
Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah sukses menyelenggarakan kegiatan workshop bertema “Membangun Generasi Emas Melalui Guru Cerdas Artifisial: Integrasi Koding dan AI dalam Konteks Pembelajaran PGRI Ranting Pongangan”. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di SDN Pongangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Tim pengabdi diketuai oleh Dr. Nursiwi Nugraheni, S.Si., M.Pd. bersama Dr. Trimurtini, S.Pd., M.Pd., Aldina Eka Andriani, S.Pd., M.Pd., Petra Kristi Mulyani, S.Pd., M.Ed., Ph.D., dan Abtadi Tris Hamdani, S.Pd., M.Pd., serta didampingi empat mahasiswa yaitu Puspa Ayu Anastasya, Rikha Permatasari, Nuzulia Fatimatur Rohmah, dan Berliana Jelita Zarabiyyu, beserta Ibu Naralita Kusuma Noviyani, M.Pd. sebagai narahubung pihak mitra PGRI Ranting Pongangan Cabang Gunungpati. dan narahubung mitra Ibu Naralita Kusuma Noviyani, M.Pd., melatih 44 guru SD yang tergabung dalam PGRI Ranting Pongangan, meliputi SDN Pongangan, SDN Nongkosawit 01, SDN Nongkosawit 02, dan SD Wijaya Kusuma. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital pendidik sekolah dasar melalui integrasi koding dan kecerdasan artifisial secara kontekstual guna menjawab tantangan era akselerasi teknologi.

Kegiatan diawali dengan proses registrasi dan pengisian pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai koding dasar, ekosistem AI, dan prinsip pembelajaran mendalam, dilanjutkan seremonial pembukaan resmi serta sambutan dari perwakilan mitra, Bapak Sisnanto, S.Pd.SD., dan pimpinan tim pengabdi. Pada kegiatan inti, Petra Kristi Mulyani, Ph.D. memaparkan konsep Implementasi Deep Learning, disusul Dr. Trimurtini, M.Pd. yang memandu penyusunan RPPM mendalam untuk menciptakan pengalaman belajar inklusif. Selanjutnya, Aldina Eka Andriani, M.Pd. mengenalkan pembelajaran koding dan AI metode unplugged dan plugged melalui simulasi prompt AI dan platform Blockly. Dr. Nursiwi Nugraheni, S.Si., M.Pd. memaparkan strategi integrasi Koding dan AI (KKA) ke dalam Kurikulum Merdeka melalui penerapan logika berpikir komputasional pada mata pelajaran matematika. Pembekalan diakhiri oleh Abtadi Tris Hamdani, M.Pd. lewat praktik pembuatan animasi dan gim interaktif menggunakan Scratch Jr, kemudian ditutup dengan post-test, evaluasi, testimoni peserta, dan foto bersama. Dokumentasi lengkap kegiatan pelatihan telah diunggah dan dapat diakses publik melalui kanal YouTube berikut ini https://youtu.be/b_qUdEeerOQ

Pengintegrasian koding dan AI bagi guru dan siswa SD ini memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), dengan sasaran utama SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Penguasaan koding dan AI memperkuat kemampuan berpikir komputasional, logika, serta pemecahan masalah siswa sejak dini, sekaligus mentransformasi peran guru dalam merancang pembelajaran yang inklusif, bermakna, dan interaktif agar siswa tidak sekadar menjadi konsumen teknologi melainkan pencipta digital. Dampak pengiring kegiatan ini mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan membekali generasi muda berupa keterampilan masa depan untuk mencetak SDM unggul berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, program ini turut mendorong SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pembentukan ekosistem sekolah dasar yang berbasis inovasi dan infrastruktur digital berkelanjutan.




