Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Engineering Research Club Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (EneRC FT UNNES) resmi menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus pembukaan program di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Kandri ini menjadi langkah awal implementasi program dengan tema “Penguatan Desa Wisata Kandri melalui Integrasi Smart-Agro Edu-Tourism untuk Mewujudkan Wisata Edukasi Berkelanjutan di Kelurahan Kandri Semarang”.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan, mulai dari Lurah Kandri Ibu Mutmainah, S.E., Perangkat Kelurahan, Dekan Fakultas Teknik UNNES Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., Wakil Dekan 2 Bidang Perencanaan dan Sumber Daya Dr. Sri Handayani, M.Pd., Wakil Dekan 3 Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama Rusiyanto, S.Pd., M.T., PIC UNNES, Dosen Pendamping, Pengurus Organisasi Mahasiswa, hingga unsur masyarakat seperti RT/RW, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis Pandanaran), Kelompok Tani, Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), pelaku UMKM, PKK, ustaz, dan Karang Taruna.
Acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Dekan Fakultas Teknik UNNES, Lurah Kandri, dan Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa EneRC.

Dalam sambutannya, Dekan FT UNNES Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T. menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah strategis dalam menguatkan sektor wisata di Desa Wisata Kandri. Beliau menilai ide wisata edukasi yang diusung oleh Tim Pelaksana PPK Ormawa berpotensi menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai unsur masyarakat. Beliau berharap kehadiran wisata edukasi pertanian pintar ini turut mendorong penguatan unsur masyarakat lain, salah satunya pelaku UMKM setempat. Beliau juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program pengabdian seperti ini menjadi sarana untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus membangun kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan desa.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Kandri Ibu Mutmainah, S.E., turut menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Tim PPK Ormawa EneRC yang telah lolos pendanaan dari Belmawa. Beliau menyampaikan terima kasih karena Kelurahan Kandri dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program pengabdian ini.
Sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan sosialisasi sekaligus pembukaan program, acara ditandai dengan ucapan basmalah dan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Lurah Kandri Mutmainah, S.E., didampingi Dekan Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., Wakil Dekan 2 Dr. Sri Handayani, M.Pd., dan Wakil Dekan 3 Rusiyanto, S.Pd., M.T. Fakultas Teknik UNNES, beserta tamu undangan lainnya.
Penyampaian Materi Sosialisasi
Sebelum materi sosialisasi disampaikan, masyarakat yang hadir terlebih dahulu diarahkan untuk mengisi lembar angket guna mengukur pemahaman awal mereka terhadap program, sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan sosialisasi.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan dengan latar belakang, tujuan, dan manfaat program, termasuk konsep wisata edukasi yang diusung yakni Kebun Organik Pintar (KOP), serta rangkaian program yang akan dilaksanakan selama periode pengabdian dan bentuk keterlibatan masyarakat di dalamnya. Selain membangun pemahaman bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan masyarakat untuk memastikan program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan serta potensi lokal yang dimiliki Kelurahan Kandri.
Kegiatan berlangsung lancar dan partisipatif. Masyarakat yang hadir menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan program, terutama antusiasme tinggi terhadap konsep wisata yang akan dibangun, mengingat konsep ini mengintegrasikan teknologi tepat guna sebagai salah satu daya tarik wisata edukasi pertanian.

Di akhir sesi sosialisasi, masyarakat kembali diarahkan untuk mengisi angket guna melihat sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan.
Kegiatan sosialisasi dan pembukaan program ini turut sejalan dengan beberapa poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan pendapatan masyarakat Kandri lewat pengembangan wisata edukasi dan penguatan UMKM lokal, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kehadiran wisata edukasi pertanian sebagai sarana pembelajaran bagi pelajar dan generasi muda, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui terbukanya peluang ekonomi baru bagi Pokdarwis, Kelompok Tani, dan UMKM.
Program ini juga memberi kontribusi pada SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan Desa Wisata Kandri sebagai kawasan wisata berkelanjutan berbasis potensi lokal, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengolahan limbah ternak menjadi biogas dan pupuk or




