Related to SDGs



Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui pengembangan program urban farming di Bangkong, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan yang berlangsung pada Juli 2026 ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif untuk menghasilkan pangan sehat dan berkelanjutan.
Program pengabdian kepada masyarakat tersebut dikembangkan sebagai langkah nyata dalam mewujudkan Kelurahan Mandiri Pangan sekaligus menjawab berbagai tantangan perkotaan, seperti keterbatasan lahan, meningkatnya kebutuhan pangan, dan perubahan pola hidup masyarakat. Pemanfaatan ruang pekarangan melalui pertanian perkotaan dinilai menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan ketersediaan pangan keluarga.
Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., menegaskan bahwa urban farming merupakan pendekatan yang relevan untuk mendukung kemandirian pangan masyarakat perkotaan. “Pemanfaatan lahan pekarangan melalui pertanian perkotaan menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan penyediaan pangan yang sehat, berkelanjutan, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Selain menghasilkan bahan pangan segar dan sehat, program ini juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan. Pengelolaan lahan pekarangan mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga, meningkatkan produktivitas lahan terbatas, menciptakan lingkungan yang lebih hijau, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Mandiri sebagai mitra masyarakat. Tim pengabdian terdiri atas kolaborasi multidisiplin dari FMIPA, FISIP, dan Fakultas Teknik UNNES yang bekerja sama dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada warga mengenai praktik pertanian perkotaan yang berkelanjutan.
Melalui program ini, UNNES berharap masyarakat dapat memanfaatkan potensi pekarangan rumah secara optimal sekaligus membangun sistem pangan lokal yang lebih tangguh. Urban farming diharapkan menjadi model pengembangan masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kualitas lingkungan perkotaan.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan, SDG 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan, serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.




