Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar workshop penyusunan sub-proposal bagi organisasi mahasiswa dalam Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) UNNES. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen universitas dalam mendorong penguatan kapasitas organisasi mahasiswa sekaligus meningkatkan kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat.
PPK Ormawa merupakan program nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan serta mengembangkan hard skills dan soft skills mahasiswa melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di desa secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.
Kepala Seksi Kemahasiswaan UNNES, Yozi Aulia Rahman, S.E., M.Sc. menjelaskan bahwa workshop ini menjadi langkah awal dalam proses seleksi internal sebelum proposal diajukan ke tingkat nasional.
“Kami mengumpulkan 87 organisasi mahasiswa se-UNNES untuk mengikuti bimbingan teknis pertama terkait penyusunan sub-proposal PPK Ormawa. Pada tahap ini, kami akan mengidentifikasi topik yang dipilih mahasiswa serta desa mana yang akan menjadi lokasi pelaksanaan program,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme mahasiswa dalam mengikuti PPK Ormawa terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
“Antusiasme mahasiswa sangat besar. Dalam empat tahun terakhir, UNNES telah meraih banyak prestasi di PPK Ormawa. Hal ini menjadi peluang bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Proses seleksi akan terus berjalan melalui tahapan evaluasi dan penilaian internal. Dari seluruh sub-proposal yang masuk, akan dipilih 10 sub-proposal terbaik untuk diajukan ke Direktorat Belmawa dan berkompetisi di tingkat pusat. (Sat).




