Related to SDGs



Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerja sama dengan PAMA Group melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, pada Kamis, 25 Mei 2026.
Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Kelompok Tani Mangrove Lestari yang berperan dalam penyediaan bibit sekaligus pendampingan teknis selama proses penanaman. Sinergi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat ini menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya rehabilitasi ekosistem pesisir serta mitigasi perubahan iklim.
Penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Media Gathering PAMA Group 2026 yang mengusung semangat keberlanjutan. Selain memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan, kegiatan ini juga berkontribusi langsung terhadap pemulihan lingkungan pesisir yang terdampak abrasi.
Kehadiran pimpinan PAMA Group dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Sementara itu, dari pihak UNNES, kegiatan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan pengelola konservasi yang aktif dalam program rehabilitasi ekosistem.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi yang turut berpartisipasi dalam praktik konservasi di lapangan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sejak dini.
Selain penanaman, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Mangrove memiliki peran vital dalam mencegah abrasi, meningkatkan kemampuan penyerapan karbon, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, FMIPA UNNES menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan program konservasi yang berbasis kemitraan. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan pesisir dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim, SDG 14 tentang ekosistem laut, serta SDG 15 tentang menjaga ekosistem daratan.




