Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan sebuah penelitian mandiri yang berfokus pada analisis kualitas udara di lingkungan kampus. Kegiatan penelitian ini sekaligus menjadi bentuk nyata dari komitmen UNNES dalam mewujudkan visi sebagai Kampus Konservasi, yakni institusi pendidikan yang konsisten mendorong praktik-praktik pelestarian lingkungan dalam berbagai aspek kegiatan akademik maupun non-akademik.
Penelitian tersebut dilakukan oleh seorang mahasiswa dari Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, yang secara khusus menaruh perhatian pada kondisi kualitas udara di kawasan Wirausaha UNNES. Kawasan ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki karakteristik ruang terbuka dan intensitas aktivitas manusia yang beragam, sehingga dianggap representatif untuk dianalisis dari perspektif kualitas lingkungan.
Adapun tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman ilmiah mengenai perbandingan kualitas udara antara dua jenis kawasan, yaitu area dengan tingkat vegetasi yang rendah dan area dengan tingkat vegetasi yang tinggi. Dengan menggunakan pendekatan ilmiah, penelitian ini berupaya menunjukkan bagaimana keberadaan vegetasi berpengaruh terhadap kualitas udara, baik dari aspek penyerapan polutan, peningkatan kadar oksigen, maupun peran vegetasi dalam mereduksi dampak lingkungan dari aktivitas manusia.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi masyarakat, civitas akademika, maupun pihak pengambil kebijakan agar lebih berhati-hati dan bijaksana dalam melakukan tindakan yang berpotensi mengurangi vegetasi di lingkungan sekitar. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga dan meningkatkan ruang hijau sebagai salah satu upaya mitigasi terhadap penurunan kualitas udara di kawasan kampus maupun wilayah sekitarnya.





