 2 kardus, susu 1 kardus, telur 3 peti, minyak 1 kardus, sarden 1 kardus, indomie 50 kardus yang dibagikan langsung ke warga Morosari, Tambak Sari dan Bendono sebagian lagi dititipkan di Kelurahan Bedono agar dibagikan oleh warga di Pandansari dan Tonosari.

Rektor UNNES Prof Fathut Rokhman mendukung kegiatan mahasiswa yang peduli terhadap bencana  semoga  menjadi agenda untuk membantu sesama.

Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik   sebagai koordinator pembina BEM KM mendukung kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian dan  meningkatkan karakter mahasiswa cinta tanah air melalui kepedulian terhadap masyarakat korban banjir.

 


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Terbaik Pertama Nilai Kinerja Anggaran TA 2020 dari Kemendikbud

Selasa, 23 Februari 2021 | 11:10 WIB


UNNES Terbaik Pertama Nilai Kinerja Anggaran TA 2020 dari Kemendikbud

Universitas Negeri Semarang (UNNE) meraih terbaik pertama pada penganugerahan Penghargaan Implementasi SAKIP dan Nilai Kinerja Anggaran TA 2020 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) secara Daring, Selasa (23/2).

UNNES meraih terbaik pertama dengan nilai 98,84 predikat sangat baik pada katagori Nilai Kinerja Anggaran Tahun Anggaran 2020  Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum dan Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (BLU).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan penghargaan ini membuktikan, UNNES sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang Bereputasi dan memiliki sistem pengelolaan kerja yang transparan dan akuntabel.

Selain Itu, Prof Fathur menjelaskan  UNNES sebagai Perguruan Tinggi BLU, selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan penghargaan ini patut menjadi pijakan agar UNNES bisa terus melakukan lompatan prestasi dan inovasi.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNNES Dr S Martono MSi menyampaikan pengelolaan keuangan menerapkan sistem akuntansi berbasis digital sehingga memudahkan dalam pengawasan dan pelaporan.


Penulis: Fauzan

Mahasiswa FIS UNNES Raih Juara 2 Kompetisi Internasional

Senin, 22 Februari 2021 | 16:04 WIB


Mahasiswa FIS UNNES Raih Juara 2 Kompetisi Internasional

Tim mahasiswa jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih prestasi Juara II kompetisi internasional ArcGIS StoryMaps yang dilaksanakan Minggu (21/2/2021).

Mereka adalah Ainayya Rahma, Allessandro Aryo Setyaki, dan Martin Reynaldi Simanjuntak yang dibimbing oleh Dr Juhadi MSi dengan penelitian yang berjudul  “iBanker Kendal Regency”.

Kegiatan ArcGIS StoryMaps competition diikuti oleh lebih dari 300 tim mahasiswa dan professional story teller tentang geografi dari 47 negara sebagai tantangan global.Khusus kategori mahasiswa ddikuti 74 lembaga pendidikan dari 22 negara serta dari 18 negara bagian di AS.

Lomba ini bersifat sangat inovatif dengan teknik srorytelling terkini dilengkapi data mutakhir untuk menciptakan cerita cerita beroritentasi solusi permasalahan tentang Sustainable Development Goals (SDGs).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum sangat mengapresiasi prestasi internasional tim mahasiswa Geografi FIS UNNES tersebut. Rektor berharap mereka bisa mengambil manfaat dari mengikuti lomba internasional yang akhirnya menjuarai lomba tersebut


Penulis: Fauzan

Perkuat Akademik, UNNES Akan Kukuhkan 6 Profesor

Senin, 22 Februari 2021 | 13:40 WIB


Perkuat Akademik, UNNES Akan Kukuhkan 6 Profesor

Enam dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan dikukuhkan sebagai Profesor. Acara ini akan dilaksanakan secara Daring dan Luring. Pengukuhan ini akan dilaksanakan dua sesi pada tanggal 24 dan 25 Febuari 2021.

Mereka yang dikukuhkan sebagai Profesor adalah Prof Dr Isti Hidayah MPd, Prof Dr Subiyanto ST MT, Prof Dr Erni Suharini MSi, Prof Dr Muhammad Khafid MSi, Prof Dr Sri Wardani MSi, dan Prof Dr Sri Susilogati Sumarti MSi.

Prof Dr Isti Hidayah MPd merupakan Profesor Bidang Ilmu Pendidikan Matamatika Fakultas Matamatika dan IPA, Prof Dr Subiyanto ST MT akan dikukuhkan Profesor dalam Bidang Ilmu Teknik Elektro Sistem Cerdas Fakultas Teknik, Prof Dr Erni Suharini MSi merupakan Profesor dalam Bidang Ilmu Pendidikan Geografi Kebencanaan Fakultas Ilmu Sosial.

Sedangkan Prof Dr Muhammad Khafid MSi Profesor dalam Bidang Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi, Prof Dr Sri Wardani MSi Profesor dalam bidang Ilmu Pendidikan Kimia Fakultas Matamatika dan IPA, dan Prof Dr Sri Susilogati Sumarti MSi merupakan Profesor dalam bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Fakultas Matamatika dan IPA.

Pengukuhan ini akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mengingat pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Bahkan, para anggota senat mengikuti pengukuhan ini melalui aplikasi Zoom. Begitu pula pihak keluarga yang hanya diizinkan hadir dengan jumlah terbatas.

Berikut daftar orasi ilmiah pada Pidato Pengukuhan:

  1. Prof Dr Isti Hidayah: Hilirisasi Produk Alat Peraga Matematika dan Keberterimaannya oleh Pengguna
  2. Prof Dr Subiyanto : Sistem Cerdas: Teknologi untuk Kemajuan Masyarakat
  3. Prof Dr Erni Suharini: Membangun Masyarakat Tangguh Bencana melalui Literasi dan Partisipasi Aktif Generasi Milenial
  4. Prof Dr M. Khafid: Masih Layak-kah Angka Akuntansi Dipercaya?
  5. Prof Dr Sri Wardani : Inovasi Pembelajaran Kimia di Masa Pandemi dalam Membangun Kecerdasan Inter-Intra Personal dan Budaya Jawa
  6. Prof Dr Sri Susilogati: Tinjauan Manajemen Laboratorium Kimia FMIPA UNNES menuju standar ISO/ IEC 17025 – 2017

Penulis: Fauzan

SATPAM UNNES: Harga Mati Untuk Loyalitas dan Professional

Senin, 22 Februari 2021 | 13:28 WIB


SATPAM UNNES: Harga Mati Untuk Loyalitas dan Professional

Dalam rangka menghadapi  dan menjawab tantangan UNNES kedepan yang semakin kuat dan SATPAM sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari UNNES.  Satuan Pengamanan Universitas Negeri Semarang (SATPAM UNNES) mengadakan Kegiatan Pembinaan Komando dan Silaturahmi antar anggota Satpam Unnes, Kegiatan yang di inisiasi oleh Paguyuban Satuan Pengamanan UNNES (PASPAMNES 2008) bertempat di Ruang Kenanga Gedung Prof Wuryanto Kampus Sekaran Gunungpati. Pada Senin (22/2).

Kegiatan ini di apresiasi oleh Koordinator Bagian Umum Eko Febrianto SPd MKom dengan hadir dan menjadi Pembina dan Pengarah SATPAM. Sebagai Garda terdepan dalam keamanan dan ketertiban Lembaga, SATPAM harus mampu menjalankan Tupoksi Turjawali dengan baik dan bertanggung jawab,Ucapnya.

Hal senada disampaikan Inspektur Polisi Dua Sumianto dari Polres Semarang bahwa Peranan Satpam, dalam pelaksanaan tugasnya sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas, sebagai unsur pembantu Kepolisian dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan peraturan perundang-undangan serta menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan keamanan (security mindedness dan security awareness) di lingkungan/tempat kerjanya.

Rudi Salam SPd MPd Koordinator SATPAM UNNES Periode 2008-2011 yang sekaligus sebagai narasumber menekankan pentingnya tugas pokok SATPAM yaitu menyelenggarakan keamanan dan ketertiban tempat kerja yang meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya. Prestasi SATPAM UNNES yang berhasil menangkap pencuri, mencegah kebakaran di Kampus serta menjadi SATPAM terbaik se-Kota Semarang, serta menjuarai berbagai lomba serta kejuaraan menjadi bukti pengabdian kepada Lembaga yang kesetiaannya tidak perlu diragukan lagi.

Sementara Adhi Nugroho, Ketua Panitia kegiatan yang juga merupakan angggota SATPAM UNNES aktif ini menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UNNES atas kepercayaannya selama ini dan tidak henti hentinya untuk selalu membina dan mengarahkan anggota agar menjadi lebih baik dan yang terbaik. Ditambahkannya juga melalui kegiatan ini diharapkan jiwa Korsa anggota Satuan akan menjadi kuat dan solid sehingga mendukung setiap tugas tugas yang di berikan. H7


Penulis: Landa Akbarta

Mahasiswa FT Raih Juara 1 Essay IMATELKI

Senin, 22 Februari 2021 | 12:06 WIB


Mahasiswa FT Raih Juara 1 Essay IMATELKI

Dua mahasiswa Fakultas Tenik Universitas Negeri Semarang meraih juara 1 dalam lomba Esai Nasional. Perwakilan Fakultas Teknik UNNES tersebut mengikuti lomba Esai Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia Dapil Wilayah Jawa Timur tahun 2021.

Mereka yakni Lintang Setiawan (Teknik Mesin 2018) dan Baharudin Priwintoko (Teknik Mesin 2018).

Wakil Rektor Bidang Akadmik Dr Abdurrahman MPd menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas raihan juara mahasiswa FT tersebut.

“Selamat atas capaian yang diraih oleh tim mahasiswa FT. Ini semakin meneguhkan reputasi UNNES sebagai univeritas yang unggul dan selalu mencetak karya kreatif dan inovasi. Terus berikan yang terbaik bagi UNNES dan Indonesia,” jelas Dr Bidang Akademik.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Wirawan Sumbodo MT mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Lintang Setiawan dan Baharudin Priwintoko yang telah membawa nama Universitas Negeri Semarang yang telah menjadi juara 1 dalam perlombaan tersebut.


Penulis: Fauzan

122 Mahasiswa FBS UNNES Lolos Seleksi Pendamping Klub Literasi Sekolah SAEQIL Kemendikbud

Senin, 22 Februari 2021 | 11:46 WIB


122 Mahasiswa FBS UNNES Lolos Seleksi Pendamping Klub Literasi Sekolah SAEQIL Kemendikbud

Sebanyak 122 mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) lolos seleksi tahap 2 Pendamping Klub Literasi Sekolah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan South East Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) melalui South East Asian Asian Quality Improvement for Teacher in Language (SEAQIL). Kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2021.

Wakil Dekan I Bidang Akademik Dr Tommi Yuniawan MHum menyatakan ke-122 mahasiswa tersebut terbagi dalam tiga peminatan, yakni karya sastra, drama, dan jurnalistik.

Dr Tommi menjelaskan, penguatan literasi menjadi tantangan dunia pendidikan di Indonesia mengingat indikator Programme for International Student Assessment (PISA) masih menempatkan Indonesia di kelompok bawah pemeringkatan.

Untuk itu, program ini ditunggu-tunggu guna menjawab tantangan rendahnya hasil PISA literasi membaca siswa Indonesia.

“Semoga dengan terselenggaranya KLS ini, kita dapat menyelesaikan sedikit persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dari sisi literasi,” ujar Wakil Dekan Bidang Akademik.

Selain itu, Program KLS merupakan program kolaboratif yang relevan dan menguntungkan semua pihak. Pertama, bagi mahasiswa mendapatkan skill melalui pelatihan dari sisi literasi. Kedua, mahasiswa mendapatkan kredit yang membantu menyelesaikan studi mereka.

Ketiga bagi perguruan tinggi, KLS akan memenuhi salah satu indikator kinerja di samping pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan bagian Tri Dharma perguruan tinggi. Keempat, sekolah/siswa mendapatkan bantuan baik dari sisi ilmu maupun tenaga dari mahasiswa.

Sebelumnya, Universitas Negeri Semarang menandatangani MoU dengan Southeast Asian Ministers Of Education Organization Regional Centre For Quality Improvement For Teachers and Education Personnel In Language (SEAQIL), dan tiga perguruan tinggi lainnya untuk memajukan pendidikan di Indonesia dan mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.


Penulis: Fauzan

Dr Yusro Edy Nugroho SS MHum Dilantik Jadi Kepala UPT Perpustakaan

Senin, 22 Februari 2021 | 10:23 WIB


Dr Yusro Edy Nugroho SS MHum Dilantik Jadi Kepala UPT Perpustakaan

Dr Yusro Edy Nugroho SS MHum dilantik sebagai Kepala Unit Teknis (UPT) Perpustakaan yang baru. Pelantikan dilakukan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Selasa (22/2), di Perpustakaan Rumah Ilmu UNNES. Dr Yusro Edy Nugroho SS MHum  menggantikan Mokhamad Zakaria Eko Handoyo SS, Senin (21/1).

 


Penulis: Fauzan

UNNES Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Pesantren-Perguruan Tinggi, Sepakat Moderasi Pendidikan Agama

Minggu, 21 Februari 2021 | 15:03 WIB


UNNES Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Pesantren-Perguruan Tinggi, Sepakat Moderasi Pendidikan Agama

Sejumlah pengelola pesantren dan pimpinan perguruan tinggi yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pesantren dan Perguruan Tinggi menyelenggarakan diskusi terumpun, Minggu (21/2), di kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kedua pihak sepakat menjalin kerja sama agar dapat bahu-membahu memoderasi pendidikan agama.

Langkah itu dinilai perlu ditempuh karena pesantren dan perguruan tinggi memiliki keunggulan masing-masing dan saling melengkapi.

Pengasuh Pondok Pesantren Girikusuma Mranggen KH Munif Zuhri menjelaskan, kerja sama pesantren dan kampus dilatari keinginan mewujudkan kehidupan bersama yang baik.

Cita-cita tersebut salah satunya diwujudkan dengan memberi melahirkan generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang benar.

“Karena ajaran agama yang benar dapat membimbing pada kehidupan yang baik,” katanya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengungkapkan, kerja sama pesantren dan perguruan tinggi adalah hal produktif.

Menurutnya, baik pesantren maupun perguruan tinggi memiliki keunikan masing-masing sehingga dapat saling menguatkan.

“Pesantren memiliki tradisi keilmuan sangat baik dalam bidang agama sehingga memiliki otoritas kelimuan yang kuat mengajarkan agama yang benar. Adapun perguruan tinggi memiliki tradisi keilmuan yang modern,” katanya.

Dengan keunggulan masing-masing tersebut, kata Prof Fathur, pesantren dan kampus bekerja sama mendidik anak-anak muda agar memiliki karakter baik sekaligus prestasi unggul.

Kerja sama pesantren dan perguruan tinggi tersebut mendapat dukungan pemerintah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah KH Taj Yasin Maimoen berharap kolaborasi kedua lembaga pendidikan tersebut dapat melahirkan generasi yang hebat.

Ia mengapresiasi sejumlah kebijakan yang ditempuh kampus dan pesantren dalam bentuk pemberian beasiswa kepada santri.

Ke depan, kerja sama tersebut bisa ditingkatkan dengan berbagi ilmu pengetahuan. “Kalau memungkinkan, kiai mengajar di kampus,” katanya.

Dalam diskusi tersebut ada puluhan wakil pesantren dan perguruan tinggi yang hadir.

Dari kalangan pesantren, sejumlah tokoh hadir antara lain Gus Zaim Maksum (Rembang), KH Kharis Shodaqoh (Semarang), Habib Umar Muthohar (Semarang), KH Mu’adz (Pati), KH Ahmad Hudaya (Solo), Kh Abdul Karim (Solo), dan sejumlah kyai lain.

Adapun dari kalangan perguruan tinggi, sejumlah rektor dan profesor hadir adalah Prof Yos Johan Utama (Undip), Prof Dr Imam Taufiq dan Prof Ahmad Rofiq (UIN Walisongo), Prof Mahmutarom (Unwahas), Dr Bedjo Santoso (Unissula), Dr Muhammad Adnan, dan sejumlah tokoh lain dari berbagai perguruan tinggi.

Pertemuan ini merupakan agenda lanjutan dari silaturahmi 1 dan 2 yang telah dilaksanakan sebelumnya.


Penulis: Fauzan

UNNES Tuan Rumah Silaturahmi Pesantren-Perguruan Tinggi

Minggu, 21 Februari 2021 | 14:38 WIB


UNNES Tuan Rumah Silaturahmi Pesantren-Perguruan Tinggi

Sejumlah kyai dari berbagai pesantren di Jawa Tengah dijadwalkan hadir dalam focus grup discussion (FGD) kerja sama pesantren-perguruan tinggi, Minggu (21/2) pagi di Universitas Negeri Semarang.

Selain para kyai, pada forum tersebut juga akan hadir sejumlah rektor dan profesor dari berbagai perguruan tinggi.

Dari kalangan pesantren, sejumlah tokoh yang dijadwalkan hadir antara lain Gus Zaim Maksum (Rembang), KH Kharis Shodaqoh (Semarang), Habib Umar Muthohar (Semarang), KH Mu’adz (Pati), KH Ahmad Hudaya (Solo), Kh Abdul Karim (Solo), dan sejumlah kyai lain.

Adapun dari kalangan perguruan tinggi, sejumlah rektor dan profesor yang dijadwalkan hadir adalah Prof Yos Johan Utama (Undip), Prof Dr Imam Taufiq dan Prof Agmad Rofiq (UIN Walisong), Prof Mahmutarom (Unwahas), Dr Bedjo Santoso (Unissula) dan sejumlah tokoh lain dari berbagai perguruan tinggi.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, Forum Silaturhami Pesantren dan Perguruan Tinggi punya peran yang semakin strategis dalam kehidupan berbangsa.

Menurutnya, kedua lembaga pendidikan tersebut memiliki komitmen yang sama yaitu mencerdaskan bangsa. Agar komitmen tersebut dapat terus dipelihara, keduanya harus terus bekerja sama.

“Salah satu agenda penting yang menjadi perhatian kalangan pesantren dan perguruan tinggi adalah pendidikan karakter dan peningkatan rasa cinta tanah air,” katanya.


Penulis: Fauzan

UNNES Sumbang Bantuan Bagi Korban Tanah Gerak di Kelurahan Sukerojo

Jumat, 19 Februari 2021 | 14:36 WIB


UNNES Sumbang Bantuan Bagi Korban Tanah Gerak di Kelurahan Sukerojo

Universitas Negeri Semarang melalui Rumah Amal Laziz menyalurkan bantuan bagi korban tanah gerak dan bencana tanah longsor di wilayah Trangkil Baru RT 6 RW 10 Kelurahan Sukerojo Kecamatan Gunungpati Semarang, Jumat (19/2).

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Ketua RT 6 Rw 10 Kelurahan Sukerojo berupa uang tunai sebesar 25 Juta dan paket sembako bagi keluarganya terdampak musibah longsor.

Ketua Rumah Amal Lazis UNNES, Dr Edy Purwanto MS menyampaikan pemberian bantuan ini merupakan program UNNES Peduli Bencana. Ia menambahkan melalui Rumah Amal Laziz UNNES turut turun tangan membantu meringankan beban derita yang menimpa para korban.

“Allhamdulilah telah diserahkan bantuan UNNES Peduli Bencana untuk korban bencana tanah longsor di Trangkil. Semoga Kehadiran kami membantu warga yang terdampak bencana dan kita bedoa untuk semua masyarakat yang terdampak diberi kemudahan, kesabaran, dan jalan keluar oleh Allah Swt,” ucap Ketua Rumah Amal Laziz.

Sementara itu, Ketua RT 6 Rw 10 Toni menyampaikan bantuan dari UNNES sangat berarti bagi para korban.

“Bantuan dari UNNES sangat berarti bagi warga. Nantinya akan kami bagikan secara merata kepada para korban tanah longsor ini,” ucap Toni.

Diketahui ada 6 rumah yang roboh, dan 23 rumah rusak karena tanah longsor yang terjadi di daerah ini. Terimakasih kepada UNNES yang telah peduli kepada korban longsor di Jln Trangkil Baru.


Penulis: Fauzan

Sambut Pengabdian Ke-13, PASPAMNES 2008 UNNES Gelar Aksi Donor Darah

Jumat, 19 Februari 2021 | 13:16 WIB


Sambut Pengabdian Ke-13, PASPAMNES 2008 UNNES Gelar Aksi Donor Darah

Dalam rangka memperingati pengabdian ke-13 Paguyuban Satuan Pengamanan Universitas negeri Semarang Tahun 2008 (PASPAMNES 2008) bekerjasama dengan Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggelar kegiatan donor darah, Jum’at (19/02) di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang.

Ketua pengurus PASPAMNES 2008 Rudi Salam., S.Pd., M.Pd., menyampaikan, kegiatan donor darah ini merupakan wujud kepedulian akan keberlangsungan hidup sesama manusia yang membutuhkan.

“Sebab setetes darah yang kita sumbangkan ini akan sangat berarti bagi keselamatan jiwa seseorang, semoga hasil dari donor darah ini dapat membantu mengatasi kekurangan persediaan darah di Rumah Sakit maupun PMI,” kata Rudi Salam.

Akhmad Nur Sodiq, ketua kegiatan Donor darah PASPAMNES juga mengemukakan, manfaat donor darah ini sangat luas, selain bernilai ibadah juga dapat menyehatkan tubuh pendonor itu sendiri, sehingga tetap segar dan bugar, selain itu juga mempunyai nilai sosial berdampak positif bagi kesehatan, karena darah yang didonorkan setiap tiga bulan akan membarui sel-sel darah.

Sodiq menjelaskan, saat mendonorkan darah kita harus ikhlas karena bisa mendapat dua keuntungan yakni di dunia dan di akhirat, jadi tak perlu ragu dan takut bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya secara rutin.

Disela sela kegiatan, Adi Nugroho salah satu anggota PASPAMNES sekaligus sebagai ketua panitia kegiatan pengabdian ke-13 PASPAMNES ini menyampaikan, personil Satpam UNNES bekerjasama dengan UTD PMI Kota Semarang juga menyelenggarakan donor darah secara rutin setiap tiga bulan untuk meningkatkan kepedulian personil Satpam demi kemanusiaan serta menjalin silaturahmi personil Satpam UNNES.


Penulis: Fauzan

Rektor UNNES Melantikan Pengurus BEM, LK dan UKM UNNES Tahun 2021

Jumat, 19 Februari 2021 | 10:45 WIB


Rektor UNNES Melantikan Pengurus BEM, LK dan UKM UNNES Tahun 2021

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Pengurus Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan 56 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode tahun 2021 secara Luring dan Daring, Jumat (19/2).

Rektor UNNES dalam pidatonya menyampaikan selamat kepada pengurus baru lembaga kemahasiswaan dan UKM agar dapat mengemban tugas dengan baik dan meraih prestasi.

“Selamat dan sukses kepada para calon pemimpin masa depan. Saya bangga melantik saudara sebagai BEM, lembaga kemahasiswaan dan UKM. Perlu diingat saudar merupakan organisasi yang mengemban misi membina dan meningkatkan prestasi dan karakter mahasiswa UNNES, untuk itu perlu di tingkatkan,” jelas Rektor UNNES.

Menurut Rektor UNNES, menjadi pengurus organisasi mahasiswa menjadi kesempatan yang baik bagi mahasiswa untuk berlatih kritis, pengalaman manjerial, dan kepemimpinan.

“LK dan UKM ini merupakan wahana dan sarana pengembangan diri ke arah perluasan wawasan dan peningkatan pengalaman manajerial, dan kepemimpinan,” kata Prof Fathur.

Selain itu, Rektor UNNES mengingatkan agar lembaga kemahasiswaan dan UKM dapat memberikan pengabdian bagi yang terbaik UNNES dengan penuh kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.

Dalam kesempatan ini mereka yang dilantik yakni Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM KM), Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Pengurus UKM menandatangani Pakta Integritas.


Penulis: Fauzan

Seleksi Mandiri UNNES Jalur Prestasi Telah Dibuka

Rabu, 17 Februari 2021 | 14:12 WIB


Seleksi Mandiri UNNES Jalur Prestasi Telah Dibuka

Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah membuka jalur Seleksi Mandiri Jalur Prestasi.  Jalur Prestasi adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru jenjang S1 yang diselenggarakan secara mandiri untuk meningkatkan mutu input mahasiswa baru UNNES. Pendaftaran Seleksi Mandiri Jalur Prestasi UNNES dibuka tanggal 10 Febuari s.d. 26 April 2021 secara Daring.

Lalu, siapa saja siswa yang dapat mengikuti seleksi mandiri jalur prestasi? berikut sejumlah persyaratan khusus siswa dapat mengikuti seleksi ini.

  1. Memiliki salah satu prestasi atau memiliki sertifikat/surat keterangan:
    1. Juara I, II dan III (memperoleh piala atau medali emas, perak dan perunggu) minimal tingkat Nasionaldalam bidang olahraga, seni, Olimpiade/lomba bidang studi, dan lomba bidang keagamaan yang diperoleh selama duduk di SMA/MA/SMK/MAK.
    2. Juara I (memperoleh piala atau medali emas) minimal tingkat provinsidalam bidang olahraga, seni, teknologi, Olimpiade/lomba bidang studi, dan lomba bidang keagamaan yang diperoleh selama duduk di SMA/MA/SMK/MAK.
    3. Mempunyai keahlian/kemampuan luar biasa yang dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan dari lembaga, yaitu hafal Alquran minimal 20 juz, penemu teknologi tepat guna yang dibuktikan dengan paten, hak cipta atau HKI lainnya (maksimal 3 orang), pembuat konten kreatif di Instagram minimal 30kfollower atau youtube minimal 30k subscriber dengan konten akademik dan prestasi, motivasi, inovasi.
    4. Juara/prestasi olahraga yang diakui adalah juara untuk cabang olahraga yang diselenggarakan oleh KONI, Kemdikbud dan merupakan kejuaraan resmi yang diketahui oleh induk organisasi olahraga.
    5. Juara/prestasi seni, teknologi yang diakui adalah juara untuk peroranganmeliputi bidang musik, vokal, tari, penulisan/baca puisi, nembang macapat, seni lukis, seni kriya, komik, poster, batik, programmer, robotik, animator, desain, fotografi; juara untuk kelompok meliputi teater (maksimal 6 orang), karawitan/musik tradisi (maksimal 10 orang), tari (pasangan) yang diselenggarakan oleh Kemdikbud, atau Kementerian lainnya yang relevan.
    6. Juara Olimpiade/lomba bidang studi yang diakui adalah juara yang bersifat perorangan yang diselenggarakan oleh Kemdikbud, Kemenag atau kementerian lainnya.
  2. Juara lomba keagamaan yang diakui adalah juara MTQ atau lainnya yang bersifat perorangan yang diselenggarakan oleh Kemenag atau Kemdikbud.
  3. Bukti sertifikat, piagam kejuaraan atau surat keterangan sesuai bidang prestasi/kemampuan luar biasa pada huruf a sampai g harus disahkan oleh Kepala Dinas setempat atau pejabat/pengampu yang berwenang.
  4. Lulus Ujian Tulis Tes Bahasa Inggris dan Tes Potensi Akademik (TPA).

Nantinya akan ada tim seleksi telah mengatur ketentuan jenis kejuaraan yang diakui sebagai persyaratan atau tidak. Ketentuan ini digunakan untuk memastikan bahwa prestasi tersebut benar adanya dan diakui oleh lembaga berwenang.

Selain itu, siswa yang memenuhi persyaratan tersebut tidak otomatis lolos. Peserta akan diwawancari oleh tim seleksi terdahulu.

Informasi selengkapnya dan Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman http://penerimaan.unnes.ac.id.

 


Penulis: Fauzan

Aktualisasikan Membangun Olahraga Nasional melalui Pendidikan, Menpora Dipercaya Menjadi Dosen Luar Biasa FIK UNNES

Senin, 15 Februari 2021 | 12:57 WIB


Aktualisasikan Membangun Olahraga Nasional melalui Pendidikan, Menpora Dipercaya Menjadi Dosen Luar Biasa FIK UNNES

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) dipercaya menjadi dosen luar biasa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung Menpora dalam mengaktualisasikan pembangunan keolahragaan Nasional melalui pendidikan, Senin (15/2).

Menurut Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menuturkan pengangkatan Menpora menjadi dosen luar biasa hal yang tepat kaeran beliau merupakan salah satu orang yang masuk dalam praktisi di bidang olahraga.

“Pengangkatan Dr H Zainudin Amali SE MSi sebagai dosen luar biasa di bidang keolahragaan sesuai dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dimana UNNES diharapkan berkolaborasi dengan kalangan industri dan praktisi, sangat tepat sekali karena beliau masuk dalam praktisi di bidang olahraga,” tutur Prof Fathur.

Selain itu, Prof Fathur menyampaikan pengangkatan ini juga sesuai dengan visi beliau memajukan olahraga dengan pendekatan IPTEK.

“Sebagai praktisi sekaligus akademisi akan mendekatkan science dengan practice/ implementasi bidang olahraga. Selain itu, Menpora juga telah melakukan Uji Public Grand Desain Keolahragaan Nasional yang diselenggarakan secara kolaborasi bersama FIK UNNES,” jelas Rektor UNNES.

Dekan FIK UNNES Prof. Tandiyo Rahayu menyampaikan berharap pengangkatan Dr H Zainudin Amali SE MSi menjadi Dosen Luar Biasa dapat menjadikan FIK UNNES menjadi semakin Luar Biasa didalam pengembangan keolahragaan dan mencetak prestasi yang luar biasa.

“FIK UNNES merupakan fakultas yang banyak mencetak atlet nasional dan internasional ini banyak memberikan sumbangsih dalam perolehan medali tingkat PON, Seagames dan Aseangames. Semoga pengangkatan Dr H Zainudin Amali SE MSi menjadi Dosen Luar Biasa di FIK UNNES menjadikan FIK UNNES menjadi semakin Luar Biasa didalam pengembangan keolahragaan dan mencetak prestasi yang luar biasa,” pungkas Dekan FIK.

Sebelumnya Menpora juga dianugerahi Penghargaan Konservasi Danau Limboto (Limboto Lake Conservation Award) untuk Kategori Prakarsa Konservasi.


Penulis: Fauzan

Banjir Tak Kunjung Surut, Tim MAHAPALA UNNES Terus Aktif Ikuti Operasi SAR

Sabtu, 13 Februari 2021 | 7:12 WIB


Banjir Tak Kunjung Surut, Tim MAHAPALA UNNES Terus Aktif Ikuti Operasi SAR

Sudah lebih dari enam hari banjir merendam beberapa daerah di Kota Semarang, hingga Jumat (12/2/2021) air masih menggenang dibeberapa titik di wilayah Trimulya, Genuk.

Menyikapi hal tersebut, MAHAPALA Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai satuan utama tanggap bencana Mahasiswa UNNES telah mengikuti tahapan operasi SAR sejak hari senin lalu, tahapan tersebut berupa koordinasi pembagian tim, evakuasi, dan distribusi logistik.

Perkembangan terbaru operasi SAR hari ini, satuan tim yang masih bertugas terdiri dari BASARNAS sebagai koordinator utama, BAGANA, MAHAPALA UNNES, LAZISNU, BPBD Kota Semarang serta sejumlah relawan gabungan lainnya.

Hingga larut malam, distribusi logistik dan bantuan masih terus dilakukan, luasnya daerah terdampak banjir memaksa tim untuk bekerja keras sepanjang hari.

Terhitung untuk hari ini, ribuan paket bantuan sudah terdistribusi dengan merata di wilayah RW1 sampai RW4 kelurahan Trimulya, Genuk.

Andi selaku koordinator Tim MAHAPALA UNNES yang bertugas hari ini menyampaikan, semangat para relawan yang tergabung dalam satuan operasi SAR kali ini luar biasa, walaupun terus diguyur hujan tim relawan tetap melakukan distribusi bantuan hingga larut malam.

Lebih lanjut, Ia berharap bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat sekitar.

Rencananya, tahapan SAR masih akan terus berlanjut hingga dua atau tiga hari kedepan mengingat kondisi dan juga curah hujan di sekitar Kota Semarang yang tak kunjung reda.

Kepala BASARNAS juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu siap siaga menghadapi segala kemungkinan buruk yang bisa terjadi.

“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat yang sudah membantu operasi SAR kali ini, pihak Universitas yang sudah mendukung kami sepenuhnya serta segenap anggota tim yang tidak pernah lelah untuk mengabdi kepada masyarakat”, ucap Safinatun.


Penulis: Fauzan

Ketua MPR RI; Ketajaman Visi UNNES Melihat Industri Olahraga

Kamis, 11 Februari 2021 | 14:43 WIB


Ketua MPR RI; Ketajaman Visi UNNES Melihat Industri Olahraga

“Gelar Doktor Honoris Causa yang diberikan UNNES ini adalah bentuk pengakuan akademis atas visi, pemikiran dan karya selama memipin organisasi keolahragaan. Saya meyakini, UNNES sudah melakukan kajian akademis keilmuan yang memadai. Terobosan UNNES ini adalah tonggak sejarah bagaimana kiprah tokoh olahraga diakui secara akademik oleh lembaga perguruan tinggi”.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) H Bambang Soesatyo SE MBA saat memberikan sambutan dalam acara penganugerahan Gelar Kehormatan Honoris Causa kepada Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Drs HAM Nurdin Halid, Kamis (11/2).

Selain itu, Bambang Soesatyo menyampaikan pemberian gelar kehormatan kepada Nurdin Halid merupakan ketajaman visi UNNES yang melihat industri olahraga sebagai aspek yang sangat penting dalam tatana kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Olahraga modern memiliki dimensi luas dan membawa impact yang besar secara sosial, ekonomi, budaya, memperkuat rasa kebangsaan, dan mempromosikan negara di kancah internasional,” jelasnya.

Ketua MPR RI juga menyebutkan gagasan Nurdin Halid dalam orasi Ilmiahnya berjudul “Penguatan Industri Olahraga Berbasis Koperasi Multi-Pihak : Sebuah Pendekatan Ekonomi Terapan dan Manjemen Ko-determinasi” langsung menyentuh ke konstitusi UUD NRI Tahun 1945.

“Gagasan Nurdin Halid ini langsung menyentuh ke konstitusi UUD NRI Tahun 1945 kita. Dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indoensia tahun 1945, tertulis empat tugas konstitusional pemerintah. Empat tugas konsititual negara itu menjadi dasar filosofi ideologis dan konstitusional dari konsidren Undang-Undang No 3 Tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional pada pasal 3 dan 4. Lebih jauh, gagasan Nurdin Halid untuk mengokoperasikan industri olahraga nasional juga memiliki landasan konstitusional pasal 33 Ayat 1 UUD 1945. Tugas konstitusional keolahragaan nasional dijabarkan sangat baik dan jelas dalam orasi ilmiah Pak nurdin Halid ini,” ucap Bambang Soesatyo

Lebih lanjut, Bambang Soesatyo berharap pemerintah dalam hal ini Kemenpora bersama UNNES dapat mengembangkan dan mengoperasionalkan gagasan besar industri olahraga.

“Semoga pemerintah dalam hal ini Kemepora sebagai penanggungjawab utama pembangunan di bidang keolahragaan bersama UNNES dan Dewan Koperasi Indonesia bisa mengembangkan dan mengoperasionalkan gagasan besar ini,” pungkas Ketua MPR.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dr H Zainudin Amali SE MSi dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada UNNES yang telah memberi pengakuan atas paradigma baru, visi, misi, sistem, dan strategi Nudin Halid dalam membangun industri Olahraga, khususnya di bidang sepakbola.

Lebih lanjut, Menopra meunyampaikan, Seiring dengan kemajuan peradaban baru sebagai ‘buah’ dari Revolusi Industri 4.0, UNNES terus aktif melakukan kajian tentang manajemen dan industri Olahraga dengan pendekatan triple helix model yang berkembang menjadi penta helix model, pungkas Zainudin Amali.


Penulis: Fauzan

Nurdin Halid Sampaikan Orasi Ilmiah Penguatan Indistri Olahraga Berbasis Koperasi Multi Pihak.

Kamis, 11 Februari 2021 | 12:58 WIB


Nurdin Halid Sampaikan Orasi Ilmiah Penguatan Indistri Olahraga Berbasis Koperasi Multi Pihak.

Nurdin Halid yang menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia akan memaparkan orasi Ilmiah berjudul “Penguatan Industri Olahraga Berbasis Koperasi Multi Pihak” di Universitas Negeri Semarag (UNNES) saat penganugerahan Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) pada Kamis 11 Februari 2021 secara Daring dan Luring.

Menurut Nurdin Halid dalam naskah orasinya kunci utama untuk meraih pasar olahraga di Indonesia adalah perlunya paradigma baru dalam mengembangkan olahraga menjadi industri. Inti paradigma baru itu ialah mengembangkan olahraga yang berorientasi pasar atau market orientation. Artinya, semua elemen dalam industri olahraga harus mampu secara kolektif menciptakan nilai pasar olahraga.

“Ada beberapa faktor kunci terciptanya nilai pasar olahraga demi tegaknya bangunan industri olahraga. Secara internal, faktor-faktor yang berpengaruh meliputi: kualitas dan prestasi tinggi tim atau atlet perorangan sebagai faktor utama penonton membanjiri stadion, kebintangan atlet yang bukan saja menarik penonton, tetapi juga sponsor, dan permainan yang bermutu dan menarik serta menjunjung tinggi asas fairplay sehingga menciptakan kepercayaan sponsor. Sedangkan factor ekternal meliputi Infrastruktur dasar dan fasilitas olahraga, Stadion sebagai ‘panggung’ pagelaran olahraga, Sponsorship, Media dan media sosial di Era Industri 4.0, Hak Siar TV, Regulasi dan penegakannya, Manajemen dan tenaga professional, Manajemen kompetisi, dan Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Nurdin Halid.

Naskah orasi ilmiah Nurdin Halid memaparkan dua argumentasi dasar perlunya pendekatan ekonomi terapan dalam pengembangan industri olahraga nasional. Pertama, industri olahraga memiliki dimensi luas sehingga pengembangannya harus multi-disipliner, mulai dari ilmu ekonomi mikro dan makro, pemasaran, komunikasi, IT, hingga sosiologi, budaya, politik, gizi, dan psikologi. Kedua, bahwa lingkungan eksternal semua lembaga berskala global, regional, nasional dan lokal sulit diproyeksi secara akurat karena arus perubahan yang terus terjadi secara cepat. Maka, satu-satunya cara yang dapat dikendalikan justru faktorfaktor internal lembaga atau badan usaha.

Melalui orasi Ilmiahnya Nurdin Juga akan memaparkan rantai panjang penciptaan nilai pasar olahraga yang berdimensi luas sekaligus membawa multi-impact. Untuk memperkuat dan mempercepat industrialisasi olahraga nasional, diperlukan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengelolaan liga dan event olahraga profesional sesungguhnya sarat dengan aspek ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain ekonomi terapan dan manajemen kodeterminasi, Nurdin Halid juga menyampaikan pentingnya pemangku olahraga prestasi Indonesia mencari ‘jalan baru’ untuk penguatan dan percepatan industrialisasi olahraga nasional di tengah dinamika perubahan yang sangat cepat, kompleks, dan sulit diprediksi.

“Salah satu ‘jalan baru’ itu ialah ‘koperasi multi-pihak’. Perusahaan koperasi milik multi-stakeholders menjadi episentrum seluruh proses bisnis sebuah industri olahraga. Perusahaan koperasilah yang mempertemukan dan mengoptimalkan peran dan kontribusi masing-masing elemen dalam ekosistem industri olahraga. Sebagai sebuah bisnis, maka perusahaan Koperasi Multi-Pihak ini yang menjalankan sistem ekonomi berbagi atau sharing economy yang menjadi trend bisnis mutakhir,” terang Nurdin Halid.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menyampaikan Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa di Universitas Negeri Semarang merupakan pemberian gelar kehormatan berdasarkan Peraturan Menristekdikti Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2016 Tentang Gelar Doktor Kehormatan dan Peraturan Rektor Nomor 21 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa. Pemberian gelar Doctor Honoris Causa bagi Drs. H.A.M. Nurdin Halid didasarkan kajian Program Studi Doktor Pendidikan Olahraga di Pascasarjana Universitas Negeri Semarang terhadap kinerja persepakbolaan nasional pada masa kepemimpinan Nurdin Halid, yang dianggap memiliki kontribusi terhadap dimulainya pendekatan industry dalam pengelolaan organisasi sepakbola di Indonesia.

Prof Tandiyo selaku Promotor menyampaikan bidang Industri olahraga dinilai merupakan frasa yang relative baru dalam khasanah pengetahuan umum maupun pengetahuan keolahragaan di Indonesia. Industri olahraga menjadi bahan kajian Nurdin Halid karena aktivitas olahraga ternyata mampu menjadi penggerak kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Kepemimpinan Nurdin Halid Pada masa itu dinalai promovendus menjadikan geliat persepakbolaan nasional menjadi marak, dan ikut menggerakkan ekonomi rakyat, melalui ticketing yang tersistem, pengelolaan sponsor, hingga penyediaan merchandise dalam skala besar hingga skala produksi rumah tangga.

Buku dan Publikasi Ilmiah Nurdin Halid yang telah ditulis diantaranya buku berjudul Revolusi Sepakbola, Pengabdian 15 Tahun Mengubah Wajah Sepakbola Indonesia dan Sepakbola Indonesia Modern, Menuju Industri Sepakbola dan Pentas Dunia, sementara karya ilmiah yang Nurdin Halid tulis diantaranya Role of Triple Helix to Develop Multi Stake holder Cooperative: Conceptual Research in Sport industry, The analysis of Linkage and Multiplier Output of Arts, Entertainment, and Recreation Services Sector in Indonesia Economy: An Empirical Study on Football Industry dan Building a Cooperative-Based Competitive National Sports Industry Model: Resourced Based View Conceptualization.


Penulis: Fauzan

Ringankan Beban, Menwa Bataliyon 902 UNNES Bagikan Sembako Warga Terdampak Banjir

Selasa, 9 Februari 2021 | 18:49 WIB


Ringankan Beban, Menwa Bataliyon 902 UNNES Bagikan Sembako Warga Terdampak Banjir

Hujan yang berlangsung terus menerus dan berdampak banjir di beberapa tempat di Kota Semarang membuat rasa simpati dari Komandan dan Para Anggota Menwa 902 untuk peduli dan berinisiatif membantu meringankan beban para korban bencana alam banjir.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan bakti sosial berupa pembagian sembako untuk korban banjir di daerah Kelurahan Bangetayu Kecamatan Genuk Kota Semarang,Minggu (7/2).

Komandan Menwa Batalion 902 UNNES Ichsan Ashari menyampaikan rasa duka atas korban bencana banjir dan berharap musibah banjir segera surut dan situasi kembali normal. Rasa korsa yang tinggi juga membuat Para Alumni Menwa UNNES yang tergabung didalam Ikatan Alumni Menwa UNNES (IARMI) diketuai Dr Yuswo Supatmo MKes ikut andil untuk membantu korban bencana dengan memberikan sembako seperti beras, telur, mi instan.
Banyaknya titik banjir di kota Semarang menjadikan penggerak jiwa kemanusiaan yang telah ditanamkan dalam disiplin jiwa Anggota Menwa,imbuhnya.

Perwakilan dari Warga yang terdampak, Buzairi Basari menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung dalam kegiatan bakti sosial ini, semoga bantuan yang diberikan bermanfaat untuk yang warga yang sedang membutuhkan.


Penulis: Landa Akbarta

Selenggarakan FGD Tanggap Bencana, UNNES Berperan Dalam Mencegah dan Menghindari Resiko Bencana Khususnya Banjir dan Longsor.

Selasa, 9 Februari 2021 | 15:37 WIB


Selenggarakan FGD Tanggap Bencana, UNNES Berperan Dalam Mencegah dan Menghindari Resiko Bencana Khususnya Banjir dan Longsor.

Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Terfokus (FGD) Tanggap Bencana dengan narasumber Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang (BASARNAS), yang dilaksanakan secara Daring, pada Selasa (9/2).

Kegiatan FGD Tanggap Bencana menghadirkan narasumber Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang (BASARNAS) Jawa Tengah Nur Yahya Ssos MA dan Kepala UPT Konservasi UNNES Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi yang dimoderatori oleh Surahmat SPd MHum Staf Ahli Bidang Publikasi Keilmuan.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt. Dalam sambutannya Prof Zaenuri menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan implementasi visi misi UNNES menjadi Universtas berwawasan konservasi dan bereputasi Internasional.

Selain itu, Prof Zaenuri berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan segera diimplementasikan untuk masyarakat.

Sementara itu, Kepala KPP Jawa Tengah Nur Yahya Ssos MA memapaparkan Potensi Bencana di Jawa Tengah dan Peta Rawan Bencana. Dijelaskannya dari peta potensi bencana alam mulai dari banjir, tanah longsor, kekeringan, rob semua tersebar di wilayah Jateng.

Untuk itu, perlu adanya peran masayarakat untuk tanggap dengan potensi bencana alam yang ada di sekitarnya.

“Risiko dari bencana alam harus diminimalkan. Masyarakat pun harus tanggap dengan potensi bencana alam yang ada di sekitarnya,” tutur Nur Yahya.

Selain itu, Kepala KPP Jawa Tengah Nur Yahya Ssos MA meminta peran akademisi termasuk UNNES kerjasama untuk melakukan penelitian, kajian-kajian dalam pemetaan bencana sebagai data yang akan digunakan BASARNAS.

“Kami belum memiliki laboratorium penelitian, maka dari itu perlunya kersajama yang kolaboratif antara UNNES dan BASARNAS. Misalnya dalam penelitian memetakan wilayah atau kajian dalam peta rawan bencana,” tutur Nur Yahya.

Dalam kesempatan ini, dan Kepala UPT Konservasi UNNES Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi memaparkan Peran UNNES dalam Mencegah dan Menghindari Resiko Bencana Khususnya Banjir dan Longsor.

Prof Amin menurutkan, UNNES konsisten memelihara lingkungan sebagai sebagai upaya mencegah dan menghindari resiko bencana khususnya banjir dan tanah longsor.

“Sudah 11 Tahun UNNES meneguhkan visi menjadi Universitas Berwawasan Konservasi. Dengan impelemntasi 3 pilar konservasi yakni nilai karakter, seni budaya, serta sumber daya alam dan lingkungan,” jelas Kepala UPT Konservasi UNNES.

Selain itu, Prof Amin menjelaskan UNNES memberikan peran dalam memelihara lingkungan dengan mempertahankan dan meningkatkan tata ruang terbuka hijau di lingkungan kampus, melakukan program konservasi air melalui embung, dan pembuatan biopori, serta melakukan penanaman pohon secara rutin setiap tahun oleh mahasiswa baru di dalam dan di luar kampus.

Beliau menambahkan, melalui UPT Konservasi, UNNES akan mendorong dunia pendidikan khususnya sekolah untuk berkontribusi dalam pencegahan bencana dan kerusakan lingkungan melalui penyelenggaran UNNES Green School Ranking.

Prof Amin juga menyampaikan, Mahasiswa juga berperan dalam menanggulangi bencana melalui UKM SAR, Mahapala, Menwa, dan Pramuka, pungkas Prof Amin.

Hadir dalam kegiatan, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kordinator Bagian, dan Mahasiswa.


Penulis: Fauzan

Semarang Banjir, MAHAPALA UNNES Ikut Serta Lakukan Evakuasi dan Distribusi Logistik

Selasa, 9 Februari 2021 | 9:03 WIB


Semarang Banjir, MAHAPALA  UNNES Ikut Serta Lakukan Evakuasi dan Distribusi Logistik

Curah hujan tinggi yang mengguyur kota Semarang sejak beberapa hari ini mengakibatkan beberapa wilayah di kota Semarang terendam banjir. Hingga hari Selasa (9/2/2021) air belum juga surut di sejumlah titik.

MAHAPALA UNNES beserta tim BASARNAS, Bagana Kota Semarang, Komunitas Mobil Panther, dan tim relawan yang bertugas ikut serta terjun ke lokasi banjir untuk membantu bagikan logistik di RW VII Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Mila Santika selaku Koordinator tim MAHAPALA yang bertugas mengatakan selain lakukan distribusi logistik, MAHAPALA juga telah mempersiapkan satu set perahu untuk membantu evakuasi.

Hingga malam hari pembagian logistik terus berlanjut di lokasi yang berbeda, tepatnya di wilayah RW IV, Ngilir, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

“Distribusi logistik tetap berlanjut hingga malam hari dengan menggunakan perahu karena kedalaman banjir di wilayah ini sekitar setengah badan orang dewasa,” tutur Mila Santika.

Selain itu, Mila berpesan kepada masyarakat sebaiknya lebih mengutamakan keselamatan jiwa dan lebih peduli terhadap lingkungan dan alam sekitar tempat tinggal masing-masing.

“Untuk korban banjir sebaiknya secepatnya memberikan informasi membutuhkan pertolongan segera. Serta Untuk ke depannya, lebih bisa menjaga kebersihan lingkungan dan mencintai alam,” ungkapya.

Bukan hanya karena curah hujan ekstrim, banjir di Semarang kali ini juga diakibatkan oleh drainase sistem yang kurang baik. Beberapa ahli juga mengatakan bahwa banjir di Semarang disebabkan pula oleh pembangunan infrastruktur yang menyebabkan pengurangan daerah resapan air.


Penulis: Fauzan

Rektor UNNES Dukung Program Kampus Mengajar Kemendikbud

Senin, 8 Februari 2021 | 15:59 WIB


Rektor UNNES Dukung Program Kampus Mengajar Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) akan meluncurkan Program Kampus Mengajar besok hari Selasa (9/2) pukul 13.00 WIB.

Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka-Belajar Kampus-Merdeka (MBKM) dari Kemendikbud.

Program Kampus Mengajar bertujuan untuk memberikan solusi bagi sekolah dasar yang terdampak pandemic dengan memberdayakan para mahasiswa yang berdomisili di sekitar wilayah.

Program ini diharapkan untuk membantu para guru dan kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, khususnya dalam bidang pembelajar literasi dan numerasi, serta membantu adaptasi teknologi dalam proses pembelajaran, baik Luring maupun Daring.

Menurut Kemendikbud Program Kampus Mengajar dianggap mampu memberikan manfaat berupa simbiosis mutualisme yang terjadi antara sekolah dasar dan mahasiswa.

Tak hanya itu, Program Kampus Mengajar akan menyediakan bantuan pembayaran UKT, pemberian uang saku, dan pengakuan konversi mata kuliah sebesar 12 SKS untuk mahasiswa terpilih.

Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum mendukung kebijakan Program Kampus Mengajar yang digagas Kemendikbud.

Beliau berharap mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan interpersonal sekaligus mendapatkan pengalaman mengajar.

Selain itu, Prof Fathur mendorong agar banyak mahasiswa UNNES yang turut serta dalam Program Kampus Mengajar.

“Ini kesempatan yang luar biasa untuk mahasiswa UNNES yang mendapat kesempatan untuk berinteraiksi langsung dengan siswa sekolah dasar. Tak hanya Kemendikbud juga memberikan bantuan kepada mereka yng terpilih mengikuti program ini”, pungkas Prof Fathur.

Ikuti peluncuran Program Kampus Mengajar bersama Mendkibud Nadiem makarim dan bisa anda saksikan melalui kanal youtube KEMENDIKBUD RI.

Jangan tahan niat baikmu! Mari bersama ulurkan tangan dan memberikan dampak sosial langsung.


Penulis: Fauzan

Seminar Internasional UNNES, Maulana Habib Lutfhi; Tampilkan Indonesia yang Rahmatan Lil ‘alamin

Minggu, 7 Februari 2021 | 8:41 WIB


Seminar Internasional UNNES, Maulana Habib Lutfhi; Tampilkan Indonesia yang Rahmatan Lil ‘alamin

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta Tim Dies Natalis ke 56 mengunjungi Rois ‘Am Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Dr Hc Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya , Jumat (5/2).

Dalam pertemuan ini, Prof Fathur meminta doa dan dukungan kepada Habib Luthfi untuk menyelengarakan seminar bertaraf Internasional di beberapa negara yang dilakukan secara Daring.

“Seminar ini akan digelar bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ke-56 UNNES mendatang. Insya Allah berkat bimbingan Abah Lutfi dua negara, Maroko dan Mesir sudah siap mendukung terlaksananya acara ini,” ucap Prof Fathur.

Webinar ini akan menghadirkan pembicara Maulana Dr Hc Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, HE Quadia Banabdallah Ambassador or Moroccan Embassy in Jakrta, dan Aziz El Kobaithi Idris Hasani President of The Internasional Academic Centre of Sufi.

Dalam kesempatan ini Maulana Dr Hc Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya menyampaikan seminar ini nantinya akan menampilkan wajah Indonesia yang rahmatan lil ‘alamin serta budaya Indonesia yang bernuansa religius dan untuk mendoakan keselamatan Bangsa dan Negara.

Maulana Habib Lutfi yang juga menjabat sebagai Anggota Wantimpres RI menjelaskan tentang Islam rahmatan lil alamin dengan analogi penyaluran tenaga listrik.

“Semua warga dapat menikmati manfaat tenaga listrik untuk penerangan maupun untuk yang lain tanpa memandang suku ataupun agamanya, dalam pemanfatan tenaga listrik tergatung kebutuhan masing-masing tanpa pernah mempersalahkan siapa yang menggunakan,” pungkas Maulana.

Turut hadir Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Arif Satria SP MSi, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Perencanaan UNNES Dr Hendi Pratama SPd MA, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Bahasa dan Seni, dan Tim Dies Natalis UNNES ke 56.


Penulis: Fauzan

UNNES Selenggarakan FGD Kepemimpinan di Universitas Berkelas Dunia

Jumat, 5 Februari 2021 | 22:05 WIB


UNNES Selenggarakan FGD Kepemimpinan di Universitas Berkelas Dunia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Terfokus yang mengangkat tema “ Challenges of Leader in Facing World Class University” pada Jumat (05/02) secara Daring.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB University) Prof Dr Arif Satria SP MSi yang dimoderatori oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama SPd MA.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya menyampaikan UNNES terus melebarkan sayapnya menuju Word Class University untuk itu,perlu penguatan karakter kepemimpinan.

Menurut Prof Fathur, penguatan karakter kepemimpinan harus ditumbuhkan ke seluruh civitas akademika.

“Pemimpin tidak hanya rektor, dekan, ketua lembaga. Tetapi harus ditumbuhkan ke seluruh warga universitas. Kita semua adalah pemimpin”, jelas Rektor UNNES.

Lebih lanjut, Rektor UNNES menyampaikan 5 prinsip kepemimpinan bertumbuh yakni menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring kepemimpinan, semakin kuat menghadapi badai, dan menyemai tunas kepemimpinan baru.

Sementara itu, Prof Arif Satria menyampaikan sebagai pemimpin yang hebat harus memiliki pola pikir yang selalu bertumbuh dan berkembang karena lingkungan selalu berubah (Growth Mindset).

“Growth mindset adalah pola pikir yang berkembang, Jadi, pemilik pola pikir ini tidak akan mau diam dan ingin selalu belajar banyak hal,” ucap Rektor IPB.

Prof Satria juga menjelaskan salah satu hal menarik dari growth mindset bahwa kegagalan sering disebut sebagai hambatan menuju kesuksesan yang harus dilakukan.

Selain itu, dalam kesempatan ini Prof Arif Ia memaparkan 3 kunci untuk meraih kesuksesan yaitu memiliki kemauan, kemampuan, dan kesempatan.

“Kalau orang punya kemampuan pasti dia akan bagus, kalau orang punya kemampuan pasti punya strategi yang bagus, kalau orang punya kemampuan pasti punya strategi baru. Jadi kalau kemampuan bisa ditumbuhkan melalui kemauan yang terus optimis bisa meraih kesuksesan,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Ikuti Temanggung University Fair, Konservasi Bersenyum Perkenalkan UNNES

Jumat, 5 Februari 2021 | 11:22 WIB


Ikuti Temanggung University Fair, Konservasi Bersenyum Perkenalkan UNNES

Organisasi Mahasiswa Daerah Temanggung UNNES atau yang lebih dikenal dengan Konservasi Bersenyum ikuti Temanggung University Fair #6 (TUF #6) secara daring melalui Zoom pada Minggu (24/1).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Temanggung tersebut bertujuan untuk memberikan ruang bagi siswa-siswi SMA/ SMK/ MA untuk mengetahui lebih lanjut apa saja yang ada di dunia Perkuliahan terutama di UNNES. Selain memberikan informasi lebih lanjut, juga memberikan arahan kepada calon mahasiswa apa yang perlu dipersiapkan untuk mencapai PTN/ PTS maupun Sekolah Kedinasan yang ada di Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh 18 Universitas dan 10 Sekolah Kedinasan, salah satunya partisipasi dari Universitas Negeri Semarang yang diwakili oleh Organisasi Daerah UNNES yang disebut sebagai Konsevarai Bersenyum (KOBE).

Acara TUF #6 ini berbeda dengan TUF sebelumnya, yang saat ini mengharuskan secara daring dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan akibat adanya pandemi. Dengan adanya teknologi yang semakin canggih memudahkan acara terlaksana secara lancar dan nyaman.

Masing-masing Universitas dan Sekolah Kedinasan dibagi ke dalam breakout yang di pandu oleh moderator. Peserta diberi kesempatan tiga sesi dimana setiap sesi hanya bisa mengunjungi satu breakout Perguruan Tinggi saja. Jadi, peserta hanya bisa mengunjungi tiga breakout saja dari Universitas maupun dari Sekolah Kedinasan.

Dalam acara ini, peserta terlihat antusias dan sangat bersemangat untuk memperoleh infomasi yang di paparkan. Terlebih di breakout UNNES, dimana peserta yang mengunjungi lumayan banyak dan juga interaksinya sangat baik. Walaupun dilakukan secara daring akan tetapi peserta tetap memperoleh informasi secara lengkap dan rinci.


Penulis: Dwi Hermawan

Diskusi Ilmiah Terfokus: Pra-Submisi Dokumen PTNBH UNNES

Kamis, 4 Februari 2021 | 21:38 WIB


Diskusi Ilmiah Terfokus: Pra-Submisi Dokumen PTNBH UNNES

Univerisitas Negeri Semarang (UNNES) terus berupaya mengubah statusnya dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum.

Hal ini dibuktikan dengan Tim Akselerasi UNNES menuju PTNBH kembali melakukan diskusi ilmiah terfokus pada pra-submisi dokumen PTNBH UNNES 2021 sekaligus untuk mematangkan kesiapan dokumen UNNES menuju PTNBH bertempat di Grand Candi Hotel, Kamis (04/02).

Acara dibuka oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman Mhum yang dalam kesempatan tersebut terus memacu UNNES untuk tetap produktif dan mengembangkan kapasitas dalam upaya UNNES menuju PTNBH pada tahun 2022.

“UNNES menargetkan menjadi PTNBH pada tahun 2022. Rencananya, pengajuan dokumen untuk menjadi PTN-BH akan disampaikan ke Kemendikbud dalam waktu dekat setelah melakukan diskusi ilmiah terfokus pra sumbmisi dokumen PTNBH”, ucap Prof Fathur.

Dalam sambutannya, Prof Fathur mengajak untuk terus mengembangkan kapasitas UNNES dengan meningkatkan literasi digital untuk mendukung terwujudnya UNNES Digital Smart campus 2021.

“Dengan adanya pembelajaran daring, UNNES berupaya untuk mengembangkan Digital Smart Campus dalam layanan prima agar mempermudah, mempercepat, dan meningkatkan akuntabilitas pelayanan dan nantinya akan menjadi contoh Perguruan Tinggi lainnya”, jelas Prof Fathur.

Prof Fathur juga mendorong semangat UNNES menuju klaster 1 sebagai bagian dari usaha UNNES menuju PTNBH.

“Kita juga menargetkan UNNES klaster 1, berbagai peningkatan kualitas dan prestasi sudah diraih”, tutur Rektor Guru Besar Bidang Sosiolingistik tersebut.

Selain itu, Rektor UNNES menyampaikan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul menjadi salah satu syarat untuk mewujudkan UNNES menjadi PTNBH.

“UNNES terus menyiapkan dan mempersembahkan kepada Indonesia, SDM Unggul yang telah siap menatap masa depan dengan penuh kenyakinan dan memiliki multikecakapan sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan,” jelas Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur menyampaikan untuk meraih PTNBH, ada 3 kunci yang perlu diperhatikan yakni kebersamaan kerja keras,dan integritas

“Semua ini berkat kerjasama dan kerja keras Tim Akeselerasi UNNES PTNBH. Ini luar biasa dengan persiapannya sangat matang sehingga dokumen UNNES menuju PTNBH sudah sangat baik dan cepat diperbaiki. Mudah mudahan dengan ini UNNES bisa menjadi PTNBH”, pungkas Syamsul Hadi.

Sebelumnya, Tim Direktorat Kelembagaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) melakukan pendampingan UNNES menuju PTNBH. Dalam kesempatan ini Tim Kemendikbud memberikan pengarahan untuk menuju PTNBH perlu penguatan pada tiga point, yakni Peningkatan Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi, Good Government, dan Kelayakan Finansial.


Penulis: Fauzan

Perkuat Sports Science, FIK UNNES Jalin Kerjasama dengan Medifit

Kamis, 4 Februari 2021 | 13:29 WIB


Perkuat Sports Science, FIK UNNES Jalin Kerjasama dengan Medifit

Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus melebarkan sayap dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, kali ini melalui Fakultas Ilmu Keolahragan (FIK) menjalin kerjasama dengan Medifit Active Rehabiltation Center, Jakarta Pusat (4/1) dengan penerapan protokol pencegahan Covid 19 yang ketat.

Dekan FIK UNNES Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd dan Direktur Medifit drg Titik Imawati Sp Ort menandatangani dokumen kerjasama dalam bentuk Tridharma Peguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan FIK UNNES menyampaikan, Kerjasama ini merupakan salah satu upaya dalam mengambangkan Terapi Fisik (Sports Science) yang ada di FIK UNNES dan kemajuan pusat studi keolahragaan agar lebih signifikan dan relevan dengan dunia industri.

“Ini merupakan salah satu upaya Kami dalam mengembangkan kerjasama di bidang Terapi Fisik, dan penguatan sport industry di UNNES”, tutur Prof Tandiyo.

Lebih lanjut, Prof Tandiyo berharap Kegiatan ini dapat dioptimalkan untuk mendukung kegiatan akademik dosen dan mahasiswa, baik untuk kegiatan penelitian, magang, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Sementara itu, Direktur Medfit menyambut baik kerjasama yang terjalin antara UNNES dengan Medifit dan berharap kerjasama ini akan memberikan manfaat kepada dua belah pihak dan dapat segera diimpelemntasikan.

Kerjasama ini diinisiatori oleh Sekertaris Jurusan Ilmu Keolahragaan Mohammad Arif Ali, S.Si., M. Sc. dan Tim Gugus Kerjasama FIK.


Penulis: Fauzan

Teliti Kinerja Pembelajaran Dosen Prodi Pendidikan Teknik Bangunan di Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia, Wakil Dekan II FT Raih Gelar Doktor

Kamis, 4 Februari 2021 | 11:59 WIB


Teliti Kinerja Pembelajaran Dosen Prodi Pendidikan Teknik Bangunan di Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia, Wakil Dekan II FT Raih Gelar Doktor

Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Teknik meraih Dra Sri Handayani MPd raih gelar Doktor dalam Ujian Terbuka Gelar Doktor Pascasarjana UNNES pada Selasa (02/02).

Dra Sri Handayani MPd telah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kinerja Pembelajaran Dosen di Perguruan Tinggi Tinjauan Analisis dari Pengembangan Teori Kepemimpinan Path Goal “ di depan dewan penguji dengan predikat “Sangat Memuaskan”.

Disertasi dengan judul Kinerja Pembelajaran Dosen di Perguruan Tinggi Tinjauan Analisis dari Pengembangan Teori Kepemimpinan Path Goal membahas secara mendalam teori kepemimpinan yang selayaknya dapat diimplementasikan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan di Perguruan Tinggi seluruh Indonesia untuk mengoptimalkan kinerja Dosen di Program Studi tersebut.

Dalam temuan terbarunya, Dra Sri Handayani MPd menegaskan semakin tinggi peran kepemimpinan, kompetensi, dan kualitas pengetahuan yang dimiliki dosen maka semakin tinggi pembentukan kerja cerdas dosen dan kinerja pembelajaran dosen.

Dalam promosi ujian Doktor tersebut di pimpin oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakilkan oleh Prof Dr Agus Nuryatin MHum. Dengan penguji 1 Prof Dr Nasrun MS, Penguji 2 Dr Nur Qudus MT IPM, Penguji 3 Prof Dr Tri Joko Raharjo MPd, Penguji 4 Dr Kardoyo MPd, Penguji 5 Prof Dr Joko Sutarto MPd, dan Penguji 6 Prof Dr DYP Sugiharto MPd Kons.

Tentunya dengan Dra Sri Handayani MPd memperoleh gelar Doktor diharapkan semakin meningkatkan kualitas layanan akademik di Fakultas Teknik.


Penulis: Fauzan

Perkuat Sinergi Pengembangan Tata Kelola Pendidikan, UNNES Gandeng Disdikbud Jateng

Rabu, 3 Februari 2021 | 15:32 WIB


Perkuat Sinergi Pengembangan Tata Kelola Pendidikan, UNNES Gandeng Disdikbud Jateng

Universitas Negeri Semarang dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Rektor dan Gubernur Jawa Tengah.

Sebagai implementasi dari Nota Kesepakatan tersebut diantaranya adalah kerja sama antara UNNES dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Dalam kunjungan audiensi ke Disdikbud Provinsi Jateng Tim UNNES yang dipimpin oleh Dr Walid MSi selaku Staf Ahli Rektor Bidang Kerja Sama Dalam Negeri dan Income Generating memaparkan beberapa sinergi kerja sama.

Selain itu, Dr Walid MSi mengatakan bahwa UNNES dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah diibaratkan seperti saudara sekandung, karena UNNES menghasilkan guru yang berkualitas Dan UNNES siap mensuport kegiatan kerja sama yang telah berjalan dan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah.

Dalam pertemuan ini tim kerja sama UNNES diterima oleh Dr Hari Wuljanto MSi selaku Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Beliau menyambut positif kedatangan dari Tim kerja Sama UNNES.

“Kami siap berkolaborasi dengan UNNES, dalam hal ini tentu bidang Pendidikan dan Kebudayaan yang kami utamakan”, tutur Dr. Heri Wuljanto, M.Si.

Beberapa point yang siap ditindak lanjuti dari pertemuan ini meliputi Pengembangan tata kelola sekolah digital di masa pandemi, Kerja Sama antara UNNES dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri dalam hal pengembangan mutu pendidikan Menengah Atas, Pengembangan Klinik guru atau bengkel guru, dan Penyediaan Tenaga Ahli dari UNNES untuk pengembangan mutu di lingkungan Disdikbud provinsi Jateng.


Penulis: Fauzan

Kombes. Pol Susilo Teguh Raharjo Raih Gelar Doktor di UNNES Berkat Perhatiannya Pada Pendidikan Karakter Taruna Akademi Kepolisian

Jumat, 29 Januari 2021 | 20:26 WIB


Kombes. Pol Susilo Teguh Raharjo Raih Gelar Doktor di UNNES Berkat Perhatiannya Pada Pendidikan Karakter Taruna Akademi Kepolisian

Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah meluluskan satu orang doktor yang
mengangkat tema tentang pendidikan karakter bagi Taruna Akademi Kepolisian.

Gelar resmi sebagai Doktor tersebut dianugerahkan kepada Doktor Susilo Teguh Raharjo karena telah mampu mempertahankan tugas akhir dalam bentuk disertasi pada ujian terbuka yang digelar pada hari Jumat tanggal 29 Januari 2021.

Tugas akhir tersebut berjudul Model Pembelajaran, Pelatihan, dan Pengasuhan Akademi Kepolisian untuk Pendidikan Perwira Polisi Profesional pada Era Modern yang suatu penelitian tentang pentingnya pendidikan karakter sebagai pondasi dalam membentuk nilai-nilai bagi Taruna Akademi Kepolisian pendidikan karakter tersebut diwujudkan dalam karakter kebhayangkaraan.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Standarisasi Profesi, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri tersebut menyatakan bahwa pendidikan karakter merupakan sebuah komponen yang penting dalam setiap fase pendidikan,tidak hanya bagi tingkatan dasar tetapi pendidikan karakter dapat diaplikasikan pada setiap jenjang pendidikan.

“Keberadaan pendidikan karakter yang yang perlu diintegrasikan ke dalam suatu model pendidikan pada lingkungan Taruna Akademi Kepolisian adalah suatu aspek yang esensial. Pendidikan karakter tersebut diwujudkan dengan adanya karakter kebhayangkaraan yakni nilai-nilai yang dianut oleh setiap taruna untuk bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, maupun suatu saat ketika bekerja menjadi seorang polisi nantinya,” ucapnya.

Dalam paparannya pada ujian terbuka, perwira polisi dengan pangkat tiga melati dipundaknya tersebut menegaskan keberadaan pendidikan karakter yang begitu penting dalam setiap tindakan bagi Taruna Akademi Kepolisian menjadi sesuatu hal yang menarik untuk ditelaah secara lebih lanjut.

Temuan baru hasil penelitian Susilo Teguh Raharjo adalah mampu membuat suatu model rekonstruksi budaya bagi Taruna Akademi Kepolisian dengan didasarkan pada karakter kebhayangkaraan yang bisa dijiwai oleh setiap insan Taruna Akademi Kepolisian.

Temuannya dapat dimanfaatkan bagi institusi sebagai salah satu pertimbangan untuk menjadi suatu keputusan.

Disertasi Doktor Susilo Teguh Raharjo dapat diselesaikan dengan dipromotori oleh Prof Dr Tri Joko Raharjo MPd, dengan kopromotor Drs Heri Yanto MBA PhD dan anggota promotor Dr Rodiyah SPd SH MSi.

Ujian terbuka tersebut diketuai oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, dengan sekretaris penguji Prof Dr Agus Nuryatin MHum, penguji pakar yakni Brigadir Jenderal Polisi Prof Dr Chryshnanda Dwilaksana MSi, penguji lainnya yakni Prof Dr Ida Zulaeha MHum dan Dr Arief Yulianto SE MM


Penulis: Fauzan

Akhirnya, Inilah Pemenang Lomba Logo Dies Natalis UNNES 2021

Jumat, 29 Januari 2021 | 15:37 WIB


Akhirnya, Inilah Pemenang Lomba Logo Dies Natalis UNNES 2021

Setelah melewati serangkaian seleksi ketat sayembara Logo Dies Natalis ke-56 UNNES, akhirnya, telah diputuskan pemenang utamanya.

Kepala UPT Humas Muhamad Burhanudin SS MA menjelaskan, sampai batas akhir penutupan lomba tercatat ada 81 peserta. Dari jumlah tersebut kemudian di seleksi oleh tim Humas dan Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Bahasa dan Seni menjadi 25 besar. Kemudian 25 Logo telah diseleksi menjadi 10 besar oleh Tim dari Seni Rupa, dan mendapatkan 3 logo yang di seleksi langsung oleh pimpinan universitas yakni Rektor dan Wakil Rektor UNNES.

Terpilihlah pemenang lomba logo yang berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 3.000.000,00. Pemenang tersebut ialah Fernando Martua, mahasiswa angkatan 2017, jurusan Geografi (S1).

Keputusan panitia bersifat mutlak dan final. Untuk informasi selanjutnya, mahasiswa yang bersangkutan akan dihubungi secara langsung.


Penulis: Fauzan

Rapat Kerja Universitas, Rektor; Kita Harus Tingkatkan Kapasitas Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi

Jumat, 29 Januari 2021 | 13:48 WIB


Rapat Kerja Universitas, Rektor; Kita Harus Tingkatkan Kapasitas Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi

Program kerja Universitas Negeri Semarang (UNNES) harus searah dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hal tersebut disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam acara Rapat Kerja Universitas (RKU) secara Daring, Jumat (29/1). Pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas mutu tridharma perguruan tinggi dan tata kelola administrasi.

Peningkatan mutu tersebut dimulai dari beberapa bidang yaitu bidang kelembagaan, bidang akademik, bidang kemahasiswaan, bidang sumber daya manusia, bidang sarana prasarana, bidang keuangan, dan bidang kerjasama.

Rapat Kerja Universitas (RKU) 2021 diselenggarakan untuk menguatkan dan memetakan rencana penyelenggaraan program dan kegiatan prioritas UNNES tahun 2021 dan perumusan program tahun 2022.

Dalam kesempatan itu Rektor juga menjelaskan pengembangan UNNES Klaster 1, UNNES akan menjadi smart campus, UNNES PTN BH, dan mendirikan Fakultas Kedokteran.

Acara dilanjutkan dengan penandatangan Pakta Integritas dan Pakta Kerja dihadapan Rektor diantaranya Wakil Rektor, Dekan, Kepala Lembaga, dan Kepala Biro. Setelah itu, dilanjutkan paparan secara panel oleh Wakil Rektor.


Penulis: Fauzan

Penyerahaan Penghargaan Satya Lancana Karya Satya, Rektor; Tingkatkan Motivasi dan Kinerja

Kamis, 28 Januari 2021 | 10:55 WIB


Penyerahaan Penghargaan Satya Lancana Karya Satya, Rektor; Tingkatkan Motivasi dan Kinerja

Dalam rangka menghargai dedikasi dan pengabdian para dosen dan tenaga kependidikan selama menjalankan tugas di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya secara Daring, Kamis (28/1).

Sebanyak 29 dosen dan tenaga kependidikan UNNES menerima penghargaan Satya Lancana Karya Satya 30 tahun dan tanda kehormatan Satya Lancana Karya Satya 20 tahun pada tahun 2021.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES mengucapkan selamat atas pemberian penghargaan Satya Lancana Karya Satya.

Lebih lanjut, Prof Dr Fathur Rokhman MHum Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan, sikap keteladanan, semangat juang dan motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif kepada UNNES dan meningkatkan darmabakti kepada bangsa dan negara Republik Indonesia.

Penghargaan Satya Lancana Karya Satya diberikan oleh Pemerintah kepada Pegawai Negeri Sipil yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah, serta pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin yang baik selama 10 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun.


Penulis: Fauzan

Rektor UNNES Serahkan Enam SK Guru Besar

Kamis, 28 Januari 2021 | 9:36 WIB


Rektor UNNES Serahkan Enam SK Guru Besar

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan enam Surat Keputusan (SK) Guru Besar/Profesor, Rabu (27/1) di Rektorat Sekaran Gunungpati dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Mereka yakni Dr Erni Suharini MSi dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Dr Subiyanto ST MT dari Fakultas Teknik (FT), Dr Muhammad Khafid MSi dari Fakultas Ekonomi (FE), Dr Isti Hidayah MPd dari Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Dr Dra Susilogati Sumarti MSi dari Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Dr Dra Sri Wardani MSi dari Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Dalam sambutanya Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat dan turut bangga atas penyerahan SK enam guru besar/profesor itu.

Selain itu, Rektor UNNES menjelaskan bahwa sebagai Guru Besar harus mempunyai nilai inovasi dan berkontribusi untuk pengembangan kapasitas perguruan tinggi.


Penulis: Fauzan

UNNES Perkuat Sinergi dengan SEAQIL, UNJ, UAI, dan UNY

Rabu, 27 Januari 2021 | 14:32 WIB


UNNES Perkuat Sinergi dengan SEAQIL, UNJ, UAI, dan UNY

Universitas Negeri Semarang (UNNES) perkuat sinergi kerjasama dengan Southeast Asian Ministers Of Education Organization Regional Centre For Quality Improvement For Teachers and Education Personnel In Language (SEAQIL), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penandatanganan Nota Kesepakatan ini dilaksanakan melalui Daring, Rabu, (27/1).

Direktur SEAQIL Luh Anik Maryani menyampaikan kerjasama ini merupakan media nyata dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Mari bersama-sama untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam bidang pendidikan, pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi, program mahasiswa, dan kualitas kecakapan profesional serta kepemimpinan” ucap Direktur SEAQIL.

Anik Maryani menambahkan, SEAQIL merupakan salah satu centre dari Organisasi Kementerian Pendidikan se Asia Tenggara yang berfokus pada peningkatan kualitas guru bahasa dan tenaga kependidikan di Wilayah Asia Tenggara.

“Nantinya Kualitas guru bahasa dan tenaga kependidikan di Asia Tenggara akan menyelaraskan program dan revitalisasi kurikulum abad 21,” jelas Anik Maryani.

Dalam kesempatan ini, Rektor UNNES yang diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama MA mengapresiasi inisiatif yang dilakukan SEAQIL dalam memajukan pendidikan nasional.

“UNNES sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan SEAQIL dalam memajukan pendidikan nasional melalui Klub Literasi Sekolah,” tutur Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama.

Lebih lanjut, Dr Hendi Pratama MA berharap dengan kerjasama ini dapat membantu proses peningkatan kompetensi guru dan mahasiswa.

Sementara itu, Rektor UNJ Prof Dr Komarudin MSi menyambut baik kerjasama yang sudah terjalin antara UNJ dan SAEQIL.

Rektor UAI Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc, menyampaikan masa sekarang ini merupakan masa dalam menjalin kerjasama yang erat. Untuk itu UAI mengharapkan dukungan dan komitmen dalam menyiapakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.


Penulis: Fauzan

KPRI Handayani UNNES Selenggarakan RAT Tahun Buku 2020 secara Daring

Rabu, 27 Januari 2021 | 11:58 WIB


KPRI Handayani UNNES Selenggarakan RAT Tahun Buku 2020 secara Daring

KPRI Handayani Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2020 secara Daring, Rabu (27/1).

Dalam laporannya, Ketua panitia Sudarno SPd menyampaikan ini merupakan rapat tahunan KPRI Handayani diselenggarakan pertama secara Daring.

“ini merupakan rapat pertama KPRI Handayani yang diselenggarakan secara Daring, berbeda dari tahun sebelumnya,” tutur Ketua panitia.

Beliau menambhakan, KPRI Handayani selalu tertib melakukan rapat tahunan dan berusaha mensejahterakan anggota. Selain melaporkan RAT pada kesempatan ini juga akan dilaksanakan pemilihan formulatur reorganisasi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro kota Semarang FX Bambang SSos memberikan apresiasi kepada pengurus dan pengawas yang telah melaksanakan RAT tepat waktu.

“Dalam forum RAT setiap anggota dapat mengeluarkan tanggapanya, sehingga dapat memberikan solusi terbaik dan dijadikan program kerja untuk koperasi,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi menyampaikan KPRI Handayani merupakan bagian dari UNNES harus masuk dalam budaya reputasi, dan harus semakin bereputasi dalam mensejahterakan anggotanya.

“Semua bagian dan bidang di UNNES sekarang berada dalam budaya kompetisi reputasi, maka dari itu KPRI Handayani harus semakin bereputasi dalam mensejahterakan anggotanya,” tutur Dr S Martono.

Selain itu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono mendorong KPRI Handayani agar memperkuat strategi & modernisasi koperasi.

“Penguatan strategi dan modernaisasi koperasi sekrang ini harus dilakukan mengingat kita berada pada era digital seperti Inovasi perluasan akses pasar dan pembiayaan, menyediakan infrastruktur dasar pengelolaan dan layanan digital, memperkuat jaringan strategis dengan mitra, dan emperkuat sistem pengawasan dan manajemen risiko,” jelas Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan.

Sebagai penutup Drs S Martono memberikan pesan untuk pengurus yang terpilih agar mementingkan kepentingan koperasi, bukan kepentingan pribadi.

“Semoga penyelenggaraan RAT kali ini sukses dan bisa menghasilkan keputusan-keputusan penting strategis yang akan menentukan masa depan Koperasi Handayani UNNES,” pungkas Dr S Martono.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pendidikan kepada pegawai UNNES, dan penyerahan Penghargaan Anggota Berpartisipasi Aktif yakni Dra Veronica Eni Iryanti MPd (FBS), Sugeng Riyadi (FIP), Yahman (Pusat), Purwadianto (FIP), Mukijana (Pusat), Siswanto (Pusat), Sri Surtatik (FIK), dan Sriyono (FE).


Penulis: Fauzan

Galang Dana, Aksi Peduli Sosial MAHAPALA UNNES Bagi Korban Terdampak Bencana.

Rabu, 27 Januari 2021 | 11:51 WIB


Galang Dana, Aksi Peduli Sosial MAHAPALA UNNES Bagi Korban Terdampak Bencana.

MAHAPALA UNNES melakukan penggalangan dana bagi korban terdampak bencana melalui aksi turun ke jalan di beberapa titik seperti Alun-alun Ungaran, Sampangan dan Tugu muda, Selasa (26/1).

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari aksi penggalangan dana yang dilaksanakan oleh MAHAPALA UNNES.

“Selain ditujukan guna meringankan beban para korban terdampak bencana, penggalangan dana ini juga diharapkan mampu meningkatkan rasa kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar,” tutur Kadek Mas, mahasiswi Pendidikan Bahasa Asing yang bertugas sebagai koordinator kegiatan.

Ketua MAHAPALA 2021, Fadli Anggoro mengatakan bahwa sebelumnya MAHAPALA juga membuka donasi melalui transfer rekening, informasi tersebut telah dipublikasikan melalui media sosial MAHAPALA.

“Hasil penggalangan dana hingga saat ini terhitung sebesar Rp 4.040.000,00. Jumlah tersebut adalah akumulasi dari penggalangan dana secara langsung serta donasi yang masuk ke rekening”. Ungkap Fadli.

Donasi yang terkumpul ini akan segera disalurkan kepada korban terdampak bencana alam banjir di Kalimantan selatan, gempa bumi Sulawesi selatan dan tanah longsor di Sumedang. Selain donasi dalam bentuk uang, MAHAPALA juga membuka donasi berupa logistik dan obat-obatan yang dapat dikirimkan langsung ke Sekretariat MAHAPALA UNNES.


Penulis: Fauzan

UNNES Tandatangani MoU dengan Pemkot Magelang

Selasa, 26 Januari 2021 | 10:12 WIB


UNNES Tandatangani MoU dengan Pemkot Magelang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Pemerintah Kota Magelang melakukan penandatanganan Memorandum of Understandaning (MoU), Selasa (26/1) di lapangan tenis Moncer Serius Magelang dengan penerapan pencegahan penyebaran Covid-19 yang ketat.

Kerjasama ini merupakan bentuk nyata UNNES dalam mengamalkan Tridharma Perguruan Tinggi.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum dan Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT menandatangani kerjasama dalam bentuk Tridharma Peguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutanya Prof Dr Fathur Rokhman MHum menuturkan UNNES berada di tengah tengah masyarakat yang memberikan kontribusi nyata.

“UNNES selalu berupaya hadir di tengah tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi yang nyata dalam pengamalan tridharma perguruan tinggi yang memberikan manfaat kepada masyarakat,” tutur Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur berharap kerja sama ini dapat mendukung pengembangan penyelenggaraan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar yang di dalamnya terdapat program magang.

“Kerjasama UNNES dengan Pemkot Magelang sudah terjalin sejak lama. Perlu diketahui bersama Mendikbud mendorong Mahasiswa UNNES untuk bisa melakukan magang di BUMN, Instutusi, maupun Intansi. Oleh karena itu Pemkot Magelang bisa menjadi pilihan untuk mahasiswa UNNES untuk melaksanakan program merdeka belajar,” jelas Prof Fathur

Sementara itu, Ir H Sigit Widyonindito MT menyambut baik kerjasama yang sudah terjalin antara Pemkot Magelang dan UNNES. Beliau menambahkan, nantinya UNNES dan Pemkot Magelang akan bersama sama dalam memajukan pendidikan di Kota Magelang.

Lebih lanjut, Walikota Magelang berharap kerjasama ini akan memberikan manfaat kepada dua belah pihak dan dapat segera diimpelemntasikan.

Acara dilanjutkan dengan pertandingan tenis antara Tim TSR UNNES dengan Tim Pemkot Magelang.


Penulis: Fauzan

Sosialisasi Rencana Strategis Bisnis UNNES 2020-2024, Rektor; Kita Harus Melompat dan Terbang

Senin, 25 Januari 2021 | 18:37 WIB


Sosialisasi Rencana Strategis Bisnis UNNES 2020-2024, Rektor; Kita Harus Melompat dan Terbang

Pengembangan pendidikan tinggi di masa depan harus dapat merespon dan beradaptasi cepat dengan perubahan masyarakat nasional dan internasional sebagai dampak perkembangan teknologi.

Demikian pula sebaliknya, pendidikan perguruan tinggi juga harus mampu menjadi sinar mencerahkan yang mampu menuntut perubahan pada masyarakat.

Kondisi itulah yang menuntut UNNES harus melompat dan bahkan terbang untuk berperan sebagai agen perubahan yang sebenarnya.

Untuk mewujudkan nya maka lompatan-lompatan besar, terencana, sistem matis, terukur, dan berkesinambungan harus dilakukan.

“Lompatan-lompatan UNNES dilakukan dengan menetapkan target capaian yang tinggi dalam rentan waktu tertentu. Kita juga harus fokus untuk pengembangan UNNES lima tahun ke depan. Ini merupakan tugas bersama program 2020-2024 dalam bentuk rencana strategis,” tutur Prof Fathur.

Hal tersebut disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka acara Sosialisasi Rencana Strategis Bisnis UNNES Tahun 2020-2024 Revisi 1, Senin (25/1) secara Daring.

Beliau menambahkan, pengembangan UNNES yang akan dilakukan 2020-2024 yakni UNNES Klaster 1, UNNES akan menjadi smart campus, UNNES PTN BH, dan mendirikan Fakultas Kedokteran.

“Kedepannya tantangan kita tidak hanya era distribusi, pengembangan kapasitas UNNES klaster 1, Penambahan jumlah doktor, Penambahan jumlah inovasi, dan penambahan kerja sama internasional, smart teaching room di setiap fakultas, mengembangkan smart libary, memperbesar fasilitas IT di kampus, mendirikan fakultas kedokteran, maka dari itu perlu disusun renstra baru,” ucap Prof Fathur.

Selain itu, UNNES juga akan menyelenggarakan program prioritas Kemendikbud yakni Merdeka Belajar; kampus merdeka dengan 8 IKU, profil pelajar pancasila, tata kelola sehat denga partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja sama sekaligus penanggung jawab acara Dr Hendi Pratama MA melaporkan rencana strategis bisnis UNNES 2020-2024 telah direvisi dan disederhanakan secara kompleks.

“Latar belakangnya karena Kemendikbud menerbitkan Renstra baru sehingga membuat UNNES harus menyesuaikan beberapa IKU dan IKK agar sesuai dengan Renstra Kemendikbud,” jelas Dr Hendi Pratama.

Acara dilanjutkan dengan pemapaparan sosialisasi rencana strategis bisnis UNNES Tahun 2020-2024 revisi 1 oleh Moh Khoiruddin SE MSi Ketua Renstra UNNES.

Hadir secara virtual Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga, Direktur, Wakil Direktur Pascasarjana, Kepala UPT, Koordinator Sub Bagian, dan Kordinator Prodi.


Penulis: Fauzan

Sosant UNNES Gandeng Ansos UKM Selenggarakan Webinar International

Sabtu, 23 Januari 2021 | 21:00 WIB


Sosant UNNES Gandeng Ansos UKM Selenggarakan Webinar International

Jurusan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang Bekerja sama dengan Jurusan Antropologi dan Sosiologi Universitas Kebangsaan Malaysia  mengadakan Webinar denagan tema “ Pandemi Covid-19 : Efektivitas dan Tekanan Pembelajaran Online”. Pada hari Sabtu, 23/1.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Prof Dr Hamzah Jusoh selaku Dekan Fakultas Sains Sosial dan Kemanusiaan, Universiti Kebangsaan Malaysia serta Dr Moh Solehatul MA selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang yang dilanjutkan diskusi  panel yang didampaikan oleh perwakilan mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial UNNES serta dari Jurusan Antropologi dan Sosiologi Universitas Kebangsaan Malaysia.

Hadir sebagai panelis dari UKM adalah Dayang Fitri Izzati dan Nur Atiqah, dari Departemen Antropologi dan Sosiologi, FSKK, UKM dan Ma’rifatun Nisa dan Handika Mukti dari Jurusan Sosiologi dan Antropologi UNNES.

“Webinar ini sebagai salah satu media pertukaran ilmu dan pengalaman serta bertukar pendapat sesama mahasiswa dalam menghadapi Pandemi Covid-19”, ujar Asma Luthfi MHum Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi, FIS UNNES. Hal senada juga disampaikan oleh Dr Azlina Abdullah, Ketua Program Studi Antropologi dan Sosiologi, FSKK UKM yang sekalgus mengharapkan webinar ini mampu melahirkan mahasiswa yang mempunyai jati diri unggul dan berkepemimpinan tinggi dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Webinar yang melibatkan mahasiswa dalam seluruh proses pelaksanaan ini merupakan kegiatan yang mengukuhkan jalinan kerjasama antara mahasiswa dan civitas akademika jurusan Sosiologi dan Antropologi, Fakultas Ilmu sosial, UNNES dengan Program Studi Antropologi dan Sosiologi, Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan, Universiti Kebangsaan Malaysia.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Rektor UNNES Serahkan 111 SK PNS, Tekankan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Jumat, 22 Januari 2021 | 10:18 WIB


Rektor UNNES Serahkan 111 SK PNS, Tekankan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNE) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan Pegawai Negeri Sipil (SK PNS) kepada 111 tenaga pendidik, Kamis (21/1) di Gedung Rektorat Sekarang Gunungpati.

Ke 111 tenaga pendidik itu menyebar di seluruh fakultas yakni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 13 orang, Fakiltas Bahasa dan Seni (FBS) 30 orang, Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 10 orang, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) 6 orang, Fakultas Teknik (FT) 26 orang, Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Hukum (FH) 26 orang.

Dalam sambutannya, Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, kepada para CPNS untuk memberikan kinerja terbaik dari segi Tridharma Perguruan Tinggi.

Rektor juga menekankan kompetensi yang harus dimiliki oleh para dosen muda ini untuk lebih digali lagi karena PNS harus menerapkan sistem merit dalam manajerialnya.

“Untuk mendukung pelaksanaan manajemen ASN sesuai sistem merit tersebut, semua CPNS yang mendapatkan SK PNS diwajibkan untuk menandatangani Pakta Integritas. Pakta Integritas yang ditandatangani oleh para CPNS ini berisi mengenai Kinerja, Kompetensi dan Disiplin Pegawai,” tutur Prof Fathur.

Selain itu, Rektor juga mengingatkan kepada para PNS baru untuk memiliki kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelayan publik, serta menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Hindarilah hal-hal yang berbau radikalisme apalagi terorisme,” tegas Fathur.

Penyerahan SK PNS dan Penandatangan Pakta Integritas ini dibagi menjadi dua sesi pada hari Rabu 20 Januari dan Kamis 21 Januari 2020 sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 tinggi.

Hadir dalam kegiatan penyerahan SK PNS Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, dan Kepala Biro Umum Hukum dan Kepegawaian Dr Sutikno MSi.

 


Penulis: Fauzan

KONI Gandeng UNNES Tingkatkan Prestasi Olahraga Jawa Tengah

Kamis, 21 Januari 2021 | 15:02 WIB


KONI Gandeng UNNES Tingkatkan Prestasi Olahraga Jawa Tengah

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjalin Kerjasama dengan KONI Jawa Tengah. Kerjasama ini dilakukan dalam rangka peningkatan mutu prestasi olahraga di Jawa Tenga, Kamis (21/1).

Melalui Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara di damping Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama SPd MA meninjau langsung sarana dan prasarana olahraga yang ada di UNNES.

“Sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penunjang peningkatan prestasi olahraga. Untuk latihan atlet, kita patut berbangga Karena UNNES merupakan salah satu yang terbaik di jawa tengah. Nantinya atlet bisa dibina dan dilatih di UNNES ini” kata Ketua KONI Semarang.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama  Dr Hendi Pratama SPd MA menyampaikan UNNES juga fokus menambah fasilitas olahraga yang ada di kampus.

Langkah ini dimaksudkan untuk mendukung prestasi olahraga baik mahasiswa UNNES maupun atlet yang ada di Jawa Tengah, pungkasnya.

 

 


Penulis: Fauzan

Dr Sucipto MT IPM Terpilih Sebagai Ketua Senat UNNES Periode 2022-2025

Kamis, 21 Januari 2021 | 14:17 WIB


Dr Sucipto MT IPM Terpilih Sebagai Ketua Senat UNNES Periode 2022-2025

Secara aklamasi, Dr Ir Sucipto MT IPM terpilih menjadi Ketua Senat Universitas Negeri Semarang periode 2022-2025 pada pemilihan ketua dan sekretaris senat.

Pemilihan berlangsung secara terbuka dipimpin oleh anggota senat paling tua Dr Margunani MP dan anggota senat paling muda Dr Eko Sugiarto MPd, yang dilaksanakan secara Daring, Rabu (19/1).

Adapun Sekretaris Senat terpilih adalah Dr Arief Purnomo SPd SS MP. Sesuai dengan statuta, sekretaris senat ditunjuk langsung oleh Ketua Senat baru.

Dr Ir Sucipto MT IPM menyampaikan terpilihnya menjadi Ketua Senat ini merupakan amanah, pengabdian, dan kecintaan terhadap UNNES.

“Mudah-mudahan dengan terpilihnya Ketua dan Sekretaris ini bisa membawa kita kepada keberlangsungan kampus yang lebih baik. Mari kita bekerja mendampingi dan membantu Rektor memimpin universitas ini untuk menjadi universitas terbaik,” pungkas Dr Ir Sucipto.


Penulis: Fauzan

UNNES Jadi Mitra Consortium Partnership Agreement untuk Peningkatan Indonesian Higher Education Leadership

Kamis, 21 Januari 2021 | 9:46 WIB


UNNES Jadi Mitra Consortium Partnership Agreement untuk Peningkatan Indonesian Higher Education Leadership

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama dengan 10 Universitas lain di Indonesia dan Universitas luar negeri berhasil menjalin kemitraan dengan Consortium Partnership Agreement dalam rangka peningkatan kepemimpinan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan secara Daring, Rabu (20/1).

Berikut daftar mitra Consortium untuk Peningkatan Indonesian Higher Education Leadership (iHiLead):

University of Gloucestershire, Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, Perkumpulan Pengelola Pendidikan Malangkucecwara, Universitas Ahmad Dahlan, Badan Wakaf University Islam Indonesia, Universitas Pajajaran, Universitas Negeri Semarang, Universitas Brawijaya, Directorate General of Higher Education, Mednarodna Fakulteta za Druzbene in Poslovne Studije Zavod, dan Universidad de Granada.

Kegiatan ini akan dimulai tanggal 15 januari 2021 dan akan berlangsung selama 3 tahun sampai tanggal 14 January 2024.

Seperti yang diketahui bahwa sektor Pendidikan Tinggi Indonesia sedang menghadapi perubahan yang signifikan dan diharapkan mampu menghadirkan kualitas pendidikan yang baik bagi SDM di Indonesia.

Oleh karenanya, kegiatan ini bertujuan untuk menetapkan praktik terbaik di universitas mitra UE dalam desain dan penyampaian kepemimpinan, Menciptakan jaringan kepemimpinan dan manajemen pendidikan tinggi dan fokus pada program terkait tentang tata kelola, perencanaan strategis dan manajemen.

Selain itu, melatih sivitas akademik perguruan tinggi Indonesia dalam penyampaian kepemimpinan dan manajemen kerangka pengembangan, jaringan, dan program, menciptakan infrastruktur untuk mendukung dan mempertahankan kepemimpinan baru dan pengembangan manajemen jaringan dan program, mengimplementasikan kepemimpinan dan pengembangan manajemen beserta jaringannya, menyebarluaskan kerangka kerja, jaringan dan program baru dan temuan, setelah diimplementasikan, untuk pendidikan tinggi di seluruh universitas Indonesia, UE, dan Internasional.

Kegiatan ini diketuai oleh David Dawson dari University of Gloucestershire, sedangkan UNNES sendiri diketuai oleh Dorojatun Prihandono, SE MM PhD dosen Fakultas Ekonomi (FE) UNNES.

Dalam kesempatan ini, Dorojatun menyatakan bahwa proyek ini akan mampu memantapkan peran serta UNNES dalam pengembangan pengelolaan perguruan tinggi dalam lingkup internasional.

“Hal ini sebagai bentuk perwujudan visi UNNES yaitu menjadi Universitas yang bereputasi internasional,” ucap Dorojatun Prihandono.

Semenetara itu, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi kegaiatan kemitraan dalam rangka peningkatan kepemimpinan dan pengembangan SDM pada Perguruan Tinggi. Ini semakin meneggguhkan semangat UNNES bereputasi internasional.

“Selamat kepada Fakultas Ekonomi yang membawa UNNES makin teguh menjadi universitas yang bereputasi internasional karena UNNES semakin mendunia,” pungkasnya.

 


Penulis: Fauzan

Rektor UNNES Serahkan SK Staf Ahli Periode 2021

Rabu, 20 Januari 2021 | 15:36 WIB


Rektor UNNES Serahkan SK Staf Ahli Periode 2021

Untuk mendukung pencapaian target kinerja Universitas Negeri Semarang (UNNES)  tahun 2021,  Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman  MHum mengangkat staf ahli yang bertugas selama satu tahun. Surat Keputusan (SK)  diserahkan  Rektor di Gedung Rektorat UNNES sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran Covid 19, Rabu, (19/1).

Tahun 2021 Rektor UNNES mengangkat 9 staf ahli Rektor. 9 dosen yang diangkat sebagai staf ahli terdiri atas Dr rer nat Adi Nur Cahyono SPd MPd sebagai Staf Ahli  Bidang Akademik, Moh Khoiruddin SE MSi sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia, Muhammad Azil Maskur SH MH sebagai Staf Ahli Bidang Hukum.

Selain itu, Surahmat SPd MHum sebagai Staf Ahli Bidang Publikasi Keilmuan, Rochsid Tri Hanggoro Putro SPd sebagai Staf Ahli Bidang Analisis Data, Dr Nanik Wijayanti MSi sebagai Staf Ahli Bidang Prestasi Mahasiswa, Bayu Triwibowo ST MT sebagai Staf Ahli Bidang Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa, Lulu April Farida SPd MPd sebagai Staf Ahli Bidang Kerja Sama Luar Negeri, dan Dr Walid SPd MSi sebagai Staf Ahli Bidang Kerjasama Dalam Negeri dan Income Generating.

Dalam kesempatan ini, Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, jabatan staf ahli diangkat sesuai dengan prioritas target kinerja dan kebutuhan universitas.

“Selamat untuk Staf Ahli yang baru. Saya minta usai terima SK setiap staf ahli dan tim akselerasi segera membuat analisis kondisi saat ini dan menyusun target prestasi dan reputasi untuk satu tahun kedepan,” pungkas Prof Fathur.

 


Penulis: Fauzan

Serahkan 95 SK Kenaikan Pangkat, Rektor UNNES Tekankan Kualitas Kinerja selaras dengan Keilmuan

Rabu, 20 Januari 2021 | 12:06 WIB


Serahkan 95 SK Kenaikan Pangkat, Rektor UNNES Tekankan Kualitas Kinerja selaras dengan Keilmuan

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan 95 Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat kepada dosen dan tenaga kependidikan secara virtual, Rabu (20/1).

Dalam sambutannya, Prof Fathur mengucapkan selamat kepada dosen dan tenaga kependidikan yang mendapatkan SK kenaikan pangkat.

“Selamat kepada dosen dan tenaga kependidikan yang menrima kenaikan pangkat dan Bapak Ibu mendapatkan amanah untuk menjaga integritas dan tetap produktiv meski di masa pandemic,” tutur Rektor UNNES.

Rektor menekankan kepada penerima SK agar meningkatkan kinerja sesuai dengan visi UNNES menjadi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

“Bapak Ibu dosen dan tenaga kependidikan agar meningkatkan kinerja yang selaras visi dan keilmuan. Hal itu penting agar bisa menjadi dosen dan tendik yang berwawasan konsrvasi yang memiliki rasa cinta dan kepadulian kepada UNNES dan menjadi dosen dan tendik yang bereputasi internasional,” jelas Prof Fathur.

Selain itu, Rektor menyampaikan kepada penerima SK untuk memberikan dukungan terhadap upaya mengembangkan milstone UNNES.

“UNNES terus mengembangkan milstone menjadi research university, dan teaching university. Maka dari itu mari bersama membangun UNNES” lanjut Rektor UNNES.

Dalam kesempatan ini juga, Prof Fathur menyampaikan UNNES terus berupaya mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pengembangan literasi, kapasitas serta produktivitas, akselerasi doctor professor, roadmap kompetensi, reputasi kepakaran internasional, dan peningkatan indeks kesejahteraan dosen dan tendik.

Beliau menambahkan, UNNES juga berupaya meningkatkan kualitas lulusanya, dan kualitas kurikulum.

Di akhir sambutannya, Prof Fathur menyampaikan 3 kunci untuk  mencapai kesuksesan yakni kebersmaan, integeritas, dan kerja nyata.


Penulis: Fauzan

Rektor UNNES Beri Penghargaan Kepada Mahasiswa Berprestasi PIMNAS, Peksiminas, dan KBMI 2020

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:08 WIB


Rektor UNNES Beri Penghargaan Kepada Mahasiswa Berprestasi PIMNAS, Peksiminas, dan KBMI 2020

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberikan penghargaan dan apresiasi kepada mahasiswa berpretasi secara Daring, Selasa (19/01) kepada mahasiswa peraih Medali pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas), dan Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) Tahun 2020.

Staf Ahli Bidang Prestasi Mahasiswa Dr Nanik Wijayati M.Si melaporkan tujuan kegiatan ini untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi dan berupaya meningkatkan kreativitas, inovasi, dan kualitas mahasiswa UNNES.

“Allhamdulilah Pak Rektor ini merupakan prestasi luar biasa yang diraih mahasiswa UNNES. Prestasi ini dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi mahasiswa.

Dr Nanik menambahkan, ada 59 mahasiswa yang meraih prestasi pada PIMNAS 2020, 21 Mahasiswa peraih juara pada Peksiminas 2020, dan 6 Kelompok peraih juara KBMI.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES mengapresiasi capaian prestasi Tim PIMNAS, Peksiminas, dan KBMI  yang sangat membanggakan ini.

“UNNES berhasil menempati peringkat ke 7 pada PIMNAS, peringkat 2 pada Peksiminas, dan meraih beberapa juara pada KBMI. Kita patut berbangga pada mahasiswa yang terus mengukir prestasi.  Terima kasih juga kepada para dosen yang selalu membimbing dan tak kenal lelah memotivasi mahasiswa.  UNNES  akan terus mendorong Prestasi  mahasiswa  untuk bersanding dan bersaing dikancah nasional dan international.

Capaian prestasi ini, tambah Rektor, semakin meneguhkan UNNES sebagai Perguruan Tinggi yang bereputasi internasional dan memiliki mahasiswa yang berkualitas unggul yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya.

“Tradisi semacam ini harus terus dikembangkan, kita harus selalu siap untuk berkompetisi. Hanya mereka yang memiliki mental yang kuat yang dapat menjadi juara” pungkas Rektor UNNES.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd menyampaikan pemberian penghargaan bagi mahasiswa berprestasi menjadi pemicu mahasiswa lain supaya lebih berprestasi.


Penulis: Fauzan

Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM Kabupaten Wonosobo akan mengadopsi Sistem Informasi Geografis UNNES dalam Pemetaan Keunggulan

Selasa, 19 Januari 2021 | 9:13 WIB


Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM Kabupaten Wonosobo akan mengadopsi Sistem Informasi Geografis UNNES dalam Pemetaan Keunggulan

Implementasi kerja sama Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Kabupaten Wonosobo salah satunya adalah kerja sama dalam Pemetaan Keunggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kabupaten Wonosobo dalam hal ini oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Memengah Kabupaten Wonosobo. Tahun 2020, UNNES telah mengenalkan keunggulan Sistem Informasi Geografis (GIS) yang telah dikembangkan UNNES ke Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Wonosobo.

Merespon hal tersebut, pada Senin, 18 Januari 2021, Rektor UNNES dalam hal ini Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES diundang oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Wonosobo untuk koordinasi lanjutan dalam Penerapan Sistem Informasi Geografis UNNES di Kabupaten Wonosobo.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Wonosobo dalam hal ini diwakili oleh Kabid. Bidang Koperasi UMKM, Nugrahadi, S.E, M.M. menyampaikan bahwa Wonosobo memiliki 60.000 UKM yang tersebar di 15 Kecamatan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah sangat kuwalahan dalam hal pendataan UKM. Disini Pemkab mengharapkan peran Universitas dalam pengembangan Sistem Informasi. Dalam Hal ini UNNES dengan GIS (Geographic Information System) bisa memberi solusi dari permahsalahan. Sistem Informasi Gografis dalam Pemetaan Keunggulan UMKM di Kabupaten Wonosobo, sebagai salah satu strategi dalam akurasi pendataan UMKM di Kabupaten Wonosobo, sehingga data UMKM lebih akurat untuk meniminalisir adanya data yang sama dari Dinas lain serta untuk menghindari adanya data UMKM yang sudah tidak aktif.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES dalam dalam hal ini diwakili oleh Dr Walid MSi, Staf Ahli Rektor Bidang Kerja Sama Dalam Negeri dan Income Generating, menyampaikan bahwa Pemetaan Keuanggulan UMKM sangat penting sebagai data primer dalam penentuan kebijakan pemerintah daerah, UNNES akan mendukung dalam kerja sama Pemetaan UMKM di Kabupaten Wonosobo.

Tim UNNES menyampaikan paparan dalam Pemetaan keunggulan dalam mengimplementasi Sistem Informasi geografis (GIS) UNNES di Kabupaten Wonosobo yang dipaparkan oleh Dr. Juhadi, M.Si. dari Prodi Geografi FIS UNNES. Pemetaan Keunggulan UMKM melalui WebGIS ini akan dilaksanakan selama kurun waktu 5 bulan mendatang oleh UNNES dengan Kabupaten Wonosobo.

 


Penulis: Fauzan

UNNES Optimalkan Elena dalam Pembelajaran Daring pada Semester Genap

Senin, 18 Januari 2021 | 17:15 WIB


UNNES Optimalkan Elena dalam Pembelajaran Daring pada Semester Genap

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengoptimalkan penggunaan Electronic Learning Aid (ELENA) pada penyelenggaraan pembelajaran Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021.

Sesuai Surat Edaran Nomor: B/345/UN37/TU/2021, Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan penyebaran Infeksi Covid-19.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan kegiatan akademik secara Daring dilakukan dengan mengoptimalkan Elena UNNES (elena.unnes.ac.id).

“Elena merupakan situs elearning yang dikembangkan (UNNES) berbasis moodle versi 2.0 untuk menunjang kegiatan akademik. Hal ini perlu dilakukan agar pelayanan akademik tidak terganggu dan berjalan secara efektif. Nantinya semua kegiatan perkuliahan baik teori maupun praktik dilaksanakan secara Daring melalui Elena” tutur Prof Zaenuri.

Selain itu, Prof Zaenuri menuturkan dalam penggunaan Elena, dosen perlu memperhatikan konten perkuliahan yang mendukung pencapaian CPMK, berupa paparan materi, forum diskusi interaktif, dan penugasan yang proporsional.

“Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan kontrak perkuliahan dan beban SKS secara Daring dan tidak dilakukan dengan pertemuan fisik. Untuk Ujian Tengah Semester (UTS) juga dilaksanakan secara Daring sesuai prosedur mutu dengan tetap menjaga kualitas ujian dan kejujuran mahasiswa,” lanjut Prof Zaenuri.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan penyelenggaraan ujian tugas akhir, tesis, dan disertasi juga dilaksanakan secara daring sesuai prosedur mutu melalui aplikasi yang disepakati oleh dosen penguji, mahasiswa, dan panitia ujian.

“Kita utamakan kesehatan dan keselamatan dengan melaksanakan kerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah dari rumah. Semoga semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Tertarik Kuliah di UNNES? Ini Daftar Akreditasi Prodi Yang Perlu Kamu Ketahui

Senin, 18 Januari 2021 | 13:52 WIB


Tertarik Kuliah di UNNES? Ini Daftar Akreditasi Prodi Yang Perlu Kamu Ketahui

Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri favorit yang ada di Indonesia. UNNES memiliki visi menjadi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

Selain itu, UNNES memiliki tradisi prestasi dan reputasi. Pada tahun 2020 merupakan momentum besar bagi UNNES. Meski tengah berada pada masa pandemi covid-19, UNNES secara konsisten terus mengukir karya dan reputasi melalu beberapa penghargaan seperti The Most Islamic Universites peringkat 1 Dunia versi uniRank atau 4ICU, Peringkat ke-11 Nasional versi uniRank atau 4ICU.

UNNES Peringkat ke-26 Nasional versi Webomatrics, Memperoleh bintang 2 pada QS Star University, Peringkat ke-6 Nasional, dan ke-66 Global UI Green Matric.

Saat ini, UNNES memiliki 8 fakultas dan 1 pascasarjana yakni Fakultas Pendidikan (FIP), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Hukum (FH), dan Pascasarjana UNNES.

Secara kelembagaan UNNES telah mendapatkan akreditasi Unggul (A) berdasarkan surat keputusan nomor 3174/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2016 dari BAN PT.

Akreditasi merupakan salah satu Indikator yang wajib dilihat untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Akreditasi terbagi menjadi 2 yaitu Akreditasi Kampus dan Program Studi.

Apakah kamu tertarik untuk kuliah di UNNES? Berikut ini daftar akreditasi program pendidikan yang perlu kamu ketahui.

Akreditasi Jurusan Strata Diploma (DIII) UNNES

Program Studi Strata Peringkat Akreditasi
Survei Dan Pemetaan D-III B
Statistika Terapan Dan Komputasi D-III A
Desain Komunikasi Visual D-III A
Manajemen Perkantoran D-III B

Akreditasi Jurusan Strata Sarjana (S1) UNNES

Program Studi Strata Peringkat Akreditasi
Teknologi Pendidikan S1 A
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) S1 A
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) S1 A
Pendidikan Luar Sekolah S1 A
Bimbingan dan Konseling S1 A
Psikologi S1 B
Pend. Profesi Konselor S1 Kategori Baik
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1 A
Pendidikan Bahasa Inggris S1 A
Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa S1 A
Pendidikan Bahasa Perancis S1 A
Pendidikan Bahasa Jepang S1 A
Pendidikan Bahasa Mandarin S1 A
Pendidikan Bahasa Arab S1 A
Pendidikan Seni Rupa S1 A
Sastra Indonesia S1 A
Sastra Jawa S1 A
Sastra Inggris S1 A
Sastra Perancis S1 A
Seni Rupa (Desain Komunikasi Visual, Lukis, dan Gambar) S1 B
Pendidikan Sendratasik (Musik) S1 A
Pendidikan Sendratasik (Tari) S1 A
Desain Komunikasi Visual S1 A
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) S1 A
Pendidikan Sejarah S1 A
Ilmu Sejarah S1 A
Pendidikan Sosiologi dan Antropologi S1 A
Pendidikan Geografi S1 A
Ilmu Politik S1 B
Pendidikan IPS S1 B
Geografi S1 A
Pendidikan Matamatika S1 A
Pendidikan Fisika S1 A
Pendidikan Kimia S1 A
Pendidikan Biologi S1 A
Matematika S1 A
Fisika S1 A
Kimia S1 A
Biologi S1 A
Pendidikan IPA S1 A
Teknik Informatika S1 B
Sistem Informatika S1 Prodi baru
Ilmu Lingkungan S1 Prodi baru
Farmasi S1 Prodi baru
Pendidikan Teknik Bangunan S1 A
Teknik Sipil S1 B
Arsitektur S1 B
Pendidikan Teknik Mesin S1 A
Teknik Mesin S1 B
Pendidikan Teknik Otomotif S1 B
Teknik Kimia S1 B
Pendidikan Teknik Elektro S1 A
Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer S1 A
Teknik Elektro S1 B
Pendidikan Kesejahteraan Keluarga S1 A
Pendidikan Tata Kecantikan S1 A
Pendidikan Tata Boga S1 B
Pendidikan Tata Busana S1 B
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi S1 A
Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar S1 B
Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1 A
Ilmu Keolahragaan S1 A
Ilmu Kesehatan Masyarakat S1 A
Ilmu Gizi S1 B
Pendidikan Ekonomi (Akuntansi) S1 A
Pendidikan Ekonomi (Koperasi) S1 A
Pendidikan Ekonomi (Administrasi Perkantoran) S1 A
Akuntansi S1 A
Manajemen S1 A
Ekonomi Pembangunan S1 A
Ilmu Hukum S1 A

Akreditasi Jurusan Strata Pascasarjana (S2) UNNES

Program Studi Strata Peringkat Akreditasi
Pendidikan Matematika S2 B
Pendidikan Bahasa Inggris S2 C
Administrasi Pendidikan S2 Baik
Pendidikan Ekonomi S2 A
Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan S2 A
Pendidikan Geografi S2 B
Pendidikan Kejuruan S2 B
Pendidikan Kimia S2 B
Pendidikan Olahraga S2 A
Pendidikan Anak Usia Dini S2 B
Bimbingan Dan Konseling S2 A
Ilmu Hukum S2 B
Pendidikan Luar Sekolah S2 B
Pendidikan Fisika S2 B
Pendidikan Seni S2 A
Pengembangan Kurikulum S2 B
Kesehatan Masyarakat S2 B
Ilmu Ekonomi S2 B
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial S2 A
Pendidikan Dasar S2 A
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam S2 A
Pendidikan Bahasa Indonesia S2 A

Akreditasi Jurusan Pascasarjana Doktoral (S3) UNNES

Program Studi Strata Peringkat Akreditasi
Manajemen Kependidikan S3 C
Pendidikan Seni S3 A
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam S3 B
Pendidikan Bimbingan Dan Konseling S3 B
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial S3 B
Pendidikan Matematika S3 B
Ilmu Pendidikan Bahasa S3 A
Pendidikan Olahraga S3 A

 


Penulis: Fauzan

Ketua KPK dan Rektor UNNES Mengajak Guru dan Dosen Menjadi Penggerak Pendidikan Anti Korupsi

Minggu, 17 Januari 2021 | 18:31 WIB


Ketua KPK dan Rektor UNNES Mengajak Guru dan Dosen Menjadi Penggerak Pendidikan Anti Korupsi

Ikatan Alumni (IKA) Jurusan Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan webinar ”Peran Guru BK dalam Pendidikan Anti Korupsi” secara virtual di aplikasi Zoom dan Youtube, Sabtu (16/1).

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI)  Komjen Drs Firli Bahuri MSi menegaskan pentingnya  pendekatan pendidikan masyarakat.  Mengedepankan pendekatan pendidikan masyarakat sebagai satu di antara tiga strategi dalam pemberantasan korupsi di negeri ini. Pendekatan ini juga dipandang penting dalam mewujudkan tujuan negara, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Pendidikan Anti Korupsi (PAK).

“Terdapat tiga area pendidikan masyarakat yang kami sasar. Pertama mulai dari pendidikan TK, SD, SMP, SMA, hinga Perguruan Tinggi. Kedua, klaster penyelenggara negara, calon penyelenggara negara, para politisi, dan partai politik (parpol). Ketiga   yakni klaster badan usaha, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun badan usaha swasta.  Kami catat setidaknya 1.952 peserta sebagian besar guru dan dosen  menghadiri webinar hari ini dan ini merupakan penggerak, agen penyuluhan anti korupsi, dan agen pembangun integritas” terang Ketua KPK Komjen Drs Firli Bahuri MSi.

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman  melalui paparannya menyampaikan pentingnya Pendidikan Anti Korupsi (PAK) sebagai usaha sadar dan sistematis yang diberikan kepada peserta didik berupa pengetahuan, nilai-nilai, sikap dan keterampilan yang dibutuhkan agar mereka mau dan mampu mencegah dan menghilangkan peluang berkembangnya korupsi.

“Korupsi harus kita cegah  jangan sampai mewabah dan  merasuk pada setiap insan.  Seperti halnya penyakit, korupsi apabila dibiarkan, akan  dengan cepat merusak sendi-  sendi kehidupan bangsa dan  Negara. Pendidikan anti korupsi dimulai sejak peserta didik masuk ke satuan pendidikan dasar hingga di pendidikan tinggi. Bertumbuh memadukan antara pemahaman, penyadaran, dan pengamalan di semua segi kehidupan secara konsisten di keluarga, sekolah, kampus, dan lingkungan atau komunitas masyarakat yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Pendidikan Anti Korupsi merupakan satu kesatuan dengan pendidikan karakter generasi muda” terang Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman menyampaikan peran strategis pergurun tinggi  dalam penguatan pendidikan karakter. Menurutnya, perguraun tinggi akan menjadi Center of Anticorruption Movement & Inovation, tempat  Implementasi  PAK,  Ruang Pembentukan Pool of Expert atau Expert on Call, dan Perbaikan Tata Kelola Perguruan Tinggi.

“Universitas negeri Semarang telang melakukan kerja sama dan penendatangan MoU dengan  KPK sejak  2006. Di UNNES Perkuliahan Pendidikan Antikorupsi sebagai mata kuliah mandiri sejak 2010 pada prodi PPKN. Pendidikan Anti Korupsi juga  sebagai mata kuliah insersi dalam mata kuliah Pendidikan Konservasi di semua fakultas sejak 2019. Saya mengajak agar guru dan dosen  menjadi penggerak  dengan memberikan  Teladan Perilaku, Sumber Inspirasi, Menjadi Motivator, Menjadi Promotor dan Menjadi Pembimbing dalam Pendidikan Anti Korupsi,” kata Prof Fathur Rokhman.

Selain Ketua KPK dan Rektor UNNES, juga hadir Widyaiswara Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Penjas dan BK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Arif Taufiq Dani Abdillah SPd MPd yang menyampaikan materi  ”Generasi Milenial Bermental Antikorupsi : Sebuah Investasi Besar dari Guru BK”.

Menjadi  moderator webinar  Dr Dini Rakhmawati MPd. Kegiatan ini dihadiri   Dekan beserta jajaran pimpinan  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), para Profesor, Ketua IKA, Guru BK Indonesia serta mahasiswa.


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Bagi Siswa di Jeddah dan Mekah

Kamis, 14 Januari 2021 | 14:27 WIB


UNNES Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa  Bagi Siswa di Jeddah dan Mekah

Lulu April Farida, M.Pd Staff Ahli Kerja Sama Luar Negeri mensosialisasikan Prosedur Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru kepada siswa di Sekolah Indonesia Mekah (SIM) dan Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) yang berada di Jeddah dan Mekah. Sosialisasi dilaksanakan secara daring yang difasilitasi oleh KJRI di Jeddah. Kamis, 14/1.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut kerja sama UNNES dengan KJRI Jedah dalam rangka peningkatan mutu SDM bagi anak-anak pekerja migran yang ada di Jeddah dan Mekah di bidang pendidikan dan pengajaran.

Peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi sebanyak 40 orang cukup antusias, terbukti dari awal sampai akhir sosialisasi banyak yang ditanyakan diantaranya terkait program studi apa saja yang ada di UNNES, jenis beasiswa dan persyaratan apa saja untuk dapat masuk ke UNNES.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Penyerahan SK dan Pengangkatan Anggota Senat Periode 2021-2025

Rabu, 13 Januari 2021 | 14:54 WIB


Penyerahan SK dan Pengangkatan Anggota Senat Periode 2021-2025

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan SK dan mengangkat anggota Senat Universitas Negeri Semarang periode 2021-2025 secara Daring, Rabu (13/01).

Anggota Senat terdiri dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga serta Dosen perwakilan dari masing masing Fakultas. Total sebanyak 65 anggota diresmikan sebagai anggota senat UNNES periode tahun 2021-2025.

Pada kesempatan tersebut Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa senat memegang peran penting dalam penetapan, pengawalan, dan pertimbangan dalam pelaksanaan akademik.

Selain itu, Rektor berharap semua anggota Senat dapat memberikan dukungannya dan bekerjasama untuk pengembangan akselerasi akademik UNNES.

“Mari saling mendukung dan bersama-sama meneguhkan UNNES menjadi Research University dan Teaching University serta akselerasi-akselerasi lainnya untuk memajukan UNNES bereputasi Internasional. Selamat melaksanakan tugas baru untuk anggota senat periode 2021-2025”, tutur Prof Fathur.

Sementara itu, Ketua Senat periode 2017-2021 Prof Dr Soesanto MPd menyampaikan agar anggota senat dapat menjaga integritas terhadap tugas dan tanggung jawab yang diberikan dan dilaksanakan sebaik-baiknya.

Rapat senat pertama akan dilaksanakan Minggu depan dengan agenda memilih Ketua Senat baru. Berdasarkan statuta pasal 38 ayat 3 yang akan memimpin rapat untuk memilih Ketua Senat baru adalah anggota Senat tertua Dr Margunani MP dari Fakultas Ekonomi dan didampingi anggota senat termuda Dr Eko Sugiarto MPd dari Fakultas Bahasa dan Seni.


Penulis: Fauzan

Dr Hendi Pratama Resmi Dilantik Menjadi WR 4 UNNES

Selasa, 12 Januari 2021 | 12:49 WIB


Dr Hendi Pratama Resmi Dilantik Menjadi WR 4 UNNES

Dr Hendi Pratama S Pd MA resmi dilantik menjadi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama antarawaktu periode 2018-2022 oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum pada Selasa (12/01) di Gedung Auditorium UNNES dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19.

Sebelumnya Dr Hendi Pratama S Pd MA menjabat Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Bahasa dan Seni, kemudian diangkat menjadi Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjsama menggantikan Prof Dr Agus Nuryatin MHum yang menjadi Direktur Pascasarjana UNNES.

Dalam sumpahnya di hadapan Rektor, Dr Hendi Pratama berjanji akan melaksanakan tugas sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjsama dengan sebaik-baiknya. Beliau juga bersumpah akan bersikap transparan, jujur, obyektif, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas.

Rektor UNNES dalam sambutannya menyampaikan pergantian pimpinan ini merupakan bagian dari upaya UNNES untuk menciptakan tata kelola lembaga yang sehat.

Selain itu, Prof Fathur juga berpesan kepada mereka yang baru saja dilanktik dalam menjalankan tugas harus menjaga integritas agar UNNES bisa bersaing dan bersanding dengan perguruan tinggi lain baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kegiatan tersebut Rektor UNNES juga melantik Dr Tommi Yuniawan MHum menjadi Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Bahasa dan Seni.


Penulis: Fauzan

Rektor UNNES Ungkapkan Duka Cita Atas Meninggalnya Kepala BAKK

Senin, 11 Januari 2021 | 9:54 WIB


Rektor UNNES Ungkapkan Duka Cita Atas Meninggalnya Kepala BAKK

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta Keluarga besar UNNES mengucapkan bela sungkawa yang sedalam dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah Deddy Rustiono SE MSi Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAKK) UNNES, Senin (11/01).

“Atas nama keluarga besar UNNES, Rektor dan Pimpinan ikut berbela sungkawa, juga menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya. “Semoga Almarhum diterima di sisi-Nya.” kata Prof Fathur.

Deddy Rustiono SE MSi meninggal dunia dalam usia 51 Tahun pada Senin 11 Januari 2021 karena sakit di Rumah Sakit Tugu Semarang.

Riwayat Pendidikan: SDN Randusari 2 (1983), SMPN 2 Semarang (1986), SMAN 1 Semarang (1989), Sarjana Ekonomi dan Pembangunan UNDIP (1995), Megister Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan UNDIP (2008).

Riwayat Jabatan: Koordinator Pelaksanaan Verifikasi Pelaksanaan Anggaran Depkeu, Kepala Sub Bagian Keuangan dan Kepegawaian FE 2006-2010, Kepala Bagian Perencanaan 2010-2016, Kepala Bagian Keuangan 2016-2017, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama 2017-2021.

Semoga seluruh kebaikan yang telah beliau lakukan menjadi amal ibadah yang tiada henti bagi almarhum dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas kepergiannya. Amin.


Penulis: Fauzan

UNNES Sosialisasikan SNMPTN 2021 Secara Daring

Jumat, 8 Januari 2021 | 19:15 WIB


UNNES Sosialisasikan SNMPTN 2021 Secara Daring

Universitas Negeri Semarang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia berkomitmen untuk membantu para siswa lulusan SMA Sederajat yang berkeinginan untuk berkuliah.

Salah satu bentuk kontribusi UNNES yakni dengan memberikan sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 secara Daring, Jumat (8/1).

Ketua UPT Humas UNNES Muhamad Burhanuddin SS MA menyampaikan sosialisasi ini perlu dilakukan untuk memberikan infomrasi terkait perguruan tinggi dan menjawab kesulitan Guru serta Siswa dalam pendaftaran SNMPTN dan UTBK SBMPTN 2021.

“Kegiatan ini perlu dilakukan untuk memberikan informasi terkait perguruan tinggi dan prosedur penerimaan mahasiswa baru, serta memberikan motivasi kepada siswa-siswi. Dengan begitu, diharapkan siswa memiliki kemauan tinggi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” tutur Burhanuddin.

Staf UPT Humas Dwi Hermawan menyampaikan, jadwal pelaksanaan SNMPTN yakni registrasi akun LTMPT 4 Januari-1 Februari, penetapan siswa yang eligible oleh Sekolah 4 Januari – 8 Febuari, pengisian PDSS mulai 11 Januari – 8 Februari, pendaftaran SNMPTN 15 Februari – 24 Febuari, dan pengumuman SNMPTN 22 Maret 2021.

Selain itu, Dwi menjelaskan UNNES menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur yakni SNMPTN dengan kuota 20 persen SBMPTN melalui tes 40 persen, dan ujian mandiri melalui tes 30 persen.


Penulis: Fauzan

FIK UNNES Jalin Kerja Sama dengan SPPOI Eminence, Perkuat Pengembangan Terapi Fisik

Jumat, 8 Januari 2021 | 9:45 WIB


FIK UNNES Jalin Kerja Sama dengan SPPOI Eminence, Perkuat Pengembangan Terapi Fisik

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjalin kerjasama dengan Sentra Peningkatan Performa Olahraga Indonesia Eminence, Kamis (7/01).

Kerjasama ini melingkupi pelaksana program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, kuliah umum, dan tempat magang mahasiswa FIK UNNES.

Komitmen itu diwujudkan dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang ditandatangani oleh Dekan FIK UNNES Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, dan Direktur Eminence dr Andi Kurniawan Sp KO di Gedung Eminence Jakarta.

Dekan FIK menyampaikan dalam mencapai visi misi UNNES yaitu menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional tentu kerja sama harus dilakukan.

“Karena dengan kerja sama berbagai akselerasi akan diperoleh,” tutur Prof Tandiyo.

Selain itu, Prof Tandiyo menyampaikan implementasi kerja sama ini nantinya juga untuk mengembangkan peminatan terapi fisik di FIK UNNES.

Direktur Eminence dr Andi Kurniawan menyambut baik kerja sama dengan UNNES. Beliau berharap dengan kerja sama yang telah terjalin dapat meningkatkan performa olahraga Indonesia, pungkasnya.


Penulis: Fauzan

UNNES Sosialisasikan SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021 Secara Daring

Rabu, 6 Januari 2021 | 16:14 WIB


UNNES Sosialisasikan SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021 Secara Daring

Jelang Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2021, Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan sosialisasi SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021 secara Daring, Rabu (6/01).

Sosialisasi SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021 mulai digelar pada tanggal 8 Januari s.d. 5 Maret 2021 yang dilaksanakan setiap minggu pada hari seslasa dan jumat pukul 14.00-16.00 WIB.

Para peserta sosiasliasi bisa melakukan Registrasi di laman s.id/sosialisasiUNNES2021 dengan maksimal 300 peserta zoom meting setiap sesinya dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube UNNES.

Kepala UPT Hubungan Masyarakat UNNES Muhamad Burhanudin SS MA menyampaikan ini merupakan upaya UNNES untuk memberikan informasi seputar penerimaan mahasiswa baru pada tahun 2021.

“Di tengah Pandemi Covid-19 ini UNNES menyelenggarakan sosialisasi SNMPTN dan UTBK-SBMPTN berbeda dari tahun sebelumnya. Sosialiasasi ini penting dilakukan untuk memberikan informasi seputar penerimaan mahasiswa baru pada tahun 202,” pungkas Burhanudin.


Penulis: Fauzan

Webinar Membangun Kecemerlangan UNNES Melalui PTN Badan Hukum

Rabu, 6 Januari 2021 | 14:11 WIB


Webinar Membangun Kecemerlangan UNNES Melalui PTN Badan Hukum

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Webinar Membangun Kecemerlangan UNNES Melalui Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum secara Daring melalui aplikasi Zoom, Rabu (6/01).

Narasumber Webinar kali ini adalah Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng IPU ASEAN Eng yang dimoderatori oleh Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr Hendi Pratama SPd MA.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman dalam sambutannya menyampaikan untuk menjadi PTNBH UNNES perlu melakukan penguatan refrensi. Oleh karenanya hari ini UNNES menghadirkan pembicara yang hebat yakni Rektor UGM untuk memberikan inspirasi dan motivasi best practice strategi UGM sebagai PTNBH yang bereputasi dunia.

“Hari ini UNNES menghadirkan secara khusus pembicara Webinar yakni Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono. Terima kasih Pak Rektor UGM atas kesempatannya untuk membagikan inspirasi dan motivasinya untuk UNNES agar naik gunung dari BLU menuju PTNBH dan lebih semangat,” ucap Prof Fathur.

Selain itu, Rektor UNNES menyampaikan UNNES sangat optimis menjadi PTNBH hal ini terlihat pada kesiapan UNNES menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi bermutu, Pengelolaan organisasi berdasarkan prinsip tata kelola yang baik.

Prof Fathur menambahkan, UNNES sudah memenuhi standar minimum kelayakan finansial, memiliki tanggung jawab sosial, dan UNNES berperan dalam pembangunan perekonomian Indonesia.

Sementara itu, Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng IPU ASEAN Eng mendorong (UNNES) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNB) yang unggul berkontribusi untuk masyarakat dan bangsa.

Menurut Prof Panut UNNES perlu mengedepankan inovasi-inovasi baik mahasiswa maupun peneliti, dan melakukan lompatan-lompatan yang cemerlang serta meningkatkan kontribusi lebih kepada masyarakat dan bangsa.

“Kesiapan UNNES menjadi PTNBH sudah sangai baik, hal ini terlihat pada indikator-indikator yang sudah dipaparkan oleh Prof Fathur Rokhman berbagai kemajuan UNNES dari waktu ke waktu,” tutur Prof Panut.


Penulis: Fauzan

Besok LTMPT Luncurkan SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021

Minggu, 3 Januari 2021 | 9:43 WIB


Besok LTMPT Luncurkan SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021

Sejak tahun 2019, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) telah mengenalkan sebuah lembaga baru yang memiliki peranan strategis. Lembaga tersebut ialah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Melansir akun Instagram LTMPT pada Minggu (3/1), pada Senin (4/1) akan ada kegiatan Peluncuran SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021.

Bagi siswa kelas XII SMA/SMK/sederajat, maka jangan melewatkan kegiatan opening ini. Sebab sesuai dengan jadwal kegiatan LTMPT, pada 4 Januari 2021 akan ada peluncuran sistem PMB 2021. Berikut ini tulisan dari admin Instagram LTMPT:

Halo Calon Mahasiswa Indonesia! Dengan semangat tahun baru, LTMPT mempersembahkan:

“Peluncuran SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021”

Live Streaming melalui channel Youtube LTMPT OFFICIAL

Senin, 4 Jan 2021

10.00 WIB

SNMPTN dan UTBK-SBMPTN segera dimulai, persiapkan diri kalian ya!

Tetap sehat dan semangat! Kalian Bisa!

Adapun narasumber pada acara tersebut ialah Prof Ainun Na’im PhD MBA (Sekjen Kemendikbud), Prof Ir Nizam MSc PhD (Dirjen Dikti), Prof Dr Jamal Wiwoho SH MHum (Ketua MRPTNI), dan Prof Dr Moh Nasih SE MT Ak (Ketua LTMPT). Kegiatan yang akan dimoderatori oleh Prof Dr Ir Samsul R M Eng (Wakil Ketua I LTMPT) itu diselenggarakan secara live streaming melalui kanal Youtube LTMPT official pada Senin (4/1) pukul 10.00 WIB.

Informasi selengkapnya berkaitan dengan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2021 dapat diakses melalui laman resmi LTMPT di www.ltmpt.ac.id atau bisa juga menghubungi Sekretariat LTMPT di Gedung D Lantai 2, Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jalan Pintu I Senayan, Jakarta 10270, Telepon: (021) 3104041, Faksimili: (021) 3104042.


Penulis: Dwi Hermawan

Rektor UNNES Sampaikan Selamat Tahun Baru 2021

Kamis, 31 Desember 2020 | 21:55 WIB


Rektor UNNES Sampaikan Selamat Tahun Baru 2021

Rektor Prof  Dr Fathur Rokhman MHum Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyampaikan ucapan selamat tahun baru 2021.

“Atas nama keluarga besar UNNES, saya menyampaikan selamat tahun baru 2021. Semoga pada tahun 2021 ini UNNES semakin meningkat inovasinya untuk mewujudkan visi lembaga ini sebagai universitas konservasi dan bereputasi Internasional,” kata Rektor UNNES.

Dalam melangkah ke 2021 ini, mari menapaki dengan penuh bersemangat dan kesungguhan karena tantangan di tahun 2021 tentu lebih berat, ajak Rektor. Sebab harapan masyarakat atas kemajuan UNNES juga lebih besar.

Upaya yang harus dilakukan yakni melakukan inovasi dalam berbagai program tri dharma perguruan tinggi, program inovasi di dalam penguatan Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) Pelopor Kecemerlangan Pendidikan, inovasi-inovasi didalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan inovasi di dalam pengembangan smart campus.


Penulis: Fauzan

Refleksi Akhir Tahun, Rektor Tekankan Inovasi dan Prestasi

Rabu, 30 Desember 2020 | 14:08 WIB


Refleksi Akhir Tahun, Rektor Tekankan Inovasi dan Prestasi

Mengakhiri tahun 2020, Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan Rapat Tinjauan manajemen dan Refleksi Akhir Tahun 2020 secara Daring, Rabu (30/12).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam kesempatan ini mendorong ke depannya warga UNNES untuk meningkatkan prestasi, produktivitas, dan melakukan inovasi-inovasi.

“Refleksi akhir tahun ini mudah-mudahan bisa menjadi semangat baru dalam meningkatkan kinerja di tahun berikutnya,” jelas Prof Fathur Rokhman.

Selain itu, Prof Fathur juga menyampaikan pengembangan UNNES Ke depan menjadi Perguruan Tinggi negeri Badan Hukum, menjadi LPTK Rujukan Pelopor Kecemerlangan Pendidikan, dan menciptakan Smart Campus.

Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada beberapa bidang kepada unit kerja, program studi, dan dosen yang dinilai memiliki kinerja terbaik dan mendukung capaian UNNES, berikut daftarnya:

Peringkat Kinerja Akademik

1. Teknik Kimia
2. Pendidikan IPA
3. Kimia

Peringkat Kinerja Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola pada Program S1

1. Pendidikan Matematika
2. Teknik Kimia
3. Ekonomi Pembangunan

Peringkat Kinerja Kemahasiswaan Program S1

1. Pendidikan Kimia
2. Teknik Kimia
3. Teknik Informatika

Peringkat Kinerja Kerjasama Program S1

1. Ilmu keolahragaan
2. Ilmu Hukum
3. Ekonomi Pembangunan

Peringkat kinerja Program Studi S2

1. Ilmu Hukum
2. Pendidikan Bahasa Inggris
3. Pendidikan Geografi

Peringkat kinerja Program Studi S3

1. Pendidikan Matematika
2. Pendidikan IPA
3. Pendidikan Olah Raga

Prodi dengan Artikel Jurnal Scopus Terbanyak

1. Akuntansi (FE)
2. Pendidikan Ekonomi (FE)
3. Ekonomi Pembangunan (FE)

Peringkat Korprodi Kinerja Tridharma Terbaik S3

1. Prof. Dr. Dewi Liesnoor S., M.Si. (Pendidikan IPS S3)
2. Prof. Dr. Januarius Mujiyanto, M.Hum. (Ilmu Pendidikan Bahasa S3)
3. Prof. YL. Sukestiyarno, M.S., Ph.D. (Pendidikan Matematika S3)
4. Prof. Dr. Tri Joko Raharjo, M.Pd. (Manajemen Pendidikan S3)
5. Prof. Dr. Mungin Eddy Wibowo, M.Pd., Kons. (Bimbingan Konseling S3)

Peringkat Korprodi Kinerja Tridharma Terbaik S2

1. Prof. Dr. Sudarmin.,M.Si (Pendidikan Kimia S2)
2. Sri Wuli Fitriati, S.Pd., M.Pd., Ph.D. (Pendidikan Bahasa Inggris S2)
3. Prof. Dr. Supriyadi, M.Si. (Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2)
4. Dr. Arief Yulianto, S.E., M.M. (Administrasi Pendidikan S2)
5. Yuli Kurniawati S P., S.Psi., M.A., Ph.D. (Pendidikan Anak Usia Dini S2)

Peringkat Korprodi Kinerja Tridharma Terbaik S1

1. Kiswanto, S.E., M.Si. (FE)
2. Dr. Mulyono, M.Si. (FMIPA)
3. Ahmad Nurkhin, S.Pd., M.Si. (FE)
4. Fafurida, S.E., M.Sc. (FE)
5. Samsudin Anis, S.T., M.T., Ph.D. (FT)

Peringkat Sekretaris Jurusan Kinerja Tridharma Terbaik

1. Indah Fajarini Sri W, S.E., M.Si, akt., Ph.D. (FE)
2. Adhi Kusumastuti, S.T., M.T., Ph.D. (FT)
3. Dr. Nuriana R D (Nino Adhi), S.Pd., M.Pd. (FMIPA)
4. Dr. Masturi, M.Si. (FMIPA)
5. Karsinah, S.E., M.Si. (FE)

Peringkat Kinerja Kepala Laboratorium Kinerja Tridharma Terbaik

1. Mulawarman, S.Pd., M.Pd., Ph.D. (FIP/BK S1)
2. Dr. Ir. Subiyanto, S.T., M.T. (FT/Teknik Elektro S1)
3. Muhammad Taufiq, S.Pd., M.Pd. (FMIPA/Pend. IPA S1)
4. Dr. Deni Setiawan, S.Sn., M.Hum. (FIP/PGSD S1)
5. Dr. Widi Astuti, S.T., M.T. (FT/Teknik Kimia S1)

Dosen Jumlah Artikel Scopus Terbanyak

1. Dr. S. Martono.,M.Si. (FE)
2. Prof. Dr. Zaenuri., M.Si.,Akt. (FMIPA)
3. Dr. Niken Subekti., M.Si (FMIPA)
4. Hasan Mukhibad., S.E., M.Si (FE)
5. Badingatus Solikhah., S.E., M.Si., CA.,Akt (FE)

Dosen Jumlah Paten dan Paten Sederhana Terbanyak

1. Drs. Sunyoto M.T (FT)
2. Dr. Ulfah Mediaty Arief (FT)
3. Prof. Dr. Sutikno (FMIPA)
4. Dr. Widi Astuti (FT)
5. Dr. Isti Hidayah (FMIPA)
6. Dr. Niken Subekti (FMIPA)

Dosen Jumlah Hak Cipta Terbanyak

1. Prof. Dr. Sudarmin (FMIPA)
2. Dr. Muh Fakhrihun Naam., S.Sn., M.Sn (FT)
3. Dr. Isti Hidayah., M.Pd (FMIPA)
4. Dr. Deni Setiawan.,S.Sn., M.Hum (FIP)
5. Evi Widowati S. KM., M. Kes. (FIK)

Peneliti Berprestasi Bidang Sosial dan Humaniora

1. Dr. Tommi Yuniawan., M.Hum (FBS)
2. Ahmad Nurkhin.,S.Pd.,M.Si (FE)
3. Farid Ahmadi., S.Kom., M.Kom., Ph.D (FIP)
4. Dr. Rodiyah., S.Pd., M.H.,M.Si (FH)
5. Dr. Eko Sugiarto.,M.Pd (FBS)

Peneliti Berprestasi Bidang Sosial dan Humaniora

1. Dr. Tommi Yuniawan., M.Hum (FBS)
2. Ahmad Nurkhin.,S.Pd.,M.Si (FE)
3. Farid Ahmadi., S.Kom., M.Kom., Ph.D (FIP)
4. Dr. Rodiyah., S.Pd., M.H.,M.Si (FH)
5. Dr. Eko Sugiarto.,M.Pd (FBS)

Peneliti Berprestasi Bidang Sains dan Teknologi

1. Prof. Dr. Wara Dyah Pita Rengga., S.T., M.T (FT)
2. Dr. Widi Astuti., St., M.T (FT)
3. Samsudin Anis.,S.T.,M.T.,Ph.D (FT)
4. Dr. rer.nat. Adi Nur Cahyono., M.Pd (FMIPA)
5. Dr. Muh Fahrihun Naam., S.Sn (FT)

Peringkat Pengabdi Berprestasi

1. Prof. Dr. Amin Retnoningsih., M.Si (FMIPA)
2. Drs. Sunyoto., M.Si. (FT)
3. Prof. Dr. Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti., M.Si (FE)
4. Dr. M. Burhan Rubai Wijaya.,M.Pd (FT)
5. Santi Pratiwi Tri Utami., S.Pd., M.Pd (FBS)

Peringkat Dosen Kinerja Tridharma Terbaik

1. Prof. Dr. Dewi Liesnoor., M.Si (FIS)
2. Prof. Dr. Fathur Rokhman., M.Hum (FBS)
3. Prof. Dr. Januarius Mujiyanto., M.Hum (FBS)
4. Prof. Dr. Sucihatiningsih Dian Wisika Prijanti., M.Si (FE)
5. Prof. Dr. Sudarmin M.Si (FMIPA)

Peringkat Kinerja Umum Program S1

1. Teknik Kimia
2. Ekonomi Pembangunan
3. Pendidikan IPA


Penulis: Fauzan

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional di Lingkungan UNNES

Selasa, 29 Desember 2020 | 14:28 WIB


Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional di Lingkungan UNNES

Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang pengangkatan melalui penyeteraan jabatan administrasi ke dalam jabatan funfsional.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik dan mengambil sumpah jabatan fungsional kepada Pejabat Eselon 3 dan 4 di lingkungan UNNES ke dalam jabatan baru.

Dalam sambutannya Rektor UNNES berpesan agar para pejabat fungsional yang dilantik bersungguh-sungguh bekerja dengan baik dan memiliki kompetensi, kinerja, produktivitas yang tinggi, berintegritas dan selalu berinovasi serta mengedepankan kualitas pelayanan publik.

Adapun pejabat yang dilantik ke dalam jabatan baru yakni Pranata Humas sebanyak 3 orang, Pranata Komputer sebanyak 11 orang, Pengembang Teknologi Pembelajaran 3 orang, Pengelola Pengadaan Barangjasa 2 orang, Arsiparis sebanyak 17 orang, Analisis Kepegawaian 12 orang, Analisis Anggaran sebanyak 3 orang, dan Analisis Pengelolaan APBN Sebanyak 27 orang.


Penulis: Fauzan

Kolaborasi Mahasiswa FT, FBS, dan FMIPA UNNES Raih Medali Perak

Selasa, 29 Desember 2020 | 9:30 WIB


Kolaborasi Mahasiswa FT, FBS, dan FMIPA UNNES Raih Medali Perak

Kolaborasi mahasiswa Fakultas Teknik (FT), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), dan mahasiswa fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil memperoleh medali perak dalam Event Indonesia International Applied Science Project (I2ASPO) 2020.

Kolaborasi mahasiswa tersebut yakni Arif Waryanto (PTE 2017); Roni Saputra (PTE 2017); Andaru Nugrahanto (PTE 2017); Gilang Ramadhan (Ilkom 2019); dan Linda Dawamu (Sastra Inggris, 2017) dengan Dosen Pembimbing Drs Yohanes Primadiyono MT.

I2ASPO merupakan acara pelrombaan yang digelar oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Acara tersebut diselenggarakan pada 18 -23 Desember 2020, dengan diikuti oleh 265 Tim dari 20 Negara yang diadakan secara virtual.


Penulis: Fauzan

UNNES Jalin Kerja Sama dengan UNPATTI

Senin, 28 Desember 2020 | 13:57 WIB


UNNES Jalin Kerja Sama dengan UNPATTI

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan monitoring penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis teknologi informasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Pattimura (UNPATI) di Gedung Rektorat Senin (28/12).

Kerja Sama ini diwujudkan melalui pendantanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerja Sama mengenai pembuatan sistem informasi perencanaan dan penganggaran di UNPATTI.

Pelaksana Tugas Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr Hendi Pratama MA menyambut baik kerja sama antara UNNES dan UNPATTI.

“Terima kasih atas kerja sama yang terjalin sudah lama antara UNNES dan UNPATTI. Kerja sama antara civitas akademika UNNES dan UNPATTI sudah cukup erat. Kedepannya semoga kerja sama dibidang lainnya bisa wujudkan,” jelas Dr Hendi Pratama.

Lebih lanjut, Dr Hendi Pratama menjelaskan bahwa sistem informasi perencanaan dan penganggaran di UNNES mendapatkan pengakuan dari berbagai mitra.

“Hal ini terbukti, perguruan tinggi, maupun lembaga study banding dan melakukan kerja sama dengan UNNES, dan kami siap untuk berbagi ilmu dan pendampingan,” ucap Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNPATTI Dr Muspida MSi menyampaikan terima kasih pada UNNES yang telah menjalin kerja sama dengan UNPATTI dalam pembuatan sistem informasi perencanaan dan penganggaran.

Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Ketua Pengembang Bisnis Dr Amir Mahmud SPd MSi.

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNPATTI, Wakil Dekan FT UNPATTI, Tim IT UNPATTI, Kepala BAKK UNNES, Kepala UPT TIK, Kabag Perencanaan, Kabag Keuangan.


Penulis: Fauzan

Tim Mahasiswa UNNES Raih Dua Gold Medal Di Ajang Internasional

Senin, 28 Desember 2020 | 10:27 WIB


Tim Mahasiswa UNNES Raih Dua Gold Medal Di Ajang Internasional

Tim Mahasiswa Universitas Negeri Semarang berhasil meraih Gold Medal dalam ajang International Applied Science Olympiad (I2ASPO) yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Sciences Association (IYSA) dan diikuti lebih dari 50 tim yang digelar secara daring pada 20 Desember 2020.

Kompetisi tingkat internasional ini mengangkat Tema “Think Creative, Big Impact”, dimana para peserta ditantang untuk dapat memaparkan ide terbaiknya untuk memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap dunia, meskipun masih dalam keadaan pandemi.

Selain itu, dalam perlombaan lain Tim ini juga meraih Gold Medal di ajang Khayyam International Invention and Innovation Festival 2020.

Khayyam merupakan acara tahunan festival inovasi yang rutin diadakan di Turki, Iran. Dimana acara ini dapat diikuti oleh para kelompok maupun individu scientist diseluruh dunia untuk dapat mendapatkan karyanya.

Kelima mahasiswa UNNES tersebut yakni Afif Aliyfia Alfian (Pend.Teknik Elektro 2017), Naila Khoirina (Teknik Kimia 2018), Natasya Ayu Salsabilla (Sastra Inggris 2018), Naftalina Ulik Adhelia (Pend.Kimia 2017), dan Ilmiana Nur Maulida (Pend.Teknik Elektro 2017).

Tim tersebut dibimbing oleh Arimaz Hangga ST MT dan berhasil menorah prestasi untuk mengahrumkan nama UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat kepada mahasiswa peraih Gold Medal. Beliau juga menyampaikan penghujung tahun 2020 prestasi-prestasi mahasiswa UNNES terus meningkat, Senin (28/12).

“Alahamdulillah di akhir tahun ini prestasi UNNES terus meningkat di tingkat Internasional. Ini membuktikan bahwa kehadiran UNNES diperhitungkan di tingkat dunia dengan semangat UNNES Unggul Untuk Indonesia Maju mari terus ukir prestasi,” jelas Prof Fathur Rokhman.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd berharap pencapaian ini bisa menumbuhkan bisa tumbuh banyak prestasi prestasi lainnya sehingga membawa UNNES bereputasi ditingkat internasional.


Penulis: Fauzan

Hadiri Pengajian Ahad Pahing, Rektor UNNES: Luruskan Niat, Rekatkan Silaturahmi

Minggu, 27 Desember 2020 | 20:23 WIB


Hadiri Pengajian Ahad Pahing, Rektor UNNES: Luruskan Niat, Rekatkan Silaturahmi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Pengajian Ahad Pahing secara virtual pada Minggu (27/12).

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menekankan pentingnya untuk tetap meluruskan niat dan merekatkan silaturahmi.

“Niat menjadi bagian penting dalam menjalankan aktivitas kita. Oleh karenanya memiliki niat yang lurus merupakan suatu keharusan. Tak hanya niat yang lurus, menyambung dan merekatkan silaturahmi juga harus menjadi bagian penting dalam menjalankan aktivitas keseharian kita,” ungkap Rektor.

Menurut Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) tersebut, meluruskan niat dan merekatkan silaturahmi dapat mendorong UNNES untuk senantiasa menjaga tradisi keilmuan yang sudah mendarah daging.

“Kita patut bersyukur, UNNES dapat terus istikamah meningkatkan kebaikan dan kapasitas keilmuan sehingga tetap relevan dengan kemajuan dan perkembangan zaman,” papar Rektor.

Kita, imbuhnya, telah memasuki akhir tahun 2020. Kita perlu melakukan evaluasi akhir tahun, merencanakan hal-hal yang lebih baik di tahun depan untuk UNNES unggul dan Indonesia maju. Semoga pandemi ini tak lantas menyurutkan langkah dan usaha kita. Mari tetap jaga kesehatan, jaga produktivitas kerja. Kita tunjukkan UNNES sebagai perguruan tinggi yang diperhitungkan baik di kancah nasional maupun internasional.

Hadir secara virtual Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Az Zuhri Semarang Gus Lukman.

Dalam tausyiahnya, Gus Lukman mengajak jamaah pengajian untuk senantiasa menjaga lisan dan menjauhi perbuatan dosa.

“Saat ini sangat penting untuk kita menjaga lisan, menjaga hawa nafsu dengan terus meningkatkan iman, takwa, dan ibadah kita. Hal penting lainnya adalah jangan sekali-kali kita memasukan barang haram ke dalam diri dan keluarga kita,“ ajak Gus Lukman.

Selain Rektor, pengajian rutin tersebut juga dihadiri oleh jajaran pimpinan di lingkungan UNNES, perwakilan mahasiswa UNNES, dan santri Pondok Pesantren Salafiyah Az Zuhri Semarang.


Penulis: Dwi Hermawan

Hadir dalam Penganugerahan Doktor Honoris Causa Menko Perekonomian, Presiden Jokowi Sampaikan Selamat

Rabu, 23 Desember 2020 | 22:14 WIB


Hadir dalam Penganugerahan Doktor Honoris Causa Menko Perekonomian, Presiden Jokowi Sampaikan Selamat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menerima gelar Doktor Honoris Causa Bidang Manajemen Olahraga dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Rabu (23/12). Penganugerahan ini diberikan atas kecakapan Airlangga Hartarto dalam mengelola cabang olahraga Wushu.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Membawakan orasi ilmiah berjudul ”Transformasi Organisasi Olahraga melalui Kepemimpinan Humanis”, Ketua Umum PB Wushu Indonesia itu menekankan pentingnya tata kelola pada cabang olahraga Wushu dengan mengedepankan pola kepemimpinan yang humanis.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, pemberian gelar sudah sesuai dengan tata aturan dan regulasi yang ada.

“Ini merupakan bentuk penghargaan terhadap tokoh nasional yang berjasa dan berprestasi. Berkat tangan dingin Airlangga Hartarto, cabang olahraga Wushu Indonesia berhasil mengukir prestasi di Sea Games, World Champions, dan Asian Games,” ungkap Profesor Sosiolinguistik tersebut.

Hadir secara virtual, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan selamat atas perolehan gelar akademik itu kepada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurutnya, penganugerahan ini merupakan wujud dari pengakuan dunia pendidikan atas prestasi dan kinerja Airlangga Hartarto di bidang olahraga.

“Beliau (Airlangga Hartarto) tidak hanya seorang Teknokrat.  Melalui sentuhan tangan dinginnya dalam empat tahun terakhir cabang Wushu berhasil meraih prestasi gemilang di berbagai ajang kompetisi olahraga internasional,” jelas Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Sementara itu, menurut Menpora Zainudin Amali, olahraga Wushu telah mampu survive dan membanggakan Indonesia di luar negeri.

“Saya mencari tahu kenapa Wushu bisa seperti itu, ternyata berkat manajemen beliau (Airlangga Hartarto) dalam mentransformasikan olahraga melalui kepemimpinan humanis. Transformasi olahraga melalui kepemimpinan humanis belum dilakukan cabang olahraga lain, tapi Pak Airlangga sudah memulainya,” jelas Menpora dalam sambutannya.


Penulis: Dwi Hermawan

Penganugerahan Gelar kehormatan, Rektor UNNES: Airlangga Hartarto Nahkoda Penggerak Wushu Indonesia

Rabu, 23 Desember 2020 | 14:39 WIB


Penganugerahan Gelar kehormatan, Rektor UNNES: Airlangga Hartarto Nahkoda Penggerak Wushu Indonesia

“Bapak Airlangga Hartarto merupakan nahkoda yang telah menggerakkan wushu sehingga menjadi demikian maju”.

“Melalui gaya kepemimpinan beliau mengantar para atlet mendulang medali di berbagai ajang internasional”.

Hal tersebut disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam upacara penganugerahan Gelar Kehormatan (Doktor Honoris Causa) kepada Ir Airlangga Hartarto MBA MMT IPU Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Inonesia sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Gedung Auditorium UNNES, Rabu (23/12).

Prof Fathur menjelaskan, dibawah kepemimpinan Bapak Airlangga Hartarto PB Wushu melakukan modernisasi yang membuat PB Wushu Indonesia ini bergerak dinamis dan inovatif menghadapi berbagai tantangan.

“Kepemimpinan inovatif Bapak Dr Ir Airlangga Hartarto telah diakui luas, bahkan oleh Presiden Republik Indonesia sendiri. Pada Hari Olahraha Nasional tahun 2020 beberapa waktu lalu Bapak Presiden Joko Widodo memberikan anugerah sebagai pembina olahraga terbaik kepada Dr Airlangga Hartarto. Selain itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali juga mengapresiasi inovasi dan kreativitas Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi.” Ucap Prof Fathur Rokhman.

Selain itu, Modernisasi PB wushu telah terbukti nyata mendorong prestasi nasional cabang olahraga tersebut.

“Hal ini tidak bisa dipisahkan dengan pemikiran Dr Airlangga Hartarto sebagai ketua umum PB Wushu. Meskipun beliau adalah ekonom, beliau terbukti memiliki gagasan besar dan otentik dalam bidang manajemen olahraga,” jelas Rektor UNNES.

Menurutnya modernisasi PB wushu selama ini bertumpu pada pemikiran beliau mengenai transformasi olahraga melalui kepemimpinan humanis.

“Kepemimpinan humanis yang digagas dan diaplikasikan Dr Airlangga Hartarto dapat djabarkan dalam lima prinsip yakni kepemimpinan olahraga menitikberatkan pada prinsip kemanusiaan yang utuh, transformasi olahraga dilakukan dengan mengedepankan kesatuan dan persatuan bangsa, pemahaman terhadap manusia sebagai entitas yang utuh mendorong pola pembinaan dan pengembangan olahraga yang terfokus pada manusia, transformasi olahraga yang dijalankan Dr Airlangga Hartarto berpijak pada kekuatan emosional yang stabil, dan melakukan modernisasi organisasi dengan mewujudkan good governance pada organisasi olahraga. Good governance mencakup prinsip transapransi, prartisipasi, akuntabilitas, dan koordinasi,” pungkas Rektor UNNES.

Ir. Airlangga Hartarto MBA MMT IPU memperoleh anugerah Doktor Honoris Causa pada Program Doktor Pendidikan Olahraga Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Bidang Manajemen Olahraga atas dedikasinya dalam mengelola organisasi Wushu Indonesia dan karya ilmiah yang ditulisnya.

Pada upacara penganugrahan Ir Airlangga Hartarto akan menyampaikan orasi ilmiah berjudul Transformasi Organisasi Olahraga Melalui Kepemimpinan Humanis.

Beliau menyebut gelar tersebut diperoleh juga berkat dari pengurus PBWI termasuk atlet dan pelatih.

“Merupakan hasil kerja seluruh tim dari PB Wushu baik pengurus kemudian juga atlet dan pelatih. Penghargaan dari kerja bersama selama 4 tahun terakhir,” ujar ir. Airlangga.

Beliau juga berterimakasih karena UNNES kampus yang memperhatikan Wushu, bahkan beberapa atlet Wushu juga berasal dari UNNES. Menurutnya butuh waktu panjang untuk membuahkan hasil dan itu juga tergantung dari sumber daya manusia yang ada.

“UNNES menggelar kejuaraan rutin tiap tahun dan beberapa atlet nasional Wushu adalah mahasiswa UNNES. Secara psikologis dan emosional antaran PB Wushu dan UNNES sangat dekat,” ungkapnya.

Hadir Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Zainudin Amali dalam pidatonya menyebut kepiawaian Airlangga sebagai Ketua PBWI dengan pendekatan humanis selalu membawa medali emas di ajang internasional.

“Prestasi tingkat Asean dan sea games, Wushu tidak pernah tidak bawa pulang emas,” tegas Menpora.


Penulis: Fauzan

UNNES Menganugerahkan Doktor Kehormatan Kepada Ir Airlangga Hartarto

Selasa, 22 Desember 2020 | 9:10 WIB


UNNES  Menganugerahkan Doktor Kehormatan  Kepada Ir Airlangga Hartarto

Besok hari Rabu (23/12) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menganugerahkan Gelar Honoris Causa (Gelar Kehormatan) kepada Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dr Ir Airlangga Hartarto MBA MMT IPU. Penganugerahan itu diberikan dari Auditorium UNNES, secara luar jarngan (Luring) dan dalam jaringan (Daring).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, Dr Ir Airlangga Hartarto memperoleh anugerah Doktor Honoris Causa pada Program Doktor Pendidikan Olahraga Pascasarjana UNNES dalam Bidang Manajemen Olahraga.

“Bapak Ir Airlangga Hartarto memiliki keunikan kepemimpinan dalam organisasi olahraga Wushu Indonesia. Melalui Kepemimpinan Humanistik beliau, prestasi-prestasi International Wushu diraih dengan gemilang,” kata Prof Fathur Rokhman.

Rektor UNNES juga menyampaikan, selain kajian atas karya, dedikasi dan prestasi, UNNES telah menerima usulan, rekomendasi, dan penguatan dari Pengurus Besar Wushu Indonesia, Rektor Universitas Negeri Surabaya, Rektor Universitas Negeri Medan, Rektor Universitas Negeri Jakarta, Senat Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, serta puluhan rekomendasi dari organisasi olahraga lain, Selasa (22/12).

Tim Promotor penganugerahan Doktor Honoris Causa Ir Airlangga Hartarto terdiri atas Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, selaku Ketua Tim Promotor dengan anggota Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Prof Dr Soegiyanto KS MS.

Prof Tandiyo Rahayu selaku ketua tim promotor menyampaikan telah melakukan pengamatan dan kajian dengan seksama, atas keunikan kepemimpinan dalam organisasi olahraga Wushu Indonesia dan prestasi yang dihasilkannya. Selain itu tim Promotor juga telah mengkaji karya ilmiah bidang olahraga karya Ir Airlangga Hartarto.

“Kepemimpinan humanistik Ir Airlangga Hartarto dalam organisasi olahraga telah secara nyata mampu menghasilkan prestasi. Selain itu, Dua karya ilmiah yang disusun oleh Ir Airlangga Hartarto mengenai kepemimpinan humanistik, berjudul Is Humanistic Leadership Suitable for Sport Organization: a Literature Review dan Peran Kepemimpinan Humanis dalam Peningkatan Good Governance dalam Organisasi Olahraga: Sebuah Kajian, yang dimuat dalam jurnal ilmiah internasional dan nasional bereputasi, makin meneguhkan hasil kajian kami, bahwa gaya kepemimpinan humanistik yang dikembangkian Bapak Ir Airlangga Hartarto merupakan pendekatan baru yang tepat dan dapat menjadi alternative bagi manajemen organisasi olahraga,” Ujar Prof Tandiyo Rahayu.

Lebih Lanjut Prof Tandiyo Rahayu yang juga Sebagai Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES menyampaikan, sejak Ir Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Wushu Indonesia, performa cabang olahraga Wushu sangat signifikan dalam mewarnai peta prestasi olahraga Indonesia. Selain selalu menghasilkan medali emas dalam berbagai kejuaraan bergengsi, seperti SEAGAMES, WORLD CHAMPION, dan ASIAN GAMES melalui atlet-atlet elite, Wushu Indonesia secara konsisten dan kontinyu memberi kesempatan dan mempercayai para atlet Junior untuk tampil dan unjuk prestasi dalam berbagai kejuaraan dunia. Para juara junior inilah yang akan menjaga kesinambungan prestasi di masa yang akan datang.

“Apa yang telah ditunjukkan dan dihasilkan oleh Wushu Indonesia, adalah buah dari kekuatan dan karakter manajemen yang tepat dalam mengelola sebuah organisasi olahraga, melalui kepemimpinan dengan pendekatan humanistic yang dikembangkan oleh Ir Airlangga Hartarto. Melalui Kepemimpinan humanistik, Ir Airlangga Hartarto menyeimbangkan aspek kemanusiaan dan aspek teknis dari tugas maupun pekerjaan untuk kesejahteraan dan perkembangan kualitas sumberdaya manusia dan organisasi,” pungkas Prof Tandiyo rahayu.


Penulis: Fauzan

Tim Dosen UNNES Serahkan Bantuan Teknologi Mesin Pengolah Kopi

Senin, 21 Desember 2020 | 16:26 WIB


Tim Dosen UNNES Serahkan Bantuan Teknologi Mesin Pengolah Kopi

Kelompok pengolah Kopi Gedong Koffee bersyukur atas adanya kegiatan pengabdian yang dilaksanakan tim Dosen UNNES dari hibah program PTDM (Produk Teknologi yang didesiminasikan kepada Masyarakat) KEMENRISTEK/BRIN, Senin (21/12).

Bantuan teknologi yang diterima pada awal kegiatan berupa mesin Roasting kopi dan mesin diskmill. Sebelum adanya bantuan teknologi, kelompok kopi desa Gedong menyewa jasa roasting dan diskmill dengan biaya Rp. 15.000/kg ucap Mat khayun ketua kelompok Gedong Koffee. Biaya sewa yang tinggi ini menyebabkan keuntungan usaha sangat rendah dan usaha sulit berkembang.

Kriswanto ketua tim pelaksana menyampaikan bahwa mesin yang diterapkan ini memiliki kapasitas produksi 5kg/jam menggunakan sistem kontrol yang hemat energi sehingga penggunaan bahan bakar gas rendah sehingga kegiatan produksi mitra sangat efisien.

Mesin ginding kopi menjadi bubuk juga menggunakan motor bensin daya rendah 5,5 Hp dengan konsumsi BBM yang rendah yakni 0,8 liter per proses (15kg) sehingga sangat hemat biaya. Penggunaan mesin penggerak roasting kopi menggunakan motor listrik daya 1/2 Hp sehingga daya listrik rumah tanggadapat mengunakan mesin ini, tanpa harus melalukan penambahan daya listrik.

“Pemanas berupa kompor gas diterapkan pada mesin roasting karena bila dibandingkan menggunakan heater memerlukan daya listrik yang besar yang, hal ini akan berdampak pada biaya per kWH yang tinggi terutama penggunaan untuk usaha dan itu memberatkan para pengolah kopi. Selain itu, Kami juga menyertakan pelatihan pengoperasian dan perawatan dengan menerapkan protocol kesehatan masa Pandemi Covid-19,” jelas Ketua Tim.

Bayu Wiratama anggota tim PTDM menyampaikan bahwa masa pandemi Covid-19 ini menyebabkan usaha kafe kopi banyak yang mengalami penurunan omset sehingga berdampak pada usaha pensuplai produk kopi green bean atau kopi bubuk murni.

Dia menambahkan, Penerapan teknologi dan peningkatan manajamen usaha yang mana dapat menjadikan kopi gedong Koffee memiliki brand, memiliki ijin edar, sertifikat halal dan uji proksimat akan menjadikan produk mitra memiliki pasar untuk konsumsi masyarakat secara langsung.

Ria Wulansarie anggota PTDM dari bidang Teknik Kimia menuturkan bahwa mitra gedong koffee saat ini telah memiliki ijin edar PIRT, sertifikat halal, dan hasil uji kandungan proksimat, serta didaftarkan merek dagang sehingga produk kopi Gedong Koffee telah memiliki kelayakan untuk pemasaran produk.

“Uji proksimat kopi Gedong Koffee di Lab. FMIPA UNNES mendapatkan bahwa dari ke 6 varian kopi (Kopi rakyat, Lanang, Robusta Fermentasi, Robusta Fermentasi proses, dan excelsa Natural Dry) terdapat produk dengan kandungan protein tertinggi (26,58 %) dan lemak yang rendah (5,55) tetapi selama ini dijual dengan harga paling murah yakni Kopi Rakyat. Hasil pengujian ini memberikan rekomendasi untuk menaikkan brand dari kopi rakyat menjadi kopi tinggi protein sehingga dapat meningkatkan promosi dan harga jual produk,” ucap Ria.

Sementara itu, Kepala Desa Gedong Bp. Suwarno menyampaikan banyak terimakasih kepada Tim Pengabdian dari UNNES Program Hibah PTDM KEMENRISTEK/BRIN yang telah memberikan bantuan teknologi, pelatihan, perijinan dan merek dagang sehingga kelompok kopi Gedong dapat memproduksi sendiri kopi dan memasarkan secara lebih luas.

Selain itu, tim program PTDM UNNES memberikan bantuan peralatan berkebun berupa sabit, bak kontainer plastik, mesin pemotong rumput dan satu mesin pulper untuk proses pasca panen bijih kopi.

Bantuan peralatan berkebun ini diberikan agar kelompok dapat meningkatan produktifitas dan perawatan kebun Kopi.

“Sekarang kelompok dapat melakukan perawatan, penyiangan kebun dengan mesin potong rumput tanpa harus sewa pada jasa persewaan, ucap Kasturi ketua Poktan Subur 3.

Mesin pulper yang dibantukan memiliki kapaistas 300-400kg/jam ini sangat sesuai dengan kebutuhan Poktan Subur 3.

“Mesin pulper yang dibantukan akan dimanfaatkan oleh kelompok kami untuk mengolah bijih kopi hasil panen untuk dikupas kulitnya sehingga nilai jual bijih kopi lebih tinggi,” tambah Kartini, Sekretaris Poktan Subur 3.


Penulis: Fauzan

BUHK UNNES Sosialisasikan Penyetaraan Jabatan Fungsional

Senin, 21 Desember 2020 | 12:56 WIB


BUHK UNNES Sosialisasikan Penyetaraan Jabatan Fungsional

Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar sosialisasi Penyetaraan Pejabat Administrator dan Pengawas ke Jabatan Fungsional di lingkungan UNNES, Senin (21/12).

Sosialsiasi ini dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Menteri (Permen) Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 28 Tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi Ke Dalam Jabatan Fungsional.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi dalam sambutannya menyampaikan UNNES mendukung kebijakan pemerintah untuk menciptakan penyederhanaan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional.

“UNNES selalu mendukung kebijakan pemerintah. Apalagi ini merupakan salah satu program prioritas lima tahun Pak Presiden dan sesuai dengan arahan Pak Menteri,” Jelas Dr S Martono.

Beliau menambahkan, penyetaraan birokrasi ini sebagai upaya peningkatan efektifitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik tanpa mengurangi kinerja.

“Yang terpenting kita harus mampu menjaga kualitas prima kinerja kepada publik,” jelasnya.

Kepala BUHK Dr Sutikno Msi menyampaikan sosialisasi Penyetaraan Pejabat Administrator dan Pengawas ke Jabatan Fungsional di lingkungan UNNES ini penting digelar untuk menyatukan kesepahaman.

“Sosialsiasi ini penting dilakukan untuk menyakinkan maksud dan tujuan dari proses penyetaraan jabatan, termasuk mekanisme kerja yang harus diatur,” kata Kepala BUHK UNNES.

Dr Sutikno juga menyampaikan setelah melakukan sosialisasi ini, pada tanggal 29 Desember akan melaksanakan pelantikan.


Penulis: Fauzan

Pendaftaran Mahasiswa Baru tahun Akademik 2020/2021 Semester Genap Pascasarjana UNNES Kembali Dibuka

Senin, 21 Desember 2020 | 9:01 WIB


Pendaftaran Mahasiswa Baru tahun Akademik 2020/2021 Semester Genap Pascasarjana UNNES Kembali Dibuka

Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (PPS UNNES) Jenjang Megister dan Doktor Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 Melalui Seleksi Mandiri (SM-UNNES) Tahun 2020.

Pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui jalur Seleksi Mandiri (SM-UNNES), kembali dibuka. Pendaftaran program magister dan doktor yang dilakukan online melalui penerimaan.unnes.ac.id ini dilaksanakan dalam dua tahap.

Pada gelombang I, pendaftaran dibuka 14 Desember hingga 4 Januari 2021. Seleksi digelar 7 januari 2021, pengumuman 15 januari, dan registrasi administrasi 15 Januari- 22 Januari 2021.

Adapun untuk gelombang II, pendaftaran dilaksanakan 25 Januari- 8 Febuari 2021. Seleksi dilakukan 11 Febuari, pengumuman 19 Febuari, registrasi administrasi 19 Febuari -26 Febuari 2021.

Selain itu, Bagi pelamar Program Magister (S2) disyaratkan memiliki Ijazah S1 dari PTN atau PTS dalam dan luar negeri yang ijazahnya diakui oleh Kemdikbud yang serumpun dengan jurusan S2 yang akan dimasuki. Berindeks prestasi minimal 2,75 atau berpengalaman kerja yang memadai.

Bagi pelamar Program Doktor (S3), memiliki ijazah S1 & S2 dari PTN atau PTS dalam dan luar negeri yang ijazahnya yang diakui oleh Kemdikbud yang serumpun dengan jurusan S3 yang akan dimasuki. Berindeks prestasi minimal 3,00 atau berpengalaman kerja yang memadai.

Selain syarat tersebut, pendaftar diwajibkan mengikuti seleksi masuk PPs UNNES, sehat jasmani dan rohani, tidak memiliki ketunaan atau cacat yang dapat mengganggu kelancaran dalam melaksanakan tugas yang sesuai dengan program studi pilihan. Sanggup mematuhi tata tertib kehidupan kampus dan memenuhi semua persyaratan sebagai mahasiswa UNNES, termasuk menanggung biaya belajar yang berupa uang kuliah, uang praktikum, dan lain-lain.

Keterangan selengkapnya klik disini!


Penulis: Fauzan

Pendampingan Arsip Dinamis Inaktif Bagian Akuntansi BPK UNNES

Senin, 21 Desember 2020 | 8:58 WIB


Pendampingan Arsip Dinamis Inaktif Bagian Akuntansi BPK UNNES

Tidak semuanya arsip itu disimpan. Ada arsip yang harus dinilai kembali, disimpan, dan dimusnahkan. Menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, bahwa arsip inaktif adalah Arsip yang frekuensi penggunaannya telah menurun. Arsip inaktif merupakan arsip yang tidak secara langsung dan tidak terus menerus diperlukan dan digunakan dalam penyelenggaraan administrasi sehari-hari serta dikelola oleh pusat arsip.

Adalah bagian Akuntansi BPK UNNES yang didamping oleh UPT Kearsipan UNNES dalam mengelola arsip inaktifnya. Ada 6670 berkas dengan rincian arsip tahun 2007 sebanyak 792 berkas, arsip tahun 2008 sebanyak 1431 berkas, arsip tahun 2009 sebanyak 2290 berkas, arsip tahun 2010 sebanayak 2157 berkas.

Hadir dalam acara tersebut adalah Agung Kuswantoro,S.Pd.,M.Pd (Kepala UPT Kearsipan UNNES), Unang Setiawati, SE (Kepala Bagian Akuntansi BPK UNNES), Isworo Indriati, SE, Agus Wahono, Ratu Bunga Maremitha Ungu, A.Md, Rohmadi, S.Kom, Niken Fitriani, A.Md, Dwi Untung Prakosa, SE, Atu Puspa S., A.Md, dan Ina Kumala Dewi, A.Md.

Menurut Agung Kuswantoro, S.Pd, M. Pd. Kegiatan pengelolaan arsip dinamis dimulai dari unit kerja. Bermula dari penciptaan arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan arsip, dan penyusutan arsip. Dalam arsip dinamis ada arsip inaktif.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Sinergi UNNES dan Kemenpora, Uji Publik Grand Desain Keolahragaan Nasional

Jumat, 18 Desember 2020 | 16:06 WIB


Sinergi UNNES dan Kemenpora, Uji Publik Grand Desain Keolahragaan Nasional

Rektor Univeristas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut baik Uji Publik grand desain Keolahragaan Nasional.

“Ini sangat baik untuk keolahragaan Nasional. UNNES  mendukung kegiatan Pak Menpora dan berkontribusi penuh dengan menyiapkan atlet-atlet yang ada di UNNES,” jelas Prof Fathur.

Hal tersebut disampaikan Prof Fathur Rokhman saat memberikan sambutan dalam acara Launcing Uji Publik Grand Desain Keolahragaan Nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Hotel Gumaya, Jumat (18/12).

UNNES menjadi  perguruan tinggi yang ikut dalam Uji Public Grand Desain Keolahragaan Nasional yang digagas Kemenpora.

Prof Fathur Rokhman menambahkan perguruan tinggi mempunyai keunggulan dalam mengembangkan sport science.

“Perguruan tinggi memiliki sejumlah keunggulan dalam mengembangkan sport science yakni ilmu pengetahuan, teknologi, dan teknik-tenik uji riset,” ucap Prof Fathur.

Menurut Prof Fathur  Rokhman grand desain sangat penting dilakukan untuk mencetak prestasi olahraga nasional  tingkat internasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dr H Zainudin Amali MSi saat membuka acara menyampaikan kegiatan uji publik grand desain keolahragaan nasional dibuat untuk meningkatkan prestasi atlet nasional.

Menurut Menpora untuk mewujudkan grand desain perlu sinergritas dengan berbagai pihak baik antara Kementerian, pemerintah daerah, lembaga, dan akademisi perguruan tinggi.

“Kami berharap dengan kerja sama dan dukungan UNNES  dapat menghasilkan desain keloharagaan nasional di masa depan,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Rektor Unnes Hadiri FGD Pesantren dan Perguruan Tinggi

Kamis, 17 Desember 2020 | 9:37 WIB


Rektor Unnes Hadiri FGD Pesantren dan Perguruan Tinggi

Rektor Unnes Prof Dr Fathurrokhman  MHum menghadiri kegiatan diskusi terfokus antara para Ulama, Umaro dan Rektor di pondok Pesantren Girikusumo, Mranggen Demak. (16/12).

Diskusi yang berlangsung kali kedua ini membahas permasalahan bangsa dan dinamika kenegaraan.

Toko Ulama sekaligus pengasuh Pondok Girikusuma Kiai Munif Muhammad Zuhri menyampaikan pentingnya sinergi antara ulama,umaro dan rektor. Beliau ngendiko agama itu hendaknya menjadi payung untuk semua sehingga tidak ada yang disakiti dan dirugikan, agama itu sebuah potensi besar untuk membangun dan mensejahterakan, tetapi yang terjadi sebaliknya, ini pasti ada yang keliru. Yang menjadi pertanyaan yang keliru agamanya atau umatnya imbuh mursyid thariqoh naqsabandiyah khalidiyah.

Hal senada disampaikan Prof Fathur bahwa sebagai akademisi beliau memandang perlu upaya nyata dan strategis melalui empowering dengan menjalin kerjasama antara kampus dengan kyai sehingga sinergitas pesantren dan perguruan tinggi tumbuh dengan baik. Pola pendidikan karakter dan akhlak yang terdapat di pondok pesantren dapat dijadikan role model di Perguruan Tinggi, sehingga etika antara guru dan murid, antara yang memberi ilmu dan yang diberi ilmu dapat terjaga baik.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi  forum diskusi antara Pemerintah, Pesantren dan Universitas, dan harus selalu dijaga mengingat dinamika dan tantangan bangsa kedepan semakin besar. Konsep pembelajaran karakter dan moral yang jelas di pesantren yaitu hubungan antara santri dan guru/kiai tidak terputus dan kuat menjadi cara dalam menyelesaikan segala tantangan dan diaplikasikan di SMK Jateng milik Pemprov. Imbuhnya.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Rektor UNISULLA,UIN Walisongo,UNDIP,UNWAHAS dan Tokoh Agama, Gus Zaim Lasem, Kiai Hadroh Ihsan, Kiai Hanif Ismail.


Penulis: Landa Akbarta

Mendukung Kebijakan Vaksinasi  Presiden RI,  Rektor UNNES Siap Menerima Vaksin Covid-19

Rabu, 16 Desember 2020 | 22:12 WIB


Mendukung Kebijakan Vaksinasi  Presiden RI,  Rektor UNNES Siap Menerima Vaksin Covid-19

Rektor Universitas Negeri Semarang  (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mendukung penuh kebijakan Presiden RI Ir Joko Widodo yang akan memberikan vaksin Covid-19 bagi masyarakat  yang disediakan secara gratis oleh pemerintah. Hal tersebut disampaikan Rektor UNNES di Puslakes kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 16/12.

“Kami mendukung penuh dan siap menyukseskan gerakan vaksinasi yang digelorakan Presiden Ir Joko Widodo. Pemerintah melakukan kebijakan yang pro rakyat dengan menyediakan vaksin Covid-19 secara gratis bagi masyarakat. Saya sebagai Rektor UNNES siap diberi vaksin Covid-19 dan menghimbau seluruh warga UNNES dan keluarganya untuk siap menerima vaksin Covid-19,” kata Prof Fathur Rokhman.

Usai menyimak paparan Presiden RI yang ditayangkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, dari Istana Merdeka, Rektor UNNES siap mensosialisasikan dan menyukseskan kebijakan vaksinasi Presiden RI yang gratis bagi rakyat Indonesia.

“Kesedianan Presiden RI menerima vaksin Covid-19 yang pertama kali, Presiden  Ir Joko Widodo telah memberikan teladan terbaik bagi kita semua. Untuk itu, masyarakat tidak perlu ada keraguan sedikitpun untuk menerima vaksin Covid-19 karean telah dipastikan oleh Presiden Ir Joko Widodo aman digunakan,” ajak Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Rektor UNNES menghimbau agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan TSR.

“Bersama kita hentikan penyebaran Covid-19 dengan TSR. Tingkatkan Imunitas dengan pola hidup sehat dan  bahagia.  Selalu cuci tangan dan jaga jarak. Rajinlah berolahraga dan berdoa. Semoga kita semua selalu sehat dan bahagia,” pungkas Prof Fathur Rokhman.

 


Penulis: Muhamad Burhanudin

FH UNNES Sukses Selenggarakan UNNES Law Festival 2020

Selasa, 15 Desember 2020 | 12:07 WIB


FH UNNES Sukses Selenggarakan UNNES Law Festival 2020

Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) sukses selenggarakan UNNES Law Festival (ULF) 2020. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi bagi mahasiswa tingkat nasional yang terdiri dari 5 cabang lomba yaitu Lomba Poster, Lomba Karya Tulis Ilmiah Bagian Pidana, Lomba Karya Tulis Ilmiah Bagian HTN-HAN, Lomba Karya Tulis Ilmiah Bagian Perdata-Dagang, dan Lomba Videografi.

Jumlah pendaftar yang diseleksi adalah 107 Tim yang kemudian terpilih 42 mahasiswa yang tergabung dalam 36 Tim untuk maju ke babak Grand Final. Ke-36 Tim tersebut berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia mulai dari Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Tidar, Universitas Muhamadiyah Jakarta, Universitas Tarumanegara, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Internasional Batam, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Jember, hingga IAIN Tulung Agung.

Kegiatan Seleksi ULF 2020 dimulai sejak September 2020, sementara puncak Pembukaan Grand Final hingga Pengumuman diselenggarakan sejak Jumat (27/11) hingga Rabu (2/12).

“ULF 2020 ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka perayaan 13 Tahun FH UNNES, semoga kegiatan ini dapat menjadi penyemangat dan pemantik prestasi akademik bagi mahasiswa” jelas Dekan FH UNNES Dr Rodiyah Tangwun SPd SH MSi.

Sementara itu ketua panitia Ayup Suran Ningsih SH LLM MH menyampaikan terima kasih kepada para panitia dan peserta ULF 2020.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai ketua panitia ULF 2020, sungguh merupakan kebanggaan dapat bertemu dengan para mahasiswa hebat dari penjuru Indonesia, mereka semua hebat dan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya juga kami haturkan kepada ke 27 Tim Juri ULF 2020” ungkapnya.


Penulis: Dwi Hermawan

Tim Direktorat Kelembagaan Kemendikbud Dampingi UNNES Menuju PTNBH

Selasa, 15 Desember 2020 | 11:45 WIB


Tim Direktorat Kelembagaan Kemendikbud Dampingi UNNES Menuju PTNBH

Tim Direktorat Kelembagaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) Republik Indonesia melakukan pendampingan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai Badan Layanan Umum (BLU) menunju UNNES menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), di Hotel Grand Candi Senin (14/12) kegiatan ini dilakukan selama 2 hari.

Dalam sambutannya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum menyampaikan UNNES terus berusaha melakukan pengembangan integritas dan akademis dalam upaya akselerasi Kapasitas Tri Dharma Perguruan Tinggi .

“UNNES terus bersama melakukan kapasitas pengembangan integritas dan akademis. UNNES bergerak dalam dua aras yakni research university dan teaching university dalam upaya mengembangkan tridharma guna mewujudkan Indonesia Maju. Maka dari itu hari ini kita akan mendengar arahan dan pendampingan dari Tim Direktorat Kelembagaan Kemendikbud untuk menuju PTNBH,” ucap Prof Fathur.

Selain itu, Prof Fathur optmis UNNES akan beralih status dari BLU menjadi PTNBH pada tahun 2022.

“Kami memiliki target pada tahun 2022 UNNES sudah menjadi PTNBH. Kesiapan UNNES menuju PTN Badan Hukum telah di persiapkan dengan matang dari melalui berbagai lompatan dan akselerasi UNNES yang telah dilakukan. Apalagi Mendikbud juga mendorong kampus-kampus untuk akselerasi menjadi PTN BH. Maka dari itu terma kasih dan kami mohonuntuk Tim Direktorat Kelembagaan Kemendikbud untuk mendampingi UNNES menuju PTNBH,” kata Guru Besar Sosiolinguistik.

Ketua tim akselerasi PTNBH UNNES Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons menyampaikan tim PTNBH UNNES telah bekerja dengan keras dengan memperispakan dokumen PTNBH.

“Terima kasih kepada tim yang sudah bekerja keras, tetap jaga kesehatan dan bersama menatap masa depan UNNES menuju PTNBH,” jelas Prof Mungin.

Sementara itu, Ketua Tim Pendamping UNNES PTNBH Direktorat Kelembagaan Kemendikbud Ani Nurdiani Azizah SH MSi memberikan pengarahan untuk menuju PTNBH perlu penguatan pada tiga point, yakni Peningkatan Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi, Good Government, dan Kelayakan Finansial.


Penulis: Fauzan

Tim Mahasiswa FT UNNES Rebut Dua Juara Sekaligus Dalam Lomba Essay Nasional ISRF 2020

Selasa, 15 Desember 2020 | 10:31 WIB


Tim Mahasiswa FT UNNES Rebut Dua Juara Sekaligus Dalam Lomba Essay Nasional ISRF  2020

Tim Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih Juara 2 dan mendapatkan gelar Best Poster pada Lomba Essay Indonesia Student Researcher Festival (ISRF) 2020, Selasa (15/12).

Tim ini beranggotakan Indah Novi Yarman (Teknik Elekro), Ares Yudi Prasetyo (Teknik Mesin), dan Siska Fadillah (Teknik Kimia).

ISRF merupakan perlombaan Essay mahasiswa tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh UKM LEPPIM (Lembaga Penelitian dan Pengkajian Intelektual Mahasiswa) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan tema “Optimalisasi Peran Pemuda dalam Mengembangkan Potensi Bangsa Untuk Menuju Indonesia Emas 2045”.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat atas capaian tersebut.

“Selamat atas capaian yang diraih oleh tim mahasiswa FT. Ini semakin meneguhkan reputasi UNNES sebagai univeritas yang unggul dan selalu mencetak karya kreatif dan inovasi. Terus berikan yang terbaik bagi UNNES dan Indonesia,” jelas Prof Fathur.

Wakil Rektor Bidang Akadmik Dr Abdurrahman MPd menyampaikan perlohean juara tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UNNES Unggul dan mampu bersaing di tngkat Nasional maupun Internasional, pungkasnya.

Perlu diketahui Juara 1diraih oleh Mahasiswa Institue Teknologi Bandung (ITB), Juara 2 diraih Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), Juara 3 diaraih Mahasiswa Universitas Dipenegoro (UNDIP), dan Best Poster diraih mahasiswa UNNES.


Penulis: Fauzan

Besok Pemira LDR, Begini Alur dan Mekanismenya

Senin, 14 Desember 2020 | 10:02 WIB


Besok Pemira LDR, Begini Alur dan Mekanismenya

Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (KM UNNES) melalui Komisi Pemilihan Umum Raya (KPUR) KM UNNES menyelenggarakan PEMIRA ONLINE: PEMILIHAN UMUM RAYA KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2020 pada Selasa (15/12).

Menutup akhir tahun 2020, “PEMIRA LDR – Langsung Dari Rumah” ini merupakan ajang ekspresi mahasiswa dalam memaknai arti demokrasi yang sesungguhnya dimana perwujudan demokrasi ialah “dari mahasiswa, oleh mahasiswa, dan untuk mahasiswa.” Jelang pelaksanaan Pemira, KPUR KM UNNES telah melakukan berbagai kesiapan dalam memfasilitasi pemungutan suara secara online tanpa menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di area kampus. Proses pemungutan suara secara online dilakukan oleh mahasiswa pukul 07.30-17.00 WIB dari rumah melalui gadget masing-masing yang terhubung internet.

Alur pemungutan suara sebagai berikut:

  1. Pastikan gadget terkoneksi dengan internet;
  2. Login apps.unnes.ac.id pada browser;
  3. Ketikan username dan password sesuai identitas diri masing-masing;
  4. Pilih “Aplikasi”, telusuri “Bidang Kemahasiswaan” kemudian pilih aplikasi “Pemira” atau dengan mengetikan apps.unnes.ac.id/54 pada browser;
  5. Klik untuk presensi;
  6. Klik untuk mulai memilih;
  7. Silahkan memilih dan konfirmasi;
  8. Hak suara telah digunakan.

Simak video tutorial memilih klik disini


Penulis: Dwi Hermawan

Peringati Hari Pahlawan, UNNES Luncurkan Antologi “Pahlawan Sepanjang Masa”

Kamis, 10 Desember 2020 | 12:44 WIB


Peringati Hari Pahlawan, UNNES Luncurkan Antologi “Pahlawan Sepanjang Masa”

Untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2020, Universitas Negeri Semarang (UNNES) meluncurkan antologi puisi “Pahlawan Sepanjang Masa”, Kamis (10/12).

Buku itu menghimpun puisi karya civitas academica UNNES dan para mitra kerjanya.

Menurut Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, penulisan puisi itu dilakukan untuk mengajak civitas academica UNNES merefleksikan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri dan sekitarnya.

“Dengan merefleksikan nilai kepahlawanan, kita berusaha mendekatkan nilai-nilai luhur pahlawan dalam praktik kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sastrawan Triyanto Triwikromo menganggap penulisan buku tersebut sebagai perayaan kembalinya puisi ke rahim asalnya.

Menurut Tokoh Seni Pilihan Tempo 2020 itu puisi adalah milik masyarakat luas, bukan hanya milik penyair.

“Kalau dulu puisi itu sakral, hanya ditulis oleh para penyair agung. Sekarang yang menghidupi puisi ya kita semua. Masyarakat biasa,” kata alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Semarang tersebut.


Penulis: Fauzan

Peringati HUT Dharma Wanita Persatuan ke- 21, DWP UNNES Bagikan Ratusan Paket Sembako

Kamis, 10 Desember 2020 | 11:13 WIB


Peringati HUT Dharma Wanita Persatuan ke- 21, DWP UNNES Bagikan Ratusan Paket Sembako

Dalam rangka memperingati HUT Dharma Wanita Persatuan ke-21 Darma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Bakti Sosial dengan membagikan ratusan paket sembako, Kamis (10/12) di ruang Kantil Audititorium UNNES.

Sejumlah 455 paket sembako yang siap dibagikan kepada petugas keamanan, petugas kebersihan, dan pengemudi.

Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanri Fathur Rokhman M.Pd menyampaikan ini merupakan kepedulian Dharma Wanita persatuan UNNES dalam merajut kebersamaan di Era Pandemi.

Solihati salah satu penerima paket sembako menyampaikan terima kasih kepada DWP UNNES dan dirinya merasa diperhatikan oleh UNNES.


Penulis: Fauzan

Upacara HUT Dharma Wanita Persatuan Ke-21, Prof Fathur: DWP kunci Terwujudnya Ketahanan Keluarga

Rabu, 9 Desember 2020 | 20:23 WIB


Upacara HUT Dharma Wanita Persatuan Ke-21, Prof Fathur: DWP kunci Terwujudnya Ketahanan Keluarga

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Upacara dalam rangka memperingati HUT DWP Ke-21 tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 7 Desember 2020, secara Daring, Selasa (8/12).

Adapun tema HUT DWP kali ini “Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga.”

Upacara ini diikuti oleh seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan UNNES, berserta pimpinan Universitas. Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia Upacara Dra. Dwi Yulianti, M.Si dan dilanjutkan sambutan Ketua DWP UNNES Dr. Barokah Isdaryanti, M.Pd.

Beliau mengatakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai salah satu organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia, memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Pada tahun 2020 ini DWP langsung dihadapkan pada situasi dan kondisi yang berat, yaitu pandemic Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Pandemi Covid-19 membawa dampak yang sangat berat bagi seluruh komponen masyarakat, termasuk DWP sebagai organisasi. Tetapi semangat DWP untuk terus maju dan secara aktif serta produktif demi ketahanan keluarga walaupun pandemic masih ada.

Pada akhir sambutannya, beliau memberikan semangat kepada seluruh pengurus DWP “Jayalah Dharma Wanita Persatuan Teruslah berperan dalam pemberdayaan perempuan dan menjadi inspirasi bagi sesama”.

Upacara ini diakhiri dengan sambutan Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum sebagai Pembina DWP UNNES. Dalam sambutannya beliau menyampaikan di era digital peran DWP merupakan kunci sebagai upaya untuk mendukung terwujudnya ketahanan keluarga Indonesia.

“Peran DWP dimulai dari keluarga, seorang wanita dalam keluarga yang merupakan kunci utama keberhasilan keluarga. Maka mulailah membentuk ketahanan keluarga,” ucap Prof Fathur.

Prof Fathur juga menjelaskan, selain menjadi kunci keberhasilan keluarga DWP harus mampu membina anggota dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan.

Lebih lanjut, DWP dapat meningkatkan kepedulian sosial dan kemajuan UNNES, serta membina mental dan spritual untuk menjadi istri ASN yang bertakwa pada Tuhan dan berbudi pekerti luhur melalui program pendidikan ekonomi sosial dan budaya.


Penulis: Fauzan

DWP UNNES Selenggarakan Webinar Wanita Produktif di Lahan Perkarangan Dengan Holtikultural

Selasa, 8 Desember 2020 | 14:14 WIB


DWP UNNES Selenggarakan Webinar Wanita Produktif di Lahan Perkarangan Dengan Holtikultural

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) yang mengangkat tema Wanita Produktif di lahan Perkarangan Dengan Holikultural, Selasa (8/12) dengan narasumber Kepala UPT Konservasi UNNES Prof Dr Amin Retnongsih Msi.

Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanti SPd MPd dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati dalam rangka menyambut HUT Dharma Wanita Persatuan UNNES ke-21.

Dr Barokah Isdaryanti menambahkan DWP UNNES terus berperan demi keberdayaan perempuan dan menjadi inspirasi sesama yang membanggakan bagi masyarakat.

“Jayalah Dharma Wanita Persatuan. Terulsah tulus berpean demi keberdayaan perempuan dan menjadi inspirasi sesama yang membangkan,” kata Ketua DWP UNNES.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Kepala UPT Konservasi UNNES Prof Dr Amin Retnoningsih dengan judul “Penganekaragam Holikultural Di Lahan Pekarangan Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga”.

Prof Dr Amin Retnoningsih MSi menyebutkan aksebilitas pada masa pandemi kemampuan rumah tangga memperoleh pangan yang dibutuhkan menurun. Hal tersebut juga berdampak pada ketidakpercayaan terhadap keamanan pangan, untuk itu diperlukan solusi yakni pemanfaatan lahan pekarangan dan potensi sumber daya lokal.

“Keluarga berupaya untuk meningkatkan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis pada potensi sumber daya lokal, Selain itu, kita perlu memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit maupun luas melalui budidaya hortikultural. Pemanfataan pekarangan ini bisa berupa konsep Kawasan Rumah pangan Lestari (KPRL),” ucap Prof Amin.


Penulis: Fauzan

FMIPA UNNES Jalin Kerja Sama Dengan BPOM

Selasa, 8 Desember 2020 | 11:00 WIB


FMIPA UNNES Jalin Kerja Sama Dengan BPOM

Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang diwakilkan oleh Balai Besar POM Semarang pada hari Senin (7/12),

Proses pernjanjian kerja sama ini telah diinisiasi pada tahun 2018 dalam rangka pendirian program studi Farmasi FMIPA.

Hadir dalam Dra I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. Kepala Balai Besar POM di Semarang, Dra Novi Eko Rini, Apt Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, dan Dra Asih Liza Restanti, MKes, Apt Kapala Bagian Tata Usaha.

Dari pihak FMIPA UNNES turut hadir Dekan FMIPA UNNES, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, Ketua Jurusan Kimia, Ketua Jurusan Biologi, Koordinator Program Studi Farmasi, dan Ketua Gugus Kerja Sama FMIPA.

Dekan FMIPA UNNES, Dr Sugianto MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama yang terjalin antara BPOM dengan FMIPA UNNES diharapkan bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan yang menjadi lingkup kerja sama.

Kegiatan ini perlu dioptimalkan untuk mendukung kegiatan akademik dosen dan mahasiswa, baik untuk kegiatan penelitian, magang, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Balai Besar POM di Semarang juga menyambut baik kerja sama ini. Dra I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting untuk membantu BBPOM dalam rangka mengedukasi masyarakat terkait tentang penggunaan obat dan makanan yang direkomendasikan.

“Kegiatan ini nantinya bisa dikemas dalam bentuk pelaksanaan Kampus Merdeka,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Mahasiswa FH Raih Juara 2 LKTI National Law Festival 2020

Selasa, 8 Desember 2020 | 10:52 WIB


Mahasiswa FH Raih Juara 2 LKTI National Law Festival 2020

Feiruz Rachmita Alamsyah, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang Angkatan 2020 Berhasil meraih Juara 2 Lomba esai Tingkat Nasional dalam acara National Law Festival 2020 yang diselenggarakan oleh Panji Institute dan Law Connection secara Daring pada Bulan Oktober 2020.

Kegiatan ini mengangkat tema “Refleksi Hukum Di Era Millenial ” yang bertujuan agar generasi muda menjadi lebih peka terhadap isu-isu yang sedang terjadi di masyarakat, baik itu seputar hukum, sosial, ekonomi, maupun pendidikan.

Selain itu, dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dibidang hukum, sosial, ekonomi dan pendidikan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat atas prestasi mahasiswa FH UNNES. Selain itu, Beliau berharap agar mahasiswa UNNES terus memantabkan diri menjadi insan-insan yang terbaik.

“Alhamdulilah dan selamat kepada mahasiswa FH UNNES yang berhasil meraih Juara 2. Semangat dan terus memantabkan diri menjadi insan yang terbaik,” ucap Rektor UNNES.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd menyampaikan, perolehan prestasi mahasiswa FH ini diharapkan mampu menstimulus dan menambah motivasi para mahasiswa untuk bisa berprestasi, dan membuat bangga lembaga, pungkasnya.

Diketahui Juara I diraih Universitas Brawijaya, Juara II diraih Universitas Negeri Semarang, dan Juara III diraih Universitas Negeri Jember.


Penulis: Fauzan

Prodi Pendidikan Geografi Pertahankan Akreditasi A

Selasa, 8 Desember 2020 | 9:26 WIB


Prodi Pendidikan Geografi Pertahankan Akreditasi A

Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali meraih Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Hal ini tertuang pada Keputusan BAN-PT No. 7842/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/XII/2020 yang menyatakan bahwa Prodi Pendidikan Geografi, pada Program Sarjana UNNES memmenuhi syarat AKreditasi A yang ditandatangani langsung oleh Direktur Dewan Eksekutif Prof T Basaruddin.

Dekan FIS UNNES Dr Moh Solehatul Mustofa MA menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum , Segenap Wakil Rektor, Kepala Badan Penjamin Mutu, Wakil Dekan, fungsionaris Jurusan Geografi dan semua pihak yang memberikan dukungannya dalam proses akreditasi Prodi Pendidikan Geografi.

“Saya haturkan terima kasih kepada Rektor UNNES, Wakil REktor, Kepala Penjamin Mutu, Wakil Dekan, fungsionaris Jurusan Geografi dan semua pihak yang telah memberikan dukungannya,” ucap Dr Moh Solehatul Mustofa.

Rektor UNNES menyampaikan selamat Prodi Pendidikan Geografi mendapatkan Akreditasi A menunjukkan bahwa program studi berkomitmen menjaga kualitas mutu.

“Akreditasi A yang diraih Prodi Pendidikan Geografi menjadi bagian dari komitmen universitas untuk memberikan pelayanan akademik dan nonakademik yang prima kepada masyarakat,” pungkasnya


Penulis: Fauzan

UNNES Bertengger Di Posisi 6 UI Green Matric 2020

Senin, 7 Desember 2020 | 17:23 WIB


UNNES Bertengger Di Posisi 6 UI Green Matric 2020

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menduduki peringkat 6 Nasional sebagai kampus berkelanjutan versi UI Green Metric World University Rankings 2020, (07/12).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum menyampaikan Raihan peringkat 6 UI Green Metric didapatkan karena komitmen dan konsistensi UNNES dalam mengembangkan konservasi pada tiga pilar, nilai dan karakter, seni dan budaya serta sumberdaya alam dan lingkungan.

Sebelumnya di tahun 2019 UNNES peringkat 6 Nasional dan peringkat ke-71 dunia sebagai kampus berkelanjutan versi UI Green Metric World University Rankings.

Prof Fathur Rokhman meyampaikan, UNNES mampu bersaing di tingkat dunia karena memiliki keunggulan dalam kehijauannya serta terus berkembang dalam kategori lain.

“Kita bersyukur dan bangga atas prestasi ini. Pemeringkatan ini bukan hanya persoalan ranking, tetapi merupakan komitmen UNNES sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut, Beliau menyampaikan dengan hasil yang ada saat ini UNNES akan terus berbenah untuk menjadi yang terbaik.

“Selain penghijauan yang sudah kita lakukan saat ini kita juga akan berbenah pada sarana transpotasi kampus, pengelolaan limbah dan sampah, dan pendidikan karakter mahasiswa,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Program Studi Pendidikan Ekonomi FE UNNES Kembali Raih Akreditasi A

Senin, 7 Desember 2020 | 14:48 WIB


Program Studi Pendidikan Ekonomi FE UNNES Kembali Raih Akreditasi A

Kabar gembira datang dari Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Menjelang akhir tahun 2020 ini, Program Studi Pendidikan Ekonomi kembali mempertahankan predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Hal ini tertuang pada Surat Keputusan BAN-PT No. 7840/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/XII/2020 yang ditandatangani langsung oleh Direktur Dewan Eksekutif Prof T Basaruddin.

Hal ini membuktikan bahwa Program Studi Pendidikan Ekonomi sudah sangat baik dalam hal kinerja serta keterkaitan antara tujuan, masukan, proses dan luaran yang ada.

Saat ini mutu Program Studi menjadi hal yang sangat diperhitungkan karena sangat berpengaruh pada nilai jual ijazah lulusan saat digunakan untuk mencari kerja atau akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Hasil akreditasi juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam usulan bantuan atau alokasi dana serta mendapat pengakuan dari badan atau instansi yang berkepentingan.

“Fakultas Ekonomi patut berbangga, pada tahun 2020 ini salah satu program studinya yaitu Pendidikan Ekonomi berhasil merah akreditasi A kembali. Tidak sampai di situ, Program Studi Ekonomi Pembangunan juga diharapkan akan mengajukan akreditasi di tingkat internasional, yaitu AQAS pada tahun 2022 agar bisa mencapai akreditasi Unggul” ujar Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD.

Program Studi Pendidikan Ekonomi merupakan salah satu prodi di Fakultas Ekonomi UNNES yang selalu berupaya untuk terus meningkatkan kualitas mutu dan sumber daya yang ada didalamnya.


Penulis: Fauzan

CBF Jurusan Biologi UNNES, Selenggarakan Workshop Ecoprint

Senin, 7 Desember 2020 | 11:50 WIB


CBF Jurusan Biologi UNNES, Selenggarakan Workshop Ecoprint

Cempaka Bio Farm (CBF) jurusan Biologi fakultas Ilmu Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah menyelenggarakan Workshop Ecoprint dengan mengusung tema “Melukis Ragam Alam Semesta Dalam Helai Kain Nusantara”pada hari Sabtu, 5 November 2020.

Kegiatan ini merupakan serangkaian ospek jurusan (Biofriendship) yang mewajibkan mahasiswa baru jurusan biologi untuk ikut serta dan terbuka untuk mahasiswa aktif biologi seluruh angkatan di UNNES.

Dalam kegiatan ini dihadiri kurang lebih 165 mahasiswa baru biologi, 60 mahasiswa biologi umum, juga hadir Ketua Jurusan Biologi 2020 Dr dr Nugrahaningsih WH MKes serta, Dra Ely Rudyatmi MSi selaku pembina CBF 2020 sekaligus sebagai pemateri workshop ecoprint.

Dr dr Nugrahaningsih WH MKes menyampaikan kegiatan ditujukan untuk berbagi ilmu seputar bagaimana caranya menerapkan teknik ecoprint menggunakan alat dan bahan yang ada di sekitar lingkungan rumah.

“Ecoprint sendiri adalah teknik memberi pola pada bahan/kain menggunakan bahan alami. Di masa pandemi ini kita dituntut untuk selalu produktif, oleh karena itu ecoprint bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengisi waktu luang di tengah masa pandemi ini,”kata Dr dr Nugrahaningsih.

Lebih lanjut, Dr dr Nugrahaningsih menyampaikan bahwa pengembangan jiwa kreativitas mahasiswa merupakan tujuan utama kegiatan ini digelar.

Diakhir workshop disampaikan pengemumuman juara perlombaan membuat kreasi ecoprint.

Juara I diaraih oleh Azka Azalia Azzam – Pendidikan Biologi A 2020, Juara II Hanifatul umami – Pendidikan Biologi B 2020, dan Juara III Cindy Fatika sari – Biologi A 2020.


Penulis: Fauzan

Tim Bledheg Ijo UNNES Maju dalam Kontes Robot Nasional

Senin, 7 Desember 2020 | 11:33 WIB


Tim Bledheg Ijo UNNES Maju dalam Kontes Robot Nasional

Tim Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yaitu Bledheg Ijo mengikuti Kontes Robotik Indonesia.

Sebelumnya Kontes Robot Indonesia (KRI) sempat diisukan ditiadakan akibat adanya peralihan Dikti ke Kemendikbud dan pandemi Covid-19, namun pada tahun 2020 ini dilaksanakan secara daring di kampus masing-masing peserta.

Ketua umum tim Robotika Bledheg Ijo KRAI UNNES, Mohamad Irwan menyampaikan pertandingan kontes KRI dilaksanakan sangat berbeda tidak hanya menyiapkan robot saja, tetapi track, kamera, dan operasional internet harus berjalan dengan baik dan lancar.

“Pertandingan dilaksanakan Persiapan KRI daring ini sangat berbeda dengan KRI sebelumya karena tidak hanya mempersiapkan robot saja untuk dipertandingkan melainkan juga track, kamera, dan operasional internet harus berjalan dengan baik dan lancar,” kata Irawan.

Selain itu, Irawan menyampaikan Bledheg Ijo mengirimkan 4 anggota sebagai tim inti yang diketuai oleh Andika Enggal Ramadhan.

Ketua Ketua umum tim Robotika Bledheg Ijo juga menyampaikan Dalam situasi pandemi ini tim Robotika Bledheg Ijo UNNES tidak menjadikan pandemi ini sebuah halangan untuk tidak berkreasi dalam dunia teknologi terutama bagi mahasiswa-mahasiswa teknik dalam dedikasinya untuk membangun negeri Indonesia melalui riset-riset robot yang akan ditandingkan di ajang Kontes Robot Indonesia dengan penuh semangat api membara

Lebih lanjut, Irwan menyampaikan target tim Robotika Bledheg Ijo terkait mekanisme kerja dalam membuat robot adalah semangat, santai, dan jangan panik.

“Semoga di KRI nasional tahun ini tim Robotika Bledheg Ijo UNNES bisa berjuang secara maksimal dan memperoleh hasil yang terbaik untuk Universitas Negeri Semarang” ucap Andika, Senin (16/11).


Penulis: Fauzan

Tim DBatik UNNES Juarai KBMI 2020

Senin, 7 Desember 2020 | 11:29 WIB


Tim DBatik UNNES Juarai KBMI 2020

Tim DBatik Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih juara 1 dalam ajang Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2020 pada Sabtu (5/12).

Tim yang diketuai oleh Rizka Alfiana Imawati (Pendidikan Seni Rupa) dan beranggotakan Fifi Fauziyah (DKV Seni Rupa), Zunalia Akhmad (DKV Seni Rupa), Rimba Putra (DKV Seni Rupa), dan Taripar Martius Alexander (Ilmu Komputer) ini merupakan tim kolaboratif antara Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Delegasi UNNES yang dibimbing oleh Dwi wahyuni Kurniawati S. Pd., M. Sn. (Dosen Jurusan Seni Rupa) dan Wandah wibawanto S.Sn., M. Ds. (Dosen Jurusan Seni Rupa) ini berhasil unggul pada katagori Industri Digital.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat atas capaian tersebut.

“Selamat atas capaian yang diraih oleh tim DBatik. Ini semakin meneguhkan reputasi UNNES sebagai univeritas yang unggul dan selalu mencetak karya dan inovasi. Terus berikan yang terbaik bagi UNNES dan Indonesia,” jelas Profesor Sosiolinguistik tersebut.


Penulis: Dwi Hermawan

Kembangkan Limbah Kulit Semangka menjadi Pengaman Branded Produk, Rachmat Waluyo dan Tim Berhasil Sumbang Medali Emas Pada PIMNAS ke-33

Rabu, 2 Desember 2020 | 15:08 WIB


Kembangkan Limbah Kulit Semangka menjadi Pengaman Branded Produk, Rachmat Waluyo dan Tim Berhasil Sumbang Medali Emas Pada PIMNAS ke-33

Prestasi membanggakan dipersembahkan oleh Tim dari Fakultas Matamatika dan Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri SEmarang (UNNES) Rachmat Waluyo (Pendidikan Fisika), Sarno Setiawan (Kimia), dan Neelam Puspitasari (Pendidikan Fisika) yang berhasil meraih medali emas dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional (PIMNAS) ke-33 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Berbekal masalah fenomena pemakaian barang kw utamanya barang branded sekarang ini semakin banyak ditemukan, medali emas tersebut berhasil diraih pada kategori Presentasi dengan judul Sintesis Carbon nanodots dari Kulit Semangka dengan Metode Microwave sebagai Authentic Guard in Branded Product .

Awalanya Rachmat termotivasi untuk mencari beasiswa Studi S2, sehingga terlintas untuk membuat proposal PKM PE.

“Berawal dari lanjut S2 bikin proposal tesis. Lalu terlintas di pikiran karena saya prodi pendidikan yang ingin lanjut di murni saya uji cobakan dulu lah iseng-iseng dalam bentuk proposal PKM PE. Dalam proses pembuatannya pun di tengah-tengah KKN, setiap seminggu sekali saya lakukan bimbingan dengan Pak Bambang Subali selaku Dosen Pendamping saya, hingga akhirnya sampai di tahap ini,” ujarnya.

Dalam proses pembuatannya Rachmat dan tim menggunakan material carbon dots yang mana pembuatannya menggunakan limbah kulit semangka yang belum optimal.

“Setelah saya riset jurnal Internasonal hanya diaplikasikan pada pengaman uang. Melihat potensi saya coba bawa ke Indonesia saya terapkan pada pengaman branded products, serta dalam pembuatan material pengaman memanfaatkan limbah kulit semangka yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal,” kata Rachmat.

Ia menceritakan, keunggulan pengabdian yang dibuat yakni proses produksi material anti pemalsuan yang murah, tidak beracun, proses produksi mudah, dan efektif digunakan sebagai material anti pemalsuan.

Dr Bambang Subali MPd selaku dosen pembimbing menyampaikan rasa bangga dan syukur atas keberhasilan salah satu tim yang berhasil mempersembahkan medali emas dari persaingan sangat ketat.

Beliau juga menyampaikan, perolehan medali ini tidak lepas dari usaha dan kerja keras mahasiswa dan pembimbing, harapannya ditahun berikutnya UNNES bisa meraih lebih banyak lagi emas.

“Alhamdulilah salah satu tim bimbingan saya mendapatkan medali emas katagori presntasi, kami sangat bangga karena proses pembimbingan sudah berlangsung cukup lama. Dalam proses pembimbingan proposal saya menekankan kebaruan. Ini adalah hal yang luar biasa secara pribadi saya tidak menyangka akan mendaptkan emas. saya sangat bangga atas kerja keras mereka, ini menandakan bahwa SDM UNNES mampu bersaing di kancah Nasional maupun Internasional,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Tim PHP2D UKM RIPTEK Ciptakan Mesin Penetas Telur Otomatis Bertenaga Surya

Rabu, 2 Desember 2020 | 9:15 WIB


Tim PHP2D UKM RIPTEK Ciptakan Mesin Penetas Telur Otomatis Bertenaga Surya

Tim Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) UKM RIPTEK Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah membuat inovasi mesin penetas telur otomatis bertenaga surya di Desa Timpik Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang, bulan Oktober lalu.

Mesin penetas telur otomatis ini diciptakan sebagai upaya peningkatan produksi peternakan kelompok tani Ngupoyo Upo di Desa Timpik.

Ketua tim PHP2D UKM RIPTEK UNNES menyampaikan bahwa adanya inovasi mesin penetas telur otomatis bertenaga surya dilatar belakangi dari hasil observasi dan analisis kebutuhan masyarakat di Desa Timpik.

“Dengan melakukan observasi dan analisis kebutuhan masyarakat, tim kami mendapati adanya permasalahan pada proses penetasan telur akibat cuaca yang tidak menentu. Ketika cuaca terlalu panas, hampir 50 % dari total telur yang dierami gagal menetas. Observasi ini dilakukan dengan metode survei lapangan dan analisis kebutuhan masyarakat,” ujar Hafidz, ketua tim PHP2D UKM RIPTEK UNNES.

Inovasi mesin penetas telur otomatis bertenaga surya ini merupakan langkah awal dalam upaya peningkatan produksi peternakan kelompok tani Ngupoyo Upo Desa Timpik.

Hafidz berharap, dengan adanya inovasi mesin penetas telur otomatis bertenaga surya ini dapat meningkatkan perekonomian bagi kelompok tani Ngupoyo Upo Desa Timpik, serta menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan nilai-nilai dan karakter dalam bermasyarakat.

Triwiyono, Kepala Dusun Sumber Desa Timpik, menyampaikan bahwa adanya diskusi terbuka antara mahasiswa pelaksana program dengan masyarakat desa akan semakin meningkatkan potensi masyarakat untuk turut berkontribusi dalam upaya pembangunan desa serta menemukan permasalahan yang tepat.

Salah satu permasalahan yang dihadapi kelompok tani Ngupoyo Upo Desa Timpik adalah telur gagal menetas akibat cuaca yang tidak menentu. Ketika cuaca terlalu panas hampir 50% dari total telur yang dierami gagal menetas. Hal tersebut tentunya dapat merugikan perekonomian masyarakat Desa Timpik.

Oleh karena itu, inovasi mesin penetas telur otomatis bertenaga surya ini merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan produksi peternakan kelompok tani Ngupoyo Upo Desa Timpik. Dengan alat ini telur yang gagal menetas dapat diminimalkan, serta suhu dan kelembapan dapat diatur.

Penggunaan sel surya dimaksudkan supaya alat dapat bekerja terus menerus dan tidak terjadi masalah ketika pemadaman listrik serta dapat mengurangi ongkos produksi karena dapat memangkas biaya listrik dari PLN.

“Kami berharap dengan adanya program holistik pembinaan dan pemberdayaan desa, akan meningkatkan kepedulian mahasiswa dan masyarakat untuk berkontribusi dalam upaya pembangunan desa yang aktif dan sejahtera,” ucapnya.

Dalam Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2020 ada 2 tim dari UNNES yang lolos yaitu program Mesin Penetas Telur Otomatis Bertenaga Surya oleh UKM Riptek dan Karya Kriya Anyaman Bambu oleh Tim KBBI FBS.


Penulis: Fauzan

Mahasiswa Teknik Mesin Ciptakan Robot Sepeda Covid (RODAVID)

Selasa, 1 Desember 2020 | 15:02 WIB


Mahasiswa Teknik Mesin Ciptakan Robot Sepeda Covid (RODAVID)

Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, Universitas Negeri Semarang (UNNES) tak berhenti dalam melakukan inovasi. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, UNNES telah menunjukkan kontribusinya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Saat ini pandemi covid-19 masih melanda Indonesia sehingga menjadikan sebuah tantangan bagi sejumlah mahasiswa UNNES.

Riska Eko Cahyono, Awalina Kurnia Utami, Andre Supriyono, Bayu Aji Saputro mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik UNNES bersama para pembimbing Dr Wirawan Sumbodo MT, Rizki Setiadi SPd MT.,dkk berhasil mengembangkan Robot sepeda Covid (RODAVID).

Riska Eko Cahyono menyampaikan RODAVID ini dapat digunakan untuk mengantarkan makanan, obat-obatan dan keperluan pasien covid yang dikendalikan dari jauh, sehingga tidak bersentuhan dengan pasien covid 19, Selasa (1/12).

Selain itu, ia menyampaikan RODAVID dapat digunakan sebagai alat transportasi dokter/perawat di Rumah Sakit.

Dr Wirawan Sumbodo MT Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan sekaligus dosen pembimbing mengatakan, robot ini akan dikembangkan dan disempurnakan, sehingga dapat digunakan oleh tenaga medis.

“Robot ini akan kami kembangkan dan sempurnakan, kami ingin mengajukan riset kembali agar lebih sempurna, terima kasih untuk Pak Rektor UNNES dan Dekan FT yang telah memfasilitasi dan mengajak mahasiswa UNNES agar berprestasi dan berkarakter,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

CRC Mesin UNNES Juara 3 Kontes Mobil Hemat Energi 2020

Selasa, 1 Desember 2020 | 14:01 WIB


CRC Mesin UNNES Juara 3 Kontes Mobil Hemat Energi 2020

Pandemi covid-19 tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk terus berkarya dan mengukir prestasi, salah satunya adalah mahasiswa Jurusan Teknik Mesin FT UNNES yang tahun 2020 ikut berjuang dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2020.

Ajang lomba tersebut diselenggarakan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan berkolaborasi dengan Universitas Indonesia mulai tanggal 2 oktober 2020 hingga 30 November 2020 di Universitas Indonesia secara daring.

Senin (30/11) tujuh mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang yang tergabung dalam Tim CRC Mesin UNNES berhasil meraih juara 3 dengan mempresentasikan desain mobil Warak Reborn.

Mahasiswa bimbingan Bapak Ahmad Roziqin S.Pd., M.Pd dengan anggota Andre Supriyono, Arga Fernando, Achmad Rozikhin, Bagas Tri Mahendra, Abdul Rachman Al Qudus, Muhammad Azziyadatur, dan Dirga Afissabilla berhasil meraih juara 3 pada kategori Prototype kriteria Rancangan Proses dan Manajemen Produksi untuk kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Gasoline.

Reporter : Bayu Setiaji – Student Staff


Penulis: Sihono

Kolaborasi Mahasiswa FT dan FBS Sukses Raih Gold Medal Pada Event International Science and Invention Fair 2020

Selasa, 1 Desember 2020 | 9:57 WIB


Kolaborasi Mahasiswa FT dan FBS Sukses Raih Gold Medal Pada Event International Science and Invention Fair 2020

Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Afif Aliyfia Alfian (Pend Teknik Elektro, 2017), Naila Khoirina (Teknik Kimia, 2018), Naftalina Ulik Adhelia (Pendidikan Kimia, 2017), Zarin Attaul Q (Teknik Sipil, 2017), Ilmiana Nur Maulida (Pendidikan Teknik Elektro, 2017) berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Natasya Ayu S (Sastra Inggris, 2018) berhasil mendapatkan Gold Medal pada event International Science and Invention Fair (2020).

Event ini merupakan kompetisi dan pameran bidang sains dan invensi peneliti tingkat internasional yang yang diselenggarakan oleh International Young Science Association (IYSA) pada tanggal 6-9 November 2020, secara Daring melalui Zoom.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan ucapkan selamat dan bangga atas keberberhasilan Afif Aliyfia dan Tim yang meraih prestasi membanggakan mendapatkan Gold Medal.

“Ini merupakan prestasi yang harus kita syukuri dan banggakan untuk memacu prestasi kembali di tahun mendatang. Melalui perolehan prestasi yang diraih mahasiswa UNNES akan menjadi modal kuntuk meningkatkan ranking di bidang kemahasiswaan,” ucap Prof Fathur.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman kebanggan atas perolehan medali emas yang diraih mahasiswa FT dan FBS, dan semua ini tak lepas dari usaha mahasiswa dan dosen pembimbimg.
“Kita harus bangga karena mahasiswa kita terus menorah prestasi di berbagai ajang” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Permainan Tradisional Mengantar Ika Widyastuti Meraih Medali Emas dalam PIMNAS Ke 33

Senin, 30 November 2020 | 20:21 WIB


Permainan Tradisional Mengantar Ika Widyastuti Meraih Medali Emas dalam PIMNAS Ke 33

Ika Widyastuti sukses meraih medali emas dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 33 yang diselenggarakan di Universitas Gajah Mada (UGM), Sabtu (28/11)

“Keberhasilan ini tak lepas dari usaha dan doa orang tua serta dosen pembimbing yang senantiasa membimbing dan memberikan motivasi yang tak terhingga,” kata Ika Widyastuti.

Mahasiswa jurusan bahasa dan sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang angkat 2017 tersebut menyampaikan tidak mudah untuk meriah medali emas, persaingan yang sangat ketat dari berbagai universitas di Indonesia serta Persiapan pengabdian sungguh luar biasa dirasakan.

“Perubahan kondisi yang awalnya serba luring tiba-tiba harus dilakukan serba daring. Tapi kondisi spesial tersebut tidak mematahkan semangat kami dan dosen pembimbing kami untuk melakukan pengabdian. Kami selalu menjaga komunikasi menggunakan media Gmeet atau Zoom dalam hal merencanakan pelaksanaan kegiatan hingga yang lainnya,” ucap Ika.

Untuk mengatasi itu, Ika berinisiatif membuat grub WhatsApp dengan mitra yaitu Karang Taruna Dusun Kalinongko Kabupaten Grobogan Menjadi tahap awal untuk perkenalan, sosialisasi dan koordinasi segala kegiatan acara sebelum pelaksanaan.

Ia, menyebutkan dalam pelaksanaanya menggunakan media Gmeet, mitra belum terbiasa menggunakan media tersebut sehingga Namun karena belum terbiasanya mitra menggunakan media tersebut kami tim harus memberikan tutorial penggunaan gmeet terlebih dahulu. Selain itu dalam pelaksanaannya melibatkan anak-anak langsung kelak mitra saat mengimplementasikannya secara langsung sudah memahami.

“Diawali dengan pemberian pemahaman konsep mengenai permainan tradisional dan penyampaian makna serta nilai yang terkandung didalamnya. Dilanjutkan dengan penayangan video permainan tradisional melalui youtube untuk mengaktifkan ingatan anak-anak di Dusun Kalinongko Kabupaten Grobogan tentang cara bermain permainan tradisional. Terakhir yaitu praktik permainan tradisional secara virtual melalui gmeet dengan bantuan orang tua anak. Dalam pelaksanaan terkadang terkendala oleh sinyal mitra yang berada di desa yang membuat macet-macet saat menggunakan Gmeet. Pemilihan jenis permainan tradisional kami sesuaikan dengan kondisi spesial tersebut agar bisa dilakukan secara individu dan dirumah masing-masing seperti congklak, sudamanda/engklek, setinan dan bola bekel,” ucap Ika.

Lebih lanjut, dalam melakukan pengabdian ini ia melihat urgenitas masalah pada mitra yaitu lemahnya karakter sehingga perlu adanya solusi.

“Karena anak adalah salah satu aset bangsa dimasa depan. Permainan tradisional menjadi solusi karena menurut beberapa ahli permainan tradisional sebagai warisan bangsa kaya akan nilai-nilai luhur kehidupan”.

Menurutnya permainan tradisional menjadi solusi karena menurut beberapa ahli permainan tradisional sebagai warisan bangsa kaya akan nilai-nilai luhur kehidupan yang mulai tergeser dengan adanya penggunaan gawai yang berlebihan.

Sekolah permainan tradisional tidak hanya memperkenalkan kembali permainan tradisional namun juga disampaikan mengenai nilai-nilai karakter yang terkandung didalamnya. Sehingga dengan adanya pemahaman konsep mengenai permainan tradisional dan nilai tersebut kemudian anak-anak bisa mempraktikannya diharapkan anak menjadi berkarakter secara tidak langsung, namun membutuhkan proses dan bertahap serta bimbingan agar anak bisa berkarakter, pungkasnya.

Diketahui UNNES menempati peringkat ke 7 pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional. Kontingen UNNES meraih 3 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu.


Penulis: Fauzan

Boyong 6 Medali, UNNES Peringkat 2 Peksiminas 2020

Senin, 30 November 2020 | 14:10 WIB


Boyong 6 Medali, UNNES Peringkat 2 Peksiminas 2020

Prestasi kembali diraih mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Nasional (Peksiminas) 2020 yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) . Pemenang diumumkan  secara virtual pada  Minggu, 29/11.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan  ucapkan selamat kepada mahasiswa UNNES  yang telah berhasil meraih juara di PEKSIMINAS ke XV yang diadakan oleh Kemdikbud.

“Kita patut berbangga pada mahasiswa yang terus mengukir prestasi.  Peksiminas merupakan ajang kompetisi seni bergengsi nasional.  Terima kasih kepada para dosen yang selalu membimbing dan tak kenal lelah memotivasi mahasiswa.  UNNES  akan terus mendorong Prestasi  mahasiswa  untuk bersanding dan bersaing dikancah nasional dan international.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman menyampaikan Mahasiswa UNNES meraih prestasi yang membanggakan dari 15 (lima belas) tangkai lomba yang ada, UNNES meraih juara pada 6 (enam) tangkai lomba.

“Juara 1 (satu) lomba baca puisi putra diraih oleh Sabda Linangkung Janma mahasiswa PJKR FIK,  Yasfina mahasiswa BSI FBS dinobatkan sebagai juara 2 (dua) pada  tangkai lomba membaca puisi puteri,  Juara 2 (dua) diperoleh  Egi Nur Aini mahasiswa BSI FBS  pada  tangkai lomba menulis lakon,  Oktafiana Nurani Afifah mahasiswa Sendratasik FBS  juara 2 (dua) pada tangkai lomba menyanyi keroncong putri, pada tangkai lomba menyanyi keroncong putra juga diraih Davit Ingsani mahasiswa Sendratasik FBS, dan Rizka Alfiana Imawati mahasiswa Seni Rupa FBS mempersembahkan juara harapan 2 (dua) pada tangkai lomba seni lukis. Alhamdulillah, saya bangga  atas prestasi yang diraih mahasiswa pada ajang seni bergengsi Peksiminas Kemendikbud RI.  Selamat untuk semua pembina dan peserta yang telah meraih prestasi. UNNES meningkat reputasinya,” terang Dr Abdurrahman.

Peksiminas XV Tahun 2020 ini ada 15 (Lima Belas) tangkai seni yang diperlombakan yaitu Seni tari, Vokal Grup, Nyanyi Pop, Keroncong, Seriosa, Dangdut, Baca Puisi, Monolog, Seni Lukis, Desain Poster, Fotografi, Penulisan Cerpen, Penulisan Lakon, Penulisan Puisi, dan Komik Strip.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-13 Tahun FH UNNES, Rektor Tekankan Nilai dan Karakter

Senin, 30 November 2020 | 12:35 WIB


Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-13 Tahun FH UNNES, Rektor Tekankan Nilai dan Karakter

Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-13 Tahun FH secara Daring yang disiarkan langsung melalui You Tube, Senin (30/11).

Dekan FH UNNES Dr Rodiyah SPd SH MSi dalam laporannya menyampaikan Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-13 Tahun FH yang mengangkat Incredible (Inovatif, Kreatife, Dynamic, Adaptable), FH terus berupaya melakukan kerja-semangat perbaikan yang berkesinambungan melalui berbagai kreativitas.

“Dengan membawa semangat Incredible, kami terus berupaya melakukan kerja-semangat perbaikan melaui berbagai kreativitas seperti inovasi tiada hendi. Kreativitas dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, terus bergerak berubah ke arah yang lebih baik, dan mampu beradaptasi,” kata Dr Rodiyah.

Selain itu, di usia 13 Tahun FH UNNES berbagai prestasi dan capian telah toreh baik dalam bidang akademik, Umum dan Keuangan, maupun bidang Kemahasiswaan.

“Di bidang Akademik FH UNNES terus mengukir prestasi capaian seperti kualitas input mahasiswa, publikasi ilmiah dosen, kelas Internasional. Penyelenggaraan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan Percepatan Lulusan, di bidang Umum dan Keuangan peningkatan sarana dan prasarana, pengingkatan kualitas sumber daya manusia, layanan prima, dan fasilitas adaptasi kebiasaan baru, bidang Kemahasiswaan FH terus mendorong peningkatan prestasi mahasiswa, penguatan karakter luhur, dorongan kegiatan kemahasiswaan, dan penguatan kelembagaan mahasiswa,” ucap Dekan FH.

Di akhir laporannya Dekan FH UNNES Dr Rodiyah SPd SH MSi mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua elemen yang turut serta membangun FH UNNES.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-13 Tahun FH merupakan bagian upaya untuk menuguhkan UNNES yang meiliki visi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

Prof Fathur juga mendorong untuk menekankan nilai dan karakter sebagai upaya menciptakan Sumber Daya Manusia yang Unggul.

“kita komitmen untuk membangun SDM yang Unggul dan berketerimaan kerja dan ini terbukti di tahun 2019 UNNES meraih peringkat ke lima terbanyak lolos seleksi CPNS, dan pada PIMNAS ke 33 UNNES berhasil meraih peringkat ke 7. Ini menandakan Mahasiswa kita mampu bersaih di kancah Nasional,” kata Prof Fathur.

Diakhir sambutanya, Prof fathur berharap FH terus berprestasi sebagai upaya yang dilakukan secara kreatif oleh seluruh keluarga FH.

“Di masa pandemic tidak ada waktu lagi untuk tidak kreatif, tidak ada waktu lagi untuk produktif. Saya dan segenap pimpinan UNNES mengucapkan selamat atas perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-13 Tahun FH UNNES” pungkas Fathur Rokhman.


Penulis: Fauzan

UNNES Peringkat 7 Pekan Ilmiah Mahasiswa  Tingkat  Nasional  2020,

Minggu, 29 November 2020 | 7:18 WIB


UNNES Peringkat 7 Pekan Ilmiah Mahasiswa  Tingkat  Nasional  2020,

Universitas Negeri Semarang  meraih peringkat 7 (tuju) Nasional  pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional (PIMNAS) Ke 33 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Tim UNNES dapat bersaing dengan   625 tim dari 101 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Pengumuman pemenang dilaksanakan Sabtu 28/11.

Hasil kompetisi yang diumumkan  secara daring, kontingen UNNES tiga  emas, tiga Perak (2 poster dan 1 presentasi), dan satu  perunggu (presentasi). Hasil ini mengantarkan UNNES menduduki Peringkat 7 Nasional dan menjadi Peringkat  1 kategori LPTK.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum  mengucapkan selamat atas keberberhasilan tim  PIMNAS meraih prestasi yang membanggakan sehingga pada PIMNAS tahun ini UNNES menduduki  peringkat tuju nasional.

“Ini merupakan prestasi yang kita syukuri dan banggakan untuk memacu prestasi kembali di tahun mendatang. Melalui perolehan prestasi yang diraih mahasiswa UNNES  akan menjadi  modal kuntuk meningkatkan ranking bidang kemahasiswaan. Sukses untuk seluruh kontingen Pimnas UNNES,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman Mengatakan  perolehan prestasi kontingen Pimnas UNNES  tidak terlepas dari upaya perjuangan mahasiswa dan dosen pembimbing.

“melalui perjuangan mahasiswa dan pembimbingan para dosen Alhamdulillah prestasi ini dapat menjadikan  UNNES  menduduki peringkat tuju nasional.

Berikut rincian prestasi yang diperoleh pada Pimnas UGM

Emas diperoleh  pada kategori Presentasi  dengan judul Sintesis Carbon nanodots dari Kulit Semangka dengan Metode Microwave sebagai Authentic Guard in Branded Product . tim terdiri atas  Rachmat Waluyo (Pendidikan Fisika, FMIPA), Sarno Setiawan (Kimia, FMIPA)  Neelam Puspitasari (Pendidikan Fisika, FMIPA) dengan dosen pembimbing  Dr Bambang Subali MPd

Pada kategori poster UNNES memeroleh 2 emas.   Emas pertama  diperoleh tim yang terdiri atas  Ika Widyastuti (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS), Diar Ayu Prastianing Tyas ( Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, FBS), Agdya Mayang Savitri (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS) dan  Sinta Nistiana (Bimbingan Konseling, FIP). Dengan bimbingan Zuliyanti SPd  MPd, tim ini mengangkat judul Sekolah Permainan Tradisional sebagai Wahana Pendidikan Karakter bagi Anak di Dusun Kalinongko Kabupaten Grobogan.

Emas kedua dipersembahkan Poster ber judul Tarian Ikonik untuk Generasi Milenial Desa Mageru Kabupaten Sragen.   Tim yang terdiri atas  , Nur Fadilla Fitriani ( Sendratasik, FBS ),  Abdul Basyith ( Manajemen, FE ), Muhamad Soleh ( Sendratasik, FBS) dengan dosen pembimbing Lesa Paranti SPd  MA.

Tarian Ikonik untuk Generasi Milenial Desa Mageru Kabupaten Sragen yang dipresentasikan oleh Chrisan Tiyansa ( Sendratasik, FBS) bersama timnya juga memeroleh medali Perak.

Perak kedua dipersembahkan oleh Ratna Indah Lestari (Teknik Kimia, FT) Muhamad Yoga Prayogo (Teknik Kimia, FT) dan Khoiriyah Rahmawati (Teknik Kimia, FT) dengan pembimbing  Bayu Triwibowo, ST  MT.  Judul karya Optimasi Karakteristik Fisik dan Nilai Gizi Rice Crackers berbasis Beras Merah Organik Terfortifikasi Ekstrak Kulit Delima.

Medali perak ketiga diperoleh  Monica Avissa (Kimia, FMIPA), Idhea Pryas Islami (Kimia, FMIPA), dan Sinta Kurnia Rahmawati (Biologi, FMIPA), dosen pembimbing Mohammad Alauhdin PhD, judul karya Sensor Ion Logam Berat Berbasis Nanopartikel Perak dan Lignin.

Karya mahasiswa berjudul SIMASA “Aplikasi Penyusun Menu Makan Lansia” Panti Wredha Harapan Ibu Kota Semarang memeroleh medali perunggu. Tim ini terdiri atas Awalukin Arianto (Gizi, FIK), Rahmatia Syafira (Gizi, FIK), Ummi Toibah (Gizi, FIK),  Moh. Affandi (PTIK, FT), dosen pembimbing Galuh Nita Prameswari  SKM  MKes.


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Juara 1 Bank BTN Tennis Mini Tournament 2020

Minggu, 29 November 2020 | 6:20 WIB


UNNES Juara 1 Bank BTN Tennis Mini Tournament 2020

Tim Tennis Universitas Negeri Semarang menjadi juara 1 pada Bank BTN Tennis mini Tournamen t 2020 setelah berhasil mengalahkan tim dari Universitas negeri Jakarta dan mengalahkan tim dari Universitas Negeri Surabaya pada babak final di Tangerang, Sabtu (28/11).

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pahala Nugraha Mansury mengatakan Turnamen tersebut digelar  dalam rangka mempererat silaturahmi dan kerja sama  antara Bank BTN dengan para nasabah institusi pendidikan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman mengatakan Ajang olahraga  melalui Bank BTN Tennis Mini Tournament 2020 selain untuk meningkatkan spirit harmoni kerja sama juga untuk  mendukung upaya peningkatan imunitas di masa pandemi  sesuai anjuran pemerintah.

Kegiatan Bank BTN Tennis Mini Tournament 2020 dibuka  Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Bapak Pahala Nugraha Mansury  dengan memukul bola   bersama Direktur Bank BTN Bapak Jasmin, Rektor Universitas Negeri Semarang  Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rektor Universitas Terbuka Prof Dr Ojat Darojat PhD, dan Rektor Universitas Negeri Jakarta Dr Komarudin  dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan  Universitas Negeri Surabaya Dr Agus Hariyanto MKes.

Tournament ini diikuti oleh tim dari Universitas Negeri Semarang, Universitas Terbuka, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Negeri Surabaya. Pada tournament ini, yang memperkuat tim UNNES yaitu Prof Dr Fathur Rokhman, Dr S Martono, Dr Hendi Pratama, Dr Ngabiyanto, Dr Taufik Hidayah, Andry Akhiruyanto, MPd.  Sri Haryono MOr, Arif Setiawan  MPd, Ricko Irawan MPd, Rivan Sagita  MOr, dan Limpad Nurrachmad, MPd.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Peringati Hari Guru Nasional 2020, FIP Selenggarakan Webinar Nasional

Kamis, 26 November 2020 | 12:24 WIB


Peringati Hari Guru Nasional 2020, FIP Selenggarakan Webinar Nasional

Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) selenggarakan Webinar Nasional dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2020 yang mengangkat tema Bangkitkan Semangat, Wujudkan Merdeka Belajar, Rabu (25/11).

Prof Dr Fathur Rokhman M Hum dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Webinar memperingati Hari Guru Nasional 2020 yang diselenggarakan FIP UNNES. Selain itu, Rektor UNNES mengajak bersama-sama untuk bangkit dalam semangat memuliakan guru di Indonesia.

“Mari kita membangkitkan semangat untuk memuliakan guru di Indonesia, yang kali ini diimplementasikan melalui kegiatan Webinar Hari Guru Nasional Indonesia yang diselenggarakan FIP, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena relevan dengan visi UNNES sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional,” kata Prof Fathur.

Dalam Webinar peringatan Hari Guru Nasional 2020 menghadirkan narasumber Prof Ace Suryadi MSc Ph D Ketua Lembaga Kajian Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pusat, Dr Rachmadi Widdiharto MA Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (GTK Dikdas) Kemdikbud RI, Dr Endang Widyorini MS Psikolog anak, Unika Soegijapranata) dan, Prof Dr Mungin EE MPd Kons Guru Besar FIP sekaligus Ketua Majelis Profesor UNNES.

Prof Ace Suryadi MSc Ph D Ketua Lembaga Kajian Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pusat dalam paparannya menyampaikan bahwa peran seorang guru di era Industri 4.0 dan Society 5.0 tidak akan tergantikan.
Lebih lanjut, Prof Ace mengatakan guru dan tendik dituntut untuk bisa memanfaatkan teknologi secara tepat.

“Teknologi tidak akan pernah menggeser peran seorang guru, karena sesungguhnya teknologi harus ada di tangan yang tepat dan dimanfaatkan secara tepat oleh guru,” kata Prof Ace.

Dr Rachmadi Widdiharto dalam paparannya memaparkan kemampuan memecahkan masalah sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan di era Revolusi Industri 4.0 tersebut.

Dr Endang Widyorini MS dalam paprannya membawakan materi berjudul Psikologi guru beban dan tantangan di masa pandemic, dan Prof Dr Mungin EE MPd Kons membawakan materi kontribusi Pelayanan Konseling Dalam Penyiapan Siswa Di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Dekan FIP UNNES Dr Edy Purwanto MSi melaporkan bahwa setiap tahun FIP UNNES selalu memperingati hari guru dengan kegiatan sarasehan Pendidikan. Tujuannya sebagai ungkapan penghargaan terhadap jasa guru, dan melalui webinar dapat mencurahkan pemikiran inovatif, kritis untuk mencari permasalahan di bidang pendidikan yang akan membawa kemajuan bangsa.

“Kami laporkan Pak Rektor, setiap tahun FIP UNNES selalu memperingati hari guru pada tanggal 25 November yang kali ini diselenggarakan Webinar Nasional. Tujuannya diselenggarakan sebagai pengharagaan terhadap jasa guru yang telah mengajari kita ilmu yang bermanfaat,” ungkap Dekan FIP Dr Edy Purwanto MSi.

Acara ini diikuti oleh kurang lebih 500 peserta baik melalui zoom dan live streaming Youtube.


Penulis: Fauzan

Pusat Inovasi dan Komersialisasi UNNES Melakukan Pengabdian “Budiksamber” Demi Mewujudkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Rabu, 25 November 2020 | 9:18 WIB


Pusat Inovasi dan Komersialisasi UNNES Melakukan Pengabdian “Budiksamber” Demi Mewujudkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Masa pandemi Covid-19 membuat beberapa aktivitas dan perekonomian masyarakat mulai terganggu. Dampak yang ditimbulkan dari pandemi tersebut salah satunya adalah sulitnya distribusi pangan karena jalur distribusi yang terhambat akibat adanya pembatasan sosial (social distancing). Padahal di masa pandemi, asupan gizi masyarakat harus terpenuhi demi menjaga imun agar terhindar dari wabah virus penyakit. Selain itu, tidak sedikit masyarakat yang takut untuk membeli bahan pangan yang tidak diketahui asal-usul dan kualitasnya. Oleh karena itu, Pusat Inovasi dan Komersialisasi Universitas Negeri Semarang menuangkan ide berupa Budidaya Ikan dan Sayuran Dalam Ember (Budiksamber). Ide tersebut sebagai wujud kepedulian civitas akademika untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang higienis dan ekonomis serta bersifat kontinue.

Pengabdian Budiksamber tersebut dilaksanakan di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang Jawa Tengah Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat desa setempat namun dalam jumlah yang terbatas karena demi mematuhi protokol kesehatan. Lokasi Desa Kopeng dipilih karena kondisi masyarakat yang cenderung petani sayuran namun jarang sekali yang memelihara ikan sehingga kebutuhan bahan pangan ikan harus membeli. Sedangkan ketika masyarakat harus membeli, tentunya akan dihadapkan pada harga yang cukup tinggi dan jaminan kebersihan yang belum pasti. Sehingga implementasi Budiksamber ini dapat menjadi solusi bagi pemenuhan gizi di tengah pandemi.

Prof Dr Sucihatiningsih DWP MSi selaku Kepala Pusat Inovasi dan Komersialisasi UNNES menyampaikan bahwa akses pangan bagi masyarakat yang berkualitas, terjangkau dan tersedia secara kontinue harus terjamin demi terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan. Implementasi Budiksamber ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga karena dilakukan dipekarangan rumah tanpa memerlukan lahan yang luas. Selain itu, keunggulan lain dari Budiksamber ini adalah biaya implementasi dan perwawatan yang terjangkau. Budiksamber ini juga dapat dipanen setiap saat dan bertahap sehingga kebutuhan pangan dapat tersedia kapanpun dan dimanapun.

Dalam sambutannya, Prof Suci sebagai pakar ekonomi pertanian menuturkan bahwa distribusi komoditas pertanian khususnya bahan pangan masih terkendala oleh panjangnya rantai distribusi sehingga margin harga antara petani dan konsumen masih tinggi. Akibatnya, harga pangan ditingkat petani murah dan ditingkat konsumen mahal. Dengan pengaplikasian Budiksamber oleh rumah tangga ini, diharapkan dapat menekan biaya konsumsi bahan pangan.

Dalam implementasinya, kegiatan budiksamber ini menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan pangan yang bergizi yang mencakup dari sumber pangan hewani dan nabati. Ikan yang dibudidayakan adalah ikan lele. Pemilihan ikan ini dikarenakan bibitnya yang murah, perawatan mudah, dan cepat dipanen. Sedangkan sayuran yang dipilih dalah kangkung dan sawi karena sayuran jenis tersebut mudah untuk dibudidayakan. Dalam satu ember kapasitas 80 liter dapat diisi 60-70 ekor lele dan 13 cup untuk media tanam sayuran. Dengan pemeliharaan sekitar 60 hari, ikan lele sudah siap dipanen dengan perhitungan hasil panen mencapai 6-7 kali. Sedangkan untuk sayurannya dapat dipanen dalam rentang waktu 15 hari sekali, sehingga dalam kurun waktu 60 hari dapat memanen sayuran empat kali. Jika memang hasil panen melebihi kebutuhan pangan harian, maka rumah tangga dapat menjual sebagian hasil panen sehingga dapat menjadi tambahan pendapatan.

Bentuk pelaksanaan pengabdian Budiksamber ini mencakup beberapa kegiatan antara lain (1) Memberikan pelatihan budidaya ikan dan sayuran dalam ember, (2) Memberikan pendampingan untuk menjamin kualitas ikan dan sayuran yang dihasilkan agar layak dikonsumsi, (3) Melakukan supervisi untuk memastikan program pengabdian yang dilaksanakan berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menginspirasi bagi semua kalangan untuk bersama-sama mewujudkan ketahan pangan rumah tangga yang berkelanjutan. Harapan lainnya adalah masyarakat mulai sadar dan tertarik untuk memanfaatkan lahan terbatas menjadi lahan produktif dengan mengaplikasikan Budiksamber.


Penulis: Fauzan

FIK UNNES Berikan Tes Kebugaran Fisik bagi Masyarakat Kota Semarang

Rabu, 25 November 2020 | 9:07 WIB


FIK UNNES Berikan Tes Kebugaran Fisik bagi Masyarakat Kota Semarang

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES kembali hadir untuk masyarakat Semarang. FIK UNNES melaksanakanan tes kebugaran fisik untuk kota Semarang di Stadion Tri Lomba Juang Semarang pada hari minggu (22/11). Kegiatan yang akan diselenggarakan selama 2 hari tersebut akan digelar kembali pada tanggal 29 dengan lokasi yang sama.

Tes Kebugaran yang dilaksanakan FIK UNNES ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh FIK dalam rangka hadir melayani masyarakat Semarang. Sebelum kegiatan ini, FIK telah rutin melaksanakan FIK Goes To Public dengan melaksanakan kegiatan di seputaran Car Free Day di Jalan PAhlawan Semarang setiap hari minggu. Ketua Pelaksana yang juga Dekan FIK UNNES, Prof. Tandiyo Rahayu menyampaikan kegiatan ini merupakan peran serta FIK UNNES dalam berkontribusi di masyarkat dan mengamalkan ilmu yang dimiliki oleh dosen dan mahasiswa FIK UNNES dalam melayani masyarakt. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran warga kota Semarang. dimana dimasa pandemic ini kesehatan dan kebugaran warga harus selalu dijaga agar daya tahan tubuh menjadi lebih kuat. Beliau juga menghimbau kepada seluruh warga semarang untuk tetap berolah raga agar tubuh menjadi lebih bugar dan sehat.

Dalam acara yang sama, kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang, Suhindoyo Prasetiantom SE, MM menyambut baik kegiatan ini, dan kegiatan ini dapat membantu masyarakat agar mengetahui tingkat kebugaran dari dirinya masing masing. Beliau juga menghimbau masyarakat yang akan berolahraga tetap menjaga protocol kesehatan agar setelah olahraga badan tetap sehat dan terhindar dari terpapar covid-19.

Pelaksanan pada hari pertama ini di ikuti oleh sekitar 300 peserta. Dimana setiap peserta yang akan mengikuti tes kebugaran ini dapat mendaftar di laman sebugar.com.  jenis tes yang dilaksanakan adalan Tes KEkuatan Lengan, Tes Daya LEdak Tungkai dan Daya tahan aerobic. Pengukuran dilaksanakan oleh tenaga professional FIK UNNES dimana seluruh tim penguji merupakan Dosen dari FIK UNNES yang terlatih. Kelebihan dari tes ini adalah para peserta dapat langsung mengetahui hasil pengukuran dari tes yang dilakukan. Dan hasil yang didapat dijamin kerahasiaanya karena hanya dapat diakses oleh pemilik nomor handphone masing masing peserta tes.

Bagi warga kota Semarang yang belum mengikutio tes ini, dapat kembaliu mengikuti pada hari minggu, 29 November 2020 di Lapangan Tri Lomba Juang dari pukul 6.30 pagi hingga pukul 09.00 secara gratis.


Penulis: Dwi Hermawan

KOBE UNNES Selenggarakan Pelatihan Public Speaking

Rabu, 25 November 2020 | 8:45 WIB


KOBE UNNES Selenggarakan Pelatihan Public Speaking

Ikatan Mahasiswa Unnes Temanggung atau yang akrab disebut dengan KOBE (Konservasi Bersenyum) mengadakan webinar secara daring melalui zoom dengan tema “Meningkatkan Kemampuan Public Speaking”. Kegiatan yang diikuti oleh 150 orang yang terdiri dari mahasiswa umum dari berbagai daerah ini diselenggarakan pada Sabtu (14/11).

Kegiatan bertujuan untuk memotivasi peserta ke arah yang lebih positif serta mendapatkan pengetahuan mengenai bagaimana cara kita berpendapat atau menyampaikan sesuatu dalam sebuah organisasi, khusunya bagi para pengurus KOBE dan sasarannya.

Sasaran webinar ini untuk umum, dikarenakan public speaking sangat diperlukan bagi semua orang, baik pelajar, mahasiswa maupun saat bekerja. Public speaking sangat penting karena dapat meningkatkan rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, mudah bergaul dengan banyak orang, dan dapat memiliki kemampuan untuk memimpin.

Materi ini diisi oleh Nanda Pramudia Firdaus yang menjabat sebagai Gubernur BEM FT Unnes 2020.

Nanda Pramudia Firdaus menyampaikan materi mengenai pentingnya komunikasi, Elemen komunikasi personal, faktor pembentuk speaker, masalah dan tujuan Public Speaking, Sistematika dalam Public Speaking dan Powerful Public Speaking. Webinar ini berlangsung dengan atraktif yang dapat dilihat dari keaktifan para peserta yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber saat sesi tanya jawab berlangsung.

Webinar ini ditutup dengan closing statement dari narasumber yaitu Nanda Pramudia Firdaus “Manfaatkan kesempatan yang ada. Meskipun pengalaman belum banyak, secara literasi belum mumpuni, yang terpenting ada keberanian. Ketika kita berani, itu merupakan awal dari sesuatu yang baik. Tanpa keberanian tanpa kita melangkah, kita akan terus stagnan di posisi itu. Dimanapun kita berada kapanpun kondisi lingkungan kita, prinsip yang paling sederhana adalah marilah kita hargai dan jangan pernah menghakimi atas pembicaraan orang lain,”  ucapnya.

Dengan diadakannya acara webinar ini, semoga ilmu yang disampaikan dapat diambil pembelajaran dan dapat menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Serta untuk acara webinar ini kedepannya dapat berjalan lebih baik lagi dengan peserta yang semakin bertambah.


Penulis: Dwi Hermawan

Dua Tim Mahasiswa Tata Kecantikan FT Raih Juara di Ajang Internasional

Selasa, 24 November 2020 | 9:23 WIB


Dua Tim Mahasiswa Tata Kecantikan FT Raih Juara di Ajang Internasional

Dua tim mahasiswi Program Studi Tata Kecantikan Jurusan PKK Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih 2 kejuraan dalam perlombaan FPP INTERNATIONAL VIRTUAL TOUR COMPETITION yang dilaksanakan sejak 1 Oktober hingga 14 November 2020.

Nelly Setyowati, Diniah Pratama, dan Sinta Sulis meraih 1st RUNNER UP dalam Perlombaan tersebut. Nelly dan Tim mengusung tema Wisata Semarang dengan judul Wonderful Culture Of Sampookong yang di dalamnya memuat tentang sejarah, lokasi, dan isi tentang Sampookong. Berkat karya ini Nelly dan tim mampu meraih nilai 85,68 sehingga meraih juara kedua setelah juara satu diraih oleh Universitas Pendidikan Indonesia dan juara ketiga oleh Universitas Negeri Padang.

Selain itu, Kamilatul Khafidloh dan Ipah Nursanti meraih juara sebagai The Most Viewers Instagram Winner dengan mengangkat tema Pengantin Semarangan. Karya video tentang Pengantin Semarangan tersebut meraih highest viewer instagram yaitu sebanyak 2029.

Perlombaan tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang (UNP) dengan tema “Re (start) Tourism During Covid-19” bertujuan untuk meningkatkan sektor wisata sebagai salah satu sumber pendapatan devisa negara yang mengalami kemerosotan karena pendemi.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi dan bangga kepada mahasiswa UNNES yang terus berkiprah di ajang kompetisi internasional.

Beliau berharap mahasiswa terus berkarya untuk reputasi UNNES sebagai bagian dari komitmen membudayakan prestasi.


Penulis: Fauzan

FBS Raih Penghargaan LEPRID, Gelar Pentas Bahasa dan Seni Secara Virtual Pertama dan Terlama di Indonesia

Senin, 23 November 2020 | 12:11 WIB


FBS Raih Penghargaan LEPRID, Gelar  Pentas Bahasa dan Seni Secara Virtual Pertama dan Terlama di Indonesia

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali mengukir prestasi. Kali ini Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dengan menciptakan rekor menggelar kegiatan pentas bahasa dan seni secara virtual pertama dan terlama di Indonesia, Senin (22/11).

Dekan FBS Dr Sri Rejeki Urip MHum menyampaikan kegiatan pringatan Bulan Bbahasa dan Seni secara virtual ini berlangsung selama 2 hari 2 malam dengan melibatkan 150 penampil dan 250 penampilan.

“Sebanyak 150 dan 250 penampil merupakan mahasiswa dan dosen. Mereka menampilakan baca puisi karawitan, pentas musik, mendongeng dengan berbagai bahasa, tari hingga monolog,” kata Dekan FBS.

Selin itu, dalam peringatan Bulan Bahasa dan Seni, FBS memberikan penghargaan kepada para lulusan yang memiliki prestasi dan dinilai telah memberikan inspirasi bagi banyak orang.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi prestasi yang diraih FBS, beliau berharap lewat peringatan Bulan Bahasa dan Seni bisa menjadi wadah bagi para mahasiswa dalam mengasah kreativitas.

Leprid memberikan penghargaan kepada Rektor Unnes, Prof Fathur Rokhman selaku inspirator kegiatan, kemudian Dekan FBS Unnes, Sri Rejeki Urip, BEM FBS dan panitia FBS Festival 2020.


Penulis: Fauzan

Pulang Ke Libya, Sami Wisudawan UNNES Disambut Penuh Sukacita

Sabtu, 21 November 2020 | 12:39 WIB


Pulang Ke Libya, Sami Wisudawan UNNES Disambut Penuh Sukacita

Sami Saeeid Mohammed Abdullah  wisudawan Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Negeri Semarang disambut dengan sukacita ketika kembali ke tanah airnya Libya, Kamis 19/11.

Sami Saeeid Mohammed Abdullah usai mengikuti wisuda ke 104 dan menerima Ijazah kemudian kembali ke tanah airnya. Kehadiran Sami Saeeid disambut oleh keluarga dan warga masyarakat di sekitar tempat tinggalnya dengan penuh sukacita.

Sami, panggilan akrabnya menyelesaikan studi magisteri di Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana UNNES tepat waktu, empat semester.
Thesisnya berjudul The Analysis of Financial Commercial Banks and Their Role in Providing Liquidity dapat diselesaiakan atas  bimbingan Prof Dr Sucihatiningsih dan Andryan Setyadharma, PhD.

Prof Sucihatiningsih mengatakan Sami dalam menyusun thesis mengambil data penelitian   di tanah kelahirannya Libya.

“Sami berhasil mempertahankan hasil penelitiannya dengan sangat baik di hadapan dewan penguji tesis Pascasarjana UNNES dan berhasil memperoleh nilai A. Sami merupakan Mahasiswa yang dikenal sopan selama mengikuti perkuliahan. Sami berhasil lulus dengan predikat Sangat Memuaskan,” ujar Prof Suci

Koordinator Prodi Magister Ilmu Ekonomi Dr M. Khafid mengatakan Sami merupakan satu dari dua mahasiswa asal Libya yang menempuh pendidikan magister di Program Studi Magister Ilmu Ekonomi yang masuk tahun tahun 2018. Mahasiswa lain dari Libya dimaksud bernama Amyr Aljileedi Mustafa Rayhan yang juga telah lulus tepat waktu 4 semester.

“Selama menempuh pendidikan di Pascasarjana UNNES kedua mahasiswa asal Libya sangat terkesan dengan alam Indonesia yang sangat indah, lokasi wisata yang cantik, warga yang ramah dan sopan, serta suasana kehidupan yang aman dan damai. Suasana haru dirasakan Sami tatkala menjelang detik detik akhir masa studi dan harus segera meninggalkan Indonesia,” kata Dr Khafid.

Lebih lanjut Dr Khafid menggambarkan Suasana penjemputan dari bandara menuju kampung halamannya Sami sangat meriah. Saat berkomunikasi dengan Dr Khafid selaku Kaprodi Magister Ilmu Ekonomi Sami mengatakan bahwa keluarga besarnya menyambut dengan sukacita kehadirannya.

“Melalui chat whatshap, Sami Menulis “We threww a big party and slaughtered a camel” (kami melaksanakan pesta besar dengan menyembelih seekor onta). Woow pasti meriah. Kalau di Semarang setara dengan pesta menyembelih seekor sapi. Selamat Sami, kabarkan di Libya tentang Reputasi UNNES. Semoga sukses,” terang Dr Khafid

 

 


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Tandatangani MoU Dengan UNJA

Kamis, 19 November 2020 | 17:23 WIB


UNNES Tandatangani MoU Dengan UNJA

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Jambi (UNJA), Kamis (19/11).

Penandatangan MoU ini terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan oleh kedua pihak guna tercapainya perogram pendidikan, pelatihan, magang, seminar/ konferensi, loka karya, penelitian publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat di Kampus Merdeka: Merdeka Belajar.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum menyampaikan, dalam mencapai visi misi UNNES Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional tentu kerja sama harus dilakukan, karena dengan kerja sama berbagai akselerasi akan diperoleh.

Tujuannya agar mewujudkan UNNES mencapai pengembangan riset, Invensi Riset, Alih Teknologi LPTK yang menjadikan Pusat Universitas Unggulan, Hilirisasi & Bisnis Riset menjadi LPTK Pusat Rujukan dan Science Techno Park (STP).

Selain itu, Prof Fathur menyampaikan prestasi yang diraih UNNES seperti peningkatan jumlah dan reputasi jurnal ilmiah, UNNES tercatat memiki jurnal online terbanyak di Indonesia, peningkatan akreditasi Nasional dan Internasional, dan kemajuan tata kelola UNNES yang mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 10 tahun berturut-turut.

Rektor Universitas Jambi Prof Drs H Sutrisno MSc PhD dalam sambutannya menyampaikan UNJA berkomitmen bersama-sama untuk memajukan pendidikan dengan jalinan kerja sama terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Hadir Wakil Rektor UNNES, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNJA, Dekan, Direktur Pascasarjana UNNES, Ketua Lembaga UNNES dan Ketua Lembaga UNJA.


Penulis: Fauzan

Menhan Prabowo Subiyanto Dukung Rektor UNNES Perkokoh NKRI melalui Iptek

Kamis, 19 November 2020 | 8:17 WIB


Menhan Prabowo Subiyanto Dukung Rektor UNNES Perkokoh NKRI melalui Iptek

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letjen Purn. TNI H Prabowo Subianto Djojohadikusumo menyampaikan dukungan agar Universitas Negeri Semarang terus menjaga dan memperkokoh NKRI dengan penguatan Iptek. Hal Tersebut disampaikan Menhan saat menerima kunjungan Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman di Auditorium Universitas Pertahanan Bogor, Selasa (18/11).

“Saya mengapresiasi program kegiatan Bela Negara di UNNES. Mari kita bersama sama terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperkuat ilmu pengetahuan dan teknologi. Saya mendukung langkah Pak Rektor, Prof Fathur Rokhman dalam penguatan nasionalisme melalui progam kegiatan bela negara dan pendidikan karakter,” jelas Menhan Prabowo Subianto.

Kegiatan akan dilanjutkan dengan implementasi kerja sama antara UNNES, Akmil, SMA Taruna Nusantara, dan Unhan. Dalam kesempatan ini, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan Buku Kepemimpinan Bertumbuh kepada Menhan.

Prof Fathur menyampaikan, untuk membangun kapasitas UNNES sebagai Kampus Merdeka berkarakter mulia dan Universitas Berkelas Dunia dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak yang kompeten dan relevan. Hari ini Rektor UNNES berkesempatan berdiskusi bersama Menteri Pertahanan RI, Letjen. Purn. TNI H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo.

“Pertemuan ini memberi makna strategis bagi penguatan UNNES. Secara pribadi saya berkesempatan memetik inspirasi tentang kepemimpinan dari Pak Prabowo. Beberapa topik strategis dibincangkan bersama Menteri Pertahanan Pak Prabowo antara lain tentang pentingnya program pendidikan bela Negara dan pendidikan karakter di kampus. Ke depan akan diimplementasikan kerja sama antara UNNES dengan Unhan, Akmil, dan SMA Taruna Nusantara, kepemimpinan bertumbuh dan merekat NKRI. Beliau berpesan agar UNNES terus menjaga dan perkokoh NKRI dengan penguatan Iptek. Dalam kesempatan istimewa ini saya memberikan Buku Kepemimpinan Bertumbuh yang menjadi model kepemimpinan di UNNES,” kata Profesor Sosiolinguistik itu .

Pada pertemuan tersebut Bapak Menteri Pertahanan didampingi oleh Rektor Unhan, Staf Ahli Menteri dan Jajaran Pimpinan Kementerian. Sementara Rektor UNNES didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kerja sama Dr Hendi Pratama dan Dekan FIK UNNES Prof Tandiyo.


Penulis: Dwi Hermawan

Kesigapan SATPAM, Kebakaran di TPS UNNES Berhasil Dipadamkan

Kamis, 19 November 2020 | 7:22 WIB


Kesigapan SATPAM, Kebakaran di TPS UNNES Berhasil Dipadamkan

Api yang menyala pada salah satu bagian bangunan Tempat Pengolahan Sampah Unnes berhasil dipadamkan oleh Satuan Pengamanan Unnes, Rabu 18/10.

Dengan menggunakan 1 Unit Mobil Tangki air dan 1 Unit Mobil Pemadam Kebakaran Unnes,Satpam berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 10 malam. Selang beberapa waktu 2 Unit Pemadam Pemkot Semarang datang membantu proses pemadaman dan olah TKP.

Salah satu Satpam Unnes yang berjaga di Gedung GSG Eko, mendapat kabar melalui perangkat HT dari petugas pos gerbang barat yang telah di TKP, mengabarkan jika TPS Unnes terbakar dan segera membutuhkan Kendaraan Pemadam, dengan gerak cepat mobil pemadam Unnes meluncur,setelah sebelumnya menggunakan APAR dan alat seadannya tidak padam, ucapnya. Gerak cepat dan fast respon petugas menjadi modal dalam mengantisipasi segala kejadian mendadak. Kedepan harapannya para petugas mendapat pelatihan dan peningkatan kualitas diri dalam menjalankan dan mendukung tugas pokok fungsi Satpam,terkhusus sop manajemen penanganan tanggap bencana seperti kebakaran, gempa, tanah longsor dan kondisi force major lainnya serta  pengamanan VVIP dan Aset aset vital kampus dan tak kalah penting adalah penanganan demonstran terbatas,tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Saeful Petugas Pos Gerbang barat,mendapat laporan dari warga jika terdapat titik api di dalam gedung TPS dan langsung cek ricek tkp, pintu masih terkunci, api sudah menyala dari dalam,titik api berasal dari sekitar mesin,ucapnya.

Perlu diketahui bahwa Unnes telah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Modern, dimana semua sampah yg berasal dari Unnes  akan didaur ulang untuk menjadi lebih bermanfaat dan bernilai jual, Telah Banyak instansi instansi pemerintahan yang studi banding ke Unnes tentang proses pengelolaan sampah dan mengajukan proposal kerjasama dengan Unnes.


Penulis: Landa Akbarta

Tidak Terhalang Pandemi, Bledheg Ijo UNNES Maju dalam KRI Nasional

Rabu, 18 November 2020 | 11:21 WIB


Tidak Terhalang Pandemi, Bledheg Ijo UNNES Maju dalam KRI Nasional

Pada tahun ini, Kontes Robot Indonesia (KRI) sempat diisukan ditiadakan akibat adanya peralihan Dikti ke Kemendikbud dan pandemi Covid-19. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat Tim Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI) UNNES yaitu Bledheg Ijo untuk tetap mempersiapkan robot sesuai dengan rules yang sudah dibagikan di tahun 2019 lalu. Ketua umum tim Robotika Bledheg Ijo KRAI UNNES, Mohamad Irwan memberi target terkait mekanisme kerja dalam membuat robot adalah semangat, santai, dan jangan panik.

Tema ABU Robocon tahun ini adalah “ROBO RUGBY 7s”. Robo rugby 7 merupakan permainan dengan menggunakan dua robot (Pass Robot dan Try Robot) dan lima rintangan yang dianggap sebagai lima pemain bertahan. Kedua robot diperbolehkan manual atau otomatis. Inti dari permainan ini adalah bagaimana kedua robot dapat bekerja sama untuk mencetak Try dan Goal Kick. Abu Robocon 2020 ini sebagai sarana untuk mempromosikan ide Rugby 7. Ditingkat internasionalnya, kompetisi robot ini akan dilaksanakan di Suva Fiji.

Informasi umum terkait KRI divisi KRAI menyatakan KRAI dilaksanakan langsung ke tingkat nasional dengan 31 peserta dari perguruan tinggi negeri maupun swasta dan Bledheg Ijo masuk diantaranya. Pertandingan dilaksanakan secara daring di kampus masing-masing peserta. Persiapan KRI daring ini sangat berbeda dengan KRI sebelumya karena tidak hanya mempersiapkan robot saja untuk dipertandingkan melainkan juga track, kamera, dan operasional internet harus berjalan dengan baik dan lancar. Bledheg Ijo mengirimkan 4 anggota sebagai tim inti yang diketuai oleh Andika Enggal Ramadhan.

“Semoga di KRI nasional tahun ini tim Robotika Bledheg Ijo UNNES bisa berjuang secara maksimal dan memperoleh hasil yang terbaik untuk Universitas Negeri Semarang” ucap Andika, Senin (16/11).

Satu lagi terdapat sebuah pesan motivasi yang menjadi semangat utama dalam KRI nasional tahun ini diutarakan oleh ketua umum tim Robotika Bledheg Ijo KRAI UNNES, Mohamad Irwan sebagai berikut.

“Salam Robotika,
Dalam situasi pandemi ini tim Robotika Bledheg Ijo UNNES tidak menjadikan pandemi ini sebuah halangan untuk tidak berkreasi dalam dunia teknologi terutama bagi mahasiswa-mahasiswa teknik dalam dedikasinya untuk membangun negeri Indonesia melalui riset-riset robot yang akan ditandingkan di ajang Kontes Robot Indonesia dengan penuh semangat api membara.
Salam Robotika”.


Penulis: Dwi Hermawan

UNNES Luluskaan 1314 Wisudawan, Siapkan SDM Unggul Menatap Masa Depan

Selasa, 17 November 2020 | 14:44 WIB


UNNES Luluskaan 1314 Wisudawan, Siapkan SDM Unggul Menatap Masa Depan

Universitas Negeri Semarang UNNES meluluskan 1314 wisudawan, program doktor, magister, pendidikan profesi, sarjana, dan diploma, Selasa (17/11).

“Hari ini dengan penuh bangga, UNNES mempersembahkan kepada Indonesia, SDM Unggul yang telah siap menatap masa depan dengan penuh kenyakinan. Mereka dikukuhkan dengan gelar Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, Diploma sebanyak 1314 orang”. Hal tersbut disampaikan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum saat menyampaikan pidato Wisuda UNNES ke-104 yang diselenggarakan secara daring maupun luring.

Mereka yang diwisuda terdiri atas 22 orang Doktor, 78 orang Magister, 8 orang Profesi, 1199 orang Sarjana, 7 orang Diploma. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi lulusan 4,00. IPK Tertinggi S3sebesar 4,00; S2 sebesar 4,00; Profesi sebesar 3,89; S1 sebesar 3,96; dan lulusan Diploma sebesar 3,70.

Selain itu, Rektor UNNES menyampaikan mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan menyelesaikan serangkaian proses akademik di UNNES,Rumah Ilmu Pengembang Peradaban.

“Atas nama seluruh sivitas akademica UNNES, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan Saudara menyelesaikan serangkaian proses akademik di UNNES,Rumah Ilmu Pengembang Peradaban,” ucap Prof Fathur.

Dalam kesemepatan ini Rektor berpesan para wisudawan senantiasa bersyukur kepada Allah Swt, cinta Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, cinta, bangga, menjaga nama baik Alamamater UNNES, berkontribusi pada masyarakat, bangsa &negara, serta belajar dan bertumbuh sepanjang hayat.

Selain itu, Prof Fathur berharap para wisudawan dapat menampilkan diri sebagai pribadi yang berprestasi dan berkarakter.

“Dengan cara seperti itu, Saudara akan menempatkan diri Anda sebagai calon pemimpin bangsa pada masa mendatang yang makin cemerlang. Makin cemerlang prestasi dan reputasi Saudara, prestasi dan reputasi UNNES-pun akan jaya. UNNES dan masyarakat menunggu kiprah Saudara semua. Kesuksesan Saudara adalah kesuksesan UNNES, dan sekaligus kesuksesan bangsa Indonesia,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Besok,1314 Wisudawan Unnes Wisuda ke 104

Senin, 16 November 2020 | 16:28 WIB


Besok,1314 Wisudawan Unnes Wisuda ke 104

Universitas Negeri Semarang akan Mewisuda 1314 orang Wisudawan secara Daring dan hanya lulusan terbaik yang mewakili tiap tiap  fakultas untuk hadir besok luring di Gedung Auditorium  Prof Wuryanto, Sekaran Gunungpati Semarang Selasa, 17/11.

Wisudawan sejumlah 1314 orang terdiri dari  Program Doktor sejumlah 22 orang, Program Magister sejumlah 78 Orang, Pendidikan Profesi 8 orang, Program Sarjana S1 1199 orang, dan Program Diploma 7 orang. Program Sarjana S1 terdiri dari FIP Sejumlah 224 orang, FBS Sejumlah 215 Orang, FIS Sejumlah 138 Orang, FMIPA Sejumlah 121 orang, Fakultas Teknik sejumlah 123 Orang, FIK Sejumlah 123 Orang, FE Sejumlah 220 Orang, FH Sejumlah 50 Orang.


Penulis: Landa Akbarta

Pembukaan Semarang International Cartoon Festival 2020

Senin, 16 November 2020 | 11:06 WIB


Pembukaan Semarang International Cartoon Festival 2020

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang mengadakan kegiatan Pembukaan Pameran Seni Rupa Semarang International Cartoon Festival (SICARTFEST) dan Penutupan Bulan Bahasa dan Seni (BBS) Tahun 2020 secara daring melalui aplikasi Zoom, Senin, 16/11.

Rektor UNNES Prof  Fathur rokhman MHum  melalui Dekan Fakultas Bahasa dan Seni  Dr Sri Rejeki Urip MHum membuka secara resmi kegiatan SICARTFEST secara daring dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada para peserta baik didalam maupun luar negeri yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Konsep pameran virtual ini selaras dengan smart digital campus  dimana  penggunaan teknologi dan informasi mendukung proses pembelajaran yang optimal, imbuhnya.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 16 November dan selesai tanggal 22 November 2020 berlangsung secara virtual dimana karya seniman berjumlah 156 karya diantaranya adalah negara Iran, Turki, Francis, Ukraina, Cuba, USA, Peru, Belgia,dan  ke 33 Negara peserta lainnya.

Lembaga Prestasi Indonesia Dunia LEPRID juga memberikan penghargaan kepada UNNES atas terselenggaranya   Pameran Internasional kartun eduksi respons covid 19 secara virtual dengan peserta dari negara terbanyak.

Pameran ini bertema Kartun Edukasi untuk  Covid 19  dan bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mencegah penyebaran virus covid 19 dan juga melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid 19.

Pameran Semarang International Cartoon Festival (SICARTFEST) 2020  dapat dilihat secara virtual melalui media

email: [email protected]

@sicart_fest


Penulis: Landa Akbarta

Kolaborasi Mahasiswa FMIPA dan FT Raih Juara 3 LKTN

Senin, 16 November 2020 | 9:51 WIB


Kolaborasi Mahasiswa FMIPA dan FT Raih Juara 3 LKTN

Kolaborasi mahasiswa Fakultas Matamatika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Gilang Ramadhan dan Arif Waryanto mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semararang (UNNES) berhasil meraih juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional.

Perlombaan tersebut diselenggarakan oleh Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Hasanuddin yang dilaksanakan secara online mengangkat tema “Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Industri Pangan Kemaritiman”.

Selain itu, diperlombaan lain Arif Waryanto meraih juara 1 dalam lomba Esai Nasional yang diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi Institut Agama Islam Negeri Surakarta (IAIN) pada 5 November 2020.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat kepada mahasiswa peraih prestasi, diharapkan bisa tumbuh banyak prestasi prestasi lainnya sehingga membawa UNNES bereputasi ditingkat nasional maupun internasional.

Beliau berharap, tradisi tiada hari tanpa prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga memicu mahasiswa lainnya untuk berprestasi.

“Setiap hari UNNES mengukir prestasi, peran mahasiswa sangat mendukung untuk mewujudkan visi misi UNNES, oleh karena itu selalu kabarkan prestasi UNNES,” ucap Guru Besar Sosiolingustik tersebut.


Penulis: Fauzan

Besok, UNNES Mewisuda 1314 Mahasiswanya

Senin, 16 November 2020 | 8:58 WIB


Besok, UNNES Mewisuda 1314 Mahasiswanya

Besok pagi, Selasa (17/11) Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan melaksanakan wisuda ke-104 tahun 2020 secara Luring dan Daring. Mereka yang diwisuda luring yakni mahasiswa terbaik dari masing-masing fakultas. Mahasiswa yang diwisuda sebanyak 1314 mahasiswa terdiri atas program Doktor, Megister, Sarjana, dan Diploma.

Lulusan terbaik diraih oleh Ketrina Tiwery Program Studi Pendidikan Seni S3 (PPS) dengan IPK 4.00, Dhela Novita Anggrahini Program Studi Ilmu Ekonomi (S2) dengan IPK 4.00.

Selanjutnya, Bagja Riyanto Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (S1) Fakultas Ilmu Sosial IPK 3.96, Sobirun Prodi Manajemen (S1) Fakultas Ekonomi dengan IPK 3.93, Riska Kurnia Rahmadhani Prodi Pendidikan Bahasa Perancis (S1) Fakultas Bahasa dan Seni dengan IPK 3.90, Rizka Maulinda Aftikasari mahasiswa prodi Kesehatan Masyarakat (S1) Fakultas Ilmu Keolahragaan dengan IPK 3.90, Siti Faridah Program Studi Ilmu Hukum (S1) Fakultas Hukum dengan IPK 3.90, Danny Pamungkas Prodi Servei dan Pemetaan Wilayah (D3) Fakultas Ilmu Sosial dengan IPK 3.70.


Penulis: Fauzan

Bersiap Menuju World Class University, UNNES Perkuat Sumber Daya Kelembagaan

Jumat, 13 November 2020 | 16:17 WIB


Bersiap Menuju World Class University, UNNES Perkuat Sumber Daya Kelembagaan

Memantapkan langkah menuju Universitas Berkelas Dunia atau World Class University, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Terfokus “Penguatan Sumber Daya Menuju Universitas Berkelas Dunia” pada Jumat (13/11) bertempat di Ruang Senat, Rektorat Kampus UNNES.

Dalam kesempatan itu, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan UNNES telah siap bersanding dengan universitas terbaik lainnya di dunia.

“Saat ini UNNES memiliki mahasiswa aktif sebanyak 37.713 dengan jumlah dosen 1.131. Berdasarkan rilis dari 4 International Colleges and Universities (4ICU) tahun 2020, UNNES berada di peringkat 10 Nasional, 22 Asia Tenggara, 120 Asia, 606 Dunia dan juga menjadi Top Islamic University pada tahun 2020.” papar Prof Fathur.

Saat ini, imbuh Profesor Sosiolinguistik tersebut, UNNES tengah berupaya meningkatkan kapasitasnya menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum atau PTN BH.

Hadir sebagai narasumber diskusi, Direktur Jenderal Sumber Daya Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI Dr Mohammad Sofwan Effendi MEd menjelaskan setidaknya ada tiga hal yang perlu UNNES lakukan guna menuju Universitas Berkelas Dunia atau World Class University.

Pertama, mendorong klasterisasi UNNES menjadi lebih unggul dan berkualitas. Kedua, terkait dengan peningkatan kompetensi SDM yakni bagi Dosen dan Pranata Laboratorium Pendidikan. Ketiga, terkait dengan transformasi pendanaan. Yang menjadi catatan bagi kita bahwa syarat guru besar dan lektor kepala banyak gagal di penelitian, karena syarat khusus penelitian. Yang meliputi kualitas jurnal dan kualitas tulisan. Ada banyak kesalahan terkait teknis seperti kesalahan tulis, link jurnal tidak bisa diakses, link jurnal di password, dan ada yang tidak terhubung ke sistem,” jelas Dr Sofwan.

Hadir dalam kegiatan diskusi Ketua Senat, Ketua Majelis Profesor, Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Dekan dan Direktur Pascasarjana, Ketua Badan, Kepala UPT, Staf Ahli Rektor, Tim PTN Badan Hukum, kabag Perencanaan dan Tim Renstra UNNES.


Penulis: Dwi Hermawan

Teliti Pola Pembelajaran Materi Kontroversial Mapel IPS, Arif Purnomo Raih Gelar Doktor

Kamis, 12 November 2020 | 13:10 WIB


Teliti Pola Pembelajaran Materi Kontroversial Mapel IPS, Arif Purnomo Raih Gelar Doktor

Segenap civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial turut berbangga dan bahagia dengan makin diperkuatnya sektor Sumber Daya Manusia (SDM). Dosen FIS UNNES atas nama Arif Purnomo SPd SS MPd telah dinyatakan lulus dalam Ujian Terbuka Program Doktor Pendidikan IPS, Program Pasca Sarjana UNNES (12/11).

Dr Arif Purnomo SPd SS MPd telah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul, “Pola Pembelajaran Materi Kontroversial Mata Pelajaran IPS pada Guru Berlatar Belakang Pendidikan Monodisiplin dan Kemampuan Berpikir Kritis pada Siswa SMP di Kota Semarang”, di depan dewan penguji dengan predikat “Sangat Memuaskan”.

Penelitian Dr Arif Purnomo SPd SS MPd mengungkapkan bahwa dalam mata pelajaran IPS terdapat banyak materi pembelajaran yang perlu dianalisis oleh guru sebagai sarana berpikir kritis siswa. Untuk itu, maka pembelajaran ideal yang dianjurkan adalah pendekatan yang mengacu pada pola student centred learning/pembelajaran yang berpusat pada aktivitas peserta didik.

“Materi pembelajaran IPS yang bersifat kontroversial berpotensi mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa”, tuturnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum menyampaikan selamat dan bangga kepada Arif Purnomo telah berhasil meraih gelar Doktor Pendidikan IPS Program Pasca Sarjana UNNES.

Selain itu, Prof Fathur mengungkapkan, dengan adanya doktor baru diharapkan semakin meningkatkan kualitas layanan akademik di FIS UNNES.

“Tenaga pendidik di lingkungan FIS UNNES senantiasa didorong untuk terus berkembang sejalan dengan program universitas yang berkomitmen penuh mewujudkan SDM yang unggul,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Bersama Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia, Prodi Ilmu Politik UNNES Selenggarakan Kuliah International Online Series

Senin, 9 November 2020 | 17:19 WIB


Bersama Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia, Prodi Ilmu Politik UNNES Selenggarakan Kuliah International Online Series

Program Studi Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkolaborasi dengan Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia menyelenggarakan Kuliah International Online Series pada Jumat (6/11).

Hadir sebagai pembicara utama, Suyatno PhD memberikan materi perkuliahan international online series secara daring kepada para mahasiswa Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Suyatno PhD merupakan Deputy Dean of Student Affair and Alumni Universiti Sultan Zainal Abidin Trengganu Malaysia yang juga mengambil peran pada Asociation Political Science Of America (APSA), salah satu asosiasi yang berpengaruh dalam pengembangan keilmuan politik di dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Suyanto PhD didampingi oleh tiga dosen Ilmu Politik UNNES yakni Moh Aris Munandar SSos MM, Erisandi Arditama SIP MA, dan Wenny Eka Septina MSi yang berdiskusi mengenai International Relations and Politics Economy.

“Negara merupakan produk dari evolusi yang terus menerus sampai menjadi negara yang modern. Mulai dari Kinship (kekerabatan) atau juga political background yang kemudian berkembang berbasis religious yakni sumber kekuasaan berasal dari Tuhan atau kuasa dijalankan oleh yang dianggap wakil Tuhan” jelas Suyatno PhD.

Selanjutnya, anggota APSA itu juga membahas perilaku politik dari negara adidaya seperti Amerika Serikat yang masih menggunakan kemampuan politik bagi kepentingan ekonominya (tahapan political consciousnes).

Moh Aris Munandar SSos MM menambahkah bahwa kondisi tersebut sesuai dengan teori “Kutukan Sumber Daya Alam” yakni negara yang memiliki sumber daya alam yang banyak, biasanya kualitas demokrasi dan partisipasi politik masyarakat dibuat rendah, maka elite politik dapat mengontrol dan menyalahgunakan sumber daya alam untuk kepentingan pribadi atau kroninya. Maka berkembanglah politik oligarki.

Terkait control politik, Wenny Eka Septina MSi menambahkan adanya “queen control” atau control ratu terhadap aktivitas politik suaminya.

“Misalnya pernah terjadi pada kerajaan Jawa, contoh kasusnya adalah munculnya legenda Nyai Roro Kidul, kalau kehidupan politik ketika masa kerajaan Louis di Prancis. Kontrol politik bisa juga dilakukan oleh orang yang tidak memegang kekuasaan sesungguhnya,” Tegas Wenny Eka Septina MSi.

Pada sesi akhir kuliah series ini, Suyatno PhD juga bercerita perihal kondisi negara barat terhadap bumi nusantara.

“Barat telah membuat nusantara menjadi rendah diri, peradaban nusantara dihitung mulai tahun 1945. Padahal, nusantara itu sudah berkembang peradabannya ketika bangsa Eropa masih hidup dalam suasana Bar Barisme, bahkan mereka belum mengenal budaya mandi” ucap Suyatno PhD.

Sebagai penutup dalam kuliah international online series, juga tercetus rencana tindak lanjut kerjasama antar Prodi Ilmu Politik FIS UNNES dengan Department of Law and International Relation Universiti Sultan Zainal Abidin Trengganu Malaysia terkait penulisan book chapter, riset kolaborasi Malaysia-Indonesia-Taiwan, relasi antar mahasiswa, dan pengujian skripsi.


Penulis: Dwi Hermawan

Terima Anugerah Doktor HC, Habib Luthfi: Semoga UNNES Mendapat Keberkahan dari Allah SWT

Senin, 9 November 2020 | 16:23 WIB


Terima Anugerah Doktor HC, Habib Luthfi: Semoga UNNES Mendapat Keberkahan dari Allah SWT

Habib Luthfi bin Yahya menyampaikan terima kasih kepada Universitas Negeri Semarang (UNNES) atas pemberian anugerah Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) yang diberikan kepadanya pada Senin (9/11).

“Saya berterimakasih kepada Rektor dan seluruh anggota senat Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan amanah kepada saya, penghargaan berupa gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang Komunikasi Dakwah dan Sejarah Kebangsaan,” jelas Habib Luthfi.

Dalam orasi ilmiahnya, Habib Luthfi menjelaskan pemberian gelar tersebut merupakan kehormatan baginya.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya, karena dari awal saya bertanya kepada Bapak Rektor ketika bertemu dan menyampaikan bahwa UNNES akan memberi gelar pada saya berupa Doktor Honoris Causa, apakah saya pantas, jika pantas silahkan.  Semoga apa yang dilakukan UNNES ini mendapat keberkahan dan ridlo dari Allah SWT,” papar Habib Luthfi.

Dalam kegiatan yang bertempat di Auditorium UNNES tersebut, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, penganugerahan Doktor Kehormatan kepada Habib Luthfi bin Yahya merupakan bentuk memuliakan ilmu, rasa hormat, dan rasa bangga kepada salah satu ulama, guru, dan sekaligus tokoh kharismatik yang telah banyak berkontribusi kepada bangsa dan negara, khususnya pada peningkatan rasa nasionalisme kebangsaan melalui seni dakwah yang menyejukan serta mendamaikan atas kebhinekaan di Indonesia.

Habib Luthfi dinilai sebagai ulama yang memiliki gaya komunikasi yang natural dan elegan serta mampu berpikir out of the box. Hal tersebutlah yang menjadinya berbeda dari kebanyakan para ulama dan habaib.

Lebih lanjut, Rektor UNNES menegaskan bahwa karya-karya Habib Luthfi dalam bentuk buku dan gaya komunikasi dakwah ini memiliki novelty yang sesuai dengan bidang Komunikasi Dakwah dan Sejarah Kebangsaan. Hal tersebut tampak dari materi dakwah beliau yang mengemas tiga pilar pemberdayaan umat, yakni agama, kebangsaan (nasionalisme), dan pertumbuhan ekonomi. Ketiganya dikerangkai melalui platform sejarah kebangsaan yang menjadi penghela hormoni kebangsaan dalam wadah NKRI.

Memberikan orasi ilmiah bertema “Strategi Pemberdayaan Umat dan Sejarah Kebangsaan”, Habib Luthfi menunjukkan implementasi teknologi dan kebhinekaan sejak dibangunannya Candi Borobudur dan Prambanan. Ketua Forum Sufi Internasional itu juga menyinggung perihal keterbukaan informasi dan banyaknya media sosial serta penggunaan bahasa yang mempengaruhi kondisi beragama, berbangsa, dan bernegara, serta meluasnya hoax dan ujaran kebencian yang menyebabkan situasi tidak kondusif.

“Maka itu pendakwah sebagai salah satu publik figur perlu menyampaikan hal-hal yang tidak menyimpang dari khazanah beragama dan bernegara,” jelas Habib Luthfi.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu menjelaskan, para pendakwah perlu mencontoh sebagai mana yang telah diteladankan oleh Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dakwah yang luar biasa adalah dakwah yang tanpa hunus pedang dan senjata. Dakwah yang baik melalui kelembutan bahasa dan sikap.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir secara luring, sejumlah tokoh besar seperti Duta Besar Mesir, Duta Besar Maroko, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Menteri Koperasi dan UKM, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, sejumlah kepala daerah, para pejabat eselon 1 di lingkungan Kemendikbud, Rektor berbagai Perguruan Tinggi, pengurus MUI, juru kunci makam para habaib daerah Kota Semarang, dan puluhan tamu undangan lainnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dan sejumlah tokoh kenegaraan lainnya turut menyampaikan ucapan selamat secara virtual. Presiden Jokowi menyebut Habib Luthfi merupakan tokoh yang memberikan contoh berdakwah yang baik dalam bingkai cinta tanah air.

“Ulama kharismatik di garis depan yang meyerukan cinta tanah air dalam sikap dan ceramah beliau,” ungkap Presiden Jokowi dalam video yang ditayangkan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Prof Pratikno dalam sambutannya melalui tele conference mengatakan, Habib Luthfi sebagai anggota Wantimpres adalah bagian atau koleganya dalam menjalankan tugas-tugas kebangsaan dan kenegaraan.

“Kami ucapkan selamat kepada Habib Luthfi dan UNNES atas berlangsungnya upacara panganugerahan gelar honoris causa ini,” jelas Mensetneg.

Promotor dan copromotor penganugerahan Doktor Honoris Causa Habib Luthfi bin Yahya terdiri atas Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum selaku promotor, Rektor UIN Walisongo Prof Dr KH Imam Taufiq MAg selaku copromotor, Prof Dr Zaenuri MSi Akt selaku anggota copromotor I, dan Prof Agus Nuryatin MHum selaku anggota copromotor II.

“Selama lebih dari satu semester, kami telah melakukan kajian terhadap pemikiran, kiprah, karya, dan jasa-jasa beliau dalam bidang dakwah, kebangsaan, dan pemberdayaan umat. Berdasarkan kajian tersebut, Maulana Habib Luthfi bin Yahya adalah sosok yang lebih dari layak untuk menerima gelar Honoris Causa ini,” tegas Rektor UNNES.

Profesor Sosiolinguistik tersebut menambahkan, berbagai karya dan pemikiran Habib Luthfi telah banyak menjadi rujukan dalam berbagai kajian keilmuan, terutama berkaitan dengan nilai dan sejarah kebangsaan. Sehingga Habib Luthfi dinilai merupakan sosok yang tepat untuk menerima gelar Honoris Causa dari Universitas Negeri Semarang.


Penulis: Dwi Hermawan

Rektor UNNES Dilantik Menjadi Dewan Pembina Asosiasi Masjid Kampus Indonesia

Sabtu, 7 November 2020 | 15:40 WIB


Rektor UNNES Dilantik Menjadi Dewan Pembina Asosiasi Masjid Kampus Indonesia

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum dilantik menjadi Dewan Pembina Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) Wilayah Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (7/11).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan secara vitual melalui aplikasi zoom tersebut, Ketua Umum AMKI Prof Ir Hermawan Kresno Dipojono MSEE PhD berharap pengurus AMKI yang dilantik untuk periode 2020 hingga 2024 itu mampu menjalankan amanah dengan baik.

“Saya sampaikan selamat mengemban amanah bagi para pengurus. Saya sangat berharap program kerja untuk kepengurusan ini dapat beradaptasi dengan keadaan covid saat ini, seperti diselenggarakannya lecture series ataupun webinar,” jelas Guru Besar ITB tersebut.

Hadir mewakili Rektor UNNES, Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendri Pratama MA menyampaikan masjid memiliki peranan penting di Indonesia.

“Masjid merupakan tempat yang strategis bagi umat Islam yakni sebagai tempat ibadah, tempat dakwah, dan simbol kejayaan dan kemuliaan islam. Bapak Rektor menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus AMKI Jateng yang dilantik hari ini dan selamat kepada para peserta untuk mengikuti webinar AMKI nasional,” jelas Dr Hendi.

Setelah pelantikan pengurus, kegitan dilanjutkan dengan webinar dengan tema “Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid Kampus untuk Membangun Peradaban Unggul Bangsa Indonesia” oleh Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof Dr Jimly Asshiddiqie SH MH.


Penulis: Dwi Hermawan

Peringatan Maulid Nabi BAI UNNES, Prof Fathur Ajak Raih Kebahagiaan Sejati

Selasa, 3 November 2020 | 21:24 WIB


Peringatan Maulid Nabi BAI UNNES, Prof Fathur Ajak Raih Kebahagiaan Sejati

Badan Amalan Islam (BAI) bersama Pengurus Masjid Ulul Albab Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan peringatan  Maulid Nabi dengan tema “Semangat Maulid Nabi Memacu Diri untuk Menggapai Kebahagiaan Sejati” dengan pembicara   KH Dr Ali Masykur Musa SH MSi secara Daring melalui Zoom meeting, Selasa, 3/11.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman mengajak kepada seluruh hadirin  untuk senantiasa bersyukur atas berkah dan rahmat sehat dengan membangun kebahagian dan produktif beribadah dan berkarya.

“Meski pandemi kita tetap merekat dalam silaturahmi dalam bingkai rumah ilmu UNNES. Melalui Peringatan Naulid Nabi Muhammad SAW, semoga menjadi berkah bagi kita untuk meningkatkan kapasitas menggapai kebahagian sejati. UNNES akan berupanya meningkatkan kapasitasnya melalui berbagai lompatan-lompatan untuk meraih PTN BH, Word Class University yang memiliki center of excellence in educatian maka diperlukan kebahahian. Kebahagian sangat penting bagi warga UNNES untuk memberikan kontribusi bagi bangsa,” kata Prof Fathur Rokhman.

KH Dr Ali Masykur Musa SH MSi dalam ceramahnya membahas makna kebahagian sesuai dalam kitab Kimiya’ al-Sa’adah  karya Imam al-Ghazali. Beliau menyampaikan Kebahagiaan tercapai melalui proses takhalli (mengosongkan) dan tahalli (menghiasi), yakni dengan  mendidik jiwa dengan cara menjauhi keburukan dan mensucikannya darinya dan menggapai keutamaan dan menghiasi jiwa dengan amal kebajikan.

“Kebahagiaan akan kita dapatkan  apabila kita sebagai manusia berupaya menyaksikan keberadaan Allah SWT, menyaksikan dzat dan maiyah-NYa.   Upayakan kita selalu menghadapkan diri kepada Allah SWT. Resep Imam Ghozali agar kebahagian sejati  didapat yaitu dengan taat, tekun, lurus menjalankan perintah Allah dengan berorientasi kepada rahmat Allah SWT  untuk mencapai kebahagiaan dunia akhirat,” terang KH Ali Masykur Musa.

Turut hadir dalam pengajian Wakil Rektor 1, 2, 3, dan 4,  Ketua, Sekretaris dan Anggota Senat, Ketua, Sekretaris dan Anggota Majelis Profesor, Dekan, Wakil Dekan, Ka Jur, Ses Jur, Ka Lab, Ka Prodi. dan Dosen, Direktur, Wakil Direktur dan Koord. Prodi Pascasarjana, Ketua, Sekrataris dan Kepala Pusat di Lembaga, Ketua, Sekretaris dan Kepala Pusat di Badan,  Kepala Biro, Kepala UPT dan Ka KUI (IO), Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian dan Tenaga Kependidikan,  Ketua, Wakil Ketua, Ketua Sub Unit dan Anggota Darma Wanita, Pengurus BAI, Dosen, Tendik, dan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang.

 


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Peringkat 5 Terbanyak Lulusannya Diterima CPNS

Selasa, 3 November 2020 | 14:06 WIB


UNNES Peringkat 5 Terbanyak Lulusannya Diterima CPNS

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menempati urutan ke- 5 pada sepuluh universitas asal pelamar di Indonesia yang paling banyak lulus dalam seleksi CPNS 2019 dengan rincian 2.403 pelamar dinyatakan lolos dilansir dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Senin (2/11).

BKN telah merilis data terkait peserta yang lolos calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Data per 31 Oktober 2020, sebanyak 138.791 peserta CPNS formasi 2019 dinyatakan lolos untuk mengisi total 150.371 formasi yang dibuka pemerintah.

Jumlah peserta lulus tersebut mengisi 3.469 jabatan dosen, 55.039 jabatan guru, 27.457 tenaga kesehatan, dan 52.826 tenaga teknis.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan rasa syukur dan bangga kepada alumni yang telah dinyatakan lolos calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Capaian ini membuktikan bahwa Sumber Daya Manusia di UNNES semakin Unggul dan berdaya saing tinggi.

“Kita patut bersyukur dan bangga UNNES menempati urutan ke-5 pada sepuluh universitas asal pelamar di Indonesia yang paling banyak lulus dalam seleksi CPNS 2019 . ini membuktikan bahwa SDM UNNES semakin unggul dan berdaya saing global,” ungkap Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut, Guru Besar Sosiolonguistik tersebut menyampaikan, UNNES merupakan universitas negeri yang memiliki visi sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi international yang menyiapkan lulusan yang mampu berkiprah dan berkontribusi pada era disrupsi


Penulis: Fauzan

Pandemi Bukan Penghalang: Dosen FIP UNNES Ajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi Internasional

Selasa, 3 November 2020 | 10:44 WIB


Pandemi Bukan Penghalang: Dosen FIP UNNES Ajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi Internasional

Pada hari Jumat (29/10) dalam program bertajuk Visitting Lecturer from UNNES sebuah program Kerjasama antara Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Indonesia dengan Kasetsart University Thailand.

Dimana seperti yang diketahui, dunia saat ini dihadapkan dengan wabah pandemic COVID-19. Meskipun masih ditengah pandemi, hal ini tidak menyurutkan semangat Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES untuk saling berbagi ilmu dengan mahasiswa-mahasiswa Universitas di lain negara. Para dosen berasal dari berbagai jurusan di FIP.

“Kegiatan visiting lecturer kali ini dilakukan melalui platform webex antara FIP UNNES dengan Kasetsart University karena pandemi. Tetapi hal itu sama sekali tidak mengurangi keseruan saat guest lecture berlangsung” tutur Farid Ahmadi, M.Kom., Ph.D. Wakil Dekan Bidang Akademik FIP UNNES yang menjadi salah satu pembicara dalam rangkaian kegiatan Visitting Lecturer from UNNES.

Topik yang diangkat dalam rangkaian kegiatan Visitting Lecturer from UNNES antara lain E-learning: Innovation Education Indonesia oleh Farid Ahmadi SKom MKom PhD, Methodology Research oleh Dr Yuli kurniawati Sugiyopranoto dan Counselling oleh Eem Munawaroh S Pd MPd.

Kegiatan Visiting Lecturer berlangsung sangat menyenangkan dimana selain sesi presentasi, juga terdapat sesi diskusi atau tanya jawab yang diikuti secara antusias oleh para peserta webinar.

Ternyata perbedaan bahasa dan adanya pandemi sama sekali tidak menjadi hambatan yang berarti mengingat tingginya antusias dan partisipasi peserta dalam acara tersebut.


Penulis: Fauzan

Melalui Program Magang dan Asistensi Mengajar, UNNES Jalin Kerjasama dengan Yayasan Al Himsya

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:19 WIB


Melalui Program Magang dan Asistensi Mengajar, UNNES Jalin Kerjasama dengan Yayasan Al Himsya

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan rintisan kerja sama dengan Yayasan Al Himsya lewat Program Magang dan Asistensi Mengajar Mahasiswa pada Jumat (23/10), bertempat di gedung Tenis Indoor Fakultas Teknik UNNES.

Rintisan kerjasama dimulai dengan penandatanganan kerjasama yang dilakukan antara UNNES yang diwakilkan oleh Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama SPd MA dengan Jamaludin Malik SPd I MSi selaku Kepala Sekolah SD Al azhar BSB 29 Semarang dan Titan Ajiyana SPd selaku Kepala Sekolah SMA Al azhar BSB 16 Semarang.

Dr Hendi Pratama SPd MA menyampaikan, rintisan kerja sama itu antara lain Program Magang dan Asistensi Mengajar Mahasiswa yang bertempat di Yasasan Al Himsya Semarang yakni di SD Al azhar BSB 29 dan SMA Al azhar BSB 16 Semarang.

Titan Ajiyana SPd menyambut baik program ini, agar dapat segera di implementasikan dalam waktu dekat. Pihaknya juga mendukung kerjasama di bidang pengembangan sumber daya manusia dan guru di Yayasan Al Himsya.

Setelah penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan tenis antara kedua pihak. Kerja sama ini juga akan ditindaklanjuti dengan kunjung UNNES ke Yayasan Al Himsya untuk menguatkan hubungan kelembagaan dan potensi kerja sama.


Penulis: Dwi Hermawan

Fakultas Ilmu Sosial UNNES Selenggarakan Webinar Pancasila

Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:59 WIB


Fakultas Ilmu Sosial UNNES Selenggarakan Webinar Pancasila

Mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa & Bernegara”, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Webinar Pancasila pada Selasa (27/10).

Turut hadir Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum yang bertindak sebagai Keynote Speaker.

Dalam paparannya, Prof Fathur mengingatkan pentingnya memiliki kebanggan terhadap Pancasila.

“Kita mesti bangga terhadap Pancasila. Kita memiliki sebuah ideologi yang mampu menyatukan bangsa kita ini, menyatukan bangsa yang memiliki kemajemukan tinggi, yang memiliki pluralitas dari Sabang hingga Merauke. Sudah seharusnya hal ini menumbuhkan kesadaran kita bersama untuk saling membantu dan tolong menolong serta memberikan manfaat,” jelas Prof Fathur.

Profesor Sosiolinguistik tersebut mengimbau, sebagai sebuah bangsa, Indonesia harus mampu menghadapi tantangan-tentangan kedepan.

Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni itu menyebutkan, setidaknya ada empat tantangan Bangsa Indonesia di era disrupsi seperti saat ini. Pertama, adanya perkembangan revolusi industri 4.0 yang memerlukan adaptasi dengan cepat. Kedua, perlunya peningkatan daya saing global atau global competitiveness. Ketiga, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa yang harus mampu mendorong pada tercapainya kesejahteraan nasional. Keempat, perlunya pembangunan karakter pada generasi milenial.

“Pancasila jangan hanya menjadi semboyan, tapi juga perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mari kita teguhkan Pancasila sebagai ideologi bersama, sebagai ideologi kebangsaan dan kenegaraan,” ajak Prof Fathur.

Dalam sambutan pengantarnya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Dr Moh. Solehatul Mustofa MA berharap, kegiatan dapat menjadi sarana pertukaran ilmu pengetahuan antara narasumber dan peserta webinar.

“Kami sangat berharap webinar ini dapat memberikan manfaat keilmuan bagi banyak pihak, terutama bagi peserta webinar. Kita ketahui bersama, Pancasila sebagai sebuah ideologi sudah terbukti ampuh dalam mempersatukan bangsa dan negara Indonesia,” jelas Dr Mustofa.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Ketua Pusat Pengkajian Pancasila dan Karakter Bangsa (P3KB) UNNES Dr Suprayogi MPd ini menghadirkan empat pembicara.

Keempatnya ialah Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Drs Amich Alhumami MA MEd PhD, Tim Pakar Dirjen Belmawa Kemenristekdikti Dr Arqom Kuswanjono, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo Pr., dan Guru Besar Sejarah UNNES Prof Dr Wasino MHum.


Penulis: Dwi Hermawan

Pascasarjana UNNES selenggarakan Seminar Nasional Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:03 WIB


Pascasarjana UNNES selenggarakan Seminar Nasional Pendidikan

Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Seminar Nasional yang mengangkat tema Membangkitkan Semangat Pendidikan Pasca Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan secara Daring, Selasa (27/10).

Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr Agus Nuryatin menyampaikan kegiatan seminar ini melibatkan narasumber yang berpengalaman dari Jawa Tengah, Makasar, Kalimantan, Aceh, dan Papua.

“Saya mengapresiasi kepada pembicara yang tersebar diberbagai daerah di Indoensia yang hebat ini untuk memberikan pengalamannya kepada pemirsa virtual webinar Nasional,” kata Direktur Pascasarjana.

Selain itu, Prof Dr Agus Nuryatin juga menyampaikan kegiatan Seminar NAsional ini membuktikan bahwa civitas akademika dan alumni pascasarjana memiliki kepedulian terhadap pendidikan di masa Pandemi Covid-19.

“Saya ucapakan terimakasih kepada para mahasiswa, almuni, dan dosen Pascasarjana yang telah menyelenggarakan Webinar Ini dengan kepeudlian terhadap situasi pendidikan di pasca pandemi,” kata Prof Dr Agus Nuryatin.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum dalam sambutanya menyampaikan sebagai seorang pendidik harus tetap produktif dan bisa bersaing di kancah Internasional dengan cara mengembangkan kapsitas.

“Sebagai seorang guru atau dosen harus mampu bersaing di kancah Internasional dengan mengembangkan kapasitas dan tetap produktif di masa pandemi,” ujar Prof Fathur.

Lebih lanjut, Rektor UNNES menyampaikan UNNES membangun Kapasitas Perguruan Tinggi di masa Pandemi dengan mengembangkan Kurikulum Merdeka Belajar, Penyiapan PTN Badan Hukum, dan LPTK rujukan Berkelas Dunia.

Narasumber pada seminar Nasional ini yakni Dr Barokah Isdaryanti SPd MPd Dosen UNNES , Dr Wahira MPd Dosen Universitas Negeri Makassar, Andi Mursidi Ketua STKIP Singkawang, Dr Hasnadi MPd Dosen STAIN Meulaboh Aceh, Dr Donatus Wea S Turu SAg Lic lur Ketua STK Santo Yakabos Merauke Papua.

Ketua panitia Prof Dr Tri Joko Rahardjo MPd melaporkan kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk mensosialisasikan program MP seluruh Indonesia dan diikuti oleh 500 peserta dari seluruh Indonesia.


Penulis: Fauzan

UNNES dan Balai Diklat Keagamaan Semarang Jalin Kerjasama Kelembagaan

Selasa, 27 Oktober 2020 | 8:46 WIB


UNNES dan Balai Diklat Keagamaan Semarang Jalin Kerjasama Kelembagaan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan jalinan kerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keagamaan Semarang Kementerian Agama Republik Indonesia di Gedung Balai Diklat Keagamaan Semarang pada Rabu (21/10).

Perjanjian Kerja Sama ditandatangani oleh Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr Agus Nuryatin MHum dan Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Semarang.

Ruang Lingkup Kerja Sama meliputi kegiatan Pertukaran Dosen Widyaiswara, Pengembangan Sumber Daya Bersama, dan Penguatan Kelembagaan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan secara desk to desk dengan ruang lingkup pelaksanaan fungsi Tridarma Perguruan Tinggi yaitu di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Semarang Drs H Anshori menyampaikan, semua pejabat dilingkungan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Semarang wajib memiliki ijazah magister sehingga akan didorong untuk dapat melaksanakan perkuliahan di UNNES.

Senada dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Semarang, Prof Agus Nuryatin berharap, kerjasama ini dapat membawa kebaikan untuk UNNES dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Semarang.


Penulis: Dwi Hermawan

Program Studi Ilmu Politik UNNES Kembali Selenggarakan International Symposium on Indonesian Politics

Selasa, 27 Oktober 2020 | 6:29 WIB


Program Studi Ilmu Politik UNNES Kembali Selenggarakan International Symposium on Indonesian Politics

Program Studi Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan International Symposium on Indonesian Politics pada Senin (26/10).

Berbeda dengan sebelumnya, forum ilmiah rutin tahunan ini diselenggarakan secara virtual melalui platform zoom meeting dengan menghadirkan empat Keynote Speaker.

Keempat Keynote Speaker tersebut ialah Teuku Afrizal PhD (Universitas Diponegoro, Indonesia), Dr Rahmat Adhi Wibowo (Austrian Institute of Technology, Austria), Prof Dr Kittisak Jermsittiparsert (Henan University of Economics and Law, China), dan Zulfa Zakhiyya PhD (Universitas Negeri Semarang, Indonesia).

Dalam kegiatan bertema “Leadership and Contemporary Issues on Development” itu, Teuku Afrizal PhD menyampaikan gagasannya yang berjudul “Essential Issues in Community based Solid Waste Management: a Sociological of Development Perspective of Waste Bank Management”. Paparan dilanjutkan oleh Dr Rahmat Adhi Wibowo yang membawakan topik mengenai “Securing Scientific and Technological Leadership: a Scientist Perspective”.

Sementara itu, Prof Dr Kittisak Jermsittiparsert menyampaikan topiknya yang berjudul “Technological Adoption and Technological Leadership as Determinants of E-Government in Asean Countries: a Panel Data Analysis” dan Zulfa Zakhiyya PhD yang menyampaikan gagasannya tentang “Women Leaders in Higher Education”.

Selain paparan dari Keynote Speaker, International Symposium on Indonesian Politics tahun ini juga menyelenggarakan Workshop Penelitian dan Diskusi Buku.

Hadir memberikan pelatihan dan paparan workshop, Ketua Program Studi Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Dian Nuswantoro Andy Bangkit Setiawan MA PhD.

Dalam paparannya, Andy menyampaikan klasifikasi mengenai pendekatan yang dapat digunakan dalam penelitian.

“Setidaknya ketika kita berbicara mengenai pendekatan penelitian, ada dua jenis yang bisa digunakan yakni Pendekatan Penelitian Eksplanatori dan Pendekatan Penelitian Konfirmatori,” papar Andy.

Trainer Atlas.ti itu memberikan rekomendasi penggunaan software khusus dalam pengumpulan hingga penganalisisan data penelitian.

“Jadi ada aplikasi khusus yang kami kembangkan yakni Atlas.ti. Bapak/Ibu bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk mempermudah pengkoleksian data, pengorganisasian data, hingga analisis data penelitian. Terutama bagi Bapak/Ibu yang senang mengembangkan riset kualitatif,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Diskusi Buku yang dipandu oleh dosen senior dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Wahyu Prasetyawan PhD.

Peraih Penghargaan Internasional Masayoshi Ohira Memorial Prize ke-36 Jepang itu memberikan ulasan mengenai karyanya yang berjudul “Networked: Business and Politics in Decentralizing Indonesia 1998-2004”.

Ketua Program Studi Ilmu Politik UNNES Moh. Aris Munandar SSos MM berharap, International Symposium on Indonesian Politics tahun 2020 dapat menjadi sarana pertukaran ilmu pengetahuan yang bermuara pada terciptanya iklim akademik yang lebih baik.

Dalam laporannya, ketua panitia pelaksana kegiatan Cahyo Seftyono SSos MA menejlaskan, selain enam narasumber, kegiatan ini juga menghadirkan 18 presenter yang akan menyampaikan paparan topik penelitiannya secara panel.

“Kami sangat berharap kegiatan rutin tahunan ini bisa terus diselenggarakan. Meski tengah berada pada masa pademi seperti saat ini, harapannya tidak menghilangkan esensi pertukaran ilmu pengetahuan dan semangat membangun budaya literasi, terutama dalam konteks kepemimpinan dan isu-isu terbaru saat ini,” jelas dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan itu.


Penulis: Dwi Hermawan

FH UNNES Jadi Fakultas Terbaik di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2020 | 13:38 WIB


FH UNNES Jadi Fakultas Terbaik di Indonesia

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd dan Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja sama Dr Hendi Pratama SPd MA melakukan silaturahmi akademik bersama dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Hukum (FH), Senin (26/10).

Dalam silaturahmi ini Rektor UNNES menyampaikan untuk mencapai kinerja civitas akademik FH harus tetap tetap sehat, bahagia dan tetap produktif selama masa masa adaptasi kebiasaan baru.

Selain itu, Prof Fathur Rokhman menyampaikan apresiasi kepada FH UNNES yang telah menjadi Fakultas Hukum terbaik di Indonesia.
“Kita harus bangga bawha FH UNNE menjadi fakultas hukum terbaik di Indonesia dan Kita harus pertahankan prestasi yang telah diraih,” kata Prof Fathur.

Sementara itu, Dekan FH UNNES Dr Rodiyah SP Sh MSi menyampaikan meski dalam situasi pandemi ada sejumlah pencapaian kinerja diraih FH yakni jurnal terbanyak di Fakultas Hukum, akreditasi Internasioanl, memiliki 9 prodi, 8 klinik hukum, dan peningkatan prestasi mahasiswa.


Penulis: Fauzan

UNNES Gandeng DISBUDPAR Sajikan Festival Tari Semarangan

Minggu, 25 Oktober 2020 | 22:06 WIB


UNNES Gandeng DISBUDPAR Sajikan Festival Tari Semarangan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang menyajikan menyajikan 11 Karya Tari Semarangan karya Seniman Kota Semarang bertempat di Kampung Budaya UNNES dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 yang tinggi dan dapat disiarkan langsung di channel Youtube KAMI MASIH ADA, Minggu (25/10).

Sebelum pelaksanaan kegiatan, Tim dari Dinas Kesehatan Kota Semarang mengecekan protokol kesehatan dan kemudian mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Pada festival Tari Semarangan ini,beberapa sanggar dari Kota Semarang mementaskan tarian tradisional seperti Tari Manggar Warak Sanggar Greget, Tari Kunthul Blekok, tarian rebana, tarian Sekar Rinonce, Tarian Geol Denok, Nyai Brintik, Kalong, Laskar Tirang, Santri Kridangga, Denok Deblong.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Semarang Indriyasari menyampaikan acara ini menjadi representasi ungkapan seniman Kota Semarang yang menandai bertahannya kesenian di Kota Semarang pada masa pandemi corona.

“Sniman di Kota Semarang patut diapresiasi. Pasalnya pandemi corona hampir menyerang semua sektor kehidupan, namun seniman masih dapat bertahan,” kata Indriyasari.

Selain itu, Indriyasari menyampaikan terima kasih kepada UNNES telah bekerja sama sehingga acara berjalan dengan lancar.

“Terima kasih UNNES yang sudah bekerja sama dan menyediakan tempat di Kampung Budaya ini, semoga kerja sama ini dapat berjalan terus,” ungkap Kepala Dinas dan Pariwisata kota Semarang.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan apresiasi kepada seniman semarangan yang terus berkaraya di tengah Pandemi Covid-19.

“ternyata tidak menghalangi kawan-kawan seniman untuk tetap produktif berkarya Di tengah pandemi Covid yang menghantam hampir semua sektor kehidupan, ternyata tidak menghalangi kawan-kawan seniman untuk tetap produktif berkarya,” pungkas Prof Fathur.


Penulis: Fauzan

DWP UNNES Selenggarakan Webminar Peran Wanita Membangun Keluarga Tangguh

Jumat, 23 Oktober 2020 | 13:49 WIB


DWP UNNES Selenggarakan Webminar Peran Wanita Membangun Keluarga Tangguh

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Web Seminar (WEbminar) mengangkat tema “Peran Wanita Membangun Keluarga Tangguh di Era New Normal,” Jumat (23/10).

Narasumber webinar yakni Dr Barokah Isdaryanti SPd MPd Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) sekaligus Ketua DWP UNNES, dr Aulita Ika Fibriaba MKes dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, dan Yuli Kurniawan Sugiyo Pranoto SPsi MA DSc dosen FIP yang di moderatori Dra Dwi Yulianti MSi Sekertaris DWP UNNES.

Ketua bidang Pendidikan Dr Nurkaromah Zainuri MPd menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan jawaban bagi para Ibu-ibu yang membimbing putra-putrinya dalam pembelajaran Daring di masa Pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan jawaban kegalauan Ibu-ibu yang membimbing putra-putrinya dalam pembelajaran Daring selama Covid-19, maka dari itu DWP UNNES menyelenggarakan Webminar ini,” kata Dr Nurkaromah.

Rektor UNNES Prof DR Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya menyampaikan peran perempuan sangat penting sebagai Ibu di rumah juga menjadi Ibu Bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang Unggul.

“Peran perempuan sangat penting, tidak hanya menjadi Ibu di rumah, namun bisa menjadi IBu bangsa Indonesia. Seperti hari ini Dharma Wanita UNNES memberikan peran di masa pandemi dengan menyelenggarakan Webminar. Untuk itu selamat mengikuti seminar daring DWP semoga bertumbuh makin tangguh,” tutur Prof Fathur.

Dalam kegiatan ini Dr Barokah Isdaryanti SPd MPd menyampaikan Ibu sebagai pendidik utama dan pertama dalam keluarga harus menguasi aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran pada masa kebiasan baru dan mampu menggunakan.

Sementara itu, dr Aulita Ika Fibriaba MKes menyampaikan materi mengenai menjaga kesehatan di era new normal, dan Yuli Kurniawan Sugiyo Pranoto SPsi MA membawakan materi ibu hebat, keluarga tangguh.


Penulis: Fauzan

Rumah Amal UNNES Salurkan Bantuan Pada Mahasiswa yang Rumahnya Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:13 WIB


Rumah Amal UNNES Salurkan Bantuan Pada Mahasiswa yang  Rumahnya Terbakar

Merespon musibah kebakaran rumah yg menimpa keluataga Rika Alda mahasiswa pendidikan Seni Rupa, Rumah Amal UNNES memberikan bantuan kemanusiaan sebagai wujud kepedulian kepada warga UNNES yang mengalami kesusahan.

Bantuan disampaikan pada kamis 22 Oktober bertempat di Desa Klumpit RT 02/IV, Kecamatan Gebog, Kabupaten kudus.

Ketua Rumal Amal yang sekaligus Dekan FIP Dr Edy Purwanto MSi bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Seni Drs. Eko Raharjo, M.Hum serta ketua Program Studi Desain dan Komunikasi Visual, Eko Haryanto SPd MDs memberikan bantuan kepada Ibu Muni’ah orang tua dari ananda Rika Alda.

Bantuan total senilai 20 juta diberikan dengan rincian untuk pembiayaan biaya pendidikan UKT selama 2 semester, untuk  membantu meringankan pembangunan rumah kembali.

“Semoga bantuan yang diberikan mampu meringankan musibah yang menimpa ananda dan keluarga, Sekaligus semakin menambah keberkahan  para dosen dan karyawan UNNES yang menitipkan Zakat Infaq dan Shadaqahnya melalui Rumah Amal UNNES,” terang Dr Edy Purwanto


Penulis: Muhamad Burhanudin

Menjadi Nara Sumber Di SMA Taruna Nusantara, Prof Fathur Sampaikan Kunci Sukses Kepemimpinan Bertumbuh.

Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:46 WIB


Menjadi Nara Sumber Di SMA Taruna Nusantara, Prof Fathur Sampaikan Kunci Sukses Kepemimpinan Bertumbuh.

SMA Taruna Nusantara Magelang menghadirkan Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman sebagai narasumber bedah buku Kepemimpinan Bertumbuh. Sebelum memaparkan materi, Rektor UNNES bersama Kepala Sekolah SMA Nusantara melakukan penandatanganan naskah kerjasama di Balairung Pancasila SMA Taruna Pancasila, Kamis, 22/10.

Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Mayjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas terjalinnya kerja sama antara SMA Taruna Nusantara dengan UNNES.

“Saya sampaikan selamat datang Pak Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman beserta rombongan di SMA Taruna Nusantara. Melalui kerja sama diharapkan dapat menguatkan penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama bidang pendidikan kita berhatap meningkatkan pengembangan sumber daya manusia, penyediaan tenaga ahli, seminar, lokakarya dan diskusi kelompok terarah. Seperti pada hari ini kita bisa belajar kepemimpinan bertumbuh dari Prof Fathur Rokhman,” ujar Mayjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman.

Rektor UNNES menyampaikan kunci sukses kepemimpinan bertumbuh di Setiap instansi termasuk sekolah adalah kebersamaan untuk bergerak maju.

“Hari ini kita bersama-sama berupaya meningkatkan kapasitas sebagai guru penggerak melaului belajar kepemimbinan bertumbuh. SM Tanura Nusantara memiliki visi yang luar biasa membangun pemimpin masa depan berkelas dunia dan berkarakter. Kesadaran kepemimpinan bertumbuh adalah kesadaran, komitmen dan kompetensi menumbuhkan panggilan kepemimpinan dengan visi besar institusi bagi perubahan,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Rektor UNNES menyampaikan pohon banyak memiliki inspirasi. Pohon memiliki simbol karakter yang baik.

“Prinsip kepemimpinan bertumbuh diantaranya menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring, seperti pohon pemimpin yang kuat harus mampu menghadapi badai, dan kepemimpinan menyemai tunas kepemimpinan baru,” terang Prof Fathur Rokhman.

Rektor UNNES mengajak semua guru di SMA Taruna Nusantara siap bertransformasi dalam menghadapai perubahan pada revolusi dan era digital.

“Generasi milenial atau generasi perlu kita didik dengan cara kini dan cara ke depan. Ketrampilan yang perlu dikuasi di era disrupsi diantarnya berfikir kritis yang solutif, memiliki “kewarganegaraan digital,” memperluas literasi digital, meningkatkan komunikasi, kolaborasi, kreatifitas, imajinasi dan mengajak peserta didik untuk pengembaangan diri,” kata Prof Fathur Rokhman.

Usai Bedah Buku dilanjutkan dengan penanaman pohon durian monti oleh Rektor UNNES dan Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara.

Turut hadir pada acara penandatangan naskah kerja sama dan bedah buku Kepemimpinan Bertumbuh Bapak WR 2, Plt WR 4, Ka LP3, WD 2 FBS, WD2 FIK dan WD3 FIK, Kabag Kerjasama.
Hadir dari SMA Taruna Nusantara Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru dan staff.


Penulis: Muhamad Burhanudin

HIMA IKM Menyelenggarakan Seminar Nasional Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:58 WIB


HIMA IKM Menyelenggarakan Seminar Nasional Kesehatan

Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat (HIMA IKM) Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengadakan Seminar Nasional Kesehatan secara daring dan Call Of Paper pada tanggal 22 November 2020.

Seminar ini mengangkat tema Strategi Terobosan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Non-COVID-19 Pasca Adanya Kebijakan Refocusing Kegiatan dan Realokasi Anggaran COVID-19, harapannya ditemukannya pemecahan solusi untuk permasalahan tersebut yakni strategi terobosan pencegahan dan pengendalian penyakit non-COVID-19.

Selain itu, pembicara dalam seminar yakni Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI dr Cut Putri Arianie MHKes, Ketua Umum PP IAKMI Dr Ede Surya Darmawan MDM, dan Epidemiologist, Eijkman Oxford Clinical Research Unit Henry Surendra
MPH PhD.

Informasi lebih lanjut :

+ 6285540477704 (Hinta)
+ 6285692368712 (Naufal)


Penulis: Fauzan

LP3 UNNES Luncurkan Bengkel Guru

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:45 WIB


LP3 UNNES Luncurkan Bengkel Guru

Menyandang predikat sebagai Perguruan Tinggi dengan Akreditasi A (Unggul) dari Badan Akreditasi Nasioal Perguruan Tinggi (BAN-PT), Universitas Negeri Semarang (UNNES) senantiasa berupaya untuk memberikan kontribusi terbaik dalam pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia. Sinergi antara penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, dan layanan peningkatan kompetensi bagi alumni/guru, menjadi fokus Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES dalam peningkatan kualitas pendidikan.

Berawal dari Webinar Pembentukan Jaringan Guru Pelopor yang diselenggarakan oleh UNNES pada 19 Agustus 2020, kali ini LP3 menyelenggaran kegiatan Webinar Series 2 Guru Pelopor dengan tema “Potensi Low-Cost Educational Robotic Platform untuk Mendukung Pembelajaran STEAM”.

Narasumber webinar yakni Zaenal Abidin S Si MCs PhD dari Universitas Negeri Semarang, Tri Mulyono Edi Saputro, S.Pd dari SMPN 33 Semarang, dan Mulyono SSi dari SMP IT PAPB Semarang memaparkan hasil riset dan implementasinya di sekolah, Selasa (20/10).Webinar ini diselenggarakan bersamaan dengan peluncuran Bengkel Guru.

Dalam sambutannya Ketua LP3 UNNES Dr Ngabiyanto MSi menyampaikan bahwa kegiatan Webinar Guru Pelopor merupakan kelanjutan dari Prakarsa Tim Kerja Sama UNNES dalam upaya menginisisasi Jaringan Guru Pelopor di Jawa Tengah.

“Dengan adanya Jaringan Guru Pelopor dan aplikasi Bengkel Guru, diharapkan dapat memajukan pendidikan Guru di Jawa Tengah khususnya dan di Indonesia pada umumnya,” tutur Dr Ngabiyanto.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan Guru yang tergabung dalam Forum Guru Pelopor akan memperoleh layanan pertama dari Bengkel Guru. Bengkel Guru merupakan aplikasi layanan berbasis web (bengkelguru.unnes.ac.id) dan platform Andorid, berisi paket layanan Pelatihan Pedidikan/Pembelajaran, Sapa Pakar, Forum Guru, dan Advokasi Guru.

“Bengkel Guru memberikan layanan kepada guru di semua jenjang pendidikan, mulai Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-Kanak, SD, SMP, hingga SMA atau sederajat,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Silaturahmi di FBS, Rektor: Kita Kembangkan Research University

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:44 WIB


Silaturahmi di FBS, Rektor: Kita Kembangkan Research University

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd melakukan silaturahmi akademik bersama dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Selasa (20/10).

Dalam kunjungan kali ini, Rektor UNNES menyampaikan UNNES memiliki keunggulan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, karena Sumber Daya Manusia (SDM) UNNES memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni.

Prof Fathur juga mengajak seluruh dosen mempertahankan keunggulan tersebut dengan cara mengembangkan inovasi riset, invensi riset, dan alih teknologi menuju research university.

“Kita harus pertahankan keunggulan itu. Kita kembangkan research university dengan mengoptimalkan SDM dan teknologi yang ada,” kata profesor sosiolinguistik itu.

Selain itu, Rektor UNNES mendorong tenaga kependidikan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan untuk dosen meningkatkan publikasi internasional, Paten, HKI, dan Merek Dagang Dosen.

Sementara itu, Dekan FBS Dr Sri Rejeki Urip MHum menyampaikan, meski dalam situasi pandemi ada sejumlah kemajuan, dan peningkatan yang diraih FBS. Salah satunya adalah pencapaian akreditasi A yang didapatkan Prodi Bahasa Jepang, prestasi mahasiswa yang meningkat, dan peningkatan status jurnal terindeks scopus.


Penulis: Fauzan

Ketua MPR RI Mendukung UNNES Segera Menjadi PTN BH

Senin, 19 Oktober 2020 | 17:51 WIB


Ketua MPR RI Mendukung UNNES Segera Menjadi PTN BH

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong UNNES untuk menjadi PTN BH dan Kampus Merdeka. Hal tersebut disampaikan dalam silaturahmi bersama Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman dan Plt WR 4 Dr Hendi Pratama di Ruang Kerja Ketua MPR RI Jakarta, Senin 19/10.

“Saya selaku ketua MPR RI mendukung semangat UNNES untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi PTN BH. MPR menyambut baik rencana UNNES untuk membuat MoU dengan MPR untuk mewujudkan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka,” kata Bambang Soesatyo.

Lebih Lanjut  Bambang Soesatyo menyampaikan, MPR akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa UNNES untuk magang di MPR. Selain program magang mahasiswa, ketua MPR juga berharap agar Fakultas Hukum (FH) UNNES dapat mengawal proses legeslasi Indonesia.

“Selain pada Fakultas Hukum, saya juga berharap agar Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES dapat mewujudkan teknologi hologram segera,” pinta Bambang Soesatyo.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan terima kasih kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo yang telah memberikan kesempatan magang dan mendorong berbagai fakultas di UNNES untuk berinovasi dan berperan aktif dalam memajukan bangsa melalui merdeka belajar dan kampus merdeka melalui sinergi dengan MPR.

“UNNES menyambut dengan antusias peluang yang disampaikan Ketua MPR Pak Bambang Soesatyo. Dalam mewujudkan program merdeka belajar dan kampus merdeka yang merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, UNNES akan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan dan pengalaman yang luas guna mempersipakan diri memasuki dunia kerja nantinya. Untuk itu, UNNES bersinergi dengan MPR untuk membuka peluang magang bagi mahasiswa dan berbagai kerja sama dijalin dengan MPR guna mendukung tri dharma perguruan tinggi,” kata Prof Fathur Rokhman.

Turut hadir dalam silaturahmi antara Ketua MPR dan Rektor UNNES, Sesjen MPR Dr Ma’ruf Cahyono dan Plt WR 4 UNNES Dr Hendi Pratama.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Pengajian Rutin Ahad Pahing UNNES, Prof Fathur Rokhman Mendorong Ilmu Terus Mengalir Untuk Kemaslahatan.

Senin, 19 Oktober 2020 | 0:06 WIB


Pengajian Rutin Ahad Pahing UNNES, Prof Fathur Rokhman Mendorong Ilmu Terus Mengalir Untuk Kemaslahatan.

Universitas Negeri Semarang  telah lebih dari  10 tahun secara rutin mengadakan pengajian Ahad Pahing. Pada masa pendemi covid-19 UNNES tetap melaksanakan pengajian rutin Ahad Pahing meski dilaksanakan secara virtual melalui zoom, seperti halnya yang dilaksanakan pada Minggu, 18/10.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mendorong kepada civitas akademika untuk terus mengalirkan keilmuan untuk kemaslahatan masyarakat.

“Mari kita terus berupanya mengalirkan keilmuan sesuai bidang masing-masing untuk kemaslahatan masyarakat.  Pada masa pandemi ini kita harus tetap menjamin layanan keilmuan  terbaik untuk mahasiswa baik melalui Elena, Zoom, WA grup atau patform lainnya. Aliran keilmuan tidak boleh terhenti meski di era pandemic,” kata Prof fathur.

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman menyampaikan, UNNES terus  berikhtiyar dan menyiapkan diri menjadi PTN BH. Berbagai  upaya  strategis dilakukan UNNES untuk meningkatkan keunggulan di bidang kependidikan  sehingga UNNES menjadi LPTK Rujukan. UNNES juga berupaya meningkatkan keunggulan pada bidang smart digital melalui pengembangan kampus dengan literasi digital. Menurutnya dua hal ini menjadi modal utama UNNES menjadi PTN BH.

“Kita harus selalu bersyukur dan memiliki rasa bangga terhadap UNNES. karena kedua hal tersebut menjadi spirit  untuk memajukan UNNES,” ajak Prof Fathur Rokhman.

Gus Lukman dalam ceramahnya   mengajak kepada semua hadirin untuk lebih meneladani dan mengagungkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

“Mari kita agungkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pada bulan Maulud ini dengan banyang memujinya melalui membaca shalawat nabi.  Mari kita teladani  Nabi Muhammad seperti menjaga kebersihat, bersedekah dan lain sebagainya. Semoga dalam suasana Maulud Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ini kita mendapatkan keberkahan dan UNNES semakin maju,” ajak Gus Lukman.

Hadir melalui virtual pada pengajian ini Rektor, Wakil Rektor. Ketua dan Skretaris Senat, Ketua  dan sekretaris  Majelis Profesor, Dekan, Direktur,  Wakil Dekan, Wakil Direktur, Ketua dan  Sekretaris LPPM, Ketua dan  Sekretaris LPP3, Kajur, Sesjur, Kaprodi, Sesprodi, Kalab., Kapus, Kepala Biro dan Kepala Bagian, Kepala UPT, Direktur Puslakes, Ketua dan anggota Dharma Wanita Universitas Negeri Semarang.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Suvifor UNNES Siapkan 3 Tim Ikuti KRTI 2020

Minggu, 18 Oktober 2020 | 10:58 WIB


Suvifor UNNES Siapkan 3 Tim Ikuti KRTI 2020

Akibat pandemi yang belum usai Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2020 yang seharusnya diadakan di Lampung akan di laksanakan secara daring dari lokasi terbang yang telah ditentukan masing-masing peserta.

Hal tersebut tidak mengurungkan tekad UNNES Flying Object Researc (Suvifor) menurunkan 3 tim sekaligus dalam ajang KRTI tahun ini.

Tim Suvifor yang terdiri dari divisi Racing Plane, Fixed Wing, dan Vertical Take-Off Landing (VTOL) telah mengikuti tahapan monitoring dan evaluasi (monev) dari Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) untuk dinilai kelayakan tempat, kecepatan jaringan internet dan kesiapan wahana (drone) yang akan diikutsertakan.

Tim KRTI Suvifor dari Divisi Racing Plane beranggotakan Bondan Eka Nugraha(Project Manager & Pilot), Deni Bagus P. (Design & Launcher Development), dan Sulthan Ibrahim (Ground Control Station).

Divisi Fixed Wing beranggotakan Renaldi Setiawan (Project Manager & Design), Naufal Farras (Pilot & Manufacturing), Fais Damaryanto(Ground Control Station)

Divisi VTOL beranggotakan Fikri Muhanna (Project Manager & AI System Development), M. Ammar Nabil (Pilot & Electrical), dan Diah Widyaningrum (Ground Control Station)

Divisi Fixed Wing yang akan terbang dengan jarak tempuh 10 KM untuk misi drop logistik dan pemetaan lahan direncanakan akan terbang di daerah Kabupaten Kendal, bersamaan dengan divisi Racing Plane di kawasan yang sama. Sedangkan divisi VTOL akan dilaksanakan di sekitar kampus UNNES.

Technical Team Suvifor, Bondan Eka Nugraha mengungkapkan KRTI yang berbeda pada tahun ini menuntut kerja keras yang ekstra untuk keberlangsungan kontes.

“Selain performa dan kualitas terbang wahana, kita juga perlu mempersiapkan segala kebutuhan di lapangan. Yang jelas, 3 wahana Suvifor telah siap untuk ikut serta dalam ajang KRTI,” ucap Bondan Eka, Minggu (18/10).

Manager Suvifor Ari Dwi P mengemukakan target tahun ini menyelesaikan misi dengan baik dan meraih hasil yang maksimal.

“kebanggaan bagi kami dapat ikut serta dalam KRTI tahun 2020 serta mengembangkan drone untuk berbagai kepentingan dan mengharumkan nama UNNES mendunia,” tutur Ari.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap mahasiswa UNNES dapat menjadi juara pada setiap divisi lombanya dan ikut serta dalam pengembangan teknologi UAV(Unmanned Aerial Vehicle) di Indonesia yang sedang marak untuk diimplementasikan pada berbagai sektor, pungkas Prof Fathur.


Penulis: Fauzan

Pecahkan Rekor Silaturahmi Virtual Terbanyak, FE Raih Penghargaan dari LEPRID

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 17:57 WIB


Pecahkan Rekor Silaturahmi Virtual Terbanyak, FE Raih Penghargaan dari LEPRID

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan silaturahmi secara virtual antara pimpinan fakultas dengan para orang tua mahasiswa baru tahun 2020, Sabtu (17/10).

Pada kesempatan ini FE mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia – Dunia (LEPRID) atas penyelenggaraan Silaturahmi virtual terbanyak di Indonesia yang ini diikuti oleh 1260 orangtua/wali mahasiswa baru FE UNNES yang tersebar diberbagai penjuru tanah air di Indonesia.

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional, UNNES memiliki konsisten dalam menjalin silaturahmi dengan berbagai pihak.

“UNNES sangat konsisten untuk terus menjalin silaturahmi kepada para orang tua, salah satunya di Fakultas Ekonomi. Kedepan, semoga hal seperti ini terus dapat dilakukan kembali walaupun diselenggarakan secara virtual di masa pandemi ini,” tutur Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur berpesan kepada orang tua/wali agar mengawasi dan memantau terkait perkuliahan di UNNES.

“Kami dari UNNES berpesan kepada bapak/ibu sekalian untuk turut serta mengawasi anak-anaknya terkait perkuliahan di UNNES. Memantau secara sungguh-sungguh, agar supaya tujuan pembelajaran yang disampaikan betul-betul sesuai, tepat dan dapat diserap para mahasiswa” ucap Prof Fathur.

Selain itu, Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD turut senang dan bangga atas pencapaian FE dalam memecahkan rekor penghargaan silaturahmi secara virtual ini.

“Fakultas Ekonomi selalu menjalin silaturahmi yang baik dengan para orangtua/wali mahasiswa disetiap tahunnya, bedanya kali ini dilakukan secara virtual. Akan tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat FE, justru memberikan tambahan semangat positif kedepannya agar lebih baik lagi” pungkas Drs Heri Yanto.


Penulis: Fauzan

Webminar Pasca Sarjana : Reorientasi Kebijakan dan Penyelenggaraan Pendidikan di Indonesia Pasca Pandemi Covid 19

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:54 WIB


Webminar Pasca Sarjana : Reorientasi Kebijakan dan Penyelenggaraan Pendidikan di Indonesia Pasca Pandemi Covid 19

Pandemi Covid 19 yang telah merebak sejak awal tahun ini telah berdampak signifikan pada semua aspek kehidupan yang ada, tak terkecuali dunia pendidikan. Dinamika yang muncul, di satu sisi kualitas kuantitas pendidikan tetap harus terjamin dan disisi lain kesehatan tetap harus terjaga. Mendasari fenomena ini, Pasca Sarjana UNNES mengadakan Webminar dengan tema Reorientasi Kebijakan dan Penyelenggaraan Pendidikan di Indonesia Pasca Pandemi Covid 19, Sabtu (17/10).

Webminar yang disiarkan langsung di kanal Youtube Unnes menghadirkan satu Pembicara Utama yaitu Prof Ainun Naim Phd Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diawikili Prof Dr Muhammad Rifan  ST MT Staf Ahli Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Fathur Rokhman MHum Rektor UNNES Sekaligus Pembicara Kunci dan  lima pembicara yaitu Dr Santi Ambarrukmi  M Ed Direktur Pendidikan profesi dan pembinaan  Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud RI, Prof Dr Agus Nuryatin MHum Direktur Pascasarjana UNNES, Prof Dr Syihabuddin  MPd Direktur Sekolah Pascasarjana UPI, Dr Hari Wulyanto  MSi  Kabid  PSMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Provinsi Jateng, dan Dr Wahyu Tri Astuti MPd  Kepala SMA N 1 Susukan Kabupaten Semarang.

Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam pidatonya  menyampaikan bahwa UNNES dalam menghadapi Era Disrupsi dan  Pandemi Covid 19 sebagai bagian dari disrupsi  harus mampu menghadapinya melalui Kepemimpinan Bertumbuh yang tangguh.  Hal ini terwujud dengan adanya inovasi penyelenggaraan pendidikan pada Masa Pandemi yaitu UNNES membangun pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Penyiapan PTNBH dan LPTK rujukan Berkelas Dunia. Disamping inovasi teknis perkuliahan di masa pandemi dan adaptasi cepat terhadap new normal, imbuhnya.

Hal senada disampaikan juga oleh Prof Dr Muhammad Rifan  ST MT bahwa di masa pandemi  kementerian pendidikan dan kebudayaan berprinsip kesehatan dan keselamatan para pelaku pendidikan merupakan prioritas utama dalam menetapkan pembelajaran dan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial juga menjadi pertimbangan dalam pemenuhan layanan pendidikan selama pandemic. Dan sarana prasarana era kecanggihan teknologi menjadi hal lumrah untuk digunakan seoptimal mungkin.  Yang terpenting adalah etika akademik menjadi fokus utama dan terpenting dalam pendidikan berbasis teknologi ini seperti contoh plagiarisem imbuhnya.

Webminar yang diikuti oleh hampir seribuan peserta dilaporkan oleh Direktur Pascasarjana  Prof Dr Agus Nuryatin MHum  sekaligus menyampaikan Pascasarjana telah melakukan semua kegiatan melalui online seperti contoh adalah penerimaan mahasiswa melalui daring, wisuda daring dan juga ujian tesis disertasi pun melalui mekanisme daring. Terlepas dari segala kelebihan dan kelemahan sistem daring memang perlu pembenahan dan cek n ricek. Hal ini pun dirasa oleh para guru, dimana sejak pandemi hampir 91% sekolahan di dunia tutup (data Unesco) data ini disampaikan oleh Dr Santi Ambarrukmi  MEd Direktur Pendidikan profesi dan pembinaan  Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud RI, ditambahkannya hikmah dari adanya pandemi guru bisa melakukan pembelajaran daring dengan perangkat baru, membangun kesadaran orang tua bahwa tugas guru sulit sehingga menimbulkan empati antar guru orangtua, belajar beradaptasi dengan cepat terhadap hal baru dan semuanya ini muaranya adalah gotong royong sehingga semua tantangan dapat dilalui.

Prof Dr Syihabuddin  MPd Direktur Sekolah Pascasarjana UPI menyampaikan juga bahwa tantangan pandemi di dunia pendidikan  efektif jika guru dapat memahami dan melaksanakan  interdisipliner antar ilmu yang ada yang saling melengkapi. Interdisipliner sangat penting karena juga menjadi indikator kualitas kelulusan bagi mahasiswa s2 dan s3 UPI dimana beliau memimpin sekolah pascasarjana sehingga lulusan UPI menjadi Multitalent. diharapkan output yang didapat dari interdisipliner ini adalah guru yang cendekiawan ucapnya.

Diakhir webminar penyampaian materi dari pembicara, para peserta diperkenankan bertanya kepada masing-masing pembicara agar permasalahan di lapangan yang para peserta temui bisa diberikan solusi dan jawaban dari ahlinya.h7


Penulis: Landa Akbarta

Mahasiswa FE Raih Juara 1 Lomba LKTI Nasional

Jumat, 16 Oktober 2020 | 12:03 WIB


Mahasiswa FE Raih Juara 1 Lomba LKTI Nasional

Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) atas nama Rizka Yuliani, Iin Wahyuningsih, dan Namira Sofwatul Farokhi menjadi Juara 1 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan oleh Entitas Mahasiswa D3 Teknik Informatika Universitas Sebelas Maret pada tangal 10 Oktober 2020.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat kepada mahasiswa peraih penghargaan, diharapkan bisa tumbuh banyak prestasi prestasi lainnya sehingga membawa UNNES bereputasi ditingkat nasional maupun internasional.

“Setiap hari UNNES mengukir prestasi, peran mahasiswa sangat mendukung untuk mewujudkan visi misi UNNES, oleh karena itu selalu kabarkan prestasi UNNES,” ucap Guru Besar Sosiolingustik tersebut.

Pada ajang lomba ini juara 1 diraih oleh mahasiswa UNNES, juara 2 dan 3 diraih Mahasiswa UNS.


Penulis: Fauzan

Prof Kadarsah Dorong UNNES PTNBH

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 12:40 WIB


Prof Kadarsah Dorong UNNES PTNBH

Guru Besar Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA mendorong Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) yang Unggul.

“Indikator tersebut bisa kita lihat dari berbagai kemajuan UNNES dari waktu ke waktu. Kemajuan akademik ditandai dengan peningkatan jumlah dan reputasi jurnal ilmiah, selain itu peningkatan akreditasi Nasional dan Internasional, kemajuan tata kelola UNNES yang mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 10 tahun berturut-turut, dan reputasi interbasional. Semua itu menunjukkan kalau UNNES siap PTNBH,” tutur Prof Kadarsah.

Hal tersbut disampaikan Prof Dr Ir Kadarsah dalam Diskusi Ilmiah Terfokus (FGD) dengan tema Pengembangan Kapasitas UNNES sebagai LPTK Rujukan Berkelas Dunia, Sabtu (10/10) secara Daring.

Menurut Prof Kadarsah, Positioning UNNES sebagai Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) yang berwawasan konservasi dapat menjadi rujukan universitas berkelas dunia dan menunjang usaha menjadi PTNBH.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan UNNES sangat optimis menjadi PTNBH dengan kerja keras, kerja kompak, dan kerja cerdas, pungkasnya.


Penulis: Fauzan

DWP UNNES Berikan Bantuan Dana Belajar Kepada 101 Anak Pegawai

Jumat, 9 Oktober 2020 | 12:31 WIB


DWP UNNES Berikan Bantuan Dana Belajar Kepada 101 Anak Pegawai

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyerahkan bantuan dana belajar kepada putra putri pegawai UNNES, Jumat (9/10).

Pemberian bantuan secara simbolis diserahkan oleh ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanti dengan didampingi Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Dr Barokah Isdaryanti melaporkan penyerahan bantuan dana belajar diberikan kepada 101 putra putri anak pegawai UNNES golongan I dan II A yang terdiri atas siswa TK, SD, SMP, dan SMA sederajat .

“Ini merupakan komitmen Dharma Wanita Persatuan tentang program pendidikan salah satunya bantuan Dana Belajar yang diberikan kepada anak pegawai UNNES.” tutur Ketua DWP.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, apresiasi kegiatan DWP UNNES yang selalu aktif dan memberikan manfaat serta peran bagi kemajuan UNNES.

“Kegiatan ini sangat bagus yang dapat memberikan peran dan peningkatan pendidikan dan juga UNNES memberikan beasiswa kuliah kepada meraka yang tidak mampu,” pungkas Prof Fathur.


Penulis: Fauzan

Dorong Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, KJRI Jeddah dan UNNES Perkuat Kerja Sama Kelembagaan

Kamis, 8 Oktober 2020 | 14:49 WIB


Dorong Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, KJRI Jeddah dan UNNES Perkuat Kerja Sama Kelembagaan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi terus mendorong terjalinnya kerja sama kelembagaan yang diharapkan dapat berdampak bagi banyak pihak.

Salah satu upaya ini diwujudkan melalui pendantanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerja Sama di Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada Kamis (8/10).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, kerja sama UNNES dengan berbagai mitra stretegis menjadi wujud keseriusan dalam mencapai visi besar sebagai universitas yang bereputasi internasional.

“Kerja sama UNNES dan KJRI di Jeddah telah berlangsung sejak tahun 2017. Di tahun 2017, kita menyelenggarakan workshop kurikulum 2013 bagi guru di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Program Professors Goes to School, serta pelatihan kepemimpinan bertumbuh bagi mahasiswa Indonesia di Kerajaan Arab Saudi,” jelas Profesor Sosiolinguistik itu.

Tak hanya itu, imbuhnya, pada tahun 2018, UNNES juga memberikan pengajaran BIPA bagi pengusaha dan haji/umroh guide di KSA, Visiting Professor Program di KSA, dan program dosen UNNES mengajar di Jeddah. Sementara di tahun 2019, kerja sama UNNES dan KJRI Jeddah diwujudkan melalui Program Professor UNNES Goes to School dan pemberian beasiswa bagi mahasiswa.

“MoU ini akan memperkuat kerjasama yang telah terjalin selama 3 tahun terakhir. Semoga melalui kerja sama ini, khususnya dalam praktik Tridarma Perguruan Tinggi, UNNES dan KJRI Jeddah bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak dan mendukung pembangunan di Indonesia,” harap Rektor.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini, turut hadir Konsul Jenderal RI di Jeddah Drs Eko Hartono MPP.

“KJRI di Jeddah dan UNNES memiliki kesamaan visi, yakni memberikan layanan terbaik bagi masyakarat, bagi bangsa dan negara. Apa yang telah UNNES berikan berupa beasiswa sungguh amat berharga. Semoga dengan adanya program beasiswa dari UNNES bagi siswa kami ini akan mampu memutus mata rantai kemiskinan,” harap Eko Hartono MPP.

Kami, imbuhnya, siap mengundang Bapak Rektor beserta jajaran pimpinan UNNES untuk hadir mendisuksikan lebih lanjut mengenai program dan skim kerja sama terbaru yang bisa kita kembangan bersama-sama.

Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antar lembaga yang dipandu oleh Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr Hendi Pratama MA.

Bagi UNNES, menjalin kemitraan strategis akan mendorong pencapaian visi besar sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. UNNES selalu konsisten untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang bermuara pada kontribusi dan sumbangsih bagi bangsa dan negara.


Penulis: Dwi Hermawan

Bupati Banyumas Kunjungi Tempat Pengelolaan Sampah UNNES

Kamis, 8 Oktober 2020 | 13:26 WIB


Bupati Banyumas Kunjungi Tempat Pengelolaan Sampah UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki Visi sebagai Unversitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi International memiliki komitmen untuk melakukan pengelolaan sampah dan memanfaatkanya.

Hal tersebut yang mendorong Bupati Banyumas Ir Achmad Husein untuk mengunjungi tempat pengelolaan sampah Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (8/10).

“UNNES melakukan pengembangan pengelolaan tempat sampah yang sangat bagus, dari sampah yang berada di UNNES dikelola kembali menjadi pupuk kompos, selain itu penggunaan tenaga yang digunakan menggunakan kolaborasi listrik tenaga surya, diesel, dan PLN. Saya salut dengan UNNES karena telah berani mengelola sampah dengan baik”, tutur Ir Achmad.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menyampaikan bahwa pengelolaan sampah merupakan upaya impelementasi UNNES sebagai Unversitas Berwawasan Konservasi.

“Ini merupakan bentuk implementasi dan komitmen UNNES membangunan tempat pengelolaan sampah sejak tahun 2019 yang nantinya akan menciptakan sampah yang ramah lingkungan,” pungkas Prof Fathur.


Penulis: Fauzan

Dukung Pemeringkatan Institusi, WR IV Sosialisasikan Sistem Informasi Kerja Sama Baru

Kamis, 8 Oktober 2020 | 10:11 WIB


Dukung Pemeringkatan Institusi, WR IV Sosialisasikan Sistem Informasi Kerja Sama Baru

Dalam rangka meningkatkan pelayanan prima pada bidang kerja sama, Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Hendi Pratama MA meluncurkan sekaligus menyosialisasikan penggunaan Sistem Informasi Kerja Sama (SIM KS) terbaru, Rabu (7/10).

Sistem baru ini memungkinkan kemudahan akses terhadap fitu-fitur yang menyangkut kerja sama dan implementasinya, mobilitas dosen dan mahasiswa, beserta layanan perizinan studi lanjut dan setneg secara terintegrasi dalam satu tools.

Dalam sambutannya, Dr Hendi Pratama menekankan, untuk melakukan akselerasi dalam bidang kerja sama, diperlukan sebuah sistem informasi yang terukur, akurat, dan reliable.

“Kebutuhan terhadap sistem baru ini, amatlah penting bagi kita. Sistem ini akan mendorong dan mempermudah dosen, tendik, dan mahasiswa dalam melakukan manajemen akses terhadap dokumen dan progres kerja sama yang dilakukan oleh UNNES, baik dengan mitra di dalam negeri maupun di luar negeri,” tegas Dr Hendi.

Peneliti bidang pragmatik dan pembelajaran bahasa itu menambahkan, sebagai universitas yang mendorong terwujudnya tata kelola yang baik, UNNES memberikan kesempatan kepada dosen dan tenaga kependidikan untuk mengatur alur kerja sama di dalam sistem tersebut dengan persetujuan pimpinan terlebih dahulu.

Sistem baru ini memiliki beberapa fitur kerja sama seperti menu Memorandum of Understanding (MoU), Implementation of Arrangement (IA), pembuatan izin setneg, mobilitas dosen mengajar ke luar negeri, mobilitas mahasiswa inbound dan outbound, hingga integrasi ke menu Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIPP).

Dalam kegiatan yang bertempat di Gedung Rektorat UNNES itu, turut hadir Wakil Dekan Bidang Akademik dari 8 fakultas, Wakil Direktur PPs, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, Gugus Kerja Sama, dan Operator Sistem.

Melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat, kegiatan sosialisasi tersebut berjalan dengan lancar. Sosialisasi diharapkan dapat memberikan pemahaman penggunaan SIM KS, sehingga mempermudah pengelolaan data kerja sama di tingkat universitas hingga ke prodi atau unit yang dapat dipantau secara terpusat dan dapat menjadi salah satu pendukung pemeringkatan institusi.


Penulis: Dwi Hermawan

FMIPA UNNES Selenggarakan ICSME

Selasa, 6 Oktober 2020 | 16:56 WIB


FMIPA UNNES Selenggarakan ICSME

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Semarang (UNNES) hari ini Selasa (6/10) sukses menyelenggarakan International Conference on Mathematics, Science, and Education (ICMSE), yang merupakan event tahunan yang telah memasuki tahun ketujuh.

Konferensi ini digelar dalam bentuk daring karena pandemi COVID-19 yang masih melanda. Pertimbangan ini diambil untuk menjaga keselamatan bersama baik penyelenggara maupun peserta konferensi. Ketua ICMSE 2020, Prof Dr Dyah Rini Indriyanti, M P melaporkan bahwa lebih dari 300 peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan 18 peserta diantaranya berasal dari negara lain, yaitu Iran, Rusia, Malaysia, Thailand, dan Tiongkok.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman, M Hum, yang juga bertindak sebagai keynote speaker ICMSE 2020. Rektor dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaran konferensi internasional yang mengusung tema “Accelerating Innovative Research from Laboratory to Industry”.

Sesi panel pada konferensi kali ini menghadirkan lima orang pembicara, yaitu Asst. Prof. Aditya P. Adireja, Ph.D dari University of Arizona, Amerika; Asst. Prof. Dr. Chalongrat Daengngam dari Prince of Songla University, Thailand; Assoc. Prof. Stephane Bressan dari National University of Singapore, Singapura; Assoc. Prof. Ch. M. Dr. Roswanira Abdul Wahab dari Universiti Teknologi Malaysia, Malaysia; dan Prof. Dr. Ir. Amin Retnoningsih, M.Si dari Universitas Negeri Semarang, Indonesia.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi paralel yang menjadi media bagi para dosen, praktisi, dan peneliti untuk mendiseminasikan hasil – hasil penelitian dari peserta baik dalam negeri maupun luar negeri. Makalah yang diterima dan telah dipresentasikan akan dipublikasikan di dalam prosiding terindex Scopus.


Penulis: Fauzan

UNNES Terima Studi Banding UNTIRTA

Selasa, 6 Oktober 2020 | 15:05 WIB


UNNES Terima Studi Banding UNTIRTA

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU) terbaik di Indonesia , Universitas Negeri Semarang (UNNES) memiliki banyak pengalaman sehingga menjadi rujukkan univeristas lain dalam pengelolaan layanan BLU.

Hal tersbut yang mendorong Kepala Satuan Pengawas Internal Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Dr Rudi Zulfikar MM MSi beserta Tim. Kunjungan ini terkait perancangan Zona Integritas Bebas Korupsi dan Penyusunan tarif layanan BLU, Selasa (6/10).

“Terima kasih kepada UNNES yang sudah menerima kami dengan baik, semoga dengan ini UNTIRTA dapat belajar dan mendapatkan pencerahan dari UNNES,” tutur Dr Rudi Zulfikar.

Dr Sutikno Msi menyampaikan dalam sambutannya menyampaikan, UNNES memiliki komitmen membangun kampus merdeka dengan tata kelola bersih, menciptakan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Sementara itu, Staff Ahli Bidang Umum dan Keuangan Moh Khoiruddin SE MSi dalam menciptakan Zona Integritas harus menekankan manajamen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajamen Sumber Daya Manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitasn layanan publik.


Penulis: Fauzan

Prof Mungin Lantik Pengurus Besar MGBK Indonesia 2020 – 2025

Selasa, 6 Oktober 2020 | 14:59 WIB


Prof Mungin Lantik Pengurus Besar MGBK Indonesia 2020 – 2025

Guru Besar Bidang Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons melantik Pengurus Besar Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (PB MGBK) Indonesia periode tahun 2020 – 2025 pada Selasa (6/10).

Dalam pelantikan yang dilaksanakan secara virtual itu, Prof Mungin juga memberikan materi pembekalan kepada para Guru BK dan Konselor se-Indonesia.

Kegiatan webinar yang bertajuk “Teacher Virtual Training for School Counselor “ tersebut, bertujuan untuk memberikan fasilitasi transfer pengetahuan dan keterampilan secara daring dari pakar, ahli, dan praktisi profesional kepada para Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor jenjang pendidikan (SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK) di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor serta memberikan pemahaman tupoksinya secara profesional meski tengah berada dalam situasi pandemi.

“Konselor dan Guru BK harus mampu membangun profesionalisme melalui profesionalisasi dalam upaya mewujudkan profesionalitas untuk melaksanakan tugas pelayanan BK secara bermartabat,” jelas Prof Mungin.

Ketua Majelis Profesor UNNES itu juga menjelaskan, siapapun yang menjadi calon Konselor ataupun Guru BK harus mempunyai alasan yang masuk akal, dan menganggap bahwa menjadi Konselor ataupun Guru BK sebagai sebuah “panggilan hati”.

“Seorang Konselor ataupun Guru BK harus selalu mempertanyakan siapa diri mereka, dan apa yang mereka lakukan,” tegas Prof Mungin dalam paparannya.

 


Penulis: Dwi Hermawan

Pertama Kali, 3559 Mahasiswa UNNES Laksanakan PPL Daring

Senin, 5 Oktober 2020 | 10:19 WIB


Pertama Kali, 3559 Mahasiswa UNNES Laksanakan PPL Daring

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerjunkan 3559 mahasiswa secara virtual untuk melaksanakan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) secara Daring tahun 2020 di sekolah maupun intansi mitra untuk pertama kalinya, Senin (5/10).

Prof Fathur Rokhman dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan PPL tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena situasi pandemic Covid-19, maka dari itu kesehatan, bahagia, dan produktif merupakan hal yang penting.

“Kita harus melawan Covid-19 dengan cara kita sehat, kita selalu bahagia, dan tetap produktif, maka dari itu situasi pandemic ini menuntut kita untuk melaksanakan PPL secara Daring,” tutur Prof Fathur.

Beliau juga menyampaikan UNNES sebagai Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan harus memberikan peran bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, salah satunya dengan menyiapkan guru-guru yang unggul dan mampu bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional untuk Indonesia Maju.

“Program PPL UNNES ini merupakan revitalisasi LPTK menuju Indonesia Maju dengan menciptakan generasi yang unggul yang dihasilkan melalui pendidikan dengan guru yang unggul. Guru yang unggul dihasilkan oleh LPTK Unggul seperti UNNES,” kata Prof Fathur.

Selain itu, Prof Fathur memberikan pesan mahasiswa PPL tahun ini menghadapai tantangan Industrial Revolution 4.0, Civil Society 5,0, Global Competitievenes, The Economic Growth of a Nation, dan Milinneal Character Building. Karena itu mahasiswa harus memiliki literasi-literasi baru dan keilmuan untuk menghadapai tantangan tersebut.

Ketua Lembaga Pengembang Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES Dr Ngabiyanto MSi menyampaikan PPL Daring ini menuntut mahasiswa menguasai teknologi pembelajaran, memproduksi media-media inovatif dalam penerapan pembelajaran jarak jauh.

“PPL Daring ini merupakan implementasi dari IPTEK, maka dari itu mahasiswa merancang pembelajaran dengan memadukan pengetahuanm materi ajar, kompetensi pedagogik, dan teknologi,” kata Dr Ngabiyanto.

Kepala Pusat Pengembangan PPL Dr Soedjatmiko MPd melaporkan, mereka akan mengajar selama 50 hari, mulai Senin (5/10) sampai Senin (23/11) di 10 kabupaten/kota Jawa Tengah meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Demak, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Kudus.

Selain itu, sebanyak 657 dosen dilibatkan untuk menjadi dosen pembimbing, dan 220 dosen menjadi kordinator dosen pembimbing.


Penulis: Fauzan

MAFE UNNES Selenggarakan Webinar Nasional Goes to Pilmapres 2021

Senin, 5 Oktober 2020 | 9:29 WIB


MAFE UNNES Selenggarakan Webinar Nasional Goes to Pilmapres 2021

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) merupakan sebuah ajang kompetisi dan penghargaan yang prestis dan bergengsi. Dalam kegiatan rutin tahunan ini, seleksi dilakukan secara ketat, baik dari perolehan prestasi, keterampilan personal, pengetahuan, kemampuan public speaking, berbahasa asing dan sebagainya, sehingga memerlukan persiapan yang matang agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Berawal dari latar belakang tersebut, Mawapres Academy Fakultas Ekonomi (MAFE) UNNES menyelenggarakan webinar nasional bertema “Pengembangan Diri untuk Menjadi Mahasiswa Berprestasi”. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini, dibuka secara virtual oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi Dr Kusmuriyanto MSi pada Sabtu (3/10).

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan webinar persiapan menuju pilmapres 2021 ini, karena kita semua bisa berbagi kepada mahasiswa se-Indonesia. Pilmapres merupakan ajang bergengsi karena merupakan cerminan mahasiswa Indonesia masa depan yang professional, berprestasi, dan juga berkarakter sehingga harus benar-benar disiapkan,” ungkap Dr Kusmuriyanto MSi.

Dosen Jurusan Pendidikan Ekonomi FE UNNES tersebut berharap, webinar dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta menuju ajang Pilmapres 2021, khususnya bagi mahasiswa di Fakultas Ekonomi UNNES.

Dalam webinar ini, hadir dua pembicara luar biasa yang telah memiliki berbagai prestasi. Mereka ialah Mawapres 2 Program Sarjana tingkat Nasional tahun 2020, Amanda Margareth dan Mawapres 1 UNNES tahun 2015 yang merupakan alumnus FE dan saat ini tengah melanjutkan studi di University of Leeds, Eva Andriani.


Penulis: Dwi Hermawan

Kompetisi PKM MIPA LPTK Indonesia di UNNES

Minggu, 4 Oktober 2020 | 9:05 WIB


Kompetisi PKM MIPA LPTK Indonesia di UNNES

Kompetisi Nasional Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 bidang MIPA LPTK Indonesia diselenggarakan di FMIPA UNNES yang diikuti 27 tim finalis hasil seleksi dari 73 tim yang mendaftar. Tahap presentasi finalis diselenggarakan secara daring, Minggu, 5/10.

Kegiatan diselenggarakan hasil kesepakatan bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan 12 MIPA LPTK yaitu: UNIMED, UNP, UNJ, UPI, UNY, UNNES, UNESA, UM, UNIMA, UNM, UNDIKSA dan UNG.

Tujuan diselenggarakan kompetisi untuk menjaga agar mahasiswa MIPA khususnya di LPTK tetap terjaga produktivitas mereka untuk menumbuhkan kreativitas di masa pademi saat ini. Panitia pelaksana kegiatan adalah mahasiswa yang tergabung dalam Students Scientific Center (SSC) demikian disampaikan ketua peyelenggara Dr Parmin MPd.

Dekan FMIPA UNNES Dr Sugianto MSi  dalam sambutan pembukaan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai penguat silaturahmi sekaligus menciptakan budaya akademik yang kompetitif antar mahasiswa MIPA.

“Sebagai tuan rumah penyelenggara, FMIPA UNNES berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi peserta dan juri untuk mensukseskan agenda kemahasiswaan MIPA LPTK,” ujar Dr Sugiyanto

Ketua AMLI Dr Yulkifli MSi dalam sambutannya secara daring dari Padang menyampaikan, kegiatan mendapatkan dukungan penuh dari Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (AMLI) karena secara produktif dapat menyatukan mahasiswa dari 12 perguruan tinggi untuk menciptakan budaya kompetisi.

Koordinator Kemahasiswaan Belmawa Kemendikbud, Sukino menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan  kompetisi PKM 5 bidang.

:Kami mengucapkan terima kasih pada FMIPA UNNES dan AMLI yang telah bekerja keras dalam situasi pandemi, memberikan kesempatan pada mahasiswa dari 12 perguruan tinggi untuk berkegiatan dan berkompetisi, semoga kegiatan serupa dapat diikuti perguruan tinggi lain,” ujar Sukino saat membuka kompetisi.

Hadir pada sesi pembukaan semua peserta yang masuk final, tim juri, Wakil Dekan dan Ketua Jurusan di lingkungan FMIPA UNNES. Turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dari 12 MIPA LPTK Indonesia yang pada hari yang sama juga menyelenggarakan sarasehan tentang Tata Kelola Bidang Kemahasiswaan di Masa Pandemi.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Rapat Kordinasi Peralihan PTNBH UNNES, Rektor Ajak Kerja Keras dan Kerja Cerdas

Sabtu, 3 Oktober 2020 | 16:16 WIB


Rapat Kordinasi Peralihan PTNBH UNNES, Rektor Ajak Kerja Keras dan Kerja Cerdas

“Untuk membangun UNNES berkelas dunia, kita perlu bersama-sama, bekerja keras, kerja cerdas untuk mengembangkan keilmuan dan mencapai milstone UNNES Bertumbuh 2021-2025, UNNES Mandiri 2026-2030, UNNES Unggul 2031-2035, dan UNNES Mendunia2036-2040”.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat membuka rapat kordinasi reviu revisi dokumen evaluasi diri, Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Statuta, dan Rencana peralihan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) UNNES 2020. Kegiatan ini di selenggarakan pada tanggal 3 dan 4 Oktober.

Selain itu, Pof Fathur Rokhman MHum juga mengingatkan untuk menguatan dokumen evaluasi diri, penyusunan statute, penyelenggaran Tri Dharma Perguruan tinggi yang bermutu, pengelolaan organisasi berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, tanggung jawab sosial, dan berperan dalam pembangunan perekonomian.

“Mudah-mudahan tim ini bisa menyelesaikan dokumen ini. Terima kasih Prof Mungin dan Tim. Selamat Bekerja untuk mefinalkan PTNBH UNNES. Semoga mimpi besar UNNES akan terwujud”, tutur Prof Fathur.

Ketua tim akselerasi PTNBH UNNES Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons menyampaikan, dalam menyusun dokumen evaluasi diri, RPJP, Statuta, dan Rencana Peralihan PTNBH UNNES perlu konsistensi dan kepercayaan kepada tim.

Beliau juga berharap, bahwa agar tim bisa bekerja dengan maksimal dan bisa mengirimkan dokumen secepatnya kepada pihak terkait.

Acara kemudian dilanjutkan penyampaian hasil penyusunan dokumen dari masing-masing tim.


Penulis: Fauzan

Mahasiswa FMIPA Raih Juara 1 KTI Nasional

Kamis, 1 Oktober 2020 | 12:19 WIB


Mahasiswa FMIPA Raih Juara 1 KTI Nasional

Mahasiswa Fakultas Matamatika dan Ilmu Pendidikan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Risna dan Dinda Dwi Pertiwi berhasil menjadi Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Nasional Himatika Writing Competition yang diselenggarakan Universitas Bangka Belitung pada tanggal 30 September 2020.

Dalam perlombaan ini Risna dan Dinda Dwi Pertiwi membawakan karya ilmiah berjudul De’sosam (Aksesoris Resam): Upaya Pengelolaan Komoditas Resam Untuk Meningkatkan Perekonomian Desa Dendang Di Masa New Normal.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum turut bangga atas prestasi yang diraih oleh Risna dan Dinda Dwi Pertiwi.

Beliau berharap, tradisi tiada hari tanpa prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga memicu mahasiswa lainnya untuk berprestasi.

“Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk nanda dan kawan-kawan. Semoga hal ini membawa berkah. Kami ucapkan terima kasih atas persembahan prestasi untuk UNNES. Salam Prestasi” pungkas Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Fauzan

Rektor UNNES Lantik Wakil Dekan Bidang Akademik FIP

Kamis, 1 Oktober 2020 | 11:51 WIB


Rektor UNNES Lantik Wakil Dekan Bidang Akademik FIP

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rakhman MHum melantik Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Arsiparis Ahli, dan Pustakawan Universitas Negeri Semarang, Kamis (1/10) di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Mereka yang dilantik terdiri dari Farid Ahmadi SKom MKom PhD yang dilantik sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik FIP, Tri Utami Kusuma Putri AMd yang semula menjabat sebagai Pengadministrasi Perpustakaan dilantik sebagai Pustakawan Terampil.

selain itu, Yuniar Kundrati SPd yang semula menjabat Pengadministrasi Akademik Fakultas Teknik dilantik sebagai Arsiparis Ahli Pertama UPT Kearsipan, Djoko Legowo SPd yang semula menjabat Penadmisnistrasi Kemahasiswaan Kemahasiswaan Dan Alumni Fakultas Ekonomi dilantik sebagai Arsiparis Ahli Pertama Pertama UPT Kearsipan, Dwi Untung Prakosa SE yang semula menjabat Penata Arsip UPT Kearsipan dilantik sebagai Arsiparis Ahli Pertama UPT Kearsipan.

Dalam sambutannya Prof Fathur Rakhman menyampaikan harapannya agar semua yang dilantik hari ini dapat menguatkan kapasitas fakultas masing-masing, kapasitas Universitas Negeri Semarang, dan Indonesia.

Pelantikan dan sumpah jabatan dihadiri oleh seluruh Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat.

Bayu Setiaji – Student Staff


Penulis: Fauzan

UNNES Peringati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020

Kamis, 1 Oktober 2020 | 11:34 WIB


UNNES Peringati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020

Segenap pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2020 secara virtual pada Kamis (1/10).

Upacara peringatan yang ditampilkan secara live melalui kanal Youtube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini, menjadi momentum khusus dalam memaknai Pancasila sebagai ideologi negara. Selain sebagai ideologi negara, Pancasila juga diyakini memiliki nilai-nilai dasar yang sakti sebagai pemersatu bangsa dan negara.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UNNES ini, upacara dipimpin secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Sebagai wujud nyata dan dukungan penuh terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, UNNES akan terus mempertahankan Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah untuk mendukung pembangunan karakter mahasiswa. Di UNNES, Pendidikan Pancasila menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa di seluruh fakultas dan program studi yang ada.

Berdasarkan pedoman penyelenggaraan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), upacara peringatan kali ini mengusung tema “Indonesia Berlandaskan Pancasila”.

“Mari ditengah wabah pandemi covid-19 ini, kita tetap produktif, tetap memberikan kontribusi yang terbaik. Momentum ini adalah momentum emas, bahwa meski tengah berada di masa pademi, kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan berlandaskan pada Pancasila,” jelas Prof Fathur.

Profesor Sosiolinguistik tersebut berharap, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk terus meningkatkan semangat kerja bersama yang berlandaskan Pancasila guna mewujudkan UNNES yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.


Penulis: Dwi Hermawan

Rektor UNNES Menjadi Pembicara Dalam FGD POLDA JATENG dan LEMHANNAS

Rabu, 30 September 2020 | 16:47 WIB


Rektor UNNES Menjadi Pembicara Dalam FGD POLDA JATENG dan LEMHANNAS

Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2020 menjadi momentum bersama anak bangsa bahwa Pancasila sebagai ideologi negara telah ditempa sedemikian kuat dari waktu ke waktu sehingga tetap kokoh dan relevan walau dinamika kebangsaan selalu ada.

Menghadapi tantangan Global yang semakin meningkat Polda Jateng bersama Lemhannas RI mengundang Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Dekan Fakultas Hukum UNNES Dr Rodiyah SPd SH MSi menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion  dengan tema Mencari Bentuk Implementasi Nilai Nilai Pancasila di Era Globalisasi, di Ballroom Grand Candi Hotel,Rabu (30/9).

Prof Fathur dalam paparannya menyampaikan kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia akan mengalamai tantangan yang semakin beragam dan komplek terutama di era Globalisasi. Dinamika tantangan yang muncul seperti kompetisi yang ketat, pertumbuhan ekonomi, revolusi industri 4.0, dan masyarakat di era Civil Sosiety 5.0  menjadi ujian kedepan terhadap kekuatan nilai-nilai Pancasila. Adanya pergeseran dan pengembangan  kebutuhan dasar  yang tidak semata mata kebutuhan primer, sekunder, dan tersier menjadi kebutuhan  akan wifi dan baterai (Komunikasi) merupakan indikasi kuat globalisasi dan era disrupsi imbuh Profesor penghobi olahraga Tenis.
Ditambahkan oleh beliau bahwa UNNES telah banyak program yg linear dengan Kemendikbud tentang Pelajar Pancasila,sebagai contoh pendidikan Bela Negara bagi mahasiswa UNNES di Rindam IV Diponegoro, Pendidikan Pancasila berbasis Pondok Pesantren dan yang paling baru adalah aktualisasi Nilai Pancasila dalam menghadapi Covid 19 melalui sinergitas dengan Pemerintah.

Hal senada disampaikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs Ahmad Lutfi SH SSt MK bahwa di era Globalisasi ini Kesaktian Pancasila akan diuji, banyak ideologi baru yang muncul dan mudah di akses oleh masyarakat, yang akan menimbulkan banyak pertanyaan. Salah satu nilai pancasila yaitu gotong royong akan menjadi solusi ketika intoleransi dan radikalisme muncul di masyarakat, perbedaan yang mengarah pada permusuhan dan perpecahan bangsa negara jangan sampai menjadi bahan para teroris imbuhnya. Acara yang dihadiri oleh Prof Dr Ir Reni Mayerni MP(Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI) Mayjen TNI Gunung Iskandar (Tenaga Pengkaji Bidang Politik Lemhannas RI), Unsur Pejabat TNI,POLRI,Kejaksaan,Pemerintahan, dan Akademisi berlangsung dengan dimoderatori oleh staf ahli rektor bidang kerja sama dalam negeri dan income Eka Yuli Astuti SPd MA.


Penulis: Landa Akbarta

Penandatanganan MoU antara UNNES dan KBRI Afghanistan

Selasa, 29 September 2020 | 14:11 WIB


Penandatanganan MoU antara UNNES dan KBRI Afghanistan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Afghanistan dan Penandatanganan Implementation of Arrangement (IoA) antara UNNES dan Kedutaan Besar Afghanistan di Indonesia, Selasa (29/9).

Penandatanganan MoU ini berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan, penyelenggaraan program Merdeka Belajar: Kampus Merdeka, penelitian dan publikasi ilmiah, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), seminar, lokakarya, diskusi kelompok terarah, dan berbagai kegiatan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, sebagai universitas yang memiliki visi besar sebagai universitas bereputasi internasional, UNNES terus menjalin kerjasama kelembagaan dengan berbagai mitra baik di dalam maupun di luar negeri.

“Alhamdulillah, UNNES mendapatkan anugerah sebagai Perguruan Tinggi yang kental dengan praktik nilai-nilai ke-islam-annya, sehingga menjadi Perguruan Tinggi yang menduduki peringkat 1 dunia sebagai Islamic University versi 4ICU,” ungkap Profesor Sosiolinguistik tersebut.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Afghanistan His Exceleency (HE) Mayjen (Purn) TNI Dr Arif Rachman MD menyampaikan kebanggaannya dapat hadir di kampus UNNES.

“Saya bangga bisa berkunjung ke kampus UNNES. UNNES ini adalah kebangaan, salah satu kampus terbaik, bukan salah satunya tapi satu-satunya kampus terbaik di Indonesia. Oleh karena itu, saya bangga jadi orang Indonesia,” papar Dr Arif Rachman.

Selain Duta Besar Republik Indonesia untuk Afghanistan, penandatanganan MoU dan IoA tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Islam Afghanistan untuk Indonesia His Exceleency (HE) Faizullah Zaki.

HE Faizullah Zaki menyampaikan kebanggaannya dapat bertugas di Indonesia dan mengenal banyak kebudayaan nusantara.

Bagi UNNES, pelaksanaan kerjasama kemitraan baik ditingkat nasional maupun internasional menjadi langkah nyata dalam menegaskan jati diri sebagai kampus bereputasi Internasional. Kedepan, UNNES akan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas kerjasama antar lembaga yang diharapkan mampu berdampak bagi pembangunan sumber daya unggul di kampus UNNES dan menjadi sumbangsih bagi masyarakat.


Penulis: Fauzan

Fakultas Teknik UNNES Kembali Selenggarakan Engineering International Conference

Kamis, 24 September 2020 | 13:55 WIB


Fakultas Teknik UNNES Kembali Selenggarakan Engineering International Conference

Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Engineering International Conference (EIC) secara virtual pada Kamis (24/9).

Kegiatan rutin tahunan ini merupakan kegiatan kali ke-9 yang dalam penyelenggaraannya diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Hongkong, Selandia Baru, Taiwan, Malaysia, Brunei Darussalam, dan dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia.

Dalam kegiatan bertema “Concept and Application of Green Technology” itu, Ketua Panitia Samsudin Anis ST MT PhD menjelaskan, IEC 2020 bertujuan untuk menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi hasil penelitian, gagasan, dan konsep dalam bidang green technology.

Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus ST MT IPM sebagai penanggungjawab kegiatan berharap, IEC 2020 mampu menjadi wadah inovasi dan invensi bagi kebaruan perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, khususnya di bidang green technology.

Hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Pada kesempatan itu, Prof Fathur menyampaikan makalahnya yang berjudul “Green Technology: The Role of Information Technology in UNNES”.

“UNNES terus mendorong mahasiswa dan dosen untuk selalu berinovasi, berkarya, menuangkan ide dan gagasannya. Ide dan gagasan inilah yang harus memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat luas,” jelas Profesor Sosiolinguistik itu.

Tahun ini, EIC menghadirkan empat Keynote Speakers yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi baik dalam maupun luar negeri.

Mereka ialah Prof Thomas ST Ng (Department of Civil Engineering The University of Hong Kong) yang membawakan paper berjudul “Decarbonising the Construction Industry to meet the Challenges of Increasing Urbanization”, Dr Sanjay Mathrani (School of Food and Advance Technology Massey University) yang membawakan paper berjudul “Current Trends in Green Technology for a Sustainable Future”, Prof Dr Rizalman Mamat (Faculty of Mechanical Engineering Universiti Malaysia Pahang) yang menyampaikan tentang “Non-edible Sources biofuel for Internal Combustion Engines”, dan Dony Hidayat Al-Janan PhD (Department of Mechanical Engineering Universitas Negeri Semarang) yang memberikan paparan berjudul “Meta modelling and Optimization, Advancing and Application”.

Dalam konferensi yang diikuti oleh lebih dari 291 peserta dan 123 presenter itu, paper yang dipresentasikan akan dipublikasikan di jurnal dan prosiding internasional terindek scopus.


Penulis: Dwi Hermawan

UNNES dan KEJATI Jateng Launching Pusat Studi Adhyaksa

Kamis, 24 September 2020 | 13:49 WIB


UNNES dan KEJATI Jateng Launching Pusat Studi Adhyaksa

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama Kejaksaan Tinggi (KEJATI) Jawa Tengah meluncurkan Pusat Study Adhyaksa dan penyerahan kajian akademik RUU Kejasaan, Kamis (24/9).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menuturkan sebagai Rumah Ilmu Pengembang Peradaban UNNES senantiasa berkontribusi pada Masyarakat, Bangsa dan Negara melalui berbagai kegiatan akademik dan non akademik.

Selain itu, UNNES juga senantiasa menjadi pelopor dalam inovasi dan kontribusi bagi peradaban dunia khususnya Indonesia salah satunya membentuk banyak pusat kajian dan pusat pengembangan berbasis keilmuan, riset.

“Pada hari ini kita bersama-sama meluncurkan Pusat Pusat Studi Adhyaksa dan Penyerahan Kajian Akademik RUU Kejaksaan. Terima kasih untuk kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang telah memberikan kepercayaan telaah kajian akademik RUU Kejaksaan untuk membentuk Pusat Kajian Adhyaksa sebagai sarana kontribusi UNNES dalam mendukung Kejaksaan sebagai tumpuan keadilan masyarakat”, tutur Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur UNNES menyampaikan selalu mendukung langkah Kejaksaan khususnya Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dalam rangka mewujudkan visi “Mewujudkan Kejaksaan Sebagai Lembaga Penegak Hukum yang Melaksanakan Tugasnya Secara Independen dengan Menjunjung Tinggi Hak Asasi Manusia dalam Negara Hukum Berdasarkan Pancasila.

“Semoga apa yang UNNES lakukan bermanfaat bagi Kejaksaan dan Jalinan Kerjasama UNNES dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah membawa kemanfaatan bagi masyaratkat”, kata Rektor UNNES.

Kepala KEJATI Jateng Priyanto SH MH menyampaikan kerjasama antara Institusi ini bertujuan untuk mendukung visi UNNES.

Lebih lanjut, dalam diskusi terfokus ini akan membedah RUU kejaksaan yang telah dikaji oleh akademisi.


Penulis: Fauzan

Mahasiswa UNNES Raih Penghargaan di Tingkat Internasional I3F

Kamis, 24 September 2020 | 12:20 WIB


Mahasiswa UNNES Raih Penghargaan di Tingkat Internasional I3F

Kolaborasi mahasiswa dari berbagai fakultas di  Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali torehkan prestasi di kancah internasional. Diketuai oleh Moch Faizal Rachmadi dari Fakultas Ekonomi bersama dengan Sulistyawati dan Bondan Eka Nugraha (FMIPA) serta Naufal Baihaqi Al Afkar (FT) meraih Bronze Medal dalam ajang Indonesia International Invention Festival (I3F) Tahun 2020. Tim ini dibimbing langsung oleh Dosen Fakultas Ekonomi, Nurdian Susilowati SPd MPd.

I3F 2020 merupakan kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Aku Indonesia (AKIA) berkolaborasi dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA), Forum Studi Sains dan Teknologi (FS2T) FMIPA Universitas Negeri Malang serta Asia Pasific Youth Service (APYOUTS). Kompetisi ini dilakukan secara daring, berlangsung mulai 16-19 September 2020.

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum turut bangga atas prestasi yang diraih oleh delegasi UNNES.

“Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk nanda dan kawan-kawan. Semoga hal ini membawa berkah. Kami ucapkan terima kasih atas persembahan prestasi untuk UNNES. Salam Prestasi” tutur Prof Fathur Rokhman.

Inovasi produk yang diangkat adalah aplikasi digital sebagai virtual gardening assistant. Aplikasi ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan semangat jiwa bertani khususnya kepada generasi milenial dan membantu petani dalam mengelola lahannya.


Penulis: Fauzan

Program Studi Ekonomi Pembangunan FE UNNES Kembali Raih Akreditasi A

Rabu, 23 September 2020 | 20:05 WIB


Program Studi Ekonomi Pembangunan FE UNNES Kembali Raih Akreditasi A

Kabar gembira datang dari Program Studi Ekonomi Pembangunan FE UNNES. Menjelang akhir tahun 2020 ini, Program Studi Ekonomi Pembangunan kembali mempertahankan predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) setelah masa berlaku akreditasi berakhir pada Bulan September 2020 ini. Hal ini tertuang pada Keputusan BAN-PT No. 5799/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/IX/2020 dan ditandatangani langsung oleh Direktur Dewan Eksekutif, Prof. T. Basaruddin. Hal ini membuktikan bahwa Program Studi Ekonomi Pembangunan sudah sangat baik dalam hal kinerja serta keterkaitan antara tujuan, masukan, proses dan luaran yang ada.

Akreditasi merupakan pengakuan yang dilakukan oleh badan mandiri di luar perguruan tinggi terhadap mutu dan kelayakan PT atau program studi dalam melaksanakan program pendidikan dan mutu lulusan yang dihasilkan. Saat ini mutu Program Studi menjadi hal yang sangat diperhitungkan karena sangat berpengaruh pada nilai jual ijazah lulusan saat digunakan untuk mencari kerja atau akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Hasil akreditasi juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam usulan bantuan atau alokasi dana serta mendapat pengakuan dari badan atau instansi yang berkepentingan.

“Fakultas Ekonomi patut berbangga, pada tahun 2020 ini salah satu program studinya yaitu Ekonomi Pembangunan berhasil merah akreditasi A kembali. Tidak sampai di situ, Program Studi Ekonomi Pembangunan juga diharapkan akan mengajukan akreditasi di tingkat internasional, yaitu AQAS pada tahun 2022 agar bisa mencapai akreditasi Unggul” ujar Dekan FE, Drs. Heri Yanto, MBA., Ph.D

Program Studi Ekonomi Pembangunan merupakan salah satu prodi di Fakultas Ekonomi UNNES yang selalu berupaya untuk terus meningkatkan kualitas mutu dan sumber daya yang ada didalamnya. Terbukti pada tahun 2019 lalu, Program Studi Ekonomi Pembangunan juga menjadi salah satu dari 4 program studi yang berhasil meraih sertifikasi internasional ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA). Di samping itu, Program Studi Ekonomi Pembangunan juga merupakan salah satu prodi terfavorit di UNNES, terbukti dari selalu masuknya Program Studi Ekonomi Pembangunan dalam peringkat 10 besar pada peminatan calon mahasiswa yang mendaftar di Universitas Negeri Semarang.

Menurut Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fafurida SE., M.Sc, hasil akreditasi yang diperoleh ini sebagai cerminan kualitas mutu Program Studi Ekonomi Pembangunan yang sangat baik saat ini. Selain itu, adanya reakreditasi tersebut diharapkan mampu mendorong prodi untuk terus melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu yang tinggi. “Adanya reakreditasi tersebut diharapkan mampu mendorong Program Studi Ekonomi Pembangunan untuk terus melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu yang tinggi. Ke depan, Program Studi Ekonomi Pembangunan masih memiliki tanggung jawab untuk meraih dan mengkonversi akreditasi A yang diperoleh saat ini menjadi akreditasi unggul.” pungkas Fafurida.

 


Penulis: Muhamad Burhanudin

UPT Kearsipan UNNES Sosialisasikan Jadwal Retensi Arsip Tahun 2020

Rabu, 23 September 2020 | 12:34 WIB


UPT Kearsipan UNNES Sosialisasikan Jadwal Retensi Arsip Tahun 2020

Adanya perubahan dinamika dalam sebuah organisasi menjadikan elemen yang ada dalam organisasi tersebut juga berubah, termasuk Jadwal Retensi Arsip (JRA) Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Beradaptasi dengan perubahan tersebut, UPT Kearsipan UNNES menyelenggarakan kegiatan sosialisasi JRA tahun 2020 secara virtual pada Senin (21/9).

“Kegiatan ini bertujuan untuk menginformasikan dan menyebarluaskan tentang JRA terbaru UNNES yang merupakan pembaharuan JRA UNNES tahun 2013. Sosialisasi diikuti oleh 111 peserta,” jelas Ketua panitia kegiatan Rohmadi SKom.

Dalam kegiatan yang dibuka oleh Kepala BUHK UNNES Dr Sutikno MSi ini, hadir dua narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Dra Sulistyowati MM dan arsiparis muda ANRI Rinta Kurniati SAP (a).

Dra Sulistyowati MM menjelaskan, UNNES sudah memiliki empat instrumen kearsipan. Salah satunya adalah JRA.

“UPT Kearsipan UNNES harus mampu mengawal JRA ini agar bisa diterapkan dengan baik di lembaga yang berlabel ‘wawasan konservasi’,” ungkap Koordinator Kelompok Penyelenggaraan Kearsipan pada PTN, Ormas, Orpol, dan Perseorangan ANRI itu.

Sementara itu, narasumber kedua Rinta Kurniawati SAP (a) mempraktikkan bagaimana cara meretensi sebuah arsip dengan baik dan benar.

“Jangan ragu untuk memusnahkan arsip, jika retensinya telah habis,” jelas Rinta Kurniati SAP (a).

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan simpulan diskusi oleh moderator sekaligus Kepala UPT Kearsipan UNNES Agung Kuswantoro SPd MPd dengan meneriakan slogan “Ayo, praktikan JRA di UNNES mulai dari unit kerja masing-masing”.


Penulis: Dwi Hermawan

UNNES Selenggarakan Workshop Strategi Peningkatan Kinerja Pengelolaan Kas

Rabu, 23 September 2020 | 12:00 WIB


UNNES Selenggarakan Workshop Strategi Peningkatan Kinerja Pengelolaan Kas

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Workshop Strategi Peningkatan Kinerja Pengelolaan Kas yang diselenggarakan secara Daring, Rabu (23/8).

Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan UNNES Junjung Suiyat SIP sebagai pemrakarsa menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kinerja pengelolaan Kas menjadikan pengelolaan Kas yang Cerdas, Akuntabel, Efisien, dan Prudent (CAKEP).

“Akan ada perubahan yang nantinya akan kita rasakan bersama tentang pengelolaan Kas, maka dari itu dalam workshop ini kita akan membahas strategi peningkatan kinerja pengelolaan Kas yang harapannya menjadi pengelolaan Kas yang CAKEP. Oleh karenanya kita mengundang pembicara yang hebat Bapak Sulaimansyah Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Jaw Tengah,” tutur Junjung Suiyat.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNNES Dr S Martono saat memberikan arahan menyampaikan bahwa pengelolaan Kas yang simpel dan fleksibel merupakan hal yang penting dalam upaya meningkatkan pengelolaan Kas Badan Layanan Umum (BLU).

Menurutnya, penyederhanaan aktivitas tata kelola keuangan akan menghasilkan capaian yang luar biasa.

Dr S Martono berharap kegiatan workshop ini dapat diimplementasikan dan dukungan dari unit agar menjadikan UNNES lebih baik dalam tata kelola keuangan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jaw Tengah Sulaimansyah menuturkan Pengelolaan kas dilakukan dalam rangka menjamin tersedianya dana dalam jumlah yang cukup saat dibutuhkan.

Lebih lanjut, Sulaimansyah menyampaikan dalam menyusun SOP Pengelolaan Kas harus memperhatikan prinsip-prinsip keuangan, Rentan Kendali, dan Responsif.


Penulis: Fauzan

Kolaborasi Perpustakaan Rumah Ilmu UNNES dengan FPPI, Pustakawan Dituntut Adaptif

Selasa, 22 September 2020 | 13:18 WIB


Kolaborasi Perpustakaan Rumah Ilmu UNNES dengan FPPI, Pustakawan Dituntut Adaptif

Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang berklaborasi dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia Jawa Tengah (FPPI Jateng) menyelenggarakan Seminar dan Call Of Apers, Selasa (22/9).

Dalam Kegiatan yang bertema “Leadership dan Librarian’s Style”, Wakil rektor bidang akademik Prof Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan pentingnya model kepemimpinan yang mampu merangkai berbagai situasi melalui berbagai variabel dan resources agar tetap dapat melakukan pengembangan kapasitas dalam ranah pendidikan.

Selain itu, Prof Zaenuri menyampaikan di tengah pandemi Covid-19, pustakawan harus cepat merespon perubahan, dinamis, dan adaptif untuk mengoptimalkan peran civitas akademika.

“Pohon merupakan simbol kepemimpinan Bertumbuh, karena memiliki daya adaptif untuk bertahan hidup, merespon perubahan, dan semua unsur dalam pohon berjalin memberikan manfaat,” tutur Prof Zaenuri.

Dr Wiji Suwarno SIP MHum Kepala Perpustakaan IAIN Salatgia sekaligus Ketua FPPTI Jateng menyampaikan pustakawan tidak perlu bingung untuk melakukan pekerjaanya, justru di tengah pandemi Covid-19 pustakawan dituntut memiliki trobosan dan lompatan-lompatan untuk tetap melakukan layanan.

“Selain menerpakan protokol kesehatan yang ketat, penggunaan teknologi informasi dengan cara mengembangkan sistem perpustakaan, layanan digital librari, dan pemanfaat media merupakan kompetensi yang harus dimiliki pustakawan untuk sekarang ini,” ujar Dr Wiji.

Ida Fajar Priyanto MA PhD Dosen Pascasarjana UGM, menuturkan sebagai pustakawan harus memiliki jiwa kepemimpinan.

” Setiap orang memiliki potensi menjadi pemimpin. Namun tidak setiap orang berhasil mengembangkan potensinya. Kepemimpinan yang berhasil adalah yang terus bertumbuh,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

OKPT FIS 2020, Dekan: Selamat Datang Para Tunas Muda Bangsa

Selasa, 22 September 2020 | 7:28 WIB


OKPT FIS 2020, Dekan: Selamat Datang Para Tunas Muda Bangsa

Kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang  (UNNES) tahun 2020 dilaksanakan secara virtual pada Minggu (20/9).

Kegiatan yang mengusung tema “Peran Gerakan Pramuka Sebagai Wadah Kreatifitas dan Produktifitas di Masa Pandemi Covid-19” itu, diikuti oleh lebih dari 870 peserta.

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Dr Moh Solehatul Mustofa MA yang bertindak sekaligus sebagai Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) Gugus Latih Ilmu Sosial 14.111-14.112.

Dalam sambutannya, Kak Moh Solehatul Mustofa mengapresiasi atas penyelenggaraan OKPT tahun 2020. Ia berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada tunas-tunas muda yakni mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial tahun 2020.

“Selamat datang para tunas muda bangsa dan pemimpin masa depan. Gerakan Pramuka Gugus Latih Ilmu Sosial merupakan sebuah wadah pengemblengan generasi muda bangsa untuk membentuk karakter yang ikhlas, santun dan mempunyai nilai-nilai kemanusiaan serta nasionalisme. Bagi mahasiswa baru, mari bergabung dengan Gugus Latih Ilmu Sosial. Jangan sampai saudara-saudara terjebak pada organisasi yang belum jelas visi misinya serta ideologinya,” ajak Kak Moh Solehatul Mustofa.

Koordinator Putra Gugus Latih Ilmu Sosial Kak Khoirul Anam menyampaikan, tujuan diselenggarakannya OKPT 2020 adalah untuk memberikan pengetahuan dan informasi terkait pramuka di perguruan tinggi yakni di Universitas Negeri Semarang pada umumnya dan di Fakultas Ilmu Sosial pada khususnya, serta mengembangkan potensi, bakat dan minat para mahasiswa baru dalam kegiatan kepramukaan di Fakultas Ilmu Sosial.

Hadir memberikan materi kegiatan, Kak Ruhadi selaku Pembina di Gugus Latih Ilmu Sosial yang menyampaikan tentang “Pengenalan Gugus Latih Ilmu Sosial”. Selain itu, hadir juga narasumber yang merupakan purna dewan ambalan dan racana yaitu Kak Erfina Ayu Wulandari dengan materi mengenai “Keorganisasian Ambalan Dan Racana Wijaya-Tunggawijaya”, serta Kak Erli Kurniawan yang membawakan materi tentang “Ragam Kegiatan Kepramukaan di Fakultas Ilmu Sosial”.

Kegiatan ditutup oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Prof Dr Eva Banowati MSi. Kak Eva berharap, setelah pelaksanaan OKPT ini mahasiswa dapat lebih produktif dan kreatif meski tengah berada di masa pandemi Covid-19.


Penulis: Dwi Hermawan

FE UNNES Selenggarakan Lomba Nasional Video Simulasi Perkantoran Secara Virtual

Senin, 21 September 2020 | 8:03 WIB


FE UNNES Selenggarakan Lomba Nasional Video Simulasi Perkantoran Secara Virtual

Adanya pandemi Covid-19 bukan berarti pekerjaan kantor itu berhenti. Pekerjaan kantor tetap berjalan. Namun, orang yang bekerja harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Alasan itulah, jurusan Pendidikan Ekonomi konsentrasi Administrasi Perkantoran menyelenggarakan Lomba Video Simulasi Perkantoran Tingkat Nasional.

Ketua Panitia Agung Kuswantoro , melaporkan perlombaan video simulasi perkantoran diikuti 9 tim dari berbagai sekolah.

“Dari kesembilan tim tersebut “disaring” menjadi 6 video sebagai finalis oleh dewan juri untuk dilakukan audensi dan menentukan pemenang. Adapun juri lomba pada saat audensi terdiri juri eksternal yaitu Dr Ade Rustiana MSi (UNSIL) dan Chairul Huda Atma Dirgantara SPd MPd (UNS). Sedangkan juri internalnya adalah Dr Nina Oktarina SPd M Pd (UNNES), dan Hengky Pramusinto SPd MPd (UNNES),” kata ketua panitia.

Setelah melakukan penyaringan dengan ketat pemenangnya adalah SMK N 9 Semarang sebagai Juara 1, Juara 2 SMK N 2 Magelang, Juara 3 SMK N 2 Semarang, Harapan 1 SMK N 1 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Harapan 2 SMK N 1 Palaihari, Kalimantan Selatan, dan Harapan 3 SMK N 4 Klaten.

Acara tersebut diselenggarakan selama dua hari (15-16 September 2020). Final lomba video simulasi pekerjaan kantor dilakukan pada hari kedua (16 September 2020). Sedangkan pada hari pertama (15 September 2020) diselenggarakan workshop dengan tema “Pekerjaan Kantor di Era New Normal”. Adapun pembicaranya yaitu Dr Sutirman SPd MPd (dosen pendidikan administrasi perkantoran UNY) dan Herman Setyawan MSc (arsiparis teladan juara 1 tingkat nasional, ANRI).

Dr Sutirman MPd menyampaikan materi tentang “Pekerjaan Kantor Era New Normal”, sedangkan, Herman Setyawan, M. Sc. Menyampaikan materi “Organizational Change and Development”.

Dekan Fakultas Ekonomi UNNES, Drs Heri Yanto MBA PhD dalam sambutannya menyatakan Fakultas Ekonomi sangat peduli terhadap keadaan, melalui lomba ini akan menjadi informasi penting terkait cara melakukan pekerjaan kantor yang benar pada situasi pandemi Covid-19.

Acara yang diselenggarakan secara virtual ini diikuti perserta berjumlah 90 orang.


Penulis: Fauzan

Selenggarakan OKPT, UNNES Terima Penghargaan Leprid

Sabtu, 19 September 2020 | 10:07 WIB


Selenggarakan OKPT, UNNES Terima Penghargaan Leprid

Masa Pandemi Covid-19 yang belum selesai berdampak pada semua aspek kehidupan. Hal ini menuntut semua pihak untuk dapat berinisiatif dan tetap produktif. Kondisi tersebut di respon cepat oleh Ambalan Racana WIJAYA / TUNGGAWIJAYA Gugus Depan 14.111 – 14.112 Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui penyelenggaraan kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) 2020 secara virtual pada Sabtu, (19/9).

Dalam kegiatan bertema “Peran Gerakan Pramuka Sebagai Wadah Kreatifitas dan Produktifitas di Masa Pandemi Covid 19” ini, kegiatan diikuti oleh hampir 7.000an pramuka putra dan putri.

Sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, penugasan peserta dilakukan dari rumah masing-masing diantaranya melalui penugasan untuk memelihara sepasang ayam dan menanam apotik hidup.

Hal tersebutlah yang kemudian menarik perhatian Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) untuk memberikan penghargaan kepada Universitas Negeri Semarang.

Hadir memberikan penghargaan Ketua Umum Leprid Paulus Pangka. Paulus Pangka memberikan penghargaan kepada UNNES yang diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat dan sukses atas penyelenggaraan OKPT 2020. Dalam sambutannya, Rektor UNNES menjelaskan esensi penugasan memelihara sepasang ayam dan menanam apotik hidup.

“Sepasang ayam merupakan simbol dari kelestarian karena memungkinkan proses reproduksi melahirkan generasi baru. Adapun apotek hidup merupakan bukti hubungan timbal balik manusia dengan lingkungan. Maksudnya, lingkungan dapat menjadi penyelamat bagi manusia jika dalam kondisi sakit. Dengan demikian, hubungan manusia dengan lingkungan merupakan hubungan timbal balik yang saling membutuhkan,” jelas Prof Fathur.

Ketua Gugus Depan Ambalan Racana WIJAYA / TUNGGAWIJAYA UNNES Kak Noorrochmat menyampaikan, bahwa penugasan memelihara sepasang ayam dan menanam apotik hidup mengandung makna sebagi media pendidikan kepramukaan dalam proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia pramuka.

“Harapan dari penugasan memelihara ayam dan menanam apotik hidup adalah Pramuka tetap mempertahankan kegembiraanya dan memperkuat imun diri. Pramuka sebagai generasi yang selamat dari Pandemi Covid 19 sekaligus Pramuka selamat dari pandemi serta menyelamatkan yang lain,” jelas Kak Noorrochmat.


Penulis: Dwi Hermawan

BUHK UNNES Lakukan Evaluasi Persuratan dan Kearsipan

Jumat, 18 September 2020 | 12:50 WIB


BUHK UNNES Lakukan Evaluasi Persuratan dan Kearsipan

Fungsi manajemen terdiri dari perencanaan, pengorganisiasian, pengarahan, dan pengawasan. Pengelolaan surat dan kearsipan adalah bagian dari fungsi manajemen.

Subbagian Tata Usaha Bagian Umum, BUHK UNNES menyelenggarakan kegiatan bagian dari fungsi manajemen yaitu evaluasi. Salah satu yang dievaluasi yaitu persuratan dan kearsipan.

Acara dibuka oleh Kepala BUHK UNNES, Dr. Sutikno, M.Si. dalam sambutannya menyatakan perlunya evaluasi sistem SIRADI dan Kearsipan di UNNES mengingat SIRADI tersebut sudah berjalan selama 4 tahun ini. Harapannya adanya perbaikan atau inovasi yang lebih baik dari sekarang.

Adapun yang memandu jalannya kegiatan ini adalah Agung Kuswantoro SPd MPd (Kepala UPT Kearsipan UNNES) dan Mas’ul Fauzi (pengembang SIRADI dan Kearsipan).

Agung Kuswantoro SPd MPd mengevaluasi pada keorisinalitas sebuah surat dinas dan pengelolaan kearsipan di unit kerja. Sedangkan Mas’ul Fauzi mengevaluasi pada teknis sistem SIRADI dan Kearsipan.

Ketua penyelenggara, Eko Febrianto SPd MKom (Kabag. Umum BUHK) mengatakan bahwa acara ini sebagai bentuk komunikasi antara operator SIRADI, pengembangan teknis SIRADI, dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan persuratan seperti kearsipan. Pertemuan ini sebagai bentuk “sharing” mendiskusikan permasalahan-permasalahan selama ini dalam SIRADI.

Acara diselenggarakan pada Kamis (17 September 2020) di Rektorat ruang 404 dengan dihadiri oleh operator SIRADI, kasubbag, kabag, dan beberapa pihak yang berkaitan dengan persuratan dan kearsipan di lingkungan UNNES.


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Tandatangani Nota Kesepahaman dengan UNP dan UNM

Jumat, 18 September 2020 | 11:26 WIB


UNNES Tandatangani Nota Kesepahaman dengan UNP dan UNM

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan Universitas Negeri Padang (UNP) dan dengan Universitas Negeri Makasar (UNM) secara virtual, Jumat (18/09).

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rektor UNP Prof Drs Ganefri MPd PhD, dan Rektor UNM Prof Dr H Husain Syam MTP. Kerjasama ini mencakup penyelenggaraan Kampus Merdeka dan pelaksanaan Tri Dhrama Perguruan Tinggi.

Rektor UNNES dalam sambutannya menyampaikan upaya terpenting untuk mewujudkan program kampus merdeka yakni kolaborasi internal, kolaborasi eksternal antaruniversitas dan kolaborasi dengan jaringan yang lebih luas untuk meningkatkan kapasitas dan memberikan merdeka belajar kepada mahasiswa.

“Upaya terpenting untuk mewujudkan program kampus merdeka dengan cara berkolaborasi internal di dalam universitas, kolaborasi eksternal antaruniversitas, dan kolaborasi dengan jaringan yg lebih luas, guna meningkatkan kapsitas dan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk merdeka belajar. Maka dari itu, kita berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan baik dan mewujudkan kampus merdeka”, kata Prof Fathur.

Rektor UNP menyampaikan bahwa setiap universitas mempunyai kelebihan dan kekurangan, untuk itu kolaborasi merupakan kunci untuk meningkatkan kinerja dan kapasitas dalam meningkatkan target kerja.

Selain itu, Rektor UNM menyampaikan rasa bangga dengan kerja sama antara UNNES yang berprestasi tiada henti dan UNP yang berinovasi tiada henti dalam mewujudkan program kampus merdeka dan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.


Penulis: Fauzan

Dukung Implementasi Program Kampus Merdeka, UNNES Terima 271 Mahasiswa Program PERMATA-SAKTI

Kamis, 17 September 2020 | 14:16 WIB


Dukung Implementasi Program Kampus Merdeka, UNNES Terima 271 Mahasiswa Program PERMATA-SAKTI

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerima 271 mahasiswa program PERMATA-SAKTI Kemendikbud pada Kamis (17/9).

271 mahasiswa tersebut berasal dari 25 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang tergabung dalam Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (PERMATA-SAKTI) Tahun 2020.

Prof Fathur menyambut baik kedatangan mahasiswa program PERMATA-SAKTI tersebut. Dalam sambutannya, Profesor Sosiolinguistik itu menyampaikan selamat datang dan selamat beproses di kampus UNNES.

“Selamat datang di kampus konservasi, terima kasih telah memilih UNNES menjadi tempat untuk menimba ilmu melalui program PERMATA-SAKTI ini. Terima kasih juga, saya sampaikan kepada Mas Menteri Nadiem Makarim dan Direktur Penjaminan Mutu Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof Aris Junaedi yang telah memberikan kepercayaan kepada UNNES,” jelas Prof Fathur.

UNNES, imbuhnya, terus berkomitmen untuk mendukung implementasi program Kampus Merdeka khususnya hak untuk belajar di luar program studi dan perguruan tinggi, salah satunya melalui program PERMATA-SAKTI ini.

Dalam laporannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri Mastur SE MSi Akt menjelaskan, UNNES menerima 271 mahasiswa PERMATA-SAKTI Inbound yang berasal dari berbagai kampus di Indonesia.

“Untuk tahun ini, UNNES menerima mahasiswa PERMATA-SAKTI Inbound dari berbagai universitas dan institut, ada yang dari ISI Pasang Panjang, Universitas Halu Oleo, Universitas Hasanuddin, Universitas Lampung, Unmul, UNG, UNJ, UNM, Unimed, UNP, UPI, Untirta, dan lain sebagainya,” papar Prof Zaenuri.

Menurut Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES itu, program ini didesain sebagai bagian dari upaya dalam penambahan ataupun penguatan kompetensi dan wawasan mahasiswa serta penguatan toleransi, cinta tanah air dan budaya yang diperoleh dari pertukaran mahasiswa melalui kerja sama antar perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan secara virual ini, hadir Direktur Penjaminan Mutu Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof Aris Junaedi.

“Program PERMATA-SAKTI ini merupakan program yang luar biasa, terutama jika dihubungkan dengan kebijakan Kemendikbud khususnya Kampus Merdeka,” ungkap Prof Aris.

Turut hadir mewakili ke-25 Perguruan Tinggi peserta PERMATA-SAKTI, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Hubungan Masyarakat Universitas Mulawarman (Unmul) Dr Ir Bohari Yusuf MSi yang menyampaikan terima kasih atas kesediaan UNNES menerima mahasiswa peserta Program PERMATA-SAKTI.

“Terima kasih telah menerima mahasiswa kami dari 25 Perguruan Tinggi. Mohon bantuan kepada Bapak Rektor dan UNNES untuk mendidik mahasiswa kami agar mampu menimba ilmu dengan baik di UNNES,” jelas Dr Buhori.


Penulis: Dwi Hermawan

Rektor UNNES Kukuhkan Dr Rudi Hartono Sebagai Profesor ke-121

Rabu, 16 September 2020 | 10:33 WIB


Rektor UNNES Kukuhkan Dr Rudi Hartono Sebagai Profesor ke-121

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengukuhkan Dosen Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Dr Rudi Hartono SS MPd sebagai Profesor bidang Ilmu Linguistik Penerjemahan pada Rabu, (16/9).

Rektor UNNES menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan Prof Dr Rudi Hartono sebagai Profesor ke-121 UNNES.

“Gelar profesor merupakan penghargaan yang prestisius. Tidak semua dosen berkesempatan memperoleh gelar ini,” jelas Rektor.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan secara virtual tersebut, Prof Fathur juga menyampaikan, saat ini Indonesia tengah dihadapkan pada era disrupsi, era yang memerlukan inovasi, memerlukan kerjasama dan kolaborasi sebagai kata kunci pengembangan keilmuan.

“Kita tengah berada di era disrupsi, oleh karena itu UNNES selalu mendorong setiap profesor untuk mampu hadir dalam berbagai komunitas keilmuan agar bisa menginspirasi berbagai bidang keilmuan. Secara kontekstual, profesor harus bisa jadi pencerah dan inspirasi bagi masyarakat luas. Profesor juga harus mampu mengambil peran dalam mewujudkan visi misi lembaga,” papar Rektor.

Dalam kesempatan itu, Prof Rudi Hartono menyampaikan pidato ilmiahnya yang berjudul “Online-Based Tripartite Cycle Model” (Model Penerjemahan Kolaboratif Berbasis Daring).

Menurutnya, tugas penerjemah ibarat berenang menyeberangi sungai deras atau lautan dalam atau juga memasuki hutan rimba dengan banyak hewan buas di dalamnya. Agar bisa melewati semua rintangan itu, banyak cara bisa dilakukan. Misalnya menguasai gaya berenang yang bisa menyelamatkan atau memasuki hutan rimba dengan ilmu yang cukup dan peralatan survival yang lengkap.

Namun ada satu hal yang paling penting, yaitu seberangi sungai dan lautan serta masuki hutan belantara sesering mungkin bersama orang-orang profesional, agar menjadi perenang hebat dan pengembara kuat berhasil selamat sampai tujuan.

Demikian juga untuk menghasilkan terjemahan berkualitas, pasti membutuhkan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang cukup. Penerjemah akan menghadapi kendala bahasa mencakup tata bahasa, tata kalimat, tata kata, dan tata tulis yang berkaitan dengan bahasa sumber dan sasaran, juga budayanya.

“Upaya ini jarang dilakukan sehingga saya akan memperkenalkan model penerjemahan kolaboratif yang efektif untuk menerjemahkan teks akademik, khususnya artikel ilmiah, dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya. Model ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif untuk menghasilkan terjemahan teks akademik dan teks umum lainnya yang berkualitas” ujar Prof Rudi Hartono.

Mengutip Landers (2001), Prof. Dr Rudi Hartono menyampaikan proses penerjemahan yang kokoh dan mampu menghasilkan terjemahan yang akurat, berterima, dan dapat dipahami pembaca, harus melibatkan tiga bagian penting yang saling membantu, yaitu penulis teks asli, penerjemah, dan pembaca.

Prof Rudi Hartono mengembangkan Online-based Tripartite Cycle Model (TCM) lebih jelas dan detail serta penerjemahan alternatif bagi para penerjemah yang bersifat kolaboratif dan dapat menghasilkan artikel yang lebih berkualitas.

Hingga saat ini, Ia terus berupaya untuk membangun kesadaran akan pentingnya penerjemahan pada setiap karya sastra dan karya akademik lainnya. Memastikan setiap literature yang dibaca memiliki ketepatan makna dan substansi.


Penulis: Dwi Hermawan

Turunkan IR DBD, UNNES Berdayakan Kelompok PKK Melalui Program Innovative Community-centered Dengue-ecosystem Management

Rabu, 16 September 2020 | 8:11 WIB


Turunkan IR DBD, UNNES Berdayakan Kelompok PKK Melalui Program Innovative Community-centered Dengue-ecosystem Management

Dewasa ini, penyakit tular vektor nyamuk menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Karanganyar. Pemberantasan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini, perlu dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat dari kalangan atas hingga bawah.

Hal tersebut mendorong dosen dan mahasiswa UNNES yang tergabung dalam program Pengabdian kepada Masyarakat bagi Dosen untuk melakukan pemberdayaan masyarakat terutama kelompok PKK di Dusun Sabrang Kulon melalui Program Innovative Community-Centered Dengue-Ecosystem Management.

Program ini dilaksanakan dengan membentuk kader jumantik dan pokja pengawas sanitasi lingkungan, edukasi kesehatan masyarakat berkaitan dengan vektor dan penyakit DBD, praktik pembuatan biopestisida dan eco-light trap.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan Ibu-ibu PKK dapat melindungi anggota keluarganya dari infeksi DBD serta dapat berbagi informasi yang diperoleh kepada keluarga maupun warga yang lain,” ungkap Ketua Pelaksana sekaligus Dosen Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES drh Dyah Mahendrasari Sukendra MSc.

Program Innovative-Community-Centered Dengue-Ecosystem-Management berupaya melakukan pencegahan DBD melalui pengelolaan ekosistem dengan berpusat pada warga yang inovatif. Yakni dengan mencari ide-solusi, berfokus pada pengetahuan, edukasi, keterbaharuan informasi, kerjasama antar warga dalam melakukan pencegahan DBD. Sebelumnya program ini telah berhasil diujicobakan di wilayah Yogyakarta tepatnya di daerah Demangan, Giwangan, Tahunan, dan Bener.

Menurut peserta pengabdian, praktik pembuatan biopestisida dan eco-light trap yang diberikan sangat ramah lingkungan dan aman untuk digunakan. Hal tersebut dilakukan dengan memanfaatkan bahan bekas pakai untuk eco-light trap serta daun pandan wangi dan umbi bawang putih untuk biopestisida.

Kegiatan pengabdian masyarakat bagi dosen ini diprakarsai oleh empat dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat UNNES, yakni drh Dyah Mahendrasari Sukendra MSc, dr Fitri Indrawati MPH, Bertakalswa Hermawati SPsi MSi, dan drg Yunita Dyah Puspita Santik MKes(Epid). Kegiatan ini merupakan perwujudan nyata dari tri darma perguruan tinggi yaitu memberikan dampak positif bagi masyarakat, manusia, dan kemanusiaan.


Penulis: Dwi Hermawan

PKKMB FIK UNNES Pecahkan Rekor Leprid

Senin, 14 September 2020 | 22:06 WIB


PKKMB FIK UNNES Pecahkan Rekor Leprid

Pelaksanaan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil memecahkan Rekor Leprid dalam menyanyikan mars patriot oleh 856 mahasiswa baru.

Ketua panitia PKKMB FIK Tulus Wahyu Widodo menyampaikan terima kasih atas kekompakan mahasiswa baru dalam menyukseskan pemecahan Rekor Leprid menyanyikan mars patriot olahraga.

“Selamat datang mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Kelohragan UNNES. Selamat manjadi bagian pejuang harapan bangsa. Harapan-harapan itu kita wujudkan dengan mambawa nama Fakultas di kancah nasional maupun international. Seperti halnya pemecahan rekor saat ini. Momentum ini sebagai langkah teman-teman lebih maju dengan memecahkan rekor Leprid menyanyikan mars patriot olahraga pertama kali oleh 856 mahasiswa baru tahun 2020 secara daring,” ungkap Tulus

Lebih lanjut Tulus memberikan apresisai kepada kawan-kawan yang sudah mendukung dan mensukseskan PKKMB FIK 2020.

“Saya juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd selaku Dekan FIK UNNES, Dr dr Mahalul Azam MKes selaku WD 1, Dr Taufiq Hidayah MKes selaku WD 2,
Andry Akhiruyanto SPd M Pd selaku WD 3 dan seluruh warga Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES beserta seluruh Panitia PPAK 2020 yang sangat luar biasa mendukung suksesnya PKKMB di FIK ini. Saya berharap kaloborasi dan senergi terus terjalin untuk FIK UNNES yang lebih keren,” ajak Tulus.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Kemendikbud Luncurkan Logo Kampus Merdeka, UNNES Sambut dengan Berbagai Kesiapan

Senin, 14 September 2020 | 11:45 WIB


Kemendikbud Luncurkan Logo Kampus Merdeka, UNNES Sambut dengan Berbagai Kesiapan

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Ir Nizam MSc DIC PhD secara resmi meluncurkan logo Kampus Merdeka secara virtual melalui zoom, Senin (14/9).

Dalam sambutannya, Prof Nizam menyampaikan bahwa program Kampus Merdeka sudah menjadi trending dunia saat ini.

“Program Kampus Merdeka sudah mendunia, sudah berdiaspora dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri dan sudah di-launching 5 konsorsium. Saya menyampaikan terima kasih kepada perguruan tinggi yang telah menyiapkan Kampus Merdeka dengan berbagai persiapan seperti merancang kurikulum dan lain sebagainya,” jelas Prof Nizam.

Menurutnya, semangat untuk memerdekakan ruang keilmuan yang tidak punya batas nyata adalah melalui semangat merdeka belajar. Kedepan tantangan belajar akan sangat komplek, kemajuan teknologi dan perubahan sistem sosial sangat cepat. Untuk itu perguruan tinggi harus menyiapkan kompetensi untuk membuka peluang sebesar-besarnya bagi mahasiswa. Cara terbaik adalah bersama menciptakan masa depan.

“Kita padukan kampus dan dunia kerja untuk menciptakan peluang di masa depan. Sinergi perguruan tinggi dengan dunia usaha, dunia kerja, pemerintah, media, dan lain sebagainya terus dibangun untuk menciptakan hari esok yang lebih baik,” ajak Prof Nizam.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Nizam juga mengingatkan mengenai esensi ajaran Ki Hajar Dewantara bahwa tujuan pendidikan bukan sekadar memberikan ilmu namun juga menyiapkan insan merdeka yang berbudaya.

“Pendidikan harus mampu menciptakan insan yang tetap berbudaya dan mampu menciptakan kemerdekaan pada diri sendiri. Kampus juga harus masuk dalam kehidupan sehingga kampus menjadi mata air bagi kehidupan,” ujar Prof Nizam.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut baik program Kampus Merdeka Indonesia Jaya.  Melalui sinergi,  prestasi, dan inovasi  UNNES siap menyambut Kampus Merdeka dengan melakukan berbagai kesiapan.

“Kita sambut program Merdeka Belajar dari Mas Menteri Nadiem Makarim dengan berbagai kesiapan. UNNES telah merancang kurikulum Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka,” jelas Prof Fathur.

Sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi di Indonesia, UNNES terus berkomitmen mendukung inovasi pendidikan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi terciptanya atmosfer pendidikan yang lebih baik.

Secara konkret, beberapa langkah nyata telah UNNES lakukan guna mendukung implementasi Program Kampus Merdeka diantaranya memfasilitasi mahasiswa untuk melakukan magang (internship) di berbagai BUMN, institusi, maupun instansi pemerintah. Selain itu, UNNES juga mendukung mahasiswa untuk melakukan proyek di daerah pedesaaan, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, penelitian hingga wirausaha.


Penulis: Dwi Hermawan

Pengajian Ahad Pahing, Rektor Ajak Warga UNNES Bangga Atas Perolehan Prestasi dan Reputasi

Minggu, 13 September 2020 | 21:20 WIB


Pengajian Ahad Pahing, Rektor Ajak Warga UNNES Bangga Atas Perolehan Prestasi dan Reputasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak seluruh warga UNNES untuk bersyukur dan merasa bangga atas capaian prestasi dan reputasi yang berhasil diraih.

Salah satu capaian tersebut ialah UNNES mendapatkan prestasi sebagai peringkat 1, baik secara nasional maupun internasional (dunia) Islamic University yang dilakukan oleh uniRank (4ICU). Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UNNES pada sambutan pengajian rutin Ahad Pahing secara virtual, Minggu (13/9).

“Kita patut bersyukur dan merasa bangga atas pengakuan dunia, UNNES menjadi peringkat 1 dunia Islamic University. Nilai-nilai Islam sangat universal dan kita terus mengupayakan untuk menerapkan pada kehidupan kampus. Nilai saintis merupakan ajaran nilai Islam untuk mengutamakan ilmu. Islam menempatkan ilmu pada derajat yang tinggi.  Nilai Islam telah mengajarkan kesetaraan martabat manusia. Martabat manusia di atas dari semua makhuk. Islam telah menerapkan nilai-nilai yang relevan bagi kehidupan global. UNNES sebagai Perguruan Tinggi Negeri akan selalu mengedepankan keilmuan,” jelas Prof Fathur.

Profesor Sosiolinguistik tersebut mengaku terkejut ketika mengetahui uniRank (4ICU) melakukan asesmen terhadap kampusnya. Menurut penuturannya, UNNES tidak menyiapkan sesuatu yang khusus untuk mengikuti asesmen dari uniRank (4ICU) tersebut.

Sebagai salah satu lembaga pengindeks dan pemeringkatan lembaga pendidikan, uniRank (4ICU) menggunakan indikator keterkenalan di ruang publik dan popularitas.

“Atas perolehan peringkat 1 sebagai Islamic University, UNNES beberapa hari lalu menjadi perbincangan nasional.  UNNES akan terus menanamkan nilai-nilai agama untuk membangun karakter dan peradaban yang lebih baik. Beberapa kegiatan yang mendukung penerapan nilai-nilai tersebut diantaranya setiap tahun UNNES menyelenggarakan khotmil quran sebanyak usia saat dies natalis, dosen dan tendik menjadi pelopor infak sadaqoh yang dihimpun oleh Lazis dan disalurkan untuk beasiswa dan kegiatan sosial,” papar Rektor.

UNNES, imbuhnya, juga memberikan kesempatan bagi para penghafal Al-Quran dan kitab-kitab agama lain untuk diterima menjadi mahasiswa UNNES, pengajian Ahad Pahing juga menjadi majelis ilmu rutin yang terus dipelihara. UNNES juga rutin mengadakan kegiatan sholawat, majelis dzikir, dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Fathur juga menyampaikan terima kasih kepada segenap pimpinan dan seluruh warga UNNES yang selalu berharmoni untuk terus meraih prestasi dan reputasi.

“UNNES akan terus meningkatkan kapasitasnya. Sebagai PTN yang semakin besar, UNNES juga menghadapi tantangan yang lebih besar.  Dengan terus memohon doa kepada Allah dan dengan harmoni kebersamaan, UNNES akan makin subur dan unggul,” pungkas Prof Fathur.

Hadir memberikan tausyiah, Pengasuh Pondok Pesantren Az Zuhri Semarang Gus Lukman Hakim.

“Saya turut bangga dengan capaian UNNES ini. Mari kita senantiasa meningkatkan ke-istiqomahan kita, termasuk dalam berprestasi dan bereputasi,” ajak Gus Lukman.

Kegiatan Pengajian Ahad Pahing merupakan kegiatan keagamaan rutin UNNES yang diselenggarakan setiap Ahad/Minggu Pahing. Bagi UNNES, penyelenggaraan dan praktik nilai-nilai keagamaan seperti ini merupakan bagian dari implementasi nilai karakter konservasi.


Penulis: Dwi Hermawan

UNNES Peringkat 1 Dunia Sebagai Islamic Universities Versi 4ICU

Jumat, 11 September 2020 | 7:55 WIB


UNNES Peringkat 1 Dunia Sebagai Islamic Universities Versi 4ICU

Universias Negeri Semarang (UNNES) kembali mendapatkan pengakuan international sebagai peringkat 1 dunia sebagai Islamic Universities. Pemeringkatan dilakukan oleh lembaga pemeringkat perguruan tinggi di dunia yang kredibel yaitu uniRank yang lebih popular dengan 4 International Colleges and Universities ( 4ICU). Hasil pemeringkatan diumumkan pada laman https://www.4icu.org/top-religious-universities/islamic/.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan rasa syukur atas capaian membanggakan UNNES sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang menduduki peringkat 1 dunia sebagai Islamic Universitas versi 4ICU.

“Prestasi ini membanggakan sekaligus mengejutkan karena UNNES merupakan universitas negeri di Indonesia dalam naungan Kemendikbud yang bukan di bawah naungan Kemenag mendapatkan pengakuan dunia sebagai peringkat 1 dunia Islamic University. uniRank juga telah memberikan penilaian kepada UNNES sebagai universitas terbaik ke-11 di Indonesia atau 896 dunia secara global, adapun untuk subjek islamic university, UNNES menempati ranking 1 di indonesia dan 1 dunia sebuah pencapaian reputasi internasional yang membanggakan Indonesia,” kata Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) tersebut menyampaikan, UNNES merupakan universitas negeri yang memiliki visi sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi international. UNNES selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama dalam menjalankan tri darma perguruan tinggi.

“Secara kelembagaan UNNES merupakan universitas negeri yang terus berupaya menerapkan nilai-nilai dan budaya religius dengan mengedepankan nilai karakter, perdamaian, dan kasih sayang. UNNES kurang lebih terdiri atas 35 ribu mahasiswa dengan mayoritas muslim dan memiliki pendidikan agama dan nilai karakter yang bagus. Hal ini menjadi bukti bahwa UNNES memiliki reputasi sebagai universitas yang menerapkan nilai-nilai agama dan diakui oleh dunia,” terang Profesor Sosiolinguistik.

uniRank merupakan pemeringkatan universitas berdasarkan popularitas website. Sejak tahun 2005, uniRank merilis sekitar 12.358 universitas dari 200 negara yang menilai berdasarkan algoritma 5 metrik yang independen dan tidak bias bersumber dari 5 web intelligence. Sesuai keterangan pada lamannya, uniRank merupakan direktori dan alat pencari pendidikan tinggi Internasional terkemuka yang menampilkan ulasan dan peringkat.

Ketua Badan Penjaminan Mutu UNNES Agung Yulianto SPd MSi menyampaikan beberapa poin pokok sebagai dasar penilaian uniRank terhadap lembaga-lembaga pendidikan tinggi.

“Sesuai rilis uniRank, poin pokok dan dasar pemeringkatan diantaranya perguruan tinggi terakreditasi oleh BAN PT, perguruan tinggi menyediakan pendidikan mulai sarjana, magister, dan doktoral, perguruan tinggi melaksanakan pendidikan tatap muka (tradisional) dengan fasilitas gedung yang memadai. Pemeringkatan menggunakan uniRank University Rangking yang sudah terdaftar sebagai Global University Ranking oleh IREG Observatory on Academic Rangking and excellence. Penilaian kinerja reputasi website perguruan tinggi menggunakan sistem algoritma yang di gunakan berdasarkan pada 5 website netral dan independen yang diekstraksi yakni Moz domain Authority, Alexa global Rank, Similar Web Global Rank, Majestic Reffering Domains dan Majestic Trust Flow,” Jelas Agung Yuliyanto.

Berikut Top 10 Islamic Universities in The World versi 4ICU
1. Universitas Negeri Semarang
2. Universitas Muhammadiyah Malang
3. Umm Al-Qura University
4. Cairo University
5. Universitas Muhammadiyah Surakarta
6. Universiti Islam Antarabangsa Malaysia
7. Shahid Beheshti University of Medical Sciences
8. Iran University of Science and Technology
9. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
10. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Bayu Setiaji – Student Staff


Penulis: Dwi Hermawan

Delegasi Mahasiswa UNNES Raih Gold Medal

Jumat, 11 September 2020 | 7:23 WIB


Delegasi Mahasiswa UNNES Raih Gold Medal

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan delegasinya dalam Event Kompetisi Penemuan dan Inovasi Internasional “Sahasak Nimavum” Sri Lanka 2020.

Delegasi tersebut yakni mahasiswa Fakultas Teknik (FT) UNNES Afif Aliyfia Alfian jurusan Pendidikan Teknik Elektro (PTE), Andaru Nugrahanto (PTE) dan Rozanio Yazid Fadillah (PTE) berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Rahayu Lestari jurusan Pendikina Akuntasi dan Natasya Ayu Salsabilla mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra jurusan Sastra Inggris yang menghasilkan Gold Medal untuk UNNES.

Acara yang diselenggarakan berlangsung secara Daring pada Bulan Agustus tahun 2020.

Utomo ST MT selaku dosen pembimbing menyampaikan apresiasi prestasi yang diraih mahasiswa.

Lebih lanjut, Aryo Baskoro mengatakan perolehan mendali emas ini merupakan awal yang sangat baik untuk UNNES dan mahasiswa.


Penulis: Fauzan

Konfigurasi Papermob Virtual Dalam Serangkaian PPAK FT UNNES 2020 Cetak Rekor MURI

Rabu, 9 September 2020 | 18:32 WIB


Konfigurasi Papermob Virtual Dalam Serangkaian PPAK FT UNNES 2020 Cetak Rekor MURI

Pandemi Covid-19 menjadikan seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang dibatasi, tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah kegiatan penyambutan mahasiswa baru tahun 2020 yang harus dilaksanakan secara daring dari rumah masing-masing melalui aplikasi video conference.

Penyambutan mahasiswa baru secara daring tidak menyurutkan semangat civitas akademika Universitas Negeri Semarang (UNNES). Justru Program Pengenalan Akademik Dan Kemahasiswaan (PPAK) Fakultas Teknik UNNES tahun ini menyajikan sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PPAK Fakultas Teknik UNNES 2020 membuat suatu inovasi yang membuat UNNES semakin unggul diantara universitas-universitas lain di Indonesia dengan mempersembahkan “Konfigurasi Papermob Virtual Pertama di Dunia”.

“Konfigurasi papermob virtual ini diadaptasi dari kondisi lingkungan social masyarakat Indonesia yang terjadi di tahun 2020,” ujar panitia. Konfigurasi papermob virtual pertama tersebut telah mendapatkan apresiasi dari lembaga Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) setelah melalui proses verifikasi dan administrasi, melalui surat keputusan yang diterima pada tanggal 4 September 2020. Dan untuk proses penganugerahan akan dilaksanakan pada tanggal 13 September 2020 dalam acara PPAK FT UNNES 2020.

Pembuatan papermob virtual kali ini melibatkan 1000 mahasiswa baru fakultas teknik tahun 2020 yang disebut sebagai Laskar Arutala. Karya ini memberikan pesan moral kepada masyarakat untuk menjaga diri dan keluarga di tengah pandemi COVID-19. Selain itu karya ini juga harapannya bisa menjadi penyambung aspirasi masyarakat Indonesia sebagai hadiah HUT RI ke – 75 dimana usia kemerdekaan bangsa Indonesia sudah mencapai 75 tahun.

Bayu Setiaji – Student Staff


Penulis: Sihono

963 Mahasiswa Ikuti Wisuda Daring, UNNES Persembahkan SDM Unggul Untuk Indonesia Maju

Rabu, 9 September 2020 | 12:25 WIB


963 Mahasiswa Ikuti Wisuda Daring, UNNES Persembahkan SDM Unggul Untuk Indonesia Maju

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan wisuda ke 103 secara daring. Rabu (9/8). Hal ini dilakukan agar mencegah penularan Covid-19.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat kepada wisudawan, dan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayai untuk menjadi tempat pendidikan menyemai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

“Atas nama Lembaga UNNES, pada kesempatan yang mulia dan bahagia ini, saya mengucapkan Selamat dan Sukses kepada para wisudawan atas keberhasilan Saudara menyelesaikan serangkaian proses akademik di UNNES, Rumah Ilmu Pengembang Peradaban. Selain itu saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para orang tua masyarakat, yang diberikan kepada UNNES untuk menjadi tempat pendidikn menyemai ilmu pengetahuan, teknologi, seni dengan memegang teguh etika dan marwah akademik untuk menumbuhkan tunas-tunas kepemimpinan baru,” kata Prof Fathur.

Prof Fathur dalam sambutanya menyampaikan, UNNES selalu mempersembahkan kepada Indonesia Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berkarakter yang telah siap menatap masa depan dengan penuh integritas.

“Sebagai sebuah Institusi Pendidikan Tinggi, UNNES telah menyiapkan para lulusannya dengan menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring pohon kepemimpinan, menghadapi terpaan badai, serta menyemai tunas kepemimpinan baru. Prinsip ini disemaikan, ditanam, serta ditumbuhkan di kampus UNNES Rumah Ilmu agar buahnya dapat dipetik dan dirasakan oleh masyarakat untuk menjadi SDM Unggul,” Kata Prof Fathur.

Selain itu, UNNES berkomitmen kuat menghadirkan berbagai lompatan-lompatan inovasi yang dapat menghasilkan SDM Unggul yang mampu berkiprah dan berkontribusi pada era disrupsi.

Menurutnya, SDM Unggul tak sekadar meraih gelar. Seseorang harus memiliki multikecakapan sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan.

“seseorang harus bertumbuh dan beradaptasi sesuai dengan kebutuhan zaman dengan meiliki kompetensi, mampu bekerja sama, selalu berinovasi, menguasai IT, berjiwa entrepreneur, dan berwawasan global,” Ujar Prof Fathur.

Lebih lanjut, Rektor memberi pesan wisudawan dapat menampilkan diri sebagai pribadi yang berprestasi dan berkarakter dengan berbekal Ipteks yang telah diperoleh selama kuliah di UNNES.

Hadir secara virtual Mayjend (Purn) TNI Dr Arief Rachman MD Duta Besar KBRI Kabul Afghanistan dan Drs Eko Hartono MPP Konsul Jenderal Republik Indonesia KJRI Jeddah Kerajaan Arab Saudi untuk memberikan motivasi serta inspirasi kepada wisudawan UNNES.

Mayjend (Purn) TNI Dr Arief Rachman menyampaikan tantangan dunia kerja di era pandemi Covid 19 semakin berat untuk itu perlu penguatan kapasitas dan kompetensi, adaptif, kreatif dan inovatif untuk mencapai kesuksesan. Menurutnya di era digital ini perlu adanya peningkatan digital main set yang tepat dan akurat.

Drs Eko Hartono MPP dalam pidato inspiratifnya menekankan keberhasilan seseorang ditentukan soft skill yang dimiliki, cara berpikir, memotivasi diri sendiri, dan bekerja keras.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt melaporkan Wisudawan yang dikukuhkan dengan gelar ahli madya, sarjana, profesi, magister, serta doktor sebanyak 936 berasal dari delapan fakultas dan pascasarjana yang terbagi 6 Doktor, 78 Magister, 1 Profesi, 866 Sarjana, 12 Diploma.

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi lulusan S3 dan S2 sebesar 4,00; lulusan profesi sebesar 3,25; lulusan S1 sebesar 3,95; dan lulusan D3 sebesar 3,71.


Penulis: Fauzan

Peringati Haornas 2020, Rektor UNNES: Tingkatkan Imunitas Melalui Olahraga Teratur

Rabu, 9 September 2020 | 11:23 WIB


Peringati Haornas 2020, Rektor UNNES: Tingkatkan Imunitas Melalui Olahraga Teratur

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat Hari Olahraga Nasional atau Haornas tahun 2020 kepada para atlet, sivitas akademika UNNES, dan seluruh masyarakat Indonesia.

“Ini merupakan momentum yang tak biasa bagi sejarah keolahragaan di Indonesia. Saat ini kita berada di tengah pandemi Covid-19 yang memaksa kita untuk lebih banyak beraktivitas dari rumah. Meski demikian, kita tidak boleh menyerah dan putus asa. Mari dalam suasana Hari Olahraga Nasional tahun 2020 ini, kita ciptakan kebiasaan baru yang lebih positif, kebiasaan baru yang lebih produktif dengan membiasakan diri berolahraga secara teratur untuk meningkatkan imunitas dan  menjaga kesehatan,” ajak Rektor.

Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yang hobi bermain tenis itu menekankan pentingnya untuk tetap aktif bergerak agar tetap sehat.

Dalam nuansa Haornas 2020 yang jatuh pada Rabu 9 September 2020 itu, Prof Fathur berharap Haornas mampu menjadi momentum persatuan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga kembali.

Menurutnya, kebiasan berolahraga secara teratur akan mampu meminimalisasi risiko penyakit jantung dan stroke. Selain itu, olahraga juga mampu meningkatkan kekuatan otot jantung dan menurunkan kadar tekanan darah sehingga berdampak baik bagi proses metabolisme tubuh.

Secara kelembagaan dilingkungan UNNES, kegiatan keolahragaan gencar digalakkan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES). Fakultas ini tidak hanya mencetak mahasiswa unggul dan bereputasi internasional, tetapi juga memiliki kepedulian kepada masyarakat. Salah satu bentuk kepedulian ini diwujudkan melalui program FIK Goes to Public (FGTP).

Selamat Hari Olahraga Nasional.


Penulis: Dwi Hermawan

Besok, UNNES Selenggarakan Wisuda Ke-103 Secara Daring

Selasa, 8 September 2020 | 14:56 WIB


Besok, UNNES Selenggarakan Wisuda Ke-103 Secara Daring

Besok pagi Rabu tanggal 8/09 Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan wisuda Ke-103 Tahun 2020 secara Daring.

Mereka yang diwisuda sejumlah 963 terdiri atas, 6 Program Doktor, 78 Program Megister, 1 Program Profesi, dan 869 Program Sarjana, dan 10 Program Diploma.

Lulusan terbaik Debora Tri Ragawanti Program studi Ilmu Pendidikan Bahasa S3 dengan IPK 4.00, Masyitah Ultari Asma Prodi Pendidikan Seni S2 dengan IPK 4.00, Baiti Rohmawati Prodi Pendidikan Kimia S1 dengan IPK 3.95, dan Nur Oktaviyani Program Studi Survei dan Pemetaan Wilayah D3 dengan IPK 3.71.


Penulis: Fauzan

LPPM UNNES Selenggarakan Webinar Konservasi Bahan Baku dan Olahan Tempe sebagai Pangan Fungsional

Selasa, 8 September 2020 | 11:58 WIB


LPPM UNNES Selenggarakan Webinar Konservasi Bahan Baku dan Olahan Tempe sebagai Pangan Fungsional

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Webinar Konservasi Bahan Baku dan Olahan Tempe sebagai Pangan Fungsional pada Sabtu (5/9).

Dalam webinar tersebut dijelaskan, pangan fungsional merupakan makanan/minuman mengandung senyawa bioaktif yang secara klinis terbukti dapat berdampak fisiologis bagi tubuh pengkonsumsinya. Mengkonsumsi pangan yang termasuk makanan/minuman fungsional saat ini telah menjadi trend dan “keharusan” baru dikalangan masyarakat di era pandemi saat ini.

Kegiatan yang dikemas dalam Webinar Seri 2 PUI Pangan Fungsional ini menghadirkan 4 (empat) narasumber yakni Rustono CEO Rusto Tempeh Jepang, Dosen FTP Universitas Gadjah Mada Dr Atris  Suyantohadi STP MT,  Dosen FBS Universitas Negeri Semarang Wandah Wibawanto SSn MDs, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM  Jawa Tengah Dra Ema Rachmawati MHum.

Dalam paparannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah Dra Ema Rachmawati MHum menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi dan UMKM telah mengeluarkan pelbagai kebijakan yang berpihak pada perajin /UMKM. Salah satunya adalah pelaksanaan kegiatan budidaya kedelai sebanyak 5 KUD dengan luas area 50Ha.

PUI Pangan Fungsional LPPM UNNES terus mendorong pengembangan makanan dari bahan baku lokal semacam ini yang bertujuan untuk dapat mempertahankan biodiversitas dan memelihara kearifan lokal untuk menjaga dan membangun kembali kebiasaan masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri.


Penulis: Dwi Hermawan

PKKMB Hari ke-2, UNNES Hadirkan Sejumlah Tokoh Nasional

Minggu, 6 September 2020 | 10:01 WIB


PKKMB Hari ke-2, UNNES Hadirkan Sejumlah Tokoh Nasional

Pelaksanaan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Semarang telah memasuki hari kedua sejak diselenggarakan kali pertama pada Sabtu, (5/9).

Dalam kegiatan hari kedua yang diselenggarakan pada Minggu (6/9) ini, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan pentingnya cara menumbuhkan benih kepemimpinan.

“Setidaknya ada lima hal yang perlu dilakukan untuk menumbuhkan benih-benih kepemimpinan yakni perbanyak syukur, sadar dengan adanya perubahan, berkomitmen, meningkatkan literasi dan kompetensi, dan bersikap partisipatif. Selain itu, kita juga harus membentuk keyakinan bahwa saya pemimpin, saya bertumbuh,” ungkap Prof Fathur.

Profesor Sosiolinguistik itu menambahkan, pentingnya menimba ilmu dengan baik dan benar bagi mahasiswa baru.

“Saya sepakat dengan pendapat Nelson Mandela yang menjelaskan pendidikan sebagai senjata paling ampuh yang dapat digunakan untuk mengubah dunia. Karena dengan pendidikan kita bisa mengubah dunia, kita bisa berkontribusi pada banyak hal. Jadi sebagai mahasiswa baru sangat penting untuk memperhatikan cara menimba ilmu dengan baik dan benar,” papar Prof Fathur.

Hadir memberikan motivasi kepada 8.532 mahasiswa baru UNNES, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) H Bambang Soesatyo SE MBA yang menyampaikan pentingnya menjadi pemimpin masa depan.

“Saya ucapkan selamat, kalian telah diterima di salah satu kampus ternama di Indonesia, UNNES. Gunakan kesempatan ini untuk terus berkembang. Mahasiswa UNNES harus menjadi pemimpin masa depan, penerima estafet kepemimpinan. Sebagai generasi muda, kalian harus mengedepankan pemikiran kritis dan open minded,” jelas Bambang Soesatyo SE MBA.

Selain Ketua MPR RI, Program PKKMB tahun 2020 juga menghadirkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah H Sukirman SS, Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Kepresidenan Dr Dany Amrul Ichdan SE MSc, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Belmawa Kemendikbud) Republik Indonesia Prof drh Aris Junaidi PhD, dan Penulis sekaligus Motivator Indra Sugiarto.


Penulis: Dwi Hermawan

Hijaukan Lingkungan, 8.532 Mahasiswa Baru UNNES Tanam Pohon Serentak

Sabtu, 5 September 2020 | 11:54 WIB


Hijaukan Lingkungan, 8.532 Mahasiswa Baru UNNES Tanam Pohon Serentak

Sebanyak 8.532 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penanaman pohon serentak dari daerah masing-masing dan sekaligus mendapatkan penghargaan Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID), Sabtu (5/9). Kegiatan yang disisipkan dalam Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) dilakukan agar mahasiswa memiliki kepedulian sejak dini dalam menjaga lingkungannya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, penanaman pohon adalah bagian dari bentuk pendidikan karakter agar mahasiswa memiliki kepedulian terhadap kelestarian.

Menurutnya, penanaman pohon oleh mahasiswa baru sudah dimulai sejak tahun 2010. Selain untuk tujuan pendidikan, penanaman pohon diharapkan berdampak langsung terhadap perbaikan kondisi lingkungan di daerah masing-masing.

“Kelestarian lingkungan adalah salah satu pilar kami sebagai universitas berwawasan konservasi. Selain konservasi lingkungan, pilar lainnya adalah konservasi seni dan budaya serta karakter,” katanya.

Menurut Fathur, mahasiswa UNNES harus memiliki kesadaran ekologis sejak dini. Mereka diharapkan jadi konservasi yang berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Pada tahun 2020 UNNES menerima mahasiswa melalui tiga jalur yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri (SM). Mereka berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Selain itu, tahun ini juga ada mahasiswa asing dari India, Kolombia, Turkmenistan, Pakistan, Gambia, dan Libya.

Seluruh mahasiswa baru dijadwlkan mengikuti kegiatan pengenalan kampus selama empat hari yaitu Sabtu-Minggu (5-6/9) dan Sabtu-Minggu (12-13/9).

Ketua Panitia PKKMB UNNES Dr Masrukhan menjelaskan, PKKMB dilakukan agar mahasiswa baru beradaptasi dengan cepat di perguruan tinggi.

Selain mendapatkan pengarahan seputar topik-topik kebangsaan, bela negara, selama PKKMB mereka juga diperkenalkan dengan aneka fasilitas pembelajaran daring UNNES yaitu Elena. Pasalnya, pada perkuliahan semester gasal ini pembelajaran masih dilaksanakan secara daring.


Penulis: Fauzan

Presma dan Wapresma BEM UNNES Ajak Mahasiswa Baru Jadi Insan Bijaksana dan Kritis

Sabtu, 5 September 2020 | 11:50 WIB


Presma dan Wapresma BEM  UNNES Ajak Mahasiswa Baru Jadi Insan Bijaksana dan Kritis

“Bersama kita mengarungi samudera ilmu yang tiada batasnya, untuk menjadi insan yang lebih bijaksana dan bermanfaat, Senantiasa kritis dan tiada henti berkontribusi untuk kemajuan bangsa ini.”

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Semarang (UNES) M Fajar Ahsanul Hakim dalam Kegiatan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Sabtu (5/9).

Selain itu, M Fajar Ahsanul menyampaikan hadirnya mahasiswa baru UNNES bagaikan seberkas sinar dari lentera harapan rakyat Indonesia.

“Selamat datang mahasiswa baru UNNES dan selamat mengarungi dunia pendidikan, dunia akademis di perguruan tinggi. Semangat membentuk diri untuk menjadi pemuda yang akan mewarnai peradaban di negeri ini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, UNNES menerima prestasi atas penyelngaraan rekot penanaman pohon secara daring pertama di Indonesia oleh mahasiswa baru UNNES angkatan 2020.

Saya mengucapkan, selamat datang mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang. Selamat mengarungi dunia pendidikan, dunia akademis di perguruan tinggi. Semangat membentuk diri untuk menjadi pemuda yang akan mewarnai peradaban di negeri ini.

Wakil Presiden Mahasiswa Didik Armansyah menyampaikan salam cinta dan perjuangan.

“Selamat datang abhinaya muda konservasi, hadirnya mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang bagaikan seberkas sinar dari lentera harapan rakyat Indonesia. Perlu kita ketahui bersama bahwa Indonesia merdeka karena adanya harapan yang kemudian diperjuangkan oleh pejuang kemerdekaan. Oleh karena itu sudah masanya kita senentiasa memperjuangkan harapan-harapan yang kita yakini itu akan membuat kita menjadi orang sukses,” ajak Didik

Didik Armansyah lebih lanjut menyampaikan, gerakan mahasiswa harus senada dengan Tridharma perguruan tinggi yakni; Pendidikan, Penelitian, Pengabdian. Didik mengajak, sebagai akademisi muda harus selalu aktif bergerak kepada kebaikan dan memerangi kedzaliman. Karena mahasiswa memiliki nalar kritis yang senantiasa akan membela kesejahterahan rakyat Indonesia secara general.

“Mari ambil peran bersama untuk UNNES dan Indonesia yang semakin mendunia,” pungkas Didik.


Penulis: Fauzan

FH UNNES Terjunkan 280 Mahasiswa ke 102 Instansi untuk Mengikuti Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum

Sabtu, 5 September 2020 | 1:01 WIB


FH UNNES Terjunkan 280 Mahasiswa ke  102 Instansi untuk Mengikuti  Pendidikan  dan Latihan Kemahiran Hukum

Dekan Fakultas Hukum UNNES, Dr Rodiyah SPd SH MSi menerjunkan 280 Mahasiswa ke 102 Instansi Mitra Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum seperti Pengadilan, Instansi Pemerintah maupun Pemerintah Daerah, hingga BUMN maupun Kantor Hukum. Jumat, 4/9

Penerjunan mahasiswa oleh Dekan didampingi 8 Pimpinan Fakultas Hukum dan 42 Dosen Pembimbing. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemahiran dan pengalaman mahasiswa dalam menerapkan ilmu hukum.

“Masa pandemi saat ini tidak menghalangi semangat mahasiswa untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan kemahiran hukum di Instansi Mitra. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kemahiran hukum harus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan dan mengutamakan kesehatan mahasiswa,”  kata  Dr Rodiyah didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Prof Dr Martitah.

Saat  memberikan arahan dan pembekalan kepada mahasiswa, Dekan FH berharap agar peserta dapat menjalankan Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum dengan baik, cerdas, berintegritas, disiplin dan selalu menjaga nama baik Lembaga.

“Mahasiswa Fakultas Hukum UNNES harus melaksanakan Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum dengan baik, cerdas, berintegritas, berpenampilan rapi, menjada disiplin dan selalu menjaga nama baik Universitas Negeri Semarang,” ajak Dekan FH.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gugus Kerjasama, PKL dan KKL yang terdiri dari Ketua Dr Rofi Wahanisa SH MH, sekretaris Bayangsari Wedhatami SH MH dan anggota Ayup Suran Ningsih SH LLM MH


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Bersama ANRI Tingkatan Kompetensi Arsiparis Melalui Menulis Karya Ilmiah

Sabtu, 5 September 2020 | 0:47 WIB


UNNES Bersama ANRI Tingkatan Kompetensi Arsiparis Melalui Menulis Karya Ilmiah

Banyak yang beranggapan bahwa profesi arsiparis hanya bisa menata arsip saja di depot arsip. Padahal, dalam kinerja arsiparis itu tidak cukup menata arsip. Tetapi juga, menyampaikan informasi kearsipan melalui menulis, salah satunya menulis karya ilmiah di jurnal nasional.

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kerjasama dalam hal karya ilmiah bagi arsiparis. Kedua lembaga tersebut melakukan kegiatan workshop daring dengan tema “Strategi Publikasi Ilmiah Kearsipan Menembus Jurnal Nasional”. Acara dilakukan pada Kamis (3/4) dengan 150 arsiparis dari arsiparis di Kementerian dan Perguruan Tinggi.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Deputi Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan ANRI Dr Andi Kasman SE MM,  Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sistem Kearsipan ANRI Drs Hilman Rosmana MHum, Koordinator Bidang Dinamis ANRI Dra Prihatni Wuryatmini MHum dan Koordinator Bidang Statis ANRI Dra Endang Radiyani MHum. Adapun yang hadir dari pihak UNNES adalah Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan, Dr  S Martono MSi.

Ada dua narasumber dalam workshop tersebut yaitu Agung Kuswantoro  SPd MPd yang menjabat sebagai Kepala UPT Kearsipan UNNES dan Dr Dhanang Respati Puguh MHum yang menjabat sebagai Ketua Departemen Sejarah UNDIP.

Agung Kuswantoro,  mengatakan bahwa arsiparis hendaknya menuliskan dari pekerjaan yang telah dilakukan. Banyak yang “digali” dari seorang arsiparis. Misal, pengelolaan arsip dinamis, pengelolaan arsip statis, penanganan surat-masuk, proses perawatan arsip, proses penyusunan arsip, dan hal lainnya yang berkaitan dengan arsip.

“Kelebihan arsiparis adalah “kuat” dari segi praktek. Untuk melengkapi kelemahan diri seorang arsiparis, bisa dilakukan kerjasama dengan dosen dalam membuat karya tulis ilmiah. Dosen “kuat” dalam segi teori kearsipan, sedangkan arsiparis “kuat” dalam segi praktek kearsipan. “Perkawinan” kedua profesi ini bisa menghasilkan artikel ilmiah yang berbobot”, ujar Agung Kuswantoro.

Dr Dhanang Respati Puguh MHum memaparkan manajemen jurnal. Pengelolaan jurnal yang bertema kearsipan harus dipahami dulu kaidah selingkungnya. Pengelola jurnal harus memberikan keyakinan kepada penulis mengenai artikel yang telah dikirimnya untuk diberikan suatu penghargaan. Dibaca, direview, dan dipublish adalah salah satu bentuk apresiasi pengelola jurnal.

Usai acara dan tanya jawab usai dilanjutkan dengan selayang pandang jurnal arsip yang dikelola oleh ANRI.

Harapan dari workshop ini adalah peserta dapat menuliskan pemikiran dan hasil penelitian tentang kearsipan lalu dikirim sebuah jurnal nasional.

Peserta sangat antusias sekali. Hal ini dilihat banyaknya pertanyaan yang bersifat praktek, pemikiran, konsep, dan strategi agar suatu artikel bisa tembus ke jurnal nasional.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Ketua DWP Mengukuhkan DWP Sub Unit Di Lingkungan UNNES

Jumat, 4 September 2020 | 12:34 WIB


Ketua DWP  Mengukuhkan  DWP Sub Unit Di Lingkungan UNNES

Ketua Dharma Wanita Persatuan UNNES Ny Hj Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPd mengharapkan  bisa semakin mensejahterakan anggotanya dan menjadi garda terdepan dalam berbagai masalah wanita, baik dalam lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Ny Hj Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPd  saat Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DWP Sub Unit di Lingkungan UNNES, yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom dengan periode masa bhakti 2020 sd 2024, Jumat,4/9.

Ditambahkan dalam sambutannya Ketua DWP UNNES menyampaikan bahwa peran istri dari ASN melalui Organisasi Masyarakat Dharma Wanita sangat penting untuk menyokong Pembangunan nasional secara umum dan mendukung program – program Universitas, dan yang terpenting tanggung jawab terbesar pengurus adalah memberdayakan istri-istri ASN untuk mendukung suami menjalankan tugasnya di institusi Universitas supaya lebih baik lagi,imbuhnya.

Dalam acara pengukuhan DWP Sub Unit se Unnes terdiri dari 9 sub yaitu Sub Unit Kantor Pusat dipimpin oleh  Ny Karniti S Martono,Sub Unit FIP dipimpin Ny Erli Setiyaningsih Edy Purwanto SPd, Sub Unit FBS dipimpin Ny Indira Gustiar Hendi Pratama SS SH MKn Dp, Sub Unit FIS dipimpin Ny. Dra. Anie Murwati, Sub Unit FMIPA dipimpin Ny Fahmiyani Susana B Sugianto ST, Sub Unit FT dipimpin  Ny dr Sri Hastuti Nur Qudus, Sub Unit FIK dipimpin Ny Raras Sari Ajiningsih Taufiq Hidayah, Sub Unit FH dipimpin Ny. Kristina Wulansari Tri Sulistiyono SSi dan terakhir Sub Unit FE dipimpin Dra Umi Zubaidah Heriyanto SPd.


Penulis: Landa Akbarta

Tiga Perguruan Tinggi Tandatangani Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar

Selasa, 1 September 2020 | 14:07 WIB


Tiga Perguruan Tinggi Tandatangani Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar

Perguruan tinggi semakin dituntut untuk dapat melakukan kolaborasi riset dan pengembangan kapasitas, guna mensukseskan penyelenggaraan program Kementerian Pendidikan Kebudayaaan (Kemendikbud) Kampus Merdeka: Merdeka Belajar.

Untuk itu, dalam rangka mewujudkan Kampus Merdeka tiga perguruan tinggi di Jawa tengah yakni Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) melakukan penandatangan nota kesepahaman secara tatap maya melalui aplikasi Zoom, Selasa (1/9).

Nota kesepahaman ditandatangi oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum, Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho SH MHum, Rektor UNSOED Prof Dr Ir Suwarto MS.

Nota kesepahaman ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan program merdeka belajar di kampus merdeka, pelatihan, magang, seminar/konferensi, dan lokakarya.

Selain itu, Kerja sama di bidang penelitian mencakup penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).

Dalam sambutanya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, penandatanganan kerja sama ini bukan hanya sebagai kemitraan, tetapi persahabatan yang saling merekat di dalam kapasitas perguruan tinggi bereputasi dunia.

“Terima kasih untuk Pak Rektor UNS dan Pak Rektor Unsoed yang sudah berkenan melakukan penandatangan MoU. Kerjasama ini sekaligus meneguhkan secara kelembagaan dan persahabatan dalam implementasi kaspasitas perguruan tinggi”, jelas Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur berharap kerja sama ini dapat menghilirkan Tridharma perguruan tinggi dan menjadi penguat penyelenggaraan program kampus merdeka dan merdeka belajar.

“Semoga kerjasama ini akan memberikan dampak positif bagi penguatan perguruan tinggi masing-masing dan dapat memberikan kontribusi untuk Jawa tengah, dan untuk Indonesia Maju,” tutup Prof Fathur.


Penulis: Fauzan

Juara 1 Esai Nasional Civil Fest 2020

Senin, 31 Agustus 2020 | 14:32 WIB


Juara 1 Esai Nasional Civil Fest 2020

Milhan Hakim (5111417064) Mahasiswa Teknik Sipil 2017 Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang telah berhasil meraih JUARA 1 dalam Lomba Essai Nasional Civil Fest 2020 Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh HIMATESI FT Universitas Jambi pada Tanggal 6 Agustus 2020.

Mengangkat tema “Semangat Berkarya Generasi Muda dalam Membangun Negeri”, kompetisi ini diikuti oleh tim yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Milhan Hakim berhasil mendapatkan Juara 1, sedangkan untuk juara 2 diraih Universitas Islam Sumatra Utara dan 3 diraih oleh tim yang berasal dari Universitas Malikussaleh, Aceh.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik, Dr Wirawan Sumbodo MT menyambut baik dan mengapresiasi atas capaian yang telah diraih tersebut. Harapannya, tradisi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga memicu mahasiswa lainnya untuk berprestasi sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing.


Penulis: Fauzan

UNNES Memiliki Anggota Dewan Pengawas Baru

Jumat, 28 Agustus 2020 | 16:03 WIB


UNNES Memiliki Anggota Dewan Pengawas Baru

Universitas Negeri Semarang (UNNES) memiliki anggota Dewan Pengawas baru dari unsur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan di bacakan Surat Keputusan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr S Martono MSi secara daring melalui aplikasi Zoom, Jumat 28/8.

Hadir dalam acara tersebut adalah Rektor UNNES Prof  Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor  bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, dan Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr  Hendi Pratama  SPd MA serta jajaran Dekan, Kepala Lembaga dan Ketua Badan se UNNES.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 64751/MPK/RHS/KP/2020 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Pengawas pada Universitas Negeri Semarang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Memutuskan Memberhentikan  Agus Puji Prasetyono dari unsur Kemenristekdikti, Muhson dari unsur Kemenkeu, Subiakto Tjakrawardaya dari unsur Tenaga Ahli sebagai anggota Dewan Pengawas periode 24 Agustus 2016 sampai dengan 24 Agustus 2021 pada Universitas Negeri Semarang disertai ucapan terimakasih atas pengabdian dan jasanya selama menjalankan tugas.

Selanjutnya Mengangkat  Totok Suprayitno  dari unsur Kemendikbud, Muhson dari unsur Kemenkeu, Subiakto Tjakrawardaya dari unsur Tenaga Ahli sebagai anggota Dewan Pengawas pada Universitas Negeri Semarang meneruskan sisa  masa jabatan sampai periode 24 Agustus 2021.


Penulis: Landa Akbarta

Tempat Pengolahan Sampah UNNES Diresmikan

Jumat, 28 Agustus 2020 | 13:43 WIB


Tempat Pengolahan Sampah UNNES Diresmikan

Indonesia termasuk ke dalam 10 besar Negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Hal ini tidak menutup kemungkinan menimbulkan produksi sampah  melimpah dan keterbatasan tempat penampungannya. UNNES sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki  Visi Unversitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi International memiliki komitmen untuk melakukan pengelolaan sampah dan memanfaatkanya.  UNNES telah melakukan pembangunan tempat pengelolaan sampah sejak tahun 2019.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr S Martono MSi didampingi PLT Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Dr. Hendi Pratama MA meresmikan fasilitas pengolahan sampah UNNES di Banaran, Kec. Gunungpati, Semarang, Jumat (28/8).

Perencanaan pengolahan sampah UNNES merupakan kolaborasi antara UNNES dan PT. ALSTA (Altar Sarwahita Abhipraya) selama 5 tahun kedepan dengan klausal perpanjangan.

Dr. S Martono menyampaikan, dengan adanya pengolaan sampah di UNNES ini, akan mendukung UNNES sebagai kampus konservasi. Sampah  yang berada di kampus UNNES dikelola untuk menghasilkan  kompos dan magot.

“Kita juga sedang merencanakan pengolahan sampah menjadi briket batu bara, butir plastik sebagai campuran paving, dan campuran beton aspal,” terang Dr Martono.

Lebih lanjut Dr S Martono menambahkan, pengolahan sampah di UNNES menggunakan kolaborasi listrik tenaga surya, diesel, dan PLN.

“Jadi kita tidak akan berhenti mengolah sampah karena sumber daya listrik akan selalu ada,” kata Dr Martono.


Penulis: Lintang Hakim

Dosen dan Tendik Terima SK Pangkat dan Jabatan, Rektor: Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Pekerjaan

Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:27 WIB


Dosen dan Tendik Terima SK Pangkat dan Jabatan, Rektor: Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Pekerjaan

Pengelolaan sebuah institusi pendidikan membutuhkan prinsip untuk menjaga kesehatan organisasinya. Dalam hal ini, kesehatan organisasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) terletak pada peningkatan SDM dan Tata kelola keuangan, dan asetnya.

Hal tersebut yang disampaikan oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat dan Jabatan secara virtual, Rabu (27/08).

Beliau juga berpesan kepada tendik untuk meningkatkan layanan dalam hal pelaksanaan program kerja, pemenuhan target serapan anggaran, dan ketepatan waktu dalam penyampaian laporan kerja.

Lebih lanjut, bagi para dosen diharapkan dapat menjunjung tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK) UNNES Dr Sutikno MSi melaporkan terdapat 29 Tendik dan 35 dosen yang menerima SK Asisten ahli, Lektor, Lektor Kepala, diantaranya 3 Profesor yang naik pangkat.


Penulis: Fauzan

Dukung Indonesia Maju, FIS UNNES Selenggarakan Webinar Penyiapan SDM Unggul

Kamis, 27 Agustus 2020 | 9:10 WIB


Dukung Indonesia Maju, FIS UNNES Selenggarakan Webinar Penyiapan SDM Unggul

Daya saing bangsa menjadi isu global yang tidak pudar meskipun di masa pandemik Covid-19 seperti saat ini. Komitmen Indonesia untuk menjadi negara yang maju perlu disambut baik melalui berbagai bentuk dukungan. Perguruan Tinggi memiliki peran strategis dalam penyiapan sumber daya manusia yang unggul dengan semangat Tri Darma.
Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Web Seminar dengan Tema “Mewujudkan SDM Unggul untuk Memajukan Masyarakat Indonesia di Era Adaptasi Kebiasaan Baru” pada Rabu (26/8) melalui aplikasi jejaring sosial berbasis internet. Kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta yang berbasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Seminar ini menghadirkan narasumber dengan kompetensi serta reputasi yang sudah teruji di masing-masing bidang, yakni Prof Dr Cecep Darmawan SPd SIP MH MSi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Dr Komarudin MSi Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus Ketua Umum HISPISI, Dr Teguh Hadi Prayitno MM MHum MH Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Jateng, dan Dr Moh Solehatul Mustofa MA Dekan FIS UNNES. Kegiatan ini dipandu oleh Prof Dr Wasino MHum Wakil Dekan Bid Akademik FIS UNNES.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri MSi Akt mengungkapkan era pandemik haruslah dihadapi secara optimis. Ia mengatakan hal demikian sebagai momentum untuk semakin produktif sebab Indonesia adalah bangsa yang berlimpah anugrah dari Tuhan YME.

“Segenap warga UNNES dan masyarakat pada umumnya haruslah berkolaborasi dalam menghadapi tantangan di era pandmik Covid-19”, tandasnya.

Prof Cecep Darmawan menilai bahwa pendidikan adalah sektor yang mampu mengakselerasi kemajuan sektor lain dan perlu dilakukan reformasi regulasi dalam sistem pendidikan nasional.

“Pendidikan merupakan faktor determinan yang akan menimbulkan efek domino positif terhadap berbagai tatanan aspek kehidupan,” ucap Prof Cecep.
Ia menyatakan perlu adanya rancangan undang-undang sistem pendidikan nasional dengan model omnibus law. Menurutnya, hal demikian dilakukan dalam rangka menghasilkan SDM yang lebih berkualitas.

“Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan warga negara yang baik yang dapat mendukung terciptanya good governance. Pemerintahan yang baik menjadi modal utama untuk mewujudkan negara yang sejahtera (welfare state)”, pungkasnya.

Dr Komarudin menyoroti pentingnya merdeka belajar dalam rangka mewujudkan generasi muda yang kompetitif dan berkepribadian.

“Dalam era digital saat ini, masyarakat global harus siap berkompetisi dalam berbagai kancah terlebih lagi dunia sedang dihadapkan pada tantangan masa depan dengan adanya Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Perlu adanya kerja sama yang sinergis antara perguruan tinggi, pemerintah dan penyedia lapangan kerja untuk menunjang suksesnya merdeka belajar”, imbuhnya.

Praktisi media dan akademisi Dr Teguh Hadi Prayitno mencermati perlunya generasi muda mengembangkan soft skill dalam menjawab tantangan zaman agar mereka lebih kompetitf dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Di era informasi saat ini, generasi muda perlu membekali diri pula dengan kompetensi literasi media yang baik. Hal tersebut dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta kehati-hatian mengingat maraknya informasi/pemberitaan melalui media. Sehubungan dengan mewujudkan SDM yang unggul, wartawan senior nasional tersebut mengungkapkan kejujuran adalah kunci utama mewujudkan Indonesia maju di era Industri 4.0.

“Selain kejujuran, kita juga perlu menghadirkan keteladanan yang baik bagi generasi penerus sebagai warisan peradaban yang sangat berharga”, tuturnya.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES sekaligus pemerhati kewirausahaan melihat bahwa entrepreneurship adalah jalan keluar untuk ketidakseimbangan masyarakat yang cenderung terkonsetrasi pada lapangan kerja yang sudah banyak diperebutkan oleh banyak kalangan.

Menurutnya, kunci sukses kewirausahaan terletak pada keberanian mengambil risiko, kreativitas, adanya motivasi berprestasi serta semangat inovasi. Kewirausahaan dapat memberi kontribusi yang besar bagi terwujudkan bangsa yang maju melalui penyiapan SDM yang unggul. “Manusia yang unggul adalah modal penting untuk mewujudkan Indonesia Maju, dengan demikian pendidikan kewirausahaan perlu optimalkan”, pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Bumikan Strategi Kepemimpinan Bertumbuh di Universitas Pancasakti

Rabu, 26 Agustus 2020 | 21:15 WIB


Bumikan Strategi Kepemimpinan Bertumbuh di Universitas Pancasakti

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi narasumber pada Workshop Kepemimpinan Bertumbuh di Universitas Pancasakti (UPS), Tegal, Rabu (26/8).

Dalam kegiatan bertema “Impresi Pemimpin yang Berkarakter, Berbagi, dan Menginspirasi bagi Lembaga” itu, Prof Fathur menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi oleh Perguruan Tinggi di era disrupsi.

“Tantangan akan selalu ada untuk memacu semangat dan usaha kita. Bagi Perguruan Tinggi, tantangan di era disrupsi meliputi revolusi industri 4.0, daya saing global, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa, dan pembangunan karakter generasi muda,” jelas Prof Fathur.

Profesor bidang Sosiolinguistik itu berpesan, di era disrupsi universitas dibangun bukan dengan kekuatan, melainkan kepercayaan dan kecepatan bergerak menggapai visi besar.

Turut hadir Rektor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal yang juga merupakan mantan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES Prof Dr Fakhruddin MPd.

Prof Fakhruddin dan segenap civitas academica Universitas Pancasakti menyambut baik penyelenggaraan workshop tersebut.

Menurut Prof Fakhruddin, UNNES dan UPS memiliki kedekatan emosional sehingga mampu menjalin hubungan kerjasama kelembagaan yang baik dan bermanfaat, baik bagi kedua lembaga maupun bagi masyarakat.


Penulis: Dwi Hermawan

UNNES Dukung Program TemanKIP

Selasa, 25 Agustus 2020 | 13:11 WIB


UNNES Dukung Program TemanKIP

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendukung program Teman Kartu Indonesia Pintar (KIP-Kuliah).

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengungkapkan, UNNES siap berkolaborasi dalam menjalankan program tersebut.

“Kami siap berkolaborasi dengan Teman KIP-K, agar calon mahasiswa dapat melanjutkan kuliah tanpa kesulitan biaya,” ucap Prof Fathur.

Menurut Prof Fathur, Teman KIP-Kuliah merupakan program strategis yang dapat membantu proses sosialisasi, mempermudah proses pendampingan dan mempersingkat proses penyelesaian hambatan sehingga KIP-Kuliah dapat diterima oleh masyarakat yang berhak dan merata, Selasa(25/8).

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Aminuddin Maruf menyampaikan dalam pelaksanaan program, teman KIP akan membentuk relawan di tingkat Universitas yang berkordinasi dengan kordinator wilayah dan korinator Nasional teman KIP berperan untuk mengawal kebijakan KIP-Kuliah agar tepat sasaran.

Diketahui, jumlah kuota KIP-Kuliah UNNES yakni 1784 yang tersebar jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri.

 


Penulis: Fauzan

UNNES Unggul dalam Pembelajaran, FMIPA Diharap Jadi Pelopor Menuju Research University

Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:30 WIB


UNNES Unggul dalam Pembelajaran, FMIPA Diharap Jadi Pelopor Menuju Research University

Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Universitas Negeri Semarang (UNNES) memiliki keunggulan dalam bidang pembelajaran. Hal itu telah diakui luas karena dosen-dosennya memiliki pengetahuan mumpuni dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pendidikan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak seluruh dosen mempertahankan keunggulan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan mengembangkan inovasi pembelajaran.

Hal itu disampaikan dalam acara silaturahmi daring Rektor bersama dosen dan tenaga kependidikan FMIPA, Selasa (25/8).

“Kita harus pertahankan keunggulan itu. Kita kembangkan pembelajaran inovatif dengan mengoptimalkan berbagai media yang ada,” kata profesor sosiolinguistik itu.

Bersama dengan itu, Unnes juga sedang beranjak menjadi reserch university.  Untuk mewujudkan itu, Rektor berharap FMIPA menjadi pelopor.

Sebab, FMIPA dinilai memiliki kapasitas paling baik dalam bidang penelitian. Selain memiliki sumber daya manusia unggul, FMIPA juga memiliki produktivitas dalam penelitian dan publikasi.

“Karena itu, dalam situasi seperti ini mari kita prioritaskan dua hal yaitu kesehatan dan produktivitas, dan jangan lupa bahagia” katanya.

Dekan FMIPA Dr Sugianto MSi menyampaikan, meski dalam situasi pandemi ada sejumlah kemajuan yang diraih FMIPA. Salah satunya adalah FMIPA merupakan yang terbanyak yang PKM-nya didanai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Semoga mereka juga bisa lolos Pimnas dan mendapatkan emas,” katanya.


Penulis: Rahmat Petuguran

Implementasikan Program Kampus Merdeka, FIP Tandatangani MoA dengan Disdik Kota Semarang

Senin, 24 Agustus 2020 | 9:34 WIB


Implementasikan Program Kampus Merdeka, FIP Tandatangani MoA dengan Disdik Kota Semarang

Dalam upaya meimplementasikan pelaksaan kebijakan program Merdeka Belajar- Kampus Merdeka, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan Memorandum of Agrement (MoA) dengan dinas pendidikan kota semarang Rumah Duta Revolusi Mental (RDRM).

Kerjasama ini bertujuan tuntuk mendukung pelaksanaan kebijakan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Selasa (19/8).

Dekan FIP Drs Dr Edy Purwanto MSi menyampaikan pentingnya kerjasama ini sebagai upaya peningkatan tri dharma perguruan tinggi. Harapanya kerja sama ini dapat mewujudkan pelaksaan kebijakan program Merdeka Belajar dan meningkatkan kompetensi  menghadapi era transformasi digital.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri SH MM menyampaikan kerjasama ini sebagai upaya melakukan berbagai terobosan melalui kerjasama simbiosis untuk berinovasi dalam pengelolaan pembelajaran. Sehingga diharapkan akan muncul Sumber Daya Manusia yang berkualitas.


Penulis: Fauzan

Rektor Universitas Jember, UNNES Sumber Belajar PK BLU

Jumat, 21 Agustus 2020 | 14:29 WIB


Rektor Universitas Jember, UNNES Sumber Belajar PK BLU

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerima kunjungan Rektor Universitas Jember (UNEJ) Dr Ir Iwan Taruna MEng beserta rombongan di Balairung Hotel Ciputra Semarang, Jumat (21/8).

Acara berupa Penandatanganan MoU antara UNNES UNEJ dan Forum Grup Discussion  tentang Pengelolaan Keuangan dan Managemen Kampus Badan Layanan Umum (BLU).

Rektor UNEJ Dalam sambutanya menyampaikan bahwa UNEJ sebagai kampus Satker ingin belajar banyak dari UNNES agar bisa menjadi kampus PKBLU, Kampus Konservasi ini kurang lebih 12 tahun menjadi PK BLU tentunya banyak pengalaman berharga  yang dapat dibagikan kepada UNEJ.

Rombongan terdiri atas Wakil Rektor, Kabiro dan Tim Satgas Task Force  BLU UNEJ.

Prof Dr Fathur Rokhman MHum  selaku pembicara dalam Forum Group Discussion  juga menegaskan bahwa proses UNNES menjadi PK BLU penuh tantangan dan hambatan, perlu adanya jiwa Kepemimpinan yang kuat untuk menahan hantaman badai yang  datang baik dari luar maupun dari dalam.

Prof Fathur Rokhman didampingi juga oleh Wakil Rektor, Ketua BPB, TIM Remunerasi  dan Dekan Fakultas Hukum UNNES menjelaskan bahwa PK BLU UNNES menjadi sarana peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan disamping UNNES juga akan mempersiapkan diri menjadi Kampus PTNBH, imbuhnya.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi antar Wakil Rektor, Tim Remunerasi dan Task Force PK BLU UNEJ UNNES.


Penulis: Landa Akbarta

FMIPA UNNES Bersama Oracle Academy Fasilitasi Dosen Mendapatkan Sertifikasi Kompetensi

Kamis, 20 Agustus 2020 | 18:35 WIB


FMIPA UNNES Bersama Oracle Academy Fasilitasi Dosen Mendapatkan Sertifikasi Kompetensi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat ini menyelenggarakan kegiatan Java Fundamental Virtual Class Training of Trainer (ToT).

Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama dengan Oracle Academy, sebuah institusi pendidikan yang bergerak dibidang piranti lunak dengan produk database dan programming, yang berpusat di Redwood City, California. Kegiatan ToT yang sedianya dilaksanakan secara tatap muka pada bulan Maret 2020, akhirnya diundur menjadi tanggal 18 Agustus – 2 September 2020 dengan mode daring karena adanya pandemic COVID-19.

Ketua Panitia, Riza Arifudin SPd MCs dalam laporannya, menyampaikan bahwa kegiatan ToT ini diikuti oleh 35 dosen dari 14 perguruan tinggi, yaitu 16 dosen dari FMIPA UNNES, 2 dosen dari FT UNNES dan 17 dosen dari Luar UNNES.

Dekan FMIPA UNNES, Dr Sugianto MSi saat membuka acara menyampaikan bahwa kegiatan ToT ini sangat bermanfaat bagi peserta sebagai upaya untuk fasilitasi dosen mendapatkan sertifikasi kompetensi agar nantinya memiliki kewenangan memberikan sertifikat kompetensi kepada mahasiswanya. Adapun syarat untuk bisa menerbitkan sertifikat kompetensi mahasiswa, maka kurikulum sebuah program studi harus disinergikan dengan kurikulum Oracle Academy.

Dalam kesempatan yang sama, Nurul Huda selaku Oracle Academy Country Manager Indonesia, Malaysia dan Brunei Darusalam memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap FMIPA UNNES atas penyelenggaraan kegiatan ToT daring kali ini.

Kegiatan ToT dipandu oleh Nisfu Asrul Sani SKom MSc yang merupakan trainer tersertifikasi dari Oracle Academy. Peserta mengikuti pelatihan secara rutin setiap pukul 09.00-12.00 WIB dilanjutkan dengan pengerjaan tugas yang diberikan instruktur serta pengerjaan quiz yang tersedia dalam kurikulum Java Fundamentals Oracle Academy. Ujian sertifikasi kelulusan peserta dilaksanakan usai pelatihan berakhir.

Peserta yang lulus sertifikasi berhak menjadi instruktur Oracle Academy di program studi mereka masing-masing. Terdapat 3 software yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu Alice, Greenfoot dan Eclipse. Kombinasi ketiga software dalam penerapannya di kurikulum Oracle Academy menuntun peserta untuk mendapatkan passion atau minat dalam coding yang dikemas secara berjenjang dari tingkat dasar sampai dengan tingkat lanjut.

 


Penulis: Fauzan

Merdeka Belajar, UNNES Bentuk Jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah

Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:06 WIB


Merdeka Belajar, UNNES Bentuk Jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah

Pandemi Covid 19  yang merebak hampir diseluruh dunia dan mempengaruhi seluruh sendi kehidupan yang ada, tidak terkecuali dunia pendidikan menuntut semua akademisi untuk cepat beradaptasi dan berinovasi agar proses pembelajaran tetap berkualitas dan hasil yang diberikan sesuai dengan tujuan yang ada. Menghadapi tantangan tersebut Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3 UNNES) mengadakan seminar daring dengan tema Pembentukan Jaringan Guru Pelopor  dan LPTK Jawa Tengah, Rabu (19/8).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam Sambutannya menyampaikan bahwa salah satu bentuk  nyata dari konsep merdeka belajar Mendikbud adalah UNNES sebagai Lembaga Pendidikan  Tenaga Kependidikan (LPTK) siap menjadi mitra Guru terutama dalam menghadapi masa pandemi dengan proses belajar jarak jauh. Guru adalah  pelopor pengembang peradaban dan tolok ukur kemajuan suatu bangsa, maka perlu mengingat kembali bahwa kita semua adalah guru yang diterjemahkan melalui Ing ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani, imbuh Profesor yang hobi olahraga Tennis.

Prof Fathur juga mengatakan, Guru Pelopor, Bengkel Guru, Profesor go to School menjadi  salah satu Program andalan dan menjadi cirikhas keunggulan  LPTK UNNES dalam jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah.

Dr Ngabiyanto MSi yang merupakan Ketua LP3 menyampaikan tujuan dari program ini adalah kependidikan kepemimpinan bagi guru menjadi pemimpin pembelajaran yang sosoknya inspiratif dan sempurna di segala aspek dan Profesor go to School menjadi salah satu cara untuk memfasilitasi dan mentransfer ilmu dari para Profesor LPTK kepada para Guru di Jawa Tengah terutama ini yang ke 14 kalinya telah dilaksanakan tambahnya.

Hal Senada juga disampaikan oleh Dr Hari Wuljanto SPd MSi (Kabid Pembinaan SMK Disdikbud Provinsi Jawa Tengah) bahwa kritik masyarakat terhadap kualitas guru seperti mutu pendidikan rendah karena kualitas guru rendah, keteladanan kepemimpinan guru kurang, penghargaan profesi guru belum optimal dan profesi guru yang kurang berkembang menjadi tantangan tersendiri dalam peningkatan kualitas profesi guru.

Untuk itu, konsep Bengkel Guru, Guru Pelopor, dan Profesor go to School menjadi jawaban atas tantangan tersebut dan Disdikbud Provinsi Jawa Tengah siap mendukung program-program tersebut.

Program Jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah linear dengan dedikasi yang dicurahkan  Guru Inspiratif dan Berprestasi Nasional,  Yunina Resmi Prananta SPd MPd. Narasumber webminar sekaligus Guru SD Wonolelo Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah bahwa mendidik sepenuh hati bergegas meraih prestasi, bekerja menginspirasi adalah motto dan penyemangat dalam mengabdikan diri mengajar murid muridnya.

Segudang prestasi dan terobosan dalam mengajar menempatkannya menjadi PNS Inspiratif oleh Kementerian PAN RB.

Pelopor dan Penggerak Sekolah Ramah Anak menjadi targetnya untuk bisa diwujudkan di semua sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Wonosobo pada khususunya.

Diakhir presentasi Guru Yunina yang merupakan alumni PGSD UNNES sekaligus pencipta aplikasi pancasila Sipanca siap untuk menjadi bagian dari Jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dimoderatori oleh Plt Wakil Rektor Bidang IV Dr Hendi Pratama SPd MA. dan tayangan ini dapat di lihat ulang di

https://www.youtube.com/watch?v=myuSFgs-e0g


Penulis: Landa Akbarta

Jadi Pemantik Webinar KBRI Washington, Rektor UNNES Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Bertumbuh Melawan Covid-19

Rabu, 19 Agustus 2020 | 12:06 WIB


Jadi Pemantik Webinar KBRI Washington, Rektor UNNES Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Bertumbuh Melawan Covid-19

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi pemantik dalam webinar yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC Amerika Serikat pada Rabu (19/8).

Dalam kegiatan bertajuk Bicang Karya (BIANKA) itu, Prof Fathur membawakan topik “Growing Leadership for Capacity Building of Higher Education in the New Normal and Academic Acceleration of Independent Campus”.

Menurut Pakar Sosiolinguistik itu, pada masa pandemi seperti saat ini dibutuhkan model kepemimpinan yang mampu merangkai berbagai situasi melalui berbagai variabel dan resources agar tetap dapat melakukan pengembangan kapasitas dalam ranah pendidikan.

“Pengembangan kapasitas bahkan kelambatan akademik bisa diatasi melalui kepemimpinan yang tepat. Kuncinya adalah kepemimpinan,” ungkap Prof Fathur.

Ketua Bidang Pengabdian pada Masyarakat Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) itu menyoroti pentingnya mengimplementasikan kepemimpinan bertumbuh dalam melawan peyebaran Covid-19.

“Konsep kepemimpinan bertumbuh adalah kesadaran, komitmen, dan kompetensi untuk menumbuhkan panggilan kepemimpinan. Karena kita semua adalah pemimpin dengan visi besar bagi perubahan.  Kita semua harus tetap produktif dalam melawan Covid-19. Dan dasarnya adalah kita tenang, kita sehat. Tanpa tenang, tanpa sehat kita tidak bisa produktif melawan Covid-19,” jelas Prof Fathur.

Selain Prof Fathur, hadir juga sebagai pemantik webinar Kepala Divisi Pelayanan LPDP Ratna Prabandari.

Kegiatan bertema “Emotional Intelligence in US Higher Education” ini dibuka oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington DC Amerika Serikat Prof Popy Rufaidah dengan menghadirkan opening speech dari Assosiate Dean, Faculty Affairs, CEHD, Texas A&M University Prof Fredrick M Nafukho dan Assosiate Professor, HE & Student Affairs, The Ohio State University Tatiana Suspitsyna PhD.


Penulis: Dwi Hermawan

Mahasiswa FBS Raih Juara Lomba Nasional dalam rangka HUT RI 75

Rabu, 19 Agustus 2020 | 12:05 WIB


Mahasiswa FBS Raih Juara Lomba Nasional dalam rangka HUT RI 75

Mahasiswa jurusan Seni Rupa program Studi Desain Komunikasi Visual 2018 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) Zuna akhmad berhasil menjadi salah satu juara dari 5 pemenang Lomba Desain Masker dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia 75 yang oleh BUMN, yang berkolaborasi dengan Bangga Buatan Indonesia, dan Masker untuk Indonesia.

Tim Juri lomba desain Masker yakni Kartika Wirjoatmodjo Wakil Menteri BUMN II, Hari Prast pendiri @harimerdeka, Patricia Hidris tim kreatif masker Untuk Indonesia. Pemenang dari lomba Desain Masker dipilih sesuai dengan kreativitas, originalitas, dan kualitas desain.

Zuna akhmad saat dikonfirmasi tim Humas UNNES menyampaikan karya desain masker ini merupakan gambaran semangat Indonesia Maju, Rabu (19/8).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan filosofi desain masker yang berjudul  Kobarkan Nasionalisme Untuk Indonesia Maju yakni merupakan ajakan untuk mengobarkan jiwa nasionalisme, menciptakan, dan mempertahankan kedaulatan bangsa, bersama satu tujuan persatuan dan kesatuan untuk Indonesia Maju.


Penulis: Fauzan

Tidak Lolos SBMPTN, Daftar Aja Di Seleksi Mandiri UNNES

Rabu, 19 Agustus 2020 | 9:00 WIB


Tidak Lolos SBMPTN, Daftar Aja Di Seleksi Mandiri UNNES

Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah diumumkan dan dapat diakses mulai Jumat (14/8/2020), melalui laman sbmptn.ac.id.

Bagi yang tidak lolos jangan berkecil hati, masih berkesempatan mendaftar di Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES) untuk progran Sarjana (S1) dan program Diploma (D3) sampai dengan 23 Agustus 2020, sedangkan pengumuman hasil seleksi pada 29 Agustus 2020.

Kepala UPT Humas UNNES Muhamad Burhanudin SS MA mengatakan Seleksi Mandiri UNNES ini merupakan penerimaan jalur terakhir untuk masuk UNNES.

Untuk itu gunakanlah kesempatan ini sebaik mungkin sehingga bisa lolos seleksi Mandiri dan kuliah di UNNES.

Berkenaan dengan masih adanya wabah COVID-19, maka penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri UNNES yang sedianya dilaksanakan melalui Ujian Tertulis diganti dengan Seleksi Mandiri berdasarkan portofolio.

Pendaftaran secara online melalui https://penerimaan.unnes.ac.id/


Penulis: Sihono

FMIPA UNNES Raih Juara Umum dalam ARUBALYMPICS 2020

Selasa, 18 Agustus 2020 | 21:44 WIB


FMIPA UNNES Raih Juara Umum dalam ARUBALYMPICS 2020

Tim Fakultas Matamatika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) baru saja dinobatkan sebagai juara umum sekaligus penyumbang medali emas terbanyak Jawa Tengah dalam gelaran ARUBALYMPICS 2020 yang berlangsung pada tanggal 3 – 17 Agustus 2020.

ARUBALYMPICS merupakan sebuah inisiatif kolektif yang diprakarsai oleh Aruba, Aptikom, dan Ekoji Academy sebagai bagian dari program link-and-match antara perguruan tinggi dan dunia industri berbasis e-learning dan e-competition.

Kegiatan ARUBALYMPICS dikemas dalam bentuk sesi pembelajaran secara virtual (asynchronous e-learning) yang diselenggarakan selama 9 (Sembilan) hari berturut-turut dengan rincian topik adalah: The New Campus Wireless Standard Wifi 6, Next Generation IT Experience with CX Switch, Remote Teaching and Learning Solution, Network First Line Defense of Cyber Threat, Beware with Invisible Devices in Your Network, Simple but Secure Network Security, Switch Technology Analytics with Artificial Intelligence, Academia Experience Insight, dan Artificial Intelligence in Future Wireless Network.

Enam delegasi yang telah menorehkan prestasi gemilang dalam ajang ini berasal dari Jurusan Ilmu Komputer yang terdiri dari dua orang dosen, yaitu Dr. Alamsyah, dan Subhan, S.Pd., M.Kom., M.Pd., serta empat orang mahasiswa, yaitu Diyah Ayu Fitriana, Khoirinisa Umi Rahmawati, Rizka Nur Pratama, dan Muhammad Fadil Mardiansyah. Tim dari FMIPA UNNES ini berhasil menyumbang total 25 medali untuk Jawa Tengah dengan perolehan 15 medali emas, 7 medali perak, dan 3 medali perunggu. Dr. Alamsyah sebagai ketua tim delegasi mengatakan bahwa kunci kemenangan dari timya adalah kerjasama yang baik antara dosen dan mahasiswa serta dukungan maksimal dari pihak kampus dalam kegiatan ARUBALYMPICS 2020.

ARUBALYMPICS 2020 telah diikuti oleh 350 Perguruan Tinggi yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia. Perguruan tinggi yang paling banyak mermperoleh certificate of appreciation mendapatkan pengharagaan khusus berupa Arubalympics Campus of the Year Award yang dikeluarkan oleh Aruba International yang di-endorsed oleh berbagai asosiasi informatika di Indonesia.


Penulis: Fauzan

UNNES  Rangking 9  Kategori  kinerja proses  Klasterisasi Ditjen Dikti Kemendikbud 2020

Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:51 WIB


UNNES  Rangking 9  Kategori  kinerja proses  Klasterisasi Ditjen Dikti Kemendikbud 2020

Universitas Negeri Semarang menduduki rangking 9 kategori kinerja proses pada klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2020 oleh  Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diumumkan  pada  tanggal 17 Agustus 2020.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi,  Prof Dr Nizam menjelaskan bahwa klasterisasi merupakan upaya Ditjen Dikti untuk melakukan pemetaan atas kinerja perguruan tinggi akademik Indonesia yang berada di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Klasterisasi ini bukanlah pemeringkatan namun pengelompokan perguruan tinggi sesuai dengan level perkembangannya. Klasterisasi ini jangan disalah maknai sebagai pemeringkatan,” jelas  Prof Nizam.

Lebih Lanjut Prof Nizam menjelaskan bahwa tujuan utama klasterisasi adalah untuk menyediakan landasan bagi pengembangan kebijakan pembangunan, pembinaan perguruan tinggi serta untuk mendorong perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan. Selain itu, klasterisasi perguruan tinggi berfungsi untuk menyediakan informasi kepada masyarakat umum tentang kualitas kinerja perguruan tinggi di Indonesia.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan apresiasi dan terima kasih  kepada seluruh pimpinan, dosen, tendik,  mahasiswa,  alumni dan mitra UNNES yang telah memberikan sumbangsih untuk kemajuan kampus.

“ Alhamdulillah, kita harus terus bersyukur atas capaian kinerja  untuk meraih cita-cita luhur kampus UNNES. kita telah bekerja bersama untuk meraih yang terbaik. Kita telah berupaya berlari kencang mencapai tujuan dan Alhamdulillah skor UNNES meningkat dari tahun kemarin. UNNES sebenarnya memiliki kemampuan untuk melompat lebih jauh, untuk itu mari kita kompak bersama sama memajukan kampus UNNES yang kita  banggakan,” ajak Prof Fathur Rokhman.

Ketua Badan Penjaminan Mutu Universitas Negeri Semarang (UNNES) Agung Yulianto SPd MSi  menyampaikan indikator klasterisasi  yang didasarkan empat aspek utama yaitu mutu sumber daya manusia dan mahasiswa (input), pengelolaan kelembagaan perguruan tinggi (proses), capaian kinerja jangka pendek yang dicapai oleh perguruan tinggi (output), dan capaian kinerja jangka panjang perguruan tinggi (outcome).

“UNNES  Rangking 9 pada  aspek proses.  terdapat 9 indikator yang digunakan  pada aspek proses antara lain Akreditasi Institusi, Akreditasi Program Studi, Pembelajaran Daring, Kerjasama perguruan tinggi, Kelengkapan Laporan PDDIKTI, Jumlah Program Studi bekerja sama dengan DUDI, NGO atau QS Top 100 WCU by subject, Jumlah Program Studi melaksanakan program merdeka belajar, Jumlah mahasiswa yang mengikuti Program Merdeka Belajar,” kata Agung Yulianto.

Pada klasterisasi tahun 2020 ini, indikator yang digunakan untuk menilai kinerja perguruan tinggi pada aspek input antara lain persentase dosen berpendidikan S3, persentase dosen dalam jabatan lektor kepala dan guru besar, rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa, jumlah mahasiswa asing, dan jumlah dosen bekerja sebagai praktisi di industri minimum 6 bulan.

Pada aspek output, terdapat empat indikator yang digunakan antara lain jumlah artikel ilmiah terindeks per dosen, kinerja penelitian, kinerja kemahasiswaan, jumlah program studi yang telah memperoleh Akreditasi atau Sertifikasi International. Sementara pada aspek outcome, terdapat lima indikator yang digunakan antara lain kinerja inovasi, jumlah sitasi per dosen, jumlah patent per dosen, kinerja pengabdian masyarakat, dan persentase lulusan perguruan tinggi yang memperoleh pekerjaan dalam waktu 6 bulan.

Ditjen Dikti Kemendikbud  telah mengklasterisasi  2.136 perguruan tinggi di Indonesia pada  tahun 2020 ini yang terdiri dari 5 (lima) klaster perguruan tinggi dengan komposisi klaster 1 berjumlah 15 perguruan tinggi, klaster 2 berjumlah 34 perguruan tinggi, klaster 3 berjumlah 97 perguruan tinggi, klaster 4 berjumlah 400 perguruan tinggi, dan klaster 5 berjumlah 1.590 perguruan tinggi.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Mahasiswa KKN UNNES Selenggarakan Pelatihan Penggunaan Microsoft Office 365 Bagi Guru

Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:40 WIB


Mahasiswa KKN UNNES Selenggarakan Pelatihan Penggunaan Microsoft Office 365 Bagi Guru

Kegiatan pembelajaran jarak jauh yang diberlakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di semua daerah di Indonesia selama masa pandemi Covid-19 menciptakan persoalan di beberapa sekolah. Terlebih kepada beberapa siswa dan guru yang belum siap menghadapi era ini.

Sebagian guru hanya memberikan pembelajaran melalui WhatsApp. Kegiatan yang cenderung monoton ini membuat siswa jenuh dan bosan dengan pembelajaran yang terus-menerus seperti itu.

Berangkat dari permasalahan tersebutlah, mahasiswa KKN UNNES Tegal menginisiasi penyelenggaraan pelatihan pembelajaran menggunakan Microsoft Office 365 bagi para guru di SDN Banjarturi 02, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal pada Sabtu (15/8).

Kegiatan yang diikuti oleh 9 guru ini dipandu oleh 5 mahasiswa KKN UNNES.  Mereka ialah Juang, Zahro, Mala, Tiffani dan Kanti.

Pelatihan tersebut dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pertama, kegiatan diisi dengan pengenalan tentang Microsoft Office 365, sementara sesi kedua dilakukan praktik penggunaan Microsoft Office 365 dan tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, kegiatan berjalan lancar dengan pengenaan masker oleh peserta maupun narasumber. Sebelum memasuki ruangan pun, peserta dan narasumber diharuskan untuk mencuci tangan guna menjaga sterilitas berkembangnya kuman.

sumber foto: sekolah.data.kemdikbud.go.id


Penulis: Lintang Hakim

BEMKM Selenggarakan UNNES Great Teacher

Selasa, 18 Agustus 2020 | 10:05 WIB


BEMKM  Selenggarakan UNNES Great Teacher

UNNES Great Teacher merupakan salah satu program kerja dari kementrian BEM KM UNNES 2020 pada Kabinet Peran Millenial, program pengabdian ini difokuskan pada bidang Pendidikan dan ke sosial masyarakatan, dimana dari kementrian ini merekrut mahasiswa-mahasiswa terbaik UNNES pada tingkat sarjana untuk menjadi relawan pengabdian di suatu desa terpencil wilayah Semarang, tepatnya di Dusun Kedungglatik, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang untuk turut membagikan ilmunya, utamanya dalam bidang Pendidikan.

Terlepas dari adanya dampak covid yang diberikan, segala kegiatan pengabdian dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan penerapan langkah cuci tangan secara rutin.

Menurut Tri Sandi Ambarwati Selaku Menteri Pengabdian Masyarakat BEMKM UNNES, Program pengabdian bernama UNNES Great Teacher atau lebih akrab disingkat UGT ini, sudah berjalan sejak tahun 2015 dan masih berlangsung hingga tahun ini. Pada tahun 2020, penerjunan relawan yang berjumlah 9 ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2020, kegiatan masih berjalan dengan baik dan lancar, dan harapannya akan terus lancar hingga penarikan relawan nanti pada tanggal 20 Agustus 2020.

“Karena difokuskan pada bidang Pendidikan, sistem pengajaran yang dilakukan para relawan ialah dengan memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Tri Sandi Ambarwati.

Beberapa program Pendidikan yang diberikan antara lain :
1. Pembimbingan Belajar siswa sekolah pada rentang sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 6
2. Pelatihan ektrakulikuler tari
3. Pelatihan ekstrakulikuler olahraga, antara lain; sepakbola dan voli
4. Pembimbingan TPQ anak-anak dusun Kedungglatik.

Beberapa program sosial masyarakat yang sudah dilakukan antara lain :
1. Penyuluhan GERMAS
2. Edukasi Covid dan New Normal
3. Edukasi protokol Kesehatan
4. Penyemprotan desinfektan
5. Senam aerobic rutin setiap pagi ibu-ibu, anak-anak dan relawan
6. Kerja bakti bersih desa dan masjid
7. Pengajian rutinan ibu-ibu
8. Cek Kesehatan gratis kepada warga
9. Sowan tokoh masyarakat dusun Kedungglatik.

“Baru-baru ini pula telah dilaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus 2020 bersama anak-anak binaan bimbingan belajar UGT dengan relawan UGT 2020 dengan tujuan memberikan pemaknaan arti frasa “merdeka” kepada anak-anak. Merdeka dalam hal apapun; merdeka dalam belajar, merdeka dalam meraih cita-cita dan pengharapan; serta merdeka dalam membentuk karakter,” kata Tri Sandi Ambarwati


Penulis: Muhamad Burhanudin

SBMPTN Diumumkan, Rektor Sampaikan Selamat kepada 3.654 Calon Mahasiswa UNNES

Jumat, 14 Agustus 2020 | 20:46 WIB


SBMPTN Diumumkan, Rektor Sampaikan Selamat kepada 3.654 Calon Mahasiswa UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat kepada calon mahasiswa UNNES yang dinyatakan lulus melalui jalur SBMPTN  oleh LTMPT, Jumat (14/8).

“Alhamdulilah proses UTBK-SBMPTN berjalan lancar, mulai dari persiapan, pelaksanaan UTBK, sampai pengumuman pada hari ini. Saya menyampaikan selamat kepada calon mahasiswa yang dinyatakan lulus oleh LTMPT. Bagi yang belum beruntung, terus semangat untuk mengikuti seleksi berikutnya. UNNES masih membuka pendaftaran seleksi jalur mandiri sampai tanggal 23 Agustus. Bagi yang belum beruntung pada jalur SBMPTN silahkan mendaftar pada seleksi Mandiri UNNES sebagai peluang meraih cita-cita masa depan,” kata Prof Dr Fathur Rokhman.

Universitas Negeri Semarang menerima calon mahasiswa sebanyak 3.654 pada jalur SBMPTN tahun 2020 yang dinyatakan lulus oleh LTMPT setelah mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jumlah tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt usai mengikuti Konferensi Pers penetapan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 yang diumumkan secara online pada hari ini Jumat, 14 Agustus 2020.

“Jumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi di UNNES sebanyak 3.654 orang. Jumlah peserta yang dinyatakan lulus tersebut merupakan hasil seleksi dari pendaftar UTBKS BMPTN 2020 yang memilih prodi di UNNES sebanyak 37.796 orang, dengan rincian pendaftar yang menjadikan pilihan Program Studi pilihan pertama sebanyak 15.625 pendaftar dan sebnayak 22.171 pendaftar pada prodi pilihan kedua. Dari 3.654 yang dinyatakan lulus terdapat 1.182 yang mendaftar menggunakan KIP Kuliah,” Ujar Prof Zaenuri.

Pada tahun ini UNNES akan menerima mahasiswa sejumlah 8.470 yang terbagi dalam tiga jalur penerimaan yakni SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri (SM UNNES).

Persebaran penerimaan mahasiswa UNNES jalur SBMPTN tahun 2020 terdiri atas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) pada 6 Program studi (Prodi) sebanyak 446 calon mahasiswa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) pada 15 Prodi sebanyak 596 calon mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) 8 Prodi sebanyak 426 calon mahasiswa, dan Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) 14 Prodi sebanyak 503 calon mahasiswa.

Kemudian pada Fakultas Teknik (FT) ada 14 Prodi dengan 518 calon mahasiswa, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) 6 Prodi sebanyak 353 calon mahasiswa, Fakultas Ekonomi (FE) 6 Prodi sebanyak 556 calon mahasiswa, dan Fakultas Hukum (FH) 1 Prodi menerima 256 calon mahasiswa.

Kepada peserta yang dinyatakan lulus SBMPTN 2020 diberitahukan bahwa:
1. Peserta lulus SBMPTN 2020 wajib melakukan registrasi (daftar ulang) sesuai dengan ketentuan di UNNES (lihat pengumuman di laman penerimaan.unnes.ac.id). Registrasi menentukan proses status penerimaan peserta SBMPTN 2020 sebagai mahasiswa di UNNES.
2. Peserta yang dinyatakan lulus SBMPTN 2020 akan dinyatakan diterima di UNNES dengan syarat memenuhi ketentuan yang ada
3. Bagi pendaftar Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi, calon pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) yang telah dinyatakan lulus SBMPTN 2020, status perolehan KIP Kuliah masih memerlukan proses verifikasi. UNNES akan melakukan proses verifikasi kepada calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Calon mahasiswa UNNES yang dinyatakan lulus melalui jalur SBMPTN tahun 2020 dapat melakukan registrasi administratif dengan mecermati pengumuman berikut.

Registrasi Administratif bagi Calon Mahasiswa UNNES Jalur SBMPTN 2020.

Bagi peserta yang belum lulus SBMPTN 2020, masih mendapat kesempatan untuk mendaftar Seleksi Mandiri (SM UNNES) yang persyaratan dan informasi selengkapnya dapat dilihat langsung di laman penerimaan.unnes.ac.id.


Penulis: Dwi Hermawan

PPM-UPT LP2M UNNES Sukses Lakukan Pemberdayaan UKM Olahan Kedelai di Masa Pandemi

Jumat, 14 Agustus 2020 | 7:14 WIB


PPM-UPT LP2M UNNES Sukses Lakukan Pemberdayaan UKM Olahan Kedelai di Masa Pandemi

Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PPM-UPT) LPPM Universitas Negeri Semarang telah menyelenggarakan Zoominar pada hari Rabu 12 Agustus 2020 dengan Tema : Pemberdayaan UKM Olahan Kedelai : Efisiensi, Diversifikasi, dan Strategi Marketing di Era Pandemi Covid-19, Zoominar ini diikuti oleh 130 peserta dari berbagai daerah.

Tujuan diselenggarakannya ZOOMINAR ini yaitu sosialisasi penggunaan ketel uap untuk produksi tempe dan tahu, penganekaragaman produk tempe dan meningkatkan pengetahuan masyarakat perlunya melakukan efisiensi, diversifikasi, pemasaran secara on line serta penataan produk olahan tempe yang menarik dan menjadi daya pikat pembeli. Diharapkan setelah mengikuti ZOOMINAR ini para peserta, wirausahawan, dan pelaku UKM dapat mangaplikasikan ilmu yang didapatkan oleh narasumber, utamanya mulai terbuka pada higienitas produksi dan pengembangan usaha dengan diawali memahami aspek efisiensi, diversifikasi produk, pengemasan sampai pada marketingnya.

Acara ini dibuka dengan Sambutan Wakil Rektor Bidang I UNNES yaitu Bapak Prof. Dr. Zaenuri Mastur, S.E., M.Si., Akt yang dalam arahannya mendukung perlunya efisiensi produksi dengan menggunakan ketel uap yang terbukti dapat mengurangi polusi dan meningkatkan produksi, dalam inovasi produk perlu pula diinisiasi agar dapat menjangkau banyak konsumen, di sisi lain dengan era pandemic penjualan secara on line dirasa efektif dan aman. Paparan kajian dibawakan oleh empat narasumber.

Narasumber pertama merupakan pakar atau ahli ketel uap dari FT Mesin UNNES adalah bapak Danang Dwi Saputro, S.T., M.T. dengan judul “Sosialisasi dan Efisiensi Penggunaan Ketel Uap pada UKM Tahu dan Tempe”. Narasumber kedua adalah professor tempe yaitu Ibu Prof. Dr. Siti Harnina Bintari, M.S dengan judul “Inovasi dan Diversifikasi Produk Olahan Kedelai”. Narasumber ketiga adalah Afif Aliyfia Alfian dengan judul “Strategi Marketing Produk Olahan Kedelai di Era Pandemi Covid-19”. Narasumber keempat adalah ibu Meddiati Fajri Putri, S.Pd., M.Sc IPM dengan judul “Food Plating Produk Olahan Kedelai”.
Paparan Danang Dwi Saputro, S.T., M.T. : Boiler atau ketel uap adalah bejana tertutup untuk mengubah air menjadi uap dengan tekanan dan temperature tertutup. Perubahan air menjadi uap membutuhkan energi dari pembakaran bahan bakar. Boiler di desain untuk menyerap panas sebesar-besarnya dari pembakaran bahan bakar. Gambaran teknologi yang diterapkan yaitu water level, safety valve, thermometer, dan manometer. Boiler untuk UKM tempe tahu memiliki keuntungan yaitu waktu perebusan menjadi lebih singkat dari sebelumnya 2 jam menjadi 10 menit, proses produksi tempe tahu menjadi lebih higienis, dan bahan bakar lebih hemat yaitu dengan bahan baku kedelai 100 kg membutuhkan bahan bakar 0,69 m3/hari, angka ini menunjukkan penghematan bahan bakar sebesar 48%.

Paparan Prof. Dr. Siti Harnina Bintari, M.S : Makanan dan minuman sehat dari kedelai merupakan makanan yang ringan dan sehat, tidak menambah berat badan, dapat menjaga kesehatan pencernaan, makanan yang sehat alami serta menguntungkan untuk berbisnis. Makanan olahan kedelai dapat diolah menjadi beragam makanan dan cocok untuk usaha rumah tangga dengan modal kecil contohnya membuat produk makanan berbentuk kecil-kecil dan ada komponen tempe misalnya cilok, siomay, donat, permen coklat, keripik tempe, burger tempe, kripik tahu,dan masih ada lainnya serta komoditas antara yaitu tepung kulit ari sebagai sumber prebiotic untuk menambah serat, tempe semangit, untuk bahan baku bumbu masak. Produk industri tempe menurut bentuk dan tekstur yang nampak dikelompokkan menjadi tiga kriteria yaitu Industri tempe Generasi 1 (G-1), Generasi 2 (G-2) , dan Generasi 3 (G-3). Bentuk tempe G-1 masih dominan dan nampak seperti tempe segar, tempe goreng, keripik tempe. Generasi 2 yaitu produk tempe dengan sifat khas tempe sudah berkurang seperti tepung tempe, di mana komoditas ini dapat menjadi bahan baku olahan tempe seperti stick tempe, brownis tempe, dll. Produk tempe G-3 adalah produk berupa ekstrak berupa bahan aktif dari hasil ekstraksi dan partisi, antara lain isoflavon tempe yang mempunyai sifat sebagai antioksidan dan antikanker. Inovasi produk olahan kedelai dapat dilakukan dengan penggunaan BTP alami misalnya dari sumber herbal, ekstrak, ikan, rempah- rempah dan lainnya yang ditambahkan dengan teknologi fortifikasi/suplementasi pada pada tahap inokulasi.
Produk makanan berbasis kedelai mempunyai manfaat luas menjadi pilihan untuk bisnis rumah tangga dan dapat dijual secara online.

Paparan Afif Aliyfia Alfian : Pemasaran merupakan masalah umum yang dihadapi UMKM. Strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian nama merk, perbaikan kemasan, dan pemberian label. Nama merk dibuat menarik, mudah diingat, mudah diucapkan, dan ringkas. Selanjutnya pemasaran UMKM dilakukan secara digital dengan memanfaatkan platform digital seperti shopee, Lazada, tokopedia, bukalapak, dan blibli.com. Menjual secara online memiliki cakupan wilayah yang luas, hemat biaya, tidak perlu sewa tempat, bisa diurus sendiri, serta waktu yang fleksibel. Tips jualan online yaitu kenali nilai produk, aktif social media, menentukan target penjualan. Serta pelaku UMKM harus memiliki sikap yang jujur, sabar, teliti, dan disiplin.

Paparan Meddiati Fajri Putri, S.Pd., M.Sc IPM : Food plating merupakan seni penyajian hidangan untuk meningkatkan tampilan hidangan menjadi indah. Konsep melakukan plating yaitu membuat kerangka konsep, pastikan adanya keseimbangan, ukuran porsi yang tepat, dan penekanan pada bahan utama. Membuat kerangka konsep dimulai dengan membuat sketsa gambar sebelum membuat, membuat sketsa presentasi untuk membantu membayangkan bentuk akhir, dan mengikuti perkembangan mode plating terkini. Pertimbangan dalam melakukan plating yaitu bermain dengan warna dan bentuk, mengkreasikan ragam tekstur, menciptakan rasa yang seimbang. Porsi seimbang artinya protein, karbohidrat, dan sayuran sesuai takaran menu dan ukuran piring. Tren plating masa kini yaitu lansekap dengan bentuk taman dan tatanan makanan linear panjang dan rendah, gaya bebas dengan bentuk abstrak dengan penekanan bahan, hidangan pada material organik dengan menampilkan kayu granit atau batu sebagai alas plating dengan sentuhan back to nature, futuristic dengan menampilkan kaca atau logam, dan wadah alternative dengan menampilkan pipa kopi untuk wadah kaldu atau tabung untuk tempat sup.


Penulis: Muhamad Burhanudin

UNNES Selenggarakan FGD Akselerasi UNNES Menuju PTNBH Bersama Kepala BPHN Kemkumham

Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:14 WIB


UNNES Selenggarakan FGD Akselerasi UNNES Menuju PTNBH Bersama Kepala BPHN Kemkumham

Universitas Negeri Semarang (UNNES) selenggarakan Diskusi Ilmiah Terfokus (FGD) dengan tema Akselerasi UNNES Menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) secara Daring, Kamis (13/8).

Narasumber kegiatan ini yakni Prof Dr HR Benny Riyantyo SH MHum CN Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia dan Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons Ketua Tim Akselerasi Percepatan PTNBH UNNES yang dipandu oleh Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama SPd MA.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan UNNES bergerak dalam dua aras teaching university menjadikan Sumber Daya Manusia Unggul, LPTK Penggerak Inovasi, LPT Pusat Unggulan, rujukan serta LPTK mendunia dan Research university menjadikan LPTK inovasi riset, invensi riset, alih teknologi, hilirisasi bisnis riset science techno park dalam upaya mengembangkan tridharma guna mewujudkan Indonesia Maju.

“UNNES terus bersama melakukan kapasitas pengembangan integritas dan akademis. Hari ini kita akan mendengar arahan Bapak kepala BPHN Kemenkum dan HAM RI Prof Dr HR Benny Riyantyo SH MHum CN dari prespektif hukum dan sekaligus menguasi dunia pendidikan sehingga bisa membimbing UNNES menuju PTNBH. UNNES terus mendorong kepada semua civitas akademika untuk penguatan menuju PTN BH. Perlu saya sampaikan, UNNES merupakan perguruan tinggi dua aras teaching university dan research university. Dua aras ini menjadi satu dalam upaya mengembangkan tridharma perguruan tinggi untuk meweujudkan Indonesia Maju,” kata Prof Fathur.

Prof Dr HR Benny Riyantyo SH MHum CN menyampaikan 5 syarat menjadi PTNBH yakni peningkatan kualitas pendidikan, pengelolaan organisasi PTN, memenuhi standar kelayakan finasila, tanggung jawab sosial, dan peranan pembangunan perekonomian.

“Saya kira UNNES tidak perlu menunggu tahun 2022 untuk menjadi PTNBH, karena lima syarat tersebut sudah dipenuhi UNNES, maka dari itu UNNES harus jemput bola kepada biro hukum Kemendikbud dan terus mengawal statuta,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof Dr HR Benny Riyantyo SH MHum CN menyampaikan kepada tim akselerasi PTNBH UNNES agar memfokuskan segi penetapan status, rujukan pengelolaan, dasar penetapan tarif layanan, pola pelaporan keuangan, penyelenggaran prodi, dan pengelolaan SDM.

Ketua Tim Akselerasi Percepatan PT Badan Hukum UNNES Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd kons menyampaikan, UNNES sudah memenuhi syarat PTNBH, diantaranya UNNES terakreditasi Unggul (A), menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bermutu, mengelola organisasi PTN berdasarkan prinsip kelola yang baik, memenuhi standar minimum kelayakan finansial, dan berperan dalam perekonomian. Untuk itu diharapkan pada tahun 2022 merupakan pencapaian pengukuhan PTN BH UNNES.


Penulis: Fauzan

Dorong Kepercayaan Diri Mahasiswa, FIS UNNES Selenggarakan Pelatihan Public Speaking

Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:29 WIB


Dorong Kepercayaan Diri Mahasiswa, FIS UNNES Selenggarakan Pelatihan Public Speaking

Sebagai Rumah Ilmu Pengembang Peradaban, Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah banyak mencetak tenaga profesional yang berdedikasi tinggi.

Langkah ini UNNES lakukan melalui pembekalan keterampilan bagi mahasiswanya. Keterampilan tersebut meliputi kemampuan menulis karya tulis ilmiah, manajemen waktu, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan public speaking.

Hal tersebutlah yang menjadi latar penyelenggaraan kegiatan pelatihan public speaking oleh Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES pada Rabu (12/8).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan melalui  platform Zoom Meeting ini, hadir sebagai narasumber Krisna Phiyastika SSi MPd dan Aries Ardian.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan Tutik Wijayanti SPd MPd ini, mendapatkan apresiasi dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Eva Banowati MSi.

Dalam sambutannya, Prof Eva menjelaskan Public Speaking  memiliki peran penting dalam mendorong terjadinya komunikasi yang efektif dan efisien.

“Berbicara didepan umum bukanlah hal yang mudah, saya saja saat ini ketika memberikan sambutan kepada peserta masih belum sempurna dalam berbicara di depan umum, maka dari itu pelatihan Public Speaking  akan sangat bermanfaat bagi kita guna melatih dan membiasakan diri untuk berani berbicara di depan umum agar penyampaian menjadi efektif dan efisien,” ungkap pakar Ilmu Geografi Sosial tersebut.

 

Momentum Pelatihan

Pada kesempatan itu, Krisna Phiyastika SSi MPd menekankan pentingnya Public Speaking bagi mahasiswa dan penggunaanya dalam dunia kerja.

“Untuk melakukan Public Speaking sebenarnya dasar-dasarnya di mana pun itu sama, hanya saja masing-masing individu memiliki pembawaan yang berbeda-beda,” papar Krisna Phiyastika SSi MPd.

Menurutnya ada empat hal penting bagi pemula dalam belajar Public Speaking. Pertama, know the material yakni memahami apa yang akan disampaikan. Kedua, know the audience yaitu mengetahui siapa saja yang akan menjadi audiens kita. Ketiga, know the room dengan mengetahui dimana kita akan presentasi dan memberikan materi. Keempat, know your self yang menjadi kunci dari tiap presentasi, hal ini bisa dilakukan dengan mengetahui seberapa siap kita dalam menyampaikan materi dan kesiapan apa saja yang telah kita miliki untuk menyampaikan materi.

“Dengan memperhatikan empat dasar itu kita sudah bisa untuk melakukan Public Speaking di depan banyak orang dan menjadi seorang Public Speaker,” imbuh Krisna.

Kemudian, materi dilanjutkan oleh Aries Ardian yang memberikan tips seputar berbicara di depan umum.

“Ada beberapa metode yang bisa teman-teman gunakan diantaranya Impromtu, Reading Complete Text/Naskah, Memoriter/Memorizing/Hafalan, dan Extempore/Using Note,” jelas Presenter TVRI tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Kemudian diakhiri dengan pelatihan oleh para peserta untuk melakukan Public Speaking di depan narasumber secara langsung.

Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong dan memotivasi para peserta untuk percaya diri dalam melakukan Public Speaking.

UNNES terus berkomitmen penuh untuk tetap eksis menjadi garda terdepan dalam bidang ilmu dan pengetahuan. Eksistensi ini, UNNES tunjukkan melalui penyelenggaran pelatihan yang diharapkan mampu menjadi wadah pertukaran ilmu dan pengetahuan.


Penulis: Dwi Hermawan

UNNES Tanda Tangani Nota Kesepakatan dengan Bank Mandiri Guna Penyelengaraan Kampus Merdeka: Merdeka Belajar

Kamis, 13 Agustus 2020 | 12:24 WIB


UNNES Tanda Tangani Nota Kesepakatan dengan Bank Mandiri Guna Penyelengaraan Kampus Merdeka: Merdeka Belajar

Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai institusi, badan, dan intansi pemerintah maupun swatsa untuk penyelenggaraan Kampus Merdeka: Merdeka Belajar. Kali ini UNNES melakukan Penandatangan Nota Kesepakatan dengan PT Bank Mandiri Tbk.

Nota kesepakatan Ditandatangani oleh Regional Chief Executive Officer Region VII/Jawa 2 PT Bank Mandiri Persero Tbk Dessy Wahyuni dan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum secara Virtual melalui aplikasi Zoom, Kamis (13/8).

Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa nota kesepakatan dilakukan untuk memanfaatkan layanan jasa perbankan yang dimiliki bank Mandiri Tbk serta penyediaan dan pengembangan penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Bank Mandiri memiliki kapasitas sebagai bank yang kredibel untuk memberikan layanan keuangan, oleh karena itu UNNES dalam melaksanakan layanan keuangan harus pada aras layanan yang sehat, transparan, dan juga memberikan manfaat bagi program-program agar UNNES bisa menjadi perguruan tinggi yang Unggul Untuk Indonesia Maju. Maka dari itu, kami bersyukur hari ini UNNES bisa bertemu Ibu Dessy wahyuni dan melakukan penandatangan nota kesepakatan dengan bank Mandiri secara daring. Mudah-mudahan Nota ini menjadi titik merekat kembali hubungan yang baik,” kata Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur berharap kerja sama ini dapat mendukung pengembangan penyelenggaraan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar yang di dalamnya terdapat program magang.

“Mahasiswa UNNES di dorong oleh Mendikbud untuk bisa melakukan magang dengan BUMN, Instutusi, Intansi. Oleh karena itu bank mandiri menjadi pilihan untuk mahasiswa untuk melaksanakan program merdeka belajar,” jelas Prof Fathur

CEO Bank Mandiri Region VII/Jawa 2 Dessy Wahyuni menyampaikan, bank Mandiri mendukung UNNES dalam memberikan layanan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Atas nama bank Mandiri kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan untuk menjadi mitra perbankan UNNES guna mewujudkan pelayanan keuangan dan pengembangan penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi,” pungkasnya.


Penulis: Fauzan

Ketua dan Pengurus DWP UNNES Dikukuhkan

Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:31 WIB


Ketua dan Pengurus DWP UNNES Dikukuhkan

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah Ny. Toetik Heru Setiadhie mengukukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Badan / Dinas / Instansi Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2019-2024 termasuk pengurus DWP Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kegiatan ini dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting untuk mencegah penularan Covid-19, Rabu (11/8).

Ny. Toetik Heru Setiadhie dalam sambutnya menyampaikan, pengurus DWP mempunyai tugas ganda yakni sebagai ibu rumah tangga dan tugas sebagai pendamping suami yang harus menunjang tugas dan karirnya, sebuah peran penting yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

“Untuk itu saya berharap organisasi yang sudah dirintis pendahulu kita dapat terus dikembangkan dan dipertahankan kemajuannya sehingga apa yang dicapai akan bisa terus ditingkatkan”, jelas Ny Toetik Heru Setiadhie.

Menurutnya, kebersamaan antar anggota pengurus DWP harus selalu dijaga, sebagai pengurus DWP harus bijak dan berkualitas dalam menjalankan peran sebagai pendamping.

“Kita sebagai pengurus DWP harus berperan aktif dan terus mendukung dalam menjalankan tugas sebagai istri Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ajak Ny. Toetik.

Istri dari Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Herru Setiadhie SH MSi ini juga mengimbau agar anggota dan pengurus DWP senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan membiasakan diri untuk mencuci tangan secara rutin dan mengenakan masker terutama ketika beraktivitas diluar rumah.

Sementara itu, Ny Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman SPd MPd yang dikukuhkan sebagai Ketua DWP UNNES menyampaikan akan menjalankan tugas DWP dengan amanah dan penuh tanggungjawab.

Lebih lanjut,  Ny Dr Barokah Isdaryanti menyampaikan komitmennya dalam mewujudkan visi dan misi menjadi organisasi istri PNS yang kukuh, bersatu, mandiri dan menyejahterakan anggota dan masyarakat melalui pengembangan organisasi bidang pendidikan, ekonomi, sosial budaya, serta mendukung kesiapan dalam New Normal Pandemi Covid-19.


Penulis: Fauzan

Pengumuman SBMPTN Dimajukan, Cetak Hasil UTBK Sehari Setelahnya

Senin, 10 Agustus 2020 | 15:59 WIB


Pengumuman SBMPTN Dimajukan, Cetak Hasil UTBK Sehari Setelahnya

Pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 yang awalnya akan diumumkan pada Kamis (20/8) dimajukan menjadi Jumat (14/8).

Perubahan jadwal tersebut telah ditampilkan di laman resmi LTMPT (ltmpt.ac.id) pada Senin (10/8).

Dalam rilis resminya melalui offical Instagram LTMPT OFFICIAL (@ltmptofficial), LTMPT juga menyampaikan hasil SBMPTN bisa diakses melalui laman resmi dan laman mirror mulai pukul 15.00 WIB.

“Insha Allah pengumuman hasil seleksi SBMPTN 2020 dapat diakses melalui laman resmi LTMPT dan laman mirror pada hari Jumat, 14 Agustus 2020 pukul 15.00 WIB,” tulis akun LTMPT melalui Instagramnya, Minggu (9/8).

Pengumuman hasil SBMPTN bisa diakses melalui laman utama di http://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id. Selain itu, bisa pula melalui laman mirror sebagai berikut:

http://sbmptn.ui.ac.id

http://sbmptn.ugm.ac.id

http://sbmptn.undip.ac.id

http://sbmptn.unair.ac.id

http://sbmptn.unsri.ac.id

http://sbmptn.untan.ac.id

http://sbmptn.itb.ac.id

http://sbmptn.its.ac.id

http://sbmptn.ipb.ac.id

http://sbmptn.unand.ac.id

http://sbmptn.unhas.ac.id

http://sbmptn.unsyiah.ac.id

Sementara itu, sertifikat hasil UTBK dapat diunduh sejak 15.00 WIB pada Sabtu (15/8).

Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang menjadi pusat pengembangan keilmuan di Indonesia, selain SBMPTN, UNNES juga membuka jalur Seleksi Mandiri (SM). Informasi selengkapnya kunjungi laman penerimaan.unnes.ac.id.


Penulis: Dwi Hermawan

7 Mahasiswa MIPA UNNES Ikuti Credit Transfer di Kasetsart University Thailand

Senin, 10 Agustus 2020 | 15:47 WIB


7 Mahasiswa MIPA UNNES Ikuti Credit Transfer di Kasetsart University Thailand

Tujuh mahasiswa Pendidikan IPA, Jurusan IPA Terpadu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang dilepas secara kelembagaan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum untuk mengikuti Program Credit Transfer (CT) di Kasetsart University, Thailand selama satu semester, Senin, 10/8.

Tujuh mahasiswa tersebut di antaranya Melissa Salma Darmawan, Avi Triana, Laili Khubaibah, Vina Wahyuningrum, Mita Wahyu Ningseh, Umi Malichatun Uswa, dan Nur Afni Setyo Wardani.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberikan apresiasi dan motivasi dari Rektor Ketika melepas secara daring.

“Mereka bertujuh membanggakan karena di tengah Pandemi memiliki semangat tinggi mengikuti seleksi yang akhirnya dinyatakan diterima mengikuti program internasional yang meneguhkan UNNES sebagai perguruan tinggi yang telah mengimplementasikan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar yang merupakan Program Kemendikbud,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Rektor UNNES  juga menegaskan karena proses perkuliahan program CT sepenuhnya dilakukan secara daring maka ketujuh mahasiswa dipastikan mendapatkan subsidi Kuota Paket Internet dari UNNES.

Rektor memberi selamat sekaligus menyampaikan pesan-pesan agar selalu bahagia, semangat, aktif dalam proses perkuliahan, menjalin hubungan yang baik dengan teman-teman maupun dosen di Kasetsart University, serta menjaga nama baik lembaga selama mengikuti program CT.

Ketua Jurusan IPA Terpadu FMIPA UNNES menyampaikan walaupun program terlaksana secara daring namun seleksi awal mengikuti program ini sangat ketat.

“Terdapat beberapa persyaratan salah satunya adalah kemampuan Bahasa Inggris berupa sertifikat TOEFL,”  ujar Novi Ratna Dewi MPd.

Proses pelepasan ketujuh mahasiswa oleh Rektor didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Dekan dan Wakil Dekan FMIPA UNNES.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Mahsiswa FT UNNES Raih Juara Nasional

Senin, 10 Agustus 2020 | 15:06 WIB


Mahsiswa FT UNNES Raih Juara Nasional

Mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Afif Aliyfia Alfian dan Naila Khoirina jurusan Teknik Kimia berhasil meraih juara harapan 2 pada lomba National Essay Competition Riset Festival 2020 yang diadakan oleh Universitas Trunojoyo Madura (UTM) pada tanggal 1 Agustus 2020.

Perlombaan ini mengangkat tema “Inovasi Peran Milenial Dalam Menghadapi Era Disrupsi Global guna Mewujudkan Indonesia Berdikari”.

Afif Aliyfia Alfian  Naila Khoirina berhasil meraih juara harapan 2 dengan esai berjudul Monitor System and Filter (MOYSTER) : Inovasi Alat Pendeteksi Kualitas Udara dan Teknologi Filtrasi Guna Mengatasi Pencemaran Udara Berbasis Internet of Things”.

Selain itu diperlombaan terpisah, Afif Aliyfia Alfian, Naila Khoirina, dan Naftalina Ulik Adhelia juga berhasil meraih juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanudin dengan judul karya tulis SRD (Smart Robot Decontamination) melalui daring.

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan FT Dr Wirawan Sumbodo MT mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa jurusan teknik elektro Afif Aliyfia Alfian, Naila Khoirina, dan Naftalina Ulik Adhelia.

Beliau berharap di tengah situasi pandemi covid-19 ini mahasiswa tidak mengurangi produktivitasnya untuk terus meraih prestasi dan berkarya untuk reputasi prestasi UNNES.


Penulis: Fauzan

SUPERCAMP Training FIS UNNES 2020: Membina Mahasiswa Berjiwa kompetitif

Senin, 10 Agustus 2020 | 8:40 WIB


SUPERCAMP Training FIS UNNES 2020: Membina Mahasiswa Berjiwa kompetitif

Tim Peneliti Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar program riset aksi berupa training khusus untuk pencapaian prestasi dan reputasi mahasiswa FIS yaitu Training SUPERCAMP Candradimuka.

Tim yang beranggotakan dosen Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini yakni Kuncoro Bayu Prasetyo SAnt MA, Didi Pramono MPd dan Noviani Achmad Putri SPd MPd.

Prof Dr Eva Banowati MSi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIS saat membuka kegiatan menyampaikan, kegiatan ini akan berlangsung sampai 14 Agustus 2020 diikuti oleh 12 mahasiswa terpilih dari semua jurusan dan prodi di FIS semester 3 dan 5.

Beliau juga mengemukakan, Supercamp Training ini merupakan upaya yang dilakukan untuk membantu peningkatan capaian prestasi dan reputasi mahasiswa FIS sehingga dapat lebih meningkatkan reputasi FIS di lingkungan UNNES maupun skala yang lebih luas.

Selain itu, juga sebagai bagian dari kontribusi dan kepedulian warga fakultas terhadap pembinaan kemahasiswaan di FIS.

Prof Eva Banowati menyampaikan, program ini diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya mahasiswa yang berjiwa berkompetitif dan siap bertarung dalam berbagai ajang kompetensi baik nasional maupun internasional yang memiliki karakter kolaboratif dan mampu bekerjasama dalam tim untuk pencapaian prestasi.

“Harapanya kegiatan ini melahirkan mahasiswa yang kompetitif. Selain itu kita juga mempunyai target kegiatan pelatihan Supercamp Training menghasilkan karya tulis dalam bentuk essei yang siap dilombakan dalam ajang kompetisi nasional, serta artikel ilmiah yang akan dipresentasikan dan dipublikasikan dalam konferensi internasional,” jelas Wakil Dekan Bidang 3 FIS.

Kegiatan dipandu oleh 3 instruktur yang ahli dibidangnya yakni Dr Atika Wijaya MSi sebagai instruktur klinik artikel, Harto Wicaksono SPd MA sebagai instruktur klinik Essai, dan Limpad Nurrahmad SPd MPd sebagai instruktur klinik Public Speaking.


Penulis: Fauzan

Gandeng Kemenristek/BRIN, UNNES Resmikan Patung Waluh sebagai Ikon Desa Getasan Kabupaten Semarang

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 21:41 WIB


Gandeng Kemenristek/BRIN, UNNES Resmikan Patung Waluh sebagai Ikon Desa Getasan Kabupaten Semarang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) meresmikan ‘Patung Waluh’ sebagai ikon Desa Getasan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang pada Sabtu (8/8).

Melalui skema Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) ini, ‘Patung Waluh’ diharapkan mampu menjadi magnet dan daya tarik sekaligus simbol desa UMKM di Desa Getasan.

Kegiatan yang bertempat di depan Kantor Koramil 03 Getasan Kodim 0714 Salatiga ini, Kepala Desa Getasan Suwarlan menjelaskan, patung tersebut bernama seni ‘Gemah Ripah’ yang menggambarkan seorang penari membawa buah waluh.

Menurutnya, ikon ini menjadi gambaran dari Desa Getasan yang kaya akan anugerah buah waluhnya.

“Patung ini merupakan semboyan negara Indonesia yang dapat menggambarkan betapa kaya rayanya alam nusantara kita. Patung seni ‘Gemah Ripah’ ini menggambarkan hasil bumi, khususnya buah waluh yang ada di Desa Getasan, yang diolah menjadi beraneka ragam jenis makanan,” jelasnya.

Selain Kepala Desa Getasan, turut hadir Camat Getasan Seno Wibowo SIP MM yang mengapresiasi langkah UNNES untuk turut serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.

Pada kesempatan itu juga hadir Ketua LPPM UNNES Dr Suwito Eko Pramono MPd yang memberikan sambutan tentang pentingnya berpikir futuristik.

“Kita sudah memasuki era dimana apa-apa serba bisa didapatkan kapanpun dan dimanapun, maka penting bagi kita untuk berpikir futuristik. Kedepan akan ada apa, apa yang terjadi, dan lain sebagainya,” jelas Dosen Jurusan Sejarah tersebut.

Potensi sebagai Sentra UKM Olahan Waluh

Tim yang diketuai oleh Drs Sunyoto MSi dan beranggotakan Indah Anisykurlillah SE MSi Akt CA, Dra Rosidah MSi, dan Dr Atiek Zahrulianingdyah MPd ini melihat adanya potensi besar dari Desa Getasan sebagai desa UMKM.

“Kami memilih Desa Getasan karena kami melihat adanya potensi besar yang dimiliki oleh desa ini, terutama produk khasnya yakni buah waluh,” jelas Ketua Tim Pelaksana PPPUD Drs Sunyoto MSi.

Patung ini, imbuhnya, berada ditempat yang cukup strategis, yang dapat dijadikan penanda bahwa Desa Getasan mempunyai produk unggulan yang tidak dimiliki desa lain, yaitu olahan waluh atau labu kuning. Selain olahan waluh, Desa Getasan juga mengembangkan kesenian tari, oleh karena itu patung yang dibangun menggambarkan perpaduan dua potensi besar Desa Getasan yakni olahan waluh dan kesenian tari.

Selain membangun patung, Tim PPPUD UNNES juga memberikan pelatihan diversifikasi produk  dan pemasaran olahan buah waluh. Kegiatan ini bertujuan agar jenis olahan waluh yang ada di Desa Getasan menjadi lebih bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Pelatihan diversifikasi produk ini meliputi cara membuat es cendol waluh, sirup waluh, bolu gulung, bolu kering, dan roti manis, yang semuanya menggunakan bahan dasar buah waluh.

Selain pelatihan yang berorientasi pada proses produksi, peserta juga dilatih tentang manajemen usaha, pembukuan keuangan, dan pemasaran produk. Guna memperluas pangsa pasar yang dituju, pelatihan difokuskan pada upaya memasarkan produk secara online melalui pemanfaatan kemajuan teknologi, perkembangan media sosial, dan internet.

“Walaupun sudah dirintis sejak lama, perkembangan usaha olahan waluh belum sesuai harapan. Masih banyak masyarakat dari daerah lain yang belum mengenal oleh-oleh khas Getasan ini. Pemasaran produk olahan waluh juga masih terbatas di Getasan dan sekitarnya. Oleh karena itu, pendirian patung dan pelatihan diversifikasi ini diharapkan mampu mendorong Desa Getasan untuk mampu bersaing dengan kelompok usaha lainnya dan berkembang menjadi sentra UKM olahan waluh yang terkenal di Indonesia, bahkan dikancah internasional,” ungkap Drs Sunyoto MSi.

Sebagai salah satu episentrum penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, UNNES berkomitmen penuh dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui aplikasi keilmuan di masyarakat.


Penulis: Dwi Hermawan

Bumikan Strategi Kepemimpinan Bertumbuh di Ponpes As Salafy Al Asror

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 20:39 WIB


Bumikan Strategi Kepemimpinan Bertumbuh di Ponpes As Salafy Al Asror

Pondok pesantren (Ponpes) telah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang penting dalam mencetak manusia berahklak mulia dan mampu memberikan kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. Namun demikian, perubahan dan perkembangan perilaku santri saat ini menunjukkan adanya pergeseran nilai yang menuntut perhatian dari segenap pihak.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan seminar pendidikan bertema “Strategi Kepemimpinan Bertumbuh dalam Menghadapi Tantangan Era Digital” oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang pada Sabtu pagi (8/8) bertempat di Aula MA Al Asror Kompleks Ponpes As Salafy Al Asror, Patemon, Gunungpati, Kota Semarang.

Dalam seminar yang bertajuk dari UNNES untuk Al Asror ini, hadir sebagai narasumber plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES Dr Hendi Pratama SPd MA, Ketua LP3 UNNES Dr Ngabiyanto MSi, dan Pengasuh Ponpes As Salafy Al Asror KH Al Mamnukhin Kholid.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerjasama antara LP3 UNNES dengan mitra non lembaga pemerintah dalam rangka meningkatkan pemahaman mitra kerja mengenai kepemimpinan bertumbuh yang telah UNNES canangkan.

Selain itu, kegiatan juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitra kerja tentang perkembangan dunia pendidikan dan tantangannya dalam menghadapi era digital.

Bertindak sebagai moderator Drs Fachrurrozie MSi yang memandu jalannya seminarnya.

Peserta kegiatan ini merupakan guru dan ustadz di lingkungan Yayasan As Salafy Al Asror.

Acara ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PK) antara UNNES dengan Yayasan As Salafy Al Asror.

Sebagai lembaga pendidikan, UNNES telah tumbuh dan berkembang dengan cepat termasuk dalam merespon tantangan revolusi industri 4.0 dan society 5.0. UNNES telah mengembangkan model kepemimpinan bertumbuh yang didasarkan pada pengalaman UNNES dan visi futuristiknya untuk terus maju dan mewujudkan UNNES yang unggul, berprestasi, dan bereputasi.


Penulis: Dwi Hermawan

Webinar Kepemimpinan Bertumbuh Bagi Mahasiswa Bidikmisi Angkatan 2019

Jumat, 7 Agustus 2020 | 12:42 WIB


Webinar Kepemimpinan Bertumbuh Bagi Mahasiswa Bidikmisi Angkatan 2019

Pohon adalah simbol karakter yang baik kuat, daya adaptif pohon  yang tinggi, merespon perubahan dan semua unsur dalam pohon bermanfaat adalah salah satu materi yang disampaikan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam acara Pelatihan Kepemimpinan Bertumbuh bagi mahasiswa bidikmisi angkatan 2019, melalui aplikasi Zoom, Jumat (7/8).

Ditambahkan oleh Prof Fathur bawa  Setiap orang memiliki potensi menjadi pemimpin. Namun tidak setiap orang berhasil mengembangkan potensinya. Kepemimpinan yang berhasil adalah yang terus bertumbuh.

Pohon semakin tinggi maka akan semakin berpotensi diterpa angin kencang, seorang pemimpin dalam memimpin akan selalu mendapat tantangan, jiwa kepemimpinan yang otentiklah yang didapat ketika menyelami bibit bibit kepemimpinan dalam diri yang akan mampu melewati badai yang datang. Dan tidak kalah penting adalah pohon akan menjadi kuat ketika jejaring akar pun kuat, demikian halnya pemimpin akan menjadi kuat ketika komunikasi dengan teamwork baik. Disamping nilai pembelajar, nilai menghadapi masa sulit dan nilai melahirkan tunas kepemimpinan bertumbuh saling melengkapi.

Hal senada disampaikan oleh Dr Hendi Pratama SPd MA sebagai mentor dalam pelatihan kepemimpinan bertumbuh. Bahwa reputasi dapat tumbuh subur  dari pola berjejaring yang baik. Reputasi adalah cara orang dalam memandang diri. Ada 5 point penting dalam peningkatan reputasi diri yaitu tahap kesadaran, tahap familiar, tahap favorability, tahap trust dan tahap advocacy.

Media sosial juga menjadi cara untuk reputasi diri kita muncul, imbuh Dr Hendi yang menyampaikan materi dengan gaya kekinian dan milenial. Bahwa dalam mengupload konten perlu memperhatikan creativ content not boring content, useful content not useless content, inspiring content not frustating content, peacufull content not hatefull content dan greatfull content not complaining content.


Penulis: Landa Akbarta

56 Judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UNNES Didanai

Kamis, 6 Agustus 2020 | 16:45 WIB


56 Judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UNNES Didanai

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menorehkan prestasi melalui kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2020. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam surat pengumuman bernomor 1686 /E2/TU/2020 itu menyebutkan, sebanyak 56 judul PKM mahasiswa UNNES berhasil meraih insentif pendanaan.

Menanggapi surat tertanggal 5 Agustus 2020 itu, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberikan apresiasi atas capaian mahasiswanya tersebut.

“Bagi UNNES, tradisi berprestasi seperti ini harus tetap dilanjutkan meski tengah berada pada masa pandemi seperti saat ini. UNNES menjunjung tinggi keilmuan dan gagasan-gagasan inovatif mahasiswa. Saya bangga sekaligus berharap masa pandemi tak menyurutkan langkah mahasiswa UNNES untuk tetap berkreasi dan berprestasi,” harap Rektor.

Menurut Profesor bidang Sosiolinguitik itu, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah intelektualitas mahasiswa sekaligus menciptakan temuan dan inovasi baru yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

UNNES berhasil mendapatkan insentif pendanaan pada enam bidang PKM sekaligus. Berdasarkan bidang PKM, UNNES berhasil meloloskan 7 judul pada PKM Kewirausahaan (PKMK), 8 judul PKM Karsa Cipta (PKMKC), 12 judul PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM), 17 judul PKM Penelitian Eksakta (PKMPE), 10 judul PKM Sosial Humaniora, dan 2 judul PKM Penerapan Teknologi (PKMT). Daftar mahasiswa yang berhasil meraih insentif pendanaan dapat dilihat melalui pranala berikut: Pengumuman Pendanaan PKM Tahun 2020.


Penulis: Dwi Hermawan

Klarifikasi UNNES Terkait Pemberitaan Mahasiswa Melaporkan Mendikbud ke Komnas HAM

Kamis, 6 Agustus 2020 | 14:52 WIB


Klarifikasi UNNES Terkait Pemberitaan Mahasiswa  Melaporkan Mendikbud ke Komnas HAM

Merespon pemberitaan di beberapa media terkait adanya  mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang melaporkan Mendikbud Bapak Nadiem Makarim ke Komnas HAM soal pembiayaan kuliah (Uang Kuliah Tunggal/UKT), setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, kami sampaikan klarifikasi sebagai berikut:

Rektor menyesalkan tindakan mahasiswa yang melaporkan Mendikbud ke Komnas HAM dan mengajukan judicial reviw ke Mahkamah Agung terkait Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2020 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mahasiswa yang bernama Franscollyn dkk. tersebut bersikap kritis namun tidak proporsional dalam mempertimbangkan aspek lain. Mahasiswa bersangkutan melaporkan tanpa izin dan koordinasi dengan dosen pembina kemahasiswaan maupun pimpinan Fakultas Hukum.

Secara kelembagaan UNNES mendukung penuh kebijakan Kemendikbud yang menjadi payung hukum bagi UNNES untuk menyesuaikan UKT dengan kondisi ekonomi mahasiswa yang terdampak ekonomi berdasarkan data pokok mahasiswa. UKT memiliki prinsip berkeadilan yang proporsional.

Permendikbud merupakan kebijakan yang promahasiswa dan memperhatikan kondisi orang tua mahasiswa yang terdampak pandemi. Prinsipnya adalah kontribusi masyarakat atau orang tua yang berkeadilan. Pembayaran UKT yang mampu memberikan kontribusi sesuai kemampuan yang kurang mampu dibantu dengan bantuan uang kuliah dari pemerintah (KIP-Kuliah), beasiswa dari mitra, beasiswa dari Lazis Unnes, dan dari berbagai pihak yang memiliki kepedulian.

Terkait dengan masalah ini, selanjutkan Rektor akan melakukan dialog dengan mahasiswa yang bersangkutan agar mahasiswa tetap bisa bertindak secara bijak. Selama ini, dalam melakukan pembinaan mahasiswa UNNES tidak pernah melakukan tindakan represif dan tidak pernah men-drop out mahasiswa yang melakukan aksi terkait UKT. Pendekatan yang diambil UNNES adalah pendekatan persuasive, demokratis, dan dialogis.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Prof Jamal Wiwoho menyampaikan bahwa dalam penetapan UKT perguruan tinggi menerapkan prinsip keadilan harus berbasis proporsi kebutuhan. Tidak bisa semua mahasiswa diperlakukan sama atau diberlakukan UKT yang sama. Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2020 sudah berdasarkan usulan Rektor PTN di Indonesia. UNNES dan UNS sudah menjalankan kebijakan ini. Semua Rektor PTN berkomitmen menjalankan peraturan tersebut. Mahasiswa tidak bisa memaksakan pengembalian UKT karena melanggaran peraturan keuangan negara.

Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama, yang merupakan Ketua FRI 2019 mengatakan: Prinsip pembebanan UKT dlm Permendikbud no 25 tahun 2020 sudah benar dan sesuai dg prinsip demokrasi Pancasila yakni pembebanan sesuai kemampuan masing masing mahasiswa. Justru penerapan  pola pukul rata yang dituntut   tidak dapat dibenarkan karena orang kaya dan mampu akan ikut menikmati subsidi dan keringanan.

Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) periode 2020/2021 Prof. Arif Satria mengatakan bahwa iklim demokrasi kampus hari ini jauh lebih baik daripada 30 tahun lalu, sehingga kalau ada berita tentang pembungkaman suara mahasiswa kiranya dapat diklarifiasi ke pihak rektorat juga supaya seimbang. Saya mengapresiasi para kolega rektor, termasuk Rektor UNNES, yang selalu membuka ruang dialog dengan mahasiswa baik secara langsung maupun Daring.

Rektor UNNES sepenuhnya mendukung dan mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi Pada Perguruan Tinggi Negeri Di Lingkungan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. Implementasi atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020 tersebut dituangkan dalam Peraturan Rektor Universitas Negeri Semarang Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Pembayaran Uang Kuliah Tunggal Pada Masa Pandemi Covid-19 Universitas Negeri Semarang dan Surat Edaran Nomor: T/5213/UN37/KU/2020 Perubahan Surat Edaran Rektor Nomor : B/3080/UN37/KU/2020 Tentang Pembayaran UKT Semester Gasal 2020/2021 3. Secara garis besar, ada lima kebijakan terkait dengan pembayaran UKT Semester Gasal 2020/2021 sebagai berikut:

  1. Pembebasan UKT. Perpanjangan masa studi 1 semester dan pembebasan UKT. Kebijakan ini diberikan untuk mahasiswa jenjang diploma tiga (D3) angkatan tahun 2015 dan Strata 1 (Sarjana/ S1) angkatan tahun 2013, yang sampai dengan tanggal 28 Agustus 2020 belum dinyatakan lulus. Masa studinya diperpanjang 1 (satu) semester dengan dibebaskan membayar UKT. Dalam mengimplementasikan kebijakan ini UNNES telah memberikan perpanjangan masa studi kepada 788 mahasiswa jenjang D3 dan SI dan menggratiskan UKT selama satu semester. Sedangkan untuk Pascasarjana sebanyak 596 Mahasiswa. Sehingga sebanyak 1.384 mahasiswa dibebaskan UKT.
  2. Penurunan UKT. Kebijakan ini diberikan kepada mahasiswa yang orang tua/wali/atau yang membiayai kuliah mahasiswa mengalami penurunan kemampuan ekonomi yang signifikan dan bersifat sementara selama masa pandemic covid 19. Ini hanya berlaku selama semester gasal 2020/2021. Dalam mengimplementasikan kebijakan ini UNNES telah memberikan penurunan UKT kepada 1.083 dari 1.167 mahasiswa pengusul.
  3. Perubahan Kelompok UKT. Kebijakan ini diberikan kepada mahasiswa yang orang tua/wali/atau yang membiayai kuliah mahasiswa mengalami pengurangan kemampuan ekonomi yang signifikan karena perubahan data sosial ekonomi antara lain karena orangtua/wali/penanggung biaya kuliah meninggal dunia, di-PHK, atau mengalami kebangkrutan usaha. Dalam mengimplementasikan kebijakan ini UNNES telah memberikan perubahan kelompok UKT kepada 194 dari 198 mahasiswa pengusul.
  4. Bantuan UKT. Kebijakan ini diberikan kepada mahasiswa yang orang tua/wali/ atau membiayai kuliah menerima dampak langsung adanya pandemic covid 19. Bantuan UKT ini berupa pembebasan UKT satu semester pada semsester gasal 2020/2021.  Dalam mengimplementasikan kebijakan ini UNNES telah menetapkan bantuan  UKT kepada 1.184 mahasiswa.
  5. Pembayaran UKT dengan mengangsur. Kebijakan ini diberikan kepada mahasiswa yang orangtua/wali/penanggung biaya kuliah mahasiswa mengalami hambatan finansial untuk melakukan pembayaran UKT sekaligus lunas pada tanggal yang ditentukan. Dalam mengimplementasikan kebijakan ini UNNES telah memberikan kebijakan pembayaran UKT secara mengangsur kepada 1.636 mahasiswa dari 1.636 mahasiswa pengusul.
  6. Dalam hal mahasiswa mengambil mata kuliah kurang dari atau sama dengan 6 (enam) SKS, pada semester  gasal 2020/2021 mahasiswa hanya membayar 50% (lima puluh persen) dari besaran UKT. Sedang mahasiswa  yang   cuti kuliah dibebaskan dari kewajiban pembayaran UKT.
  7. Dalam hal mahasiswa telah menyelesaikan seluruh pembelajaran pada semester genap 2019/2020 namun belum lulus (dalam masa revisi skripsi/Tugas Akhir sesuai dengan pedoman akademik) yang dibuktikan dengan Berita Acara Ujian Skripsi/Tugas Akhir, dan lulus maksimal tanggal 31 Oktober, mahasiswa dibebaskan dari kewajiban membayar UKT.
  8. 11.234 Mahasiswa UNNES sampai saat ini menerima beasiswa dari beberapa jenis beasiswa yang ada seperi Bidikmisi, Beasiswa Altet Berprestasi, Afirmasi Papua, PPA Aspirasi Masyarakat, Yayasan Salim, Bank Indonesia, Pemkab Rembang, Baznas Jateng, Lautan Luas, Pemkot Semarang, Kaltra Cerdas, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul dll. Selain beasiswa tersebut dari Internal kampus juga memberikan beasiswa Lazis UNNES.

Demikianlah  klarifikasi dan penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga dapat memberikan informasi yang diperlukan


Penulis: Muhamad Burhanudin

Edy Purwanto Dilantik Jadi Dekan FIP UNNES

Kamis, 6 Agustus 2020 | 11:53 WIB


Edy Purwanto Dilantik Jadi Dekan FIP UNNES

Dr Edy Purwanto MSi  dilantik oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi Dekan Antarawaktu Periode 2019-2023 Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Kamis (6/8/2020) di Auditorium Sekaran Gunungpati.

Dr Edy Purwanto dilantik menggantikan Almarhum Dr Achmad Rifai RC MPd dengan penerapan disiplin tinggi protokol kesehatan.

Prof Fathur saat memberi pengarahan menyampaikan, menjadi Dekan penerus itu harus lebih baik dari pejabat sebelumnya.

Selain itu, harus taat asas dan terus meningkatkan budaya prestasi yang sudah dirintis oleh dekan sebelumnya.

Prof Fathur juga berpesan kepada Dekan yang baru saja dilaktik bahwa jabatan itu amanah, untuk itu dalam menjalankan tugas harus menjaga integritas agar UNNES bisa bersaing dan bersanding dengan perguruan tinggi lain baik di tingkat nasional maupun internasional.


Penulis: Fauzan

FBS UNNES Selenggarakan Webinar Fenomena dan Tantangan Bahasa dan Seni Pasca Pandemi

Kamis, 6 Agustus 2020 | 10:29 WIB


FBS UNNES Selenggarakan Webinar Fenomena dan Tantangan Bahasa dan Seni Pasca Pandemi

Pandemi Virus Covid 19 telah membuat perilaku kehidupan di segala aspek berubah dari kebiasaan normal yang ada. Hal ini termasuk bagi para budayawan dan seniman yang mau tidak mau harus dapat beradaptasi dan berkawan dengan tatanan kehidupan baru atau New Normal.

Hal ini yang mendasari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan seminar secara online melalui aplikasi zoom dengan tema “Fenomena dan Tantangan Bahasa dan Seni Pasca Pandemi” pada Kamis (6/8).

Hadir secara virtual, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang memberikan Keynote Speech dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemdikbud RI Prof Endang Aminudin Aziz PhD dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud RI Hilmar Farid PhD.

Dalam kegiatan yang dimoderatori oleh Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama SPd MA ini, Rektor UNNES menyampaikan pentingnya kemampuan untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan.

“Adaptasi kebiasaan baru telah masuk ke semua aspek kehidupan yang ada. Di era pandemi covid-19 ini, UNNES mengadaptasi kebiasaan baru dengan cepat melalui program TSR kampus yakni tingkatkan imunitas tubuh, sering cuci tangan dengan menggunakan sabun, dan rajin berolahraga dan berdoa,” jelas Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

Selain itu, imbuhnya, itikad baik UNNES dalam mencegah penyebaran wabah covid-19 juga ditunjukkan melalui penyelenggaraan program KKN BMC (Bersama Melawan Covid), intensifikasi WFH (Work from Home) kepada warga UNNES dan pelaksanaan rapid test bagi pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan.

“Jadi banyak sekali adaptasi yang diperlukan termasuk dalam hal kebahasaan. New normal akan menjadi sebuah kebiasaan yang juga memengaruhi pola bahasa yang ada, sehingga seminar ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagaimana fenomena dan tantangan bahasa dan seni pasca pandemi nantinya,” pungkas Prof Fathur.

Kemunculan Bahasa Baru

Penyampaian materi yang pertama oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemdikbud RI Prof Endang Aminudin Aziz PhD yang menjelaskan tentang munculnya banyak bahasa baru di era pandemi ini.

“Sebagai contoh adanya istilah lockdown yang kemudian dituliskan menjadi lauk daun, ada juga yang menuliskannya menjadi download” jelas Prof Aminudin.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud RI Hilmar Farid PhD menjelaskan tentang pentingnya memberikan perhatian pada sektor bahasa dan seni pasca pandemi covid-19 terutama terkait dengan upaya pemulihan ekonomi.

“Pemulihan ekonomi itu harus ditunjang oleh pemulihan pada sektor-sektor lainnya, termasuk sektor bahasa, seni, dan budaya. Sektor ini seharusnya juga menjadi prioritas yang harus diperhitungkan secara serius oleh pemerintah,” jelas Hilmar Farid PhD.

Menurutnya, saat ini Indonesia seharusnya tidak hanya bergantung pada sektor-sektor konvensional semata, tetapi juga perlu menumbuhkembangkan sektor lainnya. Selain itu, penting juga untuk mengoptimalkan kemajuan teknologi dan informasi sehingga tercipta proses digitalisasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Webinar dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh para peserta. Melalui kegiatan ini tercipta ruang diskusi ilmiah yang memungkinkan terjadinya transfer value dan transfer knowledge antara peserta dan narasumber.

Sebagai Perguruan Tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), UNNES menjadi salah satu episentrum pengembangan pendidikan yang berkomitmen dalam memfasilitasi terjadinya proses transfer value dan transfer knowledge.

Pada masa pandemi saat ini, UNNES turut mendorong upaya memerangi wabah covid-19 melalui implementasi kebijakan belajar dari rumah sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).


Penulis: Dwi Hermawan

UNNES Gandeng Gusdurian dan Polda Jateng Tangkal Radikalisme di Perguruan Tinggi

Selasa, 4 Agustus 2020 | 14:35 WIB


UNNES Gandeng Gusdurian dan Polda Jateng Tangkal Radikalisme di Perguruan Tinggi

Universitas Negeri Semarang bekerja sama dengan Jaringan Gusdurian dan Polda Jawa Tengah untuk mendeteksi dan menangkal radikalisme di perguruan tinggi.

Mengawali kerja sama  dalam pemcegahan radikalisme di kampus dan membangun apersepsi bersama, UNNES menyelenggarakan   seminar daring bertajuk “Pencegahan Radikalisme di Perguruan Tinggi”, dengan narasumber    Irjen Pol Ahmad Luthfi (Kapolda Jawa Tengah),  Alissa Wahid (Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian), Nusron Wahid (Anggota DPR RI), dan Ali Masyhar Mursyid (Direktur Pusat Studi Antiradikalisme dan Terorisme FH UNNES). Selasa (4/8).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan  bahwa para narasumber memiliki kapasitas dan gerakan nyata dalam penanggunangan radikalisme.

“Sebagaimana diketahui, Ibu Alissa Wahid  sebagai Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian,  Jaringan Gusdurian memiliki pengalaman panjang dalam mempromosikan moderasi beragama, Bapak   Irjen Pol Ahmad Luthfi  sebagai Kapolda Jawa Tengah terus melakukan gerakan pencegahan terorisme, Bapak  Nusron Wahid anggota DPR RI yang berbasis pesantren terus menggelorakan cinta NKRI, dan Pak Ali Masyhar Mursyid dosen muda sekaligus Direktur Pusat Studi Antiradikalisme dan Terorisme UNNES,” terang Prof Fathur Rokhman.

Menurut Alissa Wahid ada tiga persoalan utama yang dihadapi masyarakat Indonesia yaitu mayoratorianisme, sentimen primordial, dan ekslusivisme beragama.

Ia memandang tiga masalah tersebut memiliki kaitan erat dengan perguruan tinggi sehingga perlu tindakan konkret untuk menyikapinya.

Pihaknya memetakan pola radikalisasi di perguruan tinggi terjadi dalam sejumlah tahap. Pertama,  melalui pendekatan personal. Kedua, penanaman ideologi ekslusivisme beragama. Ketiga, membangun kebanggaan sebagai diri atau umat terpilih.

Setelah itu, biasanya dilakukan penanaman visi “perjuangan”. Kelima, penugasan sebagai kader perjuangan. Keenam, menggerakkan masyarakat.

Untuk menyikapi itu, Jaringan Gusdurian selama ini giat mempromosikan moderasi beragama di masyarakat.

Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol A. Luthfi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan dua pendekatan yaitu pendekatan lembut (soft approach) dan pendekatan keras (hard approach).

Menurutnya, dalam mengoptimalkan Gerakan soft tersebut kampus harus memberikan pendampingan yang intensif kepada organisasi mahasiswa dari dosen yang kompeten. Hal itu diperlukan agar potensi sekecil apa pun radikalisme di perguruan tinggi dapat segera diketahui.

Menurut Prof Fathur Rokhman bagi Unnes, potensi radikalisme telah menjadi bahan perhatian sejak lama. Untuk mempromsoikan kehidupan beragama yang moderat UNNES membangun kemitraan dengan sejumlah pesantren, kepolisian, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). UNNES Juga Pusat Studi Radikalisme dan Teorisme.

“Selain bekerja sama dengan berbagai pihak Unnes juga mendirikan Pusat Studi Radikalisme dan Teorisme (Pusara). Saya turut menjadi pencetus gerakan Pusara,  dari Semarang untuk Indonesia yang berisi ikrar masyarakat perguruan tinggi di Indonesia menjaga keutuhan NKRI dan melawan gerakan radikal di kampus.  Fokus kegiatan kemahasiswaan di UNNES adalah karakter dan prestasi. Dalam hal ini, salah satu karakter utama yang ditanamkan adalah nasionalisme.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Webminar UNNES Pencegahan Radikalisasi di Lingkungan Perguruan Tinggi

Selasa, 4 Agustus 2020 | 12:01 WIB


Webminar UNNES  Pencegahan Radikalisasi  di Lingkungan Perguruan Tinggi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Seminar Nasional secara daring dengan aplikasi Zoom dengan tema Pencegahan Radikalisasi di Lingkungan Perguruan Tinggi, Selasa,(4/8).

Pemateri Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Kepala POLDA Jateng  Irjen Pol Drs Ahmad Lutfi SH SSt MK, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, Anggota DPR RI  Nusron Wahid SS ME dan Direktur Pusat Studi Anti Radikalisme dan Terorisme (PUSARA UNNES) Dr Ali Masyhar SH MH.

Prof Fathur Rokhman mengutarakan bahwa Kampus UNNES konsen terhadap anti radikalisme dan terorisme, hal ini terwujud dengan adanya deklarasi dari Semarang untuk Indonesia yang berisi pertama menjunjung tinggi NKRI berdasarkan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan UUD 1945, kedua menjaga semboyan Bhineka Tunggal Ika, ketiga anti radikalisme/terorisme, keempat anti narkoba/obat terlarang, dan kelima cinta tanah air dan bela negara.

Disamping deklarasi, pencegahan radikalisme dan terorisme di kampus dilakukan juga dengan kerjasama berbagai mitra diantaranya MoU antara UNNES dan BNPT, bermitra dengan Polda Jateng yaitu Pengembangan Forum Komunikasi Kepolisian Masyarakat dan Mahasiswa (FKMM), adanya upaya pencegahan peredaran narkoba dan obat terlarang  dan  tes narkoba.

Kemudian, juga bermitra dengan Pondok Pesantren dan Lingkar kampus yaitu program UNNES Bersholawat, UNNES Berdizkir, dan bakti sosial lingkar kampus.

Prof Fathur juga menyampaikan bahwa setiap mahasiswa baru di UNNES juga  mengikuti kegiatan pendidikan bela negara yang dilaksanakan di Rindam Kodam IV Diponegoro.

Hal senada juga disampaikan Kepala Polda Jateng  Irjen Pol Drs Ahmad Lutfi SH SSt MK bahwa pendidikan adalah menjadi salah satu faktor dalam proses pencegahan terorisme dan radikalisme,

Ada lima cara dalam mencegah masuknya paham radikalisme ke Perguruan Tinggi yaitu pertama ada regulasi di Perguruan Tinggi yang bernuansa bela negara/cinta tanah air/kode etik mahasiswa/surat pernyataan komitmen bersedia melaksanakan peraturan kampus termasuk komitmen kepada 4 konsensus dasar yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Kedua adanya program pendampingan UKM/BEM dan setiap kegiatan mahasiswa oleh Dosen yang kompeten, ketiga adanya kerjasama dengan instansi terkait pencegahan penanggulangan Radikalisme Terorisme di kampus, keempat berikan dukungan positif untuk organisasi kemahasiswaan yang menjadi kompetitor bagi organisasi intoleran dan radikal dan terakhir adalah tingkatkan intensitas, kualitas dan kuantitas  giat mahasiswa dalam rangka peningkatan kecintaan kepada NKRI dan 4 Konsensus dasar.

Lebih spesifik, berdasarkan  penelitian dan survey yang  disampaikan oleh Anggota DPR RI  Nusron Wahid SS ME menyimpulkan bahwa gerakan radikalisme ini telah masuk  yang menjadi target adalah  kalangan influencer (kelompok berpengaruh) yaitu profesional,birokrat,pengusaha sektor strategis, para Dai populer di media, Artis, Atlet berprestasi, tenaga pendidik dan tentunya termasuk didalamnya yang dipilih adalah  mahasiswa berprestasi, artinya mahasiswa yang disiplin,baik dan cerdas. Tujuan dari para influencer menjadi target  adalah mempermudah memberikan sugesti kepada orang orang disekitarnya atau masyarakat.

terdapat ciri dan tahap dalam proses menjadi radikalisme yang di bagi menjadi 3 bagian besar yaitu tahap pertama  Fikrah (pemikiran) artinya klaim merasa yang paling benar, tahap kedua Amaliah artinya mempertentangkan sunnah dan tradisi masyarakat, tahap ketiga dibagi menjadi dua yaitu Harakah gerakan propaganda yaitu mempertentangkan syariat dengan negara dan Harakah gerakan ekstrem yaitu mengangkat senjata, pada terakhir ini Negara sudah dalam kondisi berbahaya, imbuh Nusron.

Hal ini dikuatkan juga oleh direktur PUSARA UNNES yang menyampaikan fakta bahwa ada 19,4 % PNS terindikasi anti pancasila (survey dilakukan pada 10 september hingga 5 oktober 2017 di 6 kota yaitu Jakarta,bandung, semarang, Surabaya, medan dan makassar),  ada 17.8% mahasiswa dan 18,4% pelajar yang setuju khilafah (Alvara Research), 39% mahasiswa terpapar radikalisme (BIN,2018),  paham konservatif keagamaan meningkat (24 % mahasiswa dan 23,3% pelajar SMA berpaham konservatif),  7 Universitas Besar di Indonesia terpapar terorisme ( BNPT,2018), Wahid Institute menyebutkan 11 juta orang bersedia melakukan tindakan radikal, 0,4 % penduduk Indonesia pernah bertindak radikal dan 7,7 % mau bertindak radikal jika memungkinkan.

Kecenderungan mengapa mahasiswa menjadi target radikalisme adalah karena cenderung lebih kritis kepada pemerintah ( misal menyoal ketidakadilan, kesejahteraan sosial dan lain lain), berusia muda umumnya masih labil, masih dalam tahap mencari jatidiri, melek teknologi dan sikap serba instan. Imbuh Gus Ali panggilan akrabnya.

Diakhir seminar  Rektor UNNES Prof Fathur berharap melalui seminar ini terdapat tindak lanjut dan pengembangan materi agar semua civitas akademika dapat ikut berperan aktif mencegah radikalisme dan terorisme.

Seminar ini dapat dilihat di link youtube UNNES yaitu https://www.youtube.com/watch?v=sa5-3Gd4cOw


Penulis: Landa Akbarta

Rektor UNNES Mendukung Penuh Kebijakan Mendikbud Mas Nadiem Makarim di Masa Pandemi

Selasa, 4 Agustus 2020 | 11:24 WIB


Rektor UNNES Mendukung Penuh Kebijakan Mendikbud Mas Nadiem Makarim di Masa Pandemi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan dukungan atas kebijakan Mendikbud di masa Pandemi, Hal tersebut disampaikan pada rapat pimpinan secara Daring, Senin, 3/8.

“Mas Nadiem Makarim selaku Mendikbud  telah melakukan berbagai kebijakan untuk meringankan biaya kuliah mahasiswa selama pandemi. Kebijakan tersebut tertuang dalam Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 yang kita dukung secara penuh. Dalam Permendikbud yang diterbitkan Juni 2020, Kemendikbud akan memberikan keringanan UKT bagi mahasiswa PTN yang menghadapi kendala finansial selama pandemi Covid-19,” kata Prof Fathur Rokhman.

Dijelaskan Rektor UNNES, Mendikbud Mas Nadiem Makarim telah memberikan kebijakan untuk memberikan keringan biaya kuliah bagi mahasiswa. Berdasarkan surat dari Pusat Layanan Pembiyayaan  Pendidikan Kemendikbud,  UNNES mendapatkan kuota penerima KIP Kuliah untuk mahasiswa baru semeater 1 sebanyak 1.784 mahasiswa, kuota bantuan UKT untuk semester 3 berjumlah 570 mahasiswa, kuota bantuan UKT untuk semester 5 sebanyak 893 mahasiswa, dan kuota bantuan UKT untuk semester 7 berjumlah 1.351 mahasiswa.

Rektor UNNES menyampaikan, mahasiswa yang orang tua atau walinya mengalami penurunan kemampuan ekonomi karena bencana alam atau non-alam diberi sejumlah keringanan.  Di UNNES keringanannya dalam empat bentuk yaitu, dapat berupa pembebasan sementara UKT; pengurangan UKT; perubahan kelompok UKT; atau pembayaran UKT secara mengangsur.

“UNNES telah menindaklanjuti peraturan mendikbud dengan menerbitkan peraturan Rektor Nomor 10 Tahun 2020. Dalam peraturan tersebut diatur mahasiswa dapat memperoleh empat jenis keringanan UKT tersebut dengan melakukan perubahan data di datapokok.unnes.ac.id,  perubahan data pada database itulah yang menjadi landasan pemberian keringanan UKT kepada mahasiswa. Selain itu, juga diatur semester 9 (S1) atau mahasiswa semester 7 (D3) yang mengambil kuliah kurang dari atau sama dengan 6 SKS hanya membayar 50 persen UKT. Adapun mahasiswa yang sudah dinyatakan  lulus samapi dengan 30 Oktober 2020 akan  dibebaskan sepenuhnya dari kewajiban membayar UKT.  Sedangkan Mahasiswa yang cuti juga dibebaskan sepenuhnya dari kewajiban membayar UKT,” terang Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Rektor UNNES menyampaikan Selain memberikan bantuan kuota untuk mahasiswa, UNNES juga berinisiatif menyalurkan dana LAZIS untuk membantu mahasiswa. Pada periode I tahun 2020 LAZIS UNNES telah menyalurkan 265 paket beasiswa, baik dalam bentuk beasiswa regular maupun bantuan UKT.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Respon Adaptasi Kebiasaan Baru, LP3 UNNES Gelar Webinar Kebijakan, Implementasi, dan Pengembangan Pembelajaran

Selasa, 4 Agustus 2020 | 9:07 WIB


Respon Adaptasi Kebiasaan Baru, LP3 UNNES Gelar Webinar Kebijakan, Implementasi, dan Pengembangan Pembelajaran

Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK) menuntut respon positif dari segala sektor, termasuk di sektor pendidikan.

Merespon penyesuaian ini, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang menggelar Webinar bertema “Kebijakan, Implementasi Dan Pengembangan Pembelajaran Di Era Pandemi Covid 19” pada Selasa (4/8).

Hadir secara virtual, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang mengapresiasi penyelenggaraan webinar.

“UNNES senantiasa menjaga tradisi berprestasi dan bereputasi. Oleh karena itu, pada masa pandemi ini, kegiatan perkuliahan di arahkan menggunakan media online seperti Elena UNNES. Layanan akademik dan layanan administrasi umum pun dilakukan secara daring. UNNES menerapkan prinsip digitalisasi seoptimal mungkin guna mencegah penyebaran covid-19,” jelas Prof Fathur.

Selain itu, imbuh Profesor bidang Sosiolingusitik itu, kita juga harus mengambil hikmah dari kejadian saat ini, seperti kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan lebih sabar dalam menerima ujian kehidupan.

“Yang tak kalah penting adalah kita harus menjaga produktivitas dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan,” imbau Rektor.

Kesehatan dan Keselamatan Sebagai Prioritas

Webinar kali ini menghadirkan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Dr Supraptono, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr Padmaningrum SH MPd, dan Ketua Program Studi S3 Pendidikan Matematika UNNES Prof Dr YL Sukestiyarno MS PhD.

Pada kesempatan itu, Dr Supraptono menjelaskan prioritas pemerintah dalam penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi covid-19 saat ini.

“Prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi covid-19 adalah kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat. Hal ini menjadi prioritas pemerintah. Jadi prinsipnya kesehatan dan keselamatan tetap yang utama,” ungkap Dr Supraptono.

Sehingga, imbuhnya, guru harus inovatif dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan. Guru bisa mencari referensi di website-website pemerintah.

Senada dengan paparan Dr Supraptono, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr Padmaningrum SH MPd juga menjelaskan, prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini adalah kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluargan, dan masyarakat.

Menurutnya, ada tiga prinsip dalam implementasi kebijakan pembelajaran pada masa pandemi covid-19. Pertama, menempatkan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan warga satuan pendidikan sebagai hal yang utama. Kedua, menjamin keberlangsungan pendidikan bagi peserta didik dengan memulai tahun pelajaran sesuai kalender akademik. Ketiga, melindungi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan warga sekolah dari potensi penularan Covid-19 dengan tetap melanjutkan belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh secaar efektif.

Paparan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Program Studi S3 Pendidikan Matematika UNNES Prof Dr YL Sukestiyarno MS PhD.

Sebagai Perguruan Tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), UNNES menjadi salah satu episentrum atau pusat pengembangan pendidikan dan pembelajaran di Indonesia. Pada masa pandemi saat ini, UNNES turut mendorong upaya memerangi wabah Covid-19 melalui implementasi kebijakan belajar dari rumah sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


Penulis: Dwi Hermawan

FH UNNES Memiliki PKPA, Angkatan Pertama Resmi Dibuka Oleh Rektor

Senin, 3 Agustus 2020 | 15:53 WIB


FH UNNES Memiliki PKPA, Angkatan Pertama Resmi Dibuka Oleh Rektor

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman M Hum secara resmi membuka Program Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), dalam suasana yang khidmat melalui daring dengan aplikasi zoom. Sabtu,(1/8)

Pelaksanaan PKPA  merupakan respon Fakultas Hukum UNNES dalam tantangan global Pendidikan Hukum, dimana diperlukan juga adanya Advokat-Advokat yang dapat Go Internasional sehingga tentunya sejalan dengan visi UNNES yaitu bereputasi Internasional.

PKPA UNNES  dilaksanakan berkat adanya kerjasama yang dibangun antara UNNES dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dibawah kepemimpinan Prof Dr H Fauzie Hasibuan SH MH. mengingat banyaknya organisasi Profesi yang ada FH UNNES perlu menentukan pilihan dari berbagai profesi advokat yang ada, pilihan jatuh pada PERADI karena memang kedekatan dengan UNNES yang telah dibangun sejak lama, bahkan diwal-awal pendiriannya dulu, beberapa Advokat PERADI pernah bergabung sebagai pengajar di FH UNNES. “Kerjasama ini diharapkan dapat terus bertahan dan berkembang, PERADI sudah banyak melahirkan Advokat handal, semoga dari kerjasama ini akan semakin memperkaya Advokat handal di Indonesia” Terang Benny Koordinator Pengelola Pendidikan PKPA.

PKPA sendiri merupakan salah satu program yang kini sedang di inisiasi oleh FH UNNES, sejatinya FH UNNES juga sedang mempersiapkan program S2 Kenotariatan dan Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH), menyusul program Magister Ilmu Hukum yang telah lama terbentuk. Dr Rodiyah SPd  SH MSi Dekan FH UNNES dalam kesempatan terpisah menyampaikan “Komitmen FH UNNES dalam Pendidikan tinggi hukum akan terus dikembangkan, demi melahirkan insan-insan terbaik dalam penegakan Hukum di Indonesia” katanya mantap.

Rektor UNNES sendiri dalam peresmian menyampaikan apresiasinya kepada tim pengelola PKPA, segenap pengajar, peserta, dan pimpinan FH UNNES. Mengutip quote Tegakan Keadilan Walau Langit Runtuh, Rektor UNNES berpesan kepada peserta “Selamat memperdalam ilmu, dan tegakkan lah keadilan dimanapun kalian berada”.


Penulis: Landa Akbarta

Besok, UNNES akan selenggarakan Zoominar Pencegahan Radikalisasi

Senin, 3 Agustus 2020 | 13:45 WIB


Besok, UNNES akan selenggarakan Zoominar Pencegahan Radikalisasi

Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang (UNNES) Selasa, 4 Agustus 2020 Pukul 09.00 WIB  akan menyelenggarakan Zoominar.

Diskusi terfokus dengan tema “Pencegahan Radikalisasi di Lingkungan Perguruan Tinggi” sebagai pembicara Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid,  Anggota DPR RI Nusron Wahid, dan Dir Pusat Studi Anti Terorisme (PUSARA) UNNES Ali Masyhar Mursyid yang akan dipandu oleh Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES Hendi Pratama.

Disiarkan secara langsung melalui kanal You Tube UNNES atau klik disini http://s.id/livewebinar4agustus

 


Penulis: Fauzan

Mahasiswa BK Raih Juara 2 Lomba Essai KOMNAS Ke V

Senin, 3 Agustus 2020 | 10:34 WIB


Mahasiswa BK Raih Juara 2 Lomba Essai KOMNAS Ke V

Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang(UNNES) Intan Marviana dan Nugroho Pangestu mendapatkan juara 2 pada lomba essai pada ajang Kompetisi Nasional (KOMNAS) ke V yang diselenggarakan Universitas Negeri Malang (UM) dengan tema Inovasi dan Kreatifitas Layanan BK di Era Pandemi Covid-19.

Pengumuman kejuaraan diumumkan secara virtual melalui zoom could meeting. Pada KOMNAS V ini ada 4 cabang perlombaan yaitu media Bimbingan Konseling, essai, dan video konseling bagi mahasiswa dan lomba poster dan tiktok konten edukasi bagi pelajar SMA/SMK.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Abdurrahman MPd mengapresiasi dan bangga atas prestasi mahasiswa FIP yang terus berkiprah di ajang kompetisi nasional bahkan internasional. Harapannya mahasiswa terus berkarya untuk reputasi sebagai bagian dari komitmen membudayakan prestasi UNNES.


Penulis: Fauzan

FIK UNNES Sukses Selenggarakan ISPHE 2020 Secara Daring

Jumat, 31 Juli 2020 | 13:57 WIB


FIK UNNES Sukses Selenggarakan ISPHE 2020 Secara Daring

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses menyelenggarakan seminar internasional. Kegiatan yang bertajuk  5th International Seminar on Public Health and Education (ISPHE) ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan ditayangkan langsung melalui kanal Youtube FIK UNNES pada Rabu (22/7).

Dengan mengusung tema “Strengthening Disease Prevention through Health Education and Physical Activity for Sustainable and Equitable health Development”, webinar ini dihadiri oleh 300 partisipan dari 9 negara dan 135 di antaranya merupakan presenter oral dan poster.

Webinar ini secara resmi dibuka oleh Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES, Dr Hendi Pratama MA.

Dalam sambutannya, Dr Hendi menjelaskan, UNNES sangat mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan ISPHE 2020 yang sudah memasuki jilid ke-5 ini.

“Penyakit tidak menular menjadi penyebab kematian dini tertinggi di dunia dan di Indonesia, harapannya ISPHE 2020 ini mampu memberikan wawasan keilmuan dan praktik baru yang terkini bagi kalangan akademisi, praktisi, dan seluruh peserta seminar,” ujar Dr Hendi Pratama.

Webinar dibagi menjadi 3 bagian, yaitu keynote speech, plenary session, dan parallel session. Sesi keynote disampaikan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI Febrio Nathan Kacaribu PhD yang membawakan topik “Opportunities and Challenges of Health Investment from Disease Prevention Aspect for Economic Development in Indonesia”.

Berikutnya masih dalam sesi keynote speech, disampaikan oleh Prof Hao-Jan Yang dari Chung Shan Medical University Taiwan dengan topik “The Role of Health Education in Improving Quality of Lifedan Prof Syed Mohamed Aljunid MD MScPH PhD dari Kuwait University Kuwait dengan topik “Strengthening Health Care System of Developing Countries through Research and Development in Health Economics and Financing”.

Selanjutnya, para invited speakers yang diundang pada sesi I plenary adalah Prof Michael Yong Hwa Chia PhD dari National Institute of Education (NIE) Singapore yang membawakan topik “School-based Interventions to Physical Activity, Exercise, Positive Physical Education, and Sport Experiencesdan Assoc Prof Syed Abdul Shabbir PhD dari Taipei Medical University Taiwan dengan topik “The Use of Health Technology to Improve Health Literacy in the Community: Opportunities and Challenges”. Sesi ini dimoderatori oleh Mohammad Arif Ali MSc dari Jurusan IKOR.

Pada sesi II plenary, para invited speakers yang menyampaikan materinya adalah Prof Dr dr Oktia Woro Kasmini Handayani MKes dari Universitas Negeri Semarang Indonesia dengan topik Beating Non communicable Disease in the Community through Social Engineering: From Research to Local Action in Indonesiadan Assoc Prof Niruwan Turbull PhD dari Mahasarakham University Thailand dengan topik Health Education as an Effort to Enhance Community Participation in Environmental Diseases Prevention”. Sesi ini dimoderatori oleh Lukman Fauzi MPH dari Jurusan IKM.

Pada sesi paralel, sebanyak 135 presenter melakukan presentasi oral dan poster yang dibagi ke dalam 10 ruangan (breakout rooms ZOOM) berdasarkan topik Health Education, Physical Activity, dan Applied Technologies for Health dengan satu moderator ditiap kelas.

Ketua Panitia ISPHE 2020,  dr RR Sri Ratna Rahayu PhD menyampaikan, artikel yang masuk ke dewan reviewer ISPHE telah diseleksi sesuai dengan pilihan publikasi, yaitu jurnal terindeks Scopus, prosiding EAI terindeks Scopus, jurnal terindeks Sinta 1 dan 2, atau prosiding ber-ISBN.

Health education dan physical activity merupakan pilar penting bagi seluruh masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit untuk mencapai pembangunan kesehatan yang adil dan berkelanjutan. Masyarakat yang sehat akan berkontribusi dalam produktivitas kerja, mengurangi biaya perawatan kesehatan, dan memperpanjang usia harapan hidup,”  ujar dr Sri Ratna Rahayu.


Penulis: Sihono

Rektor UNNES Serahkan 15 Ekor Hewan Kurban

Jumat, 31 Juli 2020 | 9:57 WIB


Rektor UNNES Serahkan 15 Ekor Hewan Kurban

Setelah menunaikan ibadah salat Idul Adha 1441 Hijriah, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan hewan kurban kepada Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES Drs Anwar Haryono MPd, Jumat (31/7).

Dalam kegiatan yang bertempat di Halaman Masjid Ulul Albab kampus UNNES ini, Rektor didampingi oleh segenap jajaran pimpinan universitas.

Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES Drs Anwar Haryono MPd menyampaikan, kurban disalurkan melalui BAI UNNES.

“Tahun ini, BAI UNNES menerima hewan kurban untuk disembelih berupa 9 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Jadi totalnya ada 15 ekor hewan kurban. Nantinya, potongan daging hewan kurban ini akan didistribusikan kepada masyarakat lingkar kampus, cleaning service, satpam, panti asuhan, dan pondok pesantren di sekitar kampus UNNES,” jelas Drs Anwar Haryono MPd.

Dwi Hermawan


Penulis: Sihono

Terapkan Displin Protokol Kesehatan, UNNES Selenggarakan Salat Idul Adha 1441 Hijriah

Jumat, 31 Juli 2020 | 9:49 WIB


Terapkan Displin Protokol Kesehatan, UNNES Selenggarakan Salat Idul Adha 1441 Hijriah

Rektor dan jajaran pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menunaikan ibadah salat Idul Adha 1441 Hijriah di Masjid Ulul Albab Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang, Jumat (31/7).

Dalam kegiatan ibadah tahunan ini, bertindak sebagai imam sekaligus khatib Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES Drs Anwar Haryono MPd.

“Masa pandemi seperti saat ini menuntut kita untuk senantiasa berhati-hati dan waspada. Maka tak mengherankan, jika salat kali ini, kita selenggarakan dengan disiplin protokol kesehatan yang tinggi,” ungkap Drs Anwar Haryono MPd dalam khutbahnya.

Tak hanya itu, Purna Tugas Ketua BAKK UNNES ini juga menambahkan, komitmen UNNES dalam memerangi wabah covid-19 dan menjaga keselamatan warganya juga ditunjukkan melalui kegiatan bagi-bagi masker, hand sanitizer, multivitamin, dan kuota internet bagi warga UNNES.

“Untuk itu, guna mencegah penyebaran virus corona, mari terapkan protokol kesehatan dengan disiplin tinggi, tidak perlu keluar rumah jika bukan untuk urusan yang penting, tidur yang cukup, penuhi kebutuhan gizi, dan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT. Mari kita menjadi manusia yang kuat, yang kuat dan hidupnya bergantung dari ketetapan Allah,” imbau Drs Anwar Haryono MPd.

Sebelum pelaksanaan salat, satu hari sebelumnya, panitia melakukan sterilisasi tempat ibadah. Panitia menyemprotkan disinfektan di semua ruangan, tempat parkir, dan halaman masjid. Hal ini sesuai dengan arahan dan pedoman dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 UNNES.

Setelah salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum kepada Ketua pengurus BAI UNNES Drs Anwar Haryono MPd.

Dwi Hermawan


Penulis: Sihono

Besok, UNNES Selenggarakan Salat Idul Adha

Kamis, 30 Juli 2020 | 14:05 WIB


Besok, UNNES Selenggarakan Salat Idul Adha

Besok pagi, Jumat 31 Juli 2020 Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab Sekaran Gunungpati. Pelaksanaan ini sudah minta izin dari Wali Kota Semarang.

Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES Drs Anwar Haryono MPd menyampaikan itu saat rapat kepanitiaan terakhir, Kamis (30/7) di masjid Ulul Albab.

Shalat Idul Adha akan dimulai pukul 06.30 WIB, bertindak sebagai imam dan khotib yakni saya sendiri (Drs Anwar Haryono MPd).

Pelaksanaannya dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat diantaranya sebelum pelaksanaan Shalat Idul Adha semua ruangan, tempat parkir dan halaman masjid disemprot dengan disinfektan sesuai dengan pedoman dari Tim Covid-19 UNNES.

Setelah shalat Id nanti dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum kepada Ketua pengurus BAI UNNES.

Setelah rapat kepanitiaan selesai, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi dengan Tim Covid-19 UNNES mulai dari pintu masuk, tempat parkir, ruang shalat, dan tempat pemotongan hewan korban.


Penulis: Sihono

Webinar Bulan Pancasila VIII Hima PKn

Rabu, 29 Juli 2020 | 17:01 WIB


Webinar Bulan Pancasila VIII Hima PKn

Membahas Pancasila merupakan hal menarik bagi orang yang memahami dan menghayatinya. Namun bisa merupakan hal biasa bagi mereka yang menjadikan Pancasila hanya sekadar hafalan.

Menghafal Pancasila tanpa memahami secara mendalam dan tanpa dibarengi dengan penghayatan sungguh-sungguh akan menjadikan Pancasila sebagai paham filosofi yang gersang. Oleh karena itu, penting untuk bisa menghayati dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan kegiatan Website Seminar (Webinar) Nasional oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (Hima PKn) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang pada Selasa (28/7).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube PKn TV ini, hadir sebagai narasumber cendekiawan sekaligus aktivis Pancasila Yudi Latif MA PhD dan dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan Noorochmat Isdaryanto SS MSi.

Dengan dimoderatori oleh Giri Harto Wiratomo SPd MHum, keduanya menyampaikan tentang pentingnya aktualisasi nilai-nilai Pancasila ditengah pandemi covid-19 guna mempererat solidaritas di kalangan generasi muda.

Hadir memberikan sambutan, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Dr Moh Solehatul Mustofa MA yang mengapresiasi penyelenggaraan Webinar.

“Ditengah pandemi seperti saat ini, kita tetap harus produktif, salah satunya dengan penyelenggaraan diskusi ilmiah seperti ini yang diharapkan mampu menjadi wadah pertukaran pengetahuan,” ungkap Dr Moh Solehatul Mustofa MA.

Senada dengan Dekan, Ketua Jurusan PKn Drs Tijan MSi juga menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini.

“Saya pikir temanya memang sangat sesuai dengan keadaan saat ini. Perlu adanya tindaknya nyata dari aktualisasi nilai-nilai Pancasila ditengah pandemi covid-19 seperti sekarang,” jelasnya.

Ketua Panitia Pelaksana Windarsih melaporkan, kegiatan diikuti oleh lebih dari 365 peserta dari berbagai kalangan mulai dari dosen, guru, mahasiswa, serta masyarakat umum.

“Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Pancasila VIII. Jadi disini, kita bisa diskusi untuk berbagai ide dan pemikiran, terutama dari generasi muda. Bersama narasumber, kita bisa menuangkan ide apa sih yang perlu dilakukan untuk meningkatkan solidaritas di kalangan generasi muda melalui aktualisasi nilai-nilai Pancasila,” jelas mahasiswa semester 4 itu.

Momentum Pembuktian

Dalam pemaparannya, Yudi Latif MA PhD mengungkapkan, saat ini merupakan momentum pembuktian tentang seberapa ampuh nilai-nilai Pancasila dalam mempertahankan daya hidup Bangsa Indonesia.

“Momen-momen krisis pandemi ini membuat hal-hal yang sebelumnya tidak terlihat menjadi terlihat, jati diri bangsa kita lebih tampak karena pandemi merupakan reaksi alam yang tidak dapat ditutup-tutupi. Ketika Covid-19 merebak maka kita memetik kesimpulan bahwa ternyata hidup ini saling bergantung antara satu dan lainnya. Jika kita bergantung dan bergotong-royong dalam kebaikan, kita akan tumbuh bersama. Jika kita bersatu dalam keburukan, maka kita akan bersama-sama dalam kehancuran,” jelas alumni Australian National University yang pernah menjabat sebagai Ketua UKP PIP itu.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari narasumber 2. Dalam kesempatan itu, Noorochmat Isdaryanto SS MSi menyampaikan situasi saat ini dimana banyak orang mengalami keterbatasan dalam mengeksplor lingkungan karena social distancing yang perlu dilakukan.

“Realitas kita sebagai generasi muda dapat kita pantau melalui media sosial. Kita dapat mengadakan workshop dan seminar terutama terkait dengan peran pemuda dalam melawan Covid-19. Adapula workshop mengenai pencapaian dan usaha generasi muda dalam bidang ekonomi. Kemudian dapat kita lihat melalui kelebihan IPTEK generasi muda yakni mereka mampu menciptakan pesan protokol kesehatan yang menarik baik dalam bentuk leaflet, foto, maupun video,” ungkap dosen sekaligus Kepala Laboratorium Jurusan PKn tersebut.

Setelah paparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipenuhi dengan antusiasme peserta.

Webinar ini diharapkan dapat mendorong dan memotivasi para peserta untuk senantiasa mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai Rumah Ilmu Pengembang Peradaban, UNNES berkomitmen penuh untuk tetap eksis menjadi garda terdepan dalam bidang ilmu dan pengetahuan. Eksistensi ini, UNNES tunjukkan melalui penyelenggaran webinar yang diharapkan mampu menjadi wadah pertukaran ilmu dan pengetahuan, terutama saat masa pandemi seperti sekarang.


Penulis: Dwi Hermawan

Prof M Nasir: Kemandirian Menjadi Paradigma Baru Pengelolaan PTN

Selasa, 28 Juli 2020 | 12:09 WIB


Prof M Nasir: Kemandirian Menjadi Paradigma Baru Pengelolaan PTN

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Diskusi ilmiah Terfokus Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Penguatan Inovasi dan Kapasitas UNNES Menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum Mandiri Berkelas Dunia bersama Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Birokrasi dan Pendidikan Prof Mohammad Nasir Ak MSi PhD.

Kegiatan dilaksanakan dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat dan dilakukan secara Daring melalui Aplikasi Zoom dengan moderator Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt , Selasa (28/7).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutanya mengajak warga UNNES untuk terus bergerak meningkatkan kapasitas kampus.

“UNNES terus berkembang memiliki tradisi prestasi dan reputasi, untuk itu mari kita pertahankan dan tingkatkan terus,” kata Prof Fathur.

Prof Fathur juga menyampaikan, Prof Muhammad Nasir memiliki legasi penting bagi UNNES untuk terus bersaing dan unggul menjadi perguruan tinggi berbasis riset.

“Untuk itu kita terus membangun kapasitas kedepan untuk terus berinovasi. Kita juga mendorong setiap dosen memiliki satu riset bereputasi. Yang penting bagi kita lompatannya untuk meningkatkan publikasi. Kita menyakini perguruan tinggi akan berkembang itu berbasis keilmuan. Kita sambut perubahan dengan semangat UNNES unggul untuk Indonesia maju,” Ujar Prof Fathur

Selain riset, menurut Guru Besar Sosiolingustik tersebut, UNNES juga mengembangkan teaching university.

“Hari ini kita akan mendapatkan arahan dari Prof M Nasir untuk meningkatkan kapasitas UNNES. Statuta UNNES ketua dewan penyantun UNNES adalah Gubernur, untuk ketua hariannya Prof Nasir,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Prof M Nasir menyampaikan ada perubahan paradigma pengelolaan perguruan tinggi salah satunya yakni kemandirian perguruan tinggi yang menjadi pijakan untuk berinovasi lebih kreatif.

“Pentingnya kemandirian dalam perguruan tinggi menjadi salah satu pijakan terpenting. Untuk itu saya akan mendorong UNNES sebagai PTNBH. Melalui kemandirian, akan dapat berinovasi lebih Krearif,” ujar Prof M Nasir.

Selain itu, Prof Nasir juga mendorong UNNES untuk meningkatkan potensi menghadapi daya saing.

“UNNES harus mengembangkan diri untuk melakukan perbaikan terus menerus.  Kita mengacu filosofi di jepang ceizen,  Sebelum membuat produk kita harus membangun manusianya. Untuk itu perlu membuat milestone yang akan dilakukan ke depan. Kita harus menyiapkan teknologi untuk mendukung riset,” ungkap Prof M Nasir.

Lebih lanjut Prof M Nasir menyampaikan, dengan adanya pandemi covid-19 merubah tatanan kehidupan masyarakat, terutama bidang pendidikan yang menjadi tantangan bagi Perguruan Tinggi. Untuk itu UNNES sebagai salah satu PTN terbaik di Indonesia untuk terus berkreasi dan berinovasi sehingga menciptakan riset.

“Ini perubahan perilaku secara tiba-tiba dari pembelajaran tatap muka di perguruan tinggi berubah menjadi Daring.  Banyak  Perguruan Tinggi menggunakan video conference melalui Zoom, Jetzi dan lainnya. Yang terjadi masih banyak yang stress. Oleh karena itu perkuliahan perlu dijadikan digital platfom sendiri. Harus menjadi proses pembelajaran yang terintegrasi. Untuk itu perlu dikembangkan learning manajemen sistem. Adanya korona akan mengubah perilaku dosen, pegawai dan mahasiswa. Yang sebelumnya tidak pakai internet sekarang harus berdampingan dengan internet. Mudah-mudahan UNNES dapat berkreasi berinovasi kedepan lebih baik. Saya berharap  UNNES jangan berhenti berinovasi sehingga menciptakan proses pembelajaran yang lebih baik lagi,” ajak Prof Nasir.

Diakhir acara, Prof Nasir juga menyampaikan 10 bidang Rencana Induk Riset Nasional meliputi Kesehatan dan obat obatan, Transportasi, Edvan teknologi, Pangan dan pertanian, Teknologi pertahanan, Maritim, Energi dan energi terbarukan, Kebencanaan dan Humaniora, pendidikan dan kebudayaan.

Hadir dalam acara Ketua Senat Universitas, Ketua Majelis Profesor, dan Wakil Rektor.

Turut hadir secara virtual Dekan, Wakil Dekan, Sekretaris dan Anggota Senat, Sekertaris Majelis Profesor, Kajur dan KaProdi, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Ketua dan Sekretaris Badan, Direktur, Wakil Direktur dan Ka Prodi Pascasarjana, Kepala Biro, Kepala UPT, Staf Ahli Rektor, dan Tim Akselerasi PTN Badan Hukum UNNES.


Penulis: Fauzan

Tetap Berprestasi Di Tengah Pandemi Covid-19, Mahasiswa Sosiologi dan Antropologi UNNES Raih Juara 1

Senin, 27 Juli 2020 | 12:11 WIB


Tetap Berprestasi Di Tengah Pandemi Covid-19, Mahasiswa Sosiologi dan Antropologi UNNES Raih Juara 1

Mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Elsa lutmilarita Amanatin dan Muh Iqbal Arif Amrullah berhasil menjuarai Sociology and Anthropology National Essay Competition (SANEC) Tahun 2020.

Mereka berhasil menjadi yang terbaik dari 15 tim finalis yang mengikuti sesi final SANEC yang diikuti oleh mahasiswa diseluruh Indonesia pada Sabtu (25/7) yang diselenggarakan secara online (Zoom Meeting) oleh Himpunan Mahasiswa Sosiologi dan Antropologi (HIMA SOSANT) FIS UNNES.

SANEC 2020 dengan tema “Peran Generasi Millenial Dalam Menghadapi Tantangan Global melalui Optimalisasi Pembangunan dan Revitalisasi Kearifan Lokal untuk Mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, diikuti oleh 105 Tim dengan jumlah 234 peserta dari 44 Perguruan Tinggi se Indonesia. Final lomba digelar secara online dengan media Zoom.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES, Dr Abdurrahman MPd sangat mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa jurusan Sosiologi dan Antropologi Elsa lutmilarita Amanatin dan Muh Iqbal Arif Amrullah. Beliau berharap di tengah situasi pandemi covid-19 ini mahasiswa tidak mengurangi produktivitasnya untuk terus meraih prestasi.

“Selamat kepada Elsa lutmilarita Amanatin dan Muh Iqbal Arif Amrullah yang telah meraih juara 1 Sociology and Anthropology National Essay Competition (SANEC) Tahun 2020. Perlu kita ingat, di masa pandemi covid-19 tidak menjadi halangan untuk mahasiswa meraih prestasi. Produktivitas harus tetap ditingkatkan. Semoga prestasi yang sudah diraih Elsa lutmilarita Amanatin dan Muh Iqbal Arif Amrullah bisa menjadi motivasi mahasiswa yang lain. UNNES bangga kepada mahasiswa berprestasi,” kata Dr Abdurrahman.

Dekan FIS UNNES, Dr  Moh Solehatul Mustofa MA atas nama FIS UNNES mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya SANEC 2020 dengan baik. Beliau juga mengucapkan selamat bagi para pemenang dan peserta lainnya yang telah berusaha semaksimal mungkin dan  berkontribusi dalam kegiatan SANEC 2020, sampai jumpa pada event SANEC selanjutnya di tahun depan.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIS UNNES, Prof Dr Eva Banowati MSi didampingi oleh Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Asma Luthfi SThi Mhum saat pembukaan menyampaikan bahwa SANEC diharapkan dapat menjadi wadah dari hasil kreatifitas mahasiswa dalam bidang penulisan karya ilmiah, dan meningkatkan kepekaan terhadap keberagaman perbedaan yang ada di Indonesia, serta meningkatkan minat mahasiswa untuk mengembangkan keahlian dalam bidang penulisan karya ilmiah.

Dalam SANEC 2020  Juara 2 diraih oleh Tim Universitas Mataram atas nama Didin Setiawan, Nurhasanah, dan Rezi Cahya Nopia Azim, juara 3 dari Tim Universitas Mataram atas nama Titania Safira Nurhidayah dan Evi Sapitri. Sedangkan Best Presentation diraih oleh peserta dari Universitas Negeri Surabaya yakni Muhammad Yayan Putra Pratama, Widya Dwi Rahmawati, dan Dewi Kartika Sari.


Penulis: Fauzan

FE UNNES Selenggarakan Virtual International Conference

Kamis, 23 Juli 2020 | 9:23 WIB


FE UNNES Selenggarakan Virtual International Conference

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan International Conference on Economics, Business and Economics Education Science (ICE-BEES) 2020 dengan tema “Enhancing Environmental Quality Through Research on Economics, Business and Education” yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi ZOOM dan ditayangkan langsung melalui kanal Youtube FE UNNES, Rabu (22/7) .

Penyelenggaaraan ICE-BEES tahun ini merupakan kerjasama yang antara FE UNNES, Universiti Teknologi Mara Malaysia, Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Negeri Jakarta yang dilaksanakan selama dua hari dari 22 Juli s.d 23 Juli 2020.

Kegiatan ini secara resmi dibuka (secara daring) oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES, Prof Dr Zaenuri SE M Si Akt. Dalam sambutannya, pimpinan kampus memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mendukung penuh atas terselenggaranya ICE-BEES 2020 ini. Selain itu, Dekan FE, Drs Heri Yanto MBA Ph D juga turut memberikan sambutan pembuka dan penyemangat pagi atas terselenggaranya kegiatan internasional kali ini yang dihadiri oleh ratusan presenter dari berbagai negara di dunia.

Dalam sesi materi diisi oleh 3 narasumber yang ahli di bidangnya Dr Mohd Asri Mohd Noor (Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia) sebagai pemateri pertama memberikan orasi ilmiah dengan judul “Education Policy and Management Practices During Covid-19 Pandemic in Malaysia”. Kemudian dilanjutkan oleh pemateri kedua, yaitu Dorojatun Prihandono Ph D (Dosen FE UNNES) dengan judul “Are We Prepare for The New Normal? Foreseeing Opportunities Using Knowledge Management to Access Broader Businesses Sustainability”. Terakhir, adalah materi dari Andre Rodrigues de Aquino (Senior Natural Resources Management Specialist, World Bank) dengan orasi berjudul “Protecting Natural Assets for Enduring Prosperity”.

Adapun intisari dari ketiga narasumber adalah bahwa segala bidang termasuk pendidikan dan ekonomi harus bisa beradaptasi dan segera bangkit kembali dengan menerapkan strategi pengelolaan yang terintegrasi. Ada 6 hal utama yang perlu diperhatikan, yaitu crisis management, workforce, supply chain, tax and trade, finance and liquidity, strategy and brand. Selain itu, diperlukan kerjasama yang kuat dari segala bidang mulai dari pemerintah, swasta, dan juga masyarakat dalam memulihkan keadaan yang ada akibat pandemik ini.

Yozi A Rahman, selaku Ketua Panitia, menyatakan bahwa jumlah peserta telah memenuhi target yang ditetapkan. Jumlah peserta sebanyak 166 presenter yang berasal dari empat negara; yaitu Indonesia, Australia, Taiwan dan Malaysia. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan pemaparan materi oleh para pembicara saja, akan tetapi para peserta dapat mempresentasikan hasil penelitiannya secara daring. Selain itu juga, dilakukan Workshop yang memberikan panduan dan strategi untuk dapat mempublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi.

ICE-BEES 2020 merupakan Kegiatan ICE-BEES ketiga yang digelar oleh FE UNNES. Antuasisme peserta setiap tahunnya semakin bertambah, hal ini membuktikan bahwa kepercayaan dari para dosen/peneliti semakin tinggi terhadap kegiatan ini.


Penulis: Fauzan

PKK FT UNNES Laksanakan Pengabdian di SMK Futuhiyyah Mranggen

Kamis, 23 Juli 2020 | 8:13 WIB


PKK FT UNNES Laksanakan Pengabdian di SMK Futuhiyyah Mranggen

Dosen dan mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes) melaksanakan pengabdian masyarakat ke SMK Futuhiyyah Mranggen, Selasa (21/7/2020).

Sejumlah Dosen perwakilan jurusan PKK diantaranya Dr Sri Endah Wahyuningsih MPd (ketua tim pengabdian), Dr Trisnani Widowati MSi, Dra Sicilia Sawitri MPd, Dr M Fakhrihun Naam SSn MSn dan Ayu Retno Pratiwi (mahasiswi PKK) membagikan ilmu pengetahuan kepada para guru SMK Futuhiyah seraya menambah keterampilan mereka, termasuk mendesain pakaian secara manual dan digital. Tak ketinggalan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (WD III) FT Unnes Dr Wirawan Sumbodo MT mendampingi penuh para dosen PKK yang sedang menularkan ilmunya untuk SMK Futuhiyyah Mranggen tersebut.

“Kegiatan pertama berupa belajar mendesain busana secara manual di atas kertas, dilanjutkan menggunakan software komputer grafis untuk mewarnai dan menggambar secara digital” ujar Dr Sri Endah Wahyuningsih MPd.
Dr Wirawan Sumbodo MT dalam sambutannya menyatakan saat ini kebutuhan tenaga ahli desain busana semakin meningkat, karena nilai ekonomi busana tergantung pada desain busananya. Oleh karena itu Jurusan PKK FT Unnes ingin berkontribusi pada peningkatan SDM Guru desain busana berbasis komputer yg dapat diimplementasikan ke siswa dan masyarakat international.

Selain pelatihan, dilakukan pula penyerahan 2 unit cuci tangan mobile dan face shield buatan tendik dan mahasiswa FT Unnes untuk pondok pesantren dari Dekan Fakultas Teknik Unnes Dr Nur Qudus MT kepada ponpes Futuhiyah Mranggen yang diterima langsung oleh ketua pengasuh pondok pesantren Futuhiyah KH. Kiai Hanif Muslih.
Dekan FT Unnes Dr Nur Qudus MT menyampaikan apresiasi pada tim pengabdian masyarakat PKK FT Unnes yang bersemangat membagikan pengetahuan, ilmu dan keterampilannya pada para guru SMK Futuhiyah. Apresiasi senada juga disampaikan kepada para guru SMK Futuhiyah berserta para pengasuh ponpes Futuhiyah yang menerima dengan baik tim pengabdian PKK FT Unnes.

Bayu Setiaji-Students Staff


Penulis: Sihono

Sinergi UNNES  dengan  Kejaksan Tinggi Jateng Untuk Terus Bekerja dan Berkarya

Rabu, 22 Juli 2020 | 16:50 WIB


Sinergi UNNES  dengan  Kejaksan Tinggi Jateng Untuk Terus Bekerja dan Berkarya

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah  bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) memberikan penghargaan kepada pemenang lomba karya jurnalistik dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 Kejaksaan Tinggi sebagi bentuk sinergi terus bekerja terus berkarya. Pengumuman dan penyerahan hadiah dilaksanakan di Loby Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Rabu, 22/7.

Kepala Kejaksaan Tinggi  Jateng, Priyanto SH MH mengatakan,  UNNES Merupakan Mitra Kejati. Kegiatan lomba karya jurnalistik didukukung oleh UNNES sebagai langkah bersama Terus Bekerja Terus Berkarya sesuai  tema peringatan hari Adhyaksa tahun ini. Kejaksaan Tinggi melalui lomba jurnalistik dengan  melibatkan Perguruan Tinggi dan rekan-rekan  media diharapkan memberikan alternatif   literasi bagi masyarakat.

“Lomba jurnalistik ini unik dan bagus karena  tidak semua Kejaksaan Tinggi  dapat bekerja sama dengan Perguruan Tinggi serta  melibatkan wartawan  dalam kegiatan pada ulang tahunnya.  Terima kasih Prof Fathur Rokhman atas  dukungan akademis dari  UNNES untuk meningkatkan literasi hukum pada masyarakat. UNNES merupakan perguruan tinggi  favorit sehingga kami memilih bekerja sama dengan UNNES.  Keharmonisan kerja sama Kejati, UNNES dan  awak media merupakan kebutuhan untuk meningkatkan kinerja memberikan layanan yang terbaik untuk terus bekerja dan terus berkarya,”

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kejaksan Tinggi Jawa Tengah dan jajaranya atas digandengnya UNNES untuk ambil  bagian bersama-sama menyukseskan  kegiatan lomba jurnalistik bagi insan media pada  hari ulang tahun ke-60 Kejati. Kolaborasi UNNES dengan Kejati menjadi hal penting guna sinergi  untuk terus bekerja dan berkarya.

“Terima kasih saya sampaikan kepada Kepala kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Pak Priyanto SH MH dan jajarannya yang telah menggandeng  UNNES dalam kegiatan ini. Melalui kegiatan bersama  lomba jurnalistik antara  Kejaksaan Tinggi Jateng, UNNES, dan insan media  kita dapat bergerak, berkarya, dan bahagia bersama. Hidup itu seperti naik sepeda dan karena itu kita harus bergerak terus agar sepeda terus berjalan sampai tujuan. Saya menyampaikan selamat pada pemenang lomba jurnalistik dan juga kepada Kejati yang telah sukses menyelenggarakan lomba jurnalistik ini,” Kata Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Rektor UNNES dalam sambutanya menyampaikan pentingya literasi di era disrupsi.

“Sekarang ini dunia sedang diterpa oleh disrupsi yang sangat besar terutama disrupsi  teknologi informasi dengan artificial intelegent,  big data, dan  teknologi multi tasking.  Saat ini juga terjadi disrupsi  yang disebabkan oleh makhluk yang sangat kecil yang ukurannya nano  yang dampaknya sangat  dahsyat  merubah tatanan kehidupan. Dulu kita dikenalkan   dunia dan akhirat,  sekarang di tengah-tengah dunia dan akhirat ada dunia  maya. Dunia maya   masuk ke ruang-ruang publik di dunia nyata sehingga ketika kita melihat dunia maya itu yang begitu deras berkelindan,  orang tidak bisa membedakan Apakah ini sebuah fatamorgana atau kenyataan.  Dunia maya  telah mampu mendeskripsikan begitu cerdas dunia nyata, sehingga  berbagai keputusan di dunia nyata dan juga berbagai kebijakan hadir karena adanya  eskalasi yang begitu besar di dunia maya.   Hal tersebut memaksa kita berpikir dan memperbanyak literasi,  sehingga apapun keunggulan manusia jangan sombong karena Tuhan bisa menjadikan  disrupsi lebih kencang lagi.  Melalui literasi kita harus bisa hidup berdampingan dengan Covid-19,” imbuh Prof Fathur Rokhman.

Karya Jurnalistik yang diikutkan dalam lomba dinilai oleh dewan juri Plt Wakil Rekor Bidang Perencanaan dan kerjasama UNNES Dr Hendi Pratama MA, Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud dan tim penilai internal dari Kejati.

Dewan juri memutuskan juara 1 Fiska Diana Marviani (Suara Merdeka), juara 2 Joko Susanto (Jawa Pos Radar Semarang), juara 3 Sunardi (Infoplus.com), harapan 1 Tika Vilystya Budiman (RRI Semarang), harapan 2 Baihaqi (Jatengtoday.com), harapan 3 Royce Wijaya Setya P (Suara Merdeka), dan harapan 4 Sulistio Widodo (TVRI Jateng).

 


Penulis: Fauzan

Peran Arsip Jangan dianggap Remeh

Rabu, 22 Juli 2020 | 12:05 WIB


Peran Arsip Jangan dianggap Remeh

Untuk menjamin pengelolaan kearsipan yang lebih baik, Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui UPT Kearsipan UNNES melaksanakan Workshop Sistem Kearsipan Dinamis yang Terintegrasi dengan Sistem Persuratan.

Kepala UPT Kearsipan UNNES Agung Kuswantoro SPd MPd menyampaikan, Sistem Kearsipan Dinamis yang Terintegrasi dengan Sistem Persuratan ini artinya sistemnya satu namun terhubung satu sama lainnya salah satunya, kearsipan, Selasa (21/7) di rektorat Sekaran Gunungpati.

Kegiatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat diikuti 25 orang dari berbagai fakultas dan Unit Kerja di lingkungan UNNES. Pelaksanaan dibagi menjadi 2 sesi yakni sesi pertama 13 orang dan sesi kedua 12 orang.

Arsip mempunyai kedudukan dan peran yang sangat penting pada tertib secara administrasi, tertib dokumentasi, dan tertib pertanggungjawaban dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Oleh karena itu arsip jangan dianggap remeh karena arsip merupakan manajemen suatu organisasi dan pengelolaan arsip yang baik di setiap organisasi nantinya akan mempengaruhi kinerja organisasi itu sendiri termasuk di UNNES.

Workshop ini bertujuan untuk menciptakan suatu pengertian atau pemahaman tata cara yang seragam dalam penyelenggaraan arsip di lingkungan UNNES.

Tujuan pengelolaan arsip yakni menjamin keselamatan arsip dan penyediaan kembali arsip dengan cepat ketika dibutuhkan.

Agung menjelaskan di UNNES ada namanya “SIRADI” yaitu Sistem Surat Dinas, kemudian dikembangkan menjadi Sistem Kearsipan. Dalam sistem kearsipan ada dua menu, yaitu sistem arsip dinamis dan statis. Masing-masing sistem memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Sistem arsip dinamis—dalam istilah ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) dikenal dengan SIKD (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis) digunakan untuk mencatat segala sesuatu arsip yang masih aktif digunakan. Penggunanya adalah unit-unit kerja di UNNES. Meliputi fakultas, Pascasarjana, Lembaga, Biro, Badan, dan unit lainnya di UNNES.

Sedangkan sistem arsip statis —dalam istilah ANRI dikenal dengan SIKS (Sistem Informasi Kearsipan Statis) digunakan untuk mencatat arsip yang memiliki guna informasi sejarah atau arsip permanen. Penggunanya adalah UPT Kearsipan UNNES selaku lembaga kearsipan universitas.

Pemateri kedua disampaikan oleh Mas’ul Fauzi dari UPT IT UNNES menyampaikan materi tentang cara kerja sistem kearsipan.


Penulis: Sihono

Mahasiswa KKN UNNES BMC Adakan Pelatihan Budidaya Tanaman Menggunakan Limbah Sterofoam

Rabu, 22 Juli 2020 | 8:58 WIB


Mahasiswa KKN UNNES BMC Adakan Pelatihan Budidaya Tanaman Menggunakan Limbah Sterofoam

Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada 2020 menyelenggarakan KKN BMC (Kuliah Kerja Nyata Bersama Melawan Covid-19) sebagai salah satu bentuk partisipasi UNNES dalam melawan Covid-19.

Salah satu program kerja yang dilaksanakan peserta KKN UNNES BMC 2020 adalah mengadakan pelatihan budidaya tanaman menggunakan limbah sterofoam dan gelas plastik oleh Bayu Setiaji, Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik dan Moh Eko Sudibyo Mahasiswa Pendidikan PKn FIS pada Rabu 15 Juli 2020 kepada Ibu-Ibu PKK Desa Purbasana Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal.

Bayu menyampaikan, tujuan pelatihan ini yakni untuk mengajarkan masyarakat mengenai hidup mandiri dengan budidaya tanaman juga untuk mengedukasi masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan limbah/sampah dalam hal ini sterofoam dan gelas plastik menjadi sesuatu yang dapat digunakan kembali sebagai media budidaya tanaman diantaranya sayur kangkung, sawi, bayam, seledri, dan tomat.

Harapannya pelatihan tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat untuk bercocok tanam dan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar, karena bercocok tanam itu mudah dan murah meriah.

Pelatihan dilaksanakan di pendopo Desa Purbasana, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, dihadiri 24 anggota penggerak PKK Desa Purbasana dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat yaitu jaga jarak, menggunakan masker dan cuci tangan.

Reporter : Bayu Setiaji – Students Staff


Penulis: Sihono

Baznas Salurkan Beasiswa Kepada Mahasiswa UNNES

Selasa, 21 Juli 2020 | 11:57 WIB


Baznas Salurkan Beasiswa Kepada Mahasiswa UNNES

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa Univeristas Negeri Semarang (UNNES). Selasa, (14/07/2020).

Acara berlangsung di Ruang Kantil Gedung Auditorium dengan penerapan Protokol kesehatan ketat dari tim Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 UNNES dan pertemuan dilakukan secara terbatas.

Hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Abdurrahman MPd, Ketua BAZNAS Jawa Tengah Dr KH Ahmad Daroji MSi, dan Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan Kerja sama (BAKK) UNNES Deddy Rustiono SE MSi.

Dr Abdurrahman menyampaikan terima kasih kepada Baznas yang telah mempercayai dan memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa UNNES yang berprestasi dan kurang mampu.

“Beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik, kata Dr Abdurrahman.

Ketua Baznas Jawa Tengah Dr KH Ahmad Daroji menyampaikan, Baznas tidak hanya serta merta menyalurkan berupa bantuan beasiswa saja, namun di dalamnya juga terdapat program-program pembinaan sebagai cara peningkatan kemampuan.

Beliau menambhakan, beasiswa yang berasal dari pemanfaatan dana zakat ini menyentuh semuanya tidak hanya mahasiswa tidak mampu berprestasi, tetapi juga mahasiswa yang memiliki semangat belajar tinggi namun terhalang karena keterbatasan biaya, pungkas Dr KH Ahmad.

 

M Fauzan

 


Penulis: Sihono

UNNES Selenggarakan Monev Triwulan II 2020 secara Daring, FT Juara Umum

Senin, 20 Juli 2020 | 14:21 WIB


UNNES Selenggarakan Monev Triwulan II 2020 secara Daring, FT Juara Umum

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program, Kegiatan, dan Anggaran Triwulan II 2020 secara Daring melalui aplikasi Zoom, Senin (20/7).

Kepala Biro Perencanaan & Keuangan Junjung Sugiyat SIP menyampaikan, Monev ini diikuti oleh semua unsur pimpinan ditingkat universitas maupun di unit kerja.

Kegiatan ini untuk monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan target kinerja program kegiatan dan anggaran yang sudah dilaksanakan selama satu semester.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutanya menyampaikan, untuk meningkatkan capaian visi UNNES, Universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional walaupun di tengah wabah Covid-19 produktivitas kinerja harus tetap ditingkatkan sebagai upaya melakukan akselerasi dan melakukan inovasi perguruan tinggi.

Tahun 2020 UNNES melakukan inovasi riset sebagai research University dan Teaching University.

Prof Fathur juga mengemukakan, produktivitas kinerja kita pada Triwulan II 2020 ini, kita menitoring dan evaluasi bersama. Ada beberapa hal yang kita monitoring bersama yaitu capaian UNNES pada indikator berwawasan konservasi dan bereputasi internasional apapun yang terjadi visi ini harus kita lakukan sebagai upaya melakukan akselerasi.

Sementara itu kita bangga pada inovasi IT UNNES yang dikembangkan BPTIK serta riset Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) yang telah dilakukan. Pada teaching University UNNES menciptakan Sumber Daya Manusia yang Unggul cerdas Berkarakter melalui LPTK yang sudah melekat pada UNNES.

Ada lima program Prioritas UNNES 2020-2024 yaitu SDM Unggul (Cerdas Berkarakter), LPTK Unggul WCU, Akreditasi Sertifikasi Internasional, Inovasi Publikasi Investasi, dan Tata Kelola Sehat Cerdas Melayani, kata Prof Fathur.

Beliau juga menyampaikan pencapian kinerja triwulan II 2020 yang meningkat, antara lain rasio pendapatan PNBP yang meningkat menjadi 98,68%, Modernisasi pengelolaan keungan BLU yang terus mendapatkan WTP 10 kali berturut-turut, Jurnal Terindeks Global, dan Program Studi: Pembelajaran Kampus Merdeka.

Diakhir arahan Prof Fathur menyampaikan 3 kunci yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan akselerasi yakni kebersamaan untuk meningkatkan kepercayaan, integritas (kesungguhan, kejujuran, pelayanan), dan kerja nyata yang terukur dan transparan, tegas Prof Fathur.

Sementara itu, Agung Yulianto SPd MSi Ketua Badan Penjaminan Mutu melaporkan peringkat kinerja Triwulan II ditingkat Universitas indikator Akademik dan Indikator Sumber Daya Manusia peringkat I di raih Fakultas Matamatika dan Pengetahuan Alam (FMIPA), peringkat II Fakultas Teknik (FT) dan peringkat III Fakultas ekonomi.

Kinerja Kemahasiswaan diraih FMIPA (peringkat I), FT (peringkat II), dan FBS (peringkatI).  Sedangkan indikator Kerjasama Diraih FE (peringkat I), FMIPA (peringkat II), dan FBS (peringkat).

Program H-BAT terintergritas UI Greenmatric Periode Juni 2020 Katagori Fakultas/Pascasarjana Terbaik III diraih FMIPA, Terbaik II diraih FE, dan tebaik I diraih FT.

Sedangkan katagori Unit, Terbaik III diraih LP3, Terbaik II LP2M, dan Terbaik I diraih BUHK.

Selain itu, hasil moniroting dan evaluasi Tatanan Normal baru UNNES 2020 predikat kesiapan tanggap Covid-19 diraih FIS, predikat ketaatan pelaporan kinerja pegawai diraih FE, predikat penyederhanan layanan berbasis IT diraih Pascasarjana, predikat penampungan sampah tanggap covid-19 diraih LP3,

predikat pemanfaatan fasilitas sirkulasi udara pada gedung diraih FBS, predikat Kesiapan Lab tanggap Covid-19 diraih FMIPA, predikat tata ruang gedung anti covid-19 diraih FH, predikat penyediaan informasi tanggap covid-19 diraih FIP, predikat fasilitas ruang isolasi diraih LP2M, predikat kesiapan layanan publik dalam masa tatanan normal baru diraih Rumah Ilmu, predikat fasilitas peningkatan sistem imun diraih FIK, dan Juara Umum diraih FT.

Kegiatan diikuti pejabat di lingkungan UNNES diantaranya Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Ketua Badan Penjamin Mutu, Ketua SPI, Kepala Biro, Kepala UPT, Kabag, Kasubag, Staff Ahli, dan Tim Akselerasi.


Penulis: Sihono

Percepat Pengembangan Budaya Wirausaha, UNNES Selenggarakan Webinar Jajanan Sehat

Jumat, 17 Juli 2020 | 10:33 WIB


Percepat Pengembangan Budaya Wirausaha, UNNES Selenggarakan Webinar Jajanan Sehat

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi dengan pemanfaatan industri kreatif di berbagai bidang, termasuk makanan.

Merespon perubahan pada masa pandemi saat ini, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Webinar bertema ”Pemasaran Makanan Jajanan Sehat Berbasis Pangan Lokal di Masa Pandemi Covid-19”.

Hadir secara virtual, Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus MT IPM mengapresiasi penyelenggaraan Webinar ini.

“Webinar ini terselenggara karena kita merespon kebutuhan saat ini, bagaimana melakukan pemasaran makanan jajanan sehat berbasis pangan lokal di masa pandemi covid-19. Jadi diharapkan kegiatan ini akan mampu mempercepat proses pengembangan budaya kewirausahaan di Perguruan Tinggi,” jelas Dr Nur Qudus.

Webinar ini menghadirkan Ir Siti Fathonah MKes, Dr Rina Rachmawati SE MM, dan Dr Feddy Setio Pribadi SPd MT.

Ir Siti Fathonah MKes menjelaskan pentingnya memahami syarat makanan jajanan sehat di tengah wabah pandemi saat ini.

“Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebagai syarat makanan jajanan sehat yakni mengandung gizi yang cukup dan seimbang serta aman,” papar Ir Siti Fathonah MKes.

Lantas, imbuhnya, bagaimana cara untuk memilih makanan jajanan yang sehat dan aman. Pertama, menghindari makanan jajanan yang dijual di tempat terbuka, kotor, dan tercemar. Kedua, menghindari makanan jajanan yang dibungkus dengan kertas bekas atau koran.

Sementara itu, Dr Rina Rachmawati SE MM menyampaikan materi tentang cara sukses kelola pemasaran makanan di masa pandemi. Kemudian Webinar dilanjutkan oleh Dr Feddy Setio Pribadi SPd MT yang memaparkan tentang launching website sekarayuboga.com


Penulis: Dwi Hermawan

Mahasiswa Psikologi UNNES Raih Juara Lomba Poster Nasional

Kamis, 16 Juli 2020 | 13:04 WIB


Mahasiswa Psikologi UNNES Raih Juara Lomba Poster Nasional

Mahasiswa jurusan psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang  (UNNES) Meri Prasetyawati berhasil meraih juara 3 lomba poster tingkat nasional.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) pada 17-30 Juni 2020 dengan tema  “Lomba Edukasi Psikologi Love-Psi 2020″.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi prestasi mahasiswa UNNES dan berharap kepada seluruh mahasiswa agar bisa menumbuhkan banyak prestasi lainnya sehingga membawa UNNES bereputasi ditingkat nasional maupun internasional.

“Setiap hari UNNES mengukir prestasi, peran mahasiswa sangat mendukung untuk mewujudkan UNNES Unggul, oleh karena itu mari kita tingkatkan presrasi dan selalu kabarkan UNNES,” kata Prof Fathur.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (FIP) Dr Sungkowo Edy Mulyono MSi bangga atas prestasi mahasiswa FIP yang terus berkiprah di ajang kompetisi nasional bahkan internasional. Harapannya mahasiswa terus berkarya untuk reputasi FIP sebagai bagian dari komitmen membudayakan prestasi UNNES.

M Fauzan

 


Penulis: Sihono

Webminar LP3 UNNES : Peta Jalan Pengembangan Guru dan Akselerasi Pendidikan Indonesia di Masa Newnormal

Rabu, 15 Juli 2020 | 12:51 WIB


Webminar LP3 UNNES : Peta Jalan Pengembangan Guru dan Akselerasi Pendidikan Indonesia di Masa Newnormal

Lembaga Pengembangan  Pendidikan dan Profesi  (LP3 UNNES) mengadakan Seminar Nasional secara daring dengan tema Peta Jalan Pengembangan Guru dan Akselerasi Pendidikan Indonesia di masa Newnormal, Rabu (15/7)

Hadir sebagai pembicara H Syaiful Huda Ketua Komisi X DPR RI, Prof Dr Fathur Rokhman MHum Rektor UNNES, Prof Dr Nunuk Suryani MPd Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons Ketua Majelis Professor UNNES sekaligus Pakar Pendidikan di Indonesia, dan moderator Dr Ngabiyanto Ketua LP3 UNNES.

Peta jalan pendidikan Indonesia yang masuk dalam grand desain merdeka belajar masih belum final artinya masih dibahas antara Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ucap Syaiful Huda.

Terdapat beberapa poin penting dalam pembahasan ini yaitu pertama adanya Revitalisasi LPTK yang tidak hanya fokus dalam pendidikan PPG semata tetapi utamanya adalah menjadi leading sektor dalam revitalisasi ini meliputi software maupun hardware dan UNNES masuk didalamnya. Kedua adalah pondasi dari merdeka belajar adanya reformasi guru dan kesejahteraan guru yang terjamin termasuk didalamnya guru honorer. Yang ketiga adalah untuk mencetak para guru yang berkarakter maka perlu kiranya pendidikan berkarakter bagi para mahasiswa yang diasramakan artinya fasilitas asrama menjadi sebuah kebutuhan penting dan ini telah dikomunikasikan dengan Kementerian Keuangan ucapnya.

Di akhir sambutan Syaiful Huda kembali menekankan bahwa sebagai regulator Komisi X DPR RI tetap konsen bahwa Grand Desain Merdeka Belajar diawali Transformasi Guru Besar besaran ini yang menjadi Leading Sectornya adalah seluruh LPTK di Indonesia dan UNNES termasuk didalamnya.

Terdapat istilah baru yang menarik  perhatian partisipan dalam seminar adalah istilah Pelajar Pancasila yang disampaikan oleh Prof Dr Nunuk Suryani MPd. Istilah pelajar pancasila terdapat Dalam Visi Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, disebutkan bahwa untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebhinekaan global. Ke enam hal inilah yang menjadi syarat pelajar pancasila ini terimplementasi.

Hal senada juga disampaikan oleh pakar pendidikan nasional Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons bahwa pelajar pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Dan dapat diwujudkan dengan pengembangan potensi peserta didik melalui olahpikir, olahrasa, dan olahraga yang seimbang.

Ditambahkan oleh beliau bahwa di masa pandemi ini hal diatas tetap dapat dilakukan dengan cara mematuhi dan disiplin terhadap protokol covid 19. Empat  aspek yang harus diperhatikan adalah melakukan sosialisasi protokol covid 19 dan new normal, mengantisipasi dampak new normal bagi dunia pendidikan, membangun dan melaksanakan budaya pendidikan new normal dan melakukan evaluasi dan monitoring.

Rekaman video webminar dapat dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=B1eU_W4ja_8  .h7


Penulis: Sihono

Penandatanganan Mou Virtual UNNES Dengan IPB

Selasa, 14 Juli 2020 | 17:44 WIB


Penandatanganan Mou Virtual UNNES Dengan IPB

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) secara virtual melalui aplikasi Zoom, Selasa Siang (14/7).

Penandatangan MoU ini terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan oleh kedua pihak  guna tercapainya perogram pendidikan,  pelatihan, magang, seminar/ konferensi, loka karya, penelitian publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat di Kampus Merdeka: Merdeka Belajar.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum menyampaikan, dalam mencapai visi misi UNNES Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional tentu kerja sama harus dilakukan, karena dengan kerja sama berbagai akselerasi akan diperoleh.

Tujuannya agar mewujudkan UNNES mencapai pengembangan riset, Invensi Riset, Alih Teknologi LPTK yang menjadikan Pusat Universitas Unggulan, Hilirisasi & Bisnis Riset menjadi LPTK Pusat Rujukan dan Science Techno Park (STP).

“UNNES bangga pada hari ini bisa melakukan MoU dengan IPB secara virtual. Bersatu akan membuat kita semakin teguh, tentu jika Perguruan tinggi bersatu dalam upaya melakukan akselerasi terutama di UNNES sebagai Rumah Ilmu akan bisa tercapai. Kita harus belajar dan mendapatkan dukungan serta kerja sama dengan IPB untuk mencapai Research University. Dalam teaching University UNNES lebih unggul dari IPB karena UNNES memang banyak menekuni dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Agar bisa terus mengembangkan riset, Invensi Riset, Alih Teknologi LPTK yang menjadikan Pusat Universitas Unggulan, Hilirisasi & Bisnis Riset menjadi LPTK Pusat Rujukan dan Science Techno Park (STP),” kata Prof Fathur.

Rektor IPB Prof Dr Arif Satria SP  Msi menyampaikan, kerjasama ini adalah momentum untuk belajar berkolaborasi dan melakukan kemampuan berbasis fleksibility untuk mengahdapi ketidakpastian yang akan dihadapi semua perguruan tinggi.

“Tentu hari ini bersyukur sekali bisa menandatangani MoU dengan UNNES. Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi kita semua.  Tantangan yang akan kita hadapi mendorong kita untuk melakukan kemampuan fleksibility berkolaborasi untuk mengahdapi ketidakpastian dengan lebih baik. Melalui penandatangan Mou ini dapat melaksanakan kegiatan konkrit antara IPB dengan UNNES,” pungkas Rektor IPB

Hadir dalam penandatangan Mou Wakil Rektor IPB, Wakil Rektor  UNNES, Dekan  IPB, Dekan UNNES, Ketua Lembaga IPB, Ketua Lembaga UNNES, Kepala BAKK, Kabag. Kerja Sama BAKK UNNES.

M Fauzan


Penulis: Sihono

Webinar Rumah Amal Laziz UNNES, Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Perguruan Tinggi

Selasa, 14 Juli 2020 | 12:46 WIB


Webinar Rumah Amal Laziz UNNES, Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Perguruan Tinggi

Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan zakat, Rumah Amal Lazis Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Webinar dengan mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Perguruan Tinggi” dilaksanakan melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung melalui canal Youtube UNNES, Selasa Pagi (14/7).

Ketua Rumah Amal Lazis UNNES, Dr Edy Purwanto MSi sampaikan, tujuan kegiatan ini untuk mengoptimalkan peran Rumah Amal Lazis dalam perhimpunan dan pendistribusian amal, agar banyak manfaat yang disemaikan oleh Rumah Amal Lazis.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan pemanfaatan Zakat UNNES ini diantaranya disalurkan untuk Beasiswa Tahfidz, Beasiswa IBOA (Infaq Beasiswa Orang tua Asuh, Beasiswa Reguler, Beasiswa Bantuan UKT, Beasiswa Takmir Masjid Kampus, dan Beasiswa Pelajar SD, SMP, dan SMA.

Selain itu, pada masa pandemi covid-19, Rumah Amal Lazis juga memberikan bantuan kepada mahasiswa, karyawan/tendik, pensiunan warakuwari, dan warga sekitar UNNES.

Prof Dr Ahmad Rofiq MA Wakil Ketua MUI Jawa Tengah sekaligus Guru Besar Hukum Islam Pascasarjana UIN Walisongo Semarang menyampaikan, dalam fungsi amil (rumah Amal) harus menjamin terlaksananya syariat zakat, melaksanakan pemerataan ekonomi, dan menyeleksi dan mengklasifikasi para mustahiq.

Selain itu, Drs Muhammad Agung Prabowo MSi PhD Ak Ketua Lazis UNS Surakarta menyampaikan Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sodaqoh di Perguruan Tinggi.

“Dalam menjalankan tugasnya LAZIS berkomitmen untuk menjalankan fungsinya sebagai jembatan antara muzzaki dan mustahik secara profesional. Salah Satu Komitmennya menyalurkan donasi dari para donatur kepada pihak yang benar-benar sesuai dengan ketentuan, sehingga dana yang terkumpul dapat tersalurkan sesuai dengan peruntukannya,” pungkas Ketua Lazis UNS.


Penulis: Sihono

Perkuat Kerjasama, BTN Gandeng UNNES Lawan Corona

Jumat, 10 Juli 2020 | 8:36 WIB


Perkuat Kerjasama, BTN Gandeng UNNES Lawan Corona

Melalui skema Program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Tabungan Negara (BTN) kembali menyerahkan bantuan kepada Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Jumat (10/7).

Bantuan dalam bentuk portable wastafel ini, secara simbolis diserahkan langsung oleh Kepala BTN Wilayah VI Jateng-DIY Ferry Sipahutar dan Branch Manager BTN Semarang Erianto Hasibuan kepada Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum.

“Sebagai mitra kerja, kami sangat berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi UNNES guna melengkapi peralatan dan protokol kesehatan dalam melawan covid-19,” ungkap Ferry.

Lebih jauh, Branch Manager BTN Semarang Erianto Hasibuan menambahkan, bantuan diharapkan dapat dipergunakan dengan baik terutama dalam pelaksanaan protokol kesehatan saat proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2020.

“Kami sangat senang bisa memperkuat kerjasama dengan UNNES. Kami berusaha sebaik mungkin untuk menjalin kerjasama dengan mitra kami. Saat ini kan, UNNES dan perguruan tinggi lainnya sedang melaksanakan proses penerimaan mahasiswa baru, sehingga saya berharap 10 portable wastafel ini dapat membantu penerapan protokol kesehatan dalam proses penerimaan itu,” jelas Erianto.

Bertempat di lapangan tenis UNNES, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyambut baik pemberian bantuan ini.

“Kami keluarga besar UNNES menyampaikan terima kasih kepada mitra kami, Bank BTN karena turut serta menggadeng kami dalam usaha melawan covid-19,” jelas Rektor.

Rektor menambahkan, ditengah wabah pandemi seperti saat ini, setiap orang harus tetap happy dan senantiasa menjaga kesehatan. Selain itu, Rektor juga mengimbau untuk senantiasa melaksanakan program 3M. Program 3M ini meliputi menerapkan physical distancing, mencuci tangan secara benar, dan menggunakan masker kain.


Penulis: Dwi Hermawan

Rektor UNNES Lepas 5143 Mahasiswa KKN BMC19 Tahun 2020

Kamis, 9 Juli 2020 | 13:31 WIB


Rektor UNNES Lepas 5143 Mahasiswa KKN BMC19 Tahun 2020

Sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) melepas 5.143 mahasiswa secara Daring melalui Chanel Youtube LPPMUNNES untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kamis (9/7).

KKN 2020 ini mulai 9 Juli sampai 22 Agustus dengan tema Bersama Melawan Covid-19 (BMC-19) tersebar di 30 Provinsi, 190 Kabupaten/Kota, 914 Kecamatan, 3.068 Desa, dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) 138 orang.

Hadir Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum, wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, dan Staff Khusus Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nasrun Annahar SAP MAP.

Pelepasan secara simbolik dengan pemakaian masker. Pemakaian masker ini dimaknai mahasiswa UNNES siap melaksanakan KKN BMC-19 tahun 2020 sesuai dengan protokol kesehatan.

Ketua LPPM UNNES Dr Suwito Eko Pramono MPd menyampaikan, ditengah pandemi Covid-19 UNNES mengambil sikap melakukan KKN dengan sistem Daring (Dalam Jaringan) berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi new normal dengan mengoptimalkan potensi daerah berbasis pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dilakukan di rumah maupun di domisili masing-masing mahasiswa.

“KKN daring menjadi sebuah solusi yang diharapkan memberikan kontribusi dalam bentuk nyata yang harus dilakukan dan dihadapi pada masa pandemi Covid 19, agar mahasiswa tidak mengalami keterlambatan lulus tepat waktu,” kata Dr Suwito.

Sementara itu, Staff Khusus Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nasrun Annahar SAP MAP menyampaikan Kemendes PDTT berupaya dan berusaha membangun desa dengan berbagai kebijakan salah satunya Kebijakan Protokol Normal Baru Desa.

Oleh karena itu, perlu pengoptimalan kepada masayarakat mengenai Protokol Normal Baru Desa melalui sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa bersama stakeholder untuk merubah pola pikir masyarakat dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Nasrun Annahar berharap kepada seluruh perguruan tinggi terlebih kepada UNNES, dengan adanya KKN ini bisa membantu upaya dari Kemendes untuk membangun desa. Protokol Normal Baru tersebut juga bisa menjadi referensi mahasiswa untuk melakukan KKN BMC-19 ini.

Nasrun Annahar juga mengatakan sesuai dengan Visi Misi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bahwa Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Ekonomi. Mahasiswa diharapkan mengoptimalkan potensi desa berbasis pendidikan, kesehatan, dan pembangun ekonomi.

Nasrun Annahar menjelaskan, pada bidang pendidikan diharapkan mahasiswa mendorong pembangunan kapasitas pendidikan di desa, aspek kesehatan memberikan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat agar mengikuti pola kesehatan,

Sedangkan di bidang ekonomi mahasiswa bisa menggalai potensi pariwisata dan kearifan lokal yang ada.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman M Hum menyampaikan KKN merupakan kewajiban setiap mahasiswa, karena KKN merupakan bagian dari Tri Dhama Perguruan Tinggi yakni Pengabdian kepada masyarakat.

Rektor berharap, mahasiswa memberikan peran nyata berdasarkan keilmuan, dapat menjaga nama baik perguruan tinggi, serta mengabarkan ke seluruh dunia prestasi UNNES.

M Fauzan


Penulis: Sihono

Rektor UNNES Silaturahmi Ke Ponpes Az Zuhri Salafiyah Ketileng

Rabu, 8 Juli 2020 | 15:51 WIB


Rektor UNNES Silaturahmi Ke Ponpes Az Zuhri Salafiyah Ketileng

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi pimpinan lainnya silaturahmi ke Pondok Pesantren Az Zuhri Salafiyah Ketileng, Semarang, Rabu (8/7).

Mereka yang mendampingi diantaranya Wakil Rektor Bidang Akademik (WR1) Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, WR2 Dr S Martono MSi, WR3 Dr Abdurrahman MPd, Plt. WR4 Dr Hendi Pratama SPd MA, dan Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Dr Ngabiyanto MSi.

Prof Fathur menyampaikan di masa situasi pandemic covid-19 seperti ini semua perguruan tinggi termasuk UNNES mengalami situasi sulit diberbagai bidang.

Untuk itu, kita perlu silaturahmi dengan berbagai pihak untuk memberikan masukan dan doa untuk kemudahan bagi UNNES.

Prof Fathur juga mengatakan, di tengah masa pandemic covid-19 UNNES tidak mengurangi produktifitas dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

UNNES selalu menekankan dan mendorong kepada seluruh warga UNNES baik dosen, tendik, dan mahasiswa agar tidak mengurangi produktifitasnya.Selain itu kegiatan akademik berjalan dengan lancar dan bagus karena didorong dengan e learning (Elena UNNES), kata Prof Fathur.

Gus Lukman pimpinan Ponpes Az Zuhri menyampaikan semua bidang terkena dampak Covid 19, hal tersebut bukan menjadi halangan untuk kemajuan UNNES. Maka dari itu bekerja ekstra merupakan kunci untuk bangkit di masa Pandemi Covid-19.

“UNNES diibaratkan seperti mobil yang ditancap gasnya saat berjalan di lajur yang tergenang banjir, kerja ekstralah kuncinya,” kata Gus Lukman.

Selain itu, Gus Lukman juga berharap UNNES memberikan terobosan Teknologi Informasi (IT) untuk pengajaran di dalam Kurikulum Merdeka Belajar, pungkasnya.

Silaturahmi, diakhiri dengan doa bersama oleh Gus Lukman


Penulis: Sihono

Selamat Jalan Dr Achmad Rifa’i, Dekan FIP UNNES

Rabu, 8 Juli 2020 | 10:01 WIB


Selamat Jalan Dr Achmad Rifa’i, Dekan FIP UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta keluarga besar UNNES menyampaikan dukacita yang sangat mendalam atas berpulangnya almarhum Dr Achmad Rifai RC MPd Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan.

Semoga seluruh ilmu yang telah beliau berikan menjadi amal ibadah yang tiada henti bagi almarhum dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas kepergiannya.

Dr Achmad Rifa’i RC MPd wafat pada Rabu (8/7) pukul 04.45 WIB pada usia 61 tahun. Jenazah akan disemayamkan di TPU Futuhiyah Suburan Mranggen, Rabu (8/7) berangkat dari rumah duka Jalan Cerme II No. 71 Mrican semarang pukul 13.00 WIB.

Almarhum meninggalkan seorang istri Dra Murofi’ah dan dua anak (Khalida Nurshema Dewi Rifanisa dan Khalid Maulana Ihya Arief Rahman Hakim).


Penulis: Sihono

5143 Mahasiswa UNNES Antusias Ikuti Pembekalàn KKN BMC19 Daring 2020

Selasa, 7 Juli 2020 | 14:51 WIB


5143 Mahasiswa UNNES Antusias Ikuti Pembekalàn KKN BMC19 Daring 2020

Sejumlah 5143 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tersebar di 30 Provinsi di Indonesia yang mencakup 190 kabupaten/Kota, 914 Kecamatan, dan 3068 Desa akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama Melawan Covid-19 (BMC) tahun 2020.

Meskipun KKN dilaksanakan secara daring, Kami tetap mengapresiasi semangat mahasiswa yang tidak mengurangi antusiasme untuk mengikuti KKN. Terbukti dari seluruh 5143 mahasiswa. Jumlah ini bukan jumlah yang kecil, karena setiap periode penerjuanan KKN sekitar 2.000 an mahasiswa. Ini menjadi luar biasa.

Hal itu disampaikan Ketua LPPM UNNES Dr Suwito Eko Pramono MPd saat Kegiatan Pembekalan Mahasiswa KKN BMC19 Tahun 2020 secara virtual melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung Chanel Youtube LPPM UNNES, Selasa (7/7) Siang.

Dr Suwito menjelaskan, dalam kondisi Pandemi Covid-19 KKN daring menjadi kegiatan hitam putih, namun KKN BMC bukan hanya sekadar formalitas semata, KKN daring menjadi sebuah solusi  yang diharapkan memberikan kontribusi dalam bentuk nyata untuk kemaslahatan masyarakat.

“KKN ini kurang ideal, tetapi ini realita yang harus dilakukan dan dihadapi pada masa pandemi Covid 19. UNNES harus tetap memberikan layanan agar mahasiswa tidak mengalami keterlambatan lulus tepat waktu. Oleh karena itu, KKN sebagai salah satu mata kuliah harus tetap diberikan dan dilakukan,” jelas Dr Suwito.

Dr Suwito juga mengatakan, kegiatan yang harus dilakukan pada KKN BMC 19 yakni mencakup bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Pemberdayaan Ekonomi.

Dr Suwita menegaskan bahwa mahasiswa melaksanakan KKN BMC19 sesuai dengan panduan yang ditetapkan Pusat Pengembangan KKN dan tetap taat asas protokol kesehatan diantaranya memakai masker, selalu cuci tangan, imunitas tubuh, dan pengecekan suhu tubuh.

M Fauzan

 


Penulis: Sihono

Hari Kedua, Pelaksanaan UTBK Di UNNES Berjalan Lancar

Senin, 6 Juli 2020 | 16:52 WIB


Hari Kedua, Pelaksanaan UTBK Di UNNES Berjalan Lancar

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Negeri Semarang (UNNES) hari kedua berjalan tertib dan lancar. Para peserta UTBK di UNNES terlihat tertib menaati ketentuan protokol kesehatan, Senin (6/7).

Masalah seperti hari pertama gangguan server Nasional tidak terulang kembali.

“Hari ini semua berjalan lancar dan tertib. Peserta juga mematuhi protokol kesehatan,” kata Kepala UPT Humas UNNES Muhamad Burhanuddin SS MA.

Kepala UPT Humas UNNES menyampaikan hari Kedua UTBK di UNNES, dijadwalkan sebanyak 1.180 Peserta  mengikuti Tes. Sampai akhir pelaksanaan UTBK hari ini yang mengikuti tes sebanyak 1.110 (94,07%).

Yang tidak hadir pada sesi satu 43 peserta, sedangkan yang tidak hadir pada sesi kedua 27 peserta, sehingga yang tidak hadir mengikuti UTBK pada hari ini 70 peserta (5,93,%).

M Fauzan

 


Penulis: Sihono

Rektor UNNES Terima Silaturahmi GP Ansor Jawa Tengah

Senin, 6 Juli 2020 | 15:32 WIB


Rektor UNNES Terima Silaturahmi GP Ansor Jawa Tengah

Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang Unggul (Akreditasi A), Universitas Negeri Semarang (UNNES)  memiliki komitmen untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), membangun mahasiswa yang cerdas dan berkarakter, dan pengembangan kapasitas Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam penanggulangan Radikalisme dan Terorisme. Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerima silaturahmi pengurus Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah di Gedung Rektorat Sekaran, Senin (6/07), Pagi.

Didampingi Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr Hendi Pratama SPd Ma dan Staff Ahli Bidang Hukum Muhammad Azil Maskur SH MH sesuai dengan Protokol Kesehatan,  Rektor UNNES menyampaikan kampus dan generasi muda rentan sebagai sasaran kelompok radikal, hal tersbut menjadi perhatian tersendiri dalam hal penanggulangan paham radikalisme terorisme. Karenanya sebagai salah satu upaya penanggualangan radikalisme perlu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menangani ancaman paham radikalisme terorisme.

“UNNES menjadi salah satu Perguruan Tinggi yang bersinergi berbagai kalangan untuk penangulangan Paham Radikalisme Terorisme. Karenanya UNNES menyambut baik kerja sama yang akan terjalin antara UNNES dan GP Ansor Jawa Tengah,” jelas Prof Fathur.

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly menyampaikan  tujuan kunjungan yaitu bersilaturahmi dan meritis kerja sama dalam upaya penanggulangan paham radikaslisme terorisme di lingkungan kampus.

“GP Ansor Jawa Tengah melakukan upaya-upaya mengatasi radikaslime dengan cara penguatan di kampus, Kami memandang bahwa fokus pengkaderan ada pada kampus. Maka dari itu perlu kami berupaya mengelola komunikasi dengan kampus bisa saling bersinergi  menyelamatkan kampus dari paham radikalisme,” kata H Sholahuddin Aly.

Selain itu, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah kerja sama ini bermuara pada pembentukan Tim Gugu Tugas Penangulangan Radikalisme dan Terorisme untuk mahasiswa.

M Fauzan

 

 

 

 


Penulis: Sihono

Hari Pertama UTBK, UNNES Terapkan Protokol Kesehatan dengan Ketat

Minggu, 5 Juli 2020 | 11:21 WIB


Hari Pertama UTBK, UNNES Terapkan Protokol Kesehatan dengan Ketat

Sesuai dengan surat rekomendasi Walikota Semarang, Dinas Kesehatan Pemkot Semarang, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kota provinsi dan surat edaran dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) UNNES menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dalam pelaksanaan UTBK tahun 2020.

Protokol kesehatan yang wajib dipenuhi antara lain penggunaan masker, mencuci tangan sebelum masuk ruang ujian, menggunakan hansanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, hingga penerapan physical distancing untuk tempat duduk peserta.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan UNNES memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat terhadap peserta maupun petugas pelaksana ujian pada pelaksanaan UTBK tahun ini. UNNES menyiapkan 26 orang tenaga kesehatan per sesi dan 1 unit ambulance Minggu (5/7) Pagi, kata Fathur Rokhman.

Prof Fathur menjelaskan bagi peserta yang suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat Celcius akan di cek sampai tiga kali, jika sudah dicek tiga kali ternyata hasilnya masih tetap sama maka tidak akan diizinkan ikut ujian pada hari itu.

Kemudian, dari pihak tim protokol kesehatan akan mencatat peserta tersebut untuk dilaporkan ke koordinator UTBK UNNES, kemudian UNNES akan melaporkan ke Ketua UTBK Pusat dan peserta tersebut akan diikutkan pada UTBK tahap II.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana UTBK Deddy Rustiono SE MSi menyampaikan UNNES menyiapkan lima lokasi untuk UTBK yaitu di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), Gedung Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3), Gedung G, Fakultas Ekonomi (FE) dan di Fakultas Hukum (FH).

Pada sesi pagi hari pertama pelaksanaan UTBK di UNNES berjalan dengan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan. Rektor mengapresiasi kepada semua pihak yang sudah membantu berlangsungnya pelaksanaan UTBK sehingga berjalan tertib dan lancar.

M Fauzan

 


Penulis: Sihono

Checking Akhir Persiapan UTBK 2020, UNNES Taat Asas dan Patuhi Protokol Kesehatan

Sabtu, 4 Juli 2020 | 16:12 WIB


Checking Akhir Persiapan UTBK 2020, UNNES Taat Asas dan Patuhi Protokol Kesehatan

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi gelaran akbar bagi calon mahasiswa baru tahun 2020 yang akan mulai diselenggarakan pada Minggu (5/7). UTBK menjadi syarat utama untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Sebagai salah satu pusat pelaksana UTBK, Universitas Negeri Semarang (UNNES) memahami pentingnya upaya untuk taat asas dan mematuhi protokol kesehatan.

Hal tersebutlah yang ditekankan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam kegiatan checking akhir persiapan UTBK 2020 pada Sabtu (4/7) siang di kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Menurut Professor Bidang Sosiolinguistik tersebut, saat ini penting bagi tiap-tiap individu untuk menjaga kesehatan diri ditengah wabah pandemi covid-19.

“Para Rektor khawatir mengenai pelaksanaan UTBK tahun ini, namun dengan ikhtiar dan doa bersama, mari kita laksanakan UTBK dengan sebaik-baiknya dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tentu kita tidak ingin ada kluster covid-19 baru dari adanya pelaksanaan UTBK ini,” jelas Rektor.

Bersama dengan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri MSi Akt, Koordinator Pelaksana UTBK Deddy Rustiono SE MSi dan panitia pelaksana UTBK 2020, Rektor meninjau kesiapan tempat pelaksanaan UTBK di kampus UNNES.

Koordinator Pelaksana UTBK Deddy Rustiono SE MSi melaporkan UNNES telah menyiapkan lima lokasi UTBK yang bertempat di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Gedung Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3), Gedung Perpustakaan Lama, Gedung Fakultas Ekonomi (FE), dan Gedung Fakultas Hukum (FH).

Sebagai perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dalam pelaksanaan UTBK 2020, UNNES telah melakukan lintas koordinasi dengan berbagai pihak. Koordinasi ini dilakukan dengan menggandeng Dinas Pendidikan Kota Semarang, Polrestabes Kota Semarang, Kepolisian Sektor Gunungpati, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Dinas Kesehatan Kota Semarang, Masyarakat Lingkar Kampus (Kelurahan), dan lain sebagainya.

Dwi Hermawan


Penulis: Sihono

UNNES Siap Laksanakan Tes UTBK-SBMPTN

Jumat, 3 Juli 2020 | 15:00 WIB


UNNES Siap Laksanakan Tes UTBK-SBMPTN

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sudah siap melaksanakan tes untuk Ujian Telus Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri MSi Akt didampingi Ketua Koordinator UTBK Deddy Rustiono SE MSi dan Ketua Satgas Covid 19 UNNES Dr dr Yuni Wijayanti MKes menyampaikan itu saat jumpa Pers, Jumat (3/7) di Rektorat Sekaran Gunungpati.

Prof Zaenuri mengatakan, UTBK tahap I dilaksanakan mulai 5 sampai dengan 14 Juli 2020 dan tahap II (20-29 Juli 2020). Peserta yang mengikuti UTBK di UNNES sebanyak 10.632 orang satu hari akan dilakukan 2 sesi, (pagi 09.00-11.15 WIB) dan (siang 14.00-16.15 WIB) dengan daya tampung sebanyak 590 peserta, sehingga di UNNES akan berlangsung sebanyak 19 sesi. Peserta diimbau datang 1 jam sebelum tes dimulai.

Peserta UTBK wajib memakai masker dengan benar dan membawa hansanitizer, UNNES menyiapkan 26 orang tenaga kesehatan per sesi, kata Prof Zaenuri.

UNNES menyiapkan lima lokasi untuk UTBK yaitu di Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3), Perpustakaan Lama, Fakultas Ekonomi (FE) dan di Fakultas Hukum (FH).

Ada 27 ruang dengan jumlah komputer sebanyak 590 buah dan 104 komputer untuk cadangan.

UNNES sudah minta izin kepada Walikota Semarang dan Dinas Kesehatan Pemkot Semarang untuk pelaksanaan ini sehingga UNNES menerapkan protokol kesehatan dan sosial distancing menjadi hal penting sesuai dengan arahan dan surat edaran dari panitia UTBK pusat.

PadaTahun 2020 UNNES akan menerima mahasiswa baru sebanyak 8.470 dengan rincian jalur SNMPTN sebanyak 2510, SBMPTN sebanyak 3.654 dan Seleksi Mandiri (SM) sebanyak2.629 calon mahasiswa.

Jumlah pendaftar UNNES pada jalur SBMPTN 2020 ini sebanyak 37.796 dengan Prodi Favorit peringkat pertama Manajemen dengan peminat 2.542 orang, peringakat II IlmuHukum (2.236 orang) dan peringkat III Pendidikan Guru SekolahDasar (1978 orang).


Penulis: Sihono

2 Mahasiswa Malaysia Program Transfer Kredit dari Jurusan Ilmu Komputer Pamitan

Jumat, 3 Juli 2020 | 12:30 WIB


2 Mahasiswa Malaysia Program Transfer Kredit dari Jurusan Ilmu Komputer Pamitan

Hari ini Jumat (3/7) dua mahasiswa Universiti Malaysia Pahang (UMP) pamitan untuk kembali ke Malaysia kepada Dekan FMIPA UNNES. Kedua mahasiswa tersebut yakni Syamkumar Krisnan dan Yuvarani Ganesan merupakan mahasiswa program transfer kredit dari UMP. Mereka telah menyelesaikan program transfer kredit selama satu semester di Jurusan Ilmu Komputer. Karena krisis pandemic COVID-19 yang ada ini, maka semua kegiatan perkuliahan diselenggarakan dalam bentuk daring.

Dekan FMIPA Dr Sugianto MSi menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang baik antara Faculty of Computing UMP dan FMIPA UNNES atas implementasi program transfer kredit ini.

Dr Sugianto mengucapkan berterima kasih kepada kedua mahasiswa tersebut yang telah menyelesaikan perkuliahan selama satu semester ini dengan baik.

“Cerita pengalaman-pengalaman baik selama mengikuti kegiatan transfer kredit di UNNES kepada mahasiswa UMP lainnya agar setiap tahun kegiatan implementasi kerjasama UMP dan UNNES dalam program transfer kredit bisa berjalan secara berkelanjutan, kata Dr Sugianto.

Syamkumar dalam kesempatan yang sama juga mengucapkan terima kasih kepada UNNES dan FMIPA serta Jurusan Ilmu Komputer yang telah memberikan support dan fasilitas selama kuliah. Sementara itu, Yuvarani menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh dosen yang telah mengampu mata kuliah yang diambilnya sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memfasilitasi  selama mengikuti program transfer kredit selama masa pandemi.


Penulis: Sihono

Pertama Kalinya, Jurusan PKK UNNES Selenggarakan Gelar Karya Secara Virtual

Kamis, 2 Juli 2020 | 11:19 WIB


Pertama Kalinya, Jurusan PKK UNNES Selenggarakan Gelar Karya Secara Virtual

Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Gelar Karya terbesar dan pertama kalinya mencatat sejarah.

Dekan FT Dr Nur Qudus MT IPM menyampaikan kegiatan Gelar Karya ini diselenggarakan sangat berbeda yaitu secara virtual melalui akun Youtube PKK UNNES dengan upaya melakukan pencegahan penularan Covid-19. Kegiatan Gelar Karya ini mengangkat tema Global Local Pengembangan Kulineri, Fashlon, Beauty and Craft Pada Era Industri 5.0.

“Dengan segala keterbatasan karena Pandemi Covid-19 Jurusan PKK tetap semangat dan berusaha semaksimal mungkin mengungkapkan cintanya ke dalam produk-produk lokal, original hasil karya. Produk lokal yang diangkat adalah Produk yang lokal yang dimodifikasi serta dikelola dengan bahan dasar serta teknik-teknik Internasional sehingga menciptakan hasil karya yang kreatif dan inovatif yang diharapkan memiliki nilai jual yang tinggi dan bereputasi Internasional,” kata Nur Qudus.

Dr Nur Qudus menambahkan, setiap Prodi menampilkan karya dengan ciri yang berbeda. Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga menampilkan ciri Ekspersi Flaura Fauna dan Ikon Daerah, Prodi Pendidikan Tata Busana menampilkan kain tradisional, Prodi Tata Boga menampilkan Fhasion Food, dan Prodi Tata Kecantikan menampilkan Flaura dan Fauna.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman M Hum mengapresiasi prestasi Mahassiwa PKK yang telah menyelenggarakan Gelar Karya secara Virtual. Menurut beliau, kreatifitas merupakan anugrah terindah melalui insan kreatif tercipta karya-karya fonumental.

“Ini merupakan semangat yang diusung jurusan PKK sebagai upaya untuk menjadikan karya-karya lokal di nusantara bisa mendunia. Sebuah prestasi yang luar biasa dari mahasiswa PKK yang ingin menghadirkan kreatifitas mereka yang diperoleh melalui perkuliahan dan sinergi dari berbagai instansi,” kata Prof Fathur, Kamis (2/7).

Rektor berharap kegiatan ini dapat menginspirasi bahwa kreatifitas adalah upaya dalam membnetuk jalan terbaik meneguhkan insan perguruan tinggi.

Ketua panitia Qori Zakiyyatussadiyyah melaporkan Kegiatan Gelar Karya diikuti 174 mahasiswa dengan 4 Prodi yang berbeda yaitu Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Prodi Pendidikan Tata Kecantikan, Prodi Pendidikan Tata Busana, dan Prodi Pendidikan Tata Boga. Kegeiatan ini diselenggarakan selama dua hari dari Tanggal 1-2 Juli 2020.

Reporter: M Fauzan


Penulis: Sihono

FH UNNES Selenggarakan International Conference On Indonesian Legal Studies (ICILS) 2020

Kamis, 2 Juli 2020 | 10:00 WIB


FH UNNES Selenggarakan International  Conference On Indonesian  Legal Studies (ICILS) 2020

Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Webinar International Conference On Indonesian Legal Studies (ICILS) 2020 secara virtual melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung melalui Chanal Youtube FH UNNES, Rabu, (1/7) Pagi.

Webinar ini mengangkat Tema Law and Globalization: The Emergence of Global Regulatory Governance and Its Impacts on Indonesian Legal Development dengan pembicara Dr Rodiyah SPd SH M.Si Dekan FH UNNES INDONESIA, Dr Nicky Jones School of Law and Justice University of Southern Queensland AUSTRALIA, Dr Iqra Anugrah M Sc MA Center for Southeast Asian Studies Kyoto University JAPAN, Dr Haji Ahmad Zaharuddin Sani Ahmad Sabri Universiti Utara Malaysia MALAYSIA, Prof Dr Thomas Schmitz Faculty of Law, Georg-August-Universität Göttingen JERMAN.

Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES Dr Hendi Pratama SPd MA menyampaikan, terima kasih dan penghargaan kepada narasumber dan peserta Webinar. UNNES merupakan Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

Beliau menambahkan, UNNES sebagai Perguruan Tinggi Negeri memiliki target Research University pada tahun 2020-2024 sebagai Universitas Inovasi Riset yang menjadikan SDM Unggul, Invensi Riset yang menjadikan LPTK Penggerak Inovasi, Alih Teknologi LPTK yang menjadikan Pusat Universitas Unggulan, Hilirisasi & Bisnis Riset menjadi LPTK Pusat Rujukan dan Science Techno Park (STP) bermuara LPTK Mendunia.

Dr Haji Ahmad Zaharuddin Sani Ahmad Sabri pakar hukum dari University Utara Malaysia, menjelaskan, pakar hukum bisa merubah dunia, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Dr Haji Ahmad Zaharuddin, Untuk merubah keadaan pakar hukum bisa berperan untuk membahas regulasi dengan visi membangkitan keterpurakan di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantang bersama.

“Beri masukan dan bantu pemerintah lewat regulasi yang efektif, serta transpran. Hal itu untuk membuka pasar dan membangkitkan perekonomian. Mengobati keadaan lewat regulasi yang tepat menjadi tantangan bersama, tak terkecuali pakar hukum. Yang dibutuhkan adalah gerakan bersama,” terangnya.

Sementara itu Dr Nicky Jones, pakar hukum dari University Southern Queensland Australia, menuturkan, pembahasan regulasi untuk merubah kondisi di tengah pandemi Covid-19 sangat penting.

“Pemerintah harus dibantu menentukan kebijakan lewat sejumlah regulasi, pemulihan global juga harus menjadi fokus bersama. Untuk merubah kondisi lewat regulasi, bisa dimulai lewat komunitas-komunitas atau organisasi pakar hukum tingkat lokal,” imbuhnya.

Dr Nicky menambahkan, kepekaan terhadap keadaan yang tidak menentu wajib dipahami pakar hukum.

“Ini saatnya pakar hukum bersatu untuk merubah keadaan global, karena
Komunitas pakar hukum punya tanggung jawab memulihakan keadaan di tengah pandemi Covid-19,” tambahnya.


Penulis: Sihono

Webinar Nasional UNNES, Airlangga Hartarto : Peran UNNES Sangat Dibutuhkan Dalam Meningkatkan Prestasi Olahraga Nasional

Selasa, 30 Juni 2020 | 13:55 WIB


Webinar Nasional UNNES, Airlangga Hartarto : Peran UNNES Sangat Dibutuhkan Dalam Meningkatkan Prestasi Olahraga Nasional

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses menyelenggarakan seminar daring menggunakan aplikasi Zoom dan disiarkan langsung melalui Chanel Youtube UNNES dengan tema prestasi dan industri olahraga di era New Normal, Selasa 30/6.

Pembicara dan sekaligus keynote speakers dalam acara diskusi ini adalah Dr (HC) Ir Airlangga Hartarto MBA MMT sebagai Ketua Umum PB Wushu sekaligus Menteri Koordinator Perekonomian, pembicara kedua adalah Drs Tb Ade Lukman Djayadikusuma Memos sebagai Sekretaris Jenderal KONI Pusat dan Drs HAM Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI periode 2003-2011 sekaligus Ketua Dewan Koperasi Indonesia, acara diskusi dimoderatori oleh Dr Hendi Pratama MA.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya mendukung segala bentuk upaya untuk kemajuan olahraga Indonesia. Sesuai dengan semangat UNNES tiada hari tanpa prestasi dan reputasi. UNNES telah beberapa kali mengadakan kompetesi wushu Piala Rektor level nasional. Dan beberapa prestasi mahasiswa UNNES telah membanggakan terkhusus cabang olahraga Wushu, UNNES mendapat medali perak sanda 52/56 kg putra di Sea Games 2019 Filipina atas nama Yusuf Widiyanto dan Laksamakan Pandu Pratama, Medali Perunggu Asian Games 2018, Medali Perunggu pada Islamic Solidarity Games di baku Azerbajian tahun 2017 dan Medali Emas pada kejuaraan dunia Wushu di Istora Senayan Jakarta 2015.

Lebih lanjut Rektor UNNES mengungkapkan beberapa akselerasi UNNES di masa New Normal dengan mengembangkan beberapa program, diantaranya penguatan Elektronik Learning (Elena UNNES) untuk mendukung perkuliahan, wisuda secara daring, ujian secara daring, konsultasi bimbingan skripsi, tesis, disertasi secara daring, layanan administrasi juga didorong melalui elektronik office, dan KKN Covid 19, serta pengembangan jaringan pengamatan sosial riset dan inovasi untuk Indonesia Maju.

Prof Fathur juga mengemukakan webminar ini yang merupakan bagian dari implementasi visi misi UNNES. Diakhir sambutan Prof Fathur menyampaikan quotes dari Albert Einsten “life is like riding a bicycle, to keep your balance you must keep moving”.

Dr (HC) Ir Airlangga Hartarto MBA MMT selaku Keynote Speaker diawal sambutan menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang luar biasa kepada UNNES yang konsen terhadap dunia olahraga, terkhusus cabang olahraga wushu yang tiap tahun mengadakan kompetesi wushu Piala Rektor dan mahasiswanya yang telah berprestasi menjuarai olahraga wushu level nasional. Hal ini menunjukan bahwa peran UNNES sangat dibutuhkan dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Dimasa pandemi covid 19 ini fakta mengungkapkan secara global semua aspek kehidupan terdampak dan pemerintah berusaha mengeluarkan stimulus dana di bidang kesehatan, sosial ekonomi dan keuangan ratusan triliun rupiah. Secara sektoral dampak pandemi covid 19 juga memukul dunia olahraga. Sebagai contoh liga-liga profesional di seluruh dunia membatalkan dan menangguhkan pertandingan, Olimpiade Tokyo di tunda hingga tahun 2021 Jepang di prediksi rugi 13.4 Milyar dollar AS dan yang terpenting sumber pemasukan utama bisnis industri olahraga terhenti seperti hak siar, periklanan dan penjualan tiket.

Di Indonesia sendiri industri olahraga mulai stagnan karena segala bentuk marchindes, pakaian, sepatu dan lainnya yang mana pesanan tersebut dari luar negeri mulai tertunda. Dan beberapa even olahraga internasional yang diselenggarakan di Indonesia dibatalkan seperti Formula E Juni 2020, Kualifikasi piala dunia 2020 Indonesia VS Uni Emirat Arab Maret 2020, Piala AFF U 15/16 dan Um 18/19 Juli-Agustus 2020, piala AFF Putri U 15/16 dan U 18/19 Juli – Agustus 2020 serta Indonesia Open 2020.

Lebih lanjut Airlangga Hartarto mengatakan walau pandemi belum usai tuntutan prestasi tetap harus ada, di era New Normal ini PB Wushu tetap mengadakan latihan-latihan dengan tetap menjaga protokol covid 19.

Airlangga berharap bahwa seluruh kegiatan di masa New Normal ini tidak mengurangi kualifikasi dan prestasi atlet untuk kegiatan-kegiatan mendatang. Ia pun mengapresiasi Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman beserta para atlet kampus UNNES atas segala dukungan dan prestasinya terhadap kegiatan-kegiatan olahraga selama ini

Hal senada juga diutarakan oleh Sekjen Koni Drs Tb Ade Lukman Djayadi Kusuma Memos bahwa Koni melakukan pembinaan olahraga melalui pelatnas di masa pendemi yaitu dengan telah tersusunnya protokol keolahragaan mencakup 3 hal yaitu kepelatihan, kompetensi, musyawarah olahraga disesuaikan dengan pentahapan adaptasi menuju tatanan baru. Sehingga keadaan new normal ini tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas olahraga disamping daya dukung industri olahraga.

Drs HAM Nurdin Halid selaku pembicara kedua pun menekankan bahwa industri olahraga adalah sebuah bisnis yang sangat besar, raksasa yang mampu menghasilkan profesionalisme menuju kesejahteraan bagi para atlit maupun masyarakat umum, artinya industri olahraga mampu membranding sebuah negara.

Indonesia sebagai sebuah negara besar harus mempunyai misi dalam industri olahraganya yaitu harus mampu menghadirkan sebuah kegiatan ekonomi yang besar, harus mampu sebagai alat perjuangan yaitu mampu menebarkan nasionalisme dan terakhir industri olahraga harus mampu membranding sebuah negara.

Ditambahkan oleh Nurdin bahwa Indonesia telah on the track dalam pengembangan industri olahraga. Proses pengkaderan bibit bibit olahragawan telah ada sampai level desa ucapnya. h7


Penulis: Sihono

Besok, Menko Perekonomian RI Jadi Keynote Speakers Di UNNES

Senin, 29 Juni 2020 | 13:37 WIB


Besok, Menko Perekonomian RI Jadi Keynote Speakers Di UNNES

Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang (UNNES) Selasa, 30 Juni akan menyelenggarakan Zoominar.

Diskusi terfokus dengan tema “Prestasi dan Industri Olahraga di Era New Normal” sebagai Keynote Speakers Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian RI/Ketua Umum PB Wushu Indonesia) dan Fathur Rokhman (Rektor UNNES).

Sedangkan sebagai pemateri 2 Nurdin Halid (Ketua Dewan Koperasi Indonesia), pemateri 3 Tb Ade Lukman D, Memos (Sekjen KONI Pusat), dan moderator oleh Hendi Pratama (Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES).

Free registrasi untuk guru olahraga Kota Semarang (kuota terbatas) s.id/unneszoominardaftar


Penulis: Sihono

Silaturahmi Pengusaha Lingkar Kampus Dengan UNNES

Senin, 29 Juni 2020 | 13:19 WIB


Silaturahmi Pengusaha  Lingkar Kampus Dengan UNNES

Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama (WR IV) Dr Hendi Pratama SPd MA didampingi Kepala UPT Humas Muhamad Burhanuddin SS MA dan Eka Yuli Astuti SPd MA Staf Ahli Bidang Income UNNES dan Kerjasama Dalam Negeri
menerima silaturahmi dari pengusaha lingkar kampus di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (29/06).

Dr Hendi Pratama menyampaikan apresiasi kepada pelaku usaha lingkar kampus UNNES untuk berkomunikasi dengan universitas terkait dengan permasalahan di tengah Pandemi Covid-19.

“Saya mengapresiasi kehadiran bapak ibu dalam silaturahmi dengan pengusaha di lingkungan kampus. Saya juga menyadari bahwa Pandemi Covid-19 ini membawa persamaan permasalahan yang harus dihadapi yaitu pemulihan Ekonomi,” kata Hendi Pratama.

Hendi Pratama menambahkan, peran pelaku usaha di likngkungan UNNES sangat membantu mahasiswa untuk bekerja dan memantik untuk menciptakan usaha yang baru.

“Banyak mahasiswa yang bekerja dan membangun usaha pribadi untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan kuliah. Semakin banyak mahasiswa berwirausaha akan mendongkrak reputasi kampus.

Namun ketika Pandemi covid-19, banyak mahasiswa dan pelaku usaha terkena dampak sektor ekonomi dan pendidikan, ini yang menjadi tantangan kita bersama,” kata Hendi Pratama.

Hendi Pratama mengajak kepada pengusaha lingkar kampus untuk bersinergi bersama membangun kampus UNNES yang Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

“Komunikasi harus kita jalin yang kuat, mohon dibuat forum komunikasi wirausaha lingkar kampus UNNES agar lebih solid dalam berkomunikasi,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan Siahuddin owner AJM, Lukman owner istana printing, Tutik owner loundry LAJU, Rahmad CEO Toplend & pimpinan cabang Pesantren Property, Doni owner De Teko, agung owner katsuya, Fikri owner bakso bawan Kawi, Edy ketua HIPMI Unnes, Wendy homie, Faisal it’smilk, Tun owner matuk mapan.


Penulis: Sihono

10.632 Peserta Bakal Ikuti Tes UTBK Di UNNES, Inilah Lokasi Tesnya

Senin, 29 Juni 2020 | 12:02 WIB


10.632 Peserta Bakal Ikuti Tes UTBK Di UNNES, Inilah Lokasi Tesnya

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyiapkan lima lokasi untuk melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020.

Kepala UPT Humas UNNES Muhamad Burhanudin MA menyampaikan, setidaknya ada 10.632 peserta yang akan mengikuti UTBK di UNNES dengan menerapkan protokal kesehatan dan sosial distancing menjadi hal penting sesuai dengan arahan dan surat edaran dari pusat.

UTBK di UNNES akan dilaksanakan mulai 5 sampai dengan 14 Juli 2020 mendatang. Satu hari akan dilakukan 2 sesi dengan daya tampung sebanyak 590 peserta, sehingga di UNNES akan berlangsung sebanyak 19 sesi.

Lima lokasi yang digunakan untuk UTBK UNNES yaitu di Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3), Perpustakaan Lama, Fakultas Ekonomi (FE) dan di Fakultas Hukum (FH).

Peserta UTBK juga sudah diberitahukan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yakni dengan memakai masker dan peralatan lainnya. Begitu selesai mengerjakan UTBK tidak boleh berkumpul ramai-ramai lebih baik langsung pulang, kata Burhanudin.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) pada kondisi New Normal (normal baru) juga sudah mengeluarkan Siaran Pers pelaksanaan UTBK, jelas Burhanudin.


Penulis: Sihono

TETAP KREATIF DI TENGAH PANDEMIK: Upaya Perpustakaan Universitas Negeri Semarang untuk Mendunia

Senin, 29 Juni 2020 | 10:31 WIB


TETAP KREATIF DI TENGAH PANDEMIK: Upaya Perpustakaan Universitas Negeri Semarang untuk Mendunia

Dimasa pandemic Corona Virus (Covid-19) yang masih melanda masyarakat dan sekarang memasuki Tatanan Kehidupan Baru atau New Normal, Perpustakaan Universitas Negeri Semarang terus berupaya kreatif mengembangkan kiprahnya. Upaya tersebut antara lain dengan terlibat dalam Sharing Session Pelayanan Perpustakaan ditengah Pandemik COvid-19 yang melibatkan Perpustakaan Universitas Negeri Semarang (UNNeS), Intsitut Teknologi Bandung (ITB), dan Universiti Teknologi MARA (UITM) Malaysia.

Acara yang berlangsung pada Jum’at tanggal 26 Juni 2020 terselenggara berkat Kerjasama Perpustakaan UNNES, ITB, dan UITM Malaysia yang diselenggarakan secara daring dan disaksikan oleh ribuan viewer melalui media social facebook dan youtube dari kalangan pustakawan maupun pemerhati perpustakaan dari berbagai daerah, baik yang berasal Indonesia juga Malaysia.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga orang narasumber dari tiga universitas, yaitu Kepala Perpustakaan “Rumah Ilmu” UNNES, MZ Eko Handoyo SS, Kepala Perpustakaan ITB Dr Eng Yuli Setyo Indartono, dan Ts Hj Azizi Jantan selaku Ketua Jabatan Perpustakaan Digital UITM Shah Alam Malaysia.

Pada kesempatan tersebut kepala Perpustakaan UNNES menyampaikan bahwa pandemic covid-19 memang berdampak pada berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan, tak terkecuali Pendidikan tinggi. Bagi pendidikan tinggi dalam hal ini universitas, perpustakaan adalah fasilitas yang sangat penting, bahkan perpustakaan diibaratkan sebagai jantungnya perguruan tinggi dalam mencapai tujuan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarkat. Oleh karena itu di tengah-tengah masa pandemi Covid-19 yang saat ini sedang menuju Tatanan Hidup Baru (New Normal), layanan perpustakaan harus tetap buka. Dalam hal ini meskipun para pustakawan/staf perpustakaan bekerja dari rumah (work from home) namun perpustakaan UNNES tetap membuka layanan secara online melalui website maupun media sosial perpustakaan.

Dalam acara [email protected]: A sharing session on Library Services during covid-19 outbreak ini, Kepala Perpustakaan UNNES menuturkan bahwa adanya kebijakan pemerintah berupa Work from Home dan Work from Office memang membuat perpustakaan sepi pengunjung, aktivitas secara fisik di perpustakaan nyaris tidak ada. Namun hal tersebut tidak menjadi halangan perpustakaan untuk tetap aktif dan kreatif dan mencari peluang ditengah krisis. Hal ini diwujudkan dalam acara sharing session yang melibatkan tiga perpustakaan tersebut.

Kedapan kepala perpustakaan UNNES manyampaikan bahwa Kerjasama ini akan terus ditingkatkan lagi. Sebagai langkah berikutnya, setelah sharing session antar kepala perpustakaan ini, pada bulan akhir Agustus nanti akan dilanjutkan hal serupa yang melibatkan pustakawan dari ketiga pihak, dan akan ditindaklanjuti dengan rintisan Kerjasama antar perpustakaan dalam kegiatan-kegiatan perpustakaan ketiga pihak secara Bersama, antaa lain dalam penyelenggaraan literasi informasi dan pengabdian masyarakat dibidang perpustakaan. Semoga langkah dapat menjadikan perpustakaan UNNES semakin mendunia, pungkasnya.


Penulis: Sihono

Dorong Pulihkan Perekonomian, Tim Pengabdian UNNES Berikan Pelatihan E-Commerce 

Minggu, 28 Juni 2020 | 19:07 WIB


Dorong Pulihkan Perekonomian, Tim Pengabdian UNNES Berikan Pelatihan E-Commerce 

Pandemi Covid-19 bukan hanya sekadar bencana kesehatan, virus yang dikenal sebagai Virus Corona ini telah menimbulkan kekacauan di sektor ekonomi. Pandemi ini telah menimbulkan guncangan ekonomi yang sangat luas dan merata terhadap hampir seluruh sektor perekonomian. Tidak hanya industri besar, Pandemi Covid-19 juga telah membuat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia mulai gelisah.

Kondisi ini diperparah dengan hancurnya rantai pasokan global sehingga berdampak ke hampir seluruh lapangan usaha terutama untuk sektor-sektor industri. Guncangan ekonomi yang ditimbulkan telah meluluhlantakkan hampir seluruh sendi perekonomian nasional, dan salah satu kelompok yang paling terdampak adalah kelompok UMKM.

Masa-masa krisis ini sangat terasa bagi warga Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Terhitung sejak empat bulan lalu, setelah mahasiswa pulang ke kampung halaman yang menyebabkan lesunya perekonomian warga sekitar Kelurahan Sekaran.

Hal tersebut tentu membuat warga sekitar yang sebagian besar menjadi pelaku UMKM merasakan dampak lesunya perekonomian. Mulai dari warung-warung yang terpaksa ditutup, toko kelontong sepi, hingga pedagang keliling yang tidak lagi bisa menjajakan barang dagangannya.

Pulihkan Perekonomian Warga Sekitar

Sebagai akademisi, potret dan fenomena sosial tersebut dipahami dengan baik oleh empat Dosen Fakultas Ilmu Sosial UNNES yang tergabung dalam sebuah Tim Pengabdian IbM (Ipteks bagi Masyarakat).

Tim yang diketuai oleh Dr sos Puji Lestari MSi ini, beranggotakan Iwan Hardi Saputro MSi, Ruhadi MPd, dan Hafiz Rafi Uddin MH. Tim Pengabdian berupaya untuk mendorong pengusaha kecil, pedagang, dan ibu rumah tangga di Kelurahan Sekaran agar tetap berpenghasilan di masa pandemi menuju new normal seperti saat ini.

Program pengabdian yang diselenggarakan pada Minggu (28/6) ini, bertujuan untuk memberikan pelatihan E-Commerce kepada Ibu-Ibu PKK anggota Dasa Wisma (Dawis) Kenanga 3 RT 04/RW 01 Kelurahan Sekaran.

Dengan prinsip mengembangkan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi, pelatihan bertujuan untuk memberikan pemahaman bagaimana cara menciptakan peluang dan melakukan promosi yang efektif dalam memasarkan produk melalui media online.

Ketua Tim Pengabdian Dr. sos Puji Lestari MSi menyampaikan, peserta program akan belajar mengenai transaksi secara online mulai dari promosi, proses jual beli, hingga pemasaran produk secara luas.

“Materi utama yang diberikan adalah tentang aplikasi E-Commerce dan bagaimana cara menggunakannya sehingga dapat memberikan manfaat serta menciptakan peluang usaha baru di tengah ketidakpastian global seperti saat ini,” jelas Dosen Jurusan PKn sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan IPS tersebut.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada, program pengabdian yang diinisiasi oleh empat Dosen Jurusan PKn tersebut menghadirkan Ibu Diany Ubaidillah Kamal sebagai narasumber. Pada kesempatan tersebut, Ia berbagi seputar tips, trik, dan motivasi menghidupkan usaha pada masa pandemi seperti saat ini.

Sebagai rumah ilmu pengembang peradaban, pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat merupakan langkah nyata UNNES dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi. UNNES memiliki komitmen kuat untuk turut serta berkontribusi membangun bangsa, termasuk dalam upaya pemulihan perekonomian nasional seperti saat ini.


Penulis: Dwi Hermawan

Webinar LP2M UNNES Strategi Pelaksanaan Penelitian di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 24 Juni 2020 | 13:36 WIB


Webinar LP2M UNNES Strategi Pelaksanaan Penelitian di Masa Pandemi Covid-19

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan kegiatan Web Seminar (Webinar) dengan Nara Sumber Prof Dr Eng Ir Arief Budiman MS IPU Wakil Kepala Pusat Studi Energi UGM dan Dr Megawati Simanjuntak SP MSi Dosen FEMA IPB University melalui Aplikasi Virtual Zoom Meeting dan disiarkan langsung Chanel YouTube LP2M UNNES, Rabu (24/06) Pagi.

Kepala LP2M UNNES Dr Suwito Eko Pramono menyampaikan pada laporannya kegiatan ini diikuti 228 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Kegiatan Kali ini mengangkat tema Strategi Pelaksanaan Penelitian di Masa Pandemi Covid-19.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutanya menyampaikan UNNES sebagai PTN yang menjunjung nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi memiliki target Research University pada tahun 2020-2024 sebagai Universitas Inovasi Riset yang menjadikan SDM Unggul, Invensi Riset yang menjadikan LPTK Penggerak Inovasi, Alih Teknologi LPTK yang menjadikan Pusat Universitas Unggulan, Hilirisasi & Bisnis Riset menjadi LPTK Pusat Rujukan dan Science Techno Park (STP) bermuara LPTK Mendunia.

Lebih lanjut, Prof Fathur menyampaikan startegi Penelitian di Masa Pandemi Covid-19 dengan cara memilih konstruk penelitian yang memungkinkan diteliti secara daring , memilih jenis penelitian yang dapat dilakukan diatas meja, menggunakan metode pengumpulan data yang fleksibel dengan kondisi Covid-19 misalnya Wawancara dengan videocall atau telekonfrens, FGD diganti dengan Zoom meeting, survei formulit diganti dengan Google Form, dan mengubah latar penelitian like arah digital.

“Dalam masa pendemi Peneliti harus sehat, disiplin dalam melakukan protokol kesehatan, harus produktif dalam berkarya Tri Dharma tinggi,” kata Rektor UNNES.

Prof Ir Arif Budiman menyampaikan startegi Penelitian di bidang Sains dan Teknologi di masa Pandemi dengan cara melakukan reorientasi dari penelitian eksperimen menjadi simulasi yang hasilnya menjadi Paper, berdanai dengan situasi, dan Mengikuti SOP kerja di Lab di Masa New Normal.

Dr Megawati Simanjuntak SPM menyampaikan strategi Pelaksanaan Penelitian di Masa Pandemi Covid-19 dan New Normal untuk bidang Sosial Humaniora dengan cara penerapan online survey untuk mengumpulkan data dari responden, Focus Grup Discussion Online, Wawancara Mendalam Online, dan Metode Dikumentasi.


Penulis: Sihono

Rektor UNNES Tinjau Kesiapan New Normal Pascasarjana

Selasa, 23 Juni 2020 | 16:17 WIB


Rektor UNNES Tinjau Kesiapan New Normal Pascasarjana

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, Plt. WR Bidang Perencanaan & Kerja Sama Dr Hendi Pratama SPd MA beserta Tim dan Gugus Penanganan Covid-19 meninjau kesiapan Pascasarjana UNNES kesiapan Tatanan Normal Baru, Selasa (23/06) Pagi.

Rektor UNNES menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi kampus selama pemberlakuan pembatasan dan aktivitas secara ketat di lingkungan kampus untuk pencegahan terjadinya penyebaran Virus Corona sekaligus mengecek kesiapan pembelajaran, protokol kesehatan, dan saran prasarana dalam suasana New Normal.

“Dalam suasana New Normal, harus sudah disiapkan pedoman yang mengatur ketika pembelajaran sudah dimulai. Pedoman pembelajaran seperti kurikulum, SDM, dosen, mahasiswa, tenaga pendidik, sarana prasarana dan protokol kesehatan harus dipersiapkan, seperti cuci tangan dengan air bersih dan sabun atau dengan handsanitizer, cek suhu badan, penerapan physical distancing, wajib menggunakan masker, dan menghindari kerumunan harus tetap diperhatikan,” kata Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur berpesan kepada semua fakultas, Lembaga dan Unit Kerja di lingkungan UNNES mampu menghadirkan skenario New Normal yang efektif untuk menunjang produktivitas bidang Pendidikan.


Penulis: Sihono

Halal Bihalal Virtual DWP Provinsi Jawa Tengah

Jumat, 19 Juni 2020 | 12:01 WIB


Halal Bihalal Virtual DWP Provinsi Jawa Tengah

Dharmawanita Persatuan (DWP) UNNES yang diketuai Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman SPd MPd ikut serta dalam Halalbihalal Virtual Dharma Wanita Provinsi Jawa Tengah melalui komunikasi Virtual Zoom Meeting yang dilaksanakan Jumat(19/6) Pagi.

Halalbihalal ini diikuti Dharma Wanita Persatuan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan SKPD.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat komitmen dalam mewujudkan visi dan misi menjadi organisasi isteri Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kukuh, bersatu, mandiri dan menyejahterakan anggota, masyarakat melalui bidang pendidikan, ekonomi, sosial budaya, serta kesiapan dalam menghadapi New Normal masa Pandemi Covid-19.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo mengingatkan untuk terus memperhatikan protokol kesehatan bagi yang beraktivitas di luar rumah, melindungi diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai.

Selain itu, hal yang sama disampaikan Ketua Dharma Wanita Provinsi Jawa Tengah Sri Widyastuti untuk saling mengingatkan hidup bersih dan DWP berperan dalam gerakan masyarakat hidup sehat pada masa pandemi ini.


Penulis: Sihono

Safari Hari Ke-2 Persiapan New Normal Di Kampus UNNES: Rektor Semua Fakultas Dan Unit Kerja Sudah Siap

Kamis, 18 Juni 2020 | 14:12 WIB


Safari Hari Ke-2 Persiapan  New Normal Di Kampus UNNES: Rektor Semua Fakultas Dan Unit Kerja Sudah Siap

Hari ke-2, safari Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta Tim dalam rangka pelaksanaan New Normal di kampus sudah siap.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, semua fakultas, lembaga, dan Unit kerja di lingkungan UNNES sudah siap melaksanakan New Normal, Kamis (18/6).

“Semua fakultas, lembaga, dan unit kerja di lingkungan UNNES sudah siap melaksanakan New Normal yakni masing masing fakultas sudah menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun, masker, ruang isolasi, jaga jarak, tempat sampah tertutup dan lainnya,” kata Prof Fathur.

Prof Fathur berpesan kepada warga UNNES pada tatanan normal baru harus sering mencuci tangan (menggunakan Hand sanitizer atau sabun), cek suhu tubuh, wajib memakai masker, wajib jaga jarak minimal 1 meter, untuk fasilitas bersama disterilkan sebelum dipakai, buang sampah pada tempatnya, gunakan alat olahraga pribadi hindari saling meminjam.

Kemudian, optimalkan teleworking, budayakan menggunakan tangga, bekerja dari rumah (ketika demam, batuk, gangguan pernafasan, dan punya riwayat kontak dengan PDP/ODP/positif), lapor ke petugas kesehatan apabila ada gejala Covid-19, dan budayakan TSR (tingkatkan imunitas tubuh, selalu mencuci tangan, dan rajin olahraga & doa).


Penulis: Sihono

Selenggarakan HOTTalks, IKAPIPS UNNES Ajak Guru Jadikan Orang Tua sebagai Mitra dalam Pembelajaran

Kamis, 18 Juni 2020 | 13:11 WIB


Selenggarakan HOTTalks, IKAPIPS UNNES Ajak Guru Jadikan Orang Tua sebagai Mitra dalam Pembelajaran

Tatanan kehidupan baru atau yang lebih dikenal dengan istilah New Normal Life menjadikan banyak sektor perlu mengadaptasi perubahan secara mendadak.

Masyarakat pun dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perubahan ini pada berbagai sektor kehidupan, termasuk di sektor pendidikan baik bagi peserta didik, guru, maupun orang tua.

Menjawab keresahan atas perubahan tersebut, Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan IPS (IKAPIPS) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Home Online Talk Show (HOTTalks), Sabtu (13/6).

Kegiatan yang diselenggarkan secara daring tersebut, menghadirkan Fredy Hermanto SPd MPd dan Aisyah Nur Sayidatun Nisa SPd MPd sebagai narasumber.

Sebagai dosen pada Program Studi Pendidikan IPS UNNES, keduanya menjelaskan pentingnya guru IPS untuk mampu bersikap adaptif terhadap pembelajaran jarak jauh.

Orang Tua sebagai Mitra dalam Pembelajaran

Dalam kegiatan bertema “Strategi Pembelajaran Guru IPS Menghadapi New Normal Life” tersebut, Fredy menekankan pentingnya penerapan strategi dalam pembelajaran jarak jauh saat ini. Menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan oleh guru adalah menjadikan orang tua sebagai mitra dalam pembelajaran.

“Sampaikan dahulu di awal mengenai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Libatkanlah orang tua dalam proses pembelajaran, karena sejatinya untuk penyampaian materi di tengah pandemi seperti ini sangat membutuhkan peran mereka,” ajak Fredy.

Kegiatan yang diikuti oleh guru IPS se-Indonesia tersebut mendapat tanggapan positif dari para peserta.

“Terima kasih kepada narasumber dan panitia. Materi sangat menarik untuk diikuti dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan pendidikan di tengah pandemi saat ini,” ungkap salah seorang peserta yang merupakan guru SMP Negeri 4 Batu, Setiawati.

HOTTalks sebagai Program Berkelanjutan

Ketua Program Studi Pendidikan IPS UNNES Dr sos Puji Lestari MSi mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh IKAPIPS tersebut.

Menurutnya, diskusi akademis semacam ini perlu diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai media berbagi ilmu dan meng-upgrade pengetahuan.

Alhamdulillah, meski berada dalam segala keterbatasan, terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada teman-teman alumni Program Studi Pendidikan IPS yang telah menggagas kegiatan ini. Saya berharap kegiatan ini akan berlangsung secara continue (berkelanjutan),” ungkap Dr sos Puji Lestari MSi.

Dalam FGD ini, imbuhnya, kita akan diberi kesempatan untuk menyampaikan hal-hal yang kiranya nanti dibutuhkan. Seperti kita tahu, bapak dan ibu berasal dari daerah yang berbeda-beda. Ada yang dari Subang, Bandung, Cilacap hingga daerah di luar Pulau Jawa juga ikut masuk dalam kegiatan ini. Jadi, nantinya bahasan kita adalah seperti apa kalau memang pembelajaran di sekolah tetap berjalan secara daring. Khususnya untuk mata pelajaran IPS, tentunya harus dilaksanakan dengan tatanan yang sudah mapan.

Ketua IKAPIPS UNNES Yunike Sulistyosari SPd MPd berharap kegiatan dapat memberikan manfaat keilmuan bagi para peserta.

“HOTTalks diselenggarakan untuk menjadi media edukasi bersama dan memberikan manfaat bagi banyak pihak. Dengan demikian, panitia berharap peserta mampu menyerap materi yang disampaikan oleh narasumber sehingga terjadi transfer of knowledge dan transfer of value,” harap Yunike.

Alumnus UNNES tahun 2018 tersebut juga mengimbau kepada alumni yang tergabung dalam IKAPIPS untuk menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan, bergerak maju, dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.


Penulis: Dwi Hermawan

Bincang Pagi FE: Geliat Dunia Usaha pada Fase New Normal

Kamis, 18 Juni 2020 | 12:00 WIB


Bincang Pagi FE: Geliat Dunia Usaha pada Fase New Normal

Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) dengan tema Bincang Pagi: Geliat Dunia Usaha pada Fase New Normal, Kamis (18/06) Pagi.

Kegiatan dilakukan secara Daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung melalui Chanel YouTube dengan Narasumber Ir H Heru Isnawan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Jawa Tengah, Iwan Setiawan Lukminto Direktur Utama PT Sritex, dan Dr Shanty Oktavilia M Si Peneliti UMKM FE UNNES. Moderator Avi Budi Setiawan SE MSi.

Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada narasumber dan peserta Webinar. Kegiatan Webinar kali ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih terhadap perekonomian di Indonesia pada masa Tatanan Normal Baru.

“UNNES mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas arahan dan pencerahan narasumber serta peran aktif peserta pada Webinar kali ini. Kita tahu bahwa Virus Cornoa memberikan pengaruh terhadap segi kesehatan dan perekonomian. Maka dari itu kita bersama-sama untuk mengoreksi perekonomian Indonesia dengan mendiksusikan strategi dan upaya untuk meningkatkan dan menumbuhkan perekonomian Indonesia,” kata Drs Heri Yanto MBA PhD.

Ir H Heru Isnawan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Jawa Tengah menyampaikan dampak dari Pandemi Covid-19 sangat merusak perekonomian Indonesia terutama sektor pariwisata termasuk perhotelan dan restoran. Menurut Beliau dengan kondisi sekarang dan akan datang perilaku konsumen dan pasar berubah.

“Pertumbuhan pasar melambat, terjadinya pergeseran segmen, daya beli rendah, konsumen semakin sensitif terhadap kebersihan, tuntutan pelayanan dan produk hygienis, transaksi digital, cash dan paper less,” kata Ir H Heru.

Iwan Setiawan Lukminto Direktur Utama PT Sritex menyampaikan kesejahteraan rakyat, keuangan komersial, dan keamanan serta peran pemerintah merupakan kunci untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Lebih lanjut, Iwan Setiawan Lukminto menyampaikan strategi dan upaya yang harus dilakukan untuk pemulihan ekonomi nasional yaitu dengan membuka ekonomi kembali dengan protokol New Normal, menjaga kepercayaan publik dan investor, relaksasi permodalan dan pajak kepada perusahaan besar menengah kecil, perbesar bantuan-bantuan dari pemerintah.

“Gotong royong pemerintah dan masyarakat merupakan kunci untuk untuk memulihkan perekonomi Indonesia untuk kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Dr Shanty Oktavilia M Si Peneliti UMKM FE UNNES menyampaikan kedisiplinan pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian Indonesia di masa tatanan normal baru.

Hadir pada webinar Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Dosen, dan Mahasiswa UNNES.


Penulis: Sihono

Kesiapan New Normal, Rektor UNNES dan Tim Lakukan Sidak

Rabu, 17 Juni 2020 | 16:03 WIB


Kesiapan New Normal, Rektor UNNES dan Tim Lakukan Sidak

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa tempat di kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan itu dalam rangka pengecekan, kesiapan, dan antisipasi penyebaran virus Covid 19 untuk menghadapi New Normal di kampus UNNES, Rabu (17/6).

Prof Fathur Rokhman didampingi Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama SPd MA, Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 UNNES Dr dr Yuni Wijayanti MKes, Koordinator Protokol UNNES Eko Setiyono SKom, Kepala Bagian Umum Eko Febrianto SPd MKom, dan rombongan Bank Mandiri melakukan sidak dimulai dari Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Dekanat FMIPA, LP3, dan di gedung LP2M.

Dari sidak tersebut, terdapat beberapa ruangan perkantoran yang beroperasi seperti di gedung LP3 yang melayani legalisir dan terdapat beberapa ruangan yang kosong karena adanya Work From Home (WFH).

Prof Fathur menyampaikan, sidak ini dilakukan untuk memantau langsung kondisi kampus selama pemberlakuan pembatasan dan aktivitas secara ketat di lingkungan kampus untuk pencegahan terjadinya penyebaran Virus Corona sekaligus mengecek kesiapan masing-masing unit untuk New Normal.

Tim sidak lain, yakni Wakil Rektor Bidang Akademik (WR1) Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR2) Dr S Martono MSi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR3) Dr Abdurrahman MPd, Kepala Biro Umum Hukum dan Kepegawaian Dr Sutikno MSi dan Tim Satgas Covid 19 melakukan sidak ke Dekanat FIP, Dekanat FIK, Dekanat FT, Dekanat FH, Dekanat FIS, dan Terakhir Dekanat FE.

Dr S Martono menyampaikan bahwa sosial distancing termasuk penataan ruangan kantor agar jarak tetap ada dan protokol kesehatan covid 19 harus tetap terlaksana.

Dr S Martono menjelaskan, setiap tamu yang tidak menggunakan masker jangan disuruh pulang tetapi diberi masker sehingga pelayanan tetap berjalan.

Dr S Martono juga mengimbau kepada pihak keamanan kampus untuk tetap siaga memeriksa siapa saja yang datang dan memasuki areal kampus dengan melakukan pengukuran suhu tubuh, wajib memakai masker, dan mengisi buku tamu. h7


Penulis: Sihono

Webinar International Office UNNES : Effective Strategies in Strengthening Succsessfull Partnership for Autonomous Campus Implementation

Rabu, 17 Juni 2020 | 15:53 WIB


Webinar International Office UNNES : Effective Strategies in Strengthening Succsessfull Partnership for Autonomous Campus Implementation

Bidang International Office Universitas Negeri Semarang mengadakan Kegitan Webinar yang dilakukan secara Daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung memalui Chanel YouTube UNNES, Rabu, 17/6.

Acara dengan narasumber Direktur SDM Pegadaian Moh Edi Isdwiarto, Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Unnes Dr Hendi Pratama SPd MA, dan atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atikbud) KBRI di Kuala Lumpur Dr Mukhamad Farid Makruf, mengambil tema Effective Strategies in strengthening succsessfull Partnership for autonomous Campus Implementation.

Dr Hendi Pratama SPd MA dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para Narasumber dan peserta Webinar. Unnes memiliki komitmen membangun Kampus Merdeka melalui penguatan kerja sama dan implementasinya. salah satu tujuan merdeka belajar adalah terserapnya lulusan Perguruan tinggi di Dunia Industri. UNNES terus menoreh prestasi seperti Peringkat 14 Versi 41CU 2020 berada pada 10 Perguruan Tinggi Nasional terbaik, Peringkat 72 Asia Tenggara, Peringkat 120 Asia, dan Peringkat 6060 Perguruan Tinggi Dunia. UNNES sedang mengembangkan kurikulum kampus merdeka, mempersiapkan program magang mahasiswa, dan penyiapan menjadi LPTK rujukan,imbuhnya.
lebih lanjut ia menegaskan World class university merupakan suatu ukuran untuk meningkatkan peringkat suatu perguruan tinggi di dunia, Untuk mewujudkan world class university secara optimal, suatu Universitas harus mampu menempatkan diri sejajar dengan universitas terkemuka di dunia. ada empat pilar kunci pendekatan universitas kelas dunia, yaitu research quality, teaching quality, graduate employability, dan international outlook. International outlook dan research quality merupakan salah satu langkah yang sedang dijalankan oleh Universitas Negeri Semarang, dengan menjalankan international outlook maka akan mengetahui kekuatan kerja sama hubungan internasional dengan universitas lain di seluruh dunia, dan dengan research quality akan mengetahui indikator seberapa baik publikasi penelitian suatu universitas yang dilihat dari kualitas penelitian, banyaknya paper yang dipublikasikan.

Sementara narasumber lain Direktur SDM Pegadaian Moh Edi Isdwiarto menyampampaikan perlunya pendidikan tinggi melakukan lompatan-lompatan implementasi di era New Normal untuk menciptakan inovasi (Future Practice), dan memiliki kreativitas dalam merespon keadaan. Hal ini searah dengan narasumber Atikbud KBRI di Kuala Lumpur Dr Mukhamad Farid Makruf bahwa perguruan tinggi perlu merubah mindset orientasi masa depan dengan Future Practice melalui keterampilan adaptasi pola pikir, kolaborasi, problemsolving serta inovasi, dan telnologi centric. Itu merupakan skil yang penting untuk menghadapi keadaan di masa Pandemi Covid-19.
Hadir pada webinar Akademisi, Mitra Kerja Sama UNNES dan Peserta Akademisi dari Luar Negeri.h7


Penulis: Sihono

627 Wisudawan Ikuti Upacara Wisuda Secara Daring Pertama kali di UNNES

Selasa, 16 Juni 2020 | 11:42 WIB


627 Wisudawan Ikuti Upacara Wisuda Secara Daring Pertama kali di UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan wisuda ke 102 tahun 2020 secara Daring. Pelaksanaan Wisuda ke 102 tahun 2020 merupakan upacara wisuda secara daring yang dilaksanakan UNNES untuk pertama kali. Hal ini dilakukan atas adanya kebijakan dari Kemendikbud, Kemenkes, dan Edaran Walikota Semarang untuk pencegahan penyebaran Covid-19, Selasa (16/6) Pagi.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman M Hum dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan sekaligus berharap kontribusi wisudawan UNNES dalam mengaplikasikan keahliannya secara professional.

“Wisuda ini merupakan wisuda virtual pertama kali yang dilakukan UNNES. para peserta wisudawan berada dirumah masing-masing dengan didampingi orang tua. Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan Saudara menyelesaikan serangkaian proses akademik di UNNES, Rumah Ilmu Pengembang Peradaban. Wisuda ini bukanlah muara akhir dari sebuah perjalanan, karena saudara-saudara masih akan terus dituntut untuk mengaplikasikan keahliannya dan terus belajar untuk dapat berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat luas secara profesional,” kata Prof Fathur Rokhman.

Beliau juga menyampaikan, apresiasi atas peran serta mahasiswa dalam memajukan UNNES melalui prestasi dan reputasi . UNNES menorehkan berbagai prestasi dan reputasi, yaitu: (1) Akreditasi Unggul; (2) Perguruan Tinggi Terbaik Peringkat ke-10 Nasional, 22 Asia Tenggara, 120 Asia, 606 Dunia versi 4ICU; (3) Peringkat 14 Nasional dan 2.305 Dunia versi Webometric; (4) Kampus Berbintang 2 versi QS Stars Rating System (5) Sertifikasi Internasional AUN-QA (Prodi PBSI, Biologi, PJKR, Ekonomi Pembangunan); 6) Kampus Favorit ke-5 SNMPTN 2020; (7) Peringkat 7 Indonesia dan 71 Dunia dalam UI Greenmetric; (8) Wajar Tanpa Pengecualian 10 kali berturut-turut; (9) Terbaik II kategori PTN BLU; (10) Kampus Bereputasi Positif di Media (59,3%); (11) Peringkat ke78 Dunia dalam Media Sosial.

Prof Fathur menegaskan dengan semangat Rumah Ilmu Pengembang Peradaban UNNES melakukan evolusi dengan integritas memberikan peran keilmuan,nilai, kebudayaan, dan peradaban.
“Sebagai sebuah Institusi Pendidikan Tinggi, UNNES telah menyiapkan para lulusannya dengan menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring pohon kepemimpinan, menghadapi terpaan badai, serta menyemai tunas kepemimpinan baru. Prinsip ini disemaikan, ditanam, serta ditumbuhkan di kampus UNNES, agar buahnya dapat dipetik dan dirasakan oleh masyarakat kelak di kemudian hari untuk menjadi SDM Unggul,” kata Prof Fathur.

Lebih lanjut, Beliau mengatakan UNNES berkomitmen kuat menghadirkan berbagai lompatan-lompatan inovasi yang menghasilkan SDM yang berkiprah dan berkontribusi pada era disrupsi sekaligus menjadi bagian dari kemajuan pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

“Seseorang harus memiliki multi kecakapan sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan. Dengan demikian, SDM yang memiliki karakter unggul, kemampuan berpikir tingkat tinggi, kecerdasan majemuk, soft skills, dan pembelajar seumur hidup akan lahir berkat multi-kecakapan yang terus ditumbuhkan. Kami berusaha sepenuh hati agar saatnya nanti warga dunia akan mengenal UNNES karena reputasi sivitas akademiknya di kancah pergaulan global,” kata Rektor UNNES.

Rektor juga memberikan pesan kepada mahasiswa agar menjaga nama UNNES untuk terus melekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Berbekal Ipteks yang telah diperoleh selama kuliah di UNNES, saya berharap para wisudawan dapat menampilkan diri sebagai pribadi yang berprestasi dan berkarakter. Dengan cara seperti itu, Saudara akan menempatkan diri Anda sebagai calon pemimpin bangsa pada masa mendatang yang makin cemerlang. Makin cemerlang prestasi dan reputasi Saudara, prestasi dan reputasi UNNES-pun akan jaya. UNNES dan masyarakat menunggu kiprah Saudara semua. Kesuksesan Saudara adalah kesuksesan UNNES, dan sekaligus kesuksesan bangsa Indonesia,” tegas Prof Fathur.

Pada Laporannya Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri menyampaikan, wisuda ke 102 diikuti oleh 627 orang.

“Terdapat 627 peserta wisuda saat ini yang terdiri atas 9 orang Doktor, 57 orang Magister, 558 orang Sarjana, 3 orang Diploma. Dengan rincian peserta dari Pascasarjana (S3 dan S2) 66 orang, Fakultas Ilmu Pendidikan (S1) 80 orang, Fakultas Bahasa dan Seni (S1) 118 orang, Fakultas Ilmu Sosial (S1) 48 orang, Fakultas Matematika dan IPA (S1 dan D3) 66 orang, Fakultas Teknik (S1) 46 orang, Fakultas Ilmu Keolahragaan (S1) 81 orang, Fakultas Ekonomi (S1) 78 Orang, Fakultas Hukum (S1) 44 Orang. Pada wisuda ke 102 ini rata rata IPK Untuk S1 (3,48), S2 (3,71), S3 (3.85), D3 (3,48). IPK tertinggi S1 (3,93) diraih oleh Sari Lestari dari Pendidikan Akutansi Fakultas Ekonomi dengan lama studi 8 Semester,” Terang Prof Zaenuri.

Prof Zaenuri juga membacakan lulusan terbaik masing-masing fakultas. Lulusan terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan diraih oleh Ayu Kristiyaningsih Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan IPK (3,90), Fakultas Bahasa dan Seni daraih oleh Siti Aminah Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dengan IPK (3,90), Fakultas Ilmu Sosial diraih oleh Aditya Firmansyah Prodi Geografi IPK (3,86), Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam diraih oleh Marathur Rodhiyah Prodi Fisika IPK (3,80), Fakultas Teknik diraih oleh Amirul Mahmud dari Prodi Pendidikan Teknik Elektro IPK (3,87), Fakultas Ilmu Keolahragaan diraih Kunta Indra Atmaja Prodi Pend. Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi IPK (3,80), Fakultas Ekonomi diraih oleh Sari Lestari Prodi Pendidikan Akuntansi IPK (3,93). Fakultas Hukum diraih oleh Muhammad Thaufik Hidayat IPK (3.85). Progam Doktor (S3) diraih Jerizal Petrus Prodi Pendidikan, Bimbingan dan Konseling S3 dengan IPK (3,94), dan Program Magister (S2) diraih oleh Fandilla Susanti Prodi Ilmu Hukum S2 dengan IPK (3,97).

Reporter: M Fauzan


Penulis: Sihono

Webinar FE, Tantangan Pendidikan Menghadapi New Normal

Selasa, 16 Juni 2020 | 10:14 WIB


Webinar FE, Tantangan Pendidikan Menghadapi New Normal

Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan  Webinar Nasional dengan tema “Tantangan Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menghadapi New Normal” secara Daring dengan bekerjasama dengan Universitas Negeri Medan dan Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia, Selasa 16/6

Webinar ini merupakan serangkaian kegiatan Dinamika Ekonomi Terpadu (DET) FE UNNES ke-14 yang dihadiri oleh Pimpinan Jurusan Pendidikan Ekonomi dan diikuti oleh tamu undangan dari berbagai kalangan mulai dari dosen, guru, mahasiswa dan masyarakat umum.

Webinar ini diawali sambutan dari Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi, Ahmad Nurkhin, SPd MSi kemudian dilanjutkan  sambutan dan pembukaan acara simbolis dibuka (secara daring) oleh Dekan FE UNNES, Drs Heri Yanto MBA PhD. Dekan FE mengapresiasi terselenggaranya kegiatan webinar ini dengan tema tantangan bidang pendidikan disaat menghadapi new normal.

Guru Besar Bidang Ekonomi sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan, Prof Indra Maipita MSi PhD menyampaikan materi berjudul “Tantangan Sumber Daya Pendidik Ekonomi dan Bisnis di Masa New Normal”. Kemudian materi kedua disampaikan oleh Ketua Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia (AGEI) sekaligus Koordinator OSN Bidang Ekonomi SMA, Drs Wiji Purwanta MPd dengan tema “Strategi Pembelajaran Ekonomi dan Bisnis di Masa New Normal”. Moderator Webinar  Inaya Sari Melati, S Pd MPd, Dosen Fakultas Ekonomi UNNES.

“Adapun intisari materi yang telah disampaikan narasumber diantaranya adalah pendidik/guru harus siap dengan berbagai hal yang ada dalam menghadapi era new normal. Oleh karena itu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan upgrade pengetahuan dan keterampilan dalam pembelajaran agar sesuai dengan kondisi diera sekarang serta mampu menyusun skala prioritas pembelajaran mana yang harus dituntaskan terlebih dahulu. Bekal kemampuan berpikir kritis, kemampuan menyelesaikan masalah dan thinking out of the box juga harus dimiliki oleh pendidik terlebih dahulu kemudian dapat disampaikan kepada peserta didik agar dapat beradaptasi diera new normal,” ujar Moderator.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Besok, UNNES Mewisuda 627 Orang Secara Daring

Senin, 15 Juni 2020 | 15:11 WIB


Besok, UNNES Mewisuda 627 Orang Secara Daring

Besok pagi Selasa tanggal 16/06 Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan wisuda Ke-102 Tahun 2020 secara Daring.

Mereka yang diwisuda sebanyak 627 orang terdiri atas 9 orang Doktor, 57 orang Magister, 558 orang Sarjana, dan 3 orang Diploma.

Lulusan Terbaik Jerizal Petrus Program studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling S3 (PPS) dengan IPK 3,94, Fandilla Susanti Prodi Ilmu Hukum S2 (PPS) IPK 3,97.

Ayu Kristiyaningsih Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar S1 (FIP) dengan IPK 3,90, Siti Aminah Prodi Pendidikan Bahasa Jepang S1 (FBS) dengan IPK 3,90, Aditya Firmansyah Geografi S1 (FIS) dengan IPK 3,86, Marathur Rodhiyah Fisika S1 (FMIPA) dengan IPK 3,80, Amirul Mahmud Pendidikan Teknik Elektro S1 (FT) dengan IPK 3,87, Kunta Indra Atmaja Pend. Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PGPJSD) S1 (FIK) IPK 3,80, Sari Lestari Pendidikan Akuntansi S1 (FE) dengan IPK 3,93, Muhammad Thaufik Hidayat Ilmu Hukum (FH) S1 IPK 3,85.

Astikha Rahmaniar Staterkom (FMIPA) D3 dengan IPK 3,63.


Penulis: Sihono

Webinar Nasional UNNES: PJJ Sebagai Alternatif  Pembelajaran di Masa New Normal

Sabtu, 13 Juni 2020 | 21:31 WIB


Webinar Nasional UNNES: PJJ Sebagai Alternatif  Pembelajaran di Masa New Normal

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Webminar dengan tema Kampus Merdeka, Merdeka Belajar: Akselerasi Perguruan Tinggi pada Masa New Normal, Sabtu (13/06) Pagi.

Kegitan dilakukan secara Daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung memalui Chanel YouTube UNNES dengan Narasumber Sekertaris Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Dirjen Dikti Dr Paristiyanti Nurwardani MP, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman M Hum, Rektor Institut Pertanian Bogor (ITB) Prof Dr Arif Satria SP MSi, dan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS. Moderator Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja sama UNNES Dr Hendi Pratama SPd  MA.

Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam menyampaikan, terima kasih dan penghargaan kepada narasumber dan peserta Webinar. UNNES memiliki komitmen membangun Kampus Merdeka, Merdeka Belajar. Menurut Prof Fathur Rokhman, muara merdeka belajar adalah membangun insan yang cerdas berkarakter.

“Rektor beserta Pimpinan UNNES menghaturkan terima kasih dan penghargaan atas arahan dan pencerahan narasumber serta peran aktif peserta pada Webinar Kampus Merdeka, Merdeka Belajar: Akselerasi Perguruan Tinggi Masa New Normal. Alhamdulillah UNNES terus menoreh prestasi seperti Peringkat 14 Versi 41CU 2020 berada pada 10 Perguruan Tinggi Nasional terbaik, Peringkat 72 Asia Tenggara, Peringkat 120 Asia, dan Peringkat 6060 Perguruan Tinggi Dunia. UNNES sedang  mengembangkan kurikulum kampus merdeka, mempersiapkan program magang mahasiswa, dan penyiapan menjadi LPTK rujukan,” kata Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Rektor UNNES  mengungkapkan beberapa akselerasi UNNES di masa New Normal dengan mengembangkan beberapa program , diantaranya penguatan Elektronik Learning (Elena UNNES) untuk mendukung perkuliahan, layanan administrasi juga didorong melalui elektronik office, serta  pengembangan jaringan pengamatan sosial riset dan inovasi untuk Indonesia Maju.

Sekertaris Dirjen Dikti Dr Paristiyanti Nurwardani menyampaikan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) di masa New Normal untuk perguruan tinggi dengan menerapkan pola pembelajaran Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

“Pelaksanaan PJJ terbukti menjadi salah satu solusi bagi perguruan tinggi dalam mengatasi keterbatasan pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemi Covid-19. Pendidikan Jarak Jauh (Pjj) memiliki strategi pembelajaran yang fleksibel.  Pada masa pandemic ini perguruan tinggi diharapkan melakukan proses pembelajaran fleksibel yang reorientasi kurikulum dengan tetap  memperhatikan capaian pembejaran.  Sistem Pembelajaran Hybrid Learning menjadi kebutuhan. Kemendikbud juga melakukan upaya-upaya untuk memberikan solusi kepada mahasiswa dengan menggratiskan akses ke laman pembelajaran perguruan tinggi, penguatan platform SPADA, LMS gratis berbasis MOODLE dan Google Classroom,” kata  Dr Paristiyanti.

Lebih lanjut Dr Paristiyanti Nurwardani M P menegaskan sistem dan proses pembelajaran pada pendidikan tinggi menurut kemendikbud harus mencakup 6 c for hots yaitu communication, collaboration, compassion, critical thinking, creative thinking, computation logic.

“Semua itu diperlukan untuk mahasiswa agar mereka bisa beradaptasi, fleksibel, mempunyai jiwa pemimpin, memiliki keterampilan membaca, kemampuan menulis , dan kemampuan berbahasa Inggris serta penambahan keterampilan IT. Agar nantinya PTN menciptakan lulusan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab  dan memiliki Ijazah, SKPI , Sertifikat Kompetensi Sertifikat Profesi, Sertifikat  Bahasa Asing, Sertifikat Internasional, Regiter Profesi Nasional, Register Profesi Internasional, dan Capaian Pembelajaran CPL Waterloo/ lulus PAI/ SOA ” terang  Dr Paristiyanti.

Rektor Institut Pertanian Bogor (ITB) Prof Dr Arif Satria SP MSi menyampampaikan perlunya pendidikan tinggi melakukan lompatan-lompatan orientasi di era New Normal untuk menciptakan inovasi (Future Practice), dan memiliki kreativitas dalam merespon keadaan.

“Sebagai respon kita,  perguruan tinggi perlu merubah mindset orientasi masa depan dengan Future Practice melalui keterampilan adaptasi pola pikir, kolaborasi, problem-salving serta inovasi, dan telnologi centric.  Itu merupakan skil yang penting untuk menghadapi keadaan di masa Pandemi Covid-19,” ujar Prof  Arif Satria.

Pada  kesempatan yang sama Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS menyampaikan berbagai  kebijakan Kampus Merdeka, Merdeka Belajar di masa Pandemi Covid yang mendorong perguruan tinggi untuk melakukan pembelajaran Daring sehingga mahasiswa lebih fleksibel dalam menuntut ilmu.

“Pada proses pembelajaran melalui Daring, dosen kita dorong dengan cepat untuk  melakukan adaptasi, sehingga proses dapat berjalan dengan baik dan lancar. Saya berharap kerja sama antar perguruan tinggi menjadi langkah awal untuk mendukung kampus merdeka, merdeka belajar,” Ungkap Prof Nuhfil Hanani.

Hadir pada webinar Ketua Senat, Ketua Majelis Profesor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Ketua SPI, Ketua Badan. Kepala Biro, Kepala UPT, Staff Ahli Rektor, Tim Akselerasi, Ketua Jurusan, Koordprodi, Kalab, dan Mahasiswa UNNES.

Reporter: Muhammad Fauzan


Penulis: Muhamad Burhanudin

Tiga Rektor PTN Bersama Plt Dirjen Dikti Kemdikbud Akan Menjadi Pembicara Webinar Nasional UNNES, Akselerasi Perguruan Tinggi Masa New Normal

Kamis, 11 Juni 2020 | 16:01 WIB


Tiga Rektor PTN Bersama Plt Dirjen Dikti Kemdikbud Akan Menjadi Pembicara Webinar Nasional UNNES, Akselerasi Perguruan Tinggi Masa New Normal

Tiga Rektor yang terdiri atas Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman M Hum, Rektor Institut Pertanian Bogor (ITB) Prof Dr Arif Satria SP M Si, Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS, dan Plt. Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof Ir Nizam M Sc DIC Ph D akan melangsungkan Web Seminar (Webinar) pada hari Sabtu, 13 Juni 2020 Pukul 09.00 WIB secara Daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan secara Live Stream You Tube.

Webinar kali ini mengusung tema Kampus Merdeka, Merdeka Belajar Akselerasi Perguruan Tinggi Masa New Normal. Kegiatan Webinar ini akan dimoderator Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr Hendi Pratama S Pd M A.

Kegiatan ini dapat diikuti oleh dosen, mahasiswa, maupun masyarakat luas.

Reporter: Muhammad Fauzan


Penulis: Sihono

Pendaftaran UTBK dan SBMPTN Tinggal Hitung Hari Lagi Ditutup, Yuk Cepat Daftar

Kamis, 11 Juni 2020 | 12:23 WIB


Pendaftaran  UTBK dan SBMPTN Tinggal Hitung Hari Lagi Ditutup, Yuk Cepat Daftar

Sudah tinggal menghitung hari sampai pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) ditutup.

Bagi siswa yang belum lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020, dan siswa lulusan tahun 2018, 2019, dan 2020 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2018, 2019, dan 2020 dengan maksimal umur 25 Tahun masih ada kesempatan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) termasuk Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui jalur SBMPTN.

Kepala Humas UNNES Mohamad Burhanudin MA menyampaikan, syarat utama untuk bisa mengikuti SBMPTN yakni melalui UTBK.

Pendaftaran online UTBK dan SBMPTN mulai tanggal 2 Juni 2020 dan berakhir tanggal 20 Juni 2020 pukul 22:00 WIB.

Pelaksanaan UTBK tanggal 5 – 12 Juli 2020, dan pengumuman SBMPTN pada 25 Juli 2020.

Tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://ltmpt.ac.id dan di laman penerimaan.unnes.ac.id


Penulis: Sihono

Kebersamaan dan Komitmen Kunci Membangun Kampus Merdeka

Rabu, 10 Juni 2020 | 12:56 WIB


Kebersamaan dan Komitmen Kunci Membangun Kampus Merdeka

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Terfokus dengan tema Membangun Kampus Merdeka : Tata Kelola Kampus Bersih Melayani.

Kegitan dilakukan secara Daring melalui aplikasi Zoom dengan Narasumber Prof Dr Muchlis Rantoni Luddin MA Guru Besar Universitas Negeri Jakarta sekaligus Dewan Pengawas UNNES. Diskusi dipandu oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Rabu (10/6).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan UNNES merupakan Rumah Ilmu Pengembang Peradaban Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional yang terus mengukir Prestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

UNNES memiliki komitmen membangun kampus merdeka dengan tata kelola bersih, menciptakan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Prof Fathur menjelaskan, prestasi terus kita raih seperti Peringkat UNNES Versi 41CU 2020 berada pada 10 Perguruan Tinggi Nasional terbaik, Peringkat 72 Asia Tenggara, Peringkat 120 Asia, dan Peringkat 6060 Perguruan Tinggi Dunia.

Kita perlu bangga bahwa UNNES termasuk kampus Favorit pendaftar terbanyak SNMPTN 2020, peringkat 5 Perguruan Tinggi, dan Peringkat 1 Lembaga Kependidikan Tenaga Pendidik (LPTK). Selain itu kita juga mendorong setiap mahasiswa serta dosen untuk melakukan publikasi nasional dan internasional. UNNES juga memperoleh WTP 9 kali berturut-turut, katanya.

Prof Dr Muchlis Rantoni Luddin MA menyampaikan pokok-pokok Kebijakan Merdeka Belajar. Menurutnya roh merdeka belajar yaitu memberi otonomi penuh pada perguruan tinggi untuk melakukan usaha yang cerdas untuk menyiapkan lulusannya memasuki kompetisi yang terbuka dan perguruan tinggi diberikan ruang lebar untuk memajukan perguruan tingginya. Untuk itu perguruan tinggi didorong bekerja sama dengan perusahaan maupun instansi.

Lebih lanjut Prof Muchlis mengemukakan, dalam pembangunan zona integritas harus memperhatikan beberapa hal diantaranya manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan peningkatan kualitas layanan.

Kemudian, untuk mewujudkan tata kelola yang baik diperlukan perubahan paradigma pengawasan, peningkatan kompetensi SDM, pengawasan berbasis IT dan manajemen risiko, penguatan peran SPI, dan Koordinasi/sinergi.

“Kebersamaan menjadi kunci mencapai visi dan misi UNNES untuk membangun kampus merdeka. Kebersamaan dan komitmen penting untuk menjaga nama baik institusi dan almamater. Untuk Mewujudkan tata kelola yang baik harus merubah paradigma pengawasan dari berparadigma pemeriksaa ke paradigma pencegahan. Harus ada mitigasi resiko, oleh sebab itu maka perlu pemahaman dan penghayatan atas perubahan paradigma itu. Zona integritas tidak selesai pada spanduk tapi pada perilaku untuk itu perlu pengawasan berbasis IT. SPI perlu diberdayakan agar lebih dapat memastikan target-target dapat tercapai,” jelasnya.

Hadir Wakil Rektor, Ketua Senat, Ketua Majelis Profesor, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Ketua Badan, Ketua SPI, Kepala Biro, Kepala UPT, Kabag Keuangan dan Kabag Perencanaan, Staf Ahli Rektor UNNES


Penulis: Sihono

Silaturahmi dan Temu Sapa Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar: Jadilah Pionir Pancasila

Senin, 8 Juni 2020 | 12:12 WIB


Silaturahmi dan Temu Sapa Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar: Jadilah Pionir Pancasila

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan silaturahmi dan temu sapa dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia secara online (daring) melalui aplikasi Zoom, Senin (8/6).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, kegiatan Silaturahmi dan Temu Sapa daring ini bertujuan untuk merekatkan kerjasama antara BNPT dan UNNES. UNNES merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang Unggul (Akreditasi A) memiliki komitmen untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan cara membangun mahasiswa yang cerdas dan berkarakter.

“Terimakasih kepada Kepala BNPT RI Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar yang sudah berkenan menjadi Narasumber pada kegiatan ini. Kami juga mohon arahan untuk menjaga komitmen UNNES menjaga NKRI dan pengembangan kapasitas Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam penanggulangan Radikalisme dan Terorisme.Semoga kerjasama ini bisa terus dikembangkan lagi dengan memberikan Kuliah Umum kepada mahasiswa UNNES,” kata Prof Fathur.

Prof Fathur juga mengemukakan bahwa visi dan Misi UNNES sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional memiliki program Bela Negara dan Pusat Studi Anti Terorisme (Pusar) di Fakultas Hukum UNNES.

Program Bela Negara UNNES ini selaras dengan yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo soal gerakan nasional bela negara, katanya.

Prof Fatur menuturkan, mahasiswa baru UNNES wajib mengikuti bela negara selama tiga hari bekerjasama dengan Rindam IV Diponegoro Magelang. Hal itu penting untuk memupuk kesadaran membela negara dan mengatasi dampak negatif globalisasi. Pelaksanaan bela negara diprioritaskan kepada generasi muda, hal ini dilakukan untuk memberikan imunitas kepada mereka, khususnya mahasiswa atasi dampak negatif globalisasi.

Selain itu, Prof Fathur juga menyampaikan Pusat Studi Anti Terorisme UNNES merupakan salah satu Pusat Studi yang fokus pada kajian dan diskusi yang berkaitan dengan isu-isu anti-terorisme.

Prof Fathur menjelaskan, melihat perkembangan dan dinamika masyarakat saat ini, Pusat Studi Anti Terorisme UNNES mencoba secara aktif memberikan kontribusi yang nyata bagi pemerintah dan masyarakat dalam rangka ikut serta dalam menangkal, menaggulangi terorisme dan radikalisme di Indonesia.

Prof Fathur mengajak kepada seluruh masyarakat untuk membangun Indonesia yang maju bersama BNPT dan UNNES, serta berharap dengan kerjasama ini bisa memberikan peran Untuk Indonesia Maju, pungkasnya.

Kepala BNPT RI Komjen Pol Boy Rafli Amar sebagai nara sumber menyampaikan hubungan kerjasama antara BNPT dan UNNES yang sudah terjalin selama ini harus terus ditingkatkan untuk membangun generasi yang cinta pancasila dan NKRI.

“BNPT tidak bisa bekerja sendiri dengan permasalahan Terorisme dan Paham Radikaslisme tanpa adanya program kerjasama dengan masyarakat dan perguruan tinggi untuk menanggulangi potensi aksi terorisme dan paham radikaslisme dari masa kemasa,” Komjen Pol Boy Rafli Amar.

Komjen Pol Boy Rafli Amar menegaskan, jangan sampai virus radikalisme dan terorisme itu hinggap di generasi muda.

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, perguruan tinggi terutama UNNES dalam pengabdian kepada masyarakat dan pendidikan kepada mahasiswa harus ditingkatkan untuk memberikan pondasi rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila harus diimplementasikan dengan Baik kepada masyarakat dan Generasi muda.

Komjen Pol Boy Rafli Amar meminta kepada UNNES, yang memiliki Sumber Daya Manusia luar biasa menjadi pionir Nilai-nilai pancasila, Nilai-nilai Kebangsaan, Nilai-nilai Nasionalisme, dan membangun Character Building agar Negara Republik Indonesia memiliki ketahanan dari pengaruh ideologi yang non-Pancasila.

“Mari membangun anak muda dengan berkepribadian hebat, berkepribadian Pancasila agar menjadi orang hebat yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan untuk Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan dipandu oleh Pit Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama (WR IV) Dr Hendi Pratama MA. Hadir Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat, Ketua dan Sekretaris Majelis Profesor, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Ketua Badan, Kepala Biro, Kepala UPT, Staff Ahli Rektor, dan Civitas Akademik UNNES.

Reporter: Muhammmad Fauzan


Penulis: Sihono

Dosen dan Tekdik UNNES Melakukan Kerja Sesuai PKM Kota Semarang

Minggu, 7 Juni 2020 | 20:14 WIB


Dosen dan Tekdik UNNES Melakukan Kerja Sesuai PKM Kota Semarang

Berdasarkan kebijakan Walikota Semarang tentang perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) tahap III sampai dengan 21 Juni 2020, maka Bapak/Ibu Dosen dan Tendik akan menyesuaikan sistem kerja dengan memperhatikan PKM yang dikeluarkan Walikota Semarang.

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan Dosen  tetap melanjutkan proses layanan akademik melalui daring sebagaimana Edaran Rektor UNNES Nomor B/1738/UN37/TU/2020 dan Nomor B/2566/UN37/TU/2020.

“Pimpinan/Pengelola dan Tendik agar menyesuaikan dengan jadwal piket yang diatur oleh masing-masing pimpinan unit kerja. Edaran resmi untuk sistem kerja pegawai UNNES dalam Tatanan Normal Baru akan segera diatur,” kata Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Muhamad Burhanudin

PUI Pangan Fungsional LP2M UNNES Pada Kegiatan Penyerahan Bantuan Sosial Peduli Covid-19

Sabtu, 6 Juni 2020 | 14:27 WIB


PUI Pangan Fungsional LP2M UNNES Pada Kegiatan Penyerahan Bantuan Sosial  Peduli Covid-19

Sebagai salah satu bentuk kepedulian UNNES bagi warga yang terdampak Covid-19, melalui PUI-PF UNNES menginisiasi kegiatan bakti sosial (Baksos) dengan membagikan masker dan paket makanan berupa sumber protein hewani dan nabati berupa  bandeng presto, telur asin omega-3, tempe segar & olahannya yaitu kering tempe, kripik tempe. Suplemen sirup jahe, jamu kunir asem. minuman hasil riset yi jamu Zicurma, ke tiga produk ini diharapkan dapat meningkatkan imunitas yang mengkonsumsinya selain yang utama dari protein hewani dan nabati. Tidak kelupaan jajanan berpa brownies ubi ungu sebagai sumber energi dan banyak mengandung antioksidan dari bahan baku ubi ungu. Pada kegiatan bakti sosial ini akan diberikan kepada lima kelompok sosial masyarakat yaitu Pondok Pesantren Putra-Putri Durrotu Ahli Sunnah Wal Jamaah  Jl. Kalimasada, Gg. Abimanyu II No. 11A,Banaran RT.08, RW. 05, Kel. Sekaran, Kec. Gunungpati, Kota Semarang. Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin. Alamat: Ds. Bibis RT. 01, RW. 02, Kel. Ngijo, Kec. Gunungpati, Kota Semarang. Panti Asuhan Darut Tholabah Al Maliki, Kel. Sadeng, Kec. Gunungpati, Kota Semarang. Panti Asuhan Roudlotusy Syifa’ Karang Malang RT. 02, RW. 02, Kec. Mijen, Kota Semarang, Wisma Lansia Husnul Khatimah. Jl. Muntal, Kel. Mangunsari, Kec. Gunungpati, Kota Semarang.  Kegiatan bakti sosial PUI PF akan dilaksanakan pada hari Jumat, 5 Juni 2020 bertempat di LPPM UNNES

Mulai tahun 2019 UNNES telah merintis berdirinya Pusat Unggulan Iptek (PUI) Pangan Fungsional (PF), yang bertugas melakukan kajian/riset mendalam dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu terkait pangan fungsional serta menerapkan hasilnya ke masyarakat luas. PUI Pangan Fungsional merupakan Pusat Unggulan Iptek beranggotakan para peneliti dari berbagai bidang terkait pangan dan pengembangannya  di lingkungan UNNES. Pusat ini dibentuk dengan tujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan pangan fungsional, produk diversifikasi dan inovasinya  sebagai salah satu bentuk pangan baru yang bermanfaat unruk meningkatkan stamina dan imunitas tubuh. PUI Pangan Fungsional secara aktif menguatkan dan mengembangkan pangan sehat untuk membantu mewujudkan imunitas masyarakat dan melalui keunggulan nilai gizi pangan bernilai  bisnis. Banyak jenis pangan yang saat ini dikembangkan PUI PF UNNES, antara lain olahan ikan, olahan kacang-kacangan, serta minuman tradisional (jamu). Berbagai macam olahan pangan tersebut mengandung gizi cukup tinggi (protein, vitamin, mineral, dan antioksidan  yang diharapkan mampu meningkatkan imunitas masyarakat sehingga bisa infeksi virus corona. Menurut Badan POM, pangan fungsional mempunyai fungsi fisiologis tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan serta dikonsumsi sehari-hari layaknya makanan atau minuman.

Tujuan BanSos oleh PUI Pangan Fungsional antara alin untuk memberikan sosialisasi tentang keberadaan dan fungsi PUI Pangan Fungsional UNNES kepada masyarakat. Menguatkan peran UNNES dalam membantu mewujudkan masyarakat sehat terutama masyarakat di sekitar Kampus UNNES dan menggali permasalahan yang ada di masyarakat yang relevan dan dapat ditangani oleh PUI Pangan Fungsional UNNES terkait kewirausahaan dan upaya rintisan bisnis.

Corona virus disease 2019 (Covid-19) mempunyai dampak yang sangat luas, penyakit pandemi ini bisa mengubah semua sendi kehidupan manusia baik ekonomi, sosial, psykhologis serta kesehatan.  Pasukan kecil ini membuka mata dunia dan manusia betapa tidak berdaya kita. Pontang-panting polah yang sadar diri untuk bisa tetap terjaga kesehatan, sampai tanpa piker terjadi panic buying yang luar biasa, masker dan beberapa suplemen ludes tak tersisa.  Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari 5 bulan sejak bulan  Jnuari 2020, dengan aktivitas yang serba terbatas mengubah perilaku manusia sedemikian, untuk tetap menjaga diri dari infeksi virus yang mengerikan. Lebih jauh kondisi ini sangat memprihatinkan kondisi masyarakat terdampak dalam memenuhi keperluan sehari-hari.

Sejak teridentifikasi pertama kali di Wuhan Cina Desember 2019 hingga 28 Mei 2020, Covid-19 sudah menjangkiti 5.794.000 orang di seluruh dunia dan korban meninggal mencapai 357.509 (Kompas.com, 28-05-2020). Di Indonesia sendiri kasus positif Covid-19 mencapai 24.538 orang dan korban meninggal 1.496 jiwa (Merdeka.com, 28-05-2020).

Berbagai upaya untuk mencegah dan mengobati penyakit ini telah dilakukan oleh semua pihak di tingkat dunia (WHO), pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga lembaga/organisasi di tingkat lokal. Beberapa anjuran dan/atau kewajiban yang masih berlaku saat ini antara lain menjaga jarak (physical distancing), memakai masker, sering mencuci tangan, dan menerapkan pola hidup sehat. Salah satu bentuk penerapan pola hidup sehat adalah melalui mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi tinggi, untuk meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit, termasuk Covid-19.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Usia 14 Tahun, FE Penuh Prestasi

Sabtu, 6 Juni 2020 | 14:17 WIB


Usia 14 Tahun, FE Penuh Prestasi

Pada hari ini, 06 Juni 2020  Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang  (UNNES) tepat berusia ke-14 tahun. Peringatan hari lahir dari Fakultas Ekonomi UNNES ke-14 atau sering juga disebut dengan Dinamika Ekonomi Terpadu (DET) ini diselenggarakan secara daring (dalam jaringan) melalui aplikasi zoom dan ditayangkan secara live streaming di Youtube FE UNNES. Serangkaian DET ke-14 ini diawali dengan Pembukaan dan Doa Bersama dengan mengusung tema “Membangun Strategi Dalam Harmoni Untuk Kejayaan Fakultas Ekonomi” dengan tausyiah dari Gus Lukman (Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zuhri Semarang). Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Rektor UNNES, Para Wakil Rektor, Ketua Lembaga dan Badan, Dekan se-UNNES, Dosen, mahasiswa dan berbagai tamu undangan yang lain.

Dekan Fakultas Ekonomi Dr Heri Yanto MBA PhD menyampaikan Fakultas Ekonomi UNNES lahir pada waktu yang cantik yaitu 06 Juni 2006.  Fakultas Ekonomi UNNES merupakan bentuk pemisahan dari Fakultas Ilmu Sosial.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum mengapresiasi penyelenggaraan DET FE ke-14. Kinerja FE UNNES dari tahun ke tahun sangat memuaskan diantaranya adalah peringkat 2 fakultas terbaik, peringkat 1 website dan media sosial serta masih banyak sederet prestasi yang lain.

“Seluruh jurusan di FE UNNES berakreditasi A “Unggul” dan terkhusus jurusan Ekonomi Pembangunan merupakan salah satu jurusan yang lulus sertifikasi internasional AUN-QA. Terdapat  3 kunci sukses utama dalam bertumbuh yaitu kebersamaan, integritas dan kerja nyata,” kata Prof Fathur Rokhman.

Gus Lukman dalam  tausyiahnya berpesan agar  insan akademika Fakultas Ekonomi UNNES harus selalu menjunjung tinggi nilai integritas, mengimplementasikan ilmu dan pendidikannya dalam masyarakat. Salah satu bentuk implementasi pengetahuan dan pendidikan adalah dengan adanya seminar online, pelatihan online dan berbagai kegiatan yang lain yang dapat disaksikan masyarakat dengan tetap dirumah saja.

“Wabah Covid-19 ini juga memberi hikmah bagi kita untuk selalu bersyukur, beribadah, saling membantu kepada masyarakat sekitar dan tetap mentaati himbauan dari pemerintah. Insan akademika FE UNNES untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat dalam rangka peningkatan stabilitas ekonomi nasional masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ini,” kata Gus Lukman.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Silaturahmi dan Diskusi: Penerapan New Normal Kota Semarang dan Implementasi Layanan Akademik Perguruan Tinggi

Jumat, 5 Juni 2020 | 15:20 WIB


Silaturahmi dan Diskusi: Penerapan New Normal Kota Semarang dan Implementasi Layanan Akademik Perguruan Tinggi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Silaturahmi dan Dsikusi Ilmah Terfokus: Penerapan New Normal Kota Semarang dan Implementasi Layanan Akademik Perguruan Tinggi yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom dengan pembicara kunci Walikota Semarang Hendrar Prihadi SE MM, Jumat (5/6).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman M Hum menyampaikan visi dan misi UNNES menjadi universitas Berwawasam Konservasi dan Bereputasi Internasional dengan semangat Rumah Ilmu Pengembang Peradaban.

“Peringkat UNNES Versi 41CU 2020 berada pada 10 Perguruan Tinggi Nasional terbaik, peringkat 72 Asia Tenggara, Peringkat 120 Asia, dan Peringkat 6060 Perguruan Tinggi Dunia. Selain itu kita perlu bangga bahwa UNNES termasuk kampus Favorit Pendaftar terbanyak SNMPTN 2020 peringkat 5 Perguruan Tinggi dan Peringkat 1 Lembaga Kependidikan Tenaga Pendidik (LPTK),” kata Rektor UNNES.

Prof Fathur Rokhman M Hum juga menyampaikan kegiatan-kegiatan UNNES selama masa pandemic Covid-19 seperti Kegiatan Perkuliahan Daring, Kegiatan Akademik Daring, Kegiatan Sosial Keagamaan Daring, Sistem Kerja SDM WFH, Penguatan E-Office, Penguatan Infrastruktur Pencegahan Covid, Bantuan Sosial kepada Mahasiswa, dan Inovasi terkait Covid-19.

“Perkuliahan daring sudah kami lakukan sejak 16 Maret 2020. UNNES juga mengembangkan e-learning bernama ELENA serta penggunaan platform lain untuk mendukung perkuliahan daring. Kegiatan Akademik Seperti Webinar yang kamrin baru kami selenggarakan bersama dengan Menpan RB. Kegiatan Sosial Keagamaan, UNNES telah melakukan peringatan Zululu Quran, Halal bihalal secara daring dengan pembicara Ketua PBNU. Untuk Sistem kerja SDM WFH UNNES juga memberlakukan presensi online, permberlakukan sistem piket, dan koordinasi menggunakan Zoom secara berkala. Penguatan E-Office UNNES melakukan sistem pembimbingan online, sistem persuratan elektronik dan tanda tangan elektronik. Untuk penguatan Infrastruktur Pencegahan Covid-19 seperti pemeriksaan suhu badab, penempatan titik-titik hand sanitaizer, dan penyemprotan disinfektan. Bantuan Sosial kepada Mahasiswa seperti pemberian sembako bagi ribuan mahasiswa, bantuan pulsa kepada mahasiswa sebanyak 3,5 Miliyar. Dan Inovasi terkait Covid UNNES membuat dan membagikan Face Shiled bagi tenaga Medis, dan pembuatan Hand sanitizer bagi masyarakat,” pungkas Prof Fathur Rokhman.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi SE MM menyampaikan berbagai upaya kota semarang dalam siaga corona seperti menciptakan aplikasi terkait informasi Seputar Covid-19, pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) , Distribusi bantuan Sosial.

“Ditengah Pandemi ini pemerintah kota Semarang menciptakan Aplikasi seputar Covid-19, Pemberlakuan PKM yang intinya dari PKM adalah penguatan patroli wilayah untuk mengingatkan masyarakat, dan juga bantuan bantun sosial non APBD/APBN untuk masyarakat,” jelas Hendrar Prihadi.

Hendrar Prihadi SE MM juga menyampaikan sesuai dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo pemberlakuan New Normal perlu dilakukan untuk upaya mitigasi dan kesiapan beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19.

“Bahwa New Normal berarti di dalam kehidupan harus memperhatikan SOP Kesehatan,. Kita ambil contoh yang dulu jualan buah tanpa pembungkus, sekarang di New Normal buah dijual dengan pembungkus. Yang dulunya tidak pernah memakai masker, sekarang harus memakai masker,” ucap Walikota Semarang.

Lebih lanjut, Hendra Prihadi menyampaikan dalam menghadapai pandemic covid dunia pendidikan terutama perguruan tinggi harus memiliki prinsip mengubah kebiasaan yang dulu dilakukan dan melakukan kemajuan Teknologi Informasi (TI) untuk aktifitas yang dilakukan.

“Dengan adanya Covid-19 ini kita dipaksa untuk merubah kebiasaan, mengubah perilaku, dan mengubah kesehatan. Penggunaan kemajuan TI kita pakai untuk aktifitas sperti perkuliahan daring ataupun belaar secara daring,” tegasnya.

Beliau juga menghimbau, agar UNNES untuk selalu memperhatikan SOP kesehatan dan memberlakukan pembatasan jarakan untuk mengelola organisasi atau perkuliahan di masa pandemic dan UNNES bisa dijadikan perguruan tinggi percontohan bagi Perguruan Tinggi yang lain dalam melakukan aktifitas akademik dan layanan akademik di tengah pandemic Covid-19.

Diskusi diakhiri pesan Walikota Semarang bahwa menurut beliau Covid bisa diatasi, selain itu masyarakat tidak boleh takut dengan stigma-stigma negatif virus corona.

“Menyampaikan pesan bahwa covid ini bisa diakhiri dengan semangat kebersamaan,” akhirnya.
Hadir dalam diskusi Wakil Rektor UNNES, Dekan, Ketua Lembaga, Ketua Majelis Profesor, Ketua Senat UNNES, Kepala Biro, dan Civitas akademika UNNES.


Penulis: Sihono

Webinar FBS UNNES, Jayanto Arus Adi: Bergerak di situasi Pandemi Covid-19

Jumat, 5 Juni 2020 | 11:36 WIB


Webinar FBS UNNES, Jayanto Arus Adi: Bergerak di situasi Pandemi Covid-19

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) melalui aplikasi Zoom dengan pembicara Drs Jayanto Arus Adi MM Pimpinan Umum RMOL Jateng, Litbang Koran Pelita Baru, dan Anggota Pokja Hukum Dewan Pers, Jumat (5/6).

Dekan FBS Dr Sri Urip Rejeki MHum menyampaikan situasi pandemi ini tidak mengurangi produktivitas dalam bekerja. Webinar ini merupakan kegiatan yang produktif dan membanggakan UNNES. Webinar ini mengangkat tema “Era Baru Reputasi Perguruan Tinggi di Masa Covid-19.”

“Pada kesempata kali ini mari kita manfaatkan bersama untuk membina dan memberikan citra positif UNNES dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan produktif untuk membangun UNNES yang hebat,” kata Dr Sri Urip Rejeki.

Kepala UPT Humas UNNES Muhamad Burhanudin SS MA mengajak untuk bersama-sama membangun reputasi UNNES dengan cara membagikan narasi positif, citra positif dan prestasi kampus.

“Kita terus bersama membangun narasi positif dan citra positif mengenai kampus yang kita cintai ini,” ucap Kepala UPT Humas UNNES.

Lebih lanjut, Muhamad Burhanudin menyampaikan bahwa UNNES telah membuka jalur SBMPTN/UTBK melalui website resmi LTMPT dan Jalur Seleksi Mandiri pada laman penerimaan.unnes.ac.id.

“Bapak ibu bisa membagikan informasi di media sosial mengenai penerimaan mahasiswa UNNES. Ini merupakan salah satu citra postif,” pungkasnya.

Drs Jayanto Arus Adi MM Keynote Speker sekaligus pimpinan umum RMOL Jateng, anggota Pokja Hukum Dewan Pers menyampaikan perpektif membangun reputasi di situasi pandemic Covid-19 kunci utama adalah bergerak, bergerak, dan bergerak.

“Menurut saya, bergerak saat situasi ini merupakan salah satu solusi dimana pergeseran new normal supaya tidak tergilas dalam keadaan dan kita harus menyesuaikan dengan keadaan,” kata Jayanto Arus Adi.

Lebih lanjut, Jayanto menyampaikan pandemi covid-19 merupakan situasi yang menggugah semangat untuk bertarung dalam menghadapi krisis kesehatan, krisis ekonomi dan krisis global yang disertai krisis politik.

“Situasi semacam ini apa yang harus kita kaji, harus bersikap seperti apa, berakhir sampai kapan, dan bagaimana solusinya,” jelas Jayanto.

Menurut beliau, kebijakan new normal bagi perguruan tinggi terbaik Indonesia seperti UNNES bisa menjadi agen publikasi.

“UNNES berada pada 10 besar Nasional dari lembaga survai. Civitas akademik menjadi agen publikasi yang perlu didorong. Kita dorong bersama-sama civitas akademik UNNES untuk publikasi nasional, internasional, bermitra dengan media, dan aktif berbagai bidang harus terus dipacu,”

UNNES memiliki kiprah kontribusi luar biasa sebagai kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional yang melegenda untuk melewati momentun melewati babak berikut.

“UNNES sebagai kampus konservasi sudah melegenda jati diri UNNES dapat mengkolaborasi menjadi agen secara total sebagai salah satu cara pelontar untuk melewati momentum pandemi ini.

Solidaritas civitas akademik kultural untuk mendapatkan kepercaayn bahwa UNNES dapat melewati ini.” Tutupnya.


Penulis: Sihono

Webinar Nasional FT UNNES: Pengembangan Pendidikan Vokasi Menghadapai Tantangan Global

Rabu, 3 Juni 2020 | 15:28 WIB


Webinar Nasional FT UNNES: Pengembangan Pendidikan Vokasi Menghadapai Tantangan Global

Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Web seminar (Webinar) secara daring melalui aplikasi Zoom dengan tema Pengembangan Pendidikan Vokasi Menghadapai Tantangan Global.

Hadir sebagai pembicara Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  Wikan Sakarinto ST MSc Phd, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Guru Besar Pendidikan Vokasi FT UNNES sekaligus Ketua Umum Asosiasi Dosen dan Guru Vokasi Indonesia Prof Dr Soesanto, dan Presiden Direktur  Ito Seisakusho Armada Joko Budiono, Rabu (3/6).

Wikan Sakarinto  ST MSc Phd menyampaikan, bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudyaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sangat konsentrasi pada pendidikan vokasi dan memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan vokasi.

“Lulusan pendidikan vokasi itu sebagian besar mendapat lapangan pekerjaan, karena sangat cepat  diserap oleh dunia usaha terutama industri,” Kata Wikan Sakarinto.

Wikan Sakarinto juga mengatakan, untuk peningkatan kualitas Pendidikan Vokasi Dirjen Diksi mengakselerasi program Link and Match  atau Pernikahan antara pendidikan vokasi dan dunia industri.

Ada 9 syarat untuk itu yakni kurikulum disusun berdasarkan kesepakatan bersama dengan dunia industri, dosen tamu dari industri rutin mengajar di dunia akademik, program magang yang tersistematis, komitmen kuat dan resmi pihak industri menyerap lulusan, program beasiswa dan ikatan dinas, bridging program pihak industri memperkenalkan teknologi industri dan proses kerja industri yang diberikan kepada para dosen.

Kemudian, sertifikasi lulusan diberikan oleh pendidikan tinggi dan pihak industri, pihak industri memberikan bantuan peralatan kepada kampus, dan joint research berdasarkan kasus nyata di dunia industri.

Wikan Sakarinto menambahkan, dalam praktek pelaksanaan pendidikan vokasi akan menghadapi banyak permasalah dalam implementasinya. Untuk itu ada 3 K yang harus dilaksanakan yaitu komunikasi, komunikasi, dan komunikasi sehingga link and Mach akan terwujud.

Hal senada juga diutarakan oleh Joko Budiono  selaku Presiden Direktur  Ito Seisakusho Armada sekaligus Direktur Asosiasi Industri Otomotif Indonesia bahwa siap untuk bekerjasama dengan semua stake holder baik pemerintah dalam hal ini Dirjen Diksi, Sekolah, dan Perguruan Pinggi  sepanjang konsisten dan konsekuen terhadap kompetensi.

Kedepan tidak hanya profesional tetapi juga enterpreneuer perlu ditingkatkan. Kami dari dunia usaha dan industri siap menyerap lulusan lulusan Pendidikan Vokasi, ucapnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya menyampaikan bahwa arahan Presiden RI  Bapak Jokowi tentang prioritas pembangunan pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dimana menjadi kunci Indonesia ke depan.

Hal tersebut selaras dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bahwa kebijakan pembangunan SDM Unggul bagi Universitas Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) seperti UNNES merupakan tantangan dan peluang untuk melakukan akselerasi memberi peran bagi pembangunan SDM Indonesia.

Bagi UNNES tema seminar ini relevan dengan visi misi menjadi Rumah Ilmu Pengembang Peradaban.

Prof Fathur  juga menyampaikan bahwa, UNNES mempunyai Mile Stone 2020-2024 yaitu  menjadi Research University sekaligus Teaching University dengan periodesasi tiap tahunnya yaitu di tahun pertama 2020 adalah inovasi research dan SDM Unggul, tahun kedua 2021 adalah invensi research dan LPTK Penggerak Inovasi, tahun ketiga 2022 adalah alih teknologi dan LPTK Pusat Unggulan, tahun ke empat 2023 adalah hilirisasi bisnis research dan LPTK Pusat Rujukan dan tahun kelima 2024 adalah science tech park (STP) dan LPTK Mendunia.

Lebih lanjut, Beliau menyampaikan UNNES juga mempunyai 5 Program Prioritas 2020 – 2024 yaitu SDM Unggul Cerdas Berkarakter, LPTK Unggul, Akreditasi dan Sertifikasi Internasional, Inovasi Publikasi dan Investasi, Tata Kelola Sehat Cerdas Melayani.

Prof Fathur menambahkan, di Era Disrupsi UNNES dibangun tidak dengan kekuatan melainkan dengan kepercayaan dan kecepatan bergerak menggapai visi besar menjadi universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasinoal untuk Indonesia Maju. h7

 


Penulis: Sihono

Webinar Nasional UNNES, Menpan RB: Sinergi bersama Pemerintah dan Masyarakat dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

Selasa, 2 Juni 2020 | 13:37 WIB


Webinar Nasional UNNES, Menpan RB: Sinergi bersama Pemerintah dan Masyarakat dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan web seminar (Webinar) Peringatan Hari Lahir Pancasila secara Daring melaui Zoom Cloud Meting Apps dan disirakan langsung melalui YouTube Chanel, Selasa (2/6).

Webinar kali ini menghadirkan narasumber Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Informasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo SH, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman M Hum, Deputi Bidang Pengkajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasaila (BPIP) Prof Dr FX Adji Samekto SH M Hum, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Dr Yulianto Prabo M Kes, Ketua Pusat Pengkajian Pancasila dan Karakter Bangsa (P3KB) UNNES Dr Suprayogi M Pd, dan pemandu acara Prof DR Wasino M Hum Wakil Dekan I FIS.

Ketua Panitia Dr Moh Solehatul Mustafa MA sekaligus Dekan FIS menyampaikan, Webinar kali ini mengangkat tema Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19.

“Tema ini selaras dengan Pemerintah pada peringatan hari lahir Pancasila yang mengusung tema Pancasila dalam tindakan gotong royong menuju Indonesia Maju.” Kata ketua panitia.

Menpan RB Tjahjo Kumolo dalam paparanya mengajak masyarakat untuk bersinergi bersama pemerintah dalam mengahadpi situasi pandemic Covid-19 ini. Indonesia sebagai bangsa yang besar semakin memiliki permasalahan yang semakin besar pula yang harus dihadapi.

“Kita sebagai bangsa yang besar, bangsa yang majemuk, negara yang merdeka, negara yang berkeTuhanan Maha Esa ternyata pantangan semakin besar yang harus dihadapi bersama.
Sebelum ada virus corona (Covid-19) permsalahan yang dihadapi adalah masalah terorisme, yang kedua masalah narkoba, korupsi, yang keempat permasalahan terkait bencana alam. Sekarang dengan adanya pandemic covid-19 ini menyadarkan buat kita semua masih banyak hal-hal yang harus dipersipakan dengan baik. Selain menyadarkan tantangan masyarakat juga membangun disiplin masyarakat untuk penangan pandemic covid-19 dimasa yang akan datang. Momentum ini sesuai dengan hari lahir Pancasila dengan mengaktualisasikan nilai-nilai pancasila dengan semangat bergotong royong untuk Indonesia Maju.” kata Menpan RB.

Menurut beliau, aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah pandemic covid-19 sangat relevan dengan gotong royong yang mampu memberikan orientasi dan perjuangan membangun bangsa melalui perbuatan yang nyata untuk masyarakat dan negara.

Lebih lanjut Menpan RB menyampaikan, arahan visi misi presiden Republik Indonesia Ir Joko Widowo program 5 tahun kedepan yang menjadi skala prioritas dan menjadi fokus utama pembangunan yaitu Pembangunan Sumber Saya Manusia (SDM), Pembangunan Infrastruktur, Menyerdehanakan Regulasi, Reformasi Birokrasi, dan Transformasi Ekonomi.

Selain itu, Menpan RB Tjahjo Kumolo memberikan apresiasi kepada UNNES terkait peran universitas yang terus menerus memberikan dan menanamkan pelajaran yang berkaitan dengan pancasila untuk Indonesia maju.

“UNNES jadilah cahaya bagi masyarakat yang harus menjadi inspirasi dan mendorong semangat berbangsa dan bernegara serta terlibat dalam penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi.”

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman M Hum menyampaikan bahwa UNNES sebagai benteng Pancasila yang membantu pemerintah untuk Indonesia maju dan menjadi kampus yang berwawasan konservasi uang mengedepankan nilai-nilai Pancasila.

“Sebagai benteng pancasila, mengaktualisasi nilai-nilai pancasila melalui Program bela Negara, penanaman karakter mahasiswa, serta deklarasi UNNES untuk Indonesia sudah kami lakukan. selain itu, UNNES juga menjunjung nilai-nilai tinggi NKRI berdasarkan pancasila sebagai pandangan hidup Bangsa dan UUD 1945, Menjaga Semboyan Bhineka Tunggal Ika, Anti Radikalisme/ Terorisme, anti narkoba/obat terlarang, dan Cinta Tanah Air dan Bela Negara. Nilai-nilai pancasila yang terdepat di tiga pilar konservasi yaitu nilai karakter, seni budaya, dan sumber daya alam lingkungan” Kata Prof Fathur Rokhman.

Deputi Bidang Pengkajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasaila (BPIP) Prof Dr FX Adji Samekto SH M Hum dalam paparannya menyampaikan pentingnya konsep strategis dalam menghadapi covid-19 memenuhi kebutuhan dasar pangan.

“Dari peristiwa covid-19 muncul kemiskinan yang menjadi akses pangan. Persoalan pangan menjadi persoalan besar oleh karena itu dalam konteks ini kita usulakan konsep strategis penangan covid-19 dengan pemenuhan kebutuhan pangan yang didasarkan pada empat pilar pembangunan dengan berdaulat secara politik, berdiri diatas kaki sendiri di bidang ekonomi, berkepribadian dalam kebudayaan, dan berasas gotong royong,” kata Prof Dr FX Adji Samekto.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Dr Yulianto Prabo M Kes dalam paparanya mengajak momentum hari Lahir Pancasila sebagai kebangkitan melawan pandemic covid-19 dengan cara berakar budaya Indonesia.

“ Dalam melawan Covid-19 ini Strategi yang digunakan melalui Masyarakat, pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi dan unsur media harus harmonis untuk melawan pandemi covid-19.” Kata Dr Yulianto Prabo.

Ketua Pusat Pengkajian Pancasila dan Karakter Bangsa (P3KB) UNNES Dr Suprayogi M Pd menyampaikan pancasila imperatif diimplementasikan dalam tindakan objektif sebagai dasar negara, dan subjektif sebagai pandangan hidup perilaku nyata.

“Dalam tindakan di masa pandemic mendorong kita menguatkan tindakan pancasila mencapai kemajuan.”

Hadir Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Dekan UNNES, Direktur Pascasarjana UNNES, Ketua Senat, Ketua Lembaga UNNES.

Kegiatan ini diikuti oleh Dosen, Guru, Mahasiswa, dan Peserta mengikuti melaui join Zoom dan melalui live youtube UNNES.


Penulis: Sihono

Halalbihalal DWP UNNES: Harmoni Keluarga, Istri Taat Pada Suami dan Suami Mengayomi

Jumat, 29 Mei 2020 | 9:39 WIB


Halalbihalal DWP UNNES: Harmoni Keluarga, Istri Taat Pada Suami dan Suami Mengayomi

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar halal bihalal secara daring, Jum’at (29/5). Acara ini dihadiri oleh para pengurus dan anggota DWP UNNES, Bapak dan Ibu Dekan Fakultas, Kepala Lembaga beserta ibu dan anggota purna DWP lainnya yang semuanya berjumlah 120 orang.

Prof Fathur Rokhman MHum selaku Rektor UNNES menyampaikan ucapan lebaran yaitu Taqaballalahu minna waminkum Taqabal yaa Kariim Minal aidin wal faidin untuk para hadirin. Selain itu, Rektor UNNES juga menyampaikan bahwa UNNES tidak bisa berdiri kokoh tanpa adanya pendukung yang hebat seperti Dharma Wanita Persatuan UNNES.

Prof Fathur Rokhman mengungkapkan bahwa selain ucapan lebaran juga ucapan terima kasih bagi para DWP UNNES dan selalu megingatkan kembali agar selalu menjaga kesehatan di tengah wabah Covid-19.

Ketua DWP UNNES yaitu Bu Dr Barokah Isdayanti MPd menyampaikan ucapan lebaran kepada seluruh hadirin di Daring Halal Bihalal DWP UNNES. Selain ucapan lebaran beliau juga menyampaikan beberapa point penting peran DWP UNNES yaitu tentang bagaimana menanggapi wabah Covid-19 ini dan juga peran penting sebagai isteri yang baik dan taat.

Drs H Anwar Haryono M Pd Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES menyampaikan dalam tausiyahnya harmoni keluarga kunci utamanya adalah istri taat pada suami, dan suami mengayomi istri.

Dalam tausiyahnya menerangkan bahwa istri yang sholihah adalah isteri yang taat kepada suaminya karena surga istri berada pada suami sebaliknya suami surganya ada pada ibunya.

Halal bihalal kali ini dimaknai walaupun tanpa berjabat tangan, tanpa bertemu langsung tapi tetap membawa berkah bagi semua hadirin virtual.


Penulis: Sihono

Gus Yusuf Chudlori Memberi Selamat Para Imam Idul Fitri di Masa Pandemi

Kamis, 28 Mei 2020 | 17:56 WIB


Gus Yusuf Chudlori Memberi Selamat Para Imam Idul Fitri di Masa Pandemi

KH Muhammad Yusuf Chudlori menyampaikan selamat dan sukses kepada para imam dan khatib salat Idul Fitri 1441 H di rumah masing-masih di masa pandemi covid-19.

“Salah satu hikmah dari suasana pendemi ini bapak-bapak dapat sukses menjadi imam salat Idul Fitri di rumah pribadi masing-masih meski jamaahnya hanya istri. saya juga mengucapkan selamat pada bapak-bapak yang kemarin bisa lulus menjadi Imam salat Tarawih. Adanya pandemic covid-19 bermunculan imam-imam dadakan meski terpaksa harus ngapalin lagi surat-surat pendek,” tutur Gus Yusuf.

KH Muhammad Yusuf Chudlori menyampaikan hal tersebut pada kegiatan Halalbihalal Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara virtual melalaui aplikasi Zoom meeting dan Live Streaming You Tube, Kamis, (28/05).

Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang tersebut juga memaparkan pentingnya halalbihalal meski tidak bisa berjabat tangan, tidak bisa berpelukan, tetapi saling mengikrarkan permohonan maaf lahir dan batin.

“Ketika Bapak-Ibu menyampaikan ikrar saling memaafkan, maka kita sudah saling memaafkan. Dosa kita kepada Allah dapat diampuni melalui taubat, beribadah, berpuasa dan lain sebagainya, maka dosa sesama manusia insya Allah terampuni dengan jalan bersilaturahmi dan saling memaafkan. Walaupun halal bihalal dilakukan secara daring tapi sekali lagi esensi dan tujuan tidak berkurang justru dalam situasi pandemi semakin merekatkan,” terang Gus Yusuf.

Menurut Gus Yusuf halabihalal merupakan tradisi khas bangsa Indonesia yang memiliki azaz kebermanfaatan.

“Kalau berbicara halal bihalal ini sebetulnya merupakan tradisi khas bangsa kita, tidak dimiliki oleh bangsa manapun. Halal bihalal tidak akan bisa kita temui meskipun Anda ke Mekah, Madinah, Eropa, Amerika bahkan negara tetangga Malaysia. Halalbihalal perlu kita lestarikan meski dalam situasi pandemi. kita tetap menyelenggarakan karena ada asas kemanfaatan lewat halal bihalal itu, yaitu saling menghalalkan dan saling menguatkan. Halalbihalal ini baru muncul sebetulnya sejak tahun 48-an di saat Indonesia baru saja merdeka, ibarat bayi baru belajar merangkak,” jelas Gus Yusuf

Melalui ceramahnya Gus Yusuf juga menyampaikan esensi pendidikan tidak hanya transfer pengetahuan, tapi juga tugas mulia membentuk karakter generasi mendatang, atau dalam bahasa pesantren disebut penanaman akhlak mulia. Menurut beliau karakter tidak cukup hanya dengan sistem online karena perlu sentuhan-sentuhan secara khusus.

“Antaranya guru dan murid perlu perlakuan khusus, kasih sayang guru, rasa hormat kepada guru ini juga harus tetap ditunjukkan Karena itu adalah kunci dari pada kemanfaatan dan keberkahan ilmu,” terang Gus Yusuf.

Halalbihalal UNNES diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Gus Yusuf Chudlori.


Penulis: Sihono

Halalbihalal UNNES, Rektor Ajak Membuka Hati dan Memaafkaan Sepenuh Hati

Kamis, 28 Mei 2020 | 15:31 WIB


Halalbihalal UNNES, Rektor Ajak Membuka Hati dan Memaafkaan Sepenuh Hati

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan halalbihalal secara virtual melalui Aplikasi Zoom dan live streaming Youtube dengan penceramahan KH  Muhammad Yusuf Chudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang, Kamis (28/05).

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Dr Sugiyanto  yang menjadi ketua panitia menyampaikan  tema halalbihalal yaitu “Merajuk Kebersamaan untuk Mewujudkan Solidaritas Sosial Bersama Rumah Ilmu.”  Halalbihalal dihadiri oleh Rektor, Wakik Rektor (WR ), Dekan , Direktur Pascasarjana , Ketua LP2M, Ketua LP3, Ketua dan sekretaris  senat,  ketua dan sekretaris profesor, ketua dharma wanita, kepala biro,  Dewan Penasehat, ketua beserta anggota IKA UNNES, pengasuh pondok pesantren lingkar kampus,  mitra strategis, dosen, tendik,  mahasiswa,  dan masyarakat di lingkungan UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan rasa hormat  dan terima kasih kepada Gus Yusuf yang berkenan memberikan tausiah pada kegiatan  halalbihalal secara Daring. Halalbihalal keluarga besar UNNES dengan cara baru. Pertemuan fisik digantikan dengan pertemuan tatap muka melalui aplikasi zoom.

“Pada kesempatan ini kita akan menuntut ilmu bersama dari  ulama muda yang cemerlang, yang memberikan pengaruh kepada masyarakat luas bukan hanya di Jawa Tengah tapi juga di Indonesia. Tahun ini halal-bihalal diselenggarakan secara berbeda yaitu secara virtual. Hal ini disebabkan karena kondisi yang dialami oleh seluruh negara di dunia dan termasuk juga Indonesia,  tetapi tidak mengurangi makna Idul Fitri. Kebersamaan juga  makin merekatkan hati Warga UNNES. Idul Fitri di masa ini juga menjadi momentum bagi kita untuk mendapatkan berbagai hikmah kesabaran, ketenangan dan juga hikmah produktif. Kita tetap harus mengambil hikmah untuk terus melakukan upaya mencapai visi UNNES berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.,” kata Prof Fathur Rokhman

Lebih lanjut Rektor mengajak kepada  seluruh warga UNNES  agar membuka hati untuk saling memaafkan sepenuh hati.

“Marilah kita saling membuka hati untuk saling  memaafkan sepenuh hati, agar kita  dapat  melangkah ke depan degan kesucian memperoleh  kemenangan. kemenangan-kemenangan sejati hanyalah dimiliki oleh orang-orang yang dapat mengendalikan diri dan tetap produktif dalam memberikan manfaat kepada orang lain,”

Rektor memohon doa dan dukungan kepada Gus Yusuf serta hadirin virtual  agar UNNES terus maju, menjadi PTN Unggul,  PTN  Berbadan Hukum,  serta berhasil membuka  Fakultas Kedokteran.

“Berbagai upaya dilakukan UNNES untuk membangun kampus merdeka . UNNES terus meningkatkan  kapasitasnya menjadi  Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan (LPTK)  unggul yang menghasilkan guru-guru terbaik bagi Indonesia yang Maju.  Mohon doannya agar UNNES menjadi ,  PTN  Berbadan Hukum,  dan  berhasil membuka  Fakultas Kedokteran,” kata Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Sihono

Anjangsana Gubernur Akpol ke UNNES

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:32 WIB


Anjangsana Gubernur Akpol ke UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerima kunjungan para Pejabat utama (PJU) Akademi Kepolisian yang di pimpin oleh Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Pol Drs Mohamad Asep Syahrudin MSi MH di Gedung H Rektorat Unnes Sekaran Gunungpati, Rabu 27/5.

Kunjungan anjangsana dilakukan mengingat Gubernur Akademi Kepolisian baru dilantik, begitu juga dengan para pejabat pendamping gubernur akpol yaitu Anjak Akpol Brigjen Pol Drs Setiadi, Dir Akademik Kombes Pol Drs Dadik Soesetyo Soelistijono, Dir Bintarlat Kombes Pol Drs Rohmad Nursahid MSi, Kakorgadik Akpol Kombes Pol Drs Kamdani, Kabag Kermadian Akpol Kombes Pol Drs Hariono.

Dalam sambutannya Gubernur Akpol mengucapkan terimakasih atas diterimannya rombongan, dan memohon dukungan doa restu semoga Akademika Akademi Kepolisian semakin baik dan menghasilkan polisi yang profesional ,cerdas, dan berkarakter. Akpol telah lama bekerjasama dengan Unnes dalam berbagai hal termasuk bidang akademik, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkait dengan bidang kepolisian, imbuhnya.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum bahwa di era Revoluasi Industri 4.0 dan Society 5.0 kerjasama antar lembaga adalah salah satu cara untuk mencapai visi misi lembaga. Presiden RI Indonesia melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengeluarkan kebijakan Kampus Merdeka yaitu Merdeka Belajar yang berarti potensi dan kearifan lokal bidang akademik di masing masing lembaga dioptimalkan untuk pencapaian berstandar internasional. Unnes siap melanjutkan kerjasama bidang akademik dengan Akpol dan kami ucapkan selamat datang kepada Gubernur Akpol yang baru.

Dalam pertemuan silaturahmi Rektor turut didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, dan Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama SPd MA, Kepala LP3 Dr Ngabiyanto MSi dan Kepala LP2 Dr Suwito Eko Pramono MPd.h7


Penulis: Sihono

Seleksi Mandiri UNNES 2020 Dibuka

Selasa, 26 Mei 2020 | 13:20 WIB


Seleksi Mandiri UNNES 2020 Dibuka

Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah membuka jalur Seleksi Mandiri (SM-UNNES) S1 dan D3 2020 untuk siswa lulusan SMA/SMK/MA atau yang sederajat, lulus ujian persamaan, atau yang setara lainnya (Paket C) tahun 2020, 2019, dan 2018.

Kepala UPT Humas UNNES Muhamad Burhanudin SS MA mengatakan berkenaan dengan masih adanya wabah COVID-19, maka penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri UNNES yang sedianya dilaksanakan melalui Ujian Tertulis diganti dengan Seleksi Mandiri berdasarkan portofolio.

Pendaftaran secara online melalui https://penerimaan.unnes.ac.id/ mulai 18 Mei – 3 Agustus 2020, pembayaran pendaftaran 18 Mei – 4 Agustus 2020 dapat dibayar melalui Bank BNI 46 di seluruh Indonesia dengan menunjukkan PIN pendaftaran.

Sedangkan hasil seleksi akan diumumkan pada 13 Agustus 2020 secara online melalui http://penerimaan.unnes.ac.id.

Biaya pendaftaran untuk pilihan kelompok Saintek/Soshum sebesar Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah), dan pilihan kelompok Campuran sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah).

Khusus bagi pendaftar Jalur KIP-K tidak dikenakan biaya pendaftaran.

Langkah-langkah pendaftaran yakni pertama membuka laman http://penerimaan.unnes.ac.id, kemudian menentukan skema SM-UNNES 2020 yaitu memilih SM-UNNES Reguler, atau SM-UNNES KIP-K.

Kemudian, memilih kelompok program studi: Saintek, Soshum atau Campuran. (pilihan program studi bersifat final dan tidak bisa dirubah).

Mengisi formulir pendaftaran untuk memperoleh Personal Identification Number (PIN) sebagai syarat pembayaran biaya pendaftaran SM-UNNES 2020.

Dengan menggunakan PIN pendaftaran, calon peserta melakukan pembayaran biaya pendaftaran dengan besaran sesuai dengan pilihan prodi yang diambil kecuali yang mendaftar melalui jalur KIP-K.

Pembayaran dapat dilakukan melalui ATM, channel internet banking, atau Bank BNI di seluruh Indonesia dengan PIN pendaftaran sebagai kode pembayaran.

Setelah melakukan pembayaran biaya pendaftaran, peserta menginput data nilai rapor semester 1-5 (nilai pengetahuan) dan prestasi.

Peserta wajib mengunggah scan dokumen rapor semester 1-5 melalui aplikasi, bagi peserta yang memilih program studi seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio/video di youtube dan menginput tautan di aplikasi.

Peserta mengunduh dan mengisi form kesanggupan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) melalui aplikasi, ditandatangani orang tua/wali di atas meterai Rp. 6.000,- kemudian diunggah kembali di aplikasi.

Terakhir, pendaftar mencetak Kartu Peserta Seleksi Mandiri sebagai bukti pendaftaran.


Penulis: Sihono

Rektor UNNES Menjadi Imam dan Khatib Salat Idul Fitri di Rumah dengan Topik “Idul Fitri di Masa Pandemi Momen Membangun Keilmuan” Dilanjutkan Open House lewat Daring

Minggu, 24 Mei 2020 | 18:47 WIB


Rektor UNNES Menjadi Imam dan Khatib Salat Idul Fitri di Rumah dengan Topik “Idul Fitri di Masa Pandemi Momen Membangun Keilmuan” Dilanjutkan Open House lewat Daring

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 H di rumah bersama keluarga, Minggu (24/5) pagi.

Meskipun Salat Idul Fitri dilakukan di rumah tetap tidak mengurangi kekhusyukan salat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Rektor beserta keluarga tetap menjaga jarak sesuai protokol kesehatan dalam melakukan ibadah salat Idul Fitri.

Usai menjadi Imam, dalam khotbahnya yang bertema “Idul Fitri di masa pandemi momen membangun keilmuan”, Rektor UNNES menyampaikan bahwa Lebaran di masa pandemi menjadi momentum untuk menuju kebaikan dengan produktif meningkatkan keilmuan.

“Mari lebaran ini kita jadikan momentum peningkatan ilmu, di rumah perbanyak membaca tingkatkan literasi. Semoga kita semakin baik dan mendapatkan berkah ” ujar Prof Fathur Rokhman.

Setelah melakukan salat Idul Fitri, pukul 10.10 WIB, Rektor UNNES didampingi Ibu mengadakan open hause secara Daring. Hadir dalam open hause bersama Rektor, Wakil Rektor, Ketua dan Skretaris Senat, Kepala dan Sekretaris Majelis Profesor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala dan Sekretaris Lembaga, Kepala Badan, Kepala Biro, Wakil Dekan, Kepala UPT, Staf Ahli dan jajaran pimpinan lain.

Open house diisi acara ramah tamah bersama Rektor, tausiah oleh Drs Anwar Haryono dan doa yang dipimpin oleh Dr Achmad Rifai Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan.

Rektor UNNES dalam open house menyampaikan pentingnya komunikasi dan silaturahmi di masa pandemi meski secara Daring.

“Pandemi Covid-19 sudah terjadi bukan hanya di Indoneaia namun sudah secara global, namun kita harus tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi meski secara Daring. Semoga melalui silaturahmi kita dipanjangkan umur dan diberi keberkahan,” kata Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Best Practices UNNES di Tengah Pandemi, Rektor Ajak Melayani Sepenuh Hati

Selasa, 19 Mei 2020 | 12:17 WIB


Best Practices UNNES di Tengah Pandemi, Rektor Ajak Melayani Sepenuh Hati

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Diskusi dan Best Practices “Layanan Prima di Masa Pandemi Covid-19 Beserta Tantangannya, bagi Kepala Bagian (Kabag) dan Sub Bagian (Kasubbag) di Lingkungan Universitas Negeri Semarang secara daring melalui aplikasi Zoom Meeeting, Selasa (19/05).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman M Hum menyampaikan dan mengarahkan kepada Kepala Bagian dan Sub Bagian untuk melakukan layanan prima dengan sepenuh hati. Layanan prima dilakukan di tingkat Universitas, Fakultas, maupun Lembaga agar menjaga nama baik UNNES.

“di masa pandemic covid 19 ini kita harus memberikan layanan dengan sepenuh hati, dengan keadaan yang sekarang ini layanan dilakukan secara pima” kata Prof Fathur.

Prof Dr Fathur Rokhman M Hum juga mengingatkan bahwa kita harus selalu bersyukur, tidak mengeluh, dan tetap bahagia dalam keadaan Masa Pandemi Covid-19.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr S Martono M Si dalam diskusi memaparkan dalam melayani sepenuh hati harus menggunakan prinsip Kejelasan, Kepastian waktu, Akurat dalam melayani apa yang harus dilayani, memberikan keamanan disetiap pelayanan baik aman secara fisik maupun psikis, Tanggung Jawab, Kesederhanaan, Kelengkapan sarana prasarana, Kemudahan akses, Kedisiplinan kesopanan keramahan, dan Kenyamanan dalam melayani sepenuh hati.

Lebih lanjut WR II memapaparkan citra positif layanan prima, Hindari mengeluh di depan orang lain, Berusaha mengerti terlebih dahulu baru dimengerti, Jangan membuat orang menunggu terlalu lama, Bersikap ramah kontak mata pada saat bicara, Berilah senyuman tampilkan wajah gembira, Berbicara seperlunya,

Acara dilanjutkan pemaparan Best Practices masing-masing Kepala Bagian di lingkungan Universitas Negeri Semarang.

Dalam penutupnya Rektor berharap kepada seluruh Kepala Bagian di lingkungan UNNES agar menerapkan layanan prima dengan prinsip “melayani sepenuh hati”.


Penulis: Sihono

Webminar Nasional UNNES, Menpora: Kita Harus Optimis Membangun Harapan Besar Untuk Olahraga

Senin, 18 Mei 2020 | 17:29 WIB


Webminar Nasional UNNES, Menpora: Kita Harus Optimis Membangun Harapan Besar Untuk Olahraga

Universitas Negeri Semarang (UNNES) Sukses menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema ‘Olahraga di Tengah Puasa dan Pandemi Covid-19: Sehat, Sportivitas dan Leadership’ dengan  narasumber Menteri Pemuda dan Olahraga  Dr H Zainudin Amali MSi, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman, Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho, dan Rektor UNESA Prof Dr Nur Hasan dengan  dipandu oleh Prof Dr Tandiyo Rahayu selaku Dekan FIK UNNES. Terdaftar 1.102 peserta dalam Webminar Nasional yang berlangsung Senin, 18/5.

Melalui paparannya Menteri Pemuda dan Olahraga  Dr H Zainudin Amali MSi  membahas eksistensi aktifitas olahraga di saat pandemi korona dan bagaimana kelanjutan pasca recovery. Disampaikan Menpora lebih dari 200 negara  mengalami pandemi korona termasuk Indonesia. Masing-masing negara berusaha dengan cara sendiri-sendiri untuk mengatasi pandemi ini. Kegiatan olahraga memiliki pengaruh pada kehidupan sosial dan perekonomian.

“Pandemi ini berdampak pada kehidupan masyarakat baik dibidang ekonomi, sosial, dan kehidupan kemasyarakatan lainnya berubah. Pandemi korona terpengaruh terhadap berbagai aspek, di bidang ekonomi banyak karyawan kena PHK, dalam sosial kita  lakukan berjarak, kita kerja belajar beribadah dari rumah. Korona  juga berdampak pada bidang olahraga, baik olahraga untuk kebugaran maupun prestasi. Olahraga masyarakat banyak terhenti, pelaksanaan pelaknas juga berhenti. Berhentinya  olahraga berdampak ekonomi yang menyertaniya  turut terhenti. Di saat normal kegiatan olahraga merupakan sarana untuk interaksi sosial masyarakat dan juga sebagai sektor yang menopang kehidupan ekonomi para pelaku utama maupun penunjang dalam kegiatan olahraga baik amatir maupun professional. Kita berpatokan pada kebijakan pemerintah, bila sudah ada kelonggaran,  baru kita akan mulai. Saya lebih mengutamakan keselamatan kesehatan atlit dan pelatih,” kata Dr Zainudin Amali

Lebih lanjut Menpora  menyampaikan perlunya  optimis membangun harapan besar untuk olahraga,  kegiatan olahraga akan  dimulai setelah pandemi berlalu atau  mulai sekarang melalui protokol kesehatan.

“Harus ada  optimis membangun harapan besar untuk olahraga.  Segera kita carikan solusi, karena olahraga juga terkait roda perokomian di dalamnya.  Kita mencarikan cara untuk mengatasinya sembari mencarai cara untuk memutar roda olah raga. Tahun 2021 ada banyak agenda olah raga seperti Piala Dunia FIFA U-20, Haornas, PON dan Peparnas, Word Beach Games, Popnas, Asian Youth Games. SEA Games dll.  Saya mengajak, kita harus punya optimis punya harapan, kita tidak bisa diam diri. Saat ini harus dijadikan momentum untuk mempersiapkan dan merencanakan pelaksanaan kegiatan olahraga dalam tatanan kehidupan sosial yang baru nanti. Pandemic  korona tidak mungkin akan hilang 100% seperti demam berdarah atau malaria,” lanjut Menpora

Dr Zainudin Amali juga menyinggung tentang perlunya grand desain untuk menciptakan prestasi.  Untuk meningkatkat prestasi diperlukan kebugaran masyarakat. Bila masyarakat bugar saat mudah untuk mencari  talenta untuk memperoleh prestasi.

“Kita harus menyiapakan sports science untuk menciptakan generasi prestasi. Sebagai Menpora  yang akan saya lakukan adalah membuat pondasi keolahragaan kita semakin kuat. Kalaun pondasi kita kokoh maka prestasi akan meningkat. Kita harus optimis dan membangun-harapan besar ke depan,” kata Menpora Dr Zainudin Amali.

Narasumber Ketua MRPTNI sekjaligus  Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho MHum, mengajak untuk mewaspadai lima ganguan kesehatan saat puasa, yaitu dehidrasi, peningkatan asam lambung, kelelahan, batuk, dan sembelit. Menurutnya  olahraga merupakan produk budaya dan bagian dari peradaban umat manusia,  olahraga dilakukan  berbagai kalangan, olahraga juga bermanfaat bagi pelaku, masyarakat, bangsa, dan umat manusia. Mengutip United Nations, Prof Jamal menyampaikan olahraga adalah semua bentuk aktivitas fisik yang berkontribusi pada kebugaran fisik, kesejahteraan mental, dan interaksi sosial. Prof  Jamal juga menyampaikan Rekomendasi WHO tentang berbagai aktifitas olahraga dan manfaatnya.

“Aktifitas fisik untuk usia 5-17 tahun setidaknya 60 menit/hari dan melakukan intensitas olah raga untuk memperkuat otot dan tulang setidaknya 3 kali/minggu. Untuk usia 18-64 tahun aktivitas fisik aerobik intensitas sedang minimal 150 menit /minggu, atau  intensitas tinggi  minimal 75 mnt /minggu, atau kombinasi aktivitas sedang dan kuat. Usia 65 Tahun ke atas diharapkan melakukan aktivitas fisik aerobik intensitas sedang 150 menit/minggu, atau intensitas tinggi minimal 75 menit/mimggu, atau kombinasi  setara aktivitas sedang dan kuat.

Rektor UNESA Prof Dr Nurhasan MKes  dalam paparannya menekankan pentingnya latihan fisik untuk kebugaran dan imunitas tubuh. Menurutnya cara menjaga imunitas adalah dengan makan minum  yang bergizi dan bervitamin, istirahat yang cukup, berjemur dan aktifitas fisik.

“Pada saat ini aktifitas fisik untuk meningkatkan imunitas harus mengikuti panduan yang ada, seperti cek wilayah sekitar rumah, pastikan  kondisi tubuh fit dan bugas, jaga jarak, pakai masker, tidak menyentuh benda sekitar, dan sesuai kemampuan fisik. Saya merekomendasikan agar latihan olahraga dilakukan dengan focus, terukur, berkelanjutan, dan yang terpenting menyenangkan. Agar sehat lahir batin, berolahraga harus dengan hati yang gembira. Olahraga dapat dilakukan dengan sarana sederhana dan dilakukan dengan bahagia,” pungkas Prof  Nurhasan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan relevansi olahraga dan kepemimpinan. Dalam olahraga mengalir nilai kepemimpinan yang sangat kuat. Olahraga dapat memupuk nilai-nilai bagi kepemimpinan.

“Prinsip Kepemimpinan bertumbuh yaitu menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring pohon kepemimpinan, pohon kuat menghadapi badai, dan menyemai tunas kepemimpinan. Prinsip kepemimpinan bertumbuh selaras dengan nilai-nilai dalam olahraga seperti membangun jiwa raga sehat, cerdas, seportif. Berbagai pengalaman yang saya rasakan dalam pencak silat ada seni, ketangguhan dan keuletan, Bermain Catur melatih strategi dan antisipasi langkah ke depan, golf cocok untuk membangun karakter pribadi dan media lobi, berkuda berlatih pengendalian dan ketangkasan, tenis untuk sehat, bersahabat, adaptif di era diruptif,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Webinar Nasional juga dihadiri oleh special guests yaitu Forum Dekan Fakultas Keolahragaan Indonesia dan Asosiasi Profesor Keolahrgaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh Dosen, Guru, Mahasiswa, Pecinta dan pemerhati olahraga seluruh Indonesia. Peserta mengikuti melaui join Zoom dan melalui live youtube UNNES.

 

 


Penulis: Muhamad Burhanudin

Ngaji Bareng Pascasarjana UNNES, Ngalap Berkah Lailatul Qodar

Minggu, 17 Mei 2020 | 21:02 WIB


Ngaji Bareng Pascasarjana UNNES, Ngalap Berkah Lailatul Qodar

Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Ngaji Bareng dengan tema ‘Ngalap Berkah Lailatul Qodar’ dengan penceramah KH Luqman Hakim pengasuh ponpes Az Zuhri Ketileng, Minggu, 17/5.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman mengajak warga UNNES untuk berupaya meraih keberkahan Lailatul Qodar.

“Alhamdulillah kita mendapat berkah, berkesempatan bersama dalam majelis ilmu untuk menjemput Lailatu Qodar. Kita memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, untuk itu kita beupaya menjemput kemuliaan malam Lilatul Qodar. Saya berpesan warga UNNES untuk memperbanyak ibadah bulan di bulan Ramadhan untuk meraih kebaikan dan kemuliaan Lailatul Qodar.

KH Lugman Hakim atau yang akrab dipanggil Gus Luqman mengajak untuk memperbanyak ibadah di Bulan Ramadhan. Semoga dengan beribadah dan bersedekah di bulan Ramadhan corona segela menghilang.

“Mari perbanyak ibadah dan sedekah di bulan Ramadhan. Sedekah dapat untuk menghidari balak. Nikmat yang diberikan Allah SWT sangat banyak untuk itu mari perbanyak bersedekah untuk memperoleh berkah dan kemuliaan Lailatul Qodar,” ajak Gus Luqman Hakim.

Direktur Pascasarjana Prof Dr Agus Nuryatin selaku penyelenggara menyampaikan terima kasih kepada Rektor, Wakil Rektor, Ketua Senat, Ketua Majelis Profesor, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Ketua Jurusan, Koord Prodi S2/S3, Ketua Badan, Kepala UPT, Staf Ahli Rektor, Kabag dan Kasubbag, santri Az Zuhri dan seluruh hadirin yang mengikuti pengajian secara Daring.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Menpora Akan Menjadi Keynote Speaker Webinar Nasional UNNES

Minggu, 17 Mei 2020 | 19:27 WIB


Menpora Akan Menjadi Keynote Speaker Webinar Nasional UNNES

Menteri Pemuda dan Olahraga Dr H Zainudin Amali MSi akan menjadi Keynote Speaker Webinar Nasional Universitas Negeri Semarang yang akan berlangsung Pada Senin 18 Mei 2020 mulai Pukul 13.00 s.d 15.00 WIB.

Webinar Nasional dengan tem ‘Olahraga di tengah puasa dan pandemi covid-19: Sehat, Sportivitas dan Leadership’ juga menghadirkan narasumber tiga rektor, yaitu Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman, Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho, dan Rektor UNESA Prof Dr Nur Hasan. Acara akan dipandu oleh Prof Dr Tandiyo Rahayu selaku Dekan FIK UNNES.

Webinar Nasional juga akan dihadiri oleh special guests yaitu Forum Dekan Fakultas Keolahragaan Indonesia dan Asosiasi Profesor Keolahrgaan Republik Indonesia

Kegiatan ini dapat diikuti oleh Dosen, Guru, Mahasiswa, Pecinta dan pemerhati olahraga. Peserta dapat registrasi melalui https://bit.ly/sportunnes2020


Penulis: Muhamad Burhanudin

Puskamades FIS UNNES Gelar Diskusi Daring Bersama GNPSDA KPK RI

Sabtu, 16 Mei 2020 | 20:29 WIB


Puskamades  FIS UNNES Gelar Diskusi Daring Bersama GNPSDA KPK RI

Ditengah situasi Pendemi Covid-19 seperti saat ini tidak menyurututkan aktivitas akademik di lingkungan kampus. Dengan tetap mengikuti himbauan protokoler kesehatan dari pemerintah kegiatan akademik terus berjalan.

Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES pada Jumat (15/05), melalui Pusat Kajian Masyarakat Perdesaan (Puskamades) FIS UNNES bekerjasama dengan GNPSDA KPK menggelar diskusi online dengan tema Resolusi Konflik Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam: Lintasan Gagasan, Praktik, dan Bentang Masalah.

Pembicara dalam diskusi online ini adalah Sulistyanto (GNPSDA KPK/Penulis), Eko Cahyono (Sajogyo Institut/Penulis) dan Dr. Gunawan, M.Hum (Ketua Puskamades/Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES). Masing-masing menyampaikan materi tentang isu konflik agraria di Indonesia.

“Konflik agaria ini kerap terjadi karena adanya ketimpangan struktur penguasaan, kepemilikan, akses, pemanfaatan, dan distribusi sumber-sumber agraria,” kata Sulistyanto.

“Di Indonesia, konflik agraria muncul sejak masa kolonial dan berlangsung secara tajam pada masa Orde Baru hingga saat ini. Penyebab utama konflik agraria yang memicu perlawanan rakyat adalah alih fungsi lahan milik rakyat menjadi infrastruktur dan areal perkebunan sehingga meninmbulkan tumpang tindih pemilikan dan penguasaan lahan antara masyarakat tempatan, pemerintah, dan perusahaan,” kata Eko Cahyono.

“diperlukan usaha-usaha penyelesaian konflik agraria dan SDA yang terkait langsung dengan peningkatan wilayah Kelola rakyat. Dalam hal ini resolusi konflik menjadi syarat wajib agar kedaulatan dan keadilan ruang hidup rakyat dapat terpenuhi,” kata Dr Gunawan.

Acara yang dimoderatori oleh Dr scient med Fadly Husain MSi ini berjalan dengan  lancar. Selanjutnya Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES, Asma Luthfi MHum menyampaikan ucapan terimakasih kepada pembicara dan seluruh panitia yang terlibat. Pihaknya tidak menyangka jika diskusi yang diselenggarakan melaliu aplikasi Zoom Meeting dan Live Streaming Facebook FIS UNNES tersebut mampu menyerap animo peserta yang cukup banyak.

“Hampir 300 orang dan tersebar dari Maluku hingga Sumatera. Walapun sebagian tidak bisa masuk zoom karena quota terbatas, akan tetapi masih bisa menyakasikan live streaming lewat FB. Kegiatan ini juga diapresiasi oleh KPK dengan mereposting flayer kita dengan logo UNNES di IG Resmi KPK,” imbuh Asma Luthfi MHum.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Webinar LP3 UNNES, Muara Merdeka Belajar Adalah Insan Cerdas Berkarakter

Selasa, 12 Mei 2020 | 15:18 WIB


Webinar LP3 UNNES, Muara Merdeka Belajar Adalah Insan Cerdas Berkarakter

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan  Webinar  secara Daring melaui Zoom Cloud Meting Apps dengan tema Aktualisasi Ajaran Ki Hajar Dewantara di Era Merdeka Belajar, Selasa 12/5.

Webinar menghadirkan narasumber Ketua Majelis Profesor UNNES Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd,  Staf Ahli Rektor Bidang Akademik Dr rer nat Adi Nurcahyono MPd, dan  Kepala SMK N 8 Semarang Harti SPd MKom dengan moderator Tutik Wijayanti SPd MPd Staf Akademik Puskur Inobel MKU dan MKDK.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum sebagi Keynote Speech menyampaikan muara merdeka belajar adalah insan cerdas berkarakter.

“Kita mendukung kebijakan Mendikbud terkait merdeka belajar. Mura Merdeka belajar adalah terbangunnya insan cerdas dan berkarakter. Insan cerdas itu kritis dalam berpikir, mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki kemampuan kreativitas tinggi, dan mampu berkolaborasi. Insan berkarakter  harus mempu bertindak professional scara mandiri dan bermoral pancasila,” Ujar Prof  Fathur Rokhman.

Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd  menyampikan materi   tentang hubungan ajaran Ki Hajar Dewantara dengan merdeka belajar,   Dr rer nat Adi Nurcahyono MPd menyampaikan materi pembelajaran daring: bagaimana aktualisasi ajaran Ki Hadjar Dewantara di era digital dalam implementasi merdeka belajar, sedangkan Harti SPd MKom memaparkan materi praktik asyik KBM di rumah selama pandemic covid-19.

Kepala LP3 Dr Ngabiyanto menyampaikan seminar Daring ini merupakan bagian dari kegiatan Hari Pendidikan Nasional. lebih lanjut kepala LP3 mengucapkan  terima kasih  kepada Rektor, WR, Dekan, Direktur Pascasarjana,  narasumber,  Dosen, Tendik, Mahasiswa UNNES, guru dan seluruh peserta webinar.

“Terdapat tiga bahasan pokok dalam seminar ini, yaitu hubungan merdeka belajar dg ajaran Ki Hajar Dewantara, peran teknologi dalam merdeka belajar di masa covid-19, dan pembelajaran yang menyenangkan di masa covid-19. Alhamdulillah kegiatan webinar dapat berjalan lancar dengan peserta 105 dari internal UNNES, 110 Guru dan 75 peserta dosen dan mahasiswa dari PTN Lain,” kata Dr Ngabiyanto.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Peringatan Nuzulul Quran UNNES, Ketua PBNU Ajak Umat Tetap Produktif

Minggu, 10 Mei 2020 | 23:08 WIB


Peringatan Nuzulul Quran UNNES, Ketua PBNU Ajak Umat Tetap Produktif

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengemas Peringatan Nuzulul Quran secara Daring melalui aplikasi ZOOM dan Live Streaming Youtube UNNES Serta disiarkan langsung NU Channel dengan penceramah Ketua Umum PBNU Prof KH Said Aqil Siroj, Minggu (10/05).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya mengatakan, Peringatan Nuzulul Quran Universitas Negeri Semarang yang diselenggarakan pada hari ini Ahad 10 Mei 2020 bertepatan dengan 17 Ramadhan 1441 Hijriah dengan tema Optimalisasi Aplikasi Nilai-nilai Alquran pada Masa Darurat Covid-19 dilakukan dengan cara virtual.

“Terima kasih yang tak terhingga kepada Prof Dr KH Said Aqil Siroj Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang berkenan hadir bersama kita untuk memberikan tauziah pada acara Nuzulul Quran UNNES yang diselenggarakan secara daring. Di sela-sela kesibukan itu Beliau sempat untuk hadir memberikan ilmu kepada kita semuanya keluarga besar UNNES. Ini membuktikan kecintaan beliau kepada kita semuanya. Nuzulul Quran merupakan  peristiwa penting dalam Islam dan  peradaban manusia.  Pada momen inilah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menerima wahyu untuk pertama kali.  Perintah Iqra’merupakan landasan Naqli yang sangat relevan dengan misi besar UNNES menjadi rumah ilmu pengembang peradaban,”

Lebih Lanjut Prof Fathur Rokhman mengajak agar peringatan Nuzulul Quran pada malam hari ini dijadikan spirit landasan berkarya dan bekerja lebih produktif.

“Oleh karena itu, mari kita memahami, mendalami, sekaligus mampu mengamalkan Al-Quran dalam berkarya dan bekerja. Mudah-mudahan Bapak Ibu setelah mengikuti acara ini kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bersemangat dalam berkarya demi kebaikan masyarakat, bangsa, dan negara,” ajak Rektor.

Prof Dr KH Said Aqil Siroj dalam tausiahnya mengajak agar bulan Ramadhan dijadikan bulan yang produktif untuk beribadah, berkarya dan bekerja meski dari rumah masing-masing.

“Bulan Ramadhan bukan untuk  bermalas-malas. Justru bulan Ramadhan harus dijadikan  bulan produktif.  Kita lihat sejarah Perang Badar, perang pertama kali antara umat Islam dan musyrikin pada bulan Ramadhan,  diturunkannya Al-Quran.  Oleh karena itu bulan Ramadhan yang sangat mulia ini kita jadikan waktu produktif untuk beribadah, bekerja dan berkarya,” kata KH Said Aqil Siroj.

Ketua PBNU menjabarkan Al-Quran isinya kebenaran dari Tuhan. Kebenaran yang harus dicapai dihasilkan dengan metode ilmiah.  Metode analisis rasional logis menggunakan premis-premis baru bisa mencapai kebenaran.

“15 abad yang lalu telah dijelaskan dalam Al-Quran. Kalau kita ingin benar di bidang apapun harus berlandaskan asas dan analitis. Tidak boleh kita melakukan sesuatu dengan tidak berdasar ilmu.  Hanya agama Islam yang mempunyai kitab suci orsinil. 15 abad sampai sekarang tidak berubah tidak bertambah tidak berkurang satu titik puncak 1 ayat 1 titik pun karena dipelihara oleh Allah siapapun yang mencoba merubah titik dalam Alquran langsung ketahuan oleh para penghafal Quran,” jelas Prof Dr KH Said Aqil Siroj.

Pada penutup tausiahnya KH Said Aqil Siroj mengajak agar bersama-sama mencegah penyebaran virus dengan meningkatkan ibadah dan rajin wudhu.

“Alhamdulillah kita semua harus bersyukur, umat Islam sangat dimuliakan oleh Allah dengan ibadah puasa satu bulan penuh. Mari kita berdoa dan berupaya mencegah penyebaran covid-19 dengan ibadah salat lima waktu.  Mengambil air wudhu setiap akan salat dan membersihkan muka bersih dan lobang hidung lubang telinga lubang mulut dan seterusnya,  mudah-mudahan dapat  mencegah  virus,” ajak KH Said Aqil Siroj.

Hadir dalam kegiatan Nurulul Quran, Rektor, WR, Ketua Majelis Profesor, Dekan, Dosen, Tendik, Mahasiswa, Alumni, Dharma Wanita UNNES.

Turut hadir  Dewan Penasehat UNNES, Rektor UNILA, Rektor UNJA, Rektor UT, Rektor Unram, Rektor USM, dan, Ketua PBNU Kota Semarang dan Jawa Tengah, Pengasuh Pondok Pesantren lintas kampus.

 


Penulis: Sihono

Rektor UNNES, Peringatan Nuzulul Quran Momentum Untuk Kembali pada Alquran

Sabtu, 9 Mei 2020 | 21:55 WIB


Rektor UNNES, Peringatan  Nuzulul Quran Momentum Untuk Kembali pada Alquran

Badan Amalan Islam (BAI) bersama Ta’mir Masjid Ulul Albab Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan peringatan Nuzulul Quran secara Daring, Sabtu, 9 Mei 2020.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman dalam sambutannya  mengajak semua yang hadir secara Daring agar menjadikan momentum peringatan Nuzulul Quran  untuk kembali kepada Alquran. Senantiasa membaca teks dan konteks, selaras dengan ajaran Alquran.

“Alhamdulillah kita mendapat anugerah dari Allah, dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadahn. Kita mendapat berkah, mahfiroh, ampunan dari Allah. Warga UNNES memiliki kesadaran dan literasi menjadi satu majelis kebaikan. Dibulan suci turun kitab suci, yang menembus batas ruang dan waktu, lengkap sebagai pedoman hidup umat manusia. Kita tingkatkan membaca Alquran untuk meningkatkan ilmu karena seluruh yang terhampar di bumi ini merupakan tanda-tanda kebesaran Allah. Kita jadikan kegiatan ini untuk merekat semangat kembali ke Alquran,” kata Prof Fathur Rokhman.

Lebih Lanjut Rektor UNNES menyampaikan pada era industry 4.0 berakibat perkembangan teknologi menjauhkan manusia dari nilai kemanusiaan. Untuk itu diperlukan kesadaran untuk meningkatkan literasi kemanusiaan.

“Perkembangan  teknologi, informasi yang disruptif,  dan perubahan yang begitu cepat yang bagaikan ledakan-ledakan dahsyat  jangan membuat kita  meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan,” ajak Prof Fathur Rokhman.

Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus MT sebagai penceramah menyampaikan materi Hikmah Nuzulul Quran dan Aktifitas Ibadah Ramadhan di masa Pandemi.

“Ada keriduan untuk silaturahmi dan salat tarawih bersama, tadarus dan kajian langsung bersama, tapi demi untuk kemaslahatan, kebaikan kita bersama, kita tunda rasa rindu itu, dan tentunya selalu berdoa semoga Allah SWT segera mengangkat wabah covid-19 ini, sehingga kita dapat beribadah melewati hari-hari ini dengan penuh kebersamaan. Kita tidak perlu menyesali dan memarahi keadaan, karena Allah SWT akan selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya, pasti ada kebaikan dari semua keadaan ini,” kata Dr Nur Qudus

Lebih lanjut Dr Nur Qudus menekankan pentingnya selalu bersama dan berpedoman pada Alquran di masa pandemi covid-19.

“Yang menjadi pesan Nuzulul Quran, maka marilah kita perbanyak membaca Al-Quran, mempelajari dan memahaminya (tadabur), sehingga akan senantiasa terhubung dengan Allah SWT. Dengan demikian, akan mampu memberikan spirit, inspirasi, dan motivasi dalam kehidupan. Di sinilah Al-Quran dikatakan sebagai mukjizat dan rahmat bagi manusia dan alam. Khususnya pada masa pandemi Covid-19 ini semoga dengan selalu berdoa memohon pertolongan Allah SWT wabah virus yang menyerang umat manusia saat ini, segera diangkat Allah SWT,” jelas Dr Nur Qudus.

Ketua Badan Amalan Islam UNNES Drs Anwar Haryono MPd atas nama BAI dan Ta’mir Masjid Ulul Albab UNNES menyampaikan terima kasih kepada Rektor, WR, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ka Lembaga, Para Profesor, Dosen, Tendik, Mahasiswa, Alumni, Mitra UNNES dan Masyarakat yang telah hadir dalam peringatan Nuzulul Quran secara Daring. Jazakumulloh khoiron katsir,” Ujar Drs Anwar Haryono.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Peringatan Nuzulul Quran UNNES dengan Penceramah Ketua Umum PBNU Prof KH Said Aqil Siroj

Sabtu, 9 Mei 2020 | 14:37 WIB


Peringatan Nuzulul Quran UNNES dengan Penceramah Ketua Umum PBNU Prof KH Said Aqil Siroj

Universitas Negeri Semarang akan mengadakan Peringatan Nuzulul Quran secara Daring dengan penceramah Ketua PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA pada Minggu, 10 Mei 2020, mulai pukul 19.30.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan Ketua PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA akan menjadi penceramah pada peringatan Nuzulul Quran UNNES dengan tema Aplikasi Nilai-Nilai Al Quran pada Masa Darurat Covid-19.

“Peringatan Nuzulul Quran tahun ini dilakukan secara Daring melalui Zoom dan live Youtube https://bit.ly/NQ2020. Saya mengundang seluruh warga UNNES dan masyarakat umum untuk dapat mengikuti peringatan Nuzulul Quran secara Daring,” kata Prof Fathur Rokhman.

Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr Agus Nuryatin selaku Ketua Panitia Peringatan Nuzulul Quran menyampaikan telah melakukan berbagai persiapan seperti memastikan jaringan stabil sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

“Karena kegiatan dilakukan di tempat atau rumah masing-masing maka jaringan menjadi hal utama. Prof Dr KH Said Aqil Siroj akan menyampaikan tausiah  langsung secara daring dari Jakarta. Rektor dan pimpinan UNNES, petugas dan audiens akan mengikuti dan menyimak dari tempat atau rumah masing-masih. Untuk itu jaringan dan sistem kami siapkan dengan baik. Kami mengajak seluruh warga UNNES baik dosen, tendik, mahasiswa, alumni dan masyarakat untuk mengikuti peringatan Nuzulul Quran secara daring dari rumah masing-masing,” kata Prof Agus Nuryatin.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Buku Linguistik Disruptif, Cara Bahasa Merespons Disrupsi

Selasa, 5 Mei 2020 | 12:54 WIB


Buku Linguistik Disruptif, Cara Bahasa Merespons Disrupsi

Perkembangan teknologi yang demikian pesat mendorong perubahan mendasar terhadap bahasa. Pelbagai perubahan yang terjadi dalam praktik berbahasa pada era sekarang bahkan telah melampaui teori-teori kebahasaan.

Penulis buku Lingustik Disruptif: Pendekatan Kekinian Memahami Perkembangan Bahasa, Prof Fathur Rokhman, menuturkan, kondisi ini membuat teori linguistik modern kerap tidak mampu menjelaskan gejala kebahasaan saat ini. Untuk itu, menurut Rektor Universitas Negeri Semarang ini, diperlukan pendekatan studi linguistik baru yang lebih kontekstual. “Meski sudah dimulai pada 1997, namun disrupsi bahasa mencapai titik perubahan tertinggi sekitar 2015 ketika bisnis daring semakin menjamur,” ujar Fathur dalam peluncuran dan diskusi buku yang ia tulis bersama Surahmat MHum, yang diselenggarakan secara daring, Selasa, 5 Mei 2020.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), disrupsi diartikan sebagai “hal tercerabut dari akarnya”. Fathur menyatakan, disrupsi bahasa bermula dari Revolusi Industri 4.0 yang membawa perubahan besar terhadap perekonomian. Revolusi Industri membawa dampak demikian besar terhadap semua bidang kehidupan manusia, terutama karena perkembangan teknologi informasi dan otomatisasi sebagai salah satu dampak turunannya.

Contoh disrupsi bahasa antara lain adalah ucapan “terima kasih” yang kini berubah menjadi penilaian atau peringkat (rating). Dalam ojek daring, ucapan terima kasih dan penghargaan atas kepuasan pelanggan dibubuhkan dengan banyaknya tanda bintang kepada pengojek yang sudah disewa jasanya. Selain itu, ekspresi verbal disampaikan melaluiemoji, emoticon, dan macam-macam gambar stiker di dalam aplikasi pesan dan media sosial.

Ada pula penggunaan tanda pagar (hashtag) sebagai penanda topik tertentu di dalam unggahan media sosial. Keinginan memviralkan topik tertentu juga menjadi fenomena baru di Twitter dan Youtube. Hadir secara daring sebagai pembicara diskusi tersebut, dua guru besar pada Fakultas Bahasa dan Seni UNNES, Prof Rustono dan Prof Ida Zulaeha. Diskusi melalui aplikasi Zoom dan Youtube ini diikuti dosen dan mahasiswa dari sejumlah kampus.

Rustono mengatakan, jika secara objektif bahasa telah berubah, kajian terhadapnya juga perlu dilakukan dengan cara baru. Oleh karena itu, linguistik perlu mengembangkan diri dengan melengkapi perangkat epistemologinya dengan perangkat baru yang lebih lengkap. Konsep linguistik disruptif paling dekat dengan perubahan sosial.

“Itu karena bahasa sebagai realitas yang tidak bisa berdiri sendiri, sehingga perubahan dan perkembangannya sangat dipengaruhi oleh masyarakat pengguna,” ujar Rustono yang menjabat Rektor Universitas Ivet Semarang itu.

Menurut Ida Zulaeha, dalam buku Linguistik Disruptif mengemuka hal-hal yang belum diungkap dalam kajian linguistik sebelumnya, termasuk sejumlah ciri masyarakat tutur pada era disrupsi. Di dalam perilakunya, masyarakat tutur cenderung menisbikan kekhasan dan kaidah bahasa lisan dan tulisan. Struktur dan gaya bahasa lisan pun diadaptasi sebagai struktur atau gaya menulis di internet.

“Dalam konteks kesadaran masyarakat bahasa pada era internet, muncul anonimitas, yaitu ketiadaan pertanggungjawaban. Masyarakat internet juga sering kehilangan kesadaran kelompok, berada dalam satu kelompok tertentu tapi tidak bisa membedakan wilayah privat dengan kelompok atau komunitasnya,” ujar Ida yang juga Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana UNNES itu.

Dekan FBS Universitas Negeri Padang, Prof Ermanto, yang mengikuti diskusi, menyatakan buku Linguistik Disruptif menawarkan pendekatan baru dalam studi linguistik yang menjadikan teknologi disruptif sebagai variabel independen. Menurutnya, buku ini mampu menjadi jembatan dalam kajian linguistik dan makna yang berkembang pada era disrupsi.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro

BEM se-UNNES Lawan Covid-19 Dalam Kegiatan Omah Sosial

Minggu, 3 Mei 2020 | 9:39 WIB


BEM se-UNNES Lawan Covid-19 Dalam Kegiatan Omah Sosial

Omah sosial UNNES merupakan kegiatan sosial yang diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa se-UNNES dengan berbagai macam program sosial kemasyarakatan.
Dengan adanya covid-19 yang sejak 11 maret 2020 telah ditetapkan sebagai pandemi global oleh World Health Organization (WHO), dan hingga akhir april 2020 di Indonesia sendiri sudah tembus diangka 1100 kasus positif covid-19, Omah Sosial UNNES ikut bergerak melawan pandemic Covid-19 dengan berbagai macam kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat.

Beberapa kegiatan telah dilakukan diantaranya :
1. Distribusi Hand Sanitaizer kepada masyarakat bekerjasama dengan Pemerintah Kelurahan Sekaran dan Patemon
2. Distribusi Hand Sanitaizer kepada pekerja informal bersama Social Impact, dan Gereja sekitar UNNES
3. Distribusi Donasi untuk tenaga medis di KRMT Wongsonegoro, Puskesmas Srondol, Puskesmas Karanganyar
4. Pembagian sabun cuci tangan dan penyebaran poster gerakan cuci tangan di 4 kecamatan (Gunungpati, Ngaliyan, Tembalang, Sampangan) dan pasar-pasar yang ada di Semarang
5. Penyemprotan desinfektan di Kelurahan Pakintelan, Kos Mahasiswa, dan Masjid Sekitar UNNES
6. Pembagian paket sembako ke mahasiswa unnes dan pekerja informal di semarang
7. Pembagian takjil gratis selama ramadan
8. Pembagian makanan siap saji kepada mahasiswa

Serta beberapa program yang masih berlangsung yaitu :
1. Pembuatan tandon cuci tanggan dan baner edukasi masyarakat di tempat umum di kota semarang
2. DPR (Dapur peduli Rakyat)
3. Membangun ketahanan pangan di tengah pandemic
Semoga dari beberapa kegiatan tersebut dapat membantu meringankan masyarakat, serta menghentikan laju penyebaran Covid-19 dan pandemi ini segera berakhir.

Bayu Setiaji – Students Staff Humas UNNES


Penulis: Sihono

Guru Jadi Faktor Kunci Kualitas Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2020 | 14:23 WIB


Guru Jadi Faktor Kunci Kualitas Pendidikan

Penyiapan guru yang profesional dalam mendidik mesti disiapkan sejak proses seleksi calon mahasiswa. Guru memegang peran kunci dalam praktik pendidikan di sekolah dan menentukan kualitas pendidikan di Indonesia.

Deputi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Dr Subandi Sardjoko, menuturkan, upaya untuk mendukung kualitas calon guru mesti terus diupayakan oleh Lembaga Pendidikan tenaga Kependidikan (LPTK). Hal itu bisa dilakukan melalui sejumlah cara, di antaranya, seleksi penerimaan calon mahasiswa mulai diperketat dan menyaring mereka yang benar-benar punya passion di bidang keguruan untuk dididik menjadi guru profesional.

Selain itu, LPTK juga mesti melakukan pembatasan kuota untuk calon mahasiswa baru di masing-masing prodi berdasarkan hasil akreditasi prodi. Program microteaching/peer-teaching program Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga mesti diperkuat. “Peran guru sangat vital dalam kegiatan pembelajaran yang berpengaruh langsung pada tinggi-rendahnya kualitas pendidikan,” ujar Subandi dalam Seminar “Kampus Merdeka: Strategi Membangun LPTK Berkarakter dan Berkelas Dunia” yang diselenggarakan secara daring oleh Universitas Negeri Semarang memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2 Mei 2020).

Hadir pula sebagai pembicara, Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pembelajaran, Iwan Syahril PhD; Independent Educational Management Profesional Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Itje Chodijah PhD; Atase Pendidikan & Kebudayaan KBRI Singapura, Veronica Enda Wulandari MSc; dan Ketua Senat UNNES, Prof Soesanto.

Kebijakan UNNES

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman dalam sambutannya mengatakan, UNNES mendukung kebijakan Kampus Merdeka Mendikbud melalui sejumlah kebijakan. Saat ini, kampus yang memiliki visi menjadi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional ini menyiapkan diri berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum. Kampus yang berdiri sejak 1965 ini juga tengah mengembangkan Kurikulum Prodi Kampus Merdeka, program magang mahasiswa, dan penyiapan menjadi LPTK rujukan bereputasi dunia.

Hadir secara daring dalam seminar ini unsur pimpinan UNNES, dosen, mahasiswa, dan alumni. Selain itu, seminar juga diikuti, antara lain, Wakil Rektor I Universitas Negeri Medan, Wakil Rektor I Universitas Negeri Gorontalo, Wakil Rektor I Undiksha, Kepala LPPP Universitas Negeri Surabaya, Wakil Rektor Universitas Palangkaraya.

Iwan Syahril menuturkan, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan bahwa prioritas pembangunan ke depan adalah sumber daya manusia. Pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia ke depan. Meski demikian, berdasarkan evaluasi terhadap PPG, guru dan calon guru masih berorientasi pada cara mengajar dan bukan bagaimana memfasilitasi siswa belajar. Selain itu, metode supervise klinis belum berjalan dengan baik, guru dan dosen pamong yang terlalu sibuk, dan kemampuan reflektif guru yang masih lemah.

Untuk itu, Iwan memberikan rekomendasi kepada PPG sebagai salah satu gerbang membangun guru profesional, antara lain, seleksi masuk yang berkualitas, penekanan pada kemampuan bidang, visi pembelajaran yang berpihak pada murid, sistem akuntabilitas terhadap kualitas lulusan, dan pengalaman mengajar di sekolah.

Belajar dari Singapura

Veronica Enda memaparkan materi “Bagaimana Singapura menghasilkan guru yang berkualitas.” Veronica menyampaikan, Singapura dahulu tidak memiliki sumber daya alam yang memadai. Namun, sekarang dapat membangun negara menjadi berkembang. Sepuluh tahun terakhir perkembangan Singapura demikian pesat. Menurutnya, semuanya bersumber pada guru.

“Mengapa Singapura dapat membangun dengan cepat? Semua bersumber pada guru. Untuk itu, guru yang bagus, pemimpin sekolah yang efektif, menjadi modal utama. Seleksi penerimaan  guru yang ketat untuk memenuhi kualitas. Guru harus memiliki komitmen kuat. Singapura setiap tahun mengevaluasi  kinerja, kontribusi, peningkatan karier dan kompensasi atau kesejahteraan setiap guru,” ujarnya.

Ia menuturkan, sebanyak 80% guru di Singapura menyatakan puas dengan profesinya karena dapat turut serta dalam pembangunan manusia. Singapura menghasilkan guru yang berkualitas dimulai dari rekrutmen, komitmen, pelatihan intensif, kesejahteran, dan peningkatan karier,” katanya.

Tahu Arah Siswa

Dalam materi “Kompetensi Siswa Sebagai Pijakan Awal Kompetensi Guru”, Itje Chodidjah menyampaikan keberhasilan siswa bergantung pada kompetensi guru sehingga guru harus tahu persis arah siswa. “Bagaimana caranya agar guru mampu mengembangkan kecakapan? Oleh sebab itu, LPTK sebagai lembaga resmi yang mendidik calon guru memiliki kewajiban untuk membangun kecakapan tersebut, memodelkannya dalam tata laksana sehari-hari,” ujar Itje.

Guru tidak cukup menjadi fasilitator. Mereka lebih jauh harus menjadi aktivator. Diperlukan kompetensi seorang guru untuk mengaktifkan siswa agar mampu belajar untuk dirinya sendiri. Kompetensi guru meliputi  profesional, sosial, pedagogi, dan kepribadian. Merdeka Belajar lebih ditujukan membangun kompetensi, bukan sekadar menyenangkan guru atau orangtua,” katanya.

Menurut Prof Soesanto, dalam implementasi Merdeka Belajar di LPTK, literasi digital, mau tak mau, harus menjadi obsesi bagi civitas academica selain literasi kemanusiaan, literasi lingkungan hidup, dan literasi spiritual. “LPTK menjadi bagian penting membangun generasi unggul bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro

PT Sido Muncul Berikan Paket Sembako Kepada Rumah Amal Lazis UNNES

Rabu, 29 April 2020 | 11:56 WIB


PT Sido Muncul Berikan Paket Sembako Kepada Rumah Amal Lazis UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) Melalui Rumah Amal Lazis UNNES menerima bantuan Paket Sembako dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk untuk diberikan kepada keluarga besar UNNES terutama yang terdampak pandemi Virus Corona, Rabu (29/4) di Rektorat Sekaran Gunungpati Kota Semarang.

Paket secara simbolis diserahkan dari PT Sido Muncul dan diterima oleh Ketua pengurus Rumah Amal Lazis UNNES Dr Drs Edy Purwanto MSi.

Dalam sambutannya Dr Edy Purwanto mewakili Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan terima kasih atas bantuannya, kemudian bantuan tersebut akan segera dibagikan kepada perwakilan mahasiswa, tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikan.

UNNES sebagai Kampus Konservasi siap bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk PT Sido Muncul dalam pengembangan research dan inovasi terutama berkaitan dengan pencegahan Pandemi Covid 19. Sekaligus sebagai institusi pencetak agen agen konservasi siap untuk diserap dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional PT Sido Muncul.

Melalui program Tracer Study sehingga kampus dapat beradaptasi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

PT Sido Muncul Tbk sebelumnya juga telah menyumbangkan beberapa paket produk berupa tolak angin cair, vitamin c 1000 dan jahe wangi kepada Akademi Kepolisan di Semarang. h7


Penulis: Sihono

Rektor UNNES Melakukan Monitoring dan Bagikan Sembako Untuk Mahasiswa yang Masih Tinggal di Asrama

Senin, 27 April 2020 | 16:43 WIB


Rektor UNNES Melakukan Monitoring dan Bagikan Sembako Untuk Mahasiswa yang Masih Tinggal di Asrama

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman  didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja sama melakukan monitoring dan pembagian sembako bagi  mahasiswa yang masih tinggal di asrama UNNES, Senin, 27 April 2020.

Rektor Unnes mengatakan, monitoring terhadap mahasiswa dilakukan guna mengetahui kesehatan dan berbagai kendala yang dihadapai termasuk dalam proses pembelajaran daring.

“Saya mendengarkan curhatan mereka. Mahasiswa yang tidak pulang kebanyakan berasal dari Aceh, Papua, Sulawesi, Kepulauan Riau, dan Provinsi lain. Terdapat juga mahasiswa Asing dari Thailand yang tetap tinggal di asrama. Ada beberapa yang berasal dari Jawa, tidak pulang dikarenakan daerahnya sudah masuk zona merah atau oleh orang tuanya disarankan untuk tetap tinggal di asrama UNNES. Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu mahasiswa yang masih tinggal di asrama” Ujar Rektor.

Kunjungan pertama di asrama putra yang berada di Fakultas Ilmu Keolahragaan dilanjutkan ke asrama putri dan asrama PGSD Ngalian. Rektor UNNES mendengarkan langsung curhatan dari mahasiswa yang masih berada di asrama. Para mahasiswa menyampaikan kondisi kesehatan masing-masing dan alasan tidak pulang ke rumah asal masing-masing.

“Semua mahasiswa yang tinggal di asrama  dalam kondisi sehat. Mereka menyampaikan, akan tetap tinggal di asrama dan tidak mudik lebaran. Kalau rindu dengan keluarga mereka berkomunikasi melalui WA, Telepon atau Videocall. Saya akan memantau dan memonitoring terus mahasiswa yang ada di asrama. Kalau mereka ada kendala saya persilahkan untuk menyampaikannya melalui pengelola asrama,” Kata Prof Fathur Rohkman.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Bantu Tenaga Medis, UNNES Produksi Alat Pelindung Wajah

Senin, 27 April 2020 | 11:49 WIB


Bantu Tenaga Medis, UNNES Produksi Alat Pelindung Wajah

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Fakultas Teknik (FT) memproduksi alat Pelindung Muka (Face Shield) sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kesehatan sebagai garda terdepan melawan virus Corona (COVID-19).

Dekan FT Dr Nur Qudus MT IPM mengatakan, alat pelindung muka ini merupakan salah satu alat kesehatan yang banyak diperlukan di waktu pandemi corona, terutama untuk tenaga medis saat menangani pasien. Senin (27/04) Sekaran, Gunungpati.

“Face shield ini sangat penting untuk melindungi area wajah terutama mata, hidung, dan mulut dari percikan ludah maupun batuk dari pasien yang dirawat”, ungkapnya.

Beliau juga mengatakan, alat pelindung wajah ini sangat sulit didapatkan dan ketersediaannya semakin terbatas. Untuk itulah, UNNES melalui Fakultas Teknik yang melibatkan mahasiswa memproduksi alat pelindung muka sebanyak 500 buah untuk disumbangkan ke tenaga kesehatan.

“Face Shield telah dibagikan secara gratis ke tenaga medis yang menangani kasus COVID-19 lingkungan UNNES seperti Puslakes, Puskesmas Sekaran, Klinik Pratama rawat inap Graha Syfa Patemon, dan Puskesmas Patemon” kata Nur Qudus.

Face Shield yang diproduksi FT UNNES berbahan dari plastik mika, bando dan dobeltip.

Produk Face Shield UNNES ini tahan air, dapat dipakai secara berulang, dibersihkan dan disemprot dengan disinfektan.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman mengatakan, UNNES bergerak maju, mengulurkan tangan, memberikan dan melakukan apapun yang kita bisa untuk mengatasi wabah dan tujuan kemanusiaan.

“Alat pelindung muka sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada para tenaga kesehatan dalam menghadapi wabah virus Corona (Covid-19),” Kata Prof Fathur Rokhman.

Sebelumnya FT telah membuat hand sanitizer dan masker yang dibagikan ke warga lingkungan dan masyarakat sekitar UNNES.


Penulis: Sihono

Belum Lolos SNMPTN, Masih ada Jalur SBMPTN dan Mandiri Untuk Masuk UNNES

Senin, 27 April 2020 | 10:37 WIB


Belum Lolos SNMPTN, Masih ada Jalur SBMPTN dan Mandiri Untuk Masuk UNNES

Bagi siswa yang belum lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 jangan sedih, masih ada dua kesempatan lagi untuk masuk Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kedua kesempatan itu yakni melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Jalur Mandiri.

Jalur SBMPTN yang disediakan oleh PTN termasuk UNNES, siswa terlebih dahulu harus mengkuti tes Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Berikut serangkaian jadwal UTBK dan SBMPTN 2020 menurut Surat Edaran Tim Pelaksana LTMPT Nomor: 11/SE.LTMPT/2020 Tentang Perubahan Jadwal Pelaksanaan UTBK 2020 yakni:

1. Pendaftaran UTBK dan SBMPTN dibuka mulai 2 – 20 Juni 2020
2. Pelaksanaan UTBK 5 – 12 Juli 2020
3. Pengumuman SBMPTN pada 25 Juli 2020

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyarankan, memperhatikan situasi nasional berkenaan dengan mewabahnya Covid-19, maka ikuti dan pantau terus perkembangannya di Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) melalui laman https://ltmpt.ac.id/ dan di Instagram LTMPT yakni https://instagram.com/ltmptofficial.

Sedangkan untuk jalur Mandiri, pendaftarannya dibuka setelah SBMPTN, yakni sekitar bulan Juli. Untuk itu pantau terus perkembangannya melalui Web UNNES di laman unnes.ac.id dan di penerimaan.unnes.ac.id, kata Prof Fathur.


Penulis: Sihono

Webinar UI GreenMetric, Rektor UNNES Paparkan Kampus Konservasi Berkelanjutan Masa Pandemi Covid-19

Jumat, 24 April 2020 | 23:23 WIB


Webinar UI GreenMetric, Rektor UNNES Paparkan Kampus Konservasi Berkelanjutan Masa Pandemi Covid-19

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman menyampaikan materi “Kampus Konservasi Berkelanjutan Masa Pandemi Covid-19” pada seminar secara daring melalui Zoom Cloud Meeting yang diselenggarakan UI GreenMetric, Jumat, 24 April 2020.

Prof Riri Fitri Sari MS MM selaku ketua panitia UI GreenMetric Universitas Indonesia menyampaikan kegiatan ini untuk saling berbagi pengalaman penanganan Green Campus di kampus masing-masing dan saling memberi semangat sesame kampus peserta UI GreenMetric Indonesia selama masa pandemic Covid-19.

Lebih lanjut Prof Riri Fitri Sari menyampaikan webinar diikuti oleh 220 peserta dari 95 Universitas yang sudah mendaftar. Moderator pada sesi ini Prof Dr Ir Tommy Ilyas MEng dengan pembicara Utama Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof Ir Nizam MSc DIC PhD. Narasumber lainnya yaitu Prof Dr Arif Satria Rektor IPB, Prof Dr Fathur Rokhman Rektor UNNES, Prof Dr Jamal Wiwoho Rektor UNS, Prof Dr Moh Mukri Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof Dr Panut Mulyono Rektor UGM, Prof Dr Bustami Syam WR USU, Prof Dr Ambariyanto Koordinator Nasional UIGWURN, dan Prof Dr Gandjar Kiswanto Direktur Operasi dan Pemeliharaan Fasilitas Universitas Indonesia.

Prof Fathur Rokhman dalam paparanya menyampaikan UNNES memeroleh prestasi UI GreenMetric terus meningkat, tahun 2019 peringkat 71 International. Perolehan prestasi tersebut tidak bisa dilepaskan dari program tiga pilar konservasi UNNES. Pilar Pertama Nilai dan Karekter yang meliputi pendidikan konservasi, kader konservasi, pendidikan bela Negara, pendidikan kepemimpinan bertumbuh, anugrah konservasi, dan lomba esai konservasi nasional. Pilar kedua Seni dan Budaya meliputi senam konservasi, gending konservasi , wayang konservasi, pameran konservasi, kompetisi video konservasi, penelitian dan pengabdian konservasi, E-book konservasi dan peringatan hari konservasi lingkungan. Pilar Ketiga mencakup Sumber Daya Alam dan lingkungan yang meliputi Program UNNES H-BAT (HIjau, Bersih, sehat), Penanaman pohon tersistem Siomon, pengelolaan sampah dengan teknologi terkini, Budidaya hidroponik dan kebun bibit, paperless, solar sel, hemat energi, hemat air dan hemat plastik.

“Dalam masa pandemi Covid -19, UNNES bergerak melawan Covid-19 dengan membentuk Satgas penanggulangan covid-19, memproduksi hand sanitaser dan masker, melakukan penyemprotan disinfektan kampus dan lingkungan sekitar, memberikan batuan paket sembako dan multivitamin, pembatasan akses masuk kampus, seruan moral Majelis Profesor sebagai kebersamaan dan kepedulian pencegahan Covid-19b dari rumah ilmu UNNES untuk rumah kita Indonesia, surveilans kewaspadaan dini dan layanan kesehatan,” kata Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman menyampaikan masa pandemi Covid-19 layanan akademik di UNNES dilakukan secara daring. Perkuliahan melalui elena.unnes.ac.id google met, google class room, webex, zoom, dan didukung dengan WA grup. Aktivitas laboratorium ditunda, bimbingan akademik skripsi, tesis, disertasi dilakukan secara daring dan tersistem melalui sitedi.unnes.ac.id. Tes TOEFL juga dilakukan secara daring, dan mengadakan KKN peduli pencegahan Covid-19.

“UNNES menerjunkan mahasiswa KKN tanggap Bencana atau KKN Edukasi Covid -19 dengan melakukan aktivitas layanan melalui media sosial, youtube tentang pencegahan Covid-19.Dies Natalis ke-55, Lustrum XI UNNES dan doa bersama juga dilakukan secara daring. Seminar pada peringatan Hari Kartini juga dilakukan secara daring yang diikuti oleh semuanya perempuan. Pada Peringatan Hari Bumi, sebagai bentuk kepedulian terhadap Bumi dosen, tendik, mahasiswa berkegiatan di Rumah dengan berpartisipasi unggah twibbon Hari Bumi yang diikuti oleh 1.500 partisipan. Komitmen itu ada untuk menjaga kesehatan dan pencegahan covid-19. Dengan memastikan perkuliahan secara daring dan melakukan monitoring dengan mengupayakan subsidi pulsa bagi mahasiswa, dan perlu ada afirmasi seperti penyusunan skripsi terkait pengambilan data,” pungkas Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Rektor UNNES Lantik Direktur Pascasarjana

Kamis, 23 April 2020 | 8:20 WIB


Rektor UNNES Lantik Direktur Pascasarjana

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman MHum melantik dan mengambil sumpah jabatan Direktur Pascasarjana, wakil dekan bidang kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dan Kepala Sub Bagian di lingkungan UNNES, Rabu 22 April 2020.

Kegiatan pelantikan dilakukan dua sesi sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan virus Covid-19 dan sesuai dengan protokol WHO.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman dalam sambutannya mengatakan, Sumber Daya Manusia (SDM) UNNES sudah terkontrol oleh berbagai kalangan direktorat, dan BPK sehingga UNNES menjamin integritas semua pegawai sehat. Pergantian pimpinan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menata tata kelola lembaga yang sehat.

“Slamat untuk yang dilantik dan juga yang dipindahkan, hal  ini merupakan upaya penyegaran organisasi,” kata Prof Fathur.

Rektor UNNES  mengangkat Prof Dr Agus Nuryatin M Hum sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Semarang antarwaktu Periode 2019-2023.  Prof Dr Eva Banowati diangkat sebagai Wakil Dekan bidang kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang Antarwaktu periode 2019-2023.

Dalam kegiatan tersebut Rektor UNNES juga memberikan Surat Tugas kepada Dr Hendi Pratama sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Wakil Rektor Bidang Perencanan dan Kerja Sama.

Berikut daftar  rotasi dan pengangkatan Kepala Sub-Bagian Di Universitas Negeri Semarang.
1. Indra Rudi Setiawan SH MH  dipindahkan/diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan – Fakultas Hukum.
2. Darmoyo SPd MKom dipindahkan/diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Kerjasama Dalam Negeri Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama.
3. Julius Pungky Wasono Widagdo S Kom dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Akuntansi-Fakultas Ilmu Pendidikan.
4. Januharto Partono SPd dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan-Fakultas Bahasa dan Seni.
5. Purwanto SE MM dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
6. Wiwik Widayati S Pd dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran BPK.
7. Evita Septiana Tyas Utami SE dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Program dan Akuntansi-Lembaga Penelitian dan Pengadian Kepada Masyarakat.
8. Nining Wahyuningsih SE MSi dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Akuntansi-Fakultas Ilmu Sosial.
9. Nurchayati SE dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Perencanaan Program dan Anggaran-Biro Perencanaan dan Keuangan.
10. RM Praptono Putra Dwi Kurniawan SS dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Registrasi dan Stastitika-Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama.
11. Dra Nurlaeli Sri Purnomowati MPd dipindahkan / diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Biro Umum, Hukum, dan Kepegawaian


Penulis: Muhamad Burhanudin

DWP UNNES Selenggarakan Seminar Daring Peran Perempuan Tanggulangi Pandemi Covid-19

Kamis, 23 April 2020 | 7:52 WIB


DWP UNNES Selenggarakan Seminar Daring Peran Perempuan Tanggulangi Pandemi Covid-19

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperingati hari Kartini 2020 dengan mengadakan seminar secara Daring pada Selasa, 21 April 2020, bertemakan “Peran Perempuan dalam Penanggulangan Pandemi Global Covid-19.”

Ketua DWP UNNES  Dr Barokah Isdaryati menyampaikan, narasumber pada seminar Daring peringatan Hari Kartini yaitu Ibu Hj Siti Atikoh Supriyanti Pranowo yang merupakan istri Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo, Dr Yuni Wijayanti serta di moderatori oleh Dr Rodiyah MSi selaku Dekan Fakultas Hukum UNNES.

Ketua DWP UNNES  Dr Barokah Isdaryati, menghimbau untuk waspada dan tidak memandang sepele wabah global Covid-19.

“Untuk itu tetap Stay at Home walaupun Berkarir, bekerja bahkan sampai beribadah dilakukan di rumah. Budayakan rajin cuci tangan sebelum masuk rumah, memakai masker kemanapun ketika bepergian, jaga jarak (Social Distancing) minimal 1-1.5 meter, kemauan dan kemampuan kolektif dalam bekerjasama untuk mencegah penularan wabah covid-19. Dengan adanya seminar Daring ini diharapkan dapat memberikan ilmu lebih dalam menangani masalah pandemi Covid-19,” kata Dr Barokah Isdaryati.

Hj. Siti Atikoh Supriyanti Pranowo mengatakan bahwa peran perempuan sangatlah penting disamping bertugas menjaga dan mengurus rumah tangga tapi juga berperan dalam mengedukasi anggota keluarga.

“Pertama, perempuan sebagai seorang individu yang membuat ritme dalam kehidupan rumah tangga berperan penuh atas pencegahan wabah Covid-19 dalam keluarga yaitu dengan meningkatkan imunitas anggota keluarga. Ada cara unik dalam pencegahan wabah ini yang diberi nama “COVID” yaitu Cuci tangan dengan sabun yang benar, Olah raga ringan dengan teratur, Vitamin dan makanan bergizi diperbanyak, Imunitas yang harus ditingkatkan dan dijaga, dan Doa. Karena kegiatan dirumah kadang membosankan isilah dengan kegiatan yang positif yang menyenangkan seperti menjahit, membuat prakarya dan sebagainya,” ajak Istri Gubernur Jawa Tengah.

Narasumber kedua Dr Yuni Wijiyanti selaku Direktur Puslakes dan Ketua Satgas Covid-19 UNNES menyampaikan beberapa tips untuk ibu-ibu rumah tangga dan semua perempuan yang mengikuti seminar Daring ini diberikan tips Belanja karena tips-tips lain untuk mengurus anak-anak, suami bahkan sanitasi dan sebagainya.

“Tips-tipsnya antara lain 1. Pakailah masker saat berbelanja, sebisa mungkin si penjual juga memakai masker, 2. Ketika belanja siapkan uang pas agar tidak menerima kembalian karna penularan dapat melalui benda benda, 3. Tidak perlu menyantuh barang yang tidak akan dibeli, 4. Sebisa mungkin memiliki akses komunikasi dengan penjual agar tidak terlalu sering keluar rumah hanya untuk berbelanja, terakhir 5. Cuci tangan setelah berbelanja,” ajak Dr Yuni

Seminar Daring yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Kartini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada perempuan perempuan Indonesia dalam pencegahan wabah Covid-19.


Penulis: Muhamad Burhanudin

Seruan Moral Majelis Profesor UNNES Menaggulangi Wabah Covid-19

Senin, 20 April 2020 | 14:44 WIB


Seruan Moral Majelis Profesor UNNES Menaggulangi Wabah Covid-19

Majelis Profesor Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyampaikan seruan moral sebagai bentuk sikap kebersamaan dan kepedulian dalam percepatan penangan Covid-19: dari rumah ilmu, UNNES untuk rumah kita, Indonesia. Seruan dilakukan secara daring melalui jaringan Zoom, Senin (20/4).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, dukungan atas seruan moral yang disampaikan Majelis Profesor yang didalamnya ada 68 Profesor UNNES.

“Seruan Moral Majelis Profesor UNNES tentang ajakan sikap Kebersamaan dan kepedulian sosial dalam percepatan penanganan Covid-19 merupakan ajakan gerakan kemanusiaan yang harus didukung. Dalam menghadapi Covid-19 UNNES Telah melakukan berbagai langkah penanganan strategis diantaranya pembentukan satgas covid UNNES, Pembuatan hand sanitaser dan masker, pembagian sembako bagi mahasiswa yang masih tinggal di kos, perkuliahan secara daring dan fasilitasi akses perkuliahan daring. Semoga wabah ini segera berakhir sehingga proses perkuliahan dan tri dhrama berjalan secara normal kembali,” kata Prof Fathur Rokhman.

Prof Mungin Edy Wibowo MPd Kons selaku Ketua Majelis Profesor UNNES mengatakan seruan moral ini disampaikan sebagai bentuk kepudulian dan dukungan langkah pemerintah dalam menangani Covid-19.

“Adanya peningkatan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di dunia dan di Indonesia yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian material serta telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat dan warga dunia dalam menjalani kehidupannya. Untuk itu Majelis Ptrofesor Unnes menyampaikan seruan moral sikap kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dan bangsa Indonesia. Majelis Profesor UNNES Sebagai elemen masyarakat dan bangsa Indonesia turut bersama Pemerintah Republik Indonesia, bangsa Indonesia dan warga dunia dalam Percepatan Penanganan COVID-19,” Kata Prof Mungin.

Lebih lanjut Prof Mungin menyampaikan terdapat 9 poin Seruan Moral yang dilakukan bersama 68 Profesor UNNES sebagai berikut.

1. Mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk bersatu meneguhkan sikap, niat dan tindakan yang cerdas dalam upaya mempercepat penanganan COVID-19 di Indonesia dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat, warga negara dan bangsa Indonesia secara berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak azasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajemukan bangsa.

2. Mengajak seluruh komponen bangsa untuk meningkatkan ketahanan nasional dengan mengutamakan kerukunan bersama, saling dukung dengan meningkatkan budaya gotong royong, membangun solidaritas untuk bersama-sama bersinergis dalam upaya mempercepat penanganan COVID-19, sebagai tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa Indonesia.

3. Mendukung Pemerintah dalam memperkuat koordinasi, pengendalian, dan pengawasan pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan COVID-19 melalui sinergis antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, serta mengomunikasikan perkembangan penanganan COVID-19 kepada masyarakat.

4. Ikut berpartisipasi dalam mengawal implementasi program percepatan penanganan COVID-19 dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi, agar langkah-langkah kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah berjalan cepat, tepat, fokus, dan terpadu dalam program percepatan penanganan COVID-19.

5. Mengajak semua komponen bangsa untuk mematuhi anjuran pemerintah untuk mencegah menularnya COVID-19 dengan tetap menjaga jarak orang lain dan menghindari kontak fisik langsung dengan orang lain demi kesehatan, keselamatan dan kebaikan bersama seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia.

6. Memberikan dukungan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga medis yang telah berjuang dengan mempertaruhkan kesehatan dan keselamatannya dalam penanganan COVID-19 tanpa pamrih yang didasarkan pada keihklasan dan profesionalitas untuk melindungi kesehatan dan keselamatan segenap masyarakat dan bangsa Indonesia.

7. Memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, sukarelawan, dan kekuatan sosial yang telah menunjukkan sikap kebersamaan dan kepedulian sosial dalam berpartisipasi terhadap program percepatan penanganan COVID-19.

8. Mengajak semua komponen bangsa meningkatkan sikap kebersamaan, kepedulian sosial, gotong royong dan berpartisipasi dalam mencegah, mendeteksi, dan merespon terhadap COVID-19 yang melanda segenap masyarakat, bangsa Indonesia dan warga dunia.

9. Mengajak seluruh anggota Majelis Profesor, Senat Universitas, dan segenap Pimpinan tingkat universitas sampai tingkat program studi untuk terus meningkatkan sikap kebersamaan dan kepedulian sosial dalam memberikan memberikan bantuan material dan moral dalam percepatan penanganan COVID-19 yang sedang melanda masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Seruan moral ini kami sampaikan sebagai sikap kebersamaan dan kepedulian sosial Majelis Profesor UNNES, terhadap program pemerintah dalam percepatan penanganan COVID-19. Semoga segera berakhir sehingga kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia serta warga dunia normal kembali,” tutur Prof Mungin.


Penulis: Sihono

Batas Akhir Pengisian Data Pokok Bagi Calon Mahasiswa UNNES Jalur SNMPTN 2020

Senin, 20 April 2020 | 12:20 WIB


Batas Akhir Pengisian Data Pokok Bagi  Calon Mahasiswa UNNES  Jalur SNMPTN 2020

Hari ini, Senin 20 April 2020 sampai dengan pukul 23.59 WIB adalah batas akhir pengisian data pokok bagi calon Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui jalur SNMPTN 2020 sebagai dasar penetapan Uang Kuliah Tunggal dan Seleksi Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) melalui metode daring (online). Pengumuman besaran UKT akan diumumkan tanggal 28 April 2020.

Apabila sampai dengan waktu yang ditentukan calon mahasiswa tidak mengisi data pokok maka secara otomatis Hak sebagai mahasiswa Gugur.

Perlu diketahui juga bahwa setelah tahapan pengisian data pokok selesai maka dilanjut dengan tahap tes kesehatan yang waktu pelaksanaanya akan diatur lebih lanjut mengingat perkembangan pandemi Covid 19.
Pembayaran UKT dimulai 29 April 2020 sd 12 Mei 2020 dapat dibayarkan di Bank BTN, Bank BNI 46, Bank BRI di seluruh Indonesia.

Dan melakukan verifikasi data secara Daring pada tanggal 13 Mei 2020 sd 15 Mei 2020 melalui https://datapokok.unnes.ac.id/

Syarat lengkap dapat dilihat disini


Penulis: Sihono

Merebaknya Wabah Virus Corona, UNNES Laksanakan KKN Daring

Kamis, 16 April 2020 | 13:23 WIB


Merebaknya Wabah Virus Corona, UNNES Laksanakan KKN Daring

Ditengah merebaknya wabah Virus Corona atau Covid-19 yang makin meluas di seluruh negara, termasuk Indonesia, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengambil sikap melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Edukasi Covid-19 dengan sistem Daring (Dalam Jaringan).

Menurut Edi Kurniawan selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pelaksanaan KKN secara Daring ini sangat efektif dilakukan pada waktu sekarang ini untuk mencegah penularan Covid-19.

Edi mencontohkan, Selasa (14/4/2020) Tim KKN Tanggap Bencana UNNES telah melaksanakan seminar Daring anti Covid-19 dengan nara sumber dr Teofilus Kristianto dari RS Hermina Grand Wisata Kabupaten Bekasi.

Edi menjelaskan, Tim KKN Daring tiap kelompok terdiri atas 3 sampai 5 orang minimal dari 2 fakultas berbeda dengan prioritas difokuskan pada edukasi pencegahan, penanganan, dan mitigasi Covid-19.

Kemudian, dilakukan dengan sistem Daring yakni mahasiswa dapat bekerja dari rumah/kost dan nara sumber menyampaikan dialog dari tempat tinggalnya.

Seperti yang telah disampaikan dr Teofilus Kristianto diskusi bertajuk “Covid-19 Talks: Melawan Virus dan Antisipasi Bahayanya” guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya Virus Corona.

Diskusi secara Daring ini diikuti 238 orang berasal dari berbagai daerah diantaranya Semarang, Pati, Bekasi, Bandung, Makasar, dan Palembang dengan menggunakan aplikasi Whatsapp (Group). Siapa pun bisa langsung bertanya pada dokter tentang Covid-19.

“Ini ikhtiar dari kami untuk senantiasa mewaspadai Covid-19 tanpa kecemasan berlebih. Selain itu, diskusi bersama pakar juga bentuk nyata sumbangan civitas academica di tengah wabah,” kata Edi.


Penulis: Sihono

UNNES Terima 2.510 Maba Jalur SNMPTN

Kamis, 16 April 2020 | 10:38 WIB


UNNES Terima 2.510 Maba Jalur SNMPTN

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 sudah diumumkan pada Rabu 8 April 2020. Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima sebanyak 2.510 siswa dari total 24.581 siswa yang mendaftar di UNNES.

Siswa yang dinyatakan diterima sebagai calon mahasiswa UNNES wajib melaksanakan serangkaian registrali (daftar ulang) secara daring (dalam jaringan) yakni Pengisian Data Pokok melalui laman http://datapokok.unnes.ac.id mulai 10 sampai 20 April 2020 pukul 23.59 WIB.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, UNNES menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur yakni jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan jalur Mandiri.

Bagi siswa yang belum lolos menjadi mahasiswa UNNES, kata Prof Fathur jangan putus asa masih ada dua jalur lagi yaitu melalui SBMPTN dan jalur Mandiri.

Untuk itu persiapkan diri dengan belajar yang baik agar bisa diterima, karena jalur SBMPTN dan jalur Mandiri dilaksanakan secara tes tulis.


Penulis: Sihono

Peduli Sesama, Menwa UNNES Bantu Sembako Kepada Mahasiswa

Senin, 13 April 2020 | 11:35 WIB


Peduli Sesama, Menwa UNNES Bantu Sembako Kepada Mahasiswa

Merespon maraknya wabah Covid-19 atau Virus Corona yang terjadi saat ini, Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARM) komisariat Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama Anggota aktif Resimen Mahasiswa (MENWA) melaksanakan Bakti Sosial.

Bakti sosial sebanyak 100 paket berupa sembako, vitamin, masker, dan hand sanitizer diberikan kepada mahasiswa UNNES yang masih berada di kos dan masyarakat sekitar. Bertujuan untuk membantu meringankan beban mahasiswa yang masih berada di lingkungan kampus, Minggu(12/4) di depan Gerbang Utama UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir Dr yuswo Supatmo M Kes Ketua Dewan Pimpinan Komisariat Menwa UNNES, perwakilan alumni Menwa, anggota aktif Menwa, Bhabinkamtibmas, dan aparan kelurahan Sekaran.

Staf Ahli Rektor Bidang Kemahasiswaan Rudi Salam SPd MPd yang juga Alumni Menwa menyampaikan, penghargaan setinggi-tingginya kepada para donatur dan seluruh Alumni yang terlibat semoga amal baik ini bisa membantu sedikit meringankan kepada mahasiswa yang masih tinggal di kost serta senantiasa berdoa semoga amal ibadah para alumni dilipatgandakan Allah SWT Tuhan YME dan senantiasa dimudahkan dalam setiap urusan.


Penulis: Sihono

UNNES Peringkat Ke-5 Peminat Terbanyak SNMPTN 2020

Rabu, 8 April 20