Mahasiswa FK UNNES Kembangkan Video Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan, Dukung Enam Tujuan SDGs

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Medicine > Berita > Mahasiswa FK UNNES Kembangkan Video Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan, Dukung Enam Tujuan SDGs

SEMARANG – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) mengembangkan video edukasi bertajuk “Kenali Bentuk Kekerasan sebagai Upaya Pencegahan terhadap Perempuan di Jawa Tengah” selama menjalani PKL SKM Penggerak di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada 12 Agustus–26 September 2026 ini dilaksanakan khususnya di Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung edukasi dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan.

Selama PKL, mahasiswa terlibat dalam kegiatan di lingkungan dinas maupun masyarakat. Salah satunya mengikuti kegiatan dinas luar bersama DP3AKB Provinsi Jawa Tengah yang berfokus pada pendampingan program Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) dan penguatan partisipasi politik perempuan. Kedua program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas perempuan agar dapat berperan aktif dalam pembangunan serta memperoleh kesempatan yang setara di bidang ekonomi dan politik. Pengalaman ini memberikan pemahaman langsung mengenai pelaksanaan kebijakan pemberdayaan dan perlindungan perempuan di tingkat daerah.

Selain mengikuti kegiatan lapangan, mahasiswa mengembangkan video edukasi berdasarkan identifikasi dan analisis masalah selama PKL. Hasil analisis menunjukkan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan di Jawa Tengah masih tergolong tinggi dan menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Video tersebut memuat informasi mengenai berbagai bentuk kekerasan, meliputi kekerasan fisik, psikis, seksual, eksploitasi, dan penelantaran, serta langkah yang dapat dilakukan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan awal. Penyajian materi secara informatif dan mudah dipahami diharapkan membantu masyarakat mengenali tanda-tanda kekerasan dan mendorong keberanian untuk mengambil tindakan ketika menemukan kasus di lingkungan sekitar.

Pengembangan media edukasi ini memperluas kontribusi mahasiswa dari pembelajaran lapangan menjadi penyediaan sarana komunikasi publik mengenai perlindungan perempuan. Kegiatan tersebut juga memperlihatkan keterkaitan antara pemberdayaan ekonomi, partisipasi politik, dan perlindungan dari kekerasan sebagai bagian dari upaya membangun kesetaraan gender. Melalui kolaborasi dengan DP3AKB Provinsi Jawa Tengah, video diharapkan dapat mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat serta memperkuat perhatian terhadap pencegahan kekerasan terhadap perempuan.

Inisiatif ini mendukung SDGs 5 (Kesetaraan Gender) melalui edukasi pencegahan kekerasan dan penguatan pemberdayaan perempuan; SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui perhatian terhadap dampak kekerasan terhadap kesehatan fisik dan mental; SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan media edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat; SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pendampingan PPEP untuk memperkuat produktivitas ekonomi perempuan; SDGs 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui dorongan kesetaraan kesempatan dan partisipasi perempuan; serta SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan hak dan pencegahan kekerasan. Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah turut mencerminkan semangat SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam memperkuat upaya perlindungan perempuan secara berkelanjutan. #SDGs3 #SDGs4 #SDGs5 #SDGs8 #SDGs10 #SDGs16 #SDGs17

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy