Dekan FISIP UNNES Prof. Arif Purnomo memberikan pengarahan kepada seluruh anggota gugus di lingkungan FISIP. Dalam pengarahan tersebut, Prof. Arif meminta setiap gugus menyusun dan menjalankan program kerja sepanjang 2026 yang berkontribusi langsung pada capaian strategis fakultas.
Sejumlah target besar FISIP pada 2026 membutuhkan dukungan aktif dari seluruh gugus, mulai dari peningkatan peringkat fakultas di tingkat internasional, dorongan publikasi dosen pada jurnal bereputasi Scopus, hingga persiapan akreditasi AQAS. “Semua gugus harus bergerak bersama agar target ini bisa tercapai,” ujar Prof. Arif saat pengarahan di Lantai 5 Gedung C8 FISIP, Sekaran, Semarang, Selasa (3/2/2026).
Khusus Gugus SDGs dan Konservasi, Prof. Arif menargetkan penguatan program penghijauan di lingkungan FISIP. Selain itu, gugus ini juga didorong untuk meningkatkan peringkat FISIP UNNES dalam UI GreenMetric serta memperkuat pemberitaan dan program yang berorientasi pada pencapaian SDGs.
Sementara itu, Gugus Prestasi Mahasiswa dan Magang Berdampak telah menyiapkan sejumlah rencana kerja. Ketua gugus, Kuncoro Bayu Prasetyo, mengatakan setiap anggota gugus memegang tanggung jawab pendampingan dua program studi. Salah satu program utama adalah pembekalan Magang Berdampak bagi mahasiswa semester 6. “Proses pendaftaran dimulai 9 Februari. Kami mengusulkan ada penerjunan magang secara resmi dari fakultas dengan mengundang mitra agar terjadi kesamaan persepsi,” ujarnya.
Dari sisi penelitian dan publikasi, gugus terkait mendorong dosen agar lebih selektif memilih jurnal. Tim jurnal akan mengidentifikasi jurnal-jurnal yang relevan, termasuk jurnal kuartil dua dan tiga, serta jurnal top tier. Targetnya, sebanyak 18 dosen FISIP dapat menembus jurnal top tier. Untuk mendukung hal itu, pendanaan Article Processing Charge (APC) jurnal kuartil satu (Q1) disiapkan hingga Rp 50 juta.
Program Magang Berdampak juga ditegaskan sebagai kewajiban bagi seluruh mahasiswa semester 6. Fakultas membuka rombongan belajar khusus untuk memastikan seluruh mahasiswa bisa mengikuti magang, mengingat keterbatasan biaya yang dimiliki sebagian mahasiswa. Capaian magang mahasiswa nantinya akan dihitung hingga tingkat provinsi.
Di bidang lain, FISIP juga menginisiasi penguatan administrasi income generating, baik pada sektor akademik maupun non-akademik, melalui pengumpulan data dan perumusan program yang terstruktur. Gugus Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi (PPP) akan melakukan sosialisasi skema penelitian dan pengabdian, seleksi proposal, monitoring dan evaluasi, hingga pendampingan luaran agar tepat sasaran.
Adapun Gugus Penjaminan Mutu berfokus membantu program studi dalam proses akreditasi, peninjauan dan pengembangan kurikulum, serta monitoring perkuliahan dan validasi kinerja dosen. Seluruh langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi FISIP UNNES dalam persaingan nasional maupun internasional sepanjang 2026.
fersi bhs inggris




