Semarang — Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) bersama akademisi Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Malaysia, menyelenggarakan forum diskusi mengenai integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pendidikan tinggi dan pengembangan kurikulum berkelanjutan. Kegiatan berlangsung pada Senin (26/10/2026) di Ruang Rapat Dekanat FT UNNES, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.
Forum tersebut merupakan bagian dari rangkaian Inbound Visiting Lecturer yang menghadirkan tiga akademisi UMPSA, yaitu Assoc. Prof. Ts. Dr. Amir Abdul Razak, Assoc. Prof. Ts. Dr. Nasrul Hadi bin Johari, dan Ts. Dr. Luqman Hakim Bin Ahmad Shah.
Kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Advancing the SDGs through Higher Education: Global Perspectives on Curriculum Innovation and Sustainable Development”. Forum ini mengangkat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya melalui inovasi kurikulum serta pengintegrasian isu keberlanjutan ke dalam pendidikan tinggi.
Diskusi melibatkan koordinator program studi, dosen, Gugus Humas, dan Gugus SDGs FT UNNES. Kehadiran berbagai unsur akademik tersebut memberikan ruang untuk membahas pengembangan pendidikan tinggi dari perspektif kelembagaan, keilmuan, dan kebutuhan pembelajaran.
Pada sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan “Collaborative Dialogue on Sustainable Curriculum Development in Higher Education”. Dialog ini berfokus pada pertukaran pandangan mengenai pengembangan kurikulum yang mempertimbangkan prinsip keberlanjutan serta kebutuhan kompetensi lulusan di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pembahasan mengenai kurikulum berkelanjutan menjadi relevan bagi pendidikan teknik karena lulusan tidak hanya dituntut menguasai kompetensi profesional, tetapi juga perlu memahami dampak penerapan teknologi terhadap lingkungan, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui forum tersebut, FT UNNES memperoleh ruang untuk memperluas wawasan mengenai praktik dan pendekatan pengembangan kurikulum dari perspektif internasional. Hasil diskusi juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam evaluasi dan pengembangan pembelajaran di tingkat program studi.
Kegiatan ini memiliki keterkaitan langsung dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), terutama dalam mendorong pendidikan yang relevan dengan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi FT UNNES dan UMPSA mencerminkan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pertukaran pengetahuan dan kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi.




