Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar seminar terbatas bertema sejarah dan perkembangan pendidikan di India serta perbandingannya dengan pendidikan calon guru di Indonesia. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama internasional antara SPS UNNES, Jawaharlal Nehru University (JNU), Embassy of India, dan Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS).
Seminar dilaksanakan pada 15 Januari bertempat di Gedung G Lantai 1 Kampus PPG Bendan, dan berlangsung dengan meriah serta penuh nuansa kebudayaan. Suasana akademik berpadu harmonis dengan pertunjukan seni, di mana lantunan lagu-lagu India dan musik campursari saling bersahutan sebagai simbol keberagaman budaya dan semangat persahabatan antarbangsa.
Dalam forum akademik tersebut, Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) SPS UNNES berperan aktif dengan memaparkan data dan dinamika perkembangan pendidikan calon guru di Indonesia. Paparan tersebut mencakup kebijakan, model pendidikan profesi guru, serta tantangan dan peluang pengembangan kompetensi guru di era modern. Sementara itu, mitra dari India menyampaikan pengalaman dan sejarah panjang pengembangan pendidikan guru di negaranya, termasuk nilai-nilai filosofis dan kebudayaan yang melandasi sistem pendidikan guru di India.
Melalui seminar ini, peserta memperoleh perspektif komparatif mengenai bagaimana kedua negara membangun dan mengembangkan pendidikan guru sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan kebijakan masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan akademik, memperkuat jejaring kerja sama internasional, serta menjadi pijakan awal bagi kolaborasi lanjutan dalam bidang riset, publikasi, dan pengembangan pendidikan profesi guru.
Seminar terbatas ini menegaskan komitmen SPS UNNES untuk terus membuka ruang dialog global, memperkuat internasionalisasi pendidikan, dan mengembangkan pendidikan guru yang berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal dan keberagaman budaya.
Dokumen kerjasama:
Dokumentasi kegiatan sebagai berikut:




