Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (FISIP UNNES) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penerimaan tiga mahasiswa asal Prancis dalam Academic Internship Program. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 1 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Gedung Baru FISIP UNNES, dan disambut secara resmi oleh Dekan FISIP, Arif Purnomo, bersama Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Fadly Husain, serta perwakilan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Restu Ayu Mumpuni.
Ketiga mahasiswa tersebut, yaitu RLoane Julie Fumanal dari IUT de Paris – Rives de Seine, Nathan Etienne Guillaume Roux dari Sciences Po Toulouse, dan Jade Thanh Quy To dari Sciences Po Bordeaux, akan mengikuti program magang secara langsung (on-site internship) di Laboratorium Terpadu FISIP UNNES selama 8 hingga 24 minggu pada periode Maret hingga Agustus 2026. Selama program berlangsung, mereka berada di bawah supervisi akademik Dr. scient. med. Fadly Husain, M.Si.
Dalam pelaksanaan magang, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas, antara lain pengelolaan kegiatan administrasi dan perkantoran di Laboratorium Terpadu, produksi film dokumenter bersama komunitas mahasiswa dengan mengangkat isu-isu sosial, pengelolaan pusat kegiatan mahasiswa berbasis komunitas, serta partisipasi dalam kegiatan akademik dan budaya seperti diskusi tematik dan program summer school.
Program ini tidak hanya menjadi wadah pembelajaran lintas budaya, tetapi juga memperkuat kontribusi FISIP UNNES dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pengalaman belajar berbasis internasional, serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi global antar institusi pendidikan. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam isu-isu sosial juga mendukung penguatan kesadaran terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Melalui program ini, FISIP UNNES terus menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, terbuka, dan berorientasi global, sekaligus menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan perspektif internasional dalam menjawab tantangan sosial kontemporer.




