Micro Teaching PPG

Form input video dan refleksi praktik micro teaching sebagai berikut:

Micro Teaching PPG dimaksudkan untuk melatih mahasiswa dalam mempraktikkan keterampilan mengajar sebelum terjun langsung ke sekolah. Di UNNES, kegiatan micro teaching dilaksanakan sekurang-kurangnya tiga kali. Panduan pelaksanaan micro teaching dapat diakses melalui laman Panduan Akademik.


Uraian Latar Belakang

Micro teaching merupakan salah satu kegiatan penting dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar mengajar sebelum melaksanakan praktik pengalaman lapangan (PPL) di sekolah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berlatih merancang, melaksanakan, dan merefleksikan proses pembelajaran dalam skala terbatas. Di Universitas Negeri Semarang, kegiatan micro teaching dilaksanakan secara terintegrasi dengan mata kuliah PPG, sehingga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang sistematis dalam membangun kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian calon guru. Setiap mahasiswa PPG diwajibkan mengikuti micro teaching sekurang-kurangnya tiga kali, sehingga mereka memperoleh kesempatan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktik mengajarnya melalui umpan balik dari dosen dan teman sejawat.

Kegiatan micro teaching ini juga menjadi tahap persiapan penting sebelum mahasiswa melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah mitra. Melalui latihan mengajar yang terstruktur, mahasiswa dapat menguji rancangan pembelajaran, penggunaan media dan teknologi pembelajaran, serta strategi pengelolaan kelas dalam situasi yang relatif terkendali. Dengan demikian, ketika mahasiswa terjun langsung ke sekolah, mereka telah memiliki kesiapan yang lebih baik dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan inovatif.

Selain sebagai kebutuhan akademik, pelaksanaan micro teaching juga merupakan bagian dari pemenuhan standar mutu dalam sistem penjaminan kualitas pendidikan tinggi, khususnya yang berkaitan dengan proses pembelajaran dan pembentukan kompetensi profesional guru. Dalam konteks akreditasi, praktik pembelajaran seperti micro teaching menjadi bukti bahwa program studi telah menyediakan mekanisme pembinaan keterampilan mengajar secara bertahap sebelum mahasiswa melakukan praktik di lapangan. Hal ini sejalan dengan standar penilaian dalam sistem akreditasi pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi serta kebijakan penjaminan mutu pendidikan guru yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dengan demikian, pelaksanaan micro teaching tidak hanya berfungsi sebagai sarana latihan pedagogik bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi indikator penting dalam menunjukkan kualitas penyelenggaraan program PPG.


Petunjuk Teknis Pelaksanaan Micro Teaching

Pembelajaran microteaching atau nama lain yang sejenis memenuhi aspek-aspek sebagai berikut.

  1. Memiliki laboratorium micro-teaching dan sarana prasarana pendukung yang lengkap, terawat dan berfungsi.
  2. Frekuensi praktik untuk setiap mahasiswa ≥ 3 kali selama semester praktikum di laboratorium.
  3. Pembelajaran melatihkan 8 keterampilan mengajar atau keterampilan sejenis untuk PS kependidikan nonmengajar.
  4. Mahasiswa melakukan refleksi diri atas keterampilan mengajar yang telah dipraktikkan pada perkuliahan micro-teaching atau nama lain yang sejenis.

Penjelasan

Memiliki laboratorium micro-teaching dan sarana prasarana pendukung yang lengkap, terawat dan berfungsi, dilaksanakan dengan:

  • Praktik micro teaching sebisa mungkin dilaksanakan di ruang Smart Classroom di Kampus Bendan, atau di Lab. Micro Teaching di LPPP

Frekuensi praktik untuk setiap mahasiswa ≥ 3 kali selama semester praktikum di laboratorium, dilaksanakan dengan:

  • Setiap mahasiswa akan praktik minimal 3 kali.
  • Setiap mahasiswa mengikuti 5 mata kuliah pada semester 1. Contoh: Mahasiswa PJKR 1 rombel 30 orang, artinya setiap mata kuliah akan dititipkan 5-6 mahasiswa untuk praktik micro teaching.
  • Perencanaan pembelajaran yang akan dipraktikkan dalam micro teaching, dirancang 2 JP.
  • Karena setiap mahasiswa praktik sebanyak minimal 3 kali maka mahasiswa wajib menyusun 3 dokumen rencana pembelajaran.
  • Materi rencana pembelajaran disesuaikan dengan materi di sekolah. Disesuaikan pula dengan mata kuliah yang ditugaskan.
  • Praktik Peer teaching dapat dilakukan di luar jam perkuliahan. Dilaksanakan pada ruang di Kampus PPG Bendan. Jika memungkinkan menggunakan lab micro teaching.
  • Dilakukan berkelompok sesuai pembagian di mata kuliah.
  • Pelaksanaan praktik peer teaching dilaksanakan lengkap dari pembukaan sampai dengan penutup dengan durasi waktu yang dipersingkat menjadi kurang lebih 1 JP.
  • Pelaksanaan praktik didokumentasikan dalam bentuk Video, dari mulai pengenalan, pembukaan, sampai, penutup.
  • Mahasiswa yang praktik menyimpan video dalam Google Drive masing-masing dengan akses terbuka untuk siapa saja.
  • Untuk Mahasiswa yang praktik di luar jam kuliah, video praktik akan ditayangkan di jam kuliah dengan durasi dipersingkat, diskusi refleksi pembelajaran, meliputi refleksi diri, refleksi dari Dosen, dan Kolega, didokumentasikan dalam bentuk video.
  • Mahasiswa menggabung video praktik mengajar dan video refleksi pembelajaran.
  • Mahasiswa mengirimkan rencana pembelajaran dan dokumentasi video pada link yang disediakan oleh Prodi PPG. Link tersedua di atas!

Pembelajaran melatihkan 8 keterampilan mengajar atau keterampilan sejenis untuk PS kependidikan nonmengajar. Yang menjadi fokus refleksi adalah 8 ketrampilan mengajar sebagai berikut:

  1. Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran: Kemampuan menyiapkan mental siswa (appersepsi) dan merangkum inti pembelajaran di akhir sesi agar pembelajaran tuntas.
  2. Keterampilan Menjelaskan: Kemampuan menyampaikan informasi/materi secara terstruktur, jelas, dan mudah dipahami oleh siswa.
  3. Keterampilan Bertanya: Teknik mengajukan pertanyaan (dasar/lanjut) untuk merangsang berpikir kritis, memotivasi, dan melibatkan siswa secara aktif.
  4. Keterampilan Memberi Penguatan: Respon positif (verbal/non-verbal) terhadap perilaku siswa untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri.
  5. Keterampilan Mengadakan Variasi: Kemampuan mengubah gaya mengajar, media, atau pola interaksi untuk menghindari kebosanan siswa.
  6. Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil: Kemampuan mengatur interaksi antar siswa dalam kelompok agar mencapai tujuan pembelajaran secara kolaboratif.
  7. Keterampilan Mengelola Kelas: Kemampuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, disiplin, dan menangani gangguan dengan bijak.
  8. Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan: Kemampuan memberikan perhatian khusus dan bimbingan individual sesuai kecepatan belajar siswa.

Mahasiswa melakukan refleksi diri atas keterampilan mengajar yang telah dipraktikkan pada perkuliahan micro-teaching atau nama lain yang sejenis, dilaksanakan dengan:

  • Mahasiswa wajib merekam praktik yang dilakukan.
  • Mahasiswa wajib merekam refleksi Diri, Teman Sejawat, dan Dosen setelah praktik. Link refleksi teman sejawat atau dosen dapat diakses pada tautan di atas.
  • Mahasiswa menyimpan di Drive masing-masing dalam folder yang dapat diakses siapa saja.
  • Mahasiswa mengumpulkan link drive.

Apa yang dilakukan Dosen setelah Mahasiswa melakukan praktik Micro Teaching?

Setelah mahasiswa melakukan praktik micro teaching, Dosen pengampu Mata Kuliah tempat mahasiswa praktik micro teching melaksanakan hal sebagai berikut:

  1. Memirsa bersama video pembelajaran pada saat jam kuliah, dalam waktu kurang lebih 10 menit.
  2. Mempersilakan mahasiswa yang bersangkutan untuk melakukan refleksi diri terhadap praktik micro teaching-nya.
  3. Mempersilakan teman sejawat untuk memberikan refleksi atas praktik micro teaching yang dilakukan, minimal 1 orang yang melakukan refleksi.
  4. Merefleksi praktik micro teaching yang dilakukan berpandu pada 8 ketrampilan mengajar.
  5. Mengisi form refleksi dosen tesebut di atas, bersama dengan mahasiswa yang ditugaskan untuk merefleksi praktik micro teaching.
  6. Form balikan dari input video mahasiswa dapat dilihat pada tautan berikut, dapat diakses menggunakan akun UNNES. [Input Video Micro Teaching PPG CG G1 2026]