Universitas Negeri Semarang kembali menerima kunjungan tim asesor dari BAN-PT dalam rangka kegiatan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Sarjana Statistika dan Sains Data (SSD) yang dilaksanakan pada 29 hingga 31 Maret 2026.
Kegiatan asesmen berlangsung secara luring di lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES, dengan menghadirkan dua asesor, yaitu Prof. Dr. Titin Siswantining, D.E.A. (Universitas Indonesia) dan Dr. Irhamah, S.Si., M.Si. (Institut Teknologi Surabaya). Kedatangan tim asesor disambut oleh pimpinan fakultas, pengelola program studi, serta jajaran dosen dan tenaga kependidikan.
Rangkaian kegiatan asesmen meliputi verifikasi dan klarifikasi dokumen akreditasi, diskusi bersama pimpinan dan tim pengelola prodi, serta peninjauan langsung terhadap sarana prasarana dan proses pembelajaran. Selain itu, juga dilaksanakan sesi wawancara dengan dosen, mahasiswa, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi riil di lapangan.
Program Studi Sarjana Statistika dan Sains Data UNNES sendiri merupakan prodi yang relatif baru, didirikan pada tahun 2023 berdasarkan SK Rektor UNNES. Dalam perjalanannya, prodi ini telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi dari BAN-PT dan memperoleh peringkat “Baik” yang masih berlaku hingga saat ini.
Sejak awal berdiri, prodi SSD menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Pada tahun akademik 2023/2024, jumlah pendaftar mencapai 198 orang dengan 44 mahasiswa diterima. Angka ini meningkat signifikan pada tahun berikutnya menjadi 938 pendaftar dengan kuota 50 mahasiswa. Tren kenaikan terus berlanjut pada tahun akademik 2025/2026 dengan total 1.053 pendaftar dan 77 mahasiswa diterima dari daya tampung 80.
Secara kumulatif dalam tiga tahun terakhir, jumlah pendaftar mencapai 2.189 orang dengan total 171 mahasiswa diterima. Data ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat serta daya tarik Program Studi Statistika dan Sains Data UNNES di tingkat nasional.
Melalui kegiatan asesmen lapangan ini, diharapkan Prodi SSD UNNES dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat tata kelola, serta meraih hasil akreditasi yang lebih baik di masa mendatang.




