Literasi Kesehatan Jamaah Barzanji Al Barokah Diperkuat, dari Mitos hingga Silent Killer

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Medicine > Berita > Literasi Kesehatan Jamaah Barzanji Al Barokah Diperkuat, dari Mitos hingga Silent Killer

PENDEM — Informasi kesehatan yang semakin mudah beredar membuat kemampuan masyarakat memilah fakta menjadi semakin penting. Kelompok 16 GIAT Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama jamaah Barzanji Al Barokah di Desa Pendem memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui rangkaian edukasi komunitas sepanjang Juli 2026. Materinya beragam, mulai dari membedakan mitos dan fakta kesehatan, pertolongan pertama, hingga mengenali penyakit yang kerap datang tanpa gejala.

Edukasi mitos dan fakta kesehatan menjadi pintu masuk untuk membangun kebiasaan masyarakat memeriksa kembali informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Materi disampaikan dengan permainan dan diskusi yang disesuaikan dengan kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga lansia. Pendekatan tersebut membuat pembahasan kesehatan lebih dekat dengan persoalan yang ditemui masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kesiapsiagaan warga juga diperkuat melalui edukasi pertolongan pertama pada kondisi seperti pingsan, kejang, mimisan, dan luka bakar. Sementara itu, perhatian diarahkan pada hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes mellitus yang kerap disebut silent killer karena dapat berkembang tanpa keluhan yang jelas. Masyarakat juga dikenalkan dengan risiko komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal, termasuk langkah awal yang perlu dilakukan ketika gejala stroke muncul.

Rangkaian edukasi tersebut menunjukkan bahwa literasi kesehatan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi perlu diterjemahkan menjadi kemampuan mengambil keputusan dan bertindak ketika menghadapi persoalan kesehatan. Inisiatif ini mendukung SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan upaya promotif dan preventif, SDGs 4: Pendidikan Berkualitas melalui pendidikan kesehatan berbasis komunitas, serta SDGs 5: Kesetaraan Gender melalui penguatan peran dan partisipasi perempuan dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan. #UNNESSDGs03 #UNNESSDGs04 #UNNESSDGs05

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy