
Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Semarang (UNNES), menerima kunjungan akademik dari Prof. Wonkoo Lee, Direktur Program Leading University for International Cooperation (LUPIC), pada Senin, 2 Maret 2026. Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas dan dampak implementasi program LUPIC di lingkungan Departemen Kimia FMIPA UNNES.
Prof. Lee disambut hangat oleh Dekan FMIPA, Prof. Dr. Edy Cahyono, M.Si., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Zaenal Abidin, M.Cs., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Umum, Riset, dan Kerja Sama, Prof. Dr. Sutikno, M.Si., Kepala Laboratorium FMIPA, Prof. Dr. Sigit Priatmoko, M.Si., serta penanggung jawab LUPIC, Prof. Dr. Woro Sumarni, M.Si., dan Cepi Kurniawan, Ph.D. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi yang tulus atas kunjungan Prof. Lee dan menegaskan pentingnya penguatan jejaring internasional, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu Program Studi Pendidikan Kimia.
Sebelum sesi diskusi akademik, Prof. Lee meninjau sejumlah fasilitas unggulan, termasuk Fab Lab dan fasilitas Small Scale Chemistry (SSC). Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk meninjau infrastruktur laboratorium dan fasilitas pembelajaran yang telah dikembangkan selama tiga tahun terakhir dalam kerangka program LUPIC. Dalam dialog yang interaktif, para dosen memaparkan pemanfaatan Fab Lab, fasilitas SSC, dan Smart Classroom dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inovatif, berpusat pada mahasiswa, dan berorientasi global.




Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Implementation of Arrangement untuk Program Guest Lecture di Departemen Kimia UNNES oleh Prof. Lee. Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperluas kolaborasi akademik serta memberikan eksposur internasional yang lebih luas bagi mahasiswa.
Dalam sesi diskusi akademik, Dr. Dimas Gilang Ramadhani memaparkan capaian kinerja tahun 2025, termasuk perkembangan reformasi kurikulum di Program Studi Pendidikan Kimia. Prof. Lee memberikan masukan konstruktif dan rekomendasi strategis guna memastikan bahwa program tahun 2026 dapat berjalan lebih terkoordinasi, terukur, dan berdampak signifikan.


Cepi Kurniawan, Ph.D. menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat inisiatif LUPIC bersama institusi mitra di Banjarmasin, Samarinda, dan Manado. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, program ini diharapkan semakin meningkatkan kapasitas akademik dan pengembangan kelembagaan.
Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen terhadap kemitraan jangka panjang dan perbaikan berkelanjutan. Momentum ini tidak hanya menegaskan arah kolaborasi internasional, tetapi juga menumbuhkan semangat baru bagi Klaster Departemen Kimia dalam mencapai standar akademik global.


