SEMARANG – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) mengembangkan SAPA FLOW (Sehat Ala Pakar Find, Listen, Offer, Widen) sebagai inovasi engagement untuk mengoptimalkan program SAPA (Sehat Ala Pakar) RSUP Dr. Kariadi Semarang. Inovasi yang dikembangkan melalui kegiatan Magang Berdampak ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam edukasi kesehatan, terutama di tengah derasnya arus informasi kesehatan di media sosial.
SAPA FLOW bukan program baru yang menggantikan SAPA, melainkan siklus engagement yang mendukung program utama tersebut sebelum, selama, dan setelah kegiatan edukasi berlangsung. Inovasi ini menghubungkan penyampaian informasi kesehatan dengan kebutuhan dan respons audiens, sehingga komunikasi tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi.
SAPA FLOW terdiri atas empat tahapan. Find dilakukan dengan menarik perhatian audiens melalui topik dan konten kesehatan yang relevan, sedangkan Listen berfokus pada pengumpulan respons dan kebutuhan masyarakat melalui interaksi di media sosial. Masukan tersebut menjadi dasar tahap Offer, yakni penyampaian edukasi melalui SAPA bersama pakar atau tenaga kesehatan. Selanjutnya, Widen memperluas jangkauan informasi dengan mengemas kembali materi SAPA menjadi konten digital, seperti carousel dan infografis pada feed Instagram.
Melalui alur tersebut, keterlibatan audiens tidak berhenti setelah kegiatan SAPA selesai. Materi edukasi dapat terus disebarluaskan dan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Konsep ini sejalan dengan pendekatan community engagement dalam promosi kesehatan yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam komunikasi dan kolaborasi untuk meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan. Dalam penerapannya, engagement tidak hanya diukur melalui jumlah likes, komentar, atau penonton, tetapi juga melalui partisipasi audiens dalam memberikan respons, mengajukan pertanyaan, mengikuti, dan membagikan informasi kesehatan.
Pengembangan SAPA FLOW mendukung SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui perluasan akses terhadap informasi kesehatan yang kredibel serta peningkatan kesadaran masyarakat, dan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan materi edukasi kesehatan digital yang dapat diakses lebih luas. Inovasi ini memperkuat keberlanjutan SAPA sebagai ruang edukasi bersama pakar, sementara SAPA FLOW menjadi pendekatan untuk menjaga interaksi dan memperluas dampak informasi kesehatan di masyarakat. #SDGs3 #SDGs4


