Besok, Ganjar Pronowo “Mulang Basa Jawa” di Unnes

Selasa, 19 April 2016 | 12:04 WIB


Besok, Ganjar Pronowo “Mulang Basa Jawa” di Unnes
SIHONO/HUMAS

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal memberi kuliah umum di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes), kampus Sekaran, Gunungpati, Rabu (20/4), mulai pukul 07.00. Di hadapan 300-an mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, politisi PDI Perjuangan itu akan memberi kuliah dengan tema “Gayeng Mulang Basa Jawa”.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Widodo, menyatakan selain kuliah umum, dalam kegiatan hasil kerja sama Unnes dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah itu juga bakal diluncurkan kamus bahasa Jawa-Indonesia bahasa Indonesia-Jawa berbasis sistem aplikasi Android.

Kamus tersebut merupakan karya mahasiswa Nuring Dyah Rahmadani yang dibuat untuk menyelesaikan studinya. Dalam proses pengerjaan, ia dibimbing dosen di jurusan yang sama, Sucipto Hadi Purnomo dan Joko Sukoyo.

Widodo berharap melalui kuliah umum ini Ganjar turut menjadi pemicu untuk menggayengkan pembelajaran bahasa Jawa di sekolah. Di hadapan mahasiswa yang sebagian merupakan calon guru Bahasa Jawa, Ganjar memberikan perspektif pembelajaran yang menarik, komunikatif, dan inovatif. Ia juga bakal bercerita mengenai pengalamannya mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Jawa Tengah, tak terkecuali perihal pendidikan dan kebudayaan di provinsi ini, yang juga merupakan bidang kajian para mahasiswa itu.

Dalam kegiatan yang sama, juga bakal diteken nota perjanjian antara Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa dengan Balai Bahasa terkait peningkatan kerja sama pengembangan bahasa dan sastra Jawa.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 1.742 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

6 komentar pada “Besok, Ganjar Pronowo “Mulang Basa Jawa” di Unnes

  1. Sebagai pribumi kadang saya malu juga, tidak terlalu bisa berahasa Jawa, palah sekarang belajar bahasa asing. Tapi itu bukan masalah.. yang penting masih ada kesempatan untuk belajar bahasa Jawa. Salut dengan Pak Ganjar yang menyempatkan berkunjung ke Unnes untuk mengajar Bahasa Jawa, tentu ini akan menjadi motivasi bagi mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Jawa untuk tetap semangat mempeljari serta melestarikan bahssa Jawa.

  2. sebuah kegiatan yang bagus untuk terus mengingatkan pengetahuan akan bahasa daerah. Semoga dengan adanya kerjasama ini UNNES terutama jurusan bahasa jawa bisa terus berinovasi, memberikan solusi bagi masyarakat yang sekarang mulai meninggalkan bahasa daerah.

  3. Selain bisa berkesempatan berbincang langsung dengan orang nomor satu di Jawa Tengah, langkah itu juga bisa dijadikan sarana mendekatkan diri antara pemerintah setempat dengan mahasiswa.
    Kuliah umum tersebut merupakan kesempatan bagus. Kapan lagi kita bisa diberikan ruang khusus untuk diberikan ajaran atau berbincang langsung dengan Pak Gubernur.

  4. Lestarikan bahasa daerah juga perlu karena itu jati diri kita namun bahasa asing diperlukan juga untuk berkomunikasi dengan dunia Internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X