SEMARANG – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) mendorong pencegahan perundungan melalui edukasi kesehatan mental bagi siswa sekolah dasar dalam program “Smart Kids, Strong Minds: Literasi Kesehatan Mental sebagai Upaya Preventif Bullying di Sekolah Dasar Wilayah Gunungpati Kota Semarang”. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen FK UNNES, Lukman Fauzi dan Lindra Anggorowati, bersama tim mahasiswa di SDIT Mutiara Hati, Kota Semarang, dengan dukungan pendanaan dari FK UNNES.
Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak. Perundungan atau bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang, serta melibatkan ketimpangan kekuatan antara pelaku dan korban. Dampaknya dapat berupa menurunnya kepercayaan diri, kecemasan, stres, hambatan dalam proses belajar, hingga kesulitan membangun hubungan sosial dengan teman sebaya.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdi memberikan edukasi mengenai kesehatan mental, bentuk-bentuk perundungan, serta dampaknya terhadap korban maupun pelaku. Kegiatan dirancang secara interaktif melalui diskusi, berbagi pengalaman, dan simulasi situasi yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah. Pendekatan role play digunakan untuk melatih siswa mengenali tindakan perundungan serta memahami cara merespons dan melaporkannya ketika mengalami atau menyaksikan kejadian tersebut.
Pihak SDIT Mutiara Hati menyambut positif kegiatan ini. Kepala sekolah menyampaikan bahwa edukasi tersebut membantu siswa memperoleh wawasan baru dan meningkatkan kehati-hatian dalam bertindak agar tidak terjadi perundungan. Respons tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun pemahaman bersama mengenai perilaku saling menghormati serta kepedulian terhadap kesehatan mental anak.
Melalui program “Smart Kids, Strong Minds”, FK UNNES memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui edukasi preventif yang menyasar anak usia sekolah. Inisiatif ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Edukasi berkelanjutan dan keterlibatan lingkungan sekolah diharapkan dapat mendukung terciptanya ruang belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan.
#SDGs3 #SDGs4 #SDGs16




