Mahasiswa FK UNNES Dorong Budaya Menanam, Dokumentasi Digital Jadi Bagian dari Gerakan Konservasi

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Medicine > Berita > Mahasiswa FK UNNES Dorong Budaya Menanam, Dokumentasi Digital Jadi Bagian dari Gerakan Konservasi

Semarang— Menanam tidak berhenti pada aktivitas menempatkan bibit ke dalam tanah. Di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES), keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan menanam menjadi bagian dari upaya membangun budaya konservasi yang dekat dengan kehidupan kampus. Mahasiswa angkatan 2021 hingga 2024 didorong untuk tidak hanya menanam, tetapi juga mendokumentasikan keterlibatan tersebut melalui Siomon, sehingga jejak partisipasi dapat tercatat secara digital.

Keterlibatan mahasiswa dalam gerakan menanam memiliki makna lebih luas dalam konteks perguruan tinggi. Aktivitas tersebut mempertemukan pembelajaran dengan tindakan nyata, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keberlanjutan membutuhkan partisipasi individu. Dokumentasi melalui Siomon juga menjadi bagian penting karena aktivitas konservasi yang dilakukan mahasiswa dapat ditelusuri dan menjadi data pendukung untuk melihat tingkat keterlibatan sivitas akademika.

Gerakan menanam ini bertujuan menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekaligus membangun kebiasaan menjaga dan memperbanyak ruang hijau. Manfaatnya tidak hanya dirasakan melalui bertambahnya vegetasi, tetapi juga melalui terbentuknya karakter mahasiswa yang lebih peduli terhadap keberlanjutan. Bagi perguruan tinggi, keterlibatan tersebut menjadi investasi jangka panjang dalam membangun budaya kampus yang menempatkan konservasi sebagai bagian dari kehidupan akademik dan sosial mahasiswa.

Upaya tersebut selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran yang mendorong kepedulian dan praktik keberlanjutan, sekaligus SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan budaya penghijauan dan konservasi. Dalam perspektif THE Impact Rankings dan UI GreenMetric, keterlibatan mahasiswa dalam aksi lingkungan menunjukkan bahwa dampak perguruan tinggi tidak hanya diukur dari pengetahuan yang dihasilkan, tetapi juga dari perubahan perilaku dan kontribusi nyata sivitas akademika terhadap keberlanjutan.

#SDG4 #SDG11 #THEImpactRankings #UIGreenMetric #KampusKonservasi #KampusBerkelanjutan #UNNES #FakultasKedokteranUNNES #MahasiswaMenanam #Konservasi

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy