Tim Baksos UNNES Peduli Gempa Sulawesi Tengah, Ratusan Warga Berbondong-bondong Periksakan Diri

Senin, 5 November 2018 | 10:39 WIB


Tim Baksos UNNES Peduli Gempa Sulawesi Tengah, Ratusan Warga Berbondong-bondong Periksakan Diri
DOK/HUMAS

 
Tim bakti sosial (Baksos) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan baksos korban gempa dan tsunami Palu, Donggala, dan Sigi Sulawesi Tengah ratusan warga berdondong-bondong memeriksakan diri, Jumat (2/11/2018).

Koordinator Baksos dr Mahalul Azam kepada reporter unnes.ac.id dari Sulawesi Tengah melaporkan,  hari pertama, diawali senam massal bersama dengan Rektor Universitas Tadulako Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS dan jajarannya, dosen, mahasiswa, pegawai, dan relawan Kemenristekdikti dengan tema “Gedung Boleh Hancur Berkeping, Namun Hati Harus Tetap Utuh”.

Setelah senam, kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi serta pelayanan lapangan di Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, ratusan warga berantusias memeriksakan diri dan berobat kepada tim relawan medis UNNES & mendapatkan pemeriksaan kesehatan, cek gula darah, kolesterol, dan asam urat serta obat2an dan vitamin. Kasus terbanyak adalah diare, ispa, dan kelainan kulit.

Hari berikutnya, Tim Baksos UNNES melakukan baksos di Desa Lolu, kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi dengan pelayanan kesehatan dan trauma healing. Kembali mendapat sambutan antusias dari warga pengungsian di Desa Lolu

dr Azam juga menjelaskan, kami sempat mampir di Petobo dan Jono Oge dua daerah yang terdampak paling parah akibat bencana Liquefaksi. Daerah terkubur oleh pergeseran tanah yang bergerak lebih dari 3 Km.

Di daerah ini masih ada gempa susulan, namun berskala kecil yakni 3 koma, daerah ini yang riskan longsor lagi dengan gempa sedikit sehingga tidak boleh ditempati.

 

Tetap Bersemangat

Di tengah suasana hujan, di Posko Tenda Tim Baksos UNNES tetap bersemangat memberikan layanan kesehatan dan memberikan trauma healing pada anak2 pengungsian di desa Toaya Funta, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala Sulteng.

Seperti hari-hari sebelumnya, antusias warga begitu menggembirakan, dan di tengah-tengah layanan selalu saja ada yang memberikan sajian kudapan berupa kelapa muda, jambu air, pisang merah, dan apapun yang bisa dipetik di sekitaran daerah pengungsian.

Hari keempat kembali membuka Posko Kesehatan di desa Langaleso dan Watubula, kecamatan Dolo, kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Selain layanan kesehatan, Tim Baksos UNNES juga menyalurkan bantuan tunai dari dana yang digalang dari BEM-KM dan civitas akademika UNNES untuk alokasi kebutuhan dapur umum pengungsian dan seragam untuk anak sekolah.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 254 kali
EDITOR : Setyo Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X