Semarang, 15 Juni 2026 – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Akaat Hasjiandito, M.Pd., mendapat penugasan sebagai narasumber pada kegiatan Penguatan Kompetensi Pembelajaran Digitalisasi Terintegrasi Coding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) di Satuan PAUD Formal. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang ini berlangsung pada 15, 17, 18, dan 19 Juni 2026 di Wisma P4G UPGRIS, Semarang.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru PAUD dalam menghadapi transformasi digital, sehingga pendidik mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berpusat pada kebutuhan anak.

Sebagai narasumber, Akaat Hasjiandito, M.Pd. menyampaikan materi mengenai penguatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan coding dan Artificial Intelligence (AI) ke dalam pembelajaran anak usia dini. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan computational thinking, implementasi aktivitas coding yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini, serta pemanfaatan berbagai teknologi berbasis AI untuk membantu guru merancang media dan aktivitas pembelajaran yang lebih interaktif.
Menurut Akaat Hasjiandito, transformasi digital pada pendidikan anak usia dini harus tetap berorientasi pada prinsip belajar melalui bermain. Teknologi bukan menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat yang membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Selama pelatihan, peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, praktik penggunaan media pembelajaran digital, serta berbagi praktik baik penerapan coding dan AI di satuan PAUD. Melalui kegiatan ini diharapkan para guru mampu mengembangkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap memperhatikan aspek perkembangan dan kebutuhan belajar anak.
Keikutsertaan Akaat Hasjiandito, M.Pd. sebagai narasumber menunjukkan kontribusi aktif dosen FIPP UNNES dalam mendukung peningkatan kompetensi guru PAUD melalui penguatan literasi digital dan inovasi pembelajaran. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini menjadi bagian penting dalam mempercepat transformasi pendidikan di Kota Semarang.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Semarang dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidik dan pembelajaran berbasis teknologi, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi pendidikan yang memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan artifisial untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.




