
SEMARANG — Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (SPs UNNES) sukses menggelar Alumni Partnership Meeting 2026 sebagai forum strategis penguatan jejaring alumni, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan reputasi internasional program pascasarjana. Kegiatan bertema “Promotes Human Resource Development: A Way to Enhance the International Reputation of Postgraduate Programmes” ini berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, di Hotel UTC Semarang/Balairung Astina UTC Semarang. Forum tersebut dihadiri pimpinan universitas, pimpinan SPs UNNES, pengurus DPP IKA UNNES, Ikatan Alumni SPs UNNES, dosen, mitra strategis, tamu undangan, serta sekitar 185 alumni Sekolah Pascasarjana UNNES.
Alumni Partnership Meeting 2026 menjadi momentum penting bagi SPs UNNES untuk mempererat sinergi dengan alumni dan mitra strategis. Kegiatan ini diarahkan untuk membangun jejaring kemitraan dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian, pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi alumni dalam mendukung program kerja Sekolah Pascasarjana UNNES. Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penganugerahan Alumni Impactful Award 2026 kepada tiga tokoh alumni yang memiliki kontribusi nyata di tingkat nasional. Penghargaan tersebut diberikan kepada Hj. Farida Farichah, M.Si., Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia; Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Bupati Blora; dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., Kepala Satuan Tugas Pusat Studi Kepolisian.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi SPs UNNES kepada alumni yang telah menunjukkan kepemimpinan, integritas, dan kontribusi luas bagi masyarakat. Kiprah para penerima penghargaan memperlihatkan bahwa lulusan Sekolah Pascasarjana UNNES mampu mengambil peran strategis dalam pemerintahan, pelayanan publik, keamanan, koperasi, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan nasional. Dalam sesi motivasi, para penerima Alumni Impactful Award 2026 menyampaikan arahan sesuai latar belakang pengabdian masing-masing. Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. menekankan pentingnya integritas, disiplin, kepemimpinan, dan profesionalisme alumni dalam menjaga kepercayaan publik. Dari perspektif kepolisian dan keamanan, alumni pascasarjana didorong untuk hadir sebagai figur yang berkarakter, solutif, dan mampu memberi rasa aman dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. menyoroti pentingnya peran alumni dalam pembangunan daerah. Sebagai kepala daerah, ia mendorong lulusan SPs UNNES untuk tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi ikut menghadirkan solusi nyata melalui inovasi pelayanan publik, pemberdayaan potensi lokal, dan penguatan tata kelola pemerintahan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Adapun Hj. Farida Farichah, M.Si. menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia yang adaptif, kolaboratif, dan memiliki semangat kewirausahaan. Dengan latar belakangnya di bidang koperasi, ia mendorong alumni untuk berkontribusi dalam penguatan ekonomi kerakyatan, kemandirian masyarakat, serta pengembangan ekosistem koperasi yang relevan dengan tantangan masa depan.
Selain pemberian penghargaan, SPs UNNES juga telah melaksanakan penyerahan hibah bantuan studi bagi mahasiswa Magister atau S2. Penyerahan hibah ini menjadi wujud nyata kepedulian alumni dan kelembagaan terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa pascasarjana. Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur SPs UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., Ketua Umum DPP IKA UNNES Dr. Drs. Budiyanto, S.H., M.Hum., Ketua Ikatan Alumni SPs UNNES Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., serta Sekretaris Ikatan Alumni SPs UNNES Dr. H. Anang Budiutomo, S.Pd., S.Pn., M.Pd.
Penyerahan hibah bantuan studi ini menjadi salah satu bukti konkret bahwa jejaring alumni tidak hanya berhenti pada silaturahmi, tetapi juga bergerak dalam aksi nyata. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa Magister penerima hibah untuk terus melanjutkan studi, meningkatkan kapasitas akademik, dan menjadi bagian dari lahirnya sumber daya manusia unggul. Program ini juga memiliki keterkaitan kuat dengan agenda Sustainable Development Goals atau SDGs, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan. Melalui hibah studi, SPs UNNES dan alumni ikut memperluas akses pendidikan tinggi serta memperkuat keberpihakan terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan dalam menyelesaikan pendidikan pascasarjana.
Kegiatan ini juga relevan dengan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing lulusan. Di sisi lain, penguatan jejaring alumni dan kemitraan strategis mencerminkan implementasi SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.Direktur SPs UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., menegaskan bahwa alumni merupakan aset penting dalam membangun reputasi akademik dan kelembagaan. Alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah institusi, tetapi juga mitra strategis dalam memperluas dampak Sekolah Pascasarjana UNNES bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Rangkaian kegiatan Alumni Partnership Meeting 2026 juga diisi dengan paparan program kerja IKA SPs UNNES Tahun 2026. Agenda ini menjadi ruang konsolidasi untuk merumuskan tindak lanjut kerja sama yang lebih konkret antara kampus, alumni, dan mitra strategis dalam mendukung pengembangan Sekolah Pascasarjana UNNES.
Melalui kegiatan ini, SPs UNNES menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat reputasi internasional melalui kualitas akademik, kontribusi alumni, dan kemitraan berdampak. Alumni Partnership Meeting 2026 bukan sekadar forum temu alumni, melainkan gerakan kolaboratif untuk membangun pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, berdaya saing, dan selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan.



