Mahasiswa FK UNNES Pasang Delapan Safety Sign untuk Perjelas Arah Evakuasi di PLN Indonesia Power UBP Semarang

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Medicine > Berita > Mahasiswa FK UNNES Pasang Delapan Safety Sign untuk Perjelas Arah Evakuasi di PLN Indonesia Power UBP Semarang

SEMARANG – Akses informasi arah evakuasi di Gedung Central Control Room (CCR) Blok 3 PT PLN Indonesia Power UBP Semarang diperkuat melalui pemasangan delapan safety sign penunjuk arah menuju pintu evakuasi. Inisiatif mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) dalam Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada 3 Agustus–25 September 2026 tersebut melengkapi tanda EXIT yang sebelumnya telah tersedia di gedung. Penambahan penunjuk arah secara spesifik di area tangga darurat diharapkan membantu pengguna mengenali jalur menuju pintu evakuasi ketika menghadapi keadaan darurat.

Kebutuhan tersebut teridentifikasi melalui observasi dan diskusi mahasiswa bersama Safety Officer serta Safety Man PT PLN Indonesia Power UBP Semarang. Meskipun tanda EXIT telah mengarahkan pengguna menuju jalur keluar dan tangga darurat, informasi penegasan arah setelah pengguna memasuki area tangga belum tersedia. Kondisi ini menjadi perhatian karena pengguna gedung memiliki tingkat pemahaman dan frekuensi aktivitas yang berbeda-beda, sehingga informasi visual yang jelas dan mudah dikenali tetap diperlukan untuk mendukung kesiapsiagaan evakuasi.

Berdasarkan analisis dan penentuan prioritas masalah K3, mahasiswa memilih pembuatan serta pemasangan safety sign sebagai bentuk intervensi. Desain memuat simbol dan tanda panah menuju pintu evakuasi dengan mempertimbangkan kondisi aktual lokasi, posisi pemasangan, keterlihatan, keterbacaan, dan ketepatan arah. Proses perancangan hingga pemasangan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak perusahaan, termasuk peninjauan desain dan penentuan titik pemasangan. Dengan pendampingan Safety Man, delapan tanda dipasang pada titik-titik yang telah ditentukan di area tangga darurat Gedung CCR Blok 3.

Hasil pemasangan kemudian dipantau melalui observasi, checklist, dan dokumentasi dengan memperhatikan keberadaan, posisi, keterlihatan, keterbacaan, ketepatan arah, serta kondisi fisik tanda. Hasil pemantauan menunjukkan seluruh safety sign telah terpasang pada titik yang ditentukan dan melengkapi informasi keselamatan yang sebelumnya tersedia. Keberadaan penunjuk arah yang lebih spesifik ini menjadi dukungan bagi pengguna gedung untuk mengenali arah menuju pintu evakuasi. Pemeliharaan dan pemeriksaan berkala tetap diperlukan agar tanda tidak terhalang, tetap terbaca, dan selalu sesuai dengan kondisi area.

Kontribusi mahasiswa FK UNNES tersebut memperlihatkan penerapan kompetensi kesehatan dan keselamatan kerja dalam menjawab kebutuhan nyata di lingkungan industri. Inisiatif ini mendukung SDG 3 melalui upaya pencegahan risiko cedera, SDG 4 melalui pembelajaran berbasis praktik lapangan, SDG 8 khususnya Target 8.8 tentang lingkungan kerja yang aman dan sehat, SDG 9 melalui penguatan sarana informasi keselamatan, serta SDG 17 melalui kolaborasi perguruan tinggi dan dunia industri. Delapan safety sign yang terpasang menjadi bentuk kontribusi konkret dalam melengkapi sistem informasi keselamatan di Gedung CCR Blok 3, sekaligus mendukung kesiapsiagaan pengguna dalam menghadapi situasi darurat.

#FKUNNES #SDGs3 #SDGs4 #SDGs8 #SDGs9 #SDGs17

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy