GROBOGAN — Kesadaran hidup sehat tidak selalu membutuhkan aktivitas yang rumit. Mahasiswa KKN GIAT 16 Fakultas Kedokteran UNNES mengajak perangkat desa, ibu-ibu PKK, dan kader Desa Pendem membangun kebiasaan hidup aktif melalui Senam Sehat Bersama di Balai Desa Pendem, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya promotif untuk mendorong aktivitas fisik sebagai kebiasaan sehari-hari.
Dipilihnya perangkat desa, PKK, dan kader bukan tanpa alasan. Kelompok ini memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat sehingga kebiasaan hidup aktif diharapkan dapat meluas ke lingkungan keluarga dan komunitas. Senam dikemas dengan gerakan pemanasan, inti, dan pendinginan yang sederhana sehingga mudah ditiru dan dilakukan secara mandiri.
Tidak berhenti pada aktivitas fisik, mahasiswa juga menghadirkan permainan interaktif yang mendorong kerja sama dan komunikasi antar peserta. Suasana yang santai dan menyenangkan membuat aktivitas olahraga tidak dipandang sebagai rutinitas yang berat, melainkan sebagai kegiatan bersama yang dapat memperkuat kebugaran sekaligus kebersamaan warga.
Inisiatif tersebut memperkuat pendekatan promotif dalam pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya melalui pembiasaan aktivitas fisik yang mudah diterapkan dan berkelanjutan. Program Senam Sehat Bersama turut mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan mendorong masyarakat Desa Pendem membangun pola hidup aktif sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan sejak dari lingkungan sendiri.
Bersama UNNES GIAT, Membangun Indonesia dari Desa.
#UNNESSDGs03 #UNNESGIAT




