SEMARANG — Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkomitmen penuh menyelenggarakan pendidikan prima dan berorientasi pada kepuasan mahasiswa sejak hari pertama perkuliahan semester gasal tahun akademik 2026/2027. Komitmen ini ditegaskan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) perkuliahan di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Selasa, 18 Agustus 2026.

Peninjauan lapangan dilakukan oleh Sekretaris UNNES, Prof. Dr. Sugianto, M.Si. dan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNNES, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt. didampingi Wakil Dekan 1 FIPP, Farid Ahmadi, S.Kom., M.Kom., Ph.D., Wakil Dekan 2 FIPP, Kusnarto Kurniawan, S.Pd., M.Pd., Kons., Wakil Dekan 3 FIPP Siti Nuzulia, S.Psi., M.Si., Ph.D. serta tim Gugus Penjaminan Mutu (GPM) FIPP UNNES.

Monev ini menyasar sejumlah fasilitas perkuliahan, termasuk ruang kelas sementara di Gedung D1 yang saat ini ditempati Program Studi Teknologi Pendidikan dan PGPAUD selama proses pembangunan gedung baru FIPP berlangsung.
Berdasarkan portal data UNNES, tahun ini FIPP menerima 1.310 mahasiswa baru yang tersebar di enam program studi, yaitu Teknologi Pendidikan, Pendidikan Nonformal (PNF), Bimbingan dan Konseling (BK), Psikologi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).
Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNNES, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt., menekankan pentingnya respons cepat dalam pelayanan mahasiswa, terutama terkait sarana dan prasarana perkuliahan, serta memberikan kebebasan dalam memilih jalur penyelesaian studi.

“Mahasiswa harus terlayani dengan baik. Setiap keluhan mahasiswa, utamanya yang berkaitan dengan sarana dan prasarana, harus segera direspon. Selain itu, untuk mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi, jangan dipaksakan oleh dosen pembimbing. Biarkan mahasiswa memilih apakah akan menyelesaikan tugas akhir dengan artikel atau skripsi,” tegas Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt.
Sejalan dengan arahan tersebut, Sekretaris UNNES Prof. Dr. Sugianto, M.Si. turut mengingatkan pentingnya perbaikan teknis di lapangan agar proses belajar mengajar berjalan optimal.
“Mohon kekurangan pendukung seperti TV di PGSD, akses internet yang tidak lancar segera ajukan permohonan,” ujar Prof. Dr. Sugianto, M.Si.

Prof Sugianto juga mengingatkan terkait lingkungan di sekitar FIPP. Ada tumpukan-tumpukan sisa pembangunan yang perlu dibersihkan demi kenyamanan.
Menanggapi berbagai arahan dari pimpinan universitas, manajemen FIPP UNNES menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti keluhan sarpras teknis serta memastikan seluruh dosen memberikan pendampingan akademik yang fleksibel dan responsif demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.





