Psikologi UNNES- Program studi Psikologi UNNES sukses menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tahun 2025, yang dilakukan pada bulan November hingga Desember. Proses seleksi dilaksanakan di Gedung A1 FIPP UNNES, tepatnya berada di ruang Discovery Hub. Dilaksanakannya PILMAPRES 2025 ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian unggulan mahasiswa. Dalam ajang ini, tiga mahasiswa Psikologi UNNES dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi setelah melalui rangkaian seleksi oleh juri sesuai dengan standar dalam buku pedoman pilmapres 2025. Tiga Mahasiswa gemilang tersebut adalah, Shelma Rania Putri Nugroho, Psikologi angkatan 2023 sebagai peraih juara 1, Kannitha Atalla Sedhe, Psikologi angkatan 2023 meraih juara 2, dan Dinar Intan Fadhillah Psikologi angkatan 2023 meraih juara 3.

(Gambar 1. Pemenang Mahasiswa Berprestasi bersama dengan Kaprodi dan para dosen Psikologi UNNES)
PILMAPRES dilakukan dengan serangkaian acara mulai dari pendaftaraan pada 24 hingga 30 November 2025, kemudian masa seleksi pada 1 hingga 12 Desember 2025, dan terakhir sesi pengumuman pada 15 Desember 2025. Proses seleksi Mapres Psikologi 2025 dilaksanakan secara transparan dan komprehensif. Dalam proses seleksi, selain penilaian capaian unggulan, terdapat juga aspek penilaian lainnya, seperti potensi, personality, dan willingness to learn dari para peserta. Kemudian, dilakukan pemberian feedback dari juri kepada para peserta. Proses seleksi dijurikan oleh dua dosen psikologi, yaitu Ibu Nuke Martiarini, S.Psi., M.A. dan Ibu Andromeda, S.Psi., M.Psi. Dalam wawancara yang dilaksanakan dengan pemenang pilmapres, yaitu Shelma Rania Putri Nugroho dan Kannitha Atalla Sedhe, keduanya menyampaikan beberapa hal yang dipersiapkan untuk mengikuti seleksi ini, antara lain memenuhi dan meningkatkan capaian unggulan, melatih konsistensi diri dalam mengumpulkan capaian unggulan, mempersiapkan poster diri, melatih diri dalam simulasi wawancara menggunakan Bahasa Inggris agar dapat memberikan performa terbaik, selain itu menyiapkan mental juga penting bagi mereka.



(Gambar 2. Shelma Rania Putri N., peraih juara 1 Mapres 2025)
(Gambar 3. Kannitha Atalla Sedhe, peraih juara 2 Mapres 2025)
(Gambar 4. Dinar Intan Fadhillah, peraih juara 3 Mapres 2025)
Shelma memutuskan untuk mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi ini karena ia ingin merealisasikan impiannya dan membesarkan prinsip yang ia pegang, yakni “Jadilah besar bestari dan bermanfaat untuk sekitar,” tuturnya dalam wawancara yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025. Selain itu, Kannitha memiliki alasan, dengan adanya ajang ini menjadi sebuah tantangan untuk dirinya, keluar dari zona nyaman untuk melihat apakah dirinya memiliki kapasitas untuk menjadi mapres, walaupun sempat merasa minder, tetapi ada orang-orang terdekat yang selalu mendukung Kannitha hingga akhirnya ia berhasil mengalahkan rasa mindernya. Shelma dan Kannitha juga menceritakan tantangan yang dihadapi selama masa persiapan, terlebih mereka berada di semester lima dan sedang mempersiapkan seminar proposal yang membuat mereka harus mampu memanajemen waktu serta energi, agar tetap berjalan seimbang di tengah kesibukan kuliah, goals pribadi, dan kehidupan personal. Shelma berhasil lolos seleksi berdasarkan hasil karya, kompetisi akademik maupun non-akademik, dan kegiatan sosial yang dimilikinya. Di sisi lain, Kannitha berhasil menjadi mapres berkat prestasi yang ia raih, yaitu meraih juara di beberapa lomba seperti lomba 3 minute speech tingkat nasional. Selain itu, Kannitha juga pernah menjadi research volunteer dalam penelitian dosen dan menjadi delegasi untuk program Credit Transfer ke Kasetsart University, Thailand. Kemampuan Bahasa Inggris yang ia miliki juga menjadi aspek pendukung dalam prestasi-prestasi yang berhasil ia raih sebelumnya.
Berkat konsistensi mereka untuk terus memacu diri agar terus berjalan meski dengan langkah kecil dalam keadaan apapun, mampu mengantarkan mereka pada prestasi-prestasi yang berhasil diraih. Menurut Shelma, Mapres bukanlah sekedar kompetisi dan mendapatkan selempang, melainkan jalan yang ia pilih untuk menghidupi mimpi dan kehidupan di sekelilingnya melalui kontribusi yang sebisa mungkin dapat ia berikan. Kannitha juga memberikan kesan pesannya dalam mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi ini, “Tentunya ini hal baru untuk aku, aku jadi belajar banyak dari teman-teman Mapres lainnya. One thing that I learned is that don’t be afraid to try. Take that chance, karena buat aku akan lebih menyesal kalau nggak mencoba sama sekali.” tuturnya dalam wawancara yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Melalui cerita para mahasiswa Mapres ini diharapkan dapat menjadi motivasi serta inspirasi bagi mahasiswa Psikologi UNNES lainnya untuk terus berani bermimpi, menghidupkan mimpi tersebut, serta mencoba, bertumbuh, dan memberikan manfaat bagi sekitarnya.




