Semarang, 2 Agustus 2026– Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) SGL PGSD Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menghadirkan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program NGREMBAKA AKSARAdi Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Program ini dikembangkan melalui empat pojok literasi, yaitu Pojok Literasi Tunas Ngrembaka untuk anak-anak, Pojok Literasi Karya Ngrembaka untuk remaja, Pojok Literasi Cakra Ngrembaka untuk masyarakat usia produktif, dan Pojok Literasi Kersa Ngrembaka untuk lansia. Pada Minggu (2/8), kegiatan difokuskan pada pelaksanaan Pojok Literasi Cakra Ngrembaka dan Pojok Literasi Kersa Ngrembaka yang berlangsung di Balai RT 6 RW 12 Kelurahan Podorejo.

Mengusung tema penguatan life skills, edupreneur skills, dan ketahanan keluarga, kegiatan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri atas masyarakat usia produktif dan lansia. Pelaksanaan dua pojok literasi secara bersamaan menjadi strategi untuk memperkuat kolaborasi lintas generasi sekaligus menciptakan ruang belajar yang saling menginspirasi. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam demensia atau senam otak yang diikuti dengan antusias oleh para lansia. Senam ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan fisik serta fungsi kognitif lansia agar tetap aktif dan produktif. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika peserta lansia dan masyarakat usia produktif saling menyemangati selama kegiatan berlangsung.

Selanjutnya, peserta lansia mengikuti praktik pembuatan ecoprintpada taplak meja dengan memanfaatkan daun dan bahan-bahan alami sebagai pewarna. Selain melatih ketelitian, kreativitas, dan motorik halus, pelatihan ini juga memberikan keterampilan produktif yang memiliki nilai estetika dan nilai ekonomi. Produk ecoprintdiharapkan dapat menjadi salah satu peluang usaha rumahan yang ramah lingkungan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan keluarga.

Setelah itu, seluruh peserta memperoleh materi penguatan ketahanan keluarga yang disampaikan oleh narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang. Materi yang diberikan menekankan pentingnya komunikasi yang sehat dalam keluarga, pembagian peran yang seimbang, serta upaya menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, tangguh, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan masyarakat.

Sebagai penutup, peserta usia produktif mengikuti pelatihan sablon baju menggunakan teknik sablon manual. Melalui metode pembelajaran berbasis praktik (learning by doing), peserta dibimbing mulai dari pengenalan alat dan bahan hingga proses penyablonan pada media kain. Pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan edupreneur skillsyang diharapkan mampu membuka peluang usaha kreatif dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Ketua Pelaksana PPK Ormawa SGL PGSD UNNES, Farid Fikri Khoirul Rasyid, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dalam program NGREMBAKA AKSARA dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan berbasis literasi dan keterampilan.

“Melalui Pojok Literasi NGREMBAKA AKSARA, kami tidak hanya menghadirkan kegiatan pembelajaran, tetapi juga membangunlife skills, edupreneur skills, dan literasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, keterampilan yang diperoleh masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, memperkuat ketahanan keluarga, serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Kelurahan Podorejo sebagai Kelurahan Cerdas Berkelanjutan,”ujar Farid.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua RW 12 Kelurahan Podorejo, Ibu Umi yang menyambut baik pelaksanaan program PPK Ormawa SGL PGSD UNNES di wilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan PPK Ormawa SGL PGSD UNNES karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Program-program yang dilaksanakan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membekali warga dengan keterampilan yang bermanfaat bagi anak-anak, masyarakat usia produktif, maupun lansia. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena mampu mendorong masyarakat menjadi lebih kreatif, produktif, dan mandiri,”ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Pojok Literasi Cakra Ngrembaka dan Kersa Ngrembaka, Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Penguatan kesehatan, literasi, keterampilan, edupreneur skills, serta ketahanan keluarga diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat Kelurahan Podorejo yang cerdas, mandiri, produktif, dan berdaya.
PPK Ormawa SGL PGSD Universitas Negeri Semarang
Bersama Berdaya, Mencerdaskan Bangsa.
NGREMBAKA AKSARA, Tumbuh Menginspirasi.



