Di usia 64 tahun, Prof. Masrukhi masih sanggup meladeni permainan perwakilan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS). Sejumlah pukulan forehand Guru Besar Pendidikan Moral dan Kewarganegaraan ini tidak dapat dikembalikan.
Dalam pertandingan pertama, Prof. Masrukhi yang berpasangan dengan Supriyono menang tipis 6-5. “Ini tenis bahagia, kuncinya silaturahmi antar penggemar tenis, saling bertemu dan bahagia, kalah menang biasa saja,” kata Masrukhi, Kamis, 9 April, di Sekaran, Gunungpati, Semarang.
Sementara ganda FISIP lainnya yaitu Ahmad Nursodiq dan Evany Sofia Prameswari kalah dengan hasil 1-6. Duet Andi Suhardianto dan Iwan Hardi Saputro menang dengan skor 6-4. Pertandingan tenis ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis UNNES ke-61.
Kemenangan yang diraih itu membawa FISIP unggul dari FBS dengan nilai akhir yaitu 2-1. Pertandingan tenis diselenggarakan dalam rangka menyambut Dies Natalis UNNES ke-61.

Usai melawan FBS, masih di hari yang sama FISIP menghadapi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB). Dalam pertandingan itu hanya pasangan Prof. Masrukhi dan Supriyono yang berhasil meraih kemenangan, sehingga FISIP kalah dengan skor 1-2.
Langkah FISIP untuk melaju ke pertandingan selanjutnya harus terhenti karena kalah dalam jumlah poin. FISIP yang tergabung dalam Pool D berada di peringkat tiga dengan poin 44%, peringkat dua FEB 49%, dan peringkat pertama FBS 66%.
Dekan FISIP Prof. Arif Purnomo mendukung perwakilan FISIP yang mengikuti lomba yang diselenggarakan setahun sekali tersebut. “Selamat bertanding memeriahkan Dies Natalis UNNES ke-61. Di dalam institusi hebat, SDM-nya juga unggul dan sehat,” ucap Prof. Arif.
Berbagai cabang olahraga akan dipertandingkan untuk memeriahkan ulang tahun UNNES ke-61. Cabang olahraga yang akan dipertandingkan dari April hingga Juni antara lain bola voli, tenis meja, bulu tangkis, petanque, gobak sodor, dan lari.




